.

APA YANG MENARIK DARI ISLAM ?

Pembelaan bahwa Islam adalah ajaran dari Tuhan.

Postby hunter » Thu Feb 22, 2007 5:19 am

@bilal

Menurut saya, nilai - nilai moral manusia itu sebenarnya sama saja dari dulu sampai sekarang. Yang berbeda hanya cara - cara yang digunakan untuk membelokkan nilai - nilai itu dengan berbagai alasan untuk membenarkan perbuatannya yang salah walaupun jelas bertentangan dengan nilai moral itu. Jadi saya tidak setuju jika anda katakan nilai moral kemanusiaan itu berubah - ubah dari zaman ke zaman.

Seperti contoh saya tadi :
Membunuh itu dari dulu sampai kini tetaplah tidak benar. Tapi banyak orang dari zaman ke zaman berusaha membelokkan nilai moral yang sebenarnya dengan membuat pengecualian - pengecualian bahwa membunuh tidak boleh kecuali untuk masalah ini dan masalah itu, dst. Tapi nilai moral yang sebenarnya tetap TIDAK BOLEH MEMBUNUH.

Bahkan sampai 2000 tahun yang akan datang pun MEMBUNUH tetaplah tidak benar. Bahkan hukum manusia pun mengatur itu, bahwa walau dengan alasan membela diripun, anda tetap harus dihukum atas perbuatan itu. Jika ada agama lantas mengizinkan manusia melakukan itu dengan alasan - alasannya, bukankah berarti agama itu justru tidak lebih baik dari aturan manusia.

Kita sudah melihat begitu banyak bangsa besar yang dulu menjadi raksasa dengan perang, kini hanya menjadi sebuah bangsa yang kecil. Karena memang kekerasan apapun alasannya hanya akan membuat orang itu menurutinya karena belum mampu melawannya. Tapi ketika dia bisa melawannya, maka diapun akan melawan atas penindasan yang dialaminya. Itulah kehidupan manusia yang paling manusiawi. Tapi justru tindakan - tindakan itu hanya akan menambah masalah - masalah baru dan manusia jadi terjebak dalam jebakannya sendiri yang telah dengan berbagai alasan membenarkan tindakannya yang salah itu.

Oleh karena itu jika ada agama yang kemudian mengijinkan pembunuhan itu dengan alasan apapun, maka agama itu hanya akan memjadi tempat bersandar manusia - manusia yang ingin mencari pembenaran dari kesalahan - kesalahannya. Agama ini menurut saya hanya akan membuat manusia menjadi tidak lagi mengenal kebenaran nilai - nilai kemanusiaan yang paling hakiki dah hanya akan menjadi sumber kehancuran moral itu sendiri.

Apakah Islam memiliki nilai - nilai moral yang lebih tinggi dari nilai moral kemanusiaan seperti yang saya jabarkan di atas sebagi salah satu yang menarik dari islam sehingga anda memilihnya sabagai petunjuk hidup?
User avatar
hunter
 
Posts: 785
Joined: Thu Jan 25, 2007 1:10 am

Postby SavioR » Thu Feb 22, 2007 8:56 am

Mw tw apa yg menarik dr islam....??

MEreka di janjikan 72 Bidadari di syurga.Dan.... kl mereka berjihat,meskipun membunuh orang mereka akan masuk kedalam syurga.
Dan ini yg paling menarik... Kitab Suci mereka Quran di Kirim langsung oleh Allah dan di tujukan kepada MAMAD.....

Menarik bgt kan islam itu.....?
User avatar
SavioR
 
Posts: 1460
Joined: Wed Oct 04, 2006 10:57 am
Location: - AnTarTiCa -

Postby Rashidi » Thu Feb 22, 2007 9:24 am

bicara soal 72 bidadari dir syurga, sekarang IRAN yg berencana untuk membuat pulau lesbi
pulau yg hanya di huni oleh wanita

disana para wanita tidak perlu memakai burqa ataupun jilbab, dan karena semua wanita membuka semua pakaian penutup dengan bebas juga tidak masalah

ayo muslimah yg lesbi, pergi ke iran!
User avatar
Rashidi
 
Posts: 1222
Joined: Wed Sep 14, 2005 10:15 pm

Postby cahkangkung » Thu Feb 22, 2007 9:30 am

Hmm...setelah dilihat2 dipertimbangkan kiri kanan, keliatan bahwa Islam menarik karena merupakan satu agama yang menerapkan sistem Point Reward, ato yang bagi yang suka pergi ke LN namanya Milleage (pahala).

Emang ini namanya agama saudagar Arab, yang segala sesuatunya diiming2i oleh keuntungan besar yang direken dan dikembalikan nanti dengan bunga2nya, tapi di lain sisi seseorang menjadi tertarik karena ancaman2nya, takut karena konsekwensinya.
User avatar
cahkangkung
 
Posts: 1429
Joined: Mon Sep 25, 2006 8:43 am
Location: Malta

Postby hunter » Thu Feb 22, 2007 11:18 am

@bilal

Apakah anda masih mengudara di frekuensi yang sama dengan saya?
User avatar
hunter
 
Posts: 785
Joined: Thu Jan 25, 2007 1:10 am

Postby bilal » Thu Feb 22, 2007 5:01 pm

Dear pak Hunter,

- Menurut saya tetap bahwa moral (baik/buruk) manusia itu selalu berubah baik karena perbedaan tempat, perbedaan generasi, apalagi perbedaan abag. Pada jaman dahulu semasa Firaun sampai jaman Jahiliyah masalah perbudakan bukan suatu yang melanggar moral. --- karena apa , karena diterima oleh masyarakat, baik oleh majikan maupun oleh budaknya.

Kembali kemasalah moral, anda mengambil salah satu contoh diperbolehkannya membunuh dalam agama Islam, dengan alasan-alasan tertentu.

Menurut anda (agama yg anda yakini): bahwa manusia tidak dibenarkan membunuh manusia lainnya dengan alasan apapun juga.===mhn klarifikasi..

Bagaimana dengan kasus :
1. Jika kita berada dalam peperangan ! kalau kita tidak membunuh pasti kita dibunuh.
(menurut moral anda maupun aturan agama anda)

2. Bagaimana kita membunuh karena kita mempertahankan hak/ membela diri. !!!

Klarifikasi pernyataan anda :
""""Oleh karena itu jika ada agama yang kemudian mengijinkan pembunuhan itu dengan alasan apapun, maka agama itu hanya akan memjadi tempat bersandar manusia - manusia yang ingin mencari pembenaran dari kesalahan - kesalahannya. Agama ini menurut saya hanya akan membuat manusia menjadi tidak lagi mengenal kebenaran nilai - nilai kemanusiaan yang paling hakiki dah hanya akan menjadi sumber kehancuran moral itu sendiri."""""

Sdr. hunter, saya ingin mengetahui apa yang anda maksud dengan nilai kemanusia yang paling hakiki !!!

Menurut saya, walaupun semua manusia menganggap itu sesuatu yang baik / benar belum tentu dimata tuhan.

tetapi

Jika Tuhan menganggap itu baik dan benar walaupun semua manusia tidak menganggap benar. tetap itu adalah hal yang benar secara hakiki.

Salah satu contoh :
Islam dan Yahudi, menetapkan hukum bahwa orang yang telah berkeluarga tetapi melakukan perjinahan, maka orang tersebut harus di rajam (harus dilempari dengan batu) sampai mati.
Apa yang anda lihat dari nilai diatas.

Dan di Kristen, malahan jika mata anda berjinah lebih baik cokel mata anda. itu lebih baik bagi anda?
Apa yang anda lihat dari nilai diatas.


===== Apakah Islam memiliki nilai - nilai moral yang lebih tinggi dari nilai moral kemanusiaan seperti yang saya jabarkan di atas sebagi salah satu yang menarik dari islam sehingga anda memilihnya sabagai petunjuk hidup? ======

Benar , Islam kaya akan nilai-nilai moral, dan Islam sesuai Fitrah manusia. Islam bukan hanya agama, Islam adalah cara hidup yang benar, kalau di dunia kerja mungkin disebut Standar Operating Procedure. Dimana jika kita mengikuti semua procedure yang telah Tuhan buat, maka kita akan selamat dunia akherat.
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Postby openyourmind » Thu Feb 22, 2007 5:21 pm

YG menarik dari islam (gw pribadi nih) yaitu janji akan surga yg dipenuhi oleh bidadari bahenol sebanyak 72 org dan tetap perawan...itu aja sih.
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby babenya muhammad » Thu Feb 22, 2007 5:32 pm

YG menarik dari islam (gw pribadi nih) yaitu janji akan surga yg dipenuhi oleh bidadari bahenol sebanyak 72 org dan tetap perawan...itu aja sih.


tulllllllllll, gw tambahin nih, boleh poligami itu yg paling jelas dan enak, soalnya udh boleh dilakukan di dunia sekarang ini, gak mesti nunggu koit dulu
User avatar
babenya muhammad
 
Posts: 1847
Joined: Sun Jan 21, 2007 11:08 am

Postby dantox » Thu Feb 22, 2007 5:36 pm

ini pertama kali posting...
aku kecewa akan kata-kata kalian...

apakah kalian akan memainkan agama selalu?
apakah niat membandingkan agama yang ada dipikiran kalian benar?
apakah jawaban tercapai dari semua ini?

ingat
"aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah"
"dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah"
"dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah"
"dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah"
"untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku"
dantox
 
Posts: 7
Joined: Tue Feb 20, 2007 10:37 am

Postby hunter » Thu Feb 22, 2007 7:00 pm

bilal wrote:Dear pak Hunter,
Menurut saya tetap bahwa moral (baik/buruk) manusia itu selalu berubah baik karena perbedaan tempat, perbedaan generasi, apalagi perbedaan abag. Pada jaman dahulu semasa Firaun sampai jaman Jahiliyah masalah perbudakan bukan suatu yang melanggar moral. --- karena apa , karena diterima oleh masyarakat, baik oleh majikan maupun oleh budaknya.


Baiklah jika anda tetap beranggapan bahwa perlakuan dan kelakuan jelek yang dilakukan manusia pada contoh yang anda berikan di atas, anda anggap sebagai NILAI MORAL YG BENAR dan bukan merupakan PEMBENARAN seperti yang saya katakan, karena anda lebih condong pada pandangan bahwa masalah moral merupakan masalah KESEPAKATAN.

bilal wrote:Kembali kemasalah moral, anda mengambil salah satu contoh diperbolehkannya membunuh dalam agama Islam, dengan alasan-alasan tertentu.

Menurut anda (agama yg anda yakini): bahwa manusia tidak dibenarkan membunuh manusia lainnya dengan alasan apapun juga.===mhn klarifikasi..

Bagaimana dengan kasus :
1. Jika kita berada dalam peperangan ! kalau kita tidak membunuh pasti kita dibunuh.
(menurut moral anda maupun aturan agama anda)

2. Bagaimana kita membunuh karena kita mempertahankan hak/ membela diri. !!!

Klarifikasi pernyataan anda :
""""Oleh karena itu jika ada agama yang kemudian mengijinkan pembunuhan itu dengan alasan apapun, maka agama itu hanya akan memjadi tempat bersandar manusia - manusia yang ingin mencari pembenaran dari kesalahan - kesalahannya. Agama ini menurut saya hanya akan membuat manusia menjadi tidak lagi mengenal kebenaran nilai - nilai kemanusiaan yang paling hakiki dah hanya akan menjadi sumber kehancuran moral itu sendiri."""""


Sebelumnya, mohon maaf jika anda merasa bahwa contoh yang saya ambil sebegai sebuah "pernyataan pandangan tentang islam". Sekali - kali bukan, itu semata hanya contoh dari bejatnya sebuah prilaku manusia.

Anda bertanya menurut agama saya? Apakah kita sudah masuk dalam diskusi yang lebih dalam lagi?. Saya tidak ingin kita berbicara ke arah perdebatan antara agama anda dan agama saya. Justru bukankah kini kita ingin berdiskusi tentang "Apa yang menarik dari Islam?". Sehingga diskusi kita saya harap tetap pada topik itu.

Mengenai keadaan perang. Mungkin ada baiknya kita bertanya lagi APAKAH PERANG ITU BAIK? Ketika sebuah negara lain menyerang kita, maka manusiawi sekali bahwa kita mempertahankan diri. Tapi sejarah sudah mencatat bahwa walau dengan tujuan mempertahankan diri sekalipu, perang bukanlah sebuah pilihan yang benar dan perang bukanlah satu - satunya cara untuk melawan serangan, jika anda mengerti maksud saya. Sehingga menurut saya, apapun alasan anda untuk membunuh baik karena anda sedang kelaparan maupun karena anda terancam dibunuh, maka pilihan itu tidaklah benar. Apakah ketika anda berhasil membunuh orang yang ingin membunuh anda, berarti permasalahan menjadi selesai? Bagaimana dengan akibat lain setelah itu? :

Pukul karena dipukul = berkelahi
Bunuh karena dibunuh = saling membunuh

Apakah yang terjadi jika semua orang mengambil pilihian itu untuk membenarkan keputusannya? Jelas menurut saya adalah BABAR & PERSELISIHAN YANG TIADA AKHIR. Apakah ini keadaan yang menarik menurut anda? Bukankah semua peperangan yang telah terjadi dan saling membunuh dan menyakiti itu selalu berakhir dengan satu cara yang seharusnya di ambil pertama kali? YA! KESEPAKATAN DAMAI. Kenapa manusia mengambil keputusan itu sebagai pilihan terakhir setelah kehancuran terjadi di mana - mana?. Jelas bahwa itu terjadi karena akhirnya mereka menyadari tidak ada baiknya apa yang mereka berdua lakukan walau kelihatannya sudah terlambat, tapi lagi - lagi manusia akan mengatakan "Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki diri" sebagai kata - kata paling tepat untuk menutupi kebodohan masa lalu itu :)

bilal wrote:Sdr. hunter, saya ingin mengetahui apa yang anda maksud dengan nilai kemanusia yang paling hakiki !!!

Menurut saya, walaupun semua manusia menganggap itu sesuatu yang baik / benar belum tentu dimata tuhan.

tetapi

Jika Tuhan menganggap itu baik dan benar walaupun semua manusia tidak menganggap benar. tetap itu adalah hal yang benar secara hakiki.

Salah satu contoh :
Islam dan Yahudi, menetapkan hukum bahwa orang yang telah berkeluarga tetapi melakukan perjinahan, maka orang tersebut harus di rajam (harus dilempari dengan batu) sampai mati.
Apa yang anda lihat dari nilai diatas.

Dan di Kristen, malahan jika mata anda berjinah lebih baik cokel mata anda. itu lebih baik bagi anda?
Apa yang anda lihat dari nilai diatas.


Sekali lagi saya sedang tidak ingin membicarakan tentang agama saya, karena saya tidak pada posisi untuk membuat anda percaya ajaran agama saya, tapi pada posisi untuk mencoba mencari tahu jalan pikiran anda yang kemudian memilih Islam.

Pada contoh paling atas :
"Islam dan Yahudi, menetapkan hukum bahwa orang yang telah berkeluarga tetapi melakukan perjinahan, maka orang tersebut harus di rajam (harus dilempari dengan batu) sampai mati."

Menurut saya justru perlakuan keras di atas tidak akan membuat manusia tidak lagi berzinah bukan? Walau anda menerapkan hukuman gantung sekalipun, zinah akan terus terjadi secara tersembunyi. Seperti yang saya katakan bahwa : ATURAN KERAS HANYA AKAN DIPATUHI OLEH ORANG YANG BELUM BISA MELAWAN-NYA, Ketika dia mampu melawannya baik karena posisi-nya sebagai penguasa atau yang bisa mengendalikan keadaan, maka si manusia tadi akan MENGHALALKAN PERZINAHAN ITU dengan alasan dan alasan lagi seperti misalkan memiliki banyak istri dan gundik seperti contoh kehidupan raja - raja zaman dulu.

Orang - orang yang tidak mampu untuk menafkahi banyak istri namun memiliki libido yang tinggi, akan melakukan zinah dan hukuman keras terjadi kepadanya. Tapi orang - orang yang memiliki kekuasaan dan harta dengan mudah mengawini dan menceraikan dan itu bukanlah zinah. Tentu ini adalah KEADILAN SEMU.

Kita tidak perlu menghakimi kesalahan orang lain hanya karena kita BELUM MELAKUKANNYA atau karena kita BISA MELAKUKAN VERSI YG HALAL dari sebuah yang DI HARAMKAN. Karena itu tidaklah benar. Semua manusia memiliki hak untuk menentukan apa yang ingin di lakukannya. Ketika manusia di ciptakan pertama kalipun, tidaklah ada PEMIMPIN, HAKIM, Dst. Manusia diciptakan sebagai PRIBADI dan dia harus bertanggung jawab sebagai pribadi, kepada diri sendiri dan kepada TUHAN Penciptanya.

Jadi menurut saya. Nilai Moral yang paling hakiki adalah TIDAK MELAKUKAN KEJAHATAN APAPUN DENGAN ALASAN APAPUN. Seperti contoh saya sebelumnya bahwa HUKUM DUNIA ini juga menetapkan hal yang sama yaitu bahwa walau anda membunuh demi membela diripun, Anda tetap bersalah dan harus di hukum. Jika agama tidak memiliki aturan moral yang lebih tinggi dari itu, maka saya rasa agama itu hanya akan menjadi sarang orang - orang munafik yang mencoba mencari pembenaran dari kesalahannya sehingga ia merasa tidak bersalah.

bilal wrote:===== Apakah Islam memiliki nilai - nilai moral yang lebih tinggi dari nilai moral kemanusiaan seperti yang saya jabarkan di atas sebagi salah satu yang menarik dari islam sehingga anda memilihnya sabagai petunjuk hidup? ======

Benar , Islam kaya akan nilai-nilai moral, dan Islam sesuai Fitrah manusia. Islam bukan hanya agama, Islam adalah cara hidup yang benar, kalau di dunia kerja mungkin disebut Standar Operating Procedure. Dimana jika kita mengikuti semua procedure yang telah Tuhan buat, maka kita akan selamat dunia akherat.


Baiklah jika memang anda merasa ISLAM benar - benar menerapkan hukum yang memiliki nilai lebih tinggi dari HUKUM MANUSIA dan tidak ada celah bagi para pembuat cabul untuk membuat VERSI HALAL dari PERCABULANNYA dan membuat orang yang tidak mampu melakukan versi halal itu hanya dapat melakukannya sembunyi - sembunyi dan jadi orang munafik. Saya sangat mendukung pilihan anda pada islam.
User avatar
hunter
 
Posts: 785
Joined: Thu Jan 25, 2007 1:10 am

Postby dantox » Fri Feb 23, 2007 8:54 am

semoga Allah SWT memberikan kalian semua hidayah...
Hal ini tidak mungkin berakhir karena semua berpendapat dirinyalah yang paling benar...
Kebenaran semua milik Allah, jangan beranggapan diri kita benar dengan membandingkan milik orang lain....
tapi yakinilah terlebih dahulu dengan mendalam, pahamilah dan kita akan temukan jawabannya dengan izin Allah SWT....
dantox
 
Posts: 7
Joined: Tue Feb 20, 2007 10:37 am

Postby bilal » Fri Feb 23, 2007 10:19 am

Pagi pak hunter,;

Ref pendapat anda
Jadi menurut saya. Nilai Moral yang paling hakiki adalah TIDAK MELAKUKAN KEJAHATAN APAPUN DENGAN ALASAN APAPUN. Seperti contoh saya sebelumnya bahwa HUKUM DUNIA ini juga menetapkan hal yang sama yaitu bahwa walau anda membunuh demi membela diripun, Anda tetap bersalah dan harus di hukum. Jika agama tidak memiliki aturan moral yang lebih tinggi dari itu, maka saya rasa agama itu hanya akan menjadi sarang orang - orang munafik yang mencoba mencari pembenaran dari kesalahannya sehingga ia merasa tidak bersalah.

Saya ingin balik bertanya , apakah dengan kasus-kasus yang saya contohkan diatas merupakan suatu tindakan kejahatan? tidak pak hunter. Justru suatu tindakan terhormat.
===disini sebenarnya perbedaan mendasar antara saya dan anda ===
saya teringat film yang diputar di TV kalau tidak salah judulnya Warrior Earth...Seorang Samurai Jepang mengatakan

Tidak selamanya membunuh adalah suatu kejahatan,
tetapi
dengan tidak membunuh (diam) bisa merupakan suatu tindakan kejahatan.

Pak hunter
apa definisi"Kejahatan" menurut anda ????
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Postby SavioR » Fri Feb 23, 2007 11:54 am

dentox wrote:semoga Allah SWT memberikan kalian semua hidayah...


Gw gak perlu hidayah dr Allah SWT mu....
Yg gw perlu hanya pengampunan atas semua dosaku oleh Allah Bapa di surga
User avatar
SavioR
 
Posts: 1460
Joined: Wed Oct 04, 2006 10:57 am
Location: - AnTarTiCa -

Postby hunter » Sun Feb 25, 2007 3:46 am

bilal wrote:Saya ingin balik bertanya , apakah dengan kasus-kasus yang saya contohkan diatas merupakan suatu tindakan kejahatan? tidak pak hunter. Justru suatu tindakan terhormat.
===disini sebenarnya perbedaan mendasar antara saya dan anda ===
saya teringat film yang diputar di TV kalau tidak salah judulnya Warrior Earth...Seorang Samurai Jepang mengatakan

Tidak selamanya membunuh adalah suatu kejahatan,
tetapi
dengan tidak membunuh (diam) bisa merupakan suatu tindakan kejahatan.


Seperti saya katakan secara manusia mungkin menghukum itu adalah ADIL, tapi apakah itu manusiawi itu yang menjadi masalah. Menurut anda sendiri, apakah anda benar - benar bisa 100% tidak akan tergoda oleh niat buruk untuk melakukan yang jahat? Apakah ketika kemudian anda tertangkap tangan melakukan kejahatan itu anda benar - benar ingin dihukum dan disiksa oleh orang lain?. Saya berharap bahwa anda dapat menjawab dengan jujur. Apakah yang anda butuhkan ketika anda tertanggkap tangan berbuat dosa? Kesempatan untuk memperbaiki diri ATAU dihukum dan dirajam?

Secara manusia juga ada benarnya bahwa kadang kala membunuh adalah tindakan yang bisa membawa kemaslahatan bagi manusia seperti membunuh seorang pembunuh keji misalnya. Tapi jangan lupa bahwa katika anda membunuhnya, berarti anda sedang melakukan juga sebuah pembunuhan yang tidak akan membuat anda jadi beda dan lebih baik dari pembunuh itu sendiri. Seperti misalkan seorang wanita yang harus mengambil resiko kehilangan nyawanya dengan meracuni seorang pembunuh keji yang telah mengakibatkan keluarganya mati ? Apakah menurut anda yang dilakukan wanita tadi benar atau salah?. Saya rasa secara manusia itu wajar saja. Tapi apakah kemudian apa yang dilakukannya itu bisa menyelesaikan masalah? Tentu tidak. Justru masalah - masalah baru bermunculan. Orang - orang yang menganggap tindakan wanita itu salah, tentu akan mengambil tindakan dan begitu juga sebaliknya. Jadi jelas bahwa TIDAK MEMBUNUH APAPUN ALASANNYA bagi kedua belah pihak adalah solusi yang memiliki NILAI MORAL KEMANUSIAAN yang terbaik.

bilal wrote:Pak hunter
apa definisi"Kejahatan" menurut anda ????


Kejahatan adalah sebuah tindakan yang membuat orang lain dirugikan dalam bentuk terkecil sekalipun baik secara langsung dan tidak langsung bahkan ketika anda tidak menyadarinya sama sekali.

Itulah arti kejahatan yang sebanarnya menurut saya. Ketika anda makan di depan orang yang sedang kelaparan, walau anda tidak tahu dan dia pun tak memberitahukannya tanpa anda sadari andapun telah melakukan kejahatan. Itulah kemudian mengapa secara sopan santun, kita harus menawarkan makanan itu kepada orang lain yang melihat kita makan walau kita tidak mengenalnya sama sekali. Itu akhlak yang baik dan memiliki nilai moral yang tertinggi. Tapi sekali lagi walau kita tahu itu yang terbaik, kita tetap saja sering lupa dan melupakannya dengan berbagai alasan pembenaran diri untuk itu.

Demikian pak Bilal jawabannya. Saya sudah coba sebaik dan seringkas mungkin menerangkannya. saya tunggu tanggapan anda selanjutnya
User avatar
hunter
 
Posts: 785
Joined: Thu Jan 25, 2007 1:10 am

Postby islambuster » Sun Feb 25, 2007 8:42 am

dantox wrote:ini pertama kali posting...
aku kecewa akan kata-kata kalian...

apakah kalian akan memainkan agama selalu?
apakah niat membandingkan agama yang ada dipikiran kalian benar?
apakah jawaban tercapai dari semua ini?

ingat
"aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah"
"dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah"
"dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah"
"dan kamu tidak pernah menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah"
"untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku"

E.G.P.
User avatar
islambuster
 
Posts: 1035
Joined: Fri Sep 01, 2006 1:12 pm

Postby islambuster » Sun Feb 25, 2007 8:47 am

MENARIK KALO LIAT SESAMA ISLAM BUNUH-BUNUHAN..ALHAMDULILEH..Suicide bomber kills 39 at Iraqi mosque By BRIAN MURPHY, Associated Press Writer
12 minutes ago



A suicide truck bomber sent a deadly storm of metal, stone and jagged plaster through worshippers leaving a Sunni mosque Saturday, killing at least 39 in a possible sign of escalating internal Sunni battles between insurgents and those who oppose them.

The motive for the attack was not immediately clear. But it carried the hallmarks of an increasingly bloody struggle for control of Anbar province — a hotbed of anti-U.S. guerrillas since the uprising in Fallujah in 2004 that galvanized the insurgency.

U.S. military envoys and pro-government leaders have worked hard to sway clan chiefs and other influential Anbar figures to turn against the militants, who include foreign jihadists fighting under the banner of al-Qaida in Iraq. The extremists have fought back with targeted killings and bombings against fellow Sunnis.

The blast in Habbaniyah — in the heart of insurgent territory about 50 miles west of Baghdad — was among the deadliest against civilians in Anbar.

The imam of the mosque had spoken out against extremists — most recently in this Friday's sermon, residents said. Many people in the neighborhood work for the Iraqi military and police forces, who frequently come under militant attack.

The truck, filled with building materials such as stone and plaster board, was blown apart as worshippers left following mid-afternoon prayers.

Rescuers, including U.S. soldiers, pulled survivors from the debris. The U.S. military sealed off the area and said it opened its medical facilities to "the most life-threatening injuries" among the more than 60 hurt.

Police official Lt. Abdul-Aziz Mohammed placed the death toll at 39, but authorities warned it could rise. The U.S. military said it was a suicide attack.

The attack came a day after U.S. troops raided a factory complex in Fallujah full of propane tanks and industrial chemicals that the military said could be used to make bombs. Back-to-back bombings in the past week released chlorine gas and raised worries that insurgents were experimenting with chemicals to boost the terror level of their attacks.

At least 14 people were killed in bombings around Baghdad — most targeting Shiite areas — even as U.S.-Iraqi forces press ahead with neighborhood-by-neighborhood sweeps seeking to reclaim control of the city. After nightfall, nearly 20 strong blasts reverberated through Baghdad in a reported exchange of fire between U.S. troops and insurgents south of the capital.

"There is no safe shelter for all outlaws," said Prime Minister Nouri al-Maliki, who reported that 426 militants have been captured since the campaign began Feb. 14.

But the crackdown also has sent Sunni insurgents fleeing the city to the nearby province of Diyala, which has emerged as a new and busy front for U.S. troops.

It's become so volatile that the Pentagon may delay plans to turn over control of Diyala to the Iraqi military by the end of the year, Maj. Gen. Benjamin Mixon told The Associated Press.

"The potential is there" to hand over Iraq's other 17 provinces "except in Diyala, where the future remains in question," said Mixon, commander of U.S. forces in northern Iraq, which includes Diyala.

Diyala, northwest of Baghdad, is known as "Little Iraq" because of its near-equal mix of Sunni and Shiite Arabs as well as Kurds — the country's three major groups. Al-Qaida in Iraq leader Abu Musab al-Zarqawi, a Jordanian, was killed in a U.S. airstrike in Diyala last year. Sunni extremists claim Diyala's capital, Baqouba, as the seat of an Islamic state in Iraq.

Direct fire attacks on U.S. soldiers are up 70 percent in Diyala since last summer, and fierce battles have raged since the Baghdad security plan was launched.

"We're working our way into the Baghdad security plan, and we won't be into the thick of it until late spring or summer. I expect more violence in Diyala through then," Mixon said.

Shiite compliance is essential for the Baghdad plan to work. Shiite leaders have apparently ordered their militia, including the powerful Mahdi Army, not to confront the security operation.

But the cooperation has been suddenly strained after U.S. military border guards stopped and searched the heir-apparent of the largest Shiite political group.

"Is this the way to deal with a national figure? This does not conform with Iraq's sovereignty," said Amar al-Hakim, 35, who was taken into custody for nearly 12 hours Friday after crossing from Iran with body guards.

Al-Hakim's father, Abdul-Aziz al-Hakim, heads the Supreme Council for the Islamic Revolution in Iraq, or SCIRI, which has close ties with Iran and is the strongest voice in Iraq's 275-seat parliament. In December, he met President Bush at the White House.

The younger al-Hakim — whom many believe is being groomed to take over the group — said U.S. soldiers handcuffed and blindfolded him before his release and "strongly abused" his bodyguards. He said cellular phones, licensed weapons and two-way radios were among items confiscated.

U.S. Ambassador Zalmay Khalilzad quickly apologized. A U.S. military statement called the detention "unfortunate" but insisted al-Hakim was not mistreated.

"It is not a question of offering apologies," al-Hakim told a news conference in the Shiite holy city of Najaf, about 100 miles south of Baghdad. "We need clear and honest measures to prevent such incidents from happening again."

The convoy was using the same route Washington believes is used to keep powerful Shiite militias flush with weapons and aid. There was widespread speculation that U.S. officials were seeking to send a message to Iran that the borders are under much tighter scrutiny.

About 8,000 people demonstrated near the Imam Ali mosque in Najaf against the detention. Similar rallies were held in Baghdad and across Shiite-dominated southern Iraq.

The protests, however, were relatively small considering the influence of the al-Hakim family, indicating they were mainly aimed at sending a warning to the Americans.

Vice President Adil Abdul-Mahdi, a Shiite and a top leader in the parliamentary bloc controlled by al-Hakim's father, described the behavior of the U.S. troops involved in the detention as "inappropriate, foolish and haphazard."

President Jalal Talabani, a Kurd, called the detention "uncivilized and inappropriate."

___

Associated Press writer Lauren Frayer in Tikrit contributed to this report.
User avatar
islambuster
 
Posts: 1035
Joined: Fri Sep 01, 2006 1:12 pm

Postby bilal » Mon Feb 26, 2007 2:07 pm

Slmt Siang pak hunter,

maaf saya tidak membicarakan agama anda. (saya tidak tahu agama anda) yang diatas hanya contoh bahwa hukum (anggaplah menurut manusia
seperti "kekerasan" seperti "tidakmanusiawi" seperti "melanggar hak asasi") ada di agama kristen juga.

Saya melihat statement anda adalah suatu kondisi yang sangat ideal. Dimana manusia tidak akan melakukan kejahatan ===baik membunuh, berperang, dll === apapun walaupun seperti hal yang tekecil seperti kasus contoh anda makan didepan orang lain.

Pak hunter, Tuhan telah menciptakan manusia dengan dibekali akal dan nafsu. dengan akal manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. dengan nafsu manusia bisa melakukan hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk. bahkan karena nafsu manusia,bila ia berbuat jahat bisa
lebih jahat dari binatang, karena nafsunya seorang manusia (keserakahannya) maka semua yang ada dimuka bumi ini tidaklah cukup untuk seorang manusia yang tamak lagi serakah.
manusia bukanlah malaikat yang sama sekali bebas dari dosa dan kesalahan.
Manusia sudah ditakdirkan untuk menjadi makhluk seperti yang sekarang. tetapi manusia yang beriman dan bertakwa ====Takwa di Islam bisa dikatakan menjauhi segala larangan Tuhan dan menjalankan segala perintah Tuhan, saya meyakini jika seorang Islam yang benar-benar bertakwa dia akan menawari orang lain makan, seperti kasus yang anda contohkan diatas ==== bisa lebih mulia derajatnya dari malaikat. Juga manusia-manusia yang tidak beriman dan bertakwa kepada Allah seyogyanya lebih hina dari binatang.

Masalah rajam untuk penzina, terlepas apakah menurut anda melanggar hak asasi yang paling hakiki, tetapi kalau Allah sudah tentukan hukum. Muslim wajib mematuhinya. Alasan anda untuk bertaubat dan sebagainya itukan menurut sifat anda sebagai manusia.
Anda mengatakan bahwa jika hukum rajam dilaksanakan bakal tidak ada penzina??? saya tidak tahu pasti, tapi minimal tidak sedahsyat sekarang dimana perjinahan sudah merajalela. Minimal seorang akan berpikir ulang melakukan hal tersebut jika hukum tersebut dijalankan.

Apakah kondisi saat ini dimana sebagian orang sudah menghalalkan free sex,lesbian, homoseksual sesuai dengan fitrah anda sebagai manusia !!!!! sesuai dengan hak asasi manusia !!!!

Islam sebagai agama yang sesuai dengan fitrah / jatidiri manusia sudah dengan sempurna menentukan hukum-hukum dan cara hidup bagi manusia.

htr nhn
bilal
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Postby openyourmind » Mon Feb 26, 2007 2:28 pm

Apakah kondisi saat ini dimana sebagian orang sudah menghalalkan free sex,lesbian, homoseksual sesuai dengan fitrah anda sebagai manusia !!!!! sesuai dengan hak asasi manusia !!!!

Apakah dalam islam sendiri tidak ada perilaku freesex, homo and lesbian? Jika ada dan ketahuan, pasti sangsinya sangat berat. Entah dirajam atau dicambuk. Nah bukannya itu (homosex and lesbian) adalah bagian dari hak asasi seorg manusia, meskipun dimata agama adalah salah.
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby dantox » Mon Feb 26, 2007 3:36 pm

Islam sebuah agama yang indah...
yang dapat membedakan antara umatnya yang beriman dan munafik. membedakan kesesatan dan jalan yang lurus.

Islam mengajarkan akan kesopanan dalam kehidupan...
Islam mengajarkan kehidupan antar umat beragama...
Islam mengajarkan perdamaian...
Islam mengajarkan hukum tegas bagi mereka yang melanggar...

Mungkin pertanyaan kalian adalah masalah perdamaian sendiri..

Banyak orang bilang Islam adalah agama yang keras, sarang teroris, sarang pembunuhan...

mungkin sebagian anda tahu, bahwa provokasi kepada Islam telah banyak terjadi...
dalangnya pun sangat samar walaupun sekarang telah terbukti...

mengapa Islam sering perang saudara? jelas provokasi setanlah kuncinya...
mengapa Islam sering menyerang Israel? jelas saja harus diserang! mereka bukan lah negara yang sah! Israel musuh seluruh umat didunia.
mengapa di Poso atau daerah konflik sering terjadi pertikaian antar umat?
jelas saja siapa dulu provokatornya...


negeri kita sedang diserang secara sembunyi2...
dengan Islamlah aku dapat menemukan jalan yang lurus...


walau caci maki terhadap agama Islam terus datang...
Islam sebagai jalan hidupku...
dantox
 
Posts: 7
Joined: Tue Feb 20, 2007 10:37 am

Postby hunter » Mon Feb 26, 2007 11:09 pm

Selamat malam pak Bilal

bilal wrote:Pak hunter, Tuhan telah menciptakan manusia dengan dibekali akal dan nafsu. dengan akal manusia bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. dengan nafsu manusia bisa melakukan hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk. bahkan karena nafsu manusia,bila ia berbuat jahat bisa
lebih jahat dari binatang, karena nafsunya seorang manusia (keserakahannya) maka semua yang ada dimuka bumi ini tidaklah cukup untuk seorang manusia yang tamak lagi serakah.
manusia bukanlah malaikat yang sama sekali bebas dari dosa dan kesalahan.


Benar sakali. Saya sangat setuju tentang itu. Manusia memiliki pengetahuan mana yang baik dan mana yang jahat. Tapi itulah yang kemudian menjadi permasalahan utamanya. Jika agama ikut serta secara specifik membuat ketentuan INI BOLEH dan INI TIDAK BOLEH, maka ini akan membuat batasan antara BOLEH dan TIDAK BOLEH itu menjadi buram. Saya ambil sebuah contoh mengenai Poligami dan Kawin Siri yang di atur dalam islam untuk menghindarkan zinah. Ini bisa dikatakan sebuah versi Halal dari yang Haram. Manusia yang memang memiliki nafsu tadi kemudian akan memanfaatkannya dengan sebaik - baiknya. Bukannya berlomba - lomba untuk MENGHINDARKAN DIRI DARI ZINAH, tapi malah sebaliknya berlomba untuk bisa melakukannya TAPI DENGAN VERSI YANG HALAL.

Sebagi contoh lain dalam quran :

4. An Nisaa'
92. Dan tidak layak bagi seorang mukmin membunuh seorang mukmin (yang lain), kecuali karena tersalah (tidak sengaja)[334], dan barangsiapa membunuh seorang mukmin karena tersalah (hendaklah) ia memerdekakan seorang hamba sahaya yang beriman serta membayar diat[335] yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh itu), kecuali jika mereka (keluarga terbunuh) bersedekah[336]. Jika ia (si terbunuh) dari kaum (kafir) yang ada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka (hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkan kepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hamba sahaya yang beriman. Barangsiapa yang tidak memperolehnya[337], maka hendaklah ia (si pembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut untuk penerimaan taubat dari pada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.


Bagaimana jika semua manusia memanfaatkan aturan itu untuk dapat membunuh lawan atau orang yang dia benci? Bagaimana jika yang terbunuh seorang ayah yang memiliki keluarga yang harus dinafkahi?. Bagaimana jika para muslim memanfaatkan itu untuk secara terang - terangan membunuh "kafir" yang dimusuhinya? Jika hukum ini ditegakkan di sebuah negara, APAKAH INI HUKUM YG LEBIH BAIK DARIPADA HUKUM MANUSIA? Bukankah ini sangat membuka celah PERBUATAN DOSA ANTARA MANUSIA dan menggunakan aturan ini untuk menutupi kesalahannya?

Saya ingin anda mengingat bahwa manusia memiliki NAFSU seperti pernyataan anda yang saya kutip di bawah ini:

bilal wrote:dengan nafsu manusia bisa melakukan hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk. bahkan karena nafsu manusia,bila ia berbuat jahat bisa
lebih jahat dari binatang, karena nafsunya seorang manusia (keserakahannya) maka semua yang ada dimuka bumi ini tidaklah cukup untuk seorang manusia yang tamak lagi serakah.
manusia bukanlah malaikat yang sama sekali bebas dari dosa dan kesalahan.


Jadi jelas bahwa kemungkinan manusia memanfaatkan agama sebagai pembenaran tindakan kejinya sangatlah tinggi yang justru bukan membawa kebaikan kepada manusia tetapi malah membawa petaka yang lebih besar.

bilal wrote:Masalah rajam untuk penzina, terlepas apakah menurut anda melanggar hak asasi yang paling hakiki, tetapi kalau Allah sudah tentukan hukum. Muslim wajib mematuhinya. Alasan anda untuk bertaubat dan sebagainya itukan menurut sifat anda sebagai manusia.


Dari pernyataan anda di atas kita andaikan ada seorang lelaki yang ingin berganti - ganti pasangan karena libido-nya yang tinggi. Tapi karena dia tidak mampu menikahi, maka dia hanya mampu BERZINAH VERSI GRATIS secara sembunyi - sembunyi. LALU IA DI RAZAM.

Tapi sebaliknya ada seorang lelaki yang juga ingin berganti - ganti pasangan. Tapi karena dia mampu menikahi, maka dia mampu BERZINAH VERSI BAYAR secara terang - terangan di depan orang. LALU IA MALAH DI ELU - ELUKAN

Saya rasa ini bukanlah keadaan yang enak untuk diterima akal. Apakah anda tidak merasa risih dengan keadaan seperti ini?

bilal wrote:Anda mengatakan bahwa jika hukum rajam dilaksanakan bakal tidak ada penzina??? saya tidak tahu pasti, tapi minimal tidak sedahsyat sekarang dimana perjinahan sudah merajalela. Minimal seorang akan berpikir ulang melakukan hal tersebut jika hukum tersebut dijalankan.


Kalau menurut hemat saya, mereka tidak akan berpikir dua kali untuk melakukannya, mereka malah berlomba - lomba untuk melakukannya dengan cara mencari materi sebanyak - banyaknya lalu menikah siri dan berzinah secara TERHORMAT. Itu kemungkinan besar yang akan terjadi.

bilal wrote:Apakah kondisi saat ini dimana sebagian orang sudah menghalalkan free sex,lesbian, homoseksual sesuai dengan fitrah anda sebagai manusia !!!!! sesuai dengan hak asasi manusia !!!!


Kembali saya katakan bahwa itu semua adalah SALAH. Tidak ada yang benar dari perbuatan itu. Tapi khusus untuk FREE SEX, apakah seorang lelaki yang memiliki kekuasaan dan harta yang dapat menikahi satu wanita setiap hari kemudian menceraikannya dan menikah lagi, dst itu tidak termasuk FREE SEX? Atau ini boleh dikatakan PAID FOR SEX? sedangakan yang tidak mampu dikatakan FREE SEX dan pantas di hukum?

bilal wrote:Islam sebagai agama yang sesuai dengan fitrah / jatidiri manusia sudah dengan sempurna menentukan hukum-hukum dan cara hidup bagi manusia.


Justru itu yang saya tidak sependapat. Jika agama mengatur cara hidup manusia secara spesifik mana yang boleh dan tidak boleh, maka agama tersebut malah akan membuat manusia semakin munafik. Sebuah agama haruslah bisa menjadi acuan MORAL dan SUSILA secara tegas. JANGAN MEMBUNUH apapun alasannya, JANGAN BERZINAH apapun alasannya sehingga agama ini tidak menjadi tempat berlindung orang - orang yang munafik seperti yang selalu saya katakan.

Demikian pandangan saya
- Terima Kasih -
User avatar
hunter
 
Posts: 785
Joined: Thu Jan 25, 2007 1:10 am

PreviousNext

Return to Pembelaan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: Google [Bot]