.

Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Siapa 'sosok' Allah, apa maunya, apa tujuannya ?

Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby @muslimasli » Mon Jul 07, 2014 11:41 am

Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Bismillahirrohmanirrohim...

Sebenarnya tuduhan muslim menyembah Ka’bah dan Hajar Aswad adalah fitnah basi yang sudah sering dibahas dimana-mana, cuma ya dasar debater Kristen udah bebal dari sononya dan memang ga kreatif, itu-itu aja yg dibahas, maka untuk kali ini saya bahas secara mendetail tentang Hajar Aswad. Semoga setelah membaca ini, mereka agak pinteran dikit.

Berikut ini bukti-bukti Hajar Aswad bukan Allah, dan muslim tidak menyembah Hajar Aswad:

1.Jika berada dalam suatu tempat yang tidak diketahui arah mata anginnya, atau sedang duduk di dalam kendaraan yang jalannya berkelok-kelok, maka umat Islam boleh melakukan shalat dengan menghadap ke arah mana saja.

Karena Allah berfirman:

“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah 115).

Ka’bah sebagai penentu arah sholat bukan objek yg disembah

“Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”. (QS.Al-Baqarah :144)

Jadi intinya bukan menyembah batu tapi inti dari ajaran itu ialah ketundukan kepada Tuhan mereka. Pengakuan bahwa Allah itu Rabb mereka. Analoginya begini, misalkan anda disuruh oleh orang tua anda untuk mencium komputer di depan anda lalu anda menuruti, lalu apakah ini berarti anda menyembah komputer ? Tentu orang yg berfikiran jenih mengatakan tidak. Anda melakukan itu karena wujud taat dan tunduk kepada peintah orang tua, sebagai wujud bakti anda sebagai anak kepada orang tua. Nah begitulah ummat islam dalam melakukan sholat dan thowaf kenapa mereka menghadap batu dan mencium batu.Itu karena wujud ketaatan kepada Allah, Tuhan mereka memerintahkan dalam ajaran Nya supaya melakukan demikian. Mereka tidak menganggap batu itu istimewa

2. Tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi.
Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.

3. Setelah Hajar Aswad itu berhasil ditemukan kembali, batu itu sudah tidak utuh lagi. Ada pecahan di sana sini, sehingga volumenya sudah mulai berkurang. Dan batu hitam yang ada sampai sekarang pun itu sudah paduan antara batu hitam yang asli dengan yang imitasi. Apakah umat Islam heboh karena itu? Jawabnya: Tidak pernah! Sebab Tuhan yang disembah oleh umat Islam itu bukanlah batu tetapi Allah SWT. Batu boleh rusak dan hilang, tetapi Allah tetap ada dan kekal sampai selama-lamanya. Inilah bukti bahwa Allah bukan batu, dan batu tidak sama dengan Allah. Lagipula jika muslim menganggap Hajar Aswad adalah Allah, pasti akan banyak duplikat/tiruan batu itu di setiap Masjid? Seperti umat Hindu, Budha dan Kristen yang memajang patung Tuhan mereka untuk disembah, dipuja, tempat menghaturkan doa dsb di rumah ibadah masing-masing. Tapi nyatanya tidak ada satupun Masjid atau rumah seorang muslim yg punya duplikat/tiruan/patung/lukisan Hajar Aswad.

4. Dahulu pada masa Rasulullah SAW, para shahabat naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengumandangkan azan (panggilan shalat). Mereka melakukan itu lima kali sehari. Rasulullah tak pernah menegur maupun melarangnya. Jika Ka’bah adalah Tuhan yang disembah oleh umat Islam, mana mungkin para shahabat ketika itu berani menginjak-injak Tuhannya?

5. Sampai saat ini, para petugas juga naik dan berdiri di atas Ka’bah ketika mengganti Kisywah (kain kelambu penutup Ka’bah). Ini juga bukti nyata bahwa sampai saat ini dan sampai kapan saja tak seorang pun umat Islam yang menyembah Ka’bah. Andai kata mereka menganggap Ka’bah sebagai tuhan yang disembah, mana mungkin mereka berani naik, berdiri dan menginjak Ka’bah?

6. Ketika thawaf dengan menunggang seekor unta, Rasulullah SAW pernah tidak mencium hajar Aswad, melainkan menyentuhnya dengan tongkat beliau. (HR. Bukhari juz 2 nomor 677). Jika Nabi pada waktu hidupnya menyembah hajar aswad, mana mungkin beliau berani menyentuh Tuhannya dengan sebuah tongkat sambil duduk di atas unta? Teladan Nabi ini membuktikan bahwa beliau tidak menyembah hajar aswad. Jika Hajar Aswad adalah Tuhan, tidak mungkin Rasulullah berani dengan lancangnya menyentuh hanya dengan tongkat bukan dengan tangan atau menghormatinya sedemikian rupa, apa Rasulullah tidak takut kualat? Tentu saja tidak karena Hajar Aswat bukanlah apa-apa.

7. Ketundukan ini pula yang telah dilakukan oleh shahabat Umar RA ketika haji. Dalam hadits shahih dikisahkan bahwa beliau datang mendekati Hajar Aswad (batu hitam) lalu dia menciumnya dan berkata:

“Sesungguhnya aku tahu bahwa engkau ini batu yang tidak memberikan mudharat dan tidak pula mendatangkan manfaat. Jika aku tidak melihat Rasulullah menciummu, maka aku tidak akan menciummu pula” (HR.Bukhari dari Abis bin Rabi’ah RA).

Jika memang Hajar Aswad adalah Allah, maka tentu saja Rasulullah akan marah dan membantah perkataan Umar tapi nyatanya TIDAK.

Camkan ayat-ayat ini:

Katakanlah, “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tidak melahirkan dan tidak pula dilahirkan; TIDAK PULA ADA SEORANG PUN YANG SETARA DENGAN-NYA.” (QS al-Ikhlas: 1-4).

“Dia (Allah) tidak menyerupai sesuatupun dari makhluk-Nya (baik dari satu segi maupun semua segi), dan TIDAK ADA SESUATUPUN YANG MENYERUPAI-NYA”. (Q.S. As-Syura: 11)


Jadi sangat jelas Allah tidak setara dengan makluknya dan tidak mungkin menyerupai makhluk-Nya. Apalagi dianggap sama dengan batu Hajar Aswad. Sudah jelas sekarang bahwa Hajar Aswad bukan Allah yang kami sembah.

:heart:
User avatar
@muslimasli
 
Posts: 1031
Joined: Fri Jun 27, 2014 12:47 pm

Re: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby GUNTUR LANGIT » Mon Jul 07, 2014 3:34 pm

“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka ke mana pun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah 115).


Ayat yang anda sampaikan itu bukan dalam konteks sholat.
Tata cara sholat tidak ada di quran.

“Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”. (QS.Al-Baqarah :144)


Penyembahan batu Hajjar Aswad dilakukan Muslim dengan 2 cara :

1. Penyembahan jarak jauh dengan ritual sholat.
2. Penyembahan tatap muka dengan menunaikan ritual haji

Pembenaran itu bukan kebenaran.
Mirror 1: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
GUNTUR LANGIT
 
Posts: 842
Joined: Fri Feb 12, 2010 10:40 am

Re: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby gema » Mon Jul 07, 2014 4:36 pm

Fanjang banget ceritanya bro.. tafi tidak masuk ke inti fersolanya, lantas kalau memang batu HA ndak fenting bagi umat muslim lalu kenafa harus diletakkan dikabah? Kenafa tidak disimfan dalam museum saja. Kl tak fenting amat buat dicium lantas untuk afa barang felacur itu (HA) diobral menganga trus biar dicium fara umatnya.?
Kelihatanya ini cuma asumsi ente, tafi tidak sefaham dengan sunnah or maksud si mamad. ane numfang titif Nih... buat fembanding
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/posting.php?mode=quote&f=75&p=306495


[quote="Duladi"]Ayat-ayat kitab Arab sebagai bukti kalau ALLAH adalah HAJAR ASWAD

QS 7:173. atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai 'Arsy."

QS 18:110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya."

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."

QS 4:116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

    Catatan:
    Mempersekutukan atau memperserikatkan artinya: mengkawankan, menjadikan sekawan dengan... , menjadikan sekutunya, menjadikan satu kelompok dengan...., menggabungkan sesuatu dengan....

    Dalam kasus "awloh" di atas, artinya menjadikan awloh satu kawanan atau satu kelompok dengan berhala-berhala lain.


Dan apa yang dilakukan Muhammad setelah dia menguasai Mekkah?
Dia men-SUCIKAN KA'BAH sesuai dengan perintah HAJAR ASWAD dalam QS 22:26, "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku"

Sang Hajar Aswad itu bilang :lol: , "Jangan memperserikatkan AKU dengan sesuatu pun."

Maka, Muhammad pun menghancurkan berhala-berhala lain dari samping HAJAR ASWAD, supaya HAJAR ASWAD itu menjadi at-tauhid, satu-satunya di Ka'bah.

Apa yang Muslim sangka Tuhan selama ini, sebenarnya ia bukan Tuhan, tapi HAJAR ASWAD.

Jangan melihat pada teori-teorinya, memang di Quran Muhammad mengadopsi sifat-sifat Tuhan untuk awlohnya, dengan maksud untuk menipu Anda dan semua orang di dunia. Agar mereka yakin dan percaya pada dewanya suku Quraish, kalau dewanya Quraish yang berbentuk BATU HITAM itu adalah TUHAN SEMESTA ALAM, Tuhan yang sama dengan Tuhannya Yahudi dan Kristen.

Untuk memperjelas ayat-ayat di atas, wujud sesungguhnya dari awloh saya aplikasikan langsung pada ayat-ayat itu:

QS 7:173. atau agar kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan HAJAR ASWAD sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu

QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (HAJAR ASWAD dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

QS 17:42. Katakanlah: "Jikalau ada tuhan-tuhan di samping HAJAR ASWAD, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada HAJAR ASWAD yang mempunyai 'Arsy."

QS 18:110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya HAJAR ASWAD itu adalah Tuhan yang Esa." Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan HAJAR ASWAD, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada HAJAR ASWAD."

QS 22:26 "Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): "Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku (=HAJAR ASWAD) dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud."

QS 4:116. Sesungguhnya HAJAR ASWAD tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan HAJAR ASWAD, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

Kalian lihat......!?
HAJAR ASWAD kini menjadi SATU-SATUNYA, AT-TAUHID...... Karena sang hajar aswad itu MENOLAK dirinya disekutukan dengan "tuhan-tuhan lain".
Mirror 1: Ayat-ayat kitab Arab sebagai bukti kalau ALLAH adalah HAJAR ASWAD
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
User avatar
gema
 
Posts: 1097
Joined: Sun Sep 08, 2013 10:27 pm

Re: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby @muslimasli » Mon Jul 07, 2014 11:51 pm

Tahun 930 sampai 951 hajar aswad pernah hilang dicuri dan disembunyikan oleh kaum Syi’ah golongan Ismailiyah Qarmathi.
Apakah dengan hilangnya batu itu lantas umat Islam lantas heboh dan tidak shalat lagi karena hajar aswad sudah tidak ada? Meski hajar aswad pernah hilang, namun selama 21 tahun itu umat Islam tidak pernah libur shalat. Seandainya umat Islam itu shalat menyembah hajar aswad, maka selama 21 tahun itu mereka libur shalat. Tapi nyatanya tidak. Umat Islam tetap shalat menghadap kiblat, baik dengan ada batu ataupun tidak, karena esensi mereka ialah mematuhi perintah Allah bukan menghadap dan menyembah batu.


:heart:
User avatar
@muslimasli
 
Posts: 1031
Joined: Fri Jun 27, 2014 12:47 pm

Re: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby efrata » Tue Jul 08, 2014 8:28 am

berarti selama 21 tahun tu, ga da kegiatan haji dunk?
kan klo berhaji, harus cium/nunjuk HA dipojokan kabah.
klo tetep ada haji, berarti ga sah dunk?
efrata
 
Posts: 145
Joined: Mon Jun 30, 2014 11:13 am

Re: Menjawab Tuduhan : MUSLIM MENYEMBAH HAJAR ASWAD

Postby @muslimasli » Tue Jul 08, 2014 12:28 pm

efrata wrote:berarti selama 21 tahun tu, ga da kegiatan haji dunk?
kan klo berhaji, harus cium/nunjuk HA dipojokan kabah.
klo tetep ada haji, berarti ga sah dunk?


RUKUN HAJI

:heart:
User avatar
@muslimasli
 
Posts: 1031
Joined: Fri Jun 27, 2014 12:47 pm


Return to Ttg ALLAH



Who is online

Users browsing this forum: No registered users