.

Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby gilito » Thu Jul 23, 2009 10:22 am

Serupa tapi tak sama

Jadi gregetan mau liat langsung tampang si doski yang posting kesaksian bullshit di berbagai forum salah satunya disini :vom:


http://kotasantri.com/klab/blog/kajian-online/12/metodologi-baru-kristenisasi
Senin, 13 Juli 2009 15:32

Metodologi Baru Kristenisasi

Penulis : Adinda Poetri



Narasumber : Steven Indra Wibowo (Widjaja) (Disampaikan pada KOL Jum'at, 10 Juli 2009)



Beberapa fakta dilapangan yang memang saya hadapi bersama dengan Ustadz Athian Ali, dan Ustadz Irena Handono, juga bersama Ustadz Abu Dheedat beberapa waktu lalu yaitu upaya-upaya kristenisasi dikalangan masyarakat menengah keatas.



Kita sama-sama tahu, kalau untuk kalangan menengah kebawah cara yang dilakukan dengan membagi bagi indomie atau beras atau uang. Ada juga kalau ditarik dari garis usia, maka anak muda menghadapi pasangan hidup yang berseberangan akidah. Beberapa berpacaran dan bahkan sampai pada hubungan yang serius dan di beberapa kasus ada yang sampai sudah memiliki anak, lalu ditarik ke agama mereka, dan anak akan dijadikan alasan yang paling kuat untuk murtad disaat seperti ini.


Ada juga beberapa (saya menemukan sendiri) yang sampe berani (maaf) menawarkan free night show, pelayanan sex bebas (maaf), luar biasa memang kalau dipikirkan. Sebab inilah inti ajaran kristen yang berkembang di Indonesia yaitu ajaran dari Paulus, mengembangkan metode dengan cara apapun juga agar dapat membawa "domba tersesat" kembali.



Dan baru-baru ini saya mendapat bahan baru dari mualaf S2 Theology di Bandung dan beliau menceritakan apa yang sedang mereka persiapkan, karena kalangan menengah kebawah sudah menjadi "mudah" untuk ditarik ke agama mereka, maka mereka mulai untuk mengejar kalangan menengah keatas dengan strata pendidikan yang lebih tinggi masuk ke jaringan kampus ke kampus.



Untuk akhwat mungkin dengan dipacari bisa atau dengan dinikahi dan dia beralasan mualaf pada saat menikah dan setelah mendapat anak, maka anak mulai di doktrin untuk mengenal agama mereka dan nantinya ditarik untuk mulai melakukan kebiasaan kebiasaan mereka dan akhirnya pada hari yang sudah ditentukan (biasanya gereja membiayai hidup mereka) maka domba atau istri dan anaknya diajak masuk kristen atau dicerai dan sebagai istri biasanya (kurang lebih 70 %) akan menurut dengan alasan anak. Dengan begini saja sudah cukup banyak murtadin secara gak langsung di Indonesia.



Ini jaman saya masih sekolah Theolog sudah ada dan sekarang menggunakan metode edukasi. Beberapa sekolah Katholik dan Protestant menerima pengajuan beasiswa (terutama kalangan muslim). Pertanyaannya "ini yayasan ngapain ngurus orang Islam ?". Dan ternyata memang begitulah sasarannya dan secara tidak langsung sebagian dari kita menjadi korbannya dan metode terbaru mereka untuk kalangan terpelajar lebih dahsyat.



Mereka menggunakan analogy yang di nukil dari al-Quran. Memberi penerangan kekal antara surga dan neraka. Ada beberapa yang masih menggunakan topik lama tapi mujarab "Muhammad is phedofilia". Astagfirullah. Tapi sebenarnya memang muslim nya yang lupa dan lemah secara akidah karena rata rata pendidikan formal tidak didampingi pendidikan agama. Dan memang inilah gerakan yang luar biasa dengan dana yang tidak terbatas pula. (Wallahualam)



Saya tahu sendiri waktu nemenin papa (ayah) saya. Papa saya salah satu pemegang nomor rekening transit dana dari Stephen Thong. Dana-dana yang digunakan untuk pembangunan gereja terbesar di Asia Tenggara, ada di Kemayoran. Berikut kampus theology bertaraf international dengan kurikulum dari USA dan kemampuan untuk menelorkan beberapa missionaris hebat. Bayangkan, di Asia hanya indonesia nantinya yang memiliki kampus theologia internasional. Saya sendiri dulu di st. Michael. Memang jauh di Inggris, dan ternyata nantinya sudah ada di Indonesia.



Ironisnya adalah mereka menggunakan metode yang di regenerasikan dan kita tidak pernah meregenerasikan statement dan bukti sejarah. Kita terlalu sibuk dengan fiqih, halal, haram, kafir, semi kafir, separo kafir, apalah, masih banyak lagi. Kok kita tidak pernah meregenerasikan ilmu dari beberapa ulama-ulama besar tentang cara pemersatu ummat, tentang cara cara untuk melawan kristenissasi.



Saya mau tanya, seberapa orang yang paham dengan Bukhari, sang prawi hadist ? Beberapa buku Bukhari ada yang dipalsukan.



Diceritakan oleh Aisha

Bahwa Nabi menikahinya ketika ia berusia enam tahun dan berhubungan suami istri ketika dia berusia sembilan tahun, dan dia tetap menjadi istrinya selama sembilan tahun (yaitu sampai kematian nya (Nabi)). Bukhari vol. 7, #88.

Ternyata ini hadist dhoif, bahkan kemungkinan maudhu', karena tidak pernah Bukhari meriwayatkan ini.



Terjemahan Ali Audah, Cetakan keduapuluh delapan terbitan Litera AntarNusa, ISBN:979-8100-02-6). Halaman 151:

Muhammad Melamar Aisyah

Masa berkabung terhadap Khadijah itu pun sudah pula berlalu. Terpikir olehnya akan beristri, kalau-kalu istrinya itu kelak akan dapat juga menghiburnya, dalam mengobati luka dalam hatinya, seperti dilakukan Khadijah dulu. Tetapi dalam hal ini ia melihat pertaliannya dengan orang-orang Islam yang mula-mula itu harus makin dekat dan perlu dipererat lagi. Itu sebabnya ia segera melamar putri Abu Bakr, Aisyah. Oleh karena waktu itu ia masih gadis kecil yang baru berumur tujuh tahun, maka yang dilangsungkan baru akad nikah, sedang perkawinan berlangsung dua tahun kemudian, ketika usianya mencapai sembilan tahun.



Pernah baca ? Buku-buku ini banyak di gramedia. Banyak pula di pinggir pinggir jalan dengan harga yang relatif murah (lebih murah daripada AlQuran).



Ada pula dari abu daud Buku 41, Nomer 4915, juga Nomer 4915 and Nomer 4915, Dinyatakan Aisha, Ummul Mu'minin:

Sang Rasul Allah menikahiku ketika aku berusia tujuh atau enam tahun. Ketika kami tiba di Medina, beberapa wanita datang, menurut versi Bishr:Umm Ruman datang padaku ketika saya sedang bermain ayunan. Mereka memandangku, mempersiapkanku, dan mendandaniku. Kemudian aku dibawa ke Rasul Allah, dan ia hidup bersamaku sebagai suami istri ketika aku berusia sembilan tahun. Ia (Umm Ruman) menghentikanku di pintu, dan aku meledak tertawa.



Pernah baca artikel saya di : http://forum.kotasantri.com/viewtopic.p ... 3dbc#12159 ? Inilah satu bukti sejarah yang terlupakan untuk menjawab beberapa pernyataan konyol kaum kafir kubro.



Sun Jan 25, 2009 10:58 am

Mengenai umur Aisyah ketika dia dipinang oleh Rasulullah SAW tidaklah seperti yang disebutkan selama ini yaitu umur 7 tahun dan digauli pada usia 9 tahun. Hal itu adalah sangat-sangat tidak benar dan merupakan propaganda jahat yang dibuat oleh kalangan anti-muslim.



Berikut kisah sebenarnya yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya atas tuduhan dan propaganda jahat dari kalangan non-muslim tersebut.



Hanya MITOS

Spoiler for Hanya MITOS belaka:

Cerita pernikahan gadis brumur 7 tahun dengan Nabi berumur 50 tahun adalah mitos semata.



Nabi memang seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos berumur 7 atau 9 tahun. Ini salah satu post saya sebagai mana saya post di klab santri dan yang pertama memang di web saya.



Sebagaian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang mencatat atas otoritas dari Bapaknya, Yang mana seharusnya minimal 2 atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal, sampai usia 71 tahun baru maka dengan begitu gugurlah kesahihan prawi hadist ini menceritakan hal ini, disamping kenyataan adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn Anas, tidak menceritakan hal ini. Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq, dimana Hisham tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.



Tehsibul tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : ” Hisham sangat bisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq” karena setelah ke Iraq tiada seorang pun yang dapat menyaksikan keberadaannya dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq: ” Saya pernah dikasih tahu bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq”



Kita jabarkan menurut kronologi sejarah. Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting dalam sejarah Islam.

Pra-610 M: Jahiliya (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu

613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat

615-616 M: Hijrah ke Abyssinia & Umar bin al Khattab menerima Islam.

620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah << point nya disini

622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina

623/624 M: Dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah, jadi setelah 1-2 tahun setelah acara meminang. Nah kita bisa flash back sedikit mengenai umur jika dihubungkan umur Aisya dengan Fatimah. Menurut Ibnu Hajar, Fatimah dilahirkan ketika ka'bah dibangun kembali, ketika Nabi berusia 35 tahun dan Fatimah lebih tua 5 tahun dari Aisyah dan jika dihitung dari umur Asma menurut Abdal Rahman ibn Abi Zanad, Asma lebih tua 10 tahun dibanding Aisyah.



Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, saudara tertua dari Aisyah berselisih usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun di tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M). Jika begitu maka Aisyah berusia 17-18 thn pada saat hijrah dan dinikahi 2 tahun berikutnya. Dan sekarang memang sudah jarang diajarkan disekolah.



Jadi menurut saya dalam hal ini harus adanya materi pembentengan akidah. Karena percuma jika Islam nya besar akan tetapi akidah umatnya kopong (maaf).



Ada artikel saya di koran Republika terbitan minggu kemarin. Salah satu alasan saya mualaf karena lebih baik memilih kelereng, kecil dan padat, dari pada bola bowling, besar tapi gak ada isinya. http://www.facebook.com/ext/share.php?s ... yPl&ref=mf



Artikel aslinya disini http://republika.co.id/berita/60441/Ste ... ena_Shalat



Inilah yang harus mulai kita galakan kembali jika tidak memiliki pembentengan akidah.
gilito
 

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby I Want You » Fri Jul 24, 2009 9:15 am

emang kalo udah kena arabisasi , mulai menghalalkan segala taqqiya ! :stun: gua jijik lihat kelakuan Cina satu ini. ngibulnya ketauan kali , masak Katholik kok GKI ? dll.

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1341291&page=3

di Kaskus ada yang nulis : Cina yang paling hina di muka bumi adalah Cina Muslim . Tampaknya ungkapan ini cocok dengan Cina satu ini.

so sorry yang Cina , jangan tersinggung yah! gua juga Cina kok. :green:

sebenernya apapun Ras , maupun sukunya , ngk masalah. Tapi kalau udah islam , kelakuannya udah mulai menyerupai junjungannya si Nabi Pedo yang gemar taqqiya nan kejam. [-(
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby HILLMAN » Fri Jul 24, 2009 9:37 am

Kalau kita perhatikan semua yang mereka lakukan adalah JUALAN OBAT PALSU.

Pakai speaker besar di pinggir jalan, bohong sana bohong sini agar menarik dan dramatis.

Biarlah kita lawan mereka dengan pembelajaran dan pengetahuan tentang OBAT PALSU ini. :lol:

Wassalam.
User avatar
HILLMAN
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby ceceps01 » Fri Jul 24, 2009 12:39 pm

GKI=Gereja Katolik Indonesia kan?
Benerkan? Kalo salah artinya gereja ente udah palsu.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby I Want You » Fri Jul 24, 2009 5:23 pm

Berarti Gereja Santa Maria , atau Gereja Santo Fransiskus Xaverius = Gereja Kristen !!! =D>
:green: :green: :green:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Postby up1234go » Fri Jul 24, 2009 9:00 pm

I Want You wrote:Berarti Gereja Santa Maria , atau Gereja Santo Fransiskus Xaverius = Gereja Kristen !!! =D>
:green: :green: :green:


lho!... bukankah itu juga termasuk gereja kristen? (ini serius!!!!!!!!)
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Postby up1234go » Fri Jul 24, 2009 9:04 pm

steven sang mualaf palsu wrote:Ada juga beberapa (saya menemukan sendiri) yang sampe berani (maaf) menawarkan free night show, pelayanan sex bebas (maaf), luar biasa memang kalau dipikirkan. Sebab inilah inti ajaran kristen yang berkembang di Indonesia yaitu ajaran dari Paulus, mengembangkan metode dengan cara apapun juga agar dapat membawa "domba tersesat" kembali.


What! benarkah ini!

steven sang mualaf palsu wrote:Ini jaman saya masih sekolah Theolog sudah ada dan sekarang menggunakan metode edukasi.


Cerita dia ini termasuk 100% hadits dhoif atau sebagian saja atau tidak?

Sebagai seorang theolog seharusnya dia tahu kontroversi ayat2 secara luar kepala (seperti ustadz jefry /abu gosok wasir). Kalau memang inti ajaran kristen seperti DIATAS, seharusnya para teolog islam menerbitkan buku2 untuk di edarkan? Bukankah kebenaran cerita lebih utama? Bukankah kebebasan mengemukakan pendapat itu penting, apalagi UU Anti Intimidasi milik United States of Indonesia maupun dari United States of America jelas menjaminnya.

Satu hal yang membuat saya heran, Kenapa hanya sesama muslim? Apakah hanya untuk memperkuat keyakinan sesama muslim saja?

steven sang mualaf palsu wrote:Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, saudara tertua dari Aisyah berselisih usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun di tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (622M). Jika begitu maka Aisyah berusia 17-18 thn pada saat hijrah dan dinikahi 2 tahun berikutnya. Dan sekarang memang sudah jarang diajarkan disekolah.


Apakah ini berarti si steven setuju dengan pelarangan "lelaki tua bangka" menikahi "anak-anak dibawah umur"?

Kalau si steven menyetujui ini... berarti dia harus bisa meyakinkan si haji porno yakni datuk Rhoma Irama.

Sangat memalukan sekali jika si haji porno kalah soal "kebenaran" dengan si steven (mualaf palsu).

Ayo steven... gue mau tahu cerita versi elu selanjutnya! FFI menunggu kabar dari anda!

Gue sih berharap cerita si steven bisa menggugah si haji porno dan pemikiran ustadz/kyai/habib/hajjah di seluruh indonesia agar jangan melegalkan pernikahan

"tua bangka" dengan "anak2 dibawah umur".

Kalau perlu dipercepat UU anti pernikahan "tua bandot" dengan "anak2 dibawah umur."


Tapi yang jelas dia ini muslim mengaku mualaf sambil menanamkan doktrin tertentu kesesama muslim.
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Re:

Postby ceceps01 » Fri Jul 24, 2009 9:16 pm

up1234go wrote:lho!... bukankah itu juga termasuk gereja kristen? (ini serius!!!!!!!!)


Shhhhh....biarlah muslim menebak2.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Re:

Postby I Want You » Sat Jul 25, 2009 8:05 am

up1234go wrote:lho!... bukankah itu juga termasuk gereja kristen? (ini serius!!!!!!!!)


ya iyalah , itu kan semua Gereja Kristen Protestan. kalau Gereja HKBP adalah Gereja Katholik ! :green:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Postby up1234go » Sat Jul 25, 2009 8:24 am

I Want You wrote:ya iyalah , itu kan semua Gereja Kristen Protestan. kalau Gereja HKBP adalah Gereja Katholik ! :green:


Kenapa harus ada embel2 "kristen" di "protestannya"?

Kenapa di "katoliknya" tidak ada?

Mana yang benar infonya?

nb:
Sepertinya gue harus masuk ke populasi massa yang berbeda... diluar populasi massa di tempat gue?
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby Rainn Forestha » Sat Jul 25, 2009 9:45 am

Gerdja PDS itu khan masih satu aliran sama HKBP & GBI ya ?
:-"
User avatar
Rainn Forestha
 
Posts: 668
Joined: Tue Apr 25, 2006 9:49 pm
Location: earth

Re:

Postby I Want You » Sat Jul 25, 2009 11:06 am

up1234go wrote:Kenapa harus ada embel2 "kristen" di "protestannya"?

Kenapa di "katoliknya" tidak ada?

Mana yang benar infonya?

nb:
Sepertinya gue harus masuk ke populasi massa yang berbeda... diluar populasi massa di tempat gue?


wah saya kurang tau tuh , saya kan mual...lafff ... dari Budha yang sembahyang di Pura .... :green: :green: :green:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Postby up1234go » Sat Jul 25, 2009 2:55 pm

@ atas

Anda sepertinya bermain-main... maka saya pun meladeninya (bermain-main secara berputar-putar)

Kenapa anda dari Buddha yang sembahyang dipura bisa menjadi mual...laff

Muallaf kemana? ke islam?

Apa itu muallaf? Sejenis kotorankah?
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Re:

Postby I Want You » Wed Jul 29, 2009 2:59 pm

bukannya anda yang duluan bermain2 dengan pertanyaan2 di atas ? :green:

muallaf tentu karena sinetron hidayah , namanya muallaf pasti ke islam lah, masak ke khong hu cu :green:

muallaf tentu jadi mual2 akibat bau kotoran :green:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Postby up1234go » Thu Jul 30, 2009 2:01 am

I Want You wrote:Berarti Gereja Santa Maria , atau Gereja Santo Fransiskus Xaverius = Gereja Kristen !!! =D>
:green: :green: :green:


up1234go wrote:lho!... bukankah itu juga termasuk gereja kristen? (ini serius!!!!!!!!)


I Want You wrote:ya iyalah , itu kan semua Gereja Kristen Protestan. kalau Gereja HKBP adalah Gereja Katholik ! :green:


Dimananya saya main2? Dari dulu saya tidak paham ini. Makanya postingan pertamamu di pertanyakan!
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby ceceps01 » Thu Jul 30, 2009 10:48 pm

Hanya kebiasaan penyebutan saja, yg benar adalah semua Kristen baik Protestan dan Katolik.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby Edenbridge » Fri Jul 31, 2009 3:20 pm

theone wrote:Gw gak heran kalo orang islam tuh dungu semua......
Liat aja ML aja dilarang......
Nih kayak Gw dunk......pulang kebaktian bisa bebas ML ama pelayan gereja....
Enak banget kalo ML dalam tuhan Yesus....
Gw cepet bergairah kalo ngeliat T0K3T Gede temen2 Gw abis pulang kebaktian....



salam
heribertus

Ente mualaf aja, ikut JI lalu bom sana bom sini, ntar ente mati syahid
Hadiahnya gk tanggung-tanggung coy, 72 bidadari perawan berdada montok
Kan pas tuh, loe kan suka sama tok3t-tok3t gede
Edenbridge
 
Posts: 38
Joined: Thu Jun 25, 2009 5:35 am
Location: Austria

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby G4ul » Sat Aug 01, 2009 12:22 am

Edenbridge wrote:Ente mualaf aja, ikut JI lalu bom sana bom sini, ntar ente mati syahid
Hadiahnya gk tanggung-tanggung coy, 72 bidadari perawan berdada montok
Kan pas tuh, loe kan suka sama tok3t-tok3t gede


wAH ADA TERORIS, terbukti TERNYATA PROVOKATOR TERORIS ADALAH ORANG KAFIR DISINI, HIIIIIIIIIIIIIII
G4ul
 
Posts: 467
Joined: Tue Feb 10, 2009 1:08 pm
Location: INDONESIA

Postby up1234go » Sat Aug 01, 2009 2:07 am

theone wrote:Gw gak heran kalo orang islam tuh dungu semua......
Liat aja ML aja dilarang......


Ente kalau atheis kenapa kagak poligami/poliandry? ... Toh kebebasan berpikir juga ... tidak perlu tunduk pada aturan muhammed.

theone wrote:Nih kayak Gw dunk......pulang kebaktian bisa bebas ML ama pelayan gereja....
Enak banget kalo ML dalam tuhan Yesus....

Gw cepet bergairah kalo ngeliat T0K3T Gede temen2 Gw abis pulang kebaktian....


Detected...

jiplakan si "steven sang muslim yang mualaf palsu".

hi...hi...hi! :finga:
up1234go
 
Posts: 1910
Joined: Tue Jul 04, 2006 12:05 pm

Re: Sepak Terjang Mualaf Palsu Steven Indra

Postby zakaria kasna » Fri Aug 07, 2009 1:26 pm

Orang berpindah kepercayaan atau agama itu biasa saja.
Tapi yang penting motivasinya apa?
Dan yang lebih penting, apakah setelah di agama yang baru, moral / akhlaknya menjadi lebih baik atau malah tambah buruk? Silakan direnungkan sendiri bagi yang berpindah agama.
Apakah saya menjadi lebih baik, lebih bermoral?
zakaria kasna
 
Posts: 3
Joined: Fri Aug 07, 2009 11:42 am

Next

Return to Resource Centre KEBOHONGAN2/MITOS2 ciptaan Islam/Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users