.

Ossetia Utara, Russia : Penyerang Tembak Mati Ulama

Aksi2 terorisme, pemboman, demonstrasi kekerasan, intimidasi dan serangan2 kelompok2 Islam atas nama Islam. TIDAK termasuk honor killing, atau pembunuhan secara individu

Ossetia Utara, Russia : Penyerang Tembak Mati Ulama

Postby Laurent » Sun Dec 30, 2012 12:31 pm

Jumat, 28 Desember 2012 | 04:07

Ilustrasi.
Penyerang Tembak Mati Ulama di Ossetia Utara, Rusia
Penembakan terhadap ulama akan menyulut ketegangan antara kelompok-kelompok muslim moderat dan garis keras.

Orang-orang bersenjata menembak mati seorang ulama di Ossetia Utara, Rusia.

Penembakan dan serangan bom terhadap polisi dan pejabat terjadi hampir setiap hari di wilayah bergolak Kaukasus Utara, Rusia, tapi kekerasan di Ossetia Utara yang berpenduduk mayoritas Kristen merupakan hal yang tidak biasa.

"Orang-orang bersenjata menembak mati Ibragim Dudarov (34), wakil mufti Ossetia Utara, beberapa kali di kepala dalam jarak dekat, ketika ia berkendaraan pada Rabu larut malam di dekat ibu kota provinsi itu, Vladikavkaz," kata Komite Penyelidik dalam sebuah pernyataan, Kamis (27/12).

Penembakan mati itu -- setidaknya pembunuhan keenam tahun ini terhadap seorang ulama Islam -- diperkirakan akan menyulut ketegangan antara kelompok-kelompok muslim moderat dan garis keras.

"Orang ini meninggal karena imannya. Saya rasa itu terkait dengan pekerjaannya," kata ulama utama Ossetia Utara Khadzhimurat Gatsalov kepada Kantor Berita Interfax.

"Orang tidak menginginkan Islam yang seperti ini di Ossetia Utara," tambah ulama itu.

Kremlin hingga kini masih berusaha mengatasi gerilyawan muslim di Kaukasus Utara, satu dasawarsa setelah pasukan federal mendongkel dominasi separatis di Chechnya.

Serangan bom bunuh diri yang dilancarkan oleh seorang pelaku dari Kaukasus Utara menewaskan 37 orang di bandara terpadat Rusia Domodedovo di Moskow pada Januari 2011.

Serangan itu membuat Presiden Rusia saat itu Dmitry Medvedev memecat sejumlah pejabat kepolisian tingkat menengah dan mengarah pada pendongkelan para manajer senior Domodedovo.

Pemboman bunuh diri itu diklaim oleh Doku Umarov, pemimpin Emirat Kaukasus yang melancarkan serangan-serangan di Chechnya dan wilayah lain yang berpenduduk muslim di Kaukasus Utara.

Amerika Serikat memasukkan Emirat Kaukasus ke dalam daftar kelompok teroris, karena serangan-serangannya dalam upaya mengusir pemerintah Rusia dari kawasan Kaukasus Utara.

Kementerian AS mengatakan, Emirat Kaukasus, yang juga dikenal sebagai Imarat Kavkaz atau IK, dituduh melakukan banyak serangan yang mencakup serangan terhadap kereta-api Rusia berkecepatan tinggi pada November 2009. Dan pemboman bunuh diri di luar Kementerian Dalam Negeri Chechnya pada Mei 2009.

AS juga menawarkan hadiah lima juta dolar bagi informasi yang mengarah pada lokasi pemimpin kelompok tersebut, Doku Umarov.

Dalam rekaman video yang dipasang pada Februari 2011, Umarov mengatakan, Rusia akan menghadapi "tahun darah dan air mata" jika mereka menolak meninggalkan wilayah-wilayah Kaukasus Utara, dan dalam wawancara terpisah pada Mei ia mengatakan bahwa pembunuhan pemimpin Al-Qaida Osama bin Laden tidak akan menghentikan perjuangan muslim garis keras.

Kekerasan berkobar di Kaukasus Utara yang berpenduduk mayoritas muslim, dimana gerilyawan yang marah karena kemiskinan dan terdorong oleh ideologi jihad global ingin mendirikan sebuah negara merdeka yang berdasarkan hukum sharia.

Dagestan, yang terletak di kawasan pesisir Laut Kaspia, telah menggantikan wilayah-wilayah tetangganya sebagai pusat kekerasan di Kaukasus Utara yang berpenduduk mayoritas muslim.

Dagestan berbatasan dengan Chechnya di Kaukasus Utara, dimana Rusia menghadapi kekerasan muslim garis keras, dan provinsi yang berpenduduk mayoritas muslim itu seringkali dilanda serangan dengan sasaran aparat penegak hukum dan pejabat pemerintah.

Serangan-serangan itu telah membuat Kremlin berjanji lagi menumpas gerilyawan di Kaukasus Utara. Wilayah tersebut dilanda kekerasan sejak dua perang pasca-Sovyet terjadi di Chechnya antara pasukan pemerintah dan gerilyawan separatis.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia menuduh pihak berwenang Rusia di kawasan Kaukasus Utara -- mulai dari Laut Hitam hingga Laut Kaspia -- melakukan pelangaran HAM dengan dalih menumpas militansi muslim.
Penulis: Antara/Reuters/Ririn Indriani

http://www.beritasatu.com/mobile/dunia/ ... rusia.html
Laurent
 
Posts: 6161
Joined: Mon Aug 14, 2006 9:57 am

Return to AKSI2 TERORISME ISLAM dlm Berita Internasional



Who is online

Users browsing this forum: No registered users