.

MEMBANTAH HOAX: Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

MEMBANTAH HOAX: Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby tanyakenapa » Wed Dec 29, 2010 10:06 am

Kalangan Islam banyak yang mengklaim bahwa Majapahit adalah negara Islam. Awalnya adalah melalui penerbitan buku "Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi" oleh Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta. Dan seperti modus operandi umum kalangan islam, pencarian kambing hitam dan takiyya pun dilakukan pada persoalan ini. Soal kambing hitam dan takiyya ini ga gw bahas. Males dan bosan. Langsung saja ke soal fakta2 yang membuat muslim indonesia mengklaim bahwa Majapahit adalah kerajaan Islam. (Maaf, ga semua kekonyolan saya bahas, selain males, setiap menemui takiyya2 muslim, badan saya jadi gemetar pingin nabok)

1. Mengenai ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’
BANTAHAN :
Pada tahun 2009, Tim Evaluasi Neo Pusat Informasi Majapahit (Neo PIM) menemukan peninggalan-peninggalan kerajaan Majapahit di situs Trowulan yang salah satunya adalah ribuan mata uang kuno dari Tiongkok. Mata uang tersebut bertuliskan huruf Tiongkok, dan jumlahnya sekitar 60 ribu keping.
Apakah ini menandakan bahwa Majapahit adalah kerajaan yang beragama Konghucu, Taoisme, atau agama apapun yang berasal dari Tiongkok? Tentu tidak.
Majapahit sendiri punya uang lokal yang disebut dengan Gobog. Uang tiongkok, uang bertuliskan kalimat islam, dsb....adalah fenomena yang tidak bisa dipungkiri, karena aktivitas dagang.
LOGIKA :
Majapahit adalah negara besar. Banyak pedagang dari seluruh dunia yang berbisnis di wilayah Majapahit. Tentu saja, akan banyak ditemukan uang2 asing di wilayah Majapahit.

2. Mengenai penemuan pada batu nisan Syeikh Maulana Malik Ibrahim yang selama ini dikenal sebagai Wali pertama dalam sistem Wali Songo yang menyebarkan Islam di Tanah Jawa terdapat tulisan yang menyatakan bahwa beliau adalah hakim agama Islam kerajaan Majapahit.
BANTAHAN :
Pada nisan makam Syeikh Maulana Malik Ibrahim atau Syeikh Maghribi atau Sunan Gresik, terdapat inskripsi yaitu surat al-Baqarah ayat 225 (ayat Kursi), surat Ali Imran ayat 185, surat al-Rahman ayat 26-27, dan surat al-Taubah ayat 21-22 serta tulisan dalam bahasa Arab yang artinya:

Ini adalah makam almarhum seorang yang dapat diharapkan mendapat pengampunan Allah dan yang mengharapkan kepada rahmat Tuhannya Yang Maha Luhur, guru para pangeran dan sebagai tongkat sekalian para Sultan dan Menteri, siraman bagi kaum fakir dan miskin. Yang berbahagia dan syahid penguasa dan urusan agama: Malik Ibrahim yang terkenal dengan kebaikannya(dalam terjemahan lain disebut: terkenal dengan Kakek Bantal-red). Semoga Allah melimpahkan rahmat dan ridha-Nya dan semoga menempatkannya di surga. Ia wafat pada hari Senin 12 Rabi’ul Awwal 822 Hijriah.

Tidak ada dalam inskripsi tersebut yang menyatakan bahwa beliau adalah hakim agama Islam di kerajaan Majapahit. Terjemahan Sultan dan Menteri dalam inskripsi tersebut menurut Macchi Suhadi yang mengacu pada pendapat Usman bin Yatim bin Abdul Halim Nasir ditujukan untuk Sultan Samudera Pasai, karena menurutnya nisan Maulana Malik Ibrahim berasal dari Pasai karena memiliki kemiripan dengan nisan makam sultan-sultan dari Samudera Pasai. Tjandrasasmita (1983:283) malah berpendapat bahwa kuat dugaan bahwa sultan dan menteri yang berduka dengan meninggalnya Maulana Malik Ibrahim itu berasal dari Gujarat dan Samudera pasai, yang mengirimkan jirat dan nisan beserta pertulisannya tersebut, sebagai tanda hormat kepadanya.

LOGIKA :
Kalau memang perkataan Sultan dan Menteri itu merujuk kepada Majapahit, mengapa di peninggalan Majapahit seperti di candi-candi, tidak menggunakan huruf Arab?
Kalau memang, okelah Maulana Malik Ibrahim pernah menjabat sebagai mentri kerajaan, lalu apakah berarti Majapahit merupakan negara Islam ?
Laksamana Cengho juga muslim, tapi Kekaisaran Tiongkok toh tidak/ bukan merupakan negara Islam. wkwkwkw

3. Mengenai pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan.
BANTAHAN :
Raden Wijaya dipercaya merupakan anak dari Dyah Lembu Tal. Beberapa sumber memiliki redaksi yang berbeda tentang Dyah Lembu Tal, yaitu:
a. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara, Lembu Tal atau Dyah Singamurti adalah putri dari Mahisa Campaka, putra Mahisa Wonga Teleng, putra Ken Arok, pendiri Kerajaan Singhasari.
Lembu Tal menikah dengan Rakeyan Jayadarma, putra Prabu Guru Darmasiksa raja Kerajaan Sunda-Galuh yang memerintah tahun 1175-1297. Dari perkawinan itu lahir Raden Wijaya.

b. Menurut Negarakertagama, Dyah Lembu Tal adalah seorang laki-laki, anak dari Narasinghamurti.
Keterangan dalam Negarakertagama diperkuat oleh prasasti Balawi yang diterbitkan oleh Raden Wijaya sendiri pada tahun 1305 M. Dalam prasasti itu Raden Wijaya mengaku sebagai anggota asli Wangsa Rajasa, yaitu dinasti yang menurut Pararaton didirikan oleh Ken Arok, penguasa pertama Kerajaan Singhasari.

Jadi, keterangan tentang Raden Wijaya yang merupakan cucu dari Dharmasiksa sendiri masih perlu diteliti. Mungkin saja Raden Wijaya memang cucu Dharmasiksa seperti yang tercantum dalam Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara. Raden Wijaya dibawa pergi oleh Lembu Tal dari Sunda dan akhirnya menetap kembali di Singasari. Untuk meyakinkan legitimasinya di Majapahit, Raden Wijaya menggunakan silsilah yang ia buat dari garis keturunan Singasari. Sebagaimana raja-raja Mataram Islam yang menggunakan silsilah hingga ke Nabi Adam untuk memperkuat legitimasinya. Atau malah, Raden Wijaya sama sekali tidak memiliki darah Sunda? Ini merupakan kajian yang masih harus diteliti kebenarannya.

Adapun Prabu Guru Dharmasiksa sendiri memang terkenal akan ajarannya yaitu Amanat Galunggung yang intinya merupakan amanat yang bersifat pegangan hidup, amanat tentang perilaku negatif, dan amanat tentang perilaku positif. Tidak ada redaksional yang mengarah kepada kesimpulan bahwa Dharmasiksa adalah seorang muslim. Amanat Galunggung sendiri dipercaya merupakan khazanah lokal budaya Sunda yang berasal dari agama Sunda Wiwitan (agama Sunda Kuno).
LOGIKA :
Non sense. Tak ada sumber otentik, bahkan cerita rakyat sekalipun, yang menyatakan Raden Wijaya serta Prabu Guru Dharmasiksa adalah seseorang yang menganut agama Islam.

4. Mengenai lambang Majapahit yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat.
BANTAHAN :
Perhatikan foto berikut.
Foto 1, lambang Majapahit berupa tulisan Arab
Image
Foto 2. lambang Majapahit sebenarnya
Image

Pada gambar pertama, seolah-olah huruf arab tersebut merupakan huruf yang benar-benar tercetak pada artefak Surya Majapahit. Menurut saya, huruf Arab yang diberi penekanan pada gambar tersebut tidak lebih merupakan persepsi yang dipaksakan oleh pihak yang menganggap Majapahit merupakan kerajaan Islam. Hal ini tidak dapat diterima begitu saja sebagai bukti bahwa Majapahit merupakan kerajaan Islam.

LOGIKA :
Nonsense. Takiyya. Sama halnya dengan tipuan murahan muslim ttg penampakan lafadz Allah di telur, di awan, dsb.
tanyakenapa
 
Posts: 331
Joined: Sun Jun 20, 2010 7:17 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby mousstaheel » Sun Jan 02, 2011 6:04 pm

good... bantahan ini harus disbarkan ke forum lain yg memuat klaim muslim atas majapahit...
mousstaheel
 
Posts: 153
Joined: Wed Aug 11, 2010 12:56 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby duren » Sun Jan 02, 2011 6:49 pm

ImageFoto menarik ..
Walau bukan seorang profesional .. dikit dikit saya ngertilah masalah lighting karena saya punya dua buah EOS 350D . Foto diatas tidak disinari oleh blitz , namun disinari secara natural dari sisi kiri .
Pehatikan glosy dari tulisan Arab BAHAGIAN KIRI yang warna hitam , itu cat yang RELATIF baru . Glosynya nongol akibat pengaruh thinner .
Bahkan pada tulisan Arab yang di BAHAGIAN KANAN yang sedikit under exposure .. warna hitamnya masih sangat menonjol dibanding latar .
Lalu mengapa latar belakang foto sepenting ini di crop secara digital yahh ??

Pertanyaan ... ada apa dengan mu !! :---)
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby borjuis » Sun Jan 02, 2011 8:02 pm

biar bagaimana pun kenyataannya majapahit gak asyik di-islam2kan ah,...
masa'seh sumpah palapa mau dijadikan sumpah pocong,....wah entar satelit palapa diganti namanya jadi satelit pocong ](*,)
borjuis
 
Posts: 2204
Joined: Mon Aug 25, 2008 5:45 pm

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby isis » Tue Jan 04, 2011 3:52 pm

kl benar majapahit, berarti gelar brawijaya itu harusnya sultan brawijaya...
trs pakaian tradisional majapahit harusnya pake burqa ya
hehehehe
info yang lucu bro, aku sampai ngakak... :rolling:
isis
 
Posts: 5
Joined: Sun Jun 20, 2010 6:34 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Brawijaya V » Wed Mar 16, 2011 11:07 pm

Yang jelas gue bukan Islam, tapi anak gue (Jin Bun/Raden Patah) bikin keributan dan kekacauan dengan tuntutan agar gue masuk Islam dan Majapahit menjadi kerajaan Islam...
Brawijaya V
 
Posts: 302
Joined: Tue Sep 28, 2010 3:23 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby telor » Wed Mar 30, 2011 4:00 pm

ISLAM EMANG KAGA ADA MALUNYA!

Kalo gue jadi presiden 5 hal pertama yg gue lakukan :
1. Hukum mati pelaku korupsi
2. Deportasi si Abubakar si wasir & Habib Rizieq (Bikin kacau aje!)
3. Bubarin FPI (Mau nyaingin TNI & Polri yah?)
4. Bubarin HTI (Kirim somalia)
5. Bubarin MUI (Musuh dalam selimut nih)

Biar nyawa gue terancam sama dedengkot2 mumek (baca : muhammad saw) gue rela. Nyawa gue ngga ada artinya klo di bandingkan nyawa anak cucu kita yg harus melayang karna membiarkan kanker ini (baca : islam)

Liat ulah islam mania di video bawah ini.
Ngeliat ini bukannya gue tambah takut tapi malah bikin darah gue naik!
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=x8TJTG4yUSQ[/youtube]
[youtube]http://www.youtube.com/watch?v=hy0ltdgKeZo[/youtube]
User avatar
telor
 
Posts: 1078
Joined: Sat Oct 22, 2005 1:51 pm

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Laurent » Wed May 25, 2011 8:35 pm

ODALAN DAN MENGUNGKAP KIBULAN ARAB PURA MAJAPAHIT GWK
Sabtu, 31 Oktober 2009
http://dunia-2010.blogspot.com/2009/10/ ... -pura.html
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby jadi » Mon May 30, 2011 4:14 pm

telor wrote:ISLAM EMANG KAGA ADA MALUNYA!

Kalo gue jadi presiden 5 hal pertama yg gue lakukan :


masalahnya MUI udah ngasih fatwa presiden harus beragama Islam cuy...
mendingan klo memang bercita-cita jadi presiden jadi mualaf atw ke Timor leste aja...! :partyman:
jadi
 
Posts: 551
Joined: Wed Apr 06, 2011 2:02 pm

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby swatantre » Tue Jul 19, 2011 7:46 am

Brawijaya V wrote:Yang jelas gue bukan Islam, tapi anak gue (Jin Bun/Raden Patah) bikin keributan dan kekacauan dengan tuntutan agar gue masuk Islam dan Majapahit menjadi kerajaan Islam...


Habis, ente jadi raja juga lemah dan pilon sih...
Gerombolan pengamal ajaran barbar dari arab malah dikasih fasilitas... jadinya ngelunjak tuh..... Majapahit kesusupan virus ajaran rabies sampai sekarang... :-# :(
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby akuadalahkafir » Mon Jul 25, 2011 1:46 pm

Brawijaya V wrote:Yang jelas gue bukan Islam, tapi anak gue (Jin Bun/Raden Patah) bikin keributan dan kekacauan dengan tuntutan agar gue masuk Islam dan Majapahit menjadi kerajaan Islam...

swatantre wrote:Habis, ente jadi raja juga lemah dan pilon sih...
Gerombolan pengamal ajaran barbar dari arab malah dikasih fasilitas... jadinya ngelunjak tuh..... Majapahit kesusupan virus ajaran rabies sampai sekarang... :-# :(

:rolling: :rolling: :rolling:
User avatar
akuadalahkafir
 
Posts: 424
Images: 2
Joined: Wed Jun 08, 2011 8:57 pm

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Brawijaya V » Tue Jul 26, 2011 11:41 am

swatantre wrote:Habis, ente jadi raja juga lemah dan pilon sih...
Gerombolan pengamal ajaran barbar dari arab malah dikasih fasilitas... jadinya ngelunjak tuh..... Majapahit kesusupan virus ajaran rabies sampai sekarang... :-# :(


Yahh... maklum sayang anak om.....

Lagian... kenapa juga FFI baru beberapa tahun belakangan ini muncul... Coba udah dari dulu-dulu, bakalan gue cekokin tuh si Jin Bun anak gue biar ngarti apa tuh Ngisilam....
Brawijaya V
 
Posts: 302
Joined: Tue Sep 28, 2010 3:23 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Laurent » Sat Oct 01, 2011 11:01 am

Majapahit masih ada. Silah ke link ini :

http://www.facebook.com/majapahit.nusantara
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby swatantre » Sun Oct 09, 2011 11:22 pm

Saya baru membaca tulisan Laurent ODALAN DAN MENGUNGKAP KIBULAN ARAB PURA MAJAPAHIT GWK, itupun baru sedikit/sekilas2, agak pusing saya bacanya karena layout aksaranya dan juga karena kemuakan akan isinya. Izinkan saya berteriak:
APA YANG SAYA TULIS TTG RAJA MAJAPAHIT YANG LEMAH DAN PILON YG MENGAKIBATKAN IMPERIUM MAJAPAHIT HANCUR BISA TERJADI PADA NKRI GARA2 PEMIMPINNYA, IALAH PRESIDENNYA, LEMAH DAN PILON, MAU2NYA SAJA DIKANGKANGI PARA HABIB, TIKUS2 DARI TANAH TANDUS PADANG PASIR NAN BARBAR DAN BIADAB...!!!!!

Maka, tak heran bila para pewaris Tanah Nusantara ini, maupun siapa saja pembela KEDAMAIAN akan bergerak mempertahankan diri dan tanahnya. BOM DAN PEDANG DIBALAS DENGAN NURANI DAN TULISAN...!!!! Saatnya Islam hengkang dari Nusantara. Setengah milenium terjajah sudah lebih dari cukup!!!!
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Laurent » Sun Sep 09, 2012 1:29 pm

Sebagian Pejabat Majapahit Beragama Islam
Selasa, 4 September 2012 | 22:26 WIB
Dibaca: 6417
Komentar: 24

Penulis resensi : Viddy Ad Daery *) konsultan media di Pelita Group.
Buku : Orang-orang Tionghoa & Islam di Majapahit.
Penulis : Adrian Perkasa
Penerbit : Ombak , Jogjakarta.
Tahun terbit : 2012.
Tebal : xvi + 148 halaman.
Ukuran : 14,5 x 20,5 cm

Buku mengenai Majapahit sudah banyak ditulis, dan semakin banyak diterbitkan pada tahun-tahun terakhir era Reformasi, karena Reformasi dianggap gagal karena dikhianati para pemimpin maling, dan bangsa terpuruk di titik nadir. Untuk mempertahankan semangat hidup bangsa yang hampir padam, para intelektual beramai-ramai memompa semangat dengan penerbitan buku-buku mengenai sejarah masa lalu bangsa yang pernah jaya dan menjadi superpower dunia, termasuk era Majapahit.

Buku Adrian Perkasa ini bisa dikatakan juga mengantre untuk menjadi barisan pemompa semangat bangsa yang bernasib malang. Namun karena sudah terlalu banyak buku serupa, maka jatuhnya memang banyak bagian dari buku ini yang mengulang.

Apalagi tampaknya buku ini tadinya skripsi S-1, maka uraian di dalamnya memang tidak seberapa mendalam, dan hanya berupa kesimpulan-kesimpulan dari penelitian dan teori para professor besar dalam bidang sejarah dan antropologi.

Namun, ada beberapa diantara kesimpulan itu yang terasa menarik, karena jarang dibicarakan orang, meski juga Adrian tidak membahasnya seberapa mendalam—lagi-lagi karena adalah skripsi S-1. Mungkin dalam perjalanan lebih lanjut, Adrian diharapkan akan memperdalam penelitian tersebut kalau berniat melanjutkan ke jenjang S2 dan S3. Semoga status dan aktifitas Adrian sebagai bintang film dan sinetron tidak menghambat langkah lanjut tersebut.

SITUS TROLOYO DAN TAMBANGAN NEGARA

Garis bawah yang diguratkan oleh Adrian yang menarik adalah mengenai tafsir pada situs makam Troloyo dan situs Prasasti Hayam Wuruk yang berupa pencatatan daftar tambangan alias pelabuhan perahu di tepi sungai Brantas dan Bengawan Solo.

Dari pembacaan nisan-nisan di kompleks makam Troloyo alias kompleks makam Islam, tampaklah bahwa makam itu adalah kuburan para anggota kerajaan yang wafat di zaman Hayam Wuruk, Wikramawardhana dan Ratu Suhita atau berangka tahun 1397, 1407, 1427, 1467 dan 1475 M.

Artinya, orang yang dimakamkan di kompleks Troloyo alias makam Islam tersebut, adalah para pejabat tinggi kerajaan Majapahit di zaman Hayam Wuruk, Wikramawardhana dan Ratu Suhita. Artinya sebagian kecil atau mungkin 20 % pejabat tinggi Kerajaan Majapahit sudah ada yang beragama Islam, jadi Islam bukan agama yang asing di masa kejayaan Majapahit.

Apalagi dalam “Kitab Kidung Sunda” juga diriwayatkan, bahwa ketika rombongan Sunda hendak bertamu ke Majapahit, sebelum terjadi perselisihan yang berakibat Perang Bubat, mereka berkumpul di Masjid Agung Majapahit yang terletak di sudut Lapangan Bubat.

“….e sang natheng Sunda, kamu kinen mareka, de bhattareng Majapahit, sira wus prapta, mangke aneng Masigit….” ( II.68 )

Memang agak mengherankan jika Empu Prapanca tidak menyinggung sama sekali keberadaan orang-orang Islam di Majapahit, tetapi kalau membaca kitab “Desawarnana” alias “Negarakertagama” secara teliti, memang Empu Prapanca tampak sangat subyektif menomor satukan uraian mengenai agama Buddha, karena memang Prapanca adalah pendeta Budha dan pejabat tinggi urusan agama Budha, dan hanya sedikit menyebut-nyebut agama Hindu. Jadi, apalagi menyebut Islam yang minoritas, sedangkan agama Hindu yang sama-sama mayoritas dengan Budha saja jarang disebut oleh Parapanca.

Selanjutnya Adrian Perkasa menggarisbawahi Prasasti Hayam Wuruk yang menyebut, bahwa komunitas yang ikut mengelola tambangan atau pelabuhan sungai milik Negara Majapahit adalah kaum yang beribadah “dasardha diwasa” alias ibadah lima waktu sehari, dan itu tentunya adalah kaum Islam.

Adrian menafsirkan, kaum Islam di pedalaman pedesaan Jawa zaman Majapahit tersebut adalah kaum Cina-Mongol Islam yang merupakan sisa-sisa pasukan Cina-Mongol yang melakukan desersi dan tidak mau pulang ke Cina setelah perang melawan Kerajaan Singosari-Kediri gagal alias kalah, karena “dikhianati” oleh Raden Wijaya yang lantas mendirikan Majapahit. Mungkin juga, mereka akhirnya berkompromi memihak Raden Wijaya untuk bersama-sama membangun Majapahit, apalagi mereka rata-rata adalah insinyur persenjataan dan ahli bangunan, serta ahli industry keramik, jadi sangat dibutuhkan oleh Majapahit yang baru berdiri.

Dan memang puluhan tahun kemudian, ketika Cheng Ho dan armadanya berkunjung ke Jawa, Ma Huan sekretaris Cheng Ho mencatat keberadaan mereka dalam buku “Ying Yai Sheng Lan”, bahwa di banyak pelabuhan Majapahit ( pelabuhan laut maupun pelabuhan sungai ) terdapat tiga jenis komunitas, yaitu komunitas Huihui atau kaum Islam dari Asia Tengah, komunitas Cina Muslim dari Dinasti Tang asal Guangdong, Zhangzou dan Quanzhou serta komunitas pribumi Jawa yang paling banyak.

Dan memang, akhir-akhir ini, Yayasan Yamasta yang beranggotakan Viddy Ad Daery, Sufyan Al-Jawi, Drs.Mat Rais dan Farhaz Daud telah menemukan satu situs lengkap bekas desa kuno di tepi Sungai Bengawan Solo yang dihuni tiga komunitas seperti yang dicatat oleh Ma Huan tersebut. Sebentar lagi video penelitian mengenai situs desa Lukman Hakim ( yang kini berganti nama desa Luk Rejo ) tersebut akan dirilis.

Penulis resensi : Viddy Ad Daery *) konsultan media di Pelita Group.
Editor :
Jodhi Yudono

http://nasional.kompas.com/read/2012/09 ... t.Beragama
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby 1234567890 » Sun Sep 09, 2012 3:57 pm

musclaim memang hebat ....

jangankan majapahit negara besar yang sudah punah ..... negara yang sekarang masih ada pun diklaim muslim

norwegia swedia denmark = negara islami

gerombolan kacung onta yang miskin prestasi ... cuman modal hoax dan klaim
1234567890
 
Posts: 3860
Joined: Sun Aug 09, 2009 2:31 am

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Mohmed Bin Atang » Sun Sep 09, 2012 4:01 pm

gerombolan katcung onta yang haus akan pengakuan dari golongan lain
saking minimnya sosok yang berprestasi dan berguna dari kaum muslim
segala cara dihalalkan termasuk hoax dan boong sana-sini
User avatar
Mohmed Bin Atang
 
Posts: 2335
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Insya Allah » Sun Sep 30, 2012 8:32 pm

Mohmed Bin Atang wrote:gerombolan katcung onta yang haus akan pengakuan dari golongan lain
saking minimnya sosok yang berprestasi dan berguna dari kaum muslim
segala cara dihalalkan termasuk hoax dan boong sana-sini


yakin tuh hoax (taqqiya) diperbolehkan dalam islam?

islam sunni yaa, jangan syiah.

:heart:
User avatar
Insya Allah
 
Posts: 744
Joined: Thu Jul 26, 2012 3:24 pm
Location: bumi ciptaan allah SWT

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby Insya Allah » Sun Sep 30, 2012 8:33 pm

1234567890 wrote:musclaim memang hebat ....

jangankan majapahit negara besar yang sudah punah ..... negara yang sekarang masih ada pun diklaim muslim

norwegia swedia denmark = negara islami

gerombolan kacung onta yang miskin prestasi ... cuman modal hoax dan klaim


Image
User avatar
Insya Allah
 
Posts: 744
Joined: Thu Jul 26, 2012 3:24 pm
Location: bumi ciptaan allah SWT

Re: MEMBANTAH-Klaim Majapahit Adalah Negara Islam

Postby simplyguest » Sun Sep 30, 2012 10:50 pm

Mohmed Bin Atang wrote:gerombolan katcung onta yang haus akan pengakuan dari golongan lain
saking minimnya sosok yang berprestasi dan berguna dari kaum muslim
segala cara dihalalkan termasuk hoax dan boong sana-sini
Insya Allah wrote:
yakin tuh hoax (taqqiya) diperbolehkan dalam islam?

islam sunni yaa, jangan syiah.

:heart:

Coba tanya deh ke senior kamu si kapiten. O:)
Coba bantah aja argumen si kapiten di sini :
tidak-bisa-disebut-bohong-jika-dalam-keadaan-terpaksa-t48660/

Sekalian tanya juga, cepe itu sunni ato syiah :green:
User avatar
simplyguest
 
Posts: 1908
Joined: Mon Apr 02, 2012 1:40 pm

Next

Return to Resource Centre KEBOHONGAN2/MITOS2 ciptaan Islam/Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users