.

Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Salero

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Salero

Postby duren » Fri Dec 30, 2011 8:48 pm

Dari SINI


Image



Langsung saja ...
Bila bung PS menjadi tentara muslim LALU dimedan tempur dihadapkan dengan anak anak Jahudi yang di persenjatai persis seperti foto diatas ... Apakah yang anda lakukan ?? :-k
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby duren » Sat Dec 31, 2011 9:14 am

Ekploitasi Anak di Peristiwa Koja Berdarah


Peristiwa kerusuhan Koja Berdarah, saat pelaksanaan eksekusi pendopo di areal Makam Mbah Priok, Rabu (14/4/2010) lalu.mendapatkan fakta baru yang berhasil ditemukan oleh TIM pencari fakta dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang menyakini ada pihak yang mempersenjatai anak-anak dalam bentrok tersebut.

Ketua KPAI, Hadi Supeno mngungkapkan "Berdasarkan laporan, ada orang-orang dewasa di dalam areal makam yang memberikan senjata itu ke anak-anak," ujarnya
Ia mengatakan, polisi-lah yang seharusnya mengusut pihak yang mempersenjatai anak-anak itu. KPAI juga yakin, ada pihak yang mengomando anak-anak untuk melawan aparat. "Ada 50-an anak di makam itu. Mustahil seorang anak bisa melakukan gerakan perlawanan serempak melawan Satpol PP," ungkapnya

Komisi Perlidungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Kapolri dan penegak hukum untuk mengusut pihak yang telah melibatkan anak-anak,mustahil anak-anak bisa melakukan gerakan perlawan seperti itu. Dengan posisi yang serempak dan kalimat yang seragam. "Kami yakin anak-anak itu sengaja dilibatkan," ujarnya, Senin (10/5/2010).

Menurut Hadi, mengenai siapa pelaku yang sengaja mengeksploitasi anak, itu urusan polisi, KPAI yakin ada pihak yang mempersenjatai anak-anak. "Mana mungkin mereka bisa membeli senjata, mereka kebanyakan dari keluarga tidak mampu," ujarnya.

Dari hasil investigasi KPAI, sebelum terjadi kerusuhan, banyak anak-anak yang sudah berada di lokasi. Sejauh ini, ekploitasi tidak hanya terlihat dalam bentuk fisik. Dalam insiden Tanjung Priok, juga ada keterlibatan lain semacan doktrin kepada anak-anak. Hal itu yang kemudian mempengaruhi pikiran mereka.

Dari catatan KPAI, ada sebanyak 50 anak yang menjadi korban kekerasan psikis. Sementara yang menjadi korban fisik mencapai 17 orang. Mereka harus menjalani perawatan karena mengalami luka serius dalam bentrokan antara Satpol PP dan masyarakat. KPAI meminta Dinsos dan Dinas Pendidikan untuk merehabilitasi kondisi psikis anak-anak korban kerusuhan

=========


Mo didalam negri , mo di luar negri ....ternyata Islam punya adat yang sama !!

So .... bila bung PS jadi anggota satpol PP , apa yang anda lakukan kepada anak anak yang dah di setting jadi IBLIS tersebut O:)
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby duren » Sat Dec 31, 2011 11:06 am

Ga Sunni aja yang melakukan hal itu ... Shiah pun doyan banget melakukannya ... hehehe wong mentalitasnya sama


Pemberontak Syiah Peralat Anak-Anak Dalam Perang Yaman


SANAA (Berita SuaraMedia) – Sebuah poster besar yang tergantung di ruang konferensi pers menunjukkan gambar seorang bocah laki-laki Yaman yang mengenakan jubah tradisional berwarna coklat, sebelah tangannya menggenggam detonator, sementara tangan satunya mengangkat jubahnya, memperlihatkan paket yang terikat di kakinya.


Deskripsi tersebut sesuai dengan laporan media, seorang anak yang menjadi pengebom bunuh diri. Di bagian atas poster tersebut ada tulisan Arab yang berbunyi: "Katakan tidak terhadap eksploitasi anak-anak untuk melakukan penghancuran dan terorisme."

Akram, bocah laki-laki berusia sembilan tahun yang terpampang di dalam poster tersebut, berdiri di hadapan mikrofon dan berbicara di hadapan sejumlah pejabat, kelompok pembela hak anak-anak dan wartawan yang berkumpul di Sanaa pada bulan lalu dalam forum diskusi terbuka yang pertama kali digelar di Yaman, mengangkat tema prajurit anak-anak dan menyampaikan pesan: memanfaatkan anak-anak dalam peperangan adalah sebuah hal yang salah.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia memperkirakan bahwa ada ratusan ribu prajurit anak-anak yang dilibatkan dalam perang antara pasukan pemerintah dan pemberontak Syiah Houthi di Yaman utara sejak tahun 2004.

Sehari setelah konferensi pers tersebut, ayah Akram mengatakan bahwa putranya tidak pernah membawa bahan peledak. "Bom? Tidak pernah ada bom. Memang benar ada 30 detonator, namun tidak ada bahan peledak," katanya.

Akram mengatakan bahwa ada seorang sepupu jauhnya yang meminta tolong kepadanya untuk mengantarkan paket berisi kabel kepada seseorang di kota tua Saada. "Dia berkata, ini cuma kabel. Dia mengikatkan tas tersebut di kaki saya dan meletakkan sesuatu di dalam kantong saya," kata Akram.

Apapun yang sebenarnya dibawa Akram, eksploitasi prajurit anak-anak di Yaman merupakan fenomena yang biasa. Anak-anak berusia di bawah 18 tahun menenteng senjata merupakan hal yang biasa terjadi di Yaman.

"Kami menyimpulkan sesuatu," kata Ahmed al-Gorashi, ketua Seyaj, sebuah lembaga non pemerintahan yang bertujuan untuk mencegah pemanfaatan prajurit anak-anak. "Jika Anda sudah cukup dewasa untuk menenteng jambiya (sebuah belati melengkung yang biasa diselipkan di pinggang pria dewasa Yaman), itu artinya Anda sudah cukup dewasa untuk bertempur bersama dengan suku. Dan anak-anak telah membawa jambiya sejak berusia 12 tahun."

Di Yaman, adalah sebuah pemandangan yang umum untuk melihat bocah laki-laki yang baru berusia 13 atau 14 tahun, menenteng (senapan) Kalashnikov dan naik di belakang mobil pick-up bersama-sama dengan para rekan satu sukunya.

Pemerintah Yaman menuding para pemberontak Houthi memperalat anak-anak dan menjadikan mereka sebagai prajurit, kemudian merekrut anak laki-laki dari berbagai sekolah di Saada dan dimasukkan dalam gerakan barisan pemuda mereka.

"Kelompok Houthi mempergunakan anak-anak untuk merekrut anak-anak lainnya dari sekolah yang sama. Mereka memberikan buku-buku dan selebaran kepada anak-anak tersebut, mereka mengatakan bahwa bergabung dengan barisan pemuda merupakan sebuah jalan untuk lebih dekat dengan Tuhan," kata Mariam al-Shwafi, manajer Shawthab, sebuah lembaga non pemerintahan setempat.

"Pemberontak Houthi mempergunakan anak-anak sebagai prajurit, sebagai alat komunikasi antar kelompok, dan juga sebagai kurir," kata Gorashi.

Secara resmi, usia minimum untuk dapat bergabung dalam militer adalah 18 tahun, namun kelompok-kelompok suku yang dipersenjatai dan didanai oleh pemerintah untuk turut memerangi pemberontak Houthi juga seringkali mempergunakan anak-anak.

"Pemerintah secara tidak sadar merekrut prajurit di bawah umur. Namun, kelompok suku yang mereka bayar juga mempergunakan prajurit anak-anak," kata Andrew Moore, direktur Save The Children di Yaman. "Hal ini adalah sebuah isu kultural yang cukup dalam, namun jika kita tidak membahasnya, maka hal ini tidak akan pernah berubah."

Tidak ada data akurat mengenai jumlah anak-anak yang dimanfaatkan sebagai prajurit di Yaman. Akan tetapi, Seyaj memperkirakan bahwa anak-anak di bawah umur mungkin saja mencapai setengah dari jumlah pasukan suku, baik yang berperang bersama pemberontak Houthi, maupun pihak yang mendukung pemerintah.

Di negara berpenduduk 23 juta jiwa tersebut, diyakini ada 17 juta pucuk senjata, demikian diungkapkan oleh Small Arms Survey, dimana ada ratusan orang anak-anak yang terbunuh atau terluka setiap tahunnya karena terlibat langsung dalam pertempuran.

Masalah prajurit anak-anak di Yaman menyita perhatian komunitas internasional. UNICEF diberi tugas untuk menyusun laporan mengenai prajurit anak-anak di Yaman pada akhir tahun ini.

Yaman turut ambil bagian dalam konvensi hak-hak anak-anak dan meratifikasi dua protokol yang mengharuskan pemerintah untuk melakukan segala cara yang dapat dilakukan untuk menghentikan keterlibatan anak-anak di bawah umur dalam kekerasan.

Jika hal tersebut tidak dapat dilakukan, maka negara yang bersangkutan dianggap telah melakukan kejahatan perang di pengadilan kriminal internasional.
( Duren : Bukan Arab ... bukan Indonesia TERNYATA e'e nya Islam harus ditangani kapir ... barulah beres )


============


Kembali saya bertanya .... bila bung PS jadi anggota pasukan muslim SUNNI , apa yang anda lakukan kepada anak anak SHIAH yang dah di setting jadi IBLIS tersebut :-s
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby ptcdr » Sat Dec 31, 2011 11:44 am

Kalau menurut gua sih sebaiknya pertanyaan-pertanyaan tersebut jangan hanya dibatasi untuk PS aja tetapi ditujukan untuk semua muslim/muslimah. Biar lebih menarik.
ptcdr
 
Posts: 335
Joined: Fri Mar 12, 2010 1:27 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby Patah Salero » Sat Dec 31, 2011 11:45 am

duren wrote:Dari SINI


Image



Langsung saja ...
Bila bung PS menjadi tentara muslim LALU dimedan tempur dihadapkan dengan anak anak Jahudi yang di persenjatai persis seperti foto diatas ... Apakah yang anda lakukan ?? :-k


1. Pamflet yang dibawa anak-anak itu adalah bergambar Hasan Nashrallah. Jadi ada kemungkinan bapaknya anak-anak itu adalah anggota Hizbullah. Jadi mungkin mereka adalah anak-anak Libanon, bukan anak Palestina, kecuali ada informasi yang menyatakan mereka adalah anak Palestina.

2. Aku TIDAK akan menembak anak Yahudi yang TIDAK menembakku.

3. Tolong tunjukkan bukti bahwa ada anak Palestina ataupun Libanon yang ketika di bom oleh Israel sedang memegang senjata.

4. Di Indonesia sekalipun, polisi tidak boleh menembaki massa yang melempari mereka dengan batu dengan tembakan mematikan. Negara bisa heboh kalau setiap kali anak UKI tawuran dan ngelempar batu di cawang atau salemba ditembaki oleh Polisi atau Tentara.
Tapi ada kekecualian di Palestina. diantara 1400 anak-anak yang mati, diantaranya ditembak karena melempari tentara Israel dengan batu. Coba bang Duren bayangkan kalau itu terjadi di Indonesia.

5. Sebagian anak-anak yang mati di Palestina dibunuh karena sedang berada bersama bapaknya yang anggota HAMAS. Tunjukkan padaku satu aja anak anggota teroris di Indonesia yang dibunuh karena bapaknya teroris. Abang bayangkan kalau pembunuhan anak teroris terjadi di Indonesia.

7. Aku MENGUTUK keras pembunuhan sipil non-combatan (apalagi anak-anak), siapapun yang melakukannya. Baik itu Chenchen, Taliban atau al-Qaeda. termasuk juga bila hal itu dilakukan oleh AMERIKA, NATO dan ISRAEL.

PERTANYAAN: Apakah bang Duren mengakui bahwa Indonesia lebih beradab dari Israel ??
Patah Salero
 
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby duren » Sat Dec 31, 2011 1:00 pm

Patah Salero wrote:1. Pamflet yang dibawa anak-anak itu adalah bergambar Hasan Nashrallah. Jadi ada kemungkinan bapaknya anak-anak itu adalah anggota Hizbullah. Jadi mungkin mereka adalah anak-anak Libanon, bukan anak Palestina, kecuali ada informasi yang menyatakan mereka adalah anak Palestina.

Poinnya bukan disitu ... saya sudah dan cuma menunjukkan CARA Islam memposisikan anak anak didalam situasi perang

Patah Salero wrote:2. Aku TIDAK akan menembak anak Yahudi yang TIDAK menembakku.

Apa maksudmu elo DAH MENEMUKAN ILMU MILITER MODEL BARU yaitu minta ditembak duluan :-k :rolleyes:

Patah Salero wrote:3. Tolong tunjukkan bukti bahwa ada anak Palestina ataupun Libanon yang ketika di bom oleh Israel sedang memegang senjata.

Hehehe untung deh gw bukan kapir yang senang menutup nutupi persoalan
DI DALAM ILMU MILITER DI DUNIA MANAPUN ... sejak kapan pula MENYERBU / MEMUSNAHKAN LEBIH DAHULU segala kekuatan dan pasukan musuh merupakan pantangan ?? [-(

Bahkan KALAU KAU TAU MUSUH MU adalah bocah bocah yang SENGAJA di jadikan pasukan militan !!!

Patah Salero wrote:Di Indonesia sekalipun, polisi tidak boleh menembaki massa yang melempari mereka dengan batu dengan tembakan mematikan. Negara bisa heboh kalau setiap kali anak UKI tawuran dan ngelempar batu di cawang atau salemba ditembaki oleh Polisi atau Tentara.
Tapi ada kekecualian di Palestina. diantara 1400 anak-anak yang mati, diantaranya ditembak karena melempari tentara Israel dengan batu. Coba bang Duren bayangkan kalau itu terjadi di Indonesia.

Jangan bawa bawa polisi dunk :-s
Ini PERANG ...yang diturunkan adalah MILITER , yahh aksinya harus aksi militer !!

Patah Salero wrote:5. Sebagian anak-anak yang mati di Palestina dibunuh karena sedang berada bersama bapaknya yang anggota HAMAS. Tunjukkan padaku satu aja anak anggota teroris di Indonesia yang dibunuh karena bapaknya teroris. Abang bayangkan kalau pembunuhan anak teroris terjadi di Indonesia.

Nahhh itu dia ... fakta menunjukkan BAPAKNYA dah menjadikan anak nya sebagai TAMENG dan di persenjatai
Patah Salero wrote:7. Aku MENGUTUK keras pembunuhan sipil non-combatan (apalagi anak-anak), siapapun yang melakukannya. Baik itu Chenchen, Taliban atau al-Qaeda. termasuk juga bila hal itu dilakukan oleh AMERIKA, NATO dan ISRAEL.

Jurus SALAFI MU ga akan mempan sama gw .
Yang dibahas adalah anak anak yang di ekploitasi bapaknya didalam perang .

Jangan siram " oli busuk mu " meiintir menjadi sipil non-combatan (apalagi anak-anak),
Patah Salero wrote:PERTANYAAN: Apakah bang Duren mengakui bahwa Indonesia lebih beradab dari Israel ??

Fakta menujukkan ... didalam perang KAPIR MANAPUN lebih beradab dari MUSLIM .
Konvensi Jenewa adalah BUAH FIKIRAN / KARYA kapir .

Mana ada muslim yang melarang eksploitasi anak anak tuk dilibatkan di dalam URUSAN ORANG DEWASA seperti perang O:)
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby duren » Sat Dec 31, 2011 1:22 pm

ptcdr wrote:Kalau menurut gua sih sebaiknya pertanyaan-pertanyaan tersebut jangan hanya dibatasi untuk PS aja tetapi ditujukan untuk semua muslim/muslimah. Biar lebih menarik.

Bung PS cukup cerdas mewakili mereka .

Dan ane KEDER klo netter Aisha masuk kemari :green:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 1:28 pm

PS...
kebiasaan muslim yang melibatkan anak-anaknya di dalam perang melawan kafir, mengikuti teladan nabinya, Muhammad.
Di dalam perang-perangnya Muhammad saw kerap menyertakan anak-anak remaja. Gak percaya? baca aja Sirah Ibnu Ishaq/Hisyam biar jelas! (Baca pelan-pelan supaya ente nemu)

PS: ange gak butuh tanggapan ente....!
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 1:39 pm

Dua Tentara Israel Dihukum karena Menggunakan Anak-anak Sebagai Tameng Hidup
(Jerusalem) - An Israeli military court's sentence on November 21, 2010, for two soldiers found guilty of using a Palestinian boy as a "human shield" during the 2008-09 offensive in Gaza appears inadequate considering the gravity of the offense, Human Rights Watch said today.

"The slap on the wrist for these soldiers is another slap in the face for the victims of violations during Operation Cast Lead," said Sarah Leah Whitson, Middle East director at Human Rights Watch. "Not only do these sentences seem unjustifiably lenient, but two years later, they are the only sentences Israel has handed down for serious human rights violations among the many alleged during the Gaza offensive."

The court ruling, which demoted two staff sergeants to the rank of sergeant and gave them suspended three-month sentences, sends a dangerous signal that the Israeli military justice system will not seriously sanction soldiers convicted for offenses that are war crimes under international law, Human Rights Watch said.

The military court ruling took into consideration the sergeants' records of good military service and "the difficult conditions in which [they] had to operate." Israeli media reports said that both soldiers, whose identities have not been made public, had completed their mandatory military service but will still be able to serve as commanders when called for reserve duty.

The Israeli southern command military court indicted the two staff sergeants in March for separating nine-year-old Majed R. from his mother and ordering him at gunpoint to open bags suspected of containing booby-trapped bombs in the Tel al-Hawa neighborhood, south of Gaza City, on January 15, 2009. No explosives were found. The court convicted the soldiers in October of "exceeding authority to the point of endangering life or health," which carries a maximum sentence of three years in prison, and the disciplinary offense of "conduct unbecoming" a commander.

The laws of war applicable during the Gaza offensive prohibit as a war crime the deliberate use of civilians to shield against enemy attack. Shielding is prohibited under Article 28 of the Fourth Geneva Convention, which applies to Gaza as an occupied territory. The First Additional Protocol to the Geneva Conventions, which reflects customary international law generally and in this instance, says that, "Individual civilians shall not be used to render certain points or areas immune from military operations, in particular in attempts to shield military objectives from attacks or to shield, favor or impede military operations."

The fact that explosives were not found in the 2009 incident does not alter the laws-of-war violation or the criminal intent behind the soldiers' actions, Human Rights Watch said. The soldiers appeared to have deliberately or recklessly sought to place the boy between them and a potential attack, which could have led to the boy's injury or death. The Fourth Geneva Convention and customary international law also prohibit the compulsory use of civilians for labor during military operations.

The soldiers from the Givati Brigade were two of only four whom Israeli military authorities have indicted for criminal offenses during Operation Cast Lead, despite numerous well-documented instances of apparent deliberate or indiscriminate attacks on civilians and other actions in violation of the laws of war by other soldiers. Israel opened roughly 48 criminal investigations after Operation Cast Lead, but to date only one soldier has been sentenced to prison: he served a seven-and-a-half-month sentence for stealing a credit card.

"It is disturbing that soldiers who risked a child's life in a patently illegal way received a milder punishment than a soldier who stole a credit card," Whitson said.
.....

Lalu, apakah pengadilan Palestina Menghukum HAMAS dan FATAH yang menggunakan tameng anak dan wanita dalam melindungi perang mereka terhadap Israel? Silakan Patah Salero tunjukkan di mari
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 1:50 pm

Hamas in 2008 expressed pride in its policy of using women and children
as human shields to protect "Jihad fighters."


Hamas sangat bangga tuh menggunakan tameng anak-anak dan wanita untuk melindungi aksi jihadnya....
sementara dunia kafir miris memikirkan kelakuan seperti ini...!

Patah...elo gak usah sok-sok menuduh israel barbar karena membunuh anak-anak Palestina deh. Wong mereka aja bangganya gak ketulungan. Mereka bawa tuh anak-anak, bahkan wanitanya, di dekat mereka supaya pikirnya mereka terlindungi dari peluru isrel.

Gilee, emangnya peluru punya mata dan punya hati yang dapat membedakan mana tentara HAMAS dan mana anak-anak dan wanita? Kalau anak-anak itu jadi korban, itu adalah kesalahan mereka. Biarkan saja mereka mati...wong bapak/ibunya saja senang anak-anak mereka cepat mampus supaya lekas sampai di surga... :lol:

Kalau elo bilang perbuatan israel biadab, seharusnya elu tidak berat sebelah, mestinya elu dan kawan-kawan elo yang suka bawa-bawa gambar anak-anak Palestina yang pada matek itu juga kirim pesan "MENGUTUKI" perbuatan HAMAS. Lha ini tidak. Bisanya ente cuma nyalahai Israel mulu. Kayak orang gak kenal diri! Cocok dengan pepatah "Muka buruk cermin dibelah"

Dan jangan belagak jadi dokter. Dokter yang benar pasti tahu bagaimana cara menyembuhkan suatu penyakit.Dokter yang benar tidak memberi obat pada gejala penyakit, tetapi kepada sumber penyakit itu. HAMAS adalah sumber penyakitnya, makanya ente harus mengobati pikiran HAMAS lebih dahulu. Kalau nanti HAMAS berhenti menggunakan children shielding, tetapi masih saja tentara-tentara Israel menembaki anak-anak mereka, wajarlah ente teriak-teriak kayak gitchu.

dah sono....peringatkan HAMAS, ajari mereka supaya jangan mengirimkan anak-anak mereka secepat itu ke surga Islam :lol:
Last edited by JANGAN GITU AH on Sat Dec 31, 2011 2:41 pm, edited 1 time in total.
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby hobit » Sat Dec 31, 2011 2:16 pm

JANGAN GITU AH wrote:Lalu, apakah pengadilan Palestina Menghukum HAMAS dan FATAH yang menggunakan tameng anak dan wanita dalam melindungi perang mereka terhadap Israel? Silakan Patah Salero tunjukkan di mari


patah salero hanya pakai kaca mata kuda...
hanya bisa meratapi kematian anak palestina dan mengutuki amerika, nato dan israel karenanya,

tapi dia patah nalarnya untuk memahami bahwa kematian anak2 itu karena dijadikan human shield oleh hamas !! :butthead:
hobit
 
Posts: 882
Joined: Fri Dec 23, 2011 8:39 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby Patah Salero » Sat Dec 31, 2011 2:32 pm

Bang Duren...
Gw gak nolak bahwa ada militan palestina yang menggunakan anak-anak sebagai child soldier. Tapi itu bukan cuma kelakuan Militan Palestina, tapi juga kelakuan tentara Israel yang menggunakan ANAK PALESTINA sebagai informan.

Jihad Shomaly, in a report entitled Use of Children in the Occupied Palestinian Territories, published in 2004 for the Defence for Children International/Palestine Section, concludes the report by stating that a handful of children perceive martyrdom a way to strike a blow against those they hold responsible for their hopeless situation, and that they have been recruited by Palestinian paramilitary groups to carry out armed attacks. However, Shomaly goes onto state that there is no systematic recruitment and that senior representatives of the groups and the Palestinian community are against the recruitment of children as a political strategy, although in Shomaly's opinion the political leadership of the Palestinians could do more to discourage the use of children by paramilitaries by requesting that the leadership of the paramilitaries sign a memorandum forbidding the training and recruitment of children. Shomaly also points out that the "State of Israel too regularly and covertly flouts binding regulations prohibiting the recruitment of child soldiers. Using violence, intimidation or blackmail, it coerces Palestinian children into acting as informers, violating their rights and endangering their lives."

http://en.wikipedia.org/wiki/Military_use_of_children


Patah Salero wrote:3. Tolong tunjukkan bukti bahwa ada anak Palestina ataupun Libanon yang ketika di bom oleh Israel sedang memegang senjata.

Duren wrote:Hehehe untung deh gw bukan kapir yang senang menutup nutupi persoalan
DI DALAM ILMU MILITER DI DUNIA MANAPUN ... sejak kapan pula MENYERBU / MEMUSNAHKAN LEBIH DAHULU segala kekuatan dan pasukan musuh merupakan pantangan ?? [-(

Bahkan KALAU KAU TAU MUSUH MU adalah bocah bocah yang SENGAJA di jadikan pasukan militan !!!


Jadi menurut bang Duren, anak-anak ini anggota pasukan militan, yah...Lihat di google bait hanoun 2006. Mudah-mudahan bang duren dapat foto berikut ini.


Image

Image

Image


Hebat sekali, ternyata Muslim palestina berhasil menciptakan pasukan khusus bayi.

Lucu ngeliat logikanya, mengawini anak-anak dengan persetujuan bapaknya merupakan tindakan TAK BERMORAL.
Tapi pembunuhan anak-anak seperti perbuatan Israel ini tindakan yang dapat dibenarkan dan merupakan hak untuk mempertahankan diri.

Kan udah aku bilang, bang. di trit sebelah. Kalau alasan mempertahankan diri dibenarkan, maka pelaku mutilasi juga harus dibebaskan. Karena dia melakukannya untuk mempertahankan diri juga.

sekedar mengingatkan, aku kasih lagi dialog antara hakim dan tentara Israel di trit sebelah :

Hakim: "Kenapa kamu bom anak-anak Palestina"
Tentara: "Anak-anak itu kalau besar akan menjadi pembom bunuh diri

Hakim: dari mana kamu tahu ??
Tentara: Dari foto di Internet. Anak-anak Islam dilatih untuk jadi tentara dan jadi pelaku bom bunuh diri. Ini foto-fotonya Buk Hakim.

Hakim: Saya lihat foto yang latihan tentara berbeda dengan foto yang kamu bom.
Tentara: Semua anak muslim sama. Semuanya PASTI bercita-cita untuk jadi pembom bunuh diri.

Hakim: Kamu BENAR. kamu adalah JENIUS. Saya perintahkan bunuh semua anak-anak Palestina, karena mereka berbahaya untuk Israel dan berpotensi sebagai pelaku bom bunuh diri.
Patah Salero
 
Posts: 2702
Joined: Tue Dec 21, 2010 12:31 am

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 2:48 pm

PS...ternyata elo tidak membaca link yang saya berikan. disitu sudah saya tunjukkan bahwa pengadilan israel menghukum 2 prajuritnya yang menggunakan anak palestina sebagai tameng mereka.

ntar kalo gw ngemeng gak bawa link, ntar ente tuduh ane cem-macem...haiyaaa....

mana tuh pengadilan Palestina? coba bawa dimari...ada gak yang menghukum HAMAS yang menggunakan tameng anak?
hayoo...kamu bisa...google aja tuh...! #-o
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 2:57 pm

PS, seharusnya elo bertanya-tanya di dalam hatimu, mengapa Israel merekrut anak-anak Palestina untuk menjadi informan (informan lho, bukan tameng hidup) untuk kepentingan mereka. Kenapa bukan anak-anak israel sendiri yang mereka gunakan?

Saya kira karena mereka tahu bahwa orang Palestina sendiri tidak menghargai hidup anak-anak mereka. Oleh sebab itu, direkrutlah anak-anak Palestina. Kan sayang toh mubajir.... :lol:

lagi pula yang namanya mata-mata, sudah biasa direkrut sebagai informan...!

Hoi, PS...israel tidak menggunakan anak-anak Palestina sebagai tameng hidup....mereka cuma informan. Kalau mereka ketahuan membocorkan rahasia HAMAS...lha yang membunuh mereka juga HAMAS....wkwkwkwkwk
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 3:05 pm

Patah Salero wrote:Hebat sekali, ternyata Muslim palestina berhasil menciptakan pasukan khusus bayi.

Luar biasa...ternyata ente pun membanggakan muslim Palestina yang menggunakan anak-anak untuk tujuan melindungi kepentingan militer mereka.

Tepat seperti pepatah, "Muka buruk cermin dibelah" ketika anak-anak itu dibantai peluru-peluru israel. Nyang disalahi tetap saja israel....

menjijikkan...! :vom:

sepandai-pandainya tupai melompat, suatu kali pasti jatuh juga..
sepandai-pandainya Patah Salero menuduh israel biadab,
suatu ketika Patah Salero ketangkap basah mendukung penggunaan anak-anak palestina

sungguh sikap yang sangat menjijikkan...! Munafiiik!!
Last edited by JANGAN GITU AH on Sat Dec 31, 2011 3:09 pm, edited 1 time in total.
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby Jarum_Kudus » Sat Dec 31, 2011 3:06 pm

Patah Salero wrote:Hebat sekali, ternyata Muslim palestina berhasil menciptakan pasukan khusus bayi.

Memang iya, hanya Muslim saja yang bisa 'sehebat' itu.

Lucu ngeliat logikanya, mengawini anak-anak dengan persetujuan bapaknya merupakan tindakan TAK BERMORAL.
Tapi pembunuhan anak-anak seperti perbuatan Israel ini tindakan yang dapat dibenarkan dan merupakan hak untuk mempertahankan diri.

Apa salahnya? Muhammad kan juga doyan tuh bunuh anak2 Yahudi dengan alasan 'mempertahankan diri'? Qur'an kan bilang boleh memerangi kafir dalam rangka 'bela diri'? Tul gak?

Muslimlah yang terlebih dulu doyan bunuh anak2 Yahudi. Udah gak terhitung lagi anak2 Yahudi yang mereka bunuhi. Bis sekolah anak2 juga jadi sasaran pembunuhan disengaja:

Image

Belon lagi serangan Muslim ke sekolah Yeshiva yang menewaskan anak2 Yahudi. Google aja tuh: Murdered Yeshiva students
Image
Image
Image
Darah balas dengan darah!!

Jihad Shomaly, in a report entitled Use of Children in the Occupied Palestinian Territorie

Ini pasti laporan bias Muslim yang sarat dusta. Gak ada hukum Israel yang menetapkan anak2 boleh dipake sebagai alat perang. Sebaliknya, Islam sih menghalalkannya.
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby JANGAN GITU AH » Sat Dec 31, 2011 3:14 pm

@JK
biasa bro....! apa sih yang bisa dilakukan muslim semacam Patah Salero ini?
kalau anak-anak palestina itu disasar peluru israel...wajar itu, karena anak-anak itu berada di dekat tentara HAMAS...

sementara anak-anak israel yang dibantai jihadis palestina yang sedang pergi ke sekolah gak peduli dia...!

inilah bentuk munafiknya muslim!
User avatar
JANGAN GITU AH
 
Posts: 5366
Joined: Sun Jan 04, 2009 1:39 pm
Location: Peshawar-Pakistan

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby Jarum_Kudus » Sat Dec 31, 2011 3:28 pm

JANGAN GITU AH wrote:@JK
biasa bro....! apa sih yang bisa dilakukan muslim semacam Patah Salero ini?
kalau anak-anak palestina itu disasar peluru israel...wajar itu, karena anak-anak itu berada di dekat tentara HAMAS...

sementara anak-anak israel yang dibantai jihadis palestina yang sedang pergi ke sekolah gak peduli dia...!

inilah bentuk munafiknya muslim!

Setuju 1000 %. Kalo si Mamad bilang "beladiri" sambil bunuhi perempuan dan anak2 kafir, si PS sih membelanya. Tapi kalo Israel yang bunuhin perempuan dan anak2 Muslim, dia jerit2 kalaph.
Kalo perempuan2 kita diperkosa Arab di Timur Tengah, dia diem aja 1000 basa. Tapi kalo yang memperkosa adalah tentara AS kafir, wuaaaahhh... mangapnya gede banget.

PS, lo baca tuh buku keterangan Son of Hamas. Seluruh masyarakat Muslim Palestina percaya banget bahwa mati bunuh Yahudi dalam Jihad adalah cara terbaik masuk surga. Makanya Muslim2 Palestina ngantre pengen jadi pembom bunuh diri, dari yang masih anak2 sampe yang udah gede. Lihat nih daftar bom bunuh diri yang dilakukan Muslim terhadap orang2 Yahudi:
http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Pa ... de_attacks

Muslim gak akan jadi segila itu jika bukan karena ajaran Islam ciptaan Mamad SAW. Mamad memang mengajarkan Muslim untuk percaya bahwa Yahudi akan terus memerangi mereka sampai kiamat. Itu bohong besar, PS. Lihat sendiri di Indonesia. Siapa sih yang begitu hebat membenci Yahudi di Indonesia jika bukan Muslim, padahal pernah kenal sama orang Yahudi aja kagak pernah seumur hidup. Orang2 Indonesia non-Muslim sih tidak membenci Yahudi seperti itu. Kenal aja kagak, ngapain musti benci segala? Malahan banyak obat2an dan teknologi yang kita pake sekarang merupakan produk Yahudi. Komputer elo itu chip-nya buatan syafa kalo bukan buatan Yahudi semua? Tapi Muslim gak bisa melihat segala sumbangsih Yahudi di dunia, karena udah teracuni sama ajaran kebencian Mamad SAW, contohnya:

Surah 5:64
Orang-orang Yahudi berkata: "Tangan Allah terbelenggu", sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu. (Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka; Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. Dan Al Qur'an yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu sungguh-sungguh akan menambah kedurhakaan dan kekafiran bagi kebanyakan di antara mereka. Dan Kami telah timbulkan permusuhan dan kebencian di antara mereka sampai hari kiamat. Setiap mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya dan mereka berbuat kerusakan di muka bumi dan Allah tidak menyukai orang-orang yang membuat kerusakan.

Ajaran kebencian Q 5:64 inilah yang telah meracuni benak Muslim sehingga menganggap Yahudi itu musuhnya sampe kiamat. Kalo mau idup damai dengan Yahudi itu gampang banget: JANGAN SERANG MEREKA TERLEBIH DAHULU. Tapi Muslim mana mau membiarkan Yahudi Israel hidup dalam damai?
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby BebasMungkin » Sat Dec 31, 2011 3:35 pm

Tambahan Bacaan untuk Mas Patah Salero :

Kelompok militan Palestina merekrut anak-anak untuk menyerang sasaran Israel, Anak-Anak Palestina Pelaku Bom Bunuh Diri

http://en.wikipedia.org/wiki/Child_suicide_bombers_in_the_Israeli%E2%80%93Palestinian_conflict

Apa salahnya anak2 ini sehingga di Doktrin dgn Doktrin Kebencian, untuk menjadi Pelaku Pembunuhan
User avatar
BebasMungkin
 
Posts: 536
Joined: Thu Jun 23, 2011 1:50 pm

Re: Masalah Anak Palestina - Pertanyaan Untuk bung Patah Sal

Postby duren » Sat Dec 31, 2011 3:36 pm

Ga jadi njawab dehh ... bung PS dah kena serbu :green:
User avatar
duren
 
Posts: 11124
Images: 14
Joined: Mon Aug 17, 2009 9:35 pm

Next

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users