.

Muhammad, Gangster Masa Lampau dan Bandit2nya Masa Kini

Kebencian Muslim/Muhamad terhdp Kafir, Yahudi, Dhimmi & Jizyah, murtadin, pengritik. Lain2 : barang jarahan, pemaksaan masuk Islam, perintah2 pembunuhan oleh Muhamad, agresi pasukan Muslim dll

Muhammad, Gangster Masa Lampau dan Bandit2nya Masa Kini

Postby anne » Fri Oct 21, 2011 8:03 pm

Muhammad, Gangster di Masa Lampau & Pembunuh2 serta Preman2nya di Masa Modern
http://www.faithfreedom.org/articles/is ... d-bandits/
Dicuplik dari Is Islam a Religion of Peace? Answers from the Life of Muhammad by Zaynab bint al-Harith
http://muhammad.medianewsonline.com/
10/11/2011

LINK Sumber

Jika kita ingin memahami Islam dan mengapa begitu banyak umat Islam yang melakukan kekerasan dijaman ini, kita perlu memahami siapa Muhammad dan apa yang ia lakukan serta mengapa ia melakukannya. Itulah tujuan halaman web ini.

Jauh sebelum kelahiran Muhammad di th. 570M, suku-suku Yahudi berdiam di perkampungan sekitar Hejaz, sebelah selatan Israel dan sekarang bagian dari Saudi Arabia. Desa-desa ini termasuk Ailah, Maqna, Tabuk, Taima, Wadi al Qura, Fadak dan Khaibar serta Yathrib. Tidak jelas sudah berapa lama kaum Yahudi tinggal disana, salah satu berita mengatakan bahwa Yahudi mulai berdiam disana th 1200SM sewaktu mereka memerangi Amalek dan imigrasi kedua terjadi th 587SM, ketika Nebuchadnezar, raja Babilonia menyerang Yerusalem. Imigrasi ketiga ke Hejaz terjadi di th 70M ketika kaum Yahudi melarikan diri dari pasukan Roma yang membantai mereka di Israel.

Image
http://muhammad.medianewsonline.com/images/hijaz.png

Ketika Muhammad besar di Mekah, Quraysh--suku asal Muhammad--menyembah Dewa Bulan, Al-ilah dan ketiga putrinya (al-Lat, al-Uzza dan Manat) serta banyak dewa-dewa lain. Ka’abah, tempat suci bagi orang Arab non-Yahudi (penyembah bulan) berada di Mekah dan merupakan rumah Al-ilah.

Di usia 25 tahun, Muhammad menikah dengan wanita kaya berusia 40 tahun dan mulai berdakwah pada sukunya bahwa hanya ada satu Tuhan, Allah, dan bahwa ia adalah rasul Allah.

Bagi mereka yang memang sudah percaya pada adanya SATU Tuhan, ajaran Muhammad ini memberinya kesan terhormat. Penting untuk dicatat bahwa jika seorang penipu menginginkan kekuasaan, lebih untung baginya untuk berdakwah mengenai satu Tuhan daripada banyak Tuhan. Karena akan tampak lebih penting menjadi utusan dari satu Tuhan yang paling berkuasa, dibanding menjadi utusan dari banyak Tuhan.

Untuk menarik pengikut dari orang-orang sesukunya, Muhammad mengakui anak-anak perempuan Dewa Bulan, al-Lat, al-Uzza dan Manat sbg sosok ilahi yang juga patut disembah, tapi kedudukannya dibawah Allah. Sayangnya, pengakuan ini gagal memenangkan hati sebagian besar penduduk Mekah, yang justru mengolok ambisi pemuda yang tadinya miskin, berhutang duit pada seorang janda tua, dan yang mengancam mereka--orang-orang yang tak percaya--dengan siksaan pedih di neraka.

Muhammad menarik kembali pengakuannya atas trio puteri2 dewa Bulan tsb. Umat Islam percaya bahwa alasan satu-satunya ia membuat pengakuan itu adalah karena tergoda oleh Iblis.

Muhammad mengajukan konsesi bagi komunitas kaum Yahudi yg berada di Mekah dan Medinah saat itu. Ia memerintahkan para pengikutnya untuk mengubah arah solat/kiblat mereka ke Yerusalem, serta mengadopsi hari Perdamaian Yahudi sebagai hari suci umat Islam. Ia berkata pada kaum Yahudi bahwa Allah adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan mereka.

Ia mengirim surat kepada kaum Yahudi di Khaybar. Isinya:

Aku meminta dengan sangat padamu, demi Tuhan, dan demi apa yang telah Dia turunkan padamu, demi manna dan burung puyuh yang telah diberiNya sebagai makanan bagi kaummu, sebelum kamu, dan demi perbuatanNya mengeringkan laut bagi leluhurmu dan ketika Ia menyelamatkan mereka dari Firaun dan tentaranya, supaya engkau memberitahukan padaku: Apakah engkau mengetahui, diantara yang telah Ia turunkan padamu, bahwa engkau harus percaya pada Muhammad?


Robert Spencer dalam bukunya ‘The Truth About Muhammad’ menulis:

Beberapa orang Yahudi menjawab tantangan Muhammad dengan sejujurnya. Salah seorang menjelaskan bahwa Muhammad ‘tidak membawa apapun yang kami kenal dan bahwa ia bukanlah orang yang dimaksudkan’ yakni, ia bukan Mesias yang dibicarakan kaum Yahudi kepada orang Arab, jauh sebelum Muhammad memulai karir kenabiannya…. Muhammad meresponnya dengan menerima wahyu: ‘Dan setelah datang kepada mereka Al Qur'an dari Allah yang membenarkan apa yang ada pada mereka, padahal sebelumnya mereka biasa memohon (kedatangan Nabi) untuk mendapat kemenangan atas orang-orang kafir, maka setelah datang kepada mereka apa yang telah mereka ketahui, mereka lalu ingkar kepadanya. Maka la'nat Allah-lah atas orang-orang yang ingkar itu.’ (Quran 2:89)


Respon Muhammad terhadap penolakan kaum Yahudi atas kenabiannya adalah marah dan benci.

Menyadari bahwa ia tak dapat mengubah kaum Yahudi, ia lantas mengaku menerima wahyu dari Allah yg menginstruksikan umat Islam untuk mengganti kiblat mereka dari Yerusalem ke Mekah. TAPI ia juga harus menjelaskan pada pengikutnya mengapa Allah mula-mula menyuruh mereka menghadap Yerusalem. Sudah tentu Allah tidak mengubah pikiranNya. Jadi Muhammad katakan bahwa menghadap Yerusalem hanyalah 'ujian saja.' :rolleyes:

Muhammad berusaha menjelaskan mengapa kaum Yahudi tidak memiliki nubuatan ttg kedatangannya dalam kitab suci mereka, Dia mengatakan kaum Yahudi telah sengaja mendistorsikan agama mereka dengan menghapus semua referensi kedatangannya dari kitab suci mereka.

Memang Yahudi pernah 'mendistorsi' agama mereka, misalnya dengan TIDAK lagi mengikuti perintah super-kejam seperti perajaman. Suatu ketika sepasang Yahudi dituduh berzinah. Muhammad memanfaatkan kesempatan ini untuk membuktikan bahwa kaum Yahudi telah menyelewengkan ajaran mereka yang memerintahkan hukum rajam bagi pezinah. Ia bertanya pada seorang Yahudi bagaimana mereka menghukum pezinah dan dijawab “Kami mengumumkan kejahatan mereka, kemudian mencambuk mereka.” Muhammad berseru, “Celakalah kalian, kaum Yahudi! Apa yang telah membujuk kalian untuk mengabaikan hukum Tuhan?” lalu Muhammad memerintahkan keduanya agar dirajam hingga mati.

Salah seorang Muslim mengingat: “Aku melihat seorang pria membungkuk di atas seorang wanita untuk melindunginya dari lemparan batu.” (Bukhari vol.4, book 61, no. 3635)

Perintah rajam hingga mati thp pasangan yang dituduh berzina masih berlaku saat ini di negara-negara Islam seperti Iran, Saudi, Somalia dan Afghanistan (baik Syiah maupun Sunni sama2 melakukannya). Semakin Islami, semakin doyan perajaman!

Hukum Islam sangat keras thp wanita yang melakukan perzinahan. Yang menarik adalah mengapa Muhammad sangat menentang perzinahan? Bagaimanapun ia sendiri punya banyak istri. Bukankah memiliki banyak istri sama dengan melakukan kecurangan pada mereka semua? Boleh jadi, karena ia sendiri menentang istri-istrinya memiliki pria lain.

Banyak pemikir Quraysh mengejek klaim kenabian Muhammad. Beberapa diantaranya meminta Muhammad mengubah pegunungan di sekitar Mekah menjadi emas atau menyingkirkan pegunungan tsb agar mereka dapat lebih mudah bertani.

Muhammad menggunakan ancaman siksaan abadi bagi mereka yang tak percaya atau kafir dan menjanjikan hadiah bagi yang percaya. Untuk membujuk orang yang gampang ditipu agar percaya padanya. Ia mengancam:

Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), "Rasailah azab yang membakar ini". (Q22:19-22)

Sampai saat ini, para imam Islam masih menggunakan ancaman ini. Tahun 1993, otoritas agama tertinggi Saudi Arabia, Sheik Abdel-Aziz ibn Baaz, mengeluarkan fatwa yang menyatakan bumi itu datar dan matahari bergerak mengelilingi bumi. Siapapun yang menolak dianggap tidak percaya Tuhan dan harus dihukum. Menurut Muhammad, jika seseorang tidak percaya akan Tuhan, mereka akan dikutuk dalam siksaan abadi, jadi betapa menakutkannya ini bagi umat Islam bila mereka tidak mempercayai fatwa Baaz. Lihat fatwa-ibn-baz-bahwa-bumi-berbentuk-datar-t14072/

Di masa Muhammad, ada sejumlah orang pintar yang tidak percaya pada ancamannya. Salah seorang Quraysh yang sering mengolok ancaman siksaan pedih Muhammad adalah Amr ibn Hisham, yang juga dipanggil Abu-l Hakam oleh orang sesukunya, yang berarti bapak kebijakan. Ia mengolok Muhammad dengan mengatakan: “Ya Allah! Jika (Qur’an) ini memang Kebenaran dariMu, maka hujanilah kami dengan batu dari langit atau timpakanlah siksaan pedih pada kami.” Umat Islam memanggilnya Abu Jahl, yang berarti bapak kebodohan. Amr dan teman-temannya tertawa saat salah seorang dari mereka, Uqba bin Abu Mu’ayt menumpahkan isi perut unta di tempat sujud Muhammad ketika Muhammad sedang solat.

Quraysh lain yang mengolok Muhammad adalah al-Nadr. Suatu ketika, setelah Muhammad menceritakan kisah pembalasan ilahi thp bangsa-bangsa fasik, al-Nadr ganti menceritakan kisah pahlawan Persia, ‘Rustam & Isfendia’. Kemudian ia bertanya pada para pendengar “Apakah kisah-kisah Muhammad lebih bagus dibandingkan punyaku? Agar kaum skeptik tsb tidak mempengaruhi pemikiran pengikut Muhammad, ia harus menjauhkan Muslim dari teman2 mereka yang tidak percaya (kafir). Ia meyakinkan mereka bahwa kaum kafir tsb adalah setan (Ini adalah tehnik yang sering dipakai cult masa modern).

Muhammad memerintahkan mereka:
Menjauhlah dari kekafiran. Mereka semua pembohong [Quran 9:107]

Dan

Abaikan orang-orang kafir dan pembicaraan beracun mereka. [Quran 33:48]

Dan Wahai orang-orang beriman! Jangan berteman dengan orang-orang Yahudi dan Kristen. [Quran, al-Mâ'idah 5:51.11]

Seiring berjalannya waktu, Muhammad mendapat pengikut yang cukup banyak sehingga ia tidak lagi dicemoohkan di Mekah. Ia menjadi orang berbahaya yang meyakinkan para anggota suku untuk tidak percaya pada agama lama mereka dan membuat mereka berbalik melawan suku mereka sendiri. Dia meyakinkan para pengikutnya:

Kau akan selalu menemukan pengkhianatan diantara mereka (orang-orang kafir) (Qur'an 5:13):

Dan Qur'an (4:76)
Orang-orang kafir berjuang untuk setan. Jadi perangilah antek-antek setan.


Dan Quran (7:177) Mereka yang menyangkali wahyu Muhammad adalah setan.

Dan Qur'an (08:55) Hewan terburuk dalam pandangan Allah adalah orang-orang kafir.

Dan Qur'an (8:59 8:60) Mereka adalah musuhmu dan musuh Allah.

Muhammad dan pengikutnya melarikan diri dari Mekah ke Yathrib yang sekarang dikenal sebagai Madinah/Medinah. Dari sana mereka mulai melancarkan serangan, menjarah kafilah-kafilah Quraysh. Tiga serangan pertama di th 623 gagal. Serangan pertama Muhammad gagal karena ia berharap menjegal Quraysh di tempat yang dikenal dengan nama Al-Abwa, tapi lucunya tempat itu tidak eksis. Mengherankan, bahwa seorang yang mengaku nabi suci Allah tidak tahu dimana lokasi suku Quraysh, padahal untuk urusan selangkangan (maaf!) Allahnya selalu cepat menunjukkan jalan padanya.

Muhammad ditanya, apa diperbolehkan menyerang kafir bila hal tersebut membahayakan wanita dan anak-anak?. Muhammad menjawab, hal tsb diperbolehkan karena “Mereka (wanita dan anak-anak) adalah milik kaum kafir.” (Bukhari vol 4, book 56 no.3012)

Serangan ke-4 di th 624, yang dilakukan selama bulan suci Natiq yang sangat panas (sekarang disebut Ramadhan), sukses. Bulan suci Ramadhan adalah waktu ditiadakannya kekerasan, sehingga kafilah tidak memperlengkapi diri dengan pengamanan yang cukup. Tradisi kedamaian selama Ramadhan tidak menjadi soal bagi Muhammad, yang dengan mudah menerima wahyu yg mengizinkan perang melawan kafir selama Ramadhan.

“Katakanlah: "Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi jalan Allah, kafir kepada Allah, menghalangi orang dari Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih berdosa daripada pembantaian.” (Quran 2:217)
Dgn kata lain: fitnah (fitnah terhadap Islam tentunya dalam bentuk kekafiran) lebih kejam dari pembunuhan.

Serangan sukses thp kafilah tsb menghasilkan sejumlah besar barang jarahan yg dibawa ke Medinah, juga 80 ons perak untuk tebusan dua tahanan.

Agama2 lain tidak pernah melibatkan diri dalam kekerasan di hari-hari suci mereka, tapi Islam justru terlibat dalam kekerasan sepanjang Ramadhan. Hari paling suci kaum Yahudi, Yom Kippur, berlangsung di bulan Ramadhan. Hari dimana kaum Yahudi tidak siap bertempur, dan itulah sebabnya, 6 Oktober 1974, negara-negara Islam sekitar Israel melancarkan serangan.

Harta jarahan hasil serangan kafilah yang dibawa umat Islam ke Medinah, tidak diragukan lagi menarik minat lebih banyak pengikut. Dua bulan kemudian, Muhammad mengerahkan 300 orang untuk menyerang sejumlah besar kafilah Mekah yang pulang berdagang dari Syria.

Muhammad berkata pada pengikutnya:
"Aku akan menjatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka." (Quran 8:12)

Dan “Sangat mungkin Allah memberikannya padamu sebagai barang jarahan.” Ibnu Sa'ad, Vol. II, 9.)

Perhatikan bahwa Muhammad menjadikan kehendak Allah sebagai pembenaran untuk menyerang, mencuri dan membunuh. Iming-iming harta jarahan telah menjadi motivasi utama umat Islam di sepanjang sejarah.

Sejarawan Turki, Seaddedin, memberi contoh ketika ia menulis ttg jatuhnya Konstantinopel ke tangan sesamanya umat Islam, th 1453:

Setelah mendapat ijin menjarah, pasukan Islam menyerbu kota dengan penuh kegembiraan, dan merampas segala harta benda dan keluarga penduduk, membuat orang-orang kafir yg malang menangis.


Image

Quraysh menyusun kekuatan besar untuk melindungi kafilah mereka, dipimpin oleh Amr ibn Hisham. Untuk memberi semangat pasukannya, Muhammad berkata:
“Demi Tuhan yang memegang jiwa Muhammad, tidak ada manusia yang akan terbunuh hari ini, yang memerangi mereka dengan keberanian teguh, yang maju dan tidak mundur, karena Tuhan akan memasukkannya ke surga.”


Ia juga berkata pada mereka bahwa Allah sangat suka jika Muslim:
"terjun ke tengah-tengah musuh tanpa pelindung (baju zirah dari besi)” (Ibn Ishaq/Hisham 445)

Kafilah ini dilindungi para pria yang dipimpin oleh Amr ibn Hisham yang demi keamanan memutuskan tidak ikut serta dalam kafilah, melainkan kembali untuk mengakhiri ancaman umat Islam untuk selamanya. Pertempuran yang terjadi di dekat Badr, 15 Maret 624, berubah menjadi kemenangan tak terduga di pihak Muhammad.

"Mu'awwidh melintasi Abu Jahl saat dia berbaring di sana tak berdaya dan memukulnya hingga nafas terakhirnya. Muslim lain yang bernama Abdullah kemudian datang dan meletakkan kakinya di leher Amr bin Hisyam dan mengejek dia sebelum akhirnya memenggal kepalanya." (Ibn Ishaq/Hisyam 451).
anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby anne » Fri Oct 21, 2011 8:38 pm

Kaum Muslim menangkap Uqba bin Abu Mu'ayt yang memohon diampunkan nyawanya.

“Ketika Rasul memerintahkan dia untuk dibunuh, Uqba berkata," Tapi siapa yang akan menjaga anak-anakku, wahai Muhammad?” “Neraka.”[jawab Muhammad]. Orang itu dibunuh.'' (Ibn Ishaq / Hisham 458)

Yang lain bertanya, “Siapa yang akan merawat gadis kecilku?” “Api neraka,” jawab Muhammad dan saat korban dibunuh, ia menambahkan, “Aku bersyukur kepada Tuhan karena telah membunuhmu dan mataku terhibur karenanya!” Muir, p.117.

Al-Nadr adalah tawanan lain yang malang. Ketika menyadari bahwa ia akan dibunuh, ia mencoba barter dan mengatakan bahwa jika sukunya, Quraysh,
menawan tahanan muslim, mereka (Muslim) juga tidak akan dibunuh. “Walaupun demikian,” cemooh Muhammad, “Aku tidak seperti engkau dan Islam telah menghancurkan semua batas.”

Kaum kafir menjadi takut pada Muhammad dan pengikutnya. Kenyataannya Muhammad berkata:
“Aku meraih kemenangan melalui terror….” (Bukhari 4.52.220)

Para tawanan yang tidak tewas setelah pertempuran Badr, dibebaskan dengan uang tebusan (seperti yang dilakukan pirat2 Somalia dan gangster2 di Irak dan Mesir jaman ini). Tawanan wanita menciptakan kebingungan di kalangan umat Islam yang ingin memperkosa mereka, tapi khawatir tidak mendapatkan uang tebusan jika mereka hamil. Mereka bertanya pada Muhammad apa yang harus dilakukan, dan ia memberitahu mereka agar jangan khawatir jika tawanan tsb hamil.

"Karena bagi setiap jiwa (hingga Hari Kebangkitan) yang memang ditakdirkan untuk ada, maka ia akan ada." (Bukhari, Volume 5, Book59, Nomor 459) (lihat pembahasan ttg Coitus Interuptus atau al Azl di FFIndonesia)

Muhammad berkata pada pengikutnya bahwa "barang jarahan telah dibuat halal bagiku (dan bukan untuk orang lain).” Dia kemudian mendistribusikan 4/5 dari barang jarahan kepada para pengikutnya, sambil berkata:

[Quran 8.41]: “Ketahuilah, sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnussabil”.
ali5196:Surat al-Anfal Instruksi bagi Penjarahan dan Perampokan

Apa yang kemudian disadari Muhammad pasti juga disadari oleh para pengikutnya yi; mereka dapat melakukan serangan penjarahan tanpa menyertakan Muhammad dan tak perlu memberinya bagian hasil penjarahan. Untuk mencegah hal ini, Muhammad meyakinkan pengikutnya bahwa tanpa dia mereka akan kalah. Muhammad berkata pada pengikutnya bahwa pasukan malaikat telah bergabung dengan mereka dan mengalahkan Quraysh, dan hal yang sama akan berulang hanya jika mereka tetap beriman pada Allah. Ia bahkan berkata pada mereka:
[Quran 8:17] “Bukan kalian yang membunuh mereka, melainkan Allah.”

Bersama Allah, kata Muhammad, mereka akan meraih kemenangan menghadapi rintangan yang bagaimanapun besarnya. Katanya:
[Quran 8:65] "Jika ada dua puluh diantara kamu yang sabar dan tekun, mereka akan mengalahkan dua ratus, jika seratus, mereka akan mengalahkan seribu orang kafir ...”

Setelah kemenangan di Badr, Muhammad kemudian mengadakan perhitungan dengan para pengritiknya di Medinah. Seorang penyair tua, Abu Afak, dibunuh karena mengkritik pembunuhan yang dilakukan umat Islam dan menyindir hasrat Muhammad untuk mengontrol cara hidup masyarakat dgn syariatnya. Mendengar ttg pembunuhan Afak, Asma bint Marwan, seorang penyair wanita, menulis syair yang merendahkan orang-orang Medinah karena ‘mematuhi seorang asing yang bukan bagian darimu.’ Ketika Muhammad mendengar ini, penyair wanita ini dibunuh saat sedang menyusui anaknya yang paling kecil.

Muhammad mengatakan pada pengikutnya:
Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian Quran 9:5)

Berikutnya Muhammad beralih sasaran, membunuh Yahudi.

Sementara itu, Abu Sufyan memegang tampuk pimpinan di Mekah, setelah Muhammad membunuh sebagian besar pimpinan mereka di Badr. Ia menyusun kekuatan 3000 pasukan untuk bertempur dengan Muhammad. Keduanya bertempur di sebuah gunung dekat Mekah yang disebut Uhud.

Walaupun Muhammad telah mengatakan pada pengikutnya bahwa Allah sangat bersukacita bila umat Islam terjun dalam pertempuran tanpa mengenakan baju zirah, Muhammad sendiri mengenakan dua lapis baju zirah sebelum berangkat perang. Dia tidak beranjak, berlindung di dekat pasukannya, dan dikelilingi bodyguard. Pasukan Islam dikalahkan, dan Muhammad terluka wajahnya oleh lemparan batu. Muhammad mencoba melarikan diri dengan memanjat batu, tapi:
“Tubuhnya terasa berat karena faktor usia, terlebih lagi ia mengenakan dua lapis baju zirah, sehingga waktu ia mencoba untuk bangun, tidak bisa. Talha berjongkok di bawahnya dan mengangkatnya sampai ia merasa nyaman di atasnya.” (Ibn Ishaq/Hisham 577)

Kekalahan itu mungkin menciptakan situasi yang sangat berbahaya bagi Muhammad. Pasti pengikutnya menyadari bahwa janji-janji kemenangan yang dikatakannya tidak terwujud, hingga timbul keraguan thp klaim kenabiannya dan banyak pengikutnya merasa Muhammad bersalah karena membawa mereka ke pertempuran dimana begitu banyak orang terbunuh. Muhammad harus punya cukup alasan, terutama karena ia pernah berkata pada para pengikutnya setelah perang Badr, Allah akan mengaruniakan kemenangan thp semua rintangan.

Salah satu alasannya, kegagalan diperlukan untuk ‘menguji’ orang percaya sehingga “Allah mengetahui siapa yang beriman” (Q3:140)
Alasan berikutnya, menyalahkan kaum ‘munafik’ yang tidak ikut bertempur (Q3:167). Tapi hal ini juga terjadi di Badr, dimana umat Islam meraih kemenangan karena malaikat Allah (yg hanya dapat dilihat Muhammad tentunya). Mengapa kali ini tidak ada malaikat? Akhirnya Muhammad menyalahkan dosa-dosa mereka sendiri yg menyebabkan kekalahan, lalu menyuruh mereka memohon ampunan. Mereka mendorongnya ikut pertempuran yg tidak ia kehendaki, bertempur dengan buruk, bahkan ‘meninggalkan utusan’ (Q3:153) yang telah diberikan Allah sbg berkat untuk mereka (3:164). Jelas mereka telah membuat Muhammad kecewa, tapi ia dan Allah berjanji bermurah hati jika mereka mengakui kesalahannya Q3:152) Untuk menghibur, Muhammad menambahkan bahwa Iblis yang membuat mereka melakukannya (3:155).

Tapi ada satu masalah. Semua alasan tsb tidak dapat menjelaskan, bagaimana Muhammad bisa terluka kepalanya. Tentunya dia tidak berdosa pada Allah, jadi mengapa Allah tidak melindunginya?

Muhammad dikalahkan tapi masih memiliki pasukan kuat yang beralih menyerang Yahudi. Muhammad mengeluarkan perintah pada umat Islam:
Bunuhlah setiap Yahudi yang jatuh dalam tanganmu. [Ibn Ishaq, p.369 in Guillame 554]

Umat Islam punya perjanjian gencatan senjata dengan Yahudi Bani Qaynuqa, tapi tak masalah bagi Muhammad. Ia punya wahyu lain dari Allah:
[Quran 8:58] Dan jika kamu khawatir akan (terjadinya) pengkhianatan dari suatu golongan, maka kembalikanlah perjanjian itu kepada mereka dengan cara yang jujur. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berkhianat.

Perhatikan, betapa liciknya wahyu ini. Membenarkan pengkhianatan thp orang Yahudi dengan menuduh Yahudi yang berkhianat. Pasukannya mengalahkan Bani Qaynuqa dan membebaskan mereka dengan syarat mereka menyerahkan segala harta benda mereka dan meninggalkan Medinah untuk selama-lamanya. Banyak yang pergi ke Syria dan meninggal disana.

Ada suku Yahudi lain di Medinah, Bani-an Nadir. Ka’b Ibn Ashraf, kepala suku Bani Nadir, khawatir hal yang sama terjadi pada sukunya, lalu meminta bantuan Mekah bila Muhamad hendak menyerang sukunya. Ia juga terbunuh.

Ali Sina menulis:
Bani Nadir memiliki tanah terbaik di Yathrib. Muhammad menginginkan pertanian dan peternakan mereka. Bukhari Volume 9, Buku 92, Nomor 447….. Jadi ia harus punya alasan….Ia perlu dalih untuk melaksanakan niatnya merampas harta benda Yahudi kaya raya ini. Lagi-lagi nabi Allah mendapat ‘inspirasi’ baru. Ide brillian. Ia berkata pada pengikutnya ..... itu lohhh ... kaum Yahudi Bani Nadir berencana membunuhnya loh! Pengikutnya percaya saja ketika ia menyampaikan cerita bahwa 'Jibril memberitahunya bahwa Yahudi berniat membunuhnya.' Mudah saja bagi pengikutnya percaya walau claim si nabi begitu absurd.


Muhammad mengalahkan dan mengusir mereka. Banyak yg pergi ke Syria dan lainnya ke Khaibar.

Seorang Yahudi pemberani dengan nekad menantang kecenderungan Muhammad akan kekerasan dengan mengutip ajaran Mishna:

Barangsiapa memusnahkan satu jiwa oleh Taurat dipandang sama dengan memusnahkan seluruh dunia; dan barangsiapa menyelamatkan satu jiwa, sama dengan menyelamatkan seluruh dunia.


Menurut Qur’an, Muhammad tidak menyangkal Allah telah mengatakan ini, tapi bagi Muhammad, ini tergantung pada siapa korbannya. Membunuh kafir, bagi islam, tidak dianggap sbg membunuh manusia seluruhnya. Bandingkan 5,32 dgn 5,33. Bunuh tidak boleh, kecuali kalau orang itu 'memerangi Allah dan rasulnya.'
(Al Qur'an 5,32-5,33)
[5:32] Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.

[5:33] Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.


Umat Islam seringkali mengutip ayat 5,32 ini diluar konteks untuk memperlihatkan bahwa Islam adalah agama rahmatul alamin. Setelah sebuah serangan bom mobil yang gagal oleh dua dokter Muslim di London, Dr. Asma Mobin-Uddin, dari CAIR (Council of American Islamic Relations) menulis di sebuah editorial New York Post 7/4/2007:

Ayat Qur’an mengenai menyelamatkan satu jiwa setara dengan menyelamatkan seluruh kemanusiaan, mengajarkan saya ttg kesucian hidup tiap jiwa, dan mengilhami saya untuk memperjuangkan keunggulan professional.


Dr. Asma Modin-Uddin ini tidak sadar bahwa Qur’an yang 'menginspirasinya menggapai keunggulan professional' itu sebenarnya berasal dari Mishna Yahudi! Dan tentunya Dr Asma 'lupa' mengutip ayat 5,33 di televisi utk meyakinkan dunia bahwa Islam itu benar2 rahmatul alamin.

Pengikut Muhammad kembali menyerang kafilah Quraysh dan menghentikan perdagangan penduduk Mekah. Kaum Quraysh memutuskan untuk menghabisi umat Islam sekali dan untuk selamanya. Menurut Ibn Ishaq, Bani Qurayza yang mendorong Quraysh untuk menyerang, tapi Quraysh sendiri punya segudang alasan untuk menyerang, tanpa campur tangan Yahudi. Menurut Ibn Ishaq, salah seorang Yahudi yang terlibat adalah Sallam b. Abu’l-Huqayq al-Nadir, yang telah dibunuh sebelumnya, jadi tuduhan ini salah, cuma usaha pembenaran serangan Muhammad pada Bani Qurayza setelah serangan Quraysh. Kaum Quraysh, bersama kaum Ghatafan (suku-suku di utara Arab hingga timur Medinah dan Mekah) mengepung Medinah. Muhammad memerintah anak buahnya menggali parit di sekeliling Medinah, mencegah serangan kavaleri. Tak ada cukup makanan bagi hewan Quraysh selama pengepungan menyebabkan mereka mundur.

Ketika pengepungan berakhir, Muhammad menerima wahyu yang ‘menyenangkan’:

"Ia menuduh Yahudi Bani Qurayza hendak menghianatinya dan malaikat Jibril memerintahkannya untuk menyerang mereka. Ia datang, mengepung mereka selama 14 hari. Akhirnya mereka menyerah. Lantas Muhammad membunuh semua pria, memperbudak kaum wanita dan anak-anak" [Sahih Muslim –1769]

Menurut Ibn Ishaq, “Rasul pergi ke pasar Medinah dan menggali parit di tengahnya. Memerintahkan kaum pria Bani Qurayza kesana lalu memancung mereka per kelompok hingga 600 sampai 700 diantaranya tewas.

Image

Perempuan dan anak-anak Yahudi diperbudak, dan Muhammad mengambil salah satu diantara mereka, seorang gadis 15 tahun bernama Rayhana bint Zayd ibn Amr sebagai budak pribadi.

Image

Perbudakan saat ini masih berlangsung di negara-negara Islam seperti Sudan dan Mauritania.

[youtube]tJktBM-Wfq8&feature=player_embedded#t=0s[/youtube]
Kapan saja Muhammad menginginkan istri, ia akan mengambilnya, tak perduli sudah menikah atau masih terlalu muda.

Waktu Muhammad berusia 51 tahun, ia memilih untuk menikahi anak berusia 6 tahun, dan melakukan hubungan suami istri saat anak tsb berusia 9 tahun (Sahih Bukhari 5.236), ia menjelaskan bahwa Tuhan ingin ia melakukannya.

“….Nabi berkata padanya (Aisha), ‘Engkau diperlihatkan padaku dua kali dalam mimpi. Aku melihatmu dibungkus kain sutera dan seseorang berkata (padaku). ‘Inilah istrimu.’ Ketika aku menyibak kain, kulihat engkau. Aku berkata, ‘Jika ini dari Allah, jadilah demikian.” (Hadist, Sahih Bukhari 5:58:235)

Image

Pernikahan anak-anak hal yang biasa di negara-negara Islam. Ali Sina menulis:

Baru beberapa minggu lalu saya membaca berita di Iran, anak perempuan 9 tahun mengajukan gugatan cerai thp suaminya yang berumur 15 tahun, setelah menikah selama 20 hari, karena ia sering memukulinya. Ketika anak muda itu ditanya, ia berkata “Dia mengabaikan pekerjaan rumah tangga dan bermain dengan boneka sepanjang hari.


Salah seorang putra Muhammad, Zayd (anak angakat), menikahi seorang perempuan cantik bernama Zainab dan Muhammad menginginkannya. Menurut sejarawan Islam, Muslim Ja'far Muhammad bin Jarir al-Tabari (839-923), suatu hari Muhammad sedang berbincang dengan Aisha dan ‘jatuh pingsan.’ Setelah sadar ia tersenyum dan berkata, “Siapa yang akan pergi ke Zaynab untuk memberitahunya kabar baik, yi, Tuhan telah menikahkannya denganku?” Ia kemudian mengutip wahyu Allah yang baru saja disampaikan padanya, Allah memarahinya karena memperdulikan apa yang orang pikirkan dan menolak menikahi Zaynab. (Qur’an 33:37)

Bahkan Muhammad punya wahyu yang menyuruh pengikutnya untuk diam. Muhammad bilang pada pengikutnya yang rebut, Allah berkata:

Qur’an 41:2 “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari.”


Seorang umat Islam yang saleh, bernama Shaiks (lihat buku ‘Leaving Islam’) sedang membaca ayat ini, dan muncul pertanyaan di pikirannya. Mengapa Allah merasa perlu menyuruh orang-orang menunjukkan rasa hormat pada Muhammad? Tak dapatkah Muhammad mengatakan sendiri hal ini pada orang-orang? Tuhan seolah bertindak sebagai pelayan Muhammad. Inilah awal kesadaran Shaiks kalau Islam yang tersayang dan tercinta itu sebuah kebohongan. Shaiks memberi contoh lain. Ia menulis:

Jika kau membaca sura XXXIII.56, tercantum, “Sesungguhnya, Tuhan dan para malaikatnya berdoa bagi nabi.” Di semua agama, manusialah yang menyembah Tuhan, tetapi disini tampaknya Tuhan yang menyembah manusia.


Menyematkan label ‘sabda Tuhan’ pada kata-kata manusia, hanya untuk membenarkan perilaku manusia, suatu praktek yang diwariskan setelah Muhammad meninggal. Robert Spencer, dalam bukunya ‘The Truth About Muhammad’ menulis:

Umat Islam sendiri mengakui ada banyak hadist-hadist palsu, yang ditulis untuk memberi sanksi Nabi thp pandangan atau tindakan kelompok tertentu di komunitas awal Muslim.


Muhammad menghasut pengikutnya menyerang suku Yahudi Banu Nadir dengan tuduhan mereka berkomplot membunuhnya. Ia menginginkan seluruh suku pergi dari kediaman mereka. Waktu mereka menolak, Muhammad berkata pada umat Islam bahwa “Kaum Yahudi telah menyatakan perang.” (Tabari volume 7:159) dan memerintahkan pengepungan. Setelah dua minggu, Banu Nadir menyerah dan setuju pergi ke pengasingan.
anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby anne » Fri Oct 21, 2011 9:44 pm

Menghasut kebencian di kalangan umat Islam untuk menjarah dan menghancurkan tidak berakhir dengan kematian Muhammad.

Ahmadinejad mengungkapkan ini dalam sebuah konferensi di Tehran, th 2005 :
Kita harus memahami betapa dalamnya kecemaran musuh (kafir dalam lumpur dosa –anne), sampai kebencian suci kita terus meluas dan menyerbu seperti ombak.


Seorang propagandis Arab, Mahi Adwan, yang menyiarkan fitnah-fitnah Israel, menjelaskan:

Melalui tugasku disini, aku merasa telah menyelesaikan pekerjaan mereka yang melempar batu-batu.

Demikian juga dalam bukunya ‘Heaven on Earth’ (Oxford University Press, 2011), pengarang Richard Landes mengutip salah seorang intelektual Islam yang menjelaskan perlunya melanggengkan kebencian terhadap Israel agar tetap membara:

Fungsi terus menerus Islam adalah menjaga api kebencian terhadap Zionisme, agar terus membara di jiwa mereka. Ini karena kita belum siap berperang dan menggunakan kekuatan militer, karena keterbatasan kita. Kita tak mampu melakukan konfrontasi terus menerus dengan Israel di medan peperangan, karena bukan berada di bawah kontrol kita, tapi di bawah kontrol pihak lain (Otoritas Palestina). Namun demikian, kita mampu menumbuhkan api kebencian terhadap musuh dalam jiwa anak-anak dan cucu-cucu kita. Kita bisa membuat kebencian membakar di kalangan masyarakat. Jika kita berhasil melakukannya, di rumah-rumah kita dan dengan pertolongan sekolah-sekolah dan media, usaha kita akan berhasil. Pertempuran akan terjadi suatu hari dan jika saat itu ideologi kebencian telah memudar, kita akan dikalahkan; sebaliknya, jika di saat itu kita masih membenci [Israel], kemenangan akan menjadi milik kita, dengan pertolongan Allah.” (Salim Al-‘Awa, intelektual Islam yang dekat dengan Sheikh Qadarawi, diterbitkan di Al-Istiqlal, 28 Agustus, 1998, trans. MEMRI, Sei Pengiriman Khusus, no.5, 31 Agustus, 1998).


Berikut adalah video propaganda Islam terhadap Yahudi:
Muhammad mengambil harta benda Yahudi yang ditinggalkan, membaginya diantara pengikutnya sebagai harta jarahan. Beberapa digunakan untuk membeli kuda dan persenjataan. Sekali lagi Muhammad meyakinkan pengikutnya bahwa karena Allah mereka menang. Dalam sebuah wahyu, Allah berkata pada Muhammad bahwa Allah telah menjatuhkan ketakutan di hati orang-orang Yahudi. (Q59:2-3)

Muhammad kemudian memimpin umat Islam menyerang Bani al Mustaliq, suku Arab yang punya hubungan dengan Quraysh, serta merampas istri-istri dan anak-anak mereka sebagai harta jarahan. (Bukhari, vol.4, book 57 no.3128). Para pejuang Islam ingin memperkosa tawanan wanita tapi juga menginginkan uang tebusan bagi mereka. Muhammad bilang tidak masalah “karena setiap jiwa yang ditakdirkan lahir di hari Kebangkitan, maka akan lahir.” Ibn Ishaq 490.

Selanjutnya Muhammad memimpin umat Islam melakukan serangan tiba-tiba thp oasis Khaybar yang dihuni Yahudi, banyak diantaranya yang diusirnya dari Medinah. Setelah menaklukkan Khaybar, Muhammad ingin tahu dimana harta benda Khaybar disembunyikan. Kinana bin al-Rabi, pemimpin kaum Yahudi Khaybar, menolak memberitahu dimana harta karun tsb berada, jadi Muhammad memerintahkan salah seorang pengikutnya, al Zubayr Al-Awwam: “Siksa dia sampai kau mendapatkan pengakuannya.” Al-Zubayr menyalakan api, kemudian menekankan besi panas ke dada Kinana hingga ia hampir tewas. Tapi Kinana sedikitpun tidak memberitahu rahasianya, dan saat ia menjelang tewas, salah seorang umat Islam memancung kepalanya. (Ibn Ishaq 511)

Mengapa harta karun begitu penting bagi seorang nabi Allah sehingga ia menyuruh seseorang disiksa? Mengapa tidak dia tanyakan saja langsung pada Allah dimana harta itu berada, supaya tidak perlu melakukan penyiksaan?


Muhammad mengusir orang-orang Khaybar, dengan meninggalkan emas dan perak mereka. Ia mengizinkan beberapa petani tinggal asal menyerahkan setengah penghasilan mereka setiap tahun, tapi setelah umat Islam menemukan harta tersembunyi Yahudi Khaybar, Muhammad memerintahkan perempuan dan anak-anak ditangkap dan diperbudak. Salah seorang perempuan Khaybar yg tertangkap, Safiyya yang berumur 17 tahun dengan kecantikan ‘tak tertandingi’ (Ibn Saad, al-Tabaqat, pp.120-123). Ia adalah istri Kinana yang tewas disiksa dan dipancung. Muhammad juga telah membunuh ayahnya dua tahun sebelumnya bersama kaum Yahudi Qurayza. Muhammad memaksa Safiyya menjadi salah satu istrinya dan memperkosanya.

Sebuah nyanyian pendek yang popular di Palestina adalah, “Khaybar Khaybar ya Yahūd, jaysh Muḥammad saya'ūd.” (''Khaybar, khaybar, wahai Yahudi, tentara Muhammad akan datang lagi'') Berikut contohnya:

[youtube]b3L7OV414Kk&feature=player_embedded[/youtube]

Nahh, ini CAIR (Council of American Islamic Relations) di Cleveland menyanyikan lagu Khaybar:

[youtube]-StrVzf5PeQ&feature=player_embedded[/youtube]

di kota New York:

[youtube]PFqJB-fUHvs&feature=player_embedded[/youtube]

Salah satu wanita Yahudi Khaybar, Zaynab bint al-Harith diminta memasak makan malam untuk Muhammad, ia memasak anak domba panggang, dan dituduh telah memberi racun di dalamnya. Sudah tentu ia punya alasan kuat untuk membunuh Muhammad. Di sisi lain, bisa saja tuduhan tersebut sengaja dibuat agar umat Islam punya satu lagi alasan untuk memerangi Yahudi.

Dapat dilihat bagaimana cerita ini menimbulkan masalah bagi umat Islam. Di satu pihak, usaha pembunuhan Muhammad menjadi pembenaran pembunuhan, penjarahan dan pemerkosaan perempuan Yahudi. Di lain pihak, Muhammad sebagai seorang nabi seharusnya tahu ada racun dalam makanan tsb. Untuk mengatasi hal ini, diceritakanlah bagaimana Muhammad, setelah satu gigitan meludah sambil berkata, “tulang ini berkata padaku kalai ia telah diracuni.” Dengan demikian Muhammad masih dapat memperlihatkan kenabiannya. Tulang yang berbicara. Tapi yang jelas ia masih teracuni oleh perempuan Yahudi. Mengherankan, Allah membiarkan nabinya diracuni kafir, kafir Yahudi lagi.

Muhammad memerintahkan pengikutnya:

Qur’an 9:29
“Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian, dan mereka tidak mengharamkan apa yang diharamkan oleh Allah dan RasulNya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al-Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”


Pajak jizya dari kafir yang ditundukkan menjadi sumber penghasilan utama umat Islam. Muhammad mulai sadar membunuh kafir berarti mengurangi pendapatan bukan menambah. Dia menyadari kafir hidup yang membayar upeti lebih berharga dari kafir mati. Maka ia memerintahkan:

“Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi yang membayar jizya, maka dia tidak akan mencium bau surga.”

Pada kenyataannya, tidaklah begitu baik jika terlalu banyak korban taklukkan Muhammad memeluk agama Islam, karena mereka tidak bisa dijadikan budak (kecuali ada aturan budak yang memeluk Islam tetap menjadi budak, tapi ini tidak terjadi). Pendekatan lain adalah dengan tidak mengubah agama budak:

Qu’an 2:256
Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat.


Dan

Qur’an 10:99
Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?


Walaupun pemeluk Islam tidak akan dibunuh, sekali ia pernah menjadi kafir dzimmi pembayar jizya, ceritanya akan beda. Pengikut Muhammad bertumbuh cepat sebagian disebabkan bahaya bila tidak menjadi umat Islam. Mereka tahu bisa jadi sasaran:

Qur’an 5:33
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik


Jika mereka murtad. Muhammad memerintahkan:

Barangsiapa keluar dari agama Islam, bunuhlah. (Sahih Al-Bukhari 9:57)

Pemancungan oleh umat Islam di masa modern dapat dilihat disini:

[youtube]kpLpy4VSJXE&feature=related[/youtube]

Robert Spencer dalam bukunya ‘The Truth About Muhammad’ menulis ketika Nicholas Berg dipancung, pemimpin jihad Iraq, Abu Musab al-Zarqawi berkata:

Bukankah ini saatnya bagimu [umat Islam] ambil bagian dalam jihad dan membawa pedang Nabi dari para nabi?....Nabi, yang paling penyayang, memerintahkan [pasukannya] memancung leher tawanan di [perang] Badr dan membunuh mereka ….Dan ia memberi contoh yang baik bagi kita.


Beberapa orang yang memeluk Islam tidak ingin pergi bertempur. Muhammad berkata pada mereka:

Qur’an 9:38
Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu : "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal keni'matan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.

Qur’an 9:39
Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.


Muhammad juga meyakinkan pengikutnya bahwa mati untuknya takkan menyakitkan. Dikatakannya mengenai para martir:

Ia tidak akan merasakan penderitaan kematian

Ia tidak akan merasa sakitnya terbunuh, hanya seperti cubitan

Segala dosa dan kesalahan Shadeed dimaafkan saat tetes darah pertama jatuh dari tubuhnya

Jiwa para martir berada di surga kapan saja mereka suka

Allah akan menikahkannya dengan Hur-al-een

(Dari Hadis Tirmidzi dan Ahmad):


Sheikh Abd Al-Salam Abu Shukheydem, Mufti Kepala Kepolisian Otoritas Palestina menggunakan pendekatan ini untuk memotivasi saudaranya umat Islam, September 1999. (. Al-Hayat Al-Jadida (Otoritas Palestina), 17 September 1999), mengenai para martir, Ia mengatakan:

Saat tetes darah pertamanya tumpah, ia tidak merasakan sakit lukanya dan ia dimaafkan atas segala dosanya; ia melihat tempat duduknya di surga; ia terhindar dari siksa kubur; ia selamat dari kengerian di Hari Pembalasan; ia menikahi ‘si mata-hitam’; ia menjamin 70 anggota keluarganya; ia memperoleh mahkota kehormatan, batu berharga yang lebih baik dari seisi dunia.” Dalam sebuah khotbah Jumat, disiarkan televisi Palestina, Sheikh Ismail Al-Radwan menyatakan: “Ia diberi 72 ‘bidadari bermata hitam.’


Bukankah Mufti Kepala Kepolisian seharusnya mencoba dan mencegah pemboman bunuh diri?

Muhammad menerima sebuah wahyu yang menyenangkan, yaitu mereka yang menolak untuk berjihad sampai mempertaruhkan harta dan nyawanya tidak termasuk orang beriman (Qur’an 9:41-45). Ini berarti mereka akan menjadi target sesama umat Islam bila tidak berperang demi Muhammad.

Sebaliknya, bila ikut berperang mereka akan mendapat harta jarahan dan gadis-gadis budak. Muhammad katakan pada mereka:

Qur’an 33:50 “Wahai Nabi, sesungguhnya kami telah menghalalkan bagimu…..gadis budak yang telah dikaruniakan Tuhan sebagai harta jarahan."


……the slave girls whom God has given you as booty.”

(Terj. Indonesia diperhalus: ….hamba sahaya yang kamu miliki yang termasuk apa yang kamu peroleh dalam peperangan yang dikaruniakan Allah untukmu – anne)

anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby anne » Fri Oct 21, 2011 10:18 pm

Muhammad memotivasi pengikutnya dengan mengatakan:

Orang yang ikut serta (perang Suci) karena Allah….akan dikaruniai Allah dengan hadiah, atau harta jarahan (jika ia hidup) atau akan masuk surga (jika ia terbunuh sebagai martir) (Hadist Bukhari, vol 1 Book 2, no.35)

Muhammad menggunakan pendekatan dengan cara hadiah-hukuman untuk memotivasi pengikutnya. Jika mereka ikut perang, mereka akan masuk surga:

Qur’an 55:56,58

“Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang sopan menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin. …? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan”


Hadiah bagi yang masuk surga:

Qur’an 55:70,76

Di dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik lagi cantik-cantik……Mereka bertelekan pada bantal-bantal yang hijau dan permadani-permadani yang indah.


Jika engkau pengikut Muhammad yang berjalan melintasi gurun pasir dengan unta atau berjalan kaki, bantal-bantal hijau dan permadani-permadani indah di tengah gemercik air mungkin lebih menarik dari perawan.

Berikut ini adalah klip dari seorang imam di zaman modern sedang meyakinkan seorang Muslim dia akan masuk surga jika ia melakukan bom bunuh diri.

[youtube]bnzg0nO-Dqc&feature=player_embedded[/youtube]



Berikut ini adalah klip dari martir Islam yang tidak menyia-nyiakan waktu untuk menemukan pasangan di dunia, karena ia percaya jika ia mendedikasikan diri setiap saat untuk Jihad dia akan mendapatkan 70 perawan di surga.
[youtube]hbhJ1v4WYeA&feature=player_embedded[/youtube]


Secara pribadi, jika seseorang mengatakan aku akan mendapatkan 70 istri, saya akan bunuh diri juga. Isi buku panduan teror untuk para pembajak yang mengemudikan pesawat bermuatan orang tak bersalah ke World Trade Center, mengatakan:

Ini akan menjadi hari, yang Insya Allah, akan kau habiskan dengan perempuan-perempuan surga ... Ketahuilah bahwa taman-taman surga telah menunggumu dengan semua keindahan mereka, dan para perempuan surga menunggu seraya berseru, "Datanglah ke mari, wahai sahabat Allah


[youtube]L5gERa8jhIc&feature=player_embedded[/youtube]


Selama Perang Iran-Irak, Ayatollah Khomeini mengimpor 500.000 kunci plastik kecil dari Taiwan. Khomeini mengirim anak-anak Iran, ke garis depan.

Di sana, mereka berjalan berbaris dalam formasi, melintasi ladang ranjau ke arah musuh, membersihkan jalur dengan tubuh mereka. Sebelum setiap misi, satu kunci platik Taiwan digantung di leher setiap anak. Dimaksudkan sebagai kunci pembuka gerbang surga bagi mereka.

Image


Petugas Iran yang tertangkap Iraq mengatakan bahwa 9 dari 10 tentara anak-anak Iran tsb terbunuh. Anak laki-laki berusia sekitar 9 tahunan dilaporkan digunakan sebagai gelombang serangan manusia yang berfungsi sbg penyapu ranjau dalam perang dengan Iraq.

Heinrich Himmler mengagumi Islam yang menjanjikan imbalan kepada prajurit. Pada tanggal 1 Desember 1942, Himmler berkata pada Kersten, pemijatnya:

Muhammad paham bahwa kebanyakan orang sangat pengecut dan ****. Itulah sebabnya ia menjanjikan dua perempuan cantik untuk setiap pejuang yang berani mati dalam perang. Inilah bahasa yang dimengerti prajurit. Ketika ia percaya akan disambut dengan cara ini setelah mati, ia dengan sukarela menyerahkan nyawanya, dengan antusias pergi ke medan perang dan tidak takut mati. Kau boleh katakan ini primitif dan mentertawakannya, tapi ini berasal dari pemikiran yang dalam. Agama harus bicara dalam bahasa manusia.


Muhammad bergerak menuju Mekah dengan 9000 tentara Islam. Para penduduk Mekah semua beralih memeluk Islam agar bertahan hidup.

Ada satu hambatan terakhir yang tersisa bagi Muhammad untuk menguasai seluruh Arab. Malik bin 'Auf, seorang anggota suku Thaqif dari kota Thaif, selatan Mekkah mulai merakit kekuatan untuk melawan Islam. Muhammad bertemu dia dengan kekuatan 12.000 pasukan di Wadi Hunayn. Umat Islam menang.

Untuk memastikan anak buahnya tetap percaya bahwa mereka membutuhkannya, Muhammad menyampaikan wahyu bahwa Allah:

Qur’an 9:26
“…. menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir

Tahun 631, Muhammad memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan perang Tabuk, bagian dari kekaisaran Byzantium. Sewaktu pasukan Islam tiba disana, pasukan Byzantium menyerah tanpa perlawanan. Muhammad memaksa para pemimpin daerah untuk menyetujui pajak Jizya yang diajukannya.

Hidup telah bermurah hati pada Muhammad. Ia menaklukkan kafir, mendapat perempuan-perempuan cantik, harta kekayaan luar biasa dan diperlakukan seperti seorang nabi suci. Ia khawatir bahwa seseorang lain mungkin akan berlaku serupa. Bagaimana jika ada orang lain yang mengaku sebagai nabi juga, dan meyakinkan orang-orang bahwa mereka akan masuk neraka jika tidak menentang Muhammad. Lantas Muhammad katakan pada pengikutnya bahwa ia adalah nabi terakhir. Katanya:

Dalam Ummah-ku (Negara Islam), akan lahir Tiga puluh Penipu Besar (Dajjals), yang masing-masing akan mengaku sebagai nabi. Tapi akulah nabi terakhir; tak ada nabi lain setelah aku (Abu Dawud Vol 2 hal 228; Tirmidzi Vol 2 hal.45) "

23 Mei 1844, jauh setelah Muhammad mati, seorang Persia, Siyyid 'Ali Muhammad melakukan persis apa yang dikhawatirkan Muhammad saat ia masih hidup dan berkata:

Akulah salah satu pilar Firman Tuhan yang Penting. Barangsiapa telah mengenal Aku, telah mengenal semua hal yang benar dan baik, dan mencapai semua yang bagus dan pantas; dan barangsiapa yang gagal mengenal Aku, telah menjauh dari semua yang baik dan benar dan jatuh ke segala yang jahat dan tidak pantas…..semua yang menghargai cintaKu dan mengikuti perintahKu, akan abadi dalam rumah-rumah di Surga, dan semua sahabat musuh-musuhKu dimasukkan ke kedalaman neraka yang paling rendah.


Karena Muhammad telah berkata bahwa ia adalah nabi terakhir, Siyyid dianggap sesat oleh umat Islam dan dibunuh. Kaum Bahai, pengikutnya dianiaya. Kepercayaan Bahai masih ada, dan salah satu tempat aman bagi mereka dari penganiayaan umat Islam adalah di Israel, diantara kaum Yahudi yang sangat dibenci Muhammad.

Bahai Temple di Israel

Image


Menjelang ajalnya, Muhammad tidak begitu memperdulikan jarahan lagi tetapi dia masih ingin membalas dendam terhadap orang-orang yang tidak percaya kepadanya. Perintah terakhirnya adalah semua Yahudi dan Kristen diusir dari Arab. Dewasa ini, komunitas Yahudi yang pernah berkembang di Hejaz telah musnah dan kaum Yahudi dilarang masuk Saudi Arabia. Di sebagian besar negara Islam, dimana Yahudi diperbolehkan, mereka hidup dalam ketakutan.

Satu abad setelah kematian Muhammad, kekuasaan Islam membentang dari Laut Atlantik di bagian barat hingga Asia Tengah di timur. Akhirnya Islam menaklukkan sebagian besar Afrika, Eropa dan India. Peta berikut dari Silk road foundation website

Image

Menurut Wikipedia perkiraan ukuran kekhalifahan Islam saat itu lebih dari 5 juta mil persegi.

Di masa sekarang, Islam sedang bergerak membangun area-area bersyariah Islam di Eropa bahkan di Amerika.

Populasi Islam mulai merambah naik berusaha menyalip Kristen.

Pakistan memproduksi bom nuklir dengan kecepatan cukup, dan Iran sudah diambang produksi bahkan menurut pensiunan Jenderal Mayor Vallely sudah memiliki bom. Iran mungkin tidak bisa dicegah menggunakan bom karena keyakinan akan ajaran bom bunuh diri di pemerintahan Islam radikal tsb.

****
anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby duren » Fri Oct 21, 2011 10:51 pm

anne wrote:Tahun 631, Muhammad memerintahkan umat Islam untuk mempersiapkan perang Tabuk, bagian dari kekaisaran Byzantium. Sewaktu pasukan Islam tiba disana, pasukan Byzantium menyerah tanpa perlawanan. Muhammad memaksa para pemimpin daerah untuk menyetujui pajak Jizya yang diajukannya.

@Anne

Mohon cari referensi lain tuk yang saya bold.
Perang Tabuk itu GA PERNAH ADA ... sakin malu nya , para muslim mengantinya dengan istilah EKSPEDISI TABUK .
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby anne » Sun Oct 23, 2011 9:17 pm

Benar. Perang Tabuk tidak pernah terjadi. Mengherankan bahwa sang nabi suci dan Allah yang ‘maha tahu’ ternyata bertindak atas dasar rumor/kabar burung belaka:

Belakangan saya baru mengerti maksud om Duren. Memang memalukan sekali. Sudah cape-cape mempersiapkan segala sesuatu, ternyata cuma kabar burung. Jadinya GR sendiri (sementara Byzantium: ngapain ngurus gurun gersang). Pulangnya ya marah-marahlah (beneran yg ga ikut ekspedisi dong, tapi biar ga malu dan saking keselnya, mereka diancam azab). Di kemudian hari, dibuatlah berbagai kisah untuk menutupi rasa malu.

Sedihnya, wahyu yg diturunkan berdasarkan kabar burung (at-Taubah/al-Baraat) punya efek jangka panjang yg mengerikan, sekaligus menjelaskan yg dimaksud sama sekali bukan jihad internal, tapi dalam arti sebenarnya dan suatu keharusan bagi setiap umat Islam. Yg menolak, ancamannya siksa pedih Allah yg tidak maha tahu tapi maha doyan ‘kabar burung.’

Saya mau tambahkan keterangan dari wiki di atas tp tidak bisa di edit lagi.

Sekarang jadi paham.
Trims, ya.
[url](http://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Tabouk)[/url]
The Battle of Tabouk (also called the Battle of Tabuk) was a military expedition, which, according to Muslim biographies, was initiated by the Prophet Muhammad in October, AD 630. Muhammad led a force of as many as 30,000 north to Tabouk in present-day northwestern Saudi Arabia, with the intention of engaging the Byzantine army. Though not a battle in the typical sense, if historical the event would represent the opening conflict in the coming Byzantine-Arab wars. There is no contemporary Byzantine account of the events, and much of the details come from later Muslim sources. Noting this, as well as the fact that the armies never met, some Western scholars have questioned the authenticity of the details surrounding the event;[1] though in the Arab world it is widely held as historical.

http://en.wikipedia.org/wiki/Byzantine%E2%80%93Arab_Wars
According to Muslim biographies, Muhammed, having received intelligence that Byzantine forces were concentrating in northern Arabia with alleged intentions of invading Arabia, led a Muslim army north to Tabouk in present-day northwestern Saudi Arabia, with the intention of pre-emptively engaging the Byzantine army; the news, however, proved to be false. Though it was not a battle in the typical sense, nevertheless the event, if it actually occurred, would have represented the first Arab attack on the Byzantines. It did not, however, lead immediately to a military confrontation.[8] However, there is no contemporary Byzantine account of the Tabuk expedition, and many of the details come from much later Muslim sources

[url](http://id.wikipedia.org/wiki/Ekspedisi_Tabuk)[/url]
Setelah sampai di Tabuk, umat Islam tidak menemukan pasukan Bizantium ataupun sekutunya. Menurut sumber-sumber Muslim, mereka menarik diri ke utara setelah mendengar kedatangannya pasukan Muhammad. Namun tidak ada sumber non-Muslim yang mengkonfirmasi hal ini. Pasukan Muslim berada di Tabuk selama 10 hari. Ekspedisi ini dimanfaatkan Muhammad untuk mengunjungi kabilah-kabilah yang ada di sekitar Tabuk. Hasilnya, banyak kabilah Arab yang sejak itu tidak lagi mematuhi Kekaisaran Bizantium, dan berpihak kepada Muhammad dan umat Islam. Muhammad juga berhasil mengumpulkan pajak dari kabilah-kabilah tersebut.
anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby duren » Sun Oct 23, 2011 9:43 pm

anne wrote:Sedihnya, wahyu yg diturunkan berdasarkan kabar burung (at-Taubah/al-Baraat) punya efek jangka panjang yg mengerikan, sekaligus menjelaskan yg dimaksud sama sekali bukan jihad internal, tapi dalam arti sebenarnya dan suatu keharusan bagi setiap umat Islam. Yg menolak, ancamannya siksa pedih Allah yg tidak maha tahu tapi maha doyan ‘kabar burung.’

Lha kabar burung itulah yang menjadi asal muasal ayat kebesaran si nkong Pepe ini

Q 9.29 JIZYAH : Patuh Sedang Mereka Dalam Keadaan Tunduk

Namanya juga nabi BURUNG :green:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby nadia ghazali » Mon Oct 24, 2011 12:37 pm

Thanks banget buat sist anne yg sudah memosting topik ini
nadia ghazali
 
Posts: 1141
Joined: Fri Nov 19, 2010 9:48 am

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby anne » Wed Oct 26, 2011 6:36 am

Hai Sis Nadia,
Salam kenal

Senang membaca reply-nya. Syukurlah bila bermanfaat.
anne
 
Posts: 502
Joined: Wed Sep 21, 2011 9:52 pm

Re: Sebuah Halaman Web Yang Didedikasikan pada Gangster di Masa

Postby iamthewarlord » Wed Oct 26, 2011 8:54 am

thank Anne, artikelnya sangat menarik, singkat dan padat.
User avatar
iamthewarlord
 
Posts: 4494
Images: 6
Joined: Sun Feb 08, 2009 11:07 pm
Location: “Ibadah lelaki akan diputus dengan lewatnya keledai, wanita dan anjing hitam.” Muhammad.

Postby ali5196 » Sat Nov 05, 2011 4:05 am

bravo anne atas kerja kerasnya, sorry yah om ali lagi absen, abis encok2 sih! maklum udah bau tanah. Tapi sekarang pelan2 sudah kembali periksa terjemahan.

=D> =D>
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm

Postby ali5196 » Mon Nov 07, 2011 12:04 am

Anneee ... aduh ini artikel kayaknya berisi pengulangan deh. Bukannya dilarang diterjemahkan tapi karena kita kekurangan tenaga penerjemah, sebaiknya Anne ambil artikel2 yg belon pernah dibahas atau tinggi nilai sumbangannya. Spt Prophet of Doom misalnya, om pingin usul agar kau setop aja terjemahannya karena mengulang2 yg udah sering dibahas disini.

Kalo mau terjemahin artikel, tolong di clear sama om dulu atau ama senior lainnya biar gak mentoq di pengulangan.

Terims lagi atas kerja kerasnya.
ali5196
 
Posts: 17309
Images: 135
Joined: Wed Sep 14, 2005 5:15 pm


Return to Resource Centre JIHAD dlm Quran & Hadits



Who is online

Users browsing this forum: No registered users