.

JAWAB DONK !!!

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Postby Duladi » Mon Jul 02, 2007 10:16 pm

orientalis wrote:yang bisa ngamuk dan bunuh orang bukan cuma orang Islam, tuh liat di Amerika ada tembak-tembakan di sekolah (itu bukan orang islam lo) jadi soal ngamuk, bunuh, bakar, rusak aset umum, bom bunuh diri bukan didasari atas agama, tapi karna orang itu lagi stres aja.

Apakah kamu bisa berikan saya bukti, ORANG NON-MUSLIM membunuh sesama demi nama dewa-nya?

Seperti Muslim yang bunuh sesama sambil berteriak-teriak "ALLAHKU TIKUS, ALLAHKU TIKUS" (=allahu akbar).

Di dunia ini, tak ada umat segila Muslim yang bunuh-membunuh atas nama tuhan "Setannya".
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Orientalis » Mon Jul 02, 2007 10:17 pm

listrik juga ga keliatan tapi bisa nyalain komputer yah apa tuhan sama gitu ama listrik
Orientalis
 
Posts: 10
Joined: Mon Jul 02, 2007 8:57 pm
Location: Indonesia

Postby Duladi » Mon Jul 02, 2007 10:32 pm

Siapakah Allah SWT?

Sebuah perumpamaan:

Ada dua orang anak kakak beradik.
Mereka berdua sangat patuh dan taat pada ayahnya. Suatu ketika, sang ayah pergi ke luar kota. Di saat tidak ada ayah di rumah, si kakak bertanggung jawab atas segala keperluan adiknya yang masih kecil. Agar si adik mau patuh kepadanya, semua sepak terjangnya selalu dia atas namakan perintah ayah. Dia mengaku telah mendapat perintah dari ayah lewat telpon, bahwa si adik harus begini harus begitu dan menuruti semua perintah kakaknya. Karena si adik masih ****, dia menurut saja kepada sang kakak karena sang kakak mengaku mendapatkan perintah itu dari ayah.

Nah, perumpamaan di atas sama dengan kasus Muhammad di Mekkah. Sebelum Muhammad mendirikan agama Islam, orang-orang Arab sudah kenal dengan nama tuhan tertinggi yang mereka sebut "Allah". Jadi, nama Allah ini bukanlah nama tuhan baru yang diperkenalkan Muhammad kepada orang Mekkah. Muhammad mengaku diri sebagai utusannya, dan segala sepak terjangnya selalu didahului dengan pernyataan "ini perintah Allahmu" yang harus kamu patuhi. Bila kamu tidak mematuhi perintah Allah, kamu akan tahu sendiri akibatnya.

Cara inilah yang dipakai Muhammad untuk memuluskan semua aksi-aksinya.

Sebagai referensi kalau orang Arab memang menyembah Allah (dewa tertinggi di antara dewa-dewi Pagan), ini kutipan tentang kisah Abu Sufyan yang dipaksa mengakui Muhammad sebagai utusan Allah:

Ketika Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap Abu Sufyan, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah.

Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad. Muhammad berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Awloh?” Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.

Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?”

Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.”

‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan mengaku bahwa Muhammad adalah Rasul Awloh sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.”

Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.


Dan penduduk Arab di Madinah pun, juga menyembah Allah:

Ibnu Ishaq berkata bahwa Rasulullah ber-sabda, "Siapa saja yang bisa mengalahkan orang Yahudi, bunuh dia!" Kontan Muhaishah (Ibnu Hisyam berkata, "Ada yang mengatakan Muhaiyyishah) bin Mas'ud bin Ka'ab bin Amir bin Adi bin Majda'ah bin Haritsah bin Al-Khazraj bin Amr bin Malik bin Al-Aus menangkap Ibnu Sunainah (Ibnu Hisyam berkata, "Ada yang mengatakan Ibnu Subainah."), salah seorang pedagang Yahudi yang biasa menjual pakaian dan barang-barang lainnya, kemudian membunuhnya. Huwaiyyishah bin Mas'ud ketika itu belum masuk Islam dan lebih muda daripada Muhaiyyishah. Ketika Muhaiyyishah membunuh Ibnu Sunainah, Huwaiyyishah (ketika itu belum masuk Islam) memukulnya dan berkata, "Hai Musuh Allah, kenapa engkau membunuh Ibnu Sunainah? Demi Allah, itu barangkali karena lemak di perutmu berasal dari hartanya!" Muhaiyyishah berkata, "Demi Allah, aku diperintah untuk membunuhnya oleh orang yang jika ia menyuruhku membunuhmu, aku pasti memenggal lehermu."

Jadi, inilah kenyataan pahit yang harus diterima oleh para Muslim Indonesia, bahwa Allah SWT yang semula adalah nama dewa bulan, dewa tertinggi di antara dewa-dewi Pagan Arab, kemudian dicatut oleh Muhammad sebagai beking untuk melegalkan semua sepak terjangnya. Dengan mengakukan dirinya sebagai utusan tuhan tertinggi ini, diharapkan orang-orang Arab mau patuh dan menjadi pengikutnya.

Dengan demikian, ALLAH SWT adalah tuhan bohong-bohongan hasil tipu-tipunya Muhammad yang biadab.

Kepribadian Allah SWT yang kita baca dari Quran pun tidak mencerminkan pribadi Tuhan yang Sejati, justru itu tak lebih mencerminkan pribadi manusia dogol yang tidak lain adalah si pengucap ayat-ayat tersebut, yakni Muhammad.

Ingin tahu tabiat-tabiat dogol Muhammad yang menyamar jadi Allah di dalam Quran, klik di sini:

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 049#188049
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Orientalis » Mon Jul 02, 2007 10:33 pm

udah dibilangin dari awal, mereka bunuh sesama karna stres. Mungkin mereka stres karna ga bisa bedain mana Allah, mana elloh, maa ueleh. jadi mereka bunuh sambil teriak-teriak Allahu Tikus.
Ada juga yang stres bunuh diri rame-rame di hari ketika komet asteroid melintas bumi karena yakin hari itu pintu surga terbuka.

Nah dua kejadian itu membuktikan bahwa pemahaman terhadap ajaran agama mereka yang salah sehingga membuat mereka stres.
Orientalis
 
Posts: 10
Joined: Mon Jul 02, 2007 8:57 pm
Location: Indonesia

Postby Duladi » Mon Jul 02, 2007 10:40 pm

MUSLIM TAQQIYA YG PURA-PURA **** MENYAMAR JADI ATHEIS wrote:udah dibilangin dari awal, mereka bunuh sesama karna stres. Mungkin mereka stres karna ga bisa bedain mana Allah, mana elloh, maa ueleh. jadi mereka bunuh sambil teriak-teriak Allahu Tikus.
Ada juga yang stres bunuh diri rame-rame di hari ketika komet asteroid melintas bumi karena yakin hari itu pintu surga terbuka.

Nah dua kejadian itu membuktikan bahwa pemahaman terhadap ajaran agama mereka yang salah sehingga membuat mereka stres.


Kami telah lama menelaah isi Alquran dikarenakan suatu alasan:
Kalau kami tidak membaca Quran bagaimana kami mengerti mengapa ada orang yang rela meledakkan bayinya sendiri di pesawat terbang di London? Mengapa ada orang yang tega menabrak gedung tinggi membunuh ribuan orang? Mengapa bisa sampai terjadi kasus Bom Bali? Mengapa seluruh Muslim di seluruh dunia cenderung membenci Yahudi? Itu cuma bisa kami tahu setelah membaca qur'an dan perintah muhammad untuk membunuh kafir!

Semula kami tidak mengerti mengapa orang Islam itu cenderung kasar dan pemarah. Setelah kami menelaah isi Alquran, kami jadi tahu penyebabnya. Semuanya disebabkan karena doktrinasi Muhammad dalam kitabnya itu.



Berikut ini adalah ayat-ayat Quran yang dijadikan dasar hukum bagi para teroris, bommer, dan tindak kerusuhan massa Islam (penjarahan, perampokan dan pemerkosaan):

QS 8:39
Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

QS 9:14
Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,

QS 9:29
Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

QS 9:123
Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

QS 66:9
Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.

QS 2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

QS 4:66
Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),

QS 4:89
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

QS 4:91
Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.

QS 9:5
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

QS 8:12
Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA

QS 9:103
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

QS 59:2
Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.

QS 2:7
Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

QS 2:10
Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

QS 2:59
Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.

QS 2:86
Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.

QS 2:114
Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.

QS 2:161-162
Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya.
Mereka kekal di dalam la`nat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.

QS 2:165-166
Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa, bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya.
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.

QS 2:178
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (=pembalasan setimpal) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema`afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema`afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma`af) membayar (diat) kepada yang memberi ma`af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.

QS 3:4
Sebelum Al Qur"an, menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan siksa.

QS 3:10
Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak siksa Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka,

QS 3:56
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.

QS 3:85, 87-88
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama ini) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpahkan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan MANUSIA SELURUHNYA.
mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh,

QS 3:91
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.

QS 3:105
Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,

QS 4:14
Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.

QS 6:49
Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik.

QS 6:124-125
Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: "Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah". Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.
Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

QS 7:96
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

QS 8:50
Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar", (tentulah kamu akan merasa ngeri).

QS 9:34
Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,

QS 9:39
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

QS 9:101
Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.

QS 13:37
Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur"an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap siksa Allah.

QS 22:25
Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.

QS 32:14
Maka rasailah olehmu siksa ini disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini; sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal, disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan".

QS 32:20
Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak ke luar daripadanya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: "Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya".

QS 33:57
Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

QS 36:45
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling).

QS 40:77
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.

QS 40:85
Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.

QS 46:26
Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.

QS 58:5
Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.

QS 67:28
Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?"

QS 3:85
Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

QS 5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.

QS 9:28
Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis

QS 9:73
Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

QS 22:19, 20, 21,22
Inilah dua golongan (golongan mu"min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini".



Berikut ini adalah ayat-ayat yang menunjukkan Muhammad menghalalkan perampokan dan penjarahan. (Merampas harta orang dianggap halal)
Muhammad semasa menjadi pemimpin Islam, beliau memang suka memerangi dan merampoki serta menjarahi suku-suku kafir yang belum masuk Islam.

Quran 8:69
Maka makanlah dari sebagian rampasan perang yang telah kamu ambil itu, sebagai makanan yang halal lagi baik, dan bertakwalah kepada Allah; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Quran 8:1
Mereka menanyakan kepadamu tentang (pembagian) harta rampasan perang. Katakanlah: "Harta rampasan perang kepunyaan Allah dan Rasul, oleh sebab itu bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah perhubungan di antara sesamamu; dan taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya jika kamu adalah orang-orang yang beriman."

QS 78:30-34
Karena itu rasakanlah. Dan Kami sekali-kali tidak akan menambah kepada kamu selain daripada azab.
Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa mendapat kemenangan, (yaitu) kebun-kebun dan buah anggur, dan GADIS-GADIS REMAJA yang sebaya, dan gelas-gelas yang penuh (berisi minuman).

Quran 59:6
Dan apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) mereka, maka untuk mendapatkan itu kamu tidak mengerahkan seekor kudapun dan (tidak pula) seekor untapun, tetapi Allah yang memberikan kekuasaan kepada RasulNya terhadap apa saja yang dikehendakiNya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Quran 59:7.
Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.

Quran 3:161.
Tidak mungkin seorang nabi berkhianat dalam urusan harta rampasan perang. Barangsiapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang itu, maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatkannya itu, kemudian tiap-tiap diri akan diberi pembalasan tentang apa yang ia kerjakan dengan (pembalasan) setimpal, sedang mereka tidak dianiaya.

Dan masih banyak ayat-ayat lain yang menurut saya isinya kurang lebih sama.

Dari Hadits:
Selain itu juga tentara2 Islam diperbolehkan pesta seks/orgie dengan tawanan2 perang wanita sebagai hadiah jarahan perang:
Hadis Sahih Bukhari, Vol. 5-#459
[Hadis ini serupa dengan Hadis Sahih Bukhari, Vol. 7-#137 , tapi yang ini keterangannya lebih lengkap]. Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:
Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus. Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus (mengeluarkan sperma di luar tubuh wanita). Maka ketika kami bermaksud melakukan coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.


Bagi umat Muslim yang selama ini belum pernah baca Alquran, silahkan Anda membaca kitab Anda sampai tuntas, jangan membaca ayat-ayat yang ditunjukkan Ustadz saja.

Semoga umat Muslim yang belum 100% terpengaruh oleh ajaran Syaitan agar segera sadar bahwa Islam yang kalian anut selama ini sebenarnya bejat dan jahat. Mending tidak beragama daripada menganut agama Syaitan!!!!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Alibaba » Mon Jul 02, 2007 10:50 pm

Banyak sekali ayat2 perangnya?
User avatar
Alibaba
 
Posts: 380
Joined: Mon May 21, 2007 11:22 pm
Location: di selatan

Postby Orientalis » Mon Jul 02, 2007 11:19 pm

Ayat-ayat yang anda tunjukan memang ayat-ayat yang dijadikan dasar para teroris (dalam lingkup pemahamannya) melakukan aksinya. Tapi tidak semuanya, sebagian orang-orang Islam menyebutnya hanyalah sebagai sebuah peringatan "Tapi untuk lebih jelasnya saya akan telah dulu satu per satu ayat yang anda kemukakan tersebut" biar lebih objektif

#ketika anda menyebutkan bahwa semua umat Islam khususnya di Indonesia telah dibohongi oleh karangan Muhamad anda terlalu mengeneralisir masalah.

coba kita lihat setelah kejadian bomb bali berapa tokoh Islam di Indonesia yang mengutuk kejadian itu, dan berapa tokoh Islalm yang mendukung kejadian itu ?

Lalu mengenai kecenderungan Umat Islam membenci Yahudi. Itu juga generalisasi dengan keadaan yang ada di Palestina. di INDONESIA sendiri anaknya Zaidun Kamal yang dosen IAIN dan merupakan salah satu tokoh muslim menikahkan anaknya dengan orang Yahudi. Gus Dur yang notabene Pimpinan Ormas Islam terbesar di Indonesia ketika menjadi Presiden malah ingin membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Pertanyaanya. Apakah Perilaku-perilaku MMI, Ikhwanul Muslimin dan Hijbut Tahrir yang merupakan
Ideologi baru bagi Umat Islam di Indonesia dan merupakan Minoritas pemikiran Orang Islam Indonesia (Buktinya pemilu mereka kalah) dapat mewakili hati nurani umat Islam Indonesia secara keseluruhan ?
#Perlu dicatat bahwa KH Hasyim Muzadi saja yang pimpinan ormas Islam terbesar di Indonesia mengatakan bahwa Ideologi mereka adalah ideologi transnasional yang bertentangan dengan faham yang dianut kiayi-kiayi NU.

#Sebuah perumpamaan
"Apakah untuk membunuh tikus kita harus membakar lumbung padinya"
Orientalis
 
Posts: 10
Joined: Mon Jul 02, 2007 8:57 pm
Location: Indonesia

Postby sergius » Tue Jul 03, 2007 12:01 am

Bunuh tikus harus dari sumbernya biar tuntas. Sarangnya harus dibasmi seperti halnya sumber penyakit Islam ada dalam Qoran nya.
User avatar
sergius
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

saya jawab yaa....

Postby cari kebenaran » Tue Jul 03, 2007 12:14 am

Buku berjudul "Perkembangan Manusia" yang ditulis Profesor Keith Moore telah diterjemahkan ke dalam delapan bahasa. Buku ini dijadikan referensi penelitian ilmiah, dan dipilih oleh Komite Khusus di Amerika Serikat sebagai buku terbaik yang ditulis oleh satu orang. Kami bertemu dengan penulis buku ini dan menjelaskan kepadanya beberapa ayat al-Quran dan hadis yang berkaitan dengan spesialisnya di bidang embriologi.



Profesor Moore meyakinkan keterangan kami, sehingga kami mengajukan pertanyaan sebagai berikut: "Anda menyebutkan di buku Anda bahwa pada abad pertengahan tidak ada kemajuan dalam ilmu pengetahuan dalam bidang embriologi dan hanya sedikit yang tahu pada saat itu. Pada saat yang sama, al-Quran diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dan beliau mengajarkan kepada masyarakat sesuai dengan apa yang Allah turunkan kepadanya. Di dalam al-Quran Juga menjelaskan gambaran penciptaan manusia secara detail dan perkembangan manusia pada fase yang berbeda. Anda adalah seorang ilmuwan yang ternama, namun, mengapa Anda tidak membela kebenaran dan menyebutkan kebenaran ini di dalam buku Anda?" Beliau menjawab: "Anda memiliki bukti dan saya tidak. Jadi, mengapa Anda tidak mempresentasikan hal itu kepada kami?"

Kami melengkapinya dengan bukti dan Profesor Moore ternyata terbukti menjadi seorang ilmuwan yang ternama. Dalam bukunya edisi ketiga, dia membuat beberapa tambahan. Buku ini telah diterjemahkan, sebagaimana yang kami sebutkan sebelumnya ke dalam delapan bahasa, termasuk bahasa Rusia, Cina, Jepang, Jerman, Italia; Portugis, dan Yugoslavia. Buku ini dapat dinikmati karena sudab tersebar ke seluruh dunia dan dibaca beberapa ilmuwan dunia yang terkenal.

Profesor Moore menyatakan di dalam bukunya tentang Abad Pertengahan bahwa:



"Perkembangan ilmu pengetahuan berjalan secara lambat dari zaman pertengahan dan ada sedikit perkembangan penyelidikan dalam hal embriologi yang diusahakan selama abad ini sebagaimana yang telah kita ketahui. Hal ini dijelaskan di dalam al-Quran, kitab suci umat Muslim, manusia diciptakan dari sebuah campuran pengeluaran dari laki-laki dan perempuan. Beberapa referensi yang lain menyebutkan bahwa penciptaan manusia itu dari setetes mani (sperma) dan juga diharapkan bahwa hasil dari organisme itu terbentuk dalam janin perempuan seperti sebuah biji enam hari setelah permulaan (blastosit manusia mulai tertanam sekitar enam hari setelah pembuahan).



Al-Quran juga menyebutkan bahwa setetes mani itu berkembang menjadi segumpal darah yang membeku. Penanaman blastosit atau secara spontan gagal/gugur akan menyerupai segumpal darah secara konsep. Embrio juga dikatakan mirip segumpal zat/substansi seperti permen karet atau kayu (sesuatu yang mirip dengan gigi yang menandakan gumpalan zat).

Perkembangan embrio menjadi manusia pada hari keempat puluh sampai keempat puluh dua dan tidak lama kemudian fase ini mirip embrio binatang. Pada fase ini, embrio manusia mulai memperoleh sifat-sifat manusia. Al-Quran juga menjelaskan bahwa pertumbuhan embrio mengalami tiga kegelapan, pertama, dinding perut depan (ibu), kedua, dinding uterus, ketiga, membran Amniokhorionik. Ruangan yang tidak mengizinkan memperbincangkan beberapa referensi Yang menarik lainnya yang berkaitan dengan pertum­buhan manusia sebelum dilahirkan yang muncul di dalam al-Quran.

Hal ini sesuai dengan apa yang telah ditulis Prof. Moore di dalam bukunya. Segala puji bagi Allah. Dan sekarang telah disebarkan ke seluruh dunia. Kesesuaian antara ilmu pengetahuan dan al-Quran ini menjadikan kewajiban bagi Profesor Moore untuk menjelaskan hal ini di dalam bukunya. Dia menyimpulkan bahwa klasifikasi modern dari fase perkembangan embrio yang telah diterima di seluruh dunia tidaklah mudah atau lengkap. Hal ini tidak menolong pemahaman dari perkembangan fase embrio, sebab fase itu menurut basis angka, yaitu fase 1, fase 2, fase 3, dan seterusnya. Pembagian yang dijelaskan di dalam al-Quran tidak tergan­tung dengan sistem basis angka. Al-Quran mendasarkan pada perbedaan sesuai bentuk yang dilewati embrio agar mudah diidentifikasi.

Al-Quran menjelaskan fase perkembangan janin sebelum kelahiran sebagai berikut: Nutfah yang berarti "tetesan" atau air yang sedikit jumlahnya, alaqah yang berarti struktur seperti lintah, mudghah yang berarti struktur seperti kunyahan, `idhaam yang berarti tulang atau kerangka, kisaa ul-idham bil-laham yang berarti daging pembungkus tulang atau otot, dan an-nash'a yang berarti bentuk janin yang jelas. Profesor Moore telah mengetahui bahwa bagian ayat al-Quran ini benar­benar berdasarkan pada fase pertumbuhan janin sebelum masa kelahiran. Dia memberi cacatan bahwa bagian ini menunjukkan penggambaran secara ilmiah yang elegan yang mencakup banyak hal dan praktik.

Dalam suatu konferensi, Profesor Moore menyatakan sebagai berikut: Embrio berkembang di dalam kandungan ibu atau dilindungi uterus dengan tiga selubung atau lapisan, sebagaimana yang ditunjukkan dalam kaca mikroskop. (A) Menggambarkan dinding perut depan, (B) Dinding Uterus (C) Membran Amniokhorinik. Sebab fase embrio manusia ini kompleks, memperlihatkan kelanjutan dari proses perubahan selama pertumbuhan, telah diusulkan bahwa sistem klasifikasi baru dapat dikembangkan dengan penggunaan istilah yang tersebut di dalam al-Quran dan Sunnah. Usulan ini sangat sederhana, luas, dan sesuai dengan ilmu pengetahuan tentang embriologi sekarang ini.

Studi al-Quran dan hadis secara intensif empat abad terakhir telah menurunkan sistem klasifikasi embrio manusia yang menakjubkan sejak al-Quran diturunkan pada abad ketujuh. Meskipun Aristoteles, penemu ilmu pengetahuan tentang embriologi, menyadari bahwa pertumbuhan embrio anak ayam pada fase dari penelitiannya terhadap telur ayam pada abad keempat. Dia tidak memberikan penjelasan secara mendetail tentang fase ini. Sejauh yang diketahui dari sejarah embriologi, hanya sedikit yang tahu tentang fase dan klasifikasinya embrio manusia sampai abad kedua puluh. Untuk alasan tersebut, gambaran embrio manusia di dalam al-Quran itu tidak berdasarkan ilmu pengetahuan secara ilmiah pada abad ketujuh. Hanya kesimpulan yang masuk akal bahwa gambaran ini diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau tidak dapat mengetahui secara mendetail sebab beliau seorang yang buta huruf, yang sama sekali tidak mengenyam pendidikan ilmiah.

Kami mengatakan kepada Profesor Moore, “Apa yang Anda katakan adalah benar, tetapi kebenaran itu kurang mutlak dibandingkan dengan bukti yang telah kami tunjukkan kepada Anda dari al-Quran dan sunnah yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan embriologi khususnya. Oleh karena itu, mengapa Anda tidak mengerjakan kebenaran dan sama sekali tidak membawa cabang dari ayat-ayat al-Quran dan hadis yang berhubungan dengan bidang spesialisasi atau keahlian Anda?”

Profesor Moore mengatakan bahwa dia telah me­masukkan beberapa referensi yang sesuai pada tempat yang cocok dalam sebuah buku khusus ilmiah. Akan tetapi, dia akan mengundang kami untuk membuat beberapa tambahan secara Islami, yang berkaitan dengan ayat-ayat al-Quran dan Hadis Nabi dan menyoroti berbagai macam aspek yang menakjubkan agar dimasukkan pada tempat yang cocok di dalam buku.

Hal ini telah dikerjakan dan akibatnya Profesor Moore menulis sebuah perkenalan untuk tambahan tentang Islam dan hasilnya dapat Anda lihat dalam buku ini. Setiap halaman berisi fakta tentang ilmu pengetahuan embriologi, kami telah menjelaskan beberapa ayat al­Quran dan hadis yang membuktikan bahwa al-Quran dan sunnah tidak dapat ditiru. Apa yang kami saksikan sekarang Islam menjadi berkembang ke daerah baru yang di dalamnya berisi keadilan dan tidak memihak pikiran orang.

Kami perkenalkan Prof. G.C. Goeringer kepada Anda. Dia adalah Direktur Kursus dan Direktur Asosiasi Ahli Kesehatan Embrio di Jurusan Biologi Sel, Sekolah Kedokteran Universitas George­town, Washington DC. Kami bertemu dengannya dan menanyakan apakah dalam sejarah embriologi ada beberapa sebutan fase yang berbeda dari pertumbuhan embrio dan apakah ada buku tentang embriologi pada zaman Nabi Muhammad SAW atau beberapa abad setelahnya yang mana menyebutkan bermacam-macam fase atau apakah pembagian fase yang berbeda ini hanya datang untuk dilketahui pada pertengahan abad kesembilanbelas. Dia berkata bahwa Yunani Kuno memperhatikan studi embriologi dan beberapa dari mereka mencoba menggambarkan apa yang terjadi dengan janin dan bagaimana pertumbuhannya. Kami setuju dengannya bahwa Aristoteles di antara mereka, mencoba menguraikan beberapa teori pada suatu subjek tetapi apakah ada beberapa sebutan yang dibuat dari fase ini?

Kami tahu bahwa fase ini tidak diketahui sampai pertengahan abad kesembilan belas dan tidak ditunjukkan sampai awal abad kedua puluh. Setelah diskusi yang panjang, Profesor Goeringer setuju bahwa tidak ada sebutan fase-fase ini. Dengan demikian, kami menanyakannya jika ada beberapa terminologi secara khusus menggunakan persamaan fase-fase ini yang mana telah ditemukan di dalam al-Quran. Namun jawabannya negatif. Kami menanyakannya: "Apakah pendapat Anda tentang istilah ini yang mana : al-Quran menggunakan untuk menggambarkan fase yang dilewati janin?" Setelah diskusi yang panjang, dia menunjukkan sebuah studi pada konferensi tentang kedokteran di Saudi Arabia yang kedelapan. Dia menyebutkan dalam studinya tentang dasar ketidaktahuan seseorang dalam fase-fase ini. Dan juga mendiskusikan secara komprehensif dan ketelitian ayat al-Quran dalam penggambaran pertumbuhan janin secara ringkas dan meluas yang membawa kebenaran secara menyeluruh. Mari kita dengarkan penjelasan pendapat dari Profesor Goenger:



"Dalam kaitannya dengan ayat al­Quran yang berarti penggambaran pertumbuhan manusia secara komprehensif dari percampuran gamet dengan organogenesis. Tidak ada perbedaan dan rekaman yang lengkap dari pertumbuhan manusia seperti klasifikasi istilah dan penggambaran kehidupan sebelumnya. Kebanyakan, jika tidak semua hal, gambaran ini mendahului beberapa abad rekaman fase yang bervariasi dari embrio manusia dan rekaman pertumbuhan yang berhubungan dengan janin dalam literatur ilmiah tradisional. "



Diskusi dengan Profesor Georinger membawa kami untuk berbicara tentang fakta bahwa penemuan baru-baru ini menghapuskan beberapa kontroversi. Meskipun kelahiran Nabi Isa itu suci yang telah menjadi kepercayaan orang-orang Nasrani selama berabad-abad, beberapa di antara umat Nasrani bersikeras bahwa Nabi Isa harus memiliki seorang ayah, sebagai kelahiran yang suci "secara ilmiah adalah hal yang tidak mungkin". Mereka memperdebatkan hal ini dan kemungkinan mereka tidak tahu, bahwa ada kemungkinan penciptaan tanpa seorang ayah. Al-Quran menjawab mereka dan memberikan contoh penciptaan Nabi Adam AS. Sebagaimana firman Allah SWT:



"Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah adalah seperti penciptaan Adam, Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya “Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. " (QS Ali Imran : 59)



Ada tiga tipe penciptaan:



1. Nabi Adam AS diciptakan tanpa seorang ayah maupun ibu.

2. Hawa diciptakan tanpa seorang ibu.

3. Nabi Isa AS diciptakan tanpa seorang ayah.



Oleh karena itu, hanya Allah yang bisa menciptakan Adam tanpa seorang ayah maupun ibu yang juga bisa menciptakan Nabi Isa AS dari seorang ibu tetapi tanpa seorang ayah. Namun demikian, umat Nasrani masih melanjutkan perdebatan mereka meskipun Allah telah mengirim bukti petunjuk kepada mereka setelah adanya bukti. Kemudian, ketika mereka tetap memper­tahankan kontroversi ini, mereka menjawab bahwa mereka tidak pernah melihat atau mendengar seseorang yang diciptakan tanpa seorang ayah dan seorang ibu. Tetapi ilmu pengetahuan modern sekarang telah mengungkapkan bahwa beberapa binatang yang ada di muka bumi ini dilahirkan dan direproduksi tanpa perbuatan dari spesies jantan. Sebagai contoh, lebah jantan memiliki telur tidak lebih dari satu yang mana telur tersebut tidak dibuahi oleh pejantan, sedangkan telur yang dibuahi pejantan itu berfungsi sebagai betina. Lagi pula, lebah jantan diciptakan dari telur ratu tetapi tidak mengalami pembuahan dari pejantan. Ada beberapa contoh lain selain contoh binatang ini di muka bumi. Terlebih Iagi manusia sekarang memiliki peralatan ilmiah yang membangkitkan semangat telur betina dari beberapa organisme untuk itulah telur ini berkembang tanpa pembuahan dari pejantan.



Mari kita baca perkataan Profesor Goeringer:



"Pada tipe dari pendekatan ini, telur tanpa pembuahan dari beberapa spesies amphibi dan mamalia tingkat lebih rendah dapat diaktifkan dengan peralatan mekanik (seperti tusukan jarum), fisik (seperti goncangan yang panas) atau peralatan kimia dengan sejumlah zat kimia yang berbeda dan melanjutkan untuk kemajuan pertumbuhan fase. Dalam beberapa spesies, tipe pertumbuhan partenogenetik ini alami. "



Allah telah memberikan jawaban dengan pasti ke­pada kita dan Dia menggunakan Adam, bagi orang yang percaya, sebagai contoh ada manusia yang tidak memiliki ayah maupun ibu. Beberapa umat Nasrani meyakini hal ini sebagai sebuah penyimpangan dari kenyataan bahwa manusia dapat lahir tanpa seorang ayah. Oleh karena itu, Allah menunjukkan mereka sebuah analogi manusia yang tidak memiliki ayah dan ibu, yaitu Nabi Adam AS. Sebagaimana yang telah Allah firmankan dalam al-Quran, surat Ali Imran: 59.

Allah berkehendak bahwa ada kemajuan ilmu pengetahuan dan penemuan yang membuktikan kebenaran setelah datangnya kebenaran yang telah diturunkan di dalam al-Quran. Inilah jalan bahwa ayat-ayat dalam kitab suci itu diturunkan dengan perjalanan waktu yang lama. Ayat-ayat ini dipelajari para sejarawan dan ilmuwan yang terkemuka dari agama kita dan generasi yang akan datang. Ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis dalam mengkaji keajaiban al-Quran.



"Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menunjuki (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji." (QS Saba' : 6)



"Dan sesunguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita al-Quran setelah beberapa waktu lagi. " (QS Shaad : 88)



"Untuk tiap-tiap berita (yang dibawa oleh rasul-rasul) ada (waktu) terjadinya dan kelak kamu akan mengetahui. " (QS al-An'am : 67)



"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Quran itu adalah benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu. " (QS Fushshilat : 53)

Kami menghadirkan kepada Anda Profesor Marshal Johnson, Profesor Emeritus Anatomi dan Perkembangan Biologi di Thomas Jefferson, Univeritas Philadelphia, Pennsylavia, Amerika Serikat. Selama 22 tahun, dia seorang ahli anatomi, Ketua Jurusan Anatomi dan Direktur Institut Baugh Daniel. Dia juga Presiden Perhimpunan Teratologi. Dia menulis lebih dari 200 judul buku yang telah diterbitkan. Ketika kami bertemu dengan Profesor Johnson pada Konferensi Medis ketujuh di Saudi Arabia, dalam sebuah kepanitian khusus yang dibentuk untuk penyelidikan dan investigasi bukti-bukti ilmiah di dalam al-Quran dan Sunnah.

Ketika kami bertemu dalam kepanitiaan yang sama, Profesor Johnson bertanya kepada kami apa yang dikerjakan kepanitiaan kita? Kami mengatakan bahwa subjek studi kita adalah hubungan antara al-Quran dan sunnah yang telah 1400 tahun lalu dan apa yang telah dikatakan ilmuwan modern kepada kita. Kemudian dia menambahkan, seperti apa contohnya? Kami menja­wab: sebagai contoh, ilmu pengetahuan modern menjelaskan bahwa pertumbuhan manusia sebelum masa kelahiran mengalami beberapa fase, sedangkan al­Quran juga menjelaskan fase ini kepada kita 1400 ta­hun yang lalu.

Profesor Johnson terkejut ketika mendengar uraian kami. Dia menyampaikan perasaannya dengan perkataan yang simpel: "Tidak, tidak? Jenis perkataan apa itu?"

Kami paham bahwa pernyataan tadi langsung mengejutkannya. Kami tahu bahwa dia termasuk salah satu ilmuwan Amerika Serikat. Kami tentu juga tahu bahwa penemuan mikroskop pada abad ke-16, seluruh dokter pada abad ketujuh belas percaya bahwa kesucian seorang manusia berawal di dalam air mani laki-laki, khususnya di dalam sperma laki-laki. Gambar ini yang digunakan petunjuk untuk ilmuwan pada abad ke-17 dan pertengahan abad ke-18, untuk mendukung kepercayaan mereka bahwa manusia diciptakan dari keseluruhan sperma laki-laki. Tetapi tidak lama kemudian, ovum ditemukan 5 tahun setelah pe­nemuan sperma. Dengan jalan ini mereka mengabaikan aturan manusia pada abad ke-18, sebagai­mana yang mereka abaikan kepada perempuan pada abad ke-17.

Hal ini masih berlanjut sampai abad ke-19, ketika para ilmuwan menemukan pertumbuhan embrio ma­nusia yang terjadi dalam beberapa fase yang berturut­turut. Alasan inilah yang kami informasikan kepada Profesor Johnson bahwa al-Quran juga menyebutkan hal itu pada 1400 tahun yang lalu. Kemudian dia mena­han dan berteriak: "Tidak, tidak!" Jadi, kita berbelok menanganinya sebuah kopian al-Quran dan rnenunjukkan kepadanya ayat berikut yang dia membacanya dalam terjemahan bahasa Inggris.



"Mengapa kamu tidak percaya akan kebenaran Allah? Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian. " (QS Nuh : 13 -14)



Kemudian kami menunjukkan ayat berikut:



".. .Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan . . . " (QS az-Zumar : 6)



Hingga di sini, Profesor Johnson duduk dan berkata: `Apakah hal ini dapat dijelaskan dalam tiga kemung­kinan? Pertama, bahwa hal ini merupakan kejadian yang kebetulan belaka. Dengan demikian kami mengumpulkan lebih dari 25 teks dan menunjukkan kepadanya. Kemudian kami bertanya: "Apakah mungkin semua teks ini rnerupakan kebetulan saja? Terlebih lagi kitab suci al-Quran memberikan nama setiap fase ini. Pertama, nutfah atau tetesan cair, kedua, alaqah atau seperti zat/lintah, ketiga, mudghah atau gumpalan seperti zat, keempat, menjadi tulang, dan selanjutnya tulang itu dibungkus dengan daging. Dapatkah semua kejadian ini dikatakan hanyalah suatu kebetulan?" Dia dengan bertekat bulat menjawab: "Tidak".

Kemudian kami menunjukkan: “Apa yang membekas pada Anda?" Dia berkata: "Kemungkinan bahwa Muhammad dianggap sebagai mikroskop yang sangat kuat".

Kami berkata: "Anda tahu bahwa hal-hal kecil dan ilmu pengetahuan. khusus telah dijelaskan di dalam al-Quran yang hanya dapat diperoleh lewat mikroskop yang sangat kuat. Dan setiap orang yang memiliki mikroskop yang sangat kuat juga memiliki teknologi yang sangat tinggi, yang pasti tercermin dalam kehidupan sehari-hari, rumah, makanan, kantor, mengatur perang, mencari perdamaian, dan lain-lain. Dan Anda tahu bahwa kemajuan teknologi adalah sebuah proses kumulatif warisan penumpukan, ber­jalan terus dan membuktikan dari satu generasi ke generasi lain."

Profesor Johnson tertawa dan berkata: "Pada kenyataannya, saya melihat mikroskop pertama kali ditemukan di dunia. Hal ini tidak diperbesar lebih dari beberapa kali dan tidak ditunjukkan sebuah gambar yang jelas."

Nabi Muhammad SAW tidak pernah memiliki peralatan ilmiah atau mikroskop. Hanya hal itu yang mengingatkan kita untuk mengatakan bahwa dia adalah seorang utusan Allah. Setelah ini, Profesor Johnson mulai tertarik dalam mengkaji bukti-bukti ilmiah di dalam al-Quran, memusatkan penyelidikannya pada pertumbuhan fase embrio. Sedangkan Profesor Moore mendiskusikan hal lain tentang penampakan fetal eskternal, Profesor Johnson memusatkan presentasinya pada penggambaran al-Quran secara mendetail dari janin, baik dari internal maupun eksternal.

Profesor Johnson berkata: "Secara ringkasnya, al­Quran tidak hanya menggambarkan bentuk pertumbuhan secara eksternal, tetapi juga menekankan pada fase internal, fase dari sisi dalam embrio, penciptaan dan pertumbuhan, menekankan pada kejadian­kejadian utama yang diakui ilmu pengetahuan zaman sekarang."

Sebagai contoh, mudghah atau gumpalan seperti zat, salah satu benda yang digunakan ProfesorJohnson sebagai petunjuk. Beberapa mudghah ini menunjukkan kenampakan luar embrio bentuk kurva dan dengan kenampakan penonjolan dan tanda-tanda lekukan yang menyerupai gigi. Kami memperhatikan teguk dan lekuk, juga memperhatikan permukaan garis, yang mana semuanya ini memberikan embrio keistimewaannya tersendiri di mana embrio pada saat fase ini hanya bertambah satu sentimeter panjangnya.

Jika kami membuat sebuah irisan dalam embrio dan membedah organ bagian dalam, kami akan menemu­kan sebagian besar mereka telah terbentuk, yang tam­pak nyata di sini. Kita juga dapat melihat dari gambar ini bahwa sel-sel itu telah terbentuk meskipun yang lain belum terbentuk secara sempurna.

Bagaimana kita dapat menggambarkan embrio ini? Apa yang kita lakukan? Dapatkah kita melengkapi penciptaan ini? Kemudian kita menggambarkan bagian yang telah tercipta. Dan jika kita mengatakan ini adalah sebuah ciptaan yang belum selesai, kemudian kita menggambarkan bagian yang belum sempurna, pertanyaan yang akan muncul adalah: Apakah ini ciptaan yang sempurna ataukah belum sempurna? Tidak ada penjelasan yang lebih bagus dari fase embriologenesis dibanding dengan penggambaran ayat al-Quran sebagai berikut:



"... mudghah (segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan tidak sempurna. . . " (QS al-Hajj: 5)



Di sinilah Profesor Marshal Johnson memberikan kesimpulan dalam penelitiannya: "Sebagai seorang ilmuwan, saya hanya dapat menguraikan yang dapat saya lihat secara spesifik. Saya dapat memahami kata­kata yang diterjemahkan dari al-Quran kepada saya. Sebagaimana contoh yang telah saya berikan sebelum­nya, jika saya mengubah urutan diri saya menuju zaman pada saat itu, ketahuilah bahwa saya mengetahui penggambaran hal itu sekarang ini. Saya tidak dapat menggambarkan hal yang telah dideskripsikan. Saya tidak memiliki petunjuk untuk pembuktian kon­ep itu bahwa seseorang ini, Muhammad, harus mengembangkan informasi ini dari suatu tempat. Jadi, saya tidak menemukan perbedaan di sini dengan konsep yang berkaitan dengan Ketuhahan yang terlihat di dalam apa yang telah ditulis.

Ya, inilah petunjuk. Jalan yang hanya meninggalkan orang untuk mengikuti contoh ilmuwan-ilmuwan besar itu, pengetahuan bahwa Allah menurunkan Nabi Muhammad SAW sebagai buku ilmu pengetahuan dari Allah. Allah telah berjanji bahwa manusia suatu saat akan menemukan tanda-tanda kebesaran Allah yang telah ditujukan di dalam al-Quran sebagai kitab kebenaran yang telah diturunkan Allah."

Profesor TVN Persaud berkata: "Tiidak ada kesulitan dalam pemikiran saya yang berkenaan bahwa ini adalah sebuah wahyu dari Tuhan atau petunjuk yang diturunkan kepadanya dengan pernyataan sebagai berikut.



Kami menghadirkan kepada Anda Profesor TVN Persaud, ahli anatomi, ahli kesehatan anak-anak, dan ahli ginekologi kebidanan dan ilmu reproduksi di Universitas Manitoba, Winniverg, Menitoba Kanada. Di sana, ia menjabat Ketua Jurusan Anatomi selama 10 tahun. Profesor Keith Moore memperkenalkan Prof. Persaud kepada kami dan mengira bahwa ada tiga pemikiran bebas sarjana dan ilmuwan yang mana keasyikan utamanya akan pencarian kebenaran. Profesor Persaud adalah salah satu dari semua itu. Dia seorang yang terkenal dalam bidangnya dan penulis maupun edi­tor dari 22 buku dan telah diterbitkan lebih dari 181 dokumen ilmiah. Tahun 1991, dia menerima JCB Grant Award dari Asosiasi Ahli Anatomi Kanada. Dia juga memasukkan beberapa ayat al-Quran dan Hadis Nabi di dalam bukunya yang dia presentasikan pada beberapa konferensi yang dia ikuti. Di bawah ini salah satu hadis yang dipakai Profesor Persaud:



Ketika janin telah melewati 42 malam, Allah menurunkan malaikat untuk membentuk dan menciptakannya pendengaran, penglihatan, kulit, daging dan tulang. Kemudian malaikat itu bertanya, Ya Allah laki­ laki atau perempuankah. Dan Allah memutuskan apa yang Dia kehendaki dan malaikat memeriksanya (Shahih Mutir)



Gambar yang menunjukkan janin berumur 35 hari tidak membentuk bentuk manusia. Dengan adanya gambar tersebut menunjukkan gambar janin yang sama pada saat berumur 42 hari. Profesor Persaud lebih lanjut berkata, kita ddak dapat melihat bentuk manusia. Kami melihat gambar ilustrasi ini dibuat oleh CIBA, yang menggambarkan janin yang berumur 42 hari. Satu minggu kemudian, selama minggu ketujuh, setelah hari ke-42, gambar berubah lebih sempuma. Hadis Nabi yang berhubungan dengan hal ini yaitu:



Ketika janin telah melewati 42 malam, Allah menurunkan malaikat untuk menentukan dan menciptakannya pendengaran, penglihatan, kulit, otot daging, dan tulang.



Profesor Persaud mempresentasikan beberapa penemuannya yang berkenaan hubungan antara al­Quran dan Sunnah dengan ilmu pengetahuan modern. Di bawah ini hadis lain yang dipelajari Profesor Persaud dan membuatnya subjek dari salah satu presentasinya:



“Jika hal yang cabul yang ada di antara masyarakat dan kemudian tampak sebagai hal yang umum dan dipraktikkan secara terbuka, wabah dan penyakit baru yang tidak ada sebelum hal itu berkembang di antara mereka. " (HR Ibnu Majah dan Hakim).



Mari kita lihat penjelasan Profesor Persaud dari hadis ini. Hal ini dapat diterima secara luas bahwa penyakit ini berubah di dalam leher rahim yang berhubungan dengan umur wanita, frekuensi hubungan, dan jumlah pasangan. Beberapa ahli epidemiologi mempelajari yang mengindikasikan secara jelas sebuah hubungan secara signifikan antara kedapatan perkalian pasangan seksual dengan tingginya terjadinya terkena kanker leher rahim. Akibat dan bahayanya dari hubungan seksual dengan siapa saja dan penyimpangan seksual yang dipraktikkan pernah diperlihatkan di dalam hadis ini pada 14 abad yang lalu. Kata "kekotoran" meliputi perzinahan, persetubuhan di luar nikah. Saya katakan: homoseksual, sifat kebinatangan, dan semua perbuatan seksual yang tidak wajar. Hal ini tidak dapat dipandang dari segi apa pun secara luas, bahwa kita harus mempertimbangkan Herpes dan HIV/AIDS sebagai contoh dari penyakit baru lain dan pada kenyataannya pada saat ini penyaldt baru bagi kita tidak memiliki obat.

Sekarang kita dapat memahami arti dari hadis ini, sebab homoseksual, pelacuran, dan hal yang cabul menjadi menyebar luas dan bahkan dilegalisasikan di beberapa negara Barat. Tidak lama beberapa tahun setelah revolusi seksual yang menimbullcan penyakit itu, Profesor Persaud membicarakan tentang menyebar luasnya penyakit itu seperti HIV/AIDS merupakan permasalahan kesehatan yang serius sekarang ini. Kata­kata Nabi Muhammad SAW itu memang benar. AIDS adalah contoh nyata dari penyakit yang tidak ada pada generasi sebelumnya, tetapi sekarang berkembang pada angka yang mengkhawatirkan. Sekarang, sebagian besar masyarakat khawatir jika mereka kemungkinan tertular.

Kita harus berterima kasih kepada Profesor Persaud atas usahanya. Kemudian kami menanyakan pendapat Profesor Persaud yang sudah terkenal tentang fenomena ini dan yang telah dia teliti, lalu dia menyatakan:



“Hal ini terlihat bagi saya bahwa Muhammad adalah orang yang sangat luar biasa. Dia tidak dapat membaca maupun menulis. Pada kenyataannya, dia seorang yang buta huruf. Kita berbicara pada 14 abad yang lalu. Kamu memiliki seorang buta huruf yang membuat pernyataan sangat besar dan pernyataan yang menakjubkan kecermatannya tentang keilmiahannya. Saya secara pribadi tidak dapat mengetahui bagaimana hal ini bisa menjadi kesempatan belaka yang terlalu banyak kecermatannya seperti Profesor Moore. Tidak ada kesulitan dalam pikiran saya mengenai wahyu yang hebat itu yang diturunkan kepadanya dengan per­nyataan pernyataan ini.



Al-Quran adalah sebuah kitab, petunjuk, kebenaran, bukti dan kebenaran yang abadi bagi kita sampai akhir zaman.

Profesor Tejatat Tejasen mengucapkan kalimat "Laa illaha illallah Muhammad Rasul Allah." Pria ini mengucapkan kalimat shahadah. Dengan demikian dia menyatakan menjadi seorang Muslim. Hal ini terjadi selama Konferensi Kedokteran ke-5 yang diadakan di Riyadh, Saudi Arabia. Dialah Profesor Tejatat Tejasen, Ketua Jurusan Anatomi di Chiang Mai, Universitas Thailand. Dia sebelumnya Dekan Fakultas Kedokteran di Universitas yang sama.

Kami menunjukkan beberapa ayat al-Quran dan Hadis Nabi kepada Profiesor Tejasen yang sesuai dengan keahliannya dalam bidang anatomi. Dia memberi alasan bahwa mereka juga memiliki kitab dalam agama Budha yang menerangkan gambaran fase perkembangan embrio yang sangat akurat. Kami mengatakan kepadanya bahwa kami sangat senang dan tertarik untuk melihat gambaran itu dan belajar tentang kitab itu. Setahun kemudian, Profesor Tejasen datang ke Universitas King Abdul Aziz sebagai penguji dari luar. Kami mengingatkannya tentang pernyataan yang dibuatnya setahun yang lalu, tetapi dia minta maaf dan mengatakan bahwa pada saat dia membuat pernyataan itu tanpa mengetahui persoalan itu dengan pasti. Akan tetapi, ketika dia mencek Kitab Tripitaka, ternyata dia tidak menemukan pertalian dengan pokok masalah.

Atas dasar hal ini, kami menghadirkan sebuah kuliah tertulis Profesor Keith Moore tentang kecocokan antara embriologi modern dengan apa yang tertulis di dalam al-Quran dan Sunnah. Dan kami bertanya kepada Profesor Teja sen jika dia tahu tentang Profesor Keith Moore. Bahkan dia menjawab bahwa dia tentu tahu Profesor Moore dan menambahkan bahwa Profesor Moore adalah salah satu ilmuwan dunia yang terkenal dalam bidangnya.

Ketika Profesor Tejasen mempelajari artikel ini, dia juga sangat heran. Kami menanyakannya beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan keahliannya. Salah satu pertanyaan itu menyinggung tentang penemuan terbaru dalam hal dermatologi tentang sifat-sifat kulit sebagai salah satu alat panca indera.

Dinyatakan kepada Profesor Tejasen: "Anda akan tertarik untuk mengetahui isi kitab ini, kitab al-Quran, sebagai referensi pada 1400 tahun yang lalu yang menyinggung tentang persoalan hukuman bagi orang yang tidak beriman atau kafir yaitu akan masuk neraka yang dipenuhi api. Dalam hal ini dinyatakan bahwa ketika kulit mereka mengalami kerusakan, Allah membuat kulit lain untuk mereka sehingga mereka merasakan hukuman balasan di dalam neraka itu. Ini menunjukkan pengetahuan tentang bagian terakhir dari urat syaraf dalam kulit dan ayat tersebut artinya:



"Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kulit mereka hangus, Kami ganti mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. " (QS an-Nisa : 56)



Kami menanyakannya: "Jadi Anda setuju bahwa ini referensi tentang pentingnya bagian terakhir dari urat syaraf dalam perasaan kulit, 1400 tahun yang lalu?" Profesor Tejasen menjawab: "Ya, saya setuju."

Pengetahuan tentang perasaan kulit ini telah diketahui lama sebelumnya, sebab hal ini dikatakan jika seseorang berbuat salah, kemudian dia akan dihukum dengan menghanguskan kulimya dan kemudian AIlah akan menggantinya dengan kulit baru, yang menutupi mereka agar mereka tahu bahwa dia disiksa kembali. Hal ini berarti mereka tahu beberapa tahun lalu bahwa rangsangan perasaan sakit pasti ada di kulit, sehingga mereka akan diganti dengan kulit yang baru. Kulit adalah pusat kepekaan luka bakar. Oleh karena itu, jika kulit terbakar api seluruhnya, akan kehilangan kepekaannya. Dengan berdasar alasan inilah maka Allah akan menghukum orang-orang kafir di hari kiamat dengan mengembalikan kulit mereka ke keadaan semula secara terus menerus, sebagaimana Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia berfirman dalam al­Quran surat an-Nisa : 56.

Kami menanyakan kepadanya sebuah pertanyaan sebagai berikut: "Apakah mungkin ayat-ayat al-Quran ini datang dari Nabi Muhammad SAW dari sumber manusia?" Profesor Tejasen mengakui bahwa ayat-ayat al-Quran tidak mungkin bersumber dari manusia. Akan tetapi dia masih menanyakan tentang sumber ilmu pengetahuan itu dan dari mana Nabi Muhammad kemungkinan menerima ayat-ayat itu? Kami menjawab: "Dari Allah, Yang Maha Agung dan Maha Mulia." Kemudian dia bertanya: "Siapakah Allah itu?" Kami menjawab: "Dia adalah pencipta semua yang ada di jagat raya ini. Jika Anda mendapatkan kebijakan kemudian hal ini hanya datang dari satu-satunya Yang Maha Bijaksana. Jika anda menemui pengetahuan dalam pembuatan alam semesta ini, Dialah pencipta alam semesta, satu ­satunya Yang Maha Mengetahui. Jika Anda mendapatkan kesempurnaan komposisi ciptaan-Nya, inilah bukti bahwa Dialah Yang Maha Sempurna. Dan jika Anda mendapatkan kemurahan hati kemudian memberikan kesaksian ini pada kenyataan bahwa penciptaan itu dimiliki sebagai satu kesatuan tata tertib dan menghubungkan bersama dengan kuat, kemudian inilah bukti bahwa inilah ciptaan Sang Pencipta, Allah Yang Maha Agung dan Maha Kuasa.

Profesor Tejasen setuju dengan apa yang kami terangkan kepadanya. Dia kembali ke negaranya di mana dia menyampaikan beberapa perkuliahan tentang pengetahuan barunya dan penemuannya. Kami telah memberikan informasi kepada lima orang mahasiswa yang kemudian masuk Islam sebagai hasil dari perkuliahan ini. Kemudian pada saat Konferensi Kedokteran ke-5 yang diselengagrakan di Riyadh, Profesor Tejasen mengikui seri perkuliahan tentang tanda-tanda kedokteran dalam al-Quran dan Sunnah. Profesor Tejasen menghabiskan empat hari dengan beberapa perkuliahan, Muslim dan non-Muslim, membicarakan tentang fenomena di dalam al-Quran dan Sunnah. Pada sesi akhir itu, Profesor Tejasen berdiri dan berkata:

"Pada hari ketiga tahun-tahun terakhir ini, saya menjadi tertarik mempelajari al-Quran yang mana Syeikh Abdul Majid az-Zindani berikan kepada saya. Tahun lalu, saya mendapati tulisan Profesor Keith Moore terakhir dari Syeikh. Dia meminta saya menerjemahkan ke dalam bahasa Thai dan memberikan sedikit kuliah kepada Muslim di Thailand. Saya telah memenuhi permintaannya. Anda dapat melihatnya dalam video tape yang saya berikan kepada Syeikh sebagai sebuah hadiah. Dari penelitian saya dan apa yang saya pelajari secara keseluruhan dalam konferensi ini, saya percaya bahwa semuanya yang telah tertulis di dalam al­Quran pasti sebuah kebenaran, yang dapat dibuktikan dengan peralatan ilmiah. Sejak Nabi Mubammad SAW yang tidak dapat membaca maupun menulis, Muhammad pasti seorang utusan yang menyiarkan kebenaran yang diturunkan kepadanya sebagai seorang yang dipilih oleh Sang Pencipta. Pencipta ini pasti Allah atau Tuhan. Oleh karena itu, saya berpikir inilah saatnya saya mengucapkan kalimat "Laa illaha illallah (Tiada Tuhan selain Allah) Muhammad Rasul Allah (Muhammad adalah utusan Nya). "



Saya tidak hanya belajar dari pengetahuan ilmiah selama konferensi itu, tetapi juga kesempatan yang bagus bertemu dengan beberapa ilmuwan baru dan bertemu dengan mereka sebagai sesama peserta. Hal yang paling berharga yang saya peroleh ketika datang ke konferensi ini adalah saya mengucapkan kalimat "Laa ilaaha illallah, Muhammad Rasul Allah," dan saya menjadi seorang Muslim.

Kebenaran itu datangnya dari Allah sebagaimana firmannya di dalam al-Quran:



"Dan orang-orang yang diberi ilmu (Ahli Kitab) berpendapat bahwa wahyu yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itulah yang benar dan menyuruh (manusia) kepada jalan Tuhan Yang Maha Perkara lagi Maha Terpuji. " (QS Saba': 6)

Allah berfirman di dalam al-Quran tentang salah satu kejahatan orang kafir yang melarang Nabi Muhammad SAW untuk shalat di Ka'bah:



"Ketabuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubun-nya, (yaitu ) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka. "

(QS al -Alaq : 15 -16)



Mengapa al-Quran menggambarkan bagian depan kepala sebagai pembohongan dan perbuatan dosa? Mengapa al-Quran tidak mengatakan bahwa seseorang itu berbohong dan melakukan dosa? Apakah ada hubungannya antara bagian depan kepala dan kebohongan dan perbuatan penuh dosa?

Jika kita melihat tengkorak bagian depan kepala, kita akan mendapatkan atau menemukan daerah prefrantal pada otak besar. Apa yang fisiologi katakan kepada kita tentang fungsi daerah ini? Sebuah buku yang berjudul Essentials of Anatomy Physiology menyatakan tentang daerah ini: "Motivasi dan tinjauan ke masa depan untuk merencanakan dan memulai atau memprakarsai pergerakan yang terjadi di bagian depan dari cuping garis depan, daerah prefrantal. Ini adalah daerah dari gabungan atau kumpulan kulit otak." Buku ini juga menyatakan: "Dalam hubungannya dengan keterlibatannya di dalam motivasi daerah prefrantal juga dipikir untuk dijadikan pusat fungsi untuk penyerangan."

Sehingga daerah otak besar ini bertanggung jawab untuk merencanakan, memotivasi, dan memulai perbuatan baik maupun buruk dan bertanggung jawab untuk menceritakan kebohongan dan mengatakan kebenaran. Oleh karena itu, sangat tepat menggambarkan bagian depan kepala sebagai kebohongan dan perbuatan penuh dosa ketika seseorang berbohong atau melakukan sebuah dosa sebagaimana yang ada di dalam al-Quran surat al-Alaq : 15-16. Para ilmuwan hanya menemukan fungsi daerah prefrantal ini pada 60 tahun terakhir, menurut Profesor Keith Moore.1)







1). Inilah contoh pengarang yang memberikan penafsiran dari tetes al-Quran yang mungkin terihat ada perbedaan yang tekenal dan disetujui atas arti atau maksud itu dan Allah mengizinkanNya. Intepretasi yang didasarkan pada pandangan ilmu eksak sangatlah tepat. Arti sebenamya dari ayat ini adalah sebuah kemarahan dari kebohongan dan kekejaman yang bertubi-tubi terhadap Nabi Muhammad SAW oleh pamannya Abu Jahal. Jidatnya akan dihitamkan pada saat hari kebangkitan sebagai balasan terhadap kata-kata dan perbuatan jahatnya (Tafsir Ibu Katsir).



Profesor Alfred Kroner berkata: ". . . bahwa beberapa pernyataan yang dibuat pada saat tidak dapat ditunjukkan, tetapi metode ilmiah modern sekarang pada poslsi yang membuktikan apa yang dikatakan Muhammad 1400 tahun yang lalu. "



Kami menghadirkan kepada Anda Profesor Alfred Kroner, salah satu ahli geologi terkenal dunia. Dia adalah ahli geologi dan Ketua Jurusan Geologi Institut Geosciences, Universitas Johannes Gutterburg, Mainz, Jerman. Kami bertemu dengannya dan menunjukkan beberapa ayat al-Quran dan Hadis Nabi Muhammad SAW Dia mempelajari dan memberikan komentarnya dan kemudian kami mendiskusikan hal ini bersamanya.

Profesor Kroner berkata: "Pikirkan tentang beberapa pertanyaan ini dan pikirkan Nabi Muhammad itu datang dari mana, dia datang dari suku Badui.2) Saya pikir, semuanya itu hampir tidak mungkin dia dapat mengetahui segala hal seperti asal-usul alam semesta secara umum, sebab ilmuwan baru dapat menentukan hal itu pada tabun-tahun terakhir dengan metode yang sangat rumit dan teknologi yang canggih untuk hal ini. "



Profesor Kroner memilih contoh dari al-Quran yang membuktikan kepadanya bahwa al-Quran tidak datang dari Nabi Muhammad SAW Contoh yang diambil Profesor Kroner ini adalah sebuah gambaran dari al­Quran yang membuktikan kenyataan bahwa alam semesta ini dimulai dalam satu kesatuan yang benar­benar ada. Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia berfiman:



"Dan apakah orang orang kafir itu tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?" (QS al-Anbiyaa : 30)



Arti "ratgan" pada ayat ini, sebagaimana Ibnu Abbas, mujahid dan yang lainnya berkata, Allah akan senang dengan semuanya akan mereka, langit dan bumi yang ditancapkan bersama atau paduan atau campuran yang bersama, kemudian mereka dipisahkan dari satu dengan yang lain. Profesor Kroner menggunakan hal ini sebagai contoh untuk membuktikan bahwa tidak ada manusia yang hidup pada masa Nabi Muhammad SAW yang dapat mengetahui hal ini.

Profesor Kroner menyatakan: "Seseorang yang tidak tahu sesuatu tentang fisika nuklir 1400 tahun yang lalu, saya pikir, tidak dapat dalam posisi ini untuk mengetahui dari pemikirannya sendiri untuk kejadtan bahwa bumi dan langit memiliki asal-usul yang sama atau beberapa pertanyaan yang lain yang kami diskusikan di sini."



Profesor Kroner, hal ini terlihat oleh kita, bahwa dia memiliki pembawaan yang bersifat mengelak. Sebagai contoh, kami menyatakannya untuk menggambarkan kondisi geologi Arab. Apakah Arab itu penuh dengan kebun buah-buahan dan sungai? Dia berkata: "Selarna zaman es dan telah diketahui lebih jauh bahwa gunung es yang terapung di kutub utara secara perlahan bergerak menuju ke selatan. Ketika gunung es kutub itu secara relatif mendekat ke Jazirah Arab, cuaca akan berubah dan negara Arab akan menjadi satu dari daerah yang paling hijau dan paling basah di dunia. Kami bertanya kepadanya: "Apakah Arab itu akan menjadi daratan yang dipenuhi dengan kebun buah-buahan dan sungai?" Dia menjawab: "Ya, hal ini adalah fakta ilmiah."

Hal ini mengherankan kami, dan kami heran bagaimana dia membuat pernyataan ini sebagai fakta ilmiah padahal hal ini berhubungan dengan masa depan dan kami bertanya: "Mengapa?" Dia menjawab: "Sebab zaman es pada dasarnya telah dimulai. Dan kita dapat melihat es yang bergerak sangat perlahan, sekali lagi, dari kutub Utara menuju ke selatan. Pada kenyataannya, es di kutub sekarang mendekati Jazirah Arab secara perlahan. Kita dapat melihat tanda es ini dari badai salju yang menyerang bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim dingin. Para ilmuwan telah melihat tanda-tanda lain dan informasi yang menunjukkan dimulainya zaman es. Inilah fakta ilmiah. "

Kami mengatakan kepadanya: “Apakah yang baru saja Anda sebutkan itu hanya diketahui ilmuwan setelah penelitian yang lama dan dengan bantuan peralatan tertentu. Tetapi kami telah mendapatkan yang Anda sebutkan itu dari Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Beliau bersabda di dalam hadisnya yang diteruskan di dalam Shahih Muslim.

"Hari kiamat itu tidak akan datang kepada kita sampai daratan Arab itu sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai. "

Pada pokok persoalan ini kami bertanya kepada Profesor Kroner: "Siapa yang mengajarkan Nabi Muhammad SAW bahwa daratan Arab itu sekali lagi akan dipenuhi dengan kebun buah-buahan dan sungai?" Dia langsung menjawab: "Bangsa Romawi". Hal ini mengingatkan kami akan kemampuan Profesor Kroner untuk mengelak. Kami bertanya kepadanya pertanyaan lain: "Akan tetapi siapa yang memberitahukan Nabi Muhammad SAW bahwa daratan Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai?" Prof Kroner menjadi mengelak jika malu, akan tetapi sewaktu atau pada saat dia dihadapkan dengan kebenaran, dia cukup berani untuk menyatakan pendapatnya secara blak-blakan dan dengan demikian dia menjawab: Ia dapat mengetahuinya hanya melaui petunjuk dari yang di atas.

Akhirnya, setelah kami berbicara dengannya, dia membuat komentar sebagai berikut:



“Jika Anda menggabungkan semua ini dan menggabungkan semua pernyataan itu maka di dalam al-Quran juga ada ayat yang berhubungan dengan bumi dan formasi dari bumi dan ilmu pengetahuan secara umum, Anda dapat mengatakan secara mendasar bahwa pernyataan itu dibuat dalam beberapa cara yang benar. Mereka sekarang dapat ditegaskan dengan metode ilmiah dan pada cara yang dapat Anda katakan bahwa al-Quran adalah buku teks ilmu pengetahuan yang simpel dan sederhana untuk orang yang sederhana. Pernyataan itu dibuat pada saat atau zaman yang tidak dapat dibuktikan dengan metode modern secara ilmiah yang sekarang pada posisi yang dapat ditunjukkan dengan apa yang dikatakan Nabi Muhammad 1400 tahun yang lalu."



Allah berfirman:



"Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita al-Quran setelah beberapa waktu lagi. "

(QS Shaad : 87-88)







2). Muhammad tidak dilahirkan dari Suku badui, tetapi dilahirkan dari suku perkotaan. yaitu Bani Hasyim.
Bagaimana Anda dapat membuktikan agama yang benar kepada siapa yang tidak berbicara bahasa Arab atau mengetahui sesuatu tentang kelancaran al-Quran yang tidak dapat ditiru atau ada bandingannya? Apakah hanya dengan cara itu mereka mempelajari bahasa Arab ini dan untuk pemilik ilmu pengetahuan? Jawabannya "tentu tidak". Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia telah menunjukkan rahmat-Nya kepada mereka dan kepada generasi lain dengan menurunkan bukti yang tepat kepada seluruh manusia, terlepas dari perbedaan di antara mereka seperti ras, bahasa, dan waktu.

Kami bertemu dengan Profesor Palmer, salah satu ahli geologi terkemuka di Amerika Serikat. Dia mengepalai sebuah panitia yang mengatur ulang tahun perkumpulan atau Perhimpunan Ahli Geologi Amerika. Ketika kami bertemu dengannya, kami menunjukkan keajaiban ilmiah beberapa ayat al-Quran dan Hadis Nabi, di mana dia sangat heran dan kaget. Saya ingat sebuah anekdot yang menyenangkan. Ketika menunjukkannya bahwa al-Quran menyebutkan bagian terdekat dan dinyatakan di dekat Yerusalem, di mana peperangan yang terjadi di antara Persia dan Romawi. Allah Yang Maha Agung dan Maha Mulia berfman:



"Alif Laam Miim, telah dikalahkan bangsa Romawi di negeri yang terdekat dan mereka sesudah dikalahkan itu akan menang. " (QS ar Ruum: 13)



Kata "adna" bisa berarti yang terdekat atau terendah. Penafsir al-Quran, yang kemungkinan Allah senang dengan mereka yang disebutkan "adnal ardhi"' yang berarti daerah terdekat dengan Jazirah Arab. Akan tetapi arti kedua itu juga menyebutkan di sana. Dengan cara inilah al-Quran memberikan satu kata yang memiliki banyak arti, sebagaimana yang digambarkan Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya:



"Saya telah diberi banyak kata yang meliputi banyak hal. " (HR Bukhari-Muslim)



Ketika kami menanyakan bagian bumi yang rendah, kami mendapatkan bahwa hal ini memiliki tempat yang sama persis sebagai saksi peperangan yang mana Ro­mawi terkalahkan. Ketika kam.i memberitahu Profesor Palmer tentang hal ini, dia menandingi sebelum berkata bahwa ada beberapa daerah lain yang lebih rendah daripada yang disebutkan dalam ayat al-Quran. Dia memberi contoh nama daerah lain itu di Eropa dan Amerika. Kami meyakinkannya bahwa informasi kami itu teruji dan tepat. Kami menunjukkannya globe topografi yang menunjukkan bagian yang tinggi dan rendah. Dia mengatakan bahwa hal ini akan mudah dengan globe untuk memastikan tempat terendah di bumi. Dia memutar tangan globe dengan tangannya dan memusatkan tanda pada daerah dekat Yerusalem. Untuk kebenarannya, ada tanda panah kecil yang menonjol menghadap ke arah area itu dengan kata-kata: "Daerah yang terdekat yang menghadap ke bumi."

Profesor Palmer dengan cepat mengakui bahwa informasi kami memang tepat. Dia meneruskan pembicaraan bahwa negeri ini memang yang terdekat dengan bumi. Profesor Palmer berkata: "Hal ini terjadi di daerah Laut Mati yang ada di atasnya sini dan cukup menarik dengan diberi nama di atas globe: "Negeri yang terdekat di dunia. " Sehingga hal ini didukung oleh tafsiran kata-kata yang kritis. "

Profesor Palmer lebih heran lagi ketika menemukan al-Quran berbicara tentang zaman dulu dan menggambarkan bagaimana awal mula penciptaan, bagaimana bumi dan langit diciptakan, bagaimana air memancar terus dari tempat terdalam di bumi, bagaimana gunung ditegakkan di atas daratan, bagaimana tumbuh-tumbuhan dimulai, bagaimana bumi sekarang, menggambarkan gunung-gunung fenomena alam, serta perubahan yang ada di permukaan bumi sebagai saksi di Jazirah Arab. Hal ini bahkan digambarkan masa depan daratan Arab dan masa depan daratan seluruh bumi ini. Dengan hal ini, Profesor Palmer mengakui bahwa al-Quran adalah kitab yang menakjubkan yang menggambarkan masa lalu, sekarang, dan masa depan.

Seperti ilmuwan lain, Profesor Palmer pada mulanya ragu-ragu, tetapi tidak lama kemudian dia datang dengan pendapatnya. Di Kaim, dia mempresentasikan hasil penelitiannya yang berhubungan dengan aspek yang tidak dapat ditiru dari ilmu pengetahuan tentang geologi yang terdapat di dalam al-Quran. Dia mengatakan bahwa dia tidak mengetahui bahwa seni pernyataan dalam bidang keilmuan selama zaman Nabi Muhammad SAW. Namun, dari apa yang kita ketahui tentang pengetahuan dan peralatan yang hanya sedikit pada saat itu, niscaya kita dapat menyimpulkan bahwa al­Quran adalah cahaya yang hebat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW Di sini Profesor Palmer menyimpulkan dengan kata-katanya sebagai berikut:

"Kami membutuhkan penelitian sejarah sebelum pertengahan timur tradisi lisan untuk mengetahui apakah kenyataan itu berhubungan dengan peristiwa sejarah yang telah dilaporkan. Jika tidak ada catatan, hal ini diperkuat dengan kepercayaan bahwa Allah menurunkannya melalui Nabi Muhammad SAW dengan sedikit pengetahuannya dan kita hanya menemukan untuk diri kita pada akhir-akhir ini. Kita melihat kelanjutan dialog dengan topik ilmu pengetahuan menurut al-Quran dalam konteks geologi. Terima kasih banyak. "

Sebagaimana Anda lihat, inilah salah satu tokoh besar dalam bidang geologi di dunia sekarang ini, yang datang dari Amerika Serikat, dia masih mernbutuhkan seseorang untuk menunjukkan kebenaran kepadanya. Orang Barat dan orang Timur yang tinggal di tengah­tengah peperangan antara agama dan ilmu pengeta­huan. Akan tetapi, peperangan ini tidak dapat dielakkan sebab semua pesan itu sebelumnya telah berubah. Oleh karena itu, Allah mengutus Nabi Muhammad SAW dengan Islam yang menawarkan kebenaran yang telah dirusak.

Seseorang mungkin bertanya: Bagaimana orang­orang ini menerima apa yang kita katakan kepada me­reka ketika kita secara jasmaniah orang-orang bawahan dan kita tidak mengikuti agama kita dengan taat? Jawaban saya untuk mereka adalah pengetahuan yang menambah keinsafan dari seseorang yang memperolehnya. Pengetahuan orang-orang itu peduli hanya untuk melihat kenyataan, tidak hanya pada gambar. Kekayaan Islam sekarang ini tepat dengan ilmu pengetahuan ini dan kemajuan ilmiah. Ilmu pengetahuan modern dapat tetap menundukkan kepalanya dalam penghormatan kepada kitab Allah dan Sunnah Nabi Muhammad SAW.

Sifat dasar dari masa purba, al-Fitrah, yang mana Allah menciptakan manusia, tidak mencapai ketenangan kecuali dengan cara Islam. Orang itulah yang tidak memiliki iman yang terus-menerus yang dipenuhi rasa gelisah dan bingung. Terlebih lagi suasana kebebasan di Barat membantu ilmuwan Barat untuk mengekspresikan apa yang mereka percayai tanpa takut maupun malu. Kami mendengar mereka dalam beberapa tahap pengakuan dan penegasan keajaiban saat ini, al-Quran yang mengingatkan kehidupan sampai akhir zaman.


Sekarang kami bertemu dengan seseorang ahli yang unik. Dia berbeda dengan ahli yang lain, tetapi pada saat yang sama, dia anggota dari kelompok ahli. Namanya adalah Profesor Siaveda, salah satu anggota ahli geologi dari Jepang. Dia juga salah satu ilmuwan terkenal dunia. Pemikiran Profesor Siaveda dipenuhinya dengan beberapa distorsi dan kecurigaan tentang semua agama. Memang benar apa yang dia katakan yang berkenaan dengan semua agama, kecuali Islam, sebab Islam berbeda dengan semua agama yang ia bicarakan.

Ketika kami bertemu dengannya, dia berkata kepada kami: "Anda belajar agama yang semua ada di dunia seharusnya Anda menjaga dengan menutup mulut Anda selamanya." Kami menjawab: "Tetapi mengapa, Profesor, mengapa?" Dia menjawab: "Sebab, jika Anda berbicara, Anda menyebabkan perang yang berkobar antara keseluruhan manusia di dunia". Kami bertanya kepadanya: "Mengapa persekutuan NATO dan Pakta Warsawa mengumpulkan gudang senjata nuklir secara besar-besaran dan senjata nuklir di angkasa, laut, darat, dan bawah tanah. Mengapa hal ini? Apakah hal ini untuk alasan agama?" Dia terdiam. Kemudian kami berkata kepadanya: "Bagaimananapun kami tahu bahwa sikap Anda yang berhubungan dengan semua agama, namun karena Anda tidak tahu banyak tentang Islam, Anda mungkin mendengar apa yang kami katakan." Jadi, kami menanyakannya banyak pertanyaan tentang keahliannya dan juga memberikan informasi kepadanya tentang ayat-ayat al-Quran dari Hadis Nabi yang menyebutkan fenomena yang ia bicarakan.

Satu dari pertanyaan ini adalah tentang gunung yang benar-benar mengakar di bumi. Dia menjawab: "Perbedaan pokok antara gunung yang ada di benua dan gunung yang ada di samudera terletak pada bahannya. Gunung yang ada di benua pada dasarnya terbuat dari endapan, sedangkan gunung di samudera terbuat dari batu vulkanik. Gunung di benua terbentuk dari kekuatan tekanan , sedangkan gunung di samudera terbentuk dari kekuatan perpanjangan. Tetapi, di antara kedua gunung itu memiliki persamaan bahwa mereka mengakar untuk mendukung pegunungan. Dalam hal ini, gunung di benua, ringan rendahnya berat jenis bahan dari gunung secara luas turun ke bumi sebagai akar. Sedangkan gunung di samudera juga ada bahan ringan yang menyokong gunung sebagai akar, tetapi bahan-bahan gunung disamudera ini tidak ringan sebab komposisinya ringan, tetapi panas, oleh karena itu agak meluas Tetapi dari sudut pandang berat jenis, mereka mengerjakan hal yang sama dalam menyokong pegunungan. Oleh karena itu, fungsi akar adalah penyokong gunung sesuai dengan hukum Archimedes. "

Profesor Siaveda menggambarkan semua bentuk gunung, baikyang di darat maupun di laut, sebagaimana yang menjadi bentuk iris. Dapatkah seseorang pada masa Nabi Muhammad SAW mengetahui kondisi gunung ini? Dapatkah seseorang membayangkan bongkahan gunung yang dia lihat sebelumnya benar-benar memperluas ke dalam bumi dan memiliki akar sebagaimana yang dipercayai para ilmuwan. Banyak buku geografi yang membicarakan gunung, hanya menggambarkan bagian permukaan bumi. Hal inilah yang tidak ditu­lis oleh ahli geologi, akan tetapi ilmu pengetahuan modern memberikan informasi kepada kita tentang gunung dan Allah berfirman,



"Dan gunung gunung sebagai pasak" (QS an­Naba'. 7)



Kami bertanya kepada Profesor Siaveda: "Apakah gunung-gunung itu memiliki fungsi dalam membangun kerak bumi?" Dia mengatakan bahwa hal ini belum ditemukan dan dibangun oleh para ilmuwan. Dalam pandangan jawaban, kami menyelidiki dan menanyakan tentang hal ini dan kami mendapati beberapa ahli geologi memberikan jawaban yang sama, kecuali hanya sedikit. Di antara yang sedikit itu sebagai penulis buku yang berjudul "Bumi". Buku ini dijadikan sebagai dasar referensi di beberapa universitas di seluruh dunia. Salah satu penulis buku ini bernama Frank Press. Sekarang ini dia Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan di Amerika Serikat. Sebelum itu, dia penasihat ilmu pengetahuan bekas Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter.

Apa yang dikatakan dalam bukunya, ia menggambarkan gunung menyerupai bentuk iris di mana gunung itu bagian kecil dari semua yang memiliki akar dan mengakar kuat di dasar tanah. Prof Press menulis fungsi gunung dan menyatakan bahwa mereka memainkan peran penting dalam menstabilkan kerak bumi. Inilah kenyataan mengapa al-Quran menggambarkan gunung pada 14 abad yang lalu.

Allah berfirman:



"Dan gunung gunung dipancangkannya dengan teguh. " (QS an-Naazi'at : 32)



"Dan Dia menancapkan gunung gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu. " (QS an-Nahl : 15)



Namun, siapa yang telah memberi tahu Nabi Muhammad SAW tentang hal ini? Kami menanyakan kepada Profesor Siaveda pertanyaan berikut: “Apa pendapat Anda setelah melihat al-Quran dan Sunnah yang berkaitan dengan rahasia alam semesta yang baru saja ditemukan para ilmuwan akhir-akhir ini?" Dia menjawab:



"Saya pikir, hal ini terlihat sangat misterius bagi saya, hampir tidak dapat dipercaya. Saya sungguh berpikir apa yang Anda katakan itu benar. Buku itu sungguh luar biasa, saya setuju. "



Ya, apa yang dapat dikatakan para ilmuwan? Mereka tidak dapat menghubungkan pengetahuan yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan yang tertulis di dalam al-Quran untuk seluruh umat manusia atau ahli ilmiah pada masa lalu, sebab semua ilmuwan tidak menyadari akan rahasia semua ini. Terlebih lagi, semua manusia tidak dapat menjelaskan tetapi untuk menghubungkan pengetahuan itu untuk beberapa kekuatan bumi. Ya, inilah petunjuk dari Allah yang diturunkan kepada utusan-Nya, Nabi Muhammad SAW yang buta huruf yang dibuat Allah sebagai tanda yang abadi untuk mengantarkan manusia sampai akhir zaman.

Kami menghadirkan kepada Anda Prof. William W Hay, ahli geologi Universitas Colorado, Boulder, Colorado, Amerika Serikat. Sebelumnya dia, sebagai Dekan Rosentiell School of Marine dan Atmospheric Science di Universitas Miami, Miami, Florida, Amerika Serikat. Kami pergi dengannya pada ekspedisi laut untuk menunjukkan kepada kami beberapa fenomena yang berhubungan dengan penelitian kami, keajaiban ilmiah dari al-Quran dan Sunnah. Kami menanyakannya tentang permukaan laut, pembatas antara bagian atas dan bawah laut, dasar samudera, dan geologi laut. Kami juga menanyakan kepada Profesor Hay tentang pembatas air yang bercampur antara air laut dan air sungai. Dia cukup baik dalam menjawab pertanyaan kami secara detail. Dalam kaitannya dengan pencampuran antara laut yang berbeda, dia menjelaskan bahwa dalam kumpulan air ini bukanlah laut yang homogen sebagai­mana yang terlihat. Laut-laut itu agak berbeda, yang membedakan adalah kadar garam yang bermacam-macam, suhu, dan berat jenis. Jika dilihat dengan mikroskop akan terlihat garis putih yang merupakan percampuran antara dua air laut yang berbeda. Masing-masing percampuran ini membagi dua laut yang berbeda dalam suhu, kadar garam, berat jenis, biologi laut, dan kadar oksigen yang larut. Ilmuwan pertama melihat gambar, sebagaimana yang Anda lihat, pada tahun 1942, setelah beratus-ratus tahun tempat penelitian laut itu didirikan. Di sinilah kita lihat perbedaan antara Laut Tengah dan Samudera Atlantik.

Pada foto, kita lihat segitiga yang berwama. Ini adalah dasar batu Gibraltar. Kita dapat mengamati perbedaan warna kedua kumpulan air, meskipun dengan mata telanjang manusia tidak dapat merasakan kealamiannya. Hal itulah yang mungkin dengan alat satelit fotografi dan teknik kegunaan remote. Foto yang dibuat di sini diambil dengan menggunakan satelit, khususnya yang berkaitan dengan panas dari kumpulan air yang berbeda-beda. Dan alasan inilah mengapa laut terlihat memiliki warna yang berbeda. Sebagaimana contoh, kita di sini melihat biru muda, biru tua, dan hitam. Kumpulan air yang lain menunjukkan warna hijau. Perbedaan warna itu menunjukkan perbedaan suhu dari permukaan laut. Akan tetapi, sebagaimana yang kita ketahui semua, samudera dan laut akan terlihat dengan warna biru di hadapan mata kita. Percampuran ini hanya dapat dilihat dan diterima dengan penelitian ilmiah dan teknologi modern. Allah telah menjelaskan kepada kita di dalam al-Quran bahwa:



"Dia membiarkan (maraja) dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing " (QS ar-Rahman: 19 - 20)



Secara tradisi, ada dua tafsiran utama dari ayat ini. Yang pertama, menunjukkan dengan mengikud arti harfiah dari istilah maraja, laut yang bertemu dan bercampur dengan yang lain. Akan tetapi, pada kenyataannya al-Quran melanjutkan pengertian itu bahwa ada pembatas antara mereka. Arti pembatas ini secara sederhana mencegah laut dari melanggar hal keduanya atau penggenangan dengan yang lain.

Pendukung pendapat kedua, menanyakan bagai­mana bisa ada pembatas antara laut yang mana mereka tidak melanggar satu dengan yang lain. Sedangkan ayat ini menunjukkan bahwa laut saling bertemu? Mereka menyimpulkan bahwa laut tidak bertemu dan mencari arti lain dari istilah maraja, tetapi sekarang ilmu pengetahuan modern menunjukkan kita dengan informasi yang cukup untuk menyelesaikan persoalan ini. Laut tidak bertemu sebagaimana yang kita lihat, sebagaimana contoh di dalam gambar Mediterranean dan Samudera Atlantik. Meskipun ada pembatas air yang condong di antaranya, kita sekarang tahu bahwa mela­lui pembatas ini air dari masing-masing laut itu melintasi yang lain. Tetapi ketika air dari laut satu memasuki laut yang lain, akan kehilangan sifat tersendirinya dan menjadi sejenis dengan air yang lain. Pada suatu jalan, pembatas ini menjalankan sebuah peralihan area sejenis untuk dua macam air.

Inilah sebuah contoh yang unggul dari penelitian ilmiah modern Islam. Dengan demikian teknik modern dapat digunakan untuk menunjukan bahwa al-Quran tidak ada bandingannya. Kami mendiskusikan ayat ini dan beberapa ayat yang lain yang sangat panjang dengan Profesor Hay dan kemudian kami menanyakan kepada beliau pertanyaan sebagai berikut: "Apakah pendapat Anda tentang fenomena ini, yakni teks yang telah Anda miliki sekarang yang telah diturunkan pada 1400 tahun yang lalu dan menggambarkan secara mendetail rahasia alam semesta yang mana tidak seorang pun pada waktu itu yang pernah mengetahuinya secara sederhana karena teknik dan peralatan yang tersedia?

Profesor Hay menjawab: "Saya mendapatkan hal yang sangat menarik bahwa informasi semacam ini di dalam kitab Injil kuno dari kitab al-Quran dan saya tidak rnemiliki cara mengetahui mereka datang dari mana, tetapi saya pikir hal ini luar biasa menarik dan pekerjaan ini akan berlanjut untuk menemukannya, arti dari beberapa bagian ini. " Dia ditanyai: "Kemudian Anda telah menolak dengan mutlak hal ini berasal dari sumber manusia. Siapa yang Anda pikiirkan informasi seperti ini dari sumber yang asli?" Profesor Hay menjawab: "Baik, saya berpikir pasti ini berasal dari Tuhan. "

Sebenarnya ini adalah pengetahuan Ketuhanan yang diturunkan Allah untuk mendukung pesan Nabi Muhammad SAW, yang mana beliau bersabda:



"Setiap Rasul telah diberi sesuatu untuk membuat umatnya percaya kepadanya. Tetapi aku diberi petunjuk oleh Allah, dan aku berbarap, aku akan memiliki pengikut paling banyak di hari kiamat. " (HR Bukhari)



Petunjuk ini berisi keajaiban dan tetap dipegang teguh sebagai buku kepada manusia sampai akhir zaman.



Keajaiban al-Quran satu-satunya yang abadi, yang diulangi sampai hari akhir dan mungkin diketahui oleh seluruh umat manusia meskipun berbeda tingkat kebudayaan dan waktu sejarah. Suku Badui di padang pasir dan Profesor di universitas akan mendapatkannya di dalam al-Quran yang akan mencukupinya.

Kami menghadirkan kepada Anda profesor Dorja Rao. Dia seorang ahli dalam bidang geologi laut dan sekarang ini mengajar di Universitas King Abdul Aziz, Jeddah. Kami bertemu dengannya dan menjelaskan beberapa ayat al-Quran yang berisi tanda-tanda ilmiah di dalam al-Quran. Dia heran dengan apa yang dia lihat dan dengar. Dia telah membaca terjemahan al-Quran dan ayat-ayat al-Quran dalam buku-buku tertentu. Di antara ayat-ayat ini, dia mendiskusikan apa yang telah difirmankan Allah di dalam al-Quran sebagai berikut:



"Atau seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ombak (pula), di atasnya (lagi) awan; gelap gulita yang tindih bertindih apabila dia mengeluarkan tangannya, tiadalah dia dapat melihatnya, (dan) barang siapa yang tiada diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah tidaklah dia mernpunyai cahaya sedikitpun. (QS an-Nur: 40)



Profesor Rao menegaskan bahwa ilmuwan sekarang mengetahui kegelapan itu dengan peralatan seperti kapal selam yang memungkinkan mereka untuk menyelami kedalaman samudera, di mana manusia tidak sanggup menyelam tanpa bantuan untuk kedalaman lebih dari 20 sampai 30 meter. Itulah orang menyelam untuk mutiara di air dangkal dan tidak dapat menyelam lebih dari kedalaman ini. Manusia tidak dapat menyelamatkan nyawa pada kedalaman samudera yang gelap, seperti pada kedalaman 200 meter. Tetapi, ayat ini membicarakan tentang fenomena yang ditemukan pada samudera yang sangat dalam. Oleh karena itu, pernyataan Allah tentang kegelapan di dalam samudera luas yang sangat dalam tidak mengacu hanya untuk laut sebab tidak semua laut dapat digambarkan sebagaimana memiliki lapisan kegelapan yang terkumpul yang berlapis-lapis. Bagian lapisan kegelapan ini di laut yang dalam memiliki dua sebab sebagai hasil dari menghilangkannya warna yang berturut-turut satu lapisan setelah yang lain. Sinar cahaya itu tersusun dari tujuh warna dan ketika sinar tersebut mengenai air, kemudian dipantulkan menjadi tujuh warna.

Kita bisa melihat sinar cahaya yang akan melalui kedalaman samudera. Lapisan paling atas diserap warna merah pada kedalaman sepuluh meter pertama. Jika seorang penyelam akan menyelam pada keda­laman tiga puluh meter dan terluka di sana, dia tidak akan bisa melihat darahnya, sebab warna merah tidak sampai pada kedalaman ini. Pada cara yang sama, sebagaimana yang kita ketahui, lapisan oranye diserap. Kemudian pada kedalaman lima puluh meter, lapisan kuni
cari kebenaran
 
Posts: 2
Joined: Mon Jul 02, 2007 11:33 pm

Postby Arjuna_2 » Tue Jul 03, 2007 12:24 am

Orientalis wrote:
Ayat-ayat yang anda tunjukan memang ayat-ayat yang dijadikan dasar para teroris (dalam lingkup pemahamannya) melakukan aksinya. Tapi tidak semuanya, sebagian orang-orang Islam menyebutnya hanyalah sebagai sebuah peringatan "Tapi untuk lebih jelasnya saya akan telah dulu satu per satu ayat yang anda kemukakan tersebut" biar lebih objektif


Silahken..... :lol: :lol:

#ketika anda menyebutkan bahwa semua umat Islam khususnya di Indonesia telah dibohongi oleh karangan Muhamad anda terlalu mengeneralisir masalah.


oleh dibuktikan 85% muslim indonesia cuma bisa baca quran dlm bahasa arab...terjemahan dan maksudnya...?? :lol: :lol: NOL BESAR

coba kita lihat setelah kejadian bomb bali berapa tokoh Islam di Indonesia yang mengutuk kejadian itu, dan berapa tokoh Islalm yang mendukung kejadian itu ?


Kalo cuma mendukung dan mengutuk ...gue juga bisa mas..!! :lol: :lol:

Lalu mengenai kecenderungan Umat Islam membenci Yahudi. Itu juga generalisasi dengan keadaan yang ada di Palestina. di INDONESIA sendiri anaknya Zaidun Kamal yang dosen IAIN dan merupakan salah satu tokoh muslim menikahkan anaknya dengan orang Yahudi. Gus Dur yang notabene Pimpinan Ormas Islam terbesar di Indonesia ketika menjadi Presiden malah ingin membuka hubungan diplomatik dengan Israel.


Bukti ada di Quran dan Hadist..... jangan ngaku islam kalo gak percaya...dan sebodo amat.... :lol: :lol:


Pertanyaanya. Apakah Perilaku-perilaku MMI, Ikhwanul Muslimin dan Hijbut Tahrir yang merupakan
Ideologi baru bagi Umat Islam di Indonesia dan merupakan Minoritas pemikiran Orang Islam Indonesia (Buktinya pemilu mereka kalah) dapat mewakili hati nurani umat Islam Indonesia secara keseluruhan ?
#Perlu dicatat bahwa KH Hasyim Muzadi saja yang pimpinan ormas Islam terbesar di Indonesia mengatakan bahwa Ideologi mereka adalah ideologi transnasional yang bertentangan dengan faham yang dianut kiayi-kiayi NU.


(maaf) Anda orang Arab apa Indonesia..? kok hal sepele gini gak ngerti..??

#Sebuah perumpamaan
"Apakah untuk membunuh tikus kita harus membakar lumbung padinya"


Ya lebih baik.......daripada beli racun tikus..lebih mahal dari beli korek api..!! :lol: :lol:

Bom Bali, 11/9, membuktikan ..Quran mengajarkan demikian...

QS 9:39
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Arjuna_2
 
Posts: 350
Joined: Mon Apr 17, 2006 10:56 am

Postby Arjuna_2 » Tue Jul 03, 2007 12:25 am

....doble bozzz... :?: :?:
Arjuna_2
 
Posts: 350
Joined: Mon Apr 17, 2006 10:56 am

Postby madmo » Tue Jul 03, 2007 1:35 am

kalo surat al mulk 67:5
dan
surat nuh 71:15-16
sudah dibuktikan kebenarannya belum, menurut para ilmuwan???
madmo
 
Posts: 914
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:20 pm

Postby Alibaba » Tue Jul 03, 2007 7:11 am

Orientalis wrote:Minoritas pemikiran Orang Islam Indonesia (Buktinya pemilu mereka kalah)

Apa hubungannya kalah pemilu dengan minoritas pemikiran orang islam?
Bisa dijelaskan?
User avatar
Alibaba
 
Posts: 380
Joined: Mon May 21, 2007 11:22 pm
Location: di selatan

Postby sergius » Tue Jul 03, 2007 7:56 am

Embriology?
Lu bener2 baca gak tulisannya, highlight yang penting aja, gak usah copy-paste krn ini bukan ajang copy-paste.

Ada bacaan buat embriology nih:
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=2926
User avatar
sergius
 
Posts: 2063
Joined: Sun Sep 24, 2006 3:46 am
Location: Tzu Chi homebase

Postby MoveYourSight » Tue Jul 03, 2007 8:20 am

Di satu sisi, saya salut kepada teman-teman yang non muslim karena mengkritisi Al-Quran, Islam dan Muhammad.
Kesalahan teman-teman hanya satu: Mengkaji bukan untuk mencari kebenaran, namun untuk niat yang tidak baik. Disaat anda menemukan kebenaran dalam lembaran Qur'an yang anda buka, anda tidak perduli.. karena niat anda memang bukan untuk mencari tahu "apakah mungkin anda salah, apakah anda benar?".
*daaaann.... anda tidak menemukan kelemahan-kelemahan itu kemudian berusaha mengkait-kaitkan hal-hal supaya anda "kelihatan" benar, sayangnya tidak.. too bad (for you).

Walaupun anda mengutip perkataan-perkataan atau tulisan-tulisan yang pernah anda baca.. ketahuilah sesungguhnya sebagian dari mereka selalu bingung saat ditanya tnntang dasar dan fakta, kemudian mengalihkannya dengan emosi atau perkataan2 yang bisa mengakhiri suatu diskusi.. seperti yang teman-teman lakukan di forum2 . C'mon u know it.

Pertama... Anda selalu berusaha menggambarkan Islam sebagai terror yang sesat. Tentu salah satu dasar anda adalah kejadian terkutuk 9/11 WTC.
Anda pernah buka "www.loosechange.com"?
Itu bukan situs Muslim, bukan. Mereka adalah orang-orang amerika yang membuat penelitian tentang peristiwa 9/11, ya! dengan fakta dan data yang akurat dan mereka menyusun beberapa kejanggalan yang terjadi dari video-video yang merekam kejadian itu dan mereka menemukan bahwa peristiwa 9/11 itu adalah PERBUATAN PEMERINTAH MEREKA SENDIRI.. mereka TIDAK menemukan bukti adanya pesawat jatuh di Pentagon, melainkan MISSILES.. their own missile! Saya melihat debat mereka di suatu acara yang dipandu oleh "Amy Goodman".
Apakah mereka semua orang muslim??? NO!!!
Amy Goodman adalah seorang Yahudi, dan loosechange adalah orang-orang Kristen... mereka adalah orang-orang non muslim yang peduli kepada kebenaran.. dilihat dari hal itu saya simpulkan mereka bukan non-muslim seperti "anda" (maaf), yang tidak perduli kepada kebenaran baik datangnya dari anda ataupun dari orang lain.
JANGAN PERCAYA SAYA, SILAHKAN LIHAT SENDIRI!!
Sementara mereka menemukan bukti2 kebenaran tsb, anda malah pusiiiinngggg sendiri disini berusaha mencari-cari celah untuk menghujat. ANDA KETINGGALAN... kawannnkuuu!

Islam dan terrorisme?? Jujur saya geli membaca hal itu.. kenapa??? karena selama saya belajar Agama Islam, saya tidak pernah menemukan adanya ajaran untuk menyakiti orang non-muslim, bunuh diri.. dalam islam hukumnya HARAM. Anda melihat bom-bom bunuh diri di Palestina dan timur tengah kemudian anda ngocah-ngoceh, namun, anda tidak melihat dari sisi "apa yang telah mereka alami, keluarga mereka alami, rumah mereka dan semuanya". Bom bunuh diri yang ada di Indonesia, sungguh Demi ALLAH itu SALAH! dan saya menentang hal itu!!!
kenapa itu bisa terjadi..? karena pengetahuan mereka sangat **** tentang agamanya sendiri, sehingga dimanfaatkan oleh pihak2 yang ingin membuat kebohongan tentang Islam.. Peristiwa Belanda masuk ke aceh, ingat sejarah itu? saat itu orang-orang muslim ditipu oleh seorang yang mengaku-ngaku sebagai muslim, why not now?? bisa saja terjadi kepada mereka..

Islam = rasis dan kekerasan... WAIT A MINUTE!
Nabi Muhammad SAW pernah bersabda:
"jika kalian menyakiti orang non-muslim yang tidak memerangi kalian, maka sama saja kalian menyakitiku"
Bisa dibayangkan.. bagi kami seberapa besarnya dosa yang akan kami dapatkan, jika kami menyakiti orang non-muslim yang tidak menyerang kami.

ada juga yg bilang Islam berkuasa dengan kejam, tidak toleran dan lain-lain.. WAIT A MINUTE (again ^^)
Islam selalu mengharamkan terjadinya penghancuran rumah-rumah suci umat lain.. (baik pada saat perang maupun tidak) Dilarang dan HARAM!
Pada masa Khalifah Ummar Ibn Khattab berkuasa di timur tengah... PERDAMAIAN terjadi dengan sangat baik antara tiga agama besar "Yahudi, Kristen, dan Islam" di jerusalem. Mereka hidup berdampingan dengan toleransi dan damai. Nah, dari sejak anda lahir hingga sekarang.. Pernahkah melihat perdamaian itu setelah Israel berkuasa disana????

Saya juga membaca di beberapa forum yang mengkaitkan tuhannya orang Islam adalah setan..
Saya lebih geli melihat hal ini, karena tidak beralasan...
nih ya kawan...
setan itu selalu menyuruh kepada hal yang buruk, jahat.. u know "evil". Sedangkan Allah SWT, tidak pernah dan tidak pernah menyuruh untuk melakukan suatu hal yang sesat.. Ummat Islam selalu diingatkan (dalam Al-Quran) untuk TIDAK BERBUAT KEJI DAN MUNGKAR... saya ulangi.. TIDAK BERBUAT KEJI DAN MUNGKAR! Berdosalah kami bila melakukan salah satunya, atau bahkan melakukan perbuatan yang mendekati hal itu! perkataan acap kali selalu diulang-ulang di dalam Islam, yang mana itu menandakan bahwa hal itu harus sangat diperhatikan oleh kaum muslimin, agar jangan sampai melakukannya.

Sebenarnya masih banyak bisa saya ungkap disini, tapi segitu dulu deh ya teman-teman.

Tadi saya mengatakan "salut kepada teman-teman yang non-muslim karena mengkaji Al-Quran dan Islam... sayannya "Untuk Mencari KesalahAN".
Kalau boleh saya anjurkan...
Lihat terlebih dahulu, teliti terlebih dahulu, kaji terlebih dahulu Kitab suci agama anda / yg anda yakini... apakah terdapat kejanggalan-kejanggalan, kesalahan-kesalahan, dan lain-lain... siapa tahu lho.. anda menemukannya!!!!
Karena kami.. MENEMUKANNYA!!!! dan TIDAK SEDIKIT JUMLAHNYA!!!!

Anda frustasi, berusaha menyesatkan kaum Muslimin, dengan mengatakan Al-Quran itu buatan muhammad lah, atau palsu lah, dll lah.. karena anda sendiri TIDAK DAPAT MENJAWAB KEJANGGALAN KEJANGGALAN YANG ADA PADA KITAB SUCI ANDA!!!

oiya satu lagi... jika anda berfikir Islam itu Membenci non Muslim dan jika muslim memang diajarkan untuk membuat keributan/memerangi non-muslim... NISCAYA PEPERANGAN ITU SUDAH DIMULAI SEJAK DAHULU KALA DI INDONESIA, DAN TIDAK PERNAH ADA KEDAMAIAN SEJAK DAHULU!!! Namun... buktinya TIDAK khan??!!! ^^ Kita hidup disini bertahun-tahun-tahun dan tahun berdampingan dan damai, bahkan terkadang kita lupa perbedaan-perbedaan yang kita miliki.


Anda berfikir kami tersesat... sesungguhnya anda kawan... anda! coba... pikir hal itu!


terima kasih (^ ^)
MoveYourSight
 
Posts: 8
Joined: Mon Jul 02, 2007 5:47 pm

Postby wachdie.jr » Tue Jul 03, 2007 8:23 am

Duladi wrote:
saya kasih pengetahuan sedikit:
1. tuhan yahudi = ellohim;
2. tuhan nashrani = Allah;
3. tuhan muslim = Allah.

Untuk itulah, dalam setiap postinganku untuk membedakan ALLAH-nya Nasrani dengan Allah-nya Muslim, saya mengubahnya secara tekstual sesuai dengan lafalnya. ALLAH MUSLIM = Awloh.

Nama boleh sama, tapi tabiatnya BEDA 1000%.

Agar tidak rancu, maka aku bedakan keduanya dengan mengganti salah satunya dengan AWLOH.


Go Bang Dul... ana setuju ama pendapata ente..
Awloh alias Auloh emang setan yang nyamar ..
User avatar
wachdie.jr
 
Posts: 2088
Joined: Tue Sep 20, 2005 8:19 am

Postby ceceps01 » Tue Jul 03, 2007 8:36 am

Salah bang,
yg bener itu aulloh itu pencipta setan,
pencipta ya pasti lebih setan dari setannya sendiri.

Bukan fitnah loh, ini sesuai ajaran ustad Montir.
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby wachdie.jr » Tue Jul 03, 2007 8:58 am

MoveYourSight wrote:Di satu sisi, saya salut kepada teman-teman yang non muslim karena mengkritisi Al-Quran, Islam dan Muhammad.
Kesalahan teman-teman hanya satu: Mengkaji bukan untuk mencari ...blah..blah..blah..crotttTT!!!!...
-perbedaan yang kita miliki.
Anda berfikir kami tersesat... sesungguhnya anda kawan... anda! coba... pikir hal itu!
terima kasih (^ ^)

Move your arse...
Setelah ana pikir-pikir, emang islam itu hebat, bisa menyesatkan orang tanpa sadar jika orang tersebut telah tersesat.
Simple aja... jika Quran itu benar, jika Aulloh ente itu maha gadang jika mohammad itu utusan nya..
kenapa kok:
1. Quran tetap di kritik oleh manusia?
2. Aulloh tidak terbukti ada?
3. Muhammad mati keracunan?
User avatar
wachdie.jr
 
Posts: 2088
Joined: Tue Sep 20, 2005 8:19 am

Re: KEPADA kartun abiz

Postby bebaspikir » Tue Jul 03, 2007 8:59 am

Logical wrote:
tuhan dapat memberikan kebaikan terhadap ciptaannya dan dapat menimpakan azab kepada ciptaanya karena kuasa tuhan tiada yang menandingi. segala sesuatu dimuka bumi merupakan kehendaknya baik itu kebaikan maupun keburukan.

adapaun keburukan yang timbul adalah merupakan akibat dari ciptaannya yang tidak mematuhi perintah tuhannya.

SADARLAH SAUDARAKU.......!!


Saya ngga setuju kalo keburukan merupakan akibat tidak mematuhi perintah Tuhannya.

Alam ngga diberi kehendak bebas. Buktinya gunung ngga diberi kemampuan berfikir apakah mau meletus sekarang atau meletus dua tahun lagi. Hewan-hewan ngga memiliki hal lain kecuali insting untuk bertahan hidup seadanya. Bayangkan kalo hewan diberi kuasa kehendak bebas, dan dia bisa berfikir. Ntar ada perang manusia lawan hewan dong.
Gue jadi pengen ketawa aja kalo ada manusia perang lawan ayam dan masing-masing pake senjata canggih. Virus ngga mungkin terjadi begitu saja, virus itu berubah karena dia harus bertahan hidup juga. Dia ngga ada otak, tapi secara gen bisa berubah.
Siapa yang merubah? siapa yang memberi kuasa untuk berubah? Lalu siapa yang memberi dia kuasa untuk masuk ke dalam tubuh manusia sehingga jadi flu, AIDS, flu burung, ebola dsb?
User avatar
bebaspikir
 
Posts: 76
Joined: Sat Jun 23, 2007 9:15 am

kenapa begini kenapa begitu??

Postby bebaspikir » Tue Jul 03, 2007 9:07 am

wachdie.jr wrote:1. Quran tetap di kritik oleh manusia?
2. Aulloh tidak terbukti ada?
3. Muhammad mati keracunan?


1. Yang benar bukan berarti ngga ada yang kritik. Siapa yang suka kritik kebenaran? Yaitu orang-orang yang iri dan dengki, ngga suka lihat orang lain benar.
2. Tuhan tidak ada? Kalo kata atheis ya memang tidak ada. Kalau kata yang beragama, semua yakin ada yang menciptakan alam semesta.
3. Muhammad juga manusia. Manusia itu bisa mati dengan banyak penyebab, misalnya: Karena sakit, sudah tua, dibunuh, disalib, kecelakaan, dll. Tapi gue baru denger kalo muhammad mati keracunan.
User avatar
bebaspikir
 
Posts: 76
Joined: Sat Jun 23, 2007 9:15 am

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users