.

HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby daniel-ntl » Wed Oct 29, 2008 3:06 pm

http://konsultasi.wordpress.com/2007/01 ... -shinyoku/


HUKUM SHINYOKU

Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Januari 13, 2007

SOAL :

Bagaimanakah hukum Shinyoku ? Shinyoku adalah merek suatu alat pembunuh nyamuk dengan aliran listrik (setrum). Alat ini bentuknya sepeti raket bukutangkis, tapi senarnya berupa kawat yang dialiri aliran listrik dari baterai. Jika nyamuk melintasi senar tersebut, ia akan kesetrum dan terbakar. (Multazim, Yogya)



JAWAB : Hukum menggunakan alat tersebut adalah haram, sebab syariat Islam mengharamkan penggunaan api untuk membunuh atau menyiksa binatang. Termasuk di dalam kategori api adalah segala sarana yang mempunyai khasiat membakar seperti api, misalnya listrik. Dalilnya adalah hadits-hadits yang mengharamkan kita membakar binatang dengan api (al-harq bi al-nar). Di antaranya hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud RA, bahwa beberapa sahabat dan Nabi SAW suatu saat dalam rombongan perjalanan. Kata Ibnu Mas’ud, Nabi SAW melihat ada sarang semut yang kami bakar. Lalu Nabi SAW bertanya,”Siapa yang membakar sarang ini?” Kami menjawab,”Kami.” Nabi SAW lalu berkata,”Sesungguhnya siapa pun tidak pantas menyiksa dengan api, kecuali tuhannya api itu sendiri.” (HR. Abu Dawud, dengan isnad hasan. Lihat Imam Nawawi, Riyadhus Shahlihin, Terjemahan Muslich Shabir, Jilid II, hal. 467, Semarang : CV Toha Putra, 1981). Syaikh Abdurrahman Al-Maliki dalam kitabnya Nizham Al-‘Uqubat hal. 157 (Beirut : Darul Ummah, 1990) mengomentari hadits-hadits dalam topik tersebut dengan mengatakan,”Semua hadits di atas dengan jelas menunjukkan haramnya menyiksa dengan cara membakar dengan api. Termasuk juga apa saja yang masuk dalam kategori api, yaitu segala sesuatu yang mempunyai khasiat membakar, misalnya listrik.” Dengan demikian jelaslah, bahwa haram hukumnya menggunakan alat pembunuh serangga dengan listrik seperti Shinyoku, berdasarkan dalil hadits di atas. Perlu kami tambahkan, bahwa Syaikh Abdurrahman Al-Maliki sebenarnya berbicara masalah teknik menjatuhkan hukuman mati dalam sistem pidana Islam. Jadi, sebenarnya yang beliau maksudkan adalah haram hukumnya menjatuhkan hukuman mati kepada manusia dengan cara dibakar dengan api. Atau dengan suatu sarana yang sifatnya membakar seperti api, misalkan kursi listrik. Tetapi hadits-hadits yang ada sebenarnya bersifat umum, yaitu mencakup manusia dan binatang. Bukan hanya manusia. Kaidah ushul menetapkan :

Al-‘aam yabqaa ‘ala umumihi maa lam yarid dalil at-takhshish

(“Lafazh umum tetap dalam keumumannya, selama tidak ada dalil yang mengkhususkannya.”) Berdasarkan penjelasan di atas, keharaman yang terdapat dalam hadits mencakup juga penggunaan listrik untuk membunuh binatang dalam bentuk atau cara lain. Misalnya, memasang kawat beraliran listrik di sekeliling kebun atau kolam, dengan maksud untuk melumpuhkan/membunuh hama yang merugikan, misalnya babi hutan dan sebagainya. Atau menggunakan listrik untuk berburu ikan di sungai dengan menggunakan strum dari aki. Termasuk juga pistol yang dapat melontarkan tenaga listrik dalam voltase tertentu sehingga sasaran (orang) akan kesetrum dan pingsan. Semua ini adalah haram karena termasuk dalam penggunaan listrik yang sifatnya seperti api. Selain menggunakan, memperdagangkan alat-alat seperti Shinyoku dan semisalnya, juga diharamkan oleh syara’. Ini berdasarkan kaidah syariat Islam : Kullu maa hurrimaa ‘ala al-‘ibaad fabay’uhu haraam (Segala sesuatu yang diharamkan atas hamba, maka memperjualbelikannya adalah haram juga) (Lihat Taqiyuddin An-Nabhani, Asy-Syakhshiyyah Al-Islamiyyah, Juz II, hal. 248). Wallahu a’lam.

Yogyakarta, 27 September 2004
daniel-ntl
 
Posts: 1676
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Postby cahayaterang » Wed Oct 29, 2008 5:24 pm

jadi haram dong, kalau beli raket nyamuk ? ada ada aja hukum islam !
User avatar
cahayaterang
 
Posts: 132
Joined: Wed Oct 15, 2008 11:34 am
Location: somewhere out there

Re:

Postby God-Father » Thu Jan 15, 2009 11:45 am

cahayaterang wrote:jadi haram dong, kalau beli raket nyamuk ? ada ada aja hukum islam !


Itulah hebatnya hukum Islam bro..., dimana merupakan Hukum yang penuh Cinta dan Kasih...

Membunuh binatang dengan api DI-HARAMKAN, kasihan kan binatangnya ?
Lain kalo ngebom Bali. Halal itu. Allah hu barbar trus BOOM.....

:lol:
God-Father
 
Posts: 104
Joined: Wed Jan 14, 2009 9:30 am

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby doski » Thu Jan 15, 2009 1:40 pm

bunuh nyamuk pake obat nyamuk bakar juga haram hukumnya karena ada unsur apinya..... \:D/ :rofl:

islam-islam ada-ada aja. binatang sok dihargai manusia yang lebih tinggi drajat dan martabatnya dari binatang main bunuh seenaknya.
doski
 
Posts: 1348
Joined: Fri Oct 05, 2007 8:41 am
Location: maunya di SURGA bukan SYUURGA

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby Ki Jamprong Sejati » Thu Jan 15, 2009 1:42 pm

bukan gitu bro
SHINYOKU selain dipake buat nyamuk juga lalet
nah kalo laletnya gosong khasiatnya ilang buat dicelupin
gitu bro
Ki Jamprong Sejati
 
Posts: 76
Joined: Tue Jan 13, 2009 9:39 am

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby Netralikum » Thu Jan 15, 2009 1:54 pm

tapi raket nyamuk SHINYOKU belum haram untuk digunakan karena belum ada fatwa haram dikeluarkan
User avatar
Netralikum
 
Posts: 1025
Joined: Mon Sep 15, 2008 2:09 pm

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby spaceman » Thu Jan 15, 2009 9:56 pm

daniel-ntl wrote:http://konsultasi.wordpress.com/2007/01 ... -shinyoku/


HUKUM SHINYOKU

Ditulis oleh Farid Ma'ruf di/pada Januari 13, 2007

SOAL :

Bagaimanakah hukum Shinyoku ? Shinyoku adalah merek suatu alat pembunuh nyamuk dengan aliran listrik (setrum). Alat ini bentuknya sepeti raket bukutangkis, tapi senarnya berupa kawat yang dialiri aliran listrik dari baterai. Jika nyamuk melintasi senar tersebut, ia akan kesetrum dan terbakar. (Multazim, Yogya)

JAWAB : Hukum menggunakan alat tersebut adalah haram, sebab syariat Islam mengharamkan penggunaan api untuk membunuh atau menyiksa binatang. Termasuk di dalam kategori api adalah segala sarana yang mempunyai khasiat membakar seperti api, misalnya listrik. Dalilnya adalah hadits-hadits yang mengharamkan kita membakar binatang dengan api (al-harq bi al-nar). Di antaranya hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud RA, bahwa beberapa sahabat dan Nabi SAW suatu saat dalam rombongan perjalanan. Kata Ibnu Mas’ud, Nabi SAW melihat ada sarang semut yang kami bakar. Lalu Nabi SAW bertanya,”Siapa yang membakar sarang ini?” Kami menjawab,”Kami.” Nabi SAW lalu berkata,”Sesungguhnya siapa pun tidak pantas menyiksa dengan api, kecuali tuhannya api itu sendiri.” (HR. Abu Dawud, dengan isnad hasan. Lihat Imam Nawawi, Riyadhus Shahlihin, Terjemahan Muslich Shabir, Jilid II, hal. 467, Semarang : CV Toha Putra, 1981). Syaikh Abdurrahman Al-Maliki dalam kitabnya Nizham Al-‘Uqubat hal. 157 (Beirut : Darul Ummah, 1990) mengomentari hadits-hadits dalam topik tersebut dengan mengatakan,”Semua hadits di atas dengan jelas menunjukkan haramnya menyiksa dengan cara membakar dengan api. Termasuk juga apa saja yang masuk dalam kategori api, yaitu segala sesuatu yang mempunyai khasiat membakar, misalnya listrik.”
................................

:stun:

Self pro-claimed nabi yang short-minded banget !!!

viewtopic.php?f=3&t=30507


Dibacakan Abu al-Zinad:

Ketika Rasul Allah (pbuh) memotong (tangan2 dan kaki2 ) mereka yang mencuri unta2nya dan dia membutakan mata mereka dengan api (paku2 yang dibakar), ALLAH MENEGURNYA TENTANG (PERBUATAN) DIA TERSEBUT, dan Allah, yang Maha Tinggi, mewahyukan: “Hukuman bagi mereka yang mengobarkan perang melawan Allah dan RasulNya dan berusaha dengan kekuatan bersenjatadan bermaksud melawan di bumi adalah hukuman mati atau penyaliban.” (Sunan Abu Dawud, Book 38, Number 4357)


Dibacakan oleh Anas bin Malik:

Sekelompok orang berjumlah delapan dari suku Ukl mendatangi sang nabi dan kemudian mereka menemukan bahwa cuaca Medina tidak cocok untuk mereka. Maka, kata mereka,” O Rasul Allah! Berikan kami susu.” Rasul Allah menjawab,” Kusarankan engkau bergabung dengan kawanan unta.” Maka mereka pergi dan minum kencing dan susu unta (sebagai obat ) sampai mereka menjadi sehat dan gemuk. Kemudian mereka membunuh sang gembala, membawa pergi unta2 tersebut dan mereka menjadi murtad walaupun sebelumnya adalah muslim. Ketika sang nabi diberitahu oleh teriakan minta tolong, dia mengirim beberapa orang untuk mengejar dan sebelum matahari terbit tinggi, mereka di bawa dan ia memotong tangan2 dan kaki2 mereka. Kemudian ia memerintahkan menusukkan paku yang dibakar ke dalam mata2 mereka, dan mereka ditinggalkan di Harra (yaitu daerah berbatu2 di Medina). Mereka minta air dan tidak seorangpun memberikan mereka air sampai kematian mereka ( Abu Qilaba, pembaca kedua mengatakan,” Mereka membunuh dan mencuri dan melawan Allah dan rasulNya dan menyebarkan kejahatan di tanah ini.”)( Sahih al-Bukhari, Volume 4, Book 52, Number 261)


:---)

:butthead:
User avatar
spaceman
 
Posts: 2095
Joined: Thu Sep 18, 2008 12:23 pm
Location: Green Planet

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby Luv_Pink » Thu Jan 15, 2009 10:12 pm

Netralikum wrote:tapi raket nyamuk SHINYOKU belum haram untuk digunakan karena belum ada fatwa haram dikeluarkan


ah si mbak nih... nyoba ngeles ya...
aku kangen ama komentar2 "lucu" model "hit & run" mbak deh
User avatar
Luv_Pink
 
Posts: 1401
Joined: Wed Jan 03, 2007 3:51 pm
Location: C:\Private Room

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby Netralikum » Thu Jan 15, 2009 10:32 pm

Hallo Luv_Pink saya kangen sama kamu....
Koq komentar2 lucu sih..... apalagi hit & run ada-ada saja kamu Luv_Pink
lagipula saya tidak pernah ngeles.
User avatar
Netralikum
 
Posts: 1025
Joined: Mon Sep 15, 2008 2:09 pm

Re: HUKUM SHINYOKU (raket nyamuk)

Postby Duladi » Thu Jan 15, 2009 11:54 pm

Islam sayang pada binatang semut, dan melarang membakarnya:

Kata Ibnu Mas’ud, Nabi SAW melihat ada sarang semut yang kami bakar. Lalu Nabi SAW bertanya,”Siapa yang membakar sarang ini?” Kami menjawab,”Kami.” Nabi SAW lalu berkata, ”Sesungguhnya siapa pun tidak pantas menyiksa dengan api, kecuali tuhannya api itu sendiri.” (HR. Abu Dawud, dengan isnad hasan. Lihat Imam Nawawi, Riyadhus Shahlihin, Terjemahan Muslich Shabir, Jilid II, hal. 467, Semarang : CV Toha Putra, 1981).

Dari Ibnu Abas, nabi saw telah melarang membunuh empat jenis binatang, yaitu semut, lebah, burung hud-hud, dan burung suradi (H.R. Ahmad dan lainnya).

Tapi kalau soal bakar-bakar manusia, Islam menghalalkannya:

Tabrak Mesjid Saat Tarawih, Pria Mabuk Dibakar

PEKANBARU - Kekhusyukan warga yang menunaikan salat tarawih di Masjid Alhuda Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis, Riau tiba-tiba buyar, manakala dua pria mabuk yang berboncengan dengan sepeda motor menabrak tembok masjid.

Akibat ulah dua penabrak yang diketahui bernama Slamet dan Zulfikar berusia 41 tahun itu, warga sekitar dan jemaah masjid Alhuda menjadi marah. Akibatnya Slamet pun dibakar massa dan meninggal dunia. Sementara, rekannya Zulfikar kini kritis dan dirawat di rumah sakit terdekat di Bengkalis.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda


Return to KOLOM BABI, hewan dll tata cara makan dan pantangan Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users