.

Islam Itu Bersih

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Islam Itu Bersih

Postby idolaislam » Sat Apr 28, 2007 12:15 am

sumber : http://akmal.multiply.com/journal/item/244

Islam Itu Bersih

assalaamu’alaikum wr. wb.

Barangkali hanya Islam saja yang dengan gamblangnya membuat sebuah korelasi yang amat tegas antara kebersihan dan keimanan. Demikian tegasnya sampai-sampai kebersihan itu disebut sebagai sebuah bagian dari iman. Artinya, kita tidak bisa mengaku sepenuhnya beriman kalau belum peduli pada kebersihan. Rajin shalat, rajin shaum, taat bayar zakat, berhaji sepuluh kali, tetap saja tidak sempurna imannya kalau masih dekil sepanjang hari.



Sampai hari ini bangsa-bangsa Barat (yang katanya sih sudah maju) masih tidak terbiasa membersihkan diri setelah buang air besar atau kecil. Yang mereka sebut ‘membersihkan diri’ adalah menggunakan tissue toilet. Tidak perlu dibayangkan. Saya juga merasa mau muntah memikirkannya. Demi kebersihan, Rasulullah saw. yang hidup di gurun pasir yang langka airnya pun memerintahkan umatnya untuk ber-istinja’ dengan air.



Karena shalat fardhu dilakukan lima kali sehari, maka kemungkinan besar kita pun akan melakukan wudhu lima kali sehari pula. Kalau mau mengikuti sunnah Rasul, maka bisa lebih sering dari itu, karena beliau memang gemar memperbarui wudhu. Kenyataannya, wudhu memang menyenangkan dan membuat tubuh dan pikiran segar seketika. Wajah yang dibersihkan dengan wudhu akan nampak lebih bersinar tanpa kosmetik, dan kepala yang dibasuh dengan air akan segera dingin. Apakah Anda tidak merasakan nikmatnya membasuh daun telinga dengan air yang sejuk? Daun telinga penuh dengan titik-titik syaraf yang bila dipijit bisa membuat tubuh yang lelah menjadi santai. Dan kalau Anda sedikit peka, Anda akan mengetahui bahwa dalam keadaan lelah fisik dan mental, daun telinga akan memiliki suhu cukup panas. Ketika dibasuh dengan air dingin, wuiiiiiiih…. nikmatnya! Segala puji bagi Allah yang memberi manusia berbagai kewajiban yang sangat bermanfaat bagi manusia itu sendiri.



Selain wudhu, Rasulullah saw. juga gemar menggosok gigi. Sebelum shalat biasanya beliau menggosok giginya terlebih dahulu, demikian juga ketika baru tiba di rumah, agar selalu nampak segar dan bersih untuk menyenangkan istri. Jangan ditanya lagi bagaimana kondisi gigi beliau, sudah pasti sangat bersih dan cemerlang.



Bagaimana dengan mandi? Wah, tidak perlu diragukan lagi! Orang Islam memang sudah sejak empat belas abad yang lalu diajarkan untuk senang mandi. Selain mandi dua kali sehari yang rutin, ada juga mandi jinabat yang hukumnya wajib. Selain itu Rasulullah saw. juga sering mandi di waktu-waktu lain, demi kebersihan.



Tentu kita tidak bisa menutup mata dengan fakta saat ini di mana banyak umat Islam yang justru lupa dengan ajaran luhur agamanya ini. Banyak orang yang mengaku Muslim tapi tidak peduli pada kebersihan. Mandi sekali dua hari, padahal tidak miskin-miskin amat dan tidak tinggal di gurun pasir. Ada juga yang kulitnya kusam lantaran tak pernah terbasuh air wudhu. Entah Islam yang bagaimana yang mereka pelajari dalam hidup.



Kalau mau menjadi Muslim seutuhnya, tidak bisa tidak, kita harus bersih terlebih dahulu. Saya terheran-heran mengapa di kota-kota besar semacam Jakarta dan Bandung banyak orang yang tidak peduli pada kebersihan. Buang sampah seenaknya, padahal lima meter dari tempat berdirinya ada sebuah tempat sampah besar. Sampah dibuang ke sungai atau selokan, lantas menjerit-jerit penuh kepiluan ketika banjir datang. Salah siapa? Barangkali salah sendiri!



Katanya, kebersihan itu tergantung tingkat pendidikan masyarakat. Kalau memang masyarakat lokal hanya sekolah sampai SD atau SMP, wajar saja mereka tidak peduli pada kebersihan lingkungan. Dengan kata lain, edukasi berperan penting dalam hal ini. Begitulah sebuah teori yang pernah saya dengar.



Tapi saya tidak terlalu yakin lagi dengan teori itu. Saya lebih percaya pada korelasi antara kebersihan dan keimanan versi Islam. Ketika saya berkunjung ke daerah-daerah di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, banyak juga desa-desa sederhana yang masyarakatnya bisa dikategorikan tidak terlalu tinggi tingkat pendidikannya. Tapi jangan tanya soal kebersihannya. Saya rasa mereka berhak mendapatkan Adipura. Jakarta, Bandung dan kota-kota besar yang penuh dengan warga ‘terdidik’ lainnya seharusnya merasa malu.



Kelihatannya memang ada korelasi antara iman dan kebersihan. Kalau tidak bersih maka tidak beriman, itu sudah jelas. Tapi ternyata, orang-orang yang beriman memang otomatis (entah bagaimana) sangat mencintai kebersihan.



Bagi mereka yang belum banyak tahu tentang propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) – khususnya Lombok dan Sumbawa – akan saya ceritakan sedikit saja. Penduduk asli di sana beragama Islam, meskipun berbeda suku. Pulau Lombok dihuni oleh Suku Sasak, sedangkan Pulau Sumbawa dihuni oleh Suku Sumbawa. Dua-duanya mayoritas beragama Islam. Banyak juga warga pendatang, kebanyakan dari Pulau Jawa, Bali, atau Propinsi Nusa Tenggara Timur. Secara umum, corak kehidupan di kedua pulau di NTB ini banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai ajaran Islam.



Penduduknya – menurut pengamatan saya – memang tergolong taat beragama. Masjid-masjid dipenuhi jamaah pada lima waktu untuk melaksanakan shalat fardhu. Selepas Maghrib, banyak anak-anak yang menghabiskan waktu di Masjid untuk belajar mengaji hingga waktu ‘Isya datang. Banyak yang berjilbab, dan jilbabnya sempurna sekali. Kalau Anda seorang Muslim, Anda akan segera betah bagaikan di rumah sendiri!



Tentu saja bukan berarti tidak ada kekurangan. Akan tetapi, untuk kondisi Indonesia yang sedang dilanda liberalisme di mana-mana ini, kondisi di Lombok dan Sumbawa sudah tergolong sangat baik.



Kebiasaan menjaga kebersihan juga saya temui di Kota Padang. Sumatera Barat, tentu saja, didominasi oleh umat Islam. Meskipun dari dulu juga sudah begitu keadaannya, tapi saya tercengang melihat keadaannya sekarang, setelah bertahun-tahun tidak kembali ke sana. Rupa-rupanya, para pemuka adat di seluruh Sumatera Barat merasa prihatin melihat semakin jauhnya muda-mudi lokal dari nilai-nilai Islami. Maka mereka pun memutuskan untuk merumuskan berbagai langkah untuk mengembalikan Sumatera Barat ke ‘track yang benar’.



Sekarang, seragam sekolah pun sudah disesuaikan dengan kaidah-kaidah Islam. Belum sempurna benar, tapi tak mengapalah. Segala kemajuan sekecil apa pun sangat berharga. Hasilnya pun sudah kelihatan jelas. Pemurtadan berhasil ditekan, dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya kembali kepada ajaran-ajaran Islam.



Dan lagi-lagi, pola kehidupan beragama yang mengagumkan di suatu daerah selalu berimplikasi pada kebersihannya. Terakhir saya ke sana (Pebruari 2006), Kota Padang itu bersih bukan main. Entah bagaimana pemerintah kota meyakinkan warganya untuk menjaga kebersihan. Tapi sekarang saya berpikir, barangkali pemerintah memang tidak perlu melakukan banyak hal yang susah-susah. Cukup mengembalikan mereka pada ajaran Islam yang benar.



Kalau kita melakukan penelitian per individu, akan kelihatan lebih jelas lagi korelasi antara iman dan kebersihan itu. Orang-orang yang saleh memang cenderung menyukai kebersihan, dan mereka bahkan tidak perlu diyakinkan untuk mencintai kebersihan itu. Semuanya terjadi dengan alami dan otomatis. Tidak perlu dipaksa-paksa, tidak perlu diberi sejuta alasan, dan tidak perlu berpikir yang rumit-rumit. Jika kota tempat tinggal kita sudah dilanda kekotoran, maka yang perlu dipertanyakan dengan segera adalah : apakah kita sudah benar-benar beriman?



Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya…



wassalaamu’alaikum wr. wb.
idolaislam
 
Posts: 121
Joined: Thu Apr 26, 2007 12:48 am

Re: Islam Itu Bersih

Postby osho » Sat Apr 28, 2007 8:39 am

idolaislam wrote:Kalau mau menjadi Muslim seutuhnya, tidak bisa tidak, kita harus bersih terlebih dahulu. Saya terheran-heran mengapa di kota-kota besar semacam Jakarta dan Bandung banyak orang yang tidak peduli pada kebersihan. Buang sampah seenaknya, padahal lima meter dari tempat berdirinya ada sebuah tempat sampah besar. Sampah dibuang ke sungai atau selokan, lantas menjerit-jerit penuh kepiluan ketika banjir datang. Salah siapa? Barangkali salah sendiri
Salah siapa lagi, kalau bukan salah orang-orang muslim.
Udah diajarin iman dan kebersihan tapi masih dibiarkan sampah-sampah berserakan. Seharusnya idolaislam kalau melihat sampah-sampah tolong di-buang ke tempatnya dong......jangan dibiarkan berserakan terus.....begitu juga umat moeslem se Indonesia...harus ikut ajaran tegas ini
Barangkali hanya Islam saja yang dengan gamblangnya membuat sebuah korelasi yang amat tegas antara kebersihan dan keimanan. Demikian tegasnya sampai-sampai kebersihan itu disebut sebagai sebuah bagian dari iman. Artinya, kita tidak bisa mengaku sepenuhnya beriman kalau belum peduli pada kebersihan. Rajin shalat, rajin shaum, taat bayar zakat, berhaji sepuluh kali, tetap saja tidak sempurna imannya kalau masih dekil sepanjang hari.
tapi masih jorok dan banyak sampah juga kan.....


Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya…

Maha Bener Allah....negara Singgapura sangat bersih sungguh umat beriman kepada Tuhan. Mungkin umat Islamnya yang beriman ya....?

wasalaaaaaam
User avatar
osho
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby MuridMurtad » Sat Apr 28, 2007 9:49 am

Pembersihan dalam Islam bukan kerena masalah HIGIENIS TAPI KERENA TAHAYUL :

- Bersihkan telinga dan hidung selama wudhu kerena Setan tinggal di lubang hidung dan di lipatan tubuh.
- Kalu tidak ada air boleh memakai debu atau tanah meskipun mengandung ta-hi kuda ato onta.
- Mandi menghilangkan pengaruh setan….(HR Muslim 5424)
- Kencing tidak boleh memegang burungnya dengan tangan kanan..
- Mandi pada hari jumat..
- Membersihkan badan dengan batu berjumlah ganjil………..
- Makanan yang jatuh ke lantai di makan setan…………………..
- dll.

Tahayul mengenai SETAN bisa dibersikan dengan AIR sangat digandrungi oleh YAHUDI (termasuk juga PHARISI, yang dalam Injil dikritik oleh al Masih) dan juga suku-suku SEMIT lainnya. Itulah sebabnya dalam banyak hal negara-negara Islam tetap aja jorok….kerena dasarnya bukan masalah higienis tapi tahayul………

TIDAK ADA korelasi antara iman dan kebersihan modern, kerena Singapore Negara kafir faktanya jauh lebih bersih ketimbang kedua Negara tetangganya yang Islam………….

JADI LEBIH TEPAT BUKAN ISLAM ITU BERSIH, TAPI ISLAM ITU TAHAYUL

--
MuridMurtad
 
Posts: 1172
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:49 pm

Postby kingking » Sat Apr 28, 2007 9:52 am

Setahu saya Muhammad mengajarkan cebok pake batu kerikil jumlah ganjil. Menurut kamu itu lebih bersih daripada cebok pake tissue?
kingking
 
Posts: 19
Joined: Mon Aug 14, 2006 7:31 am

Postby Eneng Kusnadi » Sat Apr 28, 2007 10:05 am

Bersih mukanya doank! kalau mau shalat cuci muka dulu , tapi gak cebok pake air!
User avatar
Eneng Kusnadi
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby somad » Sat Apr 28, 2007 10:57 am

Lagi lagi ini hanya sebuah jargon yang tidak berarti.

Seperti

Agama tauhid, damai, bersih, mudah dlsb

Rasanya itu semua adalah nonsens jika tidak disertai bukti yang KONKRIT

Siapa yang menyebabkan kerusakan dan kesengsaraan karena bom bunuh diri
Siapa yang tidak toleran terhadap Agama lain
Siapa yang menyebabkan keresahan dimasyarakat kita dengan segala tindakan kekerasan berdalih membela aqidah agama.
Siapa yang suka merusak rumah ibadah dengan dalih agama sesat dsb.
Siapa yang sehabis sholat jamaah di jalan yang meninggalkan kotoran.
Lihat langgar langgar didaerah terpencil tempat wudlunya menggunakan air kotor.

Anda kalau pernah jalan keluar negeri bandingkan Airport negara mana yang paling bersih,
dan negara mana yang memberikan rasa aman dan kagum pada pendatang asing.
Yang pasti bukan negara Islam,
malah kapir Jepang merupakan orang orang dengan kesadaran akan kebersihan paling tinggi dan menyediakan rasa aman paling baik.
Jalanan bersih, hotelnya bersih, tempat umum bersih, toko/warung/pasar bersih, Kereta api dan kendaraan umumnya bersih,
dan kita diyakinkan kalau kita memakai lavatorynya.
Dan mereka tidak gembar gembor loh jadi dibuktikan secara konkrit.

Jadi tidak perlu kita memaklumatkan bahwa Agama paling top dlsb,
yang hanya menghasilkan kenikmatan semu, lebih baik buktikan secara kongkrit.
User avatar
somad
 
Posts: 1026
Joined: Tue Sep 20, 2005 11:25 pm
Location: Indo

Postby ceceps01 » Sat Apr 28, 2007 11:23 am

Apa ga ada hal lain yg bisa dibanggakan ya?
User avatar
ceceps01
 
Posts: 1937
Joined: Mon Nov 13, 2006 2:23 pm

Postby murtad mama » Sat Apr 28, 2007 8:11 pm

ceceps01 wrote:Apa ga ada hal lain yg bisa dibanggakan ya?


oh ada minum kencing onta (apakah bersih juga???) :lol: :lol:

syap lalat :lol: :lol:

n kurma ajwa
User avatar
murtad mama
 
Posts: 4284
Joined: Tue Feb 06, 2007 7:16 pm
Location: Jl veteran 48 Kota Bekasi 17141 Jawa Barat <==== Alamat VOA-Islam :) :) :)

Postby namasamaran » Sat Apr 28, 2007 8:30 pm

Walah...walah... yg konkrit-konkrit aja deh coy... gak usah jauh2... coba lo pergi ke negeri kafir terdekat, Singapura misalnya, dan lalu kau bandingkan kebersihannya dengan kota2 yg paling bersih sekalipun di republik indonesia ini, mana yg lebih bersih dan tertib?

Postingan anda menggelikan sekali, menunjukkan bahwa anda (dan islam) memang sdg mengalami syndrome harga diri yg jatuh... alias nggak PD banget. Sampe -- maksa -- nyari2 pembenaran ttg kebersihan dari islam sgala. amit2 deh....

Tanpa islam, orang2 di belahan dunia timur termasuk nusantara (indonesia) sdh mengenal tradisi mandi (dengan guyuran air) dan kebersihan badan. Karena emang iklimnya tropis. itu bagian dari tradisi merespon alam saja. tak lebih. Emangnya sebelum islam masuk indonesia, orang2 jawa pada kagak pernah mandi gitu....????!!!

Walah....walah..... maksa banget seh ente?
Gak malu???
namasamaran
 

Postby alley_shatree » Sat Apr 28, 2007 8:45 pm

si non muslim diatas betingkahnya aja jorok....gua rasa badannya juga pada jorok...ngga heran kalo pikirannya ikut jorok, mulutnya jorok n bau, kata2nya kotor...pokoknya serba jorok deh. masalahnya di agamanya kali ngga ada syariat untuk bersuci...hukum bersuci aja gua jamin ngga bakal ada....jadi mau suci mau kagak ngga bakal dipikirin...ya ngga ?
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby alley_shatree » Sat Apr 28, 2007 9:04 pm

namasamaran wrote:Walah...walah... yg konkrit-konkrit aja deh coy... gak usah jauh2... coba lo pergi ke negeri kafir terdekat, Singapura misalnya, dan lalu kau bandingkan kebersihannya dengan kota2 yg paling bersih sekalipun di republik indonesia ini, mana yg lebih bersih dan tertib?

Postingan anda menggelikan sekali, menunjukkan bahwa anda (dan islam) memang sdg mengalami syndrome harga diri yg jatuh... alias nggak PD banget. Sampe -- maksa -- nyari2 pembenaran ttg kebersihan dari islam sgala. amit2 deh....

Tanpa islam, orang2 di belahan dunia timur termasuk nusantara (indonesia) sdh mengenal tradisi mandi (dengan guyuran air) dan kebersihan badan. Karena emang iklimnya tropis. itu bagian dari tradisi merespon alam saja. tak lebih. Emangnya sebelum islam masuk indonesia, orang2 jawa pada kagak pernah mandi gitu....????!!!

Walah....walah..... maksa banget seh ente?
Gak malu???


nilai2 Islam itu sudah banyak diserap oleh berbagai bangsa dan agama makanya ngga heran kalo orang sudah mengenal aturan dan kedisiplinan macam di Singapore...I think.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby namasamaran » Sat Apr 28, 2007 9:07 pm

Huahahaaha... oke.. oke... kalo begitu marilah kita meneladani cara si Mamad dlm hal kebersihan dengan cebok pake batu berjumlah ganjil!!!
Hahahahaaaaa..... kalo nabi islam saja cebok pake batu, lha kok para pengikutnya cebok pake air ya???? gak konsisten neh para muslim....!!!!
namasamaran
 

Postby ki_sabdopalon » Sat Apr 28, 2007 9:31 pm

nilai2 Islam itu sudah banyak diserap oleh berbagai bangsa dan agama makanya ngga heran kalo orang sudah mengenal aturan dan kedisiplinan macam di Singapore...I think.[/quote]

Anda ini mengada-ada saja seperti muslim-muslim yang lain. Memang jujur pada diri sendiri itu sulit bagi orang islam. Sejak kapan orang singapura tahu nilai2 islam bung dan tidak ada satupun aturan di singapura yang mengadopsi syariah. Mereka jadi disiplin dan bersih karena hasil pendidikan dan aturan yang rasional bukan karena percaya ajaran yang menjanjikan surga apalagi nilai-nilai islam yang primitif.

Anda tahu tidak kalau di singapura, bila anda membuang sampah sembarangan dan ketangkap polisi, apapun jabatan anda, apa konglomerat, gubernur atau bill gates sekalipun akan dihukum kerja sosial selama krang lebih 1 minggu mungutin sampah-sampah atau masuk penjara. Tidak ada denda uang untuk hal-hal seperti itu.

Jadi buang jauh-jauh ide bahwa banyak hal-hal baik di dunia sekarang berasal dari ajaran islam, itu omong kosong. Bahkan banyak hal-hal jahat, jelek dan buruk bersumber atau dilhami atau dianjurkan atau diperintahkan oleh ajaran islam.

Anda ini sebenarnya orang terjajah. Terjajah keyakinannya. Kalau orang terjajah tanah airnya jelas musuhnya. Terjajah secara ekonomi atau politik juga jelas musuhnya. Kalau terjajah keyakinan, musuhnya adalah diri anda sendiri. Kalau anda tetap mengabaikan pikiran-pikiran rasional anda dan terus menerus secara buta mengikuti ajaran takhyul, klenik dan irrasional macam islam, anda tidak pernah akan merdeka bahkan setelah badan fisik anda tidak berfungsi alias mati dan anda tinggal roh.
ki_sabdopalon
 
Posts: 188
Joined: Wed May 17, 2006 8:08 pm
Location: Jawa

Postby openyourmind » Sat Apr 28, 2007 9:40 pm

Kalo emang benar sang nabi besar cebok pake kerikil yang jumlahnya ganjil...kenapa para muslim engga ikutin sang nabi? Kalo sang nabi minum kencing onta sebagai obat, nah kenapa para muslim engga ikutin sang nabi? Kok engga konsisten...
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby alley_shatree » Sat Apr 28, 2007 9:45 pm

makanya penemu sabun dan sebagainya semua dipelopori oleh Islam...secara ngga sadar Islam sudah menyumbangkan kebersihan kepada dunia lewat sabun.
masalah bersuci dengan batu itu kan dalam keadaan darurat karena memang kondisinya sulit menemukan air.
makan babi pun boleh kalo dalam keadaan darurat.
wong diayat Qoran aja disebutkan bahwa allah menghendaki kemudahan bagimu....
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Foxhound » Sat Apr 28, 2007 9:53 pm

@Alley... makan babi pun boleh kalo dalam keadaan darurat... daruratnya kayak apa? Kalo nggak bisa nahan nafsu?
User avatar
Foxhound
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Re: Islam Itu Bersih

Postby suka damai » Sat Apr 28, 2007 10:01 pm

idolaislam wrote:sumber : http://akmal.multiply.com/journal/item/244

Islam Itu Bersih

...deleted...

Ahhh...........bersih apanya.

sewaktu kami dulu tinggal di asrama, bak mandinya satu ,dan panjang kira kira 10 meter, dan tingginya sama dengan tinggi "burung laki laki ". Mandinya , bisa sekali mandi 20an orang.
Disinilah letak masalahnya, teman teman yang moslem dan ingin sembayang dan malas bawa gayung atau timba....." burungnya" langsung di cuci di atas mulut bak tadi, akibatnya air bekas cucian " Burung " tadi masik lagi ke bak air. Sampai non moslem pada protes.


Bersih............?... nanti dulu

salam
suka damai
 
Posts: 43
Joined: Mon Jan 29, 2007 9:40 am
Location: SINGAPORE

Postby osho » Sat Apr 28, 2007 10:09 pm

alley_shatree wrote:makanya penemu sabun dan sebagainya semua dipelopori oleh Islam...secara ngga sadar Islam sudah menyumbangkan kebersihan kepada dunia lewat sabun.
masalah bersuci dengan batu itu kan dalam keadaan darurat karena memang kondisinya sulit menemukan air.
makan babi pun boleh kalo dalam keadaan darurat.
wong diayat Qoran aja disebutkan bahwa allah menghendaki kemudahan bagimu....

untung ada kamu Alley....
kalau ngak kami tak bisa bersih...karena tak ada sabun buat mandi...
terima kasih ya Alley
User avatar
osho
 
Posts: 2136
Joined: Fri Feb 02, 2007 8:29 am
Location: osho

Postby Foxhound » Sat Apr 28, 2007 10:18 pm

Islamnya nemu sabun, Nabinya cebok pakai batu.
User avatar
Foxhound
 
Posts: 5450
Joined: Sun Mar 18, 2007 6:02 pm
Location: FFI

Postby Eneng Kusnadi » Sat Apr 28, 2007 10:24 pm

Si Alley memang dudduullll quote sabun penemuan siapa?????
Memangnya Muhamad atau alloh atau jibril yang nemuin sabun????
Elo tahu darimana??? kacian , memang sarjana arab yang nemuin.
Tahu kenapa?
Onta-onta arab itu 800 tahun menjajah Spanyol sampaisampai tingkat higinitas orang spanyol mencapai titik terendah, kebetulan aja melihat orang yunani yang pakeannya panjang panjang lewat ditempat pemotongan hewan kurban yang menumpuk lemaknya ( elo jangan sekali-kali mikir orang yunani pada saat itu merayakan hari idul adha ya :lol: )
Dasar dudul si Alley, masih saja membanggakan onta arab, padahal penemuannya gak berkembang lagi, onta arab sekarang tambah **** kok!
Tapi bagus lah kalau banyak orang tambah ****, makin ringan hidup gue sebab makin sedikit saingan hidup! :lol: :lol: :lol: :lol: :lol:
User avatar
Eneng Kusnadi
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Next

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users