TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.
Locked
angky
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by angky »

Mari kita kupas mengapa Prabowo tidak layak dijadikan pilihan sebagai seorang presiden NKRI.

Sedapat mungkin kita hindarkan kampanye hitam, tapi kita boleh mengupas nilai minus dari seorang Prabowo dan koalisinya.

Monggo ane persilakan kawan kawan urun pendapat.

Dari ane satu pendapat pendek dahulu, Beliau terlalu temperamen dan AMBISIUS aka MEGALOMANIA.

TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN
Mirror 1: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN
Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia
User avatar
fauzan azima
Posts: 143
Joined: Wed Feb 20, 2013 11:22 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by fauzan azima »

Beliau terlalu temperamen dan AMBISIUS aka MEGALOMANIA.

Betul Bro...,memilih Prabowo sbg President sama saja memilih seorang penjahat sbg Pemimpin!!! :finga: :finga: :finga: :finga:
User avatar
keeamad
Posts: 6947
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by keeamad »

Melihat cara pidato kampanyenya saat orasi di Medan hari ini, rabu 11 juni 2014,
saya melihat ada Prabowo berpotensi mejadi penguasa seperti Caligula dari Romawi .....

Ada dendam dan rasa marah yg besar yg tersimpan dalam lubuk hatinya ....
Dan apabila melihat orang2x di belakangnya - saat kampanye itu,
seperti ARB dan Anis Matta,
terlihat sekali mereka adalah tipe orang2x oportunis, penjilat, gila hormat dan haus kekuasaan .....

Ditambah "Barisan" pendukung Prabowo seperti FPI, Hercules dllnya,
APA MASIH MAU PILIH PRABOWO JADI PRESIDEN .... ???
daniel-ntl
Posts: 1640
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by daniel-ntl »

http://nasional.kompas.com/read/2014/06 ... i.Presiden


News / Nasional
Fachrul Razi: Saya Tahu Tabiat Prabowo, Kurang Pantas Jadi Presiden
Rabu, 11 Juni 2014 | 09:43 WIB
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA Calon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasinya saat berkampanye di Tugu Proklamasi, Jakarta, Selasa (10/6/2014). Dalam kampanye tersebut massa dari Sahabat ARB dan MPS mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Hatta dalam Pilpres 9 Juli mendatang.
Berita terkait

Mantan Pangdam: Prabowo Masih Terima Pensiun, tapi Tak Tahu Diambil atau Tidak
Menilai Prabowo dari Suara...
Kontras: Bahaya, Tak Ada Jaminan Prabowo Tak Ulangi Kesalahan
KPU Minta Pendapat Tim Ahli Bahas Sebaran Suara Pilpres

Image


JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Wakil Panglima ABRI Letnan Jenderal (Purn) Fachrul Razi menilai, calon presiden Prabowo Subianto kurang pantas menjadi RI-1. Penilaiannya itu berdasarkan rekam jejak Prabowo di militer.

"Saya dan teman-teman yang tahu (rekam jejak Prabowo) ingin memberikan penjelasan kepada pemilih bagaimana tabiatnya. Dengan tabiat itu, kami berpandangan dia kurang pantas jadi presiden ke depan," kata Fachrul dalam wawancara dengan Kompas TV, Selasa (10/6/2014).

Wawancara tersebut terkait surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang beredar luas di media sosial. Fahrul membenarkan substansi surat yang beredar tersebut. Ia merupakan Wakil Ketua DKP yang ikut menandatangani surat keputusan itu. (baca: Pimpinan DKP Benarkan Surat Rekomendasi Pemberhentian Prabowo dari ABRI)

Fachrul menjelaskan, ketika mengusut keterlibatan Prabowo terkait kasus penculikan, DKP hanya fokus pada pemeriksaan para aktivis yang kembali. Untuk mengusut mereka yang hilang, kata Fachrul, butuh waktu berbulan-bulan, bahkan bisa sampai tahunan.
Media sosial Salinan surat keputusan Dewan Kehormatan Perwira (DKP) terhadap Prabowo Subianto yang beredar di media sosial

"Padahal, kita perlu segera mengambil langkah-langkah. Paling tidak dengan langkah yang kita ambil, dunia akan lihat kita tegas," ucap Fachrul.

Fachrul lalu menyinggung sikap Prabowo ketika menjadi Danjen Kopassus. Prabowo, kata dia, memerintahkan pasukan Kopassus yang di-BKO di tempat lain. Menurut dia, tindakan itu salah lantaran hanya Panglima TNI atau pimpinan di tempat tersebut yang bisa memerintahkan.

"Enggak ada di TNI komandonya dua," ucap Fachrul.

Fachrul menyatakan, ia tidak ingin mengganggu status capres yang kini disandang Prabowo. Ia juga menolak jika disebut tidak suka dengan Prabowo. Jika tak suka dengan Prabowo, kata Fachrul, maka pihaknya sudah mengajukan Prabowo ke Mahkamah Militer.

"Kami sepakat tidak angkat ke Mahkamah Militer, kami selesaikan melalui DKP. Menurut saya dan teman-teman, yang mungkin disetujui juga oleh Pangab, ingin ditutup masalah itu sampai tingkat ini. Itu yang terjadi," kata Fachrul.

Fachrul menambahkan, selanjutnya terserah kepada para pemilih untuk menilai Prabowo. Ia pun mengaku akan taat jika nantinya Prabowo terpilih sebagai presiden dalam Pilpres 9 Juli mendatang.

"Tabiat seperti ini sudah dilakukan yang bersangkutan berulang-ulang. Kalau pemilih-pemilih melihat enggak apa-apalah, itu kan masa lalu, mungkin ke depan berubah dan tetap memilih Prabowo. Itu adalah hak konstitusional pemilih dan tidak akan kami ganggu gugat. Kami punya kewajiban moral menjelaskan ke pemilih inilah tabiat dia," paparnya.

Sebelumnya, beredar surat keputusan DKP yang dibuat pada 21 Agustus 1998. Dalam empat lembar surat itu tertulis pertimbangan atas berbagai pelanggaran yang dilakukan Prabowo. Tindakan Prabowo disebut tidak layak terjadi dalam kehidupan prajurit dan kehidupan perwira TNI. Tindakan Prabowo juga disebut merugikan kehormatan Kopassus, TNI AD, ABRI, bangsa, dan negara.

Fachrul Razi: Saya Tahu Tabiat Prabowo, Kurang Pantas Jadi Presiden #IndonesiaTa
Mirror 1: Fachrul Razi: Saya Tahu Tabiat Prabowo, Kurang Pantas Jadi Presiden #IndonesiaTa
Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
User avatar
Bigman
Posts: 3186
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm
Contact:

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by Bigman »

keeamad wrote:Ditambah "Barisan" pendukung Prabowo seperti FPI, Hercules dllnya,
APA MASIH MAU PILIH PRABOWO JADI PRESIDEN .... ???
Banyak lagee bro.... :lol:
wrote:Jakarta - Ratusan orang dari Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) memberikan dukungan penuh pada pasangan capres cawapres Prabowo-Hatta. Saat memberikan dukungan itu, mereka menyebar sapu lidi yang dililit kertas merah putih.

Puluhan kayu, tongkat dan sapu lidi yang dililit kertas merah putih itu disebar di rumah Polonia, Jakarta Timur, Sabtu (7/6/2014). Belum diketahui maksud penyebaran sapu lidi tersebut. Namun bisa diyakini, penyebaran itu untuk

Dalam deklarasinya, salah seorang juru bicara Forkabi berteriak akan memberikan arahan pada keluarganya untuk mencoblos Prabowo-Hatta." Kita harus suruh keluarga kita mencoblos nomor 1," kata dia.

Alasan Forkabi mendukung Prabowo-Hatta yakni karakter pasangan itu tegas seperti karakter anak Betawi.

FPI, FBR, Kelompok Hercules, Pemuda Pancasila, FORKABI... mantap pada gabung semua jokowi mana nih kelompok premannya???

Sumber-> http://news.detik.com/pemilu2014/read/2 ... ah-polonia
Sumber-> http://www.kaskus.co.id/thread/5392dcf3 ... -polonia/1
ptcdr
Posts: 335
Joined: Fri Mar 12, 2010 1:27 pm

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by ptcdr »

Prabowo, Pintu Lain Rothschild Kuasai Tambang di Indonesia

http://politik.kompasiana.com/2014/03/3 ... 45507.html

Siapa sangka, di belakang tokoh yang gembar-gembor mengusung ekonomi kerakyatan bernama Prabowo Subianto, calon presiden RI dari Partai Gerindra (apabila kuota Presidential Threshold memenuhi), ada kepentingan keluarga Rothschild untuk tujuan penguasan tambang-tambang di Indonesia.

Bagaimana bisa? Bukankah Rothschild selalu mengedepankan kebebasan pasar, investasi asing dan pemangkasan kekuasaan negara atas capital?

Ketika saya ke melancong ke Bali akhir tahun 2013, seorang teman dari Amerika Serikat, beliau bekerja bersama George Friedman dalam lembaga bernama Strategic Forecast atau yang lebih dikenal sebagai Stratfor.

Beliau katakan, para global bankers (termasuk Rothschild) menerapkan pola kebebasan pasar untuk menaklukkan negara-negara Barat. Alasannya, karena Barat adalah tempat mereka berasal, para global bankers itu, sehingga siapapun yang menduduki kekuasaan jangan sampai menghalangi kompetisi para pemilik modal.

Perlakuan berbeda diterapkan pada negara-negara Timur, khususnya yang pernah dekat dengan ideologi Kiri atau Komunisme. Mereka, para global bankers itu belajar pada kasus Rusia. Barat berhasil mendemokratisasi Uni Soviet, memecah belah negara-negara di dalamnya, tetapi mereka tidak mampu memenangkan sepenuhnya kompetisi di kawasan eks-Uni Soviet.

Kenapa?

Karena dengan mendemokratisasi dan memberikan kebebasan pasar, maka kekuatan modal pribumi juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkompetisi dan berkongsi dagang, sehingga pada akhirnya penguasaan penuh tidak dapat dilakukan.

Di sisi lain, pada negara-negara eks-komunis atau yang terpengaruh pada ideologi kiri seperti Indonesia, terdapat karakter yang mendorong wacana nasionalisasi atau wacana yang menolak produk-produk asing. Khususnya ketika senjang ekonomi masyarakat sudah semakin jauh.

Kapitalis Barat juga belajar dari beberapa negara Amerika Latin yang berhasil menasionalisasi sejumlah aset-aset Barat yang berarti kerugian maha besar bagi para Global Bankers.

Belajar dari kasus Uni Soviet dan Amerika Latin, para global bankers melihat perlunya dilakukan adaptasi terhadap pola untuk penguasaan negara-negara berkarakter kiri tersebut. Solusinya adalah, perlunya mengunci industri pada kekuasaan negara dan investasi asing dibuka secara selektif.

Apa artinya ini?

Sebuah pasar yang eksklusif. Hanya investor yang menjadi “Sahabat atau Strategic Partnership” kekuasaan negara saja yang bisa melakukan investasi. Pola ini berhasil diterapkan para Global Bankers di China. Dengan sistem investasi selektif seperti China, tidak semua investor bisa investasi di China, sehingga hanya beberapa saja yang bisa mengolah pasar China atau memproduksi disana dengan murah lalu menjualnya ke seluruh dunia dengan selisih / laba yang lebih besar.

Menurut rekan Stratfor tersebut, pola yang sama menjadi salah satu opsi bagi para Global Bankers untuk Indonesia. Alasannya jelas, Indonesia memiliki sumber daya melimpah, batubara, CPO, emas, tembaga, timah, minyak, gas bumi dan sebagainya.

Membiarkan Indonesia terbuka secara pasar terlalu luas tidak menguntungkan. Mereka, para Global Bankers itu, lebih menyukai jika Indonesia tidak terbuka pasarnya dan dikuasai negara, sehingga hanya segelintir investor Strategis (Strategic Partnership) yang menjalin hubungan erat dengan kekuasaan Indonesia saja yang diizinkan mengolah sumber daya.

Dalam pola ini, ujar rekan Stratfor tersebut, akan bermunculan tokoh-tokoh yang menjual isu “Nasionalisme” namun sebenarnya mereka ini tidak lain hanya boneka asing untuk penguasaan aset secara eksklusif.

Dan itulah mengapa Rothschild mendukung Prabowo sebagai salah satu opsi. Untuk tujuan penguasaan tambang secara eksklusif di Indonesia.

Hubungan Prabowo Subianto dengan keluarga Rothschild dilakukan melalui Hashim Djojohadikusumo (adik kandung Prabowo) yang memang menjadi pendana utama gerakan Prabowo melalui Gerindra, Tidar dan sebagainya.

Hashim Djojohadikusumo merupakan pendiri Arsari Group yang berkantor pusat di Mid Plaza (Intercontinnental Hotel). Semua keuangan bisnisnya Hashim, pendanaan Gerindra, Prabowo dan lainnya diatur dari salah satu lantai tertutup di gedung tersebut.
Hashim dulu menjadi pemilik tambang batubara Adaro Indonesia sebelum diambil alih dengan skema keuangan licik oleh Edwin Suryajaya melalui bonekanya Sandiaga Uno, pemilik Saratoga Group. Sandiaga Uno bekerja sama dengan Bank Mandiri dipimpin Agus Martowardoyo dan Deutsche Bank untuk merebut paksa saham Adaro Indonesia dengan skema Hostile Takeover (pengambilalihan paksa).
Kehilangan Adaro Indonesia yang merupakan salah satu tambang tunggal batubara terbesar di Indonesia, membuat Hashim lebih banyak main minyak di luar negeri. Salah satunya Nation’s Energy yang memiliki ladang minyak di negara-negara bekas Uni Soviet seperti Kazakhztan dan sebagainya.
Di Rusia, Hashim cukup dekat dengan kelompok penguasa tambang Rusia seperti bangsawan Rusia Oleg Deripaska dan Reuben Brothers (investor Yahudi global asal London). Oleg Deripaska dan Reuben Brothers bersama Nat Rothschild dan Peter Mandelson (politikus Rusia) berinvestasi bersama di United Company Rusia Aluminium (Rusal).
Melalui pertemanannya dengan Reuben Brothers dan Oleg Deripaska, Hashim juga diperkenalkan dengan Robert Friedland, seorang Yahudi pemain tambang legendaris asal AS. Robert Friedland memiliki tambang emas dan tembaga raksasa di kawasan Mongolia dan menjual hasil tambangnya salah satunya ke Rusia, sehingga Robert Friedland juga dekat dengan Oleg Deripaska dan Reuben Brothers.
Robert Friedland kemudian memperkenalkan Hashim kepada Nat Rothschild untuk keperluan mengambil alih tambang batubara di Indonesia. Robert Friedland diminta bantuan oleh Nat Rothschild untuk mengumpulkan investor untuk membentuk konsorsium dalam rangka akuisisi tambang-tambang di Indonesia.
Pada September 2012, Hashim dipertemukan dengan Nat Rothschild oleh Robert Friedland di London. Nat Rothschild mempresentasikan konsepnya untuk penguasaan tambang di Indonesia. Nat Rothschild juga menyebutkan kalau kerjasama dengan Hashim ini akan menjadi kerjasama strategis jangka panjang, karena Prabowo Subianto, kakak Hashim sedang maju Pilpres 2014.
Seperti biasa, Rothschild selalu berbisnis apabila juga didukung kekuatan politik. Contoh, ketika membentuk British Petroleum (BP), Rothschild bekerja sama dengan kerajaan Inggris. Ketika Rothschild membentuk Royal Dutch Shell untuk menggali ladang minyak di Sumatera, Indonesia satu abad lalu, Rothschild menggandeng Kerajaan Belanda. Begitu pula ketika membentuk Rusal bersama Reuben Brothers, mereka menggandeng Oleg Deripaska dari barisan kebangsawanan Rusia.
Di Indonesia, Rothschild telah memiliki hubungan dengan Partai Demokrat dan Presiden SBY melalui Hillary Clinton. Pasangan Bill Clinton dan Hillary Clinton di AS didukung secara pendanaan oleh Lynn Forester de Rothschild, pemilik sekaligus Chairman di majalah The Economist.
Namun, mendukung Partai Demokrat saja tidak cukup, karena SBY banyak digoyang oleh kompetitor utamanya seperti Partai Golkar dan PDIP. Rothschild sempat merapat ke keluarga Bakrie untuk 2 alasan. Pertama, menjalin bisnis untuk menguasai tambang-tambangnya Bakrie. Kedua, menjalin hubungan politik mengingat Ical hendak maju sebagai Capres Golkar.
Sayangnya, rencana itu gagal dan dibatalkan juga karena 2 alasan. Pertama, Ical dinilai sulit menang karena banyak masalah mulai dari utang, Lapindo, pajak, konflik internal Golkar dan sebagainya. Kedua, perusahaan Bakrie dinilai Rothschild terlalu banyak bermain skema-skema keuangan berisiko tinggi, sehingga tidak aman.
Akan tetapi, keluarga Rothschild tetap menginginkan tambang-tambang yang dikuasai Bakrie Group, khususnya PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Berau Coal Tbk (BRAU) dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Namun pengambilalihan tidak dapat dilakukan dengan kerjasama strategis karena alasan di atas. Maka harus dicari jalan lain.
Dari dunia internasional, Rothschild mengangkat dosa-dosa keuangan Bakrie untuk menghantam saham-saham Bakrie agar bisa dibeli murah. Dari sisi nasional, Rothschild perlu dukungan dari kandidat yang potensial menang untuk nantinya menggoyang tambang-tambang, termasuk tambangnya Bakrie melalui penataan ulang regulasi pertambangan. Rothschild perlu ‘boneka politik’ yang bisa menang dan mampu menggoyang regulasi tambang.
Prabowo sebagai tokoh yang gembar-gembor isu nasionalisme menjadi sasaran empuk bagi Rothschild. Dengan isu nasionalisme, tentu akan mudah menggoyang regulasi tambang sehingga Rothschild bisa merebut tambang-tambang itu lewat kapal-kapalnya yang lain nantinya.
Sebagai informasi, Rothschild sebetulnya sudah memiliki kaki di Indonesia sejak lama. Bahkan sebelum negara ini berdiri. Pada pemerintahan Orde Baru, hubungan dagang juga tidak dapat dibangun secara politik karena persoalan Suharto yang anti Yahudi.
Hubungan Rothschild dengan tanah Nusantara sebetulnya sudah berlangsung lebih dari 100 tahun. Demam bisnis minyak pada paruh kedua abad 19 (tahun 1.800-an) dipicu oleh kesuksesan Standard Oil milik John D Rockefeller yang didirikan tahun 1870 di Amerika Serikat. Kesuksesan Rockefeller mendorong Rothschild ikutan mengincar bisnis minyak.
Baku Oil di Rusia adalah bisnis minyak Rothschild yang pertama. Kemudian pada tahun 1885, Royal Dutch milik kerajaan Belanda menemukan minyak di Sumatera, Hindia Belanda. Sayangnya, Belanda sebagai penjajah berkarakter Agraris kurang menguasai bisnis minyak. Rothschild yang melihat “peluang” itu lantas mengakuisisi perusahaan jual beli kerang dan jasa angkut laut bernama Shell Transport and Trading Company (didirikan tahun 1833) milik Samuel Marcus. Shell yang semula perusahaan jual beli kerang dan jasa angkut laut, kemudian disulap menjadi perusahaan minyak
Melalui jaringan kuat Rothschild di kerajaan-kerajaan Eropa, termasuk Belanda, kemudian terbentuklah Royal Dutch Shell, kongsi bisnis minyak Rothschild dengan pemerintah Belanda untuk mengeruk minyak Sumatera.
Royal Dutch Shell juga menjadi perusahaan minyak pertama yang memiliki kapal angkut minyak untuk melalui Terusan Suez. Terusan Suez adalah kanal yang dibangun oleh dana Rothschild untuk mengangkut minyak dari Baku Oil di Rusia, juga milik Rothschild.
Tanpa Terusan Suez, biaya angkut minyak Rothschild dari Rusia ke Eropa jauh lebih mahal karena harus memutar Afrika. Besarnya biaya angkut Rothschild sebelum adanya Terusan Suez membuat bisnis minyak Rothschild kalah dari Rockefeller. Dengan adanya Terusan Suez, biaya angkut minyak Rothschild dari Baku Oil di Rusia dan Shell di Sumatera menjadi jauh lebih murah. Kombinasi Baku Oil di Rusia - Shell di Sumatera dan Terusan Suez menjadikan Rothschild sejajar dengan Rockefeller di bisnis minyak.
Tak hanya itu, Rothschild juga ikut serta dalam pembentukan British Petroleum, kongsi bisnis minyak antara Rothschild dengan pemerintah Inggris. Jadi jangan heran kalau Rothschild bisa begitu berkuasa di dunia modern ini, beliau termasuk di antara sedikit orang yang mengendalikan bisnis minyak dunia.
Pada sektor tambang, Rothschild juga tercatat sebagai pemilik Rio Tinto yang dibelinya pada tahun 1880. Rio Tinto merupakan raksasa tambang, termasuk yang mengendalikan bisnis batubara Australia bersama BHP Biliton yang juga dikendalikan oleh Rothschild.
Lantas apa hubungannya dengan Indonesia masa kini?
Sangat jelas. Rothschild melalui kepemilikannya di British Petroleum, Rio Tinto dan BHP Biliton sempat menguasai aset-aset batubara nasional, terutama sebelum memasuki era milenium. Tambang batubara Kaltim Prima Coal (KPC) sebelum diambil alih grup Bakrie dimiliki oleh British Petroleum dan Rio Tinto, masing-masing memiliki 50% saham, sedangkan tambang Arutmin Indonesia juga dimiliki oleh BHP Biliton dan Yayasan Ekakarsa Yasakarya, sebelum dibeli oleh grup Bakrie.
Ketika masa konsesi KPC di bawah Rio Tinto dan British Petroleum serta konsesi Arutmin di bawah BHP Biliton habis, grup Bakrie melalui Bumi Resources mengambil alih tambang tersebut dari tangan asing, lebih tepatnya Rothschild. Akuisisi grup Bakrie terhadap 2 perusahaan tambang ini tuntas pada tahun 2004.
Hengkang dari batubara di Indonesia tak membuat Rothschild urungkan niat untuk kembali ke Indonesia. Apalagi, bisnis batubaranya di Rio Tinto dan BHP Biliton tengah terancam. Krisis pasar modal global 2008 yang disebabkan oleh kekacauan kredit rumah berisiko tinggi (Subprime Mortgage), menghantam ekonomi barat.
Negara-negara Barat tak lagi mampu memborong habis batubara yg dijual BHP Biliton dan Rio Tinto milik Rothschild. Rothschild sempat wacanakan merger Rio Tinto dan BHP Biliton untuk mengatasi krisis keuangan, tapi batal. Rothschild melihat, BHP Biliton dan Rio Tinto yang tambangnya ada di Australia, memerlukan pembeli batubara di Asia. Pembeli batubara Rio Tinto dan BHP Biliton yang semua negara-negara Barat mengalami penurunan daya beli akibat krisis 2008.
China, India, Jepang yang menjadi pembeli batubara besar di kawasan Asia menjadi sasaran perubahan target pasar Rio Tinto dan BHP Biliton. Sayangnya, China, India dan Jepang tak mau beli batubara Rio Tinto dan BHP Biliton yang ada di Australia. Akan ada pembengkakan ongkos angkut jika China, Jepang dan India membeli dari Australia (Rio Tinto dan BHP Biliton). Rio Tinto dan BHP Biliton milik Rothschild pun tak mampu menekan harga menghadapi harga pembelian batubara di Asia. Sementara China, India dan Jepang sudah nyaman membeli batubara dari Indonesia.
Tahukah kamu, 25% batubara Jepang dibeli dari Bumi Resources milik Bakrie?
Jadi kalau Bumi Resources bangkrut, seperempat Jepang mati lampu. Harga jual batubara Indonesia ke India, China dan Jepang juga lebih murah karena ongkos kirim lebih rendah. Batubara Rothschild, Rio Tinto dan BHP Biliton tak mampu menyaingi harga jual batubara Indonesia ke China, Jepang dan India. Rothschild akhirnya putuskan harus menguasai tambang batubara di Indonesia secara langsung. Agar batubara Rio Tinto dan BHP Biliton dapat dipasok dan dijual melalui tambang di Indonesia. Selain itu, kartel harga tentunya.
Rothschild lalu membentuk Vallar Plc untuk investasi (baca : rebut tambang2 strategis) di Indonesia. Selain Vallar Plc, Nat Rothschild juga membentuk Vallares Plc untuk mengambil migas-migas Indonesia. Vallar dan Vallares. Sepasang kekasih karya Nat Rothschild untuk menguasai tambang di Indonesia.
Gagal berkongsi dengan Bakrie yang dinilai kurang berpotensi menang dan bisnisnya dijalankan dengan risiko tinggi, Rothschild pilih jalan lain, menggandeng Hashim Djojohadikusumo untuk agenda penguasaan tambang di Indonesia.
Melalui perkenalan yang diperantarai Robert Friedland, orang yang ditunjuk Rothschild menjadi pemimpin konsorsium tersebut, Nat Rothschild pun menawarkan kerjasama bisnis dan politik tersebut kepada Hashim. Pada Oktober 2012 (satu bulan setelah presentasi Rothschild kepada Hashim di London), Hashim memberikan persetujuan atas proposal tersebut.
Dimulailah kongsi Rothschild sebagai perwakilan Global Bankers / Investor dengan Hashim Djojohadikusumo sebagai perwakilan bisnis sekaligus mewakili kakaknya Prabowo Subianto untuk agenda penguasaan tambang-tambang di Indonesia.
Mari kita simak pernyataan Hashim sebelum dan sesudah bergabung dengan Nat Rothschild, di bawah ini :
Image

Image
Kompas, Kontan dan Okezone : 19 Februari 2013 (setelah Hashim bergabung dengan Rothschild)

Kita bisa lihat sendiri bagaimana loyalitas beliau, Hashim Djojohadikusumo terhadap bangsa ini. Sebelumnya bangga mengucapkan “Saya Cinta Bangsa Saya”, kemudian berubah total dan siap melakukan segala cara untuk menghadang kompetitornya di Indonesia demi mengawal Nat Rothschild.
Saya tidak kobarkan ini untuk mendukung Bakrie dan Bumi Resourcesnya. Saya jelas dan tegas menolak Ical Bakrie apabila ia tidak lunasi sisa Rp 1 triliun dari kewajiban Rp 9 triliun kepada warga Sidoarjo terkait Lapindo.
Justru saya sangat kecewa, mengapa para pengusaha nasional bisa diadu domba dan dibeli seperti yang Hashim sudah terjual oleh Rothschild sang Yahudi Global.
Lebih buruk lagi, Hashim siap pasang badan dan bela mati-matian kepentingan Rothschild kuasai tambang Indonesia. Bukankah akan lebih baik jika Hashim, Bakrie, Jusuf Kalla, Chairul Tanjung dan semua pengusaha lainnya bersatu untuk merebut aset-aset Indonesia yang dikuasai asing?
Tapi faktanya malah berbeda. Bakrie sibuk plesiran dan lupa lunasi Lapindo, Jusuf Kalla sibuk kolusi bisnis pribadi ke proyek pemerintah, Hashim sibuk dagang bersama Yahudi untuk kuasai tambang Indonesia.
Siapa yang untung dari semua ini? Tentu saja, kelompok Global Bankers, para Yahudi Global, The Rothschild dan rekan-rekan Zionis lainnya.
So, Prabowo Subianto masih mengaku memperjuangkan kepentingan bangsa?
Bangsa mana? Bangsa Indonesia atau bangsa Israel?

Prabowo, Pintu Lain Rothschild Kuasai Tambang di Indonesia #IndonesiaTanpaPRAHAR
Mirror 1: Prabowo, Pintu Lain Rothschild Kuasai Tambang di Indonesia #IndonesiaTanpaPRAHAR
Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
ptcdr
Posts: 335
Joined: Fri Mar 12, 2010 1:27 pm

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by ptcdr »

Pengakuan Hashim Djojohadikusumo Dukung Rothschild Singkirkan Bakrie di Bumi

Wahyu Daniel - detikfinance
Selasa, 19/02/2013 13:46 WIB


http://finance.detik.com/read/2013/02/1 ... ie-di-bumi

Jakarta -Kisah perseteruan antara Nat Rothschild dan Group Bakrie di Bumi Plc terus menguak. Kabar terkini, ternyata adik kandung Prabowo Subianto yaitu pengusaha Hashim Djojohadikusumo mengaku menjadi sekutu Rothschild. Aroma politik pun mulai santer.

Dikutip dari Financial Times, Selasa (19/2/2013), Hashim mengaku pertama kali bertemu dengan Nat di restoran Belvedere yang berada di Holland Park, London pada September 2012. Pertemuan keduanya 'dicomblangi' dari teman Hashim yaitu Robert Friedland seorang konglomerat tambang AS yang mendukung Nat untuk mengambil alih Bumi.

Sebulan kemudian, Hashim setuju untuk maju bersama Nat mengambil alih kontrol di Bumi Plc, yang berdiri 2010 saat Group Bakrie dan Nat bekerjasama untuk membuat perusahaan tersebut.

Kemelut Nat dan Bakrie bermulai saat harga saham Bumi Plc jatuh karena dugaan tata kelola perusahaan dan pengelolaan keuangan yang buruk. Perseteruan di Bumi Plc ini menjadi salah satu pertarungan terkotor yang pernah ada di London.
Pertarungan keduanya membuat reputasi London rusak sebagai salah satu sumber pencarian dana para perusahaan-perusahaan di negara berkembang.

"Dia (Nat) sangat marah karena merasa diperlakukan dengan buruk, dan mengajak saya. Investasi Nat di Bumi sangat penting dan emosional. Tapi untuk saya, saya hanya bersenang-senang saja, dan saya harap bisa mendapatkan uang dari situ," ujar Hashim kepada Financial Times.

Pada 21 Februari 2013 nanti, Nat akan melakukan RUPS Luar Biasa untuk menggeser 12 dari 14 direktur di Bumi Plc. Jika Nat sukses, maka Hashim akan dijadikan direktur non eksekutif di Bumi dan juga posisi chairman Berau Coal.

Namun rencana Nat ini mulai terganggu oleh langkah Rosan Roeslani yang menjual 10% sahamnya di Bumi Plc kepada investor baru, dan bahkan salah satunya adalah Hary Tanoesoedibjo.

Masuknya Hashim mendukung Nat makin membuat perseteruan di Bumi Plc makin panas, untuk memperebutkan aset tambang batubara milik PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Aroma politik mulai tercium, karena Aburizal Bakrie dan Prabowo Subianto bakal bertarung dalam kampanye presiden di 2014.

Hashim yang saat ini berumur 58 tahun memang dikenal sebagai pengusaha minyak dan gas di Azerbaijan, Kazakhstan, dan AS. Hashim juga berencana menanamkan investasi ratusan juta dolar di Bumi Plc, apabila rencana Nat berhasil.

Dikatakan Hashim, dirinya percaya perombakan direksi Bumi Plc bakal membuat kinerja perusahaan membaik. Meskipun hanya 'aktor pendukung', Hashim percaya berbagai koneksi yang dia punya di Indonesia bisa membantu Nat.

"Kakak saya (Prabowo) menguasai lahan luas di sebelah Berau Coal. Jika ingin mengembangkan usaha, maka Berau harus meminta izin kakak saya dulu. Jika manajemen Bumi dan teman-temannya ingin membuat masalah ini makin rumit untuk Nat, kami juga bisa melakukan hal yang sama," tegas Hashim.

Jakarta #IndonesiaTanpaPRAHARA
Mirror 1: Jakarta #IndonesiaTanpaPRAHARA
Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
ptcdr
Posts: 335
Joined: Fri Mar 12, 2010 1:27 pm

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by ptcdr »

Prabowo: Saya Hanya Wayang

Selasa, 31/03/2009 13:50 WIB

http://news.detik.com/read/2009/03/31/1 ... nya-wayang

Jakarta - Terjawab sudah teka-teki peran Hashim Djojohadikusumo dalam Partai Gerindra yang selama ini menjadi pertanyaan. Pengusaha bidang energi dan kehutanan yang berdomisili di London, Inggris, adalah dalang dan Prabowo Subijanto hanya wayangnya.

Hal ini diakui langsung Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subijanto saat memperkenalkan Sang Adik dalam kampanye rapat umum di Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (31/3/2009).

"Dia (Hashim) adalah otak di belakang Gerindra. Saya hanyalah wayang untuk mengabdi kepada saudara-saudara!" seru Prabowo.

Sementara Hashim yang diperkenalkan hanya tersenyum sambil melambaikan tangan. Pria berkulit putih yang pernah terjerat kasus penyelundupan arca Kraton Solo tersebut memang terkenal irit bicara.

"Ini bukan KKN lho!" tambah Prabowo tentang dukungan Hashim terhadap sepakterjangnya dalam Pemilu 2009.

Jakarta #IndonesiaTanpaPRAHARA
Mirror 1: Jakarta #IndonesiaTanpaPRAHARA
Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia static
Patah Salero
Posts: 2703
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by Patah Salero »

angky wrote:Dari ane satu pendapat pendek dahulu, Beliau terlalu temperamen dan AMBISIUS aka MEGALOMANIA.
mana yang lebih abang sukai, dipimpin mantan tentara yang ambisius dan GAK BISA BACA QURAN, atau dipimpin pengurus mesjid ( baca : Jusuf Kalla )


disisi lain, si Prabowo kan ngakunya cuma ngilangin 9 orang, dan katanya udah dikembalikan.

kalau jenderal-jendral itu emang bener-bener bersih, kenapa yang 13 lainnya engga dicari juga. Yang ngilangin mereka kan paling tentara-tentara juga.

Berarti ada biang kerok selain Prabowo yang sengaja dilindungi.
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

Patah Salero wrote: mana yang lebih abang sukai, dipimpin mantan tentara yang ambisius dan GAK BISA BACA QURAN, atau dipimpin pengurus mesjid ( baca : Jusuf Kalla )


disisi lain, si Prabowo kan ngakunya cuma ngilangin 9 orang, dan katanya udah dikembalikan.

kalau jenderal-jendral itu emang bener-bener bersih, kenapa yang 13 lainnya engga dicari juga. Yang ngilangin mereka kan paling tentara-tentara juga.

Berarti ada biang kerok selain Prabowo yang sengaja dilindungi.
Emangnya elo gak tau apa alasan para kapir milih jokowi???? Jusuf kalla sebagai wapres apa masalahnya, emang apa yang dia lakukan kalo dia jadi wapres coba hah???? Wong almisbat sampe pernah ngancam jusuf kalla supaya gak macam2 sama jokowi. Kok elo dengan "pintarnya" ngomong dipimpin oleh si JK. Mang yang jadi presiden siapa hah???
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

buncis hitam wrote: Emangnya elo gak tau apa alasan para kapir milih jokowi???? Jusuf kalla sebagai wapres apa masalahnya, emang apa yang dia lakukan kalo dia jadi wapres coba hah???? Wong almisbat sampe pernah ngancam jusuf kalla supaya gak macam2 sama jokowi. Kok elo dengan "pintarnya" ngomong dipimpin oleh si JK. Mang yang jadi presiden siapa hah???
Salero2, kok bisa ya elo lupa kalo yang jadi presiden itu jokowi bukan JK??? hahahaha.
Patah Salero
Posts: 2703
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by Patah Salero »

buncis hitam wrote:Salero2, kok bisa ya elo lupa kalo yang jadi presiden itu jokowi bukan JK??? hahahaha.
Ya, jelaslah...JK will become THE REAL PRESIDENT.

Wong SBY yang jendral aja gak sanggup ngontrol JK, Apalagi si klemer-klemer jokowi.
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

Patah Salero wrote: Ya, jelaslah...JK will become THE REAL PRESIDENT.

Wong SBY yang jendral aja gak sanggup ngontrol JK, Apalagi si klemer-klemer jokowi.
Hahahaha, ngayal dot com elo. Ya udah silakan deh ngayal sesuka elo, sebagai hiburan aja soalnya. hahahaha.
scheherazade
Posts: 508
Joined: Sat Feb 02, 2013 1:19 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by scheherazade »

Kenapa muslim Indonesia selalu tidak bisa membedakan 'tegas' dengan 'keras' ya..?
Jokowi tidak keras, tapi beliau tegas. Prabowo sangat keras, dikit-dikit lempar handphone, tapi beliau sama sekali enggak tegas.
Herannya muslim Indonesia selalu mengatakan 'tegas' harus 'keras', kalo enggak teriak-teriak, enggak lempar handphone, enggak pernah masuk militer, berarti enggak 'tegas'...
Patah Salero
Posts: 2703
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by Patah Salero »

Patah Salero wrote: Ya, jelaslah...JK will become THE REAL PRESIDENT.

Wong SBY yang jendral aja gak sanggup ngontrol JK, Apalagi si klemer-klemer jokowi.
buncis hitam wrote:Hahahaha, ngayal dot com elo. Ya udah silakan deh ngayal sesuka elo, sebagai hiburan aja soalnya. hahahaha.
Ngayal gimana ??

Gw kasih satu fakta buat loe. Visi misi langsung berubah, kan sesudah JK masuk. Yang bikin malu, visi misi itu udah sampe ke meja KPU pula.

Makin yakin gw, kalo nomer dua yang menang, jokowi cuma jadi ban serep.
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

Patah Salero wrote: Ngayal gimana ??

Gw kasih satu fakta buat loe. Visi misi langsung berubah, kan sesudah JK masuk. Yang bikin malu, visi misi itu udah sampe ke meja KPU pula.

Makin yakin gw, kalo nomer dua yang menang, jokowi cuma jadi ban serep.
Ya ya ya kalo misalkan tiba2 sampe di KPU-nya komposisinya berubah jadi JK4P-JKW4WP gw percaya deh. Elo udik banget sih kayak kagak pernah kerja kelompok aje, denger visi dan misinya berubah aja kaget dan heran. Kita butuh orang laen itu bisa jadi keuntungan karena bisa menambah apa yang kurang dan memperbaiki apa yang salah. Kan begitu pula tugasnya wakil. Ngapain heran kalo tiba2 visi dan misinya berubah, itu berarti jokowi melihat bahwa ada gagasan dari JK yang mendukung pemikiran jokowi, makanya bisa saja berubah. Lagian apa sih yang berubah??? Berubah dari 42 menjadi 12 halaman kan, dan kapan emangnya terjadi perubahannya coba hah??? Saat 42 halaman sudah jadi JKW4P-JK4WP begitu juga saat berubah tetep JKW4P-JK4WP, elo yakin hanya dari situ aja komposisi bakalan berubah sama sekali??? Heran gw kenapa visi dan misi ikut merubah komposisi presiden dan wapres?? Kecuali kalo misalkan tiba2 jokowi misinya ialah menjadi presiden yang senantiasa melayani, menjadi wapres yang senantiasa melayani presiden, nah itu baru gw percaya pasti jokowi bakalan jadi wapres. Cuma berubah visi dan misi aja gak akan berpengaruh pada komposisi kepresidenan. Lagian jika berubah nanti, "batu2" yang akan berbicara. Elo gak tau siapa dan berapa banyak yang mendukung jokowi jadi presiden ya hah??? Makanya gw bilang elo itu ngayal doang, elo punya analisa gak cukup kuat untuk menyatakan bahwa komposisi kepresidenan bakalan berubah.
Patah Salero
Posts: 2703
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by Patah Salero »

@atas

Gw gak bilang bahwa komposisi kepresidenan bakalan berubah. Tapi, Jokowi sebagai Presiden akan tunduk dibawah kendali dan pengaruh jusuf kalla. Jusuf Kalla kelasnya jelas jauh lebih tinggi dari pada ahok. Lebih "cerdik". Makanya, seandainya ia yang jadi wapres, Kalla akan lebih dominan dari jokowi.

Kalau loe mau tahu yang berubah dari visi misi, coba cek soal posisi kepolisian. Apa ia Jokowi masih ngotot meletakkan kepolisian dibawah kementrian ??
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

Patah Salero wrote:@atas

Gw gak bilang bahwa komposisi kepresidenan bakalan berubah. Tapi, Jokowi sebagai Presiden akan tunduk dibawah kendali dan pengaruh jusuf kalla. Jusuf Kalla kelasnya jelas jauh lebih tinggi dari pada ahok. Lebih "cerdik". Makanya, seandainya ia yang jadi wapres, Kalla akan lebih dominan dari jokowi.

Kalau loe mau tahu yang berubah dari visi misi, coba cek soal posisi kepolisian. Apa ia Jokowi masih ngotot meletakkan kepolisian dibawah kementrian ??
ya terserah elo mau ngomong seperti apa, namun gw tidak melihat bahwa hal yang elo sebutkan tersebut akan berpengaruh terhadap kepempininan jokowi nanti. Gw tidak melihat bahwa hal tsb akan sedikit pun menyentuh tujuan an dasar pemikiran jokowi menjadi presiden. Kalo gw pikir itu hanyalah masalah metode atau program teknis saja. Jadi mau metode atau program teknisnya seperti apapun kalo itu berhasil mencapai tujuan apa masalahnya ya kan. Jadi sori masih meleset analisa elo, PS. Tidak bisa sampe pada pemikiran bahwa itu akan mengubah kepemimpinan jokowi nanti. Lagian dugaan gw selama ini selalu tepat kok, dulu gw merasa jokowi bakalan jadi capres di 2014, namun gw masih saja belum bisa menerima hal tsb meskipun itu dari diri gw sendiri karena gw gak akan habis pikir bagaimana jadinya nanti jabatan gubernur yang dia pegang saat itu. Namun ternyata dugaan tsb terjadi. Nah sekarang gw menduga bahwa jokowi tsb tidak akan bisa dikendalikan oleh siapapun. Jangan pernah liat dari tampangnya yang keliatannya ****. Gw sering melihat orang keliatannya **** jadi sukses ampe sekarang. Apalagi sekarang, gw tidak bisa menilai dari hal tsb, dan gw sudah menduga bahwa dia akan menjadi presiden yang tidak akan bisa dikendalikan oleh siapapun. Jadi elo gak bisa meremehkan jokowi sama sekali. Jokowi ini adalah orang yang paling berbahaya menurut gw hanya dengan melihat penampilan dan sedikit sejarahnya dia saja, dan bagi gw kalo dia punya rencana jahat dialah yang akan sama dengan soeharto. Itu menurut gw.
User avatar
kokokbeluk
Posts: 2541
Joined: Tue Apr 26, 2011 12:43 am
Location: Bukan TUHAN yang ngomong ame muhammad saw di gua hira! TAPI hantu!

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by kokokbeluk »

Sultan dan Jokowi Bicara Empat Mata di Kamar 79

Image
Jokowi dan Jusuf Kalla berfoto bersama Sultah Hamengkubuwono X di Keraton Ngayogyakarta.

Ketika calon presiden Joko Widodo bertemu empat mata dengan Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X di kediaman Sultan di Keraton Kilen, Senin, 2 Juni 2014, calon wakil presiden Jusuf Kalla tidak dilibatkan.
Kalla (cuman) memanfaatkan waktu itu dengan berfoto bersama anak Gusti Kanjeng Ratu Bendara, putri bungsu Sultan.
Kalla berfoto dengan cucu perempuan Sultan yang bernama Nisaka Irdina Yudonegoro. Cucu Sultan itu baru lahir beberapa bulan lalu.
Segenap keluarga Sultan menyambut rombongan pasangan Jokowi-Kalla. Namun hanya Sultan dan Jokowi yang masuk ke ruang tamu berukuran kecil yang berada di samping ruangan besar tempat rombongan duduk. (Baca juga: Sebelum Temui Sultan Jokowi Ke Pasar Beringharjo)
Pengurus DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Aria Bima membenarkan, pertemuan itu tertutup dan hanya melibatkan empat mata, yakni Sultan dan Jokowi. Kalla tidak dilibatkan dalam pertemuan tersebut. "Ya, enggak tahu. Itu permintaan mereka berdua," kata Aria kepada Tempo di sela waktu menunggu kedua tokoh nasional tersebut.
==============================
Patah Salero wrote:Ya, jelaslah...JK will become THE REAL PRESIDENT.

Wong SBY yang jendral aja gak sanggup ngontrol JK, Apalagi si klemer-klemer jokowi.
Xixixiixxxx, JK si THE REAL PRESIDENT versi palero gak diajak masuk, cuman nongkrong diluar ampe kakinya kesemutan, xixixixxxxx.... Image
User avatar
buncis hitam
Posts: 948
Joined: Sun May 13, 2012 9:35 pm
Location: Yang jelas di tempat yang aman jauh dari para jihadis

Re: TOLAK PRABOWO Sebagai PRESIDEN

Post by buncis hitam »

PS wrote:Ya, jelaslah...JK will become THE REAL PRESIDENT.
PS wrote:@atas

Gw gak bilang bahwa komposisi kepresidenan bakalan berubah.
Gw kadang2 agak bingung dengan omongan muslim macam patah salero begini. Di satu waktu ngomong ape, di laen waktu ngomong ape??? Jika terjadi presiden dengan presiden, tetep aja komposisi kepresidenannya akan berubah. Lagipula bakalan sangat aneh jika presiden dengan presiden macam di negara kita ada 2 presiden aja. Gak tau deh maksudnya ngomong JK bakalan jadi presiden apaan??? Namun yang ngomongnya kayak gini tuh unik banget, persis banget seperti netter "bayo lubis" di forum MK. hahaha.
Locked