.

THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Postby Sashimi » Tue May 22, 2007 10:58 am

@ atas alhamdulilah bang ente ngga ngikutin sunnah nabi, cuma....., bagaimana yang ngikutin sunnah nabi ya?, kayaknya ngga ada berani buka mulut nih
Sashimi
 
Posts: 3813
Joined: Sun Jul 09, 2006 8:19 am

Postby MONTIR KEPALA » Tue May 22, 2007 11:57 am

rainy wrote:Trims untuk motir kepala, ali5196 dan somad

montir kepala wrote:Kafir itu ada 2 pengkatagoriannya
kafir yang menyerang maka kafir itu halal darahnya tumpahkan
kafir yang tidak menyerang maka kafir itu Haram daranya ditumpahkan
ini sudah baku dan jelas di dunia Islam yang sesungguhnya


Sebelum kita memperdebatkan 'perang yang adil dan tidak ada generalisasi buta' terlebih dahulu kita persoalkan masalah berikut ini:
1. Definisi kafir itu apa dan siapa saja
2. Apakah orang yang keluar dari islam / murtad termasuk definisi kafir

kafir itu kufur ..kufur itu ingkar ...ingkar itu menolak ajaran Allah

3. Bagaimana hukuman terhadap si murtad tersebut

di jaman Nabi ada yg dihukum mati ada yg dibiarkan
contoh yg dibiarkan adalah yg pernah nulis quran (ada di topik kristen kualat)
yg dibunuh rata2 PENYUSUP (pura2 masuk Islam namun cuman pura2)

4. Apa saja tindakan yang termasuk dalam definisi menyerang / memusuhi itu sehingga darah si kafir halal ditumpahkan

menyerang yah membunyikan genderang Perang
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby kolor_man » Tue May 22, 2007 12:40 pm

Sebarkan terus kebenaran bro Montir, biar kelepoken mereka jawabnya.... :lol: :lol: :lol: :lol:
kolor_man
 
Posts: 5
Joined: Sat May 12, 2007 2:56 pm
Location: UDAH MATE!!!

Postby rainy » Tue May 22, 2007 12:54 pm

MONTIR KEPALA wrote: kafir itu kufur ..kufur itu ingkar ...ingkar itu menolak ajaran Allah

1. Apakah ini berarti seluruh non muslim adalah otomatis kafir ?
2. Apakah yang dimaksud ajaran Allah disini adalah ajaran yang ada di al quran saja atau juga yang ada di hadits dan sunnah nabi?
3. Bagaimana bila ajaran Allah di alquran kurang operasional sehingga tidak dapat dilaksanakan, apakah orang yang tidak melakukan ajaran yang kurang jelas itu termasuk dalam definisi kafir?

menyerang yah membunyikan genderang Perang

Bisa lebih jelas? karena perang di zaman seperti ini bukan lagi perang fisik, tetapi juga perang informasi (seperti ffi ini), perang dagang, perang penguasaan teknologi, perang penguasaan sumber daya, perang diplomasi dan lain - lain ? Apakah seluruh perang non fisik itu termasuk juga definisi 'membunyikan genderang perang'?

Pertanyaan ini saya ajukan untuk mengetahui 'teori' islam bukan yang dipraktekkan oleh para muslim di berbagai belahan dunia yang sangat variatif
Trims
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Tue May 22, 2007 1:09 pm

asbunawas wrote:begitu saat tiba Bulan RAMADHAN ane PUASA

kalau ada perbedaan tanggal idul fitri ikut yang mana? pemerintah atau yang lain?
asbunawas wrote: Habis terima gajian, 2.5 persennya ane keluarkan zakatnya

Apakah zakat itu membersihkan seluruh harta yang diperoleh ?
asbunawas wrote: kalo ada tetangga ane yang KRISTEN BAEK ane kadang ngobrol juga, baik ngobrolin tentang anak-anaknya, kerjaannya, atau ngobrol tentang Bola

Kalau ngobrolnya pas tanggal 25 desember, ikut ucapin selamat natal atau kagak ?
asbunawas wrote:kalau ada tetangga yang undang ada acara kawinan ya datang

Kalau yang undang non muslim dan hidangannya ada yang berminyak sepertinya pakai minyak babi... gimana?
asbunawas wrote:kalo hari libur kadang ke Mall, makan diluar atau beli maianan sama anak-anak.

Kalau makan di KFC, Mc donald dll atau beli mainan ps2 yang dari jepang atau yang produk dari negara kafir lainnya apakah saudara merasa berdosa?
asbunawas wrote: Engga ada tuh sehari-hari ane mikirin ISLAM Suni, Islam Ahmadiyah, Islam Syiah, atau Islam Moderat…..dan Islam2 lainnya…, ISLAM ane ya ngalir aja…, alhamdulillah ane tenang ngejalanin hidup seperti itu…dan Alhamdulillah sama tetangga juga selama ini baek2 aja, baik tetangga yang muslim atau non muslim….


Apakah ketenangan hidup saudara menjamin ketenangan di akhirat nantinya ?
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Tue May 22, 2007 1:43 pm

kolor_man wrote:Sebarkan terus kebenaran bro Montir, biar kelepoken mereka jawabnya.... :lol: :lol: :lol: :lol:


Kalau saudara punya pengetahuan mengenai kebenaran, bisa kok diungkapkan disini, nanti kita uji sama-sama kebenaran versi saudara.gak usah malu - malu,

bro montir pasti sibuk melayani di forum lain (terutama melayani rebecca soal warisan), saudara bisa bantu dia disini
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed May 23, 2007 7:36 am

Jadi gimana nih 'teori' tentang islam? ada yang mau kasih komentar ?
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby asbunawas » Wed May 23, 2007 9:45 am

rainy wrote:kalau ada perbedaan tanggal idul fitri ikut yang mana? pemerintah atau yang lain?


Idul Fitri kadang engga selalu jatuh pada tanggal yang beda, tapi sering juga bersamaan, kalo ane sih biasanya kalo Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda, biasanya kalo ada yang Idul Fitri nya duluan, sementara Pemerintah menetapkan Idul Fitri adalah besok harinya, maka ane biasanya puasanya ane batalin sehari, dan Idul Fitrinya ikut keputusan “pemerintah”, itung2 ngambil “posisi teraman”.
Ngerti engga dengan maksud ‘Posisi teraman’ yang ane ambil ini? Pasti engga ngerti kan ? Pasti bakalan nanya lagi kan ?
Pikirin aja sendiri.

rainy wrote:Apakah zakat itu membersihkan seluruh harta yang diperoleh ?


Ya Iyalah, selama harta yang didapatkannya dari jalur yang benar..dan halal., pertanyaan pancingan nih kayaknya..

rainy wrote:Kalau ngobrolnya pas tanggal 25 desember, ikut ucapin selamat natal atau kagak?


Kebetulan kalo tetangga ane biasanya kalo Natalan pada pulang kampung, jadi pas dia kembali Acara Natalannya udah kelamaan sebab sudah keburu taun baruan.
Dan biasanya kalo tetangga ane Natalan, ane paling ngucapinnya setelah hari natalannya udah lewat, dan ane selalu bilang sama mereka, Selamat ya pak.., selamat ya bu…,

Sebab mau ngucapin pada saat Hari H-nya kan engga enak, sebab mereka biasanya kondisinya lagi pada Mabok berat, karena Acara Natalan di rumah2 tetangga ane suka dirayain dengan Minum-minum juga…, kalo ane datang pada hari Hnya nanti ane dikira engga dikenal… pan tengsing…, maklum mereka lagi pada mbaok bo.. ! Jadinya ya dua hari atau tiga hari baru ane bilang Selamat sama mereka…, Selamat ya pak.., selamat ya bu…

rainy wrote:
Kalau yang undang non muslim dan hidangannya ada yang berminyak sepertinya pakai minyak babi... gimana?



Kalo yang ngundangnya adalah Muslim makanan apaan saja pasti ane sikat, tapi kalo yang ngundangnya Non Muslim, biasanya paling ane cuman makan Desertnya aja…, karena dirumah sudah makan duluan..

Tapi kalo Non Muslimnya lebih ngerti, biasanya dia suka menyediakan makananya dalam Dua jenis yang berbeda dan selalu dipisahkan ditempat yang berbeda, dan selalu tertulis, Khusus Muslim & Khusus Non Muslim. Sa tetangga Non Muslim yang bikin acara udangan, seperti ini ane bener2 salut, karena mau memberitahukan identitas hidangannya.

rainy wrote:Kalau makan di KFC, Mc donald dll atau beli mainan ps2 yang dari jepang atau yang produk dari negara kafir lainnya apakah saudara merasa berdosa?


Hahahahaha, kenapa harus merasa berdosa? Wong dibelinya pake duit ane dari hasil jerih payah sendiri koq, emangnya ane duitnya minta dan hasil nyopet dari ente ! hehehe…, sebuah pertanyaan aneh yang baru ane terima dari yang namanya Manusia, dan baru pertama kali ane dengar dalam hidup ini..ciee!

Tapi ini kayaknya pertanyaan pancingan nih, pasti ada pertanyaan yang lebih keras lagi ane tunggu aja deh pertanyaan selanjutnya…

rainy wrote:Apakah ketenangan hidup saudara menjamin ketenangan di akhirat nantinya ?



HAQQUL YAQIEN SE YAQIEN-YAQIENNYA... GITU LOH!
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby rainy » Wed May 23, 2007 9:55 am

Dimana letak adilnya kalau ada yang begini mont (elo sendiri yang bilang)

[5:33] Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka :
1. dibunuh atau
2. disalib, atau
3. dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik , atau
4. dibuang dari negeri .
Yang demikian itu suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar,
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Wed May 23, 2007 10:14 am

asbunawas wrote: ane biasanya puasanya ane batalin sehari, dan Idul Fitrinya ikut keputusan “pemerintah”, itung2 ngambil “posisi teraman”.
Ngerti engga dengan maksud ‘Posisi teraman’ yang ane ambil ini? Pasti engga ngerti kan ? Pasti bakalan nanya lagi kan ?
Pikirin aja sendiri.

pemahaman aku 'posisi teraman' itu begini (mohon koreksi kalau salah): kan 1 syawal orang dilarang puasa jadi misalnya ada dua versi tanggal 1 syawal, kalau misalnya versi pertama yang benar, lu gak puasa (jadi gak dosa = aman), kalau misalnya versi kedua yang benar lu sholat id tanggal versi kedua (gak dosa juga = aman)

asbunawas wrote: Kebetulan kalo tetangga ane biasanya kalo Natalan pada pulang kampung, jadi pas dia kembali Acara Natalannya udah kelamaan sebab sudah keburu taun baruan.
Dan biasanya kalo tetangga ane Natalan, ane paling ngucapinnya setelah hari natalannya udah lewat, dan ane selalu bilang sama mereka, Selamat ya pak.., selamat ya bu…,


Ngelessssss nih ye ...... Kalau menurut saudara, the correct form of islam mengenai 'ucapan selamat natal' itu gimana?

asbunawas wrote: Sebab mau ngucapin pada saat Hari H-nya kan engga enak, sebab mereka biasanya kondisinya lagi pada Mabok berat, karena Acara Natalan di rumah2 tetangga ane suka dirayain dengan Minum-minum juga…, kalo ane datang pada hari Hnya nanti ane dikira engga dikenal… pan tengsing…, maklum mereka lagi pada mbaok bo.. ! Jadinya ya dua hari atau tiga hari baru ane bilang Selamat sama mereka…, Selamat ya pak.., selamat ya bu…


Apa hubungannya mabuk-mabukkan sama natal ??? Kiranya perlu dibedakan mana ibadah dan mana "budaya" setempat yang tidak dibenarkan baik oleh hukum manusia maupun hukum tuhan

asbunawas wrote: Kalo yang ngundangnya adalah Muslim makanan apaan saja pasti ane sikat, tapi kalo yang ngundangnya Non Muslim, biasanya paling ane cuman makan Desertnya aja…, karena dirumah sudah makan duluan..


kagak takut menyinggung perasaan tuan rumah? padahal hidangannya itu dari catering yang terakreditasi sama MUI.
asbunawas wrote:
rainy wrote:Kalau makan di KFC, Mc donald dll atau beli mainan ps2 yang dari jepang atau yang produk dari negara kafir lainnya apakah saudara merasa berdosa?


Hahahahaha, kenapa harus merasa berdosa? Wong dibelinya pake duit ane dari hasil jerih payah sendiri koq, emangnya ane duitnya minta dan hasil nyopet dari ente ! hehehe…, sebuah pertanyaan aneh yang baru ane terima dari yang namanya Manusia, dan baru pertama kali ane dengar dalam hidup ini..ciee!


Kan aku lagi mencari seberapa konsisten saudaraku yang muslim, kitabnya mengajarkan untuk membenci / memusuhi kafir tapi prakteknya kok menikmati produk dari orang kafir (termasuk internet ini)

Kalau menurut saudara, the correct form of islam mengenai menikmati dan memanfaatkan produk dari orang / negara kafir ' itu gimana?

asbunawas wrote:
rainy wrote:Apakah ketenangan hidup saudara menjamin ketenangan di akhirat nantinya ?


HAQQUL YAQIEN SE YAQIEN-YAQIENNYA... GITU LOH!


Ok, selamat mengikuti jejak muhammad saw.... yang gak begitu yakin akan masuk surga atau tidak
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby MONTIR KEPALA » Wed May 23, 2007 10:31 am

rainy wrote:
MONTIR KEPALA wrote: kafir itu kufur ..kufur itu ingkar ...ingkar itu menolak ajaran Allah

1. Apakah ini berarti seluruh non muslim adalah otomatis kafir ?
2. Apakah yang dimaksud ajaran Allah disini adalah ajaran yang ada di al quran saja atau juga yang ada di hadits dan sunnah nabi?
3. Bagaimana bila ajaran Allah di alquran kurang operasional sehingga tidak dapat dilaksanakan, apakah orang yang tidak melakukan ajaran yang kurang jelas itu termasuk dalam definisi kafir?

kafir itu secara bahasa ingkar maka muslim juga bisa ingkar yg berarti melakukan KEKAFIRAN.
kafir secara term adalah orang2 di luar Islam yg tdk mengimani Allah dan Rasul Nya serta wahyu yg dibawanya.

adanya juga yg iman tapi gak mau melaksanakan disebut FASIK (kristen)
adanya juga yg Iman tapi bukan sekedar tdk melaksanakan malah melecehkan disebut Dzalim. (yahudi)
yg mengaku Muslim juga ada yg kayak di atas



menyerang yah membunyikan genderang Perang

Bisa lebih jelas? karena perang di zaman seperti ini bukan lagi perang fisik, tetapi juga perang informasi (seperti ffi ini), perang dagang, perang penguasaan teknologi, perang penguasaan sumber daya, perang diplomasi dan lain - lain ? Apakah seluruh perang non fisik itu termasuk juga definisi 'membunyikan genderang perang'?

Pertanyaan ini saya ajukan untuk mengetahui 'teori' islam bukan yang dipraktekkan oleh para muslim di berbagai belahan dunia yang sangat variatif
Trims

yang ayat itu jelas ...PERANG APA HARUS DILAWAN APA ..
PERANG FISIK ya lawan sama fisik
PERANG IDEOLOGI ya lawan sama yg sederajat
Perang mulut yaa lawan pake mulut
Perang pake gambar ya lawan pake gambar

tapi kalo perang2 non fisik mengarah kepada mobilisasi perang fisik maka di Islam ada disebut PENCEGAHAN (sad a'-drara'i) upaya preventif.
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

Postby rainy » Wed May 23, 2007 10:56 am

Thanks mont :
Point 1 the correct form of islam : perang yang adil
Meskipun masih banyak mengundang kontroversi tapi lebih baik kita maju ke point berikutnya tentang perang yang adil yaitu:
1. a. Bolehkah muslim meminta bantuan kepada kafir satu untuk melawan kafir lainnya ?
1. b. Dalam hal muslim vs muslim, bolehkah meminta bantuan kepada orang / negara kafir ?
1. c. Bagaimana muslim indonesia seharusnya bersikap ketika di negara lain ada perang muslim vs muslim (misal : syiah vs sunni, hamas vs fattah, al qaeda vs pemerintah irak)
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby asbunawas » Wed May 23, 2007 11:04 am

rainy wrote:
pemahaman aku 'posisi teraman' itu begini (mohon koreksi kalau salah): kan 1 syawal orang dilarang puasa jadi misalnya ada dua versi tanggal 1 syawal, kalau misalnya versi pertama yang benar, lu gak puasa (jadi gak dosa = aman), kalau misalnya versi kedua yang benar lu sholat id tanggal versi kedua (gak dosa juga = aman)


PINTER!,
SO, adakah yang salah dengan IDUL FITRI kalo jatuh dalam hari yang berbeda, ENGGA KAN? Ada posisi TERAMAN koq…, jadi nyante aja, gitu aja koq dibikin bingung.

rainy wrote:
Ngelessssss nih ye ...... Kalau menurut saudara, the correct form of islam mengenai 'ucapan selamat natal' itu gimana?


Ya dengan cara ane seperti diatas hehehe, dan hasilnya sampe sekarang ane tetanggaan sama mereka yang NATALAN juga baek2 aja, dan mereka masih suka main dengan bawa anaknya main kerumah untuk main main2 sama anak2 ane, dan mereka juga kalo Idul fitri paling bertamu kerumah ane mungkin pas hari kedua atau hari ketiganya, dan mereka juga bilang yang sama, Selamat ya pak.., selamat ya bu……dan ane jawab, Terima kasih pak..terima kasih bu…, aduh pak bu ketupatnya udah habis nih…., datangnya telat sih…hehehe

rainy wrote:
Apa hubungannya mabuk-mabukkan sama natal ??? Kiranya perlu dibedakan mana ibadah dan mana "budaya" setempat yang tidak dibenarkan baik oleh hukum manusia maupun hukum tuhan.


Emangnya Agama anda tidak bisa mencegah suatu budaya yang tidak dibenarkan oleh hukum manusia dan Hukum Tuhan? Kalo begitu posisi Agama anda menjadi mandul dong…? Sebab mereka tetap aja tuh kalao natalan selalu saja melakukan Budaya “buka botol” cieee…! Natalan sama dengan Budaya Buka Botol niyeee! Suwit wiiiiiw!

rainy wrote:
kagak takut menyinggung perasaan tuan rumah? padahal hidangannya itu dari catering yang terakreditasi sama MUI.



Ye si eneng, pan ane udah bilang, kalo ane ngedatangin Undangan Non Muslim biasanaya suka makan dulu dirumah, biar nanti tinggal makan desertnya aja, misalnya cuman makan : Agar-agar, Kue2, Buah-buahan, terus lanjut ke Siomay, Soto Ayam, Kambing Guling sama Sate Ayam dikasih lontong.., cukup kan cuman makan segitu juga…, emangnya mereka bisa tersinggung dari sisi mananya?


rainy wrote:

Kan aku lagi mencari seberapa konsisten saudaraku yang muslim, kitabnya mengajarkan untuk membenci / memusuhi kafir tapi prakteknya kok menikmati produk dari orang kafir (termasuk internet ini)

Kalau menurut saudara, the correct form of islam mengenai menikmati dan memanfaatkan produk dari orang / negara kafir ' itu gimana?


Kata siapa ah Muslim harus membenci/memusuhi kafir? Pasti baca ayat2 perang sewaktu Muslim perang sama Kafir jaman baheula ya?

Jawabannya sih simple banget neng, segala fasilitas apa yang ada dilangit dan dibumi ini Allah ciptakan melalui perantara2nnya termasuk Internet sekalipun.

Contoh : Manusia kenal yang namanya Buah Anggur kan?

Allah menciptakan Anggur itu bagi SEMUA MANUSIA, tapi kadang kala ada manusia yang membuatnya menjadi Supplemen Vitamin ada juga yang merubahnya menjadi Arak. Nah kalo kita makan Supplement Vitamin dari Anggur itu, Jelas sangat bermanfaat, tapi kalo meminum Araknya..hehehe, bisa-bisa sambil nyetir jadi tabrakan..koit deh!

Itu artinya, dalam proses dari sebuah HASIL penciptaan ada SISI NEGATIF dan POSITIF yang bisa kita ambil tergantung kita selaku jenis manusianya, apakah MANUSIA HITAM atau MANUSIA PUTIH, sedangkan siapa si Penciptanya/pembuatnya, ane sih engga mikirin, sebab SEGALA SESUATU DICIPTAKAN OLEH ALLAH MELALUI PERANTARA2NYA. Apa itu KAFIR, MUSLIM, YAHUDI, MAJUSI , SINTO dll…, Sebab AKAL&KEMAMPUAN yang ada pada diri mereka sehingga mereka mampu menciptakan barang tsb, tak lain hanya sebagai perantara saja.

MADU saja diciptakan oleh ALLAH melalui perantara yang namanya LEBAH, tapi MADU bisa dinikmati oleh SEMUA MANUSIA tanpa silebah itu membeda2kan siapa saja yang harus menikmati madunya itu.
Cuman kadang sifat manusia ya gitu, mereka engga sadar sama jati dirinya sendiri, dan selalu bangga dengan mengatakan, ini kan LISTRIK gue yang bikin, ini kan PESAWAT gue yang bikin…, tapi dia engga sadar, bahwa OTAK dan KEMAMPUAN BERPIKIRNYA ada juga yang menciptakan untuk dirinya yaitu TUHAN.
rainy wrote:
Ok, selamat mengikuti jejak muhammad saw.... yang gak begitu yakin akan masuk surga atau tidak


Ya elah si eneng, engga baca jawaban ane diatas ya? Coba baca ulang baca lagi deh… , jawabanya adalah : HAQQUL YAQIEN SE YAQIEN-YAQIENNYA... GITU LOH!,

Emang dari sisi mananya kamu punya ASUMSI spt itu? Coba om mau denger…hehehe
asbunawas
 
Posts: 889
Joined: Thu Apr 27, 2006 1:48 pm
Location: underground

Postby rainy » Wed May 23, 2007 1:11 pm

asbunawas wrote:PINTER!,
SO, adakah yang salah dengan IDUL FITRI kalo jatuh dalam hari yang berbeda, ENGGA KAN? Ada posisi TERAMAN koq…, jadi nyante aja, gitu aja koq dibikin bingung.


Gak ada yang salah kok cuma dari sudut pandang muslim sendiri (apalagi non muslim), masalah begini aja kok berbeda-beda, ngelesnya sih 'perbedaan adalah rahmat'

asbunawas wrote:Ya dengan cara ane seperti diatas hehehe ...


maksudnya cuma bilang 'selamat' saja, tanpa kata 'natal'? Atau gimana? Temanku muslim ucapin lengkap tuh, sms juga, sama doanya 'semoga di hari kelahiran yesus kristus ini..... bla.. bla...."
Jadi pertanyaanku yang ini belum terjawab :

rainy wrote:the correct form of islam mengenai 'ucapan selamat natal' itu gimana?



asbunawas wrote: Emangnya Agama anda tidak bisa mencegah suatu budaya yang tidak dibenarkan oleh hukum manusia dan Hukum Tuhan?

Efektivitas agama dalam mencegah kejahatan tidak tergantung pada agamanya tetapi berpulang pada manusianya. Fungsi agama antara lain memberitahu mana yang baik dan benar dan mana yang jahat dan salah. hasilnya berpulang pada manusia, contoh : korupsi dilarang di islam tapi di indonesia gimana?

asbunawas wrote:Kalo begitu posisi Agama anda menjadi mandul dong…? Sebab mereka tetap aja tuh kalao natalan selalu saja melakukan Budaya “buka botol” cieee…! Natalan sama dengan Budaya Buka Botol niyeee! Suwit wiiiiiw!

Agama yang mengajarkan kebaikan dapat menghasilkan manusia yang baik bagi dirinya sendiri, bagi manusia lain dan bagi kemuliaan tuhannya (perhatikan kata dapat = tidak pasti, masih banyak faktor yang lain)

asbunawas wrote:emangnya mereka bisa tersinggung dari sisi mananya?


Dari sisi ini : 'sudah diundang dan disediain kok gak dimakan?"
asbunawas wrote: dalam proses dari sebuah HASIL penciptaan ada SISI NEGATIF dan POSITIF yang bisa kita ambil tergantung kita selaku jenis manusianya, apakah MANUSIA HITAM atau MANUSIA PUTIH, sedangkan siapa si Penciptanya/pembuatnya, ane sih engga mikirin, sebab SEGALA SESUATU DICIPTAKAN OLEH ALLAH MELALUI PERANTARA2NYA. Apa itu KAFIR, MUSLIM, YAHUDI, MAJUSI , SINTO dll…, Sebab AKAL&KEMAMPUAN yang ada pada diri mereka sehingga mereka mampu menciptakan barang tsb, tak lain hanya sebagai perantara saja.


Lho mana konsistensinya? memusuhi orangnya kok mau produknya, contoh lain : ngakunya anti amerika tetapi berbondong bondong cari beasiswa ke amerika, ngakunya anti yahudi tetapi terima uangnya, ngakunya anti kristen tetapi kalau cari suaka ke amerika / australia....

asbunawas wrote: Ya elah si eneng, engga baca jawaban ane diatas ya? Coba baca ulang baca lagi deh… , jawabanya adalah : HAQQUL YAQIEN SE YAQIEN-YAQIENNYA... GITU LOH!,

Emang dari sisi mananya kamu punya ASUMSI spt itu? Coba om mau denger…hehehe


Seberapa anda yakin ? 100%, 99%, 50% atau seberapa? Yakinkah saudara bahwa amal saudara lebih besar daripada dosa saudara?
Bukankah muhammad sendiri kagak yakin dirinya masuk surga atau tidak (ntar aku cari referensinya, atau ada yang mau bantu....). Kalau nabi besar junjungan saudara saja gak 100% yakin kok saudara mengklaim hakul yakin masuk surga?
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby shoeslover » Wed May 23, 2007 5:36 pm

rainy wrote:Jadi gimana nih 'teori' tentang islam? ada yang mau kasih komentar ?


Nih Teori Islam Menurut Gwe :
Ambil akar kemelaratan dan jiwa kesabaran, beri serbuk pikiran, campur rendah hati dan kekhusyukan, tumbuk dengan lumpang taubat, basahi dengan air mata, tempatkan dalam nampan rendah diri kepada TUHAN, masak dengan api tawakal kepada-Nya. Aduk dengan sendok istighfar sehingga tampak taufik dan kehormatan diri. Pindahkan ke mangku cinta, dinginkan dengan udara kasih sayang. Saring dengan kasa kesusahan, tambahkan hakikat iman dan campur dengan takut kepada TUHAN.
User avatar
shoeslover
 
Posts: 417
Joined: Tue May 22, 2007 11:12 pm
Location: Sarkem/Pasar Kembang

Postby gaston31 » Thu May 24, 2007 6:25 am

waduh bro shoe, klo kalimat elo dibaca ama becca, pasti binun dia. kok ga ada msalah selangkangan??

@rainy
penting ya buat elo dpt slamatan natal dr muslim?
esensinya apa seh perayaan natal itu?
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Postby rainy » Thu May 24, 2007 7:07 am

shoeslover wrote:Nih Teori Islam Menurut Gwe :
Ambil akar kemelaratan

Kalau melarat gak bisa pergi haji dong ....

shoeslover wrote:dan jiwa kesabaran

Prakteknya : Nabinya dikartunkan aja langsung teriak bunuh, bakar, penggal
shoeslover wrote:beri serbuk pikiran

Prakteknya : JIL yang pikirannya terbuka malah difatwa mati

shoeslover wrote:Pindahkan ke mangku cinta, dinginkan dengan udara kasih sayang.

Prakteknya : terorisme ....
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Thu May 24, 2007 7:14 am

gaston31 wrote: @rainy
penting ya buat elo dpt slamatan natal dr muslim?
esensinya apa seh perayaan natal itu?


Gak penting sih cuma katanya islam menghormati nabi isa as, kok ikut ucapin selamat merayakan kelahiran-Nya gak mau, kan gak konsisten

esensi perayaan natal ? nanti di kira OOT ke kristen, tapi aku jawab sekali aja (gak usah diperdebatkan), esensinya : mensyukuri kasih TUHAN pada diri saya
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby rainy » Thu May 24, 2007 1:49 pm

jadi gimana nih the correct form of islam itu bagaimana, sudah ada tiga point tapi belum jelas tuh.....

1. Perang yang adil
2. Mengucapkan selamat hari raya keagamaan agama lain
3. menggunakan / memanfaatkan teknologi / produk negara kafir

Kalau tentang 'perang yang adil' sudah banyak dibahas ditempat lain, gak usah dibahas disini, tapi kalau mau bahas tentang perang, mending bahas yang ini nih ...
1. a. Bolehkah muslim meminta bantuan kepada kafir satu untuk melawan kafir lainnya ?
1. b. Dalam hal muslim vs muslim, bolehkah meminta bantuan kepada orang / negara kafir ?
1. c. Bagaimana muslim indonesia seharusnya bersikap ketika di negara lain ada perang muslim vs muslim (misal : syiah vs sunni, hamas vs fattah, al qaeda vs pemerintah irak)
User avatar
rainy
 
Posts: 677
Joined: Thu Feb 08, 2007 1:28 pm
Location: makassar

Postby M-SAW » Thu May 24, 2007 2:06 pm

rainy wrote:jadi gimana nih the correct form of islam itu bagaimana, sudah ada tiga point tapi belum jelas tuh.....

1. Perang yang adil
2. Mengucapkan selamat hari raya keagamaan agama lain
3. menggunakan / memanfaatkan teknologi / produk negara kafir

Kalau tentang 'perang yang adil' sudah banyak dibahas ditempat lain, gak usah dibahas disini, tapi kalau mau bahas tentang perang, mending bahas yang ini nih ...
1. a. Bolehkah muslim meminta bantuan kepada kafir satu untuk melawan kafir lainnya ?
1. b. Dalam hal muslim vs muslim, bolehkah meminta bantuan kepada orang / negara kafir ?
1. c. Bagaimana muslim indonesia seharusnya bersikap ketika di negara lain ada perang muslim vs muslim (misal : syiah vs sunni, hamas vs fattah, al qaeda vs pemerintah irak)


rainy...topik lu ini bener2 bikin muslim puyeng deh..
aku nunggu jawaban muslim ah :)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users