.

Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Mengungkapkan cara berpikir Muslim pada umumnya dan Muslim di FFIndonesia pada khususnya.

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby ari jambronk » Fri May 06, 2011 9:15 am

Bro bagi FFI dan antek2 neoimperialisme orang2 seperti Osama atau Che Guevara adalah musuh karena menghalang-halangi niat kalian untuk mengeksploitasi negara atau bangsa yang dijajah. Itu sebabnya mereka dijuluki dengan macam2 julukan teroris, pemberontak, insurgent bahkan mbah ane sama ente dahulu dijaman penjajahan sering disebut EXtrimis2 sama wong londo, kecuali klo mbah ente antek2 penjajah mungkin dikasih roti apalagi klo memiliki ideologi dan keyakinan yang sama dengan wong londo pasti dapat buanyak fasilitas :green:

Tapi bagi sebagian orang osama dan Che guevara adalah inspirasi perlawanan terhadap ketidakadilan, perlakuan diskriminatif, dan eksploitasi neo imperialisme. walaupun mungkin caranya agak berlebihan.
ari jambronk
 
Posts: 152
Joined: Fri Mar 25, 2011 10:11 am

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby maemunah » Fri May 06, 2011 12:17 pm

ari jambronk wrote:
Tapi bagi sebagian orang osama dan Che guevara adalah inspirasi perlawanan terhadap ketidakadilan, perlakuan diskriminatif, dan eksploitasi neo imperialisme. walaupun mungkin caranya agak berlebihan.


benar
mereka menjalankan semua printah alloh swt yang ada di quran
quran adalah sumber teorrisme
maka osama didukung oleh semua umat islam
maemunah
 
Posts: 225
Joined: Tue Feb 23, 2010 11:56 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Mon May 09, 2011 2:22 am

Dudekh wrote:berarti ente anteknya ikwanul muslimin ya


ente berbakat jadi pelawak.. gak bisa baca tapi bisa nulis.. wk wk wk..
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Mon May 09, 2011 2:25 am

kalangkilang wrote:puji syukur, karena kafir bisa membuat anda berbahagia..


daftar audisi srimulat aja noh.. wk wk

kalangkilang wrote:terserah ente ngomong gitu, teriak tuh kemuka ustad-ustad pks, bilangin, jangan berani-berani bawa bendera syariat islam dengan partai kalian, yang isinya ustad penggemar gambar porno, dan ustad tukang kawin..
omong gitu sama muka-nya mereka..


jiahh dia nyuruh2.. siape ente??
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 2:33 am

kalangkilang wrote:puji syukur, karena kafir bisa membuat anda berbahagia..
syuhada wrote:daftar audisi srimulat aja noh.. wk wk

ngapain daftar ke srimulat, kalau ternyata islam sendiri bisa menjadi bahan humor para kafir,,
harusnya ente yang daftar srimulat. karena lawakanmu bro..

kalangkilang wrote:terserah ente ngomong gitu, teriak tuh kemuka ustad-ustad pks, bilangin, jangan berani-berani bawa bendera syariat islam dengan partai kalian, yang isinya ustad penggemar gambar porno, dan ustad tukang kawin..
omong gitu sama muka-nya mereka..
syuhada wrote:jiahh dia nyuruh2.. siape ente??


yah, sudah kalau kamu tidak bersedia,,mingkemm...
jangan teriak-teriak di ffi, menyatakan "ane tegaskan sekali lagi bahwa PKS bukan partai Islam yang membawa bendera syariat Islam. "

pahamkah,,
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Mon May 09, 2011 4:09 am

kalangkilang wrote:ngapain daftar ke srimulat, kalau ternyata islam sendiri bisa menjadi bahan humor para kafir,,
harusnya ente yang daftar srimulat. karena lawakanmu bro..


apa maksud ente manggil bro?? ane tegaskan bahwa ane bukan saudara ente.. kecuali ente masuk islam barulah ente menjadi saudara muslim ane

kalangkilang wrote:yah, sudah kalau kamu tidak bersedia,,mingkemm...
jangan teriak-teriak di ffi, menyatakan "ane tegaskan sekali lagi bahwa PKS bukan partai Islam yang membawa bendera syariat Islam.


jiahh dia nyuruh mingkem.. siape ente?? ane tegaskan sekali lagi, PKS itu cuma mengaku islam, tapi sebenarnya gak membawa bendera syariat Islam.

pahamkah?? wk wk wk
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kuta bali » Mon May 09, 2011 4:22 am

syuhada wrote:jiahh dia nyuruh mingkem.. siape ente?? ane tegaskan sekali lagi, PKS itu cuma mengaku islam, tapi sebenarnya gak membawa bendera syariat Islam.

pahamkah?? wk wk wk


Mau Taqiya menutup misi syariat Islam PKS ya? Kafir gak sebodoh muslim, semua tahu agenda rahasia PKS.
Cari saja postingan lama yang isinya mantan kader PKS yang dah tahu misi rahasia PKS.
kuta bali
 
Posts: 2187
Joined: Tue Mar 02, 2010 3:55 am

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Mon May 09, 2011 5:37 am

kuta bali wrote:Mau Taqiya menutup misi syariat Islam PKS ya? Kafir gak sebodoh muslim, semua tahu agenda rahasia PKS.
Cari saja postingan lama yang isinya mantan kader PKS yang dah tahu misi rahasia PKS.


kalian para kafir ini apa gak capek ya berburuk sangka mulu?

ane bukan orang PKS, ikut nyoblos pemilu aja kagak..

lagian kalo emang semua tau brati bukan rahasia donk.. aneh juga ente..
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby ari jambronk » Mon May 09, 2011 10:15 am

maemunah wrote:mereka menjalankan semua printah alloh swt yang ada di quran, quran adalah sumber teorrisme
maka osama didukung oleh semua umat islam


Melawan imperialisme dan ketidakadilan ya perintah Allah dalam Al Quran. Dan didukung umat islam.
Tapi perlawanan dengan pemboman secara acak yang membunuh warga sipil sama sekali tidak diperintahkan bahkan dilarang. Dalam hal ini hanya sebagian kecil umat Islam yang mendukung.
ari jambronk
 
Posts: 152
Joined: Fri Mar 25, 2011 10:11 am

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby ari jambronk » Mon May 09, 2011 10:19 am

syuhada wrote:jiahh dia nyuruh mingkem.. siape ente?? ane tegaskan sekali lagi, PKS itu cuma mengaku islam, tapi sebenarnya gak membawa bendera syariat Islam.


Yan saya tahu waktu PKS masih bebrbentuk gerakan tarbiyah, Visi dan misinya adalah membentuk pribadi muslim yang kaffah, dari situ akan terbentuk keluarga muslim yang kaffah, dari keluarga akan terbentuk masyarakat muslim yang kaffah, dan seterusnya akan terbentuk negara dan akhirnya khilafah, apakah masih sseperti itu visinya....?

Who Know's?
makanya kapir takut banget sama PKS.
ari jambronk
 
Posts: 152
Joined: Fri Mar 25, 2011 10:11 am

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 12:48 pm

kalangkilang wrote:ngapain daftar ke srimulat, kalau ternyata islam sendiri bisa menjadi bahan humor para kafir,,
harusnya ente yang daftar srimulat. karena lawakanmu bro..
syuhada wrote: apa maksud ente manggil bro?? ane tegaskan bahwa ane bukan saudara ente.. kecuali ente masuk islam barulah ente menjadi saudara muslim ane

yah sudah!!, kalau kamu tidak mau bersaudara dengan saya,!! tidak ada masalah,,
fine-fine saja...

kalangkilang wrote:yah, sudah kalau kamu tidak bersedia,,mingkemm...
jangan teriak-teriak di ffi, menyatakan "ane tegaskan sekali lagi bahwa PKS bukan partai Islam yang membawa bendera syariat Islam.
kalangkilang wrote:jiahh dia nyuruh mingkem.. siape ente?? ane tegaskan sekali lagi, PKS itu cuma mengaku islam, tapi sebenarnya gak membawa bendera syariat Islam.
pahamkah?? wk wk wk

wew...
harusnya ente senang dong, para kafir ikut membuka borok partai PKS yang katanya membawa syariat islam, ternyata menurut ente bukan...
makanya ente harus bantuin ane, apakah ente bersedia???? :lol:


syuhada wrote:jiahh dia nyuruh mingkem.. siape ente?? ane tegaskan sekali lagi, PKS itu cuma mengaku islam, tapi sebenarnya gak membawa bendera syariat Islam.
ari jambronk wrote:Yan saya tahu waktu PKS masih bebrbentuk gerakan tarbiyah, Visi dan misinya adalah membentuk pribadi muslim yang kaffah, dari situ akan terbentuk keluarga muslim yang kaffah, dari keluarga akan terbentuk masyarakat muslim yang kaffah, dan seterusnya akan terbentuk negara dan akhirnya khilafah, apakah masih sseperti itu visinya....?

Who Know's?
makanya kapir takut banget sama PKS.


menurut ari jambrok,,
kira-kira kalau bali menerapkan hukum "syariah hindu" di bali,,tanggapan ente bijimana sehh...!
atau kalau kaum kristiani tapanuli buat propinsi dengan dasar-dasar alkitab,,tanggapan ente bijimana ??

tolong dong ditanggapi...! :lol:

salam
kalangkilang
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 1:35 pm

[font=verdana]siapakah Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS).???[/font]

[font=verdana]dari sumber 1 : Hilmi Aminuddin, Pancasila, dan NII[/font]
inilah wrote:
[font=rockwell]INILAH.COM, Jakarta - Mantan anggota Majelis Syuro PKS Yusuf Supendi menuduh Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin pernah terlibat dalam gerakan Negara Islam Indonesia (NII).

NII adalah gerakan bawah tanah pada zaman Orde Baru hingga saat ini yang bertujuan mendirikan negara Islam di Indonesia. Rezim Orde Baru melakukan penangkapan besar-besaran terhadap para tokoh NII pada kurun 1980 hingga 1984.
---[/font]



[font=verdana]dari sumber 2 : Bagaimana Hilmi Aminudin Bisa Kaya Drastis[/font]

detik wrote:
Jakarta - "Hilmi ini kaya drastis," kata Yusuf Supendi.

Sosok Hilmi Aminudin sangat dihormati oleh jamaahnya. Ia merupakan pendiri gerakan dakwah atau yang diera 1980-1990-an dikenal dengan sebutan harakah tarbiyah. Kini Hilmi adalah Ketua Majelis syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Di tangan Hilmi lah, keputusan partai berjargon bersih dan peduli itu ditentukan.

Hilmi akhir-akhir ini jadi sorotan setelah Yusuf Supendi membuka borok elit PKS. Yusuf, yang juga pendiri PKS itu meminta Hilmi bertanggung jawab dalam kasus penggelapan dana partai. Hilmi telah membantah tudingan Yusuf. Namun belakangan Hilmi yang dikenal sering tampil bersahaja itu diketahui memiliki vila mewah di Pagerwangi, Lembang, Jawa Barat. Kompleks vila yang diberi nama Padepokan Madani ini memiliki luas lahan 5 ribu meter ditambah perkebunan yang mengelilinginya seluas 5 hektar.

Vila Hilmi ini tidak pelak menjadi gunjingan. Bagaimana Hilmi bisa memiliki vila mewah itu?

Yusuf yang mengaku sangat mengenal Hilmi pun dibuat bertanya-tanya soal kekayaan Ketua Majelis Syuro PKS tersebut. Yusuf dan Hilmi sama-sama kuliah di Arab Saudi. Bedanya Hilmi kuliah di Universitas Islam Madinah, sementara Yusuf di Ryad. Saking akrabnya, Yusuf memanggil Hilmi dengan sebutan akang Hilmi. Sedangkan istri Hilmi, Hj Nining dipanggilnya teteh. "Saya sangat kenal banget karena saya yang mengetik skripsinya Pak Hilmi," kata Yusuf.

Hilmi lulus kuliah dan pulang ke Indonesia sekitar tahun 1978. Pulang dari Arab Saudi, Hilmi memulai karirnya dengan berdakwah. Tapi karena Hilmi tidak memiliki Pondok Pesantren seperti kebanyakan ulama di Indonesia saat itu, Hilmi pun berdakwah dari masjid ke masjid, atau dari satu kelompok pengajian ke kelompok pengajian lainnya.

Sejak pulang dari Madinah, Hilmi mengontrak rumah di Tanah Abang, Jakarta Pusat. Lalu tahun 1990, Hilmi mulai tinggal di Cipinang, Kalimalang. Dan tahun 1995 membangun rumah dan tinggal di Kalimalang hingga tahun 2000. Tahun 2003-2004, Yusuf mengenang hidup Hilmi masih sederhana. Sang istri masih berjualan jilbab dan busana muslim. Yusuf tahu hal itu, karena istri Yusuf juga bersama Hj Nining berjualan busana muslim.

Namun setelah tahun 2004, kehidupan Hilmi berubah drastis. Pria yang biasa dipanggil ustad Hilmi itu memiliki vila di Anyer dan kemudian Vila di Bandung itu yang kini menjadi sorotan. "Saya tahu persis perkembangan Hilmi, ketika dulu ia punya motor, lalu bagaiaman dia ganti mobil kijang dan sekarang berkembang dengan Cherokee," kata Yusuf.

Mengikuti perkembangan Hilmi, Yusuf merasa ada yang aneh dengan peningkatan kekayaan putra Danu Muhamad Hasan itu. Bagi Yusuf, kekayaan Hilmi sangat drastis perkembangannya. Sepengetahuan Yusuf, Hilmi bukan dari keluarga yang kaya raya. Jadi kemungkinan mendapatkan warisan sangat besar juga tipis. Keluarga istri Hilmi juga bukan keluarga berlebih. Mertua Hilmi di Cibeureum, Bandung, Jawa barat mengesankan hidupnya sederhana.

Pengamat PKS Imdhadun Rahmat menuturkan Danu yang merupakan tokoh DI/NII Kartosuwiryo bukanlah orang yang kaya raya. Apalagi bagi mantan keluarga anak buah Kartosuwiryo susah hidupnya. Mereka bergerilya di hutan, ketika menyerah kehidupan mereka pun diawasi. Dibina itu artinya tidak boleh mati tapi tidak boleh kaya. Banyak yang pada jatuh miskin.

"Saya tak tahu kalau dari sisi istrinya, kalau Pak Danu bukan orang kaya. Kalau gambaran orang kaya itu kan punya perusahaan, tanah luas, Pak Danu tidak seperti itu. Dulu ia dekat dengan tentara tapi tidak sedahsyat itu beliau memanfaatkan kedekatannya itu untuk bisa menjadi kaya raya. Karena kan setelah kasus komando jihad itu pada ditangkapi Pak Danu termasuk yang ditangkapi," terangnya.

Selain bukan dari keluarga kaya, Hilmi pun tidak memiliki bisnis yang besar. Menurut Imdadun, Hilmi tidak memiliki background pengusaha. Sedangkan Yusuf memberi kesaksian Hilmi sebenarnya tidak boleh berbisnis. Sebab Hilmi yang menjabat sebagai Muraqib Aam, yaitu pemimpin tertinggi di jamaah Ikhwanul Muslimin Indonesia (IMI), Hilmi harus bekerja full time, tidak boleh nyambi kerjaan lainnya. Artinya jamaahlah yang wajib menggaji Hilmi. Tapi Hilmi tidak pernah mau digaji.

Pada 1992, pemerintah Uni Emirat Arab pernah menawarkan kafalah atau tunjangan kepada Hilmi sebesar US 3.000 per bulan. Namun Hilmi juga menolaknya dengan alasan akan menurunkan martabat dan gensi. "Pertanyaannya apakah bisnis politik tidak termasuk tijaroh? Itu yang banyak dipertanyakan orang. Saya juga bingung, di partai tidak mau digaji, bantuan dari Uni Emirat Arab tidak mau, bisnis juga nggak," ungkap Yusuf.

Tapi meski dilarang berbisnis, Yusuf tahu Hilmi memang memiliki bisnis. Tapi kecil saja. Yakni bisnis bengkel. Dari bisnis itu, Yusuf yakin Hilmi tidak akan mungkin bisa sekaya sekarang. "Iya ada di Kalimalang, tapi berapa sih? Karena bengkel dominan bukan untuk bengkel umum, tapi untuk mobil partai. Saya tahu itu nggak seberapa," ujar Yusuf lagi.

Yusuf mulai mempertanyakan kekayaan Hilmi pada tahun 2004. Saat itu Yusuf ke vila tersebut bersama pimpinan PKS lainnya untuk bertemu dengan Wiranto, yang saat itu maju sebagai calon presiden (capres) 2004. Yusuf meminta Hilmi agar mengklarifikasi kepemilikan vila di Anyer tersebut agar tidak menimbulkan fitnah.

"Pada tanggal 29 Juni 2004 malam, ketika saya bilang ke Kang Hilmi, ini villa Anyer apabila Hilmi meninggal akan menjadi masalah. Tanya Hilmi tanya Salim, saya ingat betul itu. Karena saya tahu sumber dananya, pembangunan dari mana, uang untuk berojol dan pembangunan kolam renang dari Uni Emirat Arab Rp 800 juta. Ini kalau tidak dilakukan kejelasan, kalau Hilmi meninggal dikhawatirkan akan terjadi fitnah," kata Yusuf.

Lalu pada April 2005, Yusuf meminta kepada Dewan Syariah PKS untuk melakukan audit investigasi keuangan jamaah. Dipisahkan mana uang milik jamaah, mana milik pribadi atau partai. Tapi ternyata pertanyaan Yusuf itu membuat marah Hilmi. "Saya mempersoalkan itu karena saya sayang sama Partai dan sayang sama Hilmi," kata Yusuf.

Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq meminta vila Hilmi baik di Anyer maupun di Lembang tidak perlu dipersoalkan. Villa Anyer itu, kata Mahfudz, milik Yayasan Nurul Fikri, yang salah satu pendirinya Hilmi Aminuddin juga, yang saat itu dipimpin oleh Suharna. Yayasan Nurul Fikri ini sendiri sudah memiliki sekolah untuk tingkat TK dan SD di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat. Sementara sekolah dan pesantren untuk tingkat SMP dan SMA itu berada di Anyer, Banten.

Sedangkan vila di Lembang yang dinamai Padepokan Madani dirintis Hilmi dengan bantuan sejumlah donatur. Selain ada rumah Hilmi, di kompleks vila ini juga ada Training Center bagi kader PKS. "Beliau ini orang yang hubungannya luas. Ketika mendirikan Padepokan Madani, karena hubungan yang luas ini banyak sekali yang membantu dalam pembangunan, termasuk banyak kader yang membantu. Jadi ini sebenarnya padepokan itu proyek dakwah, karena rumahnya sendiri yang memang di areal itu, tapi memang sangat sederhana," ungkap Ketua Komisi I DPR ini kepada detikcom.

Imdadun punya pendapat sendiri soal asal kekayaan Hilmi. Menurut pengamat PKS itu, kekayaan Hilmi kemungkinan terkait dengan jabatannya di PKS. "Sebagai pimpinan tertinggi partai pasti beliau juga mendapatkan reward yang juga besar. Misalnya ketika anak buahnya menjadi pejabat kan pasti ada sedekahnya untuk pimpinan atau guru," ujar Imdadun.
Pengamat dan dosen Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (UI) Yon Machmudi meminta masalah vila mewah Hilmi diklarifikasi. "Harus diklarifikasi apakah itu fasilitas pribadi atau sebagai fasilitas yang disediakan untuk menampung berbagai kegiatan partai. Saya lihat fasilitas itu dipakai untuk kegiatan-kegiatan pelatihan para fungsionaris partai. Apakah itu dibangun dengan dana pribadi saya tidak tahu informasinya,” tandasnya.

Sayang hingga kini Hilmi belum bersedia berkomentar. Ditelepon tidak diangkat. Di-SMS pun tidak membalas. Sementara didatangi di kediamannya, petugas keamanan melarang detikcom masuk dengan alasan Hilmi sedang tidak ada di rumah.
(zal/iy)


semakin misterius dan semakin carut marut nih,,,
apakah PKS binaan intelejen ataukah murni berangkat dari tarbiyah???
Last edited by kalangkilang on Mon May 09, 2011 10:44 pm, edited 1 time in total.
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Mon May 09, 2011 3:32 pm

ari jambronk wrote:Yan saya tahu waktu PKS masih bebrbentuk gerakan tarbiyah, Visi dan misinya adalah membentuk pribadi muslim yang kaffah, dari situ akan terbentuk keluarga muslim yang kaffah, dari keluarga akan terbentuk masyarakat muslim yang kaffah, dan seterusnya akan terbentuk negara dan akhirnya khilafah, apakah masih sseperti itu visinya....?

Who Know's?
makanya kapir takut banget sama PKS.


iya bener dulu PKS adalah JT (jamaah tarbiyah) pada intinya mempunyai misi berdakwah tentang syariat islam.. (kalo ini ane masih salut dan mendukung). banyak sekali ulama2 besar yang ikut berdakwah dan JT berkembang sangat pesat.. untuk mengembangkan dakwahnya maka JT ini membentuk partai, (karena di indonesia kan emang jalurnya melaui parpol, namanya juga demokrasi), singkatnya aja, megingat partai=jamaah, maka dewan syariah JT mengijinkan untuk membentuk papol.. awalnya masih bagus (masih mengibarkan bendera syariat) tapi lama2 keracunan juga dan mulai keluar dari rel, dimulai dari gaya hidup PKS yang bermewah2an(dengan dalih pencitraan), merekrut para kafir yang katanya pandai berpolitik untuk duduk di posisi atas menggantikan para ulama2(mulai berorientasi kekuasaan). ane dapaet informasi dari sumber yang insya Allah bisa dipercaya, ketika ulama2 yang dulu ikut berdakwah untuk JT mengkritik ulah PKS ini, bukan didengar justru ulama2 ini malah diberhentikan dari PKS.
bahkan mengatakan kalo syariat Islam merupakan agenda lama.. wallahu a'lam..


kalangkilang wrote:wew...
harusnya ente senang dong, para kafir ikut membuka borok partai PKS yang katanya membawa syariat islam, ternyata menurut ente bukan...
makanya ente harus bantuin ane, apakah ente bersedia???? :lol:


ane bilangin ya, ane di sini untuk membela agama ane yang kalian maki2.. ane memela Rasulullah SAW yang kalian hinakan di sini..
ente mau membenci PKS silahkan kalo emang patut dibenci, ente mau menghina PKS silahkan ente hina sepuasnya kalo emang patut dihina..
tapi tolong jangan bawa2 nama islam, maki aja PKS jangan maki islam, hina aja PKS jangan hina islam..

kalo memang ada orang PKS yang berbuat maksiat (apapun itu) hinakan aja personal orangnya, jangan hina agamanya, karena agama islam gak ngajarin maksiat.. percaya dah kalo ane juga bakal menghinakan orang itu.. tapi ane gak akan menghina islam, ane menghinakan dia karna dia melanggar syariat islam..

seperti halnya ada muslim yang berdusta, ane boleh menghinakan dia dengan sebutan pendusta, (walaupun yang berhak memutuskan hukuman adalah ulama hakim)
ada muslim mencuri, ane boleh menghinakan dia dengan sebutan pencuri,
tapi haram hukumnya kalo menghina agamanya.. karna islam gak mengajarkan berdusta atau mencuri.. justru ane menghinakan dia karna dia udah melanggar syariat Islam..

tapi sebaliknya kalo ada muslim di sini yang kalian fitnah (dia bener tapi ente tuduh gak bener), maka akan ane bela juga..

ane bener2 mohon pemahamannya..



nah kasusnya di sini..di thread ini.. PKS berbuat gak bener.. malah yang kalian hina agama islam, hina aja PKS donk.. jangan bawa2 islam..
ane juga menghinakan PKS kok..

kalo aja di sini yang kalian hina tu PKS aja.. (gak menghina islam atau menghina Rasul).. ane gak bakal dah banyak cakap.. malah ane dukung kalian pade..
makanya dari kemarin ane bilang bahwa PKS tu dah gak bawa bendera Islam, tujuan ane agar kalian ini gak bawa2 nama islam dan gak menghina islam..
maki2 PKS aja..

kalangkilang wrote:menurut ari jambrok,,
kira-kira kalau bali menerapkan hukum "syariah hindu" di bali,,tanggapan ente bijimana sehh...!
atau kalau kaum kristiani tapanuli buat propinsi dengan dasar-dasar alkitab,,tanggapan ente bijimana ??

tolong dong ditanggapi...! :lol:

salam
kalangkilang


ane ikut jawab,
baca kitab pemerintahan shahih Muslim,
NB: jangan males
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 4:54 pm

syuhada wrote:iya bener dulu PKS adalah JT (jamaah tarbiyah) pada intinya mempunyai misi berdakwah tentang syariat islam.. (kalo ini ane masih salut dan mendukung). banyak sekali ulama2 besar yang ikut berdakwah dan JT berkembang sangat pesat.. untuk mengembangkan dakwahnya maka JT ini membentuk partai, (karena di indonesia kan emang jalurnya melaui parpol, namanya juga demokrasi), singkatnya aja, megingat partai=jamaah, maka dewan syariah JT mengijinkan untuk membentuk papol.. awalnya masih bagus (masih mengibarkan bendera syariat) tapi lama2 keracunan juga dan mulai keluar dari rel, dimulai dari gaya hidup PKS yang bermewah2an(dengan dalih pencitraan),


lha bukannya di PKS masih ada Hilmi Aminuddin, yang membawa aliran Ikhwanul Muslimin, ke indonesia, masih ada tifatul sembiring, hidayat nurwahid, sama sekjen-nya itu,,yang bikin puisi cinta kepada osam bin laden..

berarti mereka adalah orang-orang munafik, gitukah??
atau mereka telah tersesatkah?

Mohon anda memberi penjelasan....
supaya orang-orang diatas, tidak kami sebut lagi mewakili muslim yang terpercaya... :green:
sehingga netter kafir ffi akan menyatakan bahwa pimpinan PKS adalah muslim yang tidak bisa dipercaya, menggunakan bendera islam untuk mengeruk keuntungan bagi dirinya sendiri, dan menggunakan ayat-ayat quran untuk menipu sesama muslim...
bukan begitu..


syuhada wrote:merekrut para kafir yang katanya pandai berpolitik untuk duduk di posisi atas menggantikan para ulama2(mulai berorientasi kekuasaan). ane dapaet informasi dari sumber yang insya Allah bisa dipercaya, ketika ulama2 yang dulu ikut berdakwah untuk JT mengkritik ulah PKS ini, bukan didengar justru ulama2 ini malah diberhentikan dari PKS.
bahkan mengatakan kalo syariat Islam merupakan agenda lama.. wallahu a'lam..

bisakah anda sebutkan siapa kafir yang duduk dalam kepengurusan PKS menggantikan para ulama..
kalau tidak ada data, anda telah melakukan fitnah kepada saudara seukuah anda,,,!!

kalangkilang wrote:menurut ari jambrok,,
kira-kira kalau bali menerapkan hukum "syariah hindu" di bali,,tanggapan ente bijimana sehh...!
atau kalau kaum kristiani tapanuli buat propinsi dengan dasar-dasar alkitab,,tanggapan ente bijimana ??

tolong dong ditanggapi...! :lol:

salam
kalangkilang
syuhada wrote:ane ikut jawab,
baca kitab pemerintahan shahih Muslim,
NB: jangan males

mas..syuhada..
pertanyaan itu saya tujukan kepada ari jambrok,,anda ikut-ikutan menjawab, tapi sayang malah makin menunjukkan kebodohan anda...
tuliskan/kutipkan di sini bagian yang menjadi jawaban dari pertanyaan saya kepada ari jambrok...

salam
kalangkilang
Last edited by kalangkilang on Mon May 09, 2011 9:48 pm, edited 1 time in total.
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 8:21 pm

[font=verdana]bagaimana kaderisasi dalam tubuh PKS??[/font]

disarikan dari :
Majelis Kader puncak partai PKS

tempointeraktif wrote:
INILAH mesin pembangkit bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Beranggotakan 51 kader, lembaga tertinggi bagi partai berasaskan Islam itu disebut Majelis Syuro. Kerjanya lebih mirip otak atau[font=verdana]"biro politik"[/font]yang memutuskan semua langkah penting partai. Jangkauan kekuasaannya sangat luas. Majelis Syuro menentukan garis politik, menunjuk ketua umum partai, bahkan pada kondisi tertentu memutuskan pusat partai "hijrah" dari ibu kota ke tempat lainnya.

"Majelis Syuro memegang kekuasaan tertinggi," ujar Hidayat Nur Wahid, bekas presiden partai tersebut. Dalam bahasa politik khas partai itu, lembaga tersebut disebut ahlul halli walaqdi atau lembaga yang memberikan "analisis dan keputusan". Hidayat kini duduk sebagai anggota majelis itu. Sesuai dengan anggaran dasar, kata Hidayat, majelis tersebut bersidang setiap lima tahun sekali. Anggotanya dipilih melalui pemilihan raya, yang melibatkan semua kader inti di daerah.

Kader inti? Ini istilah PKS bagi anggota yang sudah dijamin "kesetiaannya" kepada organisasi. Dalam struktur tarbiyah-jaringan dakwah yang menjadi cikal-bakal PKS-ada enam tingkat anggota: pemula, muda, madya, dewasa, ahli, dan takhssus (memiliki keahlian khusus dalam dakwah). Kenaikan tingkat dilakukan dengan seleksi yang ketat. Anggota inti adalah mereka yang sudah masuk kategori madya hingga takhssus. Dengan mekanisme ini, tak mudah bagi pendatang baru atau "penyusup" untuk menjadi anggota Majelis Syuro.

Tugas Majelis Syuro berada pada tingkat strategis. Seperti tercantum pada anggaran dasar, majelis ini bertanggung jawab atas visi dan misi partai. Lalu, memutuskan ketetapan dan rekomendasi bagi musyawarah nasional, dan memilih pimpinan pusat partai. Lembaga ini juga yang membentuk Majelis Pertimbangan Partai sebagai Badan Pekerja Majelis Syuro dan Dewan Syari'ah Pusat.

Postur seperti ini lazim dimiliki partai berbasis kader. Yang menarik, majelis ini memutuskan siapa yang menjadi ketua partai. Berbeda dengan partai politik lain, di PKS, pemilihan presiden partai tidak dilakukan dalam arena musyawarah nasional. "Majelis Syuro yang mengurus suksesi kepemimpinan," ujar Hidayat.

----

Dengan model begitu, kata Hidayat, "Suksesi di PKS tidak menghadirkan keributan." Besarnya kuasa politik Majelis Syuro ini yang membuat PKS berbeda dengan partai lain yang juga punya lembaga sejenis. Di Partai Kebangkitan Bangsa, misalnya, kandidat pemimpin partai harus mendapat persetujuan Dewan Syuro, namun pilihan akhir tetap berada di tangan peserta muktamar.

Menurut Tifatul Sembiring, yang kini menjadi Presiden PKS, Majelis Syuro adalah representasi seluruh kader di daerah. Majelis itu juga bisa memutuskan perubahan struktur organisasi, kebijakan internal seperti pembinaan kader, kebijakan eksternal menyangkut target politik, termasuk soal suksesi kepengurusan. "Juga soal calon Presiden PKS pada 2009," ujar Tifatul. Semua hasil pertemuan dua bulan lalu itulah yang dibawa ke musyawarah nasional pekan lalu.

Dengan cara seperti itu, kata Tifatul, PKS sebagai partai kader akan tetap solid: tidak ada kisruh yang meluas dalam pemilihan ketua akibat penggalangan dukungan atau kampanye. "Ketua sudah dipilih Majelis Syuro," ujar Tifatul.

Jabatan Ketua Majelis Syuro saat ini dipegang oleh KH Hilmi Aminuddin. Ustad Hilmi-begitu ia akrab dipanggil-memang jarang tampil ke muka publik. Dia lebih dikenal sebagai pemandu ideologis. Melalui pemilihan raya akhir Mei lalu, Hilmi kembali terpilih sebagai Ketua Majelis Syuro.

Mungkin karena posisi Hilmi yang melangit ini, sempat muncul kekhawatiran PKS menjadi partai figur. Hilmi memang sangat menentukan di Majelis Syuro-secara struktural, terlebih lagi secara psikologis. Jika dalam voting suara Majelis Syuro terbelah dua sama banyak, forum akan memenangkan pilihan yang ada suara ketua majelis itu. "Tapi (mekanisme itu berlaku) jika semua anggota majelis setuju," kata Hilmi merendah.

Di PKS, semula ada dua figur sentral: Hilmi dan KH Rahmat Abdullah, anggota Majelis Syuro yang juga Ketua Badan Penegak Disiplin Organisasi. Tapi, setelah Rahmat meninggal beberapa bulan lalu, Hilmi praktis menjadi satu-satunya panutan.


kok agak mirip partai komunis indonesia yah.. :shock:

pertanyaan untuk netter syuhada..
dengan kondisi diatas, gimana caranya para kafir bisa duduk di kepengurusan PKS..
berani main tuduh, berani bertanggungjawab,,silahkan berikan literatur-nya..

salam
kalangkilang
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 8:47 pm

[font=verdana]PKS dan pandangannya..[/font]

disarikan dari :
Semangat Populis Partai dakwah

tempointeraktif wrote:Di permukaan itu, pada Juli 1998, aktivis-aktivis Jamaah Tarbiyah memproklamasikan berdirinya partai politik berdasarkan ideologi Islam dengan nama Partai Keadilan. Ini merupakan langkah yang 12 tahun mendahului rencana awal yang mereka gagas sebagai Visi 2010 pada Maret 1998. Sebenarnya, praktis belum ada persiapan apa pun untuk sampai ke sana. Karena itulah sikap para aktivis Tarbiyah sempat terbelah ketika rencana pendirian partai hendak dipercepat. "Tapi, (hasil) jajak pendapat internal kita, 70 persen mengatakan inilah momentumnya," kata Untung Wahono, salah seorang pendiri Partai Keadilan, kepada Tempo.

[font=verdana]Partai Keadilan Sejahtera boleh dibilang merupakan fenomena baru politik aliran di Indonesia. Pengamat politik Kevin Evans mengkategorikannya sebagai yang paling "kanan" dari kelompok "Bintangis". Hal ini terlihat dari sikapnya yang tak mau berpolemik soal Piagam Jakarta. Alasannya, Partai Keadilan Sejahtera enggan bermain di "kulit", karena yang penting adalah memperjuangkan substansi nilainya, bukan sekadar simbolisme Islam. Oleh partai, syariah diterjemahkan dalam bahasa praktis yang lebih bisa diterima, seperti adil, bersih, dan antikorupsi.[/font]

Menurut Agus Purnomo, politikus muda Partai Keadilan Sejahtera, Jamaah Tarbiyah telah mengalami beberapa tahap transformasi pemikiran hingga menjadikannya lebih "ramah lingkungan". Mereka berhasil lepas dari trauma persepsi bahwa negara itu musuh. Tarbiyah di Indonesia bahkan menjadi model bagi gerakan Islam di beberapa negara. "[font=verdana]Memang ada yang masih memilih sikap konfrontatif terhadap negaranya dengan membentuk semacam DI/TII di kita dulu,"[/font] kata Agus.

Di masa lalu, kesan eksklusivitas dan sejarah radikalisme yang menjadi akar ideologi kelompok itu menjadi dasar bagi rezim Orde Baru untuk senantiasa memantau gerak-gerik mereka. [font=verdana]Jika ditelusuri, gerakan mereka terilhami oleh aktivis Ikhwanul Muslimin dari Mesir yang dianggap radikal. Sejumlah pelajar yang dikirim ke Timur Tengah oleh tokoh Masyumi, Muhammad Natsir, menjadi benih gerakan.[/font]

Di Tanah Air, pemikiran politik tokoh-tokoh Ikhwanul Muslimin dikembangkan oleh sekelompok mahasiswa di Masjid Salman Institut Teknologi Bandung. Serial pemikiran tokoh-tokoh itu terus diterbitkan oleh Pustaka Salman dan berbagai model pembinaan (tarbiyah) berbentuk halaqoh atau usroh-semacam lingkaran-lingkaran diskusi. Belakangan, ini dikenal sebagai "mazhab" Salman dengan tokohnya M. Imaduddin Abdulrahim.

Represi rezim Orde Baru yang menormalisasi kehidupan kampus-dimulai dengan pendudukan kampus Institut Teknologi Bandung oleh tentara pada 1978-secara tidak langsung justru menyuburkan usroh. Saat dewan mahasiswa "dimatikan", para aktivisnya, terutama dari kalangan Himpunan Mahasiswa Islam, memindahkan pusat kegiatannya ke masjid.

Saat itu, bagi mahasiswa, negara adalah musuh. Sikap yang kian menjauhkan mereka dari negara ini bertumpu pada pemikiran Hasan al-Banna yang mengharamkan partai politik. "Hampir bisa dipastikan kami semua memilih golput (golongan putih) di masa itu," kata Untung.

Baru belakangan masuk pemikiran tokoh Ikhwanul Muslimin lain seperti Sayyid Qutb, disusul Yusuf Qardawi, yang menerima konsep negara nasional dan ide demokrasi sebagai cara memperjuangkan tujuan. "Demokrasi paling dekat dengan Islam," kata Untung.

Di Indonesia, menurut Untung, pemikiran Jamaah Tarbiyah mengalami "domestifikasi" setelah berinteraksi dengan pandangan politik tokoh lokal. Di fase selanjutnya, pengaruh Kuntowijoyo mengenai "obyektivikasi Islam"-di antaranya mengakui adanya pluralitas suku, agama, ras, dan golongan-pada 1990-an menjadi landasan transformasi Jamaah Tarbiyah. Aktivis masjid kampus inilah modal awal berdirinya Partai Keadilan Sejahtera.

Sebagai partai kader, Partai Keadilan Sejahtera punya modal organisasi yang ideal: hardware-nya model pengkaderan ala usroh-nya Hasan al-Banna, dengan software-nya obyektivikasi Islam ala Kuntowijoyo. Hal lain yang diunggulkan adalah program kesalehan individual kadernya. Ada mekanisme kontrol di komunitas ini yang memungkinkan murobi (guru) mengawasi mutarobi (murid-muridnya).

---
Namun, merujuk kajian Greg Barton, target 20 persen hampir mustahil tercapai. Menurut Barton, pemilih kategori "Islam radikal"-termasuk Partai Keadilan Sejahtera-tak lebih dari 14 persen. Karena itu, jangan heran melihat "akrobat" Partai ini mengerek popularitas: memasang iklan mempahlawankan Soeharto hingga menampilkan tokoh-tokoh pergerakan nasional yang kontroversial itu.
----


User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 9:04 pm

[font=verdana]Akankah PKS meninggalkan jalan dakwah??[/font]

disarikan dari :
Berdakwah di pusat kekusaan..

tempo interaktif wrote:--
Mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, membenarkan bahwa PKS kini makin dekat dengan kekuasaan. Tetapi mereka tak pernah berubah dari cita-cita pendiriannya sebagai partai dakwah. Menurut dia, keterlibatan mereka dalam kekuasaan lebih memudahkan cita-citanya dalam berdakwah. "Konsistensi kami dalam melawan korupsi dan menjalankan pemerintahan yang bersih merupakan bentuk dakwah juga," kata Hidayat.

Hal ini diamini anggota Dewan Syuro PKS dari Jawa Timur, Ustad Rofi Munawar. [font=verdana]Baginya, tujuan utama menegakkan nilai-nilai Islam sulit terwujud jika PKS tidak masuk ke kekuasaan.Ketika PKS menjagokan calon menjadi kepala daerah, mereka meminta komitmen calon itu untuk menjalankan sejumlah program yang klop dengan program PKS. "Saat kita mencalonkan atau mendukung orang menjadi kepala daerah, justru untuk berdakwah," kata anggota DPRD Provinsi Jawa Timur ini.[/font]


[font=verdana]Q : akankah PKS meninggalkan jalan dakwah,,
A : tentu tidak, kami hanya mengubah strategi semata...
[/font]
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby kalangkilang » Mon May 09, 2011 11:02 pm

[font=verdana]Apakah PKS melakuan taqqiya dalam kampanye-nya selama ini ???[/font]

disarikan dari :
sumber 1
Mendapat lebih dari 7 persen suara dalam Pemilu 2004 lalu, PKS menargetkan 20 persen suara dalam Pemilu 2009. Ini bukan target yang mudah dicapai dan karenanya perlu kerja ekstrakeras. Salah satunya, menyatakan diri sebagai partai terbuka, termasuk dengan membiarkan yang non-Islam menjadi anggota.

Selain merekrut anggota nonmuslim, PKS juga tak ragu merangkul partai lain sebagai kawan koalisi dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Di Papua, PKS berangkulan dengan Partai Damai Sejahtera, partai politik Kristen. Di Magelang, Jawa Tengah, PKS bergabung dengan PDS, Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Persatuan Pembangunan. Partai dakwah itu bergerak melampaui batasan ideologi partai. "Masalah ideologi sudah lewat. Sudah selesai. Koalisi kita kini didasari pada program kerja untuk bangsa dan negara," kata K.H. Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS (lihat Masalah Ideologi Sudah Lewat).


sumber 2
SENYUM ramah mengembang di bibir Ida Cokorda Pamecutan. Mengenakan pakaian adat Bali komplet, Raja Denpasar ini menyambut tamu istimewa di Puri Pamecutan, Kamis pekan lalu. Para tetamu adalah tiga petinggi Partai Keadilan Sejahtera: Hidayat Nur Wahid, Suharna, dan Kiai Hilmi Aminuddin.

Ini tentu bukan sowan biasa. "Kedatangan ini menunjukkan Partai Keadilan Sejahtera bisa bergaul dengan siapa saja," kata Tifatul Sembiring, presiden itu partai. Tifatul kini memang gencar menyuarakan "keterbukaan". Ketika berpidato di Bandar Lampung, Sabtu terakhir Januari lalu, ia menyatakan partainya akan merangkul masyarakat nonmuslim di Bali, Papua, Sulawesi Utara, dan Sumatera Utara.

Partai itu pun memilih Bali untuk Musyawarah Kerja Nasional pekan lalu. Para tokoh partai juga mengunjungi dua puri terbesar di Bali, Puri Satria dan Puri Kesiman. Di antara para tamu yang diundang pada pembukaan musyawarah, muncul para tokoh nasionalis seperti Taufiq Kiemas, Try Sutrisno, dan pemimpin spiritual Hindu Ida Pedanda Sebali Tianyar Arimbawa.
-----
Dengan menggaet komunitas nonmuslim, aktivis partai berharap bisa menang dalam pemilihan umum tahun depan. Mereka ingin menggaet empat sampai lima persen suara nasionalis yang selama ini sulit menerima Partai Keadilan. Targetnya merebut 110 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat dari 45 kursi saat ini. "Kami optimistis target itu tercapai," Tifatul menambahkan.


benarkah mereka sudah berubah, atau hanya sekedar tipu-tipu kecil untuk meraih kekusaan dalam mencapai tujuan ???
benarkah PKS sudah berubah??
Tapi betulkah PKS berubah? Peneliti Lembaga Survei Indonesia, Saiful Mujani, menilai PKS sesungguhnya baru berubah di level praktis tapi tidak kelembagaan. Maksudnya, inklusivitas PKS baru pada di tingkat permukaan dan tidak di level institusi. "Anggaran dasar dan anggaran rumah tangga mereka, misalnya, masih menyebut tujuan PKS adalah membuat masyarakat Indonesia menjadi lebih baik sesuai dengan ajaran Islam," kata Saiful. Menurut Saiful, perubahan mendasar baru terjadi jika PKS mau mereformasi AD/ART mereka, misalnya dengan menyebut tujuan partai menjadikan Indonesia lebih demokratis dan terbuka.

Dengan kata lain, menurut doktor politik lulusan Ohio State University AS itu, keterbukaan PKS itu hanyalah strategi untuk memperbesar suara pada 2009. Sampai batas tertentu, taktik itu tak ada salahnya. Pada 1999, ketika PKS muncul dengan wajah partai Islam yang "angker", perolehan suara mereka terbatas. "Peningkatan suara dalam Pemilu 2004 banyak disebabkan oleh perubahan citra mereka sebagai partai terbuka," kata Mujani.
------
Soal syariat Islam tidak pernah disuarakan PKS secara resmi: mereka tidak menolak tapi juga tidak menerima. "Sampai saat ini kami tidak pernah menyuarakan isu (pemberlakuan) syariat Islam," kata Tifatul Sembiring. Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, di berbagai kesempatan, juga menganjurkan untuk tidak berpolemik soal pemerintah Islam.

Isu-isu sensitif itu sengaja disimpan PKS agar mulus menjadi partai besar? Hilmi Aminuddin menyangkalnya. "Ini bukan hidden agenda, bukan taktik, juga bukan strategi, tetapi soal akidah," kata Hilmi. Bagi PKS, syariat Islam itu bisa diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari dengan cara, di antaranya, berbuat baik kepada tetangga dan menyantuni yang lemah. "Saya bergaul dan bekerja sama dengan sahabat-sahabat yang Kristen. Mereka tidak ada yang ketakutan," kata dia. Jaminan bahwa PKS bukan partai eksklusif disampaikan Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta. "Setelah ada komitmen PKS masuk dalam sistem demokrasi (Indonesia), pluralisme ikut di dalamnya," katanya kepada Maria Ulfah dari Tempo.


bisakah PKS sebagai partai yang berangkat dari tarbiyah, merangkul golongan umat lain sesuai omongannya, ataukah ini hanya strategi kecil saja dalam mencapai kekuasaan, demi mencapai tujuan yang sebenarnya...??
Hmmm..sungguh bahasan yang menarik....

Seperti saya posting disini :
    Di Islam memang ada dua penggolongan:
    1. Umat muslim
    2. Umat kafir

    Sesama umat muslim adalah saudara:

    [font=verdana]Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah bersaudara[/font], maka damaikanlah di antara dua saudara kamu (yang bertelingkah) itu; dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beroleh rahmat.” [TMQ al-Hujurat (49:10]

    Sedang Umat kafir-non muslim adalah musuh:
    “…[font=rockwell]sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang amat nyata bagi kamu.”[/font] [TMQ an-Nisa’ (4):101]

    Surah Ali-Imran ayat 28
    [font=rockwell]Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi teman atau penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin.[/font] Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu).
User avatar
kalangkilang
 
Posts: 2696
Joined: Sun Sep 26, 2010 12:52 am
Location: lagi menulis dibuku

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Tue May 10, 2011 1:07 am

syuhada wrote:iya bener dulu PKS adalah JT (jamaah tarbiyah) pada intinya mempunyai misi berdakwah tentang syariat islam.. (kalo ini ane masih salut dan mendukung). banyak sekali ulama2 besar yang ikut berdakwah dan JT berkembang sangat pesat.. untuk mengembangkan dakwahnya maka JT ini membentuk partai, (karena di indonesia kan emang jalurnya melaui parpol, namanya juga demokrasi), singkatnya aja, megingat partai=jamaah, maka dewan syariah JT mengijinkan untuk membentuk papol.. awalnya masih bagus (masih mengibarkan bendera syariat) tapi lama2 keracunan juga dan mulai keluar dari rel, dimulai dari gaya hidup PKS yang bermewah2an(dengan dalih pencitraan),


kalangkilang wrote:lha bukannya di PKS masih ada Hilmi Aminuddin, yang membawa aliran Ikhwanul Muslimin, ke indonesia, masih ada tifatul sembiring, hidayat nurwahid, sama sekjen-nya itu,,yang bikin puisi cinta kepada osam bin laden..

berarti mereka adalah orang-orang munafik, gitukah??
atau mereka telah tersesatkah?

Mohon anda memberi penjelasan....
supaya orang-orang diatas, tidak kami sebut lagi mewakili muslim yang terpercaya... :green:
sehingga netter kafir ffi akan menyatakan bahwa pimpinan PKS adalah muslim yang tidak bisa dipercaya, menggunakan bendera islam untuk mengeruk keuntungan bagi dirinya sendiri, dan menggunakan ayat-ayat quran untuk menipu sesama muslim...
bukan begitu..


pertama2, itu di atas adalah pernyataan ane untuk ari jambronk.. bukan untuk ente.. wk wk
yang kedua, dalam ajaran ane, diharamkan muslim mengkafirkan muslim lainnya (kecuali ulama hakim), memunafikkan muslim juga bukan kapasitas ane, karena yang lebih berhak adalah ulama hakim itu tadi.. beda dengan perkara muslim yang terbukti mencuri misalnya.. ane boleh sebut dia pencuri.. karena itu perkara yang lebih ringan daripada pengkafiran atau pemunafikan.. tapi tetep yang berhak memvonis hukuman untuk pencuri itu adalah ulama hakim.. bukan ane..
jadi mohon maaf ane gak bisa ngasih penjelasan tentang status orang2 yang ente sebut di atas.. karna itu bukan kapasitas ane (ane bukan ulama hakim)

wallahu a'lam.. hanya Allah yang mengetahui hati manusia.. sekedar untuk menguatkan pernyataan ane kepada ari jambronk yang tadi,

“Kita sudah ancang-ancang untuk merekrut kader non muslim. Wajar saja, usai Munas, kami menjadi partai yang lebih terbuka dan diterima semua kalangan, artinya PKS menjadi partai yang Pluralis,” ujar Rochmad Abidin, Ketua DPD PKS Jombang.

"…Dengan menjadi partai terbuka, diyakini PKS mampu mendongkrak perolehan suara dalam pemilu 2014…" ujar Rochmad Abidin, Ketua DPD PKS Jombang,…

"PKS konsisten dengan asas tunggal Pancasila. PKS mempertahankan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mengakomodir kebhinekaan agama, suku, dan ras. "Siapa pun konsep negara agama tak ada, PKS juga sudah menegaskan itu. Tak ada negara Islam, Kristen, atau Hindu. Itu ide kampungan sekali," tegas Ketua DPP PKS Fahri Hamzah.

silahkan googling dengan keyword : partai terbuka PKS Jombang, Fahri Hamzah ide kampungan

dari artikel2 yang ane baca tadi banyak muslim udah memurtadkan dan mengkafirkan fahri hamzah hanya karena pernyataan yang dia bikin (na'udzubilah). ane pribadi gak berani mengkafirkan muslim.

beda kasusnya untuk mengkafirkan yang udah benar2 kafir (non muslim) kaya ente.. wajib hukumnya bagi setiap muslim untuk mengkafirkan orang non muslim..

intinya, bukankah itu udah cukup untuk membuktikan bahwa PKS itu udah keluar dari syariat islam.. wallahu a'lam

kalangkilang wrote:bisakah anda sebutkan siapa kafir yang duduk dalam kepengurusan PKS menggantikan para ulama..
kalau tidak ada data, anda telah melakukan fitnah kepada saudara seukuah anda,,,!!


ane mendapat informasi itu dari saudara ane yang insya Allah bisa dipercaya.. wallahu a'lam.. untuk data memang ane gak punya.. apalagi untuk mengingat nama kafirun itu.. (karena emang ane gak tertarik sama dunia politik).. na'udzubilah kalo ane melakukan fitnah..

"Di pusat, kader non muslim untuk caleg tidak ada. Yang ada untuk kader non muslim di daerah Indonesia timur, karena kader PKS tidak ada yang muslim. Di lima daerah di daerah Tengah dan Timur Indonesia, PKS mencalonkan kader-kadernya yang non-Muslim untuk menjadi calegnya. Kelima daerah tersebut adalah Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat dan Bali." kata Sekjen PKS Anis Matta di Kantor KPU, Jakarta, Selasa (19/8).

silahkan googling dengan keyword : caleg PKS kafir papua

nah sekarang ente buktikan sendiri, ente cari nama2 kafir caleg PKS di indonesia timur itu ya.. kalo udah dapet tu nama2 kasih tau ane semuanya.. wk wk

intinya, bukankah itu udah cukup untuk membuktikan bahwa PKS itu udah keluar dari syariat islam.. wallahu a'lam

kalangkilang wrote:mas..syuhada..
pertanyaan itu saya tujukan kepada ari jambrok,,anda ikut-ikutan menjawab, tapi sayang malah makin menunjukkan kebodohan anda...
tuliskan/kutipkan di sini bagian yang menjadi jawaban dari pertanyaan saya kepada ari jambrok...

salam
kalangkilang


ane emang **** gak berilmu dibanding ilmu Allah SWT..
tapi kalian kafir adalah umat paling **** dunia akhirat.. karena mengingkari Al Qur'an dan As Sunah

baca ndiri nape, bukankah udah ane saranin "jangan males", kalo gak mau yaudah, siapa ente nyuruh2 ane.. wk wk
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

Re: Kenapa PKS kebakaran jenggot ketika osama terbunuh??

Postby syuhada » Tue May 10, 2011 1:15 am

kalangkilang wrote:kok agak mirip partai komunis indonesia yah.. :shock:

pertanyaan untuk netter syuhada..
dengan kondisi diatas, gimana caranya para kafir bisa duduk di kepengurusan PKS..
berani main tuduh, berani bertanggungjawab,,silahkan berikan literatur-nya..

salam
kalangkilang



wallahu a'lam.. silahkan baca postingan ane yang di atas tadi.. wk wk

heran ane, ni orang ribet banget ngurusin PKS.. sibuk nyari borok orang.. apa gak capek ya.. wk wk wk
syuhada
 
Posts: 150
Joined: Mon May 02, 2011 6:32 pm

PreviousNext

Return to CARA BERPIKIR MUSLIM



Who is online

Users browsing this forum: No registered users