.

Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Mengungkapkan cara berpikir Muslim pada umumnya dan Muslim di FFIndonesia pada khususnya.

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby doblank » Tue Nov 23, 2010 12:14 pm

iniesta wrote:Bagi orang yang mengerti bahasa Arab, dia akan paham bahwa kata "bikr" dlm hadis tidak digunakan untuk bocah ingusan berusia 7 atau 9 tahun. Kata yang tepat untuk gadis ingusan yang masih kanak-kanak adalah "jariyah" . Sebutan bikr diperuntukkan bagi seorang gadis yang belum menikah serta belum punya pengalaman seksual—yang dalam bahasa Inggris diistilahkan "virgin". Oleh karena itu, jelaslah bahwa 'Aisyah yang disebut bikr dalam hadis telah melewati masa kanak-kanak dan mulai menapaki usia dewasa saat menikah dengan Nabi.
Nabi Muhammad merupakan uswah hasanah (teladan yang baik) bagi seluruh umat Islam—di mana perilaku, tindakan, dan peri kehidupannya selalu dijadikan sebagai acuan dan rujukan umat Islam. Namun sekali lagi, dalam konteks "menikahi gadis di bawah umur ini", kaum Muslim seolah dihadapkan pada pilihan yang dilematis. Sebab bagaimanapun, mayoritas Muslim takkan pernah berpikir—apalagi melakukan tindakan—menikahkan anak perempuannya yang baru berusia 7 atau 9 tahun dengan seorang pria dewasa yang lebih pantas menjadi bapak atau bahkan kakeknya. Jika ada orang tua yang setuju dengan pernikahan seperti itu, kebanyakan orang, meski tidak semua, akan mencibir dan memandang sinis, terlebih kepada pria uzur yang tega menikahi bocah di bawah umur. Sebagian besar hadis yang mengisahkan pernikahan Nabi dengan 'Aisyah diriwayatkan oleh Hisyam bin 'Urwah. Hadis-hadis tersebut, antara lain: "Khadijah wafat 3 tahun sebelum hijrah Nabi ke Madinah. Rasul SAW sempat menduda kurang lebih 2 tahun sampai kemudian menikahi 'Aisyah yang kala itu berusia 6 tahun. Namun Nabi SAW baru hidup serumah dengan'Aisyah saat gadis cilik itu telah memasuki usia 9 tahun" (HR. Al-Bukhari). Riwayat lain yang menceritakan hal serupa dengan informasi sedikit berbeda adalah: "Nabi SAW meminang 'Aisyah di usia 7 tahun dan menikahinya pada usia 9 tahun. Seringkali Nabi SAW mengajaknya bermain. Tatkala Nabi SAW wafat, usia 'Aisyah saat itu baru 18 tahun" (HR. Al-Bukhari). Sejarahwan Muslim klasik, al-Thabari dalam Târikh al-Umamwa al-Mulûk mengamini riwayat di atas bahwa 'Aisyah (puteri Abu Bakr) dipinang Nabi pada usia 7 tahun dan mulai berumah tangga dengannya pada usia 9 tahun. Pada bagian lain, al-Thabari mengatakan bahwa semua anak Abu Bakr yang berjumlah 4 orang dilahirkan pada masa jahiliyah dari 2 isterinya. Jika 'Aisyah dipinang Nabi pada 620 M (saat dirinya masih berusia 7 tahun) dan berumah tangga tahun 623 M (pada usia 9 tahun), hal itu menunjukkan bahwa 'Aisyah dilahirkan pada tahun 613 M. Yakni, 3 tahun sesudah masa Jahiliyah berakhir (tahun 610 M). Padahal al-Thabari sendiri menyatakan bahwa 'Aisyah dilahirkan pada masa Jahiliyah. Jika 'Aisyah dilahirkan pada masa Jahiliyah, setidaknya 'Aisyah berusia 14 tahun saat dinikahi Nabi. Pendeknya, riwayat al-Thabari perihal usia 'Aisyah ketika menikah dengan Nabi tidak reliable dan tampak kontradiktif. Kontradiksi perihal usia 'Aisyah saat dinikahi Nabi akan semakin kentara jika usia 'Aisyah dihitung dari usia kakaknya, Asma' binti Abi Bakr. Menurut Ibn Hajar al-'Asqallani dalam Tahdzîb al-Tahdzîb , Asma' yang lebih tua 10 tahun dari 'Aisyah meninggal di usia 100 tahun pada 74 Hijrah. Jika Asma' wafat di usia 100 tahun pada 74 H, maka Asma' seharusnya berumur 27 tahun ketika adiknya 'Aisyah menikah pada tahun 1 Hijrah (yang bertepatan dengan tahun 623 M). Kesimpulannya, berdasarkan riwayat di atas itu pula dapat dikalkulasi bahwa 'Aisyah ketika berumah tangga dengan Nabi berusia sekitar 17 tahun. Kontradiksi lain seputar mitos usia kanak-kanak 'Aisyah tatkala dinikahi Nabi dapat dicermati melalui teks riwayat Ahmad bin Hanbal berikut. Sepeninggal isteri pertamanya, Khaulah datang kepada Nabi dan menasehatinya agar menikah lagi. Lantas Nabi bertanya kepadanya tentang pilihan yang ada dalam pikiran Khaulah. Khaulah kemudian berkata, "Anda dapat menikahi seorang perawan ( bikr ) atau seorang janda ( tsayyib )." Ketika Nabi bertanya tentang identitas gadis perawan ( bikr ) tersebut, Khaulah menyebut nama 'Aisyah (HR. Ahmad).
Sebagai Muslim, merupakan kewajiban untuk merujuk sumber utama dari ajaran Islam, yakni Alqur'an. Apakah Alqr'an mengijinkan atau justru melarang pernikahan dari gadis ingusan di bawah umur? Yang jelas, tidak ada satu ayat pun yang secara eksplisit mengizinkan pernikahan seperti itu. Ada sebuah ayat yang dapat dijadikan inspirasi untuk menjawab persoalan di atas, meski substansi dasarnya adalah tuntunan bagi Muslim dalam mendidik dan memperlakukan anak yatim. Meski demikian, petunjuk Alqur'an mengenai perlakuan terhadap anak yatim itu dapat juga diterapkan pada anak kandung sendiri. Ayat tersebut adalah: "Ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin. Kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah cerdas(mampu mengelola harta), maka serahkan kepada mereka harta bendanya" (QS. al-Nisa': 6). Dalam kasus anak yang ditinggal wafat oleh orang tuanya, seorang bapak asuh diperintahkan untuk: (1) mendidik, (2) menguji kedewasaan mereka "sampai usia menikah" sebelum mempercayakan pengelolaan keuangan sepenuhnya. Di sini, ayat Alqur'an mempersyaratkan perlunya test dan bukti obyektif perihal tingkat kematangan fisik dan kedewasaan intelektual anak asuh sebelum memasuki usia nikah sekaligus mempercayakan pengelolaan harta benda kepadanya. Logikanya, jika bapak asuh tidak diperbolehkan sembarang mengalihkan pengelolaan keuangan kepada anak asuh yang masih kanak-kanak, tentunya bocah ingusan tersebut juga tidak layak, baik secara fisik dan intelektual untuk menikah. Oleh karena itu, sulit dipercaya, Abu Bakr al-Shiddiq, seorang pemuka sahabat, menunangkan anaknya yang masih belia berusia 7 tahun, untuk kemudian menikahkannya pada usia 9 tahun dengan sahabatnya yang telah berusia setengah abad. Demikian pula halnya, sungguh sulit untuk dibayangkan bahwa Nabi SAW menikahi gadis ingusan berusia 7atau 9 tahun. Artinya, pernikahan 'Aisyah pada usia 7 atau 9 tahun itu bisa bertentangan dengan prasyarat kedewasaan fisik dan kematangan intelektual yang ditetapkan Alqur'an. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa cerita pernikahan 'Aisyah gadis belia berusia 7 atau 9 tahun dengan Nabi, itu adalah dongeng yang perlu diuji kesahihannya. Di samping pertimbangan2 di atas, seorang wanita sebelum dinikahkan harus ditanya dan dimintai persetujuan agar pernikahan yang dilakukannya itu menjadi sah. Dengan berpegang pada prinsip ini, persetujuan yang diberikan gadis belum dewasa (berusia 7 atau 9 tahun) tentu tidak dapat dipertanggung- jawabkan, baik secara moral maupun intelektual. Adalah tidak terbayangkan bahwa Abu Bakr meminta persetujuan puterinya yang masih kanak-kanak. Buktinya, menurut hadis riwayat Ibn Hanbal di atas, 'Aisyah masih suka bermain-main dengan bonekanya ketika mulai berumahtangga dengan Rasul SAW. Muhammad SAW sebagai utusan Allah yang suci juga tidak akan menikahi gadis ingusan berusia 7 atau 9 tahun, karena hal itu tidak memenuhi syarat dasar sebuah pernikahan Islam tentang klausa persetujuan dari pihak isteri. Besar kemungkinan pada saat Nabi SAW menikahi 'Aisyah, puteri Abu Bakr al-Shiddiq itu adalah seorang wanita yang telah dewasa secara fisik dan matang secara intelektual. Sebetulnya dalam masyarakat Arab tidak ada tradisi menikahkan anak perempuan yang baru berusia 7 atau 9 tahun. Demikian juga tak pernah terjadi pernikahan Nabi dengan 'Aisyah yang masih berusia kanak-kanak. Masyarakat Arab tak pernah keberatan dengan pernikahan seperti itu, karena kasusnya tak pernah terjadi. Dengan demikian, riwayat pernikahan 'Aisyah pada usia 7 atau 9 tahun oleh Hisyam bin 'Urwah tak bisa dianggap valid dan reliable mengingat sederet kontradiksi dengan riwayat-riwayat lain dalam catatan sejarah klasik Islam. Lebih ekstrim, dapat dikatakan bahwa informasi usia 'Aisyah yang masih kanak-kanak saat dinikahi Nabi hanyalah dongeng semata. Nabi adalah seorang gentleman . Dia takkan menikahi bocah ingusan yang masih kanak-kanak. Umur 'Aisyah telah dicatat secara kontradiktif dalam literatur hadis dan sejarah Islam klasik. Karenanya, klaim sejumlah pihak yang menikahi gadis di bawah umur dengan dalih meneladani sunnah Nabi itu bermasalah, baik dari sisi normatif (agama) maupun sosiologis (masyarakat).
sedang menafsirkah anda?

iniesta wrote:Jikalau riwayat-riwayat seputar pernikahan Nabi dengan 'Aisyah yang masih kanak-kanak itu valid, itu juga tak bisa serta-merta dijadikan sandaran untuk mencontohnya. Tidakkah Nabi itu memiliki previlige (hak istimewa) yang hanya diperuntukkan secara khusus untuknya, tapi tidak untuk umatnya? Contoh yang paling gamblang adalah kebolehan Nabi menikah lebih dari 4 orang isteri.


nampaknya anda mulai sepakat ya bro?
:rolling:
doblank
 
Posts: 675
Joined: Wed Jun 02, 2010 8:44 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Tue Nov 23, 2010 1:02 pm


Bro poli, kira2 ada ga se manusia didunia ini yg mampu ngebaca maksud isi hati manusia laen? Apakah karena nama "Ayman bin Khalid" berbau arab, ataw dia orang arab, dia mengaku Muslim,lalu serta merta dia pasti pemeluk Islam? Naif buangeeetz....
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Tue Nov 23, 2010 3:21 pm

[quote="Dudekh"]Mudah2an kamu menguasai artikel yg kamu copas inies
soalnya tulisan yg kamu copas tsb sudah terlalu sering di copas ke forum ini dan sudah dibahas habis2an
silahkan nyemplung ke link yg diberikan bro poli, jika kamu merasa menguasai tulisan yg kamu copas tsb.
Memang ane copas dari ahlinya, biar berulang2, sama juga dgn kelakuan ORANG2 DILUAR ISLAM soal topik ini, (skrg ane ga lg pake dikotomi Muslim-Non Muslim, kaum anda ada yg protes!), biar mata orang2 diluar Islam mau sdkit terbuka atau tertutup selamanya..

oh ya sedikit mengenai masa jahiliyah, kapan sih tepatnya berakhirnya masa jahiliyah tsb?
sebenarnya sudah ada di trit lain pembahasan mengenai ini, tapi saya ingin tahu pendapat kamu.
- kalau tahun masehi jelas dimulai saat lahirnya Yesus
- kalau tahun hijriyah, jelas dimulai saat muhammad & kru hijrah ke medinah
- kalau berakhirnya masa jahiliyah dimulainya kapan? saat muhammad mengaku jadi nabi?
apakah saat muhammad mulai mengaku2 nabi, perilaku dan kepercayaan masyarakat arab pada saat itu langsung berubah?
ataukah mungkin saat kekuatan muhammad mulai besar sehingga dia bisa memaksakan kepercayaannya kepada masyarakat arab dengan menghancurkan patung2 sesembahan masyarakat arab pada saat itu dan menyisakan HA menjadi tauhid? mudah2an kamu bisa menjelaskan inies.
Memang sampe detik ini ane belum tau kpn tepatnya (jika diukur dgn tgl dan taun) akhir jaman jahiliyah. Hanya, ane memahaminya sbg sebuah gambaran atau kiasan dari masa peralihan antara peradaban masyarakat arab yg belum memiliki nilai2 ataupun norma2, aturan2 yg memungkinkan kehidupan lbh manusiawi dan beradab. Dan tentunya bagi umat Islam itu ditandai pada saat awal kenabian Muhammad SAW, yg membawa tuntunan dan risalah kehidupan bagi seluruh umat manusia.

tapi saya lihat, apa yg kamu pertanyakan sebelumnya dgn tulisan yg kamu copas diatas agak sedikit tidak nyambung inies.
Nyambung ga nyambung terserahlah, kata nkong Saif ini perang, perang opini, anda kok ngatur lawan se? Tujuan ane jelas, membalas serangan lawan dgn senjata yg ane punya dari ahli agama ane... Lgian nunjukin link di ffi, jiaaah...

syukurlah kamu sudah sedikit sadar inies bahwa muhammad itu tidak bisa dijadikan teladan.
jadi kalau ada ustad2 atau muslim lain yg berdakwah bahwa muhammad adalah teladan sepanjang masa, langsung skak mat aja :rofl:
mudah2an semakin banyak perilaku muhammad yg kamu sadari keliru dan tidak bisa diteladani.
Eh, bro dudekh, yg ga sadar2 tu anda dan kaum anda, tau? enak aza kalo ngomong... Ane dari dulu sadar sesadar2nya koq, Muhammad Saw tu manusia pilihan, teladan umat, tp beliau tetep manusia juga, dgn segala kodrat manusia biasa. Ada ga manusia setelahnya yg sehebat beliau yg setiap jejaknya diikuti manusia laen meski sdh berlangsung berabad abad? [quote]
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Dudekh » Tue Nov 23, 2010 4:06 pm

tulisannya kurang rapi. saya rapiin ya inies!
iniesta wrote:Memang ane copas dari ahlinya, biar berulang2, sama juga dgn kelakuan ORANG2 DILUAR ISLAM soal topik ini, (skrg ane ga lg pake dikotomi Muslim-Non Muslim, kaum anda ada yg protes!), biar mata orang2 diluar Islam mau sdkit terbuka atau tertutup selamanya..

bagaimana kamu bisa membuka mata nonmuslim kalau kamu sendiri tidak paham apa yg kamu copas.
hal2 yg sudah terbantah, jangan lagi dibawa sebagai modal. malu-maluin

iniesta wrote:Memang sampe detik ini ane belum tau kpn tepatnya (jika diukur dgn tgl dan taun) akhir jaman jahiliyah. Hanya, ane memahaminya sbg sebuah gambaran atau kiasan dari masa peralihan antara peradaban masyarakat arab yg belum memiliki nilai2 ataupun norma2, aturan2 yg memungkinkan kehidupan lbh manusiawi dan beradab. Dan tentunya bagi umat Islam itu ditandai pada saat awal kenabian Muhammad SAW, yg membawa tuntunan dan risalah kehidupan bagi seluruh umat manusia.

kamu lihat gak inies kontradiksi antara biru dan hijau?
pada saat awal2 muhammad ngaku2 sebagai nabi, muhammad itu diludahi sama orang2 arab. bagaimana mungkin sudah ada peralihan perilaku masyarakat arab pada saat itu. jadi dua teorimu sendiri saling bertentangan inies.

iniesta wrote:Nyambung ga nyambung terserahlah, kata nkong Saif ini perang, perang opini, anda kok ngatur lawan se? Tujuan ane jelas, membalas serangan lawan dgn senjata yg ane punya dari ahli agama ane... Lgian nunjukin link di ffi, jiaaah...

saya kira kamu agak berbeda dgn muslim lainnya inies. gak taunya sama aja. mau ngawur kek gak peduli, yg penting njawab.
dengan postingan ngawur kamu berharap dapat menunjukkan islam adalah benar? jgn sampai terjadi sebaliknya inies. azab awloh maha pedih. :rofl:

khas muslimmu kelihatan lagi inies. belum ngecek linknya udah ngoceh :rofl:
nih saya kasih link aslinya :
http://www.bukabuku.com/browse/bookdeta ... janda.html
http://internasional.kompas.com/read/20 ... ri.9.Tahun


iniesta wrote:Eh, bro dudekh, yg ga sadar2 tu anda dan kaum anda, tau? enak aza kalo ngomong... Ane dari dulu sadar sesadar2nya koq, Muhammad Saw tu manusia pilihan, teladan umat, tp beliau tetep manusia juga, dgn segala kodrat manusia biasa. Ada ga manusia setelahnya yg sehebat beliau yg setiap jejaknya diikuti manusia laen meski sdh berlangsung berabad abad?

emang yg nulis yg saya quote dibawah ini siapa inies?
apa mungkin dorama yg sudah almarhum itu yg nulis. :rofl:
iniesta wrote:Jikalau riwayat-riwayat seputar pernikahan Nabi dengan 'Aisyah yang masih kanak-kanak itu valid, itu juga tak bisa serta-merta dijadikan sandaran untuk mencontohnya. Tidakkah Nabi itu memiliki previlige (hak istimewa) yang hanya diperuntukkan secara khusus untuknya, tapi tidak untuk umatnya? Contoh yang paling gamblang adalah kebolehan Nabi menikah lebih dari 4 orang isteri.
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Dudekh » Wed Nov 24, 2010 8:05 am

rosesi4 wrote:kafirun pada OOT,masa jahiliyah berakhir ketika nabi mulai mengajarkan kebenaran Islam,shg sedikit demi sedikit ajaran jahiliyah kafir mulai ditinggalkan,hingga skrg kafir kresten pun mulai menjalani hidup sesuai ajaran nabi Muhammad,tak lg menganggap istri haid sbg najis dll.

memang sih supaya tidak oot, maunya di buat trit sendiri. itu juga kalau si inies punya penjelasan detil ttg masa jahiliyah ini.
tapi kalau dengan kamu rose, saya belum ada minat. kecuali kalau sekedar just for fun, baru saya layani kamu :rofl:
soalnya sampai muhammad hijrah ke medinah, belum ada perubahan perilaku masyarakat arab. mereka masih tetap hidup dgn damai dan saling menghargai satu sama lain. perubahan perilaku masy. arab baru terjadi setelah muhammad punya kekuatan untuk memaksakan kehendaknya. baru kemudian muncul dikotomi muslim dan kafir. [-(
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby kutukupret » Wed Nov 24, 2010 10:25 am

rosesi4 wrote:jaman jahiliyah perang antar suku di arab,anak perempuan dikubur hidup2,istri haid dilarang masuk rumah krn dianggap najis,baca alkitabmu,lalu disetubuhi diluar rumah,anak dr gundik,alias anak kandung pun dijadikan gundik bersama ibunya,dll yg kebiasaan kafir itu mulai ditinggalkan hingga skrg ini krn tuntunan nabi Muhammad. Spy tdk OOT sdh dijawab Aisya tdk hamil krn kehendak Allah. TITIK.


kebiasaan buruk ente tidak baca dari halaman satu.
Jaka sembung bawa golok....nggak nyambung Tong
User avatar
kutukupret
 
Posts: 6401
Joined: Mon Dec 17, 2007 6:31 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Wed Nov 24, 2010 10:33 am

Dudekh wrote:soalnya sampai muhammad hijrah ke medinah, belum ada perubahan perilaku masyarakat arab. mereka masih tetap hidup dgn damai dan saling menghargai satu sama lain. perubahan perilaku masy. arab baru terjadi setelah muhammad punya kekuatan untuk memaksakan kehendaknya. baru kemudian muncul dikotomi muslim dan kafir. [-(

Agama, keyakinan, isme, atau kepercayaan, seperti kita semua tau, adalah bagian dari budaya dlm peradaban manusia. Kebudayaan memiliki dinamika menuju keadaan yg lbh ideal, ada proses yg harus dilalui, ada pelaku kebudayaan yakni manusia didalamnya, tidak statis sifatnya, sejalan dgn perkembangan pemikiran manusia itu sendiri.
Menurut sejarah, sblm kedatangan Islam, jazirah arab terpecah berbagai suku, dan peperangan antar suku adalah budaya mereka, barangkali tdk sprti yg anda gambarkan, rukun damai.
So, bagamana jika nabi yg membawa risalah hidup yg lbh beradab mendapati perlakuan buruk dari masyarakat arab saat itu? Bagaimana nabi harus defensif menjalani berbagai peperangan dgn suku2 arab yg belum bisa menerima paham baru saat itu? Ane pikir itu bagian dari proses yg harus dilalui. Negara cina tdk serta merta menjadi sprti sekarang, ada revolusi kebudayaan yg menelan tdk sedikit korban manusia sbg martir. Bagamana sejarah mencatat revolusi kebudayaan Islam, itulah proses dinamika yg harus dilalui Islam untuk menuju keadaan yg lbh baik yg bisa diterima secara universal, tdk berhenti sampai disini dan akan terus berkembang menuju kondisi ideal universal tsb...
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Dudekh » Wed Nov 24, 2010 1:19 pm

iniesta wrote:Agama, keyakinan, isme, atau kepercayaan, seperti kita semua tau, adalah bagian dari budaya dlm peradaban manusia. Kebudayaan memiliki dinamika menuju keadaan yg lbh ideal, ada proses yg harus dilalui, ada pelaku kebudayaan yakni manusia didalamnya, tidak statis sifatnya, sejalan dgn perkembangan pemikiran manusia itu sendiri.
Menurut sejarah, sblm kedatangan Islam, jazirah arab terpecah berbagai suku, dan peperangan antar suku adalah budaya mereka, barangkali tdk sprti yg anda gambarkan, rukun damai.
So, bagamana jika nabi yg membawa risalah hidup yg lbh beradab mendapati perlakuan buruk dari masyarakat arab saat itu? Bagaimana nabi harus defensif menjalani berbagai peperangan dgn suku2 arab yg belum bisa menerima paham baru saat itu? Ane pikir itu bagian dari proses yg harus dilalui. Negara cina tdk serta merta menjadi sprti sekarang, ada revolusi kebudayaan yg menelan tdk sedikit korban manusia sbg martir. Bagamana sejarah mencatat revolusi kebudayaan Islam, itulah proses dinamika yg harus dilalui Islam untuk menuju keadaan yg lbh baik yg bisa diterima secara universal, tdk berhenti sampai disini dan akan terus berkembang menuju kondisi ideal universal tsb...

maukah kamu menjelaskan masa jahiliyah ini di trit tersendiri inies?
soalnya kalau kamu bahas disini, trit ini akan jadi oot. gak enak sama ts
biarlah trit ini murni membahas hipotesa kenapa aisyah tidak hamil
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Wed Nov 24, 2010 1:31 pm

rosesi4 wrote:jaman jahiliyah perang antar suku di arab,anak perempuan dikubur hidup2,istri haid dilarang masuk rumah krn dianggap najis,baca alkitabmu,lalu disetubuhi diluar rumah,anak dr gundik,alias anak kandung pun dijadikan gundik bersama ibunya,dll yg kebiasaan kafir itu mulai ditinggalkan hingga skrg ini krn tuntunan nabi Muhammad. Spy tdk OOT SUDAH DIJAWAB AISYA TDK HAMIL KRN KEHENDAK ALLAH. TITIK.

Exactly bro rose, hanya krn kehendak Allah Swt segala sesuatu bs terjadi, Allah Swt Maha Kuasa atas segalanya...
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Dudekh » Wed Nov 24, 2010 2:03 pm

iniesta wrote:Exactly bro rose, hanya krn kehendak Allah Swt segala sesuatu bs terjadi, Allah Swt Maha Kuasa atas segalanya...

itu jawaban orang yg sudah putus asa inies
subjectif dan tidak universal
kalau sama nonmuslim tidak akan masuk akal jawaban seperti itu :rofl:
karena nonmuslim tidak percaya allah swt itu ada.
ini ts yang bertanya nonmuslim kan?
kalau ada guru yg bertanya : mengapa manusia harus makan?
lantas kamu jawab karena allah swt menghendakinya
maka gurumu akan dengan bangga hati memberimu nilai nol besar, sekalipun gurumu islam taat.
kecuali kalau sekolahmu di pesantren, mungkin kamu akan diberikan nilai seratus :rolling:
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Wed Nov 24, 2010 9:36 pm

rosesi4 wrote:jaman jahiliyah perang antar suku di arab,anak perempuan dikubur hidup2,istri haid dilarang masuk rumah krn dianggap najis,baca alkitabmu,lalu disetubuhi diluar rumah,anak dr gundik,alias anak kandung pun dijadikan gundik bersama ibunya,dll yg kebiasaan kafir itu mulai ditinggalkan hingga skrg ini krn tuntunan nabi Muhammad. Spy tdk OOT sdh dijawab Aisya tdk hamil krn kehendak Allah. TITIK.

Well bro rose...sbnre sedari tadi ane pingin ketawa terus ngebayangin wajah2 memerah penganut agama sebelah ketika isi "kitab suci"nya anda "telanjangi" terang2an kekgitu...qiqiqi... Jd ga slh de peribahasa bilang, gajah didepan hidung ga diliat, sdg kuman dipuncak gunung diteropong tyuss...wkwkwkwk..
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Wed Nov 24, 2010 9:42 pm

rosesi4 wrote:jaman jahiliyah perang antar suku di arab,anak perempuan dikubur hidup2,istri haid dilarang masuk rumah krn dianggap najis,baca alkitabmu,lalu disetubuhi diluar rumah,anak dr gundik,alias anak kandung pun dijadikan gundik bersama ibunya,dll yg kebiasaan kafir itu mulai ditinggalkan hingga skrg ini krn tuntunan nabi Muhammad. Spy tdk OOT sdh dijawab Aisya tdk hamil krn kehendak Allah. TITIK.

Well bro rose...sbnre sedari tadi ane pingin ketawa terus ngebayangin wajah2 memerah penganut agama sebelah ketika isi "kitab suci"nya anda "telanjangi" terang2an kekgitu...qiqiqi... Jd ga slh de peribahasa bilang, gajah didepan hidung ga diliat ma cavier, sdg kuman dipuncak gunung dibikin heboh tyuss...dasar cavier...wkwkwkwk..
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Dudekh » Thu Nov 25, 2010 8:47 am

jadi bagaimana inies?
sudah bisa ya diterima hipotesa2 yg di posting di trit ini
- ts bilang karena aisyah mandul
- saya bilang karena rahimnya sudah rusak akibat disetubuhi terlalu dini
- murtadiningrat bilang karena kualitas sperma muhammad sudah menurun karena usia

ok, kita tos dulu :partyman:
kemungkinan paling logis memang salah satu diantara yg tiga itu.
mudah2an jumpa lagi di topik lain ya inies.
saya akan selalu merindukanmu :goodman:
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Thu Nov 25, 2010 3:46 pm

Dudekh wrote:jadi bagaimana inies?
sudah bisa ya diterima hipotesa2 yg di posting di trit ini
- ts bilang karena aisyah mandul
- saya bilang karena rahimnya sudah rusak akibat disetubuhi terlalu dini
- murtadiningrat bilang karena kualitas sperma muhammad sudah menurun karena usia

ok, kita tos dulu :partyman:
kemungkinan paling logis memang salah satu diantara yg tiga itu.
mudah2an jumpa lagi di topik lain ya inies.
saya akan selalu merindukanmu :goodman:

Tengkiu dgn semua attensi anda, apapun jg, ane menghargai sekali pendapat2 anda dan rekan2 anda. Dalam hal ini ane sama sekali tdk menolak hipotesa2 yg bersifat ilmiah. Hipotesa tetaplah hipotesa, yg ane pikir tdk dapat dijadikan sandaran sebuah konklusi.
Mengingat topik ini msh dalam ruang lingkup konteks agama, ane tetap bepegang pada keyakinan ane akan kebaikan moralitas Rasullallah Saw dgn bersandar pada Alquran:
QS. 4:6. Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin, kemudian jika menurut pendapatmu mereka telah CERDAS...
Selain itu,
QS. 4:19 Hai orang2 yg beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dgn paksa...
Dgn demikian pendapat2 yg meriwayatkan Aisyah disetubuhi Nabi di usia kanak2, oleh sebagian besar Muslim dianggap gugur dgn sendirinya, karena bertentangan dgn sumber utama Alquranul Karim...
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Murtadiningrat » Thu Dec 02, 2010 8:55 am

OK well noted , kita anggap CASE CLOSED , dari sekian alasan/Hipotesa yang ditunjukkan kafir :

1.ts bilang karena aisyah mandul
2.Dudekh bilang karena rahimnya sudah rusak akibat disetubuhi terlalu dini
3.murtadiningrat bilang karena kualitas sperma muhammad sudah menurun karena usia

Karena ke 3 Hipotesa tsb dianggap yang paling Logis dan masuk akal menurut Ilmu kedokteran dan menjadi penyebab utama Aisyah sebagai istri muhammad tidak bisa Hamil
Melawan Hipotesa ngasal dan jawaban putus asa dari seorang muslim yang bernama Rosesi4 dan Iniesta yang mengatakan :
1.Aisyah tidak hamil karena kehendak allah swt

Karena jawaban2 muslim disini sudah gak mutu dan membosankan , lebih baik kita pindah ke topik lain aja yang lebih hot dan menarik , karena akan percuma dan buang2 waktu saja , silahkan muslim kembali kalau sudah menemukan Hipotesa yang logic dan bisa diterima dengan akal yang sehat atau paling tidak mendekati ilmu kedokteran .
User avatar
Murtadiningrat
 
Posts: 704
Joined: Mon Jan 05, 2009 8:54 am

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Thu Dec 02, 2010 11:02 am

murtadiningrat wrote:OK well noted , kita anggap CASE CLOSED...

Exactly....CASE CLOSED! Thanks a lot...
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby Murtadiningrat » Thu Dec 02, 2010 1:08 pm

iniesta wrote:Exactly....CASE CLOSED! Thanks a lot...


You're welcome bro , nice to have an argue with you
User avatar
Murtadiningrat
 
Posts: 704
Joined: Mon Jan 05, 2009 8:54 am

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby poligami » Thu Dec 02, 2010 4:47 pm

Alasan yg masuk akal adalah kemaluan anak kecil (9 tahun) pasti RUSAK PARAH kalo diseks oleh bapak 50 tahunan (yg ngaku2 nabi), jadi aja mandul. O:)

Kasihan bgt tuh anak kecil ditindihin bapak tua2 keladi tak bermoral. :vom:


Salam Poligami... :turban:
User avatar
poligami
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby iniesta » Thu Dec 02, 2010 5:23 pm

@bro poligami.
Rekan2 anda udah setuju pembicaraan ditutup bro poli...sekali lagi...DI...TU...TUP..!!!
Anda koq masih ngeyel to? Bisa baca ga siiih?! Kalo belum puas ane sarankan khotbah di masjid2 aza, sampaikan konklusi anda tsb, ane pastikan anda akan mendapat nilai lebih disana.... :supz:
iniesta
 
Posts: 321
Joined: Wed Oct 13, 2010 6:43 pm

Re: Mengapa Aisyah Tidak Hamil?

Postby duren » Thu Dec 02, 2010 6:21 pm

Lanjut lagi ahhh ..
Kali ini aku mbelain si Iniesta

Mengapa Aisha ga hamil ??
Sesuai dalil si Iniesta yaitu Q 4.19 Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa ....

Ane juga ga ngarti dari mana jalannya kalimat " mempusakai = menyenggamai "

Tapi baiklah tak bantuin yayank ku ini berargumen
Berarti muhammad gagal merayu Aisha untuk di pusakai dengan cara suka rela
MUNGKIN !!!
Setiap hendak di pusakai .. Aisha njerit njerit karena kaget melihat size burung sang nabi
:vom:
Yahh kapan bunting nya :rolling:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

PreviousNext

Return to CARA BERPIKIR MUSLIM



Who is online

Users browsing this forum: No registered users