.

THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Tue Jan 25, 2011 2:55 pm

saia wrote:nah gitu donk bro, langsung to the point (kita bahas ginian sudah 2 halaman ya??)
anda sudah tahu mengapa saia mengambil sample produk aqua dan di implementasikan pada perbedaan tuhan ... tuhan ...tuhan ...yang lain.
anda sudah tahu bagaimana menilai sebuah produk air minum yang 'handal', tapi jika anda sendiri menelitinya sendiri di Lab.
Mungkin memang benar juga jika konsumsi produk tsb karena sudah ber'bakti' pada masyarakat puluhan tahun tapi menurut saia tidak bisa dijadikan dasar bahwa produk itu sangat bagus, malah biasa saja.

saia wrote:anda tahu Fillico Beverly Hills?? :lol:
per 750 ml dapat anda beli dengan Rp 1 juta per botol. (dah kek sales :lol: ), di kantor saia sudah dijual tuh ....
Image
secara fisik mirip 'Vodka' tapi sebenarnya itu adalah air minum ...
mana yang akan beli?? produk Aqua yang sudah "memasyarakat", di pinggir jalan pun banyak dijual atau produk dari Jepun ini?? (konsekuen dgn omongannya ya)

gini, jangan berkutat dengan masalah produk air minum, itu hanya implementasi saja.
saia tidak bisa membedakan mana Tuhan yang mahal dan mana Tuhan yang murahan, lha ketemu aja belum pernah. tapi saia menangkap pesan yg diberikan oleh anda, jadi anda memilih Tuhan anda sendiri berdasarkan 'hidayah', 'manfaat' dan 'aturan' yg diberikan Tuhan anda, tapi bagi sebagian orang menganggap itu biasa saja, malah 'murahan' karena kembali lagi pada anda sendiri, anda memilih karena 'SELERA' ....

jadi syahadat anda tidak terbukti malah terkesan 'bualan' yang dibuat-buat?? jika saia salah, maka tunjukkan bahwa allah swt adalah allah yg berbeda dengan allah yang lain, tapi ingat bro, sulit bagi saia menerima jawaban yang dogmatis seperti .... quran yg bilang seperti itu .... muhammad yang mengatakannya .... dsb
supaya tidak panjang lebar jadi intinya jika anda ingin mengenal Allah, bukan Allah nya yang anda cari, melainkan sistem atau ajaran nya yg anda pelajari, kalau anda tanya hal semacam ini, misal "di mana Allah, kenapa anda bisa percaya sedangkan melihat saja tidak????" dan lain sebagainya, saya yakin bahkan paus yang ada di vatican pun tidak akan dapat memuaskan pertanyaan macam orang atheis sperti itu.
jadi hal ini berlaku umum untuk semua agama, jadi jika anda ingin menilai suatu kebearan ajaran agama, sebaiknya anda memulai dari mempelajari sistem dan tatacara dari penerapan agama itu,... menurut saya dlm agama manapun tuhan adalah sesuatu yg sangat tinggi dan agung derajatnya, jadi tak mungkin dapat dengan mudah anda berinteraksi langsung dengan Nya
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Tue Jan 25, 2011 9:00 pm

supaya tidak panjang lebar jadi intinya jika anda ingin mengenal Allah, bukan Allah nya yang anda cari, melainkan sistem atau ajaran nya yg anda pelajari, kalau anda tanya hal semacam ini, misal "di mana Allah, kenapa anda bisa percaya sedangkan melihat saja tidak????" dan lain sebagainya, saya yakin bahkan paus yang ada di vatican pun tidak akan dapat memuaskan pertanyaan macam orang atheis sperti itu.
jadi hal ini berlaku umum untuk semua agama, jadi jika anda ingin menilai suatu kebearan ajaran agama, sebaiknya anda memulai dari mempelajari sistem dan tatacara dari penerapan agama itu,... menurut saya dlm agama manapun tuhan adalah sesuatu yg sangat tinggi dan agung derajatnya, jadi tak mungkin dapat dengan mudah anda berinteraksi langsung dengan Nya


hallo bro, sehat??
saia sebenarnya INGIN setuju dengan anda, bahwa yg nama Tuhan itu sangat mustahil dicari, saia sadar itu bro. tapi saia sudah bilang sebelumnya anda sebagai muslim bersyahadat untuk memaklumatkan allah swt yg 'esa' dan muhammad adalah utusannya, dengan bersaksi atas apa yg anda sendiri belum pernah lihat, hanya mendengar, membaca, memahami dan percaya, jadi ada distorsi disini mengenai kepercayaan anda pada sosok allah swt itu.

intinya sich seputar itu saja, saia bersaksi pada tuhan yg saia percayai, makna bersaksi dan percaya sudah pada ranah pengertian yg berbeda. kalo saia boleh mengolongkan allah swt itu adalah hanyalah sosok mitology yg tidak berbeda dengan sosok-sosok mythology seperi zeus dan konco-konconya, para dewa penghuni valhalla, deis patre, atau khrisna dll. apa bedanyanya jika saia bilang ' saia bersaksi bahwa zeus adalah the godfather of gods, and heracles adalah anak sekaligus utusannya' ??

kesaksian umat islam selama beribu-beratus-bertahun-tahun tidak ubahnya kesaksian palsu, dan sebenarnya tidak perlu orang lain di luar islam yg datang untuk bertanya kritis pada hal ini, melainkan umat islam sendiri yg harus bertanya pada sendiri, sudah benarkah kesaksian saya??
tetapi umat islam tidak ada bedanya dengan pemeluk agama lain, selalu mencari jawaban untuk memuaskan keraguan diri sendiri, tidak pernah melihat dari point view yg berbeda, kata istilah bung CS, 'onani' ....

begitu saja bro sunni, thanks sharingnya bro ...

wassalam :heart:
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby MasTom » Wed Feb 02, 2011 7:11 am

selalu ada awal selalu ada akhir. meskipun ada yang meyakini berputar (lingkaran samsara) tetapi dia meyakini akhir juga (nirwana). manusia mencari makna (hidup), tidak ada yang menginginkan hanya "sekedar" (hidup). tidak cuma "selama" tetapi juga "sebelum" dan "sesudah" (hidup).

aaahh ngomong apa sih aku? nggak apa-apa ya? aku pengin tahu "sebelum" dan "sesudah" dan tidak melalaikan "selama". aku mengisi "sebelum" dan "selama" dengan keyakinan. dan aku mengisi masa "selama" dengan aku berbuah anggur yang lezat sebagaimana aku tumbuh pada pokok anggur yang benar. kalau anggur dikata haram, boleh dah diganti "kelapa" biar lebih indonesia. lumayan buah kelapaku buat bikin rendang.
MasTom
 
Posts: 2599
Joined: Thu Apr 23, 2009 11:34 am

Re:

Postby hubalislucifer » Wed Feb 02, 2011 7:52 pm

kolor_man wrote:Sebarkan terus kebenaran bro Montir, biar kelepoken mereka jawabnya.... :lol: :lol: :lol: :lol:


mas, jelas2 si montir kepala yang kelepoken...
gimana si???
udah kebalik ya otaknya?

hahhahahahahahaha.... :rolling: :rolling: :rolling: :rolling:
hubalislucifer
 
Posts: 12
Joined: Sat Dec 04, 2010 4:00 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby clouye » Wed Feb 16, 2011 8:18 am

correct form islam yah?
yang pasti Islam Ahmadiah sama Islam Protestan tidak menganggap muhammad saw tu nabi. Atau cari ke wiki saja untuk masing2 detailnya.
clouye
 
Posts: 299
Joined: Fri Nov 12, 2010 3:49 pm

Re:

Postby nopain » Thu Feb 17, 2011 3:25 pm

irsyadulhalim2 wrote:sapa yang bkin kategori kaya gt????? ngarang bgt :p
ngomong tu pke dasar, jagn ky kentut!
islam yg benar adalah islam yg mengikuti alquran dan hadis....
ga tau dh kalo domba...eh,,kristen.....


sebagai orang awam, jujur saja saya pribadi sangat kesulitan untuk memahami alquran, karena alquran tidak bisa di pahami secara tekstual layaknya buku atau kitab2 lainnya. seperti yang di terangkan oleh saudari vhee berikut ini :
vhee wrote:
Memahami kitab suci, terutama Alquran, seharusnya gak dipahami secara tekstual semata krn Alquran itu turun berangsur2 dan bersifat kasustik untuk mengoreksi kesalahan2 yang terjadi pada masa itu. Jadi, untuk memahami Al quran dgn benar apalagi menggunakannya sbg hujjah, maka perlu dikaji ttg sebab2 turunnya sehingga pemahamannya tidak melenceng dari kebenaran.


memahami-kitab-suci-t42839/

dalam kasus ini, yg jadi pokok bahasan cuma 1 ayat, ga kurang ga lebih tapi pembahasannya benar2 luar biasa, dan nasib serupa tak hanya di alami oleh saya sendiri tapi juga oleh saudara/i mumed oye :

mumed-oye wrote:Mas Tom,

Senang saya membaca postingan Mas Tom. Saya jadi semakin tertarik mempelajari alquran dan saya belajar sesuatu. Tapi saya tetap yakin, sekalipun kita tidak menemukan kesalahan tata bahasa pada alquran, kita tetap bisa menilai alquran dari isinya.
Saya jadi ingin bertanya pada mas/mbak Forever Muslim, apakah untuk memahami alquran memang harus melewati tahap sesulit ini?

Buat Mas Tom, salut buat karya anda.


juga saudara/i dudekh yg menulis :
Dudekh wrote:Sebenarnya cukup menarik debat di trit ini, kalau mengerti tata bahasa arab.
Tapi karena saya tidak mengerti, akhirnya saya gak dapat pointnya. ](*,)

Seandainya bisa disederhanakan saja ya
Alquran kan katanya diturunkan dalam bahasa yg jelas dan terang.
Seharusnya, jika di terjemahkan ke dalam bahasa apapun tidak akan menimbulkan kebingungan.
Tapi ternyata, terjemahan Depag saja (lembaga resmi) menjadi polemik.
Dan untuk menjelaskan ini bung FM sampe segitu njelimetnya :green:
Diatas secara tersirat bung FM sepertinya menyatakan ada yg salah dgn terjemahan Depag.
Tapi sayang beliau tidak mau memberikan terjemahan yg benar.
Malah lebih sibuk mengajak MasTom untuk mengkaji tata bahsa arabnya. Dan akhirnya tak berujung. :yawinkle:

Saya kira lebih banyak muslim yg taunya hanya mengaji saja tapi tidak meng-kaji alquran.
Jadi bung FM, penjelasan anda selain saya mungkin yg muslim juga bingung.
Anda mengatakan ketawa melihat ilmu abal-abal MasTom, saya hanya manggut2 saja.
Dilain pihak, MasTom juga ketawa membaca penjelasan anda, saya juga manggut2.

Kalau merujuk ke terjemahan Depag, memang cukup membingungkan kalimat allah swt tsb.
Dan inilah yg belum tuntas anda jelaskan bung FM.


yg untuk lebih jelasnya bisa mampir ke sini : memahami-kitab-suci-t42839/

dan yang jadi pertanyaan, sejauh mana umat muslim di indonesia, khususnya mas irsyad dul memahami alquran?
User avatar
nopain
 
Posts: 83
Joined: Mon Apr 05, 2010 10:03 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Mon Apr 04, 2011 3:48 pm

saia wrote:kesaksian umat islam selama beribu-beratus-bertahun-tahun tidak ubahnya kesaksian palsu, dan sebenarnya tidak perlu orang lain di luar islam yg datang untuk bertanya kritis pada hal ini, melainkan umat islam sendiri yg harus bertanya pada sendiri, sudah benarkah kesaksian saya??
tetapi umat islam tidak ada bedanya dengan pemeluk agama lain, selalu mencari jawaban untuk memuaskan keraguan diri sendiri, tidak pernah melihat dari point view yg berbeda, kata istilah bung CS, 'onani' ....

begitu saja bro sunni, thanks sharingnya bro ...

wassalam :heart:


setiap orang bebas berpendapat... karna ada yang di sebut hak asasi manusia...

tapi mungkin anda juga harus pemandang kewajiban asasi berfikir,, dalam arti anda sudah siap menerima konsekuensi atas hak anda...

sedangkan mengenai point view yang berbeda, bukankah pada objeknya tetap sama... jadi kesimpulan tidak akan pernah merubah apapun mski dilihat dari sisi manapun....

MasTom wrote:selalu ada awal selalu ada akhir. meskipun ada yang meyakini berputar (lingkaran samsara) tetapi dia meyakini akhir juga (nirwana). manusia mencari makna (hidup), tidak ada yang menginginkan hanya "sekedar" (hidup). tidak cuma "selama" tetapi juga "sebelum" dan "sesudah" (hidup).
mungkin dapat ditambahkan menjadi "ada yang tanpa awal dan akhir" inilah yang tertinggi... karna jika tidak, maka kasusnya akan sama seperti kasus "antara ayam dan telur"
nopain wrote:sebagai orang awam, jujur saja saya pribadi sangat kesulitan untuk memahami alquran, karena alquran tidak bisa di pahami secara tekstual layaknya buku atau kitab2 lainnya. seperti yang di terangkan oleh saudari vhee berikut ini :
makanya belajar,,, biar bisa lebih dari awam....
jika qur'an yang anda pelajari secara tekstual. maka masalah yang timbul adalah memungkinkannya suatu kesalahan muncul, baik secara teks maupun arti sekecil apapun, karena saat bahasa Qur'an telah dideskripsikan kedalam bahasa bahasa lain, bukan bahasa murni lagi..... yang jelas semakin anda belajar, maka kesalahan akan dapat di tekan sekecil mungkin....
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby urwatuljabir » Mon Apr 25, 2011 1:10 pm

awal pertanyaan saia khan begini :
1. pengucapan shahadat dalam bahasa indonesia shah tidak??
kerena bermula dari sini, saia masih jadi sedikit curious pada jawaban anda
2. secara literal kalimat shahadat dalam bahasa indonesia, mem-'proklamasi'-kan adanya tuhan selain tuhan (allah swt selain tuhan/illah/allah yg lain)
3. jika memang allah swt itu tuhan satu-satunya, perbedaannya apa dengan tuhan yang lain?? anda(sunni) sebagai muslim tentu mengenali tuhan anda sendiri(allah swt)


Jawab:
1. Tidak, karena Islam punya syariat/tata cara. Tata cara pengucapan syahadat harus dengan bahasa arab.
2. Arti kalimat syahadat la ilaha illallah Muhadar Rosulullah. Syahadat pertama disebut syahadat Allah, yang kedua disebut syahadat Rosul. Arti syahadat Rosul adalah aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Sedangkan syahadat Allah adalah aku bersaksi bahwa tidak ada ilah kecuali Allah. Ilah adalah sesuatu yang diibadahi, ditaati, ditakuti, dicintai, ditunduki. Sedangkan Rob adalah Tuhan sebagai pencipta langit dan bumi. Kalimat syahadat tidak menggunakan kata Rob, melainkan Ilah.

Struktur syahadat Allah dan syahadat Rosul berbeda. Struktur syahadat Rosul hanya statement. Sedangkan struktur syahadat Allah anti statement dan stement.
Mengapa strukturnya berbeda? Allah ingin mengoreksi pemahaman manusia tentang Tuhan. Jika boleh saya bilang bahwa kebanyakan manusia secara umum telah bersyahadat, maka syahadatnya berbunyi "Allah adalah Tuhan" (hal ini strukturnya seperti struktur syahadat Rosul). Allah mengoreksi syahadatnya manusia umum ini menjadi " Tidak ada ilah kecuali Allah". Bedanya dimana? Ini menyangkut persoalan yang luar biasa besar melebihi persoalan diciptakannya langit bumi, dan segala yang ada diantara keduanya. "Allah adalah Tuhan" adalah suatu statement yang sebagian besar manusia sepakat. Hanya segolongan manusia kecil manusia, seperti ateis yang tidak sepakat. Jadi persoalan yang ingin dibuka Allah bukan disitu. Persoalannya adalah manusia cenderung mengibadahi, mentaati, takut, cinta, tunduk kepada Allah juga kapada selainNya. Inilah sifat kebanyakan manusia yang diingkari dan sekaligus dikoreksi oleh Allah. Mereka sudah percaya kepada Allah sebagai pencipta, tapi mereka tidak tunduk kepada peraturan Allah (syariat). Mereka berhukum kepada hukum bukan hukum Allah. Mereka menyembah kuburan, batu, gunung, laut. Jadi kuburan, batu, gunung, laut, UUD45, Pancasila, Nabi Isa, para dewa, patung dimana manusia tunduk, taat, cinta dan takut kepadanya, maka ini disebut ilah. Manusia yang berbuat demikian disebut musyrik. Perbuatannya disebut syirik. Musyrik dengan kafir sama saja, karena itu merukan sebuah dosa yang tidak diampuni, kecuali bertaubat sebelum mati.
Atas dasar ini, orang yang sudah yakin kepada Allah sebagi pencipta tapi tidak tunduk kepada perintah Allah, semisal tidak berhukum pada AlQur'an atau berhukum pada UUD45 maka syahadatnya batal atau belum bersyahadat. Dan orang kalau syahadatnya batal maka bukan disebut sebagai orang Islam. Dan orang kalau bukan Islam sudah pasti namanya kafir. Tidak ada nama lain di tengah-tengah.
3. Telah dijawab pada jawaban no 2).
urwatuljabir
 
Posts: 19
Joined: Fri Apr 08, 2011 4:19 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Mon Apr 25, 2011 7:46 pm

Salam ya akhi urwatuljabir

urwatuljabir wrote:
1. Tidak, karena Islam punya syariat/tata cara. Tata cara pengucapan syahadat harus dengan bahasa arab.


alasan yang dipakai apa sehingga memang harus memakai bahasa arab?? itu aja dulu ...

2. Arti kalimat syahadat la ilaha illallah Muhadar Rosulullah. Syahadat pertama disebut syahadat Allah, yang kedua disebut syahadat Rosul. Arti syahadat Rosul adalah aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Sedangkan syahadat Allah adalah aku bersaksi bahwa tidak ada ilah kecuali Allah. Ilah adalah sesuatu yang diibadahi, ditaati, ditakuti, dicintai, ditunduki. Sedangkan Rob adalah Tuhan sebagai pencipta langit dan bumi. Kalimat syahadat tidak menggunakan kata Rob, melainkan Ilah.


kalimat ditunduki bukan seperti yg ada dalam pikiran saia khan?? saia sebenarnya ngerti sich maksudnya apa

sebelumnya saia sudah berbincang banyak dengan akhi sunni, coba ente baca lagi perbincangan saia dengan yg bersangkutan. capek bro, ngulang-ngulang lagi

Struktur syahadat Allah dan syahadat Rosul berbeda. Struktur syahadat Rosul hanya statement. Sedangkan struktur syahadat Allah anti statement dan stement.
Mengapa strukturnya berbeda? Allah ingin mengoreksi pemahaman manusia tentang Tuhan. Jika boleh saya bilang bahwa kebanyakan manusia secara umum telah bersyahadat, maka syahadatnya berbunyi "Allah adalah Tuhan" (hal ini strukturnya seperti struktur syahadat Rosul). Allah mengoreksi syahadatnya manusia umum ini menjadi " Tidak ada ilah kecuali Allah". Bedanya dimana? Ini menyangkut persoalan yang luar biasa besar melebihi persoalan diciptakannya langit bumi, dan segala yang ada diantara keduanya. "Allah adalah Tuhan" adalah suatu statement yang sebagian besar manusia sepakat. Hanya segolongan manusia kecil manusia, seperti ateis yang tidak sepakat. Jadi persoalan yang ingin dibuka Allah bukan disitu. Persoalannya adalah manusia cenderung mengibadahi, mentaati, takut, cinta, tunduk kepada Allah juga kapada selainNya. Inilah sifat kebanyakan manusia yang diingkari dan sekaligus dikoreksi oleh Allah. Mereka sudah percaya kepada Allah sebagai pencipta, tapi mereka tidak tunduk kepada peraturan Allah (syariat). Mereka berhukum kepada hukum bukan hukum Allah. Mereka menyembah kuburan, batu, gunung, laut. Jadi kuburan, batu, gunung, laut, UUD45, Pancasila, Nabi Isa, para dewa, patung dimana manusia tunduk, taat, cinta dan takut kepadanya, maka ini disebut ilah. Manusia yang berbuat demikian disebut musyrik. Perbuatannya disebut syirik. Musyrik dengan kafir sama saja, karena itu merukan sebuah dosa yang tidak diampuni, kecuali bertaubat sebelum mati.
Atas dasar ini, orang yang sudah yakin kepada Allah sebagi pencipta tapi tidak tunduk kepada perintah Allah, semisal tidak berhukum pada AlQur'an atau berhukum pada UUD45 maka syahadatnya batal atau belum bersyahadat. Dan orang kalau syahadatnya batal maka bukan disebut sebagai orang Islam. Dan orang kalau bukan Islam sudah pasti namanya kafir. Tidak ada nama lain di tengah-tengah.


ya ya ya ....

syahadat model seperti ini shahih tidak??
Jika Ahlulsunnah hanya ada dua kalimat syahadat, Syi’ah memiliki tiga kalimat syahadat. Disamping “Tiada Tuhan selain Allah, Muhammad adalah utusan Allah, dan Ali adalah Wali Allah.”

saia ga bicara perbedaan sunni dan syiah, tapi masalah syahadatnya, mana yg benar mana yg tidak. seperti kata ente, islam memiliki aturan, aturan manakah yg haq sehubungan dengan syahadat syiah??

saia masih berpengangan pada pendapat saia, syahadat muslim hanyalah sekedar syahadat kepalsuan yg didasari selera masing-masing pribadinya

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Mon Apr 25, 2011 9:55 pm

@saia
pengen tahu nich sahadatnya saia seperti apa bagus nya ?
ibrani ?, bagaimana bunyi dan artinya ?
kalau syahadat muslim saia anggap nggak sahih, pasti saia punya yang lebih sahih nich.
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Mon Apr 25, 2011 10:19 pm

@seeker

itulah kamu, pembuktian dan pengakuan aulloh harus make syahadat walaupun terkesan palsu. mengapa demikian?? konsep aulloh berdasarkan Hulul, Ittihad, dan Wahdatul Wujud, intinya spekulatif. kesimpulannya syahadat muslim itu "menunjuk" salah satu hidung tuhan (siapapun atau apapun itu) supaya berbeda dengan tuhan yang lain, lalu kamu namakan dia "aulloh" kalo perlu tambahkan juga "swt" supaya dapat dibedakan dengan yg lain. ngerti maksud saia apa??

saia tidak punya syahadat, cukup di hati saja bahwa saia tahu di "sana" ada Yang Berkuasa atas segala sesuatunya.
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby urwatuljabir » Wed Apr 27, 2011 8:25 am

@saia
Sebelumnya mau menebak dulu suku Anda. Anda Sunda.
btw, dalam Islam ada banyak sekte. Ada ahlu Sunnah wal Jamaah, Khowarij, Mu'tazilah, Murjiah, Sufi, dll. Masing-masing mempunyai tingkat keIslaman sesuai dengan seberapa besar kedekatan mereka dengan Risalah Islam. Diantara yang paling dekat dengan Islam (Atau kalau gak mau dibilang ya Islam itu sendiri) adalah Ahlu sunnah. Diluar itu adalah sekte yang menyimpang, meskipun masih belum pada tingkat kafir. Sedangkan untuk syiah, karena ada banyak penyimpangan, dan penyimpangannya pada level aqidah, maka ulama sepakat untuk mengkafirkan syi'ah.
Namun perlu dicatat disini bahwa ahlu sunah itu ada 2. Dan ini sesuai dengan fiqroh anggota FFI, seperti Anda, yaitu Ahlu sunnah KTP dan ahlu sunnah "teroris".
Ahlu sunnah yang murni adalah ahlu sunnah yang "teroris".
urwatuljabir
 
Posts: 19
Joined: Fri Apr 08, 2011 4:19 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby duren » Wed Apr 27, 2011 9:42 am

urwatuljabir wrote:Sedangkan untuk syiah, karena ada banyak penyimpangan, dan penyimpangannya pada level aqidah, maka ulama sepakat untuk mengkafirkan syi'ah.

Wekekeke .. Anda harus buat argumentasi yang kuat agar netter Shiah CM19 dan Great Destoyer kembali menjadi Sunni \:D/
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Wed Apr 27, 2011 10:56 pm

urwatuljabir wrote:
Sebelumnya mau menebak dulu suku Anda. Anda Sunda.


hampir benar, tapi masih salah :green: , bro orang sunda juga??

btw, dalam Islam ada banyak sekte. Ada ahlu Sunnah wal Jamaah, Khowarij, Mu'tazilah, Murjiah, Sufi, dll. Masing-masing mempunyai tingkat keIslaman sesuai dengan seberapa besar kedekatan mereka dengan Risalah Islam. Diantara yang paling dekat dengan Islam (Atau kalau gak mau dibilang ya Islam itu sendiri) adalah Ahlu sunnah. Diluar itu adalah sekte yang menyimpang, meskipun masih belum pada tingkat kafir. Sedangkan untuk syiah, karena ada banyak penyimpangan, dan penyimpangannya pada level aqidah, maka ulama sepakat untuk mengkafirkan syi'ah.


saia tahu islam banyak sektenya, tapi .... penyimpangan aqidah umat syiah dalam bentuk dan seperti apa?? setau saia syiah(ahlulbait) terpecah menjadi 3 golongan, sebelumnya 22 golongan, yg mana yg ente kafirkan?? Itsna 'Asyariah?? Ismailiyah?? Zaidiyah??

Namun perlu dicatat disini bahwa ahlu sunah itu ada 2. Dan ini sesuai dengan fiqroh anggota FFI, seperti Anda, yaitu Ahlu sunnah KTP dan ahlu sunnah "teroris".
Ahlu sunnah yang murni adalah ahlu sunnah yang "teroris".

ente ahlulsunnah yg mana?? :green:
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby urwatuljabir » Fri Apr 29, 2011 10:06 am

@saia
- Yang mana syiah yang kafir?
Semua dari mereka yang mengkafirkan para sahabat selain Ali ra. Karena banyak hadits tentang aqidah yang disampaikan lewat para sahabat selain Ali ra. Jika risalah dari jalur ini dibuang, maka risalah menjadi tidak lengkap. Sehingga Islam yang demikian menjadi timpang. Untuk urusan aqidah, mesti harus ada ijma' (kesepakatan), tidak ada ruang untuk berijtihad.

- Saya kelompok mana?
"Teroris".
urwatuljabir
 
Posts: 19
Joined: Fri Apr 08, 2011 4:19 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Fri Apr 29, 2011 11:47 am

@urwatuljabir

bisa saja orang syiah mengatakan golongan ente kafir, disini ente yg mengatakan syiah kafir. jadi mana yg bener?? yg mana yg harus saia dengarkan?? syiah ato sunni??
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Sat May 07, 2011 7:29 pm

saia wrote:@seeker

itulah kamu, pembuktian dan pengakuan aulloh harus make syahadat walaupun terkesan palsu. mengapa demikian?? konsep aulloh berdasarkan Hulul, Ittihad, dan Wahdatul Wujud, intinya spekulatif. kesimpulannya syahadat muslim itu "menunjuk" salah satu hidung tuhan (siapapun atau apapun itu) supaya berbeda dengan tuhan yang lain, lalu kamu namakan dia "aulloh" kalo perlu tambahkan juga "swt" supaya dapat dibedakan dengan yg lain. ngerti maksud saia apa??

saia tidak punya syahadat, cukup di hati saja bahwa saia tahu di "sana" ada Yang Berkuasa atas segala sesuatunya.


itulah @saia = willhim, hashim
tapi gpp sudah njawab, namun yang jelas Islam tidak spekulatif.

berlanjut,
lagi agak males nulis.

salam.
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Wed May 11, 2011 6:18 pm

@saia =wilhim,hashim

ribuan nama /sebutan yhvh, puluhan nama sudah ditranformulasikan ? ...
apakah ini bukan spkeulatif ?

Islam, tidak spekulatif yang anda kira.

nggak sakit kan bro ?
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Thu May 12, 2011 1:59 pm

Seeker wrote:
ribuan nama /sebutan yhvh, puluhan nama sudah ditranformulasikan ? ...
apakah ini bukan spkeulatif ?

Islam, tidak spekulatif yang anda kira.


ribuan?? bisa anda sebutkan??

anda mengerti tidak konsep Hulul, Ittihad, dan Wahdatul Wujud?? coba anda cari-cari tentang konsep saia, maka nanti anda mengerti mengapa saia bilang konsep aulloh hanyalah spekulatif belaka


nggak sakit kan bro ?


alhamduladi, sehat :green:
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby tanyakenapa » Thu May 12, 2011 11:14 pm

bagaimana mungkin slimmer bisa merumuskan the correct form of islam, kalo ngutip nomor hadits aja salah
silahkan bagi slimmer utk menyanggah trit saya. kalo MAMPU
apakah-muslim-itu-pintar-memahami-agamanya-sendiri-t44501/
tanyakenapa
 
Posts: 331
Joined: Sun Jun 20, 2010 7:17 am

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]