Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Informasi tentang hubungan SEX dengan anak-anak yang disahkan Islam.
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

7 Remaja Muslim Disodomi Kepala Sekolah Madrasah
ant

Samarinda, BPost
Seorang tokoh agama yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) dan Ormas Islam terkenal Cabang Loa Janan (Kutai Kartanegara), Kaltim menyodomi tujuh remaja dan mencabuli dua lainnya.

Kapolsek Loa Janan Inspektur Satu Sugeng Subagyo di Loa Janan, Jumat (15/12) mengatakan, tersangka Drs H Komariansyah (40) warga gang Swadaya RT 5, Loa Duri, Kutai Kartanegara itu telah mengakui semua perbuatannya terhadap sembilan korban tersebut.

"Namun, kami masih melakukan penyelidikan. Sebab, bukan tidak mungkin, masih ada korban lain yang belum melapor ke polisi," kata Sugeng.

Kasus ini terbongkar, ketika empat korban SJ (17), warga Loa Duri Ulu RT. 6, AS (19), warga Loa Duri Ulu RT. 5, ASB (16) pelajar kelas tiga SLTP yang tinggal di RT. 4 Loa Duri Ulu, MH (14), warga gang Mahakam 13 RT. 4 Loa Duri Ulu, melaporkan tindakan bejat Drs H Komariansyah itu ke Polsek Loa Janan, Selasa (12/12).

Dari pengakuan tersangka, setiap selesai melakukan perbuatan itu, korban diberi imbalan Rp20 hingga Rp50 ribu. Modusnya, korban diajak terlebih dahulu jalan-jalan, lalu dibawa ke TKP tidur-tiduran. Saat itulah, pelaku menggerayangi tubuh korban kemudian melakukan aksi cabulnya.

Kempat korban ada yang mengaku disodomi pada bulan November 2005 hingga pada bulan September 2006. SJ mengaku disodomi di kantor Asuransi Mubarokah, Jalan P. Suryanata, Samarinda Ulu pada bulan September 2006, sedangkan ASB mengatakan disodomi di tempat yang sama pada bulan November tahun 2005 silam.

Dua lainnya yaitu AS dicabuli di Desa Prangat Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara pada tahun 2005 silam dan yang paling tragis, MH yang mengaku sampai tiga kali disodomi, dua kali di kantor Mubarokah, Samarinda dan sekali di kantor BPD Loa Duri. Kepala Sekolah Madrasah itu bakal dijerat pasal berlapis, yaitu pasal 82 Undang-undang No 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dan pasal 292 KUHPidana tentang perbuatan cabul sesama jenis dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
User avatar
gaston31
Posts: 3557
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by gaston31 »

Adadeh wrote: Image
fokus ke text arab diatas..
أقبل وأدبر = aqbil wa adbir
Adadeh, kenapa text diatas dibaca sbg "kabool wa Dhabar"??

gw yg cmn bisa eja tulisan arab, ga mbaca sperti itu. Adadeh, ayo tunjukan kemampuan baca arab elo!

buat yg lain baca analisa thdp FITNAH dr site answering-ansar di sini, http://www.sunnidefense.com/exp/content ... s-web-lies

ini kesimpulannya
1. Mistranslate the words of `Umar (ra) – “I turned my mount around tonight” [ĥawwaltu raĥliya al-layla] as “I had anal sex last night.”
2. Mistranslate the words of the Prophet (saws) – “From the front and back” [aqbil wa adbir] as “the anus is accepted.”
3. Mistransliterate “aqbil wa adbir” as “kabool wa Dhabar” to deceptively support their mistranslation.
4. Tamper with this narration – Snipping “protect yourself from the anus and menses” [wa ittaqi al-dubura wa al-ĥīđa] from the narration because it proves that this narration doesn’t allow sodomy with women.
5. Blatantly lie that the Urdu translator did not translate parts of the narration to save themselves from criticism.
6. Falsely claim that this narration propagates the belief of the distortion of the Holy Qur’ān, in order to find an excuse to falsely accuse the translator of dishonesty.
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

gaston31 wrote:Adadeh, kenapa text diatas dibaca sbg "kabool wa Dhabar"??
gw yg cmn bisa eja tulisan arab, ga mbaca sperti itu. Adadeh, ayo tunjukan kemampuan baca arab elo!
Pertanyaan bagus, gaston. Aku gak tahu jawabnya, sebab bahasa Arab gue sama jeblognya seperti bahasa Arabmu. Pertanyaanmu sedang kuajukan ke beberapa teman Arab murtad di Faithfreedom International. Sabar ya.

Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:
http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispT ... tashkeel=0

3464
- حَدَّثَنِي يَعْقُوب , قَالَ : ثنا هُشَيْم , قَالَ : أَخْبَرَنَا ابْن عَوْن , عَنْ نَافِع , قَالَ : كَانَ ابْن عُمَر إذَا قُرِئَ الْقُرْآن لَمْ يَتَكَلَّم , قَالَ : فَقَرَأَتْ ذَات يَوْم هَذِهِ الْآيَة : { نِسَاؤُكُمْ حَرْث لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ } فَقَالَ : أَتَدْرِي فِيمَنْ نَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَة ؟ قُلْت : لَا , قَالَ : نَزَلَتْ فِي إتْيَان النِّسَاء فِي أَدْبَارهنَّ

terjemahan bahasa Inggris:
It was narrated Yakub, Narrated by Hushaim, narrated by Ibn A’wn, narrated by Nafi’ who related that whenever Ibn Umar read the Quran he would not speak, but one day I read the verse, "Your wives are as a tilth unto you: so approach your tilth when or how you will" (Sura 2:223).
So he said, "Do you know about whom this verse was revealed?"
I replied, "No."
He said, "This verse was revealed about PENETRATING WOMEN IN THEIR ANUS."

terjemahan bahasa Indonesia:
Dikisahkan oleh Yakub, dikisahkan oleh Hushaim, dikisahkan oleh Ibn A’wn, dikisahkan oleh Nafi’ yang menyatakan bahwa setiap kali Ibn Umar membaca Qur’an, maka dia akan diam saja, tapi suatu hari aku melafalkan ayat, “Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki” (Sura 2:223).
Maka Umar berkata, “Apakah kau tahu tentang apa ayat itu diwahyukan?”
Aku menjawab,”Tidak tahu.”
Dia berkata, “Ayat ini diwahyukan tentang NGESEKS DENGAN PARA WANITA MELALUI DUBUR MEREKA.”

3464
حَدَّثَنِي إبْرَاهِيم بْن عَبْد اللَّه بْن مُسْلِم أَبُو مُسْلِم , قَالَ : ثنا أَبُو عُمَر الضَّرِير , قَالَ : ثنا إسْمَاعِيل بْن إبْرَاهِيم , صَاحِب الْكَرَابِيسِيّ , عَنْ ابْن عَوْن , عَنْ نَافِع , قَالَ : كُنْت أُمْسِك عَلَى ابْن عُمَر الْمُصْحَف , إذْ تَلَا هَذِهِ الْآيَة : { نِسَاؤُكُمْ حَرْث لَكُمْ فَأْتُوا حَرْثكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ } فَقَالَ : أَنْ يَأْتِيهَا فِي دُبُرهَا

terjemahan bahasa Inggris:
It was narrated by Ibrahim Ibn Abdullah Ibn Muslim Abu Muslim, narrated by Abu Umar Al Dariri, narrated by Ismail Ibn Ibrahim (owner of) Al Karabisi, narrated by Ibn A’wn, narrated by Nafi’ who said, "I used to (inquire) from Ibn Umar whenever he read the verse in the Quran, ‘Your wives are as a tilth unto you: so approach your tilth when or how you will’ (Sura 2:223), he would say, ‘Meaning to have intercourse with women IN THEIR ANUS."

terjemahan bahasa Indonesia:
Dikisahkan oleh Ibrahim Ibn Abdullah Ibn Muslim Abu Muslim, dikisahkan oleh Abu Umar Al Dariri, dikisahkan oleh Ismail Ibn Ibrahim (pemilik dari) Al Karabisi, dikisahkan oleh Ibn A’wn, dikisahkan oleh Nafi’ yang berkata, “Aku sering bertanya pada Ibn Umar setiap kali dia membaca ayat Qur’an yang berbunyi, ‘Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki’ (Sura 2:223). Umar lalu berkata, ‘Ayat ini berarti ngeseks dengan para wanita MELALUI DUBUR² MEREKA.”

3465
- حَدَّثَنِي عَبْد الرَّحْمَن بْن عَبْد اللَّه بْن عَبْد الْحَكَم , قَالَ : ثنا عَبْد الْمَلِك بْن مَسْلَمَةَ , قَالَ : ثنا الدَّرَاوَرْدِيّ , قَالَ : قِيلَ لِزَيْدِ بْن أَسْلَم : إنَّ مُحَمَّد بْن الْمُنْكَدِر يَنْهَى عَنْ إتْيَان النِّسَاء فِي أَدْبَارهنَّ فَقَالَ زَيْد : أَشْهَد عَلَى مُحَمَّد لَأَخْبَرَنِي أَنَّهُ يَفْعَلهُ

terjemahan bahasa Inggris:
It was narrated by Abdel Rahman Ibn Abdullah Ibn Abdel Hakam, narrated by Abdel Malik Ibn Maslama, narrated by Al Darawardi who stated that it was related to Zaid Ibn Aslam that Muhammad Ibn Al Munkadir used to forbid penetrating women through their anus so Zaid responded, "I bear witness against Muhammad that he informed me that he performed this."

terjemahan bahasa Indonesia:
Dikisahkan oleh Abdel Rahman Ibn Abdullah Ibn Abdel Hakam, dikisahkan oleh Abdel Malik Ibn Maslama, dikisahkan oleh Al Darawardi yang menyatakan bahwa kisah ini berhubungan dengan Zaid ibn Aslam yang mengatakan bahwa Muhammad Ibn Al Munkadir seringkali melarang Muslim ngeseks dengan istri² melalui dubur² mereka. Maka Zaid menjawab, “Aku bersaksi menentang Muhammad karena dia memberitahu aku bahwa dia melakukan hal itu.”

3465
فَقَالَ مَالِك : أَشْهَد عَلَى يَزِيد بْن رُومَان أَنَّهُ أَخْبَرَنِي , عَنْ سَالِم بْن عَبْد اللَّه , عَنْ ابْن عُمَر مِثْل مَا قَالَ نَافِع . فَقِيلَ لَهُ : إنَّ الْحَارِث بْن يَعْقُوب يَرْوِي عَنْ أَبِي الْحُبَابِ سَعِيد بْن يَسَار أَنَّهُ سَأَلَ ابْن عُمَر , فَقَالَ لَهُ : يَا أَبَا عَبْد الرَّحْمَن إنَّا نَشْتَرِي الْجَوَارِي , فَنُحَمِّض لَهُنَّ ؟ فَقَالَ : وَمَا التَّحْمِيض ؟ قَالَ : الدُّبُر فَقَالَ ابْن عُمَر : أُفّ أُفّ , يَفْعَل ذَلِكَ مُؤْمِن ؟

terjemahan bahasa Inggris:
It was related about Al Harith Ibn Yakub that he narrated about Abi Al Habab Sa’id Ibn Yassar that he asked Ibn Umar and said, "O Abu Abdul Rahman! We buy slave girls, so may we commit ‘Nahmid’ with them?"
So he replied, "And what is this ‘Nahmid’?"
He responded, "(penetrating) the ANUS."
Ibn Umar said, "Wow, Wow! Does a believer do that?"

terjemahan bahasa Indonesia:
Hal ini berhubungan dengan Al Harith Ibn Yakub yang menyampaikan tentang Abi Al Habab Sa’id Ibn Yassar bahwa dia bertanya pada Ibn Umar, “Wahai Abu Abdul Rahman! Kita membeli budak² wanita muda, sehingga kita boleh melakukan ‘Nahmid’ dengan mereka?”
Ibn Umar menjawab, “Apa yang kau maksud dengan ‘Nahmid’?”
Dia menjawab, “Ngeseks lewat DUBUR.”
Ibn Umar menjawab, “Wow, wow! Apakah umat Muslim melakukan hal itu?”

3468
- حَدَّثَنِي أَبُو قِلَابَةَ قَالَ : ثنا عَبْد الصَّمَد , قَالَ : ثني أَبِي , عَنْ أَيُّوب , عَنْ نَافِع , عَنْ ابْن عُمَر : { فَأْتُوا حَرْثكُمْ أَنَّى شِئْتُمْ } قَالَ : فِي الدُّبُر .

terjemahan bahasa Inggris:
It was narrated by Abu Kilaba, narrated by Abdel Samad, who said that it was narrated by his father who narrated from Ayub, narrated from Nafi’, narrated by Ibn Umar who said that (Sura 2:223), ‘Your wives are as a tilth unto you: so approach your tilth when or how you will,’ WAS REGARDING THE ANUS.

terjemahan bahasa Indonesia:
Dikisahkan oleh Abu Kilaba, dikisahkan oleh Abdel Samad, yang mengetakan bahwa hal ini dikisahkan oleh ayahnya yang disampaikan oleh Ayub, dikisahkan dari Nafi’, dikisahkan oleh Ibn Umar yang berkata bahwa (Sura 2:223), ‘Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki’ BERHUBUNGAN DENGAN DUBUR.

Jika Muslim Sunni menolak sodomi dalam Islam, mengapa justru Departemen Agama Islam dari Kerajaan Saudi Arabia mencantumkan tafsir Sunni Al-Tabari tentang Q 2:223? Tafsir Qur'an dari Al-Tabari merupakan tafsir Qur'an tertua dalam literatur Islam. Hal ini menjelaskan bahwa dulu di jaman Nabi, sodomi memang membudaya diantara umat Islam. Tapi di jaman berikutnya, banyak imam Islam yang malu dan ogah akan hal itu dan mereka mengarang hadis² dan tafsir² baru yang melarang sodomi. Meskipun demikian tafsir, hadis, dan berbagai keterangan Islam yang menghalalkan sodomi masih tetap beredar sampai detik ini, sehingga SODOMI menjadi hal yang kontroversial dan kontradiktif dalam Islam.
User avatar
gaston31
Posts: 3557
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by gaston31 »

ok, gw tunggu jawabnnya.

Herannya, elo dari kmrn cmn kasih riwayaat yg BUKAN dari RASUL!

BANDINGKAN dgn hadits gw diatas, n gw tambah lagi ini..

[a]. Apa yang diriwayatkan oleh Ahmad dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha, ia mengatakan: “Ketika kaum Muhajirin tiba di Madinah kepada kaum Anshar, maka mereka menikahi wanita-wanita Anshar. Kaum Muhajirin (para wanitanya) berposisi 'telungkup' (ketika bercampur), sedangkan para wanita Anshar tidak melakukannya. Ketika seorang Muhajirin hendak menginginkan isterinya berposisi demikian, ia menolaknya hingga bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian ia datang kepada beliau, tetapi malu untuk menanyakannya, maka Ummu Salamahlah yang bertanya kepada beliau, kemudian turunlah ayat.

“Artinya : Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki…” [Al-Baqarah : 223]

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab.
"Tidak dilarang, kecuali pada satu jalur (yaitu dubur)." [1]
(maksudnya tidak mengapa bersetubuh dari arah manapun asalkan tidak pada dubur)

. Apa yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: ‘Umar bin al-Khaththab datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengatakan: ‘Wahai Rasulullah, aku binasa.’ Beliau bertanya: ‘Apa yang membinasakanmu?’ Ia menjawab: ‘Aku mencampuri isteriku dari arah belakangnya, tetapi tidak ada wahyu mengenainya.’ Maka Allah mewahyukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ayat ini.

"Artinya : Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki…’ [Al-Baqarah : 223]

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
Lakukan lewat depan dan belakang, serta jauhilah dubur dan (isteri) yang sedang haidh.’" [2]

[c]. Apa yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
"Allah tidak (akan) memandang kepada seorang pria yang bercampur dengan pria lainnya atau (bercampur dengan) wanita pada duburnya.’ [3]

[d]. Apa yang diriwayatkan Imam asy-Syafi’i dari Khuzaimah bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu, bahwa seseorang bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang mencampuri wanita (isteri) di bagian belakangnya, atau seorang pria mencampuri isterinya di bagian belakang? Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Boleh." Ketika orang itu pergi, beliau memanggilnya, atau beliau memerintahkan supaya memanggilnya, lalu beliau bertanya: "Bagaimana pertanyaanmu? Di dua lubang? -atau di lubang yang mana dari kedua lubang itu- apakah dari belakangnya (namun tetap) pada kemaluannya, maka ini dibolehkan, ataukah dari belakangnya pada lubang anusnya, maka ini dilarang. Sesungguhnya Allah tidak malu terhadap kebenaran. Janganlah kalian mencampuri wanita pada duburnya."[4]

[e]. Apa yang diriwayatkan oleh Ash-habus Sunan, kecuali an-Nasa'i, dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

"Barangsiapa yang mencampuri wanita (isteri) yang sedang haidh atau (mencampuri) wanita pada duburnya, atau (mendatangi) dukun, lalu mempercayai apa yang dikatakannya, maka ia telah kafir kepada apa (wahyu) yang diturunkan pada Muhammad."[5]

Elo bilang Allah dan Rasulnya menghalalkan, coba jawab hadits2 diatas!
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

gaston31 wrote:Elo bilang Allah dan Rasulnya menghalalkan, coba jawab hadits2 diatas!
Udah dijawab sendiri dengan sumber Islam dari Al-Tabari dan Kerajaan Arab Saudi, Kementerian Urusan Keislaman, Wakaf, Dakwah dan Penyuluhan (http://quran.al-islam.com). Apa masih kurang?
Herannya, elo dari kmrn cmn kasih riwayaat yg BUKAN dari RASUL!
Itu karena kau tidak teliti dalam membaca:
Terjemahan kotak nomer 3:
Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki."
(Tabari, 2:535 (3468))
Tuh, langsung dari sang Rasul keterangannya!

Yang doyan sodomi, silakan terapkan halal sodomi di Q 2:223 dari Al-Tabari dan Kerajaan Arab Saudi (dua²nya Sunni tuh). Sedangkan yang tak doyan sodomi, silakan terapkan haram sodomi dari hadis² yang Gaston sebut. Gampang bukan? Memang betul kata PP bahwa Islam itu sangat flexible.
Sabilla
Posts: 1310
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Sabilla »

aduh ! nabi muhammad doyan sodomi dubur ?
yang disodomi nabi muhammad dubur cewek saja, atau dubur cowok juga ?
ICU
Posts: 858
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by ICU »

Sabilla wrote:aduh ! nabi muhammad doyan sodomi dubur ?
yang disodomi nabi muhammad dubur cewek saja, atau dubur cowok juga ?
Tanyakan pada dubur yang menganga. :rolling:
User avatar
gaston31
Posts: 3557
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by gaston31 »

Adadeh wrote: Itu karena kau tidak teliti dalam membaca:
Terjemahan kotak nomer 3:
Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki."
(Tabari, 2:535 (3468))
Tuh, langsung dari sang Rasul keterangannya!

Yang doyan sodomi, silakan terapkan halal sodomi di Q 2:223 dari Al-Tabari dan Kerajaan Arab Saudi (dua²nya Sunni tuh). Sedangkan yang tak doyan sodomi, silakan terapkan haram sodomi dari hadis² yang Gaston sebut. Gampang bukan? Memang betul kata PP bahwa Islam itu sangat flexible.
COBA LIHAT.. apa jawaban RASUL membenarkan perbuatan tsb??!
Justru RASUL MELARANGNYA! dgn membacakan ayat, bahwa ISTRI adalah tempat BERCOCOK TANAM (menghasilkan keturunan)! silahkan dr ARAH MANAPUN, atas, depan, bawah, BELAKANG. ASAL TETAP pada VAGINA!!
LARANGAN ini KONSISTEN juga pada HADITS2 yg gw bawa diatas..

Ini hadits yg diterjemahkan ngawur yg elo bawa,
Apa yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: ‘Umar bin al-Khaththab datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengatakan: ‘Wahai Rasulullah, aku binasa.’ Beliau bertanya: ‘Apa yang membinasakanmu?’ Ia menjawab: ‘Aku mencampuri isteriku dari arah belakangnya, tetapi tidak ada wahyu mengenainya.’ Maka Allah mewahyukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ayat ini.
"Artinya : Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki…’ [Al-Baqarah : 223]
Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
Lakukan lewat depan dan belakang, serta jauhilah dubur dan (isteri) yang sedang haidh.

Flexible cmn bagi yg suka PANT*T dan pura2 GAK TAHU LARANGANNYA!
User avatar
gaston31
Posts: 3557
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by gaston31 »

Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:
http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispT ... tashkeel=0
sorry, link diatas cmn keluar text arabic aja. GAK BISA dicek kalau DIHALALKAN disana.. coba kasih link yg benar..
User avatar
HILLMAN
Posts: 2850
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta
Contact:

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by HILLMAN »

Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:
http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispT ... tashkeel=0
gaston31 wrote:sorry, link diatas cmn keluar text arabic aja. GAK BISA dicek kalau DIHALALKAN disana.. coba kasih link yg benar..
Saya terjemahkan sesuai tertulis pada link diatas ayat 3464...

قَالَ : نَزَلَتْ فِي إتْيَان النِّسَاء فِي أَدْبَارهنَّ - qala : nazalat fi ityan alniisa' fi a’duburna’ = said : this verse was revealed about "penetrating women in their anus" = berkata : diturunkan ayat tentang "mendatangi wanita pada anus mereka".

فَقَالَ : أَنْ يَأْتِيهَا فِي دُبُرهَا - faqala : an ya'atyha fi duburha = he say : to have penetrating in their anus. = dia berkata : untuk mendatangi pada anus mereka.

Yang di halalkan dengan surah Al Baqarah ayat 223 pada Al Qur'an berbunyi "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki" (QS 2:223)

Wassalam
User avatar
DHS
Posts: 4163
Joined: Sat Jan 05, 2008 7:56 pm
Contact:

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by DHS »

HILLMAN wrote: Yang di halalkan dengan surah Al Baqarah ayat 223 pada Al Qur'an berbunyi "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki" (QS 2:223)
Saya pertegas: bagaimana saja kamu kehendaki.
Berarti bebas dari segala macam jurus, termasuk anus!
User avatar
gaston31
Posts: 3557
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by gaston31 »

HILLMAN wrote: Yang di halalkan dengan surah Al Baqarah ayat 223 pada Al Qur'an berbunyi "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki" (QS 2:223)
DHS wrote: Saya pertegas: bagaimana saja kamu kehendaki.
Berarti bebas dari segala macam jurus, termasuk anus!
Tempat cocok tanam adalah Ms. V, krn itu tempat yg memungkinkan terjadinya pembuahan.
Datangi dari segala arah yg kau sukai, depan, belakang samping, asal di tempat terjadi pembuahan.

kok pada kompak pake asumsi sendiri ya?
kok ga pada lihat hadits yg dimodif di artikel awal,

Apa yang diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu, ia mengatakan: ‘Umar bin al-Khaththab datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya mengatakan: ‘Wahai Rasulullah, aku binasa.’ Beliau bertanya: ‘Apa yang membinasakanmu?’ Ia menjawab: ‘Aku mencampuri isteriku dari arah belakangnya, tetapi tidak ada wahyu mengenainya.’ Maka Allah mewahyukan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ayat ini.

"Artinya : Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki…’ [Al-Baqarah : 223]

Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.
Lakukan lewat depan dan belakang, serta jauhilah dubur dan (isteri) yang sedang haidh.’"

Gw gedhein deh biar pada MELEK! :stun:
Sabilla
Posts: 1310
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Sabilla »

Adadeh wrote:Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:535 (3468))
Tuh, langsung dari sang Rasul keterangannya!
Well, pertanyaan dan jawaban fokus. :-k =P~
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

Adadeh wrote:Tafsir Al-Tabari akan Q 2:223 dengan tegas menyatakan sodomi halal dalam Islam. Ini sumbernya dari website Departemen Agama Islam, Kerajaan Saudi Arabia:
http://quran.al-islam.com/Tafseer/DispT ... tashkeel=0
gaston31 wrote:sorry, link diatas cmn keluar text arabic aja. GAK BISA dicek kalau DIHALALKAN disana.. coba kasih link yg benar..
Link-nya udah bener. Jika kau tidak bisa membaca bahasa Arab, maka tanyakan pada kong Na'if atau Hillman atau siapapun yang bisa bahasa Arab. Gue juga banyak tanya pada Hillman, Khalil, Ibn Kammuna, dll tentang isi tafsir dan hadis Al-Tabari tersebut.
Jibaok
Posts: 1226
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Jibaok »

Adadeh wrote:Dari 'Abd al-Rahmân b. Sâbit yang berkata: Aku berkata pada Hafsa (putri 'Abd al-Rahmân b. Abi Bakr): "Aku berharap untuk bertanya padamu tentang sesuatu, tapi aku malu menanyakannya."
Hafsa menjawab: "Silakan tanya apa saja, putraku!"
Dia bertanya: "Well, aku ingin bertanya padamu tentang ngeseks dengan wanita melalui dubur² mereka."
Hafsa menjawab: Umm Salama menjelaskan padaku: "Aku bertanya pada Rasul Allâh mengenai hal itu, dan dia melafalkan: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok-tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki." (Tabari, 2:535 (3468))
Tuh, langsung dari sang Rasul keterangannya!
pir pir pir loe sememangnya makhlok jijay pir, PEMBOONG BODO. loe coba2 mao berfitnah dengan menunjukin sebahagian tafsir Ibn-Khathir ya pir ?
mari kita liat Tafsir Ibn-Kathir yang lebih lengkap (maaf gak punya masa menterjemah) :


Allah said :"Your wives are a t ilth for you,"
Ibn ` Abbas commented, "Meaning the place of pregnancy. '' Allah then said:
'. . .so go to your t ilth, when or how you will, " meaning, wherever you wish f rom the f ront or
f rom behind, as long as sex takes place in one valve (the female sexual organ), as the authent ic
Hadiths have indicated.
For instance, Al-Bukhari recorded that Ibn Al-Munkadir said that he heard Jabir say that the
Jews used to claim that if one has sex with his wife f rom behind (in the vagina) the of fspring
would become cross-eyed. Then, this Ayah was revealed:
"Your wives are a t ilth for you, so go to your t ilth, when or how you will, "
Muslim and Abu Dawud also reported this Hadith.
Ibn Abu Hat im said that Muhammad bin Al-Munkadir narrated that Jabir bin ` Abdullah told him
that the Jews claimed to the Muslims that if one has sex with their wife f rom behind (in the
vagina) their of fspring will become cross-eyed. Allah revealed af terwards:
"Your wives are a t ilth for you, so go to your t ilth, when or how you will, "
Ibn Jurayj (one of the reporters of the Hadith) said that Allah's Messenger said:
"From the f ront or f rom behind, as long as that occurs in the Farj (vagina). "
Imam Ahmad recorded that Ibn ` Abbas said, "The Ayah,
"Your wives are a t ilth for you" was revealed about some people f rom the Ansar who came to
the Prophet and asked him (about having sex with the wife f rom behind). He said to them:
"Have sex with her as you like as long as that occurs in the vagina."
Imam Ahmad recorded that ` Abdullah bin Sabit said: I went to Hafsah bint ` Abdur-Rahman bin
Abu Bakr and said, "I wish to ask you about something, but I am shy. '' She said, "Do not be shy,
O my nephew. '' He said, "About having sex f rom behind with women. '' She said, "Umm Salamah
told me that the Ansar used to ref rain f rom having sex f rom behind (in the vagina). The Jews
claimed that those who have sex with their women f rom behind would have of fspring with
crossed-eyes. When the Muhaj irun came to Al-Madinah, they married Ansar women and had sex
with them f rom behind. One of these women would not obey her husband and said, ` You will
not do that unt il I go to Allah's Messenger (and ask him about this mat ter). ' She went to Umm
Salamah and told her the story. Umm Salamah said, `Wait unt il Allah's Messenger comes. ' When
Allah's Messenger came, the Ansari woman was shy to ask him about this mat ter, so she lef t .
Umm Salamah told Allah's Messenger the story and he said:"Summon the Ansari woman.''
She was summoned and he recited this Ayah to her:
Your wives are a t ilth for you, so go to your t ilth, when or how you will." He added:
"Only in one valve (the vagina). ''
This Hadith was also collected by At -Tirmidhi who said, "Hasan. ''
An-Nasa'i reported that Ka` b bin ` Alqamah said that Abu An-Nadr said that he asked Naf i` ,
"The people are repeat ing the statement that you relate f rom Ibn ` Umar that he allowed sex
with women in their rear (anus). '' He said, "They have said a lie about me. But let me tell you
what really happened. Ibn ` Umar was once recit ing the Qur'an while I was with him and he
reached the Ayah:
"Your wives are a t ilth for you, so go to your t ilth, when or how you will," He then said, `O
Naf i` ! Do you know the story behind this Ayah' I said, ` No. ' He said, `We, the people of
Quraysh, used to have sexual intercourse with our wives from the back (in the vagina). When
we migrated to Al-Madinah and married some Ansari women, we wanted to do the same with
them. They disliked it and made a big issue out of it . The Ansari women had followed the
pract ice of the Jews who have sex with their women while they lay on their sides. Then, Allah
revealed:"Your wives are a t ilth for you, so go to your t ilth, when or how you will,''
This has an authent ic chain of narrators.
Imam Ahmad reported that Khuzaymah bin Thabit Al-Khatami narrated that Allah's Messenger
said:
"Allah does not shy f rom the t ruth - he said it thrice-, do not have anal sex with women."
This Hadith was collected by An-Nasa'i and Ibn Maj ah.
Abu ` Isa At -Tirmidhi and An-Nasa'i reported that Ibn ` Abbas narrated that Allah's Messenger
said:
"Allah does not look at a man who had anal sex with another man or a woman."
At -Tirmidhi said, "Hasan Gharib. '' This is also the narrat ion that Ibn Hibban collected in his
Sahih, while Ibn Hazm stated that this is an authent ic Hadith.
In addit ion, Imam Ahmad reported that ` Ali bin Talaq said, "Allah's Messenger forbade anal sex
with women, for Allah does not shy away f rom t ruth. '' Abu ` Isa At -Tirmidhi also reported this
Hadith and said, "Hasan''.
Abu Muhammad ` Abdullah bin ` Abdur-Rahman Darimi reported in his Musnad that Sa` id bin
Yasar Abu Hubab said: I said to Ibn ` Umar, "What do you say about having sex with women in
the rear'' He said, "What does it mean'' I said, "Anal sex. '' He said, "Does a Muslim do that '' This
Hadith has an authent ic chain of narrators and is an explicit rej ect ion of anal sex f rom Ibn
` Umar.
Abu Bakr bin Ziyad Naysaburi reported that Isma` il bin Ruh said that he asked Malik bin Anas,
"What do you say about having sex with women in the anus'' He said, "You are not an Arab Does
sex occur but in the place of pregnancy Do it only in the Farj (vagina). '' I said, "O Abu
` Abdullah! They say that you allow that pract ice. '' He said, "They ut ter a lie about me, they lie
about me. '' This is Malik's f irm stance on this subject . It is also the view of Sa` id bin Musayyib,
Abu Salamah, ` Ikrimah, Tawus, ` Ata , Sa` id bin Jubayr, ` Urwah bin Az-Zubayr, Muj ahid bin
Jabr, Al-Hasan and other scholars of the Salaf (the Companions and the following two
generat ions af ter them). They all, along with the maj ority of the scholars, harshly rebuked the
pract ice of anal sex and many of them called this pract ice a Kuf r.


kapir kolopir adadeh dengan resminya sebagai PEMBOONG BODO yang jijay.
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

Pelecehan Seksual Di Madrasah
By Brian Murphy, Associated Press, September 21, 2005

Pemukulan badan, sex secara paksa dan pemenjaraan dengan rantai besi. Ini diantaranya tuduhan pelecehan seksual terhadap ratusan anak di madrasah di PAKISTAN dan mengakibatkan orang tua dan kelompok-kelompok hak azasi menuntut penyelidikan tuntas.

Namun para pejabat sangat lamban dalam penyelidikan mereka terhadap madrasah-madrasah ini. Lebih mudah untuk mengatasi militan Islam daripada menghadapi taboo budaya dengan mengumumkan tuduhan kejahatan seksual dan menantang imam-imam yang sangat berpengaruh.

Tahun lalu, seorang pejabat Pakistani mengagetkan negara dengan mengumumkan adanya 500 laporan pelecehan seksual terhadap anak-anak lelaki di madrasah-madrasah. Kelompok-kelompok hak azasi anak-anak akhirnya lega bahwa pernyataan mereka sejak lama itu akhirnya mendapat pengakuan. Mereka juga berharap bahwa aksi Pakistan akan mengalihkan perhatian kepada penyelidikan serupa di negara-negara muslim lainnya--macam efek domino.

Namun kemajuan sangat sedikit. Sampai detik inipun, belum ada penahanan berarti terhadap para tersangka. Juga, pejabat yang mengungkapkan kasus-kasus ini - Amir Liaquat Hussain, yang juga wakil menteri kementerian agama - sekarang MENOLAK MEMBAHAS kasus-kasus ini setelah mendapat ancaman mati dan kritik keras dari para pemimpin Islam. Ia berkali-kali menolak wawancara dengan The Associated Press.

Setiap pembahasan tentang madrasah Pakistan akhirnya mengakibatkan problema tidak enak bagi penguasa: masalah tidak adanya pengawasan terhadap madrasah. Madrasah-madrasah ini memiliki ikatan dengan kelompok-kelompok politik dan agama yang berpengaruh. Sumber dana madrasah berasal dari jaringan maha penting: bantuan pemberintah, dana Saudi dan zakat.

Madrasah-madrasah ini juga membantu pemerintah dalam menangani sebuah negara dengan tingkat kelahiran amat tinggi dan sekitar 1/3 penduduknya masih dibawah garis kemisikinan.

Keluarga-keluarga miskin sering tergantung kepada ke-10.000 madrasah ini untuk menafkahi putera mereka guna meringankan tanggung jawab keuangan keluarga. Selain pendidikan Quran anak-anak mereka mendapat rumah, pakaian dan makanan. Madrasah ini memiliki 1 juta siswa dan beroperasi tanpa pengawasan penguasa.

" Para mullah merasa mereka diatas jangkauan hukum," kata Asma Jehanghir, ketua Human Rights Commission Pakistan, sebuah NGO. "Kami harus mendobrak tembok bisu ini."


Hanif Jalandhri, kepala Federasi Madrasah, badan koordinasi madrasah di Pakistan , mengakui bahwa pelecehan seksual mungkin terjadi, namun menurutnya ini bukan masalah luas. "Saya tidak menyepelekan insiden pelecehan seksual di madrasah, tapi saya menolak laporan bahwa ratusan siswa mengalami pelecehan seksual di berbagai madrasah," dikatakannya kepada AP. "Itu tidak benar."

Kelompok-kelompok hak azasi manusia Pakistan mendorong orang tua dan anak-anak mereka untuk buka suara dan mencatatkan kasus pelecehan seksual tersebut. Puluhan tuduhan sedang disusun sebagai bagian kampanye lebih besar untuk memfokuskan perhatian kepada pelecehan hak anak di sebuah budaya dimana kekerasan domestik adalah hal lumrah tetapi jarang terungkap.

"Bedanya sekarang adalah bahwa tidak ada lagi yang dapat membantah terjadinya pelecehan seksual terhadap anak-anak di madrasah," kata Manizeh Sano, direktor Sahil, kelompok yang membantu anak, korban pelecehan seksual. " Para pemimpin madrasah sekarang tidak lagi dapat membalikkan punggung mereka terhadap masalah ini. Ini langkah pertama."

Di Karachi, seorang staf pengajar madrasah menanti pengadilan dan dua orang lainnya dipenjara akibat serangan air raksa terhadap seorang anak lelaki berumur 14 tahun pada tahun 2002 karena menolak hubungan sex dengan seorang imam. Korban menjadi buta dan mukanya hancur.

Bulan Desember, juga di Karachi , ibu Muhamad Askoroni melihat adanya bekas gigitan di leher puteranya berusia 10 tahun itu. Anak itu mulai menangis dan muntah-muntah ketika ditanya apa yang terjadi, kata ibunya, Dil Jauher. Menurut puteranya : seorang imam di madrasah melakukan sodomi terhadapnya setiap selesai les Quran.

Jauher mengatakan seorang petugas madrasah dan pengurus desa mencoba memberinya uang tutup mulut. "Tetapi saya ingin keadilan bagi putera saya," katanya pada AP.

Salah satu kasus the Human Rights Commission Pakistan termasuk pengakuan Atif Rehman, yang berusia 11 tatkala ia masuk rumah sakit anak-anak di Lahore bulan Agustus 2004, akibat luka-luka di kepala dan badan. Ia mengatakan ia dipukuli secara rutin dengan tongkat besi di madrasahnya di kota Faisalabad dan dirantai ketika ia mencoba melarikan diri.



"Darah keluar dari hidung dan mulutnya," kata ayahnya, Muhamad Aashiq, menurut laporan Komisi tersebut. Sang pengajar madrasah, Qari Mahboob Aalam, membantab tuduhan siksaan itu namun mengakui "praktek merantai siswa normal disini," begitu bunyi laporan.

Hukuman maksimum bagi serangan seksual terhadap anak-anak adalah penjara seumur hidup namun hukum adat dan hukum Islam mendominasi beberapa bagian negara yang hukumannya lebih sadis.

PROBLEMA DI NEGARA LAIN
Problema ini melewati perbatasan Pakistan , begitu bunyi laporan internasional kelompok-kelompok hak asasi manusia tentang tuduhan pelecehan seksual terhadap anak-anak di madrasah di seputar dunia Islam.

Di Bangladesh, kelompok-kelompok hak azasi manusia meningkatkan seruan agar sebuah madrasah diperiksa setelah seorang pengajar ditangkap bulan Maret lalu dan dituduh memperkosa siswa perempuan.

Di Timur Tengah, hanya segelintir aktivis menuntut diperiksanya madrasah, namun ini bisa berubah karena kelompok-kelompok NGO ini semakin lantang dalam menantang pengaruh pusat-pusat tradisi.

" Pakistan kini pusat antara kekuatan yang pro dan anti modernisasi Islam," kata Irfan Khawaja, seorang profesor pada John Jay College of Criminal Justice di New York . "Madrasah-madrasah ini adalah bagian dari problema ini dan ini akan menyebar keseluruh dunia Islam."

Amnesty International menulis " Para pemimpin partai-partai agama sangat menentang pemeriksaan terhadap madrasah-madrasah ini dan bahkan mengancam akan mengadakan pembalasan jika madrasah-madrasah tersebut dijadian obyek pengawasan."

Namun pemboman London bulan Juli bisa mengakhiri tradisi rahasia dan otonomi madrasah di Pakistan . Salah satu pembom diketahui mengunjungi madrasah di Pakistan . Presiden Pakistan , Jendral Pervez Musharraf, bersumpah utnuk menindas "extremism and militancy" di madrasah-madrasah dan mengancam akan menutup madrasah yang menolak mendaftarkan diri dengan penguasa pada akhir tahun ini.


Sementara itu, nasib satu juta siswa madrasah tergantung kemurahan hati para imam mereka.
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

Guru Agama Cabuli 9 Siswi SD
Penulis: Palce Amalo

KUPANG--MIOL: Udin, 49, guru agama Islam di Sekolah Dasar (SD) Negeri Terong, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NUsa Tenggara Timur (NTT), ditangkap aparat kepolisian setempat, Selasa (24/10), karena mencabuli 9 siswanya.

Pencabulan dilakukan sejak 2003, tetapi baru terungkap setelah sejumlah siswanya melaporkan peristiwa itu kepada orangtuanya, dan diteruskan kepada polisi. Para siswa yang mendapat pelecehan seksual berusia antara 10-13 tahun.

"Udin sudah ditahan untuk proses hukum," kata Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Adonara Timur, Aiptu Lazarus Hana kepada wartawan di Waiwerang, ibu kota Adonara Timur, Selasa.

Menurut Lazarus, hasil visum Puskesmas Adonara Timur memperkuat laporan siswa sebelumnya, tentang 9 siswi mengalami pelecehan seksual. Modus pelecehan itu dilakukan pada jam istirahat, pukul 13.00 Wita, dengan meminta satu per satu siswa masuk ke ruangan dan kemudian menguncinya. Udin selalu memberikan imbalan Rp1.000 kepada siswa yang mengalami pelecehan seksual, sebagai uang tutup mulut.

Muhammad Nur, salah satu orang tua siswa yang mendapat pelecehan seksual mengatakan, perbuatan Udin itu menodai ajaran agama. Ia meminta aparat keamanan segera memroses kasus tersebut dan memberikan hukuman setimpal.

"Pelecehan seksual telah merusak masa depan anak," katanya. (PO/OL-02)
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

Guru Agama Cabuli 8 Siswi SD, Duh..!
Moh Hartono - detikSurabaya
Minggu, 24/08/2008 15:25 WIB

Sumenep - Seorang guru agama berstatus pegawai negeri sipil (PNS) Busairi (51) warga Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Sumenep, Madura diduga berbuat cabul. Duh..!

Busairi diduga melakukan pencabulan terhadap 8 murid dengan cara memasukkan jari tangannya ke kemaluan. Perbuatan bejat itu dilakukan di kamar mandi sekolah waktu istirahat. Kini tersangka pun diringkus polisi.

Perbuatan yang menggegerkan lingkungan SDN Saronggi I Sumenep itu baru terkuak, setelah salah seorang siswi mengalami sakit kemaluannya hingga tak mampu berjalan dengan normal.

Setelah diinterogasi oleh orang tuanya, korban pun menceritakan kejadian yang sering dilakukan guru agama di sekolahnya. Tak terima dengan perlakuan gurunya, spontan orangtua korban dan wali murid lainnya mendatangi rumah tersangka.

Cek cok dan keributan terjadi di rumah tersangka tak dapat terhindarkan. Wali murid dan warga sekitar terlihat beringas dan hendak menghajar sang guru. Beruntung keributan itu dapat dilerai oleh petugas kepolisian dan anggota koramil setempat.

Salah seorang warga setempat, Rafik (29) mengatakan, saat warga melakukan penggerebekan, guru agama yang diduga kuat pelaku pencabulan nyaris dihakimi massa.

"Saat massa daatang, tersangka lari lewat pintu belakang. Lalu, massa dikendalikan aparat keamanan dari polsek dan koramil," ujar Rafik kepada detiksurabaya.com di rumahnya Desa Tanah Merah, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Minggu (24/8/2008).

Dengan terungkapnya salah satu korban pencabulan, beruntun korban siswi lainnya mengaku. Para wali murid pun kompak melaporkan kepada penyidik Polres Sumenep.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Mualimin membenarkan jika ada kasus pencabulan yang diakukan seorang PNS pada anak usia dini. "Kasus pencabulan itu dalam proses penyidikan," kata Mualimin dihubungi wartawan.

Dari 8 korban pencabulan, 2 diantaranya, SP (9) dan SA (8) sedang dimintai keterangan oleh penyidik polres Sumenep. Sedangkan korban lainnya masih menjalani visum di RS dr Moh Anwar Sumenep, Jalan dr Cipto.

Sementara tersangka kini diamankan di hotel prodeo Polres Sumenep untuk menjalani pemeriksaan.(fat/fat)
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

Guru “Agama” SD Cabuli 40 Murid
Mei 14, 2008

Dunia benar-benar sudah tidak waras saja. Seorang oknum guru agama SD di Kecamatan Payakumbuh Timur yang seharusnya bisa digugu dan ditiru, malah tega mencabuli sekitar 40 murid-muridnya. Usut punya usut, kejahatan guru berinisial ”JSF” alias Jun (57) ini, ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2005.

Namun Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Payakumbuh, baru bisa membongkar kasusnya pada Kamis (8/5), setelah seorang wali murid bernama ”Sf” (36), datang untuk melaporkan peristiwa yang dialami anaknya, berinisial ”FAP” (7). Di mana sewaktu pipis atau buang air kecil, ”FAP” tiba-tiba mengerang kesakitan. Kemudian bocah kelas satu ini mengaku takut untuk pergi ke sekolah. Karena di sekolahnya ada guru jahat yang suka mencongkel (maaf) kemaluannya dengan telunjuk kiri.

”Berdasarkan laporan tersebut, kami kemudian melakukan penyelidikan dan penyidikan. Hingga akhirnya, oknum guru SD ini berhasil ditangkap tim Buser, sewaktu sedang tidur di rumahnya dalam kawasan Padang Aua, Kelurahan Parambahan, Kecamatan Payakumbuh Utara,” kata Kasat Reskrim Polresta Payakumbuh AKP Eridal, kepada Padang Ekspres Minggu (11/5). Didampingi Kanit Buser Aiptu Sudiyarko dan Kanit PPA Ipda Yulia, Eridal menyebutkan, tersangka ”JSF” yang sudah memiliki anak dan cucu, mengaku tidak hanya mencabuli muridnya ”FAP”, tetapi juga mencabuli puluhan murid lain. ”Jika ditotal, sejak tahun 2005, murid-murid yang dicabulinya itu mencapai 40 orang. Di antara mereka, bahkan ada yang sudah tamat SD dan melanjutkan ke sejumlah SMP,” jelas Eridal. Sedangkan jumlah korban yang sudah melapor sampai berita ini diturunkan adalah sekitar 15 orang. Ke-15 siswi SD ini kemudian divisum di RSUD Adnan WD Payakumbuh.

”Dari hasil visum dokter, 11 orang sudah dinyatakan rusak kemaluannya,” jelas Eridal. Sampai berita ini diturukan, Eridal mengaku masih melakukan pengembangan kasus. Meskipun demikian, dia memastikan, tindakan tersangka ”JSF” dapat dijerat dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 289 dan 290 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sumber : Harian lokal Padang Express
User avatar
Adadeh
Posts: 8183
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Post by Adadeh »

GURU AGAMA PELAKU SODOMI DITANGKAP
Laporan wartawan Kompas Iwan Santosa
Kamis, 10 April 2008 | 13:26 WIB

JAKARTA, KAMIS- Yusuf Kurniawan (25), guru agama yang dilaporkan sebagai pelaku sodomi terhadap 27 murid TK-SD di Jakarta Barat, akhirnya ditangkap. Saat ini, Yusuf sudah dutahan di ruang tahanan kepolisian Resor Metro Jakarta Barat.

Puluhan orang tua murid yang geram atas ulah sang guru itu nyaris mengeroyok Yusuf saat dia digelandang ke ruang pemeriksaan pada hari pukul 10.00, Kamis (10/4) tadi.

Nyonya Halia (28) yang merupakan ibunda Fh (7), salah seorang korban, meminta agar Yusuf dihukum mati. "Perbuatannya merusak masa depan anak-anak kami," kata Halia, warga RW 03 Kelurahan Tambora, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat itu.

Seorang polisi mengatakan, Yusuf ditangkap tanpa perlawanan di kampung halamannya di Garut, Jawa Barat. Saat ini, puluhan bocah korban sodomi sedang di visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (ong)
Post Reply