.

Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Informasi tentang hubungan SEX dengan anak-anak yang disahkan Islam.

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesi

Postby nayagenggong » Sun Apr 06, 2008 12:01 pm

BUKU XIX

buku islami yg satu ini lebih islami, karena mengajak umat islam untuk berPEDOPIL ria..

Saat Aisyah menikah dengan Rasulullah, umur beliau waktu itupun baru mencapai 6th (hal 5)
Pembaca yang budiman,
sudah sangat cukup alasan mengikuti sunnah menjadi alasan kita untuk menjalankannya (menggauli anak umur 9th,red). Beliau (rasullulah) menikahi (menggauli) Aisyah ketika berumur 9th
(Hal 47)


menurut buku islami tersebut:
Lha wong Nabi aja menikahi Aisyah umur 6th dan menggaulinya umur 9th, maka sewajarnya umat muslim mengikutinya. Pernikahan dini akan mewujudkan keluarga yg bahagia. :lol:

Data Buku
Judul : AISYAH SAJA NIKAH DINI! Mengintip Asyiknya Pernikahan Aisyah dengan Rasulullah
Penulis : Ummu Aisyah
Penerbit : Samudra, Surakarta, 2008
ISBN : 978-979-1256-12-4
Tebal Buku : 104 Halaman
Warna Cover : Hitam-Kuning
Email Penerbit : [email protected]
Telepon : 0271-726452, 720426
Grup Penerbit : Arafah

Image
Last edited by nayagenggong on Mon Apr 21, 2008 7:50 am, edited 2 times in total.
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby nayagenggong » Thu Apr 17, 2008 8:42 am

koran SINDO, Kamis 17/4/08, hal 12, kol 1
Sanaa, Yaman (SINDO)-Dizaman serba modern ini tryt msh ada keluarga yg mmperbolehkan putrinya yg msh bau kencur dinikahkan dg suami pilihan orgtua. Pengadilan Sanaa, memutuskan mengakhiri pernikahan duda berusia 30 th dg anak perempuan berusia 8th. ...



alhamdulilah msh byk org berakal sehat di dunia ini.
Jd inget pernikahan rasul (duda 53 th) dg Aisyah (6th)
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Postby ali5196 » Thu Apr 17, 2008 1:32 pm

Lebih banyak lagi info ttg Perkawinan dgn Anak2 ala Islam :
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... php?t=3633
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby nayagenggong » Mon Apr 21, 2008 2:24 pm

BUKU XX
Beliau (Mohammad) menikahinya saat dia (Aisyah) masih berumur 6 tahun. Lalu hidup bersama beliau pada bulan syawal 7 bulan setelah hijrah di madinah, yang saat itu umurnya 9 tahun(hal 623)


Data Buku:
Judul : Sirah Nabawiyah
Penulis : Shafiyyur Rahman al Mubarakfurry
Penerbit : Al Kautsar, Jakarta, 1997 telp 021-8507590
ISBN : 979-592-095-2
Tebal Buku : 644 hal
Warna Cover : Biru-ungu

hidup bersama=apakah cuman satu kemah sprt pramuka anak SD?
hehe..penggagah anak2

Image
Last edited by nayagenggong on Tue Apr 22, 2008 12:53 pm, edited 1 time in total.
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesi

Postby nayagenggong » Mon Apr 21, 2008 2:38 pm

BUKU XXI

...dipinang sebelum hijrah. Setelah dua tahun di madinah, barulah resmi nikah. Aisyah adalah satu-satunya istri nabi Muhammad yang ia nikahi dalam keadaan gadis dan berusia muda (baca: anak-anak)(Hal 156)



Data Buku
Judul : Kamasutra Ala Rasulullah
Penulis : Ahmadi Sofyan
Penerbit : Lintas Pustaka, Jakarta, 2007
ISBN : 979-3416-58-0
Tebal Buku : 310 Halaman
Warna Cover : ungu
Email Penerbit : [email protected]
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesi

Postby nayagenggong » Sun Apr 27, 2008 6:57 pm

BUKU XXII

Bab: Bapak berhak mengawinkan gadisnya yang kecil
Aisyah berkata: aku dikawin Nabi saw dalam usia 6 tahun....lalu mereka menyerahkan aku kpd Nabi saw di saat itu aku berusia 9 tahun
(Hal 460)


lihat frasa [gadisnya yg kecil]
si penyusun jauh di lubuk hatinya jg merasa koq kalo umur segitu adl msh kecil, bayangin nenengnya aisyah yg msh umur 9th dilawan AK47nya muhammad 53 th
msh ngeles slim?
hehe.. nabimu penggagah anak2
dikawin=akad nikah
diserahkan = mulai melaks kwjb suami-istri

Data Buku
Judul : Mutiara Hadits Shahih Bukhari Muslim
Penyusun : Muhammad Fuad Abdul Baqi
Penerbit : Bina Ilmu, Surabaya, 2007
ISBN : 979-422-077-9-60275
Tebal Buku : 1091 Halaman
Warna Cover : Hitam
Telp Penerbit : 031-531421
Image
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Sun May 25, 2008 9:39 pm

nayagenggong wrote:BUKU XXIII

Aisyah menikah tatkala masih muda belia [cattn kaki ttg muda belia: lht shahih Bukhari kitab al-Manaqib no 3894, shahih Muslim kitab sn-Nikah no 1422, Sunan Nasai kitab an-Nikah no 3378](Hal 126)


ente pada tahulah mnrt cttn kaki tsb usia Aisyah 6th

Data Buku
Judul : Pesona Dua Ummul Mukminin - Aisyah dan Kadijah
Penyusun : Muslich Taman
Penerbit : Pustaka Al Kautsar, Jakarta, 2008
ISBN : 978-979-592-438-8
Tebal Buku : 236 Halaman
Warna Cover : Pink
Komentar Buku : Astri Ivo :"Sungguh memilukan, wanita saat ini menjadi komoditi dalam kemasan emansipasi dan hak asasi manusia. Banyak kaum Muslimah yang jadi korban. (kebalik mbakyu, bukan saat ini tapi saat itu : aisyah mnjd korban kebiadaban sex)
buku islam com
Image
Last edited by nayagenggong on Mon Jun 02, 2008 9:56 am, edited 1 time in total.
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Sun May 25, 2008 9:48 pm

BUKU XXIV

Oleh karena waktu itu Aisyah masih gadis kecil yang baru berusia 7 tahun, maka yang dilangsungkan baru akad nikah, sedangkan perkawinan (baca: digauli) akan dilangsungkan 2 tahun kemudian(Hal 47)


bejibun bgt pengakuanmu slim, penggagah anak2

Data Buku
Judul : Engkaulah Bidadari para Penghuni Surga - Kisah teladan wanita Solehah
Penyusun : Nurhaeni Arief
Penerbit : Kafila, Yogya, 2008
ISBN : 978-979-99746-4-x
Tebal Buku : 258 Halaman
Warna Cover : Coklat ada gmbr muslimah berjilbab di kiri atas
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Sun May 25, 2008 9:58 pm

BUKU XXV

Abu Bakarpun akhirnya menikahkan beliau (muhammad) dengan putrinya, Aisyah r.a. Waktu itu Aisyah r.a baru berusia 6 tahun. ...sedangkan beliau (muhammad) menggauli sayyidah Aisyah r.a 2 tahun setelah kedatangan beliau di Madinah(Hal 131)


akeh bgt pengakuanmu slim, penggagah anak2

Data Buku
Judul : Pesona Cinta Manusia-Manusia Pilihan
Penyusun : M Surahman Az Zuhri LC [Dosen Mahad al-Imarat, Bandung]
Penerbit : Arkan, Bandung, 2008
ISBN : 978-602-8096-15-7
Tebal Buku : 326 Halaman
Warna Cover : Pink
Kata Pengantar : Olh Ineke Koesherawati [Rangkaian kisah hikmah dalam buku ini begitu menginspirasi dan insyaallah memberi hidayah]
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Thu Jun 19, 2008 7:44 am

BUKU XXVI

Pada waktu Rasulullah menikahinya ia (Aisyah) berumur 6 tahun dan digauli pada bulan syawal tujuh bulan setelah hijrah dimana saat itu telah berusia 9 tahun(Hal 706)


penggagah anak2 ngaku nabi

Data Buku
Judul : Perjalanan Hidup Rasulullah yang Agung (Dari Kelahiran hingga Detik-Detik Terakhir)
Judul Asli : Ar Rahiq Al Makhtum
Penyusun : Safiyurrachman al mubarakfuri
Penerbit : Darul Haq, Jakarta, 2008
ISBN : 979-3407-71-9
Tebal Buku : xiii + 716 Halaman
Warna Cover : Biru - Kuning
Telp Penerbit : 021-47001616
Image
Last edited by nayagenggong on Thu Jun 19, 2008 3:50 pm, edited 1 time in total.
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Thu Jun 19, 2008 7:56 am

BUKU XXVII

Sub judul : Potret keteladanan rumah tangga nabi.
Beliau menikahinya saat dia (Aisyah) berumur 6 tahun dan hidup bersama (baca:digauli) beliau pada bulan syawal tujuh bulan setelah hijrah yang saat itu umurnya 9 tahun
(Hal 630)


penggagah anak2 ngaku nabi

Data Buku
Judul : Sirah Nabawiyah (Mutiara Abadi Sejarah Nabi Muhammad SAW)
Judul Asli : Ar Rahiq Al Makhtum (sama dg buku xxvi, tapi diterbit penerbit lain)
Penyusun : Safiyurrachman al mubarakfuri
Penerbit : Pustaka Islamika, Bandung, 2008
ISBN : 978-979-17378-0-7
Tebal Buku : 652 Halaman
Warna Cover : Kuning
Penyunting : Ust Engkos Kosasih LC, M.Ag
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ktk msh anak2

Postby nayagenggong » Wed Aug 20, 2008 7:43 am

BUKU XXVIII

Rasulullah menikahiku ketika aku berusia 6 tahun. Aku diajak ke rumah beliau (suami istri, pen) ketika usiaku 9 tahun(Hal 96)



Data Buku
Judul : 10 Wanita Ahli Surga
Penyusun : Dr Musthafa Murad
Penerbit : Mizan, Bandung, 2008
ISBN : 979-602-8236-01-0
Tebal Buku : 270 Halaman
Warna Cover : Biru
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby Al Basalamah » Sat Jul 04, 2009 1:49 pm

Nabi seorang yang gentleman. Dan dia tidak menikahi gadis polos
berumur 7 atau 9 tahun. Umur Aisyah telah dicatat secara salah dalam
literatur hadist. Lebih jauh, Saya pikir bahwa cerita yang menyebutkan
hal ini sangatlah tidak bisa dipercaya.

Bukti #1: Pengujian Terhadap Sumber

Sebagian besar riwayat yang menceritakan hal ini yang tercetak di
hadist yang semuanya diriwayatkan hanya oleh Hisham ibn `Urwah, yang
mencatat atas otoritas dari bapaknya, yang mana seharusnya minimal 2
atau 3 orang harus mencatat hadist serupa juga. Adalah aneh bahwa tak
ada seorangpun yang di Medinah, dimana Hisham ibn `Urwah tinggal,
sampai usia 71 tahun baru menceritakan hal ini, disamping kenyataan
adanya banyak murid-murid di Medinah termasuk yang kesohor Malik ibn
Anas, tidak menceritakan hal ini.
Asal dari riwayat ini adalah dari orang-orang Iraq , di mana Hisham
tinggal disana dan pindah dari Medinah ke Iraq pada usia tua.

Tehzibu'l-Tehzib, salah satu buku yang cukup terkenal yang berisi
catatan para periwayat hadist, menurut Yaqub ibn Shaibah mencatat : "
Hisham sangatbisa dipercaya, riwayatnya dapat diterima, kecuali
apa-apa yang dia ceritakan setelah pindah ke Iraq "
(Tehzi'bu'l- tehzi'b, Ibn Hajar Al-`asqala'ni, Dar Ihya al-turath
al-Islami, 15th century. Vol 11, p.50).

Dalam pernyataan lebih lanjut bahwa Malik ibn Anas menolak riwayat
Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq : " Saya pernah diberi tahu
bahwa Malik menolak riwayat Hisham yang dicatat dari orang-orang Iraq "
(Tehzi'b u'l-tehzi'b, IbnHajar Al- `asqala'ni, Dar Ihya al-turath
al-Islami, Vol.11, p. 50).

Mizanu'l-ai` tidal, buku lain yang berisi uraian riwayat hidup pada
periwayat hadist Nabi saw mencatat: "Ketika masa tua, ingatan Hisham
mengalami kemunduran yang mencolok" (Mizanu'l-ai` tidal, Al-Zahbi,
Al-Maktabatu' l-athriyyah, Sheikhupura , Pakistan , Vol. 4, p. 301).

KESIMPULAN:
berdasarkan referensi ini, Ingatan Hisham sangatlah buruk dan
riwayatnya setelah pindah ke Iraq sangat tidak bisa dipercaya,
sehingga riwayatnya mengenai umur pernikahan Aisyah adalah tidak
kredibel.

KRONOLOGI: Adalah vital untuk mencatat dan mengingat tanggal penting
dalam sejarah Islam:

Pra-610 M: Jahiliyah (pra-Islamic era) sebelum turun wahyu
610 M: turun wahyu pertama Abu Bakr menerima Islam
613 M: Nabi Muhammad mulai mengajar ke Masyarakat
615 M: Hijrah ke Abyssinia .
616 M: Umar bin al Khattab menerima Islam.
620 M: dikatakan Nabi meminang Aisyah
622 M: Hijrah ke Yathrib, kemudian dinamai Medina
623/624 M: dikatakan Nabi saw berumah tangga dengan Aisyah

Bukti #2: Meminang

Menurut Tabari (juga menurut Hisham ibn `Urwah, Ibn Hunbal and Ibn
Sad), Aisyah dipinang pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga pada
usia 9 tahun.

Tetapi, di bagian lain, Al-Tabari mengatakan: "Semua anak Abu Bakr (4
orang) dilahirkan pada masa jahiliyahh dari 2 isterinya "
(Tarikhu'l-umam wa'l-mamlu'k, Al-Tabari (died 922), Vol. 4,p. 50,
Arabic, Dara'l-fikr, Beirut , 1979).

Jika Aisyah dipinang 620M (Aisyah umur 7 tahun) dan berumah tangga
tahun 623/624 M (usia 9 tahun), ini mengindikasikan bahwa Aisyah
dilahirkan pada 613 M. Sehingga berdasarkan tulisan Al- Tabari, Aisyah
seharusnya dilahirkan pada 613M, Yaitu 3 tahun sesudah masa Jahiliyahh
usai (610 M).

Tabari juga menyatakan bahwa Aisyah dilahirkan pada saat Jahiliyah.
Jika Aisyah dilahirkan pada era Jahiliyah, seharusnya minimal Aisyah
berumur 14 tahun ketika dinikah. Tetapi intinya Tabari mengalami
kontradiksi dalam periwayatannya.

KESIMPULAN: Al-Tabari tak reliable mengenai umur Aisyah ketika menikah.

Bukti # 3: Umur Aisyah jika dihubungkan dengan umur Fatimah

Menurut Ibn Hajar, " Fatima dilahirkan ketika Ka`bah dibangun kembali,
ketika Nabi saw berusia 35 tahun… Fatimah 5 tahun lebih tua dari
Aisyah" (Al-isabah fi tamyizi'l-sahabah, Ibn Hajar al-Asqalani, Vol.
4, p. 377, Maktabatu'l- Riyadh al-haditha, al-Riyadh,1978) .

Jika Statement Ibn Hajar adalah factual, berarti Aisyah dilahirkan
ketika Nabi berusia 40 tahun. Jika Aisyah dinikahi Nabi pada saat usia
Nabi 52 tahun, maka usia Aisyah ketika menikah adalah 12 tahun.

KESIMPULAN: Ibn Hajar, Tabari, Ibn Hisham, dan Ibn Humbal kontradiksi
satu sama lain. Tetapi tampak nyata bahwa riwayat Aisyah menikah usia
7 tahun adalah mitos tak berdasar.

Bukti #4: Umur Aisyah dihitung dari umur Asma'

Menurut Abda'l-Rahman ibn abi zanna'd: "Asma lebih tua 10 tahun
dibanding Aisyah (Siyar A`la'ma'l-nubala' , Al-Zahabi, Vol. 2, p. 289,
Arabic, Mu'assasatu' l-risalah, Beirut , 1992).

Menurut Ibn Kathir: "Asma lebih tua 10 tahun dari adiknya [Aisyah]"
(Al-Bidayah wa'l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 371,Dar al-fikr
al-`arabi, Al-jizah, 1933).

Menurut Ibn Kathir: "Asma melihat pembunuhan anaknya pada tahun 73 H,
dan 5 hari kemudian Asma meninggal. Menurut iwayat lainya, dia
meninggal 10 atau 20 hari kemudian, atau beberapa hari lebih dari 20
hari, atau 100 hari kemudian. Riwayat yang paling kuat adalah 100 hari
kemudian. Pada waktu Asma Meninggal, dia berusia 100 tahun"
(Al-Bidayah wa'l-nihayah, Ibn Kathir, Vol. 8, p. 372, Dar al-fikr
al-`arabi, Al- jizah, 1933)

Menurut Ibn Hajar Al-Asqalani: "Asma hidup sampai 100 tahun dan
meninggal pada 73 or 74 H." (Taqribu'l-tehzib, Ibn Hajar
Al-Asqalani, p. 654, Arabic, Bab fi'l-nisa', al-harfu'l-alif, Lucknow ).

Menurut sebagaian besar ahli sejarah, Asma, Saudara tertua dari Aisyah
berselisih usia 10 tahun. Jika Asma wafat pada usia 100 tahun dia
tahun 73 H, Asma seharusnya berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah
622M).

Jika Asma berusia 27 atau 28 tahun ketika hijrah (ketika Aisyah
berumah tangga), Aisyah seharusnya berusia 17 atau 18 tahun. Jadi,
Aisyah, berusia 17 atau 18 tahun ketika hijrah pada taun dimana Aisyah
berumah tangga.

Berdasarkan Hajar, Ibn Katir, and Abda'l-Rahman ibn abi zanna'd, usia
Aisyah ketika beliau berumah tangga dengan Rasulullah adalah 19 atau
20 tahun.

Dalam bukti # 3, Ibn Hajar memperkirakan usia Aisyah 12 tahun dan
dalam bukti #4 Ibn Hajar mengkontradiksi dirinya sendiri dengan
pernyataannya usia Aisyah 17 atau 18 tahun. Jadi mana usia yang benar
? 12 atau 18..?

KESIMPULAN: Ibn Hajar tidak valid dalam periwayatan usia Aisyah.

Bukti #5: Perang BADAR dan UHUD

Sebuah riwayat mengenai partisipasi Aisyah dalam perang Badr
dijabarkan dalam hadist Muslim, (Kitabu'l-jihad wa'l-siyar, Bab
karahiyati'l- isti`anah fi'l-ghazwi bikafir). Aisyah, ketika
menceritakan salah satu moment penting dalam perjalanan selama perang
Badar, mengatakan: "ketika kita mencapai Shajarah". Dari pernyataan
ini tampak jelas, Aisyah merupakan anggota perjalanan menuju Badar.

Sebuah riwayat mengenai pastisipasi Aisyah dalam Uhud tercatat dalam
Bukhari (Kitabu'l-jihad wa'l-siyar, Bab Ghazwi'l-nisa' wa
qitalihinnama` a'lrijal) : "Anas mencatat bahwa pada hari Uhud,
Orang-orang tidak dapat berdiri dekat Rasulullah. [pada hari itu,]
Saya melihat Aisyah dan Umm-i-Sulaim dari jauh, Mereka menyingsingkan
sedikit pakaian-nya [untuk mencegah halangan gerak dalam perjalanan
tsb]."

Lagi-lagi, hal ini menunjukkan bahwa Aisyah ikut berada dalam perang
Uhud dan Badr.

Diriwayatkan oleh Bukhari (Kitabu'l-maghazi, Bab Ghazwati'l-khandaq wa
hiya'l-ahza' b): "Ibn `Umar menyatakan bahwa Rasulullah tidak
mengijinkan dirinya berpastisispasi dalam Uhud, pada ketika itu, Ibnu
Umar berusia 14 tahun. Tetapi ketika perang Khandaq, ketika berusia 15
tahun, Nabi mengijinkan Ibnu Umar ikut dalam perang tsb."

Berdasarkan riwayat diatas, (a) anak-anak berusia dibawah 15 tahun
akan dipulangkan dan tidak diperbolehkan ikut dalam perang, dan (b)
Aisyahikut dalam perang badar dan Uhud

KESIMPULAN: Aisyah ikut dalam perang Badar dan Uhud jelas
mengindikasikan bahwa beliau tidak berusia 9 tahun ketika itu, tetapi
minimal berusia 15 tahun. Disamping itu, wanita-wanita yang ikut
menemani para pria dalam perang sudah seharusnya berfungsi untuk
membantu, bukan untuk menambah beban bagi mereka. Ini merupakan bukti
lain dari kontradiksi usia pernikahan Aisyah.
User avatar
Al Basalamah
 
Posts: 275
Joined: Wed May 13, 2009 3:26 pm

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby Al Basalamah » Sat Jul 04, 2009 1:50 pm

BUKTI #6: Surat al-Qamar (Bulan)

Menurut beberapa riwayat, Aisyah dilahirkan pada tahun ke delapan
sebelum hijriyah. Tetapi menurut sumber lain dalam Bukhari, Aisyah
tercatat mengatakan hal ini: "Saya seorang gadis muda(jariyah dalam
bahasa arab)" ketika Surah Al-Qamar diturunkan(Sahih Bukhari,
Kitabu'l-tafsir, Bab Qaulihi Bal al-sa`atu Maw`iduhum wa'l-sa`atu
adha' wa amarr).

Surat 54 dari Quran diturunkan pada tahun ke delapan sebelum
hijriyah(The Bounteous Koran, M.M. Khatib, 1985), menunjukkan bahwa
surat tsb diturunkan pada tahun 614 M. jika Aisyah memulai
berumahtangga dengan Rasulullah pada usia 9 di tahun 623 M or 624 M,
Aisyah masih bayi yang baru lahir (sibyah in Arabic) pada saat Surah
Al-Qamar diturunkan. Menurut riwayat diatas, secara aktual tampak
bahwa Aisyah adalah gadis muda, bukan bayi yang baru lahir
ketika pewahyuan Al-Qamar. Jariyah berarti gadis muda yang masih suka
bermain (Lane's Arabic English Lexicon).

Jadi, Aisyah, telah menjadi jariyah bukan sibyah (bayi), jadi telah
berusia 6-13 tahun pada saat turunnya surah Al-Qamar, dan oleh karena
itu sudah pasti berusia 14-21 tahun ketika dinikah Nabi.

KESIMPULAN: Riwayat ini juga mengkontra riwayat pernikahan Aisyah yang
berusia 9 tahun.

Bukti #7: Terminologi bahasa Arab

Menurut riwayat dari Ahmad ibn Hanbal, sesudah meninggalnya isteri
pertama Rasulullah, Khadijah, Khaulah datang kepada Nabi dan
menasehati Nabi untuk menikah lagi, Nabi bertanya kepadanya tentang
pilihan yang ada di pikiran Khaulah. Khaulah berkata: "Anda dapat
menikahi seorang gadis (bikr) atau seorang wanita yang pernah menikah
(thayyib)". Ketika Nabi bertanya tentang identitas gadis tersebut
(bikr), Khaulah menyebutkan nama Aisyah.

Bagi orang yang paham bahasa Arab akan segera melihat bahwa kata bikr
dalam bahasa Arab tidak digunakan untuk gadis belia berusia 9 tahun.

Kata yang tepat untuk gadis belia yang masih suka bermain-main adalah,
seperti dinyatakan dimuka, adalah jariyah. Bikr disisi lain, digunakan
untuk seorang wanita yang belum menikah serta belum punya pertautan
pengalaman dengan pernikahan, sebagaimana kita pahami dalam bahasa
Inggris "virgin". Oleh karena itu, tampak jelas bahwa gadis belia 9
tahun bukanlah "wanita" (bikr) (Musnad Ahmad ibn Hanbal, Vol. 6, p.
.210,Arabic, Dar Ihya al-turath
al-`arabi, Beirut ).

Kesimpulan: Arti literal dari kata, bikr (gadis), dalam hadist diatas
adalah "wanita dewasa yang belum punya pengalaman sexual dalam
pernikahan." Oleh karena itu, Aisyah adalah seorang wanita dewasa pada
waktu menikahnya.

Bukti #8. Text Qur'an

Seluruh muslim setuju bahwa Quran adalah buku petunjuk. Jadi, kita
perlu mencari petunjuk dari Qur'an untuk membersihkan kabut
kebingungan yang diciptakan oleh para periwayat pada periode klasik
Islam mengenai usia Aisyah dan pernikahannya. Apakah Quran mengijinkan
atau melarang pernikahan dari gadis belia berusia 7 tahun?

Tak ada ayat yang secara eksplisit mengijinkan pernikahan seperti itu.
Ada sebuah ayat, yang bagaimanapun, yang menuntun muslim dalam
mendidik dan memperlakukan anak yatim. Petunjuk Qur'an mengenai
perlakuan anak Yatim juga valid diaplikasikan ada anak kita sendiri
sendiri.

Ayat tersebut mengatakan : Dan janganlah kamu serahkan kepada
orang-orang yang belum sempurna akalnya, harta (mereka yang ada dalam
kekuasaanmu) yang dijadikan Allah sebagai pokok kehidupan. Berilah
mereka belanja dan pakaian (dari hasil harta itu) dan ucapkanlah
kepada mereka kata-kata yang baik. (Qs. 4:5) Dan
ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kimpoi.

Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas (pandai
memelihara harta), maka serahkanlah kepada mereka harta-hartanya. ??
(Qs. 4:6)

Dalam hal seorang anak yang ditingal orang tuanya, Seorang muslim
diperintahkan untuk (a) memberi makan mereka, (b) memberi pakaian, (c)
mendidik mereka, dan (d) menguji mereka thd kedewasaan "sampai usia
menikah" sebelum mempercayakan mereka dalam pengelolaan keuangan.

Disini, ayat Qur'an menyatakan tentang butuhnya bukti yang teliti
terhadap tingkat kedewasaan intelektual dan fisik melalui hasil test
yang objektif sebelum memasuki usia nikah dan untuk mempercayakan
pengelolaan harta-harta kepada mereka.

Dalam ayat yang sangat jelas diatas, tidak ada seorangpun dari muslim
yang bertanggungjawab akan melakukan pengalihan pengelolaan keuangan
pada seorang gadis belia berusia 7 tahun. Jika kita tidak bisa
mempercayai gadis belia berusia 7 tahun dalam pengelolaan keuangan,
Gadis tersebut secara tidak memenuhi syarat secara intelektual maupun
fisik untuk menikah. Ibn Hambal (Musnad Ahmad ibn Hambal, vol.6, p. 33
and 99) menyatakan bahwa Aisyah yang berusia 9 tahun lebih tertarik
untuk bermain dengan mainannya daripada mengambil tugas sebagai
isteri.

Oleh karena itu sangatlah sulit untuk mempercayai, bahwa Abu
Bakar,seorang tokoh muslim, akan menunangkan anaknya yang masih belia
berusia 7 taun dengan Nabi yang berusia 50 tahun.. Sama
sulitnya untuk membayangkan bahwa Nabi menikahi seorang gadis belia
berusia 7 tahun.

Sebuah tugas penting lain dalam menjaga anak adalah mendidiknya.
Marilah kita memunculkan sebuah pertanyaan," berapa banyak di antara
kita yang percaya bahwa kita dapat mendidik anak kita dengan hasil
memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 atau 9 tahun?" Jawabannya
adalah Nol besar.

Logika kita berkata, adalah tidak mungkin tugas mendidik anak kita
dengan memuaskan sebelum mereka mencapai usia 7 tahun, lalu bagaimana
mana mungkin kita percaya bahwa Aisyah telah dididik secara sempurna
pada usia 7 tahun seperti diklaim sebagai usia pernikahannya?

Abu Bakr merupakan seorang yang jauh lebih bijaksana dari kita semua,
Jadi dia akan merasa dalam hatinya bahwa Aisyah masih seorang
anak-anak yang belum secara sempurna sebagaimana dinyatakan Qur'an.
Abu Bakar tidak akan menikahkan Aisyah kepada seorangpun. Jika sebuah
proposal pernikahan dari gadis belia dan belum terdidik secara
memuaskan datang kepada Nabi, Beliau
akan menolak dengan tegas karena itu menentang hukum-hukum Quran.

KESIMPULAN: Pernikahan Aisyah pada usia 7 tahun akan menentang hukum
kedewasaan yang dinyatakan Quran. Oleh karena itu, Cerita pernikahan
Aisyah gadis belia berusia 7 tahun adalah mitos semata.

Bukti #9: Ijin dalam pernikahan

Seorang wanita harus ditanya dan diminta persetujuan agar pernikahan
yang dia lakukan menjadi syah (Mishakat al Masabiah, translation by
James Robson, Vol. I, p. 665). Secara Islami, persetujuan yang
kredible dari seorang wanita merupakan syarat dasar bagi kesyahan
sebuah pernikahan.

Dengan mengembangkan kondisi logis ini, persetujuan yang diberikan
oleh gadis belum dewasa berusia 7 tahun tidak dapat diautorisasi
sebagai validitas sebuah pernikahan.

Adalah tidak terbayangkan bahwa Abu Bakr, seorang laki-laki yang
cerdas, akan berpikir dan mananggapi secara keras tentang persetujuan
pernikahan gadis 7 tahun (anaknya sendiri) dengan seorang laki-laki
berusia 50 tahun.

Serupa dengan ini, Nabi tidak mungkin menerima persetujuan dari
seorang gadis yang menurut hadith dari Muslim, masih suka bermain-main
dengan bonekanya ketika berumah tangga dengan Rasulullah.

KESIMPULAN: Rasulullah tidak menikahi gadis berusia 7 tahun karena
akan tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan islami tentang
klausa persetujuan dari pihak isteri. Oleh karena itu, hanya ada satu
kemungkinan Nabi menikahi Aisyah seorang wanita yang dewasa secara
intelektual maupun fisik.


Summary:
Tidak ada tradisi Arab untuk menikahkan anak perempuan atau laki-laki
yang berusia 9 tahun, Demikian juga tidak ada pernikahan Rasulullah
SAW dan Aisyah ketika berusia 9 tahun. Orang-orang arab tidak pernah
keberatan dengan pernikahan seperti ini, karena ini tak pernah terjadi
sebagaimana isi beberapa riwayat.

Jelas nyata, riwayat pernikahan Aisyah pada usia 9 tahun oleh Hisham
ibn `Urwah tidak bisa dianggap sebagai kebenaran, dan kontradisksi
dengan riwayat-riwayat lain. Lebih jauh, tidak ada alasan yang nyata
untuk menerima riwayat Hisham ibn `Urwah sebagai kebenaran ketika para
pakar lain, termasuk Malik ibn Anas, melihat riwayat Hisham ibn `Urwah
selama di Iraq adalah tidak reliable.

Pernyataan dari Tabari, Bukhari dan Muslim menunjukkan mereka
kontradiksi satu sama lain mengenai usia menikah bagi Aisyah. Lebih
jauh, beberapa pakar periwayat mengalami internal kontradiksi dengan
riwayat-riwayatnya sendiri. Jadi, riwayat usia Aisyah 9 tahun ketika
menikah adalah tidak reliable karena adanya kontradiksi yang nyata
pada catatan klasik dari pakar sejarah Islam.

Oleh karena itu, tidak ada alasan absolut untuk menerima dan
mempercayai usia Aisyah 9 tahun ketika menikah sebagai sebuah
kebenaran disebabkan cukup banyak latar belakang untuk menolak riwayat
tsb dan lebih layak disebut sebagai mitos semata. Lebih jauh, Qur'an
menolak pernikahan gadis dan lelaki yang belum dewasa sebagaimana
tidak layak membebankan kepada mereka tanggung jawab-tanggung jawab.

Note: The Ancient Myth Exposed
By T.O. Shanavas , di Michigan.
(c) 2001 Minaret
from The Minaret Source: http://www.iiie.net/


diterjemahkan dari sumber: http://iiie.net/node/58
User avatar
Al Basalamah
 
Posts: 275
Joined: Wed May 13, 2009 3:26 pm

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby walet » Sat Jul 04, 2009 2:12 pm

Emang tidak ada alasan absolut, karena itu jenis kelainan seksual.
Hanya orang dengan kelainan seksual yang melakukannya dan Muhammad adalah salah satunya.


Berapapun banyaknya yang Anda tulis tidak satupun yang menuliskan umur dengan jelas Aisyah menikah.
Semua hanya interpretasi sendiri.


JELAS DALAM 3 HADIST SAHIH disebutkan 6-9 tahun.

Kalau 1 hadist salah gapapa, tapi hadis ini adalah hadist sahih dan jumlahnya 3.

Saya pernah baca kalau di kitab lain juga ada, saya lupa linknya.
walet
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby Al Basalamah » Sat Jul 04, 2009 2:45 pm

Loh, dari dulu yang namanya hadist memang masih bisa diperdebatkan kok mengenai keshahih-annya :) Yang nulis itu kan sebenarnya juga manusia juga, tdk lepas dari kesalahan.
User avatar
Al Basalamah
 
Posts: 275
Joined: Wed May 13, 2009 3:26 pm

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby love_peaceful2 » Sat Jul 04, 2009 3:45 pm

Al Basalamah wrote:Loh, dari dulu yang namanya hadist memang masih bisa diperdebatkan kok mengenai keshahih-annya :) Yang nulis itu kan sebenarnya juga manusia juga, tdk lepas dari kesalahan.


Sudah 1.400 tahun, dunia Islam masih saja ambigu soal kitab2 nya. Bila kebusukan terungkap, maka secepat kilat mempertanyakan balik hadist2 yg sdh ditetapkan sahih tanpa menyadari bhw tanpa Hadist ajaran Islam tak ada apa2nya.

Muslim2.... nasibmu emang tak lebih dari dagelan srimulat.
User avatar
love_peaceful2
 
Posts: 1764
Joined: Fri May 09, 2008 2:01 pm
Location: Di Surga Islam, provokator para houris berontak dr perbudakan olloh w*s demi ego nabi sakit jiwa.

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby nayagenggong » Fri Jul 10, 2009 3:14 pm

eh ada lagi buku lainnya
buku XVII
ini cuma kompilasi buku islami yg dg bangga menulis Aisyah digauli umur 9th

"Saat itu Aisyah dinikahkan dg nabi, belum bercampur krn belum dewasa yaitu baru 5th, barulah menjalankan perkawinan dg Aisyah, usia Aisyah sat itu 9th" (Hal 103)



Judul : Poligami Rasulullah Ditinjau dari SEJARAH dan Motivasi
Penerbit : Precil Production
ISBN : 97897915045 2 2
Penulis : Tebyan Amaari, 2008
User avatar
nayagenggong
 
Posts: 1265
Joined: Thu Aug 30, 2007 9:58 am
Location: trowulan

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby juniorsoftware2001 » Wed Dec 02, 2009 4:41 pm

Meluruskan Riwayat Pernikahan St ‘Aisyah RA

Baru-baru ini [22 Desember 2002] diperingati hari ibu. Saya teringat riwayat pernikahan Ummul Mu’miniyn (Ibu para Mu’minin) Sitti ‘Aisyah Radhiaya Lla-hu ‘Anhaa yang perlu diluruskan. Seperti diketahui dalam riwayat yang umum dituliskan di buku-buku dan diajarkan di madrasah, maupun di sekolah umum St ‘Aisyah RA dinikahkan pada umur 6 tahun dan baru umur 9 tahun serumah dengan Nabi Muhammad SAW. Riwayat inilah yang perlu diluruskan.

Hadits mengenai umur St ‘Aisyah RA tatkala dinikahkan adalah problematis, alias dhaif. Beberapa riwayat yang termaktub dalam buku-buku Hadits berasal hanya satu-satunya dari Hisyam ibn ‘Urwah yang didengarnya sendiri dari ayahnya.
Mengherankan mengapa Hisyam saja satu-satunya yang pernah menyuarakan tentang umur pernikahan St ‘Aisyah RA tersebut. Bahkan tidak oleh Abu Hurairah ataupun Malik ibn Anas.
Itupun baru diutarkan Hisyam tatkala telah bermukim di Iraq. Hisyam pindah bermukim ke negeri itu dalam umur 71 tahun.

Mengenai Hisyam ini Ya’qub ibn Syaibah berkata: “Yang dituturkan oleh Hisyam sangat terpecaya, kecuali yang disebutkannya tatkala ia sudah pindah ke Iraq.”
Syaibah menambahkan, bahwa Malik ibn Anas menolak penuturan Hisyam yang dilaporkan oleh penduduk Iraq (Tahzib alTahzib, Ibn Hajar alAsqalani, Dar Ihya alTurath alIslami, jilid II, hal.50).
Termaktub pula dalam buku tentang sketsa kehidupan para perawi Hadits, bahwa tatkala Hisyam berusia lanjut ingatannya sangat menurun (alMaktabah alAthriyyah, Jilid 4, hal.301).
Alhasil, riwayat umur pernikahan St ‘Aisyah RA yang bersumber dari Hisyam ibn ‘Urwah, tertolak.

Untuk selanjutnya terlebih dahulu dikemukakan peristiwa secara khronologis:

- pre 610 Miladiyah (M): zaman Jahiliyah
- 610 M: Permulaan wahyu turun
- 610 M: Abu Bakr RA masuk Islam
- 613 M: Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
- 615 M: Ummat Islam Hijrah I ke Habasyah
- 616 M: Umar bin al Khattab masuk Islam
- 620 M: St ‘Aisyah RA dinikahkan
- 622 M: Hijrah ke Madinah
- 623/624 M: St ‘Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW

Menurut Tabari: Keempat anak Abu Bakr RA dilahirkan oleh isterinya pada zaman Jahiliyah, artinya pre-610 M. (Tarikh alMamluk, alTabari, Jilid 4, hal.50). Tabari meninggal 922 M.

Jika St ‘Aisyah dinikahkan dalam umur 6 tahun berarti St ‘Aisyah lahir tahun 613 M. Padahal manurut Tabari semua keempat anak Abu Bakr RA lahir pada zaman Jahiliyah, yaitu pada tahun sebelum 610 M. Alhasil berdasar atas Tabari, St ‘Aisyah RA tidak dilahirkan 613 M melainkan sebelum 610.
Jadi kalau St ‘Aisyah RA dinikahkan sebelum 620 M, maka beliau dinikahkan pada umur di atas 10 tahun dan hidup sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW dalam umur di atas 13 tahun.
Jadi kalau di atas 13 tahun, dalam umur berapa? Untuk itu marilah kita menengok kepada kakak perempuan St ‘Aisyah RA, yaitu Asmah.

Menurut Abd alRahman ibn abi Zannad: “Asmah 10 tahun lebih tua dari St ‘Aisyah RA (alZahabi, Muassasah alRisalah, Jilid 2, hal.289).
Menurut Ibn Hajar alAsqalani: Asmah hidup hingga usia 100 tahun dan meninggal tahun 73 atau 74 Hijriyah (Taqrib al Tahzib, Al-Asqalani, hal.654).

Alhasil, apabila Asmah meninggal dalam usia 100 tahun dan meninggal dalam tahun 73 atau 74 Hijriyah, maka Asma berumur 27 atau 28 tahun pada waktu Hijrah, sehingga St ‘Aisyah berumur (27 atau 28) - 10 = 17 atau 18 tahun pada waktu Hijrah, dan itu berarti St ‘Aisyah mulai hidup berumah tangga dengan Nabi Muhammad SAW pada waktu berumur 19 atau 20 tahun. WaLlahu a’lamu bishshawab.

*** Makassar, 29 Desember 2002
[H.Muh.Nur Abdurrahman]
juniorsoftware2001
 
Posts: 158
Joined: Fri Nov 20, 2009 9:25 pm
Location: Jakarta

Re: Aisyah diGAULI ketika umur 9th [dr buku2 islami indonesia]

Postby DHS » Sat Dec 05, 2009 12:34 pm

juniorsoftware2001 wrote:Meluruskan Riwayat Pernikahan St ‘Aisyah RA

............
Untuk selanjutnya terlebih dahulu dikemukakan peristiwa secara khronologis:

- pre 610 Miladiyah (M): zaman Jahiliyah
- 610 M: Permulaan wahyu turun
- 610 M: Abu Bakr RA masuk Islam
- 613 M: Nabi Muhammad SAW mulai menyiarkan Islam secara terbuka
- 615 M: Ummat Islam Hijrah I ke Habasyah
- 616 M: Umar bin al Khattab masuk Islam
- 620 M: St ‘Aisyah RA dinikahkan
- 622 M: Hijrah ke Madinah
- 623/624 M: St ‘Aisyah serumah sebagai suami isteri dengan Nabi Muhammad SAW


*** Makassar, 29 Desember 2002
[H.Muh.Nur Abdurrahman]


Patokan kronologis terbitan tahun 2002! Hadist terbaru dan tersohih ni ye ..... :supz:
Menggugurkan hadist Hisyam yang "dhaif".


Dhaif mana: tafsir Hisyam apa tafsir H.Muh.Nur Abdurrahman?
User avatar
DHS
 
Posts: 4378
Images: 4
Joined: Sat Jan 05, 2008 7:56 pm

PreviousNext

Return to Resource Centre: SEX dgn ANAK2 dlm Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron