.

Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby saia » Mon Oct 11, 2010 9:05 pm

Numpang nonton Miki, saia demen liat komentar-komentar ente ..... :green:
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby sunni » Tue Oct 12, 2010 5:46 pm

mikimos wrote:Eh, reply anda tidak menjawab pertanyaan saya tuh.

Anda bawa2 analogi disini. Dalam konteks ketuhanan, coba jelaskan statement anda:
nahkoda --> sebagai apa? Sebagai Tuhan kah?
kapal --> sebagai apa?


hadoohhhh, masi blm ngerti jg, hal sprti ini mesti saya jabarkan satu persatu???????

oh iya,
saya lupa kalau yg saya ajak berdiskusi ini cuma bocah, hapir saya mengira klo kamu sudah dewasa,,,,
tp,, cukup menggigit, untuk ukuran bocah polos yg ada di avatar anda.

Nah Adik kecil yg kakak maksud Nahkoda berarti pemimpin, dan kapal berarrti bermakna luas mencakup seluruh isinya,(itu kan ada dlm kamus peribahasa Idonesia) nah secara logika a yg akan terjadi jika pemimpin itu lebih dari satu adalah kehancuran bagi yg dipimpinnya, dlm konteks ini berarti Tuhan, Tuhan tak mungkin mendapat tandingan karna semua yg ia ciptakan hanya merupakan bagian kecil dari kekuatan tuhan yg tak terbatas secara Logika Makhluk. jd kelebihannya itu ya tidak akan ada diskriminasi antara tuhan satu dan tuhan lainnya oleh umat, karna hati manusia itu selalu condong pada satu hal. mungkin pembahasan dalam mensifati Tuhan kakak cukupkan sampai di sini dulu karna memang in di larang oleh agama kakak, karna ada hal2 yg memang hanya merupakan urusan Allah dan kita manusia tidak perlu menggalinya lebih jauh, karna akal manusia tidak akan pernah sampai.,
pertanyaan untuk adik kecil. bagaimana seharusnya hubungan yg baik antara Tuhan dan manusia????? tolong yg ini kamu jawab sendiri yaa....
untuk pertanyaan kamu yg lain akan kakak sambung lain waktu, karna waktu kakak tdk banyak.....

nah selamat belajar....... :turban:
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby mikimos » Wed Oct 13, 2010 3:25 pm

the prevailer wrote:Saya takut melawan pencipta saya, karena takut dihukum


Ada banyak "pribadi" yang diklaim sebagai sosok Tuhan, anggaplah judulnya X, Y, dan Z.
Masing2 Tuhan ini bersabda bahwa dia adalah pencipta alam semesta dan isinya.

Pertanyaan saya:
Dari mana anda bisa mengerti bahwa yang merupakan Tuhan sesungguhnya (yang menciptakan anda) adalah salah satu dari tuhan2 itu? Katakanlah anda mengatakan anda bertuhankan si X, nah kenapa anda bisa tau bahwa X adalah tuhan yang sebenarnya dan Y serta Z adalah tuhan jadi-jadian?


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby mikimos » Wed Oct 13, 2010 3:35 pm

sunni wrote:karna waktu kakak tdk banyak.....


OK.. Saya tunggu sampai anda cukup waktu kembali ke thread ini.
Jika anda kembali ke sini, saya ingatkan saja bahwa "hutang" anda adalah untuk menjawab pertanyaan2 berikut ini (karena belum terjawab):

1. Coba jelaskan kepada saya kenapa yang anda sebut Esa/Tunggal/Satu2nya ini disebut sebagai kebenaran dibanding yang bukan Satu?
Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang "jamak" alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang "satu"?

2. Maksud anda apa? Apakah melalui statement ini anda ingin menyatakan bahwa Tuhan tidak dapat dijelaskan secara logika?

3. Tuhan anda tidak sanggup melindungi syariatnya yang telah ditetapkannya sendiri agar tetap berlaku di muka bumi?
Tuhan macam apa itu???

4. Kok tau2 meloncat ke ayat yang lain? :rolling:
(salah satu karakter muslim paling konyol ya yang kayak gini nih, kalau satu argumen sudah dimentahkan, bukannya mengakui kekeliruan, malah dengan pedenya -seolah kekeliruan sebelumnya itu tidak terjadi, seolah tidak terjadi apa2 dan tidak perlu berpikir apa2- langsung meloncat membawa argumen baru)

Ayat sebelumnya yang anda bawa dan anda sebut sebagai "fakta" dan terbukti ternyata cuma berisi kekonyolan + kengawuran Allah SWT, itu cukup menjadi bukti bahwa Allah SWT itu ternyata tidak tau apa2 dan kalah pintar dari manusia.

Lagiula, ayat baru yang anda sajikan disini itu maksudnya apa?
Bukannya anda disini sedang ingin memberikan FAKTA kepada saya? Fakta apa yang ingin anda buktikan melalui ayat Annisa 56 itu?


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby mikimos » Wed Oct 13, 2010 4:13 pm

sunni wrote:Nah Adik kecil yg kakak maksud Nahkoda berarti pemimpin, dan kapal berarrti bermakna luas mencakup seluruh isinya,(itu kan ada dlm kamus peribahasa Idonesia)


Anda ini suka bertele-tele dan tidak bisa sistematis dalam menguraikan sesuatu. #-o

Saya simpulkan dari uraian anda ya, CMIIW:

    nahkoda = tuhan
    kapal = alam semesta termasuk dunia dan isinya

sunni wrote:nah secara logika a yg akan terjadi jika pemimpin itu lebih dari satu adalah kehancuran bagi yg dipimpinnya, dlm konteks ini berarti Tuhan, Tuhan tak mungkin mendapat tandingan karna semua yg ia ciptakan hanya merupakan bagian kecil dari kekuatan tuhan yg tak terbatas secara Logika Makhluk. jd kelebihannya itu ya tidak akan ada diskriminasi antara tuhan satu dan tuhan lainnya oleh umat, karna hati manusia itu selalu condong pada satu hal.


Saya simpulkan dari uraian anda ya, CMIIW:

Dari uraian anda di atas, yang anda maksud "tandingan" bagi Tuhan yaitu ciptaan2Nya? Begitukah maksudnya?

Jawab dulu ya atau tidak, sebelum saya menanggapi lebih lanjut. Daripada saya salah menanggapi.
OK?

sunni wrote:mungkin pembahasan dalam mensifati Tuhan kakak cukupkan sampai di sini dulu karna memang ini di larang oleh agama kakak, karna ada hal2 yg memang hanya merupakan urusan Allah dan kita manusia tidak perlu menggalinya lebih jauh, karna akal manusia tidak akan pernah sampai.,


1. Kenapa Tuhan harus melarang manusia untuk berpikir dan menggali Tuhan?
Ini jadi mirip dengan orang yang sedang berbohong... kemudian agar tidak ketahuan bohongnya, si pembohong ini berusaha melarang orang lain untuk berbicara tentang dirinya dan kelakuannya. Sebab makin banyak orang berani bicara dan mendiskusikan dirinya, menganalisa kelakuannya, kebohongannya pasti terbongkar.

2. Jadi anda sudah sepakat ya bahwa akal manusia tidak sampai untuk menelaah tentang Tuhan?
Tapi coba anda pikir sendiri bahwa Allah SWT sendiri sudah membuat muslim untuk menelaan Tuhan secara logika (dengan akal).

Tidak percaya?

Tulisan anda sendiri menjadi buktinya. Baca bagian yang saya bold:
sunni wrote:Esa Bukan hanya berarti Satu tapi berarti Tunggal Atau satu satunya, tidak beranak (seperti perempuan), tidak juga menjadi anak (seperti Nabi Isa as)


Menyebut bahwa Tuhan tidak beranak dan tidak diperanakkan itu merupakan bukti bahwa Islam berusaha menjelaskan Tuhan secara logika. Benar kan?
Tapi di sisi lain muslim selalu berkata bahwa Islam melarang umatnya membahasnya secara logika.

Blunder.

Kalau memang mengatakan bahwa Tuhan itu tidak boleh dianalisa secara logika, ya tidak usah sok logis menjelaskan bahwa Tuhan tidak mungkin beranak dan menjadi anak.


Sekarang saya bawa contoh kecil, silakan anda coba tanggapi.

Muslim:
Islam adalah agama sempurna.

* miki: Kalau begitu, logikanya: agama Islam tidak boleh error (salah) dalam ajarannya.

Muslim:
Konsep ketuhanan Islam is the best! Tuhan Islam tauhid, non Islam bukan tauhid, jadi Tuhan islam lebih unggul. Tuhan yang benar itu yang tauhid!

Tentu saja tauhid itu yang paling benar! Coba bayangkan itu Tuhannya kristen, ada 3.. katanya trinitas.

Loh kalau Tuhan itu ada 3, gimana kalau mereka saling berantem karena beda pendapat???

Kan jadi kacau tuh!

Beda dengan Tuhannya islam, cukup satu untuk mengendalikan seluruhnya, tidak akan berantem dengan siapa2.


Kafir:
Seandainya Tuhannya kristen itu ada 3 pun, hanya kalau 3 Tuhan ini berantem maka akan jadi kacau.

Tapi jika tidak berantem ya so what!? Memangnya siapa yang memastikan kalau 3 itu pasti berantem?


Muslim:
Tidak pasti, tapi kan bisa saja berantem? Hahaha...

Coba bandingkan dengan Tuhannya islam. Tuhan itu kan maha kuasa, sempurna... Cukup satu dan maha kuasa.


Kafir:
Lhoo kalau Tuhan itu maha kuasa, Tuhannya kristen yang katamu ada 3 tadi juga maha kuasa dong.. Kan Tuhan... Tuhannya juga maha kuasa dan maha pintar dan maha akur. Tidak akan berantem dong.



Lalu kalau begitu, apa sih GUNA/FUNGSI tauhid?

Kalau ga ada fungsinya berarti tauhid = useless object dong?! Tunjukkan apa sih GUNA-nya tauhid. Kalau gak guna, buang ke tong sampah.


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby Jems366 » Wed Oct 13, 2010 4:30 pm

Astaga nak miki..

Ngucap nak, kok judes amat sih ??

Kalau kamu merasa TAUHID ga cocok..Ya wes lah..Jgn maki2 Tuhan kami ya..
User avatar
Jems366
 
Posts: 774
Joined: Thu Jul 15, 2010 4:57 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby Akukomkamu » Wed Oct 13, 2010 6:47 pm

Jems366 wrote:Astaga nak miki..

Ngucap nak, kok judes amat sih ??

Kalau kamu merasa TAUHID ga cocok..Ya wes lah..Jgn maki2 Tuhan kami ya..


Tuhan elo itu emang pantas di maki....karena bukan tuhan yg sesungguhnya , tuhan bikinan orang arab jaman jahilliya yg suka menyesatkan umatnya !!! elo sendiri bakal akan tersesatkan juga tanpa elo sadari ... percaya deh!!! :lol:



Pisss... :heart:
Akukomkamu
 
Posts: 5565
Joined: Sat Jul 11, 2009 11:34 am
Location: "Mengajak onta2 arab unt bisa BERMARTABAT" IFF adalah TEMPAT nya.

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby sunni » Thu Oct 14, 2010 5:31 pm

wah wah, inilah yg saya benci dr diskusi, meluas dan panjang...
its ok, kita bahas satu persatu....
mikimos wrote:OK.. Saya tunggu sampai anda cukup waktu kembali ke thread ini.
Jika anda kembali ke sini, saya ingatkan saja bahwa "hutang" anda adalah untuk menjawab pertanyaan2 berikut ini (karena belum terjawab):

hutang???? ternyata anda benar benar serius yaaa,,,,

ok, mulai batas ini saya ingatkan, kalau saya bukanlah seorang yg ahli dlm agama, saya masih dlm tahap yg sama sprt muslim pada umumnya yaitu awam... tp saya jg bukannya orang yg buta agama dan masih perli banyak belajar lg dlm mendalami agama islam... jd sebuah nasehat Ulama tentu akan lebih baik dr nasehat seorang awam... dan tak menutup kemungkinan jika saya salah dlm menyikapi komentar2 anda menurut islam sendiri.....
mikimos wrote:1. Coba jelaskan kepada saya kenapa yang anda sebut Esa/Tunggal/Satu2nya ini disebut sebagai kebenaran dibanding yang bukan Satu?
Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang "jamak" alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang "satu"?

yg ini saya anggap sudah di jawab, coba pahami lbih dlm lg....
mikimos wrote:2. Maksud anda apa? Apakah melalui statement ini anda ingin menyatakan bahwa Tuhan tidak dapat dijelaskan secara logika?
begitulah....
mikimos wrote:3. Tuhan anda tidak sanggup melindungi syariatnya yang telah ditetapkannya sendiri agar tetap berlaku di muka bumi?
Tuhan macam apa itu???
jd maksudnya begini, sedikit kisah dalam hadist Qudsi (yg bersumber langsung dr Allah) sebelum manusia di ciptakan, Allah menciptakan Matahari Bumi Bulan dll, lalu menyeru kepada mereka, "adakah yg mau memegang amanat KU" makhluk makhluk ini berkata tidak, ( Ini bukannya makhluk2 pada ngelawan sama Allah, tp krna ini sebuah penawaran dr Allah jd mereka dapat menolak, karna mereka tahu amanat ini adalah sangat berat) barulah setelah Allah menciptakan Adam, adam as ini mengatakan mampu untuk memegang amanat yg diberikan Allah, yaitu adalah hukum hukum Allah yg berupa syariat. makanya pada saat Adam as memakan buah khuldi( keabadian), Adam as ini begitu malunya terhadap Allah karna setelah diberi keutamaan di banding semua makhluk yg diciptakan Allah, lalu ditambah beban syari'at yg di pikulnya, Ia malah terbujuk Iblis dan memakan buah khuldi yg dilarang Allah untuk di dekati. mangkanya Anakcucu Adam as inilah yg secara generasi ke generasi menjaga dan melindungi syari'at2 yg telah diamanatkan kepada manusia untuk di jalankan....

mikimos wrote:4. Kok tau2 meloncat ke ayat yang lain? :rolling:
(salah satu karakter muslim paling konyol ya yang kayak gini nih, kalau satu argumen sudah dimentahkan, bukannya mengakui kekeliruan, malah dengan pedenya -seolah kekeliruan sebelumnya itu tidak terjadi, seolah tidak terjadi apa2 dan tidak perlu berpikir apa2- langsung meloncat membawa argumen baru)

Sabar dikit dnk... Mempelajari Agama itu tidak usah tergesa gesa, pelan pelan saja, yg penting paham dulu satu, baru loncat k yg lain. ok sekarang kita main2 di logika...
karna penguraiannya panjang dan referensinya tdk jelas , saya jd malas bacanya, pertama menurut anda teknologi apa yg dia gunakan untuk mengetahui keadaan embrio dlm rahim, apakah ia membelah setiap perut ibu yg hamil muda untuk risetnya???? it saja dulu pertanyaan saya???


mikimos wrote:Anda ini suka bertele-tele dan tidak bisa sistematis dalam menguraikan sesuatu. #-o

Saya simpulkan dari uraian anda ya, CMIIW:

nahkoda = tuhan
kapal = alam semesta termasuk dunia dan isinya

ternyata Anda ini tipe orang yg simple dan langsung pada Intinya....
mikimos wrote:Saya simpulkan dari uraian anda ya, CMIIW:

Dari uraian anda di atas, yang anda maksud "tandingan" bagi Tuhan yaitu ciptaan2Nya? Begitukah maksudnya?

Jawab dulu ya atau tidak, sebelum saya menanggapi lebih lanjut. Daripada saya salah menanggapi.
OK?
Yupp, begitulah....
mikimos wrote:1. Kenapa Tuhan harus melarang manusia untuk berpikir dan menggali Tuhan?
Ini jadi mirip dengan orang yang sedang berbohong... kemudian agar tidak ketahuan bohongnya, si pembohong ini berusaha melarang orang lain untuk berbicara tentang dirinya dan kelakuannya. Sebab makin banyak orang berani bicara dan mendiskusikan dirinya, menganalisa kelakuannya, kebohongannya pasti terbongkar.
sebenarnya logika anda itu tidak salah jg, tp dlm Pembahasannya anda perlu liat Obyeknya dulu, Allah memang melarang manusia untuk meneliti lebih dlam tentang Allah, Ruh, Qodo dan Qodar(ketentuan takdir) karna ini memang Rumit dan tidak terjangkau akal, seperti contoh, dapatkah kamu bayangkan batas dari Alam semesta yg backgroundnya hitam ini dan di taburi bintang bintang yg tak terhitung.. kita hanya bisa mempelajari yg di sekitar bumi kan, lenih jauh, apakah bisa????
mikimos wrote:2. Jadi anda sudah sepakat ya bahwa akal manusia tidak sampai untuk menelaah tentang Tuhan?
Tapi coba anda pikir sendiri bahwa Allah SWT sendiri sudah membuat muslim untuk menelaan Tuhan secara logika (dengan akal).

Tidak percaya?
Maksudnya Allah cuma Ingin menggambarkan apa yg cukup dimengerti akal manusia saja. misalnya bocah 5 tahu berjalan jalan di sebuah pegunungan, bocah itu tau gunung itu besar, indah, hijau dan degala macam pecona yg terlihat di sekitarnya, tp apakah bocah tadi tau mengenai pembentukannya, unsur yg ada di perutnya seberapa besar dapur magma di bawahnya, dan seberapa dalam lapisan Gunung itu menancap di lempeng bumi????? Kita ini cuma sesuatu yg kecil di hadapan Allah.. ada yg bilang Allah itu ada di kanan kita ada di kiri kita di atas dibawah bahkan lebih dekat dr nadi di leherkita???? klo begitu dimana sebenarnya Allah????? Apa kah itu logis??? Cuma Iman yg bisa membenarkannya Seperti yg dikatakan Umar Bin Khattab ra," Siapa yg mencari tahu keberadaan Allah, Hatinya akan menjadi gelap".
yg saya maksud di atas itu, kita hanya bisa menyikapi tentang Allah itu dari ciptaan2 Nya dan Sifat sifanNya yg Allah beritahu Melalui Al Qur'an dan Hadits, lebih dari itu, hentikan saja...
mikimos wrote:Lalu kalau begitu, apa sih GUNA/FUNGSI tauhid?
Tergantung dari sisi apa???? karna Tauhid itu luas...

Nahh Adik kecil, Pelajarilah pelan pelan, dan sebuah kata2 penutup adalah Ulama itu adalah yg paling berhati hati dan Umara (pemimpin) adalah yg paling bijak. jd berhati hati dan bijaksanalah..... ( Ini kata kata temanku yg non muslim)

Sunni

Jems366 wrote:Astaga nak miki..

Ngucap nak, kok judes amat sih ??

Kalau kamu merasa TAUHID ga cocok..Ya wes lah..Jgn maki2 Tuhan kami ya..


Tenang brader,,, orang sprti ini takperlu dikerasin tp jg jgn di manja... biarkan saja perlahan2 dia mengenal sosok dunia yg sesungguhnya Dunia yg kejam dan mengerikan.... :lol:
Akukomkamu wrote:Tuhan elo itu emang pantas di maki....karena bukan tuhan yg sesungguhnya , tuhan bikinan orang arab jaman jahilliya yg suka menyesatkan umatnya !!! elo sendiri bakal akan tersesatkan juga tanpa elo sadari ... percaya deh!!! :lol:
, akhirnya setelah ditunggu tunggu datang juga saat saya berdiskusi dengan salah satu orang ter vokal di sini,,,
Akukomkamu, karna anda membela mikimos, saya anggap anda mewakili dia, dan pertanyaan2 yg tidak dia jawab akan saya bebankan kpd anda, menurutmu bagaimanakah hubngan yg baik antara hamba dan tuhan???? itu saja dulu....

Piss
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby a_man » Thu Oct 14, 2010 7:19 pm

sunni wrote:Gampangnya gini aja deh, apakah mungkin ada dua nahkoda dlm satu kapal??????

bukannya cuma mungkin, tapi sudah sedari dulu kaleee.
emangnya tugas co-pilot itu ngeganggu tugas pilot ya ?

mikimos wrote:Postingan bertele-tele ini tetap tidak menjelaskan pemahaman frase "Manusia menolong Tuhan dan akhirnya Tuhan menolong manusia".
Coba uraikan dengan lebih jelas. Tidak perlu bertele-tele, uraikan secara sistematis saja.

se7, emang susah banget moles aib alohswt hanya dengan 1 kalimat, misalnya :
"muslim menolong alohswt karena mengharap kepastian pertolongan dari alohswt".
User avatar
a_man
 
Posts: 4320
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby sunni » Sat Oct 16, 2010 9:38 pm

a_man wrote:bukannya cuma mungkin, tapi sudah sedari dulu kaleee.
emangnya tugas co-pilot itu ngeganggu tugas pilot ya ?
emang yg bilang ganggu siapa, tulisan anda menyatakan bahwa pilot memang hanya satu yg mengendalikan kapal, dan yg membantunya di sebut co pilot, seperti para malaikat jg...
a_man wrote:se7, emang susah banget moles aib alohswt hanya dengan 1 kalimat, misalnya :
"muslim menolong alohswt karena mengharap kepastian pertolongan dari alohswt".
baca postingan gw d atas deh,, baru berhipotesis...
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby oglikom » Sat Oct 16, 2010 10:07 pm

a_man wrote:se7, emang susah banget moles aib alohswt hanya dengan 1 kalimat, misalnya :
"muslim menolong alohswt karena mengharap kepastian pertolongan dari alohswt".

Ya, seperti pedagang aja mau untung harus keluar modal..... :finga:
Tapi Allah swt "memang membutuhkan muslim untuk menolongnya" karena untuk membedakan yang mana sekutu sejatinya.
Seperti setan dan iblis di jadikan sekutunya untuk mengetahui orang yang "beriman".

Kira-kira benar tidak, ya?? :rolleyes:
oglikom
 
Posts: 3375
Joined: Tue May 04, 2010 11:33 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby a_man » Sat Oct 16, 2010 10:19 pm

sunni wrote:tulisan anda menyatakan bahwa pilot memang hanya satu yg mengendalikan kapal, dan yg membantunya di sebut co pilot, seperti para malaikat jg...

emang cuma 1 yg ngendalikan, tapi co-pilot jg bisa, jadi ada yg gantiin klo pilotnya lagi sibuk memuji2 dirinya sendiri.
User avatar
a_man
 
Posts: 4320
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby mikimos » Sun Oct 17, 2010 1:56 pm

sunni wrote:yg ini saya anggap sudah di jawab, coba pahami lbih dlm lg....


Sudah dijawab? Sudah ditanggapi sih iya, tapi tanggapan anda tidak menjawab pertanyaan saya.
Saya ulangi:

1. Coba jelaskan kepada saya kenapa yang anda sebut Esa/Tunggal/Satu2nya ini disebut sebagai kebenaran dibanding yang bukan Satu?
Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang "jamak" alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang "satu"?

Kalau jawab tuh gini contohnya:
"Esa/tunggal/satu itu disebut benar, sebab ........................ (bla bla bla). Dan terbukti bahwa jika Tuhannya jamak maka akan terjadilah bla bla bla..... Coba jika Tuhan hanya satu kan akan bla bla bla...."

Nah itu baru menjawab pertanyaan. Saya ingatkan lagi bahwa tanggapan anda di page 1 hanyalah berupa kalimat seperti ini:
sunni wrote:Gampangnya gini aja deh, apakah mungkin ada dua nahkoda dlm satu kapal??????, Sbnarnya memang sulit mbak klo sruh mendeskripsikan Tuhan Karna tdk akan ada yg mampu, klo ada orng yg blng mampu, brarti dia pendusta....


Anda sebut kalimat seperti ini adalah kalimat yang sudah menjawab pertanyaan saya?
Yang benar aja.. Image

Silakan anda pikirkan lagi jawabannya. OK.

sunni wrote:begitulah....


Kalau memang Tuhan tidak bisa dijelaskan secara logika, kok Quran berusaha menjelaskannya secara logika?
Baca disini:

QS 6:101
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.


Ayat tersebut menunjukkan bahwa Islam berusaha menjelaskan Tuhan secara logika. "Tuhan" Islam ini melogikakan bahwa untuk sesuatu bisa punya anak maka haruslah mempunyai istri terlebih dulu. Nah karena "tuhan" tidak beristri maka bagaimana mungkin dia punya anak. Begitu kan bunyi ayat itu?

Anda sebagai muslim harus mengimani ayat tersebut. Berarti anda setuju bahwa Islam menjelaskan Tuhan secara logika.
Tapi sekarang disini kok anda beraninya mengatakan bahwa Tuhan tidak dapat dijelaskan secara logika?
Image

sunni wrote:jd maksudnya begini, sedikit kisah dalam hadist Qudsi (yg bersumber langsung dr Allah) sebelum manusia di ciptakan, Allah menciptakan Matahari Bumi Bulan dll, lalu menyeru kepada mereka, "adakah yg mau memegang amanat KU" makhluk makhluk ini berkata tidak, ( Ini bukannya makhluk2 pada ngelawan sama Allah, tp krna ini sebuah penawaran dr Allah jd mereka dapat menolak, karna mereka tahu amanat ini adalah sangat berat) barulah setelah Allah menciptakan Adam, adam as ini mengatakan mampu untuk memegang amanat yg diberikan Allah, yaitu adalah hukum hukum Allah yg berupa syariat. makanya pada saat Adam as memakan buah khuldi( keabadian), Adam as ini begitu malunya terhadap Allah karna setelah diberi keutamaan di banding semua makhluk yg diciptakan Allah, lalu ditambah beban syari'at yg di pikulnya, Ia malah terbujuk Iblis dan memakan buah khuldi yg dilarang Allah untuk di dekati. mangkanya Anakcucu Adam as inilah yg secara generasi ke generasi menjaga dan melindungi syari'at2 yg telah diamanatkan kepada manusia untuk di jalankan....


Image

Saya tanya apa malah anda jawab apa. Tidak nyambung blas..
Anda tidak mudeng dengan pertanyaan saya ya?
Saya ulangi lagi dan perhatikan baik2:

3. Tuhan anda tidak sanggup melindungi syariatnya yang telah ditetapkannya sendiri agar tetap berlaku di muka bumi?
Tuhan macam apa itu???

Yang sedang saya pertanyakan adalah kesanggupan Tuhan anda untuk melindungi syariatnya sendiri. Bukan tentang pertanyaan Tuhan kepada ciptaan2nya.

sunni wrote:karna penguraiannya panjang dan referensinya tdk jelas , saya jd malas bacanya


Pantesan. Baca aja malas, nggak heran dari tadi ditanya apa malah jawab apa.
Jadi orang jangan malas baca. Atau anda udah takut duluan untuk membaca karena kuatir uraian2 disana akan membuktikan kengawuran Allah anda?

Saya tidak akan memposting ulang untuk anda. Baca lagi link2 yang sudah saya kasih. Kalau tidak mau baca ya tidak usah diskusi. Sejak kapan ada orang mau diskusi tapi disuruh baca aja malas.
Image

Ayat b0doh dari Allah SWT tentang penciptaan itu sudah terbukti ngaco. Sementara Islam mengklaim bahwa Quran adalah kitab sempurna.
Sempurna berarti TIDAK BOLEH ADA KESALAHAN, walau hanya satu kesalahan sekalipun.
Begitu ada satu saja kesalahan, maka saat itu juga klaim kesempurnaan itu RUNTUH BERANTAKAN.

Karena sudah terbukti bahwa kitab yang diklaim sempurna itu ternyata bukanlah kitab sempurna, kenapa kita harus mempercayai kitab tersebut sebagai kebenaran?
Toh klaim SEMPURNA itu sendiri ternyata cuma BOHONG belaka. Memangnya apa lagi yang bisa diharapkan dari sebuah KEBOHONGAN?
Nothing.

Usaha anda untuk meloncat kepada ayat yang lain setelah ayat pertama yang anda bawa itu TERBUKTI merupakan kebodohan Allah SWT, hanya menunjukkan upaya anda membutakan dan membodohi diri sendiri akan kenyataan bahwa Allah SWT ternyata tidak tau apa2 tentang proses penciptaan manusia.
Seharusnya anda merasa malu, masih bisa2nya berusaha meloncat ke ayat yang satu setelah ayat sebelumnya terbukti ngaco.

sunni wrote:Yupp, begitulah....


OK anggap Tuhan tidak dapat ditandingkan dengan ciptaannya.
Sekarang berikutnya:
saya tidak berniat menandingkan Tuhan dengan ciptaannya. Saya hanya berpikir begini: katakanlah ada agama bernama "HipHipHura" yang mengakui tuhannya ada lima, yaitu Tuhan A, B, C, D, dan E. Masing2 tuhan ini punya fungsi/peran masing2 dan bekerja sama untuk mengatur kehidupan.

Nah pertanyaan saya:
Apakah anda bisa membuktikan kepada saya secara logis bahwa Tuhan Islam anda yang hanya satu itu lebih benar daripada Tuhan HipHipHura yang jumlahnya ada lima?
Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang lima? alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang satu?

Silakan.

sunni wrote:sebenarnya logika anda itu tidak salah jg, tp dlm Pembahasannya anda perlu liat Obyeknya dulu, Allah memang melarang manusia untuk meneliti lebih dlam tentang Allah, Ruh, Qodo dan Qodar(ketentuan takdir) karna ini memang Rumit dan tidak terjangkau akal, seperti contoh, dapatkah kamu bayangkan batas dari Alam semesta yg backgroundnya hitam ini dan di taburi bintang bintang yg tak terhitung.. kita hanya bisa mempelajari yg di sekitar bumi kan, lenih jauh, apakah bisa????


Image

Tuhan macam apa tuh yang malah melarang manusia untuk berusaha memahami hal2 yang belum terjangkau???
Uraian anda lagi2 tidak menjawab pertanyaan saya. Hanya sekedar menanggapi, tapi tidak berisi argumen apapun.

Kenapa Allah harus melarang manusia untuk berpikir dan menggali Tuhan?
Ini jadi mirip dengan orang yang sedang berbohong... kemudian agar tidak ketahuan bohongnya, si pembohong ini berusaha melarang orang lain untuk berbicara tentang dirinya dan kelakuannya. Sebab makin banyak orang berani bicara dan mendiskusikan dirinya, menganalisa kelakuannya, kebohongannya pasti terbongkar.
Kalau Allah SWT tidak menyimpan kebohongan, ngapain dia harus melarang manusia untuk berusaha berpikir??? Wong berusaha memahami kok malah dilarang.
Nggak masuk akal.

sunni wrote:Maksudnya Allah cuma Ingin menggambarkan apa yg cukup dimengerti akal manusia saja. misalnya bocah 5 tahu berjalan jalan di sebuah pegunungan, bocah itu tau gunung itu besar, indah, hijau dan degala macam pecona yg terlihat di sekitarnya, tp apakah bocah tadi tau mengenai pembentukannya, unsur yg ada di perutnya seberapa besar dapur magma di bawahnya, dan seberapa dalam lapisan Gunung itu menancap di lempeng bumi????? Kita ini cuma sesuatu yg kecil di hadapan Allah.. ada yg bilang Allah itu ada di kanan kita ada di kiri kita di atas dibawah bahkan lebih dekat dr nadi di leherkita???? klo begitu dimana sebenarnya Allah????? Apa kah itu logis??? Cuma Iman yg bisa membenarkannya Seperti yg dikatakan Umar Bin Khattab ra," Siapa yg mencari tahu keberadaan Allah, Hatinya akan menjadi gelap".
yg saya maksud di atas itu, kita hanya bisa menyikapi tentang Allah itu dari ciptaan2 Nya dan Sifat sifanNya yg Allah beritahu Melalui Al Qur'an dan Hadits, lebih dari itu, hentikan saja...


Pertanyaan mengenai menelaah Tuhan secara logika sudah saya uraikan di atas.
Islam sudah berusaha menjelaskan Tuhan secara logika. Jadi mulai sekarang muslim harusnya berhenti mengatakan bahwa Tuhan tidak dapat ditelaah secara logika.

sunni wrote:Tergantung dari sisi apa???? karna Tauhid itu luas...


Pertanyaan saya mengenai ini sudah include dalam kasus agama HipHipHura tadi. Silakan dijawab.
Untuk mempermudah mendapat gambaran, saya sudah menyertakan juga contoh dialognya di atas.
Saya copas ulang:

Muslim:
Konsep ketuhanan Islam is the best! Tuhan Islam tauhid, non Islam bukan tauhid, jadi Tuhan islam lebih unggul. Tuhan yang benar itu yang tauhid!
Tentu saja tauhid itu yang paling benar! Coba bayangkan itu Tuhannya kristen, ada 3.. katanya trinitas.
Loh kalau Tuhan itu ada 3, gimana kalau mereka saling berantem karena beda pendapat???
Kan jadi kacau tuh!
Beda dengan Tuhannya islam, cukup satu untuk mengendalikan seluruhnya, tidak akan berantem dengan siapa2.


Kafir:
Seandainya Tuhannya kristen itu ada 3 pun, hanya kalau 3 Tuhan ini berantem maka akan jadi kacau.
Tapi jika tidak berantem ya so what!? Memangnya siapa yang memastikan kalau 3 itu pasti berantem?


Muslim:
Tidak pasti, tapi kan bisa saja berantem? Hahaha...
Coba bandingkan dengan Tuhannya islam. Tuhan itu kan maha kuasa, sempurna... Cukup satu dan maha kuasa.


Kafir:
Lhoo kalau Tuhan itu maha kuasa, Tuhannya kristen yang katamu ada 3 tadi juga maha kuasa dong.. Kan Tuhan... Tuhannya juga maha kuasa dan maha pintar dan maha akur. Tidak akan berantem dong.


Lalu kalau begitu, apa sih GUNA/FUNGSI tauhid?


Gabungkan contoh dialog muslim-kafir ini dengan pertanyaan saya mengenai tuhan agama HipHipHura, kemudian pikirkanlah jawabannya.
Tunjukkan bahwa Islam harus dan layak untuk dibela.


miki
User avatar
mikimos
 
Posts: 3251
Joined: Tue Jul 15, 2008 7:01 pm
Location: Indonesia Faith Freedom

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby sunni » Wed Oct 20, 2010 9:10 pm

mikimos wrote:Sudah dijawab? Sudah ditanggapi sih iya, tapi tanggapan anda tidak menjawab pertanyaan saya.
Saya ulangi:

1. Coba jelaskan kepada saya kenapa yang anda sebut Esa/Tunggal/Satu2nya ini disebut sebagai kebenaran dibanding yang bukan Satu?
Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang "jamak" alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang "satu"?

Kalau jawab tuh gini contohnya:
"Esa/tunggal/satu itu disebut benar, sebab ........................ (bla bla bla). Dan terbukti bahwa jika Tuhannya jamak maka akan terjadilah bla bla bla..... Coba jika Tuhan hanya satu kan akan bla bla bla...."

Nah itu baru menjawab pertanyaan. Saya ingatkan lagi bahwa tanggapan anda di page 1 hanyalah berupa kalimat seperti ini:

sunni wrote:Gampangnya gini aja deh, apakah mungkin ada dua nahkoda dlm satu kapal??????, Sbnarnya memang sulit mbak klo sruh mendeskripsikan Tuhan Karna tdk akan ada yg mampu, klo ada orng yg blng mampu, brarti dia pendusta....



Anda sebut kalimat seperti ini adalah kalimat yang sudah menjawab pertanyaan saya?
Yang benar aja.. Image

Huh :-s susah juga yaa, ternyata anda masih belum memahami maksud saya, yg saya maksud dlm nahkoda itu sudah jelas kan seandainya nahkoda, dlm hal ini Tuhan, Ada lebih dari satu, tentu alam smesta ini jd berantakan.
mikimos wrote:sunni wrote:nah secara logika a yg akan terjadi jika pemimpin itu lebih dari satu adalah kehancuran bagi yg dipimpinnya, dlm konteks ini berarti Tuhan, Tuhan tak mungkin mendapat tandingan karna semua yg ia ciptakan hanya merupakan bagian kecil dari kekuatan tuhan yg tak terbatas secara Logika Makhluk. jd kelebihannya itu ya tidak akan ada diskriminasi antara tuhan satu dan tuhan lainnya oleh umat, karna hati manusia itu selalu condong pada satu hal.
saya jelaskan secara singkat begini, makanya pahami dulu baru membuat kesimpulan.

Esa/tunggal/satu itu disebut benar, sebab Tuhan menjadi pemegang kendali penuh dr setiap makhluk yg diciptakannya dan Tidak adanya diskriminasi antara tuhan satu dan lainnya,.
Dan jika Tuhannya jamak maka akan terjadi seorang umat misal lebih condong memuja tuuhan A padahal tuhan B yg senantiasa memberi Rejeki kepada dia menjadi iri pada tuhan A, saat tuhan C ingin mengazabnya ternyata tuhan D tidak setuju untuk mengazab si hamba, akhirnya tuhan E memutusakn agar di adakan musyawarah bersama para tuhan dan hasil musyawarah memutuskan bahwa si hamba harus di azab.ternyata malang betul nasib si hamba yg sehari hari selalu taat dan mematuhi tuhan, hanya karna condong pada satu tuhan ( mungkin memang cuma itu yg di kenal) di azab karna hasil mufakat bersama para tuhan :lol:

tak bosan2 saya ingatkan Kalau Agama itu tidak akan menjangkau akal, apalagi manusia di alam dunia ini sangat terbatas kemampuannya. pendengaran manusia saja cuma sampai 20000 Hz padahal kucing saja sampai 60000 Hz. Klau anda kuliah, mungkin anda akan menemui pelajaran ilmu alamiah dasar, dan dlm pelajaran ini Agama tak dianggap apa2 krna Ilmu tak akan menjangkau agama dan agama pasti lebih dr ilmu pasti. Ini berlaku untuk semua agama.
Kalau anda ingin menkonsepkan tuhan secara ilmiah, usaha anda itu pasti akan sia2. saran saya adalah, pelajari dari hal yg mudah dulu, karna Tauhid itu mempunyai tempat yg tertinggi, Bagaimana mungkin anda bisa mempelajari Kalkulus kalau anda masih belum paham Dasar matematika?????

mikimos wrote:Kalau memang Tuhan tidak bisa dijelaskan secara logika, kok Quran berusaha menjelaskannya secara logika?
Baca disini:

QS 6:101
Dia Pencipta langit dan bumi. Bagaimana Dia mempunyai anak padahal Dia tidak mempunyai isteri. Dia menciptakan segala sesuatu; dan Dia mengetahui segala sesuatu.

Ayat tersebut menunjukkan bahwa Islam berusaha menjelaskan Tuhan secara logika. "Tuhan" Islam ini melogikakan bahwa untuk sesuatu bisa punya anak maka haruslah mempunyai istri terlebih dulu. Nah karena "tuhan" tidak beristri maka bagaimana mungkin dia punya anak. Begitu kan bunyi ayat itu?

Anda sebagai muslim harus mengimani ayat tersebut. Berarti anda setuju bahwa Islam menjelaskan Tuhan secara logika.
Tapi sekarang disini kok anda beraninya mengatakan bahwa Tuhan tidak dapat dijelaskan secara logika?
Image

emang kapan saya bilang ga mengimani ayat tsb??? maksudnya kan sudah saya jelaskan di atas kalau Tuhan hanya menjelaskan sesuatu yg sifatnya umum dan Menjangkau akal manusia , misal, "Dia pencipta langit dan bumi". kita hanya boleh tahu hal ini dan inilah logokanya, tentang bagaimana Cara tuhan nyiptain langt dan bumi, kita tidak perlu mencari tahu, karna tak akan terjangkau akal kita yg terbatas ini.
mikimos wrote:Saya tanya apa malah anda jawab apa. Tidak nyambung blas..
Anda tidak mudeng dengan pertanyaan saya ya?
Saya ulangi lagi dan perhatikan baik2:

3. Tuhan anda tidak sanggup melindungi syariatnya yang telah ditetapkannya sendiri agar tetap berlaku di muka bumi?
Tuhan macam apa itu???

Yang sedang saya pertanyakan adalah kesanggupan Tuhan anda untuk melindungi syariatnya sendiri. Bukan tentang pertanyaan Tuhan kepada ciptaan2nya.
lagi2 anda membacanya tanpa memahami. saya nulis bkannya asal tulis cerita, Anda lihat dnk, kaitannya dengan pertanyaan saya, pelajari, lalu di analisa, yg sya tulis itu awal mula syariat di berikan, bukan kepada jin, bukan kpd malaikat, bkn jg kpd Binatang, Tp kpd manusia.
dan Tuhan ya jelas sanggup, nyiptain aja sanggup masa ngaturnya ga sanggup, klo gtu knp hrus nyiptain manusia??? maksudnya ya jelas untu menguji siapa2 manusia yg benar2 beriman, dan tidak, karna syariat adalah pembeda antara Kebaikan dan keburukan? seandainya Tuhan terus terusan membuat manusia ini semuanya luruuus aja, tanpa ada orang yg berpaling dr Akidah tentu dunia ini ga akan ada akhirnya, dan klo ga da akhirnya terus kasian dnk yg mati, pdhl orang2 baik tp mati begitu saja seperti Domba tnp surga dan neraka...
mikimos wrote:Pantesan. Baca aja malas, nggak heran dari tadi ditanya apa malah jawab apa.
Jadi orang jangan malas baca. Atau anda udah takut duluan untuk membaca karena kuatir uraian2 disana akan membuktikan kengawuran Allah anda?
Iya Iya saya yg salah, Ini dah saya baca, sampai 3 kali malah.
mikimos wrote:Saya tidak akan memposting ulang untuk anda. Baca lagi link2 yang sudah saya kasih. Kalau tidak mau baca ya tidak usah diskusi. Sejak kapan ada orang mau diskusi tapi disuruh baca aja malas.
Image

Ayat b0doh dari Allah SWT tentang penciptaan itu sudah terbukti ngaco. Sementara Islam mengklaim bahwa Quran adalah kitab sempurna.
Sempurna berarti TIDAK BOLEH ADA KESALAHAN, walau hanya satu kesalahan sekalipun.
Begitu ada satu saja kesalahan, maka saat itu juga klaim kesempurnaan itu RUNTUH BERANTAKAN.

Karena sudah terbukti bahwa kitab yang diklaim sempurna itu ternyata bukanlah kitab sempurna, kenapa kita harus mempercayai kitab tersebut sebagai kebenaran?
Toh klaim SEMPURNA itu sendiri ternyata cuma BOHONG belaka. Memangnya apa lagi yang bisa diharapkan dari sebuah KEBOHONGAN?
Nothing.

Usaha anda untuk meloncat kepada ayat yang lain setelah ayat pertama yang anda bawa itu TERBUKTI merupakan kebodohan Allah SWT, hanya menunjukkan upaya anda membutakan dan membodohi diri sendiri akan kenyataan bahwa Allah SWT ternyata tidak tau apa2 tentang proses penciptaan manusia.
Seharusnya anda merasa malu, masih bisa2nya berusaha meloncat ke ayat yang satu setelah ayat sebelumnya terbukti ngaco.
Yg salah saya kok mlah nyalahin Tuhan saya?, maksud saya itu supaya anda berargumen sendiri tentang fakta yg saya berikan, tap karna anda ngasi link makanya saya kasih ayat lain supaya anda mau mengargumentasikannya sendiri... ok, kita lupakan ayat yg kedua dulu, mengenai yg pertama, di posting
hanya tertulis begini
When the material secreted by the female in the uterus has been fixed by the semen of the male ... (Saat materi yg dikeluarkan wanita dlm rahim diraih oleh air mani lelaki ...)
Last edited by ali5196 on Fri Oct 20, 2006 9:22 am, edited 4 times in total.

Tapi tak ada satupun penjelasan ilmiahnya , misal dia melakukan percobaan dengan menggunakan apa terhadap siapa dan prosesnya bagaimanya, Kalau Hippocrates Adalah orang Ilmiah, tentu dia tidak akan membuat kesimpulan tanpa menjelaskan proses dan tata caranya secara ilmiah,(satu kejanggalan) lalu apakah anda yakin buku yg di tulis hippocrates adalah murni tanpa adanya penambahan, atau pengurangan oleh ahli2 kedokteran dr jaman ke jaman???? disini pun tak menjelaskan proses setelah mani bercampur dengan sel telur,??????
mikimos wrote:saya tidak berniat menandingkan Tuhan dengan ciptaannya. Saya hanya berpikir begini: katakanlah ada agama bernama "HipHipHura" yang mengakui tuhannya ada lima, yaitu Tuhan A, B, C, D, dan E. Masing2 tuhan ini punya fungsi/peran masing2 dan bekerja sama untuk mengatur kehidupan.
:rolling: emang ga ada nama laen ya?????? :lol: Huwh.. km inie, di saat genting begini masih sempat2nya melawak....

yg HiphipHura saya jawab d yg paling atas aja deh
mikimos wrote:Fungsi ketuhanan apa yang tidak dapat dipenuhi oleh Tuhan yang lima? alias hanya bisa dipenuhi oleh Tuhan yang satu?

Silakan.

Umat pastinya akan bingung karna tuhan sebanyak itu, karna hati manusia itu selalu condong pada satu hal....
mikimos wrote:Kenapa Allah harus melarang manusia untuk berpikir dan menggali Tuhan?
Ini jadi mirip dengan orang yang sedang berbohong... kemudian agar tidak ketahuan bohongnya, si pembohong ini berusaha melarang orang lain untuk berbicara tentang dirinya dan kelakuannya. Sebab makin banyak orang berani bicara dan mendiskusikan dirinya, menganalisa kelakuannya, kebohongannya pasti terbongkar.
Kalau Allah SWT tidak menyimpan kebohongan, ngapain dia harus melarang manusia untuk berusaha berpikir??? Wong berusaha memahami kok malah dilarang.
Nggak masuk akal.
Penjelasannya ada di atas. saya paham kenapa anda begitu sulit memahami ini, karna saya sejak lahir memang islam dan belahar islam secara perlahan dari nol, sedangkan anda dari lahirnya buka islam, tentunya akan sulit,. saya lihat anda disini sepertinya terlalu egois dlm diskusi, ini mlh jd semacam obrolan antara hakim dan teerdakwa, kenapa anda tidak mencoba jawab pertanyaan saya???? supaya lebih fair, atau ini merupaka strategi aman anda untuh tmenjaga agar kesalahan2 anda tidak terbongkar???

Satu saja pertanyaan saya, memang untuk apa anda bertanya tentang agama islam???? dan seandainya semua dakwaan2 anda salah, lalu apa anda lantas mau masuk islam?????
Tolong yg ini di jawab.....
dan sebenarnya saya pun bukanya orang yg ahli agama, jadi maafkan saya jika beberapa argumen saya malah membuat anda bingung......

sunni
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby Dudekh » Thu Oct 21, 2010 9:36 am

diskusi yg bagus
nompang nandain tret :supz:
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby EBOL » Thu Oct 21, 2010 1:22 pm

KENAPA HARUS MENOLONG AGAMA ALLAH???

karena ALLAH tidak ke sembarang orang memberikan hidayahNya, Dia yg punya kuasa kepada siapa akan memberikan hidayahNya...
maksudnya, jika ALLAH "turun tangan" langsung membela agamaNya, maka setiap orang yg menyaksikannya akan menemukan fakta kebenaran ISLAM...
bukan itu yg diinginkan ALLAH, Dia menghendaki setiap umatNya mencari kebenaran agama yg benar dengan mengandalkan akal pikirannya sendiri yg sudah ALLAH anugerahkan kepada kita...
jadi, setiap Muslim berkewajiban menolong agama ALLAH, karena ALLAH tidak akan dengan mudah memberikan hidayahNya...
EBOL
 
Posts: 43
Joined: Sat Aug 22, 2009 5:01 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby Dudekh » Thu Oct 21, 2010 1:59 pm

EBOL wrote:maka setiap orang yg menyaksikannya akan menemukan fakta kebenaran ISLAM...

bukankah harusnya ini yg diinginkan allahswt, muhammad dan para muslim? aneh :shock:
EBOL wrote:Dia menghendaki setiap umatNya mencari kebenaran agama yg benar dengan mengandalkan akal pikirannya sendiri yg sudah ALLAH anugerahkan kepada kita...

kalau saja kau menggunakan akal dan pikiranmu untuk mengkaji islam apalagi kalu kau tambah dgn nuranimu, detik ini juga kau akan murtad
allah swt saja melarang kaum muslim untuk banyak bertanya hal2 yg akan menyusahkan pikiran muhammad
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby a_man » Thu Oct 21, 2010 4:15 pm

jadi bener, muslim wajib jilat pantat alohswt....
User avatar
a_man
 
Posts: 4320
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby sunni » Sun Oct 24, 2010 8:42 pm

Dudekh wrote:bukankah harusnya ini yg diinginkan allahswt, muhammad dan para muslim? aneh :shock:


kalau ini terus menerus di tunjukkan Allah, pertama akal manusia tdk akan berkembang scara rasional, dan menjadi tdk seimbang antara Akhirat dan dunia.
kemudian manusia akan menyembah Allah hanya karna takut di siksa, bukan atas dasar kepatutan dan kecintaan.
Dudekh wrote:kalau saja kau menggunakan akal dan pikiranmu untuk mengkaji islam apalagi kalu kau tambah dgn nuranimu, detik ini juga kau akan murtad
allah swt saja melarang kaum muslim untuk banyak bertanya hal2 yg akan menyusahkan pikiran muhammad

apa kau bisa membuktikannya????? di tunggu sampai kiamatpun saya yakin tdk akan bisa.... Allah melarang Para sahabat untuk menanyakan hal2 yg sulit di pahami akal bkn karna Rasulullah tdk bisa menjawabnya, Kalau Rasulullah tdk bisa jawab, tentu akan turun wahyu dr Allah. tp hal ini d larang agar tdk membebani pikiran manusia itu sendiri, untuk mengkaji hal2 yg diluar nalar......


BTW Mikimos mana yaaa :-k
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: Kenapa Islam harus dibela? kenapa agama sendiri dibela?

Postby Dudekh » Mon Oct 25, 2010 10:15 am

sunni wrote:kalau ini terus menerus di tunjukkan Allah, pertama akal manusia tdk akan berkembang scara rasional, dan menjadi tdk seimbang antara Akhirat dan dunia.
kemudian manusia akan menyembah Allah hanya karna takut di siksa, bukan atas dasar kepatutan dan kecintaan.

masalahnya awloh swt tidak pernah sekali pun menunjukkan eksistensinya
lantas apa yg membuat orang2 harus percaya kepadanya? hanya berdasarkan tutur kata muhammad???

sunni wrote:apa kau bisa membuktikannya????? di tunggu sampai kiamatpun saya yakin tdk akan bisa....

jika saja akal, pikiran dan nuranimu kau gunakan untuk mengkaji bahwa ada tuhan yg menganjurkan perpecahan kepada sesama ciptaannya hanya karena tidak percaya kepadanya, maka kau akan dapat menyimpulkan bahwa itu bukanlah Tuhan yg sejati.
mau dikemanakan sifat Tuhan yg maha penyayang dan maha pengasih itu?

sunni wrote: Allah melarang Para sahabat untuk menanyakan hal2 yg sulit di pahami akal bkn karna Rasulullah tdk bisa menjawabnya, Kalau Rasulullah tdk bisa jawab, tentu akan turun wahyu dr Allah. tp hal ini d larang agar tdk membebani pikiran manusia itu sendiri, untuk mengkaji hal2 yg diluar nalar......

ya...muhammad memang tidak bisa menjawabnya dan wahyu tidak akan turun karena awloh swt tidak eksist.
islam memang sudah di set untuk searah, bukan interaktif. apa yg ada di otak muhammad, itulah yg harus kalian turuti, dan jangan coba2 untuk mempertanyakannya.
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users