Page 1 of 1

Masjid Kobe

PostPosted: Thu Jun 30, 2011 11:44 pm
by mamadkafirun
Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan. Tahun 1945, Jepang terlibat perang Dunia Kedua. penyerangan Jepang atas pelabuhan Pearl Harbour di Amerika telah membuat pemerintah Amerika memutuskan untuk menjatuhkan bom atom pertama kali dalam sebuah peperangan.
Dan Jepang pun kalah. Dua kotanya, Nagasaki dan Hiroshima dibom Atom oleh Amerika. Saat itu, kota Kobe juga tidak ketinggalan menerima akibatnya. Boleh dibilang Kobe menjadi rata dengan tanah.

Image
Masjid Kobe masa kini, masih berdiri kokoh walau terpaan gempa melandanya

Ketika bangunan di sekitarnya hampir rata dengan tanah, Masjid Muslim Kobe tetap berdiri tegak. Masjid ini hanya mengalami keretakan pada dinding luar dan semua kaca jendelanya pecah. Bagian luar masjid menjadi agak hitam karena asap serangan bom. Tentara Jepang yang berlindung di basement masjid selamat dari ancaman bom, begitu juga dengan senjata-senjata yang disembunyikannya. Masjid ini kemudian menjadi tempat pengungsian korban perang.

Image
Kondisi masjid Kobe beberapa saat pasca bom atom meledak

Pemerintah Arab Saudi dan Kuwait menyumbang dana renovasi dalam jumlah yang besar. Kaca-kaca jendela yang pecah diganti dengan kaca-kaca jendela baru yang didatangkan langsung dari Jerman. Sebuah lampu hias baru digantungkan di tengah ruang salat utama. Sistem pengatur suhu ruangan lalu dipasang di masjid ini.

Sekolah yang hancur akibat perang kembali direnovasi dan beberapa bangunan tambahan pun mulai dibangun. Umat Islam kembali menikmati kegiatan-kegiatan keagamaan mereka di Masjid Muslim Kobe. Krisis keuangan sering menghampiri kas komite masjid. Pajak bangunan yang tinggi membuat komite masjid harus mengeluarkan cukup banyak biaya dari kasnya. Beruntung, banyak donatur yang siap memberikan uluran tangannya untuk menyelesaikan masalah keuangan pembangunan dan renovasi masjid ini. Donasinya bahkan bisa membuat Masjid Muslim Kobe menjadi semakin berkembang.

Image
Bagian dalam Masjid Kobe

Kekokohan Masjid Kobe diuji lagi dengan Gempa Bumi paling dahsyat tahun 1995. Tepatnya pada pukul 05.46 Selasa, 17 Januari 1995. Gempa ini sebenarnya bukan hanya menimpa Kobe saja, tapi juga kawasan sekitarnya seperti South Hyogo, Hyogo-ken Nanbu dan lainnya.

Para ahli menyebutkan bahwa gempa itu disebabkan oleh tiga buah lempeng yang saling bertabrakan, yaitu lempeng Filipina, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia. Meski hanya berlangsung 20 detik, namun gempa ini memakan korban jiwa sebanyak 6.433 orang, yang sebagian besar merupakan penduduk kota Kobe. Selain itu gempa Kobe juga mengakibatkan kerusakan besar kota seluas 20 km dari pusat gempa.
Gempa bumi besar Hanshin-Awaji merupakan gempa bumi terburuk di Jepang sejak Gempa bumi besar Kanto 1923 yang menelan korban jiwa 140.000 orang. Namun hingga kini masjid Kobe tetap berdiri kokoh dan tegak, seakan tidak tergoyahkan meski didera berbagai bencana.

http://www.i-dus.com/2011/06/diterjang- ... witterfeed

Yang saya beri warna merah di atas adalah kaca-kaca jendelanya didatangkan dari negara kafir yaitu Jerman.

Sekarang mari kita lihat komentar-komentar dari slimers :


Add a comment...

Bahran Khan · Works at PT.LG Elektronic Indonesia
subhanallah.allahu akbar..sungguh besar kuasamu ya allah..
2 ·
· Reply · June 26 at 3:52am
Muhammad Asir Amier · STIE TDN mks
ALLAHU AKBAR
2 ·
· Reply · June 26 at 10:12am
Kurung Batang · Medan Institute of Technology
RUMAH ALLAH.............
2 ·
· Reply · Monday at 6:16am
Abdullah Ferdy · Denpasar, Bali, Indonesia
Laahaula Walaakuwwata Illaa Billaahil 'Aliyyul 'Adhiim...
· Reply · June 26 at 5:06am
Watashi Wa Hansamu · Smk
wa ganteng banged ya....
· Reply · June 26 at 5:44am
Nadia Bian Alamanda
SUBHANALLAH , ALLAHU AKBAR.........
1 ·
· Reply · Tuesday at 10:29pm


Dengan bangganya mereka memuji kebesaran si auwloh..

Nah, sekarang mari kita lihat penjelasan mengenai masjid ini dari situs lain :


Masjid Kobe, masjid pertama di jepang
19 Jan, 2010
Author: Agus Mulyadi | Filed Under: sejarah |

4Share

Kobe Mosque merupakan masjid pertama di Jepang. Masjid ini dibangun tahun 1928 di Nakayamate Dori, Chuo-ku. Kobe berarti gate of God atau gerbang Tuhan.

Image

Banyak pedagang muslim, di antaranya dari India dan Turki yang berinisiatif mendirikan masjid sebagai tempat ibadah bersama. Setelah mendapat izin dari kekaisaran Jepang, dan dibantu para arsitek India, dengan arsitektur bergaya Turki, akhirnya pada bulan Oktober 1935, masjid ini resmi dibuka untuk tempat ibadah umat muslim.

Image

Pada masa perang dunia kedua, ketika bom sekutu meluluhlantakkan bangunan di Jepang, masjid ini tetap berdiri kokoh atas perlindungan Allah swt.

Kini masjid yang memiliki imam masjid Imam Mohsen Shaker al-Bayoumi, lulusan Universitas Al Azhar, Kairo, memiliki bangunan berlantai tiga untuk menampung jemaah muslim setempat maupun pendatang yang jumlahnya berkembang pesat. Dua orang Jepang muslim pertama yang diketahui ialah Mitsutaro Takaoka Taro Takaoka yang memeluk Islam pada tahun 1909 dan mengambil nama Omar Yamaoka selepas menunaikan haji di Mekah. Serta Bumpachiro Ariga yang pada waktu yang sama telah pergi ke India untuk berniaga dan kemudian memeluk Islam di bawah pengaruh orang-orang muslim setempat, serta mengambil nama Ahmad Ariga.

Pada hikayat yang berlainan dikisahkan bahwa seorang Jepang yang dikenali sebagai Torajiro Yamada mungkin merupakan orang Jepang muslim pertama ketika beliau melawat negara Turki disebabkan kasihan terhadap mereka yang nahas dalam kapal Ertugrul. Beliau mengambil nama Abdul Khalil.

Komunitas muslim, konon bermula datangnya beratus-ratus, pelarian muslim Turki, Uzbek, Tajik, Kirghiz, Kazakh dan Tatar Turki. Yang lain dari Asia Tengah dan Rusia, dampak dari Revolusi Bolshevik semasa Perang Dunia I. Orang-orang muslim yang diberikan perlindungan di Jepang ini, menetap di beberapa bandar raya utama di sekitar Jepang dan menumbuhkan komunitas-komunitas muslim yang kecil. Sebagian orang Jepang memeluk Islam melalui hubungan mereka dengan orang-orang muslim ini.

Ada sebuah kisah menarik, pilot-pilot Jepang yang pergi ke negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia sebagai tentera semasa Perang Dunia II diajarkan mengungkapkan Laillaha illallah ketika pesawat-pesawat mereka ditembak jatuh di kawasan-kawasan ini supaya mereka tidak dibunuh. Sebuah pesawat Jepang telah dikatakan ditembak jatuh dan pilotnya ditangkap oleh penduduk-penduduk. Apabila pilot itu menjeritkan kata-kata tersebut, dia menjadi heran ketika penduduk-penduduk itu mengubahkan sikap-sikap mereka terhadapnya, dan memperlakukannya dengan baik. Hingga kini umat muslim di Jepang berkisar 200 ribu dengan 50 ribu di antaranya merupakan warga pribumi Jepang.

http://sekedar-tahu.blogspot.com/2010/0 ... epang.html

Yang saya beri warna merah di atas :
1. Muslim dengan bangga mengatakan bahwa masjid kobe tetap berdiri kokoh atas perlindungan auwloh swt.
2. Jelas saja para pilot yang pesawat-pesawatnya jatuh dan ditangkap oleh penduduk, mereka tidak dibunuh oleh penduduk karena mereka mengucapkan kalimat
Laillaha illallah. Kalau saja mereka tidak mengucapkan kalimat itu, mereka pasti sudah dibunuh oleh para penduduk. :axe:
Apanya yang menarik? [-X

Mari, sekarang kita lihat pembuktian dari Wikipedia apakah benar masjid ini tetap berdiri kokoh atas perlindungan auwloh swt?

Masjid Kobe (神戸モスク Masjid Kōbe?), juga dikenal sebagai Masjid Muslim Kobe (神戸ムスリムモスク Masjid Muslim Kōbe?), didirikan pada bulan Oktober 1935 di Kobe dan merupakan masjid pertama di Jepang.[1] Pembangunannya didanai oleh sumbangan dari Komite Islam Kobe dan dimulai sejak tahun 1928 hingga dibuka pada tahun 1935.[2] Masjid ini sempat ditutup oleh Angkatan Laut Kekaisaran Jepang pada tahun 1943, tetapi sekarang sudah aktif dipakai kembali sebagai masjid. Karena memiliki ruang bawah tanah dan struktur bangunan yang kuat, masjid ini selamat dari bencana gempa bumi besar Hanshin pada tahun 1995.

Masjid ini terletak di distrik Kitano di Kobe. Arsitekturnya dibangun dalam gaya Turki tradisional oleh arsitek Ceko Jan Josef Švagr (1885-1969), seorang arsitek yang juga membangun sejumlah bangunan peribadatan Barat di seluruh Jepang.

Image

http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid_kobe

Yang saya beri tanda merah di atas adalah jelas membuktikan bahwa masjid Kobe tetap berdiri kokoh bukan karena perlindungan auwloh swt tapi karena memiliki ruang bawah tanah dan struktur bangunan yang kuat.
Jadi sebenarnya yang hebat adalah arsitekturnya bukan si auwloh
:finga:
Memang kalau soal taqiya dan membodohi sesama muslim, ya umat islam sendirilah jagonya :finga:

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Jul 01, 2011 8:38 am
by akuadalahkafir
mamadkafirun wrote:Karena memiliki ruang bawah tanah dan struktur bangunan yang kuat, masjid ini selamat dari bencana gempa bumi besar Hanshin pada tahun 1995.

Masjid ini terletak di distrik Kitano di Kobe. Arsitekturnya dibangun dalam gaya Turki tradisional oleh arsitek Ceko Jan Josef Švagr (1885-1969), seorang arsitek yang juga membangun sejumlah bangunan peribadatan Barat di seluruh Jepang.

Yang saya beri tanda merah di atas adalah jelas membuktikan bahwa masjid Kobe tetap berdiri kokoh bukan karena perlindungan auwloh swt tapi karena memiliki ruang bawah tanah dan struktur bangunan yang kuat.
Jadi sebenarnya yang hebat adalah arsitekturnya bukan si auwloh
:finga:
Memang kalau soal taqiya dan membodohi sesama muslim, ya umat islam sendirilah jagonya :finga:

Tanpa melihat hal-hal ilmiahnya, muslim langsung mengambil satu hal sebagai mukjizat... pada akhirnya hanya menjadi bahan tertawaan non muslim :turban:

Sedikit tambahan, berikut adalah beberapa strategi bangunan yang dapat meredam kekuatan tsunami (Saya masukkan karena mesjid ini juga mengalami tsunami, masih berdiri dan dianggap mukjizat) :
Sumber : Tsunami Proof Building
Para Insinyur dan ahli menyarankan strategi-strategi konstruksi ini untuk meredam kekuatan tsunami :
1. Sebisa mungkin, biarkan vegetasi dan karang tetap utuh. Mereka tidak akan bisa menghentikan gelombang tsunami, tetapi mereka dapat memperlambatnya.
2. Posisikan bangunan menyudut ke arah garis pantai. Dinding yang berhadapan langsung dengan laut akan menderita lebih banyak kerusakan.
3. Bangun pondasi yang dalam, beri pengkaku pada footing-nya.
4. Gunakan konstruksi beton berat untuk lantai bawah.
5. Tinggikan lantai bawah di kaki. Air akan kurang merusak jika dapat mengalir di bawah struktur.
6. Gunakan struktur baja menerus yang cukup kuat untuk melawan badai-kencang.
7. Rancang penghubung struktur yang dapat menyerap tegangan.

Lalu saya search nama lokasi mesjid ini berdiri (Kobe) lalu saya temukan bangunan-bangunan ini juga masih berdiri :
Sumber : Kobe Sightseeing
1. Kazamidori-no-Yakata (Old Thomas Residence)
Image
Built in 1909 by German architect George de Lalande for fellow German businessman Gottfried Thomas.
2. Moegi-no Yakata (Old Sharp Residence)
Image
This colonial style home was built in 1903 for American Consul Hunter Sharp. Lost its three chimneys and suffered a large crack in its walls during the Great Hanshin Earthquake in 1995.
3. Rain-no-Yakata (Line House)
Image
It was built in 1915 by Mrs. J. R. Drewell, a woman originally from France.

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Jul 01, 2011 9:17 am
by Pan Kobar
yg menarik bg sy adalah diberikannya izin pmbngunan mesjid Kobe oleh Kaisar jepang pdhl djepang agm resmi ngra adlh Shinto, ini mmbuktikn bhw toleransi umat Kafir dari dl memang mengagumkn. Tnp itu tak ada struktr bgunan msjid Kobe yg kokoh
beda dgn Indo agm rsmi ada 6, tp sring kta nntn di TV, Grja dibakar, pura drusak....

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Jul 01, 2011 3:02 pm
by mamadkafirun
akuadalahkafir wrote:Tanpa melihat hal-hal ilmiahnya, muslim langsung mengambil satu hal sebagai mukjizat... pada akhirnya hanya menjadi bahan tertawaan non muslim :turban:


Memang muslim gampang percaya terhadap sesuatu hal yang belum diteliti lebih dulu kebenarannya dan inilah yang membuat mereka gampang dibodohi bahkan oleh sesama muslim sendiri :green:

akuadalahkafir wrote:Sedikit tambahan, berikut adalah beberapa strategi bangunan yang dapat meredam kekuatan tsunami (Saya masukkan karena mesjid ini juga mengalami tsunami, masih berdiri dan dianggap mukjizat) :
Sumber : Tsunami Proof Building

Para Insinyur dan ahli menyarankan strategi-strategi konstruksi ini untuk meredam kekuatan tsunami :
1. Sebisa mungkin, biarkan vegetasi dan karang tetap utuh. Mereka tidak akan bisa menghentikan gelombang tsunami, tetapi mereka dapat memperlambatnya.
2. Posisikan bangunan menyudut ke arah garis pantai. Dinding yang berhadapan langsung dengan laut akan menderita lebih banyak kerusakan.
3. Bangun pondasi yang dalam, beri pengkaku pada footing-nya.
4. Gunakan konstruksi beton berat untuk lantai bawah.
5. Tinggikan lantai bawah di kaki. Air akan kurang merusak jika dapat mengalir di bawah struktur.
6. Gunakan struktur baja menerus yang cukup kuat untuk melawan badai-kencang.
7. Rancang penghubung struktur yang dapat menyerap tegangan.

akuadalahkafir wrote:Lalu saya search nama lokasi mesjid ini berdiri (Kobe) lalu saya temukan bangunan-bangunan ini juga masih berdiri :
Sumber : Kobe Sightseeing
1. Kazamidori-no-Yakata (Old Thomas Residence)
Image
Built in 1909 by German architect George de Lalande for fellow German businessman Gottfried Thomas.
2. Moegi-no Yakata (Old Sharp Residence)
Image
This colonial style home was built in 1903 for American Consul Hunter Sharp. Lost its three chimneys and suffered a large crack in its walls during the Great Hanshin Earthquake in 1995.
3. Rain-no-Yakata (Line House)
Image
It was built in 1915 by Mrs. J. R. Drewell, a woman originally from France.

Terima kasih bro AAK atas tambahannya. Semoga para slimers menyadari kalau mereka telah dibodohi oleh sesama muslim sendiri :turban:

Pan Kobar wrote:yg menarik bg sy adalah diberikannya izin pmbngunan mesjid Kobe oleh Kaisar jepang pdhl djepang agm resmi ngra adlh Shinto, ini mmbuktikn bhw toleransi umat Kafir dari dl memang mengagumkn. Tnp itu tak ada struktr bgunan msjid Kobe yg kokoh
beda dgn Indo agm rsmi ada 6, tp sring kta nntn di TV, Grja dibakar, pura drusak....

Memang kafir memiliki toleransi yang sangat tinggi dan memanusiakan manusia.
Beda dengan muslim yang membinatangkan manusia dan memanusiakan binatang :finga:

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Sat Jul 02, 2011 1:29 am
halahhh siapa bilang kobe rata dengan tanah pada saat hiroshima di BOM :rofl:

ini malah mirip dengan cerita 8 orang pastor jesuit di hiroshima yg selamat beserta gerejanya ketika hiroshima di Nuklir nih Wikipedia:Hubert Shiffner
Malah ini lebih ilmiah karena kedelapan orng tersebut telah diperiksa oleh scientists apakah mereka terkena Radiasi padahal mereka hanya berjarak 1,5 km sedangkan semua yang berjarak lebih dari itu binasa dan kalaupun ada yg hidup sudah pasti cacat seumur hidup dan mereka sudah diteliti [-o< sebanyak 200x \:D/
Boleh dicek siapa itu Hubert Shiffner

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Thu Oct 27, 2011 4:13 pm
by bluelotusfriend
[email protected] wrote:halahhh siapa bilang kobe rata dengan tanah pada saat hiroshima di BOM :rofl:

ini malah mirip dengan cerita 8 orang pastor jesuit di hiroshima yg selamat beserta gerejanya ketika hiroshima di Nuklir nih Wikipedia:Hubert Shiffner
Malah ini lebih ilmiah karena kedelapan orng tersebut telah diperiksa oleh scientists apakah mereka terkena Radiasi padahal mereka hanya berjarak 1,5 km sedangkan semua yang berjarak lebih dari itu binasa dan kalaupun ada yg hidup sudah pasti cacat seumur hidup dan mereka sudah diteliti [-o< sebanyak 200x \:D/
Boleh dicek siapa itu Hubert Shiffner


saya tambahin bro ... (ini baca di forum sebelah, tapi penulisnya cukup masuk akal)

pada masa perang dunia kedua, pasukan amerika menggunakan jenis bom yang berbeda dengan yang digunakan di teater eropa, di Jepang mereka menggunakan incendiary bomb (bom bakar) yang sangat efektif membinasakan kebanyakan gedung dan rumah jepang yang terbuat dari bahan mudah terbakar
kebanyakan bom di teater eropa adalah bom konvensional yang mengandalkan daya ledak, walau ada beberapa penggunaan incendiary ini di teater eropa

dikenal dengan sebutan firebombing

http://en.wikipedia.org/wiki/Firebombing

lihat masjid diatas, bangunannya dari apa ?? BETON kan ?? jelas aja incendiary bomb susah membakarnya, apalagi prajurit jepang naruh senjata disana ... jelas standby memadamkan ... karena bom bakar ini menitikberatkan pada daya bakar, bukan daya ledak, bukan karena auwloh yang lindungin ...

kedua ... coba sih manusia bego2 yang makan mentah2 isu ini ngeliat peta jepang, Kobe itu dimana, tarik radius dari nagasaki ato hiroshima ... kalo Kobe kena efek bom atomnya, brarti tuh separo pulau jepang juga kena luluh lantak ... apalagi nagasaki dan hiroshima itu kalo ditarik lingkar diagonal sampe ke kobe, ya 3/4 pulau jepang ancur total ... buktinya enggak tuh

ada di DVD hiroshimanya punya BBC kesaksian seorang perawat yang di Hiroshima merangkak sampe ke kota sebelah dan tertolong secara medis (kota sebelah aman tuh)

ngibul kok kebangetan ...

masalah gempa, tsunami, dkk ... tuh barusan ada patung kamen rider selamet ... sama saktinya dengan auwloh dan harus disembah dong ???

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Thu Oct 27, 2011 9:30 pm
by Captain Pancasila

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Oct 28, 2011 1:18 am
by MaNuSiA_bLeGuG
judul thread : mesjid kobe

postingan kapten pancasila : mesjid di aceh

bravoooooooooo, ga cuma out of the box..tapi pemikiran kapten udah mencapai tahap OUT OF TOPIC...ruaarrrr biasa =D> =D> =D>

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Oct 28, 2011 2:50 am
by walet
Captain Pancasila wrote:Masjid-Masjid di Aceh :
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j& ... Pg&cad=rja


http://indonesia.faithfreedom.org/forum/masjid-rusak-karena-gempa-tsunami-di-aceh-t34824/


walet wrote:Akibat Tsunami di Aceh 2.704 Masjid Rusak Berat
Muhammad Atqa - detikNews

Jakarta - Sedikitnya 2.704 masjid, 1.126 ruang kelas madrasah, 155 pesantren, delapan gereja, 41 KUA, dan 59 diniyah rusak akibat bencana gempa dan tsunami di Aceh. Sementara itu, sebanyak 36 dosen dan karyawan IAIN Ar-Raniry, serta 145 guru dipastikan meninggal dunia. Hal itu disampaikan Dirjen Lembaga Islam Depag Qodri Azizy kepada wartawan di kantornya, Jl. Lapangan Banteng, Jakarta, Senin, (10/1/2005). Namun Qodry mengatakan, data ini masih bersifat sementara karena tim yang dibentuk Depag masih mendata kerusakan dan korban di Aceh. "Tim yang lebih besar akan berangkat hari ini ke NAD untuk mendata jumlah madrasah dan pesantren yang rusak serta dosen dan guru yang meninggal," kata dia.

Lebih jauh, dia juga mengatakan, penanganan terhadap puluhan ribu anak yatim piatu di Aceh sebaiknya ditampung di pesantean atau madrasah di luar Aceh. "Saya rasa lebih baik di luar Aceh karena kalau ditampung dengan sesama anak yatim piatu di Aceh mereka justru berkumpul dengan sesama anak-anak yang trauma. Jadi yang dipikirkan trauma terus, tetapi kalau pesantern di luar Aceh mereka akan cepat membaur, sehingga lebih cepat menghilangkan trauma. Hanya saja ke luar dari Aceh itu persoalan tersendiri," paparnya. Dia juga mengungkapkan, saat ini sudah ada beberapa pesanten dan madrasah di luar Aceh yang siap menampung anak-anak yatim piatu Aceh. Misalnya, pesantren Darunnajah di Ulujami, Jakarta Selatan yang siap menampung ribuan anak-anak tersebut. Dia juga mengatakan, dana pembangunan terhadap pesantren dan madrasah yang rusak tersebut ditangani secara terkoordinasi antara Depag, Depdiknas dan Bappenas. "Jadi anggaran untuk pembangunan madrasah dan pesantren dikoordinasikan dengan Depag, Depdiknas dan Bappenas.

Pihak Depag anggarannya berapa, begitu juga Depdiknas dan Bappenas. Jadi pembangunan itu secara bersamaan tidak sendiri-sendiri," katanya. Dijelaskan, dari 85 pesantren yang ada di Aceh Barat sebanyak 32 rusak berat. Sedangkan di Aceh Selatan dari 47 pesantren sebanyak 14 rusak berat, Aceh Tenggara dari 68 pesantren sebanyak 5 rusak berat, Aceh Tengah dari 36 pesantren sebanyak dua buah rusak berat, Aceh Besar dari 77 pesantren sebanyak 30 pesantren rusak berat, Pidie dari 68 pesantren sebanyak 23 rusak berat, Aceh Utara dari 135 pesantren sebanyak 4 pesantren rusak, Biureun dari 106 pesantren sebanyak 20 rusak berat, dan Lhokseumawe dari 9 pesantren sebanyak 8 buah rusak berat.
(umi/)



walet wrote:http://www.detiknews.com/read/2005/02/01/171036/283230/10/tsunami-300-masjid-aceh-rusak

Ini berita lama, tapi untuk membungkam muslim.
Banyak muslim bilang ini pelajaran untuk kaum Kristen di Aceh, masjid gak ambruk gereja ambruk.
Aneh nih pikiran muslim, kenapa Tuhan menghukum Kristen di tengah-tengah muslim.
Ini kan jelas hukuman buat muslim.

Argumen muslim dari Masjid ini contohnya
Image
Kita lihat kalau temboknya tebal sekali, lebih tebal dari bangunan biasa. Dan Masjid itupun rusak juga kan.

Selasa, 01/02/2005 17:10 WIB
Tsunami, 300 Masjid Aceh Rusak
Niken Widya Yunita - detikNews

Jakarta - Sekitar 300 masjid di Aceh mengalami rusak berat akibat gempa dan gelombang tsunami yang menerjang wilayah itu 26 Desember 2004 lalu. Dewan Masjid Indonesia akan segera memperbaiki masjid-masjid yang rusak tersebut. Demikian disampaikan Ketua Dewan Masjid Seluruh Indonesia, Ahmad Sutarmaji, dalam keterangan pres sesuai menemui Wapres Jusuf Kalla, di kantor Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (1/2/2005). Dijelaskan, jumlah masjid sebelum gempa sebanyak 3 ribu buah. Data final jumlah masjid yang rusak belum tercatat karena banyak pengurus masjid yang hilang dan meninggal akibat musibah tersebut. "Kalau yang rusak sekitar 300-an. Tepatnya kita mau cek dulu di lapangan berapa masjid yang rusak," katanya. Direncanakan dalam waktu dekat masjid yang ruak akan segara dibangun kembali. Untuk pembangunan ratusan masjid yang rusak akan ditangani lembaga-lembaga Islam, pemerintahan pusat dan yayasan amal. "Nanti kita akan konsultasikan dulu dengan lembaga-lemabaga Islam tersebut," kata Ahmad. Selain melaporkan jumlah masjid yang rusak, Dewan Masjid Seluruh Indonesia juga mengundang Wapres untuk membuka pameran produk-produk Islam di JHCC, Mei 2005 mendatang. (iy/)


Nurlela wrote:

103 Mesjid di Tasikmalaya Rusak Akibat Gempa


September 5, 2009 - 17:13
Kategori Berita Terkini, Daerah, Nasional
BANDUNG (Pos Kota) - Gempa berkekuatan 7,3 SR di Kabupaten Tasikmalaya memporakporandakan 9.614 rumah warga. Hampir 8000 rumah warga rata dengan tanah. Kerugian hampir mencapai Rp 400 miliar.

Menurut Kepala Dinas Sosial dan Kependudukan, Kabupaten Tasikmalaya, M Misbach, Sabtu,gempa yang berlangsung 60 detik, yang berkekuatan cukup besar telah merusak fasilitas umum. Diantara, 103 mesjid, 44 Madrasah, 44 bangunan sekolah, 17 kantor kecamatan, 18 pondok pesantren yang ada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

” Berdasar catatan terakhir 4 warga dikabarkan tewas, 60 warga luka berat dan 29 lainnya ringan dan kini dalam perawatan. SDesuai data yag masuk ke Satkorlak Kabupaten kerugian akibat gempa Rp 400 miliar,”

Misbach, menyebutkan, dalam pelaksanaan recovery, pemda selain mendata korban jiwa, dan rumah yang hancur juga bantuan makanan segera disalurkan ke warga yang memerlukan di pengungsian.
Bahkan, lokasi pengungsian di Desa Sukasetiam Cisayong, kini sudah dapat bantuan sembako dan air bersih. Hampir dua hari, pengungsi ini diabaikan karena bantuan selalu terpusat di daerah Singaparna.

Persedian beras dalam kurun waktu 14 hari butuh 260 ton sementara stok hanya 50 ton. ” Beras masih kurang 219 ton,” kata dia.

Hallain yang sangat dibutuhkan diantaranya makanan bayi 1000 kaleng, pakaian seragam SD 200 potong, seragam SMP 300 potong, pakaian dewasa sebanyak 1500 potong. Kemudian selimut 47.870 lembar, alas tidur (tikar) 4.800. (dono/B)

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Oct 28, 2011 2:55 am
by walet
kimi07 wrote:Masjid di Saritem Ambles
Terdengar Gemuruh Usai Adzan Subuh
Ahmad Busyairi - detikBandung

Image
Image
Image

Bandung - Sekitar sepuluh warga yang baru menunaikan shalat subuh di Masjid Jamie Al Hidayah, berhamburan keluar masjid ketika mendengar suara gemuruh. Tidak lama kemudian masjid pun ambles bersama kantor RW.

Kejadian sekitar pukul 04.30 WIB ini, dituturkan Ustad Aceng, salah seorang pengurus Masjid Jamie Al Hidayah yang dikenal dengan kawasan Saritem. Hanya berselang beberapa saat ketika usai shalat subuh, terdengar suara gemuruh seperti dinding yang retak.

"Saya punya firasat, sepertinya dinding mau roboh. Saya langsung suruh semuanya keluar. Saat itu ada sekitar sepuluh orang di masjid," tutur Aceng.

Dilanjutkan Aceng, tidak berselang lama setelah keluar, mereka melihat kantor RW 09, Kelurahan Kebon Jeruk, Kecamatan Andir yang persis di samping masjid roboh dan material-material bangunan masuk ke Sungai Citepus di belakangnya.

Kemudian bangunan masjid yang pondasinya menyatu dengan pondasi kantor RW, ikut terbawa. Namun masjid tidak sampai roboh, hanya miring.
===

salah satu lagi mukzizat awloh hu barbar

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Fri Oct 28, 2011 2:56 am
by walet
Diabadikan di FFI biar gak musnah.

Masid di Saritem Rubuh

PostPosted: Fri Oct 28, 2011 2:58 am
by walet

Masjid di Saritem Hancur, Masjid Kalah sama Lokalisasi


Re: Masjid Kobe

PostPosted: Sat Oct 29, 2011 12:19 am
by mamadkafirun
Captain Pancasila wrote:Masjid-Masjid di Aceh :
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j& ... Pg&cad=rja



Lu tau kan kalo gw selalu ENEG sama setiap postingan lu? Kali ini gw bukannya ENEG lagi tapi udah MUNTAH! :vom: :vom: :vom:
Lu bisa baca kagak judul thread yang gw bikin apa???
MASJID KOBEEEEEE!!!
Terus kenapa lu jadi OOT kemana-mana???
Lu tuh bisanya cuma ngerusak dan bikin nyampah doank tau ga???
Islam emang udah bikin otak lu SONTOLOYO!!!
:vom:
Masih betah lu di islam??? :vom:

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Wed Dec 21, 2011 8:01 am
by snipey
[email protected] wrote:ini malah mirip dengan cerita 8 orang pastor jesuit di hiroshima yg selamat beserta gerejanya ketika hiroshima di Nuklir nih Wikipedia:Hubert Shiffner


koreksi sedikit mas berto, link yg benar:
http://en.wikipedia.org/wiki/Hubert_Schiffer
Father Hubert Schiffer, born in Germany in 1915, was one of eight Jesuits who survived the bomb dropped on Hiroshima. He was only eight blocks away from ground zero when the explosion occurred. Some Catholics believe the survival of the priests to have been a miracle.


Dan spt biasa, artikel-artikel mujizat semacam itu, termasuk kisah serupa di Nagasaki, msh memerlukan bukti lbh lanjut.
The surprising survival of the Jesuits in Hiroshima is similar to that reported in Nagasaki, where a Franciscan friary built by St. Maximilian Kolbe also went unaffected. Since the bombs were dropped, the priests have been examined over 200 times by scientists.

Re: Masjid Kobe

PostPosted: Thu Dec 22, 2011 3:07 pm
by sirandre
Wah, saya yang katolik aja baru dengar nih tentang peristiwa selamatnya 8 imam Jesuit di hirosima. Ga pernah ada yang cerita-cerita. :lol: Thanks buat infonya.

Mungkin ini dikarenakan basih banyak faktor duniawi dan logis yang menyelamatkan 8 imam ini. Tapi saya setuju dengan sikap Gereja Katolik, setiap mukzizat harus ditanggapi dengan skeptis dan diuji..