.

MATI KETAWA ALA ISLAM

Yang bikin tertawa terbahak-bahak sampai sakit perut.

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby raja_klenik » Tue Jun 26, 2012 12:13 am

Sebagai figur yg sering muncul di tv dan akrab dengan golongan selebriti.. sudahlah pasti ustad berbadan mungil, Nur Maulana, punya banyak jama'ah.
Salah satu jama'ahnya, Shodiq, siang itu menemui dia untuk bertanya tentang sesuatu.

"Pak Ustad, ane kan barusan pulang haji.. kata Pak Ustad kalo udah pulang haji kan ngomong harus bener kagak boleh banyak bohong kayak dulu lagi," jelas Sodiq membuka percakapan.

"Emang sudah begitu seharusnya, Diq.. biar haji ente makin mabrur dan barokah," jawab Ustad Maulana mantap.

"Begini Pak ustad, waktu naik haji kemaren.. ane keliling kabah dan kemudiam nyium hajar aswad.. kok dari dalam kabah sayup-sayup ada yang ketawa cekikikan dan bilang.. "Satu lagi tertipu" ..." papar Sodiq, "Itu yg ketawa siapa dan maksudnya apa sih, Pak Ustad?"

"Emmm...gimana ya.. itu sebenernya rahasia.." jawab Ustad Maulana berusaha menghindar.

"Jangan gitu dong, Pak Ustad.. ane kan udah ngebela-belain naik haji pake jual sawah warisan segala.. masa hal yang kaya begitu ane kagak boleh tau?"

Untuk sesaat Ustad Maulana ragu-ragu, tetapi melihat wajah Sodiq yang memelas.. ngga tega juga dia untuk menyimpan rahasia tersebut.

"Begini, Diq... berhubung ane sebagai ustad juga harus jujur pada jama'ah, ane mau buka salah satu rahasia tentang hajar aswad."

"Emang ada apa sama hajar aswad, Pak Ustad?" tanya Sodiq antusias.

"Suara yang ente dengar itu sebenernya suara nabi mamad sendiri.. ente inget kan, Diq.. bentuk hajar aswad itu kaya gimana.. berbentuk seperti v4g1na perempuan dengan ukuran super jumbo.. itu tidak lain dan tidak bukan, sebetulnya adalah simbol kekecewaan perjaka nabi mamad dapet kawin sama perempuan Khadijah yang ternyata berstatus janda!"

:shock:

Sodiq sontak kaget dan setengah tidak percaya dengan penjelasan Ustad Maulana yang terdengar terlalu mengada-ada. Namun dia masih berusaha menjaga emosi dan mengikutkan rasa penasarannya.

"Kalo emang nabi mamad merasa tertipu dan kecewa.. kenapa kok umat muslim dibawa-bawa untuk diharuskan nyium hajar aswad juga?"

"Itulah Diq...namanya juga orang kecewa, udah pasti beliau merasa ngga enak untuk kelihatan b3g0 sendirian.. itu sebabnya beliau ngajak-ngajak umatnya untuk ikut-ikutan jadi o'on."

Antara marah, geram dan kecewa Sodiq langsung menghardik ustad maulana, "Ustad! Kalo ustad emang udah tau fakta ini dari dulu.. kenapa ngga segera mencegah kaum muslim untuk naik haji!"

"Ane sih pengennya begitu, Diq. Tapi kepala ane bisa melayang kalo ngeluarin fatwa kaya begitu.." jawab ustad maulana pasrah, "Mungkin suatu saat ane bakal menghimbau seperti itu.. tapi caranya harus pelan-pelan."

"Lagian... ane saat ini juga lagi nunggu Julia Perez pulang umroh ngga lama lagi.." lanjut Pak Ustad sambil malu-malu kucing.

Sodiq yang merasa dapet gosip baru langsung nyamber, "Julia Perez yang artis janda kembang itu? Emang Pak Ustad punya hubungan apa sama dia?"

"Jupe bilang... kalo lagi berduaan sama ane.. dia bilang ane selalu bisa bikin dia bahagia dan ketawa geli terus.." sahut Ustad Maulana dengan wajah semakin memerah.

"OOoo.. pasti karena ceramah Pak Ustad yang adem dan lucu ya?" selidik Sodiq makin penasaran.

"Bukan Diq... Jupe bilang, dia suka sama ane lantaran ukuran "t1t1t" ane yang kecil dan unyu.. pas banget buat ngilik-ngilik hajar aswad punya dia.." :green:
User avatar
raja_klenik
 
Posts: 111
Joined: Sat Mar 27, 2010 10:00 am

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby raja_klenik » Sun Aug 12, 2012 7:21 pm

Soimah adalah pembantu rumah tangga beragama islam yg bekerja pada seorang majikan kafir. Walau pun digaji cukup besar 2 juta sebulan namun masih ada keraguan dalam hatinya tentang sah-tidaknya pendapatan yang dia peroleh. Maka untuk menjawab keragu-raguan batinnya dia bertanya pada seorang ustad di mesjid dekat kompleks rumah majikannya berada.

"Pak Ustad, saya tau bahwa saya digaji lumayan besar.. bahkan perlakuan majikan kafir saya juga baik.. saya diperlakukan sangat manusiawi.. tapi yang jadi pertanyaan saya, apakah rejeki yang saya peroleh itu halal, Pak Ustad?" tanya Soimah pada Sang Ustad.

"Soimah.. sekali pun kamu digaji lumayan gede.. tapi kita tidak pernah tau maksud sebenernya dari majikan kafir.. orang kafir itu sesungguhnya adalah kaum yang suka bermuka dua," jawab Sang Ustad.

"Tapi mereka baik Pak Ustad, saya benar-benar diperlakukan manusiawi.. bahkan mereka tidak pernah membeda-bedakan apa yang mereka makan dengan apa yang saya makan," tukas Soimah mencoba membela majikan kafirnya.

"Ada baiknya walau pun kamu digaji lebih kecil oleh majikan muslim.. tapi justru itu adalah rejeki yang sungguh-sungguh halal dari auwloh."

Soimah pun patuh pada nasihat Ustadnya dan seminggu kemudian pindah bekerja pada majikan baru beragama islam. Di tempat kerjanya yang baru dia digaji satu juta sebulan. Meski lebih kecil dari bayaran majikan kafir, dia merasa lebih mantap bekerja mengingat petuah Ustadnya tempo hari.

Sebulan berlalu, tak sengaja ketika tengah berbelanja di pasar dia bertemu lagi dengan Sang Ustad. Sekedar basa-basi Sang Ustad iseng-iseng bertanya pada Soimah.

"Bagaimana Soimah, sekarang lebih tenang kan bekerja sama majikan muslim?"

"Saya sih ikhlas Pak Ustad digaji lebih kecil sama majikan muslim, tapi yang saya nggak tahan kalau ibu majikan pas nggak di rumah, bapak suka usil meremas-remas pantat saya di dapur waktu saya masak," keluh Soimah memelas.

Pak Ustad sejenak terdiam berpikir dan kemudian menjawab, "Ketahuilah Soimah.. hukum yang paling utama dalam islam adalah hukum tauhid atau kepatuhan tanpa syarat. Dulu Nabi Muhammad juga punya hamba perempuan bernama Hafsa, ketika malam-malam Nabi menginginkan tubuhnya.. Hafsa pun tak menampiknya karena dia sadar apa yang diinginkan Nabi tentu juga barokah baginya yang diturunkan auwloh melalui Muhammad," papar Pak Ustad panjang lebar, "Kamu mengerti kan maksud cerita saya, Soimah?"

"Saya ngerti, Pak Ustad.."

"Nah itu dia.. yang terpenting memang keikhlasan, Soimah.. sekarang kamu ikhlas kan kalau majikanmu menginginkan kamu?"

"Ikhlas sih ikhlas, Pak Ustad.. tapi untuk saat ini saya harus bagaimana?" tanya Soimah pasrah.

Sambil tersenyum dan menarik-narik alis matanya ke atas Pak Ustad menjawab, "Daripada kamu bingung-bingung, saya sebenernya juga bisa menggaji kamu 1 juta.. kapan kamu mau mulai kerja sama saya?" :yawinkle:
User avatar
raja_klenik
 
Posts: 111
Joined: Sat Mar 27, 2010 10:00 am

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby raja_klenik » Tue Oct 15, 2013 10:16 pm

Mansyur, seorang santri muda yang pintar dan merasa tahu banyak hal tentang geografi. Cara berpikirnya yang kritis
sering membuat ustad di pesantrennya blingsatan kebakaran jenggot.

Suatu hari di kelas Mansyur mengangkat tangannya, "Pak Ustad..kenapa sih orang sholat kok kiblatnya ke barat? Bumi
kan bulat..mau sholat ngadep ke barat atau timur kan sama aja..ujung-ujungnya ketemu kabah juga.."

Pak Ustad pura-pura tidak mendengar cuma balik menggerutu, "Mansyur, dengarkan kalo saya sedang menerangkan jangan
suka menyela..tidak sopan!"

Keesokan harinya Mansyur yang tidak puas dengan jawaban kemarin bertanya lagi, "Pak Ustad..kenapa sih orang sholat
kok kiblatnya ke barat? Bumi kan bulat..mau sholat ngadep ke barat atau timur kan sama aja..ujung-ujungnya ketemu
kabah juga.."

Pak Ustad kali ini bereaksi lebih tegas dari kemarin. Sambil melotot dia menghardik, "Mansyur! Dari kemarin kamu
kerjaannya cuma bikin ribut aja! Kalo ngga bisa tenang aku laporkan kamu ke kyai pesantren!"

Di akhir pelajaran ketika semua santri sudah meninggalkan kelas, Mansyur sengaja disuruh tinggal sendiri oleh Pak
Ustad.

"Mansyur..sebenernya aku sebel tiap hari denger pertanyann resehmu, tapi daripada kamu penasaran..aku kasih tahu
rahasia besar..tapi syaratnya, ini nggak boleh kamu kasih tahu sama orang lain!" kata Pak Ustad setengah mengancam.

"Baik Pak Ustad.." jawab Mansyur.

Sambil matanya melotot, Pak Ustad menjelaskan, "Orang sholat kiblatnya cuma ngadep ke barat, sebenernya karena yang
bikin aturan kiblat nggak tau kalau bumi bulat..dia taunya bumi itu datar!...puas lu!?"

Sejenak Mansyur langsung terdiam mencoba menelaah kata-kata Pak Ustad.Tapi sebelum kesadarannya benar-benar pulih,
Pak Ustad sudah balik melotot lagi,"Nah.. sekarang kamu mau percaya agama atau geografi..?!"

Lama sekali Mansyur terdiam... tiba-tiba seperti tersadar sesuatu, dia buru-buru mengemasi barang-barangnya dan
mencium tangan Pak Ustad untuk berpamitan.

"Maaf Pak Ustad, saya mau nelpon emak saya di Mekah. Dia sedang naik haji."

"Emang emakmu kenapa?" tanya Pak Ustad heran.

"Dia cerita alam padang pasir menakjubkan sekali.. seperti berada di ujung dunia...."

"Subhannallah...!" teriak Pak Ustad mengamini.

"Saya cuma mau telpon emak ngingetin.. kalo jalan jangan minggir-minggir, ntar nyemplung ke luar angkasa...." ](*,)

MATI KETAWA ALA ISLAM
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
raja_klenik
 
Posts: 111
Joined: Sat Mar 27, 2010 10:00 am

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby OpoBener » Fri Oct 18, 2013 2:39 am

Sebut saja si Jono, seorang ustad muda yang sedang naik daun di kampungnya karena kepandaiannya bisa mengusir setan. Profesi pengusir setan baru saja dijalankan, karena si Jono melihat prospek bisnis yang bagus disitu.

Di kampung tetanggga, ada rumah terkenal angker peninggalan jaman belanda yang konon, setannya suka nakut2in orang yg lewat. Sehingga si Jono diundang u/ mengusir setan2 tersebut. Singkat kata masuklah si Jono kedalam rumah tersebut. Dalam penglihatannya dia melihat ada 9 setan didalam rumah tersebut.

Mulailah si Jono menggelar tikar dan melakukan zikir dengan menyebut asma ouloh sambil merem.....
Sesekali dia ngintip dan melihat setan2 itu pada melototi dirinya, ada 9 orang, dia terus mengucap zikir dan tidak lupa membacakan ayat2 kursi....

5 menit kemudian dia mengintip, dia melihat setannya sisa 7, yang 2 sudah ilang entah kemana.....
10 menit kemudian, dia mengintip lagi, setannya kali ini sisa 1 saja, dia melanjutkan membacakan ayat2 kursinya....
20 menit kemudian , diintipnya setan yang 1 ini terus berdiri didepannya sambil melototi dirinya.....si Jono mulai was was...
30 menit kemudian, di Jono kembali mengintip, si setan masih tetap berdiri didepannya sambil melototi dirinya...keringat mulai membasahi dahi si ustad muda ini, rasa gentar mulai melanda hati dan pikirannya...

45 menit berlalu, si Jono pun tidak berbisik2 lagi dalam membacakan ayat kursi, melainkan sudah setengah berteriak, tetapi dia melihat setan terakhir ini benar2 tidak bergeming dari tempatnya.
Jono pun bergumam..."Ah, setan terakhir ini ternyata kuat sekali, bisa2 dia mencekikku sampai mati kalo begini...ya ouloh, tolonglah aku...."
Tetapi setan itu masih terus berdiri sambil melototin dirinya.....

1 jam berlalu tanpa perubahan berarti, si Jono mulai kewalahan dan hampir menyerah, dia bersiap2 berdiri hendak lari meninggalkan rumah tersebut...
Sekonyong2, datanglah setan pertama, lalu menghampiri dan berkata kepada si Jono....
"MAAF PAK USTAD, SETAN YANG SATU INI MEMANG BUDHEK..."

MATI KETAWA ALA ISLAM
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
OpoBener
 
Posts: 809
Joined: Sat Feb 25, 2012 12:54 am
Location: Di genteng rumah nabi ngintip doi nyipok onta

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby NYFGbY » Fri Oct 18, 2013 12:55 pm

..Wkwkwkwk.....
Ternyata setannya budeg tho.. :lol:
User avatar
NYFGbY
 
Posts: 658
Joined: Thu Mar 01, 2012 12:30 am
Location: Di puncak Jayawijaya, menjaga agar salju tidak mencair.

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby gema » Sat Oct 19, 2013 11:49 am

Baca thread beginian jadi awet muda nih. :rolling:
Bravo buat raja klenik, tingkatkan terus imajinasimu, kalau boleh setiap bulan bisa merilis 1 cerita donk.. :yawinkle:
User avatar
gema
 
Posts: 1097
Joined: Sun Sep 08, 2013 10:27 pm

Re: MATI KETAWA ALA ISLAM

Postby SegeN » Tue Oct 22, 2013 2:40 pm

raja_klenik wrote:Ini cerita aslinya diposting oleh bro DHS di thread-thread belakang.
Saya suka ceritanya makanya saya comot and saya tulis lagi dengan sedikit "edit"an. O:)



Kisah Penciptaan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja
diciptakan-Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan,
Tuhan?"

"Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet baru yang bernama Bumi,"
kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan
Amazon.

Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah
Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang.

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah
utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti
Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga
menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin,
seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta
pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah
itu Tuhan?"

"O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat
cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di
sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari
dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah, suka menolong dan
berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup
sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara
akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua.
Lalu dimana letak keseimbangannya?"

Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the elite moslem idiots I
put in the government."

Ya ampun. Bener-bener mati ketawa saya nanti :lol: :rolling:
User avatar
SegeN
 
Posts: 131
Images: 0
Joined: Tue Oct 08, 2013 1:26 am
Location: Manokwari Papua

Previous

Return to Humor



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron