.

[ask] tentang zainab more

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Thu Oct 28, 2010 2:04 pm

Hehehe....

Bgni...

Seandainya soal anak angkat tdk di sebut dlm hukum prnikahan islam..MAKA kalau ada kasus riil dlm masyarakat islam soal menikahi bks istri anak angkat bgmna rujukan pnyelesaiannya....? ngerti maksud saya kan...?

Jadi jika ada kasus2 riil kan mesti diselesaikan..kmudian., prmasalahannya kan rujukan pnyelesaiannya bgmna...?

Jadi salah satu masalah adalah bgmna menyelesaikan kasus2 ríil..

Hehehe...lanjut deh.
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby iluvboy.blogspot » Thu Oct 28, 2010 2:12 pm

Pertanyaan saya: jika allah tetap mengharamkan menikahi 'istri tertunda' dari anak angkat bagaimana, jadi anggap saja dari dulu sampai sekarang menikahi 'istri tertunda' dari anak angkat hukumnya haram, apakah menurut anda akan berdampak sistemik pada ajaran islam? :yawinkle:
iluvboy.blogspot
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Thu Oct 28, 2010 7:56 pm

Hehehe...

Kalau mnyangkut hal2 yg fundamental sih iya..

Yaitu Aqidah n pndangan hidup muslim ttg ke sdrajatan umat manusia...

Tapi kalau hukum prnikahan sih tdk trlalu brdampak lah..bisa iya bisa tdk...

Anda tahu zakat kan..muslim ind brzakat pakai beras..pdhal tdk ada nash yg menyebut zakat pakai beras..baik quran maupun hadist..

Tapi brdasar ushulul fiqh kita bisa tahu bhwa kita boleh brzakat pakai beras..

Nah... ini lah gunanya sistematika...

Jadi dlm kasus zainab kita harus jeli mana aqidah mana hukum n kaitannya dgn sistem....

Hehehe...lanjut deh..
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Fri Oct 29, 2010 7:25 am

Saif.Bahar wrote:Hehehe...gara2 mas Tom saya jadi muslim.


(1) he he he ..aku lagi
ya kalau nggak mau ngaku muslim
tuliskan saja sahadat kafir..kok refoooot
"Aku bersaksi Allah SWT adalah sosok PALSU, rekaan khayal muhammad"
dan "Aku bersaksi bahwa muhammad ibn abdullah TIDAK LAYAK sebagai nabi"
tuuuuh nggak pakai mengutuk atau mencaci :supz: :supz:


Saif.Bahar wrote:Saya minta di britahu yg artinga saya tdk tahu kok malah suruh njelasin..

Bgni...dik duren diatas kan sdh mengingatkan fiqh tuh kalau bkn ahlinya bikin nyut2an..bikin mumet karena super njlimet..trutama utk ghoiru mahdlo karena menyangkut umat di lapangan..


(2) sudah dituliskan penjelasan metode 4 imam dst-dst
nah sampiyan sekarang diminta menjelaskan metode mu'tazilla
mau kemana lagi bang? :shock:


Saif.Bahar wrote:Brdasar ayat itu hukum ( skali lagi hukum yg di praktekan muslimin ) prnikahan islam membolehkan menikahi bekas istri anak angkat..


(3) "membolehkan" dan "dipraktekkan" adalah dua hal berbeda
meskipun "muhammad" (dalam tanda kutip) membolehkan
tetapi tidak ada catatan masyarakat mendukung hal ini
bahkan ayat tsb menunjukkan bahwa perkawinan muhammad-zainab pada waktu itu
bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat setempat (arab)
"...supaya tidak ada keberatan bagi orang mu'min
untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka,..."

(4) status "angkat" dalam masyarakat arab itu sangat tinggi
karena mereka melakukan "status angkat" itu dengan sadar,
berbeda dengan "kandung" yang dipunyai dengan "tidak sadar"
jadi disini kita melihat bagaimana masyarakat arab menilai anggotanya
dalam memelihara integritas perkataan-perbuatan

sampiyan ingat tentu bagaimana muhammad "mewajibkan"
kaum anshar menjadikan kaum muhajirin sebagai "saudara angkat"
hingga hukum waris dalam qur'an sempat mencatat hak waris bagi saudara angkat
(qs 8:72; qs 8:75 dan penjelasan DEPAG)
dan juga "dongeng"

72. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi[624]. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.


[624]. Yang dimaksud lindung melindungi ialah: di antara Muhajirin dan Anshar terjalin persaudaraan yang amat teguh, untuk membentuk masyarakat yang baik. Demikian keteguhan dan keakraban persaudaraan mereka itu, sehingga pada pemulaan Islam mereka waris-mewarisi seakan-akan mereka bersaudara kandung.



http://www.republika.co.id/berita/ensiklopedia-islam/islam-digest/10/04/19/112001-menengok-riwayat-hukum-waris-dalam-islam
Maka, setelah Islam datang, semua praktik itu dihapuskan. Dalam Islam, semua orang, laki-laki atau perempuan, dewasa maupun anak-anak, yang merupakan bagian dari anggota keluarga yang meninggal dunia, mendapatkan hak waris. Hanya saja, sebelum ayat waris diturunkan, Islam di masa permulaan, sempat mempraktikkan sistem waris yang berbeda. Di antaranya, anak angkat mendapatkan hak waris, orang Muhajirin dan Anshar juga mendapatkan hak serupa.


(5) jadi sebenarnyalah,
nilai moralitas masyarakat arab yang mendudukkan tinggi status "angkat"
baik itu "saudara angkat" atau "anak angkat"
itulah yang mencegah masyarakat arab (pengikut muhammad) waktu itu
untuk meneladani perkawinan ala "muhammad-zainab"
suatu kejijikan bagi mereka untuk seorang "bapak" mengawini bekas "istri anak"
karena itu ayatnya berbunyi "...supaya tidak ada keberatan..." :finga: :finga:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Fri Oct 29, 2010 7:46 am

Saif.Bahar wrote:Manthuq atau literalnya bgtu silakan ditambahi..

Apkah ada mafhumnya...?

Adakah ayat lain yg tdk sesuai...?
Pakai nasikh mansukh tdk...?sebab ada cabang aliran modernis muhamad abduh menolak metode nasik mansukh dgn alasan tuhan alloh bknlah suka asal2an n tdk prnah membatal kan ayat...

Hadist2 trkait..boleh dari imam mana saja..dari syiah kalau oke juga tdk apa2...

Dll...


(1) mana ya metode mu'tazilla-nya?
kok belum kelihatan utuh
baru qur'an OK, hadits OK :finga:


Saif.Bahar wrote:Maksud saya...walau ni warkop tapi yg kita obrolkan sesungguhnya soal pnting di dunia nyata...
Pandangan kita trhadap muhamad,zaid n zainab bisa bragam..tapi hukum prnikahan aitu kan di anut smilyar org..
Sama sprti agama lain hukum prnikahan adalah pnting n bkn main2..
Hehehe...lanjut deh mudah2an brguna..



(2) lebih mantaf lagi,
kalau ada huku ada juga penerapannya
nah silakan bung sayf untuk memberikan contoh perkawinan ini

(3) dalam masyarakat jawa,
kasus seorang "bapak" mengawini "eks istri anak angkat"
saya belum pernah ketemu kasus seperti ini
dalam javanesse wisdom
ada "batur munggah kasur", dari pembantu jadi istri/suami
ada "bantal ganti guling" adik menggantikan almarhum(ah) kakak sebagai istri/suami dsb

(4)barangkali ada untuk masyarakat lainnya?

(5) bisa jadi ada untuk orang yang bisa membangun "muka tembok"
seperti orang "dupeh sugih", "dupeh pangkat" dan sebagainya
orang seperti ini memang jagoan bilang "PREK - EGP" :rolling:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Fri Oct 29, 2010 7:56 am

Saif.Bahar wrote:Tentu saja pngajaran alloh n ketetapan hukum/tasyri' sngat brbeda malah brtentangan dgn struktur sosial masyarakat arab waktu itu pd khususnya..n masyarakat dunia yg stratafikatif pd umumnya..


(1) memang kenyataan masyarakat arab mempunyai integritas moral tinggi,
sehingga ayat tersebut terpaksan mencantumkan
"...supaya tidak ada keberatan...." :rolling:

Saif.Bahar wrote:Dgn kata lain alloh melalui islam hendak mengubah kondisi sosial arab..dlm kasus ini dgn mengubah pndgan hidup ttg manusia n hukum prnikahan...

Hehehe...lanjut ,koreksi n tambahin..komentar saya bisa bener bisa salah.


(2) dengan kata lain,
integritas moral yang tinggi dalam menghargai "status angkat"
dilecehkan dalam sebuah tindakan rendah atas dorongan "kebutuhan sesaat"
dengan "mentang-mentang berkuasa", "mentang-mentang bisa" atau "mentang-mentang kaya"

(3) muhammad jelas berkuasa
muhammad jelas kaya...zaid adalah eks budak dengan mental inferiornya
muhammad jelas bisa ... tunggu saja wahyunya :rolling: :rolling:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Fri Oct 29, 2010 8:07 am

iluvboy.blogspot wrote:Pertanyaan saya: jika allah tetap mengharamkan menikahi 'istri tertunda' dari anak angkat bagaimana, jadi anggap saja dari dulu sampai sekarang menikahi 'istri tertunda' dari anak angkat hukumnya haram, apakah menurut anda akan berdampak sistemik pada ajaran islam? :yawinkle:



(1) saya coba njawab, biar nanti dibetulkan sama bung sayf :-"

(2) menurut terawangan saya, dampak sistemiknya sangat-sangat besar
kita tahu bahwa kedudukan hukum Allah itu sama
tidak ada yang lebih rendah tidak ada yang lebih tinggi

(3) misalnya mengaku islam dengan tauhid
tidak bisa lantas meninggalkan hukum perkawinan islam begitu saja
atau juga tidak bisa meninggalkan hukum zakat, waris dan sebagainya
jadi muslim yang tidak mengikuti huklum waris islam itu artinya sama juga murtad

(4) sehingga bila hukum "istri tertunda" ini tidak ada
atau tetap pada mengawini eks istri anak angkat adalah "memalukan"
maka secara sistemik ajaran islam PINCANG tidak sempurna
atau bisa dikatakan BUKAN ISLAM
:rolling:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Fri Oct 29, 2010 10:16 am

Hehehe...

Mempraktekan hukum islam itu sistem hukumnya di anut..

Sistem...muslim boleh menikah lbh dari satu itu dlm sistematika hukum...

Tapi tinadakan hukum muslim bisa tdk menikah lbh dari satu..

Menikahi eks istri anak angkat..itu dlm sistematikanya..praktek sistemnya..
Tapi muslim bisa memilih tdk menikahi bekas istri anak angkat...

Org islam bisa brbuat dlm sistem islam yg di praktekan..

jadi tdk mesti di lakukan...harus dilakukan..pilihan2..dst
itu adalah sistem.

Nah..yg "...supaya tdk ada kbratan..." maksudnya...tdk brkeberatan dgn langkah awal di terapkannya sistem hukum prnikahan islam...ini kan langkah pngenalan trhadap sistem baru....

Jadi prinsip dari soal zainab adalah...islam memberi panduan2 dlm prnikahan yg paling aneh skalipun...

Knyataan hidup mengajarkan bhwa dlm hidup ini tdk slalu lurus2 saja....

Ada dlm hidup ini yg nampak aneh walau sbnarnya alamiah n biasa saja....

Islam peduli pd yg aneh2 itu..yg umumnya di pinggirkan oleh kehidupan...adil skali islam itu bagi mu'tazilah..

Dlm prnikahan basic tolok ukurnya rata2 ...prtalian darah.

Karena scara alamiah nasab atau keturunan itu pnting bagi manusia...

Basic hukum waris rata2..:

1.prtalian darah.

2.hubungan sosial..

Nah kmbali ke Menikahi eks istri anak angkat,...

Diluar nash..apa hubungannya dgn prtalian darah...?

Apa dampaknya bagi hukum waris..( bkn sistemnya tapi materi hukumnya )...?

Islam mgubah ke 2 hal diatas pd masyarakat arab yg FEODAL pd waktu itu...

Feodalisme brdampak pd sistem hukum...

Di post saya..ttg dampak sistemik..saya katakan bisa ya bisa tdk...

nah..soal basic aqidahnya kan sudah...ksdrajatan manusia..lgkah awalnya dgn mgenallkan pd org arab waktu itu dgn ....pmbebasan bilal.,menikahnya zaid n zainab..dll.

Kini menurun ke soal sistem hukum prnikahan...

Anda sndiri lho Mas Tom yg menyimpulkan bhwa sistem hukum islam SEMPURNA dgn adanya hukum menikahi anak angkat mnjadi materi hukum islam...

Mski pd waktu itu brarti adalah perombakan besar2an..

Hehehe..kini kita mulai menyimpulkan..
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby duren » Fri Oct 29, 2010 10:35 am

Saif.Bahar wrote:Menikahi eks istri anak angkat..itu dlm sistematikanya..praktek sistemnya..
Tapi muslim bisa memilih tdk menikahi bekas istri anak angkat...

Bung Bahar .. mohon koreksi
Pada Q 33.37 yang dibicarakan MASIH BERSTATUS ISTRI !!

Karena Zainab juga di NIAT muhammad ketika MASIH BERSTATUS ISTRI Zaid

Artinya klo syurr kepada menantu sah sah saja bila kemudian di atur sedemikian rupa agar dia menjadi BEKAS ISTRI anak angkat .

Aplikasi lain :
_Sah bila anak angkat menikahi emak angkat
_Sah bila menikahi BEKAS MENANTU ANAK KANDUNG >nikah dulu sama orang lain seperti talaq 3

:rolleyes:
Lanjut bos
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Fri Oct 29, 2010 12:59 pm

Hehehe...

Dlm hukum menikah...pihak calon istri bknlah brstatus masih mnjadi istri org lain...

Jadi bgtu ada palu hukum mengetuk meja kputusan ttg status kmbali single maka sjk DETIK itu bisa mnjadi istri siapapun dlm aturan butir2 prnikahan...

Dalam ranah hukum memang yg di bicarakan adalah masalah prosedur..syarat,rukun,..n smua "mekanisme" sprti itulah.....

Kalau yg di bicarakan faktor kpantasan..tentu beda framenya..

Yg jadi masalah kan seolah kan muhamad hanya ngurus bgtuan...jadi bkn sisi hukum menikah..

Blum ada kjelasan faktor2 lain..mgkin saja ada hal2 penting melingkupi soal ini...trkesan ada hal pnting sdg trjadi waktu itu..

- keadaan muhamad dgn kondisi lingkungan...

- keadaan zaid n zainab dlm rumah tangga..

- keadaan muslim dgn prgeseran nilai2 n trutama hukum prnikahan..

- dll.

Tentu muhamad sbgai pemimpin harus merespon keadaan wktu itu dgn tepat juga singkat..

Sbnarnya muhamad itu kan me REVOLUSI sistem sosial n sistem kprcayaan..mulai hal mendasar sampai pmbentukan tatananannya.,

bagi saya...sbuah REVOLUSI haruslah memiliki dukungan memadai..menurut alam fikir modern kan bgtu...

Revolusi marxisme gagal..pdhal smua piranti software n hard warenya memadai..

Revolusi prancis tak membentuk pradaban baru...

Intinya...menurut frame modern..muhamad jelas2 bkn tokoh revolusioner smata...

Dari crita sjarah..bhkan dongeng skalipun...jelas kekuatan 63 thn seorg tokoh tak kan mgkin membgun pradaban...

Muhamad jelas bkn filsuf..bkn saintis ilmiahwan...bkn praktisi ideologi sprti vladimir lenin n george washington...dll.

Nah..hubungannya dgn tudingan itu mudah2an bisa di pahami...

Seorg pemimpin revolusi saja harus merespon sesuatu dgn singkat n tepat...apalagi muhamad..

Hehehe...lanjutin deh soal ktrgesaan muhamad n zainab.
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby iluvboy.blogspot » Fri Oct 29, 2010 1:06 pm

Jawaban saya: tidak pantas mengingini menantu dari anak tiri, ada yg tidak setuju? :heart:
iluvboy.blogspot
 
Posts: 951
Joined: Wed Oct 21, 2009 6:18 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Fri Oct 29, 2010 1:58 pm

Hehehe...

Yg ngebet si zainab atau muhamad....? Hayoooo....

N hukum prnikahan kaitannya sdh slesai blum.....?

Bgmana implikasi etis bagi sistem hukum....?

Maksudnya jika itu ada dlm quran maka jadi sumber hukum..

Lha kalau tdk ada muhamad n zainab implikasinya dlm sistem hukum yaitu tiadanya materi hukum prnikahan bekas istri anak angkat n hal2 trkait smisal pewarisan dsb...

Anda pasti di teriakin dik Tom..sistemnya pincang tuh...

Bisa anda jelaskan kedudukan adab/etis/etiket n hukum dlm prkaitannya....?

N ada beda kok..Muhamad sbgai sumber sunnah n sbgai manusia biasa...

Islam memang utk manusia yg hidupnya jelas2 alamiah kok...

Utk dik duren..wah kok anda jadi merinci di fiqh...soal anak angkat menikah dgn emak angkat itu mafhum ayat...mafhum mukholafah...dll.

Hehehe...brdasar ayat itu islam juga ngajarin stdknya menging4tkan skala prioritas dlm khazanah filosofi sistem..

( Pantas ) etiket n hukum duluan mana...bisa saja tuh muhamad ngajarin sistem n pmbentukannya..

Hehehe..lanjut dik.
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Fri Oct 29, 2010 2:01 pm

Saif.Bahar wrote:Hehehe...
Mempraktekan hukum islam itu sistem hukumnya di anut..
Sistem...muslim boleh menikah lbh dari satu itu dlm sistematika hukum...
Tapi tinadakan hukum muslim bisa tdk menikah lbh dari satu..
Menikahi eks istri anak angkat..itu dlm sistematikanya..praktek sistemnya..
Tapi muslim bisa memilih tdk menikahi bekas istri anak angkat...
Org islam bisa brbuat dlm sistem islam yg di praktekan..
jadi tdk mesti di lakukan...harus dilakukan..pilihan2..dst
itu adalah sistem.


(1) betuuullll sekali
dan karena arabic tribal wisdom menolak praktek itu
maka hukum itu tidak dipraktekkan...
nggak tahu kalau memang "rai gedhek" sudah hilang rasa malu :finga:

Saif.Bahar wrote:Nah..yg "...supaya tdk ada kbratan..." maksudnya...tdk brkeberatan dgn langkah awal di terapkannya sistem hukum prnikahan islam...ini kan langkah pngenalan trhadap sistem baru....


(2) mlintir ke mana lagi bang sayf
udah jelas "keberatan" itu adalah rasa malu melanggar nilai sosial masyarakat
yang "diaminkan" barangkali secara universal (saya contohkan jawa)

(3) sampai sekarang nilai baru itu tidak berhasil diterapkan
kebayang betapa malunya masyarakat arab dalm pergaulan antar bangsa
bila "nilai baru" itu berhasil ditanamkan...
jenis "masyarakat baru" macam apa ya....?
Yang "tak punya rasa malu sosial"? :finga:

Saif.Bahar wrote:Jadi prinsip dari soal zainab adalah...islam memberi panduan2 dlm prnikahan yg paling aneh skalipun...


(4) ternyata bagi sampiyan pun
menikahi janda anak angkat juga "aneh"
aneh itu dekat malu nggak ya?
kalau nggak tahu malu...? ya biasa saja ... :finga: :finga:

Saif.Bahar wrote:Knyataan hidup mengajarkan bhwa dlm hidup ini tdk slalu lurus2 saja....
Ada dlm hidup ini yg nampak aneh walau sbnarnya alamiah n biasa saja....
Islam peduli pd yg aneh2 itu..yg umumnya di pinggirkan oleh kehidupan...adil skali islam itu bagi mu'tazilah..


(5) barangkali perlu didaftarkan ke ripley's museum
sebagai pencipta tata sosial yang aneh-aneh :finga:


Saif.Bahar wrote:Dlm prnikahan basic tolok ukurnya rata2 ...prtalian darah.
Karena scara alamiah nasab atau keturunan itu pnting bagi manusia...


(6) seorang bapak mengawini anak tiri? nggak ada hubungan darah lho
seorang anak mengawini ibu tiri? nggakada hubungan darah lho
boleh kata islam, TAPI SARU... kata orang jawa :finga:


Saif.Bahar wrote:Basic hukum waris rata2..:
1.prtalian darah.
2.hubungan sosial..


(7) nanggapi apa ya bung
yang saya ajukan adalah bukti-bukti
"integritas moral orang arab dalam menanggapi status saudara angkat dan anak angkat"

Saif.Bahar wrote:Nah kmbali ke Menikahi eks istri anak angkat,...
Diluar nash..apa hubungannya dgn prtalian darah...?
Apa dampaknya bagi hukum waris..( bkn sistemnya tapi materi hukumnya )...?
Islam mgubah ke 2 hal diatas pd masyarakat arab yg FEODAL pd waktu itu...
Feodalisme brdampak pd sistem hukum...


(8) mo kemana ya....?
apa maksudnya feodalisme berdampak pada hukum?
memangnya nilai sosial "saru mengawini anak tiri"
cuman buat rakyat dan para "ndragung" itu bebas kawin kemawin gitu? :rolling:

Saif.Bahar wrote:Di post saya..ttg dampak sistemik..saya katakan bisa ya bisa tdk...
nah..soal basic aqidahnya kan sudah...ksdrajatan manusia..lgkah awalnya dgn mgenallkan pd org arab waktu itu dgn ....pmbebasan bilal.,menikahnya zaid n zainab..dll.

Kini menurun ke soal sistem hukum prnikahan...


(9) pembebasan budak itu sudah biasa maaasss...
jaman bani israil saja sudah ada
so ...what's new lah yauuuuw?

(10) justru yang diintrodusir adalah melawan "rasa malu"
merampas harta orang lain menjadi jalan halal mencari nafkah
kawin dengan istri anak angkat
barangkali keanehan "melawan rasa malu" lainnya bisa didaftarkan :finga:
sambil mengenalkan kelas masyarakat baru
kelas "ikut aku" atau kelas "kupenggal kau"

Saif.Bahar wrote:Anda sndiri lho Mas Tom yg menyimpulkan bhwa sistem hukum islam SEMPURNA dgn adanya hukum menikahi anak angkat mnjadi materi hukum islam...


(11) oh ya? dimana?
yang ini? :finga:

(4) sehingga bila hukum "istri tertunda" ini tidak ada
atau tetap pada mengawini eks istri anak angkat adalah "memalukan"
maka secara sistemik ajaran islam PINCANG tidak sempurna
atau bisa dikatakan BUKAN ISLAM :rolling:


Saif.Bahar wrote:Mski pd waktu itu brarti adalah perombakan besar2an..
Hehehe..kini kita mulai menyimpulkan..


(12) itu yang sampiyan sudah simpulkan
tentang perkawinan muhammad-zainab sebagai "keanehan"
melawan rasa malu sosial melawan nilai "SARU" :finga: :finga:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby duren » Fri Oct 29, 2010 3:55 pm

Cemon bung Bahar .. Jangan sampai rusak reputasi ku sebagai guru ente ..

Masih mendingan loh bung Bahar cuma kujadikan murid . :-s
Muslim kaffah ustad Cresent Star langsung lari dari FFI karena kucetuskan niat menjadikannya sebagai anak angkat ku .. :finga:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Fri Oct 29, 2010 6:17 pm

Hehehe...

Dlm fiqh nikah wal faroid kan sdh jelas princian ttg siapa2 boleh dinikahi n urut2an ahli waris..

Ayat itu Saya tarik ke konteks fiqh kan cuma menunjukkan prtautan ayat n tindakan muhamad dlm hukum islam atau fiqh....

Skali lagi..sunnah nabi hanya bisa di pahami dgn baik oleh muslim...

Sunnah adalah tindakan nabi sbgai muslim...

Kerasulan adalah tindakan nabi sbgai utusan all0h...

Kerasulan itu tdk wajib di contoh muslim...

Nah...kalau soal hubgannya sama fiqh ada yg menasakh tdk....?

Soal pmbebasan bdk sjak jaman bani israel saya kira lbh bagus islam...

Israel sdh sama kita tahu sngat "diskriminatif" atau memandang rendah bangsa lain (mgkin tdk kpd bgsa kulit putih)..

Dgn kata lain terminologi kesedrajatan hampir tdk ada dlm budaya yahudi/israel...

Sampai kini kan prasaan lbh baik ketimbang arab krn ajaran yudaisme...

Islam abad 6 merevolusi pdngan kmanusiaan dgn pndgan bhwa manusia sdrajat di saat org yahudi masih brpndangan mereka brdrajat tinggi..

Jadi pmbebasan bdk jaman israel tanpa pmbebasan prasangka kbgsaan/etnis..

sdgkan islam pd abad 6 datang dgn egaliterianisme brdasar ketuhanan n memperkenalkan dgn tindakan konkrit pembebasan budak...juga pembebasan dari prasangka etnis dll.

Sbgai lgkah awal...apa yg di bawa muhamad brpngaruh besar bagi kbdayan n bknkah kmudian bisa mginspirasi brbagai sudut dunia..

Soal nabi "mau" menikah zainab di saat masih status brsuami...

Barangkali ada yg bantu meletakkan konteks etis lbh tepat...?

Juga mgkin koreksi ni post kali saja kurang brwawasan.

Hehehe..lanjut deh.
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby duren » Fri Oct 29, 2010 7:01 pm

Saif.Bahar wrote:Soal nabi "mau" menikah zainab di saat masih status brsuami...

Klo ada yang keberatan .. boleh tempur sama ane .. :-s

Awlloh aja ikut memperjelas status Zainab ..yang tergambar dalam ayat ini

.... untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby MasTom » Sat Oct 30, 2010 7:41 am

Saif.Bahar wrote:Hehehe...
Dlm fiqh nikah wal faroid kan sdh jelas princian ttg siapa2 boleh dinikahi n urut2an ahli waris..
Ayat itu Saya tarik ke konteks fiqh kan cuma menunjukkan prtautan ayat n tindakan muhamad dlm hukum islam atau fiqh....


(1) ooo... maksudnya muhammad itu dari "kelas feodal"-nya islam
yang mbikin hukum "aneh" buat "kelas rakyat"
sak geleme dhewe, mentang-mentang kuasa - (jadi nabi he..),
mentang-mentang bisa (wahyu bisa dipesan..he...he) :finga:

Saif.Bahar wrote:Skali lagi..sunnah nabi hanya bisa di pahami dgn baik oleh muslim...
Sunnah adalah tindakan nabi sbgai muslim...
Kerasulan adalah tindakan nabi sbgai utusan all0h...
Kerasulan itu tdk wajib di contoh muslim...


(2) kalau tindakan muhammad mengawini janda anak angkat itu
termasuk kerasulan apa bukan? kerasukan sih iya lho ... :finga:

(3) kalau itu dimaksudkan sebagai fiqh
tentunya ada harapan akan diikuti oleh kaum muslimin pengikut muhammad
masa sih Allah SWT-nya muhammad
membuat hukum khusus hanya untuk muhammad saja? :supz:

Saif.Bahar wrote:Nah...kalau soal hubgannya sama fiqh ada yg menasakh tdk....?


(4) mangnya ada gitu? :finga:

Saif.Bahar wrote:Soal pmbebasan bdk sjak jaman bani israel saya kira lbh bagus islam...
Israel sdh sama kita tahu sngat "diskriminatif" atau memandang rendah bangsa lain (mgkin tdk kpd bgsa kulit putih)..
Dgn kata lain terminologi kesedrajatan hampir tdk ada dlm budaya yahudi/israel...


(5) ah masa sih islam lebih bagus?
mangnya sudah baca taurat musa?
jadi ingat habe eks muslim minang yang jadi si "israel kecil"
baca aja lengkap kesaksian si habe .. mantaf lho :prayer:

http://indonesia.faithfreedom.org/forum/kesaksian-habe-proletar-saya-israel-kecil-t39512/?hilit=habe%20israel
Apa? Anda menganggap saya gila? No my friend. Saya memang Israel kecil. Habe dengan senang hati akan lebih rela menyembah Odonai dari pada King Allah. Saya akan lebih khusuk berdoa di dinding ratapan dari pada sholat tahajud tengah malam. Dulu ketika masih memiliki semangat pesantrenan saya pernah buta memang. Sayapun seperti anda pernah membenci Israel dan Yahudi. Bukan cuma itu di smp saya pernah merobek robek injil koleksi oom Anton, paman saya yang otodidak lantaran berang kenapa orang kristen menyembah Tuhan yang plural dan kenapa mereka tidak mengakui nabi terakhir setelah Isa. Tapi mata saya sejak sma mulai terbuka lebar, ketika samar samar saya sadar setelah melakukan berbagai macam riset bahwa Tuhan agama yang saya sembah ternyata adalah semacam Darth Vader dan junjungan yang selalu diberi shalawat jutaan umat tidak lain adalah prince of darkness.
..
Saya adalah Israel kecil ditengah keluarga besar saya yang ke arab araban di Indonesia. Saya adalah seorang Haskalah, seorang melek di tengah para tunanetra. Saya tidak ragu untuk mengakui bimbang dan sangat sulit untuk percaya dengan omongan orang tanpa melalui daur proses kritik berlapis lapis. Saya tidak suka dengan kemonotonan ceramah ceramah gombal. Saya adalah seorang skeptis yang akut.
Bernard Russell pernah bilang " the problem with the world is that the fools are always sure, dan wise people are full of doubt " Dan fool yang dia maksud sangat sinkron dengan penganut agama mayoritas di Indonesia yang apa apa demo anti Israel dan Yahudi. Juga para penceramah agama yang acapkali mencaci Yahudi sebagai bangsa yang terkutuk dan dibenci King Allah.



Saif.Bahar wrote:Sampai kini kan prasaan lbh baik ketimbang arab krn ajaran yudaisme...
Islam abad 6 merevolusi pdngan kmanusiaan dgn pndgan bhwa manusia sdrajat di saat org yahudi masih brpndangan mereka brdrajat tinggi..
Jadi pmbebasan bdk jaman israel tanpa pmbebasan prasangka kbgsaan/etnis..
sdgkan islam pd abad 6 datang dgn egaliterianisme brdasar ketuhanan n memperkenalkan dgn tindakan konkrit pembebasan budak...juga pembebasan dari prasangka etnis dll.


(6) duh gusti paringana bung sayf mata yang melek :prayer:
mangnya ada apa dengan kejawen (serat gatoloco darmogandhul),
orang bali, tengger, baduy dst-dst :rolling: :rolling:

(7) sekarang ente pergi ke arab sana
cek apa yang mereka katakan (sebut)
tentang pembantu indonesia atau pekerja dari pakistan :rolling:
tak usah jauh-jauh.... ke puncak yuk mumpung lagi musim haji
arab lagi liburan di puncak tuuuh.... berburu ayam indonesia :green:

Saif.Bahar wrote:Sbgai lgkah awal...apa yg di bawa muhamad brpngaruh besar bagi kbdayan n bknkah kmudian bisa mginspirasi brbagai sudut dunia..


(8) dan inspirasi yang dibawanya
"masuk islam" atau "dipenggal dan dihinakan" :rolling:

Saif.Bahar wrote:Soal nabi "mau" menikah zainab di saat masih status brsuami...
Barangkali ada yg bantu meletakkan konteks etis lbh tepat...?
Juga mgkin koreksi ni post kali saja kurang brwawasan.
Hehehe..lanjut deh.


(9) loh yang mikir ayat qs 33:37 itu Allah swt apa muhammad sih?
maksud bang sayf, qs 33:37 itu langkah keputusan muhammad itu terbaik?
ataukah itu keputusan Allah SWT-nya muhammad?

qs 33:37. Dan (ingatlah), ketika kamu berkata kepada orang yang Allah telah melimpahkan nikmat kepadanya dan kamu (juga) telah memberi nikmat kepadanya: "Tahanlah terus isterimu dan bertakwalah kepada Allah", sedang kamu menyembunyikan di dalam hatimu apa yang Allah akan menyatakannya, dan kamu takut kepada manusia, sedang Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu takuti. Maka tatkala Zaid telah mengakhiri keperluan terhadap istrinya (menceraikannya), Kami kawinkan kamu dengan dia[1219] supaya tidak ada keberatan bagi orang mukmin untuk (mengawini) isteri-isteri anak-anak angkat mereka, apabila anak-anak angkat itu telah menyelesaikan keperluannya daripada isterinya[1220]. Dan adalah ketetapan Allah itu pasti terjadi.


(10) kalau gue yang mikir
mending tak cabut saja nyawa muhammad
bikin rusak nilai peradaban masyarakat arab (dan dunia) :rolling: :rolling:
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Saif.Bahar » Sat Oct 30, 2010 10:26 am

Hehehe...

Oke deh..ke sub topik..

Soal pmbebasan bdk kan ada kaitannya...

Islam pd abad 6...

1.ksdrajatan manusia.

Islam berbasic pd maknawiyah atau ketuhanan...sooo..artinya kalau muslim brpndgan pd ktdk sdrajatan maka ia brdosa.

2.diskursus pembebasan budak dgn langkah2 awal...

Di abad 6 n sblumnya tdk ada yg memiliki ke 2 nya skaligus..

- mgkin ada pmbebasan bdk tapi bkn brdasar landasan diskursus.tegasnya tdk dikuti oleh "pola hidup"..juga tdk diikuti oleh ksdrajatan yg brpijak pd ketuhanan..

- mgkin ada wacana egaliter..tapi cuma diskursus sosial..jadi basic maknawiyah/aqidah tdk ada..juga blum tentu di ikuti pmbebaran budak..

Nah..islam pd abad 6 ujug2 datang membawa 2 hal pnting di atas merevolusi tatanan masyarakat..

Kata dik sulirtyono islam itu smpurna..nah 2 hal diatas itu cukup lengkap/sempurna dlm merevolusi tatanan..

Lha kaitannya dgn soal zainab (di pndang dari brbagai sudut)adalah soal ksdrajatan n pmbebasan budak..

Kaitannya suatu nilai2 revolusioner tsb dgn maksud2 anda bgmana....?

Etiket..hukum..adat..dst.

Trnyata tdk gampang meletakkan hal2 besar(nilai2 revolusioner tsb) dlm sistematika..

Nilai2..menurun etika n moral..menurun norma n adab...

Bisakah Norma menggugurkan nilai....?

Bahasan lainnya entar deh.

Hehehe..koreksi n lanjut deh.
Saif.Bahar
 
Posts: 1548
Joined: Thu Jul 29, 2010 7:41 pm

Re: [ask] tentang zainab more

Postby Akukomkamu » Sat Oct 30, 2010 2:18 pm

Inti nya saja lah ...ga usah muter2 kang Saif.
Menurut pandangan gw tentang masalah ini , mohamad yg anda agung2kan itu memang memberikan hak kebebasan mutlak pada muslimin dan hak2 kebebasan mutlak itu berupa hal kawin mawin , mohamad dr sisi para kafir dinilai sangat egois dan penuh dengan segala pembenaran demi nafsu birahi sex dan keamoralan martabat sebagai manusia yg dilapis secara agama yg katanya wahyu Tuhan mmm... :-k , dalam hal ini gw yakin muslimah akan lebih suka dengan cara pandang kafir dalam hal MEMANUSIAKAN WANITA.

Dalam islam masalah wanita memang sangat TIDAK DIMANUSIAKAN ...wanita bagai barang yg dapat seenaknya mau dipake ato dibuang , jadi masalah zainab ini bagi muslimin memang terasa wajar ... tapi bagi kafir sangat tidak wajar sekali !!!

Masalah budak yg dimerdekankan hehehe... :lol: itu cuman akal bulus si nabi bejat mohamad !!!


Pisss... :heart:
Akukomkamu
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: [ask] tentang zainab more

Postby duren » Sat Oct 30, 2010 2:34 pm

Saif.Bahar wrote:Islam pd abad 6...

1.ksdrajatan manusia.

Islam berbasic pd maknawiyah atau ketuhanan...sooo..artinya kalau muslim brpndgan pd ktdk sdrajatan maka ia brdosa.

2.diskursus pembebasan budak dgn langkah2 awal...

Di abad 6 n sblumnya tdk ada yg memiliki ke 2 nya skaligus..

- mgkin ada pmbebasan bdk tapi bkn brdasar landasan diskursus.tegasnya tdk dikuti oleh "pola hidup"..juga tdk diikuti oleh ksdrajatan yg brpijak pd ketuhanan..

- mgkin ada wacana egaliter..tapi cuma diskursus sosial..jadi basic maknawiyah/aqidah tdk ada..juga blum tentu di ikuti pmbebaran budak..

Nah..islam pd abad 6 ujug2 datang membawa 2 hal pnting di atas merevolusi tatanan masyarakat..

Argumen bung Bahar NYARISSSS saja BENAR

Karena awlloh dan muhammad MEMANG menikahkan SECARA PAKSA " si budak " Zaid dengan " si ningrat" Zainab melalui :
Q 33.36. Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.

Betapalah MULIANYA awlloh / muhammad .. KALAU SAJA Q 33.37 tidak pernah diturunkan .

Setelah perceraian itu Zaid MEMILIH pergi " bunuh diri " dengan cara membawa segelintir kecil pasukan UNTUK MATI melawan pasukan musuh yang puluhan lipat jmlahnya

Maknawiyah/aqidah afa fula yang hendak diajarkan awlloh dan muhammad kepada umatnya ??

HEHEHE
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users