Page 1 of 1

Ledakan bom hantam Kota Urumqi, 31 orang tewas

PostPosted: Fri May 23, 2014 7:52 am
by Laurent
http://m.merdeka.com/dunia/ledakan-bom- ... tewas.html

Ledakan bom hantam Kota Urumqi, 31 orang tewas

Reporter : Vincent Asido Panggabean

Merdeka.com - Para penyerang melemparkan bom sambil mengendarai dua kendaraan ke arah kerumunan warga yang sedang berbelanja di pasar pagi di Urumqi, ibu kota wilayah Xinjiang, sebelah barat China.

Setidaknya salah satu bom meledak, menyebabkan kematian dan cedera, tetapi tidak ada rincian khusus mengenai jumlah korban, seperti dilansir situs abc.net.au, Kamis (22/5).

Namun, dari laporan kantor berita China Xinhua, ledakan itu telah menewaskan 31 orang dan melukai lebih dari 90 orang. Ini seperti dikatakan pihak berwenang.

Presiden China Xi Jinping berjanji akan menghukum berat pelaku serangan dan tak menyia-nyiakan tenaga dalam memelihara kestabilan.

Ledakan itu terjadi sekitar 08.00 waktu setempat di sebuah pasar terbuka.

Gambar-gambar diunggah di Weibo, sebuah media sosial setara Twitter di China, menunjukkan kobaran api di pohon-pohon jalan, dan asap mengepul di atas kios-kios pasar di balik pembatas polisi.

"Ada beberapa ledakan kuat di pasar pagi di Istana Budaya di Urumqi," tulis salah satu pengguna yang mengatakan dia saat itu berada kurang lebih seratus meter dari tempat kejadian. "Saya melihat api dan asap tebal di saat kendaraan dan barang-barang terbakar, sementara para pedagang berlari meninggalkan barang-barang dagangan mereka."

Daerah luas kaya sumber daya yang jauh di bagian barat China itu telah melihat kekerasan periodik yang telah meningkat dan kadang-kadang menyebar dalam beberapa bulan terakhir.

Beijing mengatakan pihaknya tengah menghadapi serangan terorisme dari gerakan separatis di sana, didorong oleh ekstremisme agama dan kelompok-kelompok asing.

Kritikus mengatakan ancaman keamanan di Xinjiang telah dibesar-besarkan oleh Beijing untuk membenarkan tindakan terhadap kelompok garis keras, dan sebagai gantinya menunjukkan kesenjangan ekonomi dan represi budaya serta agama dari warga Uighur sebagai penyebab kerusuhan.

Tidak ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas insiden kekerasan itu.

Insiden ini terjadi tiga pekan setelah tiga orang tewas dalam serangan bom fatal dan tragedi penusukan di sebuah stasiun kereta di Urumqi.

Pada 30 April, hari terakhir dari kunjungan Presiden Xi Jinping ke wilayah tersebut, penyerang bersenjatakan pisau dan bahan peledak melakukan serangan di sebuah stasiun kereta di Urumqi, menewaskan satu orang dan melukai 79 orang lainnya. Dua penyerang juga tewas.

Para anggota komplotan utama telah merumuskan rencana dari luar negeri dan delapan hari sebelum kejadian telah memerintahkan sepuluh orang untuk membuat bahan peledak dan memilih target, seperti dikutip dari laporan kantor berita Xinhua.

Pada Maret lalu, para penyerang melakukan tindakan penusukan di sebuah stasiun kereta di Kota Kunming, sebelah barat daya China, menewaskan 29 orang dan melukai 143 orang lainnya dalam insiden yang mendapat julukan 'China 9/11' oleh media pemerintah.

Empat dari para penyerang ditembak mati oleh polisi.

Pada 2009 kerusuhan etnis meletus di Urumqi antara suku Uighur dan mayoritas warga China dari etnis Han, menyebabkan 200 orang tewas dan memicu tindakan keras keamanan.

China telah secara dramatis meningkatkan jumlah patroli bersenjata di jalan-jalan dalam menanggapi serentetan insiden kekerasan.

Kelompok hak asasi mengatakan ketegangan di Xinjiang didorong oleh penindasan budaya, langkah-langkah keamanan yang mengganggu dan imigrasi oleh mayoritas warga China dari etnis Han, yang telah menyebabkan puluhan tahun diskriminasi dan ketimpangan ekonomi. Namun, Beijing mengklaim kebijakan di wilayah itu telah membawa kemakmuran dan standar hidup yang lebih tinggi.

(mdk/fas)

Ledakan bom hantam Kota Urumqi, 31 orang tewas


Mirror 1: Ledakan bom hantam Kota Urumqi, 31 orang tewas
Twitter Logo Follow Twitter: @ZwaraKafir
Faithfreedompedia