. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Yang santai dan rileks. Gosip juga boleh.

Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby embun » Sat Dec 04, 2010 2:10 pm

Warga Yahudi di Sulut Aman Dengan "Menorah"
sumber:Warga Yahudi di Sulut Aman Dengan "Menorah"
Image
Indonesia tidak memiliki hubungan dengan Israel namun di Sulawesi Utara masyarakat Yahudi bisa hidup dengan tentram dan damai.

Bahkan di kaki gunung Klabat di kabupaten Minahasa Utara berdiri simbol suci, Menorah yang merupakan menara tertinggi yahudi sedunia. Menara itu lebih tinggi dibanding yang ada di depan gedung dewan Knesset di Israel. Ikuti wawancara Inneke Lumentut dari Radio Montini, mitra Radio Nederland di Manado, Sulawesi Utara.

Simbol suci bagi warga yahudi itu tepatnya berada di kabupaten Minahasa Utara. Menara itu selain sebagai lambang suci agama yahudi juga memilki fungsi untuk menarik para wisatawan ke Sulawesi Utara.

Menara Menorah yang dibuat dengan ketinggian kurang lebih 19 meter tersebut dibuat dengan biaya sebesar 1,5 milyar rupiah. Bentuknya merupakan yang paling tinggi di dunia. Lebih tinggi dari Menorah yang ada di depan gedung dewan Knesset di Israel.

Ini merupakan suatu bentuk kebebasan beragama untuk komunitas yahudi yang berada di Sulawesi Utara, selain tentu juga ada sinagoga yang ada Tondano. Warga Sulawesi Utara sudah terbiasa dengan kerukunan beragama dan warga yahudi di Manado tidak segan-segan untuk menampakkan jati diri mereka.

Masyarakat yahudi di Sulawesi Utara tidak takut dengan ancaman-ancaman dari luar. Masalahnya Sulawesi Utara yang mayoritas beragama kristen, telah terbiasa dengan kerukunan beragama. Misalnya saja dalam perayaan hari besar islam yang menjaga keamanan adalah pemuda kristen dan sebaliknya.

Sampai saat ini tidak pernah terdengar gangguan dari manapun terhadap masyarakat yahudi dan tidak ada sikap antipati dari masyarakat. Masyarakat yahudi sangat terbuka. Mereka bahkan sangat terbuka kalau diulas oleh pers.
User avatar
embun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 743
Joined: Thu Nov 04, 2010 8:23 am
Location: diatas daun di pagi hari

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby truthneverchange » Sat Dec 04, 2010 3:56 pm

mungkin bentar lagi para penganut ajaran iblis (islam) akan cari gara2 sama mereka... udah ketauan dari isi kitab suci iblis (quran)-nya... yang BENCI BANGET sama orang2 Yahudi dan Nasrani (Kristen)... hihihi...
User avatar
truthneverchange
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1216
Joined: Fri Aug 10, 2007 1:37 pm
Location: lautan api [neraka] => http://www.youtube.com/watch?v=n-8MJ3Bivw8

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby I Want You » Sat Dec 04, 2010 4:42 pm

bentar lagi FPI , ngamuk2 bakal minta di bongkar ! :green:
User avatar
I Want You
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2391
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby embun » Sat Dec 04, 2010 7:52 pm

I Want You wrote:bentar lagi FPI , ngamuk2 bakal minta di bongkar ! :green:


Tenang bro ...FPI lagi sibuk urusan selangkangan doang sama Neng Miyabi...
jadi lupa kalo ada pemukiman Yahudi bertahun2 di Sulawesi Utara...
Pantes cewek Sulawesi Utara cakep2 pasti ada keturunan Yahudinya neh
hihihi....
User avatar
embun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 743
Joined: Thu Nov 04, 2010 8:23 am
Location: diatas daun di pagi hari

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby Sabilla » Sat Dec 04, 2010 8:34 pm

Komunitas Yahudi di Manado Belajar Berdoa Lewat Internet
Posted by GSJA HALLELUYA on Wednesday, November 24, 2010

Image

Jakarta - Manado - Kota Manado, Sulawesi Utara, yang punya komunitas Kristiani yang kuat, ternyata juga punya sekelompok kecil penganut Yahudi. Mereka adalah sisa dari sejarah kolonial Belanda, yang identitasnya terbelah antara menjadi Kristiani atau melestarikan agama kakek buyutnya.

Toar Palilingan (27) adalah seorang pemuda yang tampak biasa saja. Namun dia, keluarga dan kerabatnya sekitar 10 orang, mungkin adalah yang tersisa dari komunitas Yahudi di Indonesia. Tinggal di daerah komunitas Kristiani pun tidak mengurangi semangat mereka untuk beribadah sebagai umat Yahudi.

"Kami hanya mencoba untuk menjadi umat Yahudi yang baik," kata Toar Palilingan seperti dilansir New York Times, Selasa (22/11/2010).


Namun beribadah tentu bukan perkara mudah. Sebuah Sinagog di luar kota Manado adalah satu-satunya yang tersisa dari kolonialisme Belanda, yang kini masih mereka gunakan. Mencari bimbingan umat Yahudi di luar Indonesia pun malah dipandang curiga.

Toar dan kerabatnya pun belajar beribadah lewat internet. Kitab Taurat mereka download dari internet dan panduan ibadah mereka tonton di Youtube. Dengan bercanda, Toar yang memakai baju dan topi hitam khas Yahudi Orthodox ini, menyebut pemuka agama mereka adalah Rabbi Google.


Lantas bagaimana mereka bisa menjadi Yahudi di Indonesia? Saat dijumpai dalam jamuan Sabbath, kakek Toar, Leo van Beugen (70) pun berkisah silsilah keluarga mereka.

Pada masa kolonial Belanda, memang ada sejumlah keluarga Yahudi yang berimigrasi ke Indonesia sejak abad ke-19. Mereka berdagang atau menjadi penghubung antara pemerintah kolonial Belanda dan masyarakat setempat. Salah satunya adalah Elias van Beugen yang menjadi awal dari keluarga Palilingan.

Mereka banyak melakukan kawin campur dengan orang Indonesia dan beribadah sebagai orang Yahudi. Namun begitu Indonesia merdeka, mereka pindah agama menjadi Kristen atau Islam demi keamanan.

"Kita bilang ke anak-anak, jangan bercerita soal leluhur Yahudi. Jadi cucu-cucu kita tidak tahu," kata Leo yang kini memeluk Katolik.


Toar akhirnya tahu juga soal leluhurnya ini dari nenek buyutnya, lalu dikenalnya dengan keluarga Oral Bollegraf (50) yang keturunan keluarga Yahudi juga. Kakek Oral mewariskannya sebuah Sinagog untuk dikelola sekaligus menjadi rumah mereka.

"Kita tadinya tidak tahu kalau kita adalah Yahudi. Namun orang-orang sini tahu kalau keluarga kita dulu memang Yahudi," kata Oral. Toar menambahkan, dengan baju hitam putihnya, orang-orang malah menyangkanya orang Iran.

Namun warisan kebudayaan Yahudi di Manado tidak hanya Sinagog. Apalagi Kristen dan Yahudi memang ada persinggungan budaya. Ada juga tugu Menorah, tempat lilin bercabang 7, yang tegak setinggi sekitar 20 meter di atas bukit menghadap Manado. Menorah adalah perabot penting dalam peribadatan Yahudi.

Pemprov Sulawesi Utara membangun tugu ini sebagai obyek wisata baru di Manado dengan biaya sekitar Rp 1,3 miliar. Anggota DPRD Sulut Denny Wowiling mengatakan tugu Menorah ini diharapkan mampu menarik perhatian turis-turis asing.

"Biar mereka juga tahu, ada simbol suci Yahudi juga di luar negara mereka," kata Denny.


Denny pun menambahkan umat Islam dan Kristen mampu hidup saling berdampingan di Sulawesi Utara. Mereka hanya khawatir menjadi sasaran kelompok tertentu dari luar daerah.

Sumber : detik.com
http://www.gsjahalleluya.co.cc/2010/11/ ... lajar.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby Sabilla » Sat Dec 04, 2010 8:57 pm

The New York Times Lirik Komunitas Yahudi Sulut

Image

Perisai.net - EKSISTENSI Komunitas Yahudi Sulawasi Utara (KYSU) atau Jewish Community of North Sulawesi, ternyata mampu menarik perhatian salah satu surat kabar terbesar di Amerika Serikat, The New York Times. Bahkan untuk mengetahui keberadaan, tata cara ibadah dan suka duka Komunitas Yahudi Sulut, khususnya mereka yang beragama Yahudi dalam menjalankan keyakinan mereka, The New York Times mengutus tiga wartawannya untuk mewawancarai Rabbi Yaakov Baruch, Jumat (15/10) kemarin.

Bukan itu saja, tiga wartawan The New York Times yakni Norimitsu Onishi (Southeast Asia Bureau Chief The New York Times), Ed Wray (fotografer) dan Muktita Suhartono, (Contributed Reporting The New York Times di Indonesia), dengan senang hati mengikuti Shabbat Dinner di kediaman Rabbi Yaakov Baruch.


Sebelum Shabbat Dinner dimulai, Norimitsu langsung terlibat pembicaraan serius dengan Rabbi Yaakov didampingi Biro Humas KYSU, Irvan Grosman dan Oral Bollegraf. Mulai dari asal mula keluarga, sejak kapan memeluk agama Yahudi dilontarkan Norimitsu kepada Rabbi Yaakov dan Bollegraf. Norimitsu pun terlihat puas dengan jawaban-jawaban Rabbi Yaakov. Dari sekian pertanyaan yang dilontarkan, Norimitsu sedikit kaget bahwa ada juga anggota Komunitas Yahudi Indonesia di Sulut ternyata memeluk agama Kristen Protestan.

Dijelaskan Rabbi Yaakov kepada Norimitsu, perlu dipahami, eksistensi Komunitas Yahudi khususnya di Sulut, memang tidak bisa dilepaskan dari eksistensi Yudaisme atau Agama Yahudi.

“Tapi tidak semua anggota Komunitas Yahudi itu berkeyakinan agama Yahudi. Komunitas Yahudi bertujuan mempererat tali persaudaraan bahwa mereka adalah turunan Yahudi yang harus bersatu dan saling membantu satu dengan yang lain. Sedangkan Agama Yahudi adalah keyakinan iman dari sejumlah anggota komunitas. Dalam kegiatan Komunitas Yahudi, kita tidak membeda-bedakan keyakinan. Tapi saat ada kegiatan keagamaan Yahudi, atau kegiatan anggota komunitas yang beragama Kristen misalnya, kita saling menopang dan saling menghormati satu dengan yang lain,” tandas Rabi Yaakov.

Meski tidak semua anggota Komunitas Yahudi beragama Yahudi, dijelaskan Rabbi Yaakov dan Grosman, semua anggota sangat bangga dan mendukung eksistensi Synagoge Ohel Yaakov di Tondano sebagai tempat ibadah Agama Yahudi.

“Semua keluarga anggota Komunitas Yahudi di Sulut sudah pernah mengunjungi Synagoge Ohel Yaakov. Satu kebanggaan bagi kami, meski kami turunan Yahudi yang tidak lagi memeluk agama Yahudi namun memiliki Synagoge di Sulut. Eksistensi kami sebagai Komunitas Yahudi setidaknya mendapat pengakuan dari masyarakat sekitar bahkan dari pemerintah daerah,” tandas Grosman dan Bollegraf.


Sementara, saat prosesi Shabbat Dinner yang dipimpin Rabbi Yaakov, fotografer The New York Times, Ed Wray, sepertinya tidak mau kehilangan momen. Setiap gerakan, pembacaan doa dalam bahasa Ibrani, bahkan saat makan bersama untuk membuka Sabat, momen tersebut terus diabadikan Wray. Sementara Muktita, usai Shabbat Dinner, terlibat percakapan serius dengan Oral Bollegraf dan Irvan Grosman.

Sekadar diketahui, The New York Times adalah koran harian yang diterbitkan di New York dan didistribusikan secara internasional. Koran ini dimiliki oleh perusahaan The New York Times Company, yang juga menerbitkan 15 koran lainnya, antara lain International Herald Tribune dan Boston Globe. Koran ini dijuluki “Gray Lady” karena gaya dan penampilannya, dan dianggap sebagai koran yang bisa diandalkan sebagai sumber referensi resmi untuk kejadian-kejadian terkini. []

http://www.perisai.net/agama/the_new_yo ... hudi_sulut
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby Sabilla » Sat Dec 04, 2010 9:14 pm

Menara Tertinggi Yahudi Ada Di Indonesia

Image

Reformata.com – INDONESIA memang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Apalagi imej negeri Yahudi ini, di mata sebagian orang Indonesia, sangat buruk.

Kendati demikian tidak berarti orang Yahudi tidak dapat hidup tenteram di Indonesia. Buktinya di beberapa daerah Indonesia umat Yahudi dapat hidup berdampingan, bahkan mendirikan sinagoge (tempat ibadah Yahudi) di tempat itu.
Salah satunya ada di kaki Gunung Klabat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Di sana berdiri simbol suci umat Yahudi, Menorah yang merupakan menara tertinggi Yahudi sedunia. Seperti dirilis Ranesi beberapa waktu lalu, Menara itu dikabarkan lebih tinggi dibanding yang ada di depan gedung Dewan Knesset di Israel sendiri.


Berdirinya menara setinggi 19 meter yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 1,5 miliar itu setidaknya menjadi tanda bagi kebebasan beragama di Indonesia, termasuk untuk komunitas Yahudi yang berada di Sulawesi Utara. Selain menjadi simbol suci umat Yahudi, menara Menorah ternyata juga memilki fungsi lain yang menguntungkan masyarakat sekitar, untuk menarik para wisatawan datang ke Sulawesi Utara. Slawi/Ranesi

http://www.reformata.com/05191-menara-t ... nesia.html
Sabilla
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1311
Joined: Mon Jul 20, 2009 8:23 pm

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby I__Muslim » Sun Dec 05, 2010 10:50 pm

Berdirinya menara setinggi 19 meter yang dibangun dengan biaya sebesar Rp 1,5 miliar itu setidaknya menjadi tanda bagi kebebasan beragama di Indonesia


:axe: :axe: :axe:
teori aja kamu :axe: :axe: :axe:
kenyataan di lapangan berbeda :axe: :axe: :axe:
I__Muslim
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 981
Joined: Tue Jul 13, 2010 4:18 pm
Location: Antara ada dan tiada....

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby Salam Musa » Sun Dec 05, 2010 11:39 pm

Sabilla wrote:........

[b]“Tapi tidak semua anggota Komunitas Yahudi itu berkeyakinan agama Yahudi. ....


ada yang muslim ngga ya?... he.he.he..kalo ada seru nih!!!!

kalo FPI protes ..sungguh keterlaluan...mereka Yahudi itu tidak makan babi dan so pasti disunat..! Sesama bukan pemakan babi harus saling menghormati tentunya... :roll:
User avatar
Salam Musa
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1466
Joined: Wed May 19, 2010 2:51 pm

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby syeda » Mon Dec 06, 2010 10:33 am

Bentar lagi SBY akan bilang di luar negeri bahwa islam memang agama toleransi, buktinya ada menorah tertinggi di dunia di menado
syeda
Pandangan Pertama
Pandangan Pertama
 
Posts: 87
Joined: Sat Feb 14, 2009 11:06 am

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby kukuruyuk » Mon Dec 06, 2010 4:29 pm

ane jadi penasaran nich...pingin juga ke sana....weleh...weleh....hebat ye Manado euy...buat TS dan Sabilla, mantabs...thanx a lot ye :finga: :finga:
User avatar
kukuruyuk
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 326
Joined: Sun May 16, 2010 1:16 pm
Location: negara kafir

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby embun » Mon Dec 06, 2010 5:40 pm

kukuruyuk wrote:ane jadi penasaran nich...pingin juga ke sana....weleh...weleh....hebat ye Manado euy...buat TS dan Sabilla, mantabs...thanx a lot ye :finga: :finga:


Apakah dirimu kalah bersaing dengan Bro Duren untuk memperebutkan Sis Netral....
Dikau ini penasaran pingin ke Manado atau penasaran dengan cewek Menadonya :finga:
User avatar
embun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 743
Joined: Thu Nov 04, 2010 8:23 am
Location: diatas daun di pagi hari

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby kukuruyuk » Tue Dec 07, 2010 10:42 am

kukuruyuk wrote:ane jadi penasaran nich...pingin juga ke sana....weleh...weleh....hebat ye Manado euy...buat TS dan Sabilla, mantabs...thanx a lot ye :finga: :finga:


embun wrote:Apakah dirimu kalah bersaing dengan Bro Duren untuk memperebutkan Sis Netral....
Dikau ini penasaran pingin ke Manado atau penasaran dengan cewek Menadonya :finga:


wakakakakaka....dua2 nye bro ane penasaran...wkwkwkwkwkw :rolling: :rolling: :rolling:
kayaknye status ane lagi diintip banyak pemirsa dimari...wkwkwkwkw...Manado i'am coming :rolling: :rolling:
User avatar
kukuruyuk
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 326
Joined: Sun May 16, 2010 1:16 pm
Location: negara kafir

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby poligami » Tue Dec 07, 2010 3:21 pm

jangan lupa klik utk pendatang baru=>ISLAM AGAMA SEMPURNA..!!! O:)


Salam Poligami... :turban:
User avatar
poligami
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Yahudi Bangun Menorah Tertinggi di Sulawesi Utara!!!

Postby embun » Wed Dec 08, 2010 3:44 am

Image
Toar Palilingan, 27, berdiri dan Oral Bollegraf, 50, berdoa sebelum perayaan hari Sabbath di Manado.
"Kami hanya mencoba untuk menjadi orang-orang Yahudi yang baik," kata Pallingan.
Berita Komunitas Yahudi Manado yang dimuat di New York Times
Informasi Menorah yang berada di depan Gedung Knesset Israel yang jadi inspirasi komunitas Yahudi Manado
User avatar
embun
Jatuh Hati
Jatuh Hati
 
Posts: 743
Joined: Thu Nov 04, 2010 8:23 am
Location: diatas daun di pagi hari


Return to Obrolan Santai



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users