.

Muslim Ledakin Dua Gereja di Kenya 16 Tewas

Aksi2 terorisme, pemboman, demonstrasi kekerasan, intimidasi dan serangan2 kelompok2 Islam atas nama Islam. TIDAK termasuk honor killing, atau pembunuhan secara individu

Muslim Ledakin Dua Gereja di Kenya 16 Tewas

Postby walet » Sun Jul 01, 2012 5:53 pm

Red Cross: Blasts hit 2 churches in Kenya, killing 16


By the CNN Wire Staff
July 1, 2012 -- Updated 1016 GMT (1816 HKT)

(CNN) -- Explosions targeting two churches in Kenya near the Somali border killed at least 16 people, the Red Cross said, in the latest spate of attacks on the East African nation.

The blasts injured at least 40 others, the Red Cross said.

No one immediately claimed responsibility for the incidents.

Attacks have escalated since Kenyan forces invaded neighboring Somalia last year to battle Islamist militant group al-Shabaab, which it blamed for kidnappings of foreigners in the nation.

When Kenya pursued the militants, the terror group threatened with retaliatory attacks, saying it considers the incursion an affront to Somalia's sovereignty.

Since the invasion in October, Kenya has been targeted by a series of grenade attacks blamed on al-Shabaab or its supporters.

The grenade attacks have mostly targeted the capital of Nairobi, the port city of Mombasa and northeastern towns and refugee camps near the border with Somalia.

Garissa is close to the Somali border and the Dadaab refugee camp, where gunmen kidnapped four aid workers and killed a driver last week.

Al-Shabaab is linked to al Qaeda and has been designated a terrorist organization by the United States.

U.S. officials have issued warnings of potential attacks in the country since the incursion.

CNN's Faith Karimi and Elizabeth Joseph contributed to this report

http://edition.cnn.com/2012/07/01/world/africa/kenya-explosions/index.html?hpt=hp_t3
walet
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am

Re: Muslim Ledakin Dua Gereja di Kenya 16 Tewas

Postby walet » Sun Jul 01, 2012 6:06 pm

Serangan ke 2 Gereja Tewaskan 10 Orang


Minggu, 1 Juli 2012 | 17:15 WIB

Image
Ilustrasi Penembakan dengan Pistol

NAIROBI, KOMPAS.com - Orang-orang bersenjata menyerang dua gereja di Garissa, Kenya, Minggu (1/7/2012). Akibat serangan itu, 10 orang tewas dan puluhan lainnya luka.

Dalam serangan yang tampaknya terkoordinasi itu, sejumlah orang menyerbu kedua gereja dan menembaki jemaat yang tengah mengikuti kebaktian di kota yang berjarak 140 kilometer dari perbatasan dengan Somalia.

"Di AIC (Africa Inland Church) 10 orang tewas ditembak di dalam kompleks gereja, dan tiga orang lain terluka di Gereja Katolik," kata wakil kepala polisi daerah Philip Ndolo. "Kami mengecam aksi ini."

Menurut polisi, jumlah penyerang diperkirakan tujuh orang. Dua hari sebelumnya, orang-orang bersenjata menyerang mobil yang dikemudikan seorang warga Kenya lalu menculik empat pekerja sosial asing dari kamp pengungsi Dadaab, sekitar 80 kilometer di timur laut Garissa.

"Kami belum menahan satu tersangka pun, tapi kami mendapat laporan bahwa lima tersangka terlibat dalam serangan penembakan dan pelemparan granat di AIC, dan dua lainnya menyerang Gereja Katolik," papar Ndolo.

Kepala polisi Garissa Leo Nyongesa mengatakan, para penyerang merebut senjata-senjata polisi yang berjaga di luar gereja. Penjagaan terhadap gereja-gereja memang diperkuat menyusul terjadinya serangkaian serangan.

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas seragnan tersebut. Namun pemerintah Nairobi menuduh serangan-serangan itu mirip yang dilakukan oleh para pendukung kelompok militan yang terkait Al Shabaab di Somlaia.

Kenya menjadi sasaran serangan granat, bom, dan penembakan sejak mengirim tentara ke wilayah selatan Somalia pada Oktober 2011 lalu, untuk menumpas basis Al Shabaab di wilayah itu. Kelompok militan Somalia yang kini bergabung dengan Al Qaeda itu memperingatkan akan melancarkan serangan balasan atas tindakan tentara Kenya.

Sementara itu, Dewan Agung Muslim Kenya mengecam serangan-serangan terhadap gereja. "Semua tempat ibadah harus dihormati. Kami ikut berduka cita dan sedih karena belum ada pihak yang ditangkap hingga kini," kata Abdulghafur El-Busaidy, ketua dewan tersebut.

Sampai saat ini pihak berwenang masih menelusuri keberadaan keempat pekerja sosial yang bekerja untuk Dewan Pengungsi Norwegia (NRC) yang diculik sebelumnya. Masing-masing berkebangsaan Kanada, Norwegia, Pakistan, dan Filipina.
walet
 
Posts: 5973
Images: 16
Joined: Wed Feb 11, 2009 4:52 am


Return to AKSI2 TERORISME ISLAM dlm Berita Internasional



Who is online

Users browsing this forum: No registered users