Page 1 of 2

Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Sun Nov 01, 2009 7:59 am
by wongjowo
Muslim akan terpecah menjadi 73 kelompok … Hadis Sahih Sunan Abu Daud 40.4579
Sunan Abu Daud, Buku 40, Nomer 4579:

Narrated Abu Hurayrah:
Sang Nabi (damai besertanya) berkata: Orang2 Yahudi terpecah-belah menjadi tujuh puluh satu atau tujuh puluh dua sekte;dan orang2 Kristen terpecah belah menjadi tujuh puluh satu atau tujuh puluh dua sekte; dan masyarakatku akan terpecah-belah menjadi tujuh puluh tiga sekte.

Tujuh puluh dua dari tujuh puluh tiga sekte Muslim akan pergi ke neraka; hanya satu sekte yang akan masuk surga; itulah sekte mayoritas…
Sunan Abu Daud 3.40.4580

Menghitung Probabilitas Kemungkinan Muslim Masuk Surga:
Diketahui:
Golongan Islam = 73
Probabilitas Golongan yang masuk surga = 1/73 = 1,37%
jumlah muslim dari golongan benar yg taat =x1
jumlah muslim dari golongan yang masuk surga=x2
x1 < X2

ASUMSI 1 (Asumsi Optimis)
1. Misal: Islam jalan ke sorga dan Kepercayaan/Agama Lain {1. Christianity, 2.(Secularism/irreligious/agnostic/atheism), 3. Hinduism, 4. Chinese traditional religion,5. Buddhism, 6.Animist religions,7. African traditional/diasporic religions, 8.Sikhism,9.Juche, 10.Spiritism, 11.Judaism, 12.Bahá'í Faith, 13.Jainism, 14.Shinto, 15.Cao Dai, 16.Zoroastrianism, 17.Tenrikyo, 18.Neo-Paganism, 19.Unitarian,20. Universalism, 21.Rastafari Movement, 22.Scientology } masuk neraka.
dengan kata lain:
Probabilitas Islam masuk surga = 1 = 100%
maka:
Muslim yang masuk surga = (Golongan yang masuk surga /Jumlah Golongan Islam) x Probabilitas Islam masuk sorga.
1/73 x 1 = 1,37%
Probabilitas muslim (individu) yang masuk surga = (x1/x2) x 1/73, karena x1 < X2
Probabilitas muslim (individu) yang masuk surga < 1/73
Dengan Asumsi optimis kemungkinan muslim masuk surga di bawah 1,37%

ASUMSI 2 (Asumsi NETRAL)
Misal, semua agama dan kepercayaan memiliki peluang yang sama untuk bisa masuk surga
Probabilitas masing2 agama/kepercayaan = agama/jumlah agama = 1/23 = 4,3%
maka:
Probabilitas Islam masuk surga = 1/23
Muslim yang masuk surga = (Golongan yang masuk surga /Jumlah Golongan Islam) x Probabilitas Islam masuk sorga.
1/73 x 1/23 = 1/1679
Probabilitas muslim (individu) yang masuk surga = (x1/x2) x 1/1679, karena x1 < X2
Probabilitas muslim (individu) yang masuk surga < 1/1679
Dengan Asumsi netral Kemungkinan muslim masuk surga di bawah 0,06%

Asumsi 3, kebalikan asumsi 1
0% muslim berpeluang masuk neraka

Mohon koreksi jika ada kesalahan hitung atau faktor yang diketahui.

Silahkan berasumsi sendiri secara matematis...

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Mon Nov 02, 2009 2:03 am
by road runner
0,6% terlalu besar bukan nya menghakimi tetapi yang sebenarnya menurut pendapat saya ajaran sesat jika dipelajari hasilnya 0% untuk masuk surga kecuali untuk berbbalik kepada ALLAH yang sebenarnya yang adalah ALLAH nya abraham<ishak DAN yakub, INGAT tidak disebutkan allahnya ismael sang anak haram namun diberkati hanya sebagai bangsa yang besar tapi bebal dimata ALLAH non-islam
:stun: :rofl:

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Mon Nov 02, 2009 3:34 am
by wongjowo
Koreksi:
Asumsi 3, Kebalikan asumsi 1.

Islam masuk neraka semua.

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Tue Nov 03, 2009 4:08 am
by kapal_kertas
Muslim memang bakal masuk neraka semua. Ini karena api neraka adalah untuk mensucikan dosa2 yang bisa terampuni, baru masuk sorga. Tapi kalo memang sudah ditakdirkan selamanya di neraka, ya apa boleh buat. Badan hangus akan dikasi replikanya untuk dihanguskan ulang, smacem clone lucu2an. Bayangkan, setelah badan kita hangus, lantas sodara kembar kita giliran dihanguskan pula, demikian seterusnya. Dasar tuhan bejad!

Menyinggung tentang takdir, berarti allah memang kejam, menciptakan manusia hanya buat dagelan. Jauh sebelum tercipta jagad raya pun manusia siapapun sudah punya takdir, islam bener2 ajaran tidak masuk akal. Buat apa orang dihukum atau dikasi hadiah bila memang sudah demikian takdirnya untuk menjadi monster atau nuruti kehendak yang maha narsis?

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Tue Nov 03, 2009 12:05 pm
by Schlumberger
kecuali muslim yg sudah potong tangan - potong kaki (kalo udah kagak punya tangan dan kaki mao potong apalagi nich untuk tebus dosa dunia) karna udah menerima hukuman didunia (jd mungkin udah kagak dosa lagi shg udah suci and masuk sorga dech)

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Sat Nov 28, 2009 7:16 pm
by sultanmataram
ASUMSI 4 : Asumsi Normal

Normal banget kalau Seorang muslim masuk neraka

------------------------------------------------------------------------------
Image

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Tue Dec 08, 2009 3:40 pm
by I Want You
Nggak ada asumsi2an :green: :

semua pengikut nabi palsu nan penyesat , pasti masuk neraka. :rofl: :rolling:

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 12:34 am
by wongjowo
gundul...

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 1:10 am
by Khalifah Almahdi
Ane masuk mana?

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 1:11 am
by wongjowo
Khalifah Almahdi wrote:Ane masuk mana?

masuk angin wae... :finga:

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 1:17 am
by Khalifah Almahdi
angin syurga yo? =D>

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 12:29 pm
by Alay & Kafir
mari kita uji hipotesa ini dengan tingkat signifikansi 0,05%, dan mengikuti distribusi t

terima hipotesis awal muslim masuk sorga < 1,37 %
tolah hipotesis awal muslim masuk sorga >/= 1,37%

aaaah... :roll: sayangnya kita tidak bisa mengambil sampel..

mana ada orang yang balik dari sorga atau neraka untuk menjadi koresponden..?? damn..

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 1:13 pm
by Gen3ster
kapal_kertas wrote:Muslim memang bakal masuk neraka semua. Ini karena api neraka adalah untuk mensucikan dosa2 yang bisa terampuni, baru masuk sorga. Tapi kalo memang sudah ditakdirkan selamanya di neraka, ya apa boleh buat. Badan hangus akan dikasi replikanya untuk dihanguskan ulang, smacem clone lucu2an. Bayangkan, setelah badan kita hangus, lantas sodara kembar kita giliran dihanguskan pula, demikian seterusnya. Dasar tuhan bejad!

Menyinggung tentang takdir, berarti allah memang kejam, menciptakan manusia hanya buat dagelan. Jauh sebelum tercipta jagad raya pun manusia siapapun sudah punya takdir, islam bener2 ajaran tidak masuk akal. Buat apa orang dihukum atau dikasi hadiah bila memang sudah demikian takdirnya untuk menjadi monster atau nuruti kehendak yang maha narsis?



Menyempurnakan postinganmu:

JAMINAN ALLAH 100%: MUSLIM PANGGANG!!

JAMINAN ALLAH 100%: MUSLIM PANGGANG!!

Alloh dengan penuh semangat memberi JAMINAN 100% bahwa Muslim PASTI dan TIDAK DAPAT TIDAK dipanggang api neraka:

Q 19:71-72
(71) Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
(72) Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

Apa tuh maksudnya mendatangi Neraka? Silakan tanyakan pada guru agama Islam apa arti ayat Q 19:71 yang terkenal itu. Allah berkata tidak seorang Muslim pun yang tidak akan mendatangi neraka dan itu sudah ditetapkan Allah. Masalahnya adalah BERAPA LAMA KAU AKAN BERADA DI SANA dan itu tergantung dari berapa banyak hasanat dan sayaat-mu. Bisa setahun, bisa seratus tahun, bisa seribu tahun... Muslim2 yang hasanat-nya lebih berat daripada sayaat-nya akan diberi Kitab amal di tangan kanannya (Q.69: 19-21, Q.84: 7-9), dan akan dikirim ke Surga setelah berdiam sementara disiksa di Neraka (Q.19: 71). Para Muslim yang sayaat-nya lebih berat daripada hasanat-nya akan diberi buku di tangan kiri mereka, di belakang punggung mereka (Q.69: 25-32, Q.84: 10) - pertanda bahwa mereka akan tinggal di Neraka untuk jangka waktu yang lamaaaa.

Nah, sekarang pertanyaannya: bagaimana Muslim dapat tahu apakah hasanat-nya lebih berat/banyak dibandingkan sayaat-nya sebelum mati? Jawabnya: Muslim tidak akan pernah tahu sebab hanya Allah saja yang tau dan payahnya Allah juga tidak akan pernah memberi tahu dulu sebelum Muslim mati.

-------------------------------------
Nih, sekalian gue kasih tafsir Q 19:71 dari Ibn Kathir:
http://tafsir.com/default.asp?sid=19&tid=31598
[وَإِن مِّنكُمْ إِلاَّ وَارِدُهَا]
(There is not one of you but will pass over it; ) "The passing of the Muslims (over the Hellfire) means their passing over a bridge that is over it. But the passing of the idolators over the Hellfire refers to their admission to the Fire.'' As-Suddi reported from Murrah, from Ibn Mas`ud, that he said concerning Allah's statement,
terjemahan:
(tidak ada seorang pun dari padamu melainkan mendatangi neraka itu)
Penyebarangan kaum Muslim (di atas Api Neraka) berarti mereka menyeberangi jembatan di atas Neraka. Tapi penyeberangan kaum pagan di atas Api Neraka berarti mereka masuk ke dalam Api." As-Suddi melaporkan dari Murrah, dari Ibn Mas'ud, bahwa dia menerangkan tentang pernyataan Allah,

[كَانَ عَلَى رَبِّكَ حَتْماً مَّقْضِيّاً]
(this is with your Lord; a Hatman decree.) "An oath that must be fulfilled.'' Mujahid said, "Hatman means preordainment.'' Ibn Jurayj said the same. Concerning Allah's statement,
terjemahan:
(Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.) "Sebuah sumpah yang harus dipenuhi." Mujahid berkata, "Hatman berarti telah ditetapkan sebelumnya." Ibn Jurayj mengatakan hal yang sama. Mengenai pernyataan Allah,

[ثُمَّ نُنَجِّى الَّذِينَ اتَّقَواْ]
(Then We shall save those who had Taqwa.) When all of the creatures passed over the Hellfire, and those disbelievers and the disobedient people who are destined to fall into it because of their disobedience, Allah will save the believers and the righteous people from it because of their deeds. Therefore, their passing over the bridge and their speed will be based upon their deeds that they did in this life. Then, the believers who performed major sins will be allowed intercession. The angels, the Prophets and the believers will all intercede. Thus, a large number of the sinners will be allowed to come out of Hell. The fire will have devoured much of their bodies, except the places of prostration on their faces. Their removal from the Hellfire will be due to the faith in their hearts. The first to come out will be he who has the weight of a Dinar of faith in his heart. Then, whoever has the next least amount after him. Then, whoever is next to that after him, and so forth. This will continue until the one who has the tiniest hint of faith in his heart, equal to the weight of an atom. Then, Allah will take out of the Fire whoever said "La ilaha illallah,'' even one day of his entire life, even if he never performed any good deed. After this, no one will remain in the Hellfire, except those it is obligatory upon to remain in the Hellfire forever. This has been reported in many authentic Hadiths from the Messenger of Allah . This is why Allah says,
terjemahan:
(Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa)
Ketika semua makhluk melalui Api Neraka, orang2 yang tak percaya dan tak taat sudah ditentukan untuk jatuh ke dalamnya karena ketidaktaatan mereka, Allah akan menyelamatkan orang yang beriman dan takwa dari Api Neraka karena perbuatan mereka. Karenanya, penyeberangan mereka di atas jembatan dan cepatnya mereka menyeberangi tergantung dari perbuatan2 mereka sewaktu hidup. Muslim yang melakukan dosa2 besar tidak akan mendapat perantaraan. Para malaikat, nabi2 dan Muslim2 lainnya akan memperantarai. Maka, banyak orang2 berdosa diperbolehkan ke luar Neraka. Saat itu api telah membakar habis banyak bagian tubuh mereka, kecuali bagian muka wajah untuk bersujud. Pengeluaran mereka dari Api Neraka tergantung dari iman dalam hati mereka. Juga tergantung siapapun yang punya iman lebih kecil setelah dia. Lalu siapapun setelah orang itu yang punya iman lebih kecil lagi, dan begitu seterusnya. Hal ini terus berlangsung sampai ke orang yang punya iman terkecil dalam hatinya, yang berat imannya sama dengan berat sebuah atom. Setelah itu, Allah akan mengeluarkan dari Api Neraka orang yang berkata "La ilaha illallah,'' meskipun orang itu hanya satu hari dalam seluruh hidupnya melakukan kebaikan, atau bahkan tidak pernah melakukan kebaikan apapun dalam hidupnya. Setelah itu, tiada lagi yang tinggal dalam Api Neraka, kecuali mereka yang tetap harus berada di sana untuk selamanya. Hal ini telah dilaporkan dalam banyak Hadis sahih dari Rasul Allah.
---------------------

Jadi percumah aja para Muslim nungging2 5x sehari, naik haji, zakat, dll, ... percuma ajah!! Segala aturan ibadah pagan tersebut ternyata tidak sanggup menyelamatkan Muslim dari Api Neraka. Muslim tetap aja bakal jadi MUSLIM PANGGANG yang dibakar habis Api Neraka. Hihihihi.... :lol:
Ngapain beragama kalau akhirnya tetap aja dipanggang habis Api Neraka? :roll:

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 1:51 pm
by kbg
wongjowo wrote:
Asumsi 3, kebalikan asumsi 1
0% muslim berpeluang masuk neraka

Mohon koreksi jika ada kesalahan hitung atau faktor yang diketahui.

Silahkan berasumsi sendiri secara matematis...


Itu baru isi Hadits berdasarkan jumlah 72 golongan, tapi bagi muslim itu bisa serta merta guguru kalau ada ayat Alquran yg memberikan tanggapan soal peluang masuk surga...

coba amati isi Alqurn berikut, karena inilah tiket Islam yang sesungguhnya...

"Sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterimakasih kepada Tuhannya, dan sesungguhnya menyaksikan sendiri keingkarannya (Alquran 100,6-7)

"Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut." (Alquran 19:71-72).

Tidak seorang pun mengetahui sesuatu yang menyenangkan pandangan mata yang disembunyikan bagi mereka sebagai balasan atas apa yang mereka kerjakan. (QS. 32:17)

Tidak seorangpun, baik dari generasi awwalin, orang-orang pertama, maupun generasi akhirin, orang-orang kemudian, kecuali memerlukan syafaat Nabi Muhammad saw pada hari akhir. (Bihar al-Anwar, VIII: 42)
Ibnu masud berkata kepada nabi, "Semua orang akan masuk ke neraka. Kemudian mereka akan keluar dari sana menurut perbuatannya. Mereka yang keluar yang paling pertama akan seperti sebuah kilat, yang berikut seperti taufan, yang kemudian seperti kuda yang lari cepat, sesudah itu seperti penunggang kuda yang cekatan, kemudian seperti seorang yang melompat dan akhirnya sebagai orang yang berjalan" (Tirmidhi dan Damini).

Jadi dengan ayat2 ini sekarang mau diapain? apakah mau saya ditabrakin atau mau saya selaraskan? \:D/

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Wed Jul 07, 2010 8:54 pm
by wongjowo
to all:
memang berdasarkan quran semua muslim pasti masuk neraka.

kurang lebih skemanya:

Muslim mampus---> masuk neraka ---> abadi di neraka atau masuk surga

mudah2an jelas bagi semua ttg surga yg dimaksud oleh thread ini. makanya saya ambil judul: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Thu Jul 08, 2010 8:41 am
by Chondena
Muslim memang bakal masuk neraka semua
Dari mana anda dapat berkesimpulan bahwa semua muslim akan masuk neraka? Allah memberikan jaminan bahwa 70.000 umat Nabi Muhammad akan masuk surga tanpa hisab: Imam Bukhari di dalam kitab shahihnya telah meriwayatkan sebuah hadits dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ' Anhu, dari Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam bahwa beliau berkata:
" Ditampakkan beberapa umat kepadaku, maka ada seorang nabi atau dua orang nabi yang berjalan dengan diikuti oleh antara 3-9 orang. Ada pula seorang nabi yang tidak punya pengikut seorangpun, sampai ditampakkan kepadaku sejumlah besar. Aku pun bertanya "apakah ini? Apakah ini ummatku?"Maka ada yang menjawab: 'ini adalah Musa dan kaumnya, lalu dikatakan, 'Perhatikanlah ke ufuk.' Maka tiba-tiba ada sejumlah besar manusia memenuhi ufuk kemudian dikatakan kepadaku,
' Lihatlah ke sana dan ke sana di ufuk langit.' Maka tiba-tiba ada sejumlah orang telah memenuhi ufuk. Ada yang berkata, ' Inilah ummatmu, di antara mereka akan ada yang akan masuk surga tanpa hisab sejumlah 70.000 orang. Kemudian Nabi shalallahu 'Alaihi Wassalam masuk tanpa menjelaskan hal itu kpd para sahabat. Maka para sahabat pun membicarakan tentang 70.000 orang itu. Mereka berkata, " Kita orang-orang yang beriman kepada Allah dan mengikuti rasul-nya maka kitalah mereka itu atau anak-anak kita yang dilahirkan dalam Islam, sedangkan kita dilahirkan di masa Jahiliyah." Maka sampailah hal itu kepada Nabi Shalallahu 'Alaihi Wassalam, lalu beliau keluar dan berkata, "Mereka adalah orang yang tidak minta diruqyah (dimanterai), tidak meramal nasib dan tidak mita di-kai, dan hanya kepada Allahlah mereka bertawakkal."
(HR. Bukhari 8270) Umat Nabi Muhammad adalah mayoritas penghuni surga: Nabi Muhammad dalam sebuah hadits ketika beliau bersabda kepada para sahabatnxa pada suatu hari,
"Ridhakah kalian, kalau kalian menjadi seperempat (1/4) dari penduduk surga?" Kami menjawab,
" Ya".Beliau berkata lagi,
"Ridhakah kalian menjadi sepertiga (1/3) dari penduduk surga?" kami menjawab, "Ya". Beliau berkata lagi, "Ridhakah kalian menjadi setengah (1/2) dari penduduk surga? " Kami menjawab, "Ya". Beliau berkata lagi,
" Demi Allah yang jiwaku ada dalamg tangannya, sesungguhnya aku berharap kalian menjadi setengah dari penduduk surga karena surga tidak akan dimasuki kecuali oleh jiwa muslim dan tidaklah jumlah kalian dibanding ahli Syirik kecuali seperti jumlah bulu putih pada kulit sapi hitam atau seperti bulu hitam pada kulit sapi merah.
(HR. Bukhari 6047) Beliau berkata,
" Ahli surga 120 shaf, 80 shaf diantaranya dari ummatku, dan 40 shaf lagi dari ummat lainnya."
(HR. Tirmidzi 3469)
Dari Abi Said bahwa Rasulullah Saw bersabda,
" Bila ahli surga telah masuk surga dan ahli neraka neraka, maka Allah akan berkata, Orang yang di dalam hatinya ada setitik iman, hendaklah dikeluarkan. Maka mereka pun keluar dari neraka."
Dari Anas ra. Bahwa Rasulullah Saw bersabda, " Dikeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan dalam hatinya ada seberat biji dari kebaikan." Rasulullah saw bersabda: " Semua ummatku akan masuk surga, kecuali orang yang enggan "
( HR.Bukhari 22/248)
Jadi dapat disimpulkan peluang muslim lebih besar. Kalau anda menghitung dalam rumus2, itu bersifat frekuensi nisbi dan tidak mutlak. Artinya itu hanya berupa kemungkinan2 dan praduga manusia.

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Thu Jul 08, 2010 9:06 am
by wongjowo
@condena

Q 19:71-72
(71) Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
(72) Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

klik --> JAMINAN ALLAH 100%: MUSLIM PANGGANG!!

kemudian lihat skema dan asumsinya...

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Thu Jul 08, 2010 10:06 am
by umpu kakah
wongjowo wrote:@condena

Q 19:71-72
(71) Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan.
(72) Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.

klik --> JAMINAN ALLAH 100%: MUSLIM PANGGANG!!

kemudian lihat skema dan asumsinya...



Mr. P & Ms. V wrote:Berarti muslim kalo mati, ntar arwahnya transit dulu di Neraka.

Btw, mengapa sidang pengadilannya di NERAKA? :-k :-k :-k

karena awloh wts tinggal di neraka, wajar donk sidangnya di neraka.... :green:

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Thu Jul 08, 2010 3:28 pm
by Chondena
Ya.. Terima kasih saudara Wong Jowo atas linknya. Terus terang sy sudah membacanya di halaman pertama yg dipostingkan oleh saudara Gen3ster. Rupanya disini terdapat keliruan yg harus diluruskan. Dan saya maklum atas ketidaktahuan anda dalam penafsiran ayat dikarenakan hanya mengetahui sepenggal saja tanpa mengerti maksudnya. Maka saya akan memberi jawaban kepada anda, sekaligus menerjemahkan maksud surat Maryam ayat 71-72.
_____________________________
Sesungguhnya Allah telah menciptakan Jembatan shirat yang terbentang di tengah-tengah Neraka Jahannam, sangat licin dan bisa menggelincirkan siapa pun yg melintasinya. Ia mempunyai tujuh pos (gardu), dan setiap satu pos dengan pos lainnya berjarak tiga ribu tahun perjalanan kaki, seribu tahun dengan jalanan yang naik, seribu tahun dengan jalanan turun, dan seribu tahun dengan jalanan yang rata. Kelembutannya (untuk ukuran kecil) lebih lembut daripada rambut, ketajamannya jauh lebih tajam daripada pedang yang tertajam, dan kegelapannya jauh lebih gelap daripada gulita malam.
Pada setiap pos terdapat tujuh cabang, dan setiap cabang bentuknya seperti tombak yang panjang, dan ujungnya telah ditajamkan. Setiap orang akan melewati jembatan shirat yang berada di tengah Neraka Jahannam yang dibawahnya terdapat api yang menyala-nyala.
" Dan tiada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan." (QS. Maryam: 71)

Jadi maksud "mendatangi neraka itu" adalah mendatangi Jembatan Shirat di tengah neraka Jahannam yang jika tidak selamat, maka akan masuk ke dalam neraka yang mana itu merupakan ketentuan dari Allah. Ada beberapa golongan menurut kecepatannya dlm melewati panjangnya yg terbentang di atas neraka dengan api yg menjilat-jilat itu.
Golongan pertama, mereka melewati shirat begitu cepat bagai kilat yang menyambar.
Golongan kedua, mereka seperti angin yang kencang.
Golongan ketiga, mereka seperti burung yang cepat terbangnya.
Golongan keempat, mereka seperti kuda yang cepat larinya.
Golongan kelima, mereka seperti seorang yg cepat larinya.
Golongan keenam, mereka seperti berjalannya binatang kerbau atau sapi.
Golongan ketujuh, mereka seperti berjalan biasa (menempuh jarak), kira-kira sehari semalam, ada yang mengatakan satu bulan, satu tahun, seratus tahun.
Dan diriwayatkan, sesungguhnya ketika manusia melewati shirat, maka api neraka ada di bawah kaki mereka, juga berada di kepala mereka Disamping kanan dan kiri mereka. Neraka itu akan memakan, melumat, dan membinasakan manusia yang berjalan diatas jembatan mulai dari kulitnya, dagingnya, sehingga orang yang lewat di jembatan itu seperti arang gosong yang hitam kecuali mereka yang diselamatkan Allah.
" Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut"(QS. Maryam: 72)

Jadi kedua ayat itu bukan merupakan jaminan Allah 100% bahwa muslim akan di panggang. Karena sesungguhnya peluang muslim masuk surga adalah seperti yg telah sy jelaskan tadi. wassalam

Re: Peluang Seorang Muslim masuk Surga < 1.37 %

PostPosted: Mon Jul 12, 2010 1:38 pm
by Gen3ster
Chondena wrote:YSesungguhnya Allah telah menciptakan Jembatan shirat yang terbentang di tengah-tengah Neraka Jahannam, sangat licin dan bisa menggelincirkan siapa pun yg melintasinya. Ia mempunyai tujuh pos (gardu), dan setiap satu pos dengan pos lainnya berjarak tiga ribu tahun perjalanan kaki, seribu tahun dengan jalanan yang naik, seribu tahun dengan jalanan turun, dan seribu tahun dengan jalanan yang rata. Kelembutannya (untuk ukuran kecil) lebih lembut daripada rambut, ketajamannya jauh lebih tajam daripada pedang yang tertajam, dan kegelapannya jauh lebih gelap daripada gulita malam.
Pada setiap pos terdapat tujuh cabang, dan setiap cabang bentuknya seperti tombak yang panjang, dan ujungnya telah ditajamkan. Setiap orang akan melewati jembatan shirat yang berada di tengah Neraka Jahannam yang dibawahnya terdapat api yang menyala-nyala.
" Dan tiada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu. Hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan." (QS. Maryam: 71)

Jadi maksud "mendatangi neraka itu" adalah mendatangi Jembatan Shirat di tengah neraka Jahannam yang jika tidak selamat, maka akan masuk ke dalam neraka yang mana itu merupakan ketentuan dari Allah. Ada beberapa golongan menurut kecepatannya dlm melewati panjangnya yg terbentang di atas neraka dengan api yg menjilat-jilat itu.
Golongan pertama, mereka melewati shirat begitu cepat bagai kilat yang menyambar.
Golongan kedua, mereka seperti angin yang kencang.
Golongan ketiga, mereka seperti burung yang cepat terbangnya.
Golongan keempat, mereka seperti kuda yang cepat larinya.
Golongan kelima, mereka seperti seorang yg cepat larinya.
Golongan keenam, mereka seperti berjalannya binatang kerbau atau sapi.
Golongan ketujuh, mereka seperti berjalan biasa (menempuh jarak), kira-kira sehari semalam, ada yang mengatakan satu bulan, satu tahun, seratus tahun.
Dan diriwayatkan, sesungguhnya ketika manusia melewati shirat, maka api neraka ada di bawah kaki mereka, juga berada di kepala mereka Disamping kanan dan kiri mereka. Neraka itu akan memakan, melumat, dan membinasakan manusia yang berjalan diatas jembatan mulai dari kulitnya, dagingnya, sehingga orang yang lewat di jembatan itu seperti arang gosong yang hitam kecuali mereka yang diselamatkan Allah.
" Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut"(QS. Maryam: 72)

Jadi kedua ayat itu bukan merupakan jaminan Allah 100% bahwa muslim akan di panggang. Karena sesungguhnya peluang muslim masuk surga adalah seperti yg telah sy jelaskan tadi. wassalam


Nanya dong, kok Allah SWT menciptakan jembatan shirat buat muslim utk dilaluinya, truz klo tidak selamat akan masuk neraka, jadi allah swt itu ngasih "cobaan" kepada umat2nya sebelum mereka masuk ke surga yah? lalu di islam itu ada pengadilan terakhir ga (pengadilan di akhirat)? Kok mesti dibikin jembatan yah klo mo masuk surga?? seharusnya klo org itu sdh diputuskan masuk ke surga tidak ada "cobaan" ato "ujian" macam melewati jembatan Shiraz.

Jadi maksud "mendatangi neraka itu" adalah mendatangi Jembatan Shirat di tengah neraka Jahannam yang jika tidak selamat, maka akan masuk ke dalam neraka yang mana itu merupakan ketentuan dari Allah. Ada beberapa golongan menurut kecepatannya dlm melewati panjangnya yg terbentang di atas neraka dengan api yg menjilat-jilat itu.

Dan diriwayatkan, sesungguhnya ketika manusia melewati shirat, maka api neraka ada di bawah kaki mereka, juga berada di kepala mereka Disamping kanan dan kiri mereka. Neraka itu akan memakan, melumat, dan membinasakan manusia yang berjalan diatas jembatan mulai dari kulitnya, dagingnya, sehingga orang yang lewat di jembatan itu seperti arang gosong yang hitam kecuali mereka yang diselamatkan Allah.[b]
" Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut"

Semua muslim akan mendatangi neraka = mendatangi jembatan shiraz. Truz " Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut"

di akhirat nanti, Allah swt itu doyan bgt ngasih ujian kaya di bumi banyak rintangannya termasuk jembatan shiraz, jd klo ga sanggup melewati jembatan shiraz, tergelicir, jatuh dr jembatan shiraz = masuk neraka, klo org2 bertakwa jatuh = langsung diselamatkan, Kurang kerjaan bgt 'allah' swtmu, jd klo org islam jahat pengen masuk ke surga dy mesti pinter2 ngelewatin jembatan shiraz ini biar kaga masuk ke neraka yah?!

Bagaimana dgn si muhammad sendiri? menurutmu dy layak masuk ke surga stl apa yg dy lakukan di bumi, menikmati surga duniawinya (gila seks, istri banyak belum lg budak2 yg dy perkosa, mengajarkan poligami, ngerampok buat dpt duit banyak secara instan) belum lg dgn semua kejahatan2 yg dy lakukan yg saya tdk perlu menyebutkan satu persatu disini. silahkan dijawab.