. FFI | Document | Artikel | Forum | Wiki | Glossary | Prophet Muhammad Illustrated

Wawancara dengan Sdr Alley: Ajaran suci dari Quran

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Wawancara dengan Sdr Alley: Ajaran suci dari Quran

Postby Duladi » Thu Jul 10, 2008 10:28 am

alley_shatree wrote:
Duladi wrote:
Alley wrote:Quran itu berisi petunjuk2 supaya kita tetap suci....


Rupanya, dari 8 contoh ajaran Quran yang saya sampaikan, tidak membuat anda bergeming sedikit pun?

Baiklah, sekarang saya balik. Tunjukkan pada saya di sini, MANA AYAT-AYAT QURAN yang berisi PETUNJUK supaya kita tetap suci?

Saya ingin menanggapi ayat-ayat darimu.

Saya berharap, kamu tidak seperti Saudara Ibra, yang suka MABUK dengan ANGAN-ANGAN, sehingga layak dijuluki MULUT DOWER, suka main klaim, tapi tidak tahu klaimnya itu benar atau tidak.

Silakan kamu buktikan dan berikan apa yang saya minta.



ya semua ayat menyuruhkan ke perbuatan baik khususnya ayat2 yg berbicara tentang Ahlak dan Etika....ayat2 itu juga berisi kabar gembira dan kabar buruk bagi yg menentang.

coba ini gw kasi kasi contoh ayat2 yg berhubungan dgn Ahlak yg baik...ini listnya :

-. berbuat Ihsan
-. Menyampaikan amanat
-. Etika terhadap Allah
-. Etika terhadap Nabi
-. istikamah (teguh pendirian)
-. Mendamaikan perselisihan antar manusia
-. inabah (bertobat)
-. berinfak
-. Mendahulukan kepentingan orang lain
-. Menyempurnakan takaran dan timbangan
-. Berbuat baik
-. Rendah diri dan khusyuk
-. Saling Tolong menolong
-. Berserah diri
-. BerTakwa
-. Tawaduk (rendah diri)
-. Tawakal
-. Berpendirian
-. Cinta karena Allah
-. Menjaga rahasia
-. Sabar
-. Malu
-. Takut kepada Allah
-. Berharap ( optimisme )
-. Kasih sayang (rahmat)
-. Lemah lembut
-. Zuhud
-. Ketenangan
-. Lapang dada
-. Mengadu kepada Allah
-. Bersyukur
-. Jujur
-. Mematuhi pimpinan
-. Adil
-. Menjaga kehormatan diri
-. Memaafkan orang yang bersalah
-. Memuliakan, menerima dan menyaji tamu
-. Bersandar kepada Allah
-. Pujian
-. Siaga
-. Waspada
-. Cinta
-. Nasihat menasihati
-. Keyakinan

Nah itu baru sebagian dari Ahlak2 yg baik yg harus dilakukan yg tercantum dalam Quran.

nah ini sebagian Ahlak2 buruk yg harus dihindari setiap insan yg ada dalam Quran

-. Menuruti hawa nafsu
-. Mengikuti prasangka
-. Berbaur dengan orang-orang ****
-. Beretika buruk terhadap Allah
-. Sombong, Takabur dan berbangga-bangga
-. Menipu
-. Berlebih-lebihan
-. Menyebarkan Kejelekan
-. Permusuhan
-. Makan riba
-. istinkaf (sombong)
-. Membuat kerusakan
-. Kikir dan bakhil
-. Mengungkit-ungkit kebaikan dan menyakiti orang lain
-. Bathr (Tidak menerima kebenaran,tidak mensyukuri nikmat)
-. Benci
-. Zalim dan melampaui batas
-. Buhtan (bohong, pura-pura)
-. Tabzir (foya-foya)
-. Memata-matai
-. Berangan-angan
-. Memanggil dengan julukan yang jelek
-. Pasrah saja(tanpa mau usaha)
-. Pengecut
-. Dengki
-. Khianat
-. Bermuka dua
-. Ria ( berbuat tdk Ikhlas krn Allah tapi mengharapkan pujian org lain)
-. Mencaci
-. Mengejek, mengolok-olok
-. Buruk sangka
-. Ragu-ragu
-. Menghalang-halangi kebenaran
-. berbuat Kezaliman
-. Ghadar (khianat)
-. Curang ( cheating )
-. Suka Marah
-. Mengumpat, membicarakan orang lain
-. Membunuh
-. Menuduh berbuat zina
-. Dusta
-. Kafir nikmat
-. Pembicaraan yang tidak berarti
-. Homosexual
-. Makar (khianat)
-. Bisik-bisik yang tercela
-. Melanggar janji
-. Mengadu domba
-. Hamz dan lamz (berbisik, mencibir sambil menghina)

Ini daftar ETIKA dan hak2 Umum :

-. Etika berbicara :
-. Berbicara yang baik atau diam saja.
-. Keutamaan perkataan baik
-. Perkataan baik dan perkataan buruk
-. Berkata benar
-. Sebaik-baik perkataan
-. Larangan berbuat keji
-. Merendahkan suara saat berbicara
-. Menundukkan kepala bagi wanita saat berbicara

-. Etika berkumpul
-. Memilih kawan berkumpul
-. Menghormati dan meluaskan tempat utk org lain di saat berkumpul
-. Berbisik-bisik dalam tempat perkumpulan
-. Etika keluar dari tempat perkumpulan
-. Yang didapat dari perkumpulan baik dan perkumpulan jelek

-. Etika berjalan
-. Jangan Angkuh ketika berjalan
-. Rendah diri ketika berjalan

-. Memberi salam
-. Cara memberi salam
-. Menjawab salam

-. Meminta izin
-. Etika meminta izin
-. Lafal dan cara meminta izin
-. Meminta izin untuk menghindari pandangan (yang dilarang)
-. Meminta izin di hotel dan tempat-tempat umum
-. Meminta izin ketika akan keluar

-. Hak tamu
-. Menghormati dan melayani tamu
-. Membuat makanan dan bekerja keras untuk melayani tamu

-. Hak jalanan
-. Menundukkan pandangan

-. Hak tetangga
-. Menghormati tetangga
-. Hak-hak tetangga terdekat

-. Hubungan dengan hamba sahaya
-. Makan dan minum hamba sahaya
-. Pakaian hamba sahaya
-. Memerintah hamba sahaya sesuai kemampuannya
-. Memperlakukan hamba dengan baik

-. Memperlakukan binatang


Nah kamu mau minta ayat yg membahas apa dul ? pilih aja tinggal gw kasi ayatnya....itu semua kalo dilakukan maka kita akan menjadi manusia yg sempurna Ahlaknya.
itu baru sebagian ayat lho dul belum lagi yg membahas masalah Etika Muamalat ( transaksi bisnis dll ), hukum pidana, Ibadah DLL

coba kamu cari di kitab lain ada ngga yg selengkap Quran ??

di kitab biblemu itu kan isinya banyak tulisan yg ngga bermanfaat, kontradiksi, kisruh, bahas yg ngga penting...walhasil bukan kitab pegangan manusia untuk menjadikan manusia menjadi suci dan sempurna seperti yg Quran berikan.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Duladi » Thu Jul 10, 2008 10:33 am

Saudara Alley, di ruang ini saya akan berbincang-bincang santai denganmu. Saya tidak akan mendebat apa pun yang Anda katakan, namun di sini saya hanya berlaku sebagai PENANYA. Saya akan memperlakukan Anda sebagai NARA SUMBER, bak seorang wartawan menanyai seorang SELEBRITIS.

Mari kita mulai.

Alley wrote:coba ini gw kasi kasi contoh ayat2 yg berhubungan dgn Ahlak yg baik:

-. berbuat Ihsan
-. Menyampaikan amanat
-. Etika terhadap Allah
-. Etika terhadap Nabi



Bisakah saudara menjabarkan ayat-ayatnya (dari keempat item di atas)? dan tolong jelaskan apa arti "ihsan", agar para pembaca yang tidak mengerti bahasa Arab dapat memahaminya.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby murtad mama » Thu Jul 10, 2008 5:41 pm

kabur deh si alley :lol:
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby hinadina » Thu Jul 10, 2008 5:48 pm

maklum lah mam...namanya juga artis, klo scandalnya terungkap khan biasanya langsung menghindar
hinadina
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 486
Joined: Sat Jan 12, 2008 1:54 pm

Postby Jeleme_Lengeh » Thu Jul 10, 2008 10:30 pm

@Duladi : Sorry nimbrung bro.

Saya yang gak pernah baca Quran aja tau mana yang baik dan mana yang buruk. Berarti emang bener tu Quran diturunkan buat orang barbar (muslim) yang gak bisa membedakan baik dan buruk. Sehingga dengan diturunkannya Quran, orang barbar tersebut bisa membedakan baik dan buruk.
Jeleme_Lengeh
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 122
Joined: Fri Apr 04, 2008 10:24 pm

Postby alley_shatree » Fri Jul 11, 2008 12:04 am

Jeleme_Lengeh wrote:@Duladi : Sorry nimbrung bro.

Saya yang gak pernah baca Quran aja tau mana yang baik dan mana yang buruk. Berarti emang bener tu Quran diturunkan buat orang barbar (muslim) yang gak bisa membedakan baik dan buruk. Sehingga dengan diturunkannya Quran, orang barbar tersebut bisa membedakan baik dan buruk.


dunia mengerti etika dan moral karena banyak menyerap nilai2 dari Qoran...emang ngga ngerti di zaman sebelum Islam lahir ( zaman kegelapan ) itu seperti zaman barbar...makanya baca sejarah plus logika dipake. :wink:
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby hinadina » Fri Jul 11, 2008 12:12 am

yee...kok yang ntuh yang di tanggepin?yang py sdr duladi atuh.

om mody gmana klo post selain sdr duladi n alley di hapus?
hinadina
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 486
Joined: Sat Jan 12, 2008 1:54 pm

Postby alley_shatree » Fri Jul 11, 2008 2:28 am

@duladi

pertanyaanmu pendek tapi jawabnya panjang dul....



-. berbuat Ihsan

ada banyak ayat yg menyebutkan ttg Ihsan...ada sekitar 20 ayatan deh.

berbuat Ihsan itu ya intinya berbuat baik...baca aja disini :

http://en.wikipedia.org/wiki/Ihsan

-. Menyampaikan amanat


ada tujuh ayat....kalo artinya tentu sudah jelas tho

An Nisaa' 2
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.

An Nisaa' 58

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

Al Baqarah 283
Ali 'Imran 75
Al Anfaal 27
Al Mu'minuun 8
Al Ma'aarij 32



-. Etika terhadap Allah

Al A'raaf 143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".

Al Baqarah 32
Huud 45
Huud 47
Al Kahfi 24
Thaahaa 12
Thaahaa 84
Asy Syu'araa' 51
An Naml 19

-. Etika terhadap Nabi[/quote]

-. Memanggil Nabi dengan namanya
An Nuur 63
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Meninggikan suara melebihi suara Nabi

Al Hujuraat 1
Al Hujuraat 2
Al Hujuraat 3

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

-. Etika berbicara dengan Nabi
Al Baqarah 104
Al Hujuraat 3
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Memohon diri kepada Nabi saat meninggalkan majelisnya
An Nuur 62

-. Pembicaraan khusus dengan Nabi

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

sorry ye gw ngga bisa nampilin semua ayat2nya karena sangat banyak...semoga membantu. :wink:
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby murtad mama » Fri Jul 11, 2008 10:28 am

biasa jurus andalan alley santet wikipedia :lol:
User avatar
murtad mama
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby Duladi » Fri Jul 11, 2008 11:51 am

alley_shatree wrote:-. berbuat Ihsan
ada banyak ayat yg menyebutkan ttg Ihsan...ada sekitar 20 ayatan deh.

berbuat Ihsan itu ya intinya berbuat baik...


Saudara Alley, jadi ihsan itu artinya berbuat kebaikan tho.
Ngomong-ngomong, apakah saudara sebagai muslim sudah merasa ihsan?

Alley wrote:-. Menyampaikan amanat

ada tujuh ayat....kalo artinya tentu sudah jelas tho

An Nisaa' 2
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.


Menurut Saudara Alley, "anak-anak Yatim" yang tertulis dalam surat An-Nisa 2 di atas itu, anak-anak Yatim secara umum, ataukah anak-anak Yatim tertentu saja?

Saya baca di ayat 3, sepertinya yang dimaksud sebagai anak yatim di situ adalah ANAK PEREMPUAN yang kehilangan orang tuanya.

An-Nisa 3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Sepertinya, ketika Muhammad membantai orang tua-orang tua mereka, beberapa pengikutnya hendak mengambil anak-anak perempuan itu menjadi istrinya. Beberapa dari anak-anak yatim itu menuntut agar harta benda orang tuanya dikembalikan setelah dijarah. Maka Muhammad memberi peraturan, bahwa harta benda orang tua anak-anak perempuan yatim itu akan dikembalikan setelah anak-anak perempuan yatim itu dewasa (sudah akhil baliq).

Tetapi bila para pengikutnya enggan mengembalikan harta milik anak yatim itu (takut tidak bisa berlaku adil), maka jangan kawini anak-anak perempuan yatim itu, jadikan budak saja.

Setelah membaca surat An-Nisa ayat 3, bagaimana tanggapan Saudara Alley?

Ali 'Imran 75


QS 5:75. Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (=orang-orang Arab). Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

Ayat di atas, bila saya renungi, berisi ajaran untuk mewaspadai orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen), karena mereka suka tidak mengembalikan hutangnya yang sedikit (semisal 1 dinar) kalau tidak ditagih. Anehnya, kalau mereka berhutang dalam jumlah banyak, justru mereka mengembalikannya.

Ini bukan ayat tentang pengajaran akhlaq kepada muslim, tapi ayat CURHAT dan ngomongin orang lain (bahasa Jawa: ngerasani).

Kenapa Saudara Alley turut menyertakan ayat ini sebagai ajaran tentang AMANAT?

Al Mu'minuun 8
Al Ma'aarij 32

8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

Ini ayat yang bagus. Saudara Alley, apakah SUMPAH juga termasuk amanat? Suatu misal, saya bersumpah tidak akan lagi makan babu. Apakah sumpah saya itu termasuk amanat yang mesti dikerjakan?

Alley wrote:-. Etika terhadap Allah

Al A'raaf 143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".


Itu adalah kisah tentang Musa dan Tuhannya (bukan allah). Adakah kisah tentang Muhammad sendiri dengan allah?

Bila allah itu cuma wujud kayalan saja, bagaimana Muhammad bisa menyuruh pengikutnya agar ber-etika kepada sosok yang tidak pernah ada?

Apakah wujud ber-etika kepada allah itu ditunjukkan dengan datang ke Ka'bah, menciumi hajar aswad dan mengelu-elukannya sebagai "Yang Akbar"? Atau lewat sujud jarak jauh dengan cara sholat 5 waktu?

Menurut Saudara Alley, bagaimanakah penerapan BER-ETIKA kepada allah dalam kehidupan sehari-hari?

Alley wrote:-. Etika terhadap Nabi

-. Memanggil Nabi dengan namanya
An Nuur 63
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Meninggikan suara melebihi suara Nabi

Al Hujuraat 1
Al Hujuraat 2
Al Hujuraat 3

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

-. Etika berbicara dengan Nabi
Al Baqarah 104
Al Hujuraat 3
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Memohon diri kepada Nabi saat meninggalkan majelisnya
An Nuur 62

-. Pembicaraan khusus dengan Nabi

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

sorry ye gw ngga bisa nampilin semua ayat2nya karena sangat banyak...semoga membantu. :wink:


Saudara Alley, kenapa tidak ada ayat-ayat tentang BER-ETIKA kepada sesama? Kenapa yang diajarkan cuma cara-cara ber-etika kepadanya saja? Apakah Muhammad gila hormat dan ingin diperlakukan sebaik-baiknya melebihi perlakuan kita terhadap orang lain?
Sebenarnya ayat-ayat di atas itu untuk kepentingan manusia pada umumnya, atau cuma untuk kepentingannya pribadi saja?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby alley_shatree » Mon Jul 14, 2008 6:13 pm

@duladi

alley_shatree wrote:-. berbuat Ihsan
ada banyak ayat yg menyebutkan ttg Ihsan...ada sekitar 20 ayatan deh.

berbuat Ihsan itu ya intinya berbuat baik...


Saudara Alley, jadi ihsan itu artinya berbuat kebaikan tho.
Ngomong-ngomong, apakah saudara sebagai muslim sudah merasa ihsan?


memang susah untuk mencapai Ihsan....namun kita harus selalu berusaha dan berusaha untuk mencapai Ihsan...masalah penilaiannya ada sama Allah SWT.

Alley wrote:-. Menyampaikan amanat

ada tujuh ayat....kalo artinya tentu sudah jelas tho

An Nisaa' 2
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.


Menurut Saudara Alley, "anak-anak Yatim" yang tertulis dalam surat An-Nisa 2 di atas itu, anak-anak Yatim secara umum, ataukah anak-anak Yatim tertentu saja?


kamu mau ngetest apa nanya sih ? kan sudah jelas disitu dibilang anak2 Yatim ( yg baligh ), tambahan keterangan yg baligh itu dari terjemahan bhs Arabnya dan memang harta itu layak untuk diberikan bagi anak2 yatim yg sudah mencapai baligh....masak anak kecil mau dipegangin harta.

Ali 'Imran 75


QS 5:75. Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (=orang-orang Arab). Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

Ayat di atas, bila saya renungi, berisi ajaran untuk mewaspadai orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen), karena mereka suka tidak mengembalikan hutangnya yang sedikit (semisal 1 dinar) kalau tidak ditagih. Anehnya, kalau mereka berhutang dalam jumlah banyak, justru mereka mengembalikannya.

Ini bukan ayat tentang pengajaran akhlaq kepada muslim, tapi ayat CURHAT dan ngomongin orang lain (bahasa Jawa: ngerasani).


bukannya ngerasani....biasanya ayat2 itu turun kan merespon dari kejadian per kejadian....jadi dari setiap kejadian bisa diambil hikmah dan pelajaran yg kemudian sekalian diberikan hukum2nya, gimana mesti bersikap/berbuat thd peristiwa semacam itu.

Al Mu'minuun 8
Al Ma'aarij 32

8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

Ini ayat yang bagus. Saudara Alley, apakah SUMPAH juga termasuk amanat? Suatu misal, saya bersumpah tidak akan lagi makan babu. Apakah sumpah saya itu termasuk amanat yang mesti dikerjakan?


SUMPAH itu menurutku lebih tinggi tuntutannya dibanding AMANAT, namun keduanya tetap wajib dipenuhi....kenapa sampai nanya beginian ?

Alley wrote:-. Etika terhadap Allah

Al A'raaf 143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".


Itu adalah kisah tentang Musa dan Tuhannya (bukan allah). Adakah kisah tentang Muhammad sendiri dengan allah?

Bila allah itu cuma wujud kayalan saja, bagaimana Muhammad bisa menyuruh pengikutnya agar ber-etika kepada sosok yang tidak pernah ada?


jadi kamu hanya percaya dengan segala yg pernah ada/tampak/wujud saja ??
coba aku nanya....kamu percaya ngga kalo ada nyawa dalam tubuh manusia hidup ? kalo percaya...bisa ngga kamu melihat wujud nyawa tersebut ?? kalo kamu ngga bisa melihat nyawamu sendiri kenapa kamu percaya kalo punya nyawa dan kenapa tidak percaya terhadap Pemilik/Pencipta nyawanya ???

Apakah wujud ber-etika kepada allah itu ditunjukkan dengan datang ke Ka'bah, menciumi hajar aswad dan mengelu-elukannya sebagai "Yang Akbar"? Atau lewat sujud jarak jauh dengan cara sholat 5 waktu?


kan tidak pernah ada syariat mencium2 hajar aswad bahkan mengelu2kannya dul ? jangan terlalu maksa donk dul...ngga akan habis ceritanya...sama saja kamu memaksa aku mengatakan kalo gula itu asin padahal aku yakin manis. :lol:

Menurut Saudara Alley, bagaimanakah penerapan BER-ETIKA kepada allah dalam kehidupan sehari-hari?


Ya turuti perintahNYA, jauhi laranganNYA, niatkan segala perbuatan baik kita karena Allah semata, selalu/sering ingat kepadaNYA, bersyukur atas segala pemberianNYA, Sabar terhadap segala cobaan dariNYA...sabar itu maksudnya kita tetap konsiten walau dapat ujian bukannya hanya pasrah apalagi berputus asa. DST


Alley wrote:-. Etika terhadap Nabi

-. Memanggil Nabi dengan namanya
An Nuur 63
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Meninggikan suara melebihi suara Nabi

Al Hujuraat 1
Al Hujuraat 2
Al Hujuraat 3

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

-. Etika berbicara dengan Nabi
Al Baqarah 104
Al Hujuraat 3
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Memohon diri kepada Nabi saat meninggalkan majelisnya
An Nuur 62

-. Pembicaraan khusus dengan Nabi

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

sorry ye gw ngga bisa nampilin semua ayat2nya karena sangat banyak...semoga membantu. :wink:


Saudara Alley, kenapa tidak ada ayat-ayat tentang BER-ETIKA kepada sesama? Kenapa yang diajarkan cuma cara-cara ber-etika kepadanya saja? Apakah Muhammad gila hormat dan ingin diperlakukan sebaik-baiknya melebihi perlakuan kita terhadap orang lain?
Sebenarnya ayat-ayat di atas itu untuk kepentingan manusia pada umumnya, atau cuma untuk kepentingannya pribadi saja?


lho gimana sih dul....lha diatas itu apa kalo bukan Etika dan Ahlak buat sesama / manusia keseluruhan.
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Yehuda » Mon Jul 14, 2008 6:44 pm

Kalau udah ber-etika masuk surga ga ley??? Kalau jawabannya masih ngambang mending ga usah jawab ya !!!
User avatar
Yehuda
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Postby alley_shatree » Tue Jul 15, 2008 2:42 am

Yehuda wrote:Kalau udah ber-etika masuk surga ga ley??? Kalau jawabannya masih ngambang mending ga usah jawab ya !!!


jawabanmu lebih ngambang lagi....emang yg punya surga gue ?

syarat utama masuk surga itu : ISLAM DULU...utamanya Akidah mesti bener dulu.
selebihnya silahkan perbanyak timbangan pahala jangan dosa....itu kesimpulan gue.
kalo mau tau lebih mendalam silahkan pelajari Islam dgn benar !....JANGAN ENERGINYA BANYAK DIHABISIN BUAT MENCELA AJA ! :)
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Duladi » Tue Jul 15, 2008 5:34 pm

alley_shatree wrote:@duladi

alley_shatree wrote:-. berbuat Ihsan
ada banyak ayat yg menyebutkan ttg Ihsan...ada sekitar 20 ayatan deh.

berbuat Ihsan itu ya intinya berbuat baik...


Saudara Alley, jadi ihsan itu artinya berbuat kebaikan tho.
Ngomong-ngomong, apakah saudara sebagai muslim sudah merasa ihsan?


memang susah untuk mencapai Ihsan....namun kita harus selalu berusaha dan berusaha untuk mencapai Ihsan...masalah penilaiannya ada sama Allah SWT.


Apakah "allah swt" tahu apa itu IKHSAN?

Bisakah Sdr Alley berikan 20 ayat dari awloh yang mengajarkan manusia agar ihsan?

Alley wrote:
Alley wrote:-. Menyampaikan amanat

ada tujuh ayat....kalo artinya tentu sudah jelas tho

An Nisaa' 2
Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.


Menurut Saudara Alley, "anak-anak Yatim" yang tertulis dalam surat An-Nisa 2 di atas itu, anak-anak Yatim secara umum, ataukah anak-anak Yatim tertentu saja?


kamu mau ngetest apa nanya sih ? kan sudah jelas disitu dibilang anak2 Yatim ( yg baligh ), tambahan keterangan yg baligh itu dari terjemahan bhs Arabnya dan memang harta itu layak untuk diberikan bagi anak2 yatim yg sudah mencapai baligh....masak anak kecil mau dipegangin harta.


Saya bukan ngetest, Alley, tapi sekedar bertanya bagaimana pendapat Anda mengenai ayat itu. Sebab setelah saya baca ayat 1 dan ayat 3, tampaknya itu membicarakan soal PERKAWINAN, dan bukan soal pemberian sedekah kepada anak yatim.

Itu bukan persoalan sedekah, ya khan? Tapi soal pemberian harta (nafkah) kepada anak perempuan yatim yang diperistri oleh muslim. Bila yang diperistri oleh muslim itu masih belum "baligh" (belum dewasa, contohnya Aisyah yang berumur 6-9 tahun ketika dikawini Muhammad), maka tidak ada kewajiban bagi muslim untuk memberi harta atau mempercayakan suatu harta kepadanya, sekalipun harta itu adalah milik orang tua mereka yang dibunuh.

Saya tampilkan ayat 1 sampai ayat 3:

An-Nisa (QS 4)
1. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.

2. Dan berikanlah kepada anak-anak yatim (yang sudah balig) harta mereka, jangan kamu menukar yang baik dengan yang buruk dan jangan kamu makan harta mereka bersama hartamu. Sesungguhnya tindakan-tindakan (menukar dan memakan) itu, adalah dosa yang besar.

3. Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang saja, atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya.

Setelah membaca ketiga ayat secara berurutan di atas, sepertinya "ANAK-ANAK YATIM" yang disebut pada ayat 2, bukan anak-anak Yatim secara umum, melainkan KHUSUS ANAK PEREMPUAN YATIM.

Dan ditilik dari sejarahnya, Muhammad dan pengikutnya kerap MEMBANTAI ORANG TUA dan menawan anak gadis mereka untuk dijadikan budak atau istri.

Rupanya, ayat di atas bukan AYAT tentang AMANAT & IHSAN yang dilatarbelakangi maksud baik, tapi ujung-ujungnya juga masalah SYAHWAT & KEKAYAAN.

Bagaimana menurut Saudara Alley? Ini adalah pendapat saya sebagai PEWAWANCARA, saya tidak bermaksud mendebat. Bila Sdr Alley punya pendapat yang berbeda, mohon penjelasannya.

Alley wrote:
Ali 'Imran 75


QS 5:75. Di antara Ahli kitab ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya harta yang banyak, dikembalikannya kepadamu; dan di antara mereka ada orang yang jika kamu mempercayakan kepadanya satu dinar, tidak dikembalikannya kepadamu kecuali jika kamu selalu menagihnya. Yang demikian itu lantaran mereka mengatakan: "tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (=orang-orang Arab). Mereka berkata dusta terhadap Allah, padahal mereka mengetahui.

Ayat di atas, bila saya renungi, berisi ajaran untuk mewaspadai orang-orang Ahli Kitab (Yahudi dan Kristen), karena mereka suka tidak mengembalikan hutangnya yang sedikit (semisal 1 dinar) kalau tidak ditagih. Anehnya, kalau mereka berhutang dalam jumlah banyak, justru mereka mengembalikannya.

Ini bukan ayat tentang pengajaran akhlaq kepada muslim, tapi ayat CURHAT dan ngomongin orang lain (bahasa Jawa: ngerasani).


bukannya ngerasani....biasanya ayat2 itu turun kan merespon dari kejadian per kejadian....jadi dari setiap kejadian bisa diambil hikmah dan pelajaran yg kemudian sekalian diberikan hukum2nya, gimana mesti bersikap/berbuat thd peristiwa semacam itu.


Jadi, ayat-ayat itu karangan Muhammad?

Muhammad merespon kejadian tiap kejadian dengan memakai ayat-ayat yang diklaimnya berasal dari malaikat?

Kalau saya baca ayat itu, sepertinya itu bukan isi pikiran Tuhan, tapi isi pikiran Muhammad. Apa benar begitu, Alley?

Alley wrote:
Al Mu'minuun 8
Al Ma'aarij 32

8. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

32. Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya.

Ini ayat yang bagus. Saudara Alley, apakah SUMPAH juga termasuk amanat? Suatu misal, saya bersumpah tidak akan lagi makan babu. Apakah sumpah saya itu termasuk amanat yang mesti dikerjakan?


SUMPAH itu menurutku lebih tinggi tuntutannya dibanding AMANAT, namun keduanya tetap wajib dipenuhi....kenapa sampai nanya beginian ?


Saya bertanya begini, karena konon, Muhammad pernah melanggar sumpah. Bila Muhammad bisa mengajari orang supaya menjaga amanat, tentunya dia sendiri selaku MAHAGURU harus bisa menjaga amanat, sebagai contoh tauladan bagi para pengikutnya. Saudara Alley, pernahkah Muhammad melanggar sumpah, atau setidak-tidaknya, memandang remeh sumpah?

Alley wrote:
Alley wrote:-. Etika terhadap Allah

Al A'raaf 143
Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman".


Itu adalah kisah tentang Musa dan Tuhannya (bukan allah). Adakah kisah tentang Muhammad sendiri dengan allah?

Bila allah itu cuma wujud kayalan saja, bagaimana Muhammad bisa menyuruh pengikutnya agar ber-etika kepada sosok yang tidak pernah ada?


jadi kamu hanya percaya dengan segala yg pernah ada/tampak/wujud saja ??
coba aku nanya....kamu percaya ngga kalo ada nyawa dalam tubuh manusia hidup ? kalo percaya...bisa ngga kamu melihat wujud nyawa tersebut ?? kalo kamu ngga bisa melihat nyawamu sendiri kenapa kamu percaya kalo punya nyawa dan kenapa tidak percaya terhadap Pemilik/Pencipta nyawanya ???


Saya percaya kalau saya punya nyawa, karena saya hidup. Dan saya percaya kalau Saudara Alley punya JIWA, karena Alley bisa diajak bicara. Benda tak berjiwa, takkan bisa diajak berkomunikasi.

Baik nyawa maupun jiwa, sama-sama tak bisa dilihat.

Begitu pula software (perangkat lunak komputer), tidak bisa dilihat, tapi kita tahu ia ada. Dari mana kita tahu ia ada? Karena ia sanggup menggerakkan perangkat keras, mampu mengeluarkan suara, mampu membuktikan EKSISTENSI-nya lewat berbagai cara, sekalipun wujudnya sendiri tak bisa dilihat.

Nah, Tuhannya nabi Musa, menurut ayat di atas, mampu membuktikan EKSISTENSI dirinya lewat suara & "HANCUR"-nya bukit/gunung. Mengenai hancurnya gunung, kalau dibilang itu kejadian kebetulan, tidak bisa, karena sebelumnya Tuhannya nabi Musa sudah bilang lebih dahulu kalau Dia hendak menghancurkan gunung.

Nah, darimana Saudara Alley tahu kalau tuhannya Muhammad itu ASLI, benar-benar ADA, benar-benar ILAHI dan SANG PENCIPTA TULEN, bukan karang-karangannya Muhammad saja? Saudara Alley seorang muslim yang kaffah, pastilah dapat menjelaskannya pada saya. Bila Saudara Alley tidak yakin tuhannya Muhammad itu ada, tentulah Saudara Alley sudah lama meninggalkan agamanya Muhammad ini.

Alley wrote:
Menurut Saudara Alley, bagaimanakah penerapan BER-ETIKA kepada allah dalam kehidupan sehari-hari?


Ya turuti perintahNYA, jauhi laranganNYA, niatkan segala perbuatan baik kita karena Allah semata, selalu/sering ingat kepadaNYA, bersyukur atas segala pemberianNYA, Sabar terhadap segala cobaan dariNYA...sabar itu maksudnya kita tetap konsiten walau dapat ujian bukannya hanya pasrah apalagi berputus asa. DST


1) Turuti perintah awloh.

Apakah perintah awloh itu salah satunya adalah MEMERANGI NON-MUSLIM yang ada di sekitar tempat tinggal muslim? Saya temukan perintah ini dalam Alquran.

2) Jauhi larangan alwoh.

Apakah larangan awloh itu salah satunya adalah UNTUK TIDAK BERTEMAN BAIK dengan NON-MUSLIM, sebab NON-MUSLIM itu BINATANG YANG PALING HINA?

3) niatkan segala perbuatan baik kita karena Allah semata

Adakah perbuatan baik dalam Islam? Apakah memberi sedekah karena mengikuti ritual agama dapat dikatakan "telah berbuat baik"? SBY bisa saja memberi bantuan ber-ton-ton beras kepada korban lumpur Lapindo dan menyiarkan berita itu di koran-koran agar semua orang tahu, tapi SBY belum tentu peduli pada seorang pengemis jalanan yang tidak terkenal, yang memohon belas kasihan padanya secara diam-diam, secara pribadi dari pertemuan 2 pasang mata tanpa disaksikan oleh kalayak ramai?

Dapatkah sebuah rutinitas keagamaan dikatakan sebagai "berbuat baik"?

4) selalu/sering ingat kepadaNYA

Apakah Saudara Alley merasa memiliki hubungan yang khusus, yang sangat pribadi dan intim, antara awloh dengan jiwa Anda? Atau, ingat kepada awloh itu diwujudkan dalam bentuk "nyembah-nyembah" sebanyak 5 kali sehari?

5) bersyukur atas segala pemberianNYA

Apakah bersyukur itu diwujudkan dalam bentuk ucapan, "Alhamdulillah" dan tidak lewat ucapan doa (komunikasi 2 arah) yang lain? Dan bila ada ucapan doa yang lain, apakah doa itu harus diucapkan dalam bahasa Arab?

6) Sabar terhadap segala cobaan dariNYA

Bisakah Saudara Alley berikan 1 contoh cobaan awloh kepada muslim dalam kehidupan sehari-hari? Apakah rumah ibadah muslim pernah dilempari batu, dirusak, dijarah dan dibakar oleh preman-preman yg mengaku beragama?

Alley wrote:
Alley wrote:-. Etika terhadap Nabi

-. Memanggil Nabi dengan namanya
An Nuur 63
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Meninggikan suara melebihi suara Nabi

Al Hujuraat 1
Al Hujuraat 2
Al Hujuraat 3

Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari.

Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

-. Etika berbicara dengan Nabi
Al Baqarah 104
Al Hujuraat 3
Al Hujuraat 4
Al Hujuraat 5

-. Memohon diri kepada Nabi saat meninggalkan majelisnya
An Nuur 62

-. Pembicaraan khusus dengan Nabi

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu mengadakan pembicaraan khusus dengan Rasul hendaklah kamu mengeluarkan sedekah (kepada orang miskin) sebelum pembicaraan itu. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu dan lebih bersih; jika kamu tiada memperoleh (yang akan disedekahkan) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

sorry ye gw ngga bisa nampilin semua ayat2nya karena sangat banyak...semoga membantu. :wink:


Saudara Alley, kenapa tidak ada ayat-ayat tentang BER-ETIKA kepada sesama? Kenapa yang diajarkan cuma cara-cara ber-etika kepadanya saja? Apakah Muhammad gila hormat dan ingin diperlakukan sebaik-baiknya melebihi perlakuan kita terhadap orang lain?
Sebenarnya ayat-ayat di atas itu untuk kepentingan manusia pada umumnya, atau cuma untuk kepentingannya pribadi saja?


lho gimana sih dul....lha diatas itu apa kalo bukan Etika dan Ahlak buat sesama / manusia keseluruhan.


Di ayat-ayat itu jelas, "obyek" yang dihormati adalah "NABI", bukan manusia secara umum. Darimana Saudara Alley bisa mengartikan ayat-ayat di atas itu juga ditujukan untuk manusia secara umum?
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby rvin_1985 » Sat Jul 19, 2008 3:48 pm

ISLAM = AGAMA SETAN

DIMANA ADA TERORIS DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA PENGGAL KEPALA DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA BOM DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA PERMUSUHAN DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA SETAN DISITU ADA ORANG ISLAM

ORANG ISLAM = CALON PENGHUNI NERAKA
rvin_1985
Acuh Tak Acuh
Acuh Tak Acuh
 
Posts: 3
Joined: Tue Nov 27, 2007 9:46 pm
Location: Medan

Postby Duladi » Sat Jul 19, 2008 11:42 pm

Sdr Alley, saya masih menunggumu.
Duladi
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby alley_shatree » Mon Jul 21, 2008 3:09 am

dul....kamu seharusnya mau menerima dulu kepercayan Islam bahwa Tuhan kami ( muslim) adalah Allah SWT....jadi jangan sampe timbul pertanyaan ngga mutu macam ini " Apakah "allah swt" tahu apa itu IKHSAN? "

Muslim secara umum biasa menyebut Tuhannya yg menciptakannya itu dgn sebutan ALLAH SWT....bukan dgn sebutan yahweh, yesus, batu hitam dst....tolong pahami itu dulu dul biar diskusi lancar.ok
Last edited by alley_shatree on Mon Jul 21, 2008 3:35 am, edited 1 time in total.
User avatar
alley_shatree
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby supercabe » Mon Jul 21, 2008 3:25 am

alley_shatree wrote:dul....kamu seharusnya mau menerima dulu kepercayan Islam bahwa Tuhan kami ( muslim) adalah Allah SWT....jadi jangan sampe timbul pertanyaan ngga mutu macam ini " Apakah "allah swt" tahu apa itu IKHSAN? "

Muslim secara umum biasa menyebut Tuhannya yg menciptakannya itu dgn sebutan ALLAH SWT....bukan dgn sebutan yahweh apalagi yesus....tolong pahami itu dulu dul biar diskusi lancar.


Jadi benarlah Tuhan Islam dan Tuhan yahudi-kresten TIDAK SAMA.

sebaiknya kau bakar saja Surat Ankabuut : 46, karena ayat tersebut salah TOTAL!
User avatar
supercabe
Lupa Diri
Lupa Diri
 
Posts: 1112
Joined: Fri Nov 03, 2006 1:31 pm
Location: Dimana-mana hatiku senang

Postby UmatMuhammad » Mon Jul 21, 2008 3:30 am

rvin_1985 wrote:ISLAM = AGAMA SETAN

DIMANA ADA TERORIS DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA PENGGAL KEPALA DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA BOM DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA PERMUSUHAN DISITU ADA ORANG ISLAM,
DIMANA ADA SETAN DISITU ADA ORANG ISLAM

ORANG ISLAM = CALON PENGHUNI NERAKA


Islam agama yang Baik, mengajarkan kebajikan...

Jika ada teroris, bom dan ada orang islam, itu orang gila yang kebetulan beragama Islam

Jika ada pemenggalan kepala, dan ada orang Islam...... untuk ini saya tidak tahu "sebab"nya... saya prihatin banget dengan "akibat" yakni pemenggalan kepala..... sangat tidak terpuji itu perbuatan yang terkutuk.. Namun kalo mau bersikap bijak, apa sih latar belakang kok bisa ada yang tega menggal kepala, apa derita yang dirasakan si pemenggal? kok sampai tega bersikap demikian?

setelah diselidiki, didapati bukti.. ternyata hanya karena yang di penggal bukan Islam... berarti si pemeggal benar2 telah salah mempelajari/ memahami Alqur an. Saya benci dgn si pelaku tsb, jijik banget.

jika setelah di selidiki, misal, keadaan perang, si korban pemenggalan adalah mata mata yang menyebabkan ayah/saudara mereka banyak yang mati ditembak karena ketahuan tempat persembuyian atau strategi perang mereka........ nurut saya... inilah dendam..... bisa dimengerti kenapa mereka begitu dendam nya, bisa di mengerti sakit hatinya, derita hatinya, namun tetap saja..... Pemenggalan tsb adalah tindakan biadab.
User avatar
UmatMuhammad
Mulai Suka
Mulai Suka
 
Posts: 452
Joined: Mon Jan 28, 2008 3:52 am

Postby United Nation » Mon Jul 21, 2008 3:33 am

User avatar
United Nation
Kecanduan
Kecanduan
 
Posts: 2416
Joined: Wed May 14, 2008 9:00 pm
Location: Princeton University

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



 


  • Related topics
    Replies
    Views
    Last post

Who is online

Users browsing this forum: No registered users