.

kitab Panjul vs quran (babak 2)

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

kitab Panjul vs quran (babak 2)

Postby midgard » Mon Mar 31, 2008 11:58 pm

ini spin off dari Panjul vs quran, versi I ...

dan untuk melanjutkan bahasan
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 882#314882

untuk saat ini, topik ini di buka untuk siapapun yg berminat ...

secara singkat, tujuan dari thread ini adalah membahas, apa yg membuat quran patut di percayai sbg firman dari Tuhan (bukan cuma sekedar allah), dan kitab Panjul tidak ?

ma kasih ...
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby azizgol » Wed Apr 02, 2008 12:33 am

ok, kelihatannya anda lebih logikal & lebih adil dari muslim2x yg lain ...
silahkan, sebutkan, dlm bidang apa, atau apa keajaiban quran, dan kesalahan kitab Panjul ...
silahkan anda mulai di sini ...


bidang apa saja Al Quran akan selalu benar.
hanya saja kebenaran dimata anda dan dimata saya jelas beda.
kebenaran Al Quran bersifat kebenaran hakiki yg real.
sedang kebenaran dimata anda hanya bersifat relatip.
terjadinya perbedaan pandangan anda dan saya karena saya melihat Al Quran melalui mata, hati, akal pikiran dan spiritual.
sedang anda melihatnya dgn pandangan buruk sangka yang dipengaruhi hawa nafsu, sehingga walaupun mata anda melihat, akal pikiran anda bekerja namun hati nurani anda telah tertutup.
untuk membuka hati nurani, kita tidak perlu membuat prasangka baik atau buruk, yg kita perlukan adalah penelusuran jejak terhadap sesuatu yg kita baca atau kita lihat.
kita tdk perlu terburu-buru untuk menafsirkan sesuatu, sebelum jelas asal usulnya.

sedang secara spiritual, anda akan jauh tertinggal dari saya.
karena dalam setiap bacaan Al Quran terdapat Al Hikmah yg selalu benar.
Al Hikmah merupakan ilmu pengetahuan yg kita peroleh, meresap dalam pikiran yg mantap di hati nurani. pada setiap orang proses penyerapan Al Hikmah itu sendiri berbeda-beda tingkatanya, bisa 0% sampai 100%.

fungsi Al Hikmah, salah satunya digunakan untuk mencari sumber asli tentang syariat islam yg ada dalam Al Quran, yg mana dalam perjalanan sejarah tentunya akan banyak pihak yg akan melakukan pembelokan ajaran-ajaran islam, pembelokan ini dilakukan baik oleh muslim sendiri maupun non muslim yg ingin memperoleh keuntungan dgn menjual ayat-ayat Al Quran. dengan demikian maka benarlah Allah yg mengatakan telah menurunkan Al Quran dan Dia pula yg menjaganya.

ayo... rekan muslim, bagi yg sudah bisa mengerti keistimewaan Al Quran silahkan join, ingat semua manusia mempunyai potensi yg sama. jangan terbelenggu oleh pendepat ustadz tertentu, tdk perlu harus mahir bahasa arab, nahwu, sorof, balaghoh,usul fiqh dll.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby midgard » Wed Apr 02, 2008 1:30 am

azizgol wrote:bidang apa saja Al Quran akan selalu benar.
hanya saja kebenaran dimata anda dan dimata saya jelas beda.
kebenaran Al Quran bersifat kebenaran hakiki yg real.
sedang kebenaran dimata anda hanya bersifat relatip.
terjadinya perbedaan pandangan anda dan saya karena saya melihat Al Quran melalui mata, hati, akal pikiran dan spiritual.
sedang anda melihatnya dgn pandangan buruk sangka yang dipengaruhi hawa nafsu, sehingga walaupun mata anda melihat, akal pikiran anda bekerja namun hati nurani anda telah tertutup.
untuk membuka hati nurani, kita tidak perlu membuat prasangka baik atau buruk, yg kita perlukan adalah penelusuran jejak terhadap sesuatu yg kita baca atau kita lihat.
kita tdk perlu terburu-buru untuk menafsirkan sesuatu, sebelum jelas asal usulnya.


saya setuju, saya setuju ...
tapi, gimana caranya tahu, bahwa bukan anda yg tidak membuka mata hati ... atau hati nurani anda yg telah tertutup (/ di tutup oleh Panjul), shg kebenaran kitab Panjul tidak bisa kelihatan ...

gimana caranya kita tahu, bukan anda yg berprasangka buruk thd agama2x yg lain ?

agama2x lain juga bilang, agamanya adalah kebenaran hakiki ...
gua malah pingin tahu agama yg bilang, kebenaran agamanya adalah relatif ...

sedang secara spiritual, anda akan jauh tertinggal dari saya.
karena dalam setiap bacaan Al Quran terdapat Al Hikmah yg selalu benar.
Al Hikmah merupakan ilmu pengetahuan yg kita peroleh, meresap dalam pikiran yg mantap di hati nurani. pada setiap orang proses penyerapan Al Hikmah itu sendiri berbeda-beda tingkatanya, bisa 0% sampai 100%.


sekedar anda tahu aja, ayat2x arab yg anda kutip sebelomnya, bukanlah ayat2x dari kitab Panjul ...
itu hanya cuma untuk menjawab tantangan quran yg di interpretasikan sbg sastra yg indah ...

Panjul adalah Tuhan yg Esa, meneruskan tradisi islam maupun lia eden :) ...
dan, kitab Panjul, semuanya turun dlm bhs indonesia, shg mudah di pahami ...

fungsi Al Hikmah, salah satunya digunakan untuk mencari sumber asli tentang syariat islam yg ada dalam Al Quran, yg mana dalam perjalanan sejarah tentunya akan banyak pihak yg akan melakukan pembelokan ajaran-ajaran islam, pembelokan ini dilakukan baik oleh muslim sendiri maupun non muslim yg ingin memperoleh keuntungan dgn menjual ayat-ayat Al Quran. dengan demikian maka benarlah Allah yg mengatakan telah menurunkan Al Quran dan Dia pula yg menjaganya.


mungkin anda mencoba mengutip
015.009
YUSUFALI: We have, without doubt, sent down the Message; and We will assuredly guard it (from corruption).
PICKTHAL: Lo! We, even We, reveal the Reminder, and lo! We verily are its Guardian.
SHAKIR: Surely We have revealed the Reminder and We will most surely be its guardian.

message/reminder
entahlah, terjemahan mana yg bener ...

dlm bhs inggris, ini bukan mengacu specific ke quran, melainkan general, yaitu seluruh kitab2x ... mungkin anda bisa melihat aslinya ...
di kitab2x sebelom quran, juga ada garansi spt ini ... menurut anda, apakah kitab2x yg lalu terkorupsi ? kalau ada garansi spt ini, dan kitab yg lalu anda bilang terkorupsi, apa yg menyebabkan quran tidak ?
kalau Tuhannya sama, variable yg lain adalah orang yg memelihara ... apakah orang arab lebih hebat, maka kali ini Tuhan berhasil ?
variable yg lain, adalah banyaknya Tuhan udah menurunkan ... jadi makin lama Tuhan makin bisa memelihara ? :)

ayo... rekan muslim, bagi yg sudah bisa mengerti keistimewaan Al Quran silahkan join, ingat semua manusia mempunyai potensi yg sama. jangan terbelenggu oleh pendepat ustadz tertentu, tdk perlu harus mahir bahasa arab, nahwu, sorof, balaghoh,usul fiqh dll.


kalau ada yg mau join, silahkan ...

yg saya inginkan di bahas di sini, adalah apa istimewanya quran, shg agam2x yg lain, yg claim yg sama itu: salah
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby azizgol » Sat Apr 05, 2008 4:57 pm

tapi, gimana caranya tahu, bahwa bukan anda yg tidak membuka mata hati ... atau hati nurani anda yg telah tertutup (/ di tutup oleh Panjul), shg kebenaran kitab Panjul tidak bisa kelihatan ...

gimana caranya kita tahu, bukan anda yg berprasangka buruk thd agama2x yg lain ?

agama2x lain juga bilang, agamanya adalah kebenaran hakiki ...
gua malah pingin tahu agama yg bilang, kebenaran agamanya adalah relatif


anda memangdang Tuhan secara parsial, sedang saya memangdang Tuhan sbg Tuhan.
pemahaman anda tentang sosok Tuhan telah dibatasi oleh ajaran yg dibawa oleh pemuka agama anda, dan tragisnya anda dan banyak pengikut yg lain takut untuk mengutarakan pendapat anda sendiri tentang sosok Tuhan yg benar.


mungkin anda mencoba mengutip
Quote:

015.009
YUSUFALI: We have, without doubt, sent down the Message; and We will assuredly guard it (from corruption).
PICKTHAL: Lo! We, even We, reveal the Reminder, and lo! We verily are its Guardian.
SHAKIR: Surely We have revealed the Reminder and We will most surely be its guardian.


message/reminder
entahlah, terjemahan mana yg bener ...

dlm bhs inggris, ini bukan mengacu specific ke quran, melainkan general, yaitu seluruh kitab2x ... mungkin anda bisa melihat aslinya


pak migrad, saya sudah sering menyampaikan, klo hobi saya cuman nonton tivi saya tdk pernah punya buku kecuali waktu esmu dan tdk pernah suka membaca, pendapat yg sama tentang saya juga pernah disampaikan oleh pak dul dikirain saya suka nyoktek buku2 lain.

di kitab2x sebelom quran, juga ada garansi spt ini ... menurut anda, apakah kitab2x yg lalu terkorupsi ? kalau ada garansi spt ini, dan kitab yg lalu anda bilang terkorupsi, apa yg menyebabkan quran tidak ?


Al Quran sendiri bukan merupakan kitab, sehingga sangat mustahil untuk memalsukannya, meskipun satu atao dua ayat.
sedang Kitab Al Quran memang bisa saja untuk dipalsukan, akan tetapi Kitab Al Quran penulisanya mengacu pada Al Quran sehingga dapat dengan mudah dideteksi letak kesalahanya.

kalau Tuhannya sama, variable yg lain adalah orang yg memelihara ... apakah orang arab lebih hebat, maka kali ini Tuhan berhasil ?
variable yg lain, adalah banyaknya Tuhan udah menurunkan ... jadi makin lama Tuhan makin bisa memelihara ?


hal ini bukan karena orang arabnya, melainkan Tuhan telah berkehendak demikian, bila kita tengok masa lalu..... memang dalam setiap masa diutusnya nabi-nabi telah sangat sesuai dengan perkembangan jaman dimasa tsb, sbg contoh; pada masa nabi musa dengan dibekali tongkat sakti yg memang digunakan untuk melawan para ahli sihir yg dimasa itu sangat berkembang.

sedang dimasa muhammad, waktu turunnya Al Quran memang telah berkembang ilmu sastra jadi sangat pas.
karena Al Quran dimaksudkan berlaku sepanjang jaman, tentunya menjadi tidak pas dengan keunggulan hanya dibidang sastra saja. jadi pak migrad.... pemahaman manusia tentang Al Hikmah itu sendiri yg tdk pernah ditulis dalam Quran, makin lama semakin membuka tabir kebenaran Al Quran, intinya semakin tinggi teknologi maka semakin nyata bukti kebenaran Al Quran.
dan sampe saat ini, kemajuan teknologi masih cocok dengan Al Quran misalnya ada ayat Quran yg bercerita jika ada manusia yg bisa membuat makhluk hidup seperti nyamuk maka otomatis Al Quran salah dan islam salah, dan Allah salah, tapi ternyata tdk demikian.


kalau ada yg mau join, silahkan ...

yg saya inginkan di bahas di sini, adalah apa istimewanya quran, shg agam2x yg lain, yg claim yg sama itu: salah


kaya'nya memang belum ada netter muslim lain disini yg bisa melihat keajaiban Al Quran, sambil menunggu apa ada muslim yg join.

tentang agama yg salah dan benar, hal tsb memang sudah jelas digambarkan ciri-cirinya agama islam sbg agama yg paling benar.
intinya terletak dalam surat 114 "katakanlah Dialah Allah yg esa" maknanya bahwa kita cuma harus mengatakan demikian, kita tdk perlu berfikir yg macam2 tentang ke-esaan Tuhan karena jika kita berpikir kearah sana besar kemungkinan kita akan tersesat, persis sebagaimana hal ini anda alami.
azizgol
 
Posts: 488
Joined: Tue Dec 04, 2007 2:07 am

Postby midgard » Sat Apr 05, 2008 11:56 pm

azizgol wrote:anda memangdang Tuhan secara parsial, sedang saya memangdang Tuhan sbg Tuhan.
pemahaman anda tentang sosok Tuhan telah dibatasi oleh ajaran yg dibawa oleh pemuka agama anda, dan tragisnya anda dan banyak pengikut yg lain takut untuk mengutarakan pendapat anda sendiri tentang sosok Tuhan yg benar.

sama
pak migrad, saya sudah sering menyampaikan, klo hobi saya cuman nonton tivi saya tdk pernah punya buku kecuali waktu esmu dan tdk pernah suka membaca, pendapat yg sama tentang saya juga pernah disampaikan oleh pak dul dikirain saya suka nyoktek buku2 lain.

sama
Al Quran sendiri bukan merupakan kitab, sehingga sangat mustahil untuk memalsukannya, meskipun satu atao dua ayat.
sedang Kitab Al Quran memang bisa saja untuk dipalsukan, akan tetapi Kitab Al Quran penulisanya mengacu pada Al Quran sehingga dapat dengan mudah dideteksi letak kesalahanya.

sama
hal ini bukan karena orang arabnya, melainkan Tuhan telah berkehendak demikian, bila kita tengok masa lalu..... memang dalam setiap masa diutusnya nabi-nabi telah sangat sesuai dengan perkembangan jaman dimasa tsb, sbg contoh; pada masa nabi musa dengan dibekali tongkat sakti yg memang digunakan untuk melawan para ahli sihir yg dimasa itu sangat berkembang.

sama
sedang dimasa muhammad, waktu turunnya Al Quran memang telah berkembang ilmu sastra jadi sangat pas.
karena Al Quran dimaksudkan berlaku sepanjang jaman, tentunya menjadi tidak pas dengan keunggulan hanya dibidang sastra saja. jadi pak migrad.... pemahaman manusia tentang Al Hikmah itu sendiri yg tdk pernah ditulis dalam Quran, makin lama semakin membuka tabir kebenaran Al Quran, intinya semakin tinggi teknologi maka semakin nyata bukti kebenaran Al Quran.
dan sampe saat ini, kemajuan teknologi masih cocok dengan Al Quran misalnya ada ayat Quran yg bercerita jika ada manusia yg bisa membuat makhluk hidup seperti nyamuk maka otomatis Al Quran salah dan islam salah, dan Allah salah, tapi ternyata tdk demikian.

sama
kaya'nya memang belum ada netter muslim lain disini yg bisa melihat keajaiban Al Quran, sambil menunggu apa ada muslim yg join.

tentang agama yg salah dan benar, hal tsb memang sudah jelas digambarkan ciri-cirinya agama islam sbg agama yg paling benar.
intinya terletak dalam surat 114 "katakanlah Dialah Allah yg esa" maknanya bahwa kita cuma harus mengatakan demikian, kita tdk perlu berfikir yg macam2 tentang ke-esaan Tuhan karena jika kita berpikir kearah sana besar kemungkinan kita akan tersesat, persis sebagaimana hal ini anda alami.

sama






lho, kok gua bilang sama semua ?


argument yg anda sampaikan, saya bisa lemparkan kembali ke anda, sbg agama yg lebih akhir dari islam ...

bahkan, sampe nonton tv + tidak suka membaca, saya sama dng anda -> sama :)

tentang quran yg bisa di deteksi, kalau di palsu 1-2 ayat ...
mohon melihat logika saya ...
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=23733

agama2x lainpun mengclaim bahwa makin lama, makin terbukti agamanya ...
spt penemuan kitab2x, yg di sebut dead sea scroll ... penemuan krn penggalian arkehologi,semua ini makin membetulkan Alkitab ...


tentang nyamuk ... gimana kalau ada cloning ?
atau, sekarang, ada genetik manipulation, enggak mustahil di masa depan, membuat nyamuk dari gen2x yg ada ...

dan terakhir, tidaklah anda lihat, agama lia eden ?
jelas, menurut kriteria anda, ini adalah agama yg benar ...
jelas, kitabnya tidak terkorupsi, krn nabinya masih hidup, jabril masih sering apel ...
bandingkan dng quran, yg ada bbrp versi (katanya turun dlm bbrp versi), ... yg pernah di standardisasikan, pembakaran quran ...
http://www.wikiislam.com/wiki/The_Origins_of_the_Quran
dan kesulitan untuk mengumpulkan quran ...
http://www.wikiislam.com/wiki/The_Origi ... rses_Added

maaf ... semua yg anda katakan, hanyalah cuma kata2x belaka ...
sesuatu yg di ulang2x, ajaran dari pendahulu2x anda ....
tidak ada yg berani menantang, krn natur keras islam + pengikutnya thd yg tidak mau mengakui islam ... dan lihat ayat terakhir di bawah post ini ...

dan maaf, anda berkata, tanpa melihat fakta, tapi hanya bersandar pada janji2x quran untuk membuktikan kebenaran quran ...
gimana anda tahu quran itu benar ? muhammad/allah berkata demikian ...
gimana anda tahu muhammad/allah itu benar ? quran berkata demikian ...
circular logik ...

5:101. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu dan jika kamu menanyakan di waktu Al Quran itu diturunkan, niscaya akan diterangkan kepadamu, Allah memaafkan (kamu) tentang hal-hal itu. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun.
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby metheny » Tue Apr 08, 2008 2:08 pm

Menurut saya, ini harus diawali dengan sejarah Qur'an itu sendiri. Ada beberapa hal yg patut disimak:

1. Bentuk paling awal Qur'an bukanlah teks, tetapi suara.
Seperti kita ketahui bhw Muhammad lah yang pertama kali "menyuarakan" Qur'an yg kemudian didengar oleh sahabat.

2. Pada tahap awal, hapalan lebih dominan drpd teks.
Sahabat yg mendengar Qur'an kemudian menghapalnya. Menurut saya menghapal jauh lebih mudah daripada menulis pada waktu itu. Karena pd jaman itu utk menulis, membutuhkan media yg tidak mudah. Logikanya, (pada jaman itu) untuk bisa menulis, seseorang harus hapal dulu.

3. Teks dlm bentuk Mushaf dibuat dengan bbrp alasan, diantaranya; banyak penghafal Qur'an yg meninggal, dan Islam mulai dikenal di luar Arab.

4. Pembakaran mushaf lama tdk berpengaruh pada otentitas Qur'an, karena spt awal sy katakan. Al Qur'an itu tidak "turun" dalam wujud buku teks tetapi dlm wujud suara yang dihafal.

5. Kaum Muslim sudah terbiasa membedakan antara Al Qur'an dengan terjemahan Al Qur'an. Jadi terjemahan Al Qur'an dalam bahasa Indonesia, tidak bisa dikatakan sbg Al Qur'an versi Indonesia, atau Al Qur'an berbahasa Indonesia.

Dari fakta-fakta tsb menurut saya Al Qur'an tidaklah selalu harus bergantung pada teks semata. Prinsipnya, apapun bentuk medianya jika disuarakan bunyinya sama dengan yang suara yg diajarkan Muhammad maka layak disebut Al Qur'an.

Jadi Al Qur'an juga bisa berwujud file mp3, rekaman kaset, dan tentu saja hapalan yang sampai hari ini masih ada.
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Tue Apr 08, 2008 2:42 pm

metheny wrote:Menurut saya, ini harus diawali dengan sejarah Qur'an itu sendiri. Ada beberapa hal yg patut disimak:

1. Bentuk paling awal Qur'an bukanlah teks, tetapi suara.
Seperti kita ketahui bhw Muhammad lah yang pertama kali "menyuarakan" Qur'an yg kemudian didengar oleh sahabat.

2. Pada tahap awal, hapalan lebih dominan drpd teks.
Sahabat yg mendengar Qur'an kemudian menghapalnya. Menurut saya menghapal jauh lebih mudah daripada menulis pada waktu itu. Karena pd jaman itu utk menulis, membutuhkan media yg tidak mudah. Logikanya, (pada jaman itu) untuk bisa menulis, seseorang harus hapal dulu.


apakah anda orang2x yg menolak hadist2x spt ini ?
http://www.wikiislam.com/wiki/The_Origi ... rses_Added
kalau hafal, maka untuk mengumpulkan tidaklah sulit ...

3. Teks dlm bentuk Mushaf dibuat dengan bbrp alasan, diantaranya; banyak penghafal Qur'an yg meninggal, dan Islam mulai dikenal di luar Arab.

4. Pembakaran mushaf lama tdk berpengaruh pada otentitas Qur'an, karena spt awal sy katakan. Al Qur'an itu tidak "turun" dalam wujud buku teks tetapi dlm wujud suara yang dihafal.


di bakar, krn lain khan ?
kenapa ada sekelompok orang yg, dng hafalan, menuliskan sesuatu yg salah ?
kalau mereka bisa menulis salah, kenapa yg quran sekarang anda kira bener ?

5. Kaum Muslim sudah terbiasa membedakan antara Al Qur'an dengan terjemahan Al Qur'an. Jadi terjemahan Al Qur'an dalam bahasa Indonesia, tidak bisa dikatakan sbg Al Qur'an versi Indonesia, atau Al Qur'an berbahasa Indonesia.


tentu aja lain ... orang menerjemahkan, mana ada yg sama ? :)
sama2x menerjemahkan dlm bahasa inggris ... ada paling tidak 3 versi ... ngapain di pikirin ... kalau sama, perlu di periksa, yg mana yg nyontek :)

malah orang islam yg sering bingung, menuduh agama lain mempunyai kitab berbeda2x, tapi yg di tuduh adalah terjemahan ... :)
tapi kalau saya, enggak pernah tuh !

yg saya bicarakan adalah quran, bhs arab (kuno), yg tulisannya lain
http://www.submission.org/quran/warsh.html
ini website islam yah ! bukan agama lain ...
tentu aja bacaannya lain ...
nah, di sana ada perbedaan huruf (dan tentu aja caranya mbaca)
misalnya surah 5:54
versi Hafs membaca yartadda
versi Warsh membaca yartadid

di ceritakan di hadist, quran turun dlm 7 huruf ... atau 7 macam ... gua lupa lengkapnya ...
apakah anda mempercayainya ?
kalau iya, menurut sejarah (atau menurut anda), gimana caranya orang yg hafal versi 1, untuk tidak mencela versi lain, yg adalah benar juga ?

Dari fakta-fakta tsb menurut saya Al Qur'an tidaklah selalu harus bergantung pada teks semata. Prinsipnya, apapun bentuk medianya jika disuarakan bunyinya sama dengan yang suara yg diajarkan Muhammad maka layak disebut Al Qur'an.

Jadi Al Qur'an juga bisa berwujud file mp3, rekaman kaset, dan tentu saja hapalan yang sampai hari ini masih ada.


kalau sekarang, yg di jaman komunikasi, orang2x islam masih tidak sadar, adanya bbrp versi quran (tentu dlm bahasa arab), dan terus menerus bilang, quran itu ada 1 versi saja ... maka, dulu ... dulu - dulu sekali, sebelom ada email, telpon, telegraph dan alat komunikasi canggih, claim ttg 1 versi quran, perlu di pertanyakan kebenerannya ...

untuk versi2x quran, dlm bahasa arab, bisa anda selidiki sendiri ...
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby supercabe » Tue Apr 08, 2008 2:53 pm

1. Bentuk paling awal Qur'an bukanlah teks, tetapi suara.
Seperti kita ketahui bhw Muhammad lah yang pertama kali "menyuarakan" Qur'an yg kemudian didengar oleh sahabat.


saya belajar Hukum, pada suatu ketika saya mengklaim bahwa saya adalah seorang DOkter bedah.
orang tidak akan mungkin percaya pada keterangan saya, apabila saya tidak dapat membuktikan bahwa saya benar-benar seorang dokter bedah.

tentu saja jika benar saya seorang dokter bedah, maka tindakan yang saya ambil adalah saya akan memberikan bukti-bukti yang menguatkan saya, hal itu dapat berupa:
- surat praktek,
- slip gaji,
- Kesaksian teman-teman sejawat saya dan lain lain.

jika ternyata saya tidak dapat menghadirkan bukti-bukti diatas, tentulah orang akan menganggap saya :
- mungkin gila,
- Pembohong, dll.

hal itu wajar, mengingat profesi tsb dituntut lebih dari sekedar bacot.

oke cukup analoginya.

skrg pertanyaan nya adalah : Apakah sahabat2 muhammad tsb mendengar dan atau melihat langsung bahwa allah berhubungan dengan muhammad?

tentunya kita sering mendengar bahwa Muhammad merupakan nabi yang sempurna, dan Alquran adalah kitab penutup dan penyempurna, bla bla bla.

saya bertanya dalam hati, bagaimana Nabi yang "terbesar' dan wahyu yang "terbesar" bahkan tidak ada sesuatu apapun yang menguatkan klaim-klaimnya?

maaf jika saya membandingkan dgn kejadian dalam Bible.

YHWH memberikan 10 PerintahNya di gunung Sinai.
Tentu saja peristiwa sebesar itu, harus ada saksi.
bible menceritakan bahwa Tuhan memerintahkan Umat israel untuk keluar dari kemah mereka dan menjumpai Tuhan serta mendengarkan firmanNya. keluaran 19:1-24.

masakkan wahyu penutup, wahyu terbesar, saksinya ndak ada?

gimana ini?

yang saya tau hanya Muhammad sendirilah yang :
- mengatakan bahwa Ia menerima wahyu dari awloh.
- mengatakan bahwa Ia adalah Nabi.
- Mengatakan Bahwa Ia dan Jibril telah ngobrol-ngobrol.

tapi bukti diluar Muhammad sama sekali tidak ada!!!

bukankah ini sama saja ngaku-ngaku?

sama seperti bung azizgol sedang mengaku-ngaku bahwa :
]bidang apa saja Al Quran akan selalu benar.


padahal dia tidak dapat membuktikan kebenarannya, hal itu sama saja berarti pepesan kosong.
User avatar
supercabe
 
Posts: 1112
Joined: Fri Nov 03, 2006 1:31 pm
Location: Dimana-mana hatiku senang

Postby metheny » Mon Apr 14, 2008 10:56 am

apakah anda orang2x yg menolak hadist2x spt ini ?
http://www.wikiislam.com/wiki/The_Origi ... nt_Version s.2C_Verses_Missing.2C_Verses_Added
kalau hafal, maka untuk mengumpulkan tidaklah sulit ...

Mengumpulkan teks pada masa itu memang jauh lebih sulit. Pada masa itu tentu lebih mudah utk mengumpulkan penghafal Qur'an. Bukankah pada masa itu menghafal lebih mudah drpd menulis?

di bakar, krn lain khan ?
kenapa ada sekelompok orang yg, dng hafalan, menuliskan sesuatu yg salah ?
kalau mereka bisa menulis salah, kenapa yg quran sekarang anda kira bener ?

Apakah pada waktu itu sudah ada ejaan Arab yang baku? Tentu tidak. Para sahabat menuliskan ayat Qur'an dalam bentuk huruf sesuai dengan pengetahuan mereka. Dan itu bisa saja berbeda satu sama lain.

Darimana anda tahu tulisan mereka salah? Tulisan dapat dikatakan salah jika bunyinya tidak sesuai dg hafalan.

tentu aja lain ... orang menerjemahkan, mana ada yg sama ? Smile
sama2x menerjemahkan dlm bahasa inggris ... ada paling tidak 3 versi ... ngapain di pikirin ... kalau sama, perlu di periksa, yg mana yg nyontek Smile

malah orang islam yg sering bingung, menuduh agama lain mempunyai kitab berbeda2x, tapi yg di tuduh adalah terjemahan ... Smile
tapi kalau saya, enggak pernah tuh !

Masalahnya adalah:
pernahkah umat lain membaca kitab suci dalam bahasa aslinya??? Jika tidak. Tentu saja dapat dikatakan bhw umat tersebut tidak pernah membaca kitab suci, tetapi hanya membaca terjemahan kitab suci.

yg saya bicarakan adalah quran, bhs arab (kuno), yg tulisannya lain
http://www.submission.org/quran/warsh.html
ini website islam yah ! bukan agama lain ...
tentu aja bacaannya lain ...
nah, di sana ada perbedaan huruf (dan tentu aja caranya mbaca)
misalnya surah 5:54
versi Hafs membaca yartadda
versi Warsh membaca yartadid

Saya menyarankan utk meneliti lebih lanjut Qur'an warsh tersebut. Yang perlu diingat, setahu saya penggunaan harakat (fat-hah, kas-roh, do-mah, dst) belum dikenal pada jaman Muhammad.

Apakah itu website Islam? Saya tidak tahu.

di ceritakan di hadist, quran turun dlm 7 huruf ... atau 7 macam ... gua lupa lengkapnya ...
apakah anda mempercayainya ?
kalau iya, menurut sejarah (atau menurut anda), gimana caranya orang yg hafal versi 1, untuk tidak mencela versi lain, yg adalah benar juga ?

Qur'an sejak awal memang diajarkan oleh Muhammad dalam tujuh huruf (maksudnya tujuh dialek). Dan itu dimaksudkan utk mempermudah orang Arab yg kala itu berbeda-beda dialek.

Setahu saya, Qur'an yang sekarang ini bersumber dari dialek Quraisy (dimana Muhammad adalah orang Quraisy).

Bisa jadi Qur'an versi Warsh tsb adalah salah satu dari tujuh huruf yg dimaksud. Tapi saya tidak berani memastikannya, krn saya bukan ahli. Perbedaan dialek spt yartadid dan yartada apakah mempunyai arti yang berbeda? Apakah perbedaan dialek "ndak" dan "tidak" mempunyai arti yang berbeda?

kalau sekarang, yg di jaman komunikasi, orang2x islam masih tidak sadar, adanya bbrp versi quran (tentu dlm bahasa arab), dan terus menerus bilang, quran itu ada 1 versi saja ... maka, dulu ... dulu - dulu sekali, sebelom ada email, telpon, telegraph dan alat komunikasi canggih, claim ttg 1 versi quran, perlu di pertanyakan kebenerannya ...

untuk versi2x quran, dlm bahasa arab, bisa anda selidiki sendiri ...


1. Apakah variasi bacaan dalam taraf dialek yg sama-sama bersumber dari Muhammad dapat dikatakan sebagai versi?
2. Apakah perbedaan dialek pd Qur'an bisa disamakan dengan "versi" pada kitab suci lain?
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Mon Apr 14, 2008 1:30 pm

metheny wrote:Mengumpulkan teks pada masa itu memang jauh lebih sulit. Pada masa itu tentu lebih mudah utk mengumpulkan penghafal Qur'an. Bukankah pada masa itu menghafal lebih mudah drpd menulis?


iya, yah !
tapi, ngapain ngumpulin quran, kalau quran udah di hafalkan ? :)

eh, ini lebih lengkap!
http://www.wikiislam.com/wiki/Qur%27an% ... e_Qur%27an

Apakah pada waktu itu sudah ada ejaan Arab yang baku? Tentu tidak. Para sahabat menuliskan ayat Qur'an dalam bentuk huruf sesuai dengan pengetahuan mereka. Dan itu bisa saja berbeda satu sama lain.

Darimana anda tahu tulisan mereka salah? Tulisan dapat dikatakan salah jika bunyinya tidak sesuai dg hafalan.


tolong dong, bacain, ini bunyinya apa
http://www.submission.org/images/h5-54.gif
dan ini bunyinya apa
http://www.submission.org/images/w5-54.gif

apakah bunyinya sama ?

Masalahnya adalah:
pernahkah umat lain membaca kitab suci dalam bahasa aslinya??? Jika tidak. Tentu saja dapat dikatakan bhw umat tersebut tidak pernah membaca kitab suci, tetapi hanya membaca terjemahan kitab suci.


1. berapa banyak orang islam yg mbaca, tapi enggak ngeri artinya ?
apa gunanya ?
kalau enggak ngerti, apakah ada gunanya ?
lagipula, siapapun bisa mendapatkan bahasa asli dari kitab tertentu, dan mendapatkan arti dari tiap2x huruf ...

2. kitab lia eden itu lebih hebat lagi ...
tidak ada kitab2x suci kuno (500th lebih) lainnya, yg pernah di dengarkan oleh pemeluknya, oleh nabinya ...
pernahkah anda mendengar rekaman muhammad mbaca quran ?
andapun tidak bisa mendengarkan rekaman Musa, Yesus atau Buddha ?

apakah relevansi di baca dlm bhs asli, lebih2x, oleh orang2x saat ini ?
kalau di hafalkan, oleh orang2x terdahulu, ada sedikit relevansi ...

tapi, spt yg udah saya katakan, versi2x quran jaman ini aja, sedikit orang islam yg tahu, dan banyak yg sepakat bilang: quran itu hanya ada 1 versi ...

hafalan, penghafalnya bisa di bunuh ... bisa lupa ... bisa di paksa kompromi (di paksa menghafal hafalan tertentu) ... tanpa bekas, tidak akan ada sama sekali bekas ... tidak bisa di buktikan ... inilah kelemahan hafalan ...

tulisan, tidak mengandung kelemahan2x itu ...
kitab2x Musa-pun di hafalkan oleh orang2x Yahudi ... juga di tulis dan di salin dng sangat hati2x ...

sungguh tidak bisa di bandingkan ...

Saya menyarankan utk meneliti lebih lanjut Qur'an warsh tersebut. Yang perlu diingat, setahu saya penggunaan harakat (fat-hah, kas-roh, do-mah, dst) belum dikenal pada jaman Muhammad.

Apakah itu website Islam? Saya tidak tahu.


ini adalah website islam, mengakui muhammad sbg nabi akhir, meskipun bilang, dia rasul terakhir (nabi & rasul lain ... lihat aja argumentnya, dan bukti2x, bahkan bukti2x hitungan matematis, yg sangat di banggakan oleh netter islam tertentu .....)
kalau anda tahu keajaiban struktur matematis bismillah - pendiri dari submission ini adalah pencipta ilusi ajaib ini :)

silahkan membaca dng hati terbuka, apalagi thd hitungan2x maut-nya :)
http://www.rashadkhalifa.org/

Qur'an sejak awal memang diajarkan oleh Muhammad dalam tujuh huruf (maksudnya tujuh dialek). Dan itu dimaksudkan utk mempermudah orang Arab yg kala itu berbeda-beda dialek.

Setahu saya, Qur'an yang sekarang ini bersumber dari dialek Quraisy (dimana Muhammad adalah orang Quraisy).

Bisa jadi Qur'an versi Warsh tsb adalah salah satu dari tujuh huruf yg dimaksud. Tapi saya tidak berani memastikannya, krn saya bukan ahli. Perbedaan dialek spt yartadid dan yartada apakah mempunyai arti yang berbeda? Apakah perbedaan dialek "ndak" dan "tidak" mempunyai arti yang berbeda?


hal ini telah di akui oleh netter keligo
kalau anda orang lama, anda tahu ini orang islam ... silahkan lihat posting2x yg lain ...
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 902#115902

salah satunya
Hafs 1:4 = MaAliki = Possessor
Warsh 1:4 = Maliki = King


jadi, jelas beda dong !

krn begitu sulit mencari pembenaran (tentang perbedaan kata), perlu tingkatan qiraat 14, katanya keligo lho, di indo, umumnya level 6 :)
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 128#120128

kalau udah di bilangin gini, di-tipu-pun gua juga enggak ngerti, ... krn rata2x sekolah di indo, belom cukup untuk menjelaskan perbedaan ini ... apalagi gua ... :)

saya enggak mau memaksakan pandangan orang lain ...
ini pandangan azizgol, apakah anda setuju ?
Al Quran sendiri bukan merupakan kitab, sehingga sangat mustahil untuk memalsukannya, meskipun satu atao dua ayat.
sedang Kitab Al Quran memang bisa saja untuk dipalsukan, akan tetapi Kitab Al Quran penulisanya mengacu pada Al Quran sehingga dapat dengan mudah dideteksi letak kesalahanya.


kalau anda setuju, ini argument saya:

menurut saya, dulu, dng hafalan, sangatlah sulit mendeteksi kesalahan
apalagi, quran turun dlm 7 versi ....

kalaupun perbedaan itu artinya yg sama, spt 'enggak' dan 'ndak'
nah, gimana, pendengar bisa tahu, kalau orang A membaca 'enggak' itu bener, orang B, membaca 'ndak' itu juga bener, tapi orang C, yg membaca dng 'tidak' itu salah (krn ini bukan salah satu versi yg di turunkan) ?

untuk bisa mendeteksi perbesaan, pendengarnya harus hafal 7 versi quran ... sulit rek !

ok, cari aja orang2x 1 mesjid yg bisa menghafal seluruh versi quran .... mungkin, banyak yg enggak sadar ...

1. Apakah variasi bacaan dalam taraf dialek yg sama-sama bersumber dari Muhammad dapat dikatakan sebagai versi?
2. Apakah perbedaan dialek pd Qur'an bisa disamakan dengan "versi" pada kitab suci lain?


memang lain ...
alasan di turunkan dlm bbg dialeg, adalah supaya quran itu tampak di pelihara oleh allah ...
sama dng alasan ...
87:6-7 Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa
kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.

2:106 Ayat mana saja[81] yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

ada lagi, tuduhan kafir, muhammad merubah ayat quran ... gua lupa tepatnya ....

dsb ...

alasan 7 dialeg, adalah variasi dari asalan, kenapa kok dia lupa ...


apakah anda yakin, kalau versi2x, semuanya asli demikian dari muhammad ?

apakah anda setuju, kitab suci bikinan lia eden, yg juga di turunkan oleh malaikat jabril, lebih superior dari quran, dan kitab2x suci lain, krn kitab ini hanya ada absolutely 1 versi (dan 1 terjemahan, yaitu bhs inggris?)

bahkan tidak ada perbedaan dialeg ...


kembali ke topik awal (mungkin) ... krn awal dari thread ini, krn di kira kitab Panjul tidak bisa menyaingi quran ...
quran, di turunkan dlm bbrp dialeg ... juga bbrp versi dong ...
itu tuh, yg di lupakan sama allah ...
2:106

allah hanya menjanjikan yg sebanding, atau lebih baik ... mungkin dia sendiri lupa ? atau allah itu muhammad. yg lupa ?
kenapa lebih baik ? ayat yg di turunkan bbrp lama yg lalu, terbukti kurang baik ?


mana yg lebih hebat ? 1 versi kitab Panjul, atau quran, kitab yg di revisi (paling tidak oleh allah), yg ada bbrp versi (yg di lupakan & yg di ganti lebih baik), di turunkan dlm bbrp dialeg (yg mempunyai arti lain), di standardisasikan bbrp kali, dan parahnya, cuma di hafal ...

kitab Panjul, tidak/belom di revisi, hanya ada 1, yaitu dlm bhs indo, tidak/belom ada yg di lupakan, belom/tidak akan di standardisasikan, dan di tulis di komputer, di save di komputer saya, di save di search engine cache mechine, di FFI, di *FFI ...
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby gaston31 » Mon Apr 14, 2008 2:44 pm

@midgrad
secara singkat, tujuan dari thread ini adalah membahas, apa yg membuat quran patut di percayai sbg firman dari Tuhan (bukan cuma sekedar allah), dan kitab Panjul tidak ?
======
klo misalnya dibalik bisa ga?
apa yg membuat Quran tdk patut dipercayai sbg Firman Tuhan?
User avatar
gaston31
 
Posts: 3729
Joined: Tue Nov 21, 2006 2:17 pm

Postby metheny » Mon Apr 14, 2008 2:59 pm

ya, yah !
tapi, ngapain ngumpulin quran, kalau quran udah di hafalkan ? Smile

eh, ini lebih lengkap!
http://www.wikiislam.com/wiki/Qur%27an% ... s:Corrupti on_of_the_Qur%27an


Tidak semua orang itu hafal Qur'an, walaupun sampai kini masih ada orang yag hafal Qur'an dan "sekolah khusus" hafalan Qur'an. Tetapi Qur'an ini kan boleh diketahui oleh siapa pun juga. Kalau semua orang dituntut harus hafal 100 % Qur'an tentu saja malah mempersulit, sehingga pembuatan mushaf ini menjadi sangat penting.

tolong dong, bacain, ini bunyinya apa
http://www.submission.org/images/h5-54.gif
dan ini bunyinya apa
http://www.submission.org/images/w5-54.gif

apakah bunyinya sama ?

Bunyinya tidak sama.


1. berapa banyak orang islam yg mbaca, tapi enggak ngeri artinya ?
apa gunanya ?
kalau enggak ngerti, apakah ada gunanya ?
lagipula, siapapun bisa mendapatkan bahasa asli dari kitab tertentu, dan mendapatkan arti dari tiap2x huruf ...

Kalau masalah orang Islam gak ngerti arti Qur'an tentu saja yg disalahkan adalah manusianya dong, mengapa tidak mau belajar bahasa Arab.

Tapi walaupun begitu, membaca Qur'an merupakan salah satu bentuk "pemeliharaan" bunyi keaslian Al Qur'an.

2. kitab lia eden itu lebih hebat lagi ...
tidak ada kitab2x suci kuno (500th lebih) lainnya, yg pernah di dengarkan oleh pemeluknya, oleh nabinya ...
pernahkah anda mendengar rekaman muhammad mbaca quran ?
andapun tidak bisa mendengarkan rekaman Musa, Yesus atau Buddha ?

Trus apa hubungannya???

apakah relevansi di baca dlm bhs asli, lebih2x, oleh orang2x saat ini ?
kalau di hafalkan, oleh orang2x terdahulu, ada sedikit relevansi ...

Kan sudah saya bilang, itu berguna utk memelihara keaslian bunyinya itu sendiri. Dan paling tidak satu poin sudah didapatkan: umat Islam masih membaca Al Qur'an, bukan sekedar terjemahan Al Qur'an.

Penggunaan bahasa asli sangat relevan dengan perkembangan penerjemahan. Setiap orang yg punya ilmu bisa mengkoreksi terjemahan Qur'an, didasarkan pada bahasa aslinya. Sangat aneh jika mengkoreksi sebuah terjemahan tanpa tahu bahasa aslinya.

tapi, spt yg udah saya katakan, versi2x quran jaman ini aja, sedikit orang islam yg tahu, dan banyak yg sepakat bilang: quran itu hanya ada 1 versi ...

sebaiknya diselidiki dulu...jangan langsung ambil kesimpulan.

hafalan, penghafalnya bisa di bunuh ... bisa lupa ... bisa di paksa kompromi (di paksa menghafal hafalan tertentu) ... tanpa bekas, tidak akan ada sama sekali bekas ... tidak bisa di buktikan ... inilah kelemahan hafalan ...

Makanya sejak awal, Qur'an juga ditulis dalam bentuk teks.

tulisan, tidak mengandung kelemahan2x itu ...
kitab2x Musa-pun di hafalkan oleh orang2x Yahudi ... juga di tulis dan di salin dng sangat hati2x ...

sungguh tidak bisa di bandingkan ...

Apakah ada bukti orang Yahudi hafal semua isi Perjanjian Lama?
Apakah ada bukti orang Kristen hafal semua isi PL dan PB?

ini adalah website islam, mengakui muhammad sbg nabi akhir, meskipun bilang, dia rasul terakhir (nabi & rasul lain ... lihat aja argumentnya, dan bukti2x, bahkan bukti2x hitungan matematis, yg sangat di banggakan oleh netter islam tertentu .....)
kalau anda tahu keajaiban struktur matematis bismillah - pendiri dari submission ini adalah pencipta ilusi ajaib ini Smile

silahkan membaca dng hati terbuka, apalagi thd hitungan2x maut-nya Smile
http://www.rashadkhalifa.org/

Kalau soal hitung-hitungan maut tsb, sebenarnya bukan bagian dari keimanan Islam. Jadi saya tidak akan menanggapinya (dan saya memang bukan pemerhati masalah itung-itungan tsb)

hal ini telah di akui oleh netter keligo
kalau anda orang lama, anda tahu ini orang islam ... silahkan lihat posting2x yg lain ...
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 115902#115 902

salah satunya
Quote:

Hafs 1:4 = MaAliki = Possessor
Warsh 1:4 = Maliki = King


jadi, jelas beda dong !

krn begitu sulit mencari pembenaran (tentang perbedaan kata), perlu tingkatan qiraat 14, katanya keligo lho, di indo, umumnya level 6 Smile
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... 120128#120 128

kalau udah di bilangin gini, di-tipu-pun gua juga enggak ngerti, ... krn rata2x sekolah di indo, belom cukup untuk menjelaskan perbedaan ini ... apalagi gua ... Smile

Oleh karena itu, perlu diteliti lagi lebih lanjut. Al Qur'an yg sekarang dipakai oleh umat Islam kan kebanyakan berasal dari mushaf utsmani. Saya gak tahu drmn sumber Al Qur'an warsh tsb..bagaimana riwayat penulisannya dst.

saya enggak mau memaksakan pandangan orang lain ...
ini pandangan azizgol, apakah anda setuju ?
Quote:

Al Quran sendiri bukan merupakan kitab, sehingga sangat mustahil untuk memalsukannya, meskipun satu atao dua ayat.
sedang Kitab Al Quran memang bisa saja untuk dipalsukan, akan tetapi Kitab Al Quran penulisanya mengacu pada Al Quran sehingga dapat dengan mudah dideteksi letak kesalahanya.


kalau anda setuju, ini argument saya:

menurut saya, dulu, dng hafalan, sangatlah sulit mendeteksi kesalahan
apalagi, quran turun dlm 7 versi ....

kalaupun perbedaan itu artinya yg sama, spt 'enggak' dan 'ndak'
nah, gimana, pendengar bisa tahu, kalau orang A membaca 'enggak' itu bener, orang B, membaca 'ndak' itu juga bener, tapi orang C, yg membaca dng 'tidak' itu salah (krn ini bukan salah satu versi yg di turunkan) ?

untuk bisa mendeteksi perbesaan, pendengarnya harus hafal 7 versi quran ... sulit rek !

Persoalan itu kan sudah dibahas ketika para sahabat mengkodifikasikan Qur'an pd jaman Usman. Persoalan perbedaan dialek tentu saja muncul. Jalan keluarnya adalah mengembalikan bacaan yg berbeda tsb kepada dialek Quraisy. Jadi orang tidak harus hafal 7 dialek. Satu dialek itu sudah cukup.
Jika contoh nya adalah ndak atau enggak, maka dilihat dulu siapa yang ngomong. Jika orang luar jawa, maka tentu saja kemungkinan besar dia memakai enggak.

ok, cari aja orang2x 1 mesjid yg bisa menghafal seluruh versi quran .... mungkin, banyak yg enggak sadar ...

Kan sudah saya bilang 1 dialek saja sudah cukup.

memang lain ...
alasan di turunkan dlm bbg dialeg, adalah supaya quran itu tampak di pelihara oleh allah ...
sama dng alasan ...
Quote:

87:6-7 Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) maka kamu tidak akan lupa
kecuali kalau Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.

2:106 Ayat mana saja[81] yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tidakkah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?

ada lagi, tuduhan kafir, muhammad merubah ayat quran ... gua lupa tepatnya ....

dsb ...

alasan 7 dialeg, adalah variasi dari asalan, kenapa kok dia lupa ...


apakah anda yakin, kalau versi2x, semuanya asli demikian dari muhammad ?

Ini soal keyakinan to?
Saya yakin bhw Al Qur'an diturunkan kpd Muhammad dalam 7 huruf. Dan saya tidak yakin bhw Qur'an ada 7 versi (spt halnya konsep versi pada PB).

apakah anda setuju, kitab suci bikinan lia eden, yg juga di turunkan oleh malaikat jabril, lebih superior dari quran, dan kitab2x suci lain, krn kitab ini hanya ada absolutely 1 versi (dan 1 terjemahan, yaitu bhs inggris?)

bahkan tidak ada perbedaan dialeg ...

Keyakinan thd ajaran tertentu memang harus diawali dari keaslian kitab suci. Tapi itu tidak cukup, harus dilihat juga apa isi ajarannya. Bagaimana keterkaitan ajarannya dengan ajaran nabi-nabi terdahulu, bgmn nubuat nabi-nabi terdahulu tentang dia.Bagaimana nasabnya, kehidupannya dst.
Jadi banyak hal harus dilihat.
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Mon Apr 14, 2008 3:11 pm

gaston31 wrote:klo misalnya dibalik bisa ga?
apa yg membuat Quran tdk patut dipercayai sbg Firman Tuhan?


kalau rekan2x lain di sini, mereka akan menunjukkan keselaahan ilmu alam quran, kekejaman quran, kesalahan sejarah, dll ...

kalau saya (dlm thread ini): krn enggak ada bedanya dng kitab Panjul ... sama2x mengandung ilmu alam :) :) :) , sama2x mengandung struktur matematis (meskipun kitab Panjul jauh lebih kompleks) ....
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby midgard » Mon Apr 14, 2008 3:46 pm

metheny wrote:Tidak semua orang itu hafal Qur'an, walaupun sampai kini masih ada orang yag hafal Qur'an dan "sekolah khusus" hafalan Qur'an. Tetapi Qur'an ini kan boleh diketahui oleh siapa pun juga. Kalau semua orang dituntut harus hafal 100 % Qur'an tentu saja malah mempersulit, sehingga pembuatan mushaf ini menjadi sangat penting.


kalau jaman itu, ada 1 orang yg hafal (semua surah), tentu orang itu terkenal, dan tidak sulit menemukan orang itu ... dan tidak sulit menulis quran ...

Trus apa hubungannya???


hubungannya, sama2x tidak berhubungan ...
saat ini, meskipun semua orang islam hafal quran dan tahu isinya, tidak membuat arti terjemahan sama dng versi ...

malah orang islam yg sering bingung, menuduh agama lain mempunyai kitab berbeda2x, tapi yg di tuduh adalah terjemahan

ini jawaban anda
Masalahnya adalah:
pernahkah umat lain membaca kitab suci dalam bahasa aslinya??? Jika tidak. Tentu saja dapat dikatakan bhw umat tersebut tidak pernah membaca kitab suci, tetapi hanya membaca terjemahan kitab suci.


gimana jawaban anda menjawab perkataan saya ?

Kan sudah saya bilang, itu berguna utk memelihara keaslian bunyinya itu sendiri. Dan paling tidak satu poin sudah didapatkan: umat Islam masih membaca Al Qur'an, bukan sekedar terjemahan Al Qur'an.

Penggunaan bahasa asli sangat relevan dengan perkembangan penerjemahan. Setiap orang yg punya ilmu bisa mengkoreksi terjemahan Qur'an, didasarkan pada bahasa aslinya. Sangat aneh jika mengkoreksi sebuah terjemahan tanpa tahu bahasa aslinya.


dan tentunya anda kagum sama ajaran lia eden, yg merekam perkataan lia eden dong !?
yg mengkoreksi itu, mendengar turun temurun ...

satu point yg di dapatkan: umat lia eden masih bisa mendengar perkataan nabi mereka, bukan sekedar pembacaan turun temurun ...

sungguh aneh, kalau mengkoreksi suatu pembacaan, tanpa mendengar pembaca asli berbicara ...

Oleh karena itu, perlu diteliti lagi lebih lanjut. Al Qur'an yg sekarang dipakai oleh umat Islam kan kebanyakan berasal dari mushaf utsmani. Saya gak tahu drmn sumber Al Qur'an warsh tsb..bagaimana riwayat penulisannya dst.


anda enggak ngerti ... saya mau bilang apa yah ? :)

Persoalan itu kan sudah dibahas ketika para sahabat mengkodifikasikan Qur'an pd jaman Usman. Persoalan perbedaan dialek tentu saja muncul. Jalan keluarnya adalah mengembalikan bacaan yg berbeda tsb kepada dialek Quraisy. Jadi orang tidak harus hafal 7 dialek. Satu dialek itu sudah cukup.
Jika contoh nya adalah ndak atau enggak, maka dilihat dulu siapa yang ngomong. Jika orang luar jawa, maka tentu saja kemungkinan besar dia memakai enggak.


saya sih, sebenarnya enggak mempersoalkan perbedaan dialek .... tapi claim bahwa kalau ada yg di ubah 1-2 huruf, pasti ketahuan ...
nah, ini sulit, kalau tidak ada yg hafal 7 dialek ...

misalnya, saya aliran sesat, memakai kata 'tidak', bukan 'ndak' atau 'enggak' ... anda pikir, wah, ini dialeg bali :) enggak ketahuan perubahan ini ...

Keyakinan thd ajaran tertentu memang harus diawali dari keaslian kitab suci. Tapi itu tidak cukup, harus dilihat juga apa isi ajarannya. Bagaimana keterkaitan ajarannya dengan ajaran nabi-nabi terdahulu, bgmn nubuat nabi-nabi terdahulu tentang dia.Bagaimana nasabnya, kehidupannya dst.
Jadi banyak hal harus dilihat.


yup, saya setuju ... harus di lihat dari ajaran nabi terdahulu ...

tapi, kata islam, islam melanjutkan ajara2x terdahulu ... tapi apakah benar ?
gampangnya: kalau di bandingkan dng PL, yg ada sekarang, yg sama dng yg ada di dead sea scroll, ternyata ajaran muhammad lain ... bahkan nama Tuhan, YHVH, tidak di kenal oleh muhammad, dan allah tidak di kenal oleh Yahudi ...
di bandingkan dng cerita2x ttg Musa, dsb ... banyak yg menyimpang ...
jawaban islam? ajaran nabi terdahulu udah terkorupsi ...
entahlah, apakah anda setuju dng pandangan islam ini ...

kalau iya, sedemikian mudahnya kalau lia eden bilang, quran telah terkorupsi ...

kira2x, apakah Tuhan yg benar tidak memelihara kitab2x sebelomnya, shg siapa aja bisa claim, "agama ini meneruskan agama2x terdahulu ..., cuma udah terkorupsi aja ...""

ttg kehidupan ...
saya enggak menemui ajaran lia eden, spt ajaran muhammad dlm bidang bunuh membunuh ...
dan kehidupan lia eden, bisa lebih di jadikan contoh ... enggak menikah dng anak kecil ... bisa membaca + menulis ...
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby metheny » Tue Apr 15, 2008 11:04 am

kalau jaman itu, ada 1 orang yg hafal (semua surah), tentu orang itu terkenal, dan tidak sulit menemukan orang itu ... dan tidak sulit menulis quran ...

Memang tradisi yg berkembang di Arab itu kan lebih ke tradisi lesan. Jadi hafalan memegang peranan yg cukup penting.

Bahkan, utk tujuan penyebaran Qur'an, dibolehkan pernikahan dengan mas kawin bacaan Al Qur'an. Maksudnya si mempelai laki-laki mengajarkan Al Qur'an kepada mempelai perempuan.


hubungannya, sama2x tidak berhubungan ...
saat ini, meskipun semua orang islam hafal quran dan tahu isinya, tidak membuat arti terjemahan sama dng versi ...

Terjemahan itu kan bisa dinamis, sementara Qur'an itu harus statis.



malah orang islam yg sering bingung, menuduh agama lain mempunyai kitab berbeda2x, tapi yg di tuduh adalah terjemahan

ini jawaban anda
Quote:

Masalahnya adalah:
pernahkah umat lain membaca kitab suci dalam bahasa aslinya??? Jika tidak. Tentu saja dapat dikatakan bhw umat tersebut tidak pernah membaca kitab suci, tetapi hanya membaca terjemahan kitab suci.


gimana jawaban anda menjawab perkataan saya ?

Oleh karena itu, memang perlu diperjelas apa bedanya terjemahan dengan versi. Justru kata versi ini kan dimunculkan oleh kalangan Kristiani sendiri. Misalnya King James Version, RSV dll yg saya tidak tahu.

dan tentunya anda kagum sama ajaran lia eden, yg merekam perkataan lia eden dong !?
yg mengkoreksi itu, mendengar turun temurun ...

satu point yg di dapatkan: umat lia eden masih bisa mendengar perkataan nabi mereka, bukan sekedar pembacaan turun temurun ...

sungguh aneh, kalau mengkoreksi suatu pembacaan, tanpa mendengar pembaca asli berbicara ...

Faktanya, yang aneh adalah justru jika ada orang mengaku bisa mendengar pembicara asli yang hidup 1500 tahun yang lalu. Bagaimana mungkin terjadi? Sementara pada saat itu belum ada metode rekaman analog maupun digital. Orang-orang penggemar fiksi mungkin akan bilang, ya kita buat mesin waktu atau pinjam alat sama doraemon. Nah..ini kan masih fiksi. Kalau alat tsb memang ada, saya yakin gak akan ada perselisihan tiga agama Yahudi-Kristen-Islam.

Bagi Lia Eden yg hidup pd saat ini, memang akan terdengar aneh jika hanya mengandalkan hafalan dan mengabaikan rekaman digital.


anda enggak ngerti ... saya mau bilang apa yah ? Smile

Jadi gini mas..masih perlu penyelidikan lebih lanjut. Misalnya, Qur'an warsh tsb disalin dari mushaf mana...siapa yg dulunya bikin mushaf tsb...dst.

saya sih, sebenarnya enggak mempersoalkan perbedaan dialek .... tapi claim bahwa kalau ada yg di ubah 1-2 huruf, pasti ketahuan ...
nah, ini sulit, kalau tidak ada yg hafal 7 dialek ...

misalnya, saya aliran sesat, memakai kata 'tidak', bukan 'ndak' atau 'enggak' ... anda pikir, wah, ini dialeg bali Smile enggak ketahuan perubahan ini ...

Maksudnya begini mas. Orang yang hafal satu dialek tentunya hanya bisa mengecek 1 dialek saja.
Nah...Qur'an yang dibaca mayoritas umat Islam itu kan berasal dari Mushaf Ustmani (dialek Quraisy). Jadi, kalau ada yg memalsukan Qur'an dialek Quraisy tentu akan mudah ketahuan, karena masih banyak orang yg hafal Qur'an dialek ini.

Nah, utk dialek lain (kalau memang masih ada), tentunya yg bisa mengecek adalah orang yg hafal dialek tsb bukan?

yup, saya setuju ... harus di lihat dari ajaran nabi terdahulu ...

tapi, kata islam, islam melanjutkan ajara2x terdahulu ... tapi apakah benar ?
gampangnya: kalau di bandingkan dng PL, yg ada sekarang, yg sama dng yg ada di dead sea scroll, ternyata ajaran muhammad lain ... bahkan nama Tuhan, YHVH, tidak di kenal oleh muhammad, dan allah tidak di kenal oleh Yahudi ...
di bandingkan dng cerita2x ttg Musa, dsb ... banyak yg menyimpang ...
jawaban islam? ajaran nabi terdahulu udah terkorupsi ...
entahlah, apakah anda setuju dng pandangan islam ini ...

kalau iya, sedemikian mudahnya kalau lia eden bilang, quran telah terkorupsi ...

Al Qur'an memang memandang Kitab-kitab sebelumnya sudah tidak murni krn mendapatkan campur tangan manusia, tapi tidak mengatakannya sbg palsu. Saya kira ini harus dibedakan, tidak murni dengan palsu. Artinya, sebagian ayat yg memang asli tapi ada sebagian ayat yg ditambahkan.

kira2x, apakah Tuhan yg benar tidak memelihara kitab2x sebelomnya, shg siapa aja bisa claim, "agama ini meneruskan agama2x terdahulu ..., cuma udah terkorupsi aja ...""

Saya kira logika ini juga ada pd umat Yahudi. Mengapa harus datang sebuah "perjanjian baru" jika perjanjian lama antara Allah dan Abraham itu kekal?

ttg kehidupan ...
saya enggak menemui ajaran lia eden, spt ajaran muhammad dlm bidang bunuh membunuh ...
dan kehidupan lia eden, bisa lebih di jadikan contoh ... enggak menikah dng anak kecil ... bisa membaca + menulis ...

1. Soal peperangan tentu saja juga sudah banyak diatur dalam Kitab Ulangan PL. Jadi soal perang, bukan hanya ada dalam Qur'an. Perintah utk berperang tentu juga ada alasan-alasannya.

2. Soal menikah dengan anak kecil, adalah hal yg sudah biasa bahkan sejak jaman Yahudi. Talmud membolehkan seorang tua menikah dengan anak kecil. Belum lagi beberapa kitab apokrip menyebutkan bhw Yusuf berusia 90 tahun ketika menikahi perawan Maria yg berusia 12 tahun.

3. Soal kenabian adalah urusan Tuhan. Dia mengutus seseorang yang Dia anggap layak. Muhammad memang tidak pandai baca-tulis, ttp beliau terbukti cerdas dan bijaksana sejak kecil. Sekedar contoh: bagaimana Muhammad bisa menyelesaikan perselisihan antar suku yg saling ngotot untuk bisa memasangkan Hajar Aswad di dinding Ka'bah.
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Tue Apr 15, 2008 12:17 pm

metheny wrote:Memang tradisi yg berkembang di Arab itu kan lebih ke tradisi lesan. Jadi hafalan memegang peranan yg cukup penting.

Bahkan, utk tujuan penyebaran Qur'an, dibolehkan pernikahan dengan mas kawin bacaan Al Qur'an. Maksudnya si mempelai laki-laki mengajarkan Al Qur'an kepada mempelai perempuan.


pertanyaan saya yg saya rasa tidak terjawab:
kalau hafal, kenapa di bilang sulit untuk mengumpulkan quran ?

Oleh karena itu, memang perlu diperjelas apa bedanya terjemahan dengan versi. Justru kata versi ini kan dimunculkan oleh kalangan Kristiani sendiri. Misalnya King James Version, RSV dll yg saya tidak tahu.


Yesus & Musa pake bahasa inggris ? :)
anak SD juga tahu kok, ini tidak mungkin ...

Faktanya, yang aneh adalah justru jika ada orang mengaku bisa mendengar pembicara asli yang hidup 1500 tahun yang lalu. Bagaimana mungkin terjadi? Sementara pada saat itu belum ada metode rekaman analog maupun digital. Orang-orang penggemar fiksi mungkin akan bilang, ya kita buat mesin waktu atau pinjam alat sama doraemon. Nah..ini kan masih fiksi. Kalau alat tsb memang ada, saya yakin gak akan ada perselisihan tiga agama Yahudi-Kristen-Islam.

Bagi Lia Eden yg hidup pd saat ini, memang akan terdengar aneh jika hanya mengandalkan hafalan dan mengabaikan rekaman digital.


jaman dulu, meskipun tidak semudah saat ini, banyak ide2x yg udah di tulis ... misalnya ancient egypt wringing, tulisan alkitab, dsb ...
kenapa, sesuatu yg ribuan tahun mendatang (islam) kok tidak di tulis, malah kebanyakan di hafalkan ?
dan hadist-pun mengakui adanya kesulitan untuk mengumpulkan quran ...

adalah aneh, kenapa memelihara dng ingatan aja, kalau media yg lebih terpercaya, yaitu tulisan, udah ada ?

Maksudnya begini mas. Orang yang hafal satu dialek tentunya hanya bisa mengecek 1 dialek saja.
Nah...Qur'an yang dibaca mayoritas umat Islam itu kan berasal dari Mushaf Ustmani (dialek Quraisy). Jadi, kalau ada yg memalsukan Qur'an dialek Quraisy tentu akan mudah ketahuan, karena masih banyak orang yg hafal Qur'an dialek ini.

Nah, utk dialek lain (kalau memang masih ada), tentunya yg bisa mengecek adalah orang yg hafal dialek tsb bukan?


jadi, yg di pelhara allah, hanya dialeg ini ?
bisa kasih referensi, quran kalau ada, kalau tidak, silahkan pake hadist kalau hanya ini yg di pelihara ...

apa yg anda katakan, masuk akal ... (yaitu cuma 1 dialeg quran yg kalau di ganti, bisa di ketahui, ... dng catatan orang harus hafal semua quran dlm dialeg itu)

Al Qur'an memang memandang Kitab-kitab sebelumnya sudah tidak murni krn mendapatkan campur tangan manusia, tapi tidak mengatakannya sbg palsu. Saya kira ini harus dibedakan, tidak murni dengan palsu. Artinya, sebagian ayat yg memang asli tapi ada sebagian ayat yg ditambahkan.


iya, saya rasa tidak sulit kok bagi lia eden bilang, quran itu tidak murni ....
lia eden pasti setuju, nama Tuhan itu allah, ada malaikat jabril, ada muhammad pun di anggap nabi ...
hal2x yg udah ada campur tangan manusia, misalnya di bilang muhammad nabi terakhir ....

Saya kira logika ini juga ada pd umat Yahudi. Mengapa harus datang sebuah "perjanjian baru" jika perjanjian lama antara Allah dan Abraham itu kekal?


saya rasa lain ...
semua yg ada di PL, itu di terima oleh orang Kristen ...
tidak ada yg di bilang "terkorupsi" ...

sangatlah mudah bagi saya untuk menciptakan kitab baru, yg memakai bbrp bagian dari quran ... dan yg sebagian saya bilang "ini terkorupsi"
untuk ini, saya tidak perlu membaca quran; bahkan cuma dengar2x orang ngomong, sayapun bisa menciptakan kitab baru
misalnya, saya belom pernah mendengar claim muhammad di quran sbg meterai nabi ...
waktu di ajukan, saya tinggal bilang, itu adalah tambahan manusia ...
gampang khan !
anak kecil, yg bisa memegang stempel "ini udah di korupsi", bisa mejawab semua pertanyaan ttg ketidak selarasan :)

untuk menciptakan kitab yg tidak berlawanan dng kitab sebelomnya ... saya harus melakukan research; harus baca2x dari awal sampe akhir berkali2x supaya jelas; harus ngerti bener ...; syukur2x kalau ada nubuat yg bisa tergenapi ... syukur2x, bisa quote mana yg di genapi, bukan cuma bilang, saya udah di nubuatkan ...

inilah lainnya PB dan quran ...


kenapa ada PB ? -> kenapa Musa bilang, akan ada nabi spt dia, dan kita harus mendengarkan dia ?
akan ada perubahan ...nah, bukan perubahan yg saya permasalahkan, tapi gimana kita bisa tahu, yg mana terusan yg benar, yg mana bikinan anak kecil yg memegang stempel "iini udah di korupsi" ?

1. Soal peperangan tentu saja juga sudah banyak diatur dalam Kitab Ulangan PL. Jadi soal perang, bukan hanya ada dalam Qur'an. Perintah utk berperang tentu juga ada alasan-alasannya.


saya mengajukan ini, soalnya kehidupan lia eden lebih bisa jadi panutan gitu ...


kalau anda atheis, dan yg tidak percaya Alkitab, secara khusus kitab Ulangan, dan tidak percaya pada cerita kitab Ulangan, saya kira anda tidak bisa mempermasalahkan cerita yg mungkin benar terjadi, mungkin tidak terjadi ...

apapun agama anda, kalau anda memilih percaya akan cerita yg di tulis di kitab Ulangan, maka harusnya juga percaya akan mukjizat2x yg di ceritakan ... krn hal itu ada di cerita peperangan (yg di permasalahkan)...
di setiap peperangan (paling tidak yg pernah saya baca), ada mukjizat; dan ini tanda persetujuan dari Tuhan

tapi di islam lain ... tidak ada tanda2x mukjat, bahkan muhammad-pun mengelak waktu di minta mukjiat ...

jawaban anda, mungkin hanya di setujui oleh orang2x beragama tertentu; dan tidak akan masuk akal kalau di baca atheis ...
atheis yg mau menganggap quran itu bener2x asli, akan melihat, ini adalah kekejaman muhammad


setiap orang berbuat, tentu aja dia bilang ada alasan ...
... ada pencopet bilang kepepet ... ada pelacur bilang udah untuk menghidupi anak ... polisi bilang, dari pada dia di tembak ... DPR bilang, daripada uang transportasi tidak di gunakan ...


kalau anda sumpah sambar petir, terus setelah itu anda bener2x kesambar petir, andapun mungkin rela ... mungkin meskipun anda pikir anda kemungkinan 90% bener ... andapun rela ...
kalau anda sumpah sambar petir, terus saya setrum, dng alasan ini suruhan Tuhan (yg bernama Panjul), andapun tentu tidak rela ... meskipun mungkin anda pikir 50% anda benar ... anda tidak rela ...

moga2x anda bisa membedakan ... hukuman, yg dari atas, dan hukuman yg dari manusia (yg enggak bisa jelas, bener enggak dari atas)

2. Soal menikah dengan anak kecil, adalah hal yg sudah biasa bahkan sejak jaman Yahudi. Talmud membolehkan seorang tua menikah dengan anak kecil. Belum lagi beberapa kitab apokrip menyebutkan bhw Yusuf berusia 90 tahun ketika menikahi perawan Maria yg berusia 12 tahun.


apa moral lia eden yg jelek menurut anda ?
oh, iya, jangan bilang, lia eden nyogok waktu bikin sim, krn ini udah menjadi kebiasaan polisi indonesia ....
jangan bilang waktu di tilang, berdamai dng polisi, ini juga budaya damai ...
jangan bilang kejelekan2x yg udah lumrah di lakukan oleh orang2x jaman sekarang ...
enggak tahu apakah ke-2 hal di atas itu memang pernah di lakukan lia eden ... ini hanyalah perumpamaan aja ...
silahkan keluarkan kejelekan2x lia eden, lalu kita bandingkan :)

kira2x, kalau saya yg tidak pernah menyogok waktu bikin sim, dan lia eden yg pernah, hanya dari perbedaan ini, manakah yg kehidupan yg ingin anda tiru ?


muhammad suka makan babi secara tersembunyi ...
ini di tulis di kitab rajam, yg akhirnya sura ini hilang ... ternyata salinan ini di pelihara oleh moyang dari pembantu saya yg orang arab ...
kalau mau ngasih bukti, buku2x Apocrypha sekalipun, cari yg ada naskah aslinya masih ada & bisa di buktikan, dan ada sebelom islam ...
lebih hebat lagi, kalau ada yg lebih tua dari ke-4 injil yg di akui orang Kristen ...
jangan hanya di namakan injil, lalu pasti di kira injil beneran ... kalau saya bilang saya punya sura al-rajam, yg isinya gini gitu, apakah anda mau menerima ?
dlm catatant sejarah, al-rajam benar2x di kisahkan pernah ada dan hilang dari quran ...
http://www.inthenameofallah.org/Missing ... Rajam.html
Sahih al-Bukhari, Vol. 8, p.539-
Allah sent Muhammad (saw) with the Truth and revealed the Holy Book to him, and among what Allah revealed, was the Verse of the Rajam (the stoning of married persons, male and female, who commit adultery) and we did recite this Verse and understood and memorized it.


apakah muhammad terpaksa kawin dng anak kecil ?
apakah semua orang waktu itu di paksa kawin dng anak kecil ?
manakah yg kehidupannya layak di jadikan teladan manusia sepanjang jaman ?


dan, tolong kasih sumber talmud yg anda maksud ...
soalnya, kelihatannya ini cuma lelucon dari netter islam, yg tanpa bukti bilang ...
demikian juga ttg lelucon maria umur 12th ...

kalau anda menulis demikian, teman anda yg muslim mengira ini sumber yg benar ... tanpa check akan mengira ini sbg sumber kebenaran ...
sama spt orang2x pada mengira, quran hanya ada 1 macam doang ...

kalaupun benar, ini adalah Talmud, diskusi para rabi ttg hukum Taurat ...
spt kalau ustad2x berdiskusi ttg quran, terus hasil diskussi (berdiskusi, jadi ada pendapat pribadi yg di masukkan) yg paling enggak bermutu, saya sajikan ke anda ... maukah ?


3. Soal kenabian adalah urusan Tuhan. Dia mengutus seseorang yang Dia anggap layak. Muhammad memang tidak pandai baca-tulis, ttp beliau terbukti cerdas dan bijaksana sejak kecil. Sekedar contoh: bagaimana Muhammad bisa menyelesaikan perselisihan antar suku yg saling ngotot untuk bisa memasangkan Hajar Aswad di dinding Ka'bah.


kalau cerdas ... kok enggak belajar membaca ?
bukankah hanya ada bbrp huruf aja yg perlu di hafalkan ?
bukankah banyak orang yg bukan arab, bisa belajar huruf arab ? kok orang yg hidup di arab, pada jaman itu, kesulitan baca, di bilang cerdas ?

silahkan baca kalau mau ...
http://www.submission.org/mo-write.html
http://www.submission.org/indonesia/apendik-28.html
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby metheny » Wed Apr 16, 2008 8:41 am

pertanyaan saya yg saya rasa tidak terjawab:
kalau hafal, kenapa di bilang sulit untuk mengumpulkan quran ?

Kesulitannya adalah mengumpulkan Al Qur'an yg berwujud tulisan. Hal ini dapat dimaklumi mengingat yang menonjol pada masyarakat Arab adalah tradisi lisan, bukan tradisi tulis.

Yesus & Musa pake bahasa inggris ?
anak SD juga tahu kok, ini tidak mungkin ...

Betul. Oleh karena itu saya bertanya kpd mas: Apakah kitab yang anda baca sehari-hari tsb merupakan Alkitab ataukah terjemahan Alkitab?
Padahal kita tahu, tidak semua kata dlm sebuah bahasa bisa diterjemahkan dengan singkat dan tepat ke dalam bahasa lain. Tidak usah jauh-jauh, kita bisa ambil contoh bahasa jawa (semoga mas ini orang jawa shg bisa nyambung dengan contoh yg saya berikan)
"Ono pedhet mati kunduran truk"
Tentu anda akan mengalami kesulitan utk menterjemahkannya ke dlm bahasa Indonesia scr singkat dan tepat.

Satu lagi, mengapa disebut sebagai King James Version, RSV (Revised Standar Version) --semoga saya tdk salah tulis. Apa makna kata version ini?

jaman dulu, meskipun tidak semudah saat ini, banyak ide2x yg udah di tulis ... misalnya ancient egypt wringing, tulisan
alkitab, dsb ...
kenapa, sesuatu yg ribuan tahun mendatang (islam) kok tidak di tulis, malah kebanyakan di hafalkan ?
dan hadist-pun mengakui adanya kesulitan untuk mengumpulkan quran ...

adalah aneh, kenapa memelihara dng ingatan aja, kalau media yg lebih terpercaya, yaitu tulisan, udah ada ?

Mas harus paham kebudayaan Arab. Kebudayaan Arab itu kan memang bertumpu pada tradisi oral. Jadi tidak aneh jika Qur'an itu dihafal. Walaupun begitu, sejak awal Muhammad menyuruh para sahabat untuk menuliskan ayat Al Qur'an. Sementara itu Muhammad melarang para sahabat utk menuliskan hadis. Jadi sejak awal memang sudah dipisahkan mana Al Qur'an dan mana yg hadis.

jadi, yg di pelhara allah, hanya dialeg ini ?
bisa kasih referensi, quran kalau ada, kalau tidak, silahkan pake hadist kalau hanya ini yg di pelihara ...

apa yg anda katakan, masuk akal ... (yaitu cuma 1 dialeg quran yg kalau di ganti, bisa di ketahui, ... dng catatan orang
harus hafal semua quran dlm dialeg itu)

Hadisnya saya tidak tahu. Saya hanya melihat kpd fakta yang ada. Bahwa mushaf utsmani itu dibuat oleh orang-orang yang hafal Qur'an dan mereka hidup sejaman dengan Muhammad sekaligus sahabat dekat. Dan mushaf tersebut sampai sekarang masih ada. Salah satu mushaf tsb saat ini ada di Rusia.

iya, saya rasa tidak sulit kok bagi lia eden bilang, quran itu tidak murni ....
lia eden pasti setuju, nama Tuhan itu allah, ada malaikat jabril, ada muhammad pun di anggap nabi ...
hal2x yg udah ada campur tangan manusia, misalnya di bilang muhammad nabi terakhir ....

Saya pribadi menganggap hal itu biasa-biasa saja. Boleh saja kok dia itu mengaku sbg Jibril (setahu saya Lia Eden tidak mengaku sbg nabi). Tinggal orang mau percaya atau tidak..itu saja.
Kalau Qur'an menganggap bhw kitab-kitab sebelumnya tidak murni lagi, tentu saja anda tidak harus percaya. Saya sendiri termasuk orang yg percaya. Tidak ada masalah kan?

saya rasa lain ...
semua yg ada di PL, itu di terima oleh orang Kristen ...
tidak ada yg di bilang "terkorupsi" ...

Betul. Memang agak beda. Tetapi kalau kita melihat dari faktor "siapa yg lebih dulu" saya kira sama. Orang Kristen yg lebih dulu ada drpd Muslim menganggap bhw Al Qur'an itu bukan kitab suci. Spt halnya orang Yahudi yg lebih dulu ada drpd orang Kristen menganggap bhw PB bukanlah kitab suci.

sangatlah mudah bagi saya untuk menciptakan kitab baru, yg memakai bbrp bagian dari quran ... dan yg sebagian saya bilang
"ini terkorupsi"
untuk ini, saya tidak perlu membaca quran; bahkan cuma dengar2x orang ngomong, sayapun bisa menciptakan kitab baru
misalnya, saya belom pernah mendengar claim muhammad di quran sbg meterai nabi ...
waktu di ajukan, saya tinggal bilang, itu adalah tambahan manusia ...
gampang khan !
anak kecil, yg bisa memegang stempel "ini udah di korupsi", bisa mejawab semua pertanyaan ttg ketidak selarasan

untuk menciptakan kitab yg tidak berlawanan dng kitab sebelomnya ... saya harus melakukan research; harus baca2x dari awal
sampe akhir berkali2x supaya jelas; harus ngerti bener ...; syukur2x kalau ada nubuat yg bisa tergenapi ... syukur2x, bisa
quote mana yg di genapi, bukan cuma bilang, saya udah di nubuatkan ...

inilah lainnya PB dan quran ...

Mas boleh-boleh saja membuat kitab suci sendiri (spt halnya darmogandul dan gatholoco). Nanti tinggal tunggu para pengikut. Syukur2 bisa banyak pengikut. Tapi saran saya, sebaiknya mas mencari ilmu linuwih dulu sebelum membuat kitab (bisa belajar ke Sai Baba atau Lia Eden).
Jadi anda sebagai nabi, telah lengkap dengan kitab suci panjul dan mukjizat.

kenapa ada PB ? -> kenapa Musa bilang, akan ada nabi spt dia, dan kita harus mendengarkan dia ?
akan ada perubahan ...nah, bukan perubahan yg saya permasalahkan, tapi gimana kita bisa tahu, yg mana terusan yg benar, yg mana bikinan anak kecil yg memegang stempel "iini udah di korupsi" ?

Saya melihat fakta saja lah. Setahu saya yang termasuk dalam anak perjanjian lama itu kan keturunan Ishak alias bani Israel alias Yahudi. Nah..seharusnya jika ada perjanjian baru, tentunya meneruskan itu (sehingga logis jika Yesus mengatakan hanya diutus bagi domba Israel yang tersesat). Faktanya, kebanyakan "anak" perjanjian baru bukanlah bani Israel tetapi orang-orang di luar Israel.

saya mengajukan ini, soalnya kehidupan lia eden lebih bisa jadi panutan gitu ...
kalau anda atheis, dan yg tidak percaya Alkitab, secara khusus kitab Ulangan, dan tidak percaya pada cerita kitab Ulangan,
saya kira anda tidak bisa mempermasalahkan cerita yg mungkin benar terjadi, mungkin tidak terjadi ...

apapun agama anda, kalau anda memilih percaya akan cerita yg di tulis di kitab Ulangan, maka harusnya juga percaya akan
mukjizat2x yg di ceritakan ... krn hal itu ada di cerita peperangan (yg di permasalahkan)...
di setiap peperangan (paling tidak yg pernah saya baca), ada mukjizat; dan ini tanda persetujuan dari Tuhan

tapi di islam lain ... tidak ada tanda2x mukjat, bahkan muhammad-pun mengelak waktu di minta mukjiat ...

Saya hanya sekedar menunjukkan bhw peperangan itu juga diatur dalam Alkitab. Itu saja.
Mengenai mukjizat, sebenarnya ada tiga mukjizat yg ada pada Muhammmad yg ada dalam hadis yg shahih.
1. Pohon kurma yg merintih, kemudian Muhammad mengusap pohon tsb sehingga diam.
2. Memancarnya air dari sela jari Muhammad utk kebutuhan wudhu para sahabat.
3. Mengeluarkan air dari sumur yang telah kering.
Anda bisa cari sendiri hadis2 nya.

jawaban anda, mungkin hanya di setujui oleh orang2x beragama tertentu; dan tidak akan masuk akal kalau di baca atheis ...
atheis yg mau menganggap quran itu bener2x asli, akan melihat, ini adalah kekejaman muhammad

Ya jelas lah. Orang atheis sih ndak bakal percaya pada semua agama, tidak hanya kpd Islam.

setiap orang berbuat, tentu aja dia bilang ada alasan ...
... ada pencopet bilang kepepet ... ada pelacur bilang udah untuk menghidupi anak ... polisi bilang, dari pada dia di tembak
... DPR bilang, daripada uang transportasi tidak di gunakan ...


kalau anda sumpah sambar petir, terus setelah itu anda bener2x kesambar petir, andapun mungkin rela ... mungkin meskipun anda
pikir anda kemungkinan 90% bener ... andapun rela ...
kalau anda sumpah sambar petir, terus saya setrum, dng alasan ini suruhan Tuhan (yg bernama Panjul), andapun tentu tidak rela
... meskipun mungkin anda pikir 50% anda benar ... anda tidak rela ...

moga2x anda bisa membedakan ... hukuman, yg dari atas, dan hukuman yg dari manusia (yg enggak bisa jelas, bener enggak dari
atas)

Menurut anda perintah hukum rajam yg ada pd Alkitab itu bikinan manusia atau bikinan Tuhan?
Maukah umat Kristen melaksanakan hukum-hukum yg ada pada PL?

apa moral lia eden yg jelek menurut anda ?
oh, iya, jangan bilang, lia eden nyogok waktu bikin sim, krn ini udah menjadi kebiasaan polisi indonesia ....
jangan bilang waktu di tilang, berdamai dng polisi, ini juga budaya damai ...
jangan bilang kejelekan2x yg udah lumrah di lakukan oleh orang2x jaman sekarang ...
enggak tahu apakah ke-2 hal di atas itu memang pernah di lakukan lia eden ... ini hanyalah perumpamaan aja ...
silahkan keluarkan kejelekan2x lia eden, lalu kita bandingkan

kira2x, kalau saya yg tidak pernah menyogok waktu bikin sim, dan lia eden yg pernah, hanya dari perbedaan ini, manakah yg
kehidupan yg ingin anda tiru ?

Wah. saya sih gak kenal Lia Eden. Kalaupun saya kenal dia, buat apa saya jelek-jelekin dia?

muhammad suka makan babi secara tersembunyi ...
ini di tulis di kitab rajam, yg akhirnya sura ini hilang ... ternyata salinan ini di pelihara oleh moyang dari pembantu saya
yg orang arab ...
kalau mau ngasih bukti, buku2x Apocrypha sekalipun, cari yg ada naskah aslinya masih ada & bisa di buktikan, dan ada sebelom
islam ...
lebih hebat lagi, kalau ada yg lebih tua dari ke-4 injil yg di akui orang Kristen ...
jangan hanya di namakan injil, lalu pasti di kira injil beneran ... kalau saya bilang saya punya sura al-rajam, yg isinya
gini gitu, apakah anda mau menerima ?
dlm catatant sejarah, al-rajam benar2x di kisahkan pernah ada dan hilang dari quran ...
http://www.inthenameofallah.org/Missing ... Rajam.html Quote:

Sahih al-Bukhari, Vol. 8, p.539-
Allah sent Muhammad (saw) with the Truth and revealed the Holy Book to him, and among what Allah revealed, was the Verse of
the Rajam (the stoning of married persons, male and female, who commit adultery) and we did recite this Verse and understood
and memorized it.

Tentu saja ini perlu diteliti lebih lanjut. Mohon maaf jika saya tidak bisa menjawabnya, krn memang saya tidak punya data. Tapi mas bisa melihat salah satu perspektif Islam menanggapi hal ini:
http://answering-christianity.com/sami_ ... _quran.htm


apakah muhammad terpaksa kawin dng anak kecil ?
apakah semua orang waktu itu di paksa kawin dng anak kecil ?
manakah yg kehidupannya layak di jadikan teladan manusia sepanjang jaman ?


dan, tolong kasih sumber talmud yg anda maksud ...
soalnya, kelihatannya ini cuma lelucon dari netter islam, yg tanpa bukti bilang ...
demikian juga ttg lelucon maria umur 12th ...

Mungkin anda sudi membaca ini:
http://www.newadvent.org/cathen/15464b.htm

....Jewish maidens were considered marriageable at the age of twelve years and six months, though the actual age of the bride varied with circumstances. ...dst.

http://www.newadvent.org/cathen/08504a.htm
...A year after his wife's death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age. Joseph, who was at the time ninety years old, went up to Jerusalem among the candidates..

http://www.jewfaq.org/marriage.htm
The minimum age for marriage under Jewish law is 13 for boys, 12 for girls; however, the kiddushin can take place before that, and often did in medieval times....dst

http://www.theworkofgod.org/Library/cat ... f_mary.htm
Now when righteous Joseph became a widower, my mother Mary, blessed,
holy, and pure, was already twelve years old.


kalau anda menulis demikian, teman anda yg muslim mengira ini sumber yg benar ... tanpa check akan mengira ini sbg sumber
kebenaran ...
sama spt orang2x pada mengira, quran hanya ada 1 macam doang ...

Ya memang cuma ada satu macam. Seperti saya bilang sejak awal, yg beda itu adalah soal dialeknya saja.

kalaupun benar, ini adalah Talmud, diskusi para rabi ttg hukum Taurat ...
spt kalau ustad2x berdiskusi ttg quran, terus hasil diskussi (berdiskusi, jadi ada pendapat pribadi yg di masukkan) yg paling
enggak bermutu, saya sajikan ke anda ... maukah ?

Bukankah Yusuf dan Maria juga hidup dalam komunitas Yahudi dimana rabbi mempunyai kedudukan yg sangat kuat? Artinya, Yusuf-Maria "terikat" pada aturan Yahudi yg salah satunya bersumber dari Talmud. Beranikah Yusuf melawan para rabbi di kala itu?

kalau cerdas ... kok enggak belajar membaca ?
bukankah hanya ada bbrp huruf aja yg perlu di hafalkan ?
bukankah banyak orang yg bukan arab, bisa belajar huruf arab ? kok orang yg hidup di arab, pada jaman itu, kesulitan baca, di
bilang cerdas ?

silahkan baca kalau mau ...
http://www.submission.org/mo-write.html
http://www.submission.org/indonesia/apendik-28.html

Apakah kecerdasan harus diukur dari kepandaian membaca?
Apakah solusi yg diberikan Muhammad dlm kasus pemasangan hajar aswad ini tidak anda anggap sebagai solusi yang cerdas dan bijak?

Memang kata ummi ditafsirkan secara berbeda-beda oleh umat Islam. Tafsiran "buta huruf" bagi saya lebih tepat, karena kata ummy memang scr harfiah adalah ini. Soal kebiasaan berhitung, banyak kok orang indonesia yg buta huruf tapi ngerti uang dan itung-itungan uang.
Apakah anda berpikir semua pedagang di pasar tradisional itu "melek huruf"? Silahkan anda cek sendiri ke pasar-pasar...cari simbok-simbok pedagang kecil yg usianya di atas 60 tahun.
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Wed Apr 16, 2008 11:13 am

saya ajak kita berdua, bertiga, kembali ke topik awal ...
ini menjawab tantangan quran, bikin buku spt quran ...
silahkan menganggapi reply saya, saya akan sebisanya menanggapi yg penting .. terus, yuk kembali ke topik !


metheny wrote:Kesulitannya adalah mengumpulkan Al Qur'an yg berwujud tulisan. Hal ini dapat dimaklumi mengingat yang menonjol pada masyarakat Arab adalah tradisi lisan, bukan tradisi tulis.


http://www.inthenameofallah.org/Missing ... Rajam.html
Abdullah ibn Umar, in the earliest days of Islam, was quite emphatic about this:
Suyuti, Al-Itqan fii Ulum al-Qur'an, p.524-
It is reported from Ismail ibn Ibrahim from Ayyub from Naafi from Ibn Umar who said:
"Let none of you say 'I have acquired the whole of the Qur'an'.

How does he know what all of it is when much of the Quran has disappeared? Rather let him say 'I have acquired what has survived.'"


krn tidak semua di hafalkan, maka di katakan ... jangan ada yg bilang, aku telah mengumpulkan semua quran
kalau semua di ingat, pasti ada orang yg bisa mengatakan, ini udah komplet, atau belom, dng pasti ...

Betul. Oleh karena itu saya bertanya kpd mas: Apakah kitab yang anda baca sehari-hari tsb merupakan Alkitab ataukah terjemahan Alkitab?
Padahal kita tahu, tidak semua kata dlm sebuah bahasa bisa diterjemahkan dengan singkat dan tepat ke dalam bahasa lain. Tidak usah jauh-jauh, kita bisa ambil contoh bahasa jawa (semoga mas ini orang jawa shg bisa nyambung dengan contoh yg saya berikan)
"Ono pedhet mati kunduran truk"
Tentu anda akan mengalami kesulitan utk menterjemahkannya ke dlm bahasa Indonesia scr singkat dan tepat.


H3068
יהוה
yehôvâh
yeh-ho-vaw'
From H1961; (the) self Existent or eternal; Jehovah, Jewish national name of God: - Jehovah, the Lord. Compare H3050, H3069.

huruf asli, cara baca, dan artinya secara lengkap, dng mudah saya peroleh dng software yg ada secara gratis ...

alkitab, 6x lebih tebal drpd quran (perkiraan saya saja) ...
bayangkan orang kalau bawa 6 tumpukan quran ...

terjemahan, memang mempunyai kekurangan, tapi paling tidak harus bisa di pahami ...
kalau tidak, yg menerjemahkan itu perlu di ragukan kerjanya ...

kira2x berapa % orang yg bisa mbaca quran dlm bhs arab & mengerti ?
memang, oknum aja yg tidak bisa membaca ... tapi kenapa tidak memberi kemudahan ?

Satu lagi, mengapa disebut sebagai King James Version, RSV (Revised Standar Version) --semoga saya tdk salah tulis. Apa makna kata version ini?


terjemahan versi king james ...
masa mau di terjemahin, kalimat Yesus yg di catat oleh King James ?

kalau anda lihat di sini, waktu orang islam memberi ayat quran, apakah ada yg bilang, ini ayat terjemahan quran dlm bahasa indonesia ?

anda suka (toyota) kijang, atau honda ?
kira2x artinya honda itu, orang jepang yg bernama honda, atau ...

saya berusia 17th ... tahun matahari, atau tahun bulan ? :)

tersirat !

Mas harus paham kebudayaan Arab. Kebudayaan Arab itu kan memang bertumpu pada tradisi oral. Jadi tidak aneh jika Qur'an itu dihafal. Walaupun begitu, sejak awal Muhammad menyuruh para sahabat untuk menuliskan ayat Al Qur'an. Sementara itu Muhammad melarang para sahabat utk menuliskan hadis. Jadi sejak awal memang sudah dipisahkan mana Al Qur'an dan mana yg hadis.


banyak tulisan juga waktu itu, yg kemudian di bakar, waktu islam masuk ...

Saya pribadi menganggap hal itu biasa-biasa saja. Boleh saja kok dia itu mengaku sbg Jibril (setahu saya Lia Eden tidak mengaku sbg nabi). Tinggal orang mau percaya atau tidak..itu saja.
Kalau Qur'an menganggap bhw kitab-kitab sebelumnya tidak murni lagi, tentu saja anda tidak harus percaya. Saya sendiri termasuk orang yg percaya. Tidak ada masalah kan?


wah, bisa jadi, bener juga dia enggak pernah ngaku nabi ...

tentu saya enggak masalah percaya batu kabbah, percaya batu akik, percaya batu permata ... tapi yg saya permasalahkan, adalah orang2x islam yg seenaknya memaksakan SI sbg aturan negara ...
yg seenaknya mbunuh orang2x murtad, dsb ...
apakah anda termasuk salah seorang ini ? saya enggak tahu ...

tapi, point saya adalah, sangat gampang bagi seseorang untuk menciptakan agama baru atas dasar ini ...
setuju ?

Betul. Memang agak beda. Tetapi kalau kita melihat dari faktor "siapa yg lebih dulu" saya kira sama. Orang Kristen yg lebih dulu ada drpd Muslim menganggap bhw Al Qur'an itu bukan kitab suci. Spt halnya orang Yahudi yg lebih dulu ada drpd orang Kristen menganggap bhw PB bukanlah kitab suci.


di lihat dr sisi ini, memang ini sama ...
tapi, sekali lagi, yg saya tekankan adalah mudahnya membuat agama, yg tidak perlu menganggap kitab2x sebelomnya ...
tentunya andapun juga bisa setuju sama saya ...

Mas boleh-boleh saja membuat kitab suci sendiri (spt halnya darmogandul dan gatholoco). Nanti tinggal tunggu para pengikut. Syukur2 bisa banyak pengikut. Tapi saran saya, sebaiknya mas mencari ilmu linuwih dulu sebelum membuat kitab (bisa belajar ke Sai Baba atau Lia Eden).
Jadi anda sebagai nabi, telah lengkap dengan kitab suci panjul dan mukjizat.


lagi2x berdasar pengikut !
apakah Kristen pasti bener, krn pengikutnya banyak ?
apakah kalau anda itu hidup waktu muhammad enggak banyak pengikut, anda bilang, ini agama salah ?

Saya melihat fakta saja lah. Setahu saya yang termasuk dalam anak perjanjian lama itu kan keturunan Ishak alias bani Israel alias Yahudi. Nah..seharusnya jika ada perjanjian baru, tentunya meneruskan itu (sehingga logis jika Yesus mengatakan hanya diutus bagi domba Israel yang tersesat). Faktanya, kebanyakan "anak" perjanjian baru bukanlah bani Israel tetapi orang-orang di luar Israel.


kira2x, apa maksud ini ?
Kejadian 26:4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

lha, kalau islam meneruskan agama Yahudi, bukannya sama juga, harusnya buat orang Yahudi dong! kok buat orang Arab ... :) :)

islam itu agama terusan, atau bukan yah !

Saya hanya sekedar menunjukkan bhw peperangan itu juga diatur dalam Alkitab. Itu saja.
Mengenai mukjizat, sebenarnya ada tiga mukjizat yg ada pada Muhammmad yg ada dalam hadis yg shahih.
1. Pohon kurma yg merintih, kemudian Muhammad mengusap pohon tsb sehingga diam.
2. Memancarnya air dari sela jari Muhammad utk kebutuhan wudhu para sahabat.
3. Mengeluarkan air dari sumur yang telah kering.
Anda bisa cari sendiri hadis2 nya.


kalau hadist & quran konflik, kira2x yg bener mana yah !

muhammad, di ceritakan di quran, waktu di tanyai, apakah dia bisa melakukan mukijizat ?
selalu ada aja alasannya ...
kenapa tidak satupun mukjizat muhammad yg di catat di quran ?
kok malah banyak mencatat muhammad yg mengelak, tapi tidak satupun mukjizat yg di lakukan ?

Ya jelas lah. Orang atheis sih ndak bakal percaya pada semua agama, tidak hanya kpd Islam.


masih aja enggak nangkap maksud saya ...
kalau saya di tanya ttg Alkitab, saya bisa menjawab, tanpa melibatkan agama2x lain; contohnya yg saya kasih itu ...
kalau yg tanya atheis-pun, akan lebih terjawab, dari jawaban anda ...

Menurut anda perintah hukum rajam yg ada pd Alkitab itu bikinan manusia atau bikinan Tuhan?
Maukah umat Kristen melaksanakan hukum-hukum yg ada pada PL?


ini membandingkan kitab Panjul & quran ...
telah saya layainin pertanyaan yg menyimpang ... tapi kalau terus menyimpang, akan di tegur oleh moderator ...

silahkan simak sendiri
http://www.sarapanpagi.org/apa-hukuman- ... t1826.html

saya setuju sama jawaban di atas ... namun, ini jawaban tambahan saya ...

kalau saya hidup di jaman dulu, benar2x melihat kuasa Tuhan, maka saya akan melakukan hukuman rajam, perang, dsb ...
kalau sekarang, siapa bisa bilang, ini semua tidak di salah artikan oleh oknum ?
juga, dng kuasa yg nyata, di tuntut pula ketaatan yg sebanding pula ...

kalau jaman sekarang, saya tidak akan melakukan ini semua, krn (lihat jawaban di sarapan pagi) ...

Wah. saya sih gak kenal Lia Eden. Kalaupun saya kenal dia, buat apa saya jelek-jelekin dia?


bagus ... saya paparkan semua ini, krn anda bilang, harus melihat kehidupan ... saya kira anda melihat hidup lia eden yg lebih jelek dari muhammad ...


tapi point saya, berapa banyak orang, yg melakukan sesuatu yg lebih jelek dari orang2x sejaman, tanpa punya alasan ?

orang islam yg bakar2x gereja, saya yakin, kalau di tanya, pasti aja ada alasan ... tapi benerkah alasan itu ?
dan, gimana kita bisa memutuskan, itu benar apa salah alasannya ?
banyak orang menyogok, paling tidak nyogok ke polisi waktu tertimpa musibah tilang ... mungkin pendeta dan ustad juga sering ... lalu apakah anda tidak bisa bilang orang yg nyogok itu salah ?

Tentu saja ini perlu diteliti lebih lanjut. Mohon maaf jika saya tidak bisa menjawabnya, krn memang saya tidak punya data. Tapi mas bisa melihat salah satu perspektif Islam menanggapi hal ini:
http://answering-christianity.com/sami_ ... _quran.htm


ya, melihat, harus melihat dari 2 arah ...

Mungkin anda sudi membaca ini:
http://www.newadvent.org/cathen/15464b.htm

....Jewish maidens were considered marriageable at the age of twelve years and six months, though the actual age of the bride varied with circumstances. ...dst.


12.5, dan ternyata harus tunggu 1 tahun lagi setelah 'kawin' ...
13.5

bandingkan dng ... 6 ... 9 ... tahun bulan ... jadi lebih muda lagi ... :)

bedanya, lebih dari 50% ... lumayan juga tuh ...

http://www.newadvent.org/cathen/08504a.htm
...A year after his wife's death, as the priests announced through Judea that they wished to find in the tribe of Juda a respectable man to espouse Mary, then twelve to fourteen years of age. Joseph, who was at the time ninety years old, went up to Jerusalem among the candidates..

http://www.jewfaq.org/marriage.htm
The minimum age for marriage under Jewish law is 13 for boys, 12 for girls; however, the kiddushin can take place before that, and often did in medieval times....dst

http://www.theworkofgod.org/Library/cat ... f_mary.htm
Now when righteous Joseph became a widower, my mother Mary, blessed,
holy, and pure, was already twelve years old.


entahlah dari mana mereka mendapat data itu ...
sebenernya, yg saya minta adalah buktinya (kitab apokripha, ataupun talmud, buku apa, halaman berapa, dsb), bukan cuma pendapat orang2x ...
tapi, ya, udah ... saya terima dulu ...

bandingkan perkawinan sbg adat tidak di tegur sama Tuhan, sbg adat yg terjadi setelah jaman nabi2x lewat, tradisi yg di restui oleh Tuhan untuk jaman itu, dan tradisi yg terus menerus di setujui oleh Tuhan ...

tapi ini udah jauh dari topik ...

Bukankah Yusuf dan Maria juga hidup dalam komunitas Yahudi dimana rabbi mempunyai kedudukan yg sangat kuat? Artinya, Yusuf-Maria "terikat" pada aturan Yahudi yg salah satunya bersumber dari Talmud. Beranikah Yusuf melawan para rabbi di kala itu?


mungkin saya kelewatan ..
ada tulisan, harus kawin usia itu ?
oh, iya, kira2x ada enggak yah, Maria menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, di segala waktu ?

Apakah kecerdasan harus diukur dari kepandaian membaca?
Apakah solusi yg diberikan Muhammad dlm kasus pemasangan hajar aswad ini tidak anda anggap sebagai solusi yang cerdas dan bijak?


ok, gua kira anda bilang, cerdas dlm segala bidang ... ternyata hanya bidang2x yg specific ...

saya belom pernah mendengar ttg cerita ini ...

Memang kata ummi ditafsirkan secara berbeda-beda oleh umat Islam. Tafsiran "buta huruf" bagi saya lebih tepat, karena kata ummy memang scr harfiah adalah ini. Soal kebiasaan berhitung, banyak kok orang indonesia yg buta huruf tapi ngerti uang dan itung-itungan uang.
Apakah anda berpikir semua pedagang di pasar tradisional itu "melek huruf"? Silahkan anda cek sendiri ke pasar-pasar...cari simbok-simbok pedagang kecil yg usianya di atas 60 tahun.
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Postby metheny » Wed Apr 16, 2008 2:59 pm

saya ajak kita berdua, bertiga, kembali ke topik awal ...
ini menjawab tantangan quran, bikin buku spt quran ...
silahkan menganggapi reply saya, saya akan sebisanya menanggapi yg penting .. terus, yuk kembali ke topik !

metheny wrote:

Kesulitannya adalah mengumpulkan Al Qur'an yg berwujud tulisan. Hal ini dapat dimaklumi mengingat yang menonjol pada masyarakat Arab adalah tradisi lisan, bukan tradisi tulis.


http://www.inthenameofallah.org/Missing ... Rajam.html
Quote:

Abdullah ibn Umar, in the earliest days of Islam, was quite emphatic about this:
Suyuti, Al-Itqan fii Ulum al-Qur'an, p.524-
It is reported from Ismail ibn Ibrahim from Ayyub from Naafi from Ibn Umar who said:
"Let none of you say 'I have acquired the whole of the Qur'an'.

How does he know what all of it is when much of the Quran has disappeared? Rather let him say 'I have acquired what has survived.'"


krn tidak semua di hafalkan, maka di katakan ... jangan ada yg bilang, aku telah mengumpulkan semua quran
kalau semua di ingat, pasti ada orang yg bisa mengatakan, ini udah komplet, atau belom, dng pasti ...

Itulah parahnya jika kita menginterpretasikan semata-mata dari terjemahan Hadis, krn belum tentu terjemahannya tepat.

Kalau anda baca terjemahan Indonesia beda lagi bunyinya.

Oke. Logika saja ya mas. Kalau anda disuruh mengumpulkan Qur'an, maka apa yg mesti anda kumpulkan? Orang yang menghafal atau kah tulisan-tulisan Qur'an yg ada pada batu, kulit, daun dsb ?

Saya kira kedua-duanya. Penghafal dan artefaknya. Penghafal masih bisa didapatkan, yaitu ustman, ali, zaid bin tsabit dll. Artefaknya, justru lebih sulit utk dikumpulkan.

Belum lagi alasan "sulit". Analogi:
Guru menyuruh anda mengumpulkan beberapa benda yg sulit ditemukan. Kemudian anda mengatakan: sungguh sulit bagi saya utk mengumpulkan benda2 tsb.
Beberapa hari kemudian ternyata anda berhasil mengumpulkan semua benda yg dimaksud oleh sang guru.

Pertanyaannya: apakah sesuatu yg sulit harus identik dengan kegagalan?


H3068
יהוה
yehôvâh
yeh-ho-vaw'
From H1961; (the) self Existent or eternal; Jehovah, Jewish national name of God: - Jehovah, the Lord. Compare H3050, H3069.

huruf asli, cara baca, dan artinya secara lengkap, dng mudah saya peroleh dng software yg ada secara gratis ...

alkitab, 6x lebih tebal drpd quran (perkiraan saya saja) ...
bayangkan orang kalau bawa 6 tumpukan quran ...

terjemahan, memang mempunyai kekurangan, tapi paling tidak harus bisa di pahami ...
kalau tidak, yg menerjemahkan itu perlu di ragukan kerjanya ...

kira2x berapa % orang yg bisa mbaca quran dlm bhs arab & mengerti ?
memang, oknum aja yg tidak bisa membaca ... tapi kenapa tidak memberi kemudahan ?

Masalah YHWH itu sendiri buktinya. Mana yg benar Jehovah atau Yahweh? Musa dulu menyebut yang mana Yahweh atau Jehovah?

http://jesus-messiah.com/studies/sacred-name.html

http://jesus-messiah.com/html/jove-is-yahweh.html

Apakah anda orang jawa? Kalau anda orang jawa, silahkan terjemahkan bahasa jawa ini ke bhs Indonesia :
ono pedhet mati kunduran truk.

Kalau anda bukan orang jawa, saya bisa maklum.


terjemahan versi king james ...
masa mau di terjemahin, kalimat Yesus yg di catat oleh King James ?

kalau anda lihat di sini, waktu orang islam memberi ayat quran, apakah ada yg bilang, ini ayat terjemahan quran dlm bahasa indonesia ?

anda suka (toyota) kijang, atau honda ?
kira2x artinya honda itu, orang jepang yg bernama honda, atau ...

saya berusia 17th ... tahun matahari, atau tahun bulan ? Smile

tersirat !

Bukan itu maksud saya, kata version tsb menunjukkan apa? Itu yang ingin saya tahu.

Lebih jauh lagi...dalam memberi pelajaran kpd para muridnya, bahasa apa yg digunakan oleh Yesus?

banyak tulisan juga waktu itu, yg kemudian di bakar, waktu islam masuk ...

Kalau tradisi lesannya kuat ya gak ada masalah. Bukankah justru lesan dan tulisan bisa saling mendukung? Kalau hanya berpaku pada tradisi tulis saja, bisa repot jika artefak tulisannya dibakar atau hilang.


wah, bisa jadi, bener juga dia enggak pernah ngaku nabi ...

tentu saya enggak masalah percaya batu kabbah, percaya batu akik, percaya batu permata ... tapi yg saya permasalahkan, adalah orang2x islam yg seenaknya memaksakan SI sbg aturan negara ...
yg seenaknya mbunuh orang2x murtad, dsb ...
apakah anda termasuk salah seorang ini ? saya enggak tahu ...

tapi, point saya adalah, sangat gampang bagi seseorang untuk menciptakan agama baru atas dasar ini ...
setuju ?

Saya tahu sebenarnya yang diinginkan adalah sebuah negara yang demokratis. Apa itu demokrasi? Bahasa ekstremnya adalah kedaulatan di tangan suara terbanyak. Tapi sistem demokrasi ini pun memungkinkan pemberlakuan SI, karena mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam. Artinya, jika mayoritas masyarakat menginginkan berlaku SI tentu tetap saja dianggap demokratis.

di lihat dr sisi ini, memang ini sama ...
tapi, sekali lagi, yg saya tekankan adalah mudahnya membuat agama, yg tidak perlu menganggap kitab2x sebelomnya ...
tentunya andapun juga bisa setuju sama saya ...

Lho...kan tidak ada ketentuan baku utk membuat agama baru. Saya kira boleh saja agama baru menyatakan bhw agama pendahulunya itu sudah menyimpang. Toh...agama baru itu pun akhirnya hrs membayarnya dengan dikatakan sesat oleh agama pendahulunya.

lagi2x berdasar pengikut !
apakah Kristen pasti bener, krn pengikutnya banyak ?
apakah kalau anda itu hidup waktu muhammad enggak banyak pengikut, anda bilang, ini agama salah ?

Oh bukan itu maksud saya mas, jangan salah paham. Kebenaran agama tidak mungkin diukur dari jumlah pengikut.

kira2x, apa maksud ini ?
Kejadian 26:4 Aku akan membuat banyak keturunanmu seperti bintang di langit; Aku akan memberikan kepada keturunanmu seluruh negeri ini, dan oleh keturunanmu semua bangsa di bumi akan mendapat berkat,

Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
Mat 28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

lha, kalau islam meneruskan agama Yahudi, bukannya sama juga, harusnya buat orang Yahudi dong! kok buat orang Arab ... Smile Smile

islam itu agama terusan, atau bukan yah !

O..kalau Islam lain mas. Islam gak menyebut-nyebut soal perjanjian seperti itu. Selain itu, agama Islam itu mengacu kpd ajaran semua nabi pendahulu bahkan sebelum Abraham.

Nah, soal perintah Yesus kpd muridnya utk menyebarkan ajaran ke luar Israel itu yg perlu dikaji berkaitan dengan perjanjian yg lama.

kalau hadist & quran konflik, kira2x yg bener mana yah !

muhammad, di ceritakan di quran, waktu di tanyai, apakah dia bisa melakukan mukijizat ?
selalu ada aja alasannya ...
kenapa tidak satupun mukjizat muhammad yg di catat di quran ?
kok malah banyak mencatat muhammad yg mengelak, tapi tidak satupun mukjizat yg di lakukan ?

Apakah mukjizat Muhammad harus dicatat dalam Qur'an?
Silahkan anda sajikan terjemah Qur'an yg membahas soal ini. Kita bisa bahas bersama

masih aja enggak nangkap maksud saya ...
kalau saya di tanya ttg Alkitab, saya bisa menjawab, tanpa melibatkan agama2x lain; contohnya yg saya kasih itu ...
kalau yg tanya atheis-pun, akan lebih terjawab, dari jawaban anda ...

Lho...bukannya yg menilai jawaban saya itu adalah si atheis tsb...bukan anda kan?

Trus apa masalahnya jika saya melibatkan agama2 lain? Dimana salahnya?

ini membandingkan kitab Panjul & quran ...
telah saya layainin pertanyaan yg menyimpang ... tapi kalau terus menyimpang, akan di tegur oleh moderator ...

silahkan simak sendiri
http://www.sarapanpagi.org/apa-hukuman- ... tab-vt1826. html

saya setuju sama jawaban di atas ... namun, ini jawaban tambahan saya ...

kalau saya hidup di jaman dulu, benar2x melihat kuasa Tuhan, maka saya akan melakukan hukuman rajam, perang, dsb ...
kalau sekarang, siapa bisa bilang, ini semua tidak di salah artikan oleh oknum ?
juga, dng kuasa yg nyata, di tuntut pula ketaatan yg sebanding pula ...

kalau jaman sekarang, saya tidak akan melakukan ini semua, krn (lihat jawaban di sarapan pagi) ...

Oke. Intinya, utk masa Musa hukum rajam bisa diterapkan, dan utk masa sekarang tidak bisa diterapkan dg alasan tertentu. Clear kan?

bagus ... saya paparkan semua ini, krn anda bilang, harus melihat kehidupan ... saya kira anda melihat hidup lia eden yg lebih jelek dari muhammad ...


tapi point saya, berapa banyak orang, yg melakukan sesuatu yg lebih jelek dari orang2x sejaman, tanpa punya alasan ?

orang islam yg bakar2x gereja, saya yakin, kalau di tanya, pasti aja ada alasan ... tapi benerkah alasan itu ?
dan, gimana kita bisa memutuskan, itu benar apa salah alasannya ?
banyak orang menyogok, paling tidak nyogok ke polisi waktu tertimpa musibah tilang ... mungkin pendeta dan ustad juga sering ... lalu apakah anda tidak bisa bilang orang yg nyogok itu salah ?

Kalau itu sih urusan pribadi mereka mas. Saya sendiri menganggap bhw membakar gereja yang memang 100% legal (tanpa trik) adalah sebuah kesalahan. Namun jika ada trik-trik tertentu dalam pendirian sebuah gereja (alias legal hasil membeli), sebaiknya juga jangan dibakar. Lebih baik di alihfungsikan saja pd sesuatu yg bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Dan ini seharusnya juga berlaku bg masjid dan tempat ibadah lain.

ya, melihat, harus melihat dari 2 arah ...

Yak...sepakat

entahlah dari mana mereka mendapat data itu ...
sebenernya, yg saya minta adalah buktinya (kitab apokripha, ataupun talmud, buku apa, halaman berapa, dsb), bukan cuma pendapat orang2x ...
tapi, ya, udah ... saya terima dulu ...

Ya lah. Yang jelas mereka yg nulis itu lebih pintar dari saya mengenai sejarah Kristiani.

Tapi kalau utk kitab apokrip atau talmud tentu saja saya gak bisa menyajikan. Wong saya gak ngerti bhs Ibrani maupun Greek. Apalagi koptik....aduh tolong.

bandingkan perkawinan sbg adat tidak di tegur sama Tuhan, sbg adat yg terjadi setelah jaman nabi2x lewat, tradisi yg di restui oleh Tuhan untuk jaman itu, dan tradisi yg terus menerus di setujui oleh Tuhan ...

tapi ini udah jauh dari topik ...

Yak.

mungkin saya kelewatan ..
ada tulisan, harus kawin usia itu ?
oh, iya, kira2x ada enggak yah, Maria menjadi teladan bagi seluruh umat manusia, di segala waktu ?

Saya kira sebuah adat Yahudi yg berlaku dimasa itu.
Kira-kira Maria pantas gak menjadi teladan bagi manusia?

ok, gua kira anda bilang, cerdas dlm segala bidang ... ternyata hanya bidang2x yg specific ...

Oh itu jelas. Muhammad itu kan hanya manusia.

saya belom pernah mendengar ttg cerita ini ..

Silahkan anda baca sejarah hidup Muhammad
User avatar
metheny
 
Posts: 802
Joined: Tue Feb 26, 2008 3:42 pm
Location: Bantul Prodjotamansari

Postby midgard » Wed Apr 16, 2008 4:08 pm

metheny wrote:Itulah parahnya jika kita menginterpretasikan semata-mata dari terjemahan Hadis, krn belum tentu terjemahannya tepat.

Kalau anda baca terjemahan Indonesia beda lagi bunyinya.

Oke. Logika saja ya mas. Kalau anda disuruh mengumpulkan Qur'an, maka apa yg mesti anda kumpulkan? Orang yang menghafal atau kah tulisan-tulisan Qur'an yg ada pada batu, kulit, daun dsb ?

Saya kira kedua-duanya. Penghafal dan artefaknya. Penghafal masih bisa didapatkan, yaitu ustman, ali, zaid bin tsabit dll. Artefaknya, justru lebih sulit utk dikumpulkan.

Belum lagi alasan "sulit". Analogi:
Guru menyuruh anda mengumpulkan beberapa benda yg sulit ditemukan. Kemudian anda mengatakan: sungguh sulit bagi saya utk mengumpulkan benda2 tsb.
Beberapa hari kemudian ternyata anda berhasil mengumpulkan semua benda yg dimaksud oleh sang guru.

Pertanyaannya: apakah sesuatu yg sulit harus identik dengan kegagalan?

kayaknya penerjemah perlu di latih lagi ... krn, banyak sekali bantahan islam, isinya, terjemahan tidak tepat ...
terjemahan memang sulit untuk tepat 100% ... tapi kalau anda melihat pembelaan dr agama lain, jarang yg memakai ini sbg defense ...


sulit, tentu bukan gagal ...
tapi, sulit, adalah sulit ... kalau orang dulu kurang yakin bisa, kenapa anda bisa yakin bisa ?

lebih tepat kalau guru itu tidak memberikan list, barang apa yg harus di kumpulkan ... maka masuk akal kalau ada yg bilang: jangan bilang kalau ada yg sudah mengumpulkan quran scr lengkap ...

orang dulu menyebut kitab2x yg hilang, ayat2x yg kurang, sekarangpun masih tidak ada ... kok bisa2x-nya mengira udah komplit ?

Masalah YHWH itu sendiri buktinya. Mana yg benar Jehovah atau Yahweh? Musa dulu menyebut yang mana Yahweh atau Jehovah?

http://jesus-messiah.com/studies/sacred-name.html

http://jesus-messiah.com/html/jove-is-yahweh.html

Apakah anda orang jawa? Kalau anda orang jawa, silahkan terjemahkan bahasa jawa ini ke bhs Indonesia :
ono pedhet mati kunduran truk.

Kalau anda bukan orang jawa, saya bisa maklum.


orang yahudi sangat hormat pada nama Tuhan, bukan dikit2x teriak2x pake nama allah, lalu melakukan kekerasan ...

entahlah, kenapa anda tidak stick pada point saya, yaitu, gampangnya melihat huruf asli, dan terjemahannya ...


ada anak kambing mati krn truk yg mundur ...
mati gara2x ... vs ... binatang mati, lalu ...
saya yakin, anda bisa memberi contoh tulisan mirip, bisa di artikan lain ...
meskipun, kalau di kasih koma, bisa menjelaskan, mana yg mana ...


baca ini
resume
resume (dng tanda petik di atas e)

whether
weather

silahkan cari kalimat sendiri yg membuat orang yg mendengar bingung ...

Kalau tradisi lesannya kuat ya gak ada masalah. Bukankah justru lesan dan tulisan bisa saling mendukung? Kalau hanya berpaku pada tradisi tulis saja, bisa repot jika artefak tulisannya dibakar atau hilang.


tradisi lesan, gimana kalau perang, penghafal pada mati ?

Saya tahu sebenarnya yang diinginkan adalah sebuah negara yang demokratis. Apa itu demokrasi? Bahasa ekstremnya adalah kedaulatan di tangan suara terbanyak. Tapi sistem demokrasi ini pun memungkinkan pemberlakuan SI, karena mayoritas rakyat Indonesia beragama Islam. Artinya, jika mayoritas masyarakat menginginkan berlaku SI tentu tetap saja dianggap demokratis.


ok ...
saat ini dunia, banyak orang Kristen ... sekitar 1.5x islam ...
gimana kalau di adakan vote, dan setuju kalau mesjid di tutup ?
apakah anda setuju ? demokrasi lho !

ada sesuatu yg bernama 'keadilan'
kalau sepakat menindas minoritas, lha itu salah ...

di islam, banyak sekali aturan yg menguntungkan muslim ...

Lho...kan tidak ada ketentuan baku utk membuat agama baru. Saya kira boleh saja agama baru menyatakan bhw agama pendahulunya itu sudah menyimpang. Toh...agama baru itu pun akhirnya hrs membayarnya dengan dikatakan sesat oleh agama pendahulunya.


jadi anda maklum dong, kalau orang2x arab waktu itu tidak suka pada muhammad ? pantaskah mereka di musuhi muhammad ? bukankah ini resiko agama baru ?
... oh, iya, baca aja thread, siapa penghina agama yg pertama ... -> hint: muhammad

O..kalau Islam lain mas. Islam gak menyebut-nyebut soal perjanjian seperti itu. Selain itu, agama Islam itu mengacu kpd ajaran semua nabi pendahulu bahkan sebelum Abraham.

Nah, soal perintah Yesus kpd muridnya utk menyebarkan ajaran ke luar Israel itu yg perlu dikaji berkaitan dengan perjanjian yg lama.


bukankah islam itu membenarkan kitab2x sebelomnya ?

2:97. Katakanlah: "Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al Quran) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman

bahkan, muhammad di suruh ngecheck taurat, kalau enggak percaya ... (gua lupa ayatnya)

jadi, bukankah kalau benar agama Yahudi untuk orang Yahudi saja, mestinya agama islam, untuk orang Yahudi saja :)
(sekali lagi,krn sifatnya quran, membenarkan kitab sebelomnya)
- oh, ada dead sea scroll, jadi ada bukti, bahwa alkitab yg ada sekrang, tidak berubah, paling tidak 600th sebelom islam di dirikan oleh muhammad isinya sama ...
kalau isinya sama, berarti quran juga harus sepakat dng PL ...


bukankah agama Kristen, lia eden, dan Panjul juga islam :) :), yaitu taat kepada tuhan ?

jadi, Kristen, lia eden & Panjul ada sebelom agama Yahudi, krn islam juga ada sebelom Yahudi - jadi agama2x ini enggak usah melanjutkan agama Yahudi ?
lalu agama apa yg harus meneruskan agama Yahudi ? yaitu agama yg bukan islam ... yaitu agama, yg tidak taat kepada Tuhan, meskipun mengakui Tuhan itu ada ...

bedakan dilusion, dng claim aja, dng kenyataan ...
enggak pernah ada yg namanya agama islam, sebelom muhammad ada ... enggak ada yg namanya allah, sebelom pagan arab menyebut salah satu dewanya sbg allah ...

jadi, islam perlu juga di kaji, dari taurat, krn di bilang, quran membenarkan apa yg di katakan kitab sebelomnya !

Apakah mukjizat Muhammad harus dicatat dalam Qur'an?
Silahkan anda sajikan terjemah Qur'an yg membahas soal ini. Kita bisa bahas bersama


memang, tidak harus ... suka2x dong ! ...
tapi paling tidak untuk melanjutkan cerita, kenapa muhammad selalu memberi alasan kenapa tidak bisa melakukan mukjizat ... sampai akhir juga enggak ada mukjizat ...

kalau anda cari kata 'mukjizat' yg di katakan pada muhammad, pasti aja ada alasannya ...
13:27. Orang-orang kafir berkata: "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mukjizat) dari Tuhannya?" Katakanlah: "Sesungguhnya Allah menyesatkan[773] siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada-Nya",


kayaknya kita perlu balik lagi ke tujuan dari thread ini ...
di sini saya ingin menekankan mudahnya menyaingi quran ...

Kalau itu sih urusan pribadi mereka mas. Saya sendiri menganggap bhw membakar gereja yang memang 100% legal (tanpa trik) adalah sebuah kesalahan. Namun jika ada trik-trik tertentu dalam pendirian sebuah gereja (alias legal hasil membeli), sebaiknya juga jangan dibakar. Lebih baik di alihfungsikan saja pd sesuatu yg bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.
Dan ini seharusnya juga berlaku bg masjid dan tempat ibadah lain.


anda berani menutup mesjid ? :) hati2x kepala ...
adakah polisi yg berani berbuat demikian ?
kalau SI jalan, bolehkan membangung gereja/rumah ibadah non-islam baru ?

yg saya tekankan di sini, apapun perbuatannya, pasti ada alasan ...
dan juga ada bbrp orang yg setuju ...

kalau anda bilang muhammad melakukan ini itu, ada alasan, ya jelas ada lah ...



ok, dah, saya persedikit tanggapan saya ... dng harapan thread ini segera di isi dng topic2x sesuati dng tema: ada yg bisa menujukkan, kenapa kitab Panjul tidak bisa menyaingi quran .... ?
User avatar
midgard
 
Posts: 1610
Joined: Fri Jun 30, 2006 7:33 am

Next

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users