.

Kenalan Sama ISLAM

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Kenalan Sama ISLAM

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Mon Jan 08, 2007 6:21 am

Sebelumnya mohon maaf, ulasan ini hanya bagi mereka yang benar2 ingin mengetahui ajaran Islam atau mereka yang sedang mencari apa yang saya sebut sebagai KEBENARAN SEJATI.
Saya harap bagi netter yang non-muslim untuk menanggapi ataupun menanyakan dengan wajar. Tidak ada hujatan, cacian, makian, atau lainnya.
Bagi yang berminat silahkan untuk sharing dan berdiskusi....
Kepada netter muslim juga untuk lebih memperhatikan kembali bahwa apa yang kita bawa adalah cahaya. Maka, jangan biarkan cahaya Islam itu redup karena kepribadian kita, maaf sebelumnya, tapi tunjukkanlah bahwa Islam itu adalah Rahmatan lil Alamin. Walaupun memang sebuah PERANG wajib dilakukan untuk menegakkan agama Allah. Tapi, saat ini situasinya berbeda. Apalagi sudah saya sebutkan di atas aturan main untuk netter non-muslim. Jadi di sini semuanya seimbang.

Sebelum membahas apa itu Islam, maka ada beberapa titik tekan yang harus diketahui ketika kita ingin benar2 memahami sesuatu. Adalah tetap menggunakan hati untuk memahami sebuah keyakinan, apalagi Islam. Karena betapapun hebatnya akal kita, tapi masih tetap memiliki keterbatasan. Bukankah kita tidak bisa menunjukkan di mana letak gula yang manis pada secangkir kopi manis? Atau pernahkah kita untuk berpikir dapat menghitung seluruh jumlah bintang yang bertebaran di angkasa dalam waktu satu jam?
Maka akan sama ketika kita ingin mempelajarai hakikat Tuhan, Islam, dan ajarannya. Bukankah dalam diri manusia terdiri dari jasad, akal, dan ruh? Maka seimbangkanlah...

Sebelum melanjutkan, ada yang ingin berkomentar? (bukan menghujat atau mencaci)
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Kane » Mon Jan 08, 2007 11:18 am

Lanjut aja, setelah jelas apa yang anda maksud saya yakin banyak yang akan ikutan...silahkan...
User avatar
Kane
 
Posts: 1619
Joined: Thu Jul 27, 2006 2:48 pm
Location: Bandung, Indonesia

Postby kong na'if » Wed Jan 10, 2007 2:28 pm

Terus aja lanjuuttt ...... !!!!
User avatar
kong na'if
 
Posts: 159
Joined: Mon Sep 18, 2006 8:39 am

Postby Hand15 » Wed Jan 10, 2007 5:46 pm

Gua percaya anda itu termasuk yg moderat. Tapi herannya yg fundamentalis(Kalo nggak yg ekstrimis) makin aja berkembang pesat.
Yg lebih parahnya lagi, kelompok ekstrimis itu mengajarkan kekerasan.

Btw, agama lain juga ada yg ektrimis, tapi nggak berkembang dengan pesat.

Tanya ken-apa...
Hand15
 
Posts: 382
Joined: Wed Oct 05, 2005 2:40 am

Postby openyourmind » Wed Jan 10, 2007 8:07 pm

Saya ada sedikit pertanyaan...Mengapa pada saat misalnya Amrozi cs membom Bali tidak ada ormas islam yang berani dengan lantang bilang, "Amrozi itu bukan islam karena dia melanggar islam yang katanya agama damai!!!" atau "Amrozi cs itu adalah aliran sesat islam"? Kenapa protes para muslim di Indonesia khususnya tidak sehebat kalo saat protes tentang palestina atau irak? Padahal jelas-jelas bom Bali merugikan perekonomian Indonesia khususnya bali.
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby kapok_jadi_mualaf_ihhhhhh » Thu Jan 11, 2007 2:13 am

imam bukhari dan imam muslim juga meriwayatkan hadits dari abu hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

Tidak akan terjadi hari kiamat sebelum kaum muslimin memerangi orang-orang Yahudi. Kemudian kaum muslimin membunuh mereka sampai orang Yahudi bersembunyi di belakang batu atau pohon. Maka batu -atau- pohon itu berkata : Wahai muslim, wahai hamba allah, ini di belakangku ada Yahudi, kemarilah lalu bunuhlah. Kecuali pohon Gharqad (sebuah pohon berduri yang dikenal dikalangan bangsa Yahudi), sesungguhnya Gharqad itu adalah salah satu pohon bangsa Yahudi
User avatar
kapok_jadi_mualaf_ihhhhhh
 
Posts: 430
Joined: Sun Oct 08, 2006 11:04 pm

Re: Kenalan Sama ISLAM

Postby luv_nice » Thu Jan 11, 2007 11:19 am

Hudzaiyfah al-Fadhliy wrote:Sebelumnya mohon maaf, ulasan ini hanya bagi mereka yang benar2 ingin mengetahui ajaran Islam atau mereka yang sedang mencari apa yang saya sebut sebagai KEBENARAN SEJATI.
Saya harap bagi netter yang non-muslim untuk menanggapi ataupun menanyakan dengan wajar. Tidak ada hujatan, cacian, makian, atau lainnya.
Bagi yang berminat silahkan untuk sharing dan berdiskusi....
Kepada netter muslim juga untuk lebih memperhatikan kembali bahwa apa yang kita bawa adalah cahaya. Maka, jangan biarkan cahaya Islam itu redup karena kepribadian kita, maaf sebelumnya, tapi tunjukkanlah bahwa Islam itu adalah Rahmatan lil Alamin. Walaupun memang sebuah PERANG wajib dilakukan untuk menegakkan agama Allah. Tapi, saat ini situasinya berbeda.


Anda bilang wajib, tapi juga bilang situasinya sudah lain. Apakah yg anda maksud sesuatu yg wajib dlm ajaran islam itu bisa direlatifkan? Kalau begitu apakah benar Islam yg relatif, tanpa kepastian??
luv_nice
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Re: Kenalan Sama ISLAM

Postby SQUALL LION HEART » Thu Jan 11, 2007 1:11 pm

luv_nice wrote:Anda bilang wajib, tapi juga bilang situasinya sudah lain. Apakah yg anda maksud sesuatu yg wajib dlm ajaran islam itu bisa direlatifkan? Kalau begitu apakah benar Islam yg relatif, tanpa kepastian??


berari islam mempunyai dua sisi mata koin ???
SQUALL LION HEART
 
Posts: 2430
Joined: Thu Nov 23, 2006 8:56 am
Location: ujung langit

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Sun Jan 14, 2007 6:00 am

Yup, perang Wajib dilakukan bagi kaum kafir Harbi, yaitu kaum kafir yang memerangi Islam. Islam mewajibkan memerangi / membunuh (untuk mencegah kemungkaran) orang yang:
1. membunuh orang lain tanpa sebab,
2. Menghina Allah dan Rasul-Nya dengan sengaja untuk memprovokasi ummat Islam,
3. Menjajah tanah air Islam ataupun tanah air yang bukan haknya,
4. Mengusir penduduk dari tanah airnya sendiri,
5. Berzina padahal sudah menikah (hal ini pun dilakukan kepada orang Islam juga),
6. Dengan sengaja menyatakan perang terhadap Islam,

Di sini situasinya berbeda karena banyak di antara temen2 yang memang belum memahami Islam, jadi sepertinya "penghinaan" yang dilakukan bukan atas dasar kebencian yang sebenarnya, tapi karena temen2 memang belum memahami Islam lebih jauh lagi.
Last edited by Hudzaiyfah al-Fadhliy on Sun Jan 14, 2007 6:21 am, edited 1 time in total.
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Sun Jan 14, 2007 6:10 am

Tambahan, Islam memang penuh dengan ambivalensi. Tapi, yang saya kagum dari ISlam, adalah Islam senggup menyelaraskan ambivalensi itu dalam satu jalan yang beriringan namun sama sekali tidak bertentangan. Lengkapnya coba baca bukunya Ust. Anis Matta (Dari Gerakan ke Negara, Mencari Pahlawan Indonesia, Menikmati Demokrasi, dan Arsitek Peradaban)
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Sun Jan 14, 2007 6:14 am

Saya lanjutkan......
Berbicara tentang Islam, maka berarti kita berbicara mengenai hakikat kehidupan. Karena Islam datang untuk menjawab pertanyaan2 mendasar yang sering terlontar dalam pikiran kita, namun kita sendiri tidak sanggup untuk menjawabnya.
Pertama, dari mana kita berasal?
Kedua, untuk apa kita hidup di dunia ini?
Ketiga, ada apa setelah kematian?


Ada yang bisa jawab ketiga pertanyaan itu?
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Sun Jan 14, 2007 6:17 am

Untuk menjawab pertanyaan sperti itu, maka Allah sebagai pencipta mengutus Rasul-Nya kepada ummat manusia, pada kaumnya masing-masing. Kecuali nabi Muhammad yang datang untuk seluruh ummat. Ibrahim, Musa, Ilyas, Ilyasa, Isa, dan Rasul2 lainnya sengaja diutus untuk memberitahukan jawaban2 dari pertanyaan2 tadi. Melalui apa? Firman-Nya yang termuat dalam shuhuf2 (lembaran2) atau kitab (zabur, taurat, injil, dan al-Quran).

Maka, al-Quran (saya tidak akan menggunakan kitab suci yang lain, karena al-Quran telah sempurna) telah menjelaskan bahwa kita berasal dari Allah dan akan kembali pada-Nya. (inna lillah wa inna ilaiyhi raajiun). Ini adalah jawaban pertama.

Kedua, Islam juga menjelaskan dalam al-Quran al-Kariem bahwa manusia diciptakan ke dunia setidaknya untuk dua hal: beribadah kepada Allah (QS. 33:72 dan 51:56) serta menjadi khalifah di muka bumi (QS. 2:31). Itulah tugas manusia yang diamanahkan oleh Allah SWT.

Ketiga, Islam mengajarkan bahwa kehidupan manusia terbagi dalam beberapa alam, yaitu: Alam ruh, Alam dunia, alam kubur, dan alam akhirat. Jadi, kematian dalam Islam bukanlah akhir dari segalanya, namun justru awal dari segalanya. Kita mempertanggungjawabkan segala yang telah kita lakukan di dunia kepada Allah SWT. Firman Allah dalam QS. Al-Zalazah, 99:7-8:
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (atom) pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah (atom) pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.”
Bersambung...
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby midgard » Sun Jan 14, 2007 1:01 pm

Hudzaiyfah al-Fadhliy wrote:Saya lanjutkan......
Berbicara tentang Islam, maka berarti kita berbicara mengenai hakikat kehidupan. Karena Islam datang untuk menjawab pertanyaan2 mendasar yang sering terlontar dalam pikiran kita, namun kita sendiri tidak sanggup untuk menjawabnya.
Pertama, dari mana kita berasal?
Kedua, untuk apa kita hidup di dunia ini?
Ketiga, ada apa setelah kematian?


Ada yang bisa jawab ketiga pertanyaan itu?


A G A M A

agama apapun, saya kira mereka mencoba menjawab pertanyaan ini semua ...
coba, sebutkan agama yg TIDAK membahas ini semua ... (ini hanya perkiraan saya saja)


pertanyaan lanjutan ... bisakah di buktikan ?

1) bisa di buktikan kita di ciptakan dari air, tanah, ke-tidak adaan, ... apalagi, lupa gua listnya ...
2) ini apa lagi ... tidak bisa di buktikan ...
3) ini juga ...

jangan salah, ini juga pertanyaan untuk semua agama, bukan cuma islam aja ...
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby Hand15 » Sun Jan 14, 2007 2:09 pm

Hudzaiyfah al-Fadhliy wrote:3. Menjajah tanah air Islam ataupun tanah air yang bukan haknya,


Nggak ada yang namanya tanah air Islam, sejarah membuktikan bahwa kalif-kalif menyerang negara lain termasuk roma, coba kalo roma nggak memukul balik, sekarang pasti bakal dibilang itu juga tanah air Islam.

Juga, sewaktu zaman yg dipimpin oleh kalif, mereka Menyerang negara negara lain sampai afrika utara dan eropa sana, apakah itu tanah airnya sendiri?
Padahal tidak pernah negara lain itu menyerang Islam duluan.
Hand15
 
Posts: 382
Joined: Wed Oct 05, 2005 2:40 am

Postby luv_nice » Mon Jan 15, 2007 7:37 am

Hudzaiyfah al-Fadhliy wrote:Yup, perang Wajib dilakukan bagi kaum kafir Harbi, yaitu kaum kafir yang memerangi Islam. Islam mewajibkan memerangi / membunuh (untuk mencegah kemungkaran) orang yang:
1. membunuh orang lain tanpa sebab,

Siapakah yang bisa memastikan bahwa orang itu membunuh TANPA sebab?
2. Menghina Allah dan Rasul-Nya dengan sengaja untuk memprovokasi ummat Islam,

Anda sendiri mengatakan bahwa banyak 'penghinaan' itu karena ketidaktahuan. Lantas bagaimana menentukan penghinaan itu sengaja atau tidak. Siapa yg berhak menentukan??

3.Menjajah tanah air Islam ataupun tanah air yang bukan haknya,

Dalam konteks kekinian, penjajahan sangat sulit diidentifikasi. Yakinkah anda saat ini bahwa Indonesia tidak sedang terjajah.

4. Mengusir penduduk dari tanah airnya sendiri,

Perangi tuh pemerintah yg sering nggusur2 orang walaupun tanahnya sering masih dalam sengketa.

5. Berzina padahal sudah menikah (hal ini pun dilakukan kepada orang Islam juga)

Mana nih buktinya, pezina2 elite kok gak brani diperangi/dibunuh. Braninya cuma ngobrak-abrik lokalisasi.

6. Dengan sengaja menyatakan perang terhadap Islam

Setauku perang selalu berlatar belakang perebutan kekuasaan. Kalaupun perang yg terjadi di FFI ini sih jawabannya bukan dgn senjata, jawabnya ya dengan kata2 berdasar logika dan iman.

Sering orang mengatakan bahwa Amerika sok merasa sebagai polisi dunia karena sering mencampuri urusan negara lain dan memerangi bangsa lain atasnama keadilan. Nah..kalau statemen2 di atas apa bukannya mencerminkan Islam sok merasa sebagai hakim dunia???
luv_nice
 
Posts: 695
Joined: Tue Aug 15, 2006 11:08 am

Postby MuridMurtad » Mon Jan 15, 2007 9:00 am

Yup, perang Wajib dilakukan bagi kaum kafir Harbi


Dalam Islam hanya ada 2 kafir saja yaitu kafir harbi dan kafir dhimmi.
Kafir dhimmi sudah jelas, yaitu subyek jijyah alias kafir yang takluk dibawah kekuasaan Islam. Dengan demikian jelas pula apa yang dimaksud dengan kafir harbi, yaitu kafir yang BELUM tunduk dibawah kekuasaan islam……..baik yang memusuhi maupun yang tidak(atau belum)....
--
MuridMurtad
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Wed Jan 17, 2007 5:14 am

To: Midgard
Semua Agama memang mengajarkan hal itu karena pada dasarnya semua agama adalah berasal dari Islam, hanya dalam perjalanannya terdapat penyimpangan2 yang akhirnya menjadi (melahirkan) agama baru. Contohnya saja agama Yahudi dan Nashrani yang kami ummat Islam meyakini sebagai agama yang hanif (lurus) namun di tengah jalan terjadi penyimpangan yang menyebabkan harus diutusnya beberapa rasul untuk meluruskan kembali.
Buktinya adalah ajaran tentang tauhidullah (mengesakan Allah) yang sama di setiap agama. Pada dasarnya setiap agama mengajarkan Islam (yang jika diartikan memiliki makna keselamatan, berserah diri, damai).
Hanya saja Islam datang untuk meluruskan aga yang terdahulu sebagai agama terakhir penyempurna segala risalah yang akan tetap terjaga hingga hari akhir sesuai dengan janji Allah.
Insya Allah nanti kita akan bahas permasalahan Tauhidullah.
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Wed Jan 17, 2007 5:24 am

Tambahan juga buat midgard.
1. Asal manusia dari Al-Khaliq (Islam menamakannya Allah) itu terbukti dengan adanya ciptaan alam semesta, nanti saya bahas di Tauhidullah, insya Allah habis jawab beberapa pertanyaan ini terlebih dahulu.
2. Manusia diciptakan untuk beribadah, saya mengambil sumber dari Quran, tentang kebenaran al-Quran di bahas di Quran dan Hadits dengan topic Quran dan saints, saya bahas kebenaran dan keajaiban al-Quran di sana untuk membuktikan kebenaran al-Quran.
3. Manusia akan kembali pada-Nya, ini baru bisa dibuktikan setelah kita meninggal. Saya hanya tidak ingin menyesal, seperti apa yang disampaikan al-Quran, banyak manusia menyesal ketika di akhirat kelak karena mereka ketika di dunia tidak meyakini adanya pencipta dan hari akhir. Toh, misalnya, para atheis dan agnostic benar, saya tidak akan rugi ketika saya mati, namun ketika para atheis mati dan saya yang benar maka yang rugi yaaa, atheis itu sendiri. OK? Jadi saya ambil semua jawaban itu dari al-Quran.
Yang bisa dibuktikan dengan akal, mungkin adalah kebenaran al-Quran dan keberadaan Al-Khaliq (Sang Pencipta).
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Wed Jan 17, 2007 5:31 am

To: Hand15
Yang kami fahami dari tanah air Islam adalah (sebagaimana ucapan Hasan Al-Banna) di mana di sebut kalimah Allah maka di situlah tanah air ummat Islam. Nasionalisme Islam tidak terbatas pada batas2 geografi ataupun batas politis suatu negara. Tidak dibatasi oleh suku ataupun ras, bahasa ataupun budaya, karena ketika seorang telah bersyahadat maka dia adalah saudara kita.
Hanya saja banyak di kalangan ummat Islam sendiri yang masih belum memahami hakikat Islam dengan benar. Contoh konkritnya adalah murtadin yang sekarang ngelola forum ini.
Jika saja hati mereka jernih, pasti, jangankan untuk membuat forum seperti ini, untuk keluar dari Islam saja pasti akan butuh 19999999 X pertimbangan.
apalagi kebanyakan murtadin itu keluar hanya karena melihat kondisi ummat Islam, bukan melihat ajarannya.......

Tambahan: Islam tidak pernah menyerang tanpa perjanjian dan kesepakatam perang, artinya Islam selalu menawarkan kesepakatan terlebih dahulu sebelum menyatakan berperang.
1. Masuk Islam, jika tidak mau,
2. Tunduk pada syariat Islam dengan membayar jizyah (karena ummat Islam sudah dibebankan zakat), jika tidak mau,
3. Allah mengizinkan berperang.
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Postby Hudzaiyfah al-Fadhliy » Wed Jan 17, 2007 5:54 am

To Luv_nice
Tentang pertanyaan penerapan hukum Islam, sayang sekali, anda belum beruntung, saya hanya menjawab bahwa syariat Islam baru wajib ditegakkan dan baru sah menurut hukum islam ketika sudah ada khalifah. Jika belum, maka belum wajib diterapkan secara konstitusional, namun tetap wajib secara individu, sesuai hadits Shahih Muslim. "Jika seorang melihat sebuah kemungkaran maka ubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu ubahlah dengan hatinya. Itulah selemh2 Iman."
Jadi, tentang segala permasalahan itu adalah disebabkan karena belum terbentuknya pemerintahan Islam yang sah secara konstitusional.
Seharusnya saya bertanya kepada para pencinta hukum buatan manusia (demokrasi, komunis, sosialis, liberal, dll). Itu adalah bukti bahwa hukum manusia TIDAK MAMPU menjaga stabilitas negara.
Dan saya setuju bahwa negara ini masih dijajah (BARAT), budaya dan ideologi masuk menyebarkan pemikiran sesat (khususnya kepad ummat Islam) yang mengakibatkan lahirnya Atheis, Materialis, Liberalis, Pluralis, dll. Hal itu dilakukan barat dan Zionisme YAhudi untuk menghancurkan ummat Islam.
Sayangnya ummat Islam malah menikmatinya dan sama sekali tidak merasa sedang diperangi. Kalau saya sih sampai saat ini masih merasa dalam kondisi perang.
Terkait dengan perang di FFI, saya sepakat harus dijawab dengan logika dan fakta serta argumentasi yang jelas. Namun, sayangnya lagi, menyatakan perang tidak harus dengan senjata, bahkan bisa dengan surat saja.
BTW< saya nggak akan ngangkat senjata di FFI, lagian percuma ngnangkat senjata buat apa lha wong saya nggak tau siapa aja kalian. Oche?

Islam memang tampil untuk menjadi Ustadziyatul-'Alam. Artinya adalah (bisa dibilang) polisi dunia. Tapi, Islam bukan Amerika dan Amerika bukan Islam. Kekuasaan Khalifah dalam Islam bisa runyuh ketika telah bertentangan dengan nilai2 keadilan dan Quran serta Sunnah. Saya mau tanya, klo bukan dengan hukum Islam kita menjalankan roda kehidupan dunia ini, dengan apa?! Bukankah sudah terbukti bahwa manusia tidak bisa menciptakan sebuah aturan hukum yang bisa menjaga stabilitas dunia. Hukum Islam itu berlaku bukan hanya untuk ummat ISlam tapi juga untuk non-Islam.
Saya tanya, apakah ada sebuah ideologi, atau sebuah hukum atau sebuah aturan yang mengatur manusia sejak bangun tidur sampai tidur kembali, bahkan tidurnya pun diatur oleh Islam. Islam itu ideologi yang sempurna. Sekarang apakah atheis atau agnostic punya kelebihan itu, apakah hindu atau budha punya kelebihan itu, apakah yahudi atau kristen juga punya syariah global yang begitu detail yang dalam al-Quran disebutkan "Sebesar biji dzarrah pun (atom) akan ada pertanggung jawaban di hadapan-Nya" ??????!!!!

Itulah mengapa saya masih bertahan untuk tetap setia pada Islam, karena hingga kini saya belum menemukan sebuah ideologi yang mencakup seluruh kehidupan manusia, sebuah akidah dan ibadah, hukum dan perundang2an, ekonomi dan perdagangan, kehidupan dan kematian, apakah ada selain ISLAM?!???!!!!
Kalau memang benar2 ada, untuk apa saya masih memeluk Islam ???!!! RIGHT ????

Tentang penyelidikan dalam Islam dilakukan di pengadilan. Keputusan hakim harus dihormati, salah-benar akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Jadi, seorang hakim harus benar2 cerdas, banyak kisah2 seperti itu. Jika dengan jujur seseorang menghina karena tidak tahu, yaaa kasih tau, tapi klo masih tetep menghina, maka punten aja itu bukan orang yang nggak tau atau nggak faham lagi. Sama kasusnya dengan membunuh tanpa sebab. Jika dia mengakui pembunuhan itu disebabkan karena perintah perang atau karena yang dibunuh itu berzina atau karenma yang dibunuh itu memang harus dieksekusi dan pembunuh adalah eksekutornya tidak ada hukuman, tapi tetap ada sumpah empat kali atas nama Allah (atau Tuhan yang diyakinya jika non-Islam) salah satu isis sumpah itu adalah bersedia mendapat laknat di dunia dan di akhirat jika terbukti salah.
User avatar
Hudzaiyfah al-Fadhliy
 
Posts: 58
Joined: Fri Aug 25, 2006 6:43 am
Location: Jatinangor

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users