.

Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Mengungkapkan cara berpikir Muslim pada umumnya dan Muslim di FFIndonesia pada khususnya.

Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby poligami » Mon Oct 11, 2010 1:19 pm

Dari : http://id.answers.yahoo.com/question/in ... Gs9Rtlt7aa

Salam..
Saya muslim tapi saya termasuk yang tidak mempercayai Kisah Mi'raj..


Alasan :

1. Al-Qur’an tidak pernah menyebut kata “mi’raj” dalam hubungannya dengan kisah isra’ mi’raj di atas. Kata “buraq” malah tidak ada sama sekali. Dua hal penting yang melengkapi cerita tentang isra’ mi’raj tersebut seharusnya ada di dalam Al-Qur’an bila memang benar cerita isra’ mi’raj sebagaimana yang dikisahkan benar-benar pernah terjadi.

Al-Qur’an hanya memuat kisah tentang seorang hamba Allah yang diperjalankan oleh Tuhan di malam hari dari Masjid Al-Haram ke Masjid Al-Aqsha (17:1) tanpa ada embel-embel terbang ke langit. Mungkinkah kisah monumental “terbang ke langit” ini luput dari Kitab-Nya? Sedangkan, “tidak Kami luputkan sesuatupun di dalam Kitab itu” (Q.S. 6:38)

2. Terdapat penjelasan yang tidak masuk akal berkaitan dengan urutan cerita isra’ mi’raj ini. Disebutkan di dalam suatu riwayat bahwa Nabi Muhammad mi’raj setelah sebelumnya beliau menunaikan shalat Isya. Bagaimana mungkin beliau melakukan shalat sedangkan perintah shalat katanya baru akan dijemput ke langit?

3. Allah di dalam Al-Qur’an menyebutkan bahwa lamanya perjalanan malaikat maupun ruh kepada-Nya adalah satu hari yang ukurannya sama dengan lima puluh ribu tahun bagi manusia.

“Kepada-Nya malaikat-malaikat dan ruh naik dalam sehari yang ukurannya lima puluh ribu tahun”. (Q.S. 70:4)

Jadi, kalau benar Nabi telah naik ke langit pada 1400 tahun yang lalu maka beliau baru akan sampai kembali ke dunia 48.600 tahun lagi…

4. Mengatakan bahwa nabi telah ke Mesjid Al-Aqsha yang di Palestina adalah pernyataan yang tidak rasional sama sekali. Faktanya, Mesjid Al-Aqsha yang di Palestina baru dibangun oleh Amir Abdul Malik pada tahun 715/68H yang berarti 58 tahun setelah wafatnya Nabi.

Kata “Masjidil Aqsha” secara harfiah berarti “mesjid yang lebih jauh”. Pada masa Nabi ada dua buah mesjid yang biasa disebut “mesjid yang lebih jauh”, satu berada di kota Madinah satu lagi di kota Jirana. Kepastian bahwa isra’ Nabi bukan ke Palestina dibuktikan dengan kondisi Palestina yang tidak berhenti dari carut marut peperangan hingga hari ini. Kondisi Palestina tidak sesuai dengan firman Allah yang mengatakan telah memberkahi sekeliling Masjidil Aqsha.

“Tersanjunglah Dia yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari ayat-ayat Kami…”. (Q.S. 17:1)

5. Mereka lupa (atau pura2 lupa) bahwa perintah Shalat dan ritual ibadah lain diawali dari Nabi Ibrahim.

6. Adegan tawar menawar antara Nabi Muhammad dan Allah berkenaan dengan frekuensi shalat dalam sehari semalam adalah sebuah adegan yang tidak masuk logika keberTuhanan. Tuhan Maha Tahu, tidak mungkin Dia tidak mengetahui kondisi manusia yang tidak akan sanggup menjalani shalat sebanyak lima puluh kali dalam sehari semalam. Tidak mungkin Tuhan mengajak rasul-Nya ke langit untuk kemudian dipermainkan-Nya dalam sebuah episode tawar-menawar terhadap sebuah objek perintah yang sangat penting: “shalat”.

Cerita ini telah menghina Nabi dan Allah karena mengibaratkan Allah sebagai Bos yang kejam dan Nabi menawar2 perintahNya selama 5 kali bulak-balik dan dibantu oleh nasihat Nabi Musa..

7. Tidak mungkin perintah Tuhan dapat ditawar-tawar sebagaimana cerita di dalam isra’ mi’raj. Bahwa perintah Tuhan tidak bisa ditawar-tawar dapat kita ketahui dari kisah Nabi Ibrahim yang khawatir tentang keadaan Nabi Luth sewaktu Allah akan menurunkan azab kepada kaum Nabi Luth. Nabi Ibrahim coba berargumentasi atas rencana Allah tersebut. Apa jawaban Allah?

“Wahai Ibrahim, berpalinglah dari ini. Sesungguhnya telah datang ketetapan Rabb kamu, dan sesungguhnya mereka akan didatangi azab yang tidak dapat ditolak”. (Q.S. 11:76)


Demikianlah, ajaran Islam selamanya tidak bertentangan dengan akal sehat manusia. Kebodohan dan irasionalitas muncul ketika kaum muslim meninggalkan kitab Allah dan menyandarkan diri pada kitab-kitab hadits hasil karangan manusia yang ditulis 200 tahun selepas wafatnya Nabi.

-------------------------------------------------
Berarti Isra Miraj Muhammad itu cuma NGIBUL...!!! :finga:

:rofl:
User avatar
poligami
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby poligami » Mon Oct 11, 2010 1:28 pm

Nah bagi yg belum tahu kisah "ngibul"nya Muhammad, ini saya copasin: :lol:

KISAH ISRA MIRAJ MUHAMMAD

Diterjemahkan dengan ringkas dari Kitab Al Anwaarul Bahiyyah Min Israa' Wa Mi'raaj Khoiril Bariyyah Karya Al Imam Al Muhaddits As Sayyid Muhammad bin Alawy Al Hasany RA.
Sumber: http://pesantren.or.id.42303.masterweb. ... /06.single

Pada suatu malam Nabi Muhammad SAW berada di Hijir Ismail dekat Ka'bah al Musyarrofah, saat itu beliau berbaring diantara paman beliau, Sayyiduna Hamzah dan sepupu beliau, Sayyiduna Jakfar bin Abi Thalib, tiba-tiba Malaikat Jibril, Mikail dan Israfil menghampiri beliau lalu membawa beliau ke arah sumur zamzam, setibanya di sana kemudian mereka merebahkan tubuh Rasulullah untuk dibelah dada beliau oleh Jibril AS.

Dalam riwayat lain disebutkan suatu malam terbuka atap rumah Beliau saw, kemudian turun Jibril AS, lalu Jibril membelah dada beliau yang mulya sampai di bawah perut beliau, lalu Jibril berkata kepada Mikail:

"Datangkan kepadaku nampan dengan air zam-zam agar aku bersihkan hatinya dan aku lapangkan dadanya".

Dan perlu diketahui bahwa penyucian ini bukan berarti hati Nabi kotor, tidak, justru Nabi sudah diciptakan oleh Allah dengan hati yang paling suci dan mulya, hal ini tidak lain untuk menambah kebersihan diatas kebersihan, kesucian diatas kesucian, dan untuk lebih memantapkan dan menguatkan hati beliau, karena akan melakukan suatu perjalanan maha dahsyat dan penuh hikmah serta sebagai kesiapan untuk berjumpa dengan Allah SWT.

Kemudian Jibril AS mengeluarkan hati beliau yang mulya lalu menyucinya tiga kali, kemudian didatangkan satu nampan emas dipenuhi hikmah dan keimanan, kemudian dituangkan ke dalam hati beliau, maka penuhlah hati itu dengan kesabaran, keyakinan, ilmu dan kepasrahan penuh kepada Allah, lalu ditutup kembali oleh Jibril AS.

Setelah itu disiapkan untuk Baginda Rasulullah binatang Buroq lengkap dengan pelana dan kendalinya, binatang ini berwarna putih, lebih besar dari himar lebih rendah dari baghal, dia letakkan telapak kakinya sejauh pandangan matanya, panjang kedua telinganya, jika turun dia mengangkat kedua kaki depannya, diciptakan dengan dua sayap pada sisi pahanya untuk membantu kecepatannya.

Saat hendak menaikinya, Nabi Muhammad merasa kesulitan, maka meletakkan tangannya pada wajah buroq sembari berkata: "Wahai buroq, tidakkah kamu merasa malu, demi Allah tidak ada Makhluk Allah yang menaikimu yang lebih mulya daripada dia (Rasulullah)", mendengar ini buroq merasa malu sehingga sekujur tubuhnya berkeringat, setelah tenang, naiklah Rasulullah keatas punggungnya, dan sebelum beliau banyak Anbiya' yang menaiki buroq ini. :lol:

Dalam perjalanan, Jibril menemani disebelah kanan beliau, sedangkan Mikail di sebelah kiri, menurut riwayat Ibnu Sa'ad, Jibril memegang sanggurdi pelana buroq, sedang Mikail memegang tali kendali.

(Mereka terus melaju, mengarungi alam Allah SWT yang penuh keajaiban dan hikmah dengan Inayah dan RahmatNya), di tengah perjalanan mereka berhenti di suatu tempat yang dipenuhi pohon kurma, lantas malaikat Jibril berkata: "Turunlah disini dan sholatlah", setelah Beliau sholat, Jibril berkata: "Tahukah anda di mana Anda sholat?", "Tidak", jawab beliau, Jibril berkata: "Anda telah sholat di Thoybah (Nama lain dari Madinah) dan kesana anda akan berhijrah".

Kemudian buroq berangkat kembali melanjutkan perjalanan, secepat kilat dia melangkahkan kakinya sejauh pandangan matanya, tiba-tiba Jibril berseru: "berhentilah dan turunlah anda serta sholatlah di tempat ini!", setelah sholat dan kembali ke atas buroq, Jibril memberitahukan bahwa beliau sholat di Madyan, di sisi pohon dimana dahulu Musa bernaung dibawahnya dan beristirahat saat dikejar-kejar tentara Firaun.

Dalam perjalanan selanjutnya Nabi Muhammad turun di Thur Sina', sebuah lembah di Syam, tempat dimana Nabi Musa berbicara dengan Allah SWT, beliau pun sholat di tempat itu. Kemudian beliau sampai di suatu daerah yang tampak kepada beliau istana-istana Syam, beliau turun dan sholat disana. Kemudian Jibril memberitahukan kepada beliau dengan berkata: "Anda telah sholat di Bait Lahm (Betlehem, Baitul Maqdis), tempat dilahirkan Nabi Isa bin Maryam".

Setelah melanjutkan perjalanan, tiba-tiba beliau melihat Ifrit dari bangsa Jin yang mengejar beliau dengan semburan api, setiap Nabi menoleh beliau melihat Ifrit itu. Kemudian Jibril berkata: "Tidakkah aku ajarkan kepada anda beberapa kalimat, jika anda baca maka akan memadamkan apinya dan terbalik kepada wajahnya lalu dia binasa?"

Kemudian Jibril AS memberitahukan doa tersebut kepada Rasulullah. Setelah itu mereka melanjutkan perjalanan sampai akhirnya bertemu dengan suatu kaum yang menanam benih pada hari itu dan langsung tumbuh besar dan dipanen hari itu juga, setiap kali dipanen kembali seperti awalnya dan begitu seterusnya, melihat keanehan ini Beliau SAW bertanya: "Wahai Jibril, siapakah mereka itu?", Jibril menjawab:" mereka adalah para Mujahid fi sabilillah, orang yang mati syahid di jalan Allah, kebaikan mereka dilipatgandakan sampai 700 kali.

Kemudian beberapa saat kemudian beliau mencium bau wangi semerbak, beliau bertanya: "Wahai Jibril bau wangi apakah ini?", "Ini adalah wanginya Masyithoh, wanita yang menyisir anak Firaun, dan anak-anaknya", jawab Jibril AS.

Masyitoh adalah tukang sisir anak perempuan Firaun, ketika dia melakukan pekerjaannya tiba-tiba sisirnya terjatuh, spontan dia mengatakan: "Bismillah, celakalah Firaun", mendengar ini anak Firaun bertanya: "Apakah kamu memiliki Tuhan selain ayahku?", Masyithoh menjawab: "Ya". Kemudian dia mengancam akan memberitahukan hal ini kepada Firaun. Setelah dihadapkan kepada Raja yang Lalim itu, dia berkata: "Apakah kamu memiliki Tuhan selain aku?", Masyithoh menjawab: "Ya, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah".

Mengetahui keteguhan iman Masyithoh, kemudian Firaun mengutus seseorang untuk menarik kembali dia dan suaminya yang tetap beriman kepada Allah agar murtad, jika tidak maka mereka berdua dan kedua anaknya akan disiksa, tapi keimanan masih menetap di hati Masyithoh dan suaminya, justru dia berkata: "Jika kamu hendak membinasakan kami, silahkan, dan kami harap jika kami terbunuh kuburkan kami dalam satu tempat".

Maka Firaun memerintahkan agar disediakan kuali raksasa dari tembaga yang diisi minyak dan air kemudian dipanasi, setelah betul-betul mendidih, dia memerintahkan agar mereka semua dilemparkan ke dalamnya, satu persatu mereka syahid, sekarang tinggal Masyithoh dan anaknya yang masih menyusu berada dalam dekapannya, kemudian anak itu berkata: "Wahai ibuku, lompatlah, jangan takut, sungguh engkau berada pada jalan yang benar",
kemudian dilemparlah dia dan anaknya.

Kemudian di tengah perjalanan, beliau juga bertemu dengan sekelompok kaum yang menghantamkan batu besar ke kepala mereka sendiri sampai hancur, setiap kali hancur, kepala yang remuk itu kembali lagi seperti semula dan begitu seterusnya. Jibril menjelaskan bahwa mereka adalah manusia yang merasa berat untuk melaksanakan kewajiban sholat.

Kemudian beliau juga bertemu sekelompok kaum, di hadapan mereka ada daging yang baik yang sudah masak, sementara di sisi lain ada daging yang mentah lagi busuk, tapi ternyata mereka lebih memilih untk menyantap daging yang mentah lagi busuk, ketika Rasulullah menanyakan perihal ini, Jibril menjawab: "Mereka adalah manusia yang sudah mempunyai isteri yang halal untuknya, tapi dia justru berzina (berselingkuh) dengan wanita yang jelek (hina), dan begitupula mereka adalah para wanita yang mempunyai suami yang halal baginya tapi justru dia mengajak laki-laki lain untuk berzina dengannya".

Ketika beliau melanjutkan perjalanan, tiba-tiba seseorang memanggil beliau dari arah kanan: "Wahai Muhammad, aku meminta kepadamu agar kamu melihat aku", tapi Rasulullah tidak memperdulikannya. Kemudian Jibril menjelaskan bahwa itu adalah panggilan Yahudi, seandainya beliau menjawab panggilan itu maka umat beliau akan menjadi Yahudi. Begitu pula beliau mendapat seruan serupa dari sebelah kirinya, yang tidak lain adalah panggilan nashrani, namun Nabi tidak menjawabnya. Walhamdulillah.

Kemudian tiba-tiba muncul di hadapan beliau seorang wanita dengan segala perhiasan di tangannya dan seluruh tubuhnya, dia berkata: "Wahai Muhammad lihatlah kepadaku", tapi Rasulullah tidak menoleh kepadanya, Jibril berkata: "Wahai Nabi itu adalah dunia, seandainya anda menjawab panggilannya maka umatmu akan lebih memilih dunia daripada akhirat".

Demikianlah perjalanan ditempuh oleh beliau SAW dengan ditemani Jibril dan Mikail, begitu banyak keajaiban dan hikmah yang beliau temui dalam perjalanan itu sampai akhirnya beliau berhenti di Baitul Maqdis (Masjid al Aqsho). Beliau turun dari Buraq lalu mengikatnya pada salah satu sisi pintu masjid, yakni tempat dimana biasanya Para Nabi mengikat buraq di sana. :---)

Kemudian beliau masuk ke dalam masjid bersama Jibril AS, masing-masing sholat dua rakaat. Setelah itu sekejab mata tiba-tiba masjid sudah penuh dengan sekelompok manusia, ternyata mereka adalah para Nabi yang diutus oleh Allah SWT. Kemudian dikumandangkan adzan dan iqamah, lantas mereka berdiri bershof-shof menunggu siapakah yang akan mengimami mereka, kemudian Jibril AS memegang tangan Rasulullah SAW lalu menyuruh beliau untuk maju, kemudian mereka semua sholat dua rakaat dengan Rasulullah sebagai imam. Beliaulah Imam (Pemimpin) para Anbiya' dan Mursalin.

Setelah itu Rasulullah SAW merasa haus, lalu Jibril membawa dua wadah berisi khamar dan susu, Rasulullah memilih wadah berisi susu lantas meminumnya, Jibril berkata: "Sungguh anda telah memilih kefitrahan yaitu al Islam, jika anda memilih khamar niscaya umat anda akan menyimpang dan sedikit yang mengikuti syariat anda".

Kemudian setelah beliau menyempurnakan segalanya, maka tiba saatnya beliau melakukan mi'raj yakni naik bersama Jibril menembus langit satu persatu sampai akhirnya berjumpa dengan Khaliq-nya. Bagaimana dan apa saja yang beliau temui pada Mi'raj ini sampai akhirnya beliau kembali ke Makkah, Insya Allah akan kita paparkan pada edisi berikutnya.

Wallahu a'lam.
Last edited by poligami on Mon Oct 11, 2010 4:12 pm, edited 2 times in total.
User avatar
poligami
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby JANGAN GITU AH » Mon Oct 11, 2010 2:50 pm

Orang itu nalarnya setengah complete
Orang yang seperti dia semestinya segera murtad...
Kalau nalarnya complete pasti dia harus bertanya-tanya dalam hatinya...
Kalau kisah seperti miraj sudah ngibul, boleh jadi tidak hanya satu kibulan-kibulan Muhammad...!
Pasti lebih dari satu kibulan lain ada di sana!
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby Kalits'39 » Mon Oct 11, 2010 10:49 pm

Bilang aja malu, karena ga' masuk logika :lol:
udah tahu ngibul koq masih Islam sih..?? :(
sekali ngibul tetap ngibul....
Kalits'39
 
Posts: 355
Joined: Sun Aug 22, 2010 11:38 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby duren » Mon Oct 11, 2010 11:08 pm

Masih dari link yang sama ...

Tuhan......memberi perintah yang logis..?


pertama kali sholat diperintahkan sebanyak 50 kali....
itung-itungan ..yuk...
durasi yang diperlukan untuk sholat...
mulai cuci tangan,kaki,....ngupil-ngupil...kumur-ku… terus berbaris....nunngging-nungging beberapa kali tergantung berapa rakaat...di akhiri dengan celingak-celiguk...toleh kanan..toleh kiri...

kira-kira.....10-15 menit

kalo satu hari = 24 jam = 1440 menit
15 menit x 50 kali sholat = 750 menit
sisa waktu diluar sholat..=1440 - 750 = 690 menit
(+/- setengah waktu manusia ...untuk sholat..)

kapan..kerja...tidur....dan lain-lain

interval setiap kali sholat....= 1440 : 50 = 28.8 menit :shock:

analog:
polisi meminta seseorang untuk wajib lapor...sehari 5 kali aja.....kita akan berkomentar...polisi "gendeng"

jika tuhan meminta wajib lapor 50 kali sehari.....
dapatkah kita sebut Tuhan "gendeng" ...?

perintah "tidak logis" dan bisa di tawar.....Tuhan tidak konsisiten ?
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby Bigman » Mon Oct 11, 2010 11:23 pm

Ane jadi inget lage n'neh tulisan:
wongjowo wrote:Image
Klo ngibul muslim memang rajanya... :finga:
User avatar
Bigman
 
Posts: 3240
Joined: Sat Jan 03, 2009 8:19 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby pretty aisyah » Tue Oct 12, 2010 2:25 am

http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... highlight=

Bagi yang belum tahu/membaca tentang Mi'raj nya Muhammad, mending baca mi'raj nya Ali Sina, lebih seru!!!
Sama aja kok....... boongnya.

Mi’raj (kenaikan kesurga)

Suatu malam ketika sedang mengerjakan sesuatu, aku dengar suara ribut diluar. Kubuka jendela dan tiba2 Malaikat Gabriel meloncat masuk kamar. Aku kaget. “Jangan takut,” katanya, “aku tak bermaksud jahat.” Dia bicara Inggris dg sangat baik. Aku terkejut dan tidak tahu mau ngomong apa, jadi aku mengatakan hal yg ****. “Anda bisa bahasa Inggris!” ucapku. “Ya”, dia menjawab dalam aksen amerika, “ini jaman internet, kita harus ikut kemajuan teknologi. Kita malah punya kelas ESL disurga dan semua malaikat sekarang bicara dalam bahasa inggris.”

Gaya bicaranya membuat aku tenang. Aku tanya dia kenapa malaikat sepenting anda mengunjungi aku? Dia hanya tersenyum dan bilang agar aku siap2 karena akan bertemu Sang Pencipta. “Apa? Aku? Kenapa? Tapi aku belum siap!!” aku tergagap bicara. “Jangan khawatir”, katanya. Kemudian dia mengarahkan tongkat wasiatnya padaku dan menggumamkan sesuatu yg tidak aku mengerti dan seketika baju yg aku pakai berubah menjadi baju putih mengkilap lengkap dgn dasi merah. Sangat perlente sekali, belum pernah kulihat baju demikian meskipun dalam acara Penghargaan Oscar.

Kemudian dia bilang bahwa kadang dia harus mencuci hati pengunjung surga. Aku takut setengah mati karena aku pernah baca, dia mengeluarkan hati Muhammad dari dadanya dan mencucinya sebelum membawa Muhammad dalam Mi’rajnya. Gabriel melihat kepanikanku dan berkata, “Jangan takut, sekarang aku punya pandangan sinar X dan kulihat hatimu sudah bersih.” Aku lega sekali, karena tidak harus melalui pengalaman mengerikan itu. Kemudian dia menambahkan, “Waktu aku bertemu Muhammad, oh boy, hatinya begitu kotor, aku harus meminta sekotak deterjen tambahan utk membersihkannya.”

Tiba2 ada burung raksasa menutupi sinar bulan, turun kearah kita. “Apa itu?” tanyaku. “Oh itu Morgullah” jawabnya. “Burung surga, fungsinya seperti Limousine. Tapi membawamu ke Surga”. “Ada apa dg Buraq?” tanyaku. “Itu tuh, kuda yg membawa sang nabi kesurga pada malam terjadi Mi’raj?” “Oh keledai tua itu”, jawabnya, “Kalau dibandingkan dg Morgullah Buraq hanya macam taxi butut biasa. Buraq biasa membawa barang2 dan kadang2 membawa tamu kelas rendahan”, tambahnya.

Morgullah mendarat dg indah dihalaman belakang. Seekor burung yg sangat besar, panjang kedua sayapnya sekitar 10 meter. Mirip Elang putih tapi berwajah manusia dan punya buntut panjang yg berwarna indah. Kunaiki burung itu. Tapi bukan seperti ayam jantan menaiki ayam betina lho, ini seperti orang naik sepeda! Ada sadel yg ditalikan kepundaknya; kududuki sadelnya dan sang burung memintaku utk memakai sabuk pengaman. Kulakukan itu dan ia melesat terbang. Dijalan ia bilang beberapa penumpangnya yg dipanggil kesurga utk disahkan sebagai nabi jatuh mati dari langit dan itu sebabnya sekarang menjadi mandat, utk semua pengunjung surga harus memakai sabuk pengaman.

Morgullah terbang dan dapat kulihat rumahku dari atas dan kemudian lampu2 kota. Kita terus terbang tinggi dan tinggi. Kurasakan angin dingin dimukaku, sangat menyegarkan. Tidak lama kemudian, Sang burung berhenti dan Gabriel yg berada didepan mendekati lalu menutupi mataku dg sebuah kain. Kutanya kenapa dia menutupi mataku? Apa aku diculik? Dia menjawab utk meyakinkanku, “Tidak, ini utk kepentinganmu sendiri.” Dia menjelaskan bahwa jika aku tahu persis alamat surga, manusia2 akan memaksaku mengatakannya pada mereka bahkan bisa jadi dg metoda penyiksaan, dan karena mereka sudah menciptakan pesawat terbang, sudah pasti mereka akan mengubah surga menjadi Tujuan Wisata dan akan merusak tempat indah tersebut. Para penghuni surga tidak ingin siapapun datang dan mengganggu kedamaian mereka. Baru aku mengerti dan kita terbang lagi utk sekitar 30 menit, lalu berhenti.

Kubuka penutup mataku, kulihat sebuah tempat yg sangat indah, aku tidak bisa menjelaskan keindahannya dg kata2. Taman2 berisi bunga2 dan pohon2 subur. Sungai2 berair anggur, madu dan susu mengalir ditengah2nya, wanita muda telanjang (Houri) yg cantik menggairahkan, dg dada kenyal berjalan2 disana! Lelaki2 jorok berjanggut sedang minum minuman keras dan masing2 dikelilingi dua atau lebih Houri. Oooh, persis seperti yg dikatakan oleh Muhammad. Aku jadi tahu sekarang bahwa dia adalah benar seorang utusan allah dan dia tidak bohong ketika bilang pernah naik ke surga. Dibeberapa tempat, aku harus memalingkan mata, karena para lelaki itu sedang melakukan pesta seks dg houri2 itu; bertiga, berempat, bahkan ada yg sampai ber-73! Seorang lelaki jorok yg berjanggut lebat pesta seks dg 72 houri. Menjijikan tapi menggairahkan. Pernah kubaca Muhammad menjanjikan semua ini pada umatnya tapi aku tidak pernah percaya.

Seorang houri berambut pirang mendekatiku dan tersenyum sangat manis yg dapat mencairkan hatiku. Dia bertanya, “Cari teman, om?” Kupandang gabriel dg penuh harapan agar diijinkan. Houri ini persis wanita tipe idamanku. Kurus, tinggi, senyum indah, wanita type Holywood; lebih baik dari Pamela Anderson dan Julia Robert digabungkan. Kuteriakan “Fa tabarak Allah ahsan al khaleqeen (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam)”. Aku tahu ini kalimat yg harus kuteriakkan, karena inilah yg diteriakkan Muhammad ketika dia melihat wanita anak mantunya telanjang dan lalu jatuh cinta padanya.

Aku berkata sendiri, “Oh man, pasti ini surga! Muhammad benar2 tahu apa yg dia katakan.” Tapi Gabriel berkata bahwa kita tidak punya waktu dan Allah menungguku. Lalu kutanya, apa kita bisa berhenti sekitar satu jam setelah pertemuan dg Allah selesai? Ini surga dan semua perbuatan2 dosa bisa dilakukan disini. Dia jawab tidak bisa dan bilang bahwa aku tidak bisa melakukan itu dg wanita yg bukan muhrimku, tapi jika aku mati aku dapat memperoleh wanita sebanyak aku mau. Saat itu langsung saja kematian bagiku terasa menarik. Aku sadar sekarang kenapa para pejihad muslim begitu berhasrat mati oleh bom dan tidak takut akan kematian. Tentu saja dg seks sebanyak itu disurga siapa yg tidak mau mati?

Kita terus berjalan diawan. Herannya kulihat sedikit sekali perempuan. Banyak sekali houri tapi itu bukan perempuan yg saya maksudkan. (Ada perbedaan antara perempuan normal dan houri, Houri itu putih, begitu putihnya hingga kamu dapat melihat tulang mereka, yg transparant, seperti telepon2 jaman sekarang, kamu bisa melihat isi dalamnya. Muhammad pikir hal ini sangat cantik dan menarik tapi aku lebih suka wanita yg tidak transparan.)

Kutanya dimanakah perempuan yg sungguhan? Mungkin mereka punya surga yg terpisah seperti bus umum di Pakistan dimana ada pemisah antara tempat duduk laki2 dan perempuan. Jawabnya “Mayoritas perempuan ada di neraka”. “Di neraka?” teriaku kaget, “kenapa dineraka?” “Mereka dineraka karena mereka tidak patuh pada suaminya, menjadi kaum feminis dan meminta hak yg sama dg laki2”, jawabnya “ini adalah dosa besar. Allah membuat perempuan dari tulang iga lelaki utk melayaninya dan patuh padanya, tapi para perempuan itu terus meminta hak yg sama, jadi waktu mereka mati Allah mengirim mereka ke neraka.”
Aku sedih. Kupikir itu tidak adil. Kuingat kata2 Muhammad dalam Mi’rajnya, waktu dia mengunjungi surga dan neraka, dia lihat mayoritas penghuni neraka adalah perempuan, tapi kupikir Muhammad berkata begitu karena dia sudah tua dan dia ingin menakuti istri2 remajanya agar patuh. Aku selalu berpikir perempuan harus mendapat hak yg sama tapi betapa salahnya aku. Allah benar2 membuat perempuan utk melayani kita kaum lelaki. Baik sekali dia. Aku akhirnya sadar bahwa Muhammad, Musa dan Yesus berkata benar dan semuanya itu adalah rencana Allah utk membuat wanita bersikap patuh pada laki2.

Kita tetap berjalan sampai pada sebuah gerbang mutiara. Gerbang itu terbuka secara otomatis waktu kita mendekat. “Keren ngga?” kata Gabriel. Dia jelaskan bahwa gerbang ini dapat tahu apakah orang yg mendekatinya itu telah diberi ijin utk masuk dg membaca retina matanya dan jika iya, pintu akan membuka. Kupikir ini ajaib, tapi dia bilang sebenarnya gerbang ini dioperasikan oleh alat2 yg mereka dapat dari bumi. Dan surga memakai banyak penemuan2 bumi.
Sambil tertawa dia berkata bahwa sejak Internet menjadi populer bahkan Allahpun belajar menggunakannya dan ia sekarang ketagihan internet. “Para malaikatlah sekarang yg banyak melakukan tugas ketuhanan,” akunya dan lalu menambahkan “Allah sibuk chatting. Dia memakai banyak nama samaran. Orang2 itu tidak tahu mereka chatting dg Allah. Dia suka itu karena selama ini Dia bicara pada orang sambil bersembunyi dibelakang seorang utusan, sekarang dia dapat melakukan itu sambil sembunyi dibelakang komputer.”

Pintu terbuka ke sebuah taman luas penuh cahaya. “Tempat apakah ini?” tanyaku, Sang malaikat menjawab; “Ini tempat tinggal Allah.” Kulihat istana besar terbuat dari emas dan kristal. Dihiasi oleh berbagai macam batu berharga.
Kumasuki serambi melalui aula pertama dan aula kedua dan semua malaikat membungkuk dihadapanku seraya aku lewat dan kubungkukan badan utk membalas mereka sampai kutemui seorang berumur pertengahan tigapuluhan berambut panjang dan berbaju putih hingga kemata kaki, ia berdiri diujung tangga aula.
Dia menyambut hangat seperti sudah kenal dan menungguku. Kataku “Apa kita saling kenal?” Jawabnya; “Aku Yesus, Anak Allah”! “Oh Jesus!” teriakku. Aku sangat bahagia dapat bertemu Yesus langsung. Aku ingin menyembah dan mencium kakinya tapi ia melarangku. Dia sangat rendah hati. Tapi kenapa dia bilang dia Anak Allah? Heran, bukankah sang nabi bilang Allah tiada beranak dan tiada pula diperanakkan?
Kemudian aku bertemu orang2 lain dg pakaian yg sama. Yesus membuatku berdiri didepan mereka satu2 dan mengenalkannya, ini kakek moyangmu Zoroaster, bilang Drood. Drood adalah salam Iran Kuno. Kusalami dg gaya iran dan aku penuh kegembiraan melihat kakek moyangku yg mulia.
Ada banyak nabi2 lain disini yg datang menyambutku. Aku bersalaman dg mereka semua tapi tidak kulihat Muhammad diantara mereka. Kutanyakan hal ini, mereka semua menundukan kepala dg takut. “Kenapa? Apa yg terjadi padanya? Apa dia mati?” Tanyaku dg kuatir. “Tentu saja ia mati” Kata Yesus terkekeh, “Kita semua sudah mati, tolol. Cuma orang itu tidak disurga”. “Dimana dong?” Tanyaku dg cemas. “Dia ada di neraka”, jawab Yesus.
“Di NERAKA?” Teriakku, “Apa yg dia lakukan dineraka? Apa dia jadi mandor penyiksa orang kafir?” Aku tanya ini karena aku tahu sang Nabi sangat suka pekerjaan ini dan dia pasti akan mengerjakannya dg sukarela bahkan bila tidak ada yg menyuruhpun. “Tidak”, kata Yesus, “dia dineraka menyiksa diri sendiri. Mereka membuatnya minum air mendidih dan memanggangnya diapi. Apa Dante tidak bilang ini padamu?” “Ya”, kataku “tapi dia menyebut bukunya “Divine Comedy”?” Jadi kupikir mungkin dia becanda. “Oh Well”, keluh Yesus, “Ketika Allah memulai bisnis pengiriman utusan ini, seharusnya jadi komedi. Intinya adalah membuat manusia terhibur dan mengajar mereka satu atau dua hal. Tapi jadi keluar jalur, manusia mulai membunuh sesamanya dan Muhammad membasmi ribuan orang yg tidak percaya padanya. Akhirnya menjadi tragedi besar dan tidak ada yg tertawa lagi. Setelah bencana itu, Allah tidak mengirim utusan lagi, oleh karena itu Muhammad menjadi yg terakhir karena kejahatan2nya.

“Sang nabi disiksa dineraka?” Aku berteriak ketakutan, tak mampu menerima hal ini. Yesus menaruh jari dibibirnya dan berkata, “Sssh,….Daddy ada diatas, dia dapat mendengarmu.” Tapi terlambat, Daddynya mendengar. Sebuah suara stereo bergaung diistana: “Yes” kata Allah “Kita kirim dia keneraka karena dia berbohong dan membunuhi anak2 kita dan menyalahkan Kita.” Suara itu datang dari semua arah dan kupikir ada banyak Allah yg berbicara pada saat yg sama. Aku melihat sekeliling, kiri, kanan dan atas, kebingungan, tapi tak kulihat seorangpun. Zoroaster maju, dia taruh tangannya dipundakku dan berkata, “hamshahri jangan takut”. (Hamshahri dalam bahasa Parsi, artinya teman. Ini cara informal yg ramah bagi kami orang2 iran menyebut masing2. Zoroaster dan Aku sama2 orang Iran) Dia berkata dalam bahasa Parsi kuno yg masih asli: “kata Kita yg sering dipakai oleh Allah maksudnya adalah KITA yg kuasa. Cuma ada satu Allah, tapi dia suka bicara dalam kata ganti orang jamak karena kedengarannya agung. Sekarang nak, buka sepatu dan naiki tangga ini, jangan buat Allah menunggu terlalu lama. Dia ingin bertemu kamu. Cepat …. Ayo pergi.” Aku ketakutan, tapi mereka meyakinkanku bahwa tidak ada yg perlu ditakuti dan Allah adalah Allah yg baik dan bahwa Muhammad adalah pembohong besar yg membuat Allah menjadi Allah yg harus ditakuti.

Segera setelah kubuka sepatu, Yesus menyuruhku duduk dan sebuah baskom dan sekendi air diambil lalu ia membasuh kakiku. Aku jadi sungkan dan ingin melakukannya sendiri tapi dia berkeras dan katanya itu sudah tugas dia. Setelah kaki kering aku naik tangga dan masuk kesebuah ruangan yg besar penuh cahaya. Tapi cahaya2 itu tidak menyilaukan mataku. Lebih terasa bagai atmosfir yg menyejukkan. Kudengar musik ringan diruangan sebelah kiri dan kulihat Vivaldi sedang memainkan violin, kusapa dia dg senyum; dia mengganggukkan kepala dan berkedip sambil terus bermain.

Aku maju terus menuju cahaya, kemudian kulihat pada sumber cahaya itu dan disanalah DIA. Kulihat sebuah singgasana dan diatasnya DIA. Jangan tanya didepan siapa aku berdiri! Aku bertemu muka dg Makhluk yg didambakan oleh seluruh umat manusia, diinginkan oleh semua mistik2 dan orang2 suci, objek pujaan dari seluruh penghuni bumi dan seluruh warga surga. Yg kulihat didepanku adalah Sang Pencipta Jagat Raya, duduk disinggasana dg penuh kemuliaan dan keagungannya.

Aku langsung terjatuh dan mencium lantai marble sambil berkata; “Mulialah Engkau Allah segala ciptaan dan pujaan seluruh bangsa”. Aku mendongak dan kulihat Allah senang sekali kupuji2. DIA senang akan puji2an, jadi aku meneruskan. “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Subhanika, Subhanika, Halleluiah, Halleluiah, hari, hari, ….”. DIA senang sekali mendengar kata2 ini. Aku bermaksud meneruskan tetapi DIA bilang cukup, dan minta aku utk duduk didekatNYA.

Kemudian DIA bilang bahwa aku beruntung diijinkan melihat wajahNYA. DIA tidak mengijinkan Muhammad melihatNYA, kata DIA. Itu sebabnya kenapa waktu dia dipanggil dalam Mi’rajnya, dia diwawancara dari belakang tirai. DIA juga bilang bahwa Muhammad banyak mencampur kebohongan didalam pesan2NYA, bahwa kebanyakan ayat2 dalam Quran adalah ayatnya setan dan dia bukanlah utusan yg paling dikasihi seperti yg dia katakan. Mereka mengundang Muhammad kesini utk memperlihatkan Neraka padanya, utk memperingati dia agar jangan bertindak semaunya dan bahwa dia tidak berada diluar hukum, jika dia sekali lagi mengacau, Neraka itulah tempat dia akan dikirim. Tapi dia tidak mau dengar dan dia mempergunakan kekuasaannya seenak perut. “Tahukah kau apa hukuman bagi Utusan yg melanggar perjanjian?” Allah berteriak dimukaku, menyemburkan ludah SuciNYA keseluruh wajah. Aku begitu gemetar hingga hampir terkencing-kencing dicelana putihku yg baru. Aku diam saja. “DUA KALI HUKUMAN ORANG BIASA!!” TeriakNYA.

Aku terus diam gemetar dan mengharap amarahNYA hilang. Sesudah kurasa tenang kutanya lirih “Apa yg dia lakukan?” aku bertanya ini hanya utk memecahkan kesunyian dan utk menunjukan bahwa aku tidak apa2. Suaraku lirih hampir tidak terdengar. Tapi seketika wajah ALLAH berubah merah lagi dan berteriak, “ANAK KEPARAT ITU BERBOHONG MEMAKAI NAMAKU. DIA MEMBUNUH ORANG TAK BERSALAH HANYA UTK MENDIRIKAN KEKUASAANNYA. DIA PERKOSA WANITA2, CURI MILIK ORANG DAN BUKANNYA MENGAJARKAN AJARANKU DG MENJADI CONTOH YG BAIK, BUKANNYA MENUNJUKAN BETAPA PENYAYANG DAN PENGAMPUNNYA KITA INI, DIA MALAHAN MEMAKSA MANUSIA UTK PATUH DENGAN MEMAKAI PEDANG. KITA TIDAK PERNAH MENYURUHNYA MEMBUNUH. JIKA KITA INGIN MEMBUNUH ORANG2 KAFIR KITA AKAN MELAKUKANNYA SENDIRI. DIA MERUSAK NAMA KITA DAN MELAKUKAN APA YG DIA INGINKAN, SEMUA UTK KEUNTUNGAN DIA SENDIRI. SEKARANG DIA HARUS MENGHABISKAN WAKTUNYA DINERAKA.”

Saya tambah ketakutan dan terus diam lagi menunggu reda amarahNYA. Kupikir Allah sangat marah sekali pada Muhammad dan lebih baik aku jangan menyebut-nyebut Muhammad lagi kalau tidak mau celaka. Setelah sekian lama, Dia melihat betapa tidak nyamannya aku dan dg kebijaksanaan ilahinya dia merubah arah pembicaraan. Dia melihat ke Vivaldi yg berhenti bermain karena ketakutan akan teriakan2 Allah yg marah dan menyuruhnya bermain lagi. Kemudian dia bertanya apa aku mau teh atau kopi. Kataku, “Allah tahu yg lebih baik”. Dia tersenyum dan memesan cappuccino. Saat itulah aku yakin bahwa dia benar2 Allah. Habis, tahu darimana dia bahwa aku lebih suka cappuccino daripada teh atau kopi?

Dalam pertemuan itu Allah memberitahu beberapa hal sebagai tugas2ku. Dia berikan semua instruksi. Kupikir aku pasti akan lupa lagi instruksi2 ini nanti! “Jangan khawatir”, katanya, “Akan kukirim instruksi KITA tiap hari lewat email, jadi tiap pagi jika kamu buka inbox, pertama2 yg akan kamu baca adalah pesan KITA. Dg cara ini tidak akan ada kebingungan”, lalu DIA menambahkan “KITA dapat banyak kesulitan dg si ***** buta huruf Muhammad itu. Kita harus menyampaikan ayat2 pada Gabriel, Gabriel menyampaikannya pada Muhammad dan Muhammad membacakannya pada sekretarisnya.

Banyak sekali wahyu2 asli yg hilang dg cara mulut kemulut ini. Setan juga malah menipu dia dan memberinya banyak ayat2 setan. Tapi kesusasteraan setan tidak sebaik punya kita. Kadang sekretarisnya menyarankan beberapa perbaikan pada ayat2 setan itu dan Muhammad menerimanya, tapi kemudian dia membunuh sekretaris itu karena mereka memberitahukan hal ini pada yg lain.

Dan sepertinya ini belum cukup buruk, Muhammad sering menganggap Setan sebagai Gabriel dan menulis kata2 yg setan ucapkan kedalam Quran lalu menyatakan kata2 itu dari KITA. Pernah satu kali dia memuji Lat, Manat dan Al Uza, setelah ketahuan oleh Gabriel baru kemudian dia mengaku bahwa kata2 yg dia tulis itu adalah ayat2 dari setan, katanya ditaruh dimulutnya oleh setan dan dia sudah tarik kembali, tapi banyak lagi ayat2 seperti ini yg tidak ketahuan.
Sekarang dg sistem surat elektronik tidak akan ada masalah seperti itu. Itu sebabnya Quran penuh dg kekejaman dan kesalahan2. Apa kau pikir KITA mau mengatakan pada anak2 KITA utk membunuh anak2 KITA yg lain? Kita dapat saja membunuh siapapun yg KITA inginkan. Kita punya gempa bumi, tornado, tsunami, banjir, virus dan segala macam alat pembunuh massa. Kenapa lagi KITA butuh seorang utusan utk membunuhi orang2? Kalian manusia jangan membunuh sesama manusia. Itu sih tugas kita.

Kemudian Allah mulai bicara tentang hal lain. Dia bilang betapa sukarnya mengurus seluruh jagat raya sendirian. Dia bilang dia telah berpikir utk mempunyai partner utk membagi beberapa tugas tapi belum menemukan Allah lain yg cukup baik diseluruh jagat yg dapat dia percaya. Dia sedang mencari seseorang utk melakukan banyak kerjaan tapi ingin yg tidak mengharapkan pujian. “AKU tidak suka ada yg lain selain AKU dipuji-puji”, katanya. “AKU tahu itu terdengar tidak baik, tapi mau apa lagi, aku Allah yg cemburu.” Tambahnya. Kutanya apa dia pernah mempertimbangkan seorang Dewi utk membagi pekerjaanNYA dan menemaniNYA. “Ah, perempuan. Apa kau ingin perempuan mengurus dunia? Begitu kau beri mereka kebebasan, langsung mereka minta status persamaan hak dan sebelum kau sadar, mereka sudah mengklaim rumahmu dan kau tinggal dijalanan.”

Kusinggung Maria. “Kenapa dg Maria?” Dia bertanya dg kasar. “Tidak ada apa-apa antara Maria dgku. Itu hanya semalam (One Night Stand). Seharusnya tidak terjadi, tapi sudah terjadi. Maria sudah menikah dg tunangannya dan punya anak2 lain. Kalian manusia jago sekali dalam membuat gosip. Yg benar adalah selain dari satu malam itu ketika aku tidak berpikir lurus, aku tidak pernah ketemu Maria lagi.”
Pertemuan berakhir sekitar satu jam. Aku masih punya beberapa pertanyaan tapi aku lantas ingat apa yg terjadi dg Muhammad dan tidak jadi bertanya. Yang aku ingin tanyakan sebenarnya adalah kenapa Allah mentakdirkan makhluk2 tertentu utk menjadi makanan makhluk lain? Ini yg selalu menggangguku sejak kecil. Tapi aku biarkan kesempatan itu berlalu. Kupikir DIA tahu dan dapat membaca pikiranku tapi DIA tidak berkata apa2. Mungkin karena dia tidak punya jawaban yg tepat utk itu. Siapa tahu, mungkin waktu mencipta dunia ini DIA masih muda dan belum berpengalaman dan tidak tahu bagaimana menciptakan dg sempurna, bagaimana agar tidak ada kekejaman. Akhirnya waktu habis dan DIA memintaku utk pergi.

Aku berdiri tapi mendadak ingat sesuatu, DIA tidak memberitahu berapa kali kita harus sholat padanya dalam satu hari. Aku ingat ketika Muhammad mengunjunginya, dia harus bolak-balik beberapa kali, hingga diberi nasihat oleh Musa, lalu harus tawar menawar dg Allah utk mengurangi jumlah sholat sampai pada angka 5 kali sehari. Kupikir bahkan 5 kali pun terlalu banyak. Jaman sudah berubah dan orang perlu kerja dg kecepatan yg tinggi. Buang2 waktu utk sholat pastilah mengakibatkan berkurangnya produktivitas kerja, yg akhirnya berujung pada kemiskinan, terutama disemua negara2 yg mempraktekan islam. Tapi sebelum aku buka mulut, Allah telah membaca pikiranku dan berkata “tidak ada” …. “I beg GOD Pardon?” kataku. Dia bilang “Tidak ada .. tidak perlu sholat. Bilang saja pada orang2 utk saling mencintai, jangan berperang, berbaik2lah satu dg lainnya, Cuma itu yg AKU minta dari mereka. Tidak perlu mereka menyembahku jika itu menyebabkan mereka jadi terasing satu sama lain dan menimbulkan kebencian diantara mereka.” Aku membungkuk dan langsung tahu bahwa Allah ini betul2 Allah yg asli. Aku sangat bahagia mengetahui bahwa DIA sadar apa yg terpenting. “Saling mengasihi”. Betapa indahnya! Betapa Besar Allah!
Aku turun tangga dan ketemu Gabriel yg membawaku lewat jalan yg sama ketika dia membawaku kesini dan aku sudah sampai dirumah sebelum subuh. Dalam perjalanan ini aku tidak sempat mengunjungi neraka dan melihat gimana kabarnya Muhammad. Tapi jika aku diijinkan utk Mi’raj Kedua, aku pasti akan minta ditunjukkan neraka dan menengok sang Nabi.

Dear Malik Usman, seperti anda lihat ini sebuah kisah yg tidak bisa saya ceritakan pada siapapun. Tapi karena pikiran anda begitu terbuka dan tahu bahwa Mi’raj itu ilmiah maka saya merasa aman utk menceritakannya padamu. Saya senang karena tahu dg menceritakan pada anda apa yg terjadi pada saya, anda tidak akan punya pikiran bahwa saya gila. Anda tahu bahwa Mi’raj itu ilmiah dan jika terjadi pada Muhammad maka dapat terjadi juga pada yg lainnya.

Tentu saja saya tidak dapat membuktikan pernyataan saya secara ilmiah. Itu sebabnya saya tergantung pada anda dan saudara2 saya para muslim utk menjelaskan aspek ilmiah dari Mi’raj kepada para pembaca disini yg skeptik. Orang yg tidak beriman selalu meminta bukti2. Anda, dilain pihak, berkeras bahwa “Iman tidak perlu bukti”. Terima kasih Allah anda telah sampai pada level diatas itu. Jarang sekali orang pintar seperti anda yg dapat menerima bahkan MEMBUKTIKAN aspek ilmiah dari Mi’raj dijaman sekarang ini. Itu pula sebabnya kenapa saya membagi rahasia yg belum pernah saya ceritakan pada orang lain.
Sekarang bahkan sudah kudengar orang2 yg tidak beriman mengejek, menuduhku berbohong. Aku bilang, tidak tentu saja aku tidak berbohong tapi kamulah yg berbohong. Kamu adalah orang calon makanan api. Puji Allah karena aku punya mandat utk membunuh kamu seperti yang nabi lakukan dg mengirim para pembunuh utk menteror kafir2 ditengah malam, ketahuilah bahwa api neraka menunggu mereka yg tidak percaya dan tidak ada tempat perlindungan utk mereka ketika saatnya tiba.
Terpujilah Allah yg maha Kuasa, Yg Bijaksana dan Yang memegang kebenaran ditangannya dan dapat menantang logika, membuat yg benar tampak salah dan yg salah tampak benar. Dia adalah sebaik-baik pembalas tipu daya. (Q 3.54) dan penipu termahir.

Nabi Ali Sina
pretty aisyah
 
Posts: 10
Joined: Sun Aug 29, 2010 9:00 am

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby Dudekh » Tue Oct 12, 2010 10:24 am

wah...kalau mui terpengaruh, bisa kurang dong satu hari libur
User avatar
Dudekh
 
Posts: 1022
Joined: Wed Jul 21, 2010 2:48 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby abubakar » Tue Oct 12, 2010 10:41 am

Menurut saya pas kejadian malam isra miraj, muhammad bukan naik buraq tapi naik burqa.
Salah tulis kali itu hadis
abubakar
 
Posts: 531
Joined: Sun Jul 19, 2009 4:14 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby poligami » Tue Oct 12, 2010 12:15 pm

abubakar wrote:Menurut saya pas kejadian malam isra miraj, muhammad bukan naik buraq tapi naik burqa.
Salah tulis kali itu hadis

Ini nih gambar buraq kibulan Muhammad sang nabi palsu: :turban:

Image
User avatar
poligami
 
Posts: 2456
Joined: Wed Aug 19, 2009 4:37 am
Location: Mabes FPI

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby abubakar » Wed Oct 13, 2010 1:44 am

Bro poli, coba baca nih kisah2-muhamad-yg-belum-diceritakan-sebelumnya-t9894/?hilit=cerita%20muhammad%20yg%20belum%20diceritakan

KENAIKAN KE LANGIT KETUJUH

Muhamad, melalui jasa baik budaknya, Zaid, diberi perlindungan oleh Mutim Ibn Idi, pimpinan Nofal klan dari Quraish, kembali ke Mekah. Keesokan harinya, Mutim dg anak dan ponakannya dg bersenjata mendatangi lapangan umum Kabah dan mengumumkan bahwa Muhamad sejak saat itu dibawah perlindungannya. Muhamad sangat gembira, tapi tampaknya dia menahan diri utk tidak menarik kaum Quaish agar memeluk Islam, dia hanya berusaha pada para peziarah yg datang, juga kaum nomad yg dapat dia raih tanpa dihalangi oleh musuhnya.

Selama periode ini. disaat Muhamad mempertahankan perannya agar tidak menyolok di mata musuh2nya di Mekah, dikatakan bahwa dia, karena alasan tidak jelas, tidur satu malam ditahun 620 M, dirumah sepupunya, Umm Hani. Umm Hani ini seorang janda yg suaminya meninggal ketika mereka tinggal di Abyssinia. Ditengah malam, malaikat Jibril mendatanginya dan “membangunkannya dg kakinya” (Martin Lings, op.cit hal 101). Terbangun, dia dg sekejap dibawa ke Jerusalem memakai “kuda bersayap berwajah wanita dan buntut merak,” yg disebut Burraq. Selama disana, Muhamad menalikan Burraq ketiang dan kemudian membimbing nabi2 yg terdahulu, termasuk Adam, dalam sebuah sholat disebuah kuil yg dikenal sebagai “Dome of the Rock.”

Muslim mengatakan, bahwa kuil yg disebut masih ada reruntuhannya dari tahun 40 setelah kenaikan Kristus ke surga hingga saat Kalifah Omar (634-644) yg memperbaikinya seperti semula selama penguasaanya disana. Bagaimana Omar mengembalikan ke desain awal bangunannya, tetap menjadi teka teki yg tidak terpecahkan.

Para pengritik mempertanyakan moralitas dan tujuan keberadaan Muhamad, ditengah malam, dirumah seorang janda, yang tinggal sendiri, juga keputusan tuhan utk mengundangnya kesurga dari rumah seorang janda, bukan dari rumahnya sendiri. Kita percaya Muhamad mengarang sendiri kisah Miraj ini utk menutupi keberadaanya dirumah Umm Hani. Meski masyarakatnya politeis, orang2 Mekah menghormati mereka yg telah meninggal, dan menahan diri utk melakukan sesuatu yg dapat melukai jiwa mereka yg telah meninggal. Melakukan hubungan seks dg jandanya adalah satu hal yg dapat melukai jiwa itu dan menghina masyarakat sekitar karena ketidak hormatannya. Muhamad gagal menahan diri sesuai standar moral jaman itu, dan seketika setelah kematian Khadijah, dia mencari kepuasan2 seks yg dia butuhkan dg berhubungan dg Umm Hani. :oops: :oops: :oops: :oops:

Pagi berikutnya, orang2 ingin tahu dimana dia malam kemarin. Dia tidak bisa mengaku telah tidur dirumah seorang janda yg sendirian, dia bilang pada mereka bahwa dia telah melakukan perjalanan langit. :lol: :lol: :lol: Karena perjalanan ini tidak mengikut sertakan manusia lain, dan manusia lain tidak bisa menjadi saksi akan kejadian mukjijat ini, maka ini mencegah orang2 meminta saksi mata utk membuktikan pernyataannya dg begitu menghindarkan dirinya dari kerusakan, selamanya, bukan hanya utk dirinya tapi juga utk karir kenabiannya. (JENIUS !!)

Setelah sholat selesai, malaikat Jibril membuka hati Muhamad utk kedua kali dan membersihkannya dari segala dosa yg telah dia kumpulkan sejak pencucian pertama ketika dia berumur lima tahun. Setelah itu sebuah tangga dipasang, menghubungkan kuil Dome of the Rock dg ketujuh surga dilangit. Dia naik, satu persatu, melalui ketujuhnya. Diperjalanan dia diperlihatkan Surga, juga neraka. Dia lihat lebih banyak wanita dibakar daripada laki2. Al Aqsa (Dome of the Rock) dg begitu menjadi satu dari tiga tempat tersuci umat muslim, karena, seperti kata Muslim, Muhammad naik dari sini ke surga.

Selama kunjungan langit ini, Muhamad katanya bercakap2 dg tuhan dan mencapai kesepakatan pasti dgnya. Tuhan memerintahkan Muhamad dan pengikutnya utk sholat 50 kali sehari, yg akhirnya setelah tawar menawar berulang kali dan dg bantuan nasihat dari Musa (Kalo di Mafia, Musa ini consiglierinya, pen.) dikurangi menjadi lima kali sehari.

Sejauh sholat lima kali ini, Quran tidak secara jelas mengatakan sholat2 ini, tidak ada juga bukti kuat bahwa Muhamad sendiri sholat lima kali sehari selama hidupnya. Bahkan, apa yg Quran katakan, meski tidak dg jelas, adalah tiga kali sholat: Satu kali pagi hari, dua kali siang hari dan tiga kali dimalam hari. Tidak ada rincian sujud; yg dibutuhkan muslim adalah infleksi sederhana diikuti sujud dalam sholatnya. Quran juga tidak memerintahkan mereka utk melantunkan apa2 selama sholat.

Lebih jauh lagi, Quran tidak menyatakan apa2 tentang sunat bagi muslim; ataupun ditegaskan apa Muhamad sendiri itu disunat atau tidak, meski sebuah kewajiban bagi orang tua muslim untuk menyunat anaknya.

Mengenai Miraj Muhamad, banyak sejarawan menemukan doktrin yg berisi pengakuan kenaikan kesurga ketujuh. Salah seorang diantaranya adalah Fazlur Rahman, yg berkata bahwa “pengalaman spiritual dari nabi yg belakangan ditambah2i oleh tradisi, khususnya ketika kaum ortodoks mulai terbentuk, kedalam doktrin dari pengalaman perpindahan, fisik, sendirian dari Mi’raj Muhammad ke surga, dan belakangan ditambahi oleh rincian gambar mengenai binatang yg dinaiki sang nabi selama perjalanan, dan cerita2nya ditiap lapis surga, dan kesepakatan dg para nabi terdahulu mulai dari Adam hingga Yesus.”

(Rahman tidak menyebutkan nabi Idris, yg dipercaya telah memasuki salah satu dari ketujuh surga diam2 dg bersembunyi disayap Jibril, teman baiknya). Dia menyimpulkan “Doktrin dari perjalanan Miraj dikembangkan oleh orang2 ortodoks (khususnya seperti dalam pola kenaikan Yesus kesurga) dan didukung oleh Hadits adalah bukan lain cuma kisah fiksi yg isinya berasal dari beberapa sumber.”

Apa yg Rahman sebutkan bisa disimpulkan bahwa Muhamad tidak naik ke surga secara fisik; bahwa dia tidak bercakap2 dg tuhan dan dg begitu dia dan pengikutnya tidak diwajibkan utk mendirikan sholat.

Muhammad Marmaduke Pickthall, cendekiawan terkenal Islam, sepertinya setuju dg pendapat Rahman, Dg begitu, dia tidak menyebut sedikitpun dalam karyanya mengenai Quran (lihat The Meaning of the Glorious Koran) tentang Miraj yg misterius; ini disamping fakta bahwa para muslim menganggap perjalanannya ini sebagai komponen yg penting dari keimanan mereka.


So kesimpulannya,
Naikin Buraq ato naikin burqa?
abubakar
 
Posts: 531
Joined: Sun Jul 19, 2009 4:14 pm

Re: Muslim bilang Isra Miraj cuma NGIBUL..!!!

Postby a_man » Wed Oct 13, 2010 7:06 am

mungkin mimpi naik buraq, padahal lagi ngelonin burqa.
User avatar
a_man
 
Posts: 4320
Joined: Mon Sep 01, 2008 5:12 pm
Location: http://code.google.com/p/a-manffi/downloads/list


Return to CARA BERPIKIR MUSLIM



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron