Page 20 of 22

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Fri Jan 27, 2012 8:47 pm
by Rurik
Empat Tewas Dalam Pertikaian dengan Qaeda di Yemen
Sumber: nowlebanon.com

Empat orang termasuk seorang milisi Al-Qaeda tewas hari Sabtu (21/01/12) dalam pertikaian-pertikaian di kota Yemen-tengah di Rada, di mana sejumlah besar ekstremis mengambil alih kota itu kurang dari seminggu lalu, seorang pemuka suku mengatakan.

Para saksi mata mengatakan sebuah baku tembak dimulai ketika lusinan pejuang Al-Qaeda menggunakan senapan mesin dan mortir untuk menyerang sebuah rumah di pusat kota, memicu serangan balasan dari para penduduk.

"Empat orang, termasuk seorang dari Al-Qaeda tewas," kata pemuka suku kepada AFP.

Pertikaian ini terjadi menyusul kegagalan mediasi putaran ketiga yang gagal hari Jumat, sejak kota itu diduduki tengah malam tanggal 22 Januari.

Sumber yang sama mengatakan para juru runding tidak dapat menegosiasikan penarikan mundur para pemberontak dari kota itu karena pemimpin mereka, Tareq al-Dahab, menolak merubah tuntutannya, yaitu menjadikan Rada sebagai sebuah "emirat Islam".

Hari Jumat, seorang pejuang Al-Qaeda juga terbunuh oleh para penduduk Rada yang membentuk kelompok-kelompok perlawanan untuk mempertahankan wilayah mereka.

Kelompok militan menemui sedikit perlawanan dari pasukan keamanan ketika mereka bergerak ke Rada hari Minggu malam lalu.

Sejumlah sumber di kota mengatakan lebih dari 1000 pejuang bersenjata Al-Qaeda menginvasi Rada, yang berada di sepanjang sebuah jalur strategis yang menghubungkan Sanaa dengan wilayah selatan dan barat-daya.

Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) berupaya memanfaatkan sebuah konflik selama satu tahun melawan Presiden Yemen Ali Abdullah Saleh, dan telah mengokohkan kehadirannya di sejumlah daerah di selatan dan timur.

Para militan terkait-al-Qaeda ini telah menguasai sejumlah kota yaitu di provinsi Abyan, Shabwa dan Marib, namun kota Rada merupakan yang terdekat dengan ibukota yang dapat mereka kuasai.

Kehadiran kaum jihadis yang kuat di Yemen membuat Saleh menjadi seorang sekutu Washington dalam "perang melawan teror", sebelum pergolakan Arab yang memicu sebuah gelombang protes melawan rezim pimpinannya yang Ia tanggapi dengan kekerasan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Tue Jan 31, 2012 8:55 pm
by Rurik
Konflik Sektarian Tewaskan Sedikitnya 22 Orang di Yemen
Sumber: http://www.dailytimes.com.pk/default.asp?page=2012\01\27\story_27-1-2012_pg7_9

SANAA: Sedikitnya 22 orang tewas dalam pertempuran-pertempuran antara para pemberontak Syiah dan para pejuang dari sebuah kelompok Sunni di provinsi yang dikuasai pemberontak di Yemen timur yang bermasalah, sumber-sumber warga suku mengatakan hari Kamis (26/01/12).

Sebuah sumber yang dekat dengan para pemberontak Syiah yang dikenal sebagai kaum Houthi, mengatakan para pejuang dari sebuah kelompok Sunni yang dikenal sebagai Salafi menyerang para pemberontak tengah malam di daerah Hajja dan di Kataf di provinsi Saada, sebuah kawasan yang intens dengan konflik sektarian pada bulan-bulan terakhir.

"Kami menahan serangan itu dalam kurang dari sejam dan 13 orang tewas di Hajja dan sembilan di Kataf," kata sumber dari kelompok Houthi. Pergolakan politik memperparah kontrol pemerintah pusat atas wilayah Yemen, memudahkan sejumlah kelompok untuk menguasai provinsi-provinsi termasuk Saada.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sat Feb 04, 2012 9:25 pm
by Rurik
Al-Qaeda Irak Klaim Bertanggung-jawab atas Serangan Terhadap Kompleks Pemerintah-Pimpinan Syiah di Anbar
Sumber: washingtonpost.com

BAGHDAD - Sebuah kelompok front al-Qaida di Irak mengklaim bertanggung jawab atas serangan di sebuah kompleks pemerintahan di Baghdad barat yang merupakan bekas buku pertahanan Islamis bulan lalu dan menjanjikan serangan-serangan lainnya terhadap pemerintah-pimpinan Syiah, yang tengah berupaya mengadakan kompromi dengan anggota-anggota dari pihak Sunni.

Tujuh polisi tewas dalam baku tembak selama tiga jam antara pasukan keamanan yang didominasi orang Syiah dan militan Sunni tanggal 15 Januari di ibukota provinsi Anbar, Ramadi, 115 km barat kota Baghdad. Insiden itu merupakan baku tembak parah yang pertama bagi pasukan keamanan melawan para pemberontak tanpa dukungan militer AS.

Kekerasan telah meningkat sejak AS mengakhiri penarikan mundur pasukannya dari Irak bulan Desember. Negara ini juga berkubang dalam krisis politik setelah pemerintah pimpinan Syiah mengeluarkan sebuah perintah penahanan terhadap wapres Tariq al-Hashemi yang merupakan orang Sunni atas tuduhan terorisme. Pasukan keamanan telah menahan ratusan warga Sunni yang dicurigai memiliki hubungan dengan Partai Baath pimpinan Saddam Hussein.

Sebuah pernyataan oleh Negara Islam Irak hari Selasa lalu (31/01/12), memuji para pelaku serangan di Ramadi sebagai "sekelompok pahlawan" karena menarget tentara Irak, yang oleh kelompok ini disebut sebagai agen-agen Iran. Kelompok tersebut juga menjanjikan lebih banyak serangan, mennyatakan bahwa serangan-serangan bom belakangan ini "sangat kecil" dibandingkan serangan yang masih akan datang.

Al Qaida merupakan salah satu dari musuh utama AS di Irak. Kelompok ini berada di balik serangan-serangan paling mematikan terhadap pasukan AS, Irak dan berbagai institusi pemerintah yang didukung AS.

Sejak penarikan mundur tentara AS, al-Qaida dan militan Sunni lainnya telah meningkatkan serangan terhadap kaum Syiah, meningkatkan kekhawatiran bahwa ekskalasi kekerasan -ditambah dengan sebuah krisis sektarian di tubuh pemerintah- akan mendorong terjadinya sebuah perang sipil.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sun Feb 12, 2012 6:53 am
by Rurik
Al Qaeda Irak Klaim 2 Serangan Mematikan Terhadap Warga Syiah
Sumber: star-telegram.com

BAGHDAD - Sebuah kelompok front Al Qaeda di Irak mengklaim bertanggung-jawab atas dua serangan paling mematikan terhadap warga Syiah sejak militer AS menarik diri secara penuh bulan lalu, menegaskan sebuah krisis keamanan dan politik yang meningkat dan mengancam negara ini ke arah perang sipil.

Sebuah peningkatan serangan sejak penarikan mundur pasukan AS menewaskan lebih dari 200 orang bulan lalu dan menambah kekhawatiran akan kembalinya konflik lima tahun lalu yang sudah dekat dengan perang sipil total. Dan saat ini, tidak ada pasukan AS yang bertindak sebagai penengah antara Sunni dan Syiah.

Sebuah pernyataan dari Negara Islam Irak hari Senin (06/02/12) menyebutkan bahwa "pahlawan-pahlawan terbaik Sunni" menyusup ke dalam acara-acara keagamaan Syiah dengan rompi peledak, membunuh beberapa "orang kafir dan agen-agen Iran" dalam perayaan Arbaeen, salah satu ritual paling sakral bagi kaum Muslim Syiah.

Serangan-serangan terburuk pada ritual Arbaeen yang diklaim Al Qaeda yaitu gelombang serangan bom terkoordinasi pada tanggal 5 Januari di Baghdad dan di luar kota-selatan Nasiriyah yang menewaskan 78 orang.

Serangan kedua terjadi sembilan hari kemudian dalam sebuah ledakan dekat kota-selatan Basra. Sedikitnya 69 peziarah terbunuh.

Al Qaeda merupakan salah satu rival utama AS selama sembilan tahun peperangan di Irak.

Kontingen terakhir AS meninggalkan negara ini tanggal 18 Desember.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Wed Feb 15, 2012 10:06 pm
by Rurik
30 Tewas Dalam Perang Sektarian Yemen Menjelang Pemilu Presiden
Sumber: xinhuanet.com

SANAA, 7 Februari (Xinhua) - Sedikitnya 30 pria bersenjata tewas hari Selasa (07/02/12) dalam pertempuran yang terus berlanjut antara sebuah kelompok pemberontak Syiah dan para fundamentalis Sunni di provinsi barat-laut Yemen yang bergolak di provinsi Hajja, kata para pejabat Yemen, menggambarkan rapuhnya situasi keamanan dalam kurang dari dua minggu penyelenggaran pemilu presiden.

"Pertempuran-pertempuran yang terjadi di distrik Kishir, Washa dan Mashanna, meluas ke distrik Mastaba, mengakibatkan tewasnya sekitar 20 pemberontak Syiah dan 10 penembak Sunni dalam perang sektarian di hari Selasa itu," seorang pejabat keamanan provinsi mengatakan kepada XInhua tanpa menyebutkan identitas.

Ia mengatakan lusinan orang dari kedua pihak mengalami luka serius oleh senjata-senjata berat yang digunakan dalam adu tembak.

Ekskalasi pertikaian terjadi menyusul kegagalan sejumlah upaya oleh para mediator masyarakat suku dalam mengusahakan gencatan senjata. Ratusan warga desa lari dari rumah mereka ke daerah-daerah terpencil.

Konflik sektarian dimulai kira-kira empat bulan yang lalu ketika perselisihan terkait kepercayaan mendorong kelompok Syiah untuk menduduki Damaj, sebuah kota kecil yang didominasi warga Sunni di provinsi-utara Saada.

Pertempuran meluas baru-baru ini dari Saada ke Hajja, begitu juga ke sejumlah desa di provinsi Amran, sekitar 50 km utara ibukota Sanaa.

Pada tanggal 26 Agustus 2010, pemerintah Yemen dan kelompok Syiah menandatangani perjanjian di Doha, Qatar, untuk mensahkan sebuah gencatan senjata yang rapuh untuk mengakhiri perang tanpa henti sejak 2004, namun pertikaian-pertikaian dengan para warga suku setempat masih mengguncang kawasan ini.

Memanfaatkan berbulan-bulan protes melawan Presiden Ali Abdullah Saleh yang lengser, para pemberontak Syiah, yang juga dikenal sebagai kelompok Houthi, telah berupaya untuk memperluas kedudukan mereka di provinsi Saada, Amran dan Hajja, demikian menurut para pejabat pemerintah.

Dalam sebuah upaya untuk memulihkan keadaan dari protes massa setahun penuh yang melemahkan otoritas pemerintah di provinsi-provinsi yang bermasalah, pemerintah transisi yang miskin bersiap menyelenggarakan pemilu presiden tanggal 21 Februari, di mana wakil Saleh, Abd-Rabbu Mansour Hadi sebagai satu-satunya kandidat yang mencalonkan diri dalam pertukaran kekuasaan yang direstui PBB.

Sebelumnya pada hari Selasa, Hadi secara resmi melancarkan kampanye pencalonan dirinya di Sanaa.

Perjanjian yang diprakarsai Dewan Kerjasama Teluk bertujuan untuk menonaktifkan Salah dari jabatannya dan mengakhiri situasi keamanan yang memburuk selama serta kerusuhan selama berbulan-bulan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Fri Feb 17, 2012 9:20 pm
by Rurik
Militan Muslim Eksekusi Tiga Pria di Yemen Selatan
Sumber: reuters.com

Para militan Muslim di Yemen selatan mengatakan mereka telah mengeksekusi tiga pria hari Minggu (12/02/12) karena memberikan informasi bagi AS dalam serangan-serangan pesawat nir-awak di kawasan ini.

Para penduduk kota Jaar dan Azzari mengatakan kedua pria Saudi dan seorang Yemen dipenggal waktu senja oleh kelompok militan Ansar al-Sharia (Partisan Hukum Islam).

Seorang juru bicara bagi kelompok ini kemudian mengatakan bahwa tidak ada dari para korban yang merupakan warga negara Saudi, namun ketiganya bekerja bagi badan inteligen kerajaan, sekutu dekat AS.

Melemah selama berbulan-bulan akibat protes melawan Presiden Ali Abdullah Saleh yang telah mengundurkan diri, pemerintah Yemen kehilangan kendali atas wilayah-wilayah negara itu, memberikan ruang bagi kelompok militan Muslim untuk menancapkan pengaruhnya di kawasan selatan, terutama di provinsi Abyan.

Sejumlah tokoh kunci dalam kelompok sayap al-Qaedai basis-Yemen merupakan para militan asal Saudi yang diburu oleh otoritas di Riyadh.

Amerika Serikat, target utama bagi al Qaeda yang pernah mencoba meledakkan sebuah pesawat tujuan Detroit tahun 2009, telah melancarkan serangan-serangan pesawat nir-awak terhadap kaum militan di selatan. Bulan lalu, sedikitnya 12 orang tewas dalam satu serangan semacam ini.

Para jaksa federal AS mengatakan hari Jumat bahwa Anwar al-Awlaki, pemimpin kelompok afiliasi al-Qaeda Yemen yang tewas dalam serangan pesawat nir-awak tahun lalu, secara personal mengarahkan dan mensahkan percobaan serangan terhadap pesawat komersial itu, di mana bom yang disembunyikan di dalam pakaian-dalam oleh seorang Nigeria gagal diledakkan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sun Feb 26, 2012 7:16 am
by Rurik
2 Tentara Yemen Tewas, 10 Terluka Dalam Pertempuran Dengan Milisi Al-Qaeda
Sumber: http://en.apa.az/news

BAKU-APA - Sedikitnya dua tentara pemerintah Yemen tewas dan 10 lainnya menderita luka-luka hari Senin (20/02/12) dalam pertempuran yang berlangsung dengan para milisi al-Qaeda di provinsi Abyan yang dilanda perang, seorang pejabat keamanan mengatakan, mengutip laporan dari Xinhua.

Pertempuran sengit terjadi di sekitar pemukiman sebelah timur ibukota ZInjibar ketika lusinan milisi al-Qaeda berupaya untuk memperluas kedudukan mereka di kawasan ini, kata pejabat setempat kepada Xinhua tanpa menyebutkan identitas.

"Para prajurit dari Brigade Lapis Baja ke-201 menggagalkan upaya al-Qaeda untuk memperluas kekuasaan mereka atas pemukiman-pemukiman di Zinjibar," kata pejabat itu.

"Lusinan pejuang al-Qaeda meningkatkan serangan-serangan malam hari dalam tiga hari belakangan ini terhadap barak-barak militer di Abyan, memanfaatkan kerusuhan anti pemilu di kawasan-kawasan tetangga di selatan," tambahnya.

Abyan, sekitar 480 km selatan dari ibukota Yemen Sanaa, menderita pertempuran berat setiap hari setelah ratusan milisi dari Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) merebut ZInjibar dan sedikitnya tiga kota lainnya pada bulan Mei 2011.

Pertempuran yang tengah berlangsung menunjukkan situasi keamanan negara yang buruk menjelang pemilu presiden yang dipercepat pada hari Selasa, yang akan mengakhiri kekuasaan Presiden Saleh.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sun Feb 26, 2012 7:16 am
by Rurik
Al-Qaeda Klaim Bertanggung-Jawab Atas Pembunuhan Para Pejabat Inteligen Yemen
Sumber: english.cri.cn

Al-Qaeda basis-Yemen mengklaim bertanggung-jawab atas pembunuhan sejumlah perwira inteligen senior Yemen bulan lalu, dalam sebuah pernyataan yang ditulis pada website-website kelompok jihad hari Senin (20/02/12).

Dalam sebuah pernyataan yang didapat oleh kantor berita Xinhua, sayap al-Qaeda mengatakan pihaknya "membunuh Mayor Saleh al-Jabri, kepala penjara Badan Keamanan Politis Sanaa pada 23 Januari di provinsi Dharnar, sekitar 100 km selatan ibukota Sanaa.

"Al-Jabri bertanggung-jawab menyiksa para anggota kami sejak Februari 2011 di penjara inteligen di Sanaa," sebut pernyataan itu.

"Kami juga menyerang sebuah mini-bus yang membawa sejumlah pejabat inteligen di kota-pelabuhan-selatan Aden bulan lalu, menewaskan sejumlah dari mereka dan melukai beberapa lainnya cukup parah," sebut sumber.

Lusinan pejuang al-Qaeda ditahan di penjara-penjara di Sanaa, demikian menurut para pejabat keamanan.

Personel inteligen Yemen telah menjadi target dalam beberapa bulan terakhir oleh al-Qaeda-di-Semenanjung-Arab (AQAP) basis Yemen.

Kelompok terors ini juga mengklaim perannya dalam pembunuhan seorang pemimpin pemberontak Houthi yang diidentifikasi bernama Hassan al-Mu'eyad di provinsi-timur-laut Marib bulan lalu. Al-Qaeda mengatakan pihaknya menarget empat komandan pemberontak Syiah lainnya di provinsi-utara Saada, sebuah kubu pertahanan penting bagi kelompok pemberontak Syiah.
...................................................

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Mon Feb 27, 2012 7:09 pm
by Rurik
Sayap al-Qaeda Irak Klaim Bertanggung-Jawab Atas Gelombang Serangan Bom
Sumber: panarmenian.net

PanARMENIAN.Net - Sayap al-Qaeda Irak telah mengklaim bertanggung-jawab atas gelombang serangan bom dan serangan-serangan jenis lainnya yang menewaskan lusinan orang di Baghdad, dan seantero negeri itu sehari sebelumnya, Associated Press melaporkan.

Negara Islam Irak mengatakan pihaknya menarget pasukan keamanan dan para pejabat pemerintah sebagai "pembalasan dendam atas upaya pemusnahan dan penyiksaan yang dihadapi oleh pria dan wanita Sunni di penjara-penjara Baghdad dan kota-kota lainnya."

Rangkaian serangan sepanjang hari itu yang terjadi di 12 kota di seluruh penjuru Irak telah menewaskan 55 orang dan melukai 255 orang. Klaim al-Qaeda tersebut ditulis pada website-website kaum militan hari Kamis lalu, 23 Februari.

Dalam dua bulan terakhir sejak penarikan mundur pasukan AS dari Irak, al-Qaeda dan militan Sunni meningkatkan serangan-serangan mereka terhadap kaum Syiah, menimbulkan kecemasan akan kebangkitan baru dari kekerasan sektarian.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Wed Feb 29, 2012 6:44 pm
by Rurik
Al-Qaeda Klaim Bertanggung-Jawab Atas Pemboman di Hadramaout
Sumber: yemenpost.net

Sayap al-Qaeda basis-Yemen mengklaim dirinya bertanggung-jawab atas ledakan bom mobil yang menewaskan 28 tentara di provinsi-selatan Yemen, Hadramout (25/02/12).

Sebuah sumber dalam tubuh al-Qaeda membenarkan bahwa pihaknya bertanggung-jawab atas serangan bunuh diri tersebut yang menarget personel militer, umumnya dari kesatuan elit Garda Republik yang dipimpin oleh putra-tertua mantan Presiden Saleh, Ahmed, demikian seperti dilaporkan oleh Reuters.

"Serangan ini merupakan balasan atas kekejaman tanpa henti dari Garda Republik," Reuters mengutip sumber al-Qaeda.

Serangan di depan istana kepresidenan di al-Mokala, ibukota provinsi Hadramout, telah memperkeruh situasi seremonial pengangkatan sumpah presiden Yemen yang baru, Abdu Rabu Mansour Hadi.

Insiden terjadi hanya beberapa jam setelah presiden baru diambil sumpah oleh parlemen Yemen, bahwa tidak akan ada penundaan dalam peperangan melawan para teroris al-Qaeda, yang mengambil keuntungan dari kerusuhan yang mencengkeram negara ini setahun terakhir, di wilayah selatan Yemen.

Al-Qaeda berhasil memperkuat kedudukannya di provinsi-provinsi sebelah selatan dan timur yang miskin dan terpecah-belah dengan menguasai beberapa wilayah di kawasan tersebut.

Yemen merupakan sekutu bagi Barat dalam peperangan mereka melawan jaringan teror, namun demikian kerjasama dalam pemberantasan terorisme terganggu oleh adanya pergolakan politik yang berkepanjangan selama lebih dari satu tahun.

Saleh telah kembali ke ibukota Sana'a hari Sabtu pagi untuk menghadiri perayaan penyerahan kekuasaan pada hari Senin.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Thu Mar 08, 2012 7:21 pm
by Rurik
Militan Tewaskan 110 Tentara Dalam Pemboman di Yemen
Sumber: scotsman.com

Para militan terkait-al-Qaeda kemarin (05/03/12), merayakan salah satu serangan tersukses mereka terhadap militer Yemen dengan parade alutsista militer, setelah menewaskan 110 tentara, di saat yang bersamaan ketika presiden Yemen menyatakan akan menumpas kelompok ini dengan kekuatan penuh.

Kaum militan menyatakan mereka juga menangkap 70 tentara dalam sebuah serangan tiba-tiba, setelah ledakan-ledakan bunuh diri di dua pos militer di luar kota-selatan Zinjibar hari Minggu, serangan terburuk sejak presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi menduduki jabatannya bulan lalu.

Para penduduk mengatakan militan dari kelompok Ansar al-Sharia yang terkait al-Qaeda, memamerkan senjata dan mobil-mobil tempur mereka, mengumandangkan "kemenangan" mereka dengan pengeras suara di jalanan kota Jaar, yang saat ini menjadi kubu pertahanan kelompok militan, sekitar 10 mil utara ibukota provinsi-Abyan Zinjibar.

Seorang warga mengatakan: "Perayaan ini berlangsung sejak tadi malam, mereka merayakan apa yang disebut sebagai keuntungan bagi Ansar al-Sharia, dan mereka memamerkan barang rampasan di depan masyarakat."

Sedikitnya 20 militan juga menjadi korban tewas dalam pertempuran itu.

Presiden Hadi mengatakan: "Kami bertekad untuk memerangi terorisme dengan segala upaya dan....menemukan kelompok teroris hingga tempat persembunyiannya yang terakhir."

Aksi kekerasan menjadi poin penting permasalahan-permasalahan yang dihadapi presiden Hadi dalam usahanya menstabilkan Yemen setelah setahun pergolakan politik, yang pada akhirnya menjungkalkan pendahulunya, Ali Abdullah Saleh.

Pihak medis mengatakan sedikitnya 110 tentara Yemen tewas dalam serangan bom dan baku tembak susulan saat itu, antara tentara pemerintah dan militan.

Zinjibar -direbut oleh kelompok militan bulan Mei lalu- menjadi medan baku tembak reguler antara militer dan para pejuang Muslim.

Minggu lalu Ansar-al-Sharia mengatakan bahwa pihaknya akan melancarkan serangan-serangan yang deras, kecuali jika militer menarik keberadaannya dari Zinjibar dalam waktu sepuluh hari.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sun Mar 18, 2012 8:03 am
by Rurik
Pembom Bunuh Diri Tewaskan Empat Tentara Yemen
Sumber: reuters.com

SANAA (Reuter) - Sedikitnya empat tentara Yemen tewas hari Selasa (13/03/12) ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan sebuah mobil bermuatan bom dekat sebuah pos pemeriksaan di daerah selatan negara ini, sebuah sumber kepolisian mengatakan, dalam serangan yang diklaim kelompok terkait al-Qaeda.

Pemboman itu merupakan yang terkini dalam rangkaian serangan-serangan oleh para militan Muslim, yang meningkatkan operasi-operasi mereka sejak presiden Abd-Rabbu Mansour Hadi menduduki jabatannya bulan lalu, menjanjikan perang melawan sayap regional al-Qaeda.

Sedikitnya empat tentara terluka dalam serangan itu yang terjadi di pinggiran kota-selatan al-Bayda, sumber kepolisian mengatakan kepada Reuters. Gubernur provinsi al-Bayda mengatakan pertempuran antara militer dan "para teroris" muncul setelah terjadinya ledakan.

Para pelaku yang mengendarai mobil itu meledakkan diri setelah berhenti dekat sebuah pos pemeriksaan," kata sumber. "Mobil itu hancur berkeping-keping, menewaskan empat tentara seketika. Empat tentara lainnya dibawa ke rumah sakit dengan luka parah."

Kelompok militan Ansar al-Sharia (Partisan Hukum Islam) mengatakan pihaknya bertanggung-jawab atas pengeboman dan mengatakan telah membunuh 27 tentara, dalam sebuah pesan yang dimaksudkan mewakili mereka. Kelompok ini menyatakan kehilangan tiga pejuangnya.

Gubernur al-Bayda mengatakan para militan yang tewas termasuk dua pemimpin al-Qaeda setempat.

Kelompok militan mengatakan serangan tersebut merupakan aksi balas dendam atas serangan-serangan udara terhadap provinsi al-Bayda dan Abyan, yang dituding berasal dari pesawat-pesawat nir-awak AS. Washington berulangkali menggunakan serangan pesawat tak-berawak untuk menarget kelompok militan di Yemen.

Lebih dari 60 pejuang Muslim tewas minggu lalu dalam serangan-serangan udara yang dilaksanakan Amerika Serikat dan Yemen.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Tue Mar 20, 2012 6:14 pm
by Rurik
Al-Qaeda Klaim Pembunuhan Polisi Irak
Sumber: rferl.org

Sebuah kelompok Islamist Irak yang terkait Al-Qaeda telah mengklaim bertanggung-jawab atas serangan-serangan pada awal bulan ini yang menewaskan sedikitnya 25 polisi di kota-Irak-Barat, Haditha.

Negara Islam Irak mengatakan dalam pesannya yang ditulis pada sebuah website kelompok militan tanggal 15 Maret lalu, bahwa para pejuangnya dengan mudah menguasai Haditha pada tanggal 5 Maret dini hari.

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa dua pejuang Al-Qaeda tewas, dan tidak ada yang tertangkap dalam razia di wilayah yang didominasi warga Sunni itu.

Pasukan keamanan Irak mengatakan minggu lalu bahwa empat militan tewas dalam penggerebekan, dan 10 tersangka telah ditangkap dalam kaitannya dengan penyerangan-penyerangan tersebut.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Thu Mar 22, 2012 5:51 pm
by Rurik
Al Qaeda Klaim Serangan-Serangan di Irak
Sumber: news.smh.com.au

Kelompok garis-depan Al-Qaeda di Irak telah mengklaim bertanggung-jawab atas gelombang serangan-serangan berdarah terkini, yang menewaskan 46 orang di delapan kota di seantero Irak.

Sebuah pesan yang ditulis hari Rabu (20/03/12), pada sebuah website kelompok militan mengatakan bahwa Negara Islam Irak ingin membuktikan betapa lemahnya rancangan keamanan pemerintah Irak, menjelang sidang Liga Arab minggu depan di Baghdad.

Sedikitnya 46 orang tewas dan lebih dari 200 terluka akibat berbagai penembakan dan serangan bom pada hari Selasa, yang terjadi dalam kurun enam jam.

Al-Qaeda mengatakan "singa-singa Sunni"-nya merusak "rancangan b*doh pemerintah" untuk konferensi tersebut.

Pertemuan para pemimpin Arab ini merupakan yang pertama di Irak dalam masanya. Pemerintah Irak berharap pertemuan itu menjadi sebuah kesempatan untuk membuktikan bahwa negera ini telah mengarah pada stabilitas setelah bertahun-tahun menderita peperangan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Fri Mar 23, 2012 4:19 pm
by Rurik
Kelompok Islamis Klaim Bom Syria Untuk "Membela Kaum Sunni"
Sumber: english.alarabiya.net

Sebuah kelompok Islamis mengklaim bertanggung-jawab atas serangan-serangan bom mobil bunuh diri minggu lalu di Damaskus pusat, sebagai pembalasan atas "pembantaian warga Sunni" oleh rezim Syria, dalam sebuah pernyataan online hari Rabu (21/03/12).

'Front Al-Nusra untuk Perlindungan Negeri Syam', dalam pernyataannya pada situs-situs Islamist, mengatakan para pejuangnya melaksanakan "serangkaian operasi-operasi militer....khususnya terhadap instalasi angkatan udara" miliki "rezim kriminal" di Damaskus.

Serangan-serangan tersebut dilakukan "sebagai respon atas serbuan yang terus berlanjut oleh rezim di distrik-distrik pemukiman di Homs, Idlib, Hama dan Daraa," kata sumber, menyebut pusat-pusat oposisi di seluruh Syria.

"Kami akan merespon kejahatan-kejahatan yang dilakukan oleh rezim" di kota-pusat Homs, ancam sumber, menuntut rezim yang dipimpin kaum Alawite -sebuah cabang dari Islam Syiah- untuk "menghentikan pembantaian terhadap orang Sunni."

AFP belum dapat membuktikan keaslian pernyataan itu.

'Front Al-Nusra untuk Perlindungan Negeri Syam' pertama kali dikenal pada akhir Februari setelah mengklaim pemboman bunuh diri di Damaskus dan Aleppo, kota terbesar kedua di Syria.

Kelompok ini mengatakan bahwa serangan-serangan tersebut dimaksudkan "untuk membela warga Homs" yang dikepung pasukan rezim.

Sebuah video yang diunggah di forum-forum jihadis menunjukkan sebuah rekaman penghancuran yang disebabkan serangan bom mobil tanggal 6 Januari di Damaskus yang menewaskan 26 orang, dan ledakan ganda bom mobil di Aleppo pada 10 Februari yang menewaskan 28 orang,

Sebuah ledakan bunuh diri berganda menarget instalas-instalasi keamanan di Damaskus hari Sabtu telah menewaskan 27 orang, kementerian Dalam Negeri menyatakan, sehari sebelum sebuah serangan serupa yang menewaskan dua orang di Aleppo, pusat bisnis Syria.

Syria menyalahkan sejumlah aksi pemboman pada "kelompok-kelompok teroris bersenjata" yang bertanggung-jawab atas satu-tahun pertumpahan darah, yang oleh sejumlah lembaga monitor disebut telah menelan 9.100 korban jiwa dalam sebuah razia brutal.

Pemerintah juga menyebut bahwa al-Qaeda ikut berperan dalam aksi kekerasan, sementara para aktivis oposisi menuduh rezim Damaskus telah membuat serangan-serangan manipulasi seperti bom mobil untuk menyulut perselisihan sektarian.

Menurut lembaga monitor asal AS -SITE Intelligence Group-, jaringan teror ini muncul pada 23 Januari lewat sebuah pesan yang menyerukan perlawanan bersenjata terhadap rezim.

Bulan lalu, kepala badan inteligen AS James Clapper mengatakan cabang al-Qaeda di Irak mungkin terlibat dalam sejumlah pemboman bunuh diri bulan Januari dan Februari di Syria, dengan menyusup pasukan pemberontak yang berperang melawan rezim presiden Bashar al-Assad.

Serangan-serangan bom tersebut "memiliki ciri khas al-Qaeda", kata Clapper waktu itu. "Dan oleh karena itu kami yakin bahwa al-Qaeda di Irak telah memperluas jangkauannya ke Syria."

Pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri telah menyatakan dukungannya pada para pemberontak Syria.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Fri Mar 23, 2012 9:11 pm
by muhamad haram
@Atas...
Saya merinding membaca postingan anda...
Ck ck ck ck....muslim ngeri kaleee..... [-(

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Fri Apr 06, 2012 6:12 pm
by Rurik
Al Qaeda Klaim Telah Membunuh 30 Tentara di Yemen
Sumber: newstrackindia.com

Aden, 31 Maret (IANS) - Kelompok teroris Al Qaeda hari Sabtu (31/03/12), mengklaim telah menewaskan sedikitnya 30 tentara Yemen dan merebut sebuah pangkalan militer setelah baku tembak mematikan dengan pasukan pemerintah, Xinhua melaporkan.

Baku tembak terjadi di provinsi-selatan Lahj yang bermasalah, seorang perwira militer mengatakan dengan meminta kerahasiaan identitas.

Sekitar 20 militan menyerbu sebuah barak militer dari Brigade Mekanis ke-201 di pemukiman kota Jaar, menewaskan lebih dari 20 tentara.

Dalam sebuah pesan teks yang dikirim ke kantor berita Xinhua, seorang juru bicara Al Qaeda mengatakan bahwa pihaknya membunuh sebanyak 30 tentara dalam serangan itu.

"Dalam pertempuran, para pejuang suci kami menyerang sebuah basis militer, menewaskan lebih dari 30 tentara dan banyak lainnya yang menyerah...kami berhasil merebut basis ini bersama dengan persenjataan berat, tank dan mobil-mobil lapis baja." bunyi pesan tersebut.

Sedikitnya delapan milisi Al-Qaeda terbunuh, kata perwira militer.

Setelah tiga jam pertempuran berat, pasukan militer Yemen meninggalkan basis militer tersebut dan mengundurkan diri dari kawasan, kata sumber.

Kelompok militan memicu dua buah ledakan di pangkalan tersebut setelah pengunduran diri militer, sumber mengatakan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sat Apr 14, 2012 2:58 pm
by Rurik
Sedikitnya 60 Tentara Tewas Dalam Pertempuran dengan Al-Qaeda di Yemen selatan
Sumber: xinhuanet.com

SANAA, 9 April (Xinhua) - Para militan dari sayap al-Qaeda basis-Yemen hari Senin (09/04/12) menyerang sejumlah barak militer di provinsi-selatan Yemen di Abyan, yang memicu pertempuran-pertempuran mematikan yang mengakibatkan 60 tentara tewas dan lusinan lainnya luka-luka, para pejabat setempat dan kepala suku mengatakan kepada Xinhua.

Pertempuran-pertempuran sengit terjadi antara pasukan pemerintah yang didukung para pejuang suku dan milisi Al-Qaeda, setelah kelompok teroris menyerang sejumlah barak dari Brigade lapis-baja ke-111 dan 119 di pinggiran kota Lauder, sekitar 150 km sebelah timur-laut Zinjibar, ibukota provinsi Abyan, seorang pejabat pemerintah setempat mengatakan tanpa menyebut identitas.

Lusinan pejuang suku lantas bergabung dengan militer dan berhasil menggagalkan serangan-serangan oleh jaringan al-Qaeda, yang berupaya memperkuat kehadirannya di Abyan dan mengambil kendali kota Lauder, pejabat itu mengatakan.

Sementara itu, seorang pejabat di provinsi-tetangga Aden mengatakan kepada Xinhua lewat telephone bahwa "menurut laporan keamanan terakhir dari baku tembak yang tengah berlangsung dengan al-Qaida di kota Lauder, kami kehilangan sedikitnya 60 tentara dari Brigade Lapis Baja ke-111".

Lima perwira senior militer tewas dalam pertempuran itu, kata dia, menambahkan bahwa ofensif di kota Lauder merupakan yang ketiga kalinya dalam waktu kurang dari tiga bulan oleh para pejuang al-Qaeda.

Para penduduk setempat di Abyan mengatakan bahwa pesawat-pesawat tempur Yemen membom sejumlah posisi militan al-Qaeda menyusul baku-tembak yang masih berkelanjutan pada Senin malam.

Kementerian Pertahanan Yemen menyebutkan dalam sebuah pernyataannya hari Senin malam bahwa 40 pejuang al-Qaeda tewas dalam pertempuran di Abyan.

Namun demikian, pemberontak al-Qaida di Semenanjung Arab (AQAP) merilis pernyataan hari Senin malam, menyebutkan bahwa "empat pejuangmua tewas dalam berbagai pertempuran, dan 16 lainnya luka-luka".

Serangan-serangan terhadap barak militer yang memicu baku tembak sehari-suntuk bertujuan mengambil alih kendali kota Lauder, kata sumber, menambahkan bahwa pihaknya merebut sejumlah besar senjata berat dari militer.

"Kami berhasil menguasai seluruh pinggiran kota Lauder dan merebut tiga situs milik tentara pemerintah. Kami juga mengepung kita ini di mana tentara pemerintah terjebak," kata AQAP, bertekad untuk menerobos ke dalam kota dan membunuh para tentara di dalamnya.
.................................................................................

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sat Apr 14, 2012 3:00 pm
by Rurik
Cabang al-Qaeda Klaim Bertanggung-Jawab Atas Serangan Mematikan Yemen
Sumber: CNN.com

Sedikitnya delapan tentara tewas dan lima lainnya terluka ketika para tersangka militan Muslim menyerang sebuah pos militer di provinsi-timur Mareb dini hari Selasa (10/04/12), tiga pejabat keamanan dan seorang pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan kepada CNN.

Seorang komandan di pos keamanan Mareb mangatakan para militan bersenjatakan senapan mesin dan granat, mengendarai empat mobil pick-up Toyota, menyerang para tentara di daerah al-Shabkar. Ia mengatakan militan melarikan diri ke provinsi-tetangga Jawf setelah 40 menit baku tembak.

Ansar al-Sharia, sebuah kelompok cabang al-Qaeda yang saat ini menguasai provinsi-selatan Abyan, mengumumkan bertanggung-jawab atas serangan tersebut dalam sebuah pernyataan. Kelompok ini mengatakan 15 tentara Yemen dan seorang pejuangnya tewas. Sumber juga mengatakan bahwa pihaknya merampas sejumlah kendaraan lapis baja dalam serangan itu.

Seorang pejabat Kementerian Pertahanan mengatakan lima militan tewas ketika militer mencoba menangkal serangan.

"Insiden Marib merupakan bagian dari rangkaian serangan tak terduga melawan pasukan pemerintah. Serangan-serangan seperti ini makin rumit dan mematikan," kata pejabat tersebut kepada CNN dengan merahasiakan identitasnya.

"Mareb merupakan sebuah sarang nyaman bagi al-Qaeda dan pemerintah yang baru akan mencoba membersihkan provinsi ini dari kehadiran mereka," kata sumber.

Para penduduk mengatakan kelompok militan mengambil mayat-mayat korban mereka dan menguburnya.

Serangan ini terjadi ketika militer mengintensifkan perang terhadap al-Qaeda di Abyan. Sedikitnya 20 militan tewas ketika tentara dan pejuang sipil menangkis sebuah serangan hebat untuk menduduk distrik Loder di provinsi ini hari Senin, otoritas menyatakan.

Presiden baru Yemen, Abdu Rabu Mansour Hadi, telah berjanji untuk memerangi al-Qaeda dan menyerukan segenap warga negara untuk memberikan bantuan.

Re: Terorisme Islam Zona Timur Tengah

PostPosted: Sat Apr 21, 2012 11:35 am
by Rurik
Militer Yemen Bentrok Melawan Islamist, 34 Tewas
Sumber: reuters.com

ADEN (Reuters) - Sedikitnya 34 orang, mayoritas militan Islamis, tewas dekat kota-selatan Yemen Lawdar hari Jumat (13/04/12), dalam pertempuran-pertempuran antara pasukan keamanan dan sebuah kelompok terkait al-Qaeda, sumber-sumber pejabat dan warga suku menyebutkan.

Militer Yemen melancarkan sebuah ofensif lima hari lalu, melawan para pemberontak Muslim yang menyerang sebuah kamp militer di pinggiran kota Lawdar.

Pemerintah memperkuat usahanya pada hari Jumat, mengirim unit elit anti-terorisme dari ibukota Sanaa untuk bergabung dalam perang, demikian menurut para pejabat setempat.

Kementerian Pertahanan mengatakan 28 militan tewas dalam berbagai pertempuran di barat Lawdar, menurut pernyataan pada website kementerian. Seorang pejabat setempat dan sumber-sumber warga suku menyebutkan tiga orang militan dan tiga warga suku yang berperang bersama pasukan pemerintah, tewas dalam pertempuran-pertempuran terpisah di luar Lawdar.

Insiden ini mengakibatkan jumlah korban sejak konflik dimulai hari Senin meningkat hampir 200 orang, demikian menurut sumber-sumber setempat.

Seorang pejabat setempat mengatakan Angkatan Udara Yemen meghantam dua situs yang dikuasai Ansar al-Sharia, sebuah grup yang memiliki koneksi dengan al-Qaeda, namun tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Pejabat lainnya mengatakan mengatakan pasukan keamanan menahan seorang pemimpin senior al-Qaeda dari Lawdar.

Kelompok Islamis mengatakan dalam sebuah pesan email hari Jumat bahwa para pejuangnya menewaskan 37 warga suku yang berperang untuk pemerintah dalam dua hari terakhir, tujuh di antaranya tewas pada hari Jumat.

Sumber juga mengatakan bahwa para milisinya pada hari Kamis meluncukan sebuah roket ke arah rumah seorang kepala keamanan di kota-selatan Aden, menewaskan tiga petugas keamanan dalam baku tembak susulan.

Kelompok ini mengambil alih kedudukan atas wilayah yang cukup besar di Abyan selama pergolakan yang memicu pergantian jabatan Presiden Ali Abdullah Saleh kepada wakilnya.

Arab Saudi dan Amerika Serikat berharap kontrak politik tersebut akan mencegah al-Qaeda memperkuat kedudukannya di dekat jalur-jalur pengiriman minyak.

Konflik dengan para Islamist di daerah selatan merupakan salah satu dari sejumlah tantangan yang dihadapi presiden baru, Abd-Rabbu Mansour Hadi, yang telah berjanji untuk memerang al-Qaeda.