.

BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Tanpa Nama » Wed Jun 29, 2011 4:48 pm

pusing wrote:Timbul pertanyaan bagi siapapun yang ingin berfikir benar:
"Dari mana pengetahuan tentang gravitasi itu didapat?? Apa dari Copernicus pada abad 16M yang kalau tidak salah katanya alam semesta itu berbentuk cakram?? :lol:


:rolling:

Slim...slim...kok jadi berusaha OOT di thread sendiri sih? Pake segala nyari lewat google dulu lagi apa pendapat Copernicus...wkwkwkwk. Tidak usah jauh-jauh slim, cukup baca Alquran mu yang mengatakan bumi itu datar dan matahari terbenam di lumpur hitam. :lol:


Best regards,


Tanpa Nama
Tanpa Nama
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby oglikom » Wed Jun 29, 2011 4:54 pm

Tanpa Nama wrote:Slim...slim...kok jadi berusaha OOT di thread sendiri sih? Pake segala nyari lewat google dulu lagi apa pendapat Copernicus...wkwkwkwk. Tidak usah jauh-jauh slim, cukup baca Alquran mu yang mengatakan bumi itu datar dan matahari terbenam di lumpur hitam. :lol:

Setuju, ayo pusing bin njlimet budak awloh yang konsisten ya... :green:
Njawabnya harus seperti tulisan ente
pusing wrote:Yang benar dalam memandang dan menilai Islam dan alquran adalah dari sudut diri alquran itu sendiri dengan cara mensisitimatik atau mengklasifikasikan dan menspesialisasikan seluruh ayat ayatnya kedalam ikatan sejenis yang berbicara tentang kasus apa saja yang akan di tuang.
oglikom
 
Posts: 3375
Joined: Tue May 04, 2010 11:33 pm

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Wed Jun 29, 2011 5:41 pm

Tanpa Nama wrote::rolling:

Tidak bisa menjawab dan hanya mengulang-ngulang post adalah tanda frustasi. Padahal pertanyaan saya itu simpel, darimana data diperoleh tanpa adanya pengetahuan jika tidak melalui bertanya? Dan sebenarnya anda pun setuju dengan perkataan saya. Tetapi kebodohan anda lah yang membuat anda berputar-putar menolak pernyataan saya. Saya kira anda adalah muslim yang bisa berdebat dengan baik, ternyata sama seperti ID anda, anda hanyalah muslim pusing yang sedang pusing dengan cara berpikir anda sendiri. Salah masuk thread gua...ngapain gua serius coba di thread begini. :lol:


Best regards,


Tanpa Nama

Sayangnya bukan saya tidak bisa menjawab. Tapi saya harus bisa memilih kalimat mana saja yang masih berkenaan dengan topik. :lol:

Apakah anda menganggap kalau saya keberatan bahwa data tidak dapat diperoleh tanpa adanya pengetahuan jika tidak melalui bertanya?? Kalau anda menganggap begitu berarti telah terukur kemampuan berfikir anda. :lol:

Kalau saja anda mampu berfikir panjang tentang penemu penemu suatu object, mereka tidak dapat menjelaskan object tanpa adanya pengetahuan. Kalau anda mampu berfikir benar maka akan merunut / menelusuri dalam berfikir: Berarti seorang penemu bisa menemukan apa itu, Harus punya data keterangan terlebih dahulu dalam alam fikirnya tentang object temu yang mau dijelaskan. Artinya pengetahuan bukan datang dari temuan object, Melainkan bisa dari membaca, mendengar dan lain sebagainya yang intinya bukan dari object. Sampai disini setujukah?? Kalau setuju saya akan teruskan penjelasannya. :lol:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Wed Jun 29, 2011 6:20 pm

Tanpa nama wrote:
Di atas, pusing menjelaskan bahwa sebuah object baru bisa dipikirkan ketika data-data tentang object tersebut sudah ada dalam pikiran kita. Dengan kata lain, jika data-data belum ada dalam pikiran kita, kita tidak bisa berpikir. Pertanyaannya sekarang, darimana agar data yang belum ada di pikiran kita bisa kita peroleh? Saya jawab, dengan bertanya. Ini pun diakui oleh pusing sendiri melalui tulisannya yang buat pusing dirinya sendiri. :green:


Maaf, Anda ingin berpindah ke ruang limgkup masalah lainnya??
Bertanya merupakan kerja lanjutan dari berfikir. Sesuatu yang ditanyakan merupakan sesuatu yang belum bisa difikirkan. Paham??
sebuah object baru bisa dipikirkan ketika data-data tentang object tersebut sudah ada dalam pikiran kita. Dengan kata lain, jika data-data belum ada dalam pikiran kita, kita tidak bisa berpikir.(Sampai disini, kenapa anda bertanya "darimana dst...??) sedangkan yang saya mau angkat adalah masalah bisa atau tidaknya berfikir dan bukan masalah follow upnya. Paham??

Dengan anda menjawab tidak bisa, berarti anda mengakui kalau yang anda bisa fikirkan itu adalah data data yang sudah ada dalam alam fikir anda dan bukan data data yang belum ada. Paham?? :lol:

Nah kaitan dengan pertanyaan saya sebelumnya adalah Object apa yang anda fikirkan? Bukan tindakan apa selanjutnya! Paham?

Selain itu, Saya menambahkan kata "object" dengan tanda kurung karena anda saya lihat tidak mengerti bahasa Indonesia dimana dalam bahasa Indonesia kata "yang anda fikirkan" itu adalah object. Lain halnya dengan kata " anda yang memikirkan" itu subject. Paham??
Ga nyambung anda.. :lol:

So yang **** siapa?? :lol:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby biksu sonje » Wed Jun 29, 2011 7:13 pm

dikatakan salah pun forum ini, kenyataan tak akan berubah bahwa slimET tuh agama DUSTA mi ayan nyang mengakibatkan budak budak slimET berpenyakit otak opor ayan
biksu sonje
 
Posts: 465
Images: 0
Joined: Thu Sep 09, 2010 5:18 pm

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Tanpa Nama » Wed Jun 29, 2011 10:20 pm

pusing wrote:Apakah anda menganggap kalau saya keberatan bahwa data tidak dapat diperoleh tanpa adanya pengetahuan jika tidak melalui bertanya?? Kalau anda menganggap begitu berarti telah terukur kemampuan berfikir anda. :lol:


:lol:

Slim, belajarlah membaca dan mencerna tulisan orang dengan baik. Anda itu terlalu sibuk memainkan permainan kata-kata sehingga anda sendiri menjadi pusing. Sudah saya katakan, anda itu sebenarnya mendukung jawaban saya bahwa pengetahuan itu diperoleh melalui bertanya. Dan bukan hanya bertanya kepada orang, tetapi bertanya kepada diri sendiri. As what is that thing, why is it here, who created it, how is it work?

pusing wrote:Kalau saja anda mampu berfikir panjang tentang penemu penemu suatu object, mereka tidak dapat menjelaskan object tanpa adanya pengetahuan. Kalau anda mampu berfikir benar maka akan merunut / menelusuri dalam berfikir: Berarti seorang penemu bisa menemukan apa itu, Harus punya data keterangan terlebih dahulu dalam alam fikirnya tentang object temu yang mau dijelaskan. Artinya pengetahuan bukan datang dari temuan object, Melainkan bisa dari membaca, mendengar dan lain sebagainya yang intinya bukan dari object. Sampai disini setujukah?? Kalau setuju saya akan teruskan penjelasannya. :lol:


](*,)

Dia membaca karena apa? Karena ada pertanyaan dari dalam dirinya to? Anda seorang yang bekerja di bidang fisika? Kalau iya, anda akan paham dengan apa yang saya bicarakan. Manusia itu makhluk yang curious, ketika dia melihat hal baru, akan timbul pertanyaan dalam dirinya. Tidak percaya? Coba lihat bagaimana anak atau ponakan anda ketika baru bisa berbicara...mereka akan banyak bertanya kepada anda. Seorang penemu membaca dan mencari tahu tentang sesuatu yang tidak dia ketahui karena ada pertanyaan dalam dirinya.

pusing wrote:Maaf, Anda ingin berpindah ke ruang limgkup masalah lainnya??


Bukannya anda? Sampai harus lari ke masalah Copernicus segala. :lol:

pusing wrote:Bertanya merupakan kerja lanjutan dari berfikir. Sesuatu yang ditanyakan merupakan sesuatu yang belum bisa difikirkan. Paham??


Nah, kan...susahnya ngomong sama muslim itu ya begini. Dia sendiri yang mengatakan bertanya merupakan kerja lanjutan dari berpikir. Tetapi sesudahnya mengatakan sesuatu yang ditanyakan merupakan sesuatu yang belum bisa dipikirkan. Kalau begini mana yang benar? ](*,) Tidak paham dimana letak kesalahan berpikirmu, slim? Saya urutkan ya...

Pertama anda mengatakan : berpikir dulu kemudian bertanya
Kemudian anda mengatakan : tidak bisa berpikir jika tidak bertanya

Ngerti sekarang kesalahan berpikir anda? Ngerti gimana jebloknya logika anda sekarang?
Kalau belum mudheng, beritahu saya, mana yang lebih dulu stepnya, berpikir kemudian bertanya atau bertanya kemudian berpikir?

pusing wrote:sebuah object baru bisa dipikirkan ketika data-data tentang object tersebut sudah ada dalam pikiran kita. Dengan kata lain, jika data-data belum ada dalam pikiran kita, kita tidak bisa berpikir.(Sampai disini, kenapa anda bertanya "darimana dst...??) sedangkan yang saya mau angkat adalah masalah bisa atau tidaknya berfikir dan bukan masalah follow upnya. Paham??


](*,)

Oalah...tidak perlu lah anda menjelaskan hal tersebut kepada saya. Kalau seperti itu, itu ibarat saya maju lima langkah, anda masih satu langkah. Ngapain di debat to? Saya juga ngerti itu, bukannya anda bisa baca sendiri dari reply saya? Atau sengaja dilewatkan dengan maksud busuk ingin terlihat hebat?

pusing wrote:Selain itu, Saya menambahkan kata "object" dengan tanda kurung karena anda saya lihat tidak mengerti bahasa Indonesia dimana dalam bahasa Indonesia kata "yang anda fikirkan" itu adalah object. Lain halnya dengan kata " anda yang memikirkan" itu subject. Paham??
Ga nyambung anda.. :lol:

So yang **** siapa?? :lol:


Ingin bermain kata-kata ya slim? :lol: Titik berat pertanyaan anda itu kan pada "yang belum diketahui". Kalau titik beratnya di "apa yang anda pikirkan", susunan pertanyaan anda tidak tepat. Tidak perlu anda menggunakan kalimat "yang belum diketahui". Tetapi anggaplah anda benar, jawaban anda tetap tidak membuktikan bahwa Islam bisa berpikir maju. Malah sebaliknya, muslim diajarkan stuck di tempat, berpikir tentang apa yang sudah ada ketika melihat hal baru. Apa gunanya? Dan jawaban anda pun saling berlawanan satu sama lain. Pertama mengatakan berpikir baru kemudia bertanya. Tetapi kemudian mengatakan tidak mungkin berpikir jika tidak bertanya terlebih dulu. :lol:
Pembaca bisa menilai sendiri siapa yang ****. :lol:

Anyway, jangan lupa dengan ayat Alquran dan hadith yang saya bawa ya. :green:


Best regards,


Tanpa Nama
Tanpa Nama
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Momad Narsis » Wed Jun 29, 2011 10:47 pm

@TN
ah paling slimer yg satu ini ujung2nya akan membahas "mujizat Alqur'an" terlihat sekali upaya untuk menegaskan buku yg satu itu sebagai bukti kebenaran islam..itulah mengapa si pusing ingin membahas copernicus..! hahaha
tapi dia belum mau masuk dulu karna masih malu2 kucing..
muslim yg baca FFI memang paling doyan menyodorkan hal yg berupa klaim namun berusaha lari dr mengkritisi muhammad sang junjungan muslim..kalau udah muhammad yg dibahas muslim sudah pasti keder..jadi ya cuman bs bahas klaim.
User avatar
Momad Narsis
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Tanpa Nama » Wed Jun 29, 2011 11:31 pm

Momad Narsis wrote:@TN
ah paling slimer yg satu ini ujung2nya akan membahas "mujizat Alqur'an" terlihat sekali upaya untuk menegaskan buku yg satu itu sebagai bukti kebenaran islam..itulah mengapa si pusing ingin membahas copernicus..! hahaha
tapi dia belum mau masuk dulu karna masih malu2 kucing..
muslim yg baca FFI memang paling doyan menyodorkan hal yg berupa klaim namun berusaha lari dr mengkritisi muhammad sang junjungan muslim..kalau udah muhammad yg dibahas muslim sudah pasti keder..jadi ya cuman bs bahas klaim.


Gak apa apa...asal bisa membuktikan forum ini salah sesuai dengan judulnya, kita ikutin aja. Tapi harus one topic at a time, biar focus dan yang baca juga enak dan bisa menilai sendiri. :green:


Best regards,


Tanpa Nama
Tanpa Nama
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Thu Jun 30, 2011 12:05 am

Tanpa Nama wrote:

:rolling:

Slim...slim...kok jadi berusaha OOT di thread sendiri sih? Pake segala nyari lewat google dulu lagi apa pendapat Copernicus...wkwkwkwk. Tidak usah jauh-jauh slim, cukup baca Alquran mu yang mengatakan bumi itu datar dan matahari terbenam di lumpur hitam. :lol:


Best regards,


Tanpa Nama

Saya terenyuh dan kasihan melihat anda yang tidak mampu memahami tulisan orang bahkan tidak mau bertanya ketika bingung. :lol:

Apakah itu yang disebut " BERFIKIR"?.

Sebenarnya anda sudah terjebak kedalam diskusi yang anda sendiri tidak menguasainya. :lol:

Tahukah anda ..Berbicara "sudut pandang" pada topik ini berarti berbicara tentang dari mana memandang dan mau kemana pandangan itu diarahkan kesasarannya. Dengan perkataan lain yang dibicarakan itu adalah soal "dari mana Ilmu pengetahuan dan kemana ilmu pengetahuan itu di arahkan kesasarannya". Masih belum paham??

Ya , saya akui memang saya terkesan muter muter karena saya ingin tahu kemampuan berfikir kalian. Dengan demikian saya bisa dengan mudah memilih kalimat kalimat yang akan saya tulis sesuai kemampuan penanggapan kalian.

Pertanyaan saya tentang dari mana ilmu gravitasi sampai logika mengatakan bumi itu bulat. Itu sudah sesuai dengan topik ini mengenai kesalahan “sudut pandang” Ali sina dalam menilai Islam dan Alquran. :lol:

Jadi bukan Oot, tapi masih diseputar masalah sudut pandang / dari mana dan mau kemana.. :lol:

Ngomong ngomong Soal omongan copernicus, Bukannya dia bisa ngomong begitu idea awalnya dari sini??


وَالشَّمسُ تَجرى لِمُستَقَرٍّ لَها ۚ -<---Yaitu mengenai matahari berputar pada porosnya. surat(36;38) :lol:

Benar kan, saya masih bicara seputar sudut memandang / dari mana idea dan ke mana idea diarahkan kesasarannya.

Wah, jangan jangan copernicus abad 16 sudah nongkrong dibulan ya?? :lol:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Tanpa Nama » Thu Jun 30, 2011 12:33 am

pusing wrote:Saya terenyuh dan kasihan melihat anda yang tidak mampu memahami tulisan orang bahkan tidak mau bertanya ketika bingung. :lol:


Yang mana? Pertanyaan "apa yang anda pikirkan"? Ini bukan saya bingung, tetapi anda yang salah menyusun kalimat pertanyaan, lawan bicara yang disalahkan. Dipkir baik-baik saja...

"apa yang anda pikirkan ketika melihat benda yang baru pernah anda lihat dan anda tidak tahu apa benda tersebut?" (kalimat pertanyaan anda kira-kira kan begitu)

Yang saya pikirkan tentu, "benda apa ini?" = bertanya. Bukan malah berpikir tentang hal lain yang sudah saya ketahui. Penambahan kata object di depan kata "apa yang anda pikirkan" juga merupakan usaha konyol untuk lari dari masalah dan bukti bahwa muslim tidak bisa berpikir maju.

pusing wrote:Sebenarnya anda sudah terjebak kedalam diskusi yang anda sendiri tidak menguasainya. :lol:


We'll see soon...

pusing wrote:وَالشَّمسُ تَجرى لِمُستَقَرٍّ لَها ۚ -<---Yaitu mengenai matahari berputar pada porosnya. surat(36;38) :lol:

Benar kan, saya masih bicara seputar sudut memandang / dari mana idea dan ke mana idea diarahkan kesasarannya.

Wah, jangan jangan copernicus abad 16 sudah nongkrong dibulan ya?? :lol:


:lol:

Pertama, muslim di FFI ini semua sama, berlagak tahu tentang banyak hal tapi ilmu nya nol besar. Pencetus teori gravitasi itu bukan Nicolaus Copernicus tetapi Isaac Newton. Isaac Newton sendiri merampungkan teori gravitasinya melalui catatan-catatan Galileo Galilei. :lol: Nicolaus Copernicus itu bukan orang yang mengajukan teori gravitasi tetapi orang yang mengajukan heliocentrism.

Kedua, yang mengatakan pertama kali bahwa matahari sebagai pusat tata surya dan berputar pada porosnya atau heliocentrism bukanlah Alquran dan juga bukan Copernicus, tetapi Aristarchus of Samos (270 BC). :lol: Dan jika anda membahas bahwa bumi bulat, TUHAN dari agama sebelah sudah dengan jelas mengatakan bahwa bumi itu bulat di dalam kitabnya, jauh sebelum Alquran turun. :lol:

Ketiga, jika mengacu pada perkataan anda di awal thread ini, dimana kita harus mensistematik kan Alquran dengan jelas. Berarti untuk membahas QS 36:38, kita harus melihat ayat sebelumnya, ayat 37. Dan jika kita membaca kedua ayat tersebut, maka yang diperoleh bukan lah pengertian bahwa matahari adalah pusat tata surya, tetapi terjadinya siang dan malam adalah karena matahari berjalan di tempatnya. Allah swt tidak tahu bahwa terjadinya siang dan malam karena bumi berotasi pada porosnya. :lol:

Anyway, kalau anda ingin membahas masalah ini, di hold saja dulu. One topic at a time. Kita bahas ini kalau anda sudah menuntaskan masalah pertama, Islam melarang umatnya banyak bertanya. Monggo dibahas ayat Alquran dan hadith yang saya bawa, jangan mengeluarkan ayat Alquran lain untuk membahas masalah matahari sebagai pusat tata surya dan bumi itu bulat. :green:


Best regards,


Tanpa Nama
Last edited by Tanpa Nama on Thu Jun 30, 2011 1:04 am, edited 3 times in total.
Tanpa Nama
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby fractal daun » Thu Jun 30, 2011 12:57 am

ikutan jadi komentator debat deh... :green:

Tanpa Nama wrote:-- Kita bahas ini kalau anda sudah menuntaskan masalah pertama, Islam melarang umatnya banyak bertanya. Monggo dibahas ayat Alquran dan hadith yang saya bawa, jangan mengeluarkan ayat Alquran lain untuk membahas masalah matahari sebagai pusat tata surya dan bumi itu bulat. :green:


Checkmate... :green:
fractal daun
 
Posts: 562
Joined: Sat Jun 04, 2011 12:35 pm
Location: pikiran

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Calo » Thu Jun 30, 2011 4:22 am

kemampuan berpikir seseorang dapat dilihat dari cara dia menyampaikan suatu maksud kepada orang yg dituju, semakin sederhana kalimat2nya untuk dipahami, semakin baik pula kemampuan berpikirnya dalam menyampaikan maksudnya tsb.

pusing wrote:Ya , saya akui memang saya terkesan muter muter karena saya ingin tahu kemampuan berfikir kalian.
bagus ente ngaku, sejauh ini justru kemampuan berpikir ente yg sudah dapat diukur. :green:


pusing wrote:Dengan demikian saya bisa dengan mudah memilih kalimat kalimat yang akan saya tulis sesuai kemampuan penanggapan kalian.
kemampuan penanggapan seseorang mengenai suatu tulisan tergantung kemampuan si penulis untuk memilih kalimat dalam penyampaian maksud2nya, apakah cukup sederhana untuk dapat dipahami ataukah seperti seorang idiot yg mutar2 dengan kalimatnya yg amburadul dan sering kali justru berakhir dalam kebingungannya sendiri. :lol:
User avatar
Calo
 
Posts: 1510
Joined: Sun Sep 30, 2007 3:08 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Thu Jun 30, 2011 5:36 pm

Tanpa nama wrote:
Anyway, kalau anda ingin membahas masalah ini, di hold saja dulu. One topic at a time. Kita bahas ini kalau anda sudah menuntaskan masalah pertama, Islam melarang umatnya banyak bertanya. Monggo dibahas ayat Alquran dan hadith yang saya bawa, jangan mengeluarkan ayat Alquran lain untuk membahas masalah matahari sebagai pusat tata surya dan bumi itu bulat. :green:

Baiklah, kita langsung pada permintaan anda diatas karena berhubungan dengan topic.

Kita lihat klaim diatas apakah sesuai dengan maksud ayat ayat berikut: :lol:
Dan lihatlah bagaimana surat ali imran (3;191) yang saya bawakan tersebut saling integratif dengan surat almaidah(5;101)

Seperti yang sudah saya kemukakan bahwa manusia bisa dapat berfikir apabila sudah ada ilmu di alam fikirnya dan tidak akan bisa memikirkan dan menjelaskan object apapun yang dihadapi baik di semesta angkasa maupun dibumi ini kalau belum ada keterangan dialam fikirnya tentang object yang dihadapinya tersebut.

Seperti bukti seorang bayi yang baru lahir belum dapat berfikir karena hampa budaya Pada ayat:
وَاللّهُ أَخْرَجَكُم مِّن بُطُونِ أُمَّهَاتِكُمْ لاَ تَعْلَمُونَ شَيْئًا
Allah mengeluarkan kalian dari perut ibu kalian dalam keadaan hampa budaya.

Artinya belum ada gerak kepatuhan berbuat menurut Ilmu yang ditanggapinya walaupun sudah diberikan modal tiga komponen alat yang strategis pada tubuhnya yang berhubungan dengan mau tidaknya manusia menanggapi Ilmu Yakni pada kalimat selanjutnya:
وَجَعَلَ لَكُمُ الْسَّمْعَ وَالأَبْصَارَ وَالأَفْئِدَةَ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
Yaitu Dia membikin kalian menjadi yang berpendengaran, melihat, dan bertanggapan semoga kalian tau diri(hidup syukur).(Annahl;78)

Tanpa adanya gerak kepatuhan berbuat menurut ilmu, Yang ada hanyalah gerak kepatuhan berbuat biologis menurut rancangan dan kepastian dari sang penciptanya. Terdapat Didalam ayat yang universal :
قَالَتَا أَتَيْنَا طَائِعِينَ
Keduanya(semesta angkasa dan bumi) menyatakan sikap: Kami berpartisipasi tunduk patuh mengedar diri.(Fush-Shilat ayat ke 11)

Jadi ada dua garis besar prihal gerak, Yakni gerak budaya(alam fikir / ilmu) dan gerak kepatuhan berbuat semesta kejadian organis & biologis menurut rancangan dan kepastian dari sang pencipta.

Nah si cabang bayi yang hampa budaya tadi dengan seperangkat alat Universal strateginya mengedar diri dengan kemampuan menangkap getaran suara, Melensakan indera mata, dan bertanggapan dengan hatinya. Apa yang ia dengar, Melihat lihat contohnya, Ia simpan dalam tanggapan hatinya, Begitulah seterusnya. Adapun proses mendengar , melihat contoh dan meyimpannya dalam tanggapan hatinya, sudah barang tentu agar semua itu berfungsi sebagaimana mestinya, maka harus ada object bagi ke tiga rangkaian kegiatan tersebut(mendengar, melihat contoh dan menyimpannya dalam tanggapan hatinya). Makanya Allah dalam alquran memberikan penjelasan penjelasan tentang semesta angkasa dan bumi sebagai objectnya. Nah object tersebutlah yang menjadi pembuktian hubungan korelasinya dengan ayat ayat yang diturunkan Allah dalam alquran untuk hal ikhwal masyarakat beserta alam fikirnya. Pada posisi ini sebenarnya tentu ia(manusia) bukan bertindak sebagai subject. Tapi sebagai wakil subject bagi Ilmu yang ada pada dirinya. Karena ilmu tersebut sebagai yang menentukan(subject) bagi ia(manusia sebagai wakil subject) kepada objectnya. Posisi ini (ilmu, Manusia dan object) sama persis sepertihalnya halnya dengan posisi yang digambarkan alquran melalui contoh pembuktian pasti alam walaupun berbeda fungsi,pada ayat:
هُوَ الَّذِي جَعَلَ الشَّمْسَ ضِيَاء وَالْقَمَرَ نُورًا
Dia(ALLAH) yang telah membikin matahari menjadi sumber cahaya dan rembulan menjadi pemantul sinarnya.(Yunus ayat ke 5 )

Matahari sebagai subject, rembulan sebagai wakil subjectnya dan semesta angkasa dan bumi sebagai objectnya.
Artinya cahaya matahari yang menuju ke bulan, Dipantulkan oleh bulan ke pasti alam.
Ayat tersebut mempunyai maksud ungkapan tersembunyi bagi sosial budaya . Itulah alasannya kenapa ada ayat yang menandai bahwa ada hubungan persamaan antara alquran dengan rembulan yakni sama sama sebagai نُورًا-Nur.

Saya pernah tersenyum ketika membaca tulisan Ali Sina yang seolah olah sedang membenahi / merapihkan berantakannya Ayat ayat alquran untuk pengikutnya. Ia tidak pernah berfikir bahwa pada ayat yang satu dengan ayat lainnya mempunyai ikatan terkait yang menjadi rangkaian keterangan antara penjelasan penjelasan alquran tentang proses kejadian alam dan penjelasan penjelasan alquran tentang hal ikhwal masyarakat beserta alam fikirannya. Disinilah ketidak pahamannya beliau. Ya memang, Alquran dalam menjelaskan proses kejadian alam hanya sekedar point point strategisnya saja yang terkait dengan hal ikhwal masyarakat beserta alam fikirannya untuk mengantarkan manusia kepada betapa pentingnya sebuah gerak kehidupan manusia yang serasi, matematis dan seimbang dengan gerak alam semesta. Jadi kembali saya tersenyum ketika Ali Sina menganggap Alquran tidak lengkap dalam menjelaskan. dia tidak paham kalau itu disebabkan karena urgensi penjelasan alquran tentang kejadian alam hanyalah untuk memberikan contoh pembuktian bagi sosial budaya.

Proses berfikir dengan menggunakan ayat ayat alquran tentanq tingkah alam semesta secara universal yang menjadi korelasi dengan penjelasan dalam alquran tentang kehidupan sosial budaya manusia ini bisa dimaklumi kalau ada ayat yang memberikan contoh betapa tidak sia sianya semua yang Dia ciptakan ini. Pada ayat ayat:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ
Sungguh, didalam penciptaan semesta angkasa dan bumi ini dan silih bergantinya malan dan siang, Benar benar ada pembuktian pembuktian bagi yang berhati mantap.
Yang berhati mantap tersebut ialah pada ayat selanjutnya:
الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِل
Mereka yang hidup sadar menurut ajaran Allah dalam segala kondisi yakni berfikir terus menerus menurut yang demikian prihal semesta kejadian organis dan biologis menyatakan: wahai rabb kami, Tidaklah Anda dengan menurunkan alquran prihal apa yang Anda ciptakan semua ini secara bathil/sia sia.

Manusia dalam berfikir tentang seluruh ciptaanNya diberi batasan berfikir pada ayat.

هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنسَانِ حِينٌ مِّنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُن شَيْئًا مَّذْكُورًا(addahr/al insaan ayat ke 1)
Bukankah suatu waktu telah datang atas manusia dari sebuah tahapan dimana tidak ada apapun yang dapat disebut?.
Jadi kalau kita fikirkan dan kita tanyakan pada tahapan itu akan membuat susah kita saja. Misalnya proses pembuatan matahari, manusia dan lain lain ada proses tahapan yang tidak bisa diexperimentkan. Dibagian inilah batasan kebebasan berfikir manusia.

Yang jadi masalahnya kenapa ada tahapan yang dibatasi dalam berfikir?? jawabnya ada pada penjelasan ayat ayat diatas, yakni karena Sang pencipta menciptakan ciptaannya bukan untuk membikin ciptaannya itu menjadi sang pencipta seperti Dia. Tapi untuk menjadi abdi kehidupan yang patuh menurut maunya sang pencipta. Makanya alquran tidak menjelaskan cara membuat matahari, Orang, bulan dan lain sebagainya.
أَفَمَن يَخْلُقُ كَمَن لاَّ يَخْلُقُ أَفَلاَ تَذَكَّرُونَ
Apakah yang mencipta sama dengan yang tidak mencipta??(annahl ayat ke 17)
Jadi secara umum arti mencipta adalah membikin bahan yang tidak ada sama sekali menjadi ada menurut fungsinya masing masing.
Adapun manusia dikatakan pencipta, Makna sebenarnya hanyalah "memindahkan sesuatu dari tempat yang satu ketempat yang lainnya".
Kalaupun ada penjelasan penjelasan alquran tentang proses penciptaan suatu organis ataupun biologis secara umum, Pasti ada kaitan nya dengan urgensi bagaimana manusia dalam bersosialisasi dimasyarakat dengan benar. Makanya banyak ayat ayat yang dalam satu surat menjelaskan kehidupan manusia dimana diayat ayat berikutnya diselingi dengan penjelasan tentang proses kejadian alam. Sekilas ini tidak nyambung, Namun dengan mengkaitkan hubungan persamaannya, maka akan dapat kita tau maksudnya bahwa semua itu kepada sosial budayanya.

Kembali saya tersenyum ketika Ali Sina mentertawakan penjelasan alquran tentang salah satu proses kejadian alam, Katanya "Anak kecil juga tau walaupun ga perlu dijelaskan" :lol: . Dibagian inilah ketidak pahaman beliau dengan maksud penjelasan ayat ayat yang seolah olah berkata " tuh lihat tingkah air hujan yang menyirami bumi yang mati dan menghidupkannya kembali. seperti itulah seharusnya jiwa yang mati dihidupkan kembali dengan ilmu Allah /Yaitu alquran membangun sebuah peradaban budaya. dan masih banyak lagi sesuai dengan konteksnya masing masing.

dalam keterangan keterangan diatas kalau kita kaitkan dengan masalah kebebasan bertanya, Tentu lebih banyak perintahnya dari pada larangannya.
Silahkan kalian cari sendiri ayat ayatnya tentang semua perintah perintah bertanya.
pada surat(10;94), (12;82),(17;101),(23;113),(25;59),(43;45),(12;50),(7;163),(4;32),(16;43),(21;7),(60;10),(21;63),(33;53),(68;40)

Semua ayat ayat yang saya sebutkan tersebut adalah perintah bertanya. Dan dari batasan berfikir yang sudah saya kemukakan diatas, wajar kalau ada larangan untuk bertanya sesuatu jika sesuatu tersebut membikin susah manusia.

Jadi Alasan apa Ali Sina mengklaim begitu??(Islam melarang umatnya banyak bertanya

Sedangkan fakta dalam alquran pada ayat ayat yang saya jejerkan diatas malah sebaliknya Yaitu"Islam memerintahkan umatnya banyak bertanya" kecuali kalau sesuatu yang akan pastinya membikin umatnya menjadi menemukan kahidupan susah.
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ لاَ تَسْأَلُواْ عَنْ أَشْيَاءَ إِن تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ wahai orang orang yang beriman janganlah kalian menananyakan sesuatu yang jika dijelaskan, Kalian akan menemuai kehidupan susah.(Al-Maidah ayat ke 101)

Kaum demokrasi dan penganut kebebasan berfikir tanpa batas seperti Ali Sina tentu menyuruh pengikutnya banyak bertanya tanpa batas. :lol:
Saya tidak dapat membayangkan kalau Ali Sina saat ini saya tanya bagaimana cara membuat matahari, :rolling: , Dapat dipastikan saat ini beliau sedang susah berfikirnya dan lama kelamaan bisa dipastikan pecah pembuluh darah diotaknya :rolling:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Thu Jun 30, 2011 7:12 pm

Oh ya... temuan temuan kesalahan pada forum ini akan saya akumulasikan dan temuan sementara sebagai berikut:
1. Kesalahan sudut pandang dari sudut mana Ali Sina memandang dan menilai Islam dan alquran adalah dari sudut Naturalisme yang individualis, sekuler dll.

Yang benar dalam memandang dan menilai Islam dan alquran adalah dari diri alquran itu sendiri dengan cara mensisitimatik atau mengklasifikasikan dan menspesialisasikan seluruh ayat ayatnya kedalam ikatan sejenis yang berbicara tentang kasus apa saja yang akan di tuang.

2. Kesalahan object jawaban yang tidak pas dengan object pertanyaannya
pusing wrote:
(object)Apa yang anda fikirkan ketika anda sedang memikirkan sesuatu (object)yang anda sendiri belum mendapatkan ilmunya tentang sesuatu (object)yang anda fikirkan tersebut??


object pertanyaan diatas tidak pas dengan object jawaban dibawah ini:
Tanpa Nama wrote:
Bertanya. Karena dengan bertanya, manusia bisa menemukan banyak hal.


Dapat kita buktikan bersama bahwa sebuah object baru bisa kita fikirkan kalau data data tentang object tersebut sudah ada dalam alam fikir kita.

Data data yang belum ada dalam alam fikir kita, kita tanyakan kepada orang dengan jalan mengolah data data yang sudah ada dalam alam fikir kita dan kemudian mencari data data lain untuk dijadikan sebagai rangkaian keterangan. Itulah yang disebut dengan "BERTANYA".

Jadi object jawaban yang benar dari pertanyaan "(object)Apa yang anda fikirkan ketika anda sedang memikirkan sesuatu (object)yang anda sendiri belum mendapatkan ilmunya tentang sesuatu (object)yang anda fikirkan tersebut??" adalah:
Data data yang sudah ada dalam alam fikir saya
dimana data data yang belum ada di alam fikir belum bisa saya fikirkan.

3. Kesalahan Ali Sina atau anak buahnya dalam memahami perintah dalam alquran.
pada surat(10;94), (12;82),(17;101),(23;113),(25;59),(43;45),(12;50),(7;163),(4;32),(16;43),(21;7),(60;10),(21;63),(33;53),(68;40) bermakna perintah untuk bertanya.

Tapi Ali Sina atau anak buahnya mengatakan:
Tanpa nama wrote Thu Jun 30, 2011 12:33 am
Anyway, kalau anda ingin membahas masalah ini, di hold saja dulu. One topic at a time. Kita bahas ini kalau anda sudah menuntaskan masalah pertama, Islam melarang umatnya banyak bertanya. Monggo dibahas ayat Alquran dan hadith yang saya bawa, jangan mengeluarkan ayat Alquran lain untuk membahas masalah matahari sebagai pusat tata surya dan bumi itu bulat. :green:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Thu Jun 30, 2011 8:07 pm

Bagaimana anak anak buah Ali Sina...Sudah tuntaskah masalah "Islam melarang umatnya banyak bertanya"?? :lol:

Kalau sudah, bisa kita lanjut?? :lol:

Saya akan sangat menghargai sekali kalau kalian dalam berdiskusi dengan menggunakan konsep yang diajarkan Ali Sina dan saya menggunakan konsep dalam alquran.

Salam bagi semua orang yang tahan pusing berfikir :lol:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Tanpa Nama » Thu Jun 30, 2011 8:10 pm

pusing wrote:Baiklah, kita langsung pada permintaan anda diatas karena berhubungan dengan topic.


Nah begitu lebih baik, daripada semakin lama anda semakin terjebak ke dalam diskusi yang tidak anda kuasai. :yawinkle:

pusing wrote:Kita lihat klaim diatas apakah sesuai dengan maksud ayat ayat berikut: :lol:
Dan lihatlah bagaimana surat ali imran (3;191) yang saya bawakan tersebut saling integratif dengan surat almaidah(5;101)


Dua ayat yang anda bawa tidak menjelaskan bahwa keduanya saling berhubungan jika kita melihat tafsir Ibn Kathir untuk kedua ayat tersebut.

Tafsir Ibn Kathir QS 3:101
The Proofs of Tawhid for People of Understanding, their Characteristics, Speech, and Supplications

(Those who remember Allah standing, sitting, and lying down on their sides) [3:191].
Al-Bukhari recorded that `Imran bin Husayn said that, the Messenger of Allah said...(Pray while standing, and if you can't, pray while sitting, and if you cannot do even that, then pray lying on your side.) These people remember Allah in all situations, in their heart and speech...(and think deeply about the creation of the heavens and the Earth), contemplating about signs in the sky and earth that testify to the might, ability, knowledge, wisdom, will and mercy of the Creator. Allah criticizes those who do not contemplate about His creation, which testifies to His existence, Attributes, Shari`ah, His decree and Ayat...


Tafsir Ibn Kathir QS 5:101
Unnecessary Questioning is Disapproved of

(O you who believe! Ask not about things which, if made plain to you, may cause you trouble.) Anas bin Malik narrated that once, the people were questioning the Messenger of Allah until they made him angry.


See? QS 3:191 sama sekali tidak berhubungan dengan QS 5:101 jika kita mengacu pada tafsir Ibn Kathir. QS 3:191 berbicara tentang orang-orang yang mengerti tauhid sementara QS 5:101 berbicara tentang Muhammad yang marah karena orang bertanya kepadanya. Jadi, mengaitkan antara QS 3:191 dengan QS 5:101 adalah tindakan yang tidak tepat karena kedua ayat ini berdiri sendiri-sendiri. Dan yang ingin saya bahas disini adalah kenyataan bahwa Islam melarang umatnya banyak bertanya tentang agama, karena sama seperti Muhammad marah jika kalian bertanya tentang agama demikian juga allah swt, sosok setan yang ngaku-ngaku sebagai Tuhan.

pusing wrote:Tentu lebih banyak perintahnya dari pada larangannya.
Silahkan kalian cari sendiri ayat ayatnya tentang semua perintah perintah bertanya.
pada surat(10;94), (12;82),(17;101),(23;113),(25;59),(43;45),(12;50),(7;163),(4;32),(16;43),(21;7),(60;10),(21;63),(33;53),(68;40)


QS 10:94 tidak berbicara mengenai umat Islam diajarkan bertanya. Ayat ini berbicara bahwa kitab-kitab sebelumnya juga menguatkan Alquran dan bukti bahwa Alquran itu benar (benar ngaco :green: ). Ayat-ayat lainnya juga tidak berbicara bahwa Islam mengajarkan umatnya berpikir kritis. Hanya karena ada kata "tanya" atau "tanyalah" langsung anda pakai untuk menguatkan argumen ngaco anda. Main asal comot saja anda ini. :lol:

pusing wrote:Jadi Alasan apa Ali Sina mengklaim begitu??(Islam melarang umatnya banyak bertanya


Ini alasannya...

QS 5 : 101-102
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Quran itu diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu, Allah memaafkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun. Sesungguhnya telah ada segolongsn manusia sebelum kamu menanyakan hal-hal yang serupa itu (kepada Nabi mereka), kemudian mereka tidak percaya kepadanya.

Sahih Bukhari Vol 8 Book 76 Number 480
Narrated By Warrad : (The clerk of Al-Mughira bin Shu'ba) Muawiya wrote to Al-Mughira: "Write to me a narration you have heard from Allah's Apostle." So Al-Mughira wrote to him, "I heard him saying the following after each prayer: 'La ilaha illal-lahu wahdahu la sharika lahu, lahu-l-mulk wa lahuI-hamd, wa huwa 'ala kulli Shai-in qadir.' He also used to forbid idle talk, asking too many questions (in religion), wasting money, preventing what should be given, and asking others for something (except in great need), being undutiful to mothers, and burying one's little daughters (alive)."

pusing wrote:Oh ya... temuan temuan kesalahan pada forum ini akan saya akumulasikan dan temuan sementara sebagai berikut:
1. Kesalahan sudut pandang dari sudut mana Ali Sina memandang dan menilai Islam dan alquran adalah dari sudut Naturalisme yang individualis, sekuler dll......


Typical, main klaim menemukan kesalahan. Terbukti salah saja belum kok bisa mengklaim sudah menemukan? Dasar muslim tidak tahu malu...

pusing wrote:(object)Apa yang anda fikirkan ketika anda sedang memikirkan sesuatu (object)yang anda sendiri belum mendapatkan ilmunya tentang sesuatu (object) yang anda fikirkan tersebut?


Saya jelaskan dimana letak kesalahan susunan kalimat pertanyaan yang anda di buat atas. Kira-kira, pertanyaan anda kepada saya itu begini...

apa yang saya pikirkan ketika saya melihat suatu benda yang saya sendiri tidak tahu benda tersebut apa?

Apa yang saya pikirkan ketika melihat suatu benda yang belum pernah saya lihat? Yang saya pikirkan adalah, "benda apa itu", dsb atau dengan kata lain bertanya di dalam hati. Bukan berpikir tentang data-data yang sudah ada di dalam otak, karena untuk mengenali sebuah benda tidak perlu berpikir. Memory tentang sebuah benda/object itu sudah di luar kepala.

Contoh simplenya adalah, ketika anda membaca sebuah kata/kalimat, anda tidak perlu lagi mengeja seperti anak kecil yang baru belajar membaca agar dapat membaca keseluruhan kata/kalimat dengan lancar. Karena memory tentang huruf dan bagaimana cara membacanya sudah di luar kepala. Berbeda dengan anak kecil yang belum bisa membaca, boro-boro untuk membaca, ketika melihat sebuah kata/kalimat pun dia pasti akan bingung dan bertanya di dalam hati "apa ini?", dsb.


Dan selanjutnya, jika anda menambahkan kata "object" di depan kata "apa yang anda pikirkan" untuk memperoleh jawaban yang anda inginkan, itu adalah kesalahan besar. Jika tujuannya adalah mendapatkan jawaban yang anda inginkan, yaitu "data-data yang sudah ada di otak"......Sehararusnya anda hilangkan kalimat "belum mendapatkan ilmunya" dalam pertanyaan anda. Kenapa? Karena seperti yang saya jelaskan di atas, memory tentang sebuah benda/object itu sudah ada di luar kepala atau dengan kata lain, tidak perlu berpikir lagi.

Dan dengan adanya kalimat ini (belum mendapatkan ilmunya), seharusnya tidak perlu lagi berpikir tentang data-data yang ada di otak, kalimat pertanyaannya saja sudah memberikan keterangan bahwa anda belum tahu apa-apa tentang object tersebut. Dan di kasus seperti ini, kita hanya akan berpikir ketika kita mulai bertanya apa kaitan benda yang kita lihat dengan benda yang lain.

Contoh simplenya adalah, ketika anda membaca sebuah kalimat, anda memang tidak perlu mengeja huruf demi huruf agar dapat membaca kalimat tersebut dengan lancar. Tetapi untuk mengerti makna dari sebuah kalimat, anda perlu berpikir ketika anda bertanya apa makna dari kalimat yang anda baca tersebut dan mencari kaitannya dengan sesuatu hal.

_______________

Saya berani jamin habis ini anda akan lari ke masalah, benarkah memory tentang sebuah benda itu sudah di luar kepala? :lol:


Best regards,


Tanpa Nama
Tanpa Nama
 
Posts: 1979
Joined: Wed Feb 06, 2008 10:18 pm
Location: Somewhere....in the north from here....

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Rasionalis » Thu Jun 30, 2011 9:31 pm

...Membaca kalimat-kalimat si Pusing ini sungguh membuat kepala saya pusing. Hebatnya, malah menuduh kemampuan lawan debatnya yang rendah.
...Sedikit selingan. Awalan "di" harus selalu dipisahkan dengan kata berikutnya, terkecuali digabung dengan kata kerja dalam kalimat pasif.
..."Data" adalah bentuk jamak dari "datum" yang tunggal, sehingga tidak tepat mengatakan "data-data" (data = datum-datum).
...Silahkan lanjutkan lagi!
User avatar
Rasionalis
 
Posts: 1069
Joined: Sun Dec 19, 2010 12:29 am
Location: Whereever I want to be

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby mikimos » Thu Jun 30, 2011 10:16 pm

Memang udah tuntas.
Udah kelihatan bahwa kami disini cuma sedang membaca tulisan orang yang otaknya korslet.
bukti-bukti-forum-ini-salah-t45023/page20.html#p769931


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby Momad Narsis » Thu Jun 30, 2011 11:00 pm

Pusing ini hanya berupaya untuk mengajak pembaca untuk menerima aolloh swt sebagai kebenaran dgn "ilmu" yg bro pusing terima dan dia anggap kebenaran, inilah yg dimaksudkan pusing dengan "objek" yg sudah ada dlm alam pikiran (walau terbukti salah) herannya saya adalah mengapa "memaksakan" orang2 untuk percaya islam..?? sedangkan islam sendiri tdk bisa membuktikan bahwa muhammad adalah nabi..!! intinya dimana..? pusing mau klaim "percayalah dgn islam" wess ga ada kelanjutannya lagi..
Salam Damai
User avatar
Momad Narsis
 
Posts: 3460
Joined: Sun Jan 02, 2011 4:35 pm

Re: BUKTI BUKTI FORUM INI SALAH

Postby pusing » Fri Jul 01, 2011 12:36 am

Tanpa Nama wrote:

Nah begitu lebih baik, daripada semakin lama anda semakin terjebak ke dalam diskusi yang tidak anda kuasai. :yawinkle:

Terima kasih, Insya Allah dengan adanya ayat ayat alquran yang sudah saya kuasai bisa mengimbangi anda yang menguasai :lol:
Tanpa Nama wrote:
Dua ayat yang anda bawa tidak menjelaskan bahwa keduanya saling berhubungan jika kita melihat tafsir Ibn Kathir untuk kedua ayat tersebut.

yo wes anggap saja saya sekarang sedang chatting dengan pak ibnu katsir :lol:

Bagaimana pak ibnu katsir?? Anda mengakui tidak kalau tafsir ayat bil ayat kedudukannya jauh lebih tinggi dari pada ayat bika(pak ibnu katsir)??



Tanpa Nama wrote:See? QS 3:191 sama sekali tidak berhubungan dengan QS 5:101 jika kita mengacu pada tafsir Ibn Kathir. QS 3:191 berbicara tentang orang-orang yang mengerti tauhid sementara QS 5:101 berbicara tentang Muhammad yang marah karena orang bertanya kepadanya. Jadi, mengaitkan antara QS 3:191 dengan QS 5:101 adalah tindakan yang tidak tepat karena kedua ayat ini berdiri sendiri-sendiri. Dan yang ingin saya bahas disini adalah kenyataan bahwa Islam melarang umatnya banyak bertanya tentang agama.

Kalimat yang saya pertebal dan berwarna merah diatas adalah sebuah kesalahan fatal, Karena anda telah memposisikan ibnu katsir sebagai imam dan alquran sebagai ma `mumnya. :lol: Artinya kalau pun ibnu katsir mengacu pada ayat ayat alquran, yang Mana ayatnya? dan kalau pun ada ayat yang menjadi acuan ayat tersebut , yang mana ayat lainnya lagi yang menjadi acuannya?, Begitu juga ayat yang menjadi acuannya tersebut, yang Mana lagi ayat acuannya. begitulah seterusnya. Jadi alquran tidak bisa ditafsirkan berdiri sendiri sendiri kecuali (maaf) oleh anda yang ****., Posisi Ibnu katsir telah anda jadikan penentu alquran. Ingat!..Itu sebuah kesalahan posisi . Adapun dalam menilai hadits itu shahih atau tidaknya, Tetap alquranlah sebagai hakim tunggal yang agung. BUkannya sebaliknya seperti syahwat anda katakan:
Dan yang ingin saya bahas disini adalah kenyataan bahwa Islam melarang umatnya banyak bertanya tentang agama, karena sama seperti Muhammad marah jika kalian bertanya tentang agama demikian juga allah swt, sosok setan yang ngaku-ngaku sebagai Tuhan
. KATA SIAPA?? :lol:
Lagi pula hanya mengandalkan satu ayat itu anda berani beraninya menyimpulkan?. [-X Maaf, Anda tidak tau malu ya?? Saya sudah memberikan puluhan ayat yang tersusun sesuai urutan kasusnya. Itu saja belum cukup untuk menyimpulkan. Ee berani beraninya anda hanya secuil ayat sudah langsung menyimpulkan [-X

Apalagi pakai dekingan ibnu katsir segala lagi?? :lol: saya minta konsep yang diajarkan Ali Sina!!!. Paham?? :tonqe:

tidak ada satu ayat pun mengatakan muhammad marah ketika ditanya masalah agama juga tidak ada yang mengatakan allah swt, sosok setan yang ngaku-ngaku sebagai Tuhan kecuali andalah yang mengatakannya.Paham?? ](*,) Malah sebaliknya tuh: فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ عَلَى اللّهِ إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِ
Dengan rahmat dari Allah, anda bersikap lembut terhadap mereka. Kalaulah saja anda bersikap kasar lagi keras hati, sungguh niscaya mereka menjadi bubar dari lingkungan anda.
Karena anda lah setannya :rofl: Tunjukan pada saya ayat ayat yang anda susun sesuai kasus tersebut. Lagi pula dalil dari mana anda bisa bisanya menafsirkan alquran secara berdiri sendiri sendiri yang menurut syahwat anda tidak ada korelasinya dengan ayat lainnya :stun: . Memangnya cara itu benar?? :lol: Saya rasa sebelum saya menanggapi tulisan anda lainnya, anda harus belajar dulu dalam menafsirkan seluruh ayat ayat alquran secara benar.
Alquran sendiri yang mengatakannya bahwa ayat ayatnya saling jelas menjelaskan. Paham?? :lol:
وَأَنزَلْنَا فِيهَا آيَاتٍ بَيِّنَاتٍ لَّعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
Yaitu Kami menurunkan didalamnya adalah ayat ayat yang saling jelas menjelaskan sesama.

Diayat lain juga mengatakan bahwa penjelasannya dari petunjuk alquran وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى.
Bahkan alquran sendiri mengatakan bahwa dirinya sebaik baik tafsir وَاَحسَنَ تَفْسِيْرًا

jadi Wajar rasul yang lebih mengerti dari anda juga mengatakan:
اَلْقُرْاٰنُ يُفَسِّرُ بَعْضُهُ بَعْضًا. Alquran, bagian satu oleh bagian lainnya saling menafsirkan.(al hadits)

Jadi belajar dulu ya dalam menafsirkan dan ingat!! jangan kira saya lari dari topic ataupun pertanyaan anda. Saya hanya ingin mendudukkan persoalan demi persoalan ke proporsi sebenarnya. :lol:

Silahkan yang lainnya saja tapi yang berbobot :lol:
User avatar
pusing
 
Posts: 659
Joined: Wed Sep 08, 2010 6:10 am

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron