.

Surat 112 adalah KITAB SYETAN (III)

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Postby Chessmaniac » Fri Mar 16, 2007 11:57 am

lia arti wrote:Masa sih Islam nyembah Kabaaahhh...( atau patung yang ada di dalamnyaaa...??? Emang ada patung ya dalam Kabaahhh...? Loe pernah lihaatt...?? )

Baru tahu yach . . . .
Kabah kan cuma buat arah salat aja, ga disembah.

loe ini gimana sih ? Kenapa salat aja butuh arah? bukankah TUHAN SEMESTA ada ditempat yang kau belum pernah KESONO.
Ada lagi yang bilang supaya mempersatukan ARAH? lho itu lebih aneh lagi? Kenapa orang berdoa aja harus dipersatukan, bukankah TUHAN yang punya langit dan BUMI. Tuhan semesta alam bisa MENDENGAR DOAmu yang tulus kemanapun kau mengHADAP.
Ya ane tau, pasti diskusi ini susah ujung pangkalnya. Karena loe terus berkutat ama surat 112 tanpa melihat surat2 lain dalam Al Quran. Sungguh suatu penjabaran yg tidak adil en sia2.

Mahu bahas surat ALLA-DJIN
Selama pikiran loe ga terbuka akan Quran, ya diskusi ini ga ada ujungnya. Dan emang ane yakin, kalo ente sulit nerima Quran, ya karena hati ente itu. Sejelas apapun Quran menerangkan, tetep aja ga masuk otak loe, karena dari dalam hati loe ga bisa menerima Allah Maha Esa.

Tolong baca baik-baik ayat ini yach
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ
Qul huallah hu ahad
Katakanlah: "Dia-lah Allah, yagn SATU itu.

Dalam bahasa Arabnya tidak diselipkan kata MAHA. Tidak ada dalam ayat itu yang mengunakan kata yang sepadan dengan MAHA, Besar, Gede atau padanan lainnya. Kalau ada kata yang sepadan dengan MAHA, BESAR, GEDE atau sejenis terselip, maka ayat itu akan berbunyi

Qul huallah hu kabirrun waahadun

atau sejenisnya

Sekotor apapun kau bicara, ga akan ngerubah ane.
Weee....!!


Sorry yach nggak ada maksud untuk NGERUbAH ente.
Ane hanya BIKIN jelas, SIAPA itu 'AL-ILAH'

Kho lia masih suka sih diskusi sama abang, meskipun SUDAH sentil untuk MENGAKHIR diskusi YANG TIDAK berUJUNG pangkal INI. :lol:
Chessmaniac
 
Posts: 731
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:17 am

Postby lia arti » Fri Mar 16, 2007 12:32 pm

Chess..

Katakanlah, bahwa Allah itu Esa. Esa ya satu, satu ya Esa, satu dalam segalanya, termasuk dalam wujud Nya. Tidak ada pengecualian dalam sifat Allah, Esa Nya satu, tunggal Dia selama - lamanya, sebagai satu Tuhan sepanjang masa. Esa nya Allah, adalah satu yg paling satu diantara yang lain.
Ga ada tandingannya atau ga ada yg mampu menyamai Nya.

Kenyataannya, setan itu banyak, iblis itu banyak. Manusia dan malaikat itu banyak, tapi Tuhan hanya satu, Allah. Dia ga banyak, Dia satu Allah. Termasuk satu pula pribadi Nya. Ga terbelah - belah jadi orang.

Mengapa Tuhan ga beranak dan diperanakkan ?
Ya karena Dia gak layak untuk itu. Sifat beranak dan diperanakkan hanya ada pada makhluk Nya, bukan pada pencipta. Allah itu bukan makhluk !

Kenyataannya, Isa itu anak Maryam. Namanya Isa Al Masih Putera Maryam, bukan Isa Al Masih Putera Allah.

Pernah dengar kah kaum Kristen menyebut Isa Al Masih Putera Allah ?????? Isa putera Maryam, semua manusia di dunia tahu itu.

Sifat diperanakkan itulah yg sangat tidak wajar bagi Allah. Allah bukan anak siapa2, juga bukan bapaknya siapa2, Allah adalah Tuhan yg wujudnya dan Dzat nya berbeda sama sekali dengan makhluk.
Di luar pemikiranmu. Di luar dimensi waktu, Dia berada.

Jika kita menganggap Isa sebagai Allah, maka hilang sudah ke Maha Kuasaan Nya, dan hilang pula sifat Esa Nya. Dan Allah bukan lagi Tuhan yg harus diagungkan, bukan.

Mengapa mensejajarkan manusia dengan Allah ?
Simak kutipan ayat Quran berikut :

" Jika Aku hendak membinasakan Isa Al Masih beserta ibunya, maka siapakah yg dapat menghalangi Ku ? "

" Allah, Dialah Tuhan yg berdiri sendiri dan tidak pernah tidur "

" Sesungguhnya telah kafirlah mereka yg mengatakan bahwa Isa A S itu tuhan...."

" Isa tidak lain hanyalah manusia biasa yg Kami berikan hikmat kepadanya ( kenabian )...."

" Isa sekali - kali tidaklah enggan untuk menjadi hamba....."

" Kalian bukanlah anak - anak Nya dan bukan pula kekasih - kekasih Nya, tapi kalian adalah manusia biasa yg diciptakan Nya....."

" Janganlah mengatakan kalau dirimu suci, Allah membersihkan siapa yg Dia kehendaki...."

" Setiap diri akan datang kepada Tuhannya sebagai seorang hamba...."

" Sesungguhnya Allah mengampuni sebagian besar dari dosa2 manusia kecuali dosa syirik ( menyekutukan Allah )....."

Maka bertaubatlah, Chess. Kau telah menyekutukan Nya dengan Isa, silahkan cari aja di Quran, surat2 apa itu, carilah, cari dengan hati yg bersih dan tanpa prasangka.

Peaceeee......
Heheheheeee....
User avatar
lia arti
 
Posts: 538
Joined: Fri Sep 08, 2006 7:36 am
Location: Where the Peace is In

Postby Chessmaniac » Fri Mar 16, 2007 12:46 pm

bilal wrote:Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
1. Katakanlah bahwa Allah itu Esa.

Terjemahan anda pada ayat satu INI, mendekati kebenaran.
Terjemahan DEP-AG juga yang MENYIMPANGKAN ARTI
'AL-ILAH' itu benar SATU, tapi TIDAK MAHA ESA.
2. Allah adalah tempat semua makhluk bergantung kepadaNya.

Untuk tidak berpanjang lebar tentang terjemahan ini.
Saya katakan begini.
Pantesan aja banyak MUSLIM yang MALAS, wong segalanya TERGANTUNG sama 'AL-ILAH' KEPALA SYETAN kho. Ngapain kerja banting tulang. Istilah kerennya KALAU REJEKI pasti DATANG SENDIRI
3. Dia tidak beranak dan tidak diperanakan.

Tanda yang bikin ayat ini kurang AKALnya.
Apakah yang TIDAK BERANAK dan tidak diperanakkan adalah TANDA sebagai YANG MAHA KUASA? Jawabannya jelas TIDAK.

Patung BERHALA pun tidak BERANAK dan DIPERANAKKAN.

Kalau gitu PATUNG berhaLA = AL-LAH?
4. Dan tidak ada suatu pun yang dapat menyerupainya.


TERJEMAHAN ANDA sudah NGACO !

Pak Chess, ayat diatas bagi kami muslim sudah merupakan putusan final, dan final, bahwa sifat Allah kami, Tuhan Semesta Alam kami mutlak dan mutlak seperti itu. Kalau Tuhan tidak mempunya sifat seperti itu bukan Allah kami.

Oh kalau begitu BENAR DONG Terjemahan saya.
Tapi bacanya harus gini :

1. Katakanlah DIA: bahwa 'AL-ILLAH' KEPALA SYETAN yang SATU itu
2. 'Al-ilah' KEPALA SYETAN adalah tempat semua makhluk bergantung kepadaNya.
3. Dia [AL-SYAITON, KEPALA SYETAN] tidak beranak dan tidak diperanakan.
4. Dan KEPALA SYETAN tidak mau TUNDUK kepada MANUSIA
(karena 'AL-ILAH' merasa LEBIH BAIK dari MANUSIA]
Dan jika karena Surat ini, anda merasa keberatan atau kebakaran jenggot atau senewen ===== maaf yah anda berbuat ini karena itu kan ==== karena tuhan anda tidak seperti itu, ya hrs bagaimana lagi itu keyakinan anda.

Yang kebakaran JENGOT itu siapa? :lol:
Sdr, Chess, saya berpendapat bahwa walaupun anda, teman-teman anda malahan semua manusia yang berada di dunia ini seperti anda mengatakan hal yang keji seperti yang anda promosikan ini. terus terang bagi Allah itu tidak akan rugi, bagi Dia tidak akan menjadikan kehilangan atau kekurangan ke Maha Sempurnaan Nya.

Siapa bilang 'al-illah' tidak rugi?
Terus terang aja promosi seperti anda ini telah menjadikan muslim-muslim (mungkin muslim KTP termasuk saya) yang tadinya biasa-biasa aja telah menjadi muslim yang mau belajar lebih baik mengenai Islam.

Saya sangat menghargai anda kalau anda mau belajar tentang ISLAM yang sesungguhnya. Tancap gas BRO. Jangan lupa juga BELAJAR HADITS YACH, termasuk HADIS OBAT KENCING ONTA !
tujuan anda untuk memurtadkan sebagai mana misi forum ini, tidak akan berhasil dan mudah-mudahan tidak akan pernah berhasil dan
semoga sebaliknya banyak yang menjadi mualaf karena forum ini. Amien
==== by the way : adakah hasil survai berapa yang murtad dan berapa yang menjadi mualaf nda pak moderator gara-gara forum ini ===== tetapi yang Pasti dan telah terjadi pada Bulan kemarin telah menjadi seorang Mualaf kebangsaan Jerman di Mesjid yang berada di Priangan

Sudah ada, meskipun baru SATU. Orangnya PINTAR, mandiri, Dan PUNYA PRINSIP. Yang saya KAGUM dengan anak MUDA ini, dia ini mengerti bahwa DOSA tidak BISA membenarkan DOSA. Kesalahan orang lain tidak dapat MEMBENARKAN tindakkan salah DIRI SENDIRI. Meskipun demikian SAYA tidak menganjurkan GANTI KTP. Yang penting, anak yang masih MUDA ini tahu PRINSIP dan BISA membedakan DOSA & KEBENARAN. Tidak mencampur adukkan yang halal dengan yang haram
Chessmaniac
 
Posts: 731
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:17 am

Postby Nurlela » Fri Mar 16, 2007 1:24 pm

bilal wrote:==== by the way : adakah hasil survai berapa yang murtad dan berapa yang menjadi mualaf nda pak moderator gara-gara forum ini ===== tetapi yang Pasti dan telah terjadi pada Bulan kemarin telah menjadi seorang Mualaf kebangsaan Jerman di Mesjid yang berada di Priangan


Mualaf Jerman tersebut pingin mencicipi beberapa mojang priangan yang geulis untuk di-poligami, habis enak sih... hi..hi..hi..
Yang pasti juga di-tempat gua bekerja ada SATPAM yang murtad convert to christian, nggak usah di-sogok Indomie, tapi karena perilaku kristen yang damai katanya. He..he..he.
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

Postby YOSIAS7000 » Fri Mar 16, 2007 1:45 pm

Adanya reaksi panas sudah dapat diduga dari pihak yang sejak awal menempatkan/memerankan dirinya sebagai lawan atau musuh.

Bukan hal yang aneh, perang debat antara dua kubu yang masing-masing menempatkan diri sebagai musuh tidak akan pernah mencapai satu kata sepakat. Hal yang baik akan selalu ditafsirkan buruk oleh lawan. Apalagi dengan lawan ada riwayat dendam, benci, dan dengki yang menyebabkan semakin jauh dari titik temu.

Jika pandangan atau prasangka kepada sebuah Kitab Suci sudah buruk, maka akan sangat sulit sekali untuk memikirkan kebaikan dari Kitab Suci itu dan akan selalu memilih dan menentukan hal-hal yang terburuk kepadanya.

Menurut saya seluruh ayat-ayat Kitab Suci adalah kumpulan parameter yang membentuk satu rumusan yang kokoh stabil. Jika ayat-ayatnya saling bertentangan, maka tidak dapat membentuk satu rumusan yang stabil.

Jika dalam surat 112 Tuhan diartikan sebagai patung, maka akan bertentangan dengan ayat-ayat lainnya. Jadi penafsiran ini harus gugur dan data-data yang dipakainya bisa dinilai sebagai tidak dapat dipercaya.
Namun, orang yang sudah terlanjur menentang Alquran tentu akan terus mencari jalan dengan dugaan-dugaannya dan data-data dicari atau dibuat sendiri untuk merendahkan Alquran.

Jadi sekali lagi, tidak akan pernah mencapai titik temu perang debat seperti ini.

Tentu ini kondisi seperti ini adalah hal yang wajar dan tidak bertentangan
dengan Kitab Suci manapun bahwa sebagian manusia akan menentang Kitab Suci dan mereka akan masuk neraka.

Tentu saja saya takut dengan neraka walaupun saya belum pernah melihatnya. Karena tidak ada bukti bahwa neraka itu tidak ada. Dalam hal ini saya tidak mau main-main tidak mau gembling. Saya harus memilih jalan yang akan menyelamatkan saya dengan hati yang jernih. Ibaratnya jika saya ingin ke bulan maka saya harus mempersiapkan teknologinya dengan sebaik-baiknya. Tidak mau memilih pesawatnya dengan penuh emosi dan asal-asalan.
Karena ini masalah serius menyangkut keselamatan saya di masa depan.

Jadi saya menolak mentah-mentah kepada orang yang akan memberi bayaran kepada saya jika mau menyerang kepercayaan suatu agama lain.

Saya kira cukup jelas untuk mengetahui sikap saya.
YOSIAS7000
 
Posts: 5
Joined: Thu Mar 15, 2007 1:44 pm

Postby mykus » Fri Mar 16, 2007 2:34 pm

bear itu, tak abis2 'AL-ILAH', aku juga udah bosan. sudah diterang makin batek waei AL-ILAH. biarkan aja.
mykus
 
Posts: 442
Joined: Fri Feb 16, 2007 7:55 pm

Postby bilal » Fri Mar 16, 2007 3:41 pm

===========
Sudah ada, meskipun baru SATU. Orangnya PINTAR, mandiri, Dan PUNYA PRINSIP. Yang saya KAGUM dengan anak MUDA ini, dia ini mengerti bahwa DOSA tidak BISA membenarkan DOSA. Kesalahan orang lain tidak dapat MEMBENARKAN tindakkan salah DIRI SENDIRI. Meskipun demikian SAYA tidak menganjurkan GANTI KTP. Yang penting, anak yang masih MUDA ini tahu PRINSIP dan BISA membedakan DOSA & KEBENARAN. Tidak mencampur adukkan yang halal dengan yang haram.
===========

Kalau yang orang jerman itu bukan SATPAM tapi seorang SARJANA TEKNIK, dia bekerja di Industri Pesawat Terbang.


Sdr. Chessmaniac

Bisakah kita cari fakta-fakta siapa-siapa yang murtad dan siapa-siapa yang menjadi Mualaf.
Kita bandingkan kualitas mereka masing-masing(lebih banyak lebih baik) apakah dia seorang awam, miskin, terbelakang atau seorang ustad / pastur/pendeta/ teolog/sarjana/berpendidikan/kaya dan lain sebagainya. yang bisa menjadikan parameter seseorang.
Mudah2-an dengan data-data yang benar dan banyak akan didapat suatu bukti bahwa sebenarnya agama yang benar tersebut.
bilal
 
Posts: 93
Joined: Wed Dec 27, 2006 9:05 am

Postby Nurlela » Fri Mar 16, 2007 3:51 pm

bilal wrote:Bisakah kita cari fakta-fakta siapa-siapa yang murtad dan siapa-siapa yang menjadi Mualaf.
Kita bandingkan kualitas mereka masing-masing(lebih banyak lebih baik) apakah dia seorang awam, miskin, terbelakang atau seorang ustad / pastur/pendeta/ teolog/sarjana/berpendidikan/kaya dan lain sebagainya. yang bisa menjadikan parameter seseorang.
Mudah2-an dengan data-data yang benar dan banyak akan didapat suatu bukti bahwa sebenarnya agama yang benar tersebut.


Yang pasti Populasi islam sekarang 1.4 milyard, sedangkan kristen 2.1 milyard.

coba lihat di :
http://www.adherents.com/Religions_By_Adherents.html
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

Postby Chessmaniac » Sat Mar 17, 2007 3:52 pm

YOSIAS7000 wrote:Bukan hal yang aneh, perang debat antara dua kubu yang masing-masing menempatkan diri sebagai musuh tidak akan pernah mencapai satu kata sepakat. Hal yang baik akan selalu ditafsirkan buruk oleh lawan. Apalagi dengan lawan ada riwayat dendam, benci, dan dengki yang menyebabkan semakin jauh dari titik temu.


Ternyata kau hanya orang ISLAM yang pandai bikin kalimat tanpa mengerti ARTI yang kau tulis sendiri. Lihat KEDALAM al quran, yang penuh dengan AYAT-AYAT SYETAN.

DENDAM itu adalah SIFAT KEPALA SYETAN, bukan SIFAT DASAR MANUSIA. Manusia menjadi PENDENDAM karena dIKOMPORi oleh IBLIS.
Permusuhan Paling PERTAMA dilakukan oleh KEPALA SYETAN 'AL-ILAH' terhadapa MANUSIA dan KEMANUSIAAN.

Mari kita bahas ayat 7:11-13, 16
[11] Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu (Adam), lalu Kami bentuk tubuhmu, kemudian Kami katakan kepada para malaikat: "Bersujudlah kamu kepada Adam"; maka mereka pun bersujud kecuali iblis. Dia tidak termasuk mereka yang bersujud.

baca surat ini baik-baik yach dan MENGERTI
TUHAN SEMESTA ALAM menempatkan MANUSIA lebih dari semua ciptaan lainnya, termasuk MELEBIHI malaikat. Karena itu TUHAN SEMESTA ALAM berkata seperti yang tertulis dalam ayat diatas.

Kenapa TUHAN menyuruh PARA malaikat UNTUK bersujud pada ADAM?
Tolong jawab dari pandangan ISLAM?

[12] Allah berfirman: "Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?" Menjawab iblis: "Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah".

hai para pengikut ajaran ISLAM?
Tanyakan kepada JUNJUNGANMU, KENAPA TUHAN semesta alam MURKA?
ketika dia tahu bahwa si KEPALA SYETAN, IBLIS tidak BERSUJUD pada ADAM?

bukankah ada ayat yang mengatakan, Manusia dan JIN diciptakan UNTUK menyembah ALLAH?

[13] Allah berfirman: "Turunlah kamu dari surga itu; karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya, maka ke luarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina".


Begitu murkanya TUHAN semesta alam sehingga menghardik KEPALA SYETAN untuk menginggalkan SURGA. Kenapa ? Bukankah IBLIS telah MELAKUKAN yang BENAR?

[16] Iblis menjawab: "Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,

IBLIS mendendam KEPADA manusia DAN kemanusiaan. Padahal MANUSIA tidak bersalah KEPADA si KEPALA SYETAN 'AL-ILLAH'
Siapakah sesungguhnya SUMBER segala DENDAM dan KESESATAN?

baca baik-baik, dan renungkan
Chessmaniac
 
Posts: 731
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:17 am

Postby Chessmaniac » Sat Mar 17, 2007 4:13 pm

bilal wrote:===========
Sudah ada, meskipun baru SATU. Orangnya PINTAR, mandiri, Dan PUNYA PRINSIP. Yang saya KAGUM dengan anak MUDA ini, dia ini mengerti bahwa DOSA tidak BISA membenarkan DOSA. Kesalahan orang lain tidak dapat MEMBENARKAN tindakkan salah DIRI SENDIRI. Meskipun demikian SAYA tidak menganjurkan GANTI KTP. Yang penting, anak yang masih MUDA ini tahu PRINSIP dan BISA membedakan DOSA & KEBENARAN. Tidak mencampur adukkan yang halal dengan yang haram.
===========

Kalau yang orang jerman itu bukan SATPAM tapi seorang SARJANA TEKNIK, dia bekerja di Industri Pesawat Terbang.


:lol: :lol: :lol: Ketawa gw, masih ada toh Industri Panci Terbang :lol: :lol: , katanya sudah bangkrut.
Gw bisa bayangkan deh orang Jerman itu pasti udeh Kakek, dan perutnya gendut. Karena industri panci terbang sangat terkenal hiring cheapest labor TA, makanya jadi industri panci terbang.
Sarjana Teknik bikin Panci Terbang gitu? :lol: :lol: :lol:

Sorry yach tidak sebanding dengan TEMAN yang saya kenal itu.
Dia ini masih sekolah di sekolah beken Amerika. Umurnya baru 20-an.

Dek bilal,
jangan korupsi yach, industri panci itu bangkrut karena korupsi.
Tahukah anda?
termasuk juga jangan curi waktu kantor untuk bikin posting diforum ini, DOSA TAHU?
Chessmaniac
 
Posts: 731
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:17 am

Postby Chessmaniac » Sun Mar 18, 2007 12:40 pm

lia arti wrote:Sifat diperanakkan itulah yg sangat tidak wajar bagi Allah. Allah bukan anak siapa2, juga bukan bapaknya siapa2, Allah adalah Tuhan yg wujudnya dan Dzat nya berbeda sama sekali dengan makhluk.
Di luar pemikiranmu. Di luar dimensi waktu, Dia berada.


Rupanya pemikiran anda mandek hanya sampai pada MASALAH DIPERANAKKAN !

Coba anda pikir, banyak BENDA MATI didunia iNI yang TIDAK DIPERANAKKAN. Apakah MATAHARI pernah DIPERANAKKAN?
Apakah GUNUNG BATU pernah Diperanakkan?

DIPERANAKKAN dan DIBERANAK bukanlah CIRI UNIK dari TUHAN, justru sebaliknya TUHAN semesta ALAM adalah sumber HIDUP dan KEHIDUPAN.

Dan hanya SATU KEHIDUPAN yang MENDAPAT nafaS HIDUP yang BERASAL dari padaNYA, YAITU MANUSIA dan KEMANUSIAAN.

Saya tidak YAKIN TUHAN SEMESTA berada diluar dimensi waktu SEPENUHNYA. Karena saya yakin , TUHAN berada sebelum semuanya ada, sekarang dan SELAMANYA. aRTINya, TUHAN itu KEKAL, TUHAN berada DI dalam DEMENSI WAKTU dan juga DI luar dimensi waktu. TUHAN SEMESTA ALAM yang tidak TERBATAS, dan tidak ADA batas YANG BISA membatasinya. Jadi dengan SENDIRINYA batasan SURAT 112 tentang TUHAN adalah KEPALSUAN dari TUHAN yang TAK TERBATAS.

Makanya SURAT 112 itu hanya cocok buat KEPALA SYETAN 'AL-ILLAH' yang terbatas.

moga-moga anda tidak pusing dengan tulisan diatas, mikir yach.
Chessmaniac
 
Posts: 731
Joined: Fri Sep 30, 2005 1:17 am

Postby babenya muhammad » Sun Mar 18, 2007 12:59 pm

tidak sama, aku gak pernah bilang maling tidak bersalah. don't assume ya hehehe

Poligami = gak salah buktinya Nabi Abraham dan Nabi Solomo juga poligami.


mykus maksud lu, apapun yg di lakukan nabi, pantas menjadi panutan,...lalu kenapa lu sekarang gak mulai bunuhin para kafir di dunia ini, sehari 1 aja.....nabi mu juga membunuhkan, jadi itu juga halal dong....

kalo lu masih sekolah, dan mempunyai guru panutan
apa lu tiap hari selalu ngikitin apa yg guru lu lakuin, ????
kalo seorang guru melakukan pedofilia??? apa lu juga mau ikutin gurumu itu ????? pasti gak kan, karena lu tau itu salah, makanya gak lu ikutin itu

manusia di lahirkan dengan LOGIKA, pakailah itu sebaik baiknya,

janganlah sampe LOGIKA mu itu di tutupi hanya oleh sejilid tissue WC
User avatar
babenya muhammad
 
Posts: 1847
Joined: Sun Jan 21, 2007 11:08 am

Postby mykus » Mon Mar 19, 2007 9:44 am

babenya muhammad wrote:
tidak sama, aku gak pernah bilang maling tidak bersalah. don't assume ya hehehe

Poligami = gak salah buktinya Nabi Abraham dan Nabi Solomo juga poligami.


mykus maksud lu, apapun yg di lakukan nabi, pantas menjadi panutan,...lalu kenapa lu sekarang gak mulai bunuhin para kafir di dunia ini, sehari 1 aja.....nabi mu juga membunuhkan, jadi itu juga halal dong....

kalo lu masih sekolah, dan mempunyai guru panutan
apa lu tiap hari selalu ngikitin apa yg guru lu lakuin, ????
kalo seorang guru melakukan pedofilia??? apa lu juga mau ikutin gurumu itu ????? pasti gak kan, karena lu tau itu salah, makanya gak lu ikutin itu

manusia di lahirkan dengan LOGIKA, pakailah itu sebaik baiknya,

janganlah sampe LOGIKA mu itu di tutupi hanya oleh sejilid tissue WC


kenapa aku gak bunuh para kafir di Malaysia, jawapannya kerana mereka tidak memerangi aku jadi aku wajib mendamaikan mereka. seperti yang di ajarkan oleh Nabi Muhammad.

aku tidak mengikut bulat2 apa yang di ajar oleh guru di sekolah kalau aku tau dia bersalah, malahan pekerjaan guru adalah pekerjaan makan gaji dan guru di lantik oleh manusia. tetapi aku mengikuti apa yang di ajar oleh Nabi kerana Nabi itu dilantik oleh Allah dan segala perbuatannya di awasi oleh Allah.
mykus
 
Posts: 442
Joined: Fri Feb 16, 2007 7:55 pm

Postby babenya muhammad » Mon Mar 19, 2007 3:19 pm

aku tidak mengikut bulat2 apa yang di ajar oleh guru di sekolah kalau aku tau dia bersalah, malahan pekerjaan guru adalah pekerjaan makan gaji dan guru di lantik oleh manusia. tetapi aku mengikuti apa yang di ajar oleh Nabi kerana Nabi itu dilantik oleh Allah dan segala perbuatannya di awasi oleh Allah.


ya skr, gw tanya, kenapa lu gak ngelakuin pedofilia (kawinin anak di bawah umur ??) itukan yg di lakukan nabi lu, panutan lu (gak dosa kan)???? jangan bilang gak ada wangsit dari malaikat jibril buat lu ya ?????

inget: ini dari kutipan lu sendiri,

Poligami = gak salah buktinya Nabi Abraham dan Nabi Solomo juga poligami.

kalo nabi boleh, berarti GAK SALAH

Pedofilia = gak salah buktinya nabi muhammad juga pedofilia
User avatar
babenya muhammad
 
Posts: 1847
Joined: Sun Jan 21, 2007 11:08 am

Postby mykus » Mon Mar 19, 2007 3:50 pm

memang gak salah, jika seseorang perempuan itu sudah baligh bererti dia udah bisa melahirkan anak. cumanya pada zaman skrg, perbuatan mengahwini anak di bawah usia 18 tahun adalah salah sedangkan pada masa dulu tidak salah. mentaliti orang skrg itu sudah berubah.
mykus
 
Posts: 442
Joined: Fri Feb 16, 2007 7:55 pm

Postby Nurlela » Mon Mar 19, 2007 5:39 pm

Tapi kalau muhammad sudah kakek-kakek umur 53 tahun menikahi Aisha yang masih kanak-kanak umur 9 tahun, meskipun itu terjadi pada zaman dahulu, orang juga akan tetap tidak dapat membenarkan perilaku muhammad. Karena anda muslim, maka dengan segala cara anda akan berusaha membenarkan muhammad, karena di-mata islam muhammad tidak bisa salah.
Coba pakailah nalar dengan jernih, seandainya ada kakek-kakek umur 53 tahun menikahi anak gadis anda yang masih berumur 9 tahun, apa anda setuju ?
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

Postby mykus » Mon Mar 19, 2007 7:50 pm

mengapa bapa Aisyah membenarkan perkahwinan anaknya dengan Nabi Muhammad? mengapa tiada umat Islam mahupun Quraisy pada masa itu mempersoalkan perkahwinannya?

mengapa tiada satu pun perkataan yang keluar di mulut Aisyah bahwa dia tidak setuju berkahwin dgn Nabi Muhammad baik semasa dia hidup mahupun setelah wafat?

Kerana kamu memberi pendapat pada zaman skrg, kamu tidak boleh mempertikaikan kejadian pada masa dulu kerana zamannya berbeza. Lagi pula, umur sebenar Aisyah masih belum muktamad sama ada 9 tahun atau 19 tahun.
mykus
 
Posts: 442
Joined: Fri Feb 16, 2007 7:55 pm

Postby babenya muhammad » Mon Mar 19, 2007 8:33 pm

apakah lu gak bisa pikir si momed waktu itu seperti apa ?????? dia waktu itu mukgkin sperti org yg paling berkuasa di daratan arab, mana mugkin ayah aisah atau org lain menolak (bisa mati, atou di bilang kafir) apalagi waktu itu si momed pake alasan ada wangsit dari jibril, siapa yg berani nolak?? ada 3 kemungkinan ayah aisah menerima,

1. ayah aishah takut kepada muhammad, inget waktu itu muhammad ud setengah dewa, kalau ayah aisah menolak, mgkin si momed bisa mebuat masalah dgn ayah aisha

2. ayah aisah tentu aja dengan seneng hati menerima, lu bayangin aja, orang tua mana yg gak mau anaknya di persunting ama org yg sangat berkuasa waktu itu, jaman sekarang aja gak aneh, seorang yg ud tua kaya raya mempersunting gadis impian, artis (contoh di negrimu sendiri; siapa yg mempersunting siti nurhaliza? org yg sangat kaya bukan???)

3. ayah aisah mendapat imbalan yg lain, kita gak pernah tau, yg tau cuma si momed dan ayah aishah ( kaya cerita datuk maringgih, utang di tukar anak)

emang apa yg lu harapin dari omongan aisah ?? dia menyesal gitu, di perawanin ama kakek2 53 tahun, inget ; sampai waktu kematian aisah pun, pengaruh si momed belum hilang, mana berani dai menceritakan kejelekan org yg sangt berkuasa, bisa mampus dia, dia ceritapun mana ad yg percaya, jaman skr aja gak ad yg percaya, apalagi dulu

soal akil balik, lu emang gak punya logika, anak 9 tahun ud akil balik ?????
lu jgn membela sesuatu yg ud jelas2 salah, lu surfing lagi di FFI ini, ud ad penjelasan apa aisha ud akil balik apa belum?, gw males terangin lg

lu mau ngomong soal jaman, OK, berarti quran lu yg lu banggain berlaku segala jaman bisa expired dong ????

hukum syariah harus di hapus, sekarang bukan jaman potong2 tangan atau kepala ya?????
User avatar
babenya muhammad
 
Posts: 1847
Joined: Sun Jan 21, 2007 11:08 am

Postby YOSIAS7000 » Tue Mar 20, 2007 11:25 am

Semoga saya benar-benar memang orang Islam walupun saya tidak sepenuhnya setuju dengan apa yang dilakukan umat Islam sekarang ini. Saya ingin turut memberikan pencerahan kepada mereka seperti yang pernah dilakukan oleh orang-orang yang telah mengumumkan dirinya masuk Islam dan malah menjadi panutan orang-orang Islam.

Saya belum pernah mendengar riwayat/sejarah tentang reaksi orang-orang Arab ketika surat 112 disebar luaskan kepada mereka. Sedangkan mereka lebih mengetahui bahasa Arab yang aslinya, lebih mengetahui tentang nama-nama berhala dan nama Allah/Al-Illah. Seharusnya mereka lebih bereaksi dan seharusnya ada catatan sejarahnya. Jadi saya tidak dapat mempercayai data yang muncul belakangan ini yang dipermasalahkan oleh penentang Alquran yang mungkin pandai.

Saya pernah mendengar riwayat tentang perkawinan Aisyah. Bapaknya ingin Aisyah menjadi istri seorang Nabi. Jadi bukan keinginan Nabi. Hal yang wajar bahwa orang tua meinginkan anak-anaknya menjadi orang yang mulia.

Saya pernah mendengar dalam sejarah Cina, wanita-wanita muda berteriak histeris memuja-muja pemimpinnya (idolanya) walaupun idolanya sudah tua. Mereka bukan minta dipoligami tetapi mereka bersedia menyerahkan keperawanannya. Jadi hal yang wajar sebagian wanita begitu mengagumi sang idola.
YOSIAS7000
 
Posts: 5
Joined: Thu Mar 15, 2007 1:44 pm

Postby Nurlela » Tue Mar 20, 2007 11:53 am

YOSIAS7000 wrote:Saya pernah mendengar riwayat tentang perkawinan Aisyah. Bapaknya ingin Aisyah menjadi istri seorang Nabi. Jadi bukan keinginan Nabi. Hal yang wajar bahwa orang tua meinginkan anak-anaknya menjadi orang yang mulia.


Apakah ada ayatnya dalam hadits atau quran, Kalau ada tolong sebutkan ?

YOSIAS7000 wrote:Saya pernah mendengar dalam sejarah Cina, wanita-wanita muda berteriak histeris memuja-muja pemimpinnya (idolanya) walaupun idolanya sudah tua. Mereka bukan minta dipoligami tetapi mereka bersedia menyerahkan keperawanannya. Jadi hal yang wajar sebagian wanita begitu mengagumi sang idola.


Jadi anda menganggap wajar wanita yang mau menyerahkan keperawannya demi pemimpinnya ! Masyaallah, cek..cek..cek..
Dan pemimpin yang diidolakan tsb. mau dan dengan sadar melahap dan memerawani gadis-gadis tsb seperti nabi anda, cek..cek..cek.. Jadi nggak salah ya pemimpinnya seperti nabi anda.
Beginikah cara pandang orang muslim.???????
User avatar
Nurlela
 
Posts: 994
Joined: Wed Feb 14, 2007 8:50 am
Location: Earth

PreviousNext

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users