.

Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Informasi tentang hubungan SEX dengan anak-anak yang disahkan Islam.

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Adadeh » Wed Jul 29, 2009 1:24 am

Turunkan Ilmu Macan Putih, Guru Ngaji Sodomi Murid
Rabu, 10 December 2008 | 02:00

Image

Soalnya, warga asal Binjai ini merupakan guru mengaji bagi anak-anak warga di sana. Kini, keadaan berbanding terbalik. Budi jadi buronan para orang tua anak didiknya. Budi dituduh telah menyodomi puluhan murid mengajinya.

Kasus asusila yang telah dilaporkan ke polisi ini berawal dari keluhan Su (11) saat disuruh mengaji oleh Misra, orang tuanya, kemarin (9/12). Su menolak diajari mengaji oleh Budi. Kontan Misra curiga sebab selama ini Su selalu mengaji bareng temannya di rumah kontrakan Budi. Misra sejenak shock kala Su mengutarakan alasannya. Su mengaku takut disodomi Budi.

Menurut Su, Senin (8/12) malam, dia berniat mengaji seperti biasanya. Tiba di rumah kontrakan Budi, Su malah disuruh masuk kamar. Su disuruh buka baju dan celana. Kontan Su menolak dan langsung kabur dari tempatnya belajar mengaji selama ini. Malam itu, Su belum bilang apa pun pada orang tuanya dan keesokannya baru Su menyampaikan kabar tak sedap itu saat disuruh kembali mengaji.

Pengakuan anaknya dilaporkan Misra pada Udin, tetangganya. Tragisnya, Ib (11), anak Udin, malah mengaku juga telah jadi korban. Bagai petir di siang bolong, pengakuan Ib membuat Misra dan Udin naik pitam. Selidik punya selidik, hampir semua murid pernah jadi pelampiasan nafsu bejat Budi. Data yang diperoleh, Budi mengajar 26 murid. Kita sedang melakukan pencarian tersangka ke daerah Binjai karena di sana tempat tinggal orang tuanya,terang Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Edi Bona Sinaga.


Turunkan Ilmu Macan Putih

Aksi cabul guru agama ini ternyata bukan hanya dilakukan di rumah kontrakannya. Ib mengaku, aksi juga dilakukan Budi di lapangan bola kawasan tempat tinggal mereka. Menurut Ib, sebelum menyodomi, Budi terlihat seperti orang kesurupan. Itulah tanda Budi akan menyodomi. Usai bertingkah mirip orang kesurupan, Budi kemudian menyuruh muridnya masuk kamar satu per satu.

Di kamar, dia menyuruh kami buka baju dan celana terus disuruh tidur telungkup, terang Ib. Hal senada juga diucap An (9) yang juga korban. Kata Pak Budi, mau nurunkan ilmu Macan Putih. Makanya disuruh buka baju ama celana. Kalau udah dapat ilmu Macan Putih, bisa tambah kuat bang katanya. Kalau berantem, musuh kita langsung jatuh kalau dipukul, tambah An.

Begitu juga pengakuan Ra. Namun Ra dapat lebih. Dia diimingi uang Rp 5 ribu bila mau menemui Budi di lapangan bola. Begitu ketemu, Ra disuruh buka celana dan Budi mencabulinya dengan posisi berdiri. Aku takut bang. Kalau aku bilang sama orang lain, Pak Budi bilang mulutku akan berbuih terus mati, terang Ra. dia mengatakan agar aku jangan memberitahukan sama orang lain, kalau diberitahukan mulutku akan berbuih kemudian akan mati, terang R lagi. (surya/lamdor)
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Adadeh » Wed Jul 29, 2009 1:28 am

Disidik Lacak Kasus Pelecehan Seksual Guru Agama
Hukum » 28.Jan.2009 09:41

Pamekasan - Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menyatakan akan mengusut tuntas kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru agama SMP Negeri VI di wilayah tersebut.

"Kami tentu akan mengusut tuntas kasus ini. Tapi kami tidak bisa memutuskan sekarang tentang persoalan ini," kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, M. Noer Kodim, Selasa.

Dugaan pelecehan seksual, kata dia, tidak seharusnya terjadi. Apalagi oknum pelakunya merupakan guru agama. Meski demikian mantan Kepala SMK Negeri 3 Pamekasan ini menyatakan, akan melakukan pendalaman terlebih dahulu sebelum akhirnya memberi sanksi dan tindakan kepada oknum guru agama tersebut.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan tertulis tentang persoalan ini. Tapi sekali lagi yang pasti tetap akan kami proses," katanya.

Noer Kodim juga meminta orang tua dan siswa tidak terlalu panik menyikapi persoalan tersebut. Sebab semua bentuk pelanggaran sudah ada aturannya masing-masing.

Anggota komisi D DPRD Pamekasan Khairul Kalam menyatakan, ke depan perlu ada pengawasan yang ketat terhadap para pendidik, sehingga tindakan semacam itu tidak terulang lagi. Sebab menurut Khairul yang akan dirugikan nantinya adalah pihak sekolah meski pelakunya hanya segelintir orang.

Ia juga meminta Disdik menindak tegas yang bersangkutan, jika nantinya dugaan pelecehan seksual kepada delapan orang siswi itu memang terbukti.

Dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru agama di SMP Negeri VI Pamekasan itu terungkap, setelah delapan orang siswi yang menjadi korbannya melapor kepada orang tuanya masing-masing.(yan)
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Adadeh » Wed Jul 29, 2009 1:35 am

Guru Ngaji Sodomi Delapan Muridnya
Sabtu, 04 Oktober 2008

BONDOWOSO- Ajib Wahyudi alias Pak Ria, 41, warga Desa Pancoran, RT 20/RW 08 Kecamatan Bondowoso yang sehari-hari menjadi guru ngaji, kemarin malam pukul 23.00 dibekuk anggota Resmob Satreskrim Polres Bondowoso. Dia ditangkap polisi karena dilaporkan melakukan perbuatan bejat menyodomi para murid mengajinya.

Dalam pemeriksaan polisi, Ajib Wahyudi mengaku telah menyodomi delapan murid ngajinya yang usianya 5 sampai 10 tahun. Delapan murid ngajinya itu, disodomi secara paksa dan dilakukan bergiliran. "Setelah disodomi, pelaku memberi uang Rp 2 ribu dan mengancam tidak boleh memberitahu siapa-siapa," kata AKBP AI Afriandi, Kapolres Bondowoso kemarin.

AI Afriandi menjelaskan, perbuatan bejat guru ngaji ini sudah dilakukan cukup lama. Namun, baru terbongkar setelah ada orangtua korban sodomi yang melaporkan perbuatan penyimpangan seksual Ajib Wahyudi ke Polres Bondowoso sehari sebelum Lebaran lalu.. "Dari laporan itu, anggota Resmob Satreskrim Polres Bondowoso, langsung saya perintahkan menangkap guru ngaji dan kami tahan di Mapolres Bondowoso," jelasnya.

AI Afriandi menambahkan, Ajib Wahyudi ditangkap berdasarkan laporan dari dua orangtua korban sodomi. Salah seorang orangtua yang melapor ke polisi, kata perwira menengah dengan dua melati di pundak itu, anaknya adalah korban sodomi pelaku yang terakhir pada 29 September lalu. "Karena tidak terima anaknya diperlakukan tidak sesonoh, akhirnya dua orangtua korban itu melaporkan guru ngaji bejat itu ke polisi," terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Samuel Pongdatu mengatakan, pihaknya akan melakukan pengembangan pemeriksaan terhadap guru ngaji bejat itu. Sebab, kendati dalam pemeriksaan awal pelaku mengaku telah menyodomi 8 murid ngajinya, tapi tidak menutup kemungkinan jumlah anak korban sodomi bisa bertambah. Apalagi, pelaku yang menjadi guru ngaji di Musala Al Ikhlas Jl Wahid Hasyim Bondowoso ini mempunyai murid ngaji cukup banyak. "Delapan murid ngaji yang disodomi adalah pengakuan pelaku dan juga baru sebagian saja orangtua korban yang melapor polisi. Karena itu, polisi akan mengembangkan pemeriksaan kasus ini," katanya.

Meskipun telah menangkap dan mengorek keterangan dari guru ngaji, namun polisi enggan menyebutkan nama delapan anak yang menjadi korban sodomi. "Soal namanya tolong jangan ditulis kasihan orangtua dan anaknya. Yang jelas, dalam pemeriksaan awal, pelaku mengaku menyodomi delapan murid ngajinya." kata seorang penyidik siang kemarin. Dalam kasus ini, polisi akan menjerat Ajib Wahyudi dengan pasal 289 tentang pencabulan dibawah umur Subs Pasal 292 KUHP tentang pencabulan sesame alat kelamin atau sodomi. Selain itu, pelaku bakal dijerat Pasal 82 UU RI No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. (ido)
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby ICU » Wed Jul 29, 2009 2:42 am

Image
Salam dubur dari Umar dan Muhammad pada para Muslim (yang doyan anal sex).
ICU
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby gaston31 » Wed Jul 29, 2009 8:19 am

Admin, RC kok jadi templat kliping berita ya..
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Jarum_Kudus » Thu Jul 30, 2009 6:44 am

Islam Syiah menghalalkan sodomi, begitu keterangan dari Hadis Muslim.

Sunan Abu Dawud 11.2157
Can't have sex with a woman made pregnant by another man; can have sex with a captive woman after her period is over; can't sell war booties till it is divided; no anal sex with your wife (the Shia allows it though, note 1483, vol. ii, p.579)

bahasa Indonesia:
Tidak boleh berhubungan seks dengan wanita yang dihamili oleh pria lain; tidak boleh berhubungan seks dengan tawanan wanita sampai datang bulannya usai; tidak boleh menjual barang2 jarahan sebelum resmi dibagi-bagikan; tidak boleh melakukan sodomi dengan istri (meskipun begitu Syiah memperbolehkannya, catatan nomer 1483, vol. ii, hal. 579).

Islam Syiah itu berasal dari Ali, kemenakan Muhammad, yang tampaknya doyan sodomi pula. Belajar sodomi dari mana ya si Ali? Dari Umar atau Muhammad? :-k
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby gaston31 » Thu Jul 30, 2009 3:18 pm

Jarum_Kudus wrote:Islam Syiah menghalalkan sodomi, begitu keterangan dari Hadis Muslim.

Sunan Abu Dawud 11.2157
Can't have sex with a woman made pregnant by another man; can have sex with a captive woman after her period is over; can't sell war booties till it is divided; no anal sex with your wife (the Shia allows it though, note 1483, vol. ii, p.579)

bahasa Indonesia:
Tidak boleh berhubungan seks dengan wanita yang dihamili oleh pria lain; tidak boleh berhubungan seks dengan tawanan wanita sampai datang bulannya usai; tidak boleh menjual barang2 jarahan sebelum resmi dibagi-bagikan; tidak boleh melakukan sodomi dengan istri (meskipun begitu Syiah memperbolehkannya, catatan nomer 1483, vol. ii, hal. 579).

Islam Syiah itu berasal dari Ali, kemenakan Muhammad, yang tampaknya doyan sodomi pula. Belajar sodomi dari mana ya si Ali? Dari Umar atau Muhammad? :-k

J_K, sejak KAPAN HADITS mengenal golongan SHIAH & SUNNI??
JUSTRU HADITS TSB MALAH MELARANG, DAN yg DLM KURUNG ITU BKN HADITS!
kok jd BOLOT gni loe klo ngomongin PANT*T..
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Jarum_Kudus » Fri Jul 31, 2009 11:19 am

gaston31 wrote:J_K, sejak KAPAN HADITS mengenal golongan SHIAH & SUNNI??
JUSTRU HADITS TSB MALAH MELARANG, DAN yg DLM KURUNG ITU BKN HADITS!
kok jd BOLOT gni loe klo ngomongin PANT*T..

Ya mau gimana lagi jika keterangan itu memang tercantum dalam buku cetak hadisnya? Kita kan tidak bisa menuduh sumber sahih Islam sebagai keterangan yang mendustakan Muslim.
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby kutukupret » Fri Jul 31, 2009 11:46 am

gaston31 wrote:J_K, sejak KAPAN HADITS mengenal golongan SHIAH & SUNNI??
JUSTRU HADITS TSB MALAH MELARANG, DAN yg DLM KURUNG ITU BKN HADITS!
kok jd BOLOT gni loe klo ngomongin PANT*T..


Lho memangnya Shiah melarang men-SODOMI Istri ???
Shiah melarang SODOMI yang di lakukan para HOMOSEXUALIS :green:

Memangnya Istri bisa menolak ? ada di QS 4:34.
Menolak bisa2 si Istri di hajar Suami. :rofl:
User avatar
kutukupret
 
Posts: 6401
Joined: Mon Dec 17, 2007 6:31 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby Jarum_Kudus » Fri Jul 31, 2009 12:13 pm

kutukupret wrote:Lho memangnya Shiah melarang men-SODOMI Istri ???

Menurut Sunan Abu Daud justru sebaliknya, kutu. Berdasarkan keterangan hadis tersebut, Syiah menghalalkan sodomi. Syiah itu kan asalnya dari kemenakan/anak angkat Muhammad yakni Ali yang telah hidup bersama Muhammad dan para sahabatnya selama di Medinah. Dari manakah asal-usul Syiah halal sodomi jika bukan dari pengaruh Muhammad dan para sahabat (terutama si Umar mungkin) pada Ali?

Jangan lupa pula bahwa Qur'an tidak pernah melarang sodomi di Q 2:223. Hadis Bukhari pun tak ada yang melarang sodomi. Paling2 yang ada hanya seperti ini berikut:

Ijma & Bukhari Hadith

Narrated Nafi': Whenever Ibn 'Umar recited the Qur'an, he would not speak to anyone till he had finished his recitation. Once I held the Qur'an and he recited Surat-al-Baqara from his memory and then stopped at a certain Verse and said, "Do you know in what connection this Verse was revealed? " I replied, "No." He said, "It was revealed in such-and-such connection." Ibn 'Umar then resumed his recitation. Nafi added regarding the Verse:--"So go to your tilth when or how you will" Ibn 'Umar said, "It means one should approach his wife in ..." (Volume 6, Book 60, Number 50 = #4253).

bhs Indonesianya:
Disampaikan oleh Nafi': Kapan saja Ibn 'Umar melafalkan Qur'an, dia tidak akan bicara pada siapun sampai dia selesai melafalkan. Suatu kali dia memegang Qur'an dan melafalkan Sura al-Baqara dari ingatannya dan lalu berhenti pada suatu ayat dan berkata, "Apakah kau tahu dalam hubungan apa ayat ini difirmankan?" Aku menjawab, "Tidak." Dia berkata,"Ayat ini difirmankan berhubungan dengan ini-itu." Ibn 'Umar lalu melanjutkan pelafalannya. Nafi menambahkan tentang ayat tersebut: --"Maka kamu boleh menikmati mereka manakala atau sebagaimana yang kamu sukai." Ibn 'Umar berkata, "Ini berarti seseorang boleh mendekati istrinya melalui ..."

Lihat kalimat terakhirnya hanya diisi titik-titik saja, dan tidak disebut "hanya melalui vagina saja" seperti di hadis Tirmidhi atau Muslim. Dengan begitu, artinya berdasarkan Qur'an dan Bukhari, Muslim boleh mengartikan titik-titik tersebut sekehendak mereka, sesuai dengan isi ayat tersebut: Maka kamu boleh menikmati mereka manakala atau sebagaimana yang kamu sukai. Lagipula di seluruh 800-an hadis bukhari, ternyata tak ada satu pun hadis yang melarang sodomi, dan hal ini konsisten dengan Qur'an.
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby HILLMAN » Fri Jul 31, 2009 1:23 pm

Adadeh wrote:Image

gaston31 wrote:fokus ke text arab diatas..
أقبل وأدبر = aqbil wa adbir
Adadeh, kenapa text diatas dibaca sbg "kabool wa Dhabar"??

gw yg cmn bisa eja tulisan arab, ga mbaca sperti itu. Adadeh, ayo tunjukan kemampuan baca arab elo!

buat yg lain baca analisa thdp FITNAH dr site answering-ansar di sini, http://www.sunnidefense.com/exp/content ... s-web-lies

ini kesimpulannya
1. Mistranslate the words of `Umar (ra) – “I turned my mount around tonight” [ĥawwaltu raĥliya al-layla] as “I had anal sex last night.”
2. Mistranslate the words of the Prophet (saws) – “From the front and back” [aqbil wa adbir] as “the anus is accepted.”
3. Mistransliterate “aqbil wa adbir” as “kabool wa Dhabar” to deceptively support their mistranslation.
4. Tamper with this narration – Snipping “protect yourself from the anus and menses” [wa ittaqi al-dubura wa al-ĥīđa] from the narration because it proves that this narration doesn’t allow sodomy with women.
5. Blatantly lie that the Urdu translator did not translate parts of the narration to save themselves from criticism.
6. Falsely claim that this narration propagates the belief of the distortion of the Holy Qur’ān, in order to find an excuse to falsely accuse the translator of dishonesty.


Penulis dari http://www.answering-ansar.org tersebut tidak salah dalam memberikan “tafsir” dari hadits tersebut. Saya coba berikan dalil dari hal tersebut.

Image

Kalimat yang saya beri lingkaran adalah شتما قبل وأدبر - astma qabul wa adbir = appellation of “the outlet is accepted.”( / “the anus is accepted.”) = penyebutan dari “sodomi” dan secara specific oleh penulis di lafalkan "the outlet" = dhabar (dubur).


Kita perhatikan huruf م –mim, pada kalimat yang saya beri lingkaran adalah bentuk huruf ـمـ – mim, yang letaknya diantara dua buah huruf lain, yaitu huruf ت – ta, dan huruf ا – alif.

Jadi dapat disimpulkan huruf ا – alif adalah bukan rangkaian dari kata قبل – qabul.

Demikian semoga bermanfaat.

Wassalam
User avatar
HILLMAN
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby kutukupret » Fri Jul 31, 2009 1:43 pm

Thanks berat bung Hillman

semoga bisa membuka mata muslimers2 yang jago ngotot

to all Muslimers.........sudah ada sertifikat dari auwloh buat Sodomi Istri koq menolak ? pan sudah di Halalkan :green:
Tapi.........buat Homoseks, masih di larang.
User avatar
kutukupret
 
Posts: 6401
Joined: Mon Dec 17, 2007 6:31 pm

Postby ali5196 » Mon Aug 10, 2009 3:57 am

dobel !
Last edited by ali5196 on Mon Aug 17, 2009 3:40 am, edited 1 time in total.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby HILLMAN » Mon Aug 10, 2009 9:39 am

Adadeh wrote:Image

gaston31 wrote:fokus ke text arab diatas..
أقبل وأدبر = aqbil wa adbir
Adadeh, kenapa text diatas dibaca sbg "kabool wa Dhabar"??

gw yg cmn bisa eja tulisan arab, ga mbaca sperti itu. Adadeh, ayo tunjukan kemampuan baca arab elo!

buat yg lain baca analisa thdp FITNAH dr site answering-ansar di sini, http://www.sunnidefense.com/exp/content ... s-web-lies

ini kesimpulannya
1. Mistranslate the words of `Umar (ra) – “I turned my mount around tonight” [ĥawwaltu raĥliya al-layla] as “I had anal sex last night.”
2. Mistranslate the words of the Prophet (saws) – “From the front and back” [aqbil wa adbir] as “the anus is accepted.”
3. Mistransliterate “aqbil wa adbir” as “kabool wa Dhabar” to deceptively support their mistranslation.
4. Tamper with this narration – Snipping “protect yourself from the anus and menses” [wa ittaqi al-dubura wa al-ĥīđa] from the narration because it proves that this narration doesn’t allow sodomy with women.
5. Blatantly lie that the Urdu translator did not translate parts of the narration to save themselves from criticism.
6. Falsely claim that this narration propagates the belief of the distortion of the Holy Qur’ān, in order to find an excuse to falsely accuse the translator of dishonesty.


Mas Gaston mari kita lihat urutan-urutan penjelasan untuk menjawab penulis dari sunnidefense yang mengeluarkan bantahan diatas .

HILLMAN wrote:Penulis dari http://www.answering-ansar.org tersebut tidak salah dalam memberikan “tafsir” dari hadits tersebut. Saya coba berikan dalil dari hal tersebut.
Image
Kalimat yang saya beri lingkaran adalah شتما قبل وأدبر - astma qabul wa adbir = appellation of “the outlet is accepted.”( / “the anus is accepted.”) = penyebutan dari “sodomi” dan secara specific oleh penulis di lafalkan "the outlet" = dhabar (dubur).
Kita perhatikan huruf م –mim, pada kalimat yang saya beri lingkaran adalah bentuk huruf ـمـ – mim, yang letaknya diantara dua buah huruf lain, yaitu huruf ت – ta, dan huruf ا – alif.
Jadi dapat disimpulkan huruf ا – alif adalah bukan rangkaian dari kata قبل – qabul.
Demikian semoga bermanfaat.
Wassalam


Perhatikan:
Bentuk huruf ـمـ – mim yang tertulis dalam hadits diatas adalah bentuk huruf "mim" di tengah kata.
Sedangkan bentuk huruf "mim" di akhir kata akan berbentuk seperti ini م – mim.
Jadi huruf ا – alif tersebut adalah bukan milik dari kata قبل - QABUL.






Sebenarnya dari hal yang sudah saya post diatas, sudah sangat jelas menerangkan mengenai hal (maaf) "QUBUL dan DUBUR".

Image

Terlihat dalam hadits tersebut, apabila orang tersebut dapat membaca huruf Arab dan bukan hanya melafal bunyi "mantera" akan mengetahui ada tanda "waw damma" yang menandakan kata tersebut di lafalkan A'DUBUR bukan ADBIR dan "waw damma" untuk kata QUBUL bukan AQBIL.

Penulis dari "sunnidefense" ini berupaya membantah penulis "answering ansar" dengan cara mengelabuhi orang yang tidak dapat membaca huruf Arab.

Dengan demikian sangat jelas penulis answering ansar sangat benar mengenai peng-HALAL-an ANAL SEX dalam Islam. Dengan kata QUBUL dan DUBUR yang ditulisnya.

Hal ini membuat sangat masuk akal kejadian seperti judul topik ini kerap terjadi dan menjadi jawaban dari pertanyaan "mengapa?".

Wassalam
User avatar
HILLMAN
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby robint » Mon Aug 10, 2009 8:29 pm

=D>

saya berdoa mas hillman, adadeh, ali panjang umur spy muslim pd 'celik' matanya dan kembali kpd Allah nenek moyangnya dan spy orang indo kembali terkenal sbg bangsa besar bukan krn terorisme tp karena keramahtamahan dan prestasi.

amin
robint
 
Posts: 2190
Joined: Sat Jun 21, 2008 10:52 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby HILLMAN » Tue Aug 11, 2009 1:23 am

Amin. Demikian juga anda mas Robint & keluarga.

Wassalam

Note. Thread ini berkaitan dengan thread pembelaan Islam di sodomi-anal-sex-dalam-islam-t33964/
User avatar
HILLMAN
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby ICU » Mon Aug 17, 2009 1:01 am

Ini dari Pedagang Makanan:
----------------------------------------------
Melakukan Sodomi Berkat Pengalaman di Arab Saudi
Belasan Bocah Korban Sodomi

indosiar.com, Cianjur - (Presenter) : Pelaku asusila sering kali tidak pandang bulu dalam mencari mangsanya. Seperti yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat. Belasan bocah lelaki menjadi korban pelampiasan kelainan seksual seorang pria. Pelaku mengincar anak-anak berusia dibawah umur, yang berjenis kelamin sama dengan dirinya sebagai korbannya.

Peristiwa

Kampung Cicadas, Desa Warungkondang, yang terletak sekitar 15 kilometer dari kota Cianjur, Jawa Barat, sejak menjelang akhir Januari 2004 lalu, menjadi pusat perhatian, sejak petugas Polsek Warungkondang, Cianjur, menahan seorang warga desa ini bernama Jaka, karena diduga telah melakukan pencabulan terhadap 18 orang anak laki-laki warga desanya.

Dalam pemeriksaan petugas, Jaka yang berusia 33 tahun ini mengungkapkan, perbuatan cabul dengan cara menyodomi korbannya itu, dilakukannya sejak tahun 1996 lalu. Perbuatan tersebut terpaksa dilakukannya, karena dirinya terinspirasi pengalamannya ketika bekerja di Arab Saudi. Ketika itu, saat beristirahat di rumah majikannya, dia kerap melihat anak lelaki majikannya melakukan hubungan badan dengan teman sejenisnya. Apa yang dilihatnya ketika itu ternyata mendorongnya untuk meniru perbuatan tersebut.

Setelah habis kontrak kerjanya di Arab Saudi, pada tahun 1995, Jaka kembali ke Kampung Cicadas, Cianjur, Jawa Barat. Karena cukup pandai bergaul, rumahnya kerap dijadikan tempat berkumpul anak-anak dan remaja Kampung Cicadas. Hingga pada suatu malam, dia memanfaatkan satu kesempatan untuk memuaskan nafsu birahinya, ketika bocah-bocah sedang bermain di rumahnya.

Untuk memuluskan rencananya mencabuli remaja-remaja kampung yang masih berusia 9 hingga 15 tahun tersebut, Jaka bersikap ramah kepada mereka. Dia menyajikan makanan, juga minuman keras kepada para tamunya setiap mereka datang. Bahkan terkadang dia juga mengajak mereka bersama-sama menonton film porno.

Saat malam semakin larut, dan sebagian anak-anak yang bermain di rumahnya sebagian besar sudah pulang ke rumah mereka masing-masing, sementara yang tidak dapat menahan kantuknya, tertidur di ruang utama rumah tersangka, Jaka membujuk seorang anak untuk melayani hasratnya. Dengan penuh rayuan, dia membawa anak yang masih lugu tersebut ke dalam kamarnya. Setelah berada di dalam kamar, perangai Jaka berubah menjadi buas.

Dengan agresif dia mencabuli bocah korbannya. Untuk mencegah agar korbannya tidak menimbulkan suara gaduh, dia mendekap mulut korban dengan sebelah tangannya, sementara tangan lainnya melucuti celana korban. Usai melakukan perbuatannya, Jaka mengancam korbannya agar tidak memberitahukan peristiwa tersebut kepada siapapun.

Sebagai imbalannya dia menjanjikan akan mengangkat korban sebagai anak angkat, yang akan diberinya uang. Sebagai bukti kesungguhannya, Jaka memberikan uang sebesar 5 ribu rupiah kepada korbannya. Tidak puas hanya mencabuli seorang bocah laki-laki, dia mencari mangsa lainnya. Kali ini, untuk memikat calon korbannya, Jaka mengajak anak-anak muda kampungnya menenggak minuman keras, hingga korban mabuk.

Dalam keadaan tidak sadar akibat pengaruh alkohol itu, Jaka membopong korban ke dalam kamarnya. Di dalam kamar itulah, dengan penuh nafsu Jaka mengulangi lagi perbuatan maksiatnya. Tanpa menghiraukan korban yang berjenis kelamin sama dengan dirinya, dia melucuti pakaian korban, dan menyetubuhi korban laiknya ia bercinta dengan seorang wanita.

Usai memuaskan nafsunya, korban mulai tersadar, dan mengeluhkan rasa sakit pada bagian anusnya. Namun Jaka menghiburnya, dengan mengatakan akan membelikannya sepeda motor.

(Presenter) : Mengapa tersangka hanya mengincar anak-anak yang masih berusia dibawah umur sebagai korbannya ? Dan mengapa pula para korbannya hanya diam, membiarkan perbuatan bejat tersangka ini terus berlanjut, tanpa melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

Kesaksian

(Presenter) : Meskipun tersangka pernah menikah hingga tiga kali, namun hasratnya untuk melakukan sesama jenis dengan anak-anak tidak lantas hilang. Bahkan perbuatan tersangka ini, semakin menjadi-jadi, setelah istri ketiga pergi bekerja ke Arab Saudi.

Dari penampilan Jaka sehari-hari, warga di lingkungan Kampung Cicadas, Desa Warungkondang, Cianjur, tidak mengira lelaki yang kini bekerja sebagai petugas hubungan masyarakat di sebuah peternakan ayam di desanya ini, nekat menyetubuhi belasan bocah laki-laki untuk memuaskan hasrat birahinya. Padahal di kantor Desa Warungkondang, Cianjur, Jaka tercatat pernah melangsungkan pernikahan sebanyak 3 kali. Dari semua perkawinannya tersebut, Jaka tidak memperoleh keturunan. bahkan istri ketiganya, sejak 6 bulan lalu bekerja di Arab Saudi.

Seorang korban kebuasan nafsu Jaka yang kini berusia 13 taun, bernama samaran Samir, mengungkapkan, meskipun Jaka beberapa kali mencabuli dirinya, sejak tahun 1999, namun ia tidak melaporkan peristiwa tersebut kepada siapapun selain karena rasa takut terhadap tersangka, juga dirinya menaruh harapan besar atas janji-janji manis Jaka kepadanya, sebelum dan setelah perbuatan cabul itu terjadi.

Para korban lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Mereka percaya tersangka akan memenuhi janjinya, seperti membelikan sepeda motor atau diangkat sebagai anak asuhnya. Karena seorang bocah lelaki yang kerap digauli tersangka, kini telah mendapat sebuah sepeda motor sebagai imbalan setelah memuaskan nafsu Jaka.


Sementara korban lainnya, selain menaruh harapan akan mendapat nasib mujur, seperti seorang teman mereka yang menjadi korban Jaka, juga takut akan mendapatkan malu bila memberitahukan hal tersebut kepada orangtua mereka.

Adanya anggapan bahwa korban penyimpangan seksual ini sebagai suatu aib, membuat Jaka mensodomi anak-anak di bawah umur ini semakin leluasa. Padahal tanpa laporan yang jelas dari para korban, membuat petugas menemui kesulitan untuk menghentikan aksi pelaku tindak kejahatan asusila ini.

(Presenter) : Hukuman seperti apakah yang akan diterima oleh tersangka, atas perbuatan bejatnya ini ? Lalu apakah warga kampungnya akan memaafkan tersangka, setelah tersangka keluar dari penjara ?

Delik

Dari keterangan sejumlah saksi, serta korban, juga hasil pemeriksaan terhadap Jaka sebagai tersangka dalam kasus ini, petugas memberikan ancaman sanksi maksimal berupa pidana selama-lamanya 9 tahun penjara. Karena perbuatan tersangka tersebut dikategorikan sebagai perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang berjenis kelamin sama, seperti yang tertera dalam pasal 292 Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Dari modus operandi yang dilakukan Jaka terhadap para korbannya, diduga bocah laki-laki yang menjadi korban pemuas nafsu lelaki ini, tidak hanya berjumlah 18 orang, seperti yang diutarakannya kepada pemeriksanya.

Warga Kampung Cicadas, Cianjur, Jawa Barat, tempat tersangka pernah bermukim selama puluhan tahun, juga mengutuk perbuatan asusila yang dilakukan oleh Jaka. Warga bahkan khawatir perbuatan serupa akan terulang, bila Jaka kembali menetap di kampungnya.

Penyimpangan perilaku seksual, seperti yang dilakukan oleh Jaka, tidak saja bisa membahayakan secara fisik bagi para korbannya, seperti tertular penyakit kelamin, tetapi juga dapat berpengaruh besar dalam perkembangan kejiwaan korban. Apalagi bila korban menikmati perbuatan tersangka, dia akan meniru perilaku tersangka, dan mencari korban-korban lainnya. Karena itulah, perbuatan asusila semacam ini harus dihentikan, dengan memberikan hukuman yang menimbulkan efek jera bagi para pelakunya.(Idh)


======================================================================================================

Baik yah Jaka.. Memberikan motor dan uang 5 ribu untuk anak-anak..
ICU
 
Posts: 865
Joined: Thu Jan 22, 2009 8:33 am

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby gaston31 » Mon Aug 24, 2009 11:58 am

HILLMAN wrote:Penulis dari http://www.answering-ansar.org tersebut tidak salah dalam memberikan “tafsir” dari hadits tersebut. Saya coba berikan dalil dari hal tersebut.

Image

Kalimat yang saya beri lingkaran adalah شتما قبل وأدبر - astma qabul wa adbir = appellation of “the outlet is accepted.”( / “the anus is accepted.”) = penyebutan dari “sodomi” dan secara specific oleh penulis di lafalkan "the outlet" = dhabar (dubur).


Kita perhatikan huruf م –mim, pada kalimat yang saya beri lingkaran adalah bentuk huruf ـمـ – mim, yang letaknya diantara dua buah huruf lain, yaitu huruf ت – ta, dan huruf ا – alif.

Jadi dapat disimpulkan huruf ا – alif adalah bukan rangkaian dari kata قبل – qabul.

Demikian semoga bermanfaat.

Wassalam


Mas Hillman, kalimat yg anda lingkari, saya bisa membacanya sbagai, syi'tum aqbil wa adbir. silahkan di cek kpd teman lain yg bisa baca arab juga.

huruf mim, jika di akhir/tengah rangkaian memang sperti ini, ـمـ . tp jika mim ketemu huruf lain yg tidak bisa dirangkai, dia terpaksa berdiri sendiri, di tulis sbg م . mim disana juga mendapat nun mati. shg berhenti di kata syi'tum.
kalau mim diakhir kata, dirangkai dgn ا – alif, menjadi sperti yg anda tulis ما, tapi bacanya menjadi "maa" lbh panjang.

lalu disitu juga tidak bisa dibaca sbg qabul, krn huruf "qaf" mendapat nun mati. dilanjutkan huruf "ba" yg di kasrah "i", shg dibaca "bi".lanjut dgn "ra" yg mndpt nun mati juga

dmikian selanjutnya tidak bisa dibaca dhabar, krn itu huruf "dal" bkn "dha". yg selanjutnya jg mendapat nun mati. semuanya dibaca "adbir". ingat disana ada tanda kasrah "i".lanjut dgn "ra" yg mndpt nun mati juga

insyaAllah jelas..
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby HILLMAN » Tue Aug 25, 2009 1:17 pm

Selamat menjalankan ibadah puasa mas Gaston.

Terima kasih mas, saya coba berikan ulasan secara bahasa grafis agar mudah dipahami, dan sebenarnya di halaman sebelum ini sudah saya bahas, dapat anda baca kembali.

Image

Wassalam
User avatar
HILLMAN
 
Posts: 2870
Joined: Wed Aug 01, 2007 11:22 am
Location: Jakarta

Re: Mengapa Para Imam & Mullah Doyan Sodomi Anak²?

Postby gaston31 » Tue Aug 25, 2009 2:04 pm

ok anda menganggap tanda baca trsbt sbg waw, saya membacanya sbg nun mati. ini krn scan2annya tdk jelas..

grafis 1:
saya bertanya, apakah anda membaca tanda diatas "mim" trsbt sbg nun mati atau 'waw'?
jika benar itu adalah "nun mati" maka bacaan jadi jelas, syi'tum. berhenti. alif ikut kata berikutnya.
jika benar itu adalah "waw",syi'tumu, maka saya bingung membacanya krn stelah ada tambahan alif..
lgpula jika alif memang milik "mim" penulisannya bisa digabung. tp nyatanya tdk, krn ada nun mati diatasnya.
bdw, bgmn anda membacanya..? syi'tumua?

grafis 2:
jika anda menganggap tanda baca trsbt sbg "waw", lantas dmn "waw" yg ke-2 shg bisa berbunyi "qubul"?
anda juga tdk melihat, di bawah huruf "ba" trdpt kasrah "i" shg harusnya berbunyi "bi" bkn "bu" krn ga ada waw-nya.
jika itu adalah "nun mati" maka bacaan jadi jelas, aqbil. berhenti.

grafis 3:
lagi2 anda tdk melihat, di bawah huruf "ba" trdpt kasrah "i", shg harusnya berbunyi "bi" bkn "bu" krn ga ada waw-nya.
lalu jika "waw" trsbt anda anggap milih "ba", lantas dmn "nun mati" milik "ra" shg dia bisa berbunyi "bur"?
jika itu adalah "nun mati" maka bacaan jadi jelas, adbir. berhenti.

jika anda ikut bacaan saya, tidak ada tanda baca kasrah yg hilang dibuang, bkn?
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

PreviousNext

Return to Resource Centre: SEX dgn ANAK2 dlm Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users