.

THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Sat Dec 04, 2010 1:37 am

sunni wrote:
yaa, ada benarnya juga. yg jelas Kata ilah itu untuk penyebutan Tuhan secara umum, dan Allah penyebutan Tuhan khusus untuk Agama islam . ada jg yg menafsirkan kata Allah itu merupakan kependekan dari kata Al Illah(Sang Tuhan), yg jelas karna sesuai dengan Al Qur'an kita cukup memanggil pencipta kita dengan sebutan Allah, lebih bagus ditambahkan Subhana hu wata'ala.


nah, akhirnya sampai juga tingkat pemahaman kita. sebelumnya, kata ilah untuk objek yang ditiadakan untuk membenarkan allah yang lain, maka karena itu umat muslim sering menggunakan SWT(subhana hu wata'ala CMIIW) dibelakang allah mereka. jadi ilah/tuhan yang umum dengan allah swt itu dibedakan atas dasar apa??

tidak ada ilah/tuhan(umum) selain allah swt(islam), ngerti gak maksud saia??
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby oglikom » Sat Dec 04, 2010 7:33 pm

oglikom wrote:Ulama setempat itu memang sekedar menjadi saksi karena mendengar secara langsung syahadat yang dibacakan, dan Muslim lainnyalah yang bisa menilai tingkah laku mualaf beriman tidak beriman dari kegiatan yang bisa ditangkap mata.

sunni wrote:tapi terkadang mata juga dapat menipu. yg tau kadar keimanannya hanya orang yg bersangkutan dengan Tuhannya.

Memang benar, tetapi "Allah swt" tak lebih dari ulama-ulama yang menjadi saksi mualaf yang ber syahadat.
oglikom wrote:Dan sangat jelas Allah swt tidak mengetahui apa yang terucap dalam hati para mualaf serta kadar keimannan mereka, termasuk Muslim sejak lahir.
Coba anda baca surah Saba' [32]:20-21

sunni wrote:ada apa dengan surat saba' "Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman". [20] "Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, [color=#0000BF]melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman[/color] kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu".[21]
apa ada masalah???

Coba anda baca lebih teliti, maka akan terlihat cara iblis untuk "membuktikan kebenaran sangkaannya" terhadap pengikutnya sama dengan Allah swt untuk membuktikan dan mengetahui "orang yang beriman".
Iblis hanya bisa membuktikan setelah "mereka mengikuti hasutan" dengan melakukan apa yang disenangi iblis, yaitu melakukan kejahatan dan perbuatan maksiat (dalam ayat 20).
Begitu juga Allah swt, anda bisa baca dari ayat 21 yang saya bold biru.
Apakah anda tidak merasa ayat2 ini menunjukkan persamaan IBLIS=ALLAH SWT????
oglikom
 
Posts: 3375
Joined: Tue May 04, 2010 11:33 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby belajarsejarah » Sun Dec 05, 2010 1:19 am

syahadat islam memang ganjil.. terjemahan ke bahasa indonesianya juga kayaknya keliru..

lebih lucu lagi: Muhamad kog ujug2 minta pengakuan ??

sejarah persis mengenai Muhammad selalu di tutup2in.. bahkan skets wajahnya ajah dilarang.. mana sifat kerasulannya ?

orang harus kenal dulu (baik dari sejarah, atau riwayat nabi atau rasul) barulah bisa membuat suatu kesaksian.. lah di islam kuwalik.. bikin kesaksisan dimuka? hehe aya aya wae

Ada yg tahu gak berapa keluarga Yahudi di rampok, bantai subuh2 sama "rasul".. juga orang2 mekah yg diberangus.. sudah yang tahu gak tuh "rasul" wafatnya kenapa? sakit apa keracunan ? sudah tahu gak berapa persisinya perempuan yang dikawinin dan dikumpul keboin..

ini referensi bagus soal syahadat: http://www.answering-islam.org/Bahasa/Percaya/kebesaranallahsejati.html
User avatar
belajarsejarah
 
Posts: 533
Joined: Mon Feb 02, 2009 2:13 am

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Sun Dec 05, 2010 2:54 pm

saia wrote:nah, akhirnya sampai juga tingkat pemahaman kita. sebelumnya, kata ilah untuk objek yang ditiadakan untuk membenarkan allah yang lain, maka karena itu umat muslim sering menggunakan SWT(subhana hu wata'ala CMIIW) dibelakang allah mereka. jadi ilah/tuhan yang umum dengan allah swt itu dibedakan atas dasar apa??


Sebenarnya yg saya maksud Tuhan secara umum bukan berarti ada Tuhan yg umum... yg dimaksud di sini adalah kepercayaan... jadi Orang2 yg pada umumnya, mengakui Tuhan lain atas Allah, maka setelah Dia masuk islam , dia haus meyakini dengan sepenuh hati bahwa di Alam ini hanya ada satu Tuhan yaitu Allah.. dan Tuhan2 lainnya yg sebelumnya dia percayai , harus di yakininya tidak ada... kalau perbedaannya ya jelas atas dasar Agama, Islam meyakini hal ini, yg tidak meyakini yaa berarti bukan islam.
oglikom wrote:Coba anda baca lebih teliti, maka akan terlihat cara iblis untuk "membuktikan kebenaran sangkaannya" terhadap pengikutnya sama dengan Allah swt untuk membuktikan dan mengetahui "orang yang beriman".
Iblis hanya bisa membuktikan setelah "mereka mengikuti hasutan" dengan melakukan apa yang disenangi iblis, yaitu melakukan kejahatan dan perbuatan maksiat (dalam ayat 20).
Begitu juga Allah swt, anda bisa baca dari ayat 21 yang saya bold biru.
Apakah anda tidak merasa ayat2 ini menunjukkan persamaan IBLIS=ALLAH SWT????

kalau ingin mamahami ayat ini coba anda baca Surat al A'raf (11-18)...
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Sun Dec 05, 2010 4:51 pm

sunni wrote:
Sebenarnya yg saya maksud Tuhan secara umum bukan berarti ada Tuhan yg umum... yg dimaksud di sini adalah kepercayaan... jadi Orang2 yg pada umumnya, mengakui Tuhan lain atas Allah, maka setelah Dia masuk islam , dia haus meyakini dengan sepenuh hati bahwa di Alam ini hanya ada satu Tuhan yaitu Allah.. dan Tuhan2 lainnya yg sebelumnya dia percayai , harus di yakininya tidak ada... kalau perbedaannya ya jelas atas dasar Agama, Islam meyakini hal ini, yg tidak meyakini yaa berarti bukan islam.


begini bro, kita masih berada dalam konteks shahadat khan, coba bung renungkan ini, jika kalimat "ashadu allah ilaha illallah" adalah kesaksian sdr.sunni untuk mempercayai adanya allah (swt) dan tidak ilah/tuhan/allah yang lain, maka apa yang bisa sdr.sunni pegang untuk keyakinan sdr.sunni bahwa allah swt itu lain daripada ilah/tuhan/allah yang lain??

jika sdr.sunni mengucapkan "ashadu allah ilaha illallah" maka sdr.sunni punya tanggung jawab untuk membuktikan bahwa tidak ada ilah/tuhan/allah selain allah(swt). kalimat "saya bersaksi", disini sudah ada konotasi fakta yang tidak terbantahkan bagi anda yang meyakininya(allah swt), dimana fakta itu??

saia kira kita tidak usah berputar-putar dalam masalah sepele seperti ini, saia kira dan berharap sebelumnya anda sudah mengerti kemana arah pembicaraan kita

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Wed Dec 08, 2010 7:04 pm

saia wrote:begini bro, kita masih berada dalam konteks shahadat khan, coba bung renungkan ini, jika kalimat "ashadu allah ilaha illallah" adalah kesaksian sdr.sunni untuk mempercayai adanya allah (swt) dan tidak ilah/tuhan/allah yang lain, maka apa yang bisa sdr.sunni pegang untuk keyakinan sdr.sunni bahwa allah swt itu lain daripada ilah/tuhan/allah yang lain??

jika sdr.sunni mengucapkan "ashadu allah ilaha illallah" maka sdr.sunni punya tanggung jawab untuk membuktikan bahwa tidak ada ilah/tuhan/allah selain allah(swt). kalimat "saya bersaksi", disini sudah ada konotasi fakta yang tidak terbantahkan bagi anda yang meyakininya(allah swt), dimana fakta itu??

saia kira kita tidak usah berputar-putar dalam masalah sepele seperti ini, saia kira dan berharap sebelumnya anda sudah mengerti kemana arah pembicaraan kita

wassalam

Salam jumpa saia
tulisan @saia adalah : ashadu allah ilaha illallah

mestinya

adalah ASYHADU A(Nun)LA ILAHA ILLA (A) ALLAH

jadi monggo @saia analisa, perbedaan penulisaan dalam literasi Bahasa akan
dapat punya arti yang berbeda pula. @saia menulis kata ALLAH ada dua kali semestinya cuman sekali.
jadi beberapa huruf asalnya yang hilang dari penulisan @saia.

Salam
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Wed Dec 08, 2010 7:20 pm

belajarsejarah wrote:syahadat islam memang ganjil.. terjemahan ke bahasa indonesianya juga kayaknya keliru..

lebih lucu lagi: Muhamad kog ujug2 minta pengakuan ??

sejarah persis mengenai Muhammad selalu di tutup2in.. bahkan skets wajahnya ajah dilarang.. mana sifat kerasulannya ?

orang harus kenal dulu (baik dari sejarah, atau riwayat nabi atau rasul) barulah bisa membuat suatu kesaksian.. lah di islam kuwalik.. bikin kesaksisan dimuka? hehe aya aya wae

Ada yg tahu gak berapa keluarga Yahudi di rampok, bantai subuh2 sama "rasul".. juga orang2 mekah yg diberangus.. sudah yang tahu gak tuh "rasul" wafatnya kenapa? sakit apa keracunan ? sudah tahu gak berapa persisinya perempuan yang dikawinin dan dikumpul keboin..

ini referensi bagus soal syahadat: http://www.answering-islam.org/Bahasa/Percaya/kebesaranallahsejati.html


Sejarah yang mana akang ? sebelum lahir Muhammad ?, Saat hidup sebelum dan sesudah ke Rasullannya ?.
Sepertinya akang tahu persis nich dan punya fakta2 perampokan ... beri gambaran dong saat kapan,
dimana, dan siapa yang menjadi korban serta berapa besar keruggian yang diderita, bukankan
sebagai Rasul pada saat subuh menjalankan ibadah shalat subuh , jika itu dilakukan secara berjama'ah
tentu ada saksi baik dari Yahudi dan Arab secara bersamaan yang dapat memberikan kesaksian,
Siapakah saksi2 nya ?

Sekedar nanya saja, kalau bisa sih ada penjelasan.
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Wed Dec 08, 2010 9:51 pm

saia wrote:begini bro, kita masih berada dalam konteks shahadat khan, coba bung renungkan ini, jika kalimat "ashadu allah ilaha illallah" adalah kesaksian sdr.sunni untuk mempercayai adanya allah (swt) dan tidak ilah/tuhan/allah yang lain, maka apa yang bisa sdr.sunni pegang untuk keyakinan sdr.sunni bahwa allah swt itu lain daripada ilah/tuhan/allah yang lain??

jika sdr.sunni mengucapkan "ashadu allah ilaha illallah" maka sdr.sunni punya tanggung jawab untuk membuktikan bahwa tidak ada ilah/tuhan/allah selain allah(swt). kalimat "saya bersaksi", disini sudah ada konotasi fakta yang tidak terbantahkan bagi anda yang meyakininya(allah swt), dimana fakta itu??

saia kira kita tidak usah berputar-putar dalam masalah sepele seperti ini, saia kira dan berharap sebelumnya anda sudah mengerti kemana arah pembicaraan kita

waduhh, skarang malah saya yg bingung... yg saya tekankan bukannya arah pembicaraan tetapi inti dari pembicaraannya.

bukannya anda yg mengajak berputar2... pertama di sekitar pelafalan syahadat antara Allah dan Illah, lalu anda mulai menanyakan Objek Allah dengan buktinya... sebenarnya yg keluar konteks itu siapa???
sekarang anda malah nanya bukti, ini tentu sudah keluar dari pembahasan awal bro...

kalau mau bukti, ya anda harus mati dulu. apa anda tau perbedaan antara ilmu agama dengan ilmu dunia??? ilmu dunia itu perlu kajian teoritis dan fakta ilmiah, tapi kalau ilmu agama, anda hanya perlu mengimani dalam hati,.. saya rasa ini berlaku untuk semua agama.

kalau anda bertanya kepada saya tentang Allah yg tentunya pertanyaan ini di khususkan untuk Islam, saya akan bertanya kepada anda(saia), apakah anda percaya akan surga/heaven/paradise???? kalau percaya,apa anda bisa membuktikannya????

Kami Islam, membuktikan semua kebenaran Agama kami melalui Al Qur'an dan Sunnah...

semoga anda memahaminya :yawinkle:

Seeker wrote:Sejarah yang mana akang ? sebelum lahir Muhammad ?, Saat hidup sebelum dan sesudah ke Rasullannya ?.
Sepertinya akang tahu persis nich dan punya fakta2 perampokan ... beri gambaran dong saat kapan,
dimana, dan siapa yang menjadi korban serta berapa besar keruggian yang diderita, bukankan
sebagai Rasul pada saat subuh menjalankan ibadah shalat subuh , jika itu dilakukan secara berjama'ah
tentu ada saksi baik dari Yahudi dan Arab secara bersamaan yang dapat memberikan kesaksian,
Siapakah saksi2 nya ?

Sekedar nanya saja, kalau bisa sih ada penjelasan.



Nah lo, siapa ni yg bisa jawab...
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Thu Dec 09, 2010 7:43 am

sunni wrote:
waduhh, skarang malah saya yg bingung... yg saya tekankan bukannya arah pembicaraan tetapi inti dari pembicaraannya.

bukannya anda yg mengajak berputar2... pertama di sekitar pelafalan syahadat antara Allah dan Illah, lalu anda mulai menanyakan Objek Allah dengan buktinya... sebenarnya yg keluar konteks itu siapa???
sekarang anda malah nanya bukti, ini tentu sudah keluar dari pembahasan awal bro...

kalau mau bukti, ya anda harus mati dulu. apa anda tau perbedaan antara ilmu agama dengan ilmu dunia??? ilmu dunia itu perlu kajian teoritis dan fakta ilmiah, tapi kalau ilmu agama, anda hanya perlu mengimani dalam hati,.. saya rasa ini berlaku untuk semua agama.

kalau anda bertanya kepada saya tentang Allah yg tentunya pertanyaan ini di khususkan untuk Islam, saya akan bertanya kepada anda(saia), apakah anda percaya akan surga/heaven/paradise???? kalau percaya,apa anda bisa membuktikannya????

Kami Islam, membuktikan semua kebenaran Agama kami melalui Al Qur'an dan Sunnah...

semoga anda memahaminya


sekali lagi maaf, jika anda kurang mengerti, tapi setidaknya coba sdr.sunni lihat-lihat lagi pertanyaan saia sebelumnya, masih tidak jauh dari konteks dari permasalah pengucapan shahadat kok.

awal pertanyaan saia khan begini :
1. pengucapan shahadat dalam bahasa indonesia shah tidak??
kerena bermula dari sini, saia masih jadi sedikit curious pada jawaban anda
2. secara literal kalimat shahadat dalam bahasa indonesia, mem-'proklamasi'-kan adanya tuhan selain tuhan (allah swt selain tuhan/illah/allah yg lain)
3. jika memang allah swt itu tuhan satu-satunya, perbedaannya apa dengan tuhan yang lain?? anda(sunni) sebagai muslim tentu mengenali tuhan anda sendiri(allah swt)

i did you a favor bro sunni, kalimat shahadat dalam bahasa indonesia bisa jadi tidak shah, karena jika diucapkan dalam bahasa indonesia bagaimana mungkin kita bersaksi pada suatu yang kita tidak pernah tahu, tidak pernah lihat, dan bahkan tidak pernah kenal. sebelumnya saia katakan jika ini sudah menyangkut urusan iman dan iman itu tidak perlu bukti atau bahkan fakta, tapi sdr.sunni mengatakan iman(sdr.sunni) punya bukti untuk mengimani sosok allah swt ini.

dimana fakta atau bukti itu??

jika memang dalam quran, tunjukkan bahwa allah swt itu benar daripada tuhan yang lain.

itu maksud dari semua pertanyaan saia, apakah bahasa saia tidak cukup jelas buat saudara/i??

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Thu Dec 09, 2010 8:36 pm

@saia
in English, Syahadat is :
1. Verily I am not an idolater , except Allah is The One

saya juga sering membaca orang barat menterjemahkan LA ILAHA ILLA (A) ALLAH
dengan no god but god padahal secara literasinya berbeda.
ILAHA tidak sama dengan ALLAH.

Reff : Al-Ikhlas.

Ucapan Arab tidak pernah saya mendengar ILAHA AKBAR
namun yg terucap adalah ALLAH HU AKBAR,
atau contoh lainnya ALLAH humma ..., ALLAH hu rabbi dsb.


Semua ber ILAHA (HI) , namun muslim patokan ILAHA (HI) kepada Al-Ikhlas.

Salam.
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Fri Dec 10, 2010 10:30 am

@Seeker

kamu ini dari dulu ga pernah menangkap apa maksud saya

jika ada tuhan/illah/allah selain allah swt, bagaimana caranya kita mengenali mana allah swt mana tuhan/illah/allah. dalam kalimat itu khan anda 'bersaksi'.
'bersaksi' atas apa?? anda sebagai saksi tentu punya fakta, dimana fakta itu??

ngerti??
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby Seeker » Fri Dec 10, 2010 6:41 pm

saia wrote:@Seeker

kamu ini dari dulu ga pernah menangkap apa maksud saya

jika ada tuhan/illah/allah selain allah swt, bagaimana caranya kita mengenali mana allah swt mana tuhan/illah/allah. dalam kalimat itu khan anda 'bersaksi'.
'bersaksi' atas apa?? anda sebagai saksi tentu punya fakta, dimana fakta itu??

ngerti??

Dalam dunia hukum kata "SAKSI"
Bisa bermakna mata melihat, berhadapan, memandang wudjud / hal yang nampak / suatu objek secara langsung atau dengan kata lain berhadapan dengan fakta atas suatu kejadian.

Dalam Syahadat kata bersaksi disini adalah bisa berarti mengimani / mempercayai / mengakui / menyatakan / bersumpah atas sesuatu yang menjadi syarat utama bagian dari suatu inti ketakwaan terhadap yang dipertuhankan disini adalah "Allah Swt", bukan yang lainnya .

Ilustrasi
Seorang anak yang dilahirkan ibu dan dibesarkan hanya beberapa waktu saja, kemudian salah satu atau kedua orang tuannya meninggal , maka ketika dia sudah dewasa , dia tidak akan pernah berpikir bahwa ia lahir ke dunia tanpa orang tua, atau ada dengan sendirinya, tentu dia akan menyadari bahwa kehadirannya didunia hingga dewasa tetap melalui kedua orang tuannya, dan dia akan menyadari hal itu, boleh saja dia mengingkari itu jika mau dan ini sesuatu fakta yang mustahil ia ada hingga dewasa , oleh karena tidak pernah tahu bentuk , wajah , atau kehadirannya lalu meniadakan kedua orang tuannya.

Ilustrasi :
@saia itu ada, walau saya tidak tahu dimana dia tinggal, nama sebenarnya, umur pastinya, pekerjaannya, kurusan , gemukan klimis, berjenggot dls. Namun dari tulisan2 nya dia ada , tentu wujud nya ada , kelakuan selanjutnya yang tahu ya @saia sendiri , yang jelas saya bersaksi bahwa @saia cuman satu2nya adanya bukan debu, bukan kotoran, bukan air mengalir, bukan angin berhembus, juga bukan gondoruwo ... hehehe.

Jadi saksi disini bukan seperti yang anda maksudkan "fakta kasat mata" , tapi pengakuan terhadap ketuhanan satu2 nya yaitu ALLAH bukan yang lainnya.
Seeker
 
Posts: 285
Joined: Mon Feb 22, 2010 8:10 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Sat Dec 11, 2010 6:52 am

](*,) ](*,) ](*,) ](*,) ](*,)

baik, jika anda suka memakai kata 'percaya', apa dasar anda mempercayai bahwa allah swt itu benar selain tuhan/illah/allah yang lain?? ](*,) ](*,) ](*,)

PS: tolong jangan di jawab yang dibawah ini, saia hapal kelakuan anda disini.
saia ga ngerti tata bahasa arab, tapi apakah lebih aneh jika sedari awal kalimat shahadat 'aku bersaksi' dan 'aku percaya' adalah satu kalimat yang sama maknanya. tentu akan lebih beda jika anda sebagai muslim mengatakan 'aku percaya bahwa tiada tuhan selain allah swt' kenapa harus repot memakai kalimat 'aku bersaksi'
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Mon Dec 13, 2010 9:09 pm

@ saia; mungkin inti dari semua pertanyaan anda, adalah bagaimana kami(muslaim bisa mempercayai adanya Allah, tanpa pernah melihantnya)...

singkat saja. jika anda ingin mengetahui Tentang Allah... Tentunya anda harus mempelajari literatur islam secara sungguh2.karna di situlah kami mengetahui keberadaan Allah.

Saya paham apa yg ingin anda ungkap di sini. sangat paham.
karna pada awalnya pun saya islam karena ikut ikutan Orang tua, tapi seirig, berkembangnya pola pikir saya. akhirnya saya jg menyadari. kalau Ini adalah agama yg paling benar, bahkan dari setiap hujatan yg disampaikan oleh kafir, sedikitpun hal itu tidak membuktikan kalau ajaran ini salah....(mungkin ini hanya di pahami oleh kami)..

sekali lagi Anda tidak akan menemukan tuhan kami dalam Sains. karna pensifatannya sudah sangat jauh melampaui itu... jadi pelajarilah literaturnya secara sungguh sungguh , dan belajar kepada orang yg memang berkompeten dalam hal ini...
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Mon Dec 13, 2010 10:53 pm

sunni wrote:
mungkin inti dari semua pertanyaan anda, adalah bagaimana kami(muslaim bisa mempercayai adanya Allah, tanpa pernah melihantnya)...

singkat saja. jika anda ingin mengetahui Tentang Allah... Tentunya anda harus mempelajari literatur islam secara sungguh2.karna di situlah kami mengetahui keberadaan Allah.

Saya paham apa yg ingin anda ungkap di sini. sangat paham.
karna pada awalnya pun saya islam karena ikut ikutan Orang tua, tapi seirig, berkembangnya pola pikir saya. akhirnya saya jg menyadari. kalau Ini adalah agama yg paling benar, bahkan dari setiap hujatan yg disampaikan oleh kafir, sedikitpun hal itu tidak membuktikan kalau ajaran ini salah....(mungkin ini hanya di pahami oleh kami)..

sekali lagi Anda tidak akan menemukan tuhan kami dalam Sains. karna pensifatannya sudah sangat jauh melampaui itu... jadi pelajarilah literaturnya secara sungguh sungguh , dan belajar kepada orang yg memang berkompeten dalam hal ini...


anda masih belum paham apa yang saia maksudkan, ANDA, bro sunni, selaku muslim PUNYA TANGGUNG JAWAB untuk percaya dan mengimani sosok allah swt ini. saia tidak perlu menanyakan pada orang yg berkompeten dalam hal ini, saia sedang bertanya pada ANDA, lha dimana tanggung jawab anda selaku muslim??

maka dari itu, sesuai dengan judul thread ini "THE CORRECT FORM OF ISLAM" sudah sangat sesuai dengan apa yang saia lihat sekarang ini.
saia punya pandangan pribadi mengenai hal ini; berlaku juga bagi pemeluk agama lain "UMAT MUSLIM BERSAKSI DUSTA ATAS KEIMANAN DAN KEPERCAYAAN PADA ALLAH SWT", mungkin ini terlihat bias bagi ANDA, bagaimana mungkin saia bisa bersaksi pada hal yang belum tentu benar dan hanya berdasar pada batasan KEPERCAYAAN, just merely believe??

allah swt menjadi objek devosi yang diagung-agungkan melebihi tuhan/illah/allah yang lain, tapi sebenarnya allah swt dengan tuhan-tuhan yang lain tidak ada bedanya. adanya pengakuan sepihak pada kebenaran allah swt ini sudah sangat jelas terlihat janggal bagi saia, apalagi mempercayai secara khusus kerasulan muhammad sebagai nabi allah swt.

umat muslim seperti orang yang memakai baju yang menurutnya 'cool' dan ketika dipakai, sebenarnya terlihat biasa saja, tidak ada istimewanya sama sekali jika orang lain yang melihatnya. ketika ditanya 'cool' nya dimana?? ya pokoknya 'cool' karena sesuai dengan trend terakhir, menurut trend dianya juga.itu yang saia lihat pada ANDA.

mungkin anda punya jawaban yg pas??

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Mon Dec 13, 2010 11:20 pm

saia beri contekan lagi deh, buat bro sunni

anda tau khan merk-merk botol air minuman

Image

DAN

Image

ada yang bilang produk Aqua lebih unggul daripada merk-merk air minuman yang lain?? tau darimana?!

sekarang pilihan jatuh pada selera masing-masing orang, bukan percaya kalo salah satu merk itu jauh lebih baik daripada yang lain

akhirnya saia bershahadat "Saia bersaksi bahwa tiada Aqua dari Danone daripada produk aqua-aqua yang lain" <---- fallacy logika??

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Sun Jan 16, 2011 9:17 pm

secara kasat mata mungkin memang terlihat biasa2 saja dari dua contoh air minum d atas.. tapi mungkin jika anda telaah, dari kedua air itu, misal di bawa ke Lab, pasti akan terlihat jelas perbedaan antara 2 air itu... makanya orang akan lebih mempercayai air yg memang berasal dari perusahaan besar dan terbukti sudah lama berdiri dan tidak ada efek buruk untuk konsumen, dan karna kelebihan dan manfaatnya makanya air iini menjadi lebih mahal....

sekarang kita ambil contoh dalam Agama, kalau anda seorang yg selektif, apakah anda akan langsung percaya jika di pinggir jalan ada orang yg menggelar dagangan di pinggir jalan sambil berkoar koar menawarkan dagangan yg murah meriah untuk di beli dan sangat mudah proses pembeliannya,. kemudian adalagi sebuah dagangan yang harganya sangat mahal dan sulit sekali mendapatkannya, dengan berbagai peraturan ketat untuk mendapatkan barang itu....
pertanyaannya dagangan manakah yg menurut anda paling terjamin kualitasnya?????

kalau orang **** pasti akan langsung mengklaim yg murah itu yg paling baik, karna selain murah mendapatkannya pun sangat gampang dan tidak berbelit belit,. dan mengklaim kalau yg mahal itu adalah mencekik....
Islam bukan agama murah karna , segala sesuatunya, sudah terikat dalam suatu sistem yg telah di tetapkan oleh Allah, dan memang tidak gampang untuk menapakinya...
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby ramonhorpa » Mon Jan 17, 2011 12:00 am

sunni wrote:=
sekarang kita ambil contoh dalam Agama, kalau anda seorang yg selektif, apakah anda akan langsung percaya jika di pinggir jalan ada orang yg menggelar dagangan di pinggir jalan sambil berkoar koar menawarkan dagangan yg murah meriah untuk di beli dan sangat mudah proses pembeliannya,. kemudian adalagi sebuah dagangan yang harganya sangat mahal dan sulit sekali mendapatkannya, dengan berbagai peraturan ketat untuk mendapatkan barang itu....
pertanyaannya dagangan manakah yg menurut anda paling terjamin kualitasnya?????
.

oh.... maksudmu agama islam toh......
:green:
ramonhorpa
 
Posts: 1667
Joined: Tue Jul 29, 2008 10:35 pm
Location: INDONESIA

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby sunni » Tue Jan 18, 2011 2:01 pm

ramonhorpa wrote:oh.... maksudmu agama islam toh......


menurt anda agama mana lagi yang melarang seorang perempuan dewasa untuk memamerkan seluruh anggota badannya sampai sehelai rambut pun. kecuali wajah dan telapak tangan, hanya untuk satu hal, "memelihara kehormatan perempuan tadi".

Menurut anda agama mana lagi yg begiu ketatnya membatasi apa yg di makan manusia hanya untuk satu alasan " memelihara kesehatan dan kehormatan manusia itu sendiri".

menurut anda agama mana lagi yg paling ketat hukumnya selain "Islam". hanya untuk satu alasan "Mendapatkan Ridho dari Allah".
User avatar
sunni
 
Posts: 247
Joined: Sat Sep 04, 2010 4:16 pm

Re: THE CORRECT FORM OF ISLAM itu yang bagaimana ?

Postby saia » Thu Jan 20, 2011 6:34 am

secara kasat mata mungkin memang terlihat biasa2 saja dari dua contoh air minum d atas.. tapi mungkin jika anda telaah, dari kedua air itu, misal di bawa ke Lab, pasti akan terlihat jelas perbedaan antara 2 air itu... makanya orang akan lebih mempercayai air yg memang berasal dari perusahaan besar dan terbukti sudah lama berdiri dan tidak ada efek buruk untuk konsumen, dan karna kelebihan dan manfaatnya makanya air iini menjadi lebih mahal....

sekarang kita ambil contoh dalam Agama, kalau anda seorang yg selektif, apakah anda akan langsung percaya jika di pinggir jalan ada orang yg menggelar dagangan di pinggir jalan sambil berkoar koar menawarkan dagangan yg murah meriah untuk di beli dan sangat mudah proses pembeliannya,. kemudian adalagi sebuah dagangan yang harganya sangat mahal dan sulit sekali mendapatkannya, dengan berbagai peraturan ketat untuk mendapatkan barang itu....
pertanyaannya dagangan manakah yg menurut anda paling terjamin kualitasnya?????

kalau orang **** pasti akan langsung mengklaim yg murah itu yg paling baik, karna selain murah mendapatkannya pun sangat gampang dan tidak berbelit belit,. dan mengklaim kalau yg mahal itu adalah mencekik....
Islam bukan agama murah karna , segala sesuatunya, sudah terikat dalam suatu sistem yg telah di tetapkan oleh Allah, dan memang tidak gampang untuk menapakinya...


nah gitu donk bro, langsung to the point (kita bahas ginian sudah 2 halaman ya??)
anda sudah tahu mengapa saia mengambil sample produk aqua dan di implementasikan pada perbedaan tuhan ... tuhan ...tuhan ...yang lain.
anda sudah tahu bagaimana menilai sebuah produk air minum yang 'handal', tapi jika anda sendiri menelitinya sendiri di Lab.
Mungkin memang benar juga jika konsumsi produk tsb karena sudah ber'bakti' pada masyarakat puluhan tahun tapi menurut saia tidak bisa dijadikan dasar bahwa produk itu sangat bagus, malah biasa saja.


sekarang kita ambil contoh dalam Agama, kalau anda seorang yg selektif, apakah anda akan langsung percaya jika di pinggir jalan ada orang yg menggelar dagangan di pinggir jalan sambil berkoar koar menawarkan dagangan yg murah meriah untuk di beli dan sangat mudah proses pembeliannya,. kemudian adalagi sebuah dagangan yang harganya sangat mahal dan sulit sekali mendapatkannya, dengan berbagai peraturan ketat untuk mendapatkan barang itu....
pertanyaannya dagangan manakah yg menurut anda paling terjamin kualitasnya?????


anda tahu Fillico Beverly Hills?? :lol:
per 750 ml dapat anda beli dengan Rp 1 juta per botol. (dah kek sales :lol: ), di kantor saia sudah dijual tuh ....
Image
secara fisik mirip 'Vodka' tapi sebenarnya itu adalah air minum ...
mana yang akan beli?? produk Aqua yang sudah "memasyarakat", di pinggir jalan pun banyak dijual atau produk dari Jepun ini?? (konsekuen dgn omongannya ya)

gini, jangan berkutat dengan masalah produk air minum, itu hanya implementasi saja.
saia tidak bisa membedakan mana Tuhan yang mahal dan mana Tuhan yang murahan, lha ketemu aja belum pernah. tapi saia menangkap pesan yg diberikan oleh anda, jadi anda memilih Tuhan anda sendiri berdasarkan 'hidayah', 'manfaat' dan 'aturan' yg diberikan Tuhan anda, tapi bagi sebagian orang menganggap itu biasa saja, malah 'murahan' karena kembali lagi pada anda sendiri, anda memilih karena 'SELERA' ....

jadi syahadat anda tidak terbukti malah terkesan 'bualan' yang dibuat-buat?? jika saia salah, maka tunjukkan bahwa allah swt adalah allah yg berbeda dengan allah yang lain, tapi ingat bro, sulit bagi saia menerima jawaban yang dogmatis seperti .... quran yg bilang seperti itu .... muhammad yang mengatakannya .... dsb

wassalam
saia
 
Posts: 1355
Joined: Mon Oct 05, 2009 2:50 am
Location: Di seberang ka'bah mengamati kerumunan manusia dungu

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users