Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Ttg shahadat, solat, zakat, puasa, haji, termasuk ttg KABAH, Hajar Aswad, Zamzam dan segala ritual spt Isra-Miraj, Idul Fitri dsb
sodrun
Posts: 1952
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by sodrun »

Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban
Posted by admin On October 26th, 2012

Akhirnya, siapakah Muslim yang siap menjadi begitu idiot sehingga akan meniru “sunnah Ibrahim” untuk membunuh seseorang jikalau ia bermimpi demikian? Tidak Muslim, tidak Muhammad, bukan? Kalau begitu kenapa Muslim mau membiarkan dirinya percaya akan dongeng gila yang paling tidak bertanggung jawab itu? Jawabnya hanya satu: Setan telah mem-brain-washed semua akal sehat Muslim.

Image

Delapan ayat dari Surat Ash Shafaat dibawah ini menyihir jutaan Muslim yang bersedekah dalam Idul Qurban. Yang memberi mendapatkan kemuliaan sesaat, yang diberi mendapatkan “perut kenyang sesaat”. Namun tak ada yang betul-betul sadar betapa semua ini hanyalah khalayan Muhammad yang paling tidak masuk akal demi melahirkan sebuah ritual rekayasa namun yang diperlukan untuk mengasyikkan para Muslim dalam “ibadah yang nyata”. Ternyata “wahyu” yang diriwayatkan ulang oleh Muhammad (dari aslinya Kitab Taurat) ini sesungguhnya tidak bisa dipahami oleh akal sehat siapapun juga! Delapan ayat yang dijadikan dasar untuk berkorban adalah sbb.
100. Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh.

101. Maka Kami beri dia khabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar.

102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya),

104. Dan Kami (Allah) panggillah dia: “Hai Ibrahim,

105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itusesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

Bila ayat-ayat ini dijadikan contoh model bagi setiap Muslim untuk bertaqwa, maka ini adalah taqwa yang paling b0d0h dan gila. Kenapa? Ya, banyak orang bertanya-tanya: bilamana Muhammad-lah yang bermimpi demikian terhadap anak gadisnya Fatimah, maka apakah Muhammad akan menyembelih Fatimah juga? Bukankah ia akan mencari-cari alasan, bahkan kalau perlu dengan mengatasnamakan wahyu agar beban ini bisa dilemparkan kepada musuh-musuhnya?

Keterlaluan! Nabi Ibrahim ini telah digambarkan oleh Muhammad sebagai sosok yang keterlaluan b0d0h begitu sehingga KONTAN membenarkan mimpinya untuk menyembelih anaknya! Seolah itu benar datang dari Allah, tanpa berdoa dan mencari konfirmasi Allah kalau-kalau mimpi tersebut justru bisa datang dari setan. Bukankah nabi-nabi juga dicobai dan diganggu oleh syaitan? (22:52, 20:120). Tidakkah Ibrahim yang sangat dekat dengan Allah itu akan selalu menerima Firman dan Perintah langsung dari Allah sendiri ketimbang tercampur dengan BUNGA-BUNGA MIMPI HOROR yang tidak menentu? Tidakah ia bisa bertawar sedikit dengan Allah-nya, sambil mencari tahu apa maksud dari mimpi horror tersebut? Kalau mimpi datang dari Allah sendiri, maka apa maksudNya, dan menyembelih itu dengan ritual bagaimana dan kepada siapa? Allah tidak pernah sembarangan! Bahkan bolehkah Allah membenarkan memberi mimpi kepada seorang nabiNya Ibrahim untuk membunuh seseorang (ayat 105), apalagi anaknya sendiri? Semuanya diluar akal hingga menjadi kegilaan luar biasa bagi Allah yang memberi mimpi horror dan bagi Ibrahim yang super tolol.

Dan siapakah sang anak yang juga sama tololnya, yang mempersilahkan dirinya untuk disembelih ayahnya berdasarkan sebuah mimpi yang ngawur? Enam kali sebutan “anak” terdapat dalam 8 ayat ini, namun Muhammad tak berani sekalipun menyebutkan nama anak tersebut sebagai Ismail, karena ia pasti akan kena olok-olok para Ahli Kitab yang lebih mengetahui akan hal itu. Padahal tugas kenabiannya adalah “mengkoreksi” kepercayaan yang salah, dan justru pada saat itulah ia mendapat kesempatan emas untuk “menelanjangi” Ahli Kitab dengan menampilkan nama Ismail sebagai anak-kurban, bila memang itu benar Ismail adanya. Nyatanya Muhammad menghindar dan mengosongkan nama sang anak sambil membiarkan pengikutnya bertafsir ria dan tertipu.

Akhirnya, siapakah Muslim yang siap menjadi begitu idiot sehingga akan meniru “sunnah Ibrahim” untuk membunuh seseorang jikalau ia bermimpi demikian? Tidak Muslim, tidak Muhammad, bukan? Kalau begitu kenapa Muslim mau membiarkan dirinya percaya akan dongeng gila yang paling tidak bertanggung jawab itu? Jawabnya hanya satu: Setan telah mem-brain-washed semua akal sehat Muslim.

Muslim tidak melihat kebenaran yang terang benderang dari Alkitab, yang jelas jelas telah dijiplak, diselewengkan dan dikorupsikan oleh seorang Muhammad. Baca Kitab Keluaran pasal 22.

Disini Abraham bukan mimpi, melainkan mendapat PERINTAH TUHAN secara langsung.
Tuhan berfirman kepadanya: “Abraham,” lalu sahutnya: “Ya, Tuhan.” Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.”

Disini Muslim bisa menyaksikan betapa Tuhan ingin Abraham mempersembahkan anaknya Ishak sebagai korban-bakaran kepada Tuhan. Tata ritual persembahan korban-bakaran sudah diketahui Abraham.

Ishak, sebagai “anak tunggal” yang dimaksudkan Tuhan sudah dipahami, karena dihadapan mata Tuhan, hanya Ishak lah yang Tuhan janjikan bagi Abraham (disebut Anak Perjanjian, lahir dibawah kuasa mukjizat ilahi dari rahim Sarah yang sudah mandul). Sementara Ismail, kelahirannya tidak datang dari janji Tuhan, melainkan datang dari rekayasa Sarah (terhadap Hagar) yang kurang beriman untuk sabar menunggu kelahiran Ishak. (Kunjungi http://bacabacaquran.com/2011/10/syaria ... -bagian-1/ ).

Akhirnya, kita melihat betapa Muhammad tidak mampu memberi makna yang benar tentang Idul Qurban, yang kini dirayakan dengan penyembelihan demi “mempersembahkan daging kurban” kepada para miskin, padahal Korban Bakaran sejak Adam, Habil dan Qabil dan Nuh dan seterusnya selalu ditujukan bagi Tuhan sendiri sebagai lambang penebusan dosa lewat darah kurban. Abraham berkata (ayat 8): “Tuhan yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya.”

Demikianlah kisah kurban ini bukan kisah tersendiri, melainkan merupakan nubuatan Tuhan tentang suatu Penebusan Ilahi: yaitu akan datangnya Satu Sosok Kurban Besar yang Tuhan jadikan Penebus atas kematian anak-anak Abraham kelak: “Dan Kami tebus anak itu dengan sembelihan (kurban) yang besar” (Wa fa dainaahu bi dzibhin ’azhiim”), ayat Qs.37:107.


Tetapi kembali Muslim tertipu ketika para Ulama nekad menafsirkan ayat ini sebagai “pemotongan seekor binatang yang tambun”. Padahal itu adalah satu sosok kurban dengan segala kebesaran, keagungan, kemuliaan, keperkasaan ‘azhiim’ yang amat dahsyat yang ditamzilkan Allah sebagai Penebus kematian semua anak-anak Ibrahim kelak yang diharuskan dan ditetapkan mati masuk neraka (Qs.19:71). Sedemikian besar sosok kurban itu sehingga Quran ternyata memakai kata asli yang sama dengan salah satu diantara 99 nama/asma Allah, yaitu Al-Azhim (Yang Maha-Agung). Itulah Sang Penebus dosa, Yesus Mesias, seperti yang lantang diserukan oleh Nabi Yahya:
“Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia” (Yohanes 1:29).

Visit: http://bacabacaquran.com/2011/10/syaria ... -bagian-2/

AXIOMA: Tidak ada satu orangpun akan mengenal Nama Pribadi dan Jati-diri Tuhan, bilamana bukan DIA sendiri yang mengatakannya dari mulutNya. Nama dan jati-diriNya telah Dia katakan dalam Alkitab, LANGSUNG kepada para nabiNya. Dia berbicara langsung dengan Adam, Nuh, Abraham, Musa dll hingga kepada Yesus, tanpa usah lewat perantara malaikat.

Tetapi adakah Dia sendiri pernah mengatakannya kepada Muhammad? Muslim buru-buru akan menjawab: PASTI SUDAH! Tetapi Muslim kurang awas. Yang mengatakannya bukan TUHAN SANG PENCIPTA, dari mulutNya, melainkan dari mulut Muhammad saja (mahkluk), yang mengatas-namakan Jibril (juga mahkluk saja). Dan tidak diketahui lagi apakah Jibril ini benar-benar diutus oleh Tuhan Sejati dengan bukti-bukti? Bahkan apakah benar ada exist seorang ALLAH yang diatas-namakan oleh Muhammad dan Jibril? Soalnya baik Allah, Jibril maupun Muhammad, KETIGAN OKNUM ini tidak berkuasa mukjizat adikodrati apapun yang bisa ditunjukkan kepada umat Arab diabad ke-7.

Berlainan dengan para Nabi lain sebelum abad ke-2 dan malaikat Gabriel (bukan Jibril) dan Tuhan Yahweh yang selalu berkuasa bernubuat dan bermukjizat. Sebagai ilustrasi saja, Gabriel berkata kepada Zakaria dan Maria berturut-turut bahwa Elisabet (istri Zakaria) dan Maria akan hamil walau mustahil sekalipun (yang satu sudah tua mati rahim, yang lain masih gadis perawan), dan tetaplah kemustahilan itu terjadi. Dan Zakaria yang tidak mempercayainya langsung dikenakan “hukuman” bermukjizat dengan menjadi bisu! Ini semua terjadi didunia Israel, BUKAN DI ARAB, dimana Jibril dan Muhammad selama 23 tahun kenabiannya tidak menampilkan kuasa adikodrati apapun dari tangannya.

Dan kenapa dulu-dulu Tuhan Sejati perlu berbicara langsung dengan SEMUA nabi-nabiNya, dan justru “merasa tidak perlu” untuk berbicara langsung dengan “Nabi TerakhirNya” yang terbesar? AWAS, Ini bukan pertanyaan cecere. Ini adalah totalitas masalah kredibilitas, otentisitas dan otoritas Ilahi yang rupa-rupanya tidak diberikan oleh Tuhan Yahweh kepada ketiga Oknum diatas (Allah swt, Jibril, Muhammad). Ini adalah tantangan teologis Islamik yang paling menghunjam keabsahan Islam sebagai agama dari Allah yang mutlak ada dan benar?!

Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menemukan keabsahan MUHAMMAD itu Nabi: “Tak ada Otoritas Ilahi yang mengangkatnya sebagai Nabi, dan tak ada yang tahu kapan ia tiba-tiba dinabikan”.
Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menemukan keabsahan JIBRIL menjadi Utusan Allah: “Dia tidak diuji oleh Muhammad –taken for granted sebagai malaikat — padahal tidak memperkenalkan jati-dirinya dan tidak membuktikan dirinya dengan kuasa adikodrati selama 23 tahun penampilannya mendampingi Muhammad! Dia kasak kusuk dengan Muhammad dengan mengatas-namakan “Allah”, tetapi bukankah setan juga bisa melakukan hal yang serupa? (2Korintus 11:14).
Kami para mantan Muslim telah beralih iman karena tidak menyaksikan keberadaan ALLAH
sebagai Sosok yang terasa exist, bahkan namaNya saja tidak bisa dipertanggung-jawabkan oleh diriNya. AXIOMA mengatakan, “Tidak ada satu orangpun akan mengenal Nama Pribadi dan Jati-diri Tuhan, bilamana bukan DIA sendiri yang mengatakannya dari mulutNya”. Jadi bagaimana Islam bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan paling mendasar berikut ini?



8 PERTANYAAN TENTANG DIRI ALLAH YANG MENJADIKAN KAMI MURTAD:

1. Dari mana Muhammad tahu nama-pribadi Tuhannya adalah ALLAH? Dari pagan Arab atau dari mulut Allah sendiri? Buktinya dimana?

2. Apa makna Nama-Pribadi tsb menurut Yang Empunya nama itu sendiri? (bukan menurut mulut para mahkluk ciptaan, sekalipun Jibril)

3. Kapan Nama Surga itu mulai diperkenalkan Allah kepada Muhammad? Bukankah pada awalnya Muhammad hanya kenal nama “Rabb” untuk Tuhannya, dan tidak pernah menyebutkan nama “Allah”? (misalnya dalam wahyu awal: 5 ayat awal Surat Al-Alaq dan Al-Muddatstsir, Surat 54, 55, 56, 68, 75, 78, 83, 89, 92, 93, 94, 99, 100, 105, 106, 108, 113, 114 dst.)

4. Mana ayat Quran yang paling awal dimana Allah pertama kalinya menyebut diriNya sendiri sebagai “ALLAH” kepada Muhammad? Al Fatihah? Al-Alaq? Atau Allah sajalah yang tahu?

5. Kapan Allah pernah berwahyu kepada Muhammad untuk disampaikan kepada umat Arab (bukan umat Israel): “Aku ini Tuhan, nama-Ku ALLAH”? Tak ada! Yang Tuhan sampaikan kepada Musa adalah: “Akulah YAHWEH, Elohimmu” (Keluaran 20:2, 3:15). Musa dll nabi tak pernah kenal nama “Allah”, melainkan sebutan “Elohim” atau nama “Yahweh” yang disebut hampir 4000 kali dalam Alkitab. Kenapa Muhammad berani mengubahnya dengan mengatas namakan mulut Musa, menjadi: “Sesungguhnya Aku ini adalah ALLAH” (20:14).

6. Kenapa nama Tuhan Islam ini sama dengan nama Tuhannya orang-orang pagan pra-Islam, dan bukannya sama dengan nama nama Tuhannya kaum Israel, karena hanya “kedua Tuhan” itulah yang diklaim oleh Muhammad sebagai sama dan satu? (29:46)

7. (INGAT: ilah2 dari ayah-ibunya Muhammad adalah pagan, termasuk al-Alat, al-Uzza, Manat, dll, sehingga nasib mereka tidak selamat, dan ini ditangisi oleh Muhammad dikuburan ibunya) Sahih Muslim 4:2130 dan 1:398

8. Kenapa Nama “Allah” ini terkesan sangat pasaran (al-Ilah, the god), dipakai oleh para pagan dalam keberhalaan, tidak bisa eksklusif dan berotoritas seperti nama YAHWEH (I am that I am). Bukankah sosok dan setiap sifatNya adalah transendental tak terjangkau dan tiada yang setara denganNya? (QS.112).

Dari :
http://bacabacaquran.com/2012/10/jutaan ... ul-qurban/
---------------
Bila Moderator tidak berkenan atas postingan ini.. silakan dihapus. tq
User avatar
Captain Pancasila
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Captain Pancasila »

http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/fiqih-qurban.html

Keutamaan Berqurban :
22:34. Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzekikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah),

108:2. Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah.

Ibunda ‘Aisyah radhiyallahu’anha menceritakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidaklah anak Adam melakukan suatu amalan pada hari Nahr (Iedul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah melebihi mengalirkan darah (qurban), maka hendaknya kalian merasa senang karenanya.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah dan Al Hakim dengan sanad sahih, lihat Taudhihul Ahkam, IV/450)

Abu Hurairah yang menyatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang berkelapangan (harta) namun tidak mau berqurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.” (HR. Ibnu Majah 3123, Al Hakim 7672 dan dihasankan oleh Syaikh Al Albani)
Hewan yang Diqurbankan :
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu beliau mengatakan, “Dahulu kami penah bersafar bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu tibalah hari raya Iedul Adha maka kami pun berserikat sepuluh orang untuk qurban seekor onta. Sedangkan untuk seekor sapi kami berserikat sebanyak tujuh orang.” (Shahih Sunan Ibnu Majah 2536, Al Wajiz, hal. 406)

Abu Ayyub radhiyallahu’anhu mengatakan, “Pada masa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam seseorang (suami) menyembelih seekor kambing sebagai qurban bagi dirinya dan keluarganya.” (HR. Tirmidzi dan beliau menilainya shahih, lihat Minhaajul Muslim, 264 dan 266)
:turban:
User avatar
sundamurtat
Posts: 730
Joined: Fri Apr 06, 2012 10:50 am
Location: Bandung - calon Israel Van Java

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by sundamurtat »

@CP
Kemudharatan Berkurban:
1. Penjagalan Hewan secara massal, ditonton pula sama banyak orang, secara tidak langsung mengajarkan pembunuhan
2. Orang2 jadi rakus daging, kolesterol naik
3. Harga daging melonjak, tapi penjual daging malah tidak laku, merusak pasar daging beberapa waktu
4. Antrian pembagian daging suka rusuh.. macam zombi2 lapar aja
5. masyarakat memang dapat makan daging sehari dua hari.. setelah itu harga daging yang udah kadung naik lama lagi turunnya
6. sampah daging baik sisa sembelihan maupun yg dibuang melalui kentut dan kotoran manusia menambah kadar metana bumi


kasian CP yang muslim.. maksud hati beramal saleh... :goodman:
nap.bon
Posts: 1011
Joined: Wed Jun 27, 2012 8:04 pm
Location: United States of Indonesia

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by nap.bon »

@CP:
Pertanyaan mendasar: apa tujuan berkurban?
User avatar
JANGAN GITU AH
Posts: 5266
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by JANGAN GITU AH »

@CP
...letak keutamaannya di mana, CP? :-k tidak ada penjelasannya! (Saya kan bukan muslim yang tidak butuh penjelasan...) #-o
jj
Posts: 1444
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by jj »

Mumpung mod memperbolehkan jualan kecap sebelah, ijinkan saya nambahin bumbu2 lainnya.

versi Alkitab:

22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

22:3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

22:4 Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.

22:5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."

22:6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:7 Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"

22:8 Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.

22:10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

22:11 Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."

22:12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."


Point yang perlu kita renungkan dari kisah diatas:
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??

Sekarang bandingkan dengan versi Quran:

102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya),

104. Dan Kami (Allah) panggillah dia: “Hai Ibrahim,

105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itusesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.


Point yg perlu kita renungkan:
1. Allah sengaja memberikan cobaan kepada Ibrahim melalui mimpinya dan bukan perintah secara langsung. Mimpi adalah media yg masih misterius yg juga pernah diterapkan kepada Nabi Yusuf.
2. Sebagai Nabi yang bijaksana, Ibrahim tentunya tidak akan menipu anaknya atau diam2 mengikat dan membunuhnya, tapi beliau meminta pendapat dari anaknya akan hal ini.
3. Ismail sebagai anak yg shaleh, tentunya akan berpasrah jika memang mimpi itu adalah kehendak Allah.

Kesimpulan:
Memang benar jutaan muslim masih tertipu dengan kisah Abraham yg sebenarnya adalah versi Alkitab, yaitu Allah memerintahkan Abraham untuk membunuh anaknya sendiri.
Umat muslim harus sadar, Allah dalam Quran tidak akan pernah memerintahkan kepada manusia dan tertulis didalam kitab suciNya untuk membunuh manusia tak berdosa. Kenapa? Agar tidak ada celah bagi manusia untuk menggunakan kitab suci sebagai alasan untuk membunuh manusia seenaknya.
Kita harus lebih teliti lagi dalam membaca Quran, walaupun sekilas ceritanya mirip2 tapi ini adalah hal yg mendasar. Mendapat perintah dan mendapat sebuah mimpi adalah hal yg berbeda.

Dan memang berbeda YHWH versi Alkitab yg mana dikisahkan sebagai Tuhan yang haus darah dan jahat, dapat kita lihat perintah2nya antara lain:
- Membunuh hanya karena dia mengajak murtad,. ula:13:10
- Menjajah, merampas tanah milik orang lain dan membunuh semua yang bernafas, termasuk anak kecil. (Tidak heran kan kalau sekarang Abraham disuruh membunuh anaknya sendiri?) ula 20:11
- Merajam wanita yang tidak perawan, ula 22:20, dan masih banyak lagi lainnya.
admin wrote: Bila ayat-ayat ini dijadikan contoh model bagi setiap Muslim untuk bertaqwa, maka ini adalah taqwa yang paling b0d0h dan gila. Kenapa? Ya, banyak orang bertanya-tanya: bilamana Muhammad-lah yang bermimpi demikian terhadap anak gadisnya Fatimah, maka apakah Muhammad akan menyembelih Fatimah juga? Bukankah ia akan mencari-cari alasan, bahkan kalau perlu dengan mengatasnamakan wahyu agar beban ini bisa dilemparkan kepada musuh-musuhnya?
Justru kita harus berpikir 2 kali, Tuhan macam apa yang kita sembah, apakah Tuhan yg memerintahkan untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
Bayangkan jika tuhan yg anda sembah menyuruh untuk membunuh anak anda yang tidak berdosa, apakah anda tetap menyembah dia?
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Utbahbinabuwaqqash »

jj wrote:Bayangkan jika tuhan yg anda sembah menyuruh untuk membunuh anak anda yang tidak berdosa, apakah anda tetap menyembah dia?


-jika Tuhan itu pernah menemui saya
-jika Tuhan itu pernah memberi janji pada saya dan menepatinya tepat seperti janjiNya
-jika usia saya hampir satu abad, istri saya mandul dan sdh mati haid, dab aku pengen anak, trus ada alien yg menemui saya, menjanjikan seorang anak dari istriku itu dan Doi kemudian menepatinya
Singkat kata
Jika ada pribadi/alien/dewa/ilah yg sdh membuktikan kepadaku bahwa Dia itu ADA, BERKUASA dan telah memberikan ke BAIKan padaku.. Maka:
-aku akan mengasihi/taat padaNya meskipun Doi menyuruh melakukan hal yg biadab spt menyembelih anakku..
-mau bagemana lage, lha wong Doi itu wis terbukti Sang Penguasa bagiku.. Aku percaya pasti nanti tujuannya BAIK bin happy ending bagiku spt kisah Abraham-Ishak yg happy ending..
-aku pasti akan tetap bin always menyembah Doi si alien itu hi..hi..

Tapi kalo aku mimpi menyembelih anakku, pasti aku langsung menyimpulkan itu mimpi gendheng yg ga pantas utk direalisasikan...

Skrg gantian bung jj,
Jika bung jj mimpi menyembelih anak bung, apakah bung bersedia merealisasikannya hi..hi..hi..
sodrun
Posts: 1952
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by sodrun »

1. Allah sengaja memberikan cobaan kepada Ibrahim melalui mimpinya dan bukan perintah secara langsung. Mimpi adalah media yg masih misterius yg juga pernah diterapkan kepada Nabi Yusuf.
Keterlaluan! Nabi Ibrahim ini telah digambarkan oleh Muhammad sebagai sosok yang keterlaluan b0d0h begitu sehingga KONTAN membenarkan mimpinya untuk menyembelih anaknya! Seolah itu benar datang dari Allah, tanpa berdoa dan mencari konfirmasi Allah kalau-kalau mimpi tersebut justru bisa datang dari setan. Bukankah nabi-nabi juga dicobai dan diganggu oleh syaitan? (22:52, 20:120). Tidakkah Ibrahim yang sangat dekat dengan Allah itu akan selalu menerima Firman dan Perintah langsung dari Allah sendiri ketimbang tercampur dengan BUNGA-BUNGA MIMPI HOROR yang tidak menentu? Tidakah ia bisa bertawar sedikit dengan Allah-nya, sambil mencari tahu apa maksud dari mimpi horror tersebut? Kalau mimpi datang dari Allah sendiri, maka apa maksudNya, dan menyembelih itu dengan ritual bagaimana dan kepada siapa? Allah tidak pernah sembarangan! Bahkan bolehkah Allah membenarkan memberi mimpi kepada seorang nabiNya Ibrahim untuk membunuh seseorang (ayat 105), apalagi anaknya sendiri? Semuanya diluar akal hingga menjadi kegilaan luar biasa bagi Allah yang memberi mimpi horror dan bagi Ibrahim yang super tolol. :green:
2. Sebagai Nabi yang bijaksana, Ibrahim tentunya tidak akan menipu anaknya atau diam2 mengikat dan membunuhnya, tapi beliau meminta pendapat dari anaknya akan hal ini.
Dan siapakah sang anak yang juga sama tololnya, yang mempersilahkan dirinya untuk disembelih ayahnya berdasarkan sebuah mimpi yang ngawur? Enam kali sebutan “anak” terdapat dalam 8 ayat ini, namun Muhammad tak berani sekalipun menyebutkan nama anak tersebut sebagai Ismail, karena ia pasti akan kena olok-olok para Ahli Kitab yang lebih mengetahui akan hal itu. Padahal tugas kenabiannya adalah “mengkoreksi” kepercayaan yang salah, dan justru pada saat itulah ia mendapat kesempatan emas untuk “menelanjangi” Ahli Kitab dengan menampilkan nama Ismail sebagai anak-kurban, bila memang itu benar Ismail adanya. Nyatanya Muhammad menghindar dan mengosongkan nama sang anak sambil membiarkan pengikutnya bertafsir ria dan tertipu. :green:
3. Ismail sebagai anak yg shaleh, tentunya akan berpasrah jika memang mimpi itu adalah kehendak Allah.
Apakah si awloh memberitahu Ismail (Ismail-kah?) bahwa mimpi bokapnya itu adalah kehendaknya ? :green:
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
Dia maha kuasa.. apa kamu akan melarang kalau DIA suka dengan itu ? :goodman:
Toh sampeyan tidak bisa apa-apa ketika awlohmu memanjakan "t1t1t" muhammad, nabimu ... :goodman:
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
Namanya juga ujian iman.. ujian yang paling beratpun berhak untuk diujikan ! :goodman:
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
Tidak berbohong, karena Abraham yakin bahwa Tuhan akan menyediakan jalan baginya ! :goodman:
4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
Tentu saja Ishak pasrah,.. dan sama dengan bapaknya, ia yakin bahwa Tuhan akan menyediakan "korban" itu .. !
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??
Abraham lebih mengenal Tuhannya dari pada anda, ada masalah ... ? :goodman:
sodrun
Posts: 1952
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by sodrun »

Utbahbinabuwaqqash wrote: Tapi kalo aku mimpi menyembelih anakku, pasti aku langsung menyimpulkan itu mimpi gendheng yg ga pantas utk direalisasikan...

Skrg gantian bung jj,
Jika bung jj mimpi menyembelih anak bung, apakah bung bersedia merealisasikannya hi..hi..hi..
Jangan hairan bro,....
muhammad mimpi main-main jadi pengantin dengan aisyah ternyata dilanjut pula di dunia nyata !
Sudah pasti jj akan menyembelih anaknya ... tetangga !
xixixixixi.... :lol:
angky
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by angky »

jj wrote:Point yang perlu kita renungkan dari kisah diatas:
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??
keh keh keh keh...jijeiiii ente kok jadi mirip si kokom sehhh?? atau malah nyontek argumen kokom?? :lol:
Ane tantang ente untuk masuk ke trit ane : ibrahim bukan bapa orang beriman : http://indonesia.faithfreedom.org/forum ... an-t49672/

1. Tuhan yang mengharuskan umat pilihannya untuk mempersembahkan korban bakaran SEBELUM digantikan oleh Korban yang AGUNG untuk memenuhi rencanaNya.
2. Tuhan dari arab pastinya, karena TUHAN SEJATI tidak AKAN MEMBIARKAN CIPTAANNYA MENJADI SEORANG PEMBUNUH, pemerkosa atau tukang palak!!
3. Memangnya domba korban bakaran tidak disediakan gitu ??? dimana berbohongnya??? Disebut beriman karena ABRAHAM YAKIN akan KETIDAK MUNGKINAN Allah Berbohong : Berjanji untuk menjadikan keturunannya bangsa yang besar!!!
4. Dimana cerita dipaksanya?? Kalau mau tahu pikiran ishak tanyakan nanti kalo ente sempat ketemu ya. :lol: Tapi lebih penting menanyakan pikiran pengarang koran, apa yang ada dipikirannya saat mengarang ngarang koran sebagai kitab sempurna sehingga menyesatkan ente. Itu menurut ane lebih CRUCIAL.
5. Yang pasti mahluk di gua HIRA lah yang perlu ente tanyakan : malaikat kah atau SETAN ??

Shukran.
User avatar
lusifer
Posts: 54
Joined: Mon Aug 09, 2010 5:11 pm

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by lusifer »

jj wrote:Mumpung mod memperbolehkan jualan kecap sebelah, ijinkan saya nambahin bumbu2 lainnya.

versi Alkitab:

22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

22:3 Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.

22:4 Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.

22:5 Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."

22:6 Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:7 Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"

22:8 Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.

22:9 Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.

22:10 Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.

22:11 Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."

22:12 Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."


Point yang perlu kita renungkan dari kisah diatas:
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??

Sekarang bandingkan dengan versi Quran:

102. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.

103. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya),

104. Dan Kami (Allah) panggillah dia: “Hai Ibrahim,

105. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itusesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

106. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata.

107. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.


Point yg perlu kita renungkan:
1. Allah sengaja memberikan cobaan kepada Ibrahim melalui mimpinya dan bukan perintah secara langsung. Mimpi adalah media yg masih misterius yg juga pernah diterapkan kepada Nabi Yusuf.
2. Sebagai Nabi yang bijaksana, Ibrahim tentunya tidak akan menipu anaknya atau diam2 mengikat dan membunuhnya, tapi beliau meminta pendapat dari anaknya akan hal ini.
3. Ismail sebagai anak yg shaleh, tentunya akan berpasrah jika memang mimpi itu adalah kehendak Allah.

Kesimpulan:
Memang benar jutaan muslim masih tertipu dengan kisah Abraham yg sebenarnya adalah versi Alkitab, yaitu Allah memerintahkan Abraham untuk membunuh anaknya sendiri.
Umat muslim harus sadar, Allah dalam Quran tidak akan pernah memerintahkan kepada manusia dan tertulis didalam kitab suciNya untuk membunuh manusia tak berdosa. Kenapa? Agar tidak ada celah bagi manusia untuk menggunakan kitab suci sebagai alasan untuk membunuh manusia seenaknya.
Kita harus lebih teliti lagi dalam membaca Quran, walaupun sekilas ceritanya mirip2 tapi ini adalah hal yg mendasar. Mendapat perintah dan mendapat sebuah mimpi adalah hal yg berbeda.

Dan memang berbeda YHWH versi Alkitab yg mana dikisahkan sebagai Tuhan yang haus darah dan jahat, dapat kita lihat perintah2nya antara lain:
- Membunuh hanya karena dia mengajak murtad,. ula:13:10
- Menjajah, merampas tanah milik orang lain dan membunuh semua yang bernafas, termasuk anak kecil. (Tidak heran kan kalau sekarang Abraham disuruh membunuh anaknya sendiri?) ula 20:11
- Merajam wanita yang tidak perawan, ula 22:20, dan masih banyak lagi lainnya.


Justru kita harus berpikir 2 kali, Tuhan macam apa yang kita sembah, apakah Tuhan yg memerintahkan untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
Bayangkan jika tuhan yg anda sembah menyuruh untuk membunuh anak anda yang tidak berdosa, apakah anda tetap menyembah dia?
@JJ

Akibat dari MIMPI

Polisi Tetapkan Ayah Korban Sebagai Pelaku Pembunuhan Sadis

Sidoarjo, Seruu.Com - Petugas Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo menetapkan status tersangka kepada AF sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, AMF, yang masih berusia dua tahun.

Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki, Senin (11/6/2012), mengatakan, pelaku nekat menghabisi nyawa anaknya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan sebuah pesan dari mimpi.

"Pelaku sebelumnya mendapatkan pesan dari sebuah mimpi untuk menghabisi nyawa anaknya sendiri yang masih berusia dua tahun," katanya.

Setelah mendapatkan pesan melalui mimpi tersebut, kata dia, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan membuat sandiwara seolah-olah anaknya terkena santet.

"Baru kemudian, pada akhir pekan lalu, pelaku membunuh anaknya yang masih kecil tersebut," katanya.

Atas keterangan tersebut, kata dia, tersangka dijerat dengan pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan hukuman kurungan penjara lebih dari lima tahun.

Ditanya terkait adanya kemungkinan gangguan jiwa yang diderita oleh korban, dirinya mengaku akan mendalami masalah tersebut dengan melibatkan psikiater.

"Namun, dari keterangan awal yang kami peroleh, pelaku melakukan segala bentuk kegiatan hingga menyebabkan anaknya meninggal dunia itu dengan sadar," katanya.

Sebelumnya, warga perumahan Griya Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo itu dihebohkan dengan adanya dugaan pembunuhan yang dilakukan ayah pada anaknya sendiri. Beredar kabar kalau pembunuhan tersebut dilakukan oleh ayahnya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan pesan melalui mimpi. [ant/er]

Ibils Bisa lewat MIMPI:

Pernah kejadian pembunuh diMedan Ala Ibrahim lewat mimpi th 1985

JJ JANGAN MIMPI LAGI

Di Alkitab ngak pakai Mimpi

Langsung:

22:2 Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
User avatar
lusifer
Posts: 54
Joined: Mon Aug 09, 2010 5:11 pm

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by lusifer »

Otak ISLAM termahal di dunia

Image

TIDAK PERNNAH DIPAKAI masih utuh 100% Original
User avatar
simplyguest
Posts: 1909
Joined: Mon Apr 02, 2012 1:40 pm

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by simplyguest »

jj wrote:Point yang perlu kita renungkan dari kisah diatas:
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??
1. Anda gak tahu yang namanya bahasa kiasan ya? :shock:
Kalo ada yang bilang "mengharumkan namanya", apa berarti tulisan namanya jadi bener2 wangi kalo dicium? #-o

2. Oh, pantesan anda gak mencantumkan ayat ke-1 dari Kejadian 22, ya?
  • 22:1. Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
Udah jelas di situ kalo Tuhan gak bener2 menyuruh Abraham untuk membunuh anaknya sendiri. Cuma dalam rangka menguji/mencoba iman Abraham. Hal itu dipertegas lagi di ayat 12.
Makanya, kalo nyomot ayat tu jangan sepotong-sepotong :goodman:

3. Makanya, cantumin juga ayat 13 sama 14 dong.
  • 22:13 Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
    22:14 Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
Dombanya memang disediakan oleh Tuhan tuh :green:

4. Loh, dimana dibilang ada pemaksaan? :shock:
Anda pernah bilang jangan menafsirkan sesuatu itu terlalu jauh. Ini sekarang buktinya anda melanggar ucapan anda sendiri, dengan menafsirkan seenak udel dhewe.... #-o

5. Jadi menurut logika anda, setan yang justru mencegah Ishak dibunuh? :shock:
Dasarnya apa? Alasannya apa? Ato ini lagi2 cuma tafsiran ala jj?

Catatan : Buat bang momod, maaf kalo gara2 menjawab pertanyaan netter muslim satu ini udah banyak nyerempet topik kitab sebelah.
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Utbahbinabuwaqqash »

Utbahbinabuwaqqash wrote: Tapi kalo aku mimpi menyembelih anakku, pasti aku langsung menyimpulkan itu mimpi gendheng yg ga pantas utk direalisasikan...

Skrg gantian bung jj,
Jika bung jj mimpi menyembelih anak bung, apakah bung bersedia merealisasikannya hi..hi..hi..
sodrun wrote: Jangan hairan bro,....
muhammad mimpi main-main jadi pengantin dengan aisyah ternyata dilanjut pula di dunia nyata !
Sudah pasti jj akan menyembelih anaknya ... tetangga !
xixixixixi.... :lol:

ya gitu deh bos..!
sebelum idul adha banyak kita lihat spanduk2 promosi idul qurban yg gambarnya dahlan iskan dgn tulisan ''meneladani nabi ibrahim dan nabi ismail''
Pertanyaan kita utk muslim:
Dengan kondisi yg sama spt Ibrahim, muslim mimpi mbeleh anaknya), maukah muslim meneladani Ibrahim utk menyembelih anaknya??
Ato
Dengan kondisi yg sama spt Ismail (katanya seh), bapak si muslim mimpi nggorok si muslim, maukah si muslim meneladani Ismail utk bersedia digorok sama bapaknya?? hiiiii...

Kalo aku spt postingan di atas, jika aku berada persis spt kondisi Abraham, maka aku 100% akan meneladani Abraham..

Kalo si jj ga tau deh mau meneladani yg mana, aku lg nunggu jawabannya, mgkn aja doi wis dapat ilmu ngeles bin tepu2 yg baru dari sembahannya si khairul makerin hi.hi..hi.
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Utbahbinabuwaqqash »

lusifer wrote: @JJ

Akibat dari MIMPI

Polisi Tetapkan Ayah Korban Sebagai Pelaku Pembunuhan Sadis

Sidoarjo, Seruu.Com - Petugas Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo menetapkan status tersangka kepada AF sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, AMF, yang masih berusia dua tahun.

Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki, Senin (11/6/2012), mengatakan, pelaku nekat menghabisi nyawa anaknya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan sebuah pesan dari mimpi.

"Pelaku sebelumnya mendapatkan pesan dari sebuah mimpi untuk menghabisi nyawa anaknya sendiri yang masih berusia dua tahun," katanya.

Setelah mendapatkan pesan melalui mimpi tersebut, kata dia, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan membuat sandiwara seolah-olah anaknya terkena santet.

"Baru kemudian, pada akhir pekan lalu, pelaku membunuh anaknya yang masih kecil tersebut," katanya.

Atas keterangan tersebut, kata dia, tersangka dijerat dengan pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan hukuman kurungan penjara lebih dari lima tahun.

Ditanya terkait adanya kemungkinan gangguan jiwa yang diderita oleh korban, dirinya mengaku akan mendalami masalah tersebut dengan melibatkan psikiater.

"Namun, dari keterangan awal yang kami peroleh, pelaku melakukan segala bentuk kegiatan hingga menyebabkan anaknya meninggal dunia itu dengan sadar," katanya.

Sebelumnya, warga perumahan Griya Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo itu dihebohkan dengan adanya dugaan pembunuhan yang dilakukan ayah pada anaknya sendiri. Beredar kabar kalau pembunuhan tersebut dilakukan oleh ayahnya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan pesan melalui mimpi. [ant/er]

Ibils Bisa lewat MIMPI:

Pernah kejadian pembunuh diMedan Ala Ibrahim lewat mimpi th 1985

Itu seh salah satu buktinya jj ''muslim jadi jahat karena melakukan bin meneladani yg ada di kitab sucinya'' hi..hi..hi..
User avatar
momed_xxx3
Posts: 608
Joined: Fri Aug 31, 2012 11:15 am
Location: di Surga bersama anak2 kecil perawan

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by momed_xxx3 »

lusifer wrote:
Akibat dari MIMPI

Polisi Tetapkan Ayah Korban Sebagai Pelaku Pembunuhan Sadis

Sidoarjo, Seruu.Com - Petugas Kepolisian Resor (Polres) Sidoarjo menetapkan status tersangka kepada AF sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap anak kandungnya sendiri, AMF, yang masih berusia dua tahun. Kapolres Sidoarjo AKBP Marjuki, Senin (11/6/2012), mengatakan, pelaku nekat menghabisi nyawa anaknya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan sebuah pesan dari mimpi.

"Pelaku sebelumnya mendapatkan pesan dari sebuah mimpi untuk menghabisi nyawa anaknya sendiri yang masih berusia dua tahun," katanya. Setelah mendapatkan pesan melalui mimpi tersebut, kata dia, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan membuat sandiwara seolah-olah anaknya terkena santet.

"Baru kemudian, pada akhir pekan lalu, pelaku membunuh anaknya yang masih kecil tersebut," katanya. Atas keterangan tersebut, kata dia, tersangka dijerat dengan pasal 340 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan hukuman kurungan penjara lebih dari lima tahun. Ditanya terkait adanya kemungkinan gangguan jiwa yang diderita oleh korban, dirinya mengaku akan mendalami masalah tersebut dengan melibatkan psikiater.

"Namun, dari keterangan awal yang kami peroleh, pelaku melakukan segala bentuk kegiatan hingga menyebabkan anaknya meninggal dunia itu dengan sadar," katanya. Sebelumnya, warga perumahan Griya Kebonagung, Sukodono, Sidoarjo itu dihebohkan dengan adanya dugaan pembunuhan yang dilakukan ayah pada anaknya sendiri. Beredar kabar kalau pembunuhan tersebut dilakukan oleh ayahnya sendiri setelah sebelumnya mendapatkan pesan melalui mimpi. [ant/er]

Ibils Bisa lewat MIMPI:

Pernah kejadian pembunuh diMedan Ala Ibrahim lewat mimpi th 1985

JJ JANGAN MIMPI LAGI
yha bginilah jadinya kalo mengikuti mimpi untuk membunuh anak...... :shock: :shock:
jj
Posts: 1444
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by jj »

jj wrote:Bayangkan jika tuhan yg anda sembah menyuruh untuk membunuh anak anda yang tidak berdosa, apakah anda tetap menyembah dia?
Utbahbinabuwaqqash wrote: -jika Tuhan itu pernah menemui saya
-jika Tuhan itu pernah memberi janji pada saya dan menepatinya tepat seperti janjiNya
-jika usia saya hampir satu abad, istri saya mandul dan sdh mati haid, dab aku pengen anak, trus ada alien yg menemui saya, menjanjikan seorang anak dari istriku itu dan Doi kemudian menepatinya
Singkat kata
Jika ada pribadi/alien/dewa/ilah yg sdh membuktikan kepadaku bahwa Dia itu ADA, BERKUASA dan telah memberikan ke BAIKan padaku.. Maka:
-aku akan mengasihi/taat padaNya meskipun Doi menyuruh melakukan hal yg biadab spt menyembelih anakku..
-mau bagemana lage, lha wong Doi itu wis terbukti Sang Penguasa bagiku.. Aku percaya pasti nanti tujuannya BAIK bin happy ending bagiku spt kisah Abraham-Ishak yg happy ending..
-aku pasti akan tetap bin always menyembah Doi si alien itu hi..hi..
Coba deh anda baca2 kitab alien anda, siapa yg ADA dan BERKUASA di bumi ini, dia bisa kok
ngasih janji dan menepatinya, si ular tua... hihihi.. jangan2 alien anda adalah???
Utbahbinabuwaqqash wrote: Tapi kalo aku mimpi menyembelih anakku, pasti aku langsung menyimpulkan itu mimpi gendheng yg ga pantas utk direalisasikan...

Skrg gantian bung jj,
Jika bung jj mimpi menyembelih anak bung, apakah bung bersedia merealisasikannya hi..hi..hi..
Ya tidak lah, toh cuman mimpi kan? Saya yg manusia biasa ini tidak punya kemampuan untuk mengartikan mimpi,
tapi kalau Nabi mungkin bisa, contohnya Nabi Yusuf.

Jadi saya sangatlah beruntung bahwa Tuhan saya tidak pernah memerintahkan yang jahat, tidak adil, biadab kepada umatnya.. xixixi....
jj
Posts: 1444
Joined: Tue Oct 23, 2007 3:30 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by jj »

1. Allah sengaja memberikan cobaan kepada Ibrahim melalui mimpinya dan bukan perintah secara langsung. Mimpi adalah media yg masih misterius yg juga pernah diterapkan kepada Nabi Yusuf.
sodrun wrote: Keterlaluan! Nabi Ibrahim ini telah digambarkan oleh Muhammad sebagai sosok yang keterlaluan b0d0h begitu sehingga KONTAN membenarkan mimpinya untuk menyembelih anaknya! Seolah itu benar datang dari Allah, tanpa berdoa dan mencari konfirmasi Allah kalau-kalau mimpi tersebut justru bisa datang dari setan. Bukankah nabi-nabi juga dicobai dan diganggu oleh syaitan? (22:52, 20:120). Tidakkah Ibrahim yang sangat dekat dengan Allah itu akan selalu menerima Firman dan Perintah langsung dari Allah sendiri ketimbang tercampur dengan BUNGA-BUNGA MIMPI HOROR yang tidak menentu? Tidakah ia bisa bertawar sedikit dengan Allah-nya, sambil mencari tahu apa maksud dari mimpi horror tersebut? Kalau mimpi datang dari Allah sendiri, maka apa maksudNya, dan menyembelih itu dengan ritual bagaimana dan kepada siapa? Allah tidak pernah sembarangan! Bahkan bolehkah Allah membenarkan memberi mimpi kepada seorang nabiNya Ibrahim untuk membunuh seseorang (ayat 105), apalagi anaknya sendiri? Semuanya diluar akal hingga menjadi kegilaan luar biasa bagi Allah yang memberi mimpi horror dan bagi Ibrahim yang super tolol. :green:
Yang keterlaluan itu kitab sebelah yg menggambarkan YHWH sebagai tuhan yg haus darah, jahat dan bengis.
Hanya urang tulul saja yang masih percaya dgn buku komik spt itu, tuhan kok kasih perintah suruh membunuh, merajam, merampok.
Duh... jadi inget topik2 disini.. ternyata semua topik itu ada di kitab sebelah toh?

Suka harum2an korban bakaran.. emangnya sate ape? :supz:


2. Sebagai Nabi yang bijaksana, Ibrahim tentunya tidak akan menipu anaknya atau diam2 mengikat dan membunuhnya, tapi beliau meminta pendapat dari anaknya akan hal ini.
sodrun wrote: Dan siapakah sang anak yang juga sama tololnya, yang mempersilahkan dirinya untuk disembelih ayahnya berdasarkan sebuah mimpi yang ngawur? Enam kali sebutan “anak” terdapat dalam 8 ayat ini, namun Muhammad tak berani sekalipun menyebutkan nama anak tersebut sebagai Ismail, karena ia pasti akan kena olok-olok para Ahli Kitab yang lebih mengetahui akan hal itu. Padahal tugas kenabiannya adalah “mengkoreksi” kepercayaan yang salah, dan justru pada saat itulah ia mendapat kesempatan emas untuk “menelanjangi” Ahli Kitab dengan menampilkan nama Ismail sebagai anak-kurban, bila memang itu benar Ismail adanya. Nyatanya Muhammad menghindar dan mengosongkan nama sang anak sambil membiarkan pengikutnya bertafsir ria dan tertipu. :green:
Itu adalah contoh anak yg berbakti dan patuh pada Tuhan dan orang tua, bukan maen iket aja, emangnya kambing ape? :supz:

3. Ismail sebagai anak yg shaleh, tentunya akan berpasrah jika memang mimpi itu adalah kehendak Allah.
sodrun wrote: Apakah si awloh memberitahu Ismail (Ismail-kah?) bahwa mimpi bokapnya itu adalah kehendaknya ? :green:
Ismailpun adalah seorang Nabi dan dia tau bahwa bapaknya juga Nabi, jadi dia memberikan contoh yang baik
dan dengan tunduk patuhnya.
1. Tuhan macam apa yang suka dengan harumnya bau korban bakaran?
sodrun wrote: Dia maha kuasa.. apa kamu akan melarang kalau DIA suka dengan itu ? :goodman:
Toh sampeyan tidak bisa apa-apa ketika awlohmu memanjakan "t1t1t" muhammad, nabimu ... :goodman:
Ngesex itu halal dalam nikah, mau sehari 10x kek... anda jangan takut donk, emangnya anda ga suka ya?
Ya kalau gitu tuhanmu suruh ngumpul aja sama tukang sate... haruuuuum... glek... :rofl:
2. Tuhan macam apa yang menyuruh umatnya untuk membunuh anak yang tidak berdosa?
sodrun wrote: Namanya juga ujian iman.. ujian yang paling beratpun berhak untuk diujikan ! :goodman:
Ahhh..ujian... kalau yg suruh bunuh orang yg ngajak murtad, merajam wanita ga perawan itu ujian bukan? :finga:
3. Abraham berbohong dan mencoba menipu Ishak dengan mengatakan bahwa dombanya akan disediakan Allah.
sodrun wrote: Tidak berbohong, karena Abraham yakin bahwa Tuhan akan menyediakan jalan baginya ! :goodman:
Baca yg benar donk, emangnya anaknya itu si domba ya? :green:

22:8 Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.



4. Tanpa banyak tanya, Ishak secara paksa diikat dan ditaruh diatas mesbah, bayangkan apa yg ada dipikiran Ishak saat itu?
sodrun wrote: Tentu saja Ishak pasrah,.. dan sama dengan bapaknya, ia yakin bahwa Tuhan akan menyediakan "korban" itu .. !
lha iya.. sudah diikat mo bilang apa?
5. Ayat 22:11 yang berseru malaikat atau Tuhan, jangan-jangan...??
sodrun wrote: Abraham lebih mengenal Tuhannya dari pada anda, ada masalah ... ? :goodman:
hehehe...jadi menurut anda yg berseru itu tuhan ato malaikat?
apa errrr... salah nulis??? :supz:
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Utbahbinabuwaqqash »

jj wrote: Coba deh anda baca2 kitab alien anda, siapa yg ADA dan BERKUASA di bumi ini, dia bisa kok
ngasih janji dan menepatinya, si ular tua... hihihi.. jangan2 alien anda adalah???

Coba deh bung baca kitab alienku, dan posting di sini yg isinya sesuai dgn yg bung omongkan di atas itu.. Hi..hi..hi..
Bttw, aku seneng dan terhibur, sikap sok wise dari bung ga muncul bin ngilang.. tumben.. Skrg bung jadi cengengesan , mudah2an perubahannya bukan krn frustasi hi..hi...hi..
Utbahbinabuwaqqash
Posts: 1155
Joined: Thu May 27, 2010 10:24 am

Re: Jutaan Muslim Tertipu Dalam Idul Qurban

Post by Utbahbinabuwaqqash »

Utbahbinabuwaqqash wrote: Tapi kalo aku mimpi menyembelih anakku, pasti aku langsung menyimpulkan itu mimpi gendheng yg ga pantas utk direalisasikan...

Skrg gantian bung jj,
Jika bung jj mimpi menyembelih anak bung, apakah bung bersedia merealisasikannya hi..hi..hi..
jj wrote: Ya tidak lah, toh cuman mimpi kan?

Bagus, ternyata kita masih sama2 waras bung! Hi..hi..
Berbahagialah engkau jj karena tidak meneladani kisah Ibrahim dan anaknya yg tertulis di quran..
Yg bener memang begitu bung jj, jangan nuruti mimpi gendeng kaya Ibrahim dan anaknya di quran itu, semuanya harus diuji dulu, termasuk kalo ada alien yg nyuruh aneh2 ini itu.. harus dibuktikan dulu.. Apakah doi itu ADA? Apakah doi itu BERKUASA? Apakah doi itu BAIK bagi kita?
Jangan sampe tertipu dgn sosok alien yg ngaku2 tuhan, tapi ga pernah membuktikan bahwa doi ADA, BERKUASA hi..hi..hi..
Post Reply