.

TAQQIYA/TAQIYA: berbohong cara Islam

TAQQIYA/TAQIYA: berbohong cara Islam

Postby ali5196 » Thu Dec 08, 2005 5:10 am

http://www.islamreview.com/articles/lying.shtml

Lying in Islam/Berbohong dalam Islam
By Abdullah Al Araby

Quran 40:28: "Sesungguhnya Allah tidak menuntun seorangpun yg melanggar dan membohong."

Dlm Hadis, Mohamad dikutip sbg mengatakan, "Jujurlah kalian karena kejujuran membawa kebaikan dan kebaikan mengantar ke surga. Hati2 dgn kepalsuan karena ini mengantar kpd ketidakmoralan dan ketidakmoralan mengantar ke Neraka."

HANYA hadis ini yang akan dikutip kepada NON-MUSLIM. Selebihnya mereka sembunyikan.

Bacalah buku "The spirit of Islam" oleh pakar Islam, Afif A. Tabbarah, yang ditulis utk mempromosikan Islam. Tapi lihat halaman 247 : "Berbohong tidak selalu buruk; ada kalanya dimana berbohong lebih bermanfaat dan lebih baik bagi kesejahteraan umum dan penyelesaian perkara. Menurut Nabi: 'Ia bukan orang curang (lewat berbohong) kalau menyelesaikan perkara, mendukung hal2 yang benar atau mengatakan apa yang benar."

Untuk menguji duplisitas dalam Islam ini, kami harus menengok sejarah Islam. Ini akan menunjukkan bahwa berbohong memang KEBIJAKAN UMUM para imam dan tokoh negara (muslim).

Juni 1967, MESIR dikalahkan Israel dan kehilangan Semenanjung Sinai dalam Perang Enam Hari. Tujuan utama Presiden Nasser oleh karena itu adalah merebut kembali wilayah yg hilang itu. Presiden Sadatpun menerapkan motto: "No voice should rise over the voice of The Battle."

Tentara yg direkrut tahun 1967 memperkirakan bahwa setiap saat "perang akan dmulai lagi". Namun, tahun demi tahun lewat dan masyarakat Mesir semakin sebal dgn pernyataan kosong pemimpin politik mereka.

Th 1972 Sadat bersumpah dgn pasti bahwa tahun inilah adalah tahun perang yang sudah lama dinanti2. Selama tahun itu ia berkali2 bersumpah, "Saya bersumpah demi kehormatan saya bahwa tahun ini tidak akan lewat tanpa kita melancarkan perang." Satu tahun mereka terus menunggu ...

Orang percaya padanya karena ia mempertaruhkan reputasi dan kehormatannya lewat sebuah sumpah. Tapi tahun itupun berlalu tanpa adanya satu tembakanpun. Akibatnya, orang2 diluar dan didalam Mesir mengoloknya sebagai tong kosong. Tapi Oktober 1973 ia tiba-tiba melancarkan serangan yang kemudian dikenal sebagai Perang Yom Kippur.

Sebagai panglima militer, Sadat diperkirakan menggunakan elemen ‘surprise’ utk mengelabui musuh. Sebagai Muslim tulen, Sadat tidak sedikitpun khawatir dengan janjinya yang agak melenceng itu. Ia mengerti bahwa sejarah dan ajaran Islam akan mengecualikannya dari tanggung jawab di akhirat nanti kalau ia menggunakan kebohongan sbg maneuver strategis militer.

Inipun juga dibuktikan oleh Muhamad sendiri. Ia sering membohong dan memerintahkan pengikutnya untuk melakukan yang sama. Alasannya adalah prospek sukses dalam missi menyebarkan Islam akan membatalkan larangan berbohong dari Allah. Sebuah contoh baik adalah pembunuhan Kaab Ibn al-Ashrf, penyair Yahudi dari suku Banu Nadir.

Dilaporkan bahwa Kaab menunjukkan dukungan bagi Quraish dalam perang mereka melawan Muhamad. Juga, Kaab dituduh menulis sajak-sajak menggiurkan ttg wanita Muslim. Ini membuat Muhamad marah.

Jadi apa yg dilakukan Muhamad ? IA MEMINTA SUKARELAWAN UTK MENGHABISI Kaab Ibn al-Ashraf. Seperti dikatakannya sendiri, Kaab telah "Melukai Allah dan rasulNya." Pada saat itu Kaab Ibn al-Ashraf dan sukunya masih kuat, jadi tidak mudah bagi orang asing untuk menyusup dan membunuhnya. Seorang Muslim bernama Ibn Muslima, bersedia untuk melakukan tugas ini dengan syarat Muhamad mengijinkannya untuk berbohong. Dgn ijin Muhamad, Ibn Muslima, menemui Kaab dan berbohong padanya dgn mengaku tidak senang kepada Muhamad. Saat ia mendapatkan kepercayaan Kaab, suatu malam ia membujuknya agar keluar rumah dan membunuhnya di sebuah tempat terkucil.

Ini mirip dengan cerita pembunuhan Shaaban Ibn Khalid al-Hazly. Dikatakan bahwa Shaaban mengumpulkan tentara untuk memerangi Muhamad. Muhamad membalas dengan memerintahkan Abdullah Ibn Anis untuk membunuh Shaaban. Lagi-lagi, calon pembunuh itu meminta ijin Muhamad agar dapat berbohong. Muhamad setuju dan lalu memerintahkan agar sang calon pembunuh berbohong dan mengaku dari suku Khazaa. Ketika Shaaban melihat datangnya Abdullah, ia bertanya asal kesukuannya. Abdullah menjawab, "Dari Khazaa." Ia lalu menambahkan, "saya dengar kau sedang mengumpulkan tentara untuk memerangi Muhamad dan saya datang untuku bergabung denganmu." Abdullah mulai berjalan dengan Shaaban dan bercerita kepadanya bagaimana Muhamad datang kepada mereka dengan ajaran palsunya dan mengeluh bahwa Muhamad bergosip tentang para patriarch Arab dan menghancurkan harapan-harapan Arab. Mereka akhirnya sampai di tenda Shaaban. Sahabat2 Shaaban meninggalkannya dan Shaaban mengundang Abdullah untuk masuk dan beristirahat dgnnya. Abdullah duduk disana sampai Shaaban tertidur. Apa yang dilakukannya kemudian ? Abdullah memenggal kepala Shaban dan membawanya ke Muhamad sbg trophy. Saat Muhamad melihat Abdullah, ia berteriak dgn girang, "Wajahmu penuh kemenangan (Aflaha al-wajho)." Abdullah membalas salam itu dengan mengatakan, "Wajahmu-lah, Rasulullah yang penuh kemenangan (Aflaha wajhoka, ya rasulullah)."

SYARAT BERBOHONG DALAM ISLAM

Ini syarat-syaratnya yang kebanyakan Muslim cukup mengenalnya:

Perang adalah bentuk penipuan (War is deception)
Tujuan menghalalkan hal-hal yang dilarang
Jika dihadapkan pada dua kejahatan, pilih yang kurang jahat.

Inilah ayat2 yg dijadikan dasar membohong/taqiya:

"Allah tidak akan mempertanyakanmu tentang apa yang tidak dapat kau penuhi dalam sumpahmu. … " Surah 5:89

"Allah tidak akan mempertanyakanmu kalau kau tidak memikirkan matang-matang sumpahmu (for thoughtlessness (vain) in your oaths), tetapi bagi kemauan dalam hatimu; dan IA Maha pengampun …" Surah 2:225

"Siapapun yang setelah menerima Allah mengucapkan murtad, kecuali dibawah paksaan, hatinya tetap kuat dalam Iman – tetapi kalau mereka membuka hati mereka bagi Murtad, kemarahan Allah ada pada mereka …" Surah 16: 106

Al-Tabary menjelaskan Surah 16:106 sbg surah yg diturunkan kpd Muhamad setelah ia tahu bahwa Ammar Ibn Yasser dipaksa untuk menolak Islam ketika ia diculik oleh Banu Moghera. Muhamad menenangkan Ammar dgn mengatakan "Jika mereka berbalik, kau ikut berbalik." (Artinya: jika mereka menculikmu kembali, kau boleh menolak saya kembali.)

Ini menunjukkan bahwa kebohongan yg tidak direncanakan bisa diampuni dan bahkan kebohongan yg direncanakanpun bisa ditebus dgn melakukan beberapa hal, spt puasa. Jelas juga, bahwa jika terpaksa Muslim bisa mengambil sumpah (contoh; sumpah kesetiaan kpd Negara lain) dan bahkan berbohong dgn Allah, selama mereka tetap percaya didalam hati mereka.

Dlm Hadis, Muhamad mengeaskan konsep ini.

Dari "Ehiaa Oloum al-Din," oleh al-Ghazali, Vol. 3: PP.284-287:
Salah seorang puteri Muhamad, Umm Kalthoum, mengatakan bahwa ia tidak pernah mendengar rasulullah mensahkan kebohongan kecuali dlm tiga situasi:
Rekonsiliasi antara pihak2 yg bersengketa
Dalam keadaan perang
Diantara suami isteri untuk menjaga kerukunan rumah tangga

Hadis mengutip Muhamad sbg mengatakan: "Para putera Adam bertanggung jawab atas kebohongan kecuali yg diucapkan untuk mendamaikan Muslim."

Hadis lain lagi menyebut, "Aba Kahl, damaikan orang2." (artinya: bahkan lewat kebohongan)

Bgm dgn yg satu ini "Para putera Adam bertanggung jawab atas semua kebohongan kecuali : selama perang, karena perang adalah penipuan, utk mendamaikan dua lelaki yg cekcok dan bagi lelaki untuk menenangkan isterinya."

Prinsip Al-Taqgiya

Kata "Taqqiya", berarti "menghindari," atau 'menjaga dari.' Prinsip ini mengajarkan bwha Muslim diijinkan utk berbohong utk menghindari luka-luka, kerugian terhdp dirinya atau sesama Muslim. Prinsip ini memberi kebebasan bagi Muslim utk berbohong dlm keadaan yang mereka anggap mengancam nyawa. Mereka dapat menolak agama mereka, selama mereka dalam hati tetap beriman.

Al-Taqqiya didasarkan pada ayat ini:

"Janganlah orang beriman mengambil sbg teman dan pembantu para kafir ketimbang sesama orang beriman: jika kalian melakukannya, Allah tidak akan memberikanmu bantuan: kecuali dlm hal pencegahan, agar kau dapat melindungi dirimu dari mereka. Tapi Allah memperingatimu agar hanya mengingatNya; karena tujuan utama adalah bagi Allah." Surah 3: 28

Jadi, Muslim boleh berpura-pura baik dgn Kafir dan berpura-pura sebagai kafir untuk menghindari kerugian.

Berdasarkan konsep taqqiya, adalah sah bagi Muslim untuk berlaku bertentangan dgn agama mereka, misalnya:
Meminum anggur, melupakan sholat dan puasa selama Ramadan.
Menyatakan ketidakpercayaan kpd Allah.
Bersujud kpd dewa selain Allah.
Mengucapkan sumpah setia.

Dampak Al-Taqqiya

Jadi hati2 kalau Muslim nampak jujur dan baik hati. Kenyataannya hati mereka memiliki agenda bertentangan.

Dlm hal politik internasional, pertanyaannya adalah: Bisakah negara2 Muslim dipercaya untuk mematuhi perjanjian2 yg mereka sepakati dgn negara2 non-Muslim ? Praktek menunjukkan bahwa saat Muslim masih lemah, mereka menyepakati apapun.
Begitu mereka kuat, mereka akan membatalkan segala perjanjian/sumpah yg pernah mereka lakukan.

Aktivis Muslim sudah sering terbukti melakukan taktik penipuan dlm menyebarkan agama Islam dgn memoles arti Islam dan membuatnya nampak menarik bagi pendatang baru. Mereka dgn sengaja menghindar dari ayat2 dan ajaran yang biadab.

Contoh penipuan ini adalah, aktivis Muslim hanya mengutip ayat2 Mekah (ayat2 damai, ketika Muhamad masih lemah) yang memang berbunyi damai dan mengajarkan toleransi. Tetapi mereka tahu penuh bahwa ayat2 ini sudah DI-ABROGASI/DIBATALKAN oleh ayat kemudian setelah ia hijrah dan berkuasa di Medinah. Ayat2 ini penuh dgn kecurigaan dan kekejaman terhadap non-Muslim.

Kesimpulan, perlu dimengerti bahwa dalam menghadapi Muslim jangan percaya mentah-mentah apa yg dikatakannya. Masalahnya adalah bagaimana kita mengetahui apa yang disimpannya dalam hatinya.//
Last edited by ali5196 on Wed Oct 20, 2010 9:51 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

TAQQIYA: penipuan ala Islam

Postby ali5196 » Thu Jun 01, 2006 5:20 am

http://www.indonesiawatch.org/islam.php?news_id=131

Doktrin Penipuan dalam Islam

Keahlian, Persona, Penipuan, Disinformasi Istilah-istilah di atas adalah istilah dan metode operasional Dunia Barat. Tetapi kaum teroris yang beragama Islam memiliki istilah-istilah sendiri yang khusus: taqiyya (tark-e-ya): disinformasi atau penipuan sebagai tindakan preventatif demi merahasiakan niat, keyakinan dan rencana. Istilah serupa lain, kitman, mempunyai arti menahan diri secara mental dan kebohongan atau menutupi niat jahat ...

Taqiyya dan kitman atau ‘kemunafikan kudus’ telah mendarahdaging dalam kebudayaan Arab selama 1400 tahun sejak dikembangkan oleh kaum Shi’a sebagai alat bela diri dan menyembunyikan keyakinan terhadap kaum Sunni yang tidak percaya. Sebagaimana nabi Muhammad katakan: “dia yang memelihara rahasia akan segera mencapai tujuannya.’

Penggunaan taqiyya dan kitman secara ahli sering merupakan soal hidup atau mati dalam pertempuran dengan musuh; hal ini juga merupakan soal hidup atau mati bagi banyak teroris Islamis masa kini. Sebagaimana telah sering terjadi dalam sejarah Islam, suatu doktrin theologia telah menjadi operasional kembali.

Pada waktu Penganiayaan Spanyol, kaum Sunni Moriscos menghadiri misa lalu pulang ke rumah dan mencuci tangannya dari ‘air kudus’. Dalam arti operasional, taqiyya dan kitman telah mengizinkan kaum ‘mujahidin’ menyamar dengan identitas apapun demi melaksanakan misinya. Mereka telah memiliki dukungan doktrin dan theologia dan kemudian izin ahli-ahli agama agar menyamar sebagai orang Yahudi atau orang Kristen to agar memperoleh akses pada target-target Kristen dan Yahudi: ‘kaum mujahidin boleh mengambil rupa kaum musuh’.

Taqiyya adalah biasa dalam pembahasan Muslim Shi’a dan Sunni dan memiliki implikasi dalam memahami fundamentalisme dan kegiatan kaum teroris. Teori dan praktek lawan terorisme justru tak beruntung, tak berarti, bahkan merugikan, tanpa memahami taqiyya dan kitman dan pentingnya peranan penipuan dalam hukum Islam sampai kepada panduan pelatihan Al Qaeda, yang muat instruksi-instruksi terinci tentang penggunaan penipuan oleh kelompok teroris dalam negara-negara sasaran di Dunia Barat.

Menurut etika Kristiani berbohong adalah dosa; dalam hukum dan teologia dalam agama Islam, penggunaan taqiyya untuk melawan kaum kafir dianggap suatu kesalehan bahkan kewajiban agama.

an akramakum 9inda allaah itqaakum inna allah 9aliim xabiir.
"Sesungguhnya yang terhormat di antaramu di hadapan Allah adalah yang paling taat agama di antaramu; sesungguhnya, Allah mengetahui dan menyadarinya!" 49:13

Kaum Shi'ah menafsirkan kalimat di atas sebagai "dia yang di antaramu yang paling banyak menggunakan taqiyya"

Seperti banyak konsep dalam Islam taqiyya dan kitman dibentuk dalam konteks perjumpaan sukuisme dan peperangan ekspansionis Arab-Islam. Taqiyya sudah digunakan orang-orang Muslim sejak Abad ke-7 demi membingunkan dan memecahbelah musuh-musuhnya. Suatu taktik favorit disebut ‘penipuan segitiga’; untuk meyakinkan musuh bahwa jihad tidak ditujukan kepada mereka tetapi pada musuh lain. Taktik lain adalah menyangkalu adanya suatu jihad. Nasib kaum sasaran karena penilaian salah seperti itu adalah kekalahan dan kematian.

Sydney NSW Australia: 2 November 2002

Syeik Taj el-Din al Hilaly, Mufti Besar Australia yang penuh kontroversi, telah menikmati makan siang bersama dengan kawan kepercayaannya Keysar Trad. Seorang wartawan telah menulis tentang pertemuan tersebut dan mencatat:

’Beberapa kali, waktu jawaban terus terang dan langsung terhadap pertanyaan-pertanyaan tentang isi Al Qur’an hanya memohonkan jawaban sederhana saja, ‘ya’ atau ‘tidak’, ternyata kedua-duanya telah menghindari isu-isu pembahasan dengan membicarakan kesulitan menerjemahkan bagian ayat-ayat itu dari bahasa Arab ke bahasa Inggris.’

Dengan mencatat sikap meremehkan kata-kata kebencian dan agresif yang besifat anti-Semitisme yang diucapkannya pada tahun 1998, wartawan itu merenungkan:

'Saya hanya dapat menduga-duga isi pikiran tamu saya, yang juga memuji bom-bom bunuh diri belakangan ini, dan untuk membiarkan kata-katanya yang jahat dan ngeri dengan begitu mudah dan tanpa bermaafan sedikitpun. Sepertinya sudah jelas bahwa dia sedang mempertimbangkan bagaimana caranya kata-katanya akan ditafsirkan oleh para pembaca Al-Qur’an The Sunday Telegraph yang banyak dan yang sangat berpengaruh huge khususnya ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab untuk diperdebatkan masyarakat Muslim. Dengan demikian dia sedang jalan di ambang kesulitan besar.'

Seorang wartawan berpengalaman tidak akan bingung karena para pembaca tujuan Syeik itu adalah orang Australia dan bukan pembaca Arab. Taqiyya, atau disinformasi, adalah suatu taktik dan kunci utama dalam pembahasan umum Islam yang membingungkan pembaca atau pendengar Barat. Memang inilah tujuannya, menurut Al-Qur’an:
“Janganlah orang-orang percaya mengambil orang-orang kafir menjadi sahabat atau wali daripada orang-orang percaya. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali dengan jalan (siasat) untuk memelihara diri.” 3:28

Al Taqiyya adalah dengan lidah saja; bukan dari hati. Seorang percaya boleh mengatakan apa saja asal ‘hati merasa enak'. Para teroris 9/11 telah hidup dan mengunjungi Amerika Serikat selama dua tahun sebelum serangan 9/11. Bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan kebudayaan Amerika? Dengan menggunakan taqiyya. Artinya: Saya membenci kamu tetapi saya akan bersenyum padamu di muka umum.

Taqiyya dan ‘Mengakali’ dalam pembahasa politik kontemporer dan perdebatan

Mengakali: Jurubicara Islam sering menggunakan taqiyya sebagai cara ‘mengakali’ para pendengar. Isi dalam pembahasan tidak boleh diperdebatkan; sebaliknya lawannya harus ‘diakali’ dengan taqiyya, dengan membelokkan topik dan mengaburkan dengan dibantu sewaktu-waktu dengan referensi mistik tentang Allah.

Klaim bahwa kesulitan dalam menerjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Inggris membuat komunikasi dengan orang yang tidak tahu bahasa Arab sangat sulit atau mustahil, juga merupakan cara mengakali lawan. Taktik menggunakan seorang penerjemah punya untung besar.

Role playing sebagai korban atau viktim: Mengklaim diri adalah ‘korban’ diskriminasi religius dan intolerans setiap kali dalam debat atau diskusi adalah cara lain untuk mengubah arah pembahasan sebagai cara ‘mengakali’ lawan.

Manipulasikan ketidakjelasan: Syeik Hilaly di Sydney, Australia dalam catatan umum dinyatakan sebagai orang yang (a) ‘mengutuk’ serangan 9/11 dengan kata-kata yang kurang jelas dan (b) memuji pelaku pemboman cara bunuh diri dalam kegiatan syuhada. Namun, jubir Islam jarang sekali akan mengeritik sebuah perbuatan terorisme yang spesifik dan bila ditanya langsung maka jawabannya menghindar topik yang ditanyai.

Diversion atau merubah topik: Misalnya, pertanyaan-pertanyaan berkaitan dengan serangan teroris 9/11 akan diarahkan ke topik lain dengan menyebut masalah Palestina yang tak releven, peranan Israel dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat dan dukungannya untuk Israel sebagai ‘penyebab’ terorisme.

Anti-Semitisme, suatu keyakinan mendasar dalam fundamentalisme Islam juga dialihkan dengan cara=cara licik dengan memutarbalikkan fakta-fakta sejarah dengan mengemukakan bahwa orang-orang Yahudi telah memiliki status terhormat di bawah pemerintahan Islam dan dengan demikian mereka mengalihkan perhatian dari sikap anti-Semitisme yang sebenarnya dimilikinya.

Menuntut ‘bukti’: Jubir-jubir Islam menggunakan sejenis taqiyya yang disebut dalam psikologi sebagai ‘cognitive denial’ atau ‘penolakan dalam pikiran’ dengan mengulangi permintaan-permintaan ekstrim untuk ‘bukti’ perbuatan terorisme, yang mereka tahu tak boleh dinyatakan atau diekspos.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Thu Aug 17, 2006 10:47 pm

Last edited by ali5196 on Sat Jul 21, 2007 1:19 am, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby Volunteer » Wed Sep 06, 2006 8:11 pm

http://www.news.faithfreedom.org/index. ... ticle&sid= 419

Taqiyya dan Perang Propaganda Islamis

Author: Frankly Speaking on Saturday, September 02, 2006

Siapa yang berbicara kebenaran? Siapakah dapat kita percaya? Salah satu pillar demokrasi barat modern adalah kebebasan press. Jurnalis bebas utk melaporkan segala hal, baik dan buruk yang berlangsung dalam dunia ini, tanpai khawatir akan dianiaya oleh penguasa. Jurnalis Carl Bernstein dan Bob Woodward-lah (Washington Post) yang membongkar skandal Watergate yang akhirnya berakhir pada lengser-nya Presiden Richard Nixon. Bernstein dan Woodward sangat dihargai dan dianggap pahlawan dan disejajarkan dengan para jurnalis prestigius lainnya semisal Herbert Bayard, Alva Johnson, Mary McGrory dan banyak lagi pemenang Pulitzer Prize [1].


Kadang2 seorang jurnalis tidak beretika membumbu2i, membesar-besarkan, atau terang2an berbohong. Cepat lambat buah2 press busuk ini pasti terungkap. Lembaga yang memperkerjakan mereka akan menerbitkan pernyataan maaf dan ralat resmi. Tidak usah ditanya lagi para wartawan yang memalukan ini akan dipecat, namanya cacad, dan tidak bakal diterima lagi di kantor2 berita ternama mana pun. Inilah nasib para jurnalis nakal macam Jason Blair (New York Times), Janet Cooke (Washington Post) dan Patricia Smith (Boston Globe) di antara yang lain2nya [2].

Seperti diketahui umum, kantor berita Islamic tidak menuruti pedoman2 ketat seperti di barat [3]. Segelintir suara yang mengekspresikan kritik terhadap para pemimpin atau masyarakatnya akan seringkali di-intimidasi/ancam, dibunuh, dibui atau diasingkan [4]. Tidak ada kebebasan press dalam artinya yang harafiah. Berita itu baru namanya bebas hanya jika isinya kritis terhadap Israel atau terhadap Barat yang demokratis dan jika memuji-muji, menghias/menyohor-nyohorkan atau membesar-besarkan pencapaian para pemimpin Islam. Inilah di mana Taqiyya bermain.

Apakah itu Taqiyya? Kata "al-Taqiyya" secara harafiah berarti: "Menutup-nutupi atau menyamarkan keyakinan, kepercayaan, idea, perasaan, pendapat, dan/atau taktik-strategi pribadi seseorang pada saat menghadapi bahaya, baik sekarang maupun nantinya, untuk menjaga dirinya supaya jangan sampai terluka secara lahir maupun bathin." Satu kata terjemahan yang pas adalah "Dissimulation=Pura-pura[5]. "

Dengan memperhatikan Taqiyya jelaslah bagaimana klaim-klaim heboh terdengar dalam media Arab. Dalam beberapa kasus bahkan sampai lolos masuk ke media barat juga. Tengoklah kasus skandal Reuters dengan foto2 yang direkayasa [6]. Adnan Hajj, sang fotografer yang merekayasa foto2 tersebut akhirnya dipecat. Reuters menarik kembali edarannya dan meminta maaf, namun kehilangan kredibilitas dan nama baiknya.

Kasus lain Taqiyya dalam media adalah penemuan2 ilmiah dari budaya2 lain yang dipakai Muslim untuk menghubung2kan hal2 tersebut dengan mereka. Contoh2 banyak sekali, penemuan kopi, fotografi, catur, sabun, parasut, distilasi, jam air, aljabar, crankshaft, alat2 bedah, dll. Detil2 penjelasannya bisa dilihat di sini Cryptic Subterranean's blog [7]. Blog ini adalah sarana expose yang excellent dan termasuk dalamnya sumber2 yang dapat dichek kesahihannya.

Sebelum 9/11 Muslim2 sudah merasa terancam; tertekan oleh kebudayaan barat yang selalu merongrong, teknologinya, kekuatan ekonominya dan kebebasannya. Tambah lagi invasi ke Afganistan dan Iraq dan perasaan mereka jadilah makin bertambah2 paranoia.

Jadi apakah yang masyarat relijius lakukan sewaktu tersudut? Mereka mencari jawaban dalam agama mereka.

Inilah dalil-dalil dari Qur'an:

"Any one who, after accepting faith in Allah, utters Unbelief, except under compulsion, his heart remaining firm in Faith, but such as open their breast to Unbelief, on them is Wrath from Allah, and theirs will be a dreadful Penalty" Sura 16:106

[106] Barang siapa yang kafir kepada Allah sesudah dia beriman (dia mendapat kemurkaan Allah), kecuali orang yang dipaksa kafir padahal hatinya tetap tenang dalam beriman (dia tidak berdosa), akan tetapi orang yang melapangkan dadanya untuk kekafiran, maka kemurkaan Allah menimpanya dan baginya azab yang besar.

Dengan kata lain, berdusta di-ridhoi asalkan bertujuan menjaga iman kepada Allah. [8].


"[Shakir 3:28] Let not the believers take the unbelievers for friends (awliyaa) rather than believers; and whoever does this, he shall have nothing of (the guardianship of) Allah, but you should guard (tat-taqooh) yourselves against them, guarding carefully (tuqatan); and Allah makes you cautious of (retribution from) Himself; and to Allah is the eventual coming[8]."

[28] Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).

Muslim tidak terikat kepada unsur kesetiaan, saling-hormat atau saling-percaya dengan kafirun/non-muslim, karena itu bagi mereka sah-sah saja mengibuli para kafirun.

NOTE: Dua kata "tat-taqooh" dan "tuqatan," sebagaimana yang disebutkan dalam Arabic Qur’an, DUA-DUANYA berasal dari akar yang sama "al-Taqiyya."[9]

Sejarah ringkas al-Taqiyya dalam Islam[10]

612

Penggunaan taktik Taqiyya secara sejarah pertama kali dipakai semasa Muhammad, menurut tradisi Muslim, bani Quraish mulai menyiksa Muslim2. Ammar ibn Yasir, seorang pengikut Muhammad, yang konon teman2nya dibunuh oleh Quraish karena jadi Muslim, diperhadapkan dengan seorang Quraisy. 'Ammar berpura-pura menyangkal Islam dan dengan demikian menyelamatkan jiwanya. Menurut sebuah hadis sahih, nabi Muhammad kemudian memberikan izin kepadanya untuk mengulangi perbuatan seperti itu jika dirinya terancam lagi.


Kebanyakan kaum Sunni mengkritik perbuatan Ammar atau mempertanyakan kesahihan riwayat di atas. Kaum Sunni mengutip contoh2 yang konon banyak Muslim disiksa dan dibunuh semata2 krn kepercayaannya semasa hidup Muhammad, Umayyad dan Abbasids namun tidak menyangkal iman mereka. Sbg. contoh, orang-tua Ammar dua2nya dianiaya dan dibunuh di hadapan Ammar namun tidak menyangkal iman mereka. Kebanyakan Sunni yakin bahwa Allah yang menentukan kapan seseorang harus mati. Karena itu, bagi mereka, adalah salah untuk menyangkali iman supaya lolos dari siksaan atau maut. Kontras dengan kaum Shi'ah dan beberapa kalangan Sunni yang percaya bahwa hidup ini adalah pemberian Tuhan dan harus dijaga baik2. Dalam situasi darurat pemeliharaan nyawa adalah di atas segalanya, dalam hal serupa juga diizinkan untuk memakan daging babi semasa bahaya kelaparan.

618

Sa'id ibn Zayd dan Fatimah binti al-Khattab ketika kawin dan keduanya menyembunyikan kepercayaan mereka dari Umar ibn al-Khattab, sampai Umar mendapati bahwa mereka adalah Muslim. Hari itu Umar juga menjadi Muslim.

2003

Kritikus dari presiden Argentina Carlos Saúl Menem yang keturunan Syria telah membantah pindah agamanya ke Kristen pada awal2 masanya sebagi taqiyya belaka. .

Kesimpulan:

Bukan karangan atau khayalan bahwa Muslim berdusta pada kita. Mereka mengelabui karena mereka merasa terancam. Muslim menipu dalam rangka menutup-nutupi seramnya Islam dan perbuatan2 mereka sendiri. Muslim mengakali kita karena sepanjang sejarahnya yang 1400 tahun satu2nya sumbangsih mereka yang dapat diingat baik2 adalah terorisme belaka.

Muslim mengkadali kita karena mereka tidak mau kita sampai tahu kebencian2 yang dikotbahkan oleh Qur'an. Muslim berdusta untuk memompa rasa ego mereka. Mereka berkhayal bahwa budaya terkebelakang mereka sebetulnya telah berhasil mencapai sesuatu di luar terorisme. Muslim mengkelecehi supaya mereka dapat meng-islam-kan orang2 yang naif dan/atau cuek bebek. Muslim2 menkhayal; menyangkal dan menolak kebenaran sebenarnya; meyakini bahwa tidak seorang pun dapat lolos dari tekanan-intimidasi dan cara2 cuci-otak mereka, dan muslim terus percaya bahwa Islam adalah satu-satunya agama yang benar.

Apa yang dapat kita harapkan? Al-Qur'an adalah sebuah kebohongan dan dipupuk-dipelihara-dikembangkan oleh para penipu, juga menganjurkan tipu-menipu. Apa yang ditebar juga itulah yang dipanen.
Masih ada harapan dalam jiwa manusia. Seperti yang pernah dikatakan Bob Marley: "...kau dapat membodohi seseorang kadang2, kau dapat menipu beberapa orang setiap saat, tapi kau tak dapat bisa menipu semua orang sepanjang waktu'...
“…you can fool everybody sometimes, you can fool some people all the time, but you can’t fool everybody all the time’…


Sources:
1. Pulitzer.org
2. Slate.com
3. Trincoll.edu
4. rsf.org
5. al-Islam.org
6. Zombietime.com
7. Islamic Invention
8. USC.edu
9. USC.edu
10. Answers.com
Volunteer
 
Posts: 20
Joined: Mon Nov 14, 2005 6:21 pm

Postby ali5196 » Mon Sep 11, 2006 3:08 am

http://www.news.faithfreedom.org/index. ... e&pageid=2

AGENDA IMPERIALISME ISLAM : perang antar peradaban
viewtopic.php?p=65905#65905

Damai dlm Islam HANYA eksis dlm dunia Islam; damai hanya tercapai antara sesama Muslim. Bukan antara Muslim - nonMuslim

Bagi non-Muslim hanya ada satu solusi: gencatan senjata sampai Muslim bisa meraih cukup kekuatan. Ini perang sampai hari kiamat. Damai hanya datang jika Islam menang. Kedua peradaban hanya bisa mendapatkan periode2 gencatan senjata.

Gencatan senjata dlm islam memiliki preseden penting yg kebetulan disebut Yasser Arafat di Johannesburg setelah menandatangani Perjanjian Oslo dgn Israel, 1993.

Saya ingin mengingatkan anda bahwa dokumen ini berbicara ttg PERDAMAIAN. Beberapa minggu setelah ditandatanganinya Perjanjian Oslo, Arafat pergi ke Johannesburg, dan di sebuah mesjid ia membuat pidato dimana ia MEMINTA MAAF, "Apakah anda merasa saya menandatangani dgn Yahudi sesuatu yg menentang aturan Islam?" (Saya memiliki rekaman pidato Arafat ini.) Dilanjutkannya, "Bukan. SAYA MELAKUKAN SESUATU YG PERSIS DILAKUKAN NABI MUHAMAD."

Appaun yg dilakukan nabi menjadi preseden. Arafat mengatakan, "Ingatkah anda cerita Hudaybiya." Nabi membuat perjanjian dgn Bani Quraish selama 10 tahun. Tapi lalu ia melatih 10.000 tentara dan dalam 2 tahun berbaris menuju kota Quraish, Mekah.

Jadi, dlm yurisdiksi Islam, kau hanya diijinkan berdamai selama maximum 10 tahun. Kedua, begitu kau mampu, kau harus memulihkan jihad [baca: membatalkan perjanjian "damai"].

Kita di Israel, memerlukan 50 tahun utk mengerti bahwa damai abadi tidak akan pernah tercapai dgn Muslim. Dunia barat memerlukan paling tidak 50 tahun lagi utk mengerti bahwa mereka berada dalam perang dgn Islam yg alot dan tidak akan berubah. Jadi kita harus mengerti : kalau kita bicara ttg damai dan perang, kita tidak berbicara dgn terminologi Belgia, Perancis, Inggris, atau Jerman. Kita berbicara ttg Perang dlm terminologi Islam.

Gencatan Senjata sbg TAKTIK
Apa yg membuat Islam menerima gencatan senjata ? Hanya satu hal - saat musuh terlalu kuat. Ini pilihan taktis.

Dan camkan bahwa pada detik Muslim radikal memiliki senjata atom, kimia atau biologis, mereka akan menggunakannya. Saya sama sekali tidak meragukannya.
Last edited by ali5196 on Sat Jan 10, 2009 6:06 am, edited 2 times in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Sep 12, 2006 9:07 pm

TURKI : MENGOBRAK ABRIK CERITA2 KLASIK :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=5329

http://www.telegraph.co.uk/news/main.jh ... /31/wpino3 1.xml

Pinocchio dkk masuk Islam :^o :^o :^o
Malcolm Moore di Antalya

(Filed: 31/08/2006)

Pinocchio, Tom Sawyer dan karakter2x lain telah diislamkan dalam versi baru 100 cerita klasik dalam kurikulum sekolah Turki.

"Beri aku roti, demi Allah," kata Pinocchio kepada Geppetto, pembuatnya, di dalam buku yang dicap dengan stempel Kementerian Pendidikan. "Alhamdulillah," kata boneka itu kemudian.

Dalam "The Three Musketeers", D'Artagnan diberitahu dia tidak boleh mengunjungi Aramis. Alasannya akan mengejutkan pengarang cerita ini, Alexandre Dumas.

Seorang wanita tua menjelaskan," Dia dikelilingi oleh orang-orang beragama. Dia masuk Islam setelah jatuh sakit."

Tom Sawyer mungkin sering tidak mengerjakan PR nya, tetapi dia lebih rajin dalam mempelajari doa-doa Islamnya. Dia diberi "hadiah khusus" karena belajar kata-kata dalam bahasa Arab.

Pollyanna, yang dianggap beberapa kalangan sebagai perwujudan pengampunan Kristiani, berkata bahwa dia percaya pada hari Kiamat seperti yang diramalkan dalam Qur'an.

Heidi, gadis yatim piatu dari Swiss dalam cerita karangan Johanna Spyri, diberitahu bahwa berdoa kepada Allah akan membantu dia relaks.

Beberapa buku yang lain juga telah diubah, termasuk buku-buku fable karangan La Fontaine, dan Les Miserables karya Victor Hugo.

Pemasukan-pemasukan yang gegabah oleh badan-badan penerbit Islam itu telah menimbulkan kontroversi di Turki, yang telah menjadi negara sekular kuat sejak tahun 1920an.

Buku-buku lainnya mengandung penghinaan, slang dan pantun-pantun kasar yang mengejek presiden dan perdana menteri.

Recep Tayyip Erdogan, perdana menteri Islam Turki yang pertama, telah menghimbau supaya tindakan tegas diambil terhadap para penerbit itu. (karena mengejek PM atau mengubah cerita klasik ? :lol: )

Kementerian Pendidikan telah mengancam akan mengambil tindakan hukum melawan penerbit yang masih terus mengedarkan buku-buku tersebut.

Huseyin Celik, menteri pendidikan, berkata: "Jika ada kata-kata prokem dan caci maki, kami akan menuntut mereka karena menggunakan logo kementerian. (BETUL KHAN ! BUKUNYA DIKECAM BUKAN KARENA MENGANDUNG KEBOHONGAN !)
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Oct 07, 2006 7:09 pm

ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Oct 14, 2006 3:35 pm

Diskusi :
Bolehkah Taqqiya selama bulan puasa ?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=5850

Raja Taqqiyah:

Aulo menjuluki dirinya sendiri sebagai sebesar-besarnya penipu (QS 3:54)

Aulo mencontohkan penipuan jumlah musuh dalam mimpinya mohammed (QS8:43)

Aulo membukakan pintu bagi sumpah palsu yang bisa dihapus dengan materi (QS5:89)

Kesimpulannya Aulo sendiri adalah sewenang-wenangnya menipu (Raja penipu)
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Oct 24, 2006 8:07 pm

Brigitte Gabriel dlm bukunya, 'Because They Hate,' (St Martin's Press, 2006) hal 149 :

Amir Taheri, penulis berbagai buku ttg Islam mengatakan bahwa menurut Islam, "Muslim PUNYA HAK UTK MEMBOHONGI DAN MENIPU MUSUH2 MEREKA, dan sebuah janji kpd seorang non-Muslim BISA DILANGGAR KAPANPUN DIPERLUKAN." 1)

Menurut Abdullah al Araby, 2)
dalam Islam ada ketentuan dimana berbohong tidak hanya ditolerir, namun DIDORONG. Buku THE SPIRIT OF ISLAM, oleh pakar Muslim Afif A Tabbarah, ditulis utk mempromosi Islam. Pd hal
247, Tabbarah menulis: "Berbohong tidak selalu buruk; ada waktunya membohong lebih menguntungkan bagi kesejahteraan umum dan bagi konsiliasi antar masy/bangsa, ketimbang menyatakan kebenaran. Dlm hal ini Nabi mengatakan; 'Ia bukan orang yg keliru [lewat kebohongannya] kalau ia mendamaikan masy, mendukung apa yg baik atau mengatakan apa yg baik.'"


Mengingat tujuan suci jihad adalah utk membuat Islam "kuat diseluruh dunia," setiap kebohongan utk mencapai tujuan itu tidak hanya dijinkan malah disucikan. Jelas, 'baik' bagi Islam kalau kafir tidak diberitahu arti sebenarnya jihad. Strategi Islamis adalah menyusun siasat agar Islam diterima orang2 Barat yg baik hati, bersifat adil dan mudah dikelabui.

...

Taqqiya/kithman : menyatakan sebagian dari kebenaran namun secara sengaja menyembunyikan kebenaran yg lebih penting
utk menciptakan kesan keliru. Contoh : Muslim harus BERSIKERAS bahwa Islam = agama damai, kalau mau agar ajarannya diterima seluruh dunia. Namun Muslim harus menyembunyikan fakta bahwa, jika dakwah secara damai ini gagal, maka Muslim harus MEMAKSAKAN Islam diseluruh wawasan Darul harb dan qital - perang, pembunuhan, pembantaian.

----------------------
Footnotes :
1) Amir Taheri, Holy Terror: The Inside Story of Islamic Terrorism (Bethesda, MD, Sphere Books, 1987)

2) Abdullah al Araby, "Lying in Islam," http://islamreview.com/articles/lying.shtml
Last edited by ali5196 on Mon May 07, 2007 5:38 pm, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Nov 18, 2006 12:06 am

with thanks to NoMind
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... c&start=20

Thu Nov 16, 2006 7:58 am Post subject:

Dear ffFF,

Anda seperti halnya tipikal muslim yang berupaya membela mati-matian apa yang ditulis dalam Quran dan Hadist walaupun sudah nyata bahwa hal tsb adalah salah karena pengetahuan seorang Muhammad yang asal sebut saja.

Hoax mengenai kerangka manusia raksasa (yang diyakini sebagai Adam dengan tinggi 60 cubit atau 90 feet atau sekitar 30 meter atau sekitar tinggi gedung 10 tingkat) adalah hoax yang sengaja disebarkan oleh tim dari Freethought Mecca oleh Dennis Giron untuk melihat dan membuktikan bahwa muslim akan sangat mudah sekali termakan oleh hal2 yang mendukung kekonyolan hadist dan quran walaupun jelas2 sebuah hoax.

Topik ini sudah cukup lama dan sudah tuntas di bahas di FFI, dan sudah ada muslim, pemilik situs Answering Christianity, yang mengakui kesalahannya.

Profiles in Quackery II: The Case of Osama Abdallah
http://www.geocities.com/freethoughtmec ... iles2.html

However, this error with regard to interpreting the Qur'anic reference to "seven heavens" is not the main focus of the present article. There is a reason this is being presented as the second installment of "Profiles in Quackery," and that is because Osama's site inadvertently plays host to another hoax. Here we are referring to the claim that 'Jewish' scientists have confirmed Islam's claim that Adam was 90 feet tall.

This is an article that is entirely false, derived purely from the imaginations of the writers here at the Freethought Mecca. We put it out on the net years ago to repeat the above-mentioned experiment, and Osama's site picked it up. The goal was to see how many Muslims would uncritically accept this claim as true, with the intention of writing about the results at a later date


Lying for a good cause-A 'giant' hoax!
Disccussion Forum
http://www.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=813


Lying For a Good Cause.
By Ali Sina
http://www.faithfreedom.org/oped/sina40428.htm
Further studies: Denis Giron and the directors of Free Thought Mecca show how gullible Muslims can be. They invent a hoax story about Israeli scientists finding that Adam was 90 feet tall and Muslim scholars fall for it. A very interesting article that should really embarrass any thinking Muslim, but as you can see it does not.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sat Jan 06, 2007 3:24 am

ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Mar 20, 2007 8:50 pm

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 299#151299

Contoh TAQQIYA Muslim ttg Syariah, termasuk di Spanyol !

http://www.observationdeck.org/weblogs/?p=899#comments
Image
Sheikh Khalid Yasin atau dikenal juga dgn Malcom X, atau
Al Haj Maleek Shabaz.

Ini katanya dlm pidatonya :
Apa yg diberikan Shariah bagi Kristen yg hidup di Spanyol, apa yg diberikan Shariah bagi Muslim di Turki, maksud saya dilihat dari sejarah. Apa yg diberikan Shariah kpd Muslim di Medinah? Apa yg diberikan Shariah?

Harga diri, perlihdungan dan hak kebebasan beragama ! Hidup bersama dan penghormatan atas harta benda orang lain. Jadi, menurut sejarah,
Islam selalu menunjukkan toleransi, harga diri, perlindungan bagi non-Muslim yg hidup dlm negara Muslim
.


:lol: :lol: :butthead: :butthead:

Katanya juga :

Jika kita melihat evolusi pengalaman Shari’ah di Nigeria misalnya, ini sebuah pengalaman fenomenal dan indah. Shariah membawa perubahan besar dan keseimbangan dlm masyarakat, peraturan dlm praktek moral dan banyak hal.


:lol: :lol: :lol:

Ini kenyataannya :

Nigeria 2004
Setelah bertahun2 mencoba memaksakan Islam dan menetpkan Shariah terhdp seluruh penduduk Nigeria, puluhan ribu nyawa melayang, 53.000 dlm periode 3 thn antara 2001-2004.

Laporan April 7th 2004 menunjukkan berlanjutnya kekerasan berdarah.
1.500 Kristen mati dan 173 gereja hancur di tangan Muslim selama huru hara di Kano (gara2 Kontes Kecantikan Miss World) dlm beberapa minggu saja. Anggota gereja dibiarkan terkapar dilantai gereja dan lalu ditikam massal dgn celurit. (Post: Religion of peace at work. Pt1.)
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sun Apr 15, 2007 8:53 pm

http://www.aftenposten.no/english/local ... 734869.ece

NORWEGIA : wanita yg menentang penyunatan terhdp Muslimah di Norwegia DISERANG DIMUKA UMUM SAMPAI PINGSAN
Image
Kadra, wanita Somalia di Norwegia, yg menjadi terkenal setelah mengekspos kebusukan Muslim di Norwegia


OSLO : Kadra diserang dan dipukul bertubi2 oleh 8 orang Somalia di Norwegia, disiang bolong di tengah2 kota, demikian laporan surat kabar.

"Saya ketakutan. Saat saya terbaring dipinggir jalan, mereka menendang saya dan berteriak bahwa saya menghujat Quran. Mereka berteriak2 'Allahu Akbar' dan ayat2 Quran lainnya, " kata Kadra.

Kadra menganggap serangannya ini karena pernyataannya secara terbukan bahwa 'peraturan Quran ttg wanita harus ditafsir ulang.'

Dan lihat apa kata ahli taqqiya, Dewan Islam Norwegia (IRN), yg 'mengutuk' serangan terhdp Kadra tsb :

"Serangan fisik terhdp seseorang yg tidak memiliki pandangan yg sama dgnmu MENANTANG ajaran Quran dan Sunnah nabi Muhamad. Kami sangat menentang kelakuan itu," kata IRN dlm sebuah press release.

Peran Kadra dlm sebuah film TV dokumenter rahasia menunjukkan sikap pemimpin Muslim yg setuju terhdp penyunatan terhdp wanita, berdampak besar di Norwegia dan memicu peraturan baru yg melarang praktek Islami tsb.

Benarkah bahwa "Serangan fisik terhdp seseorang yg tidak memiliki pandangan yg sama dgnmu MENANTANG ajaran Quran dan Sunnah nabi Muhamad" ?

Baca :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=9831
HUKUMAN MATI BAGI PENCACI MAKI NABI(Dari buku islam di indo)

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1773
Muh's Dead Poets Society: para penyair yg dibunuh Muhamad
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Sun Apr 15, 2007 9:48 pm

Cara2 Pengajaran Islam di sekolah2 Barat : penuh fiksi dan kebohongan !!

Islam : Whitewashing Education
http://globalpolitician.com/articledes. ... d=1&sid=19
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Apr 16, 2007 2:31 pm

Cara pengajaran Islam di JERMAN : menyembunyikan ayat2 Medinah yg menuntut pembunuhan kafir & ayat2 ttg boleh pukul wanita dan intelektualitas/hak Wanita yg 1/2 dari lelaki

http://www.westernresistance.com/blog/a ... 06_09.html

Cara baru menyebarkan dakwah Islam di Eropa adalah dgn mobil karavan atau Islamobil. Mesjid berjalan itu dilaporkan dlm
UK Daily Mail, Deutsche Welle & der Spiegel.

Image

Mobil itu digunakan bagi nonMuslim dan dibuat semenarik mungkin, mirip mobil ondel2. Tapi dgn loudspeaker yg mencuatkan musik keras.

Begitu berhasil menarik kafir masuk, didalam mobil tsb ada computer yg memberikan info promosi ttg Islam. Tentu tanpa menunjukkan ayat spt
bunuh kafir ataupun boleh pukul istri (Sura 4:34).

Malah ada panel yg menyebarkan disinformasi ini spt "Quran mengatakan bahwa wanita dan lelaki sama derajad didepan Tuhan. Kalau dlm beberapa bagian dunia Muslim, wanita tidak diperlakukan sama, ini karena ADAT tempat tsb dan bukan karena Islam." Tentu panel ini tidak memuat keterangan bahwa nilai kesaksian wanita di pengadilan Syariah yg 1/2 dari nilai kesaksian lelaki.

Panel lain mengatakan : "Jihad sering disalahartikan dan terlalu sering dipakai, padahal jihad hanya berarti 'komitmen total,' bukan 'perang suci'."

Ide ini datang dari kelompok "Islam Info" yg ternyata memiliki dana $317,500 utk membiayai proyek ini yg telah melancong dari kota ke kota di Jerman.

Otak dibelakang disinformasi bagi orang2 Barat yg dgn mudah menelan segala kebohongan ini adalah orang Turki, Öczan Kuri, yg merupakan anggota organisasi bernama Milli Gorus, yg dituduh sbg "organisasi ekstrimis asing". Thn 1996, pengadilan di Hamburg menggambarkan kelompok ini sbg "ancaman bagi tatanan demokratis Jerman".

Milli Gorus menentang integrasi Muslim kedalam masy Eropa. Imam Milli Gorus, Yakup Tasci, mengatakan kpd pengikutnya: "Orang2 Jerman, orang2 atheis itu, mereka tidak mencukur ketiak mereka. Keringat mereka menyebar bau setan, mereka bau. Mereka atheis, apa bagusnya mereka bagi kami ? Dan karena mereka kafir, mereka nanti juga cuma terbakar di neraka."
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon May 07, 2007 5:24 pm

Surat kabar MESIR: mesjid Al Aqsa tipuan muslim
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1899

Tgl 5 Agustus, 2003 Ahmad Muhammad 'Arafa, kolumnis mingguan Mesir, Al-Qahira, yg diterbitkan Departemen Kebudayaan Mesir, menulis artikel yg menolak doktrin Islam bahwa Muhamad merayakan Perjalanan Malam (Q17:1) dari Mekah ke Yerusalem. Menurut 'Arafa, Perjalanan Malam dlm Surat Al-Isra' itu tidak mengacu pada perjalanan ajaib dari Mekah ke Yerusalem melainkan kpd Hijrah dari Mekah ke Medinah . [1]

2 minggu kemudian, 'Arafa menerbitkan artikel berikut [2] mempertanyakan arti Yerusalem bagi Islam. Ini cuplikannya:

Perubahan Kiblat berarti Yerusalem kehilangan prioritasnya dalam Islam.

"…Palestina baru direbut Muslim pada thn 17 A.H. [638 AD] pada masa 'Umar Ibn Al-Khattab, dan pada masanya itu, rakyat Palestina mulai menerima Islam. Jadi sebelumnya, pada jaman nabi [i.e. sebelum Palestina dicaplok Islam], tidak mungkin ada sebuah mesjid yg disebut Al-Aqsa …

"Oleh karena itu mesjid yg dikenal sbg Al-Aqsa sekarang itu bukan yg diacu oleh Quran: 'Dari Mesjid Al-Haram di Mekah ke mesjid yg paling jauh (al-aqsa).' Memang nabi solat menghadapi Iliya [i. e., Aelia] – nama Yerusalem saat itu – selama 17 bulan dan atas perintah Allah ia merubah arahnya ke mesjid Al-Haram di Mekah. Aelia adalah pusat ibadah Yahudi, spt sekarang juga. Ini berarti, bahwa utk sementara, nabi bergabung dgn arah kiblat mereka.

"Karena perubahan kiblat dari Yerusalem ke MesjidAl-Haram di Mekah, Yerusalem
tidak lagi jadi pusat ibadah Muslim. Oleh karena itu kota itu tidak lagi perlu disakralkan Muslim. Kalau anda masih juga menganggapnya sakral maka perubahan kiblat ke Mekah tidak ada artinya."

Mesjid Al-Aqsa dibangun dlm konteks persaingan politik

"Ketika 'Abd Al-Malik Ibn Marwan menjadi kalif, saingannya, Ibn Al-Zubayr menguasai Hijaz. Ia ['Abd Al-Malik] takut bahwa orang akan menjurus kpd Ibn Al-Zubayr ketika melakukan ibadah haji ke Mekah, karena satu2nya jalan ke Mekah dan Medinah dibawah ijin dan kontrol Ibn Al-Zubayr. Dan jika ia, Ibn Al-Zubayr, menerima mereka, maka ia akan mendapatkan janji kesetiaan tamu2nya itu…. Oleh karena itu, 'Abd Al-Malik menghindari orang beribadah haji sampai Ibn Al-Zubayr dikalahkan dan perang berakhir.

Abd Al-Malik mulai membangun mesjid besar di Yerusalem, yg merupakan kiblat pertama. Semenjak saat ini, mesjid itu dijadikan sakral dan menjadi mesjid paling suci ketiga setelah mesjid2 Mekah dan Medina.' [3] ….

"Mesjid baru itu di Yerusalem tadinya disebut 'Mesjid Aelia,' dan tradisi2 nabi menggunakan nama itu agar terdengar suci. Lalu nama 'Al-Aqsa' dicuri dari mesjid di Medinah, karena mesjid Aelia ini memang yang paling jauh dari Mekah dan Medinah. Dipercaya bahwa sebutan Quran bagi 'mesjid paling jauh' bagi mesjid Yerusalem ini adalah karena mesjid nabi di Medina tidak 'jauh' ataupun 'paling jauh' bagi rakyat Medinah.[4]

"Singkatnya, mesjid di Yerusalem, Al-Aqsa, dibangun pada tahun 66 A.H. pada jaman 'Abd Al-Malik Ibn Marwan, dan selesai th 73 AH. Tapi hubungan religius Muslim dgn Yerusalem berakhir dgn digantinya kiblat dari Yerusalem ke Mekah.

…. Kami hanya mewarisi tradisi kesakralan Yerusalem seakan2 merupakan bagian dari Islam."
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon May 07, 2007 9:19 pm

Ini yg sering didengungkan Muslim :
KENAPA MEREKA (EROPA) BERBONDONG-BONDONG MASUK ISLAM !
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=1953

Yg mereka TIDAK sebutkan adalah bahwa yg berbondong2 masuk islam adalah para eks-residivis ! :lol: :lol:

Mengapa mayoritas di PENJARA = MUSLIM ?****
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=7073

AUSTRALIA, UK, AS : Residivis yg masuk Islam
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 159441#159 441
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon May 07, 2007 11:13 pm

Taqqiya Mahmud Abas ttg Tembok Barat
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=6781

Program Pendidikan TV Otoritas Palestina (PA):
Yahudi tidak memiliki hubungan sejarah dgn TEMBOK BARAT – Tempat itu adalah tempat Islam yg diberi nama Al BURAQ, kuda Muhamad :shock:
by Itamar Marcus and Barbara Crook, Oct. 19, 2006

Selama bulan Ramadan, TV PA menayangkan acara2 religius. Namun bahkan dlm program2 ini, TV PA menyelipkan pesan2 politis, kebencian dan kekerasan terhdp Israel. TV PA dijalankan oleh kantor Presiden PA, Mahmud Abbas.

Satu pesan paling penting yg ditekankan berkali2 adalah denial (penolakan) akan hak Israel utk eksis. Salah satu program yg sampai tampil 3 kali dlm satu minggu, menampilkan Dr. Hassan Khader, pendiri Encyclopedia Al Quds, yg bersikeras bahwa Yahudi TIDAK PUNYA HUBUNGAN SEJARAH dgn Tembok Barat. Ini ajarannya :

"HUbunagn Yahudi pertama dgn tempat ini dimulai pada abad 16... Hubungan Yahudi ini adalah hubungan baru, bukan hubungan sejak jaman baheula, … lain dgn Islam … Siapa sangka bahwa ternyata kaum
Israeli tiba 1400 tahun [setelah lahirnya Islam], menjajah Yerusalem dan menjadikan tembok ini sbg tembok khusus bagi ibadah mereka ?”

Demikian taqqiya Dr Hassan Khader. Menurutnya, nama asli Tembok barat itu adalah Tembok Al Buraq – nama kuda Muhamad saat berMiraj yg diikat pada tembok itu – sesuai dgn tradisi Islam.

Akhir kata, Khader memuji segala kekerasan dan pembunuhan oleh orang2 Palestina utk menghindari Yahudi memiliki akses pada Tembok Barat dan Temple Mount, sejak permulaan abad 20 sampai sekarang, apalagi kalau Yahudi terus bersikeras atas hak mereka pada Tembok Barat.

----------------
The following are excepts from his interview:

Khader: “The issue of the Al-Buraq Wall [Western Wall – renamed by Muslims "Buraq Wall" after Muhammad's horse] is one of the wonders which we don’t know why it happened in this order [of historical events]. Who would have believed, back then, when Islam began in the time of the prophet, who would have believed that the Israelis would arrive 1400 years later, conquer Jerusalem and would make this wall into their special place of worship, where they worship and pray? It’s incredible! We did not invent this place, the Al-Buraq Wall. Know that this wall is the only one of the four walls of the Al-Aqsa Mosque - the Mosque has four sides - this wall is the only one that carries an Islamic name since the beginning of Islam. Allah, praise Him, gave Al-Aqsa its name, and the Al-Buraq Wall was named by the Prophet… The Al-Buraq Wall is the station, similar to a space station, where Al-Buraq [Muhammad’s horse] landed. This is the place where Al-Buraq landed and the prophet tied Al-Buraq [to the wall].

[PMW note: The Quran (Sura 17) writes that Muhammad took a Night Journey from the Mosque in Mecca to "The Farthest Mosque" (Al-Aqsa in Arabic) initially understood to indicate heaven. After the Islamic conquest of Jerusalem, Muslims, trying to honor Jerusalem, gave a new interpretation to this words "Al-Aqsa" – meaning it was a Mosque in Jerusalem. -- From Studies in the History of the Arabs and Islam, Prof. Hava Lazarus-Yafeh]

"... This is the place from which the prophet entered and exited Al-Aqsa. I always say that from an Islamic perspective, this is the holy gate of Al-Aqsa… This is the only wall that carries an Islamic name since the dawn of Islam...

“This is the single wall from among the Al-Aqsa walls for which a revolution took place in the past century. Everyone knows the Al-Buraq revolution that took place on August 23, 1929. [Editor - Arabs rioted and killed many Jews] This revolution, that took place for this holy site for the Muslims, and we know, all of you know, oh brothers, that the Al-Buraq revolution was a 'wave' revolution, all Palestinian people took part in it..."

“The first connection of the Jews to this site began in the 16th Century [and cites a "Hebrew Encyclopedia" as a source]. The Hebrew Encyclopedia says that the Jewish connection is a coincidental connection that began in the Ottoman era. If so, the Jewish connection to this site is a recent connection, not ancient, its roots are not like the roots of the Islamic connection...

"The Jewish connection to this site is a fabricated connection, a coincidental connection... "

"[Some may argue:] The Al-Buraq Wall is simply a small wall, a few meters long, a number of bricks, what is it worth? What we are interested in is the Al-Aqsa Mosque, and we can give it [the Wall] to the Jews, they have no [other] religious sites. This is a highly significant matter! This site currently represents the heart of the Arab-Israeli conflict. This is the most essential point in the Arab-Israeli conflict. No one can ignore it anymore. As we said, revolutions took place for the sake of [Al-Buraq], and for its sake revolutions are still taking place today. The first revolution in the past century was named after Al-Buraq and Al-Aqsa, and the last revolution, the last Intifada, the Al-Aqsa Intifada, we are still living it until today.”

[PA TV, October 13, 2006]
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Tue Jun 05, 2007 3:18 pm

Pew Survey Menunjukkan Jumlah Masyarakat Muslim-AS Lebih Sedikit dari yang Dikoar2kan Muslim
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=13760
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Wed Jun 06, 2007 1:37 pm

Mana perhitungan jumlah Muslim yg sah di Menado; dari Kyai Betawi ato BPS SULUT?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=6412

iya tuh, gw jadi ingat Uztad di Manado ngomong klo Muslim di Manado thn 2003 udah 50:50 ama Nasrani...padahal menurut statistik BPS Sulut thn 2003....hitung aja sendiri
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Next

Return to Resource Centre KEBOHONGAN2/MITOS2 ciptaan Islam/Muslim



Who is online

Users browsing this forum: No registered users