.

saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda kafir?

Mengungkapkan cara berpikir Muslim pada umumnya dan Muslim di FFIndonesia pada khususnya.

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby gateway » Fri Nov 16, 2012 9:26 pm

Kre-setan wrote:yang menjadikan anda islam itu :

1.syahadat
2.sholat
3.puasa
4.zakat
5.haji

dibawah ini TIDAK MENENTUKAN (note: tidak menentukan bukan berarti nggak boleh dikerjakan) anda islam atau enggak :

--menari berputar putar di iringi qasidah
-berziarah ke makam para wali
-mencintai pendeta
-memalak kapir
-membenci/mencintai yahudi
-poligami/monogami
-memiliki/tidak memiliki budak
-taqiya/tidak taqiya

-
-

@yongis
Silahkan anda makan sate babi karena itu tidak termasuk salah satu syarat keislaman dalam 5 butir pernyataan kresetan.
Baithewei daging babi itu uennak banget, terjangkau, menyehatkan.
Dijamin segala kemunafikan belenggu ketertarikan anda terhadap islam aka muhammad langsung lenyap tak berbekas.
Yang dibutuhkan hanya keberanian tekad untuk keluar dari zona aman islam (keluarga/teman/lingkungan/pemerintah) yang membius semenjak anda lahir, dibesarkan sampai sekarang dan melihat dunia apa adanya tanpa doktrin2 menyesatkan ala alquran.
Dari situ anda baru dapat merasakan arti kedamaian dan keberadaan Tuhan tanpa sekat2 belenggu kemunafikan islam.
User avatar
gateway
 
Posts: 1031
Joined: Sun Aug 21, 2011 8:59 am

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Fri Nov 16, 2012 10:55 pm

yongis wrote:inilah anehnya...soalnya hadist2 yang beredar di gramedia itu banyak terpotong...jadi shahih menurut buku gramedia , maka mursyid bisa melengkapi kata2 yg hilang tersebut.....soalnya kalo memahami hadist shahih yang tercetak kalo di papar begitu saja memang terllihat serem...makanya perlu mursyid yang menerangkan lebih jauh mengenai maknanya dan transfer pengertian spiritual , makanya akan terasa kalau nabi adalah lembut dan mulia....,


bukan sahih berdasar gramedia, tapi sahih secara global. apa yg beredar umum di dunia saat ini adalah yg diterima dan dianggap benar oleh mayoritas ulama, bahkan oleh ulama arab sendiri yg lebih lama mengenal dan mengetahui sejarah muhammad.

yongis wrote:sayang saya gak bisa baca kitab kuning...kalau bisa mungkin disitu bisa banyak lagi ketemu rahasia nabi yang benar daripada buku2 hadist terjemah inggris atau indonesia..


itu asumsi ente. :green:

kitab kuning juga masih bisa diragukan isinya karena mash bercampur dgn dongeng dan hikayat. justru terjemahan inggris dan indonesia yg beredar umum lebh dapat dipercaya karena terbuka utk umum secara universal yg semua muslim sedunia bisa kroscek, beda dgn kitab kuning yg hanya beredar dikalangan sendiri. [-X

kitab kuning itu hanyalah sebuah jenis pencetakan buku, bukan sebuah kepastian berisi ilmu-ilmu agama yang shahih. Sehingga kita tidak bisa menggeneralisir penilaian kita tentang kitab kuning itu, kecuail setelah kita bedah isi kandungan materi yang tertulis di dalamnya.
http://blog.re.or.id/apakah-kitab-kuning-itu.htm

yongis wrote:akhirnnya jadi ada 2 versi nabi...nabi yang tercetak di buku yang seram menurut FFI, dan versi nabi yang lembut dan penuh kasih yang dipapar oleh mursyid

nabi yang berada di buku2 tercetak adalah nabi yang sudah dianggap meninggal ( wahabi, yang banyak dipakai FFI untuk debat ), sementara nabi versi mursyid spiritualnya tetap hidup bersama setiap manusia ( nur muhammad ), beliau selalu mengawasi kita hingga detik ini....

dan pada guru juga sering menasihatkan jangan tergantung sama buku, karena kebanyakan buku hadist tercemar oleh ego penyusunya...jadi pemahamanya bisa salah...makanya mohon maklum..


disinilah letak kerancuannya... apakah sang mursyid bukan manusia sehingga tidak memiliki ego dan tidak bisa salah ? dan plis jgn bilang fiqh tidak bisa salah, karena fiqh tidak lepas pula dari unsur manusia. [-(


yongis wrote:saya bukan mati rasa....tapi saya percaya versi nabi muhammad yang halus dan lembut...bukan yang versi barbar


sama seperti seorang ibu yg tidak mau percaya bhw anaknya seorang penjahat kelas kakap sampai melhat dgn mata kepala sendiri. itu bukan kebenaran, hanya sebuah pilihan. pilihan utk merasa nyaman .

yongis wrote:...pasti UJUNGNYA netter FFI akan minta bukti MANA SURAT HADIST NYA...,


tentu saja, darimana dapat dinilai benar atau tidak nya sesuati jika tidak ada bukti nya ? apakah ente bisa diyakinkan bhw saya adalah seorang nabi jika tanpa disertai bukti ? i dont think so.... [-X

yongis wrote:ya saya pasti gak bisa membuktikan lah..semua itu ada di dalam qalbu guru saya ke saya...


apa bedanya dgn hadis yg ditulis dalam buku yg katanya tergantung ego si penulis ? toh ente cuma asal terima juga dari sang guru tanpa pernah bisa cek dan ricek soal kebenaranya. :lol:

selama ini gw berpikir bhw sufism itu semacam klub pemikir seperti pemikir2 yunani masa lalu yg selalu bertanya why...why...why...kenapa begini...kenapa begitu

tapi tampaknya pemikirannya hanya bersifat diluar diri sendiri, tidak pernah kedalam/diri sendiri. buku hadis universal bisa salah, mursyid selalu benar. :roll:

yongis wrote:jadi sebenarnya kesimpulanya SUFI dan FFI yaaaa gak nyambung gitu...


tentui saja ga nyambung, sufism kan mash berbau2 islam.


yongis wrote:saya sempat dibilang halal darahnya oleh kawan kantor yang WAHABI


setidaknya terbukti FFI tidak berbohong soal kesadisan islam dgn muslimnya.


yongis wrote:......jadi terima kasih...sudah cukup banyak tanggapan...akhirnya jelas juga...jadi POSISI saya adalah MASIH ISLAM tapi sudah agak di pinggir lah...bukan target FFI lagi untuk di doktrin..karena sudah punya dunia sendiri.........sekian dan terima kasih


jdi maksudnya ga kembali ke sini lgi nih ? :-k

masak nongol sehari trus ngilang, kayak jelangkung aja datang ga diundang pulang ngga diantar :lol:
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby yongis » Fri Nov 16, 2012 11:45 pm

maap...kalo diserbu gini saya kelabakan juga..maklum..sibuk jualan nih.......saya jawabnya terpaksa loncat loncat...maaap yaaaaa

yongis wrote:-tidak ingin bekerja kantoran lagi, maunya dagang aja , yang sederhana aja insya allah cukup, tidak berpikiran duniawi lagi


kalo yang ini tidak ada urusannya sama murtad atau tidak...krn masalah Profesi


tentu sangat urusan...orang yang sudah masuk tariqah sufi tentu jadi lebih banyak waktu2 ibadahnya daripada yang tidak di tariqah...kalo mahzab muhamadiyah biasa kan cuma rukun iman dan islam...gak ada rukun ihsan nya...sementara kalau sudah masuk ke rukun ihsan tentu saja sunnahnya jadi buanyaaaak banged...

kalau iman dan islam lebih banyak ke syariahnya..cukup sholat puasa zakat,haji,baca quran, kalo sempet ya hadist lah...belajar sama ustad saja..yg propesor kalo bisa...*waktu ibadah dikit aja deh dibanding total hidup 24 jam*

kalau di tariqah tambahanya jadi : zikir adab harian yang bisa 1 jam-an minimal setiap harinya, ada zikir mingguan ( zikir utama ), ada maulid,manaqib, sholawatan,qasidahan, ini bisa berjam-jam lho,ziyarah, belum lagi sholat2 sunnah yang mungkin tidak dikenal oleh mahzab muhammadiyah seperti sholat tasbih,sholat isyraq,sholat syukur wudhu dan sholat, taubat...ada sholat rabu wekasan......,kalau diluar tariqah orang sholat sunnah paling 2 rokaat sebelum fardu dan 2 rokaat sesudah fardu( duhur dan isya )..kalau didalam tariqah bisa 10-10 lho..cukup pegal juga kalo gak biasa..., saya waktu masih kerja kantoran zikir utama cuma seminggu sekali..itupun sambil terkantuk kantuk...semenjak sudah tidak kerja kantoran saya bisa TIGA KALI seminggu zikir utamanya..karena bisa tidur siang dulu ( curang sih ) tapi ya kenikmatan dan kepuasanya luar biasa....wiraswasta kalo ngejar dunia gak ada bedanya sama kerja kantor, habis waktu cuma buat cari duit duniawi ....tapi kalo wiraswasta cara saya bebas kapan saya mau buka dan tutup warung untuk menyesuaikan acara di majelis......,,kalo kantor mana bisa...telat dikit aja kena SP.. :rofl:



oot dikit : kehidupan di tariqah tidak mudah...dan saya juga tidak berani sesumbar bahwa saya kuat disini..sama sekali tidak.....udah ibadahnya tambah buanyaaakkk..biasanya antar murid suka ada benturan2/cobaan...kita bisa berantem antar sesama murid...,selain itu ada PARADOX2 antara guru ke khalifahnya , atau antara khalifah dengan khalifah...yang gak tahan akan desersi....,bertumbangan...disini kata kuncinya adalah SABAR dan MENERIMA...barulah kita bisa bertahan selama mungkin......juga untuk kehidupan kita tidak lagi menjadi seperti yang kita inginkan....,kehidupan kita menjadi apa yang guru,rasulullah saw dan Allah inginkan..misal..kita maunya kerja kantoran...maka secara ajaib kita gak akan diterima dikantor manapun...tapi kalau kita cuma dagang kecil2 an malah lancar..,itu semua biasanya atas perintah/kehendak guru..gunanya untuk menekan dan menundukan EGO kita....dan semuanya dilihat oleh Rasulullahs saw dan Allah ta'ala......ikut tariqah berarti ikut maunya guru, rasul dan allah, kita diarahkan untuk tidak ada keinginan lagi terhadap kehidupan ini, tapi kita wajib bekerja dan menafkahi keluarga ( dengan arahan guru tentunya )...TERUS KENAPA SAYA MAU REPOT-REPOT BEGINI??

karena saya menemukan kenikmatan hati, kenikmatan cinta, dan banyaak sekali jawaban atas pertanyaan2 saya yang tidak terjawab oleh profesor manapun...saya jadi tau siapa saya dan apa tujuan hidup saya, dan apa tugas saya nantinya...saya tinggal menjalani aja tak perlu bertanya...sami'na wato'na
User avatar
yongis
 
Posts: 377
Joined: Wed Apr 21, 2010 4:31 pm

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby xeNium » Fri Nov 16, 2012 11:54 pm

Belum deh kayaknya, udah murtad aja biar hatinya adem tapi ati-ati di jadiin target hunting.

Cici yongis dah jadi gila atau apa ya ahaha? Tiba-tiba kerja jadi pedagang, sayang banget kerjaan kantorannya kalau gitu gk usah kuliah atau gimana --a
xeNium
 
Posts: 74
Joined: Sat Jul 14, 2012 8:38 pm

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Joe Andmie » Fri Nov 16, 2012 11:57 pm

Bro MBL...
Kalo tengok avatarnya, ingat waktu dikuliahi abis2an yg materinya mirip Yongis,
pokoknya baca,imani,ndak perlu ngerti.
Jangan percaya tafsir,hadist,
Wah seram, itu yg dipanggil pak uztad wajahnya bisa robah2 warna macam bunglon.Melotot terus.
Kerana rahasianya ketahuan saya ndak diperkenalkan ikut mengaji.
Kiranya Sdr.Yongis bisa mengerti islam yg sebenarnya,seperti yg bro paparkan.
Kalo Sdr Yongis emang benar2 ingin tahu ada apa dibalik islam, saya akan kasih alamat datuknya.
User avatar
Joe Andmie
 
Posts: 1761
Images: 1
Joined: Mon Jul 04, 2011 6:48 pm
Location: DIBAWAH POHON KELAPA SAWIT

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby xeNium » Fri Nov 16, 2012 11:59 pm

Joe Andmie wrote:Bro MBL...
Kalo tengok avatarnya, ingat waktu dikuliahi abis2an yg materinya mirip Yongis,
pokoknya baca,imani,ndak perlu ngerti.
Jangan percaya tafsir,hadist,
Wah seram, itu yg dipanggil pak uztad wajahnya bisa robah2 warna macam bunglon.Melotot terus.
Kerana rahasianya ketahuan saya ndak diperkenalkan ikut mengaji.
Kiranya Sdr.Yongis bisa mengerti islam yg sebenarnya,seperti yg bro paparkan.
Kalo Sdr Yongis emang benar2 ingin tahu ada apa dibalik islam, saya akan kasih alamat datuknya.


Wakwkawk!
xeNium
 
Posts: 74
Joined: Sat Jul 14, 2012 8:38 pm

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby swatantre » Sat Nov 17, 2012 4:09 am

Joe Andmie wrote:Kalo Sdr Yongis emang benar2 ingin tahu ada apa dibalik islam, saya akan kasih alamat datuknya.

Itu maksudnya datuknya seiorang murtadin?
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Joe Andmie » Sat Nov 17, 2012 10:36 am

swatantre wrote:

Itu maksudnya datuknya seiorang murtadin?

Datuk, diIndo istilah populer orang pinter,tentu faham benar islam.
Sekarang balik kekaharingan lantaran peristiwa madura-dayak.
Siap diajak kealam lain?
User avatar
Joe Andmie
 
Posts: 1761
Images: 1
Joined: Mon Jul 04, 2011 6:48 pm
Location: DIBAWAH POHON KELAPA SAWIT

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Steviant » Sat Nov 17, 2012 1:16 pm

Yongis wrote:tentu sangat urusan...orang yang sudah masuk tariqah sufi tentu jadi lebih banyak waktu2 ibadahnya daripada yang tidak di tariqah...kalo mahzab muhamadiyah biasa kan cuma rukun iman dan islam...gak ada rukun ihsan nya...sementara kalausudah masuk ke rukun ihsan tentu saja sunnahnya jadi buanyaaaak banged...
semuanya itu adalah ibadah yg merupakan perintah manusia yg dihapalkan, dan hanya membuat diri merasa nyaman karena mengira telah membuat pahala yg banyak dan layak pemperoleh keselamatan. Tahukah kamu beda ibadah islam dan kafir? Kami tidak menganggap ibadah sebagai beban,tapi merupakan ungkapan terima kasih kpd TUHAN karena sudah memperoleh keselamatan. Daripada melakukan ritual beserta mantra2 yg diucap ber-ulang2 ,lebih baik Lakukanlah sesuatu yg sekiranya orang lain dapat berterima kasih kepada anda dan mengucap syukur memuliakan nama TUHAN.
User avatar
Steviant
 
Posts: 366
Joined: Thu Nov 24, 2011 9:28 pm
Location: In ur heart

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby momed_xxx3 » Sat Nov 17, 2012 2:46 pm

yongis wrote:-tidak ingin bekerja kantoran lagi, maunya dagang aja , yang sederhana aja insya allah cukup, tidak berpikiran duniawi lagi
Dagang itu juga bagian dari memenuhi kebutuhan duniawi, khan ya?????

tentu sangat urusan...orang yang sudah masuk tariqah sufi tentu jadi lebih banyak waktu2 ibadahnya daripada yang tidak di tariqah...kalo mahzab muhamadiyah biasa kan cuma rukun iman dan islam...gak ada rukun ihsan nya...sementara kalau sudah masuk ke rukun ihsan tentu saja sunnahnya jadi buanyaaaak banged...

waah capek juga yha kalo gthu, emang manfaat nya itu apa yha??????? bukannya malah ngerepotin Aloh tuh karena banyak permintaan (doa)?????

kalau iman dan islam lebih banyak ke syariahnya..cukup sholat puasa zakat,haji,baca quran, kalo sempet ya hadist lah...belajar sama ustad saja..yg propesor kalo bisa...*waktu ibadah dikit aja deh dibanding total hidup 24 jam*

kalau di tariqah tambahanya jadi : zikir adab harian yang bisa 1 jam-an minimal setiap harinya, ada zikir mingguan ( zikir utama ), ada maulid,manaqib, sholawatan,qasidahan, ini bisa berjam-jam lho,ziyarah, belum lagi sholat2 sunnah yang mungkin tidak dikenal oleh mahzab muhammadiyah seperti sholat tasbih,sholat isyraq,sholat syukur wudhu dan sholat, taubat...ada sholat rabu wekasan......,kalau diluar tariqah orang sholat sunnah paling 2 rokaat sebelum fardu dan 2 rokaat sesudah fardu( duhur dan isya )..kalau didalam tariqah bisa 10-10 lho..cukup pegal juga kalo gak biasa..., saya waktu masih kerja kantoran zikir utama cuma seminggu sekali..itupun sambil terkantuk kantuk...semenjak sudah tidak kerja kantoran saya bisa TIGA KALI seminggu zikir utamanya..karena bisa tidur siang dulu ( curang sih ) tapi ya kenikmatan dan kepuasanya luar biasa....wiraswasta kalo ngejar dunia gak ada bedanya sama kerja kantor, habis waktu cuma buat cari duit duniawi ....tapi kalo wiraswasta cara saya bebas kapan saya mau buka dan tutup warung untuk menyesuaikan acara di majelis......,,kalo kantor mana bisa...telat dikit aja kena SP.. :rofl:

Lho kok pegal2 malah puas, bisa dijelaskan kepuasan apa yg didapat??????


oot dikit : kehidupan di tariqah tidak mudah...dan saya juga tidak berani sesumbar bahwa saya kuat disini..sama sekali tidak.....udah ibadahnya tambah buanyaaakkk..biasanya antar murid suka ada benturan2/cobaan...kita bisa berantem antar sesama murid...,selain itu ada PARADOX2 antara guru ke khalifahnya , atau antara khalifah dengan khalifah...yang gak tahan akan desersi....,bertumbangan...disini kata kuncinya adalah SABAR dan MENERIMA...
Lho kok malah berantem?????? katanya dapat kepuasan luar biasa, kok malah banyak yg gak tahan?????

barulah kita bisa bertahan selama mungkin......juga untuk kehidupan kita tidak lagi menjadi seperti yang kita inginkan....,kehidupan kita menjadi apa yang guru,rasulullah saw dan Allah inginkan..misal..kita maunya kerja kantoran...maka secara ajaib kita gak akan diterima dikantor manapun...tapi kalau kita cuma dagang kecil2 an malah lancar..
Wah berarti nasib kita ditentukan bukan oleh kita, kalo gitu santai2 sajalah nunggu nasib???? Lha emangnya kantor itu khan butuh sesuai kebutuhannya, kan ya????

itu semua biasanya atas perintah/kehendak guru..gunanya untuk menekan dan menundukan EGO kita....dan semuanya dilihat oleh Rasulullahs saw dan Allah ta'ala......ikut tariqah berarti ikut maunya guru, rasul dan allah, kita diarahkan untuk tidak ada keinginan lagi terhadap kehidupan ini, tapi kita wajib bekerja dan menafkahi keluarga ( dengan arahan guru tentunya )...TERUS KENAPA SAYA MAU REPOT-REPOT BEGINI??
Lha kalo bekerja dan menafkahi itu memang udah jadi kebiasaan aja sih, emang tuh guru mau nafkahi keluarga org laen, kalo gak berusaha dengan kemampuan sendiri yha gmana bisa dapet rezeki??????

]karena saya menemukan kenikmatan hati, kenikmatan cinta, dan banyaak sekali jawaban atas pertanyaan2 saya yang tidak terjawab oleh profesor manapun...saya jadi tau siapa saya dan apa tujuan hidup saya, dan apa tugas saya nantinya...saya tinggal menjalani aja tak perlu bertanya...sami'na wato'na
pertanyaan yg seperti apa yha??????
User avatar
momed_xxx3
 
Posts: 608
Images: 2
Joined: Fri Aug 31, 2012 11:15 am
Location: di Surga bersama anak2 kecil perawan

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby sixpackguy » Sat Nov 17, 2012 3:47 pm

yongis wrote:inilah anehnya...soalnya hadist2 yang beredar di gramedia itu banyak terpotong...jadi shahih menurut buku gramedia , maka mursyid bisa melengkapi kata2 yg hilang tersebut.....

Kalo mursyid yg melengkapi kata2 yg hilang tsb, berarti ntu hadist sahih menurut mursyid donk.
Darimana ente tau bahwa mursyid itu sedang melengkapi... bukan menambah2i?

yongis wrote:soalnya kalo memahami hadist shahih yang tercetak kalo di papar begitu saja memang terllihat serem...makanya perlu mursyid yang menerangkan lebih jauh mengenai maknanya dan transfer pengertian spiritual , makanya akan terasa kalau nabi adalah lembut dan mulia....,

Bisa ente berikan contoh sebuah hadist yg terlihat serem tapi ente rasakan lembut dan mulia setelah diterangkan sang mursyid. Coba dishare disini, tentu tak keberatan dibahas sama2 di FFI.
User avatar
sixpackguy
 
Posts: 1943
Images: 21
Joined: Wed Jan 19, 2011 1:21 am

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby xeNium » Sat Nov 17, 2012 5:41 pm

sixpackguy wrote:Bisa ente berikan contoh sebuah hadist yg terlihat serem tapi ente rasakan lembut dan mulia setelah diterangkan sang mursyid. Coba dishare disini, tentu tak keberatan dibahas sama2 di FFI.


Nyimak gan!
xeNium
 
Posts: 74
Joined: Sat Jul 14, 2012 8:38 pm

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby swatantre » Sun Nov 18, 2012 12:57 am

swatantre wrote:

Itu maksudnya datuknya seiorang murtadin?

Joe Andmie wrote:Datuk, diIndo istilah populer orang pinter,tentu faham benar islam.
Sekarang balik kekaharingan lantaran peristiwa madura-dayak.
Siap diajak kealam lain?

HAhaha... enggak ah, saya masih betah di alam sini... MAsih banyak rekan dan keluarga muslim yang perlu diterangi...
swatantre
 
Posts: 4193
Joined: Thu Jul 20, 2006 7:40 pm
Location: Tanah Suci, dalem Ka'bah

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Sima » Sun Nov 18, 2012 1:05 am

Bro yongis,

mudah2an anda masih membaca posting ini dan masih bersedia berdiskusi dengan saya.

Saya melihat bahwa saat ini anda berada dalam proses dan situasi yang sangat mirip dengan yang dialami oleh user candra_mukti19 dan user palestina beberapa tahun yang lalu. Keduanya saat ini adalah murtadin (CMIIW), setelah beberapa lama membela islam di FFI, dan yang kemudian menyatakan "perubahan pandangannya" di FFI, seperti pada thread yg ini:

mungkin-benar-apa-yang-dikatakan-oleh-ali-sina-t43141/

Cobalah dibaca, mungkin anda akan mendapatkan pencerahan.
Selain itu ada beberapa hal yang saya rasa sangat penting untuk dikonfirmasikan:

1. Apakah ini berarti anda setuju bahwa tindakan2 Muhammad adalah biadab, bila dibaca dari kisah2 yang ada di Quran dan Hadits yang saat ini beredar (dan dibaca dan diikuti oleh ratusan juta muslim)? Bukan dari penafsiran guru anda.

2. Apakah ini berarti anda merasa bahwa Quran yang beredar saat ini isinya TIDAK JELAS?

Apakah pernah terpikir oleh anda, bahwa anda hanya sedang berusaha mencari2 pembenaran atas keburukan2 yang ada lihat?
Anda orang baik, bro yongis, dan anda tidak tahan melihat kebusukan islam dan Muhammad, anda hanya belum rela melepaskan keislaman yang telah melekat seumur hidup anda ini. Lepaskanlah, islam dan Muhammad tidak lebih berharga daripada hidup anda, daripada kebenaran dan kebaikan itu sendiri. Sudah cukup dia membodohi anda selama ini.
Sima
 
Posts: 325
Joined: Tue Mar 23, 2010 12:28 am

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Mohmed Bin Atang » Sun Nov 18, 2012 1:13 am

Saya melihat bahwa saat ini anda berada dalam proses dan situasi yang sangat mirip dengan yang dialami oleh user candra_mukti19 dan user palestina beberapa tahun yang lalu. Keduanya saat ini adalah murtadin (CMIIW)


CMIIW juga..
candra_mukti19 nggak jelas murtad atau nggak, kalau palestina sepertinya iya..

okelah
lanjut bro
User avatar
Mohmed Bin Atang
 
Posts: 2336
Joined: Sun Feb 19, 2012 5:45 pm
Location: Surga Islam, bermain rudal bersama 72 bidadari

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby MaNuSiA_bLeGuG » Sun Nov 18, 2012 1:57 am

candra mukti itu ganti aliran doank...sama juga kayaknya ama yongis, ikutan sufi :-k
User avatar
MaNuSiA_bLeGuG
 
Posts: 4425
Images: 13
Joined: Wed Mar 05, 2008 2:08 am
Location: Enies Lobby

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby Sima » Sun Nov 18, 2012 2:10 am

Kalau dibaca di thread yg saya post di atas itu sih sepertinya bukan cuma ganti aliran:

candra_mukti19 wrote:kebenaran itu lebih penting dari Islam dan Muhammad itu sendiri.


candra_mukti19 wrote:maka seharusnya orang meninggalkan Islam dan Muhammad.

tapi masalahnya, muslim selalu berpikir "mustahil Muhammad dan Islam itu bertentangan dengan kebenaran, karena Muhammad dan Islam itu sendirilah yang di definisikan sebagai kebenaran. dan mereka selalu berpikir "tidak ada yang lebih mengetahui kebenaran kecuali allah dan rasulnya". oleh karena itu mereka berpikir "apapaun yang dilakukan oleh muhammad, itu pasti benar."
Sima
 
Posts: 325
Joined: Tue Mar 23, 2010 12:28 am

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby sixpackguy » Sun Nov 18, 2012 2:55 am

CM19 netter muslim dgn teknik taqqiya paling tinggi, memang sering bikin org bingung 8-[

Dia ga murtad. Masih islam. At least di post2 terupdatenya di trit terakhir yg die bikin.
Cari postingan2 terakhirnya la kl mw tau yg ter update.
Disono dia mengaku masih muslim yg membawa quran kemana2 dan berbincang2 dgn Yesus... :rofl:

jangan-meremehkan-pengalaman-mistik-bertemu-yesus-t44953/
candra_mukti19 wrote:Jangan menyangka bahwa saya telah meninggalkan Islam. Sampai saat ini, saya masih seorang muslim yang senantiasa menjalankan shalat 5 waktu, berpuasa pada bulan ramadhan dan menunaikan zakat. Kemana-mana saya membawa Quran dan menghafalnya. Yesus yang berjumpa dengan saya, ia tidak mengatakan “keluarlah dari Islam, dan masuklah ke dalam Kristen.” tidak, dia tidak mengatakan demikian sama sekali. Dia hanya berkata, “Bila hati mu lembut, maka kebenaran akan kau terima (dariku).”


Itu dah beberapa bulan lalu. Saat ini entah udah jadi apa lagi muslim taqqiyer satu itu :lol:
User avatar
sixpackguy
 
Posts: 1943
Images: 21
Joined: Wed Jan 19, 2011 1:21 am

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby sodrun » Sun Nov 18, 2012 10:43 am

yongis wrote:maap...kalo diserbu gini saya kelabakan juga..maklum..sibuk jualan nih.......saya jawabnya terpaksa loncat loncat...maaap yaaaaa

@ yongis,..
Mungkin akan lebih baik kalau anda bikin thread khusus di :
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/aliran-dan-sekte2-dalam-islam-f47.html
untuk membahas apa itu
- sufi
- tarekat
- nur muhammad
- mursyid
dan lainnya.
Bagaimana ?
:-k
sodrun
 
Posts: 1950
Joined: Sat Apr 30, 2011 8:38 pm

Re: saya semakin mantap jadi sufi,apakah berarti saya uda ka

Postby xeNium » Sun Nov 18, 2012 1:00 pm

sixpackguy wrote:CM19 netter muslim dgn teknik taqqiya paling tinggi, memang sering bikin org bingung 8-[

Dia ga murtad. Masih islam. At least di post2 terupdatenya di trit terakhir yg die bikin.
Cari postingan2 terakhirnya la kl mw tau yg ter update.
Disono dia mengaku masih muslim yg membawa quran kemana2 dan berbincang2 dgn Yesus... :rofl:

jangan-meremehkan-pengalaman-mistik-bertemu-yesus-t44953/

Itu dah beberapa bulan lalu. Saat ini entah udah jadi apa lagi muslim taqqiyer satu itu :lol:


Taqiyahnya jelas lol, secara logika yang menganggap Yesus sebagai Tuhan pasti akan masuk Kristen apa lagi yang agamanya Islam wong Islam sangat membenci Yesus 'Tidak secara langsung tetapi kalau dikorek ya iya, masalah Allah akan menghancurkan orang yang tidak berdosa karena Allah sangat mengingini hambanya minta ampun padanya'

Kecuali agamanya Buddha/Hindu etc, itu masih ada persenan gak bakal keluar dari agamanya, tapi kalau Islam keknya 0% pasti dah ngibrit keluar dari Islam.
xeNium
 
Posts: 74
Joined: Sat Jul 14, 2012 8:38 pm

PreviousNext

Return to CARA BERPIKIR MUSLIM



Who is online

Users browsing this forum: No registered users