.

Saya tantang semua Muslim: Buktikan dirimu tdk ditipu Arab!

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Saya tantang semua Muslim: Buktikan dirimu tdk ditipu Arab!

Postby Duladi » Sat Apr 26, 2008 10:17 pm

Banyak muslim berkoar-koar, menyatakan dirinya PINTAR, karena menjadi pengikut agama Arab. Sekarang saya tantang semua muslim: Buktikan kalian tidak ditipu Arab!

Saya bisa tunjukkan kepada kalian seabrek bukti, bahwa kalian adalah orang-orang ***** yang sudah ditipu Arab.

Hayo, siapa yang berani maju duluan!

Bagi kalian yang sudah sadar bahwa dirinya ditipu Arab, insyaflah dan jauhkan dirimu dari pengaruh ajaran ***** dari Arab ini.

Saya tunggu.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Re: Saya tantang semua Muslim: Buktikan dirimu tdk ditipu Ar

Postby podowae » Sat Apr 26, 2008 10:44 pm

Duladi wrote:Banyak muslim berkoar-koar, menyatakan dirinya PINTAR, karena menjadi pengikut agama Arab. Sekarang saya tantang semua muslim: Buktikan kalian tidak ditipu Arab!

Saya bisa tunjukkan kepada kalian seabrek bukti, bahwa kalian adalah orang-orang ***** yang sudah ditipu Arab.

Hayo, siapa yang berani maju duluan!

Bagi kalian yang sudah sadar bahwa dirinya ditipu Arab, insyaflah dan jauhkan dirimu dari pengaruh ajaran ***** dari Arab ini.

Saya tunggu.


konyol kau duladi, gw kira tentang Al-Qur'an yang menurut anggapan lo dikarang ama orang arab...
ga taunya ga mutu, paling ujung-ujungnya batu hitam!!!!!
podowae
 
Posts: 215
Joined: Wed Nov 21, 2007 2:46 pm
Location: Kolong Langit

Postby Duladi » Sun Apr 27, 2008 6:45 pm

Saudara-saudaraku yang muslim, saya katakan di sini dengan tegas dan pasti: Kamu semua sudah ditipu Arab!

Ini benar, dan saya tidak mengada-ada. Siapa di antara kalian yang bisa membantah pernyataan saya ini bahwa kalian memang sudah ditipu oleh Arab.

Ditipu dalam hal apa?

Ada sebagian muslim congok yang tidak mengerti dan bingung dengan dirinya sendiri: Benarkah diriku telah ditipu oleh Arab? Ditipu dalam masalah apa? Saya tidak pernah kontak atau berhubungan dengan orang Arab. Bagaimana saya bisa ditipu mereka? Pasti perkataan Duladi ini ngelantur dan dia sudah gila.

Muslim itu sangat **** sekali. Saya tidak menyebut muslim itu ****, tapi SANGAT & SANGAT, sehingga frasenya menjadi SANGAT **** SEKALI. Menyebut orang sebagai **** memang mudah, semudah meludah. Tetapi hal itu harus bisa dijelaskan secara logis kenapa saya menyebut muslim itu sangat **** sekali. Tentu di sini saya tidak sekedar meludah tanpa bisa mempertanggungjawabkan ucapan saya.

Alasan Pertama, kenapa saya menyebut muslim itu sangat **** sekali, muslim selalu menelan mentah-mentah semua bualan dan propaganda Arab, tanpa terkecuali. Tanpa berpikir panjang, tanpa menelaahnya, tanpa mengkritisinya, apapun statemen yang keluar dari mulut Arab, mereka 100% mempercayainya.

Kedua, muslim tidak pernah menyadari bahwa dirinya sudah diperbudak secara halus oleh bangsa Arab.

Ketiga, muslim tidak pernah tahu, kalau dirinya sedang dijajah oleh Arab, mereka dipaksa menghilangkan identitas dan atribut-atribut kebangsaannya, dan menerima segala bentuk budaya yang berasal dari Arab.

Keempat, walau sebenarnya mereka ditipu dan dibodoh-bodohi oleh Arab, namun mereka tetap enjoy dan malah membela bangsa itu dengan membabi buta. Seolah bangsa Arab adalah bangsa yang menghidupi dan menafkahi mereka. Seolah tanpa Arab, mereka akan mati kelaparan.

Nah, thread ini lebih fokus pada persoalan keempat, yaitu masalah tipu-tipunya Arab; walau demikian 4 alasan di atas saling berkaitan dan kita pasti akan menyentuhnya.

Muslim telah ditipu dalam hal agama. Kunci persoalannya sebenarnya cukup simpel, yaitu pada agama. Mereka menganut agama yang berasal dari Arab ini, bernama Islam, dan meyakini bahwa agama ini datang dari Tuhan langsung. Siapa yang bisa buktikan itu?

Kemudian, dari wacana nama agama, berkembang lebih mendalam, menyinggung persoalan pendiri dari agama tersebut, yaitu seorang penjahat bernama Muhammad. Muhammad diklaim sebagai nabi terakhir, penutup pintu kenabian, berakhlak sangat mulia, dan di dunia ini tidak ada makhluk yang lebih sempurna selain Muhammad. Muhammad dikatakan menerima wahyu dari malaikat dan wahyu itu dituliskan dalam buku yang diklaim sebagai kitab suci dari surga.

Kitab suci Arab itu, dikatakan kitab paling sempurna, tidak ada kontradiksi, kitab yang bernilai sastra tinggi, berisi firman-firman Tuhan, mengandung ajaran moral tingkat tinggi yang sebelumnya belum pernah ada dan belum diketahui manusia, benar-benar kitab suci yang paling unggul dibanding kitab-kitab suci yang telah ada.

Kemudian, ketika orang diperhadapkan pada masalah siapa yang mengutus Muhammad, siapa yang mengarang kitab Arab, dan siapa yang mencetuskan agama baru bernama Islam ini, Arab mengklaim: TUHAN.

Orang Arab punya sesembahan sendiri bernama allah. Allah ini digambarkan sebagai sebuah BENDA (ZAT) yang memiliki kedigdayaan SUPER, tidak terkalahkan, maha segala-galanya, memiliki tingkat kesucian yang tiada taranya, memiliki kedahsyatan yang mengalahkan kedahsyatan bom atom, memiliki sifat SUPER TAUHID mengalahkan tauhidnya hewan bersel satu, dan segala ungkapan-ungkapan hiperbolis (membesar-besarkan) diterapkan untuk sosok zat bernama allah ini.

Selanjutnya, Arab juga mengklaim ritual-ritual agama mereka berasal dari tradisi para nabi terdahulu, sholat dan haji dulunya juga dikerjakan oleh nabi Isa, nabi Musa, nabi Ibrahim, dan.... nabi Adam.

Batu suci mereka yang bernama allah (walau mereka mengaburkannya dengan memberi nama baru: hajar aswad) diklaim sebagai batu yang turun dari surga, sudah ada sejak zaman Adam, dan menebus dosa-dosa anak cucu Adam dengan cara menyedot dosa-dosa itu ke dalam dirinya sehingga batu itu berubah warna menjadi hitam.

Dari semua klaim-klaim di atas, klaim-klaim yang penuh mitos dan propaganda untuk mengagung-agungkan Arab dan menjelek-jelekkan apa pun yang berasal dari luar Arab, tidak ada satu pun muslim di dunia yang mengkritisinya dan mempertanyakan kebenaran dari semua gombalan-gombalan itu. Kenapa? Jawabannya balik lagi ke awal: karena Muslim telah meletakkan kecerdasan akal mereka pada agama Arab semata. Dengan kata lain, ini adalah cerminan dari sikap yang "SANGAT **** SEKALI". Itulah kenapa saya di awal menyebut muslim itu "sangat **** sekali".

Thread ini juga sekaligus menguji kebodohan-kebodohan muslim yang saya katakan "SANGAT & SANGAT" itu.

Oke, sekarang kita langsung to the point menjawab pertanyaan:

Muslim ditipu dalam hal apa? Ditipu dalam hal agama.

Bagaimana kita tahu kalau agama ini dipakai sebagai sarana untuk menipu oleh bangsa Arab? Dalam segala segi, Islam adalah agama yang menguntungkan Arab.

Menguntungkan Arab dalam segi apa saja? Segi ekonomi, segi budaya, segi mental-psikologi, segi politik.

Apakah tidak ada secuil pun keuntungan yang didapat oleh bangsa lain yang menganut agama Arab ini? SAMA SEKALI TIDAK ADA.

Apakah Islam mengajarkan moral? TIDAK.

Apakah Islam mengajarkan ketuhanan? TIDAK.

Apakah Islam mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan? TIDAK.

Apakah Islam mengajarkan kesetiaan dan kejujuran? TIDAK.

Tidak ada satupun yang baik dari Islam? BENAR.

Jadi, selama ini muslim telah ditipu mentah-mentah oleh bangsa Arab? TEPAT SEKALI.

Apa yang mesti muslim lakukan, bila sudah menyadari diri mereka ditipu oleh Arab? KELUAR DARI AGAMA PALSU BIKINAN ARAB INI, tanpa ragu-ragu.

Apakah itu yang Anda lakukan setelah Anda tahu diri Anda ditipu oleh Arab? BENAR, itulah alasan saya kenapa saya murtad dari islam.

Untuk itu di sini, saya tantang semua muslim:
Buktikan dirimu tidak ditipu Arab!!!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Eneng Kusnadi » Sun Apr 27, 2008 7:26 pm

Lebih ketepu lagi muslim disuruh ngider ngider Kabah pake acara bayar pake devisa. Makin banyak ngidernya makin mabrur dan makin banyak nyetor devisanya dibayar pake devisa TKI, Hasil export non muslim.
Janji dapat surga??? Hmmmm 72 bidadari model ibu Hajjah tua sebelah rumah gw kaleee
User avatar
Eneng Kusnadi
 
Posts: 2997
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:26 pm
Location: Peternakan Unta/Camelot

Postby religionofpiss » Mon Apr 28, 2008 2:47 pm

@ Duladi
saya setuju dengan semua argumen Anda.
semua yang Anda ungkapkan adalah kebenaran.
kebenaran kadang kala terasa pahit, tapi itulah yang harus dihadapi Islamis.

Indoctrination
Stupidity
Lies
Arabisation
Malfunction

Kayaknya Islamis pada "blingsatan" tuh dengan kebenaran argumen Anda, tak ada yang bisa membantahnya dengan sistematis dan logis, paling hanya bisa mengutuk dalam hati.. bentar lagi bakal keluar tuh semua umpatan yang membawa semua hewan dalam kebon binatang...
bwahahahahaha....
User avatar
religionofpiss
 
Posts: 322
Joined: Wed Nov 21, 2007 12:30 pm
Location: Indonesia

Postby Born to Die for ISRAEL » Mon Apr 28, 2008 6:19 pm

Saya tantang semua Muslim: Buktikan dirimu tdk ditipu Arab!


sttt.... Mas.. sebenarnya mereka udh byk yg tau... tp malu.. krn udh telanjur bangga2in islam..

percaya dehh... yg tau bhw dirinya ditipu, pasti gak akan nanggepin tantangan Mas, dan gak akan kasi komen..

*************
Hentikan caci-maki tak berguna!
Forum admin.
User avatar
Born to Die for ISRAEL
 
Posts: 80
Joined: Fri Apr 04, 2008 6:05 pm
Location: I S R A E L

Postby alhamdulilah_saya_kafirun » Thu May 01, 2008 6:56 pm

iya, payah banget deh. dengan begitu devisa arab makin kenceng, tiap taunnya dari seluruh dunia pada hijrah kesana, bayangkan saja! :shock:
ngantongin berapa duit tuh onta2 arab, belum lagi souvenir2 islami yang laku diborong, air zam2 yang kata ali makrus itu dari perusahaan air minum arab, bukan dari sumur air zam2 karena sumur itu ternyata kering :lol:
tasbih2 pada laku juga, padahal tuh tasbih diimpor dari indonesia ke arab, trus dibeli lagi ama orang2 sini, karena udah pernah berada di arab tuh tasbih. adudududuh... pusiiiink... :cry:
User avatar
alhamdulilah_saya_kafirun
 
Posts: 162
Joined: Tue Apr 22, 2008 9:56 pm
Location: Markas kafirun

Postby MONTIR KEPALA » Fri May 02, 2008 1:51 pm

ssssst...si duladi itu udeh bonyok di AFF .... tuh orang koar2 di sini untuk menutupi kedunguannya ....
ssst jangan bilang siapa2 yah ...ini rahasia...!
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

just another stupid person in this forum

Postby NoISlAM » Fri May 02, 2008 2:25 pm

MONTIR KEPALA wrote:ssssst...si duladi itu udeh bonyok di AFF .... tuh orang koar2 di sini untuk menutupi kedunguannya ....
ssst jangan bilang siapa2 yah ...ini rahasia...!


epilepsi bukan penyakit keturunan tapi montir kepala adalah keturunan penyakit epilepsi
NoISlAM
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Postby MONTIR KEPALA » Fri May 02, 2008 4:01 pm

dari pada keturunan bloon ffi
User avatar
MONTIR KEPALA
 
Posts: 4401
Joined: Wed Jul 26, 2006 10:16 am

masa?

Postby NoISlAM » Fri May 02, 2008 9:28 pm

MONTIR KEPALA wrote:dari pada keturunan bloon ffi


walaupun kami warga ffi adalah keturunan bloon tapi kita bukanlah :

1. keturunan pemerkosa
2. keturunan pembohong
3. keturunan hypersex
4. keturunan maling
5. keturunan muhammad
6. keturunan teroris
dan beserta keturunan yang diperoleh oleh muhammad
NoISlAM
 
Posts: 477
Joined: Sat Apr 19, 2008 10:32 pm

Postby the-atheist » Fri May 02, 2008 11:18 pm

Yang jelas, tidak ada islam yang mengalami ini di negeri kafir
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 123#330123
the-atheist
 
Posts: 1412
Joined: Mon May 28, 2007 1:36 pm

Postby lafaek » Sat May 03, 2008 10:17 am

Jelas sekali muslim ditipu arab. Tapi barangkali ridak semua penipu. Dan yang rajanya penipu adalah Si mammad gendheng. Dari apa yang sy baca dari Hadist sahih Buchari justru menguatkan bahwa para muslim semua udah ditipu sama si mamad. Baginda yang selalu di sanjung, dimuliakan setiap menit, setiap saat ternyata tidak lebih dari seorang yang suka membunuh dengan kejam. Bahkan dia adalah otak di balik semua pembunuhan di jamannya.

6538. Dari Anas Ibn Malik, bahwa sesungguhnya seorang Yahudi memecah kepala seorang perempuan (dengan cara meletakkannya) diantara dua batu, lalu ditanyakan kepada perempuan itu: "Siapakah yang berbuat terhadap kamu ini? Adakah Polan, adakah Polan?", hingga disebutlah seorang Yahudi maka perempuan itu berisyarat dengan kepalanya (ya,betul), maka orang Yahudi itu didatangkan lalu ia mengakui, maka Nabi saw memerintahkan terhadapnya, maka kepalanya dipecah dengan batu. --- Dan sungguh Hammam berkata: "... dengan dua buah batu"--.
(HR: Bukhari)

1438. "Dari Anas ra. Bahwasanya ada beberapa orang dari Urainah sama melalui Madinah. Mereka oleh Rasulullah saw. Diberi kelonggaran menggunakan onta hasil sedekah untuk diminum air susunya dan air kencingnya. Tetapi mereka membunuh penggembala onta, sedangkan onta-onta itu digiring dan dibawa pergi. Kemudian Rasulullah saw. mengirimkan pasukan. Setelah mereka didatangkan di hadapan beliau, lalu dipotonglah tangan-tangan dan kaki-kaki mereka, dipaku mata mereka dan dibiarkan telentang di batu-batuan yang hitam dan panas sekali sambil menggigit batu-batuan. "
2909. "Dari Salamah bin Akwa', dia berkata: Datang kepada Nabi saw, yang sedang dalam bepergian, seorang mata-mata dari kaum musyrik. Ia duduk dan berbincang-bincang di tengah para shahabat, kemudian ia lepas (pergi). Maka Nabi saw bersabda: "Carilah ia dan bunuhlah". Lalu Salamah membunuhnya, dan Nabi memberikan kepadanya harta rampasannya (barang yang dipakai korban)."
(HR: Bukhari)

2879. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Sesungguhnya sekelompok orang berdelapan dari kabilah Ukal datang kepada Nabi saw. Mereka tidak betah berada di Madinah. Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, carikanlah air susu untuk kami." Beliau bersabda: "Aku tidak menemukan untuk kalian selain hendaklah kalian mendatangi sekelompok (3-10 ekor) unta". Mereka beranjak dan meminum air kencing dan air susu dari unta-unta itu, hingga merekasehat dan gemuk, dan mereka membunuh si penggembala dan menggiring unta-unta itu, pula mereka kafir sesudah mereka masuk islam. Lalu datang kepada Nabi suara orang minta tolong, maka beliau mengirim pencarian. Dan belum naik waktu siang hari, mereka telah didatangkan kepada beliau. Lalu beliau memotong-motong tangan dan kaki mereka, kemudian beliau memerintahkan (meminta) paku yang dibakar, lalu beliau mencelak mata mereka dengan paku itu dan membuang mereka di Harah (daerah panas) dimana mereka minta minum dan tidak diberi minum sampai mereka meninggal. Berkata Abu Qilabah: Mereka itu membunuh, mencuri, memusuhi Allah dan Rasul-Nya saw, dan bertindak kerusuhan di muka bumi ini."
(HR: Bukhari)

2884. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', lalu Abdullah bin Atik masuk kepada Abu Rafi' dirumahnya pada malam hari, lalu membunuhnya dalam keadaannya sedang tidur."
(HR: Bukhari)

2890. "Dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Siapakah kepada Ka'b bin Asyraf? Sungguh dia menyakiti Allah dan Rasul-Nya". Berkata Muhammad bin Maslamah: "Apakah engkau menghendaki aku membunuhnya, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Ya". Lalu Muhammad bin Maslamah mendatangi Ka'b dan dia berkata: "Sungguh orang itu --yakni Nabi saw-- benar-benar memayahkan kami dan dia meminta shadakah (zakat) kami". "Ka'b berkata: "Dan (kami) juga, demi Allah". Muhammad bin maslamah berkata: "Sesungguhnya kami ini telah mengikuti dia dan kami tidak enak meninggalkan dia sehingga kami melihat agamanya di kemudian hari". Muhammad bin Maslamah tidak henti-henti berbicara dengan Ka'b, sehingga berkesempatan (membunuhnya), maka membunuhnya."
(HR: Bukhari)

2891. "Dari Jabir, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Siapakah kepada Ka'b bin Asyraf?" Maka Muhammad bin Maslamah berkata: "Apakah engkau inginkan aku membunuhnya?" Beliau bersabda: "Ya". Muhammad bin Maslamah berkata: "Izinkanlah aku, akan berkata (sindiran, yang tidak menyimpang)". Beliau bersabda: "Sungguh aku mengizinkan."
(HR: Bukhari)
[size=24]
6539. Dari Anas Ibn Malik ra, bahwa sesungguhnya Nabi saw membunuh seorang Yahudi karena (ia membunuh) seorang perempuan yang dibunuhnya dalam keadaan kerhiasan perak.

(HR: Bukhari)

6574. Dari Ikrimah, dia berkata: Dihadirkan kepada Ali ra, orang-orang zindiq (orang-orang yang merahasiakan kekafiran dan menampakkan keislaman, atau orang-orang yang tidak mengikuti suatu agama, atau kelompok dari golongan Rafidhah pengikut Abdullah bin Saba`, yang mengatakan bahwa Ali ra adalah Tuhan), maka beliau membakar mereka. Lalu demikian itu terdengar oleh Abdullah ibn Abbas, maka dia berkata: Seumpama itu aku maka tidaklah aku membakar mereka, karena larangan Rasulullah saw (membunuh dengan api, "Jangalah kamu menukksa dengan siksaan Allah") dan pastilah aku membunuh mereka, karena sabda Rasulullah: "Barang siapa mengganti agamanya maka bunuhlah dia".
(HR: Bukhari)

6581. Dari Ali (ibn Abu Thalib) ra dia berkata: "Apabila aku memberitakan suatu hadits dari Rasulullah saw, maka demi Allah, sungguh aku jatuh dari langit lebih aku sukai dari pada aku berdusta kepada beliau. Dan apabila aku memberitakan kepadamu dalam hal antara aku dan kamu, maka sesungguhnya peperangan itu adalah tipudaya. Dan sungguh aku mendengar Rasulullah saw bersabda: "Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang muda usia dan tolol akal mereka, mereka mengucapkan ucapan sebaik-baik manusia (Nabi saw), iman mereka tidak melewati tenggorokan mereka, dimana mereka lepas dari agama sebagaimana anak panah lepas dari binatang sasaran (yakni anak panah itu lepas tidak membawa bekas susudah menembus bintang sasaran). Maka di mana kamu menjumpai mereka maka bunuhlah mereka itu, karena sesungguhnya dalam pembunuhan itu terdapat pahala bagi orang yang membunuh mereka (kelak) dihari kiamat".
(HR: Bukhari)



0007. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Rasulullah saw berdoa melaknat terhadap orang-orang yang membunuh orang-orang (yang bersinggah di) sumur Maunah selama 30 pagi (didalam qunut), (yaitu) terhadap kabilah Ri'l, dzakwan dan Ushayyah, yang mendurhakai Allah dan rasulnya. Berkata Anas: "Qur'an diturunkan pada orang-orang yang dibunuh di sumur Ma'unah, di mana kami membacanya , kemudian dihapus (manssukh) sesudah itu: "Sampaikanlah kepada kaum kami bahwa kami telah bertemu dengan Tuhan kami, maka Dia ridha kepada kami dan kami ridha kepada-Nya."
2882. "Dari Ibnu Umar ra, dia berkata: Nabi saw membakar kebun kurma milik bani Nadhir (dan merobohkan rumah-rumah mereka)."
(HR: Bukhari)

2883. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', untuk membunuhnya. Seorang laki-laki (Abdullah bin Atik) dari mereka berangkat lalu masuk ke dalam benteng mereka. Abdullah bin Atik berkata: Aku masuk ke tempat penambatan tunggangan milik mereka, lalu mereka mengunci pintu benteng itu. Kemudian mereka kehilangan seekor keledai, mereka keluar dan mencarinya, dan aku keluar bersama orang-orang yang keluar, dengan menampakkan kepada mereka bahwa aku (turut) mencari keledai itu bersama mereka. Lalu mereka menemukan keledai itu. Mereka masuk dan aku juga masuk, lalu mereka mengunci pintu benteng pada malam hari dan meletakkan kunci-kuncinya di sebuah ventilasi di mana aku melihatnya. Ketika mereka sudah tidur, aku ambil kunci-kunci itu dan aku buka pintu (ruangan Abu Rafi') di dalam benteng itu. Kemudian aku masuk ke dalam seraya aku katakan: "Hai Abu Rafi'." Maka dia menjawab, lalu aku menyerbu ke (tempat) suara itu dan menikamnya, lalu dia menjerit. Aku keluar, kemudian aku datang dan kembali seakan-akan sebagai penolong, maka aku katakan: "Hai Abu Rafi'", dan aku merubah suaraku, maka dia berkata: "Ada apakah, celaka ibumu." Aku berkata: "Bagaimana kamu?" Dia berkata: "Aku tidak tahu siapa yang masuk kepadaku dan menikam aku". Lalu aku meletakkan pedangku pada perutnya dan aku menekan hingga mengetuk tulang. Kemudian aku keluar dalam keadaan bingung, aku hampiri tangga untuk turun, maka aku terjatuh (dari anak tangga) dan tulang kakiku terkilir. Aku keluar kepada saudara-saudaraku, dan aku katakan: "Tidaklah aku akan pergi sehingga aku mendengar pengkhabar kematian Abu Rafi'". Maka aku tidak pergi sehingga aku mendengar berita kematian Abu Rafi', pedang penduduk Hijaz. Lalu aku berdiri sedang aku tidak sakit, sehingga kami datang kepada Nabi saw, maka kami memberitakan kepada beliau. "
(HR: Bukhari)

2884. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', lalu Abdullah bin Atik masuk kepada Abu Rafi' dirumahnya pada malam hari, lalu membunuhnya dalam keadaannya sedang tidur."
(HR: Bukhari)



2902. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw masuk (Makah) pada tahun Fathu (Makah) sedang pada kepala beliau lingkaran besi (perisai untuk kepala). Ketika beliau menanggalkannya, seorang laki-laki datang dan berkata: "Sesungguhnya Ibnu Khathal bergantung pada kelambu Ka'bah". Lalu beliau bersabda: "Bunuhlah dia." "
(HR: Bukhari)

2905. "Dari Abu Juhaifah ra, dia berkata: Saya berkata kepada Ali ra: "Apakah kamu memiliki suatu wahyu selain yang terdapat dalam kitab Allah (Al-Qur'an)?" Ali berkata: "Tidak, demi Dzat Yang membelah biji dan menciptakan manusia, saya tidak mengetahuinya kecuali pemahaman yang diberikan oleh Allah kepada seorang laki-laki terhadap Al-Qur'an dan sesuatu yang terdapat dalam lembaran ini." Saya berkata: "Dan apakah yang terdapat dalam lembaran itu?" Ia menjawab: "Akal (yakni diyat = tebusan), membebaskan tawanan (dari tangan musuh) dan janganlah seorang muslim dibunuh dikarenakan (membunuh) orang kafir"
(HR: Bukhari)



2919. "Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Kami berperang bersama Rasulullah saw, lalu beliau bersabda pada orang yang mengaku islam: "Orang itu termasuk penghuni neraka". Ketika terjadi pertempuran, laki-laki itu berperang dengan hebat, lalu dia terkena luka. Lalu dikatakan: "Wahai Rasulullah, orang yang engkau katakan sebagai termasuk penduduk neraka iut, sungguh dia berperang pada hari ini dengan hebat, dan dia telah meninggal." Nabi saw bersabda: "Ke neraka". Seorang perawi berkata: "Hampir-hampir sebagian orang meragukan (kebenaran Nabi)". Di Ketika mereka demikian tiba-tiba dinyatakan bahwa dia belum meninggal, hanya saja berluka parah. Dan di malam harinya dia tidak tabah menahan lukanya, maka dia bunuh diri. Lalu diberitakan kepada nabi saw, maka beliau bersabda: "Allah Maha Agung. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya". Kemudian beliau perintahkan Bilal untuk mengumandangkan kepada manusia: "Tidaklah masuk surga selain jiwa yang masuk Islam, dan sesungguhnya Allah benar-benar memperkuat Agama ini dengan orang jahat."



3036. "Dari Abdullah (ibnu Ma'ud) ra, dia berkata: Ketika Rasulullah saw sujud (dalam shalat di dekat Ka'bah), sedang di sekitar beliau adalah beberapa orang Quraisy musyrik, tiba-tiba Uqbah bin Abi Mu'aith datang dengan (membawa) ari-ari (tempat peranakan) unta dan melemparkannya ke punggung Nabi saw, lalu beliau belum mengangkat kepala beliau hingga datanglah Fathimah as dan diambilnya (kotoran itu) dari punggung beliau dan dia berdoa (melaknat) terhadap pelaku demikian. [size=24]Lalu Nabi saw bersabda (berdoa melaknat): "Wahai Allah, tindaklah sejumlah orang Quraisy. Wahai Allah, tindaklah Abu Jahal bin Hisyam, Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabi'ah, Uqbah bin Abi Mu'aith, Umayah atau Ubay bin Khalaf. "Lalu aku (Ibnu Mas'ud) benar-benar melihat mereka itu terbunuh di (Perang) Badar, [/size]lalu mereka dilemparkan ke dalam sumur, selain Umayah atau Ubay yang berperawakan besar, di mana ketika mereka (shahabat) menyeretnya maka sendi-sendi badannya terpotong-potong sebelum dilemparkan ke dalam sumur itu. "
(HR: Bukhari)


[/size]
lafaek
 
Posts: 41
Joined: Tue Dec 18, 2007 7:27 am
Location: Mecca - The Devil's City

Postby Duladi » Sat May 03, 2008 11:21 am

MONTIR KEPALA wrote:dari pada keturunan bloon ffi

Orang yang bloon adalah orang yang sudah dengan jelas ditipu tapi tetap saja membiarkan dirinya ditipu.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby gandoeldpk » Mon May 05, 2008 12:45 am

Duladi wrote:
MONTIR KEPALA wrote:dari pada keturunan bloon ffi

Orang yang bloon adalah orang yang sudah dengan jelas ditipu tapi tetap saja membiarkan dirinya ditipu.


Yups, entah dengan yang berkali kali mencoba tuk membelokan arus air laut :D
User avatar
gandoeldpk
 
Posts: 203
Joined: Fri Mar 21, 2008 3:06 am

Postby podowae » Mon May 05, 2008 7:43 pm

Duladi wrote:
MONTIR KEPALA wrote:dari pada keturunan bloon ffi

Orang yang bloon adalah orang yang sudah dengan jelas ditipu tapi tetap saja membiarkan dirinya ditipu.


dan yang paling bodah adalah orang yang menipu tetapi tak ada yang tertipu, lalu terus berupaya menipu dengan tulisan yang diulang-ulang!!

podowae
 
Posts: 215
Joined: Wed Nov 21, 2007 2:46 pm
Location: Kolong Langit

Postby audy_valentine » Mon May 05, 2008 11:23 pm

LEBIH GUOOOBLOOOOOK LAGI ORANG YANG SUDAH KETIPU, DIJELASKAN BERULANG-ULANG TETEP AJA KAGAK NGERTI! DISUGUHI BUKTI-BUKTI, TETEP AJA LEBIH PERCAYA SAMA KHAYALAN!!

NABI BEJAD KOK DIPERCAYA??? GUOOBLOOOKKKNYA BUKAN MAIN!

MUSLIM CUMAN TAWON GONG! BISANYA NDENGUNG TANPA BUKTI, MENGALIHKAN PERHATIAN KALO KEPEPET, DAN AKHIRNYA NGANCEM TEROR KALO KAGAK BISA BANTAH!!!
User avatar
audy_valentine
 
Posts: 2672
Joined: Sun Feb 17, 2008 2:51 am
Location: wherever I live

Postby karyo rumekso » Tue May 06, 2008 12:01 am

Slim... tanggapin tuh tantangan Mas Duladi...!!! Capek gue baca komentar2mu. Mon, kenape orang2 di *FFI gak lo bawa ke sini tuk bantuin lo nanggapin tantangan.. !!!!
karyo rumekso
 
Posts: 52
Joined: Sun Oct 08, 2006 10:42 pm

Postby tarik gondrong » Tue May 06, 2008 1:13 am

lafaek wrote:

Jelas sekali muslim ditipu arab. Tapi barangkali ridak semua penipu. Dan yang rajanya penipu adalah Si mammad gendheng. Dari apa yang sy baca dari Hadist sahih Buchari justru menguatkan bahwa para muslim semua udah ditipu sama si mamad. Baginda yang selalu di sanjung, dimuliakan setiap menit, setiap saat ternyata tidak lebih dari seorang yang suka membunuh dengan kejam. Bahkan dia adalah otak di balik semua pembunuhan di jamannya.

Anda kalau mau membaca hadist atau qur,an...belajarlah pd mereka yg mengerti islam.
dr hadist itu jelas sekali menunjukkan ketidak tahuan kebencian dan pelintiran anda yg jauh dari arti sebenarnya yg tertulis dlm bhs arab klasik (aslinya).
Bahkan mereka yg mengerti bhs arab skr pun berbeda dg bhs arab klasik yg tertulis di Qur,an dan hadist.

6538. Dari Anas Ibn Malik, bahwa sesungguhnya seorang Yahudi memecah kepala seorang perempuan (dengan cara meletakkannya) diantara dua batu, lalu ditanyakan kepada perempuan itu: "Siapakah yang berbuat terhadap kamu ini? Adakah Polan, adakah Polan?", hingga disebutlah seorang Yahudi maka perempuan itu berisyarat dengan kepalanya (ya,betul), maka orang Yahudi itu didatangkan lalu ia mengakui, maka Nabi saw memerintahkan terhadapnya, maka kelapanya dipecah dengan batu. --- Dan sungguh Hammam berkata: "... dengan dua buah batu"--.
(HR: Bukhari)


anda mau main pelintiran ya?

1438. "Dari Anas ra. Bahwasanya ada beberapa orang dari Urainah sama melalui Madinah. Mereka oleh Rasulullah saw. Diberi kelonggaran menggunakan onta hasil sedekah untuk diminum air susunya dan air kencingnya. Tetapi mereka membunuh penggembala onta, sedangkan onta-onta itu digiring dan dibawa pergi. Kemudian Rasulullah saw. mengirimkan pasukan. Setelah mereka didatangkan di hadapan beliau, lalu dipotonglah tangan-tangan dan kaki-kaki mereka, dipaku mata mereka dan dibiarkan telentang di batu-batuan yang hitam dan panas sekali sambil menggigit batu-batuan. "
2909. "Dari Salamah bin Akwa', dia berkata: Datang kepada Nabi saw, yang sedang dalam bepergian, seorang mata-mata dari kaum musyrik. Ia duduk dan berbincang-bincang di tengah para shahabat, kemudian ia lepas (pergi). Maka Nabi saw bersabda: "Carilah ia dan bunuhlah kekafirannya". Lalu Salamah membunuh kekafirannya, dan Nabi memberikan kepadanya hartanya (barang yang dipakai nabi)."
(HR: Bukhari)

jangan selalu main pelintir ayat2 yaa..

2879. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Sesungguhnya sekelompok orang berdelapan dari kabilah Ukal datang kepada Nabi saw. Mereka tidak betah berada di Madinah. Mereka berkata: "Wahai Rasulullah, carikanlah air susu untuk kami." Beliau bersabda: "Aku tidak menemukan untuk kalian selain hendaklah kalian mendatangi sekelompok (3-10 ekor) unta". Mereka beranjak dan meminum air kencing dan air susu dari unta-unta itu, hingga merekasehat dan gemuk, dan mereka membunuh si penggembala dan menggiring unta-unta itu, pula mereka kafir sesudah mereka masuk islam. Lalu datang kepada Nabi suara orang minta tolong, maka beliau mengirim pencarian. Dan belum naik waktu siang hari, mereka telah didatangkan kepada beliau. Lalu beliau memotong-motong onta dg tangan dan kaki mereka, kemudian beliau memerintahkan (meminta) paku yang dibakar, lalu beliau mencelak mata onta itu dengan paku dan membuang mereka di Harah (daerah panas) dimana mereka minta minum dan tidak diberi minum sampai mereka meninggalkan kekafiran. Berkata Abu Qilabah: Mereka itu membunuh, mencuri, memusuhi Allah dan Rasul-Nya saw, dan bertindak kerusuhan di muka bumi ini."
(HR: Bukhari)

Kalau tdk mengerti bhs arab,tanyalah pd yg ngerti.

2884. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', lalu Abdullah bin Atik masuk kepada Abu Rafi' dirumahnya pada malam hari, lalu membunuh ontanya dalam keadaannya sedang tidur."
(HR: Bukhari)

2890. "Dari Jabir bin Abdullah, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Siapakah kepada Ka'b bin Asyraf? Sungguh dia menyakiti Allah dan Rasul-Nya". Berkata Muhammad bin Maslamah: "Apakah engkau menghendaki aku membunuh ontanya, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Ya". Lalu Muhammad bin Maslamah mendatangi Ka'b dan dia berkata: "Sungguh orang itu --yakni Nabi saw-- benar-benar memayahkan kami dan dia meminta shadakah (zakat) kami". "Ka'b berkata: "Dan (kami) juga, demi Allah". Muhammad bin maslamah berkata: "Sesungguhnya kami ini telah mengikuti dia dan kami tidak enak meninggalkan dia sehingga kami melihat agamanya di kemudian hari". Muhammad bin Maslamah tidak henti-henti berbicara dengan Ka'b, sehingga berkesempatan (membunuhnya), maka membunuh ontanya."
(HR: Bukhari)

2891. "Dari Jabir, dari Nabi saw, beliau bersabda: "Siapakah kepada Ka'b bin Asyraf?" Maka Muhammad bin Maslamah berkata: "Apakah engkau inginkan aku membunuhnya?" Beliau bersabda: "Ya". Muhammad bin Maslamah berkata: "Izinkanlah aku, akan berkata (sindiran, yang tidak menyimpang)". Beliau bersabda: "Sungguh aku mengizinkan membunuh ontanya."
(HR: Bukhari)

6539. Dari Anas Ibn Malik ra, bahwa sesungguhnya Nabi saw membunuh seorang onta milik Yahudi karena (ia membunuh) seorang perempuan yang dibunuhnya dalam keadaan kerhiasan perak.
(HR: Bukhari)

6574. Dari Ikrimah, dia berkata: Dihadirkan kepada Ali ra, orang-orang zindiq (orang-orang yang merahasiakan kekafiran dan menampakkan keislaman, atau orang-orang yang tidak mengikuti suatu agama, atau kelompok dari golongan Rafidhah pengikut Abdullah bin Saba`, yang mengatakan bahwa Ali ra adalah Tuhan), maka beliau membakar mereka. Lalu demikian itu terdengar oleh Abdullah ibn Abbas, maka dia berkata: Seumpama itu aku maka tidaklah aku membakar mereka, karena larangan Rasulullah saw (membunuh dengan api, "Jangalah kamu menukksa dengan siksaan Allah") dan pastilah aku membunuh mereka, karena sabda Rasulullah: "Barang siapa mengganti agamanya maka bunuhlah kekafirannya dia".
(HR: Bukhari)

6581. Dari Ali (ibn Abu Thalib) ra dia berkata: "Apabila aku memberitakan suatu hadits dari Rasulullah saw, maka demi Allah, sungguh aku jatuh dari langit lebih aku sukai dari pada aku berdusta kepada beliau. Dan apabila aku memberitakan kepadamu dalam hal antara aku dan kamu, maka sesungguhnya peperangan itu adalah tipudaya. Dan sungguh aku mendengar Rasulullah saw bersabda: "Akan keluar di akhir zaman, suatu kaum yang muda usia dan tolol akal mereka, mereka mengucapkan ucapan sebaik-baik manusia (Nabi saw), iman mereka tidak melewati tenggorokan mereka, dimana mereka lepas dari agama sebagaimana anak panah lepas dari binatang sasaran (yakni anak panah itu lepas tidak membawa bekas susudah menembus bintang sasaran). Maka di mana kamu menjumpai mereka maka bunuhlah ternak mereka itu, karena sesungguhnya dalam pembunuhan kurban itu terdapat pahala bagi orang yang membunuh ternak mereka (kelak) dihari kiamat".
(HR: Bukhari)


0007. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Rasulullah saw berdoa melaknat terhadap orang-orang yang membunuh orang-orang (yang bersinggah di) sumur Maunah selama 30 pagi (didalam qunut), (yaitu) terhadap kabilah Ri'l, dzakwan dan Ushayyah, yang mendurhakai Allah dan rasulnya. Berkata Anas: "Qur'an diturunkan pada orang-orang yang dibunuh di sumur Ma'unah, di mana kami membacanya , kemudian dihapus (manssukh) sesudah itu: "Sampaikanlah kepada kaum kami bahwa kami telah bertemu dengan Tuhan kami, maka Dia ridha kepada kami dan kami ridha kepada-Nya."
2882. "Dari Ibnu Umar ra, dia berkata: Nabi saw membakar hama dikebun kurma milik bani Nadhir (dan merobohkan rumah-rumah rayap)."
(HR: Bukhari)

2883. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', untuk jangan membunuhnya. Seorang laki-laki (Abdullah bin Atik) dari mereka berangkat lalu masuk ke dalam benteng mereka. Abdullah bin Atik berkata: Aku masuk ke tempat penambatan tunggangan milik mereka, lalu mereka mengunci pintu benteng itu. Kemudian mereka kehilangan seekor keledai, mereka keluar dan mencarinya, dan aku keluar bersama orang-orang yang keluar, dengan menampakkan kepada mereka bahwa aku (turut) mencari keledai itu bersama mereka. Lalu mereka menemukan keledai itu. Mereka masuk dan aku juga masuk, lalu mereka mengunci pintu benteng pada malam hari dan meletakkan kunci-kuncinya di sebuah ventilasi di mana aku melihatnya. Ketika mereka sudah tidur, aku ambil kunci-kunci itu dan aku buka pintu (ruangan Abu Rafi') di dalam benteng itu. Kemudian aku masuk ke dalam seraya aku katakan: "Hai Abu Rafi'." Maka dia menjawab, lalu aku menyerbu ke (tempat) suara itu dan menikamnya, lalu dia menjerit. Aku keluar, kemudian aku datang dan kembali seakan-akan sebagai penolong, maka aku katakan: "Hai Abu Rafi'", dan aku merubah suaraku, maka dia berkata: "Ada apakah, celaka ibumu." Aku berkata: "Bagaimana kamu?" Dia berkata: "Aku tidak tahu siapa yang masuk kepadaku dan menikam aku". Lalu aku meletakkan pedangku pada perutnya dan aku menekan hingga mengetuk tulang. Kemudian aku keluar dalam keadaan bingung, aku hampiri tangga untuk turun, maka aku terjatuh (dari anak tangga) dan tulang kakiku terkilir. Aku keluar kepada saudara-saudaraku, dan aku katakan: "Tidaklah aku akan pergi sehingga aku mendengar pengkhabar kematian Abu Rafi'". Maka aku tidak pergi sehingga aku mendengar berita kematian Abu Rafi', pedang penduduk Hijaz. Lalu aku berdiri sedang aku tidak sakit, sehingga kami datang kepada Nabi saw, maka kami memberitakan kepada beliau. "
(HR: Bukhari)

2884. "Dari Bara' bin Azib ra, dia berkata: Rasulullah saw mengutus sekelompok orang dari shahabat Anshar kepada Abu Rafi', lalu Abdullah bin Atik masuk kepada Abu Rafi' dirumahnya pada malam hari, lalu melarang membunuhnya dalam keadaannya sedang tidur."
(HR: Bukhari)


2902. "Dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw masuk (Makah) pada tahun Fathu (Makah) sedang pada kepala beliau lingkaran besi (perisai untuk kepala). Ketika beliau menanggalkannya, seorang laki-laki datang dan berkata: "Sesungguhnya Ibnu Khathal bergantung pada kelambu Ka'bah". Lalu beliau bersabda: "Bunuhlah onta dia." " (HR: Bukhari)

2905. "Dari Abu Juhaifah ra, dia berkata: Saya berkata kepada Ali ra: "Apakah kamu memiliki suatu wahyu selain yang terdapat dalam kitab Allah (Al-Qur'an)?" Ali berkata: "Tidak, demi Dzat Yang membelah biji dan menciptakan manusia, saya tidak mengetahuinya kecuali pemahaman yang diberikan oleh Allah kepada seorang laki-laki terhadap Al-Qur'an dan sesuatu yang terdapat dalam lembaran ini." Saya berkata: "Dan apakah yang terdapat dalam lembaran itu?" Ia menjawab: "Akal (yakni diyat = tebusan), membebaskan tawanan (dari tangan musuh) dan janganlah seorang muslim terbunuh dikarenakan (membela) orang kafir"
(HR: Bukhari)



2919. "Dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Kami berperang bersama Rasulullah saw, lalu beliau bersabda pada orang yang mengaku islam: "Orang itu termasuk penghuni neraka". Ketika terjadi pertempuran, laki-laki itu berperang dengan hebat, lalu dia terkena luka. Lalu dikatakan: "Wahai Rasulullah, orang yang engkau katakan sebagai termasuk penduduk neraka iut, sungguh dia berperang pada hari ini dengan hebat, dan dia telah meninggal." Nabi saw bersabda: "Ke neraka". Seorang perawi berkata: "Hampir-hampir sebagian orang meragukan (kebenaran Nabi)". Di Ketika mereka demikian tiba-tiba dinyatakan bahwa dia belum meninggal, hanya saja berluka parah. Dan di malam harinya dia tidak tabah menahan lukanya, maka dia bunuh diri. Lalu diberitakan kepada nabi saw, maka beliau bersabda: "Allah Maha Agung. Aku bersaksi bahwa sesungguhnya aku adalah hamba Allah dan Rasul-Nya". Kemudian beliau perintahkan Bilal untuk mengumandangkan kepada manusia: "Tidaklah masuk surga selain jiwa yang masuk Islam, dan sesungguhnya Allah benar-benar memperkuat Agama ini tanpa orang jahat."



3036. "Dari Abdullah (ibnu Ma'ud) ra, dia berkata: Ketika Rasulullah saw sujud (dalam shalat di dekat Ka'bah), sedang di sekitar beliau adalah beberapa orang Quraisy musyrik, tiba-tiba Uqbah bin Abi Mu'aith datang dengan (membawa) ari-ari (tempat peranakan) unta dan melemparkannya ke punggung Nabi saw, lalu beliau belum mengangkat kepala beliau hingga datanglah Fathimah as dan diambilnya (kotoran itu) dari punggung beliau dan dia berdoa (hikmad) terhadap pelaku demikian. [size=24]Lalu Nabi saw bersabda (berdoa hikmad): "Wahai Allah, tindaklah sejumlah orang Quraisy. Wahai Allah, tindaklah Abu Jahal bin Hisyam, Utbah bin Rabi'ah, Syaibah bin Rabi'ah, Uqbah bin Abi Mu'aith, Umayah atau Ubay bin Khalaf. "Lalu aku (Ibnu Mas'ud) benar-benar melihat mereka itu terbunuh di (Perang) Badar,
lalu mereka melemparkan batu ke dalam sumur, selain Umayah atau Ubay yang berperawakan besar, di mana ketika mereka (shahabat) menyeret ontanya maka sendi-sendi badan onta itu terpotong-potong sebelum dilemparkan ke dalam sumur itu. "
(HR: Bukhari)

jangan sembarang menterjemahkan bhs arab klasik...belajar dan bertanyalah pd ahlinya,karena itu bhs tingkat tinggi :evil:
tarik gondrong
 
Posts: 680
Joined: Tue Oct 10, 2006 8:11 pm

Postby Duladi » Tue May 06, 2008 12:19 pm

Tarik Gondrong wrote:jangan sembarang menterjemahkan bhs arab klasik...belajar dan bertanyalah pd ahlinya,karena itu bhs tingkat tinggi


Bahasa Arab adalah bahasa tingkat tinggi?

Mohon di-clear-kan. Itu pendapat Anda pribadi.... atau.... dari perkataan orang lain?

Kalau dari pendapat Anda pribadi, tolong Anda jelaskan darimana Anda tahu bahasa Arab adalah bahasa tingkat tinggi, bahasa paling agung, bahasa paling mulia, bahasa paling sempurna di muka bumi. Ruaarrrr Biasaaaa...!!! Arab tersanjung tuh...

Kalau dari perkataan orang lain, tolong katakan, siapa orang itu. Saya pastikan, sumber perkataan-perkataan SOMBONG, BESAR MULUT dan penuh propaganda itu asal-muasalnya juga dari ARAB!!! :evil:

Ingat propaganda Jepang ketika menjajah Indonesia: Nippon Cahaya Asia. Nippon Pemimpin Asia. Nippon Pembela Asia. Bahasa Jepang dijadikan bahasa standar, dan kita disuruh membungkukkan badan ke arah kota Tokyo, karena di kota itu "Dewa" mereka berada (yaitu sang kaisar). Mereka mengklaim diri mereka (ras Jepang) sebagai ras tertua di Asia, jadi setiap orang pribumi harus hormat dan memanggil mereka "kakak".

Bandingkan dengan tingkah pola ARAB terhadap kita.... :evil:

Dirimu, adalah orang Indonesia, tapi menjadi pecinta Arab, adalah *****!!!! :evil:

Jelaskan padaku, atas pernyataanmu di atas yang mengagung-agungkan bahasa Arab. Saya tunggu!
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Next

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users