Page 11 of 17

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Sun May 29, 2011 7:48 pm
by Kahi
Nice bung JJ..
Tapi sering sekali muslim kalau mendengar kata BABI langsung bilang menjijikan,mau muntah dll..bukankah klo kita BENCI trhadap sesuatu kita bakal bilang menjijikan atau ih gw mau muntah liat si itu blablabla,tapi bung JJ kok bilang islam ga benci babi :-k

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Mon May 30, 2011 9:22 pm
by Rasionalis
Rasionalis wrote:Ironinya, anda dan muslim lainnya selalu berkata Al Quran dan lampirannya adalah sempurna. Tetapi bagi saya jadi aneh, mengapa suatu yang sempurna malah penuh dengan teka-teki dan secara implisit anda ragukan validitasnya?

jj wrote:Itu karena anda mencampur adukan antara Quran dengan 'buku2 lainnya'.
Sudah pernah saya katakan bahwa Quran tidak pernah mengajarkan untuk membenci anjing, bahkan babi sekalipun.
Muslim diperintahkan dan diuji untuk tidak memakan babi, bukan untuk membenci babi karena babipun adalah ciptaan Tuhan.

...Apa yang anda maksudkan dengan "buku-buku lainnya"?
...Yang saya maksudkan dengan lampiran Quran adalah hadist, sunnah, tafsir dan entah apa lagi. Sering saya baca pendapat para akhli di forum ini, al. Ali Sina, yang menyatakan bahwa Quran tidak akan dapat difahami tanpa buku-buku yang saya juluki lampiran itu.
... Mohon maaf bila saya salah. Saya sendiri memang tidak tertarik untuk membaca semua itu. Nanti ujung-ujungnya netter muslim tetap saja mengatakan saya tidak memahaminya karena harus memahami bahasa Arab, harus berguru pada ustadz yang kompeten dan terakhir harus mengimaninya. Padahal sudah tidak terhitung banyaknya textbooks, handbooks, artikel dan paper yang pernah saya baca tanpa banyak kebingungan.
...Untuk memberi jawaban yang lebih luas, barangkali ada baiknya bila saya kutip tulisan Bang Haji berikut ini. Siapa tau anda belum sempat membacanya.
Bang Haji wrote:TIPS DEBAT MELAWAN KAFIRUN

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saudara, meski kita hidup dinegara berpenduduk mayoritas muslim, namun tak dapat dipungkiri bahwa setiap hari kita harus bertemu dengan para kafir yang hidup disekitar kita. Sesekali para kafir ini mencoba mengkritik Islam dan nabi kita. Di sebuah negara Islam, dimana syariat Islam ditegakkan, jika terdapat seseorang yang mengkritik nabi, yang harus kita lakukan hanyalah meneriakkan dengan kencang apa yang ia katakan dan ia akan dimassa oleh orang-orang yang marah, karena berani mengkritik nabi junjungan kita.

Dengan cepat pengkritik itu akan dibunuh, habis perkara. Namun di negeri ini, kita tidak memiliki kenikmatan tersebut. Insya Allah dalam waktu dekat ini, jika syariat Islam ditegakkan, kita tidak akan menghadapi masalah dari para kafir dalam keseharian kita. Namun, untuk sementara waktu sebelum masa itu tiba, berikut ini adalah sebuah pendekatan yang dapat digunakan semua muslim dan muslimah ketika menghadapi kafirun hama pengganggu. Insya Allah manusia-manusia hina itu akan pergi darimu.

Sebuah pertanyaan yang populer adalah: “Mengapa Islam menyerukan kematian bagi kritikus Islam dan para murtadin (exmuslim)?” Tegaskan bahwa info mereka adalah salah. Katakan bahwa itu adalah fitnah!..

Kemudian jika mereka menunjukkan data para kritikus dan para murtadin yang dibunuh oleh muslim, serta mengatakan bahwa “Islam disebarkan lewat pedang”, katakan jika hal itu adalah kebohongan besar yang disebarkan oleh Neo Yahudi, Kristen sayap kanan, dan kafir Hindu, lalu kutip Quran surat Al Baqarah ayat 256: “..tidak ada paksaan dalam Islam”.

Jika kafirun mengutip fatwa jihad Bin Laden tahun 1998 yang juga ditandatangani oleh ulama-ulama top Islam yang menyerukan muslim untuk membunuh orang Amerika di manapun mereka berada, serta mengutip surat Imam Samudra yang mengajak para muslim untuk berjihad dan mati syahid menghabisi para kafir, katakan bahwa mereka (Bin Laden dan Imam Samudra) telah membajak agama Islam yang penuh damai, dan kemudian kutip ayat 5:32 “membunuh satu orang yang tidak berdosa adalah seperti membunuh semua manusia.”

Jika kafirun memberikan respon dengan mengutip ayat-ayat kekerasan dalam Quran, tuduh mereka dengan mengatakan bahwa mereka mengutip ayat sepotong-sepotong di luar konteks hanya untuk mendukung konsep mereka.

Jika ia kemudian mengutip seluruh ayat, ayat sebelum dan sesudahnya, ayat Mekah dan ayat Madinah, serta menegaskan bahwa keseluruhan ayat damai telah dibatalkan oleh ayat kekerasan, maka tuduhlah bahwa terjemahan Quran mereka adalah salah. Jika kafirun membawa 10 bahasa terjemahan berbeda, katakan bahwa arti yang benar hanya dapat dimengerti dalam bahasa Arab.

Jika kafirun mengerti bahasa Arab dengan baik, maka paksa mereka bahwa ayat-ayat tersebut tidak dapat diartikan secara tersurat / literal, melainkan bahwa ayat-ayat tersebut memiliki makna-makna alegoris yang tersirat.

Jika kafirun tidak mau menyerah, katakan bahwa anda tidak dapat mengerti ayat-ayat tersebut tanpa membaca terlebih dulu konteks ayat tersebut melalui hadits dan sirah.

Jika kafirun membawa hadits dan sirah, dan mulai mengutip konteks / latar belakang dari ayat-ayat kekerasan dengan merujuk pada hadits yang menceritakan pemerkosaan, perampokan, pembunuhan, dan pemusnahan suatu golongan bangsa oleh nabi, maka katakan bahwa “semua hadits dan sirah adalah palsu dan sesat, satu-satunya kebenaran hanyalah Quran”.

Jika mereka menanyakan mengapa anda meragukan sejarah yang diriwayatkan oleh sarjana-sarjana muslim seperti Tabari, dan Ishaq, serta meragukan hadist mutawatir dari ahli hadist seperti Bukhari, katakan bahwa mereka (Tabari, Ishaq dan Bukhari) sebenarnya adalah Yahudi yang menyamar sebagai muslim.

Lalu jika kafirun mengatakan bahwa Quran hanyalah buku karangan nabi dan meminta bukti atas kesucian Quran, maka rujuklah kepada sains dalam Quran dan buku yang ditulis oleh Dr Zakir Naik yang menunjukkan keajaiban sains dalam Quran.

Jika kafirun mengatakan bahwa argumen Dr Zakir Naik telah dibuktikan salah oleh banyak ahli sains, dan Zakir Naik tak berani lagi menampakkan batang hidung karena terbongkar kebohongannya, maka katakan bahwa kekalahan Zakir Naik adalah rencana Allah untuk menunjukkan kebenaran Quran, Allah memiliki alasan untuk semua ini.

Jika kafirun kembali menunjukkan banyak kesalahan dan kontradiksi dalam Quran, serta mengutip ayat-ayat yang bertentangan dengan sains, sehingga hal itu memperkuat argumen mereka bahwa Quran bukan berasal dari Allah, karena Tuhan tidak pernah salah, maka segera ganti topik pembicaraan dan tunjukkan balik kesalahan dalam agama lain dan kitab suci mereka.

Jika kafirun masih meneruskan perdebatan, maka lakukan personal attacks, dan caci-maki dia dengan menyebutnya salibis rasis, pantat Yahudi, babi China, atau anjing Hindu.

Jika itu tidak membuat kafirun frustrasi, maka tanyakan kepadanya berapa dia dibayar oleh Yahudi untuk mengotori Islam. Jika kafirun tersebut ternyata sangat keras kepala dan masih ingin untuk melanjutkan debat, maka kutuk dia, semisal dengan mengatakan: “Terbakarlah di neraka”, atau “kamu akan menyesal pada hari kiamat”, atau “Allah akan menyiksamu dalam kuburanmu”, dsb.

Ketika semua cara di atas gagal, ancam dia dengan kekerasan fisik dan akhiri perdebatan dengan sikap triumphalist yang sok menang dan umumkan bahwa anda telah memenangkan perdebatan karena Quran adalah firman Allah. Umumkan kemenangan debat anda sebanyak mungkin di website-website, di pertemuan-pertemuan, dan katakan bahwa anda telah memenangkan perdebatan dengan mudah.

Tentu saja, secara tersembunyi laporkan kafirun tersebut kepada pihak berwajib sebagai penghujat Islam agar dapat dipidanakan. Jika laporan anda ternyata tidak juga ditindaklanjuti, sampaikan identitas kafirun tersebut kepada muslim radikal agar Allah segera menghukum para kafirun itu;

Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman. (QS 9:14)

Allahu Akbar…Allahu Akbar, kedamaian hanya milik Allah semata. :shock: :shock: :shock:

Indahnya Islam :turban: :turban: :green: :green:

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Mon May 30, 2011 10:22 pm
by kalangkilang
Rasionalis wrote:... Mohon maaf bila saya salah. Saya sendiri memang tidak tertarik untuk membaca semua itu. Nanti ujung-ujungnya netter muslim tetap saja mengatakan saya tidak memahaminya karena harus memahami bahasa Arab, harus berguru pada ustadz yang kompeten dan terakhir harus mengimaninya.

ha..ha...saya setuju dengan bung rasionalist....
walaupun anda sudah mengimani-nya juga, tapi cara beriman siapa yang benar?? masih jadi pertanyaan,,,
apakah cara beriman osama bin laden atau cara beriman gus dur???
he..he...
penafsiran text quran versi siapa yang paling benar, penafsiran versi wahabi, ikhwanul muslimin, salafi, atau versi sufi??

So,,islam adalah ajaran kesia-siaan...

salam bagi orang berpikir

KK

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Tue May 31, 2011 7:14 am
by jj
Kahi wrote:Nice bung JJ..
Tapi sering sekali muslim kalau mendengar kata BABI langsung bilang menjijikan,mau muntah dll..bukankah klo kita BENCI trhadap sesuatu kita bakal bilang menjijikan atau ih gw mau muntah liat si itu blablabla,tapi bung JJ kok bilang islam ga benci babi :-k

Anda benar, banyak muslim yg 'benci' dengan babi hanya karena dilarang dimakan dalam Quran.
Itu karena mereka tidak dengan benar2 mempelajari Quran secara keseluruhan, ingat bahwa yg di haramkan bukan hanya babi,
tapi darah, bangkai, dll.
Sebelum memasak daging sapi/ayam tentu masih ada darahnya, tapi mereka tidak pernah sebenci dengan babi? kenapa?
Samahalnya ketika Adam di uji untuk tidak memakan buah terlarang, apakah buah itu jijik dan patut dibenci?
Dilarang untuk dimakan bukan berarti jelek atau harus dibenci, tapi semata2 ujian dari Tuhan.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Tue May 31, 2011 7:22 am
by jj
Rasionalis wrote:Ironinya, anda dan muslim lainnya selalu berkata Al Quran dan lampirannya adalah sempurna. Tetapi bagi saya jadi aneh, mengapa suatu yang sempurna malah penuh dengan teka-teki dan secara implisit anda ragukan validitasnya?

jj wrote:Itu karena anda mencampur adukan antara Quran dengan 'buku2 lainnya'.
Sudah pernah saya katakan bahwa Quran tidak pernah mengajarkan untuk membenci anjing, bahkan babi sekalipun.
Muslim diperintahkan dan diuji untuk tidak memakan babi, bukan untuk membenci babi karena babipun adalah ciptaan Tuhan.

Rasionalis wrote:...Apa yang anda maksudkan dengan "buku-buku lainnya"?
...Yang saya maksudkan dengan lampiran Quran adalah hadist, sunnah, tafsir dan entah apa lagi. Sering saya baca pendapat para akhli di forum ini, al. Ali Sina, yang menyatakan bahwa Quran tidak akan dapat difahami tanpa buku-buku yang saya juluki lampiran itu.
... Mohon maaf bila saya salah. Saya sendiri memang tidak tertarik untuk membaca semua itu. Nanti ujung-ujungnya netter muslim tetap saja mengatakan saya tidak memahaminya karena harus memahami bahasa Arab, harus berguru pada ustadz yang kompeten dan terakhir harus mengimaninya. Padahal sudah tidak terhitung banyaknya textbooks, handbooks, artikel dan paper yang pernah saya baca tanpa banyak kebingungan.
...Untuk memberi jawaban yang lebih luas, barangkali ada baiknya bila saya kutip tulisan Bang Haji berikut ini. Siapa tau anda belum sempat membacanya.

Anda tidak salah, karena memang mayoritas muslim masih menggunakan 'buku2 lainnya' untuk menjelaskan Quran, seolah2 Quran tidak sempurna tanpa hadits.
Padahal kumpulan hadits itu muncul sekitar 300 tahun setelah nabi wafat.

Jadi untuk saya Quran sudah cukup dan Tuhan tidak lupa atau kurang teliti dalam menurunkan Quran.
Ayat pendukungnya:

11:1Alif Laam Raa, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci yang diturunkan dari sisi (Allah) yang Maha Bijaksana lagi Maha Tahu,

6:114 Maka patutkah aku mencari hakim selain daripada Allah, padahal Dialah yang telah menurunkan kitab (Al Qur'an) kepadamu dengan terperinci? Orang-orang yang telah Kami datangkan kitab kepada mereka, mereka mengetahui bahwa Al Qur'an itu diturunkan dari Tuhanmu dengan sebenarnya. Maka janganlah kamu sekali-kali termasuk orang yang ragu-ragu.

14:52 (Al Qur'an) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengannya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.


Jadi sekali lagi tidak ada dalilnya dalam Quran untuk membenci anjing, bahkan dapat disimpulkan anjing itu binatang yg setia kepada majikannya, sudah saya berikan ayatnya tentang kisah orang di dalam gua.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Tue May 31, 2011 7:30 am
by Red Alert
jj wrote:Anda tidak salah, karena memang mayoritas muslim masih menggunakan 'buku2 lainnya' untuk menjelaskan Quran, seolah2 Quran tidak sempurna tanpa hadits.
Padahal kumpulan hadits itu muncul sekitar 300 tahun setelah nabi wafat.

Jadi untuk saya Quran sudah cukup dan Tuhan tidak lupa atau kurang teliti dalam menurunkan Quran.



Gerakan, waktu dan isi bacaan sholat darimana slim?

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 02, 2011 12:27 am
by Rasionalis
Dari thread "Toa Mesjid vs Anjing"
http://indonesia.faithfreedom.org/forum/toa-mesjid-vs-anjing-t43975/

Rasionalis wrote:...Benar, saya sangat rela menjadi pelayan anjing. Karena mereka juga melayani, menghibur, mengasihi, merindukan, menari, mengoceh bahkan bersedia mati untuk melindungi saya. Di mata saya anjing lebih mulia dibanding junjunganmu bangsat Muhammad itu. Berikut ini alasannya:
1. Anjing tidak mau berbohong (bagi saya merupakan karakter manusia yang terpenting), seperti kamu dan Muhammad.
2. Anjing tidak mau mencuri, sedang Muhammad dan begundalnya mencuri dan kemudian jadi perampok.
3. Birahi anjing jantan hanya terangsang bila ada betina yang sedang loop (baru selesai menstruasi dan siap untuk kawin) di dekatnya. Sedang Muhammad, hanya melihat lengan, betis atau leher perempuan, nafsunya langsung bergejolak hingga ke ubun-ubunnya. Makanya dia suruh perempuan harus dikarungi.
4. Anjing jantan tidak tertarik dan tidak pernah menyetubuhi puppies (fedofil). Sedang Muhammad menyetubuhi anak berusia 9 tahun.
5. Anjing jantan tidak pernah memperkosa betina. Hanya betina yang sudah siap dan bersedia yang disetubuhinya. Sedang Muhammad menyetubuhi perempuan yang suaminya baru saja dia bunuh.
6. Anjing, terutama doberman atau rothweiler yang saya ketahui karakternya, tidak mengenal rasa takut. Sedang Muhammad di medan perang berpakaian pelindung yang berat dan lebih suka mendorong-dorong anak buahnya ke depan. Bahkan lebih sering tinggal di rumah menikmati isteri atau budaknya, tetapi seperlima hasil rampokan untuk dia.

...Foto seekor induk doberman yang hamil menjilat wajah seorang anggota pemadam kebakaran yang menyelamatkannya, sumbangan dari Sdri. Miki dan saya cantumkan sebelumnya, sangat menyentuh dan bermakna dalam. Tidak lumrah seekor doberman yang termasuk jenis galak mau menjilat orang yang belum dikenalnya. Tetapi dalam kejadian itu agaknya doberman tersebut menyadari bahwa si fireman telah menyelamatkan hidupnya dan anak-anak yang dikandungnya. Si fireman itu rupanya penyayang anjing juga, sehingga bersedia menerima ucapan terima kasih itu. Dengan ini dapat kita tambah kelebihan karakter anjing dibanding karakter Muhammad, dari enam menjadi tujuh.
7. Anjing tau berterima kasih. Sedang Muhammad selalu menuntut pengorbanan dari pengikutnya, bahkan ketika menjelang ajalnya tidak lupa meminta agar selalu didoakan, tanpa pernah menunjukkan rasa terima kasih.
...Bagi netter muslim saya persilahkan memberikan tanggapan atau sanggahan apabila tidak sependapat atas tambahan kelebihan karakter anjing ini. Karakter ke-7 ini sangat berkaitan dengan karakter seorang maling atau pencuri.
...Sedang kepada netter kafir, saya undang menambahnya apabila masih ada yang pantas ditambahkan.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 02, 2011 12:45 pm
by Bagol5
radzloe wrote:Rasulullah SAW bersabda: “Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing atau gambar (dari makhluk yang bernyawa)” (HR. Bukhari no. 448)

Lebih lengkapnya mengenai hal ini diceritakan dari Aisyah bahwasanya pada suatu ketika Malaikat Jibril berjanji kepada Nabi Muhammad SAW untuk menemuinya pada suatu waktu yang telah ditentukan. Namun pada saat waktu tersebut datang, Malaikat Jibril tidak juga datang. Kemudian Rasulullah berkata, “Tidak pernah Allah SWT dan utusannya (Malaikan Jibril) memungkiri janji.” Setelah itu Nabi Muhammad SAW melihat ada anak anjing di bawah meja dan bertanya kepada Aisyah, “Aisyah, kapan anjing ini masuk ke sini?” Aisyah menjawab, “Saya tidak tahu Rasulullah.”
Kemudian Rasulullah meminta Aisyah untuk mengeluarkan anjing tersebut. Tidak lama setelah dikeluarkan, Malaikat Jibril datang. Rasulullah pun bertanya kepada Malaikat Jibril, “Yaa Jibril, engkau berjanji kepadaku untuk datang dan aku telah menantikan kedatanganmu tapi engkau tidak juga datang di waktu yang telah ditentukan.” Malaikat Jibril pun menjawab, “Di dalam rumahmu ada anjing, dan itulah yang menghalangi saya untuk masuk. Kami (malaikat) tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada anjing atau gambar (dari makhluk yang bernyawa).” (HR. Muslim no. 5246)



dengan demikian, bila Jibril masuk ke dalam rumah. Bila dia baik, maka otomatis anjing tidak akan menggonggong, tp bila di si jahat, maka anjing akan menggonggong. \:D/ \:D/

Selamat berfikir :heart:



Pak Rasionalis, saya mau menambahkan. Dari bung Radzloe.

8. Anjing mampu membedakan yang baik dan yang jahat. Dan roh jahat pun tidak akan berani mendekati anjing. Muhammad malah bersekutu dengan roh jahat. Makanya dia memerintahkan untuk membunuh anjing.

seperti anjing di rumah saya ada 2, tekel dan peranakan husky, menandai sudut-sudut rumah(pipis) :green: yang sekiranya mencurigakan dan berpotensi di datangi roh jahat. Mengingat sebelumnya rumah saya tidak ditempati selama hampir 1tahun.

rumah teman saya pun ketika belum memiliki anjing, sering didatangi roh jahat, dan kerap di ganggu. namun ketika sudah memiliki 2 ekor golden retriever, gangguan tersebut segera sirna. :green:

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 02, 2011 1:37 pm
by pagisore
Maaf karena tidak mengikuti dr awal, saya ada pertanyaan:
Sekarang ini di arab saudi masih ada anjing ngak. Kalo babi kabarnya di arab sana sudah lama punah, babi terakhir katanya sampai berumur 63 tahun dan jenggotnya lebat serta suka makanan kebun tetangga.

trims.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 02, 2011 6:06 pm
by Rasionalis
Bagol5 wrote:Pak Rasionalis, saya mau menambahkan. Dari bung Radzloe.

8. Anjing mampu membedakan yang baik dan yang jahat. Dan roh jahat pun tidak akan berani mendekati anjing. Muhammad malah bersekutu dengan roh jahat. Makanya dia memerintahkan untuk membunuh anjing.

seperti anjing di rumah saya ada 2, tekel dan peranakan husky, menandai sudut-sudut rumah(pipis) yang sekiranya mencurigakan dan berpotensi di datangi roh jahat. Mengingat sebelumnya rumah saya tidak ditempati selama hampir 1tahun.

rumah teman saya pun ketika belum memiliki anjing, sering didatangi roh jahat, dan kerap di ganggu. namun ketika sudah memiliki 2 ekor golden retriever, gangguan tersebut segera sirna.

Bung Bagol5,
...Terima kasih atas tambahan Anda. Tujuh butir yang sudah saya cantumkan adalah perbandingan karakter anjing dengan karakter Muhammad. Apakah kalimat Anda sama dengan: "Anjing mampu membedakan yang baik dan yang jahat, sedangkan Muhammad tidak?"
...Saya perkirakan akan banyak netter muslim memrotesnya, karena ada juga nasehat-nasehat Muhammad yang baik, walau pun sering dilanggarnya dengan dalih menurunkan ayat baru. Dia memang lebih pantas dimasukkan ke golongan penjahat daripada kelompok orang baik.
...Untuk sementara, kita ajukan saja proposal Anda itu kepada sidang pembaca. Anda tidak keberatan, kan?
...Kepada semua netter, tolong berikan pendapat dan tanggapan Anda.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Sat Jun 04, 2011 5:51 pm
by radzloe
pagisore wrote:Maaf karena tidak mengikuti dr awal, saya ada pertanyaan:
Sekarang ini di arab saudi masih ada anjing ngak. Kalo babi kabarnya di arab sana sudah lama punah, babi terakhir katanya sampai berumur 63 tahun dan jenggotnya lebat serta suka makanan kebun tetangga.

trims.


wakakakak......
saya hanya bisa tersenyum membaca tulisan anda.
mungkin saya bisa memberikan gambaran sedikit tentang babi kreasi imajinasi anda. :green: :green: :green:
Image

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Mon Jun 06, 2011 11:29 pm
by Rasionalis
...Hipotesis pertama yang berbunyi, "Muhammad memerintahkan membunuhi anjing, karena Muhammad adalah maling atau pencuri," sudah cukup lama terpapar di thread ini.
...Pertama kali diajukan pada tanggal 17 November 2010. Setelah berjalan selama dua setengah bulan, tidak mendapat bantahan yang meyakinkan, maka pada tanggal 30 Januari 2011, saya tutup dengan menerima hipotesis. Mendadak beberapa netter muslim muncul menyanggahnya, walau pun argumentasinya tidak begitu kuat.
...Untuk memberi kesempatan yang lebih luas kepada yang ingin menyanggahnya, maka pada tanggal 18 Februari 2011 kesimpulan itu saya kembalikan lagi pada status hipotesis. Sekali lagi, hingga sekarang, tetap tidak ada yang dapat memberikan alternatif alasan mengapa Muhammad memerintahkan membunuhi anjing.
...Oleh karena hipotesis itu sudah berumur lebih dari 6 bulan, tepatnya 6 bulan 20 hari, maka saya kira sudah pantas menutupnya. Dengan ini hipotesis tersebut berubah menjadi kesimpulan, yakni: "Muhammad memerintahkan membuhuh anjing, karena Muhammad adalah maling atau pencuri." Dengan sendirinya pula disimpulkan bahwa Muhammad pernah berprofesi sebagai maling atau pencuri.
...Agar diskusi lebih fokus, maka saya buka thread baru berjudul, "Muhammad adalah Maling atau Pencuri." Bagi yang ingin mendiskusikan profesi Muhammad beserta implikasinya dipersilahkan ke thread tersebut. (http://indonesia.faithfreedom.org/forum/muhammad-adalah-maling-atau-pencuri-t44800/)
...Thread ini sendiri akan diteruskan dengan hipotesis ke-dua yang sedang saya pikirkan. Hadits yang akan saya gunakan untuk pembuatan hipotesis ke-dua tentunya masih tetap hadits yang sudah pernah dicantumkan sebelumnya.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Mon Jun 06, 2011 11:53 pm
by Kre-setan
@pak "rasionalis"

harapan saya sih cuma satu, mudah2an kalau ada seleksi penerimaan hakim anda gak ikutan mendaftar.

Soalnya kalau anda sempat lulus seleksi, penjara bisa penuh dengan pengidap ANJINGPHOBIA :rolling:

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Tue Jun 07, 2011 12:18 am
by fractal daun
Kre-setan wrote:@pak "rasionalis"

harapan saya sih cuma satu, mudah2an kalau ada seleksi penerimaan hakim anda gak ikutan mendaftar.

Soalnya kalau anda sempat lulus seleksi, penjara bisa penuh dengan pengidap ANJINGPHOBIA :rolling:


Mas setan...
apakah anda tahu pekerjaan dari pak rasionalis ini, jangan-jangan memang hakim, atau jaksa..?
bila dilihat dari postingan-nya yang berat-berat dan cenderung mengungkap motif dibalik peristiwa atau kejadian.... :lol:

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Tue Jun 07, 2011 12:49 am
by Rasionalis
Kre-setan wrote:@pak "rasionalis"

harapan saya sih cuma satu, mudah2an kalau ada seleksi penerimaan hakim anda gak ikutan mendaftar.

Soalnya kalau anda sempat lulus seleksi, penjara bisa penuh dengan pengidap ANJINGPHOBIA :rolling:

Bung Kre-setan,
...Harapan anda sepenuhnya sudah dipenuhi. Saya sudah pensiun dan tidak memenuhi syarat lagi bagi jabatan apa pun. Lagi pula, saya tidak pernah kuliah di Fakultas Hukum.
...Saya mensyukuri apa yang sudah saya dapat dan jalani dalam hidup ini. Sampai 10 bulan yang lalu, saya merasa nyaman menjalani rutinitas mengerjakan hobbi saya.
...Dari tulisan di blognya Ulil, saya menemukan situs FFI ini. Saya merasa terusik dan tergugah membacanya. Kemudian terpanggil untuk ikut berpartisipasi, sekalian membangunkan kembali kebiasaan lama membaca dan menulis.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Wed Jun 08, 2011 3:10 pm
by CRESCENT-STAR
rasionalis wrote:tetap tidak ada yang dapat memberikan alternatif alasan mengapa Muhammad memerintahkan membunuhi anjing.

ah masa sih ?
suatu waktu jibril datang ke rumah aisha dan ada nabi di dalam rumah tersebut bersama Nabi Muhammad saw ada anjing. Jibril tidak mau masuk karena ada anjing di dalam rumah.
terlepas dari masalah Jibril, sewaktu di Madinah, di rumah Nabi pun ada anjing.

di hadits2 tersebar juga dibolehkan memelihara anjing penjaga (bukan anjing rumah). tentu menjaga dari maling, atau binatang2 perusak lainnya.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Wed Jun 08, 2011 6:06 pm
by Rasionalis
CRESCENT-STAR wrote:ah masa sih ?
suatu waktu jibril datang ke rumah aisha dan ada nabi di dalam rumah tersebut bersama Nabi Muhammad saw ada anjing. Jibril tidak mau masuk karena ada anjing di dalam rumah.
terlepas dari masalah Jibril, sewaktu di Madinah, di rumah Nabi pun ada anjing.

di hadits2 tersebar juga dibolehkan memelihara anjing penjaga (bukan anjing rumah). tentu menjaga dari maling, atau binatang2 perusak lainnya.

Bung Crescent Star,

...Maaf, dari kalimat-kalimat anda di atas, saya tidak bisa menangkap ada yang bermakna secara eksplisit maupun implisit, membantah bahwa Muhammad menyuruh bunuh semua anjing karena menghalanginya mencuri.
...Atau, hanya sebagian dari hipotesis itu yang ingin anda sangkal. Misalnya, tidak benar Muhammad memberi perintah seperti itu, karena beliau memelihara anjing di rumahnya. Tolong diperjelas dengan lebih spesifik.
...Tidak apa bila kita diskusikan kembali, walaupun setelah lebih dari setengah tahun sangkalan yang muncul hanya senada dengan yang anda berikan. Tetapi mohon maaf, kesimpulannya sudah saya jadikan judul thread baru, yang tidak bisa saya hapus lagi.
...Namun, terima kasih karena anda mengakui salah satu alasan orang memelihara anjing adalah "menjaga dari maling." Jadi, sangat logis bila maling yang paling berkepentingan untuk membunuhi anjing.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 09, 2011 6:07 am
by CRESCENT-STAR
Nabi Muhammad memperbolehkan memelihara anjing penjaga, asal tidak masuk rumah. ya dibuatkan kandang di luar rumah kan biasa.
lantas kalau iya salah satu motif orang memelihara anjing untuk menjaga maling dan Nabi saw memperbolehkannya. lantas bagaimana nasib tuduhan salah satu alasan nabi menyuruh membunuh anjing karena beliau seorang pencuri ?
apa itu masuk akal ?
apa itu rasional ?
apa sekedar memaksakan kehendak saja ?

maaf saya belum bisa menanggap sisi rasionalitas dari maksud bung ini ...

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 09, 2011 8:22 am
by angky
Rasionalis wrote:.Namun, terima kasih karena anda mengakui salah satu alasan orang memelihara anjing adalah "menjaga dari maling." Jadi, sangat logis bila maling yang paling berkepentingan untuk membunuhi anjing.


hahahahahaha :rolling:
sangat mengena bang Rasionalis.

Re: Muslim Dilarang Menyayangi Anjing?

PostPosted: Thu Jun 09, 2011 8:53 am
by CRESCENT-STAR
di zaman Nabi memang alasan punya anjing salah satunya jadi penjaga. itu sudah pengetahuan umum di zaman Nabi. sebab itu Nabi mengecualikan anjing yg berfungsi sbg penjaga, tidak boleh dibunuh.

memangnya apa sih urgensinya pengakuan ini ?