.

CUCI OTAK

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

CUCI OTAK

Postby alley_shatree » Mon Jul 09, 2007 5:17 am

mari kita mencuci otak

kalo mau cari agama yg benar...bener2 benar....maka syarat utamanya harus berani me RESET dulu otak dan hatinya ke kondisi ZERO...buang dulu deh semua ajaran2 lalu yg masih menempel diotak kalian....bersihkan pikiran dan hati....kemudian coba mulai pencariannya seperti apa yg dilakukan oleh Nabi Ibrahim...dari mulai pencarian Tuhannya sampai bisa beribadah kepadaNYA.
kalo posisi kalian masih seperti sekarang juga...biar dicekoki ilmu agama apapun pasti akan selalu menentang....apa maunya menentang terus ?? untungnya juga apa menentang terus...bukannya kita mau cari selamat terutama di kehidupan setelah mati....sapa tau yg ditentang malah justru yg benar...mending berpikir dewasa mencari baiknya gimana.
kalo kalian merasa keyakinannya sudah benar...just do it right !. tapi kalo sekiranya masih ragu2 dengan keyakinannya sendiri ya ngga perlu gengsi untuk merubah diri mumpung masih hidup.

kalo tujuan kalian ingin membuat murtad yg Moslem...What's for honey ? bukannya kita mau cari selamat bersama-sama bukan mau saling menjegal.
mbok berpikirnya yg waras.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Re: CUCI OTAK

Postby yusak_almasih » Mon Jul 09, 2007 7:38 am

alley_shatree wrote:mari kita mencuci otak

kalo tujuan kalian ingin membuat murtad yg Moslem...What's for honey ? bukannya kita mau cari selamat bersama-sama bukan mau saling menjegal.
mbok berpikirnya yg waras.


Bukankah yang udah dicuci otaknya itu muslim oleh ajaran bejat muhamad, udah didoktrin bahwa islam agama paling benar, sementara kelakuan pembawa ajaran ini adalah makhluk paedofilia, bejat, dan tak bermoral. Dalam ajaran islam jg ga ada kepastian keselamatan, yang ada kepastian dapat 72 bidadari bagi muslim, muslimahnya bgm?
ini kan sudah menunjukkan bahwa ajaran islam itu diskriminatif, brutal, mau menang sendiri dll. apakah dengan demikian islam dapat disebut jalan selamat???? pergi aja ke laut.
yusak_almasih
 
Posts: 477
Joined: Sat Aug 26, 2006 10:37 am

Postby zebaoth_jehova99 » Mon Jul 09, 2007 7:52 am

Kalau umat Kristen mengkritik apapun yang berhubungan dengan Islam, Allah, Muhammad, Syariah atau umat Islam, mereka akan langsung menyangkal.

Utk menyangkal sesuatu adalah OKE & BIASA, tapi cara muslim menyangkal ini lucu.

Berikut ini adalah beberapa cara yg biasa digunakan mereka, urutannya mungkin berbeda tergantung kemampuanmu dan kemampuan sang muslim:

1. Pertama-tama, muslim akan bilang, ‘Ini informasi yg salah’, ‘ini bohong’. Apapun yg kamu katakan adalah salah dan apapun yg mereka katakan adalah benar.

2. Langkah berikutnya adalah Taqqiya, contoh : ‘Islam artinya Damai’, ‘Islam artinya Selamat’, ‘Islam tidak disebarkan lewat pedang tapi lewat cinta kasih’, ‘tidak ada paksaan dalam islam’.

3. Jika kamu mengutip dari Quran atau Hadis, kamu akan dituduh telah mengutip ayat sepotong-sepotong.

4. Dan siaplah dgn tuduhan bahwa ayat yg kamu kutip telah dipelintir dan keluar dari konteks, atau kamu telah memanipulasi makna ayat.

5. Jika kamu menyediakan referensi utk kutipanmu, kemudian muslim akan berkata ‘Semua referensimu itu palsu dan bohong’, yg secara tidak langsung menyatakan bahwa referensi mereka yg asli dan benar.

6. Kamu akan dinasihati utk ‘Baca Quran dulu yang kushuk dan kamu akan mengerti’

7. Jika kamu bilang bahwa kamu sudah membacanya, mereka akan meragukanmu dan menganggap kamu pembohong.

8. Jika kamu mengutip seluruh ayat (bukan sepotong2) dari Quran dan Hadis, maka terjemahanmu dianggap salah/menyesatkan. Kamu akan dianjurkan utk belajar bahasa Arab dan membaca dalam versi aslinya.

9. Jika kamu bilang, saya baca Quran yg sama dg terjemahan yg diakui otentik, yg dianjurkan oleh Muslim, maka kamu akan ditanya ‘apa kamu cuma baca kulit luarnya?’, ‘Baca dg pikiran terbuka’ (maksudnya: baca dg perasaan tertutup, seperti cara muslim membaca dg mengesampingkan hati nuraninya).

10. Kalaupun kamu membaca terjemahan Quran atau langsung baca bahasa Arabnya, jika kamu mengutip Quran, mereka mengutip Hadis, Tafsir dll. Dan apabila kamu mengutip Hadis, maka mereka akan berkata ‘Hanya Quran yg dianggap sahih’.

11. Setelah semua ini, kamu masih tetap ingin terus, mereka akan mengalihkan perhatian kpd topik lain dan menyuapimu banyak isu2 tidak relevan.

12. Kamu tetap bertahan di topik semula, muslim akan mengarahkan pada agamamu, Alkitab, Taurat, Injil, dll dan kejadian2 serta orang2 seperti Bush, Blair, Indira Gandhi, Irak, Lebanon, Palestina, Israel dll.

13. Bersiaplah kamu dng hal2 atau referensi dari situs Islam sampah. Ini termasuk ayat2 dari Quran dan Hadis, fakta2 yg dipelintir dari ayat2 suci Alkitab, misalnya, seperti bahwa Mohammad sudah diramalkan dalam ayat2 tsb.

14. Muslim akan merujuk pada keajaiban Quran. Ingat apapun yg telah ditemukan dalam jaman ini, muslim akan menghubungkannya ke Quran, tapi mereka akan diam saja sampai penemuan itu ditemukan. Mereka tidak akan pernah mengatakan pikiran2 yg keliru dalam Quran seperti ‘Langit adalah kubah dg pilar2 khayalan’, ‘matahari tenggelam di lumpur’, ‘matahari memutari bumi’ dll. Jika kamu tunjukkan perhatian mereka pada hal2 keliru ini, mereka akan mengatakan hal sampah2 yg sangat tidak logis dan tidak rasional. Kamu akan dinasihati utk baca Quran lagi lebih kushuk.

15. Kamu sudah tidak sabar tapi masih terus bertanya, kemudian mulailah mereka menyerang pribadimu. Kamu akan disebut ****, dungu, idiot, babi, anjing, kafir dll.

16. Jika itu tidak berhasil, maka mereka akan menuduhmu telah dibayar CIA atau Mossad. Juga mereka akan bilang ‘Media barat penuh prasangka, berpropaganda utk mencemarkan islam, Islam diperlakukan tidak adil oleh semua non-muslim, Orang Kristen iri dan penuh kebencian terhadap Islam, Islam telah dihujat ........... bla bla bla ......untuk menutupi ketidakmampuannya dalam memberi jawab.

17. Bahkan jika hal ini tidak berhasil juga, maka muslim akan mulai mengancam ibu dan saudari2mu.

18. Jika kamu masih kepala batu dan ingin terus berdebat, kamu akan dikutuk seperti ‘Dibakarlah kamu di neraka, kamu akan bertobat di hari terakhir, masih ada waktu utk mencari kebenaran, semoga Allah memberi hidayah sebelum ajal menjemputmu, dll.

19. Akhirnya, ketika semuanya gagal, dia akan mengancammu langsung: ‘hati2, jaga mulutmu, ini nasihat tulus saya’ atau tidak langsung seperti ‘kasih saya email kamu, jangan sembunyi di belakang nama palsu, kamu pengecut (karena kamu pakai nama palsu di internet), dan terakhir undangan utk debat satu lawan satu atau diminta mengunjungi mesjid atau pusat islamik seperti Yayasan Riset islam’, dll (Hati-hati dengan lehermu, karena ini pancingan)

20. Dan terakhir – tabuhan genderang kemenangan, utk semua muslim, seolah2 mereka menang debat, bahkan ketika mereka kalah dg menyedihkan, karena Quran adalah kalimat Allah.

Jika Quran adalah kata2 Allah sendiri dan jelas dimengerti dan memang dimaksudkan bagi seluruh umat manusia, utk kapan saja dan dimana saja, kenapa ada Hadis, Tafsir dan Penjelasan2nya ?

Kenapa beberapa sekte islam dan pelajar Islam mengerti Quran secara berbeda2 ? Kalau Quran itu jelas, mengapa tidak bisa dimengerti oleh semua? Kenapa beberapa ayat hanya ditujukan utk jaman tertentu, spt 1400 th lalu, dan utk daerah tertentu, spt semenanjung arab, padahal Quran utk kapan saja dan dimana saja dan seluruh umat manusia.

Kenapa ada pencabutan, ayat Quran digantikan oleh yg lebih baru? Apa Allah tidak bisa menyatakannya saat pertama atau dia berubah pikiran dari waktu ke waktu utk menyesuaikan dg keperluan Muhammad?
Kenapa islam, mengaku satu2nya agama yg benar, tidak bisa menjadi mayoritas, menjadi cuma satu2nya agama di muka bumi ini, bahkan setelah 1400 th berlalu ketika didirikan oleh Muhammad?

Banyak sekali pertanyaan tapi utk sekarang biarkan saja yg ini dulu.

Para Muslim tidaklah ****. Mereka bisa melihat bahwa Islam adalah salah. Mereka tahu ayat2 Quran bertentangan satu sama lain. Mereka tahu Islam bertentangan dengan kecerdasan manusia dan tidak masuk akal, tapi mereka begitu terjebak di dalamnya sehingga mereka tidak bisa meninggalkannya. Mereka memaksa diri mereka untuk percaya, karena tanpa itu, mereka bagaikan tersesat.
User avatar
zebaoth_jehova99
 
Posts: 49
Joined: Mon Jul 09, 2007 6:57 am
Location: HEAVEN

Postby Phoenix » Mon Jul 09, 2007 10:24 pm

bukannya si alley itu yg udah dicuci otak onta arab. APe aje arab paling unggul katanye...hahahaha..

Kemaren gue nonton History chanel. Disitu disinggul soal pembangunan pyramid suku Maya yg memakai angka NOL. Jaauuuuuuhhhhhh sebelum islam ade....

Ade baiknya alley jgn nonton chanel itu..TV bisa dibanting ame die...huahahaha............
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby ali5196 » Mon Jul 09, 2007 10:29 pm

zebaoth_jehova99 wrote:Kalau umat Kristen mengkritik apapun yang berhubungan dengan Islam, Allah, Muhammad, Syariah atau umat Islam, mereka akan langsung menyangkal.


RALAT : FFI bukan 'Umat Kristen.'
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Re: CUCI OTAK

Postby ali5196 » Mon Jul 09, 2007 10:37 pm

alley_shatree wrote:mari kita mencuci otak

kalo mau cari agama yg benar...bener2 benar....maka syarat utamanya harus berani me RESET dulu otak dan hatinya ke kondisi ZERO...buang dulu deh semua ajaran2 lalu yg masih menempel diotak kalian ....


SETUJU !

bersihkan pikiran dan hati....kemudian coba mulai pencariannya seperti apa yg dilakukan oleh Nabi Ibrahim...


LOH ! Tadinya katanya otak direset ke ZERO, terus kenapa tiba2 harus ke NABI IBRAHIM ???? Nabi Ibrahim adalah titik berangkatmu toh ??? Kalau begitu bukan Zero dong, tapi NABI IBRAHIM adlaah titik tolakmu.

Mengapa harus bertolak dari Nabi Ibrahim ?

tapi kalo sekiranya masih ragu2 dengan keyakinannya sendiri ya ngga perlu gengsi untuk merubah diri mumpung masih hidup.

SETUJU SETUJU SETUJU !!!

kalo tujuan kalian ingin membuat murtad yg Moslem...What's for honey ? bukannya kita mau cari selamat bersama-sama bukan mau saling menjegal. mbok berpikirnya yg waras.

Keselamatan di mata kami adalah keselamatan dari ISLAM. Kenapa ? Karena Islam adalah sebuah cult ciptaan Playboy Padang Pasir. Kalau ini aja kau masih belum mengerti, silahkan kembali ke papan PENGUMUMAN dan SURAT2 ALI SINA.

Sudah lama gene, anda ternyata belum baca TOH ! ... mbok ya berpikir yg NYAMBUNG, gitu ! :wink:
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby alley_shatree » Tue Jul 10, 2007 12:12 am

kenapa gw suru ambil contoh Nabi Ibrahim....karena beliau sebelum diangkat menjadi Nabi mengalami proses pencarian Tuhan dulu dari mulai nol sampai memiliki keimanan penuh pada satu Tuhan.
Tuhan menghendaki proses inisiatif sendiri dari setiap orang untuk mencari Tuhannya.

to @ali5196
sedang tujuanmu setelah mencuci otak apa ? mau jadi apa lo sebenernya ? tujuan akhirmu itu mau apa ? kemana ?
tuhanmu itu siapa ?
tolong dijawab yg lengkap identitasmu ya biar jelas gw itu bicara sama siapa.....orang atheis kah, kristen kah ?
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby alley_shatree » Tue Jul 10, 2007 12:18 am

Phoenix wrote:bukannya si alley itu yg udah dicuci otak onta arab. APe aje arab paling unggul katanye...hahahaha..

Kemaren gue nonton History chanel. Disitu disinggul soal pembangunan pyramid suku Maya yg memakai angka NOL. Jaauuuuuuhhhhhh sebelum islam ade....

Ade baiknya alley jgn nonton chanel itu..TV bisa dibanting ame die...huahahaha............


saking pentingnya penemuan angka nol ( arab=Zero), sampai2 yg ngaku2 menemukan angka nol jadi banyak banget padahal penemuannya beda konsep dengan zero yg ditemukan oleh arab...dasar orang sejarah sukanya bikin cerita.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Phoenix » Tue Jul 10, 2007 12:36 am

Contoh salah satu yg sudah dicuci otaknya:

Brainwashed children plead to die as martyrs in Red Mosque siege
Dean Nelson, Islamabad

SAIMA KHAN wants to die a martyr. Life is transient, she told her father in a telephone call last week, and the real glory is to sacrifice it for Allah. Her statement would be alarming at any age, but Saima is only 10.


.....................

Jadi bagus..bagus...kalian harus me-reset otak kalian....setuju..setuju....jangan sampe menjadi spt Saima....
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Re: CUCI OTAK

Postby numplew. » Tue Jul 10, 2007 3:54 am

alley_shatree wrote:mari kita mencuci otak

kalo mau cari agama yg benar...bener2 benar....maka syarat utamanya harus berani me RESET dulu otak dan hatinya ke kondisi ZERO...buang dulu deh semua ajaran2 lalu yg masih menempel diotak kalian....bersihkan pikiran dan hati....

Fetul..fetul...
Karena itu coba renungkan : masa seseorg/seseallah yg maha tahu bisa nyebutin Maryam itu Saudara Perempuan Harun ? hehehe....
Coba ley...kembali ke kondisi zero dulu

Masa si jibril bilang Trinitasnya si nasrani Allah, Isa dan Maryam ?

Maryamnya jadinya berperan ganda sebagai double agent : sebagai Saudara Perempuan Harun dan sebagai oknum trinistas..hehehe...
Coba ley...kembali ke kondisi zero dulu[/quote]

mbok berpikirnya yg waras.

Iya ley. Kau waras dikit kenapa sich.

Eeh udah pernah baca ulasannya netter moslem ragna ndak ttg gambaran surga Islam ?
Surga Islam adalah tempat yang segala sesuatunya diHALALKAN, mau minum anggur, mau sodomi, mau kencan ama kuntilanak, mau orgy ama onta, mau ngebunuh.....halaalll...kayak ajinomoto.
User avatar
numplew.
 
Posts: 1686
Joined: Sun Mar 05, 2006 4:27 am
Location: nowhere

Postby Phoenix » Tue Jul 10, 2007 4:07 am

alley_shatree wrote:saking pentingnya penemuan angka nol ( arab=Zero), sampai2 yg ngaku2 menemukan angka nol jadi banyak banget padahal penemuannya beda konsep dengan zero yg ditemukan oleh arab...dasar orang sejarah sukanya bikin cerita.


Wakakak..iya tuh arab..paling suka ngaku-ngaku nemu angka nol..padahal yg NEMU angka nol itu jauh sebelum islam ade...hahaha...

Nah tuh..salah satu efek dari brainwash yg telah terjadi pade alley...pokoknya yg penting ARAB!! auloh juga temuan arab loh!!! Penemunya mohamad bin abdulkudu ehh..abdulah!
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby ali5196 » Tue Jul 10, 2007 4:14 am

alley_shatree wrote:to @ali5196
sedang tujuanmu setelah mencuci otak apa ? mau jadi apa lo sebenernya ? tujuan akhirmu itu mau apa ? kemana ?
tuhanmu itu siapa ?


ELU yang menyampaikan Usul, ELU DONG YG JAWAB !!! Gua cuma menyampaikan anehnya cara berpikir elu. Menganggap Nabi Ibrahim sbg titik zero. Mosok sih pandanganmu begitu sempit sih ???

tolong dijawab yg lengkap identitasmu ya biar jelas gw itu bicara sama siapa.....orang atheis kah, kristen kah ?
Apa urusannya dng identitas gua ? Yg dicuci otak khan ELU ! Elu dong beresin identitas elu dulu ... baru nanya orang lain ...


aneh ! :twisted:
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby alley_shatree » Wed Jul 11, 2007 3:51 am

ali5196 wrote:
alley_shatree wrote:to @ali5196
sedang tujuanmu setelah mencuci otak apa ? mau jadi apa lo sebenernya ? tujuan akhirmu itu mau apa ? kemana ?
tuhanmu itu siapa ?


ELU yang menyampaikan Usul, ELU DONG YG JAWAB !!! Gua cuma menyampaikan anehnya cara berpikir elu. Menganggap Nabi Ibrahim sbg titik zero. Mosok sih pandanganmu begitu sempit sih ???

tolong dijawab yg lengkap identitasmu ya biar jelas gw itu bicara sama siapa.....orang atheis kah, kristen kah ?
Apa urusannya dng identitas gua ? Yg dicuci otak khan ELU ! Elu dong beresin identitas elu dulu ... baru nanya orang lain ...


aneh ! :twisted:


OTAk gue kan udah dicuci...justru gue mangajak kalian untuk mencuci otak sebelum menentukan arah hidup....daripada cuma menghujat.
gue itu tanya dulu arah tujuan hidup elo itu mau kemana ? apa tujuan hidup lo cuma mau memurtadkan muslim ??...lucu sekali. :lol:
hidup kita didunia ini kan ngga lama...dan setelah mati lo kan ngga bisa balik lagi ke dunia...tentunya kita harus jelas donk misi/tujuan kita hidup ini apa ?
apa lo merasa akan dapat surga setelah memurtadkan muslim ?? apa ada wahyu yg mengatakan begitu ? apa yg mendasari langkahmu ?

kalo gue lebih ngerti siapa elu, kepercayaan, dan tujuan hidup elo sebenarnya....maka akan lebih pas tanya jawabnya.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby zeba0th » Wed Jul 11, 2007 3:55 am

kok mengambil contoh ibrahim?? sumber sejarah ttg ibrahim di islam aja udah amburadul...!!! bagaimana bisa jadi contoh???




nb .

zeba0th = genuine zeba0th of FFI , has not relationship to zebaoth_jehova99 :D
User avatar
zeba0th
 
Posts: 1402
Joined: Sat Sep 24, 2005 3:57 am

Re: CUCI OTAK

Postby dreamtheater » Wed Jul 11, 2007 4:40 am

alley_shatree wrote:mari kita mencuci otak

kalo mau cari agama yg benar...bener2 benar....maka syarat utamanya harus berani me RESET dulu otak dan hatinya ke kondisi ZERO...buang dulu deh semua ajaran2 lalu yg masih menempel diotak kalian....bersihkan pikiran dan hati....kemudian coba mulai pencariannya seperti apa yg dilakukan oleh Nabi Ibrahim...dari mulai pencarian Tuhannya sampai bisa beribadah kepadaNYA.


Hohohoho... Kenapa bukan momed jadi acuan... pencarian momed di goa hira! :lol:


kalo posisi kalian masih seperti sekarang juga...biar dicekoki ilmu agama apapun pasti akan selalu menentang....apa maunya menentang terus ?? untungnya juga apa menentang terus...bukannya kita mau cari selamat terutama di kehidupan setelah mati....sapa tau yg ditentang malah justru yg benar...mending berpikir dewasa mencari baiknya gimana.
kalo kalian merasa keyakinannya sudah benar...just do it right !. tapi kalo sekiranya masih ragu2 dengan keyakinannya sendiri ya ngga perlu gengsi untuk merubah diri mumpung masih hidup.


Hohohoho... alley, kamu mengingatkan gw dengan sanada. udah mentok belain muhammad, mulai deh ngomong perdamaian dll yg mirip2 ama postingan kamu. Memang muslim yang mulai kebuka pikirannya akan menjadi seperti sanada2! mau murtad gengsi! mau belain muhammad terus, susah banget ditutupi kebejatan dan kebobrokan serta kebodohannya. :lol:


kalo tujuan kalian ingin membuat murtad yg Moslem...What's for honey ? bukannya kita mau cari selamat bersama-sama bukan mau saling menjegal.
mbok berpikirnya yg waras.


masalahnya implikasi ajaran islam itu lho! kalo islam tidak mendengungkan ajaran2 anti moralis, sosialis dan humanisme serta disbalance gender tentu tidak jadi masalah! yg refotnya ajaran2 yang tidak benar itu diklaim sebagai ajaran Tuhan yang bener! ajaran2 sesat itu pula yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari2!

gw kasih contoh, gw punya kolega dari timur tengah, setiap ketemu gw tempel pipi kiri pipi kanan, kalo ngomong santun banget, dan sama gw baik banget! kapan hari gw jalan2 ke negara tempat dia kerja gw diservice abis2an. pokoknya gw berkesan sama neh orang.

but still? istrinya dua, satu dinegara aslinya dan satu lagi diindo, ekstrimnya lagi dia punya wanita idaman di negara dia kerja itu.

Baik sih baik, tapi kalo gw mau tegur soal ketidak beneran ini, apa pantas??? siapa gw dibandingkan ajaran alloh yang dia anut dan dia anggap baik?
User avatar
dreamtheater
 
Posts: 3089
Joined: Thu Mar 30, 2006 1:49 am
Location: Langit ke 7

Postby Adadeh » Wed Jul 11, 2007 4:48 am

alley_sate wrote:kemudian coba mulai pencariannya seperti apa yg dilakukan oleh Nabi Ibrahim...dari mulai pencarian Tuhannya sampai bisa beribadah kepadaNYA.

Kisah Ibrahim di Qur'an tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, karena
(1) mencontek dari tulisan para rabi Yahudi di Midrash Rabbah.
(2) Di Midrash Rabbah, Rabi Yahudi Yonathan ben Uzziel salah menerjemahkan kata2 Babilonia Ur-Kasdim ke dalam bahasa Ibrani dari Tauratnya si Musa, dan kesalahan ini lalu dilakukan pula oleh Muhammad yang modalnya memang cuman mencontek habis saja.
(3) Di Midrash Rabbah, kisah Abraham dan Nimrod salah waktu sejarahnya, sebab memang kisah Abraham di situ adalah kisah yang dikarang rabi2 Yahudi. Di dalam kitab suci Yudaisme, yakni taurat, dijelaskan bahwa Abraham dan Nimrod hidup di jaman yang sangat berbeda ribuan tahun jarak waktunya.
(4) Muhammad ****, udah nyontek yang salah, masih aja tak tahu malu mengakuinya sebagai firman tuhan. Dasar!!

Abraham Diselamatkan dari Api Nimrod

Kisah ini tercantum di berbagai surah dalam Qur’an, misalnya di Surah 2:260, 6:74-84, 21:52-72, 19:42-50, 26:69-79, 24:15-16, 37:81-95, 43:25-27, 60:4. Sekarang siapapun yang membaca artikel ini akan tahu bahwa kisah Ibrahim dari Qur’an sudah jelas diambil dari kisah Abraham buku agama Yahudi Midrash Rabbah. Untuk bisa melihat dengan jelas, kita harus melihat keseluruhan tulisan Qur’an tentang Ibrahim dan lalu membandingkannya dengan kisah Yahudi tentang Abraham di Midrash Rabbah.

Di buku berjudul “Sejarah Kuno dari Mukhtasar fi Akhbâr il Bashar” karangan Abdul Feda kita baca kisah sebagai berikut. Ayah Ibrahim yang bernama Azar biasa membuat benda2 berhala, dan lalu menyerahkannya kepada putranya agar dijual. Ibrahim lalu pergi dan berteriak, “Siapa yang mau membeli benda yang merugikan dan tidak membawa untung bagi pembelinya?” Lalu ketika Tuhan memerintahkannya untuk memanggil orang2nya menjadi kesatuan jemaat illahi, ayah Ibrahim menolak panggilan itu dan begitu pula orang2nya. Lalu hal ini terdengar oleh Nimrod, putra Kush yang adalah raja tanah itu… yang lalu menangkap Ibrahim dan melemparkannya ke dalam kobaran api; tapi api jadi dingin dan nyaman bagi Ibrahim, yang lalu ke luar dari api tersebut beberapa hari kemudian. Setelah itu orang2nya mempercayainya.

Di Qur’an 6:76-79 (ayat2 Qur’an ditulis dalam huruf italik) tercantum: Ketika malam telah gelap, dia melihat sebuah bintang (lalu) dia berkata: "Inilah Tuhanku", tetapi tatkala bintang itu tenggelam dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam."
Kemudian tatkala dia melihat bulan terbit dia berkata: "Inilah Tuhanku". Tetapi setelah bulan itu terbenam, dia berkata: "Sesungguhnya jika Tuhanku tidak memberi petunjuk kepadaku, pastilah aku termasuk orang yang sesat."
Kemudian tatkala ia melihat matahari terbit, dia berkata: "Inilah Tuhanku, ini yang lebih besar". Maka tatkala matahari itu terbenam, dia berkata: "Hai kaumku, sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu persekutukan.
Sesungguhnya aku menghadapkan diriku kepada Rabb yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan
.
Mereka mengatakan bahwa ayah Ibrahim membuat benda2 berhala dan memberikannya pada putranya Ibraham untuk dijual. Lalu Ibrahim membawa benda2 itu dan berteriak: “Benda2 ini tidak akan menyakiti atau menolong siapa yang membelinya,” sehingga tiada seorang pun yang mau membeli dari dia. Dan setelah tidak ada yang membeli, dia membawa benda2 itu ke sungai, memukul bagian kepalanya dan berkata,”Minum, kau benda yang malang’ sampai orang2 sekitarnya mendengarnya. Ketika orang2 itu menegurnya, (Q 6:80-85) dia berkata: "Apakah kamu hendak membantah tentang Allah, padahal sesungguhnya Allah telah memberi petunjuk kepadaku". Dan aku tidak takut kepada (malapetaka dari) sembahan-sembahan yang kamu persekutukan dengan Allah, kecuali di kala Tuhanku menghendaki sesuatu (dari malapetaka) itu. Pengetahuan Tuhanku meliputi segala sesuatu. Maka apakah kamu tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya)?" Akhirnya Ibrahim menang berdebat dengan orang2 tersebut. Lalu dia meminta ayahnya Azar untuk memeluk agama yang sejati, (Q 19:42) katanya: "Wahai bapakku, mengapa kamu menyembah sesuatu yang tidak mendengar, tidak melihat dan tidak dapat menolong kamu sedikitpun? Tapi ayahnya menolak permintaannya, sehingga Ibrahim menyatakan kepada orang2nya secara lantang bahwa dia tidak menyembah berhala2 masyarakat tersebut dan mengumumkan agamanya kepada mereka. Dia berkata (Q 26:75-77) Maka apakah kamu telah memperhatikan apa yang selalu kamu sembah, kamu dan nenek moyang kamu yang dahulu?, karena sesungguhnya apa yang kamu sembah itu adalah musuhku, kecuali Tuhan Semesta Alam. Mereka berkata, “Kalau begitu siapa yang kau sembah?” Dia menjawab,”Tuhan semesta alam.” “Apakah yang kau maksud Nimrod?” “Bukan, tapi Dia yang menciptakan diriku dan membimbingku,” dan seterusnya. Hal ini menyebar diantara orang2 sampai akhirnya terdengar sang penguasa daerah, yakni Raja Nimrod, yang kemudian memanggil Ibrahim dan berkata: “Wahai Ibrahim! Apakah kau menganggap Dia sebagai rajamu yang menciptakan dirimu; apakah kau beribadah padaNya dan berkata tentang kekuasaanNya pada mereka yang tidak menyembahNya? Siapakah Dia itu?”
Ibrahim: (Q 2:258 ) "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan,"
Nimrod: "Aku dapat menghidupkan dan mematikan."
Ibrahim: "Bagaimana caranya kau menyelamatkan nyawa dan mengakibatkan kematian?”
Nimrod: “Aku ambil dua orang yang patut dibunuh, seorang aku bunuh dan lalu dia mati; satu orang lainnya aku ampuni sehingga dia hidup.”
Akan hal itu Ibrahim menjawab, Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat,"
Mendengar ini Nimrod tidak menjawab.
Orang2 lalu pergi untuk merayakan hari besar keagamaan mereka. Ibrahim mengambil kesempatan ini untuk menghancurkan semua patung2 berhala kecuali yang terbesar, dan ceritanya lalu berlanjut seperti ini:
Ketika mereka mempersiapkan makanan, mereka menyajikannya di hadapan dewa2 mereka dan berkata, “Saat kami nanti kembali, dewa2 telah memberkati makanan ini yang nanti akan kami makan.” Maka ketika Ibrahim memandang pada dewa2 tersebut dan apa yang tersaji di depan mereka, dia berkata (Q 37:91-93): Apakah kamu tidak makan? Kenapa kamu tidak menjawab?" Lalu dihadapinya berhala-berhala itu sambil memukulnya dengan tangan kanannya (dengan kuat). (Q 21:58 ) Maka Ibrahim membuat berhala-berhala itu hancur berpotong-potong, kecuali yang terbesar (induk) dari patung-patung yang lain; agar mereka kembali (untuk bertanya) kepadanya.
Akhirnya ketika orang2 kembali dari tempat perayaan mereka ke bangunan tempat berhala2 berada dan melihat keadaan berhala2 tersebut, (Q 21:59-60)
Mereka berkata: "Siapakah yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang zalim"
Mereka berkata: "Kami dengar ada seorang pemuda yang mencela berhala-berhala ini yang bernama Ibrahim
".

Kami pikir, dialah yang telah berbuat kerusakan ini. Ketika berita ini terdengar oleh Raja Nimrod dan pembantu2nya, (Q 21:61) mereka berkata: "(Kalau demikian) bawalah dia dengan cara yang dapat dilihat orang banyak, agar mereka menyaksikan".
Mereka khawatir untuk menangkapnya tanpa bukti. Jadi mereka membawa Ibrahim dan (Q 21:62) mereka bertanya: "Apakah kamu, yang melakukan perbuatan ini terhadap tuhan-tuhan kami, hai Ibrahim?” (Q 21:63) Ibrahim menjawab: "Sebenarnya patung yang besar itulah yang melakukannya, maka tanyakanlah kepada berhala itu, jika mereka dapat berbicara"; kepala berhala itu marah karena kalian memujanya bersama-sama berhala kecil lainnya, padahal dia jauh lebih besar daripada mereka semua, sehingga dia akhirnya menghancurkan semua berhala2 yang lebih kecil.Sekarang tanyakan pada mereka apakah mereka bisa bicara. Ketika dia berkata begitu, orang2 membalikkan punggung mereka dan berkata (satu sama lain), “Sudah jelas bahwa merekalah perusaknya.” Maka mereka menghancurkan semua kepala berhala2 tersebut dan merasa heran karena para berhala tersebut tidak bicara atau melakukan perlawanan. Lalu mereka berkata kepada Ibrahim (Q21:65) "Sesungguhnya kamu (hai Ibrahim) telah mengetahui bahwa berhala-berhala itu tidak dapat berbicara." Maka setelah itu, (Q21:66-67) Ibrahim berkata: Maka mengapakah kamu menyembah selain Allah sesuatu yang tidak dapat memberi manfa'at sedikitpun dan tidak (pula) memberi mudharat kepada kamu?" Ah (celakalah) kamu dan apa yang kamu sembah selain Allah. Maka apakah kamu tidak memahami?
Karena tidak bisa menjawab lagi (Q 21:68 ) Mereka berkata: "Bakarlah dia dan bantulah tuhan-tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak bertindak". Abdallah menulis bahwa orang yang berteriak itu adalah seorang Kurdi yang bernama Zeinun; dan Allah membelah bumi tempatnya berpijak sehingga dia terkubur di dalamnya sampai di Hari Penghakiman. Nimrod dan masyarakat kemudian menangkap Ibrahim untuk membakarnya. Mereka memenjarakannya di dalam sebuah rumah, dan menumpuk kayu bakar yang tinggi seperti yang dapat dibaca di Q 37:97
Mereka berkata: "Dirikanlah suatu bangunan untuk (membakar) Ibrahim;lalu lemparkanlah dia ke dalam api yang menyala-nyala itu".
Lalu mereka mengumpulkan banyak kayu dan benda2 untuk dibakar; tapi kemudian, karena kemurahan Allah, Ibrahim ke luar dari api dengan selamat dan dia berkata: (Q 39:39) "Cukuplah Allah bagiku.(Q 3:37) Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar do'a". Karena Allah berkata, “Hai Api! Menjadi dingin dan nyamanlah bagi Ibrahim".

Sekarang mari kita bandingkan dengan kisah Abraham dari kaum Yahudi dan lihat di mana persamaan dan perbedaannya. Tulisan berikut ini diambil dari Midrash Rabbah tentang Abraham yang ke luar dari daerah Ur-Kasdim (Kejadian 15:7).

Terah biasa membuat berhala2. Pada suatu hari, dia memberitahu putranya yakni Abraham untuk menjual berhala2 tsb. Ketika seorang pria berminat untuk membelinya, Abraham bertanya berapakah usia orang itu. Lima puluh atau enam puluh tahun, jawabnya. Aneh, kata Abraham, masakan orang berusia 60 tahun mau menyembah benda yang usianya hanya beberapa hari saja! Mendengar hal itu, pria itu merasa malu dan kemudian berlalu. Seorang wanita yang membawa sebuah mangkuk berisi tepung berkata: Letakkan ini di hadapan para berhala. Mendengar itu Abraham berdiri dan mengambil kampaknya dan menghancurkan berhala2 itu dengan kampak itu, meletakkan kampak itu di tangan berhala yang terbesar. Ayahnya datang dan sambil menangis dia bertanya, “Siapakah yang melakukan hal ini?” Abraham menjawab, “Apa yang tidak jelas bagimu? Seorang wanita membawa mangkuk berisi tepung dan dia memintaku meletakkannya di hadapan berhala2; aku mengambilnya dan meletakkannya di hadapan berhala2; sebuah berhala berkata, aku akan makan tepung itu terlebih dahulu, dan yang lain berkata, aku dulu yang memakannya. Maka berhala yang besar mengambil kampak, dan menghancurkan berhala2 yang lain sampai berkeping-keping.” Ayahnya berkata: “Mengapa kau ceritakan padaku kisah yang konyol itu? Tahu apakah berhala2 ini?” Abraham menjawab, “Apakah kupingmu dapat mendengar apa yang dikatakan oleh mulut2 mereka?” Mendengar itu ayahnya menangkapnya dan membawanya ke hadapan Nimrod, yang lalu menyuruh Abraham untuk memuja Api.
Abraham: “Lebih baik menyembah Air yang dapat memadamkan Api.”
Nimrod: “Kalau begitu, sembahlah Air.”
Abraham: “Lebih baik menyembah yang bisa memberikan Air.”
Nimrod: “Kalau begitu sembahlah Awan.”
Abraham: “Kalau begitu, marilah kita sembah Angin yang mendatangkan Awan.”
Nimrod: “Kalau begitu, sembahlah Angin.”
Abraham: “Lebih baik menyembah Orang yang menghadang Angin.”
Mendengar ini Nimrod berkata: “Jika kau berdebat dengan diriku tentang benda2 yang tidak dapat kusembah kecuali Api yang mana kau nanti akan kumasukan ke dalamnya; maka biarlah Tuhan yang kau sembah menyelamatkanmu dari api itu.” Maka Abraham lalu dimasukkan ke dalam api, tapi dia tetap selama dan tidak terluka.


Bandingkan sekarang kisah Yahudi ini dengan apa yang tercantum dalam Qur’an. Ada sedikit perbedaan. Sudah jelas bahwa Muhammad mendengar kisah ini dari kaum Yahudi. Hal yang paling tampak jelas adalah nama ayah Ibrahim dalam Qur’an yakni Azar, padahal baik Midrash dan Torah menyebut nama ayah Abraham sebagai Terah. Ada kemungkinan besar Muhammad mendengar nama itu dari ucapan dialek Syria yang terdengar bagaikan nama Azar, sehingga dia mengingatnya seperti itu.

Tentu saja para Muslim mengaku bahwa Nabi mereka dapat kisah tentang Abraham dimasukkan dalam api ini bukan dari kaum Yahudi atau kaum Kristen, tapi langsung dari Jibril yang turun dari langit. Karena kaum Yahudi, yang adalah anak2 keturunan Abraham, menerima kebenaran kisah itu, maka tentunya kaum Muslim menganggap kisah Ibrahim dalam Qur’an adalah benar. Tapi sebenarnya hanya orang2 Yahudi awam saja yang percaya akan hal itu, karena yang benar2 berpengetahuan tentang naskah aslinya akan mengetahui kesalahan konyol dari cerita itu.

Asal kisah keseluruhan ditemukan di dalam Kejadian 15:7
Lagi firman TUHAN kepadanya: "Akulah TUHAN, yang membawa engkau keluar dari Ur-Kasdim untuk memberikan negeri ini kepadamu menjadi milikmu."
Kata Ur dalam bahasa Babilonia berarti sebuah “kota”, sama seperti penggunaan Ur dalam Ur-Shalim (yakni Yerusalem), “Kota Damai.” Ur-Kasdim adalah tempat tinggal Abraham. Kata “Ur” ini mirip bunyinya dengan kata “Or”, yang berarti cahaya atau api. Beberapa abad kemudian setelah naskah kitab Kejadian dibuat (2000 SM), seorang komentator Yahudi bernama Jonathan ben Uzziel yang tidak begitu tahu tentang bahasa Babilonia, telah melakukan kesalahan menerjemahkan kata Ur-Kasdim dari ayat Kejadian, sehingga bunyi ayat itu menjadi:
Akulah Tuhan, yang membawa engkau keluar dari tungku api Kasdim.
Kesalahan yang sama terdapat dalam catatan kaki Kejadian 11:27:
Hal ini terjadi di saat Nimrod melemparkan Abraham ke dalam tungku api, karena dia tidak mau menyembah berhala2, tapi api tidak dapat membakarnya.”
Catatan kaki ini dibuat karena penerjemah tertukar mengerti makna kata “Ur” (kota) dengan kata “Or” (cahaya atau api).

Dari salah terjemahan ini, kaum Yahudi menjadikan kata api sebagai fondasi untuk mengarang dongeng besar tentang Abraham yang dibakar dalam tungku api. Tapi sungguh sukar dipercaya bahwa seorang Nabi seperti Muhammad tidak mengetahui tentang kekeliruan ini dan bahkan mengaku sebagai kisah yang diwahyukan dari surga. Bukti2 kesalahan sudah dicantumkan para penulis Yahudi. Dari kitab Kejadian diketahui bahwa Raja Nimrod ternyata hidup berabad-abad sebelum Abraham lahir. Nama Nimrod memang tidak disebut dalam Qur’an, tapi dicantumkan secara bebas oleh pengarang dan penulis tradisi Muslim. Kesalahan seperti ini bagaikan menulis tokoh Alexander Agung melemparkan Nadir Shah ke dalam api, tanpa mengetahui bahwa terdapat perbedaan waktu hidup berabad-abad diantara keduanya, atau bahkan sebenarnya Nadir tidak pernah dilemparkan ke dalam api.
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Postby alley_shatree » Wed Jul 11, 2007 2:04 pm

to dreamtheatre :

PEDE sekali ya menilai sejarahnya...seolah-olah anda tahu segalanya....SOK TAHU jangan kebablasan bung.

kisah Ibrahim itu sebagai pelajaran kita dalam misi pencarian Tuhan.

kisah pembakaran Abraham itu saksinya cuma Tuhan dan Abraham sendiri jadi sumbernya Qoran juga dari Tuhan...kalo kisahnya sama dengan dalam kitab yahudi itu wajar karena sumbernya sama.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Phoenix » Wed Jul 11, 2007 4:42 pm

Jurus akhir si alley...

" kalau soal sejarah nggak ade yg tahu pasti.." (tapi die paling maksa pendapatnya yg paling bener..., padahal kapir pake bukti tulisan ilmiah yg ade...)
" cuman Tuhan yang tahu..." (padahal bukti errornya quran udah jelas...)

Dan ternyata die ngakuin juga SUDAH DICUCI OTAKNYA...pasti oleh onta arab bin mohamad.
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby Phoenix » Wed Jul 11, 2007 4:44 pm

.....atau die jangan-jangan kaga tahu arti cuci otak? Hwahahahaha............
Phoenix
 
Posts: 11175
Joined: Mon Feb 27, 2006 5:33 am
Location: FFI

Postby charles-mattel » Wed Jul 11, 2007 5:03 pm

alley sudah dicuci otak sama montir kepala
jadinya malah tambah rusak
charles-mattel
 
Posts: 850
Joined: Fri Jun 15, 2007 12:13 pm

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]