Page 4 of 4

PostPosted: Fri Jun 28, 2013 9:59 pm
by ali5196

PostPosted: Fri Jun 28, 2013 10:09 pm
by ali5196
AFGHAN: BOCAH 8 THN DINIKAHI DAN DIBUNUH PADA MALAM PERKAWINAN OLEH SUAMI
htttp://www.siotw.org/modules/news_engl ... U.facebook

Namanya tidak diketahui tapi ia datang dari desa Khashrood, di provinsi Nimruz, Afghanistan. Si gadis dinikahi dgn mullah berusia 50-an utk membayar hutang ayahnya.
Sang mullah sudah menikah dan memiliki banyak anak. Sang bocah dijadikan istri keduanya.

Menurut dokter yg memeriksa jenazahnya, sang mulah tidak mampu memasukkan alat kelaminnya kedalam alat kelamin sang bocah, frustrasi dan akhirnya dengan pisaunya mengikis alat kelamin sang cewek agar 'membuat lobang lebih besar.' Si gadis tewas krn pendarahan, kedua tangannya terika. Keesokan harinya sang mullah memerintahkan agar kamarnya dibersihkan dari segala bekas darah. Karena ia orang kuat desa tsb tidak ada yg berani protes, termasuk orang tua korban. Sang mullah tidak pernah diperiksa polisi. Kata sang dokter yg menuntut anonimitas, ini alasan terbelakangnya Afghanistan: adat kolot dan orang2 barbar. :snakeman:

AFGHAN: BOCAH 8 THN DINIKAHI DAN DIBUNUH PADA MALAM PERKAWINAN OLEH SUAMI
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Fri Aug 09, 2013 12:24 am
by ali5196

PostPosted: Fri Aug 09, 2013 12:56 am
by ali5196
‘Girls are the world’s forgotten population’: Nine facts about child brides
By Max Fisher, Published: August 1 at 6:35 amE-mail the writer
http://www.washingtonpost.com/blogs/wor ... ld-brides/

Image
Sebuah adegan dari video gadis Yaman, Nada Al-Ahdal, 11 thn, yang memohon pada orangtuanya agar adik2nya tidak dinikahi selagi anak2 setelah pengalamannya melarikan diri dari perkawinannya.

Nasib Nada ini mengundang perhatian dunia atas nasib pengantin anak2. “Risiko yg dihadapi anak2 ini sangat tinggi,' kata Lauren Wolfe, direktur the Women Under Siege project di the Women’s Media Center.

Pengantin anak2 ini menghadapi risiko komplikasi saat hamil dan melahirkan. Risiko ini menewaskan lebih banyak anak2 di negara dunia ketiga drpd perang, AIDS, Tbc, dsb. Nada sendiri takut perkawinannya bisa membunuhnya.

Pengantin anak2 juga bukan partner sederajad dalam perkawinan. Sex dlm perkawinan macam ini biasanya tidak konsensual krn mereka dianggap barang dagang. Risiko pemerkosaan dalam perkawinan lebih besar dlm perkawinan dgn anak2.

Anak2 tidak berpendidikan/rendah pendidikan krn harus drop out dari sekolah.

Setiap tahun 14 juta anak2 menjadi pengantin anak2. Angka tsb meningkat terus. Ini berarti 38,000 pengantin baru per hari. Studi thn 2010 menemukan bahwa 67 juta anak2 usia 20 - 24 menikah saat masih anak2. Studi ini mengantisipasi angka ini naik menjadi 142 juta pd thn 2020.

8 negara dimana 1/2 dari gadis2 mereka menikah sebelum usia 18: Niger, Chad, Mali, Bangladesh, Guinea, Central African Republic, Mozambique, Nepal. Kesemuanya Muslim, kecuali Nepal.

As you can see, six of those eight are in sub-Saharan Africa. The prevalence rate in Niger is 75 percent, suggesting that three in four girls there can expect to be married before turning 18.

Satu dari 7 gadis di negara dunia ketiga menikah sebelum usia 15. Biasanya mereka berasal dari Afrika Barat dan Tengah dan Asia Selatan (Pakistan, India). Ada 40 negara, kebanyakan di Afrika dan Asia Selatan, dimana minimum 30% gadis menikah sebelum 18 thn.

Di Yaman, anak2 kecil tidak memiliki hak atau perlindungan hukum. Ketika seorang gadis 11 thn yg diperkosa suaminya menuntut perceraian, hakim mengatakan kpdnya 'Kami tidak menceraikan gadis2 kecil.'' :shock:

Di Nigeria, perkawinan dgn anak2 di bagian Utara yg mayoritas Muslim sangat lazim. Baru2 ini mereka meloloskan UU yg mengesahkan perkawinan dgn anak2.
:supz:

‘Girls are the world’s forgotten population’: Nine facts about child bride
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Fri Aug 09, 2013 6:26 am
by ali5196
IRAK; lelaki 92 thn menikahi gadis 22 thn!! :vom: :vom:


Si tua Muhammad sudah memiliki 18 anak dr istri pertama. ](*,)

Artikel Faithfreedom Indonesia
Mirror
Faithfreedom forum static

Re: PENGANTIN ANAK-ANAK MUSLIM!! SEKARANG KALIAN BISA LIHAT!

PostPosted: Fri Aug 09, 2013 11:17 am
by LFH
@bang ali

ngga masalah sih klo si kakek itu menikah wanita usia 22 thn sebab usianya sdh cukup dewasa,
tentu saja dgn catatan si wanita tsb harus dgn kesadaran sendiri melakukannya, tanpa ada unsur paksaan apapun.

tapi menikah anak2 yg blm cukup umur dan blm sadar akan pengetahuan reproduksi, blm matang secara fisik & mental
adalah perbuatan biadab!

PostPosted: Mon Oct 28, 2013 11:33 pm
by ali5196
MALAYSIA: PERKAWINAN DGN ANAK2 --- PELANGGARAN HAK AZASI ATAU HAK ANAK2?
http://www.patheos.com/blogs/mmw/2013/0 ... -or-abuse/

Malaysian Child Brides: Agency or Abuse?
January 7, 2013

Image
Tahun ini menyaksikan dua gadis Muslim dibawah usia minimum menikahi dua lelaki seumur. Nor Fazira Saad (13) menikahi Mohammad Fahmi Alias (19) di kampung mrk di Kedah. Juga, Yana (14) & Syafiq (16) dr Pahang, Malaysia, menikah dlm upacara mewah.

Thn 2010 terjadi tiga kasus pernikahan dibawah umur dgn lelaki lebih tua. Siti Maryam Mahmod (14) menikahi gurunya, Abdul Manan Othman (23), dlm perkawinan massal di mesjid di Kuala Lumpur. Siti Maryam membela keputusannya dgn mengatakan ia sadar penuh dan tidak dipaksa nikah oleh siapa2.

Siti Nur Zubaidah Hussin (11) menjadi istri keempat Shamsuddin Che Derahman (41), seorang pemimpin sekte agama. Ayahnya tidak sadar mereka menikah. Siti Nur Zubaidah menghilang selama 20 hari dan ditemukan pingsan dalam sebuah mesjid di Kepong. Ia dirawat di RS krn shock. ,

Sementara itu suaminya menikahi puterinya sendiri, 10 thn, kpd rekannya yg berusia 50-an dlm upacara nikah koboi/cowboy tanpa wali/saksi nikah.

Pernikahan2 diatas melibatkan anak2 Muslim dibawah umur. Beda utama adalah metode perkawinannya. Usia dewasa menurut hukum Malaysia adalah 18 bagi lelaki dan 16 bagi perempuan. Tapi pasangan dibawah umur boleh menikah asal ada persetujuan orang tua dan pengadilan syariah.

Yang diwajibkan bagi pasangan sebelum nikah di Malaysia adalah tes bebas aids/HIV. Usia tidak begitu penting. Nor Fazira (13) & Mohammad Fahmi (19) mendpt persetujuan orang tua dan pengadilan syariah. Orang tuanya curiga bhw mrk sudah berhubungan seksual dan lebih suka mrk menikah drpd melanjutkan sex bebas.

Pihak2 yg setuju dgn perkawinan antara anak dibawah umur dgn lelaki jauh lebih tua dianggap bisa menghindari problema sosial dan imoralitas sexual. Perkawinan2 spt itu biasanya akibat kemiskinan orang tua sang gadis dan memberi sang gadis kehidupan yg lebih baik. Juga utk menghindari ''khalwat'' (kedekatan fisik antar lelaki-perempuan) di tempat umum yg merupakan tindakan kriminal dan hamil diluar nikah.

----------------------
Inilah dilema di Malaysia. Setiap kali menghadapi kesulitan (miskin, khalwat, gatal), solusinya ... yah selangkangan lagi selangkangan lagi. Bukan pendidikan moralitas/abstain sex.

MALAYSIA: PERKAWINAN DGN ANAK2 --- PELANGGARAN HAK AZASI ATAU HAK ANAK2?
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Mon Oct 28, 2013 11:55 pm
by ali5196
INDIA: HUKUM SEKULER VS HUKUM SYARIAH
http://www.ndtv.com/article/india/blog- ... -it-230472

June 12, 2012, New Delhi: Pengadilan tinggi, dlm kasus yg melibatkan seorang gadis Muslim, memakai hukum syariah dan mengenyampingkan hukum negara.

Mrk memutuskan bhw seorang gadis dibawah umur BOLEH tinggal di rumah suaminya. Mrk menolak tuntutan ibunya agar perkawinan dinyatakan tidak sah krn usianya. Keputusan hakim ini mengundang kontroversi. Keputusan ini disambut baik oleh kalangan ulama tapi yayasan2 pembela hak anak mengatakan, hukum negara harus lebih tinggi drpd hukum Islam. Seorang anak harus diperlakukan sbg anak dan bukan sbg anak 'Muslim' yg boleh menikah kapan saja.

Begitulah dimanapun ada Muslim, disitu akan ada konflik antara hukum sekuler dan hukum Islam. Apalagi Muslim bisa memanfaatkan kedua hukum tsb sesuai kebutuhan. Kalau si gadis dinikahi secara paksa, ia bisa tuntut orangtuanya dgn hukum sekuler. Kalau ia menikah sesukanya, keluarlah jurus hukum syariah. Ampun deh! ](*,)

INDIA: HUKUM SEKULER VS HUKUM SYARIAH
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Tue Oct 29, 2013 12:12 am
by ali5196
MALAYSIA: Meningkatnya Jumlah Perkawinan Anak2!
Child marriages on the rise
October 6, 2013
http://www.thestar.com.my/~/media/Image ... 13&crop=1&

Image
PETALING JAYA: Di Malaysia, gadis2 dibawah usia 16 tidak boleh mengendarai mobil atau membeli rokok. Mereka tidak boleh nonton film2 tertentu atau ke night club. TAPI mereka BOLEH MENIKAH (SEX BAWAH UMUR OK, ASAL DISEBUT NIKAH!)

Menurut statistik Syariah Judiciary Depart­ment Malaysia (JKSM), di thn 2012 terdpt sekitar 1165 permohonan nikah dimana salah satu pihak, biasanya pihak wanita, berusia dibawah batas usia dewasa. Pengadilan syariah menyetujui 1022 pernikahan. Ini merupakan peningkatan dari rekor di thn 2011 dimana 900 pernikahan dgn anak dibawah umur disetujui pengadilan syariah.

Mei 2013, JKSM menerima 600 permohonan pernikahan. 446 disetujui.

Di Malaysia, batas usia dewasa adalah 18 (lelaki) dan 16 (perempuan). Mrk dibawah batas usia harus minta ijin pengadilan syariah. Ironisnya, Malaysia, bersama dgn 90 negara lain, MENGADOPSI RESOLUSI PBB utk mengakhiri perkawinan dibawah umur dan perkawinan paksa di Dewan HAM PBB minggu lalu. ](*,)

Anehnya, Muslimah2 yg tergabung dalam Sisters in Islam (SIS) lebih setuju dgn resolusi PBB drpd dgn sunnah nabi. :rolleyes:
“Kami mendukung laporan PBB bhw perkawinan anak2 merusak kesejahteraan anak2, khususnya dibidang kesehatan dan pendidikan,” kata jubir SIS, Kartina Mohd Sobri.


Image

MALAYSIA: Meningkatnya Jumlah Perkawinan Anak2!
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Tue Oct 29, 2013 12:22 am
by ali5196
YAMAN, 9 September 2013: pengantin berusia 8 thn tewas karena pendarahan dalam akibat malam perkawinan dgn suami 40 thn.
http://www.dailymail.co.uk/news/article ... om-40.html

Image
Upacara pernikahan ala Muslim Yaman

Gadis bernama Rawan tewas di kawasan Hardh, di perbatasan dgn Saudi. AKtivis menuntut agar keluarganya bersama dgn suaminya diseret ke pengadilan.

Sementara itu, September 2010: pengantin 12 thn tewas setelah 3 hari mengalami pendarahan saat melahirkan.

Batas usia dewasa di Yaman adalah 15, tapi parlemen membatalkan hukum itu thn 90an dan menggantinya dgn UU dimana orang tua harus memutuskan kapan seorang anak gadis bisa menikah.

Upacara pernikahan ala Muslim Yaman
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Tue Oct 29, 2013 12:37 am
by ali5196
Kontroversi Pengesahan Perkawinan Anak2 bagi Muslim KERALA, INDIA
Age Is Not Just a Number: A Look into the Recent Controversy about Legalizing Child Marriages among Kerala Muslims
October 28, 2013
http://www.patheos.com/blogs/mmw/2013/1 ... a-muslims/

Negara sekuler spt India mengijinkan Muslim mengikuti syariah mereka sendiri. Oleh krn itu, Muslim di INdia boleh berpoligami dan bercerai dgn talaq, sementara ini dilarang bagi Hindu dan Kristen. Non-Muslim juga dilarang menikah dibawah batas usia dewasa: 18 bagi wanita dan 21 bagi lelaki, lewat the Prohibition of Child Marriage Act thn 2006.

TAPI Muslim protes. Muslim menuntut agar batas usia diturunkan sesuai syariah. Muslim bilang, mrk kesulitan mendapatkan paspor jika perkawinan mrk dianggap tidak sah dimata hukum negeri. Pemerintah setuju dan mengumumkan akan menurunkan batas usia bagi Muslim. Akibatnya? NON-Muslim protes. Kata non-Muslim yg juga didukung oleh organisasi2 Muslim feminis :rolleyes: (muslimah bingung!) yg mengatakan bhw langkah pemerintah ini hanya akan mengakibatkan perkawinan dibawah umur yang jelas2 melarang UU yg sudah ada, the Prohibition of Child Marriage Act thn 2006.

PUSING KHAN TUH KALO HARUS NGURUSIN MUSLIM! ](*,) ](*,)

Para akademisi Muslim yg anti pernikahan anak2 bilang, Aisya ra usianya tidak jelas ketika menikahi Mamad. Ada yg bilang 18 thn dsb. Yg pro nikah anak2 bilang, Aisya usianya 6 ketika dinikahi.

MAMPUS DEH!

Drpd pusing, pemerintah bilang hanya perkawinan anak2 sebelum Juni 2013 boleh disahkan. Akibatnya, kontroversi agak mereda. Tapi jangan heran, kalau tahun depan, Muslim vs Non-Muslim + Muslimah2 anti sunnah nabi ribut lagi! #-o Capedeeehh jadi politisi India yg banyak Muslimnya.

Kontroversi Pengesahan Perkawinan Anak2 bagi Muslim KERALA, INDIA
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Tue Oct 29, 2013 12:50 am
by ali5196
INDIA/SEPTEMBER 2013: Kelompok2 Muslim TOLAK Larangan Perkawinan dgn Anak2
http://www.thehindu.com/news/national/k ... 155367.ece

Pada sebuah pertemuan organisasi2 Muslim, Liga Serikat Muslim India (the Indian Union Muslim League) mengeluarkan pernyataan MENOLAK larangan perkawinan dgn Anak2 karena UU Penghindaran Perkawinan Anak2 MELANGGAR hukum keluarga Islam. Ironisnya, hukum keluarga Islam juga termasuk hukum rajam bagi pezinah. Tapi Muslim gak terlalu semangat menuntut hukum yang satu ini. :rolling:

Herannya lagi, dibidang hukum pidana, Muslim lebih suka hukum sekuler drpd hukum syariah. Mengapa? Krn dibawah hk syariah, tangan2 mereka pada dipotong semua krn di India, spt juga di INdonesia juga, Muslim terkenal sbg MALING! \:D/ :supz:

Jadi muslim pingin nge-sex dgn gadis2 ranum sesuai syariah dan nge-zinah & nge-maling sesuai hukum sekuler. Jenius!

INDIA/SEPTEMBER 2013: Kelompok2 Muslim TOLAK Larangan Perkawinan dgn Anak2
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Mon Nov 11, 2013 5:19 am
by ali5196
KENYA: Muslim Selandia Baru ditahan karena BELI DUA GADIS DIBAWAH UMUR & membayar dengan dua sapi
Posted by sharia unveiled on November 8, 2013
http://shariaunveiled.wordpress.com/201 ... r-11-cows/

Image
Polisi menahan Baha Ukes, Muslim kelahiran Iran yg pindah ke Selandia Baru, dengan dua gadis dibawah umur dari Sere Olipi di Samburu. Ia berniat untuk menikahi salah satu gadis ybs dan sudah membayar emas kawin seharga 8 sapi dan Sh7,500 (US$ 7000). Polisi juga menyidiki keterlibatannya dalam film2 porno.

Image

Artikel Faithfreedom Indonesia
Mirror
Faithfreedom forum static

PostPosted: Fri Dec 20, 2013 5:10 am
by ali5196

PostPosted: Sun Jan 26, 2014 4:22 pm
by ali5196