.

Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalisme

Mengungkapkan cara berpikir Muslim pada umumnya dan Muslim di FFIndonesia pada khususnya.

Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalisme

Postby muhamad_faque » Mon Dec 23, 2013 4:58 pm

Palestina adalah simbol perjuangan, karena itu biasanya orang-orang yang mengklaim aktivis dakwah biasanya nggak akan ketinggalan untuk memasang segala macam pernik berbau palestina supaya dianggap sebagai aktivis dakwah. Paling sering yang saya temui, seperti suatu kewajiban bagi ‘aktivis dakwah’ ini untuk nempel “bendera palestina” di jaketnya, lambang pengorbanan klaimnya. Padahal kalo mereka tau betul apa makna bendera itu, mungkin bendera itu nggak pernah akan tersemat di jaketnya.

Sedih memang kalo menemui aktivis model begini, yang lebih sedihnya lagi ketika saya ketemu temen saya (ceritanya selesai pengajian) yang di sepedanya ada bendera palestina, spontan saya sampaikan dengan setengah kesel “antum belum paham ya?!” (kata2 ini dulunya sering dialamatkan kepada saya dan SHSD oleh Fatih Karim, pas kita mau diomelin heheheh..)

Memang banyak aktivis yang belum paham tentang sekulerisme dan kroco-nya walau katanya mereka mengutuk sekulerisme sampe 7 turunan. Termasuk ‘anak hasil diluar nikah-nya’ yang bernama nasionalisme. Sebuah perasaan semu, persatuan maya yang dibangun atas dasar kesamaan suku bangsa ditambah rendahnya cara mikir.

Nasionalisme inilah yang bertanggung jawab atas histerisnya cewe-cewe kampungan pas liat si Irfan, dan yang membuat bapak-bapak rame-rame beli baju, jaket merah, selendang merah, eforia ndeso, rela pawai naek motor sambil nyanyi ‘garuda di dadaku’ sementara anaknya dirumah nangis nyari susu. Dan asal tau aja, cara paling mudah dan instan untuk mengecap nasionalisme adalah dengan bendera. Ya, dengan mengangkat satu bendera tertentu, seolah-olah seseorang sudah menjadi satu bagian ikatan tertentu namanya nasi-on-alis-me! basi!

Karena itulah ketika awal abad ke-20, saat itu ketika Khilafah Islam Utsmaniyah sedang menghadapi masalah besar akibat dari kesalahan mereka dalam menerapkan Islam baik fikrah dan thariqahnya, bangsa barat via Inggris dan Prancis memilih nasionalisme sebagai pisau penikam ummat Islam dengan cara menyuntikkan ide gila ini kepada kaum Arab di Syam dan kepada kaum Turki di Eropa. Dan tebak, apa yang mereka lakukan pertama kali?.

Kalo Anda menjawab “Bendera”, Anda jenius dan 100% tepat!

Lewat bendera, Islam dipecah. Pada 1911 dibentuk Fatat Al-Arab (bahasa Londo-nya Jong Arab), di Paris, yang dimotori oleh cendekiawan ‘kebablasan’ yang kuliah di Prancis. Dan sejak saat itu mereka memutuskan untuk meneruskan cita-cita Jamaluddin Al-Afghani dan muridnya Muhammad Abduh untuk memecah-belah Islam dan menerima penggabungan peradaban Barat dan Islam. (btw, banyak orang Muslim tertipu dan menganggap Jamaluddin Al-Afghani dan Muhammad Abduh adalah tokoh Islam, yang kayak begini berarti ora pendidikan).

Jauh sebelumnya, Prancis juga telah berhasil meniupkan candu nasionalisme via pelajar-pelajar Turki yang kuliah di Prancis untuk mendirikan Fatat At-Turk (Jong Turk). Dibantu oleh Freemasonry Yunani, maka gerakan Turki Muda ini berhasi menjajakan ide nasionalisme di parlemen via ‘Comitee of Union and Progress’ dan melengserkan Abdul Hamid II yang saat itu sedang berjuang habis-habisan untuk mempertahankan Khilafah. Namun Abdul Hamid II telah maksimal, hantaman Yahudi Zionis, Prancis,Inggris, kaum Nasionalis, Nasrani dan Syaikhul Islam yang berkhianat akhirnya dapat meruntuhkan Khilafah.

Singkat cerita, gerakan ini akhirnya menghasilkan yang sesuai dengan keinginan empunya, Inggris. Dengan sentimen nasionalisme, kaum Arab memberontak terhadap Khilafah dan tunduk pada Barat, setelah itu Prancis dan Inggris membagi-bagi wilayah mereka. Inggris mendapatkan sebagian besar wilayah Arab dari pecahan Khilafah Utsmani, sementara Prancis ‘lumayan’ mendapat Sudan, Tunisia, Aljazair, Syria dan Lebanon.

Well, that’s the way they once killed us

Ok, kembali lagi ke bendera. Yang ingin saya sampaikan sebenarnya sederhana, tahukah Anda bendera apa yang disepakati oleh kaum Nasionalisme Aran untuk meruntuhkan Khilafah Islam yang menerapkan syari’at Allah kepada ummatnya dari zaman Rasul sampe 1924?. Bendera itu mereka sepekati terdiri dari 3 warna: Merah, Hitam, Hijau dan Putih. Inilah yang menjelaskan mengapa bendera negara-negara yang lahir dari nasionalisme arab ini komposisinya tersusun dari warna-warna dasar itu.




Dengan kata lain, bendera bukan hanya bendera. Ia adalah lambang, ia adalah cerminan ideologi, lebih daripada itu bendera adalah identitas perjuangan. Bendera bukan hanya pemanis dan penghias pasukan, tetapi ia adalah ruh pengorbanan dan visi hidup seseorang. Makanya Rasulullah Muhammad betul-betul memperingatkan tentang ihwal bendera:


وَمَنْ قَاتَلَ تَحْتَ رَايَةٍ عُمِّيَّةٍ يَدْعُو إِلَى عَصَبِيَّةٍ أَوْ يَغْضَبُ لِعَصَبِيَّةٍ فَقُتِلَ فَقِتْلَةٌ جَاهِلِيَّةٌ

“..dan barang siapa yang berperang dibawah bendera ketidak jelasan dan menyeru kepada kefanatikan atau marah karena fanatik kemudian terbunuh maka terbunuhnya adalah terbunuh secara jahiliyah.”

Dalam banyak riwayat para ahli hadits, Rasulullah sendiri punya bendera yang jelas, 2 warnanya: hitam dan putih. Ibnu Abbas menyampaikan bahwa didalamnya terdapat kalimat tauhid atau syahadat. Inilah bendera yang layak diangkat, dijadikan simbol perjuangan dan persatuan.

Akhirul Kalam, berhati-hatilah dalam perjuangan, jangan sampai niat kita membantu saudara kita yang tertindas di Palestina justru menjadi sesuatu yang buruk karena kita tidak mengerti duduk permasalahan dan akhirnya malah mendukung ‘nasionalisme palestina’, pisau yang sama yang menikam persatuan kaum Muslim dalam Khilafah. Jangan sampe jatuh ke lubang yang sama dua kali, atau anda malah memilih jatuh ke lubang yang berbeda. Seharusnya kita semua awas dengan peringatan Rasulullah akan perpecahan dan kembali berpegang teguh dalam hukum Islam, Allah yang sama dan tentunya bendera yang sama. Insya Allah =)

kalo gitu mari kita baca sama-sama:

“mulai harini saya njataken talak tiga pada nasionalisme, segala hal yang menjangkut pemindahan kekuasaan dan lain hal akan diselesaikan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja”

Felix Siauw – yang stress gara-gara kebanyakan liat orang stress
follow me on twitter @felixsiauw
------------------------------------
terlihat jelas, semakin kaffah seorang muslim semakin kurang ajar dia pada negaranya, yang ginian pantesnya di petrus aja nih daripada nyebarin ajaran2 ga bener nyuruh orang lain ga cinta negara

Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalisme


FFI Alternative
Faithfreedompedia
User avatar
muhamad_faque
 
Posts: 230
Joined: Mon Oct 10, 2011 2:14 am

Re: Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalism

Postby fayhem_1 » Mon Dec 23, 2013 7:08 pm

lho perasaan aq dah reply thread ini..

Felix siaw memang ga waras
User avatar
fayhem_1
 
Posts: 1402
Joined: Tue Sep 08, 2009 6:55 pm

Re: Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalism

Postby slomo » Tue Dec 24, 2013 7:22 am

FelixSiaw tidak "kurang ajar", tetapi sangat-sangat "terpelajar" islamnya,,,, seorang "true moslem"
Kita butuh orang2 seperti Felix untuk membantah dakwah TAQIYYA,,,,
slomo
 
Posts: 112
Joined: Mon Jan 24, 2011 4:07 pm

Re: Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalism

Postby I Want You » Wed Jan 22, 2014 5:38 pm

namanya aja Felix Siaw , menurut teman ane SIAW ( dalam bahasa hokkien ) artinya gila , sinting , atau miring otaknya , bisa juga artinya sperma, cairan mani, atau semen .

jadi maklumlah anda artikan sendiri nama si muallaf kurang ajar felix siaw itu. :axe:
User avatar
I Want You
 
Posts: 2394
Joined: Thu May 07, 2009 2:20 pm
Location: Serambi Yerusalem

Re: Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalism

Postby scheherazade » Mon Feb 17, 2014 8:36 pm

I Want You wrote:namanya aja Felix Siaw , menurut teman ane SIAW ( dalam bahasa hokkien ) artinya gila , sinting , atau miring otaknya , bisa juga artinya sperma, cairan mani, atau semen .

jadi maklumlah anda artikan sendiri nama si muallaf kurang ajar felix siaw itu. :axe:


Jangan gitu donk, marga die sama ama marga saya... --"a
scheherazade
 
Posts: 508
Joined: Sat Feb 02, 2013 1:19 am

Re: Felix Siaw(si mualaf kurang ajar): Say no to nasionalism

Postby gema » Mon Feb 17, 2014 11:42 pm

wadduuhh...!!! Siaw itu salah satu marga tiong hoa toh...? Hal Ini mesti di somasi tuh Bro IWY. :green:
User avatar
gema
 
Posts: 1097
Joined: Sun Sep 08, 2013 10:27 pm


Return to CARA BERPIKIR MUSLIM



Who is online

Users browsing this forum: No registered users