.

Gambaran Dahsyatnya Neraka dalam Ajaran Islam

Ttg surga, neraka, hari kiamat, bidadari, 72 perawan, houri.

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby Haniam_maria » Tue Jul 12, 2011 3:42 pm

@minyak
la iya, bagaimana kalo dari sejak awal gak ada kabar tentang siksaan? Meski udah tau ada siksaan menanti, manusia masih kayak gini apalagi kalo gak ada? Ini bukan tentang apakah doktrin siksaan membuat manusia taat atau tidak, tapi ada tidaknya siksaan apakah sama2 membuat manusia kayak gini?
Ada tidaknya aturan apakah tidak mempengaruhi perilaku seseorang?
Haniam_maria
 
Posts: 652
Joined: Wed Mar 16, 2011 11:50 am
Location: Di tempat ku berdzikir

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby mamadkafirun » Thu Jul 14, 2011 10:44 pm

Hey slimers siap-siap aja ente-ente semua masuk neraka :finga:
Image
Muhammad Mendengar Keterangan Jibril Tentang Pintu Neraka Ke 7
Yazid Arraqqasyi dari Anas bin Malik ra. berkata: Jibril datang kepada Nabi saw pada waktu yg ia tidak biasa datang dalam keadaan berubah mukanya, maka ditanya oleh nabi s.a.w.: "Mengapa aku melihat kau berubah muka?"

Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yg mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, dan siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu benar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman dari padanya."

Lalu nabi s.a.w. bersabda: "Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam." Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahannam, maka dinyalakan selama seribu tahun, sehingga merah, kemudian dilanjutkan seribu tahun sehingga putih, kemudian seribu tahun sehingga hitam, maka ia hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar penduduk dunia semuanya kerana panasnya.

Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi kerana panas dan basinya. Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan satu pergelangan dari rantai yg disebut dalam Al-Qur'an itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke tujuh.

Demi Allah yg mengutus engkau dengan hak, andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur kerana sangat panasnya, Jahannam itu sangat dalam dan perhiasannya besi, dan minumannya air panas campur nanah, dan pakaiannya potongan-potongan api. Api neraka itu ada tujuh pintu, tiap-tiap pintu ada bagiannya yang tertentu dari orang laki-laki dan perempuan."

Nabi s.a.w. bertanya: "Apakah pintu-pintunya bagaikan pintu-pintu rumah kami?" Jawabnya: "Tidak, tetapi selalu terbuka, setengahnya di bawah dari lainnya, dari pintu ke pintu jarak perjalanan 70,000 tahun, tiap pintu lebih panas dari yang lain 70 kali ganda." (nota kefahaman: yaitu yg lebih bawah lebih panas)

Tanya Rasulullah s.a.w.: "Siapakah penduduk masing-masing pintu?" Jawab Jibril:
"Pintu yg terbawah untuk orang-orang munafik, dan orang-orang yg kafir setelah diturunkan hidangan mukjizat nabi Isa a.s. serta keluarga Fir'aun, namanya Al-Hawiyah.
Pintu kedua tempat orang-orang musyrikin bernama Jahim,
Pintu ketiga tempat orang shobi'in bernama Saqar.
Pintu ke empat tempat Iblis dan pengikutnya dari kaum majusi bernama Ladha,
Pintu kelima orang yahudi bernama Huthomah.
Pintu ke enam tempat orang nashara bernama Sa'eir."

Kemudian Jibril diam, segan pada Rasulullah s.a.w. sehingga ditanya: "Mengapa tidak kau terangkan penduduk pintu ke tujuh?" Jawabnya: "Di dalamnya orang-orang yg berdosa besar dari ummatmu yg sampai mati belum sempat bertaubat."

Maka nabi s.a.w. jatuh pingsan ketika mendengar keterangan itu, sehingga Jibril meletakkan kepala nabi s.a.w. di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar nabi saw bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauanku dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari ummat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari ummatmu."

Kemudian nabi s.a.w. menangis, Jibril juga menangis, kemudian nabi s.a.w. masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk sembahyang kemudian kembali dan tidak berbicara dengan orang dan bila sembahyang selalu menangis dan minta kepada Allah.[situslakalaka]
http://sayaberitahu.blogspot.com/2011/0 ... engar.html
1. Muhammad pingsan :goodman: . Dulu waktu si muhammad ketemu Jibril Gerimbil di gua Hira sampai mau modyaarrr dicekik eh sekarang pingsan. Kasihan amat si muhammad kagak pernah bahagia ketemu si Jibril Gerimbil yang katanya malaikat (katanya looohhh katanyaaaa). Malaikat atau jin sih sukanya cekik orang sama bikin orang pingsan? :rolleyes:
2. Umat islam itu umatnya auwloh atau umatnya muhammad kok muhammad bilang "umatku". Emang yang nyiptain manusia itu si muhammad? ](*,)
3. Muhammad sama Jibril Gerimbil mewek bareng, mesra pula si Jibril Gerimbil meletakkan kepala si muhammad di pangkuannya :rolling:
User avatar
mamadkafirun
 
Posts: 1810
Joined: Thu Apr 14, 2011 3:15 pm
Location: in God's heart.

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby Dreamsavior » Fri Jul 15, 2011 12:54 pm

ari jamblonk wrote:konsep ini bukannya nanti malah menambah kontradiksi dalam alkitab..
saya ambil contoh lagi..




Bung jamblonk tidak menjawab satupun dari pertanyaanku malah mencecar OT ke kitab sebelah.

Tapi saya justru senang ada yang mempertanyakan hal ini. Sekalian jadi bahan renungan umat pembaca Alkitab lainnya (yang ngaku kristen) yang mempercayai bahwa Tuhan menghukum manusia dengan menyiksanya. [-X ... meskipun ... tentu fokusnya adalah mencoba menyangkal klaim sebelah pihak bahwa Alquran adalah penyempurnaan dari Alkitab ... yang benar adalah Alquran dalam segala aspek bertentangan dengan Alkitab. Dan deskripsi neraka dalam Alquran membuktikan bahwa awloh adalah pribadi yang luar biasa kejam.... dan membentuk kepribadian umat dengan hati yang telah di selar. Bingung akan konsep mana yang "pengasih" mana yang "bengis" ... yang seharusnya, bagi kebanyakan orang yang normal kedua aspek ini sama kontrasnya dengan siang bolong dan malam.... contohnya, argumen berikut :

Haniam_maria wrote:Secara hakikat, neraka adalah bentuk kasih sayang Allah.
=D> =D>
Tidak banyak orang waras yang melihat upaya penyiksaan seumur hidup, pembakaran hidup-hidup, penyincangan, mutilasi berulang-ulang sebagai bentuk kasih. Saya pribadi melihat ini sebagai prilaku psikopat, bengis dan penuh ledakan amarah.

ok... bagian lainnya dari post Haniam akan saya tanggapi setelah saya menjawab bung Jamblonk...

ari jamblonk wrote:Akibat dosa adalah hukuman. Hukuman yang tepat pada seorang anak tidak merusak kasih orangtua. Dosa dihukum sepasti api membakar, dan Tuhan menjalankan hukum kekal bahwa “apapun yang ditabur, itulah yang dituainya” (Galatians 6:8).

lho ... lho ... lho ... Siapa yang bilang dosa tidak di hukum? Memang ada argumenku di atas yang mengatakan bahwa orang berdosa nggak dihukum?

Memang benar dosa di hukum.
***Khotbah agama kristen di hapus*** - M


klo just die, maka Tuhan akan menyalahi firmannya sendiri "AKIBAT DOSA ADALAH HUKUMAN" aapakah just die itu hukuman banyak kok orang yang justru ingin melakukan euthanasia (just Die) justru untuk menghilangkan penderitaannya di dunia...?


Hahahaha.... kamu melewatkan konsep dasarnya...bahwa KEMATIAN = HUKUMAN! mananya yang menyalahi firmannya sendiri? Bukankah kata-kata dalam ayat yang dikutip di atas sudah cukup jelas?
kematian itu hukuman bagi dosa. Karena setiap orang berdosa, maka tidak ada yang terlepas dari kematian.

Tetapi, sebaliknya daripada berfokus dengan seberapa berat manusia di hukum untuk jenis-jenis kesalahannya Tuhan yang sejati berfokus pada karunia karena manusia tetap taat kendati dirudung penderitaan dan ketidaksempurnaan.

Apa upahnya? ya, masih di ayat yang sama :
***Khotbah agama kristen di hapus*** - M

Dan, tentu ...tetap ada harapan kehidupan abadi bahkan bagi orang-orang yang sudah terlanjur mati
***Khotbah agama kristen di hapus*** - M


Mengenai orang-orang yang memilih untuk mati daripada hidup dengan penderitaan yah, pasti mereka belum benar-benar memahami apa sebenarnya maksud tujuan Tuhan bagi bumi dan umatnya.

OK, sekarang saya tanya!
Dari argumenmu kamu setuju bahwa banyak orang menderita di Bumi. Apakah Tuhan menjadi penyebab penderitaan umat manusia di bumi?


ari jamblonk wrote:satu lagi bisa menjelaskan ayat yang ini... ?

Saat orang kaya yang tidak selamat mati dia pergi keneraka, dan berteriak: “aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.” (Luke 16:24).


Terimakasih sudah bertanya.

Memang, banyak orang menggunakan dasar ayat ini untuk membenarkan doktrin siksaan api Neraka. Ayat ini bisa dijawab dengan memperhatikan keseluruhan konteksnya yaitu ***Khotbah agama kristen di hapus*** - M

Sekali lagi jawabannya TIDAK.

Sebenarnya, Yesus sedang memberikan pengajaran dengan ilustrasi. Dalam hal ini Ia menggunakan nama-nama tokoh yang tidak ada kaitannya dengan tokoh yang bernama sama dalam Alkitab (seperti Lazarus).

Perhatikanlah apa yang dikatakan Yesus tentang orang kaya itu. Mengapa dia disiksa dalam Hades? Apa yang dia perbuat? Yesus tidak mengatakan bahwa orang kaya itu hidup dengan kelakuan yang bejat, bukan? Yesus cuma mengatakan bahwa orang itu kaya, berpakaian bagus dan bersukaria dalam kemewahan. Apakah kelakuan semacam itu saja patut mendapat hukuman penyiksaan? Memang, orang kaya ini sama sekali tidak berbelas kasihan kepadanya. Tetapi apakah kelalaian tersebut sudah cukup untuk membedakan dia dari Lazarus?

Pikirkanlah apa yang Yesus katakan tentang Lazarus. Melihat catatan itu, seandainya situasi sebaliknya yang terjadi, apakah kita akan menarik kesimpulan bahwa Lazarus akan berbelas kasihan? Adakah kita baca bahwa Lazarus berbuat baik di hadapan Allah, sehingga dia sampai berada di ”pangkuan Abraham”, artinya, dalam perkenan ilahi? Yesus tidak berkata demikian. Dia cuma menggambarkan Lazarus seorang pengemis yang berpenyakitan.
Maka apakah suatu kesimpulan yang masuk akal bahwa semua pengemis yang berpenyakitan akan menerima berkat2 ilahi kalau mereka mati, sedangkan semua orang kaya akan pergi ke suatu tempat untuk menderita siksaan dalam keadaan sadar? Sama sekali tidak. Perbuatan mengemis sendiri bukan tanda dari perkenan Allah.

Jika kita menafsirkan ucapan Yesus ini secara aksara, terpaksalah kita menarik kesimpulan2 lain lagi yang akan membuat perumpamaan itu betul2 aneh. Antara lain: Bahwa orang2 yang menikmati kebahagiaan di surga dapat melihat dan bicara kepada orang2 yang menderita siksaan di Hades. Bahwa air yang melekat pada ujung jari seseorang tidak menguap meskipun ada api di Hades. Dan, bahwa, walaupun siksaan di Hades begitu dahsyat, setitik air saja akan melegakan orang yang menderita di situ.

Yesus kerap kali mengajar dengan menggunakan perumpamaan.
(Mat 6:34) Semua perkara ini Yesus katakan kepada kumpulan orang itu melalui perumpamaan. Sesungguhnya, tanpa perumpamaan ia tidak akan berbicara kepada mereka
Dan periksalah ikatan-kalimatnya. Kepada siapakah Yesus sedang berbicara? Di Lukas 16:14 dikatakan, ”Semuanya itu didengar oleh orang2 Farisi, hamba2 uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.” Pada saat itu orang-orang Farisi (ahli Hukum yang berpaut pada tradisi dan menentang penginjilan Yesus) yang sedang mencemooh Yesus juga menjadi pendengar Yesus.... Jadi, perumpamaan ini melibatkan orang-orang Farisi sebagai golongan pemuka agama yang munafik.

Maka, di dalam perumpamaan ini si pengemis Lazarus cocok menggambarkan rakyat jelata yang dicemoohkan oleh orang2 Farisi tetapi yang bertobat dan menjadi pengikut2 Yesus Kristus. Yesus menunjukkan bahwa setelah pedosa2 yang dicemoohkan ini bertobat mereka mendapat perkenan ilahi, sedangkan orang2 Farisi serta pemimpin2 agama lainnya yang terkemuka sebagai suatu golongan kehilangan perkenan ilahi.

Kematian orang kaya dan Lazarus melambangkan perubahan dalam keadaan mereka. Perubahan ini terjadi ketika Yesus memberi makan secara rohani orang-orang yang dianggap remeh seperti Lazarus, sehingga mereka diperkenan oleh Yehuwa, Abraham yang Lebih Besar. Pada waktu yang sama, para pemimpin agama palsu “mati” dalam hal mendapat perkenan Allah (tidak terus mendapat perkenan Allah). Karena dilemparkan, mereka menderita siksaan ketika para pengikut Kristus menyingkapkan perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. (Kisah 7:51-57)

Jadi perumpamaan ini tidak mengajarkan bahwa beberapa orang mati disiksa dalam neraka yang berapi secara aksara.


OK, sekarang saya lanjut ke komentarnya Haniam_Maria
Haniam_Maria wrote:Karena siksaan neraka tidak hanya di akhirat tapi juga di dunia.


Sekarang saya tanya :
Apakah siksaan di dunia adalah kehendak Allah juga?
User avatar
Dreamsavior
 
Posts: 727
Joined: Wed May 11, 2011 10:43 am

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby ari jambronk » Mon Jul 18, 2011 2:26 pm

@atas

sya tidak menyalahkan anda klo anda tidak percaya akan neraka saya justru kasihan toh dalam kristen sendiri neraka sendiri masih jadi perdebatan ada atau tiada, bila urusan neraka ada atau tidak ada saja masih menjadi polemik bagaimana hal2 lain...? :-k

http://bible.org/seriespage/hukuman-kek ... -terhilang
ari jambronk
 
Posts: 152
Joined: Fri Mar 25, 2011 10:11 am

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby Moderator 4 » Tue Jul 19, 2011 2:22 am

Peringatan
Netter muslim jangan dibiasakan OOT Ke kristen untuk membuktikan kebenaran agama islam, buktikan kebenaran agama Islam sesuai dengan Quran dan Hadist anda. Dan netter kristen jangan melayani OOT ke agama kristen GUNA MEMBUKTIKAN KESALAHAN FITNAH ISLAM di luar sub forum yang sudah disediakan. Post yang masih OOT ke agama kristen pada topik ini setelah peringatan ini akan dikirim ke keranjang sampah.
-M-
Moderator 4
 
Posts: 36
Joined: Tue Sep 13, 2005 8:55 pm

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby Dreamsavior » Mon Aug 01, 2011 8:08 am

@Admin
waduh maap pak Momod, jadi kebawa suasana #-o

@bung Ari
anda masih belum jawab pertanyaan saya :-?
Apakah Tuhan menjadi penyebab penderitaan umat manusia di bumi?
Apakah siksaan di dunia adalah kehendak Allah juga?
User avatar
Dreamsavior
 
Posts: 727
Joined: Wed May 11, 2011 10:43 am

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby yoakim » Sat Aug 13, 2011 3:45 pm

lha, ngapain dibahas?

semua agama pasti punya nerakanya sendiri2 kan menurut kepercayaan mereka..
yoakim
 
Posts: 38
Joined: Sat Aug 13, 2011 3:04 pm

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby ndramus » Sat Aug 13, 2011 4:25 pm

pernah baca2 komiknya neraka islam waktu kecil. hiiy ngeri !

pedhopile spt muhammad hukumannya apa ya ?
User avatar
ndramus
 
Posts: 1587
Joined: Fri Nov 17, 2006 4:43 pm

Re: Dahsyatnya Neraka Islam

Postby Dreamsavior » Wed Oct 12, 2011 10:13 am

yoakim wrote:lha, ngapain dibahas?

semua agama pasti punya nerakanya sendiri2 kan menurut kepercayaan mereka..


Sebenarnya tidak semua agama mengajarkan "neraka" itu merupakan tempat siksaan?

Pernah terpikirkan tidak sih, kalau sifat Allah yang maha Pengasih membuatnya tidak mungkin menciptakan tempat penyiksaan yang bengis?
User avatar
Dreamsavior
 
Posts: 727
Joined: Wed May 11, 2011 10:43 am

Re: Gambaran Dahsyatnya Neraka dalam Ajaran Islam

Postby Captain Pancasila » Wed Oct 12, 2011 8:46 pm

Dreamsavior wrote:Sebenarnya tidak semua agama mengajarkan "neraka" itu merupakan tempat siksaan?

Pernah terpikirkan tidak sih, kalau sifat Allah yang maha Pengasih membuatnya tidak mungkin menciptakan tempat penyiksaan yang bengis?

dengan asumsi bahwa mendekatkan diri kepada Tuhan adalah panggilan manusia yang paling hakiki, bisakah anda membayangkan jika manusia yang pada waktu hidupnya tidak mendekatkan diri kepada Tuhan (atau bahkan mengingkari Tuhan), maka setelah di akhirat kelak dia akan merasakan siksaan rasa penyesalan yang paling dalam?
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Gambaran Dahsyatnya Neraka dalam Ajaran Islam

Postby Dreamsavior » Fri Oct 14, 2011 10:25 am

@CP
Seseorang bisa jadi menyesal akan perbuatan dosanya. Ada beberapa orang yang dihantui perasaan bersalah. Perasaan ini berbeda-beda bagi tiap2 orang. Ada yang kuat, ada yang lemah ... dan bahkan ada yang mati sama sekali. Orang seperti ini yang bahkan mendapatkan kepuasan dari melakukan hal-hal yang melanggar perintah Allah.

Lagian ... menurut doktrin neraka yang anda anut ... apakah memang benar neraka tidak lebih dari "siksaan rasa penyesalan yang paling dalam"??...

Bukankah dari kutiban2 ayat di atas banyak keterangan yang mendeskripsikan bahwa rupanya tuhan yang anda yakini melakukan hal yang lebih bengis dari itu?? ia tidak hanya membiarkan si pedosa mengalami "siksaan rasa penyesalan yang dalam" ... ia melakukan praktek penyiksaan dalam makna yang sesungguhnya. Ia membakar seseorang hidup-hidup, ia merebus seseorang hidup-hidup, ia menguliti seseorang hidup-hidup. Bukankah itu overly excessive untuk seorang manusia yang konon menurut anda "diciptakan tidak sempurna"?? Dan bukankah itu bertentangan dengan gelarnya Maha Pengasih??????
User avatar
Dreamsavior
 
Posts: 727
Joined: Wed May 11, 2011 10:43 am

Re: Gambaran Dahsyatnya Neraka dalam Ajaran Islam

Postby Captain Pancasila » Fri Oct 14, 2011 10:24 pm

Dreamsavior wrote:@CP
Seseorang bisa jadi menyesal akan perbuatan dosanya. Ada beberapa orang yang dihantui perasaan bersalah. Perasaan ini berbeda-beda bagi tiap2 orang. Ada yang kuat, ada yang lemah ... dan bahkan ada yang mati sama sekali. Orang seperti ini yang bahkan mendapatkan kepuasan dari melakukan hal-hal yang melanggar perintah Allah.

Lagian ... menurut doktrin neraka yang anda anut ... apakah memang benar neraka tidak lebih dari "siksaan rasa penyesalan yang paling dalam"??...

Bukankah dari kutiban2 ayat di atas banyak keterangan yang mendeskripsikan bahwa rupanya tuhan yang anda yakini melakukan hal yang lebih bengis dari itu?? ia tidak hanya membiarkan si pedosa mengalami "siksaan rasa penyesalan yang dalam" ... ia melakukan praktek penyiksaan dalam makna yang sesungguhnya. Ia membakar seseorang hidup-hidup, ia merebus seseorang hidup-hidup, ia menguliti seseorang hidup-hidup. Bukankah itu overly excessive untuk seorang manusia yang konon menurut anda "diciptakan tidak sempurna"?? Dan bukankah itu bertentangan dengan gelarnya Maha Pengasih??????

memang benar, ayatnya berbunyi seperti itu, tapi tidak setiap muslim menganggap bahwa yang akan terjadi kelak memang benar2 seperti itu, karena ada dalil yang berbunyi :
Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:
Dari Nabi, beliau bersabda: Allah berfirman: Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga serta tidak terbesit dalam hati manusia. Bukti kebenaran itu terdapat dalam Alquran: Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Shahih Muslim No.5050)

karena nikmat surga adalah nikmat yang tidak terbayangkan, maka bukanlah tidak mungkin jika siksa neraka adalah juga siksa yang tidak terbayangkan pula!
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam juga pernah bersabda, yang artinya: “Aku lihat neraka. Belum pernah kusaksikan sebuah pemandangan yang lebih mengerikan daripada hari itu” (Muttafaq ‘alaih)

siksa neraka, adalah siksa yang belum pernah/tidak akan mungkin ditemui di dunia (krn hanya bisa ditemui di neraka)!
User avatar
Captain Pancasila
 
Posts: 3505
Joined: Wed Jun 01, 2011 1:58 pm
Location: Bekas Benua Atlantis

Re: Gambaran Dahsyatnya Neraka dalam Ajaran Islam

Postby Dreamsavior » Thu Oct 20, 2011 10:01 am

CP wrote:memang benar, ayatnya berbunyi seperti itu, tapi tidak setiap muslim menganggap bahwa yang akan terjadi kelak memang benar2 seperti itu, karena ada dalil yang berbunyi :

Hadis riwayat Abu Hurairah, ia berkata:
Dari Nabi, beliau bersabda: Allah berfirman: Aku sediakan untuk hamba-hamba-Ku yang saleh sesuatu yang belum pernah dilihat oleh mata dan tidak pernah didengar oleh telinga serta tidak terbesit dalam hati manusia. Bukti kebenaran itu terdapat dalam Alquran: Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (Shahih Muslim No.5050)



Lho, apakah ayat dalam quran bertentangan dengan Hadist dari Abu Hurairah??
Apakah muslim-muslim yang memilih untuk tidak mempercayai apa yang dikatakan quran adalah golongan yang saleh?
Mari kita tinggalkan muslim yang tidak menganggap apa yang dikatakan quran akan benar-benar terjadi, ...bagaimana dengan pandangan anda sendiri tentang neraka??

CP wrote:karena nikmat surga adalah nikmat yang tidak terbayangkan, maka bukanlah tidak mungkin jika siksa neraka adalah juga siksa yang tidak terbayangkan pula!

OK, dengan logika yang sama ... katakanlah surga memang memiliki kenikmatan yang tidak bisa dibayangkan ... itu menjelaskan mengapa allah mempunyai gelar "Maha Pengasih dan Maha Pemurah". Apabila anda menggunakan premis ini untuk membenarkan pernyataan bahwa allah menciptakan juga neraka yang memiliki siksaan yang tidak terbayangkan, apakah anda juga akan mengatakan "Allah Maha Bengis dan Maha Pendendam"??

CP wrote:siksa neraka, adalah siksa yang belum pernah/tidak akan mungkin ditemui di dunia (krn hanya bisa ditemui di neraka)!

Memang benar tidak pernah ada di dunia.... karena allah punya privilege untuk menghidupkan lagi orang-orang di dalam neraka agar dapat menikmati penderitaan dengan segenap hati mereka. Ini adalah level kekejian yang jauh berbeda dengan semua bentuk kebrutalan yang pernah terjadi di bumi.

Singkat kata allah anda lebih keji daripada Ed Gein yang menguliti korbannya dan menjadikan organ manusia sebagai hiasan rumahnya.
allah lebih keji daripada pelaku pemerkosaan masal dan pembakaran etnik tiong hoa 1998.
allah lebih keji dari Pol Pot, pemimpin Khmer Mera yang membantai 1/3 populasi kamboja.
allah lebih sadis daripada Hitler dengan jutaan tawanan perang dan kamp konsentrasinya.


Apakah anda tidak tertarik untuk mengevaluasi kembali kepribadian allah yang anda sembah? Atau tidak inginkah anda mengenal Allah lebih baik?

Alkitab tidak mengajarkan bahwa YHWH menciptakan tempat siksaan bagi manusia (atau makhluk lain). Bisakah anda buktikan bahwa "penyempurnaan dari ajaran Alkitab" seperti yang banyak di klaim terbukti lebih baik dalam menjelaskan kepribadian dan kasih Allah sejati?
User avatar
Dreamsavior
 
Posts: 727
Joined: Wed May 11, 2011 10:43 am

Previous

Return to SURGA & NERAKA Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users