4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

Karena saya agak bosan baca debat Sains Quran yang premis mayor dan minor-nya itu-itu aja dan mutar-mutar (sirkumstansial), saya ingin mengutip sebuah tulisan mengenai klaim Sains Quran dan metode pengujiannya.

Agar sebuah "pernyataan sains" dalam Quran dapat kita terima sebagai 'MUKJIZAT', pernyataan tersebut harus melewati dan lulus 4 buah tes sederhana untuk membuang kemungkinan pernyataan tersebut berasal dari informasi umum yang sudah diketahui dan sebenararnya bukan mukjizat:
1. Harus merupakan sebuah pernyataan mengenai sebuah fakta sains yang jelas, tidak rancu atau ambigu, yang tidak perlu sebuah penjelasan panjang untuk melihat maksud faktanya.
Informasi sains tersebut harus BENAR-BENAR berasal dari Quran itu sendiri bukan tambahan dari tafsir. Jika informasi sains tersebut yang dikatakan sebagai "mukjizat sains" tidak dapat dengan jelas ditemukan dalam kata-kata dan maksud dari Quran, maka kita tidak dapat percaya kalau mukjizat tersebut benar adanya. Jika suatu ayat harus "diinterpretasikan" untuk menunjukkan keluar makna tersembunyi dengan tafsir maka kita anggap tidak valid.
2. Fakta tersebut harus tidak diketahui oleh semua peradaban non-Islam yang mempunyai hubungan dengan Semenanjung Arab sewaktu Muhammad hidup, berarti peradaban Mesir, Etiopia, Afrika Utara, Afrika Timur, India, Mesopotamia, Romawi Timur, Yunani dan hampir semua peradaban di Timur Tengah lainnya, dan mungkin termasuk Cina. Hal ini dikarenakan orang Arab adalah pedagang yang sering melanglang buana untuk berdagang.
Ini adalah kunci dari klaim 'mukjizat sains' dalam Quran karena barulah sebuah mukjizat kalau informasi sains tersebut pada saat ditulis di Quran tidaklah diketahui oleh siapapun, dan baru kemudian setelah kematian Muhammad, informasi sains tersbut berhasil dibuktikan keberadaannya. Oleh karena itu, jika misalnya kita menemukan bahwa informasi tersebut sudah diketahui oleh peradaban lain yang orang Arab kenal, maka klaim ini bisa saja salah, karena hanya menyadur atau menyalin apa yang peradaban lain sudah tahu tapi orang Arab tidak tahu. Malah bisa saja 'mukjizat sains' dalam Quran sebenarnya adalah 'mukjizat sains' milik agama atau peradaban lain yang 'dipinjam' oleh Muhammad.
3. Harus bukan merupakan sesuatu yang jelas bagi pengamat awam (obvious to casual observer).
Tentu saja hal ini penting, karena jika orang awam (sains) aja bisa tahu, maka ini bukanlah mukjizat. Jikalau sesuatu fenomena dapat dimengerti oleh orang awam (bukan ilmuwan) yang punya mata dan otak, maka hal ini bukan mukjizat. Misalnya awan berhubungan dengan hujan, ini pengetahuan umum bukan mukjizat. Jika klaim informasi sains tersebut dapat segera dimengerti oleh semua orang yang melihat fenomena tersebut, tidak memerlukan instrumen yang canggih (pada masanya), alat-alat atau interpretasi tambahan, maka tentu saja kita tidak dapat menganggapnya suatu mukjizat. Maaf saya ulang-ulang, soalnya banyak Muslim yang ga ngerti poin ini.
4. Harus merupakan sesuatu yang BENAR.
Hal ini dikarenakan banyak klaim dalam Quran berasal dari ketidakmengertian atau setengah mengerti (misunderstanding dan misstatement) dari fakta sains yang kenyataan. Jika informasi tersebut memang tidak benar, maka kita tidaklah dapat menganggapnya sebuah wahyu dari Allah, karena Allah dianggap tahu mana yang benar mana yang salah, kecuali jika Allah itu pribadi yang penipu.

PS: Saya edit agar mudah dibaca...
Last edited by Aku-Suka-Hujan on Thu Mar 29, 2012 12:14 am, edited 1 time in total.

User avatar
Maher-Shalal
Posts: 1364
Joined: Mon Mar 17, 2008 4:49 pm
Location: Between heaven and hell

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Maher-Shalal »


User avatar
Captain Pancasila
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Captain Pancasila »

kalau buat nguji nubuat, tesnya gimana?

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

Captain Pancasila wrote:kalau buat nguji nubuat, tesnya gimana?
Ini cuma panduan buat ngebuktikan klaim "MUKJIZAT SAINS" dalam Quran apakah benar-benar sebuah MUKJIZAT atau hanya saduran atau tulisan pengetahuan yang memang sudah ada pada waktu Muhammad hidup, bukan untuk sebuah nubuat (prophecy)...

Kalo nubuat? Hmm... Lihat aja apa nubuatnya udah tergenapi atau belum... Kalau tidak tergenapi berarti nubuatan palsu, kalau udah berarti nubuatan benar. Simplekan...
Dengan syarat:
1. Nubuat tersebut bukan fenomena alam yang dapat diprediksi... Karena berarti itu datangnya bukan dari sumber supranatural tapi dari nalar manusia,
Kalau misalnya saya berkata matahari terbit di Pontianak jam 5:43 lalu besoknya matahari terbit jam 5:43 ini bukan nubuat...
2. Nubuat tersebut harus tergenapi sepenuhnya, bukan setengah-setengah, baik dalam waktu ataupun pelaksanaan karena kalau tidak demikian, apapun bisa kita anggap sebagai penggenapan nubuat,
Kalau misalnya saya berkata Indonesia akan punya koloni luar angkasa sendiri tahun 2155! Kemudian 200 tahun kemudian pada tahun 2215, orang Indonesia baru punya koloni luar angkasa sendiri, ini bukan nubuat walau terbukti omongan saya jadi kenyataan...
atau
Kalau saya mengatakan Akan tiba suatu saatnya nanti Komputer akan Terintegrasi dengan Otak Manusia dalam bentuk Chip ala Film Matrix... Kalau 100 tahun kemudian Komputer Terintegrasi dengan Otak Manusia tapi menggunakan Interface Gelombang ala Helm-nya Professor X, walaupun jadi kenyataan tapi karena ga serupa, nubuatan saya gugur...

Sederhana aja Kan...?
Ngutip apa kata Kitab Sebelah yang Anda selalu bilang 'PALSU-PALSU-PALSU' tapi selalu dijadikan rujukan kalau debat.... Heran deh... Jadi kitab sebelah palsu atau asli? Boleh dijadikan rujukan atau tidak?
Ulangan 18:20-22
18:20 Tetapi kalau seorang nabi berani menyampaikan suatu pesan atas nama-Ku padahal Aku tidak menyuruh dia berbuat begitu, ia harus mati; begitu juga setiap nabi yang berbicara atas nama ilah-ilah lain harus mati.'
18:21 Mungkin kamu bertanya dalam hati, 'Bagaimana kami tahu apakah pesan seorang nabi itu berasal dari TUHAN atau tidak?'
18:22 Kalau seorang nabi berbicara atas nama TUHAN, tetapi apa yang dikatakannya itu tidak terjadi, maka ramalan itu bukan dari TUHAN. Nabi itu berbicara atas namanya sendiri dan kamu tak usah takut kepadanya."

bluelotusfriend
Posts: 956
Joined: Fri Oct 07, 2011 4:32 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by bluelotusfriend »

ngijin bookmark ... menarik nih ...

seperti biasa nungguin komen CP yang berbobot ... kira2 ada gak ya ??

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

salinan dari http://indonesia.faithfreedom.org/forum ... ml#p837398

Menguji Klaim Sungai Bawah Laut dalam Quran.

TES 1: HARUS JELAS, TIDAK RANCU, TIDAK AMBIGU, DARI QURAN ITU SENDIRI BUKAN TAFSIR
suga wrote: Menampilkan: Al-Furqan (25) No. Ayat : : 53
وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخاً وَحِجْراً مَّحْجُوراً
25.53. Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.
Menampilkan: Ar-Rahman (55) No. Ayat : : 19-20
مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ
55.19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
بَيْنَهُمَا بَرْزَخٌ لَّا يَبْغِيَانِ
55.20. antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing .
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ
55.22. Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.
Quran menunjukkan bahwa ada 2 laut (atau badan air besar) yang mengalir berdampingan, satu tawar, satu asin, lalu ada batas antara keduanya... Dari keduanya keluar mutiara dan marjan (batu permata)... Woaahh...Seperti gambaran Halocline pada umumnya...? Cuma maksudnya mutiara dan permata ini APA??? :stun:
Maknanya lumayan jelas sekali... Jadi Tes 1 Lulus? TIDAK!!!!
Mengapa? Coba baca pengertian Halocline, perpisahan air akibat perbedaan densitas kandungan garam. Pernah baca yang namanya kesetimbangan kimia? ab<->a+b dimana dalam kesetimbangan proses ab->a+b dan proses a+b->ab terjadi dengan kecepatan reaksi yang serupa sehingga dari luar kita melihat bahwa keadaannya tidak berubah padahal senantiasa berubah dalam tingkat molekular... Demikian juga pada halocline, pernah dengar osmosis dan difusi? molekul air dari konsentrasi tinggi (kurang asin) akan bergerak ke konsentrasi rendah (lebih asin), garam juga demikian akan bergerak dari konsentrasi tinggi (lebih asin) ke konsentrasi yang lebih rendah (kurang asin), interaksi antara keduanya akan membuat molekul air dan garam akan saling bertukar, sehingga apakah ini pantas disebut BATAS, TIDAK BERCAMPUR???
Lalu coba baca versi Quran terjemahan lainnya (saya ga bisa baca huruf Arab... Korea dan Mandarin saya bisa... Juga hiragana katakana...)
http://www.muslimaccess.com/quraan/arabic/025.asp
It is He Who has let free the two bodies of flowing water: One palatable and sweet, and the other salt and bitter; yet has He made a barrier between them, a partition that is forbidden to be passed.
http://quran.com/25/53
And it is He who has released [simultaneously] the two seas, one fresh and sweet and one salty and bitter, and He placed between them a barrier and prohibiting partition.
http://www.barkati.net/quran/Translatio ... ran025.htm
And it is He Who caused the two joint seas to flow- one is palatable, very sweet, and the other is salty, very bitter; and kept a veil between them and a preventing barrier.
http://koreaislam.com/index.php?mid=qur ... t_srl=1961
두 바다를 각각 자유롭게 흐르도록 하여 이쪽은 향긋하고 달콤하게 하시고 다른 쪽은 짭짤하고 쓴맛을 나게 하여 그 둘 사이에 장벽을 두어 분리하신 분도 하나님이시니라.
Semua yang ngerti Korea pasti Tahu 달콤한 (Dalkomhan) artinya manis...
http://www.yisilanzhilu.com/%E5%8F%A4%E ... B%E5%AD%A6
他就是任两海之间自由交流的,这是很的淡水,那是很苦的咸水; 他在两海之间设置屏障和堤防。
甜 (tian) artinya apa anak-anak? Manis? Pintar! 100 untuk kalian!
http://www.islam-guide.com/jp/ch1-1-e.htm
かれこそは、2 つの海を分け隔てられた御方である。その一方は甘くして旨い、他方は塩辛くて苦い。かれは両者の間に障壁と完全に分離帯を設けられた。
甘く = amaku... Artinya... Kalau Ente ga bisa jawab keterlaluan!!!! Manis...

Ga tahu kenapa cuma terjemahan Indo yang ga sebut laut itu manis, sedangkan hampir semuanya sebut MANIS MANIS MANIS... Why why why???
Ente lihat? Quran bicara laut tuh terbagi jadi 2 satu manis tawar satu asin pahit... Bagaimana tawar bisa manis saya ga tahu, mungkin maksudnya bisa diminum... Tunggu... AIR LAUT BISA DIMINUM??? Halocline bukan laut terpisah gara-gara rasa! Jadi Tes 1 GUGUR...

TES 2: TIDAK BOLEH DIKETAHUI OLEH PERADABAN MANAPUN SELAMA MUHAMMAD HIDUP...
Sayang sekali... Menurut FFI-er Crayon Sincan... Strabo (64/63 BC – ca. AD 24) sudah terlebih dahulu menulis mengenai fenomena ini... Dan Strabo bukan penulis pinggir jalan... Geographica yang terdiri dari 17 buah buku merupakan buku geografi dan sejarah digunakan secara luas di Roma Byzantium, dan seperti kita tahu... Pada jaman Muhammad, Roma Byzantium masih berdiri dan merupakan kekuatan yang besar setelah Persia di sekitar Mesopotamia. Dan tentu saja, Halocline akan sangat jelas bagi para orang-orang yang tinggal di daerah dengan halocline yang ekstrim seperti di Laut Hitam dan bukan sesuatu yang baru untuk mereka.
Tes 2 saya nyatakan ga lulus sampai ada bukti tambahan.

TES 3: BUKAN SESUATU YANG DAPAT LANGSUNG DIMENGERTI AWAM
Halocline bukan sesuatu yang orang awam ngerti... Kalau saya bicara densitas air, salinitas, Kemocline, dan cline-cline lainnya, apa Anda yang ga punya bekal fisika atau oseanografi akan ngerti? Tentu saja nggak... Anda pasti heran, kok bisa yah ada badan air yang berbeda dengan badan air sebelahnya... Karena ini bukan sesuatu yang orang awam ngerti apakah berarti lulus?
Ga juga... Orang awam soalnya sekali lihat pasti juga punya teori sendiri kalau melihat ada air yang seakan-akan terpisah dari air lainnya... Contoh: Banyak penyelam sadar kalau air dalam gua laut yang terhubung dengan sungai (misalnya di Semenanjung Yucatan) berbeda dengan air laut dan terpisah... Air sungai di atas dan air laut di bawah, sehingga membentuk semacam prisma karena perbedaan refraksi (mudeng?).. Fenomena ini dapat mereka lihat, walaupun belum tentu mereka ngerti... Walaupun demikian, kita luluskan aja deh... kasihan tes 1 dan 2 dah ga lulus...

TES 4: HARUS SESUATU YANG BENAR!
Karena kita sudah buktikan bahwa Quran bicara kalau yang terpisah itu adalah rasa... Bukan densitas atau salinitas air laut, maka Quran tidak menjelaskan tentang Halocline. Lalu apakah ada laut yang terpisah karena rasa yakni manis tawar yang terpisah dari asin pahit? Setahu saya... Hampir semua laut mengandung salinitas tinggi... Pernah coba minum air sungai yang deket muara laut? Saya pernah (waktu itu saya masih kecil dan polos, saya kira walau dekat laut, air sungai tetap tawar)... ASIN dan GA ENAK! Air tawar kalau sudah dekat laut pasti salinitasnya akan meningkat... Jadi air tawar dalam Halocline sekalipun memiliki kandungan garam yang lebih tinggi dari air tawar sebenarnya... Dan saya rasa ga ada air laut yang manis apalagi yang bisa diminum... KALAU ANDA MINUM AIR LAUT ANDA BISA DEHIDRASI!!! DONT TRY THAT AT HOME KID! Jadi Tes 4? Lulus? Tidak...

OK deh karena klaim ini ga sukses lewat 4 tes klaim sains... Maka saya nyatakan INI HOAX dan KLAIM TERSEBUT GA BENER!
Ada koreksian... Mohon bantuannya...

PS: Saya harap ada yang bisa bantu terjemahkan 25:53 وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخاً وَحِجْراً مَّحْجُوراً , bagian mana yang bilang manis pahit... gitu loh... Saya ga bisa baca Arab dan Google Translate ga ngerti tulisan Quran Arab yang rumit2... Hasil dari GT ada Bahrain segala... :P
trus kalo ada yang bisa bantu saya cari sumber lain dari peradaban Mesir, Yunani atau lain-lain untuk menambah poin no.2.
Apakah ada yang bisa menguji klaim sains Quran lain dengan 4 tes di atas?

User avatar
keeamad
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by keeamad »

Sain quran?
Nimbrung ah, dari netter kompos,
yang MENGKLAIM Lampu Listrik Temaun Edison sudah diisyaratkan allah islam :
kompas wrote:QS.34.35. Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

ayat diatas mengisyaratkan adanya lampu listrik (lampu neon)

adanya cahaya dari sebuah lobang yang tidak tembus, didalamnya ada pelita, pelita itu dalam kaca, kaca itu bercahaya seperti mutiara, pelita itu menyala walau tidak disentuh api..

apakah pada saat ayat diatas difirmankan Allah 14 abad yang lalu, sudah ditemukan bola listrik (lampu neon) ??

QS.22.46. maka apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? Karena sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.

[-X
Kesalahan pertama yg sungguh sudah tampak amat dipaksakan agar ayat2x quran itu seperti isyarat lampu listrik modern Adalah :
Perhatikan yang saya BESARKAN di ATAS: Lubang Yang Tidak Tembus!!!

Ternyata kalimah arabnya adalah:
كَمِشْكَاةٍ
Dan arti sesungguhnya:
seperti lobang!!! BUKAN Lubang Yang Tidak Tembus


Jadi Apakah Yang Dimaksud Seperti Lubang itu?

Sekarang Lihat Baik - Baik Gambar Berikut:
Image
Perhatikan wadah / mangkok tsb. Sudah pasti bentuk bagian atasnya adalah SEPERTI LUBANG ,
tapi apakah ada yang menyebut Wadah dan Mangkok itu BERLUBANG?
Kalo botol saya setuju, Tempat Masuknya Air - Ke Dalam Botol yg berada Di Bagian Atas Botol, Memang Bisa DIsebut Lubang,
Tapi kalo Mangkok?
Makanya COCOK bahwa Mangkok Itu Seperti Lubang - Sesuai dengan Ayat Quran ....


Lanjut:
"Pelita itu dalam kaca", Apa susahnya TINGGAL MENAMBAH KACA SEMPRONG PADA GAMBAR DI ATAS?
Image

"yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api."
Dari gambar di atas, MINYAK TIDAK TERSENTUH API, TAPI KARENA PANTULANNYA, MINYAK HAMPIR2X MENERANGI ...
Maka akan tampak 2 BUAH CAHAYA: (Asli dan Bayangannya ...)
Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis)""

Bagaimana dengan maksud:
" dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya),"???
Kalo membaca huruf arabnya, maka artinya adalah:
" dinyalakan dengan minyak dari pohon yang BANYAK berkahnya, pohon zaitun tidak di sebelah timur dan tidak di sebelah barat,"


Maka karena ini adalah Murni PENAFSIRAN - Dimana isyarat lampu modern HANYA berdasarkan TAFSIR, bukan bukti ....,
Maka saya menafsirkan kalimat itu sbb:
MINYAKNYA (Bahan Bakarnya) adalah Dari Pohon Zaitun, Pohon Yang Banyak Keberkatan, DI mana Keberkatannya Tidak (Hanya) Di Timur dan Di Barat (saja, tapi di mana - mana, Karena Pohon Zaitun MEMANG Banyak Manfaatnya ....)


Jadi isyarat SAINS DARI ayat quran ini - yang banyak DIBUALKAN oleh muslim Keminter Lan Mundak Keblinger,

TERNYATA CUMA ISYARAT LAMPU MINYAK DENGAN SEMPRONGNYA ......

Image + Image

User avatar
keeamad
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by keeamad »

bantahan muslim
mana ni muslim nya? Udah nemuin teknologi apalagi selain lampu semprong di atas?

User avatar
infidel
Posts: 633
Joined: Wed Jul 02, 2008 11:00 am

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by infidel »

Kelakuan Muslim itu seperti ini lho:
Suatu hari ada keponakan seorang Muslim berkata "Om, matahari selalu terbit dari sebelah kiri rumahku dan tenggelam di sebelah kanan rumahku setiap harinya di waktu yang sama"

Saking ngarepnya si Muslim tsb punya keponakan jenius, dicarilah artikel soal rotasi bumi di Wikipedia, lalu dicopasnya artikel sepanjang puluhan baris tsb di blognya, lengkap dengan penjelasan detail dan angka2 hitungannya segala macam.

Lalu dia tunjukkan pada temannya bahwa keponakannya jenius sekali, masih TK tapi sudah mengerti soal rotasi bumi segala.

Ketika temannya bertanya, "Apa buktinya?"
Muslim tsb menjawab, "Nih buktinya! Ucapannya tsb cocok dan tidak bertentangan dengan artikel rotasi bumi dari Wikipedia!"

Temannya tentu saja hanya bisa berujar dalam hatinya, "cape deeeh..."
Ya seperti itulah kira2 gambaran Muslim stres tukang copas artikel sains di mata kafir :rolling:

cah_TK_nol_besar
Posts: 129
Joined: Mon Feb 13, 2012 7:57 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by cah_TK_nol_besar »

wew..
mending lu suruh Tuhan ngelemparin buku/jurnal fisika abad 20++ ke jidat Yesus ato Muhammad ato Budha........

mau lu gitu buat apa Tuhan ngasih otak ke manusia?

surem ini thread :green:

User avatar
keeamad
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by keeamad »

cah_TK_nol_besar wrote:wew..
mending lu suruh Tuhan ngelemparin buku/jurnal fisika abad 20++ ke jidat Yesus ato Muhammad ato Budha........

mau lu gitu buat apa Tuhan ngasih otak ke manusia?

surem ini thread :green:
Maksudnya apa sih?
Udah jelas2x quran ente itu cuma bisa dicocok cocokin sama muslim yg otaknya surem kaya lo ...
makanya gak ada penemuan muslim yg bermanfaat sekarang ini ....

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

cah_TK_nol_besar wrote:wew..
mending lu suruh Tuhan ngelemparin buku/jurnal fisika abad 20++ ke jidat Yesus ato Muhammad ato Budha........

mau lu gitu buat apa Tuhan ngasih otak ke manusia?

surem ini thread :green:
Hah :-s maksudnya apa nih? Yesus dan Buddha hampir tidak pernah menyinggung tentang sains, mereka hanya lebih peduli moralitas dan spiritualitas.

Justru saya mau tanya kepada Anda, Anda diberi otak untuk apa? Kenapa Anda tidak pernah mencoba mencerna ajaran Anda baik2? Asal klaim sana-sini. Lagipula coba baca judul thread: MENGUJI KLAIM SAINS. Saya tidak mengurus masalah spiritualitas atau moralitas di thread ini hanya masalah Sains. Apabila ada agama apapun yang mengklaim sains Anda bisa menggunakan 4 kriteria ini...

cah_TK_nol_besar
Posts: 129
Joined: Mon Feb 13, 2012 7:57 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by cah_TK_nol_besar »

Sains adalah Ilmu dari Tuhan
om setuju pernyataan gw ini?

User avatar
keeamad
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by keeamad »

cah_TK_nol_besar wrote:Sains adalah Ilmu dari Tuhan
om setuju pernyataan gw ini?
TUHAN YA tong, bukan alah islam ....

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

cah_TK_nol_besar wrote:Sains adalah Ilmu dari Tuhan
om setuju pernyataan gw ini?
Saya katakan pendapat pribadi saya:
TUHAN menciptakan manusia dalam hal ini TUHAN memberi manusia otak.
Manusia menggunakan otaknya, menggunakan teori-teori yang didasarkan pada pengamatan dan percobaan untuk memahami alam sekitarnya. Dari pengamatan dan percobaan ini manusia menemukan serangkaian 'hukum alam' yang dapat menjelaskan perilaku alam di sekitarnya. Kesemuanya ini dirumuskan menjadi SAINS.

SAINS adalah temuan dan ciptaan manusia yang diberikan otak oleh TUHAN. Jika TUHAN menciptakan manusia tanpa otak, manusia tidak akan pernah menemukan SAINS.

Jadi, TUHAN memberikan manusia 'potensi' untuk menemukan SAINS, lalu tergantung manusianya mau menemukannya atau tidak. Jadi, bagi saya SAINS tidak jatuh langsung dari TUHAN tapi harus ditemukan secara langsung oleh manusia.

INGAT, SAINS adalah ilmu manusia untuk memahami alam. Kalau TUHAN lebih dari alam, maka TUHAN bukan bagian dari alam. Maka Sains tidak bisa digunakan untuk memahami TUHAN. Makanya bagi saya SAINS tidak bisa dipakai untuk menjelaskan keberadaan atau ketidakberadaan TUHAN. Btw, Ini pendapat pribadi saya saja, yang mungkin bisa diterima mungkin juga tidak...

User avatar
keeamad
Posts: 6946
Joined: Tue Aug 23, 2011 4:06 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by keeamad »

Senada dengan ash,
makanya kafir2x pada pinter2x, karena dapet ilmu SAINS DARI TUHAN ....

Kalo muslim PD boddoh2x karena cuma ditipu alah islam .....

User avatar
Jihad Zone
Posts: 1214
Joined: Wed Sep 09, 2009 10:50 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Jihad Zone »

Aku-Suka-Hujan wrote:Quran menunjukkan bahwa ada 2 laut (atau badan air besar) yang mengalir berdampingan, satu tawar, satu asin, lalu ada batas antara keduanya... Dari keduanya keluar mutiara dan marjan (batu permata)... Woaahh...Seperti gambaran Halocline pada umumnya...? Cuma maksudnya mutiara dan permata ini APA???
Maknanya lumayan jelas sekali... Jadi Tes 1 Lulus? TIDAK!!!!
Mengapa? Coba baca pengertian Halocline, perpisahan air akibat perbedaan densitas kandungan garam. Pernah baca yang namanya kesetimbangan kimia? ab<->a+b dimana dalam kesetimbangan proses ab->a+b dan proses a+b->ab terjadi dengan kecepatan reaksi yang serupa sehingga dari luar kita melihat bahwa keadaannya tidak berubah padahal senantiasa berubah dalam tingkat molekular... Demikian juga pada halocline, pernah dengar osmosis dan difusi? molekul air dari konsentrasi tinggi (kurang asin) akan bergerak ke konsentrasi rendah (lebih asin), garam juga demikian akan bergerak dari konsentrasi tinggi (lebih asin) ke konsentrasi yang lebih rendah (kurang asin), interaksi antara keduanya akan membuat molekul air dan garam akan saling bertukar, sehingga apakah ini pantas disebut BATAS, TIDAK BERCAMPUR???
Dan Qur'an menyebutkan sangat jelas disana bahwa antara dua laut itu ada pembatas, yg mana salah satu asin dan yg lain tawar. Jadi cukup jelas terpisah bukan karena rasa, tapi karena ada pembatas yg menyebebkan keduanya tidak dapat menyatu.
وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا
dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.
Aku-Suka-Hujan wrote:TES 2: TIDAK BOLEH DIKETAHUI OLEH PERADABAN MANAPUN SELAMA MUHAMMAD HIDUP...
Sayang sekali... Menurut FFI-er Crayon Sincan... Strabo (64/63 BC – ca. AD 24) sudah terlebih dahulu menulis mengenai fenomena ini... Dan Strabo bukan penulis pinggir jalan... Geographica yang terdiri dari 17 buah buku merupakan buku geografi dan sejarah digunakan secara luas di Roma Byzantium, dan seperti kita tahu... Pada jaman Muhammad, Roma Byzantium masih berdiri dan merupakan kekuatan yang besar setelah Persia di sekitar Mesopotamia. Dan tentu saja, Halocline akan sangat jelas bagi para orang-orang yang tinggal di daerah dengan halocline yang ekstrim seperti di Laut Hitam dan bukan sesuatu yang baru untuk mereka.
Tes 2 saya nyatakan ga lulus sampai ada bukti tambahan.
Bangsa arab kala itu terkenal sebagai masyarakat ummi yg tak dapat baca tulis apalagi membaca buku… 17 buku terbitan mana? Pakai pelapah kurma kali.. xixixixi
Aku-Suka-Hujan wrote:TES 3: BUKAN SESUATU YANG DAPAT LANGSUNG DIMENGERTI AWAM
Halocline bukan sesuatu yang orang awam ngerti... Kalau saya bicara densitas air, salinitas, Kemocline, dan cline-cline lainnya, apa Anda yang ga punya bekal fisika atau oseanografi akan ngerti? Tentu saja nggak... Anda pasti heran, kok bisa yah ada badan air yang berbeda dengan badan air sebelahnya... Karena ini bukan sesuatu yang orang awam ngerti apakah berarti lulus?
Ga juga... Orang awam soalnya sekali lihat pasti juga punya teori sendiri kalau melihat ada air yang seakan-akan terpisah dari air lainnya... Contoh: Banyak penyelam sadar kalau air dalam gua laut yang terhubung dengan sungai (misalnya di Semenanjung Yucatan) berbeda dengan air laut dan terpisah... Air sungai di atas dan air laut di bawah, sehingga membentuk semacam prisma karena perbedaan refraksi (mudeng?).. Fenomena ini dapat mereka lihat, walaupun belum tentu mereka ngerti... Walaupun demikian, kita luluskan aja deh... kasihan tes 1 dan 2 dah ga lulus...
Laut dan sungai? bukannya dua laut … xixixixi
Aku-Suka-Hujan wrote:TES 4: HARUS SESUATU YANG BENAR!
Karena kita sudah buktikan bahwa Quran bicara kalau yang terpisah itu adalah rasa... Bukan densitas atau salinitas air laut, maka Quran tidak menjelaskan tentang Halocline. Lalu apakah ada laut yang terpisah karena rasa yakni manis tawar yang terpisah dari asin pahit? Setahu saya... Hampir semua laut mengandung salinitas tinggi... Pernah coba minum air sungai yang deket muara laut? Saya pernah (waktu itu saya masih kecil dan polos, saya kira walau dekat laut, air sungai tetap tawar)... ASIN dan GA ENAK! Air tawar kalau sudah dekat laut pasti salinitasnya akan meningkat... Jadi air tawar dalam Halocline sekalipun memiliki kandungan garam yang lebih tinggi dari air tawar sebenarnya... Dan saya rasa ga ada air laut yang manis apalagi yang bisa diminum... KALAU ANDA MINUM AIR LAUT ANDA BISA DEHIDRASI!!! DONT TRY THAT AT HOME KID! Jadi Tes 4? Lulus? Tidak...
Dalam ayat 53 tsb sudah dijelaskan kata air tawar dengan kua kata, demikian juga dengan air asin dengan dua kata. Jadi cukup jelas tidak serta merta mengatakan terpisah langsung antara tawar dan asin.
هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ
HADZA "ADZBUN" "FURAATUN" artinya : ini air tawar segar (100% tawar) dan air tawar tidak segar (tidak 100% tawar).
هَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ
HADZA "MILHUN" "UJAJUN" artinya : ini air asin (campuran tawar+asin) dan air yg sangat asin (100% air asin sehingga pahit)

:turban:

User avatar
Aku-Suka-Hujan
Posts: 1028
Joined: Wed Feb 15, 2012 10:38 am
Location: Terra, Suatu Koloni di L5...

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Aku-Suka-Hujan »

Jihad Zone wrote: Dan Qur'an menyebutkan sangat jelas disana bahwa antara dua laut itu ada pembatas, yg mana salah satu asin dan yg lain tawar. Jadi cukup jelas terpisah bukan karena rasa, tapi karena ada pembatas yg menyebebkan keduanya tidak dapat menyatu.
وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا
dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.
Mas JZ... Tolong baca terjemahan Quran dalam bahasa lain... Awalnya saya mengira ini masalah salinitas... Ternyata BUKAN. Dalam berbagai terjamahan bahasa Inggris dan dalam bahasa Asia Timur lainnya, Ayat dia atas berbicara masalah laut yang terpisah satu manis dan tawar satu lagi asin dan pahit!!!
Lau mereka tidak benar-benar terpisah. Anda tahu kesetimbangan kimia? Pernah belajar waktu SMA dulukan? Pada tingkat makroskopik Anda melihat bahwa kedua sistem tersebut tetap, namun pada tingkat molekular, selalu terjadi pertukaran molekul satu sama lain sehingga keduanya mencapai kesetimbangan (jumlah transfer molekul antar sisi menjadi sama).
JZ wrote: Bangsa arab kala itu terkenal sebagai masyarakat ummi yg tak dapat baca tulis apalagi membaca buku… 17 buku terbitan mana? Pakai pelapah kurma kali.. xixixixi
Anda ngerti maksud dari tes 2 ga?
Kalau bangsa Arab buta huruf, dari mana datangnya huruf Arab? Lalu dari mana ratusan prasasti berbahasa Arab kuno yang tersebar di seluurh jazirah Arab?
JZ wrote: Laut dan sungai? bukannya dua laut … xixixixi
Maksud saya, perbedaan indeks refraksi air dapat segera dilihat oleh orang awam, seperti yang terjadi dilaut Hitam, saya hanya memberikan contoh di Semenanjung Yucatan saja. Anda pernah lihat serial dokumenter Antartica? Di sana indeks refraksi laut dalam (asin) dengan laut bagian atas (tawar hasil dari pencairan gletser) cukup ekstrim sehingga terdapat perbedaan refraksi.

Dalam ayat 53 tsb sudah dijelaskan kata air tawar dengan kua kata, demikian juga dengan air asin dengan dua kata. Jadi cukup jelas tidak serta merta mengatakan terpisah langsung antara tawar dan asin.
هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ
HADZA "ADZBUN" "FURAATUN" artinya : ini air tawar segar (100% tawar) dan air tawar tidak segar (tidak 100% tawar).
هَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ
HADZA "MILHUN" "UJAJUN" artinya : ini air asin (campuran tawar+asin) dan air yg sangat asin (100% air asin sehingga pahit)
KArena saya buta bahasa Arab saya pergi ke situs linguistik. Menggunakan http://corpus.quran.com saya menemukan kenyataan:
عَذْبٌ (adhbun) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif, akar katanya ʿayn dhāl bā (ع ذ ب) yang berarti hukuman. Kalau tidak salah kata azab datang dari sini...
Arti dari Adhbun: Palatable (Sesuatu yang rasanya dapat diterima lidah) atau Fresh (segar atau tawar)
فُرَاتٌ (furātun) kata sifat maskulin tunggal idefinit dalam bentuk nominatif, akar katanya fā rā tā (ف ر ت) yang berarti manis. Kata ini muncul 3 kali daam Quran (25:53) (35:12) (77:27) kesemuanya diterjemahkan sebagai MANIS.
مِلْحٌ (milhum) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif. Akar katanya adalah mīm lām ḥā (م ل ح) yang berarti Garam atau Asin. Kata ini muncul 2 kali dalam Quran (25:53) (35:12) kesemuanya diterjemahkan Asin.
أُجَاجٌ (ujajun) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif. Akar katanya adalah hamza jīm jīm (أ ج ج) yang berarti Pahit atau tidak enak.
Indefinit berarti bendanya tidak dihitung.
Nominatif berarti kata benda tersebut dipakai untuk menjelaskan verb atau adjective (sebagai subyek).
Maaf saja saya menemukan FURAATUN itu artinya manis, nothing else. Saya tidak bisa memahami kenapa anda menghubungkan rasa manis dengan air tawar tidak segar???

bluelotusfriend
Posts: 956
Joined: Fri Oct 07, 2011 4:32 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by bluelotusfriend »

Aku-Suka-Hujan wrote: Nominatif berarti kata benda tersebut dipakai untuk menjelaskan verb atau adjective (sebagai subyek).
Maaf saja saya menemukan FURAATUN itu artinya manis, nothing else. Saya tidak bisa memahami kenapa anda menghubungkan rasa manis dengan air tawar tidak segar???
supaya cocok jadi mujizat, soalnya kalo ketahuan itu tulisannya artinya manis, berarti bukan mujizat, tapi kesalahan tol0l :rofl: :rofl:

User avatar
Jihad Zone
Posts: 1214
Joined: Wed Sep 09, 2009 10:50 pm

Re: 4 TES sederhana Menguji Klaim Sains Quran

Post by Jihad Zone »

Aku-Suka-Hujan wrote:Mas JZ... Tolong baca terjemahan Quran dalam bahasa lain... Awalnya saya mengira ini masalah salinitas... Ternyata BUKAN. Dalam berbagai terjamahan bahasa Inggris dan dalam bahasa Asia Timur lainnya, Ayat dia atas berbicara masalah laut yang terpisah satu manis dan tawar satu lagi asin dan pahit!!!
Lau mereka tidak benar-benar terpisah. Anda tahu kesetimbangan kimia? Pernah belajar waktu SMA dulukan? Pada tingkat makroskopik Anda melihat bahwa kedua sistem tersebut tetap, namun pada tingkat molekular, selalu terjadi pertukaran molekul satu sama lain sehingga keduanya mencapai kesetimbangan (jumlah transfer molekul antar sisi menjadi sama).

Anda hanya melihat ayat tsb pada kalimat ini :

وَهُوَ الَّذِي مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هَذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ
Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit.

Padahal cukup di kata "Bahraini" (dua laut) saja sudah dapat difahami. Ada dua objek berbeda, perbedaan tsb dijelaskan secara sifat antara Tawar dan Asin.

Selanjutnya anda membutakan diri pada kalimat ini :

وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَحْجُورًا
dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.


xixixixi… distorsinya ada pada dirimu… xixixixi :lol:
Aku-Suka-Hujan wrote:KArena saya buta bahasa Arab saya pergi ke situs linguistik. Menggunakan http://corpus.quran.com saya menemukan kenyataan:
عَذْبٌ (adhbun) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif, akar katanya ʿayn dhāl bā (ع ذ ب) yang berarti hukuman. Kalau tidak salah kata azab datang dari sini...
Arti dari Adhbun: Palatable (Sesuatu yang rasanya dapat diterima lidah) atau Fresh (segar atau tawar)
فُرَاتٌ (furātun) kata sifat maskulin tunggal idefinit dalam bentuk nominatif, akar katanya fā rā tā (ف ر ت) yang berarti manis. Kata ini muncul 3 kali daam Quran (25:53) (35:12) (77:27) kesemuanya diterjemahkan sebagai MANIS.
مِلْحٌ (milhum) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif. Akar katanya adalah mīm lām ḥā (م ل ح) yang berarti Garam atau Asin. Kata ini muncul 2 kali dalam Quran (25:53) (35:12) kesemuanya diterjemahkan Asin.
أُجَاجٌ (ujajun) kata benda maskulin indefinit dalam bentuk nominatif. Akar katanya adalah hamza jīm jīm (أ ج ج) yang berarti Pahit atau tidak enak.
Indefinit berarti bendanya tidak dihitung.
Nominatif berarti kata benda tersebut dipakai untuk menjelaskan verb atau adjective (sebagai subyek).
Maaf saja saya menemukan FURAATUN itu artinya manis, nothing else. Saya tidak bisa memahami kenapa anda menghubungkan rasa manis dengan air tawar tidak segar???
عَذْبٌ
"ADZBUN" air tawar yg belum tentu dapat diminum/tidak dapat menghilangkan haus. (semisal air hujan dsb)
فُرَاتٌ
"FURAATUN" air tawar segar bersih yg dapat diminum menghilangkan haus. (semisal sumur/air Aqua dsb)

Kata "FURAATUN" juga ditemukan pada ayat (77:27)
وَجَعَلْنَا فِيهَا رَوَاسِيَ شَامِخَاتٍ وَأَسْقَيْنَاكُمْ مَاءً فُرَاتًا
dan Kami jadikan padanya gunung-gunung yang tinggi, dan Kami beri minum kamu dengan air tawar

مِلْحٌ
"MILHUN" air asin yg belum tentu tidak dapat diminum (semisal kuah sayur, mi sedaap dsb)
أُجَاجٌ
"UJAAJUN" air asin yg tidak dapat diminum (semisal air laut dsb)

Kata "UJAAJUN" juga ditemukan pada ayat (56:70)
لَوْ نَشَاءُ جَعَلْنَاهُ أُجَاجًا فَلَوْلَا تَشْكُرُونَ
Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin (tak dapat diminum), maka mengapakah kamu tidak bersyukur?

Mengenai arti MANIS? Kurang tau juga… tapi saya pilih itu arti dari kata "ADZBUN" lawan kata "MILHUN".

Sedangkan "FURAATUN" lawan kata dari "UJAAJUN"…..

:turban:

Post Reply