.

Ajaran Tauhid Muhammad, sebuah kebenaran atau salah kaprah?

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Postby JC_Lover » Tue Jan 29, 2008 2:41 pm

Ngomong2, kok di Alquran, banyak sekali kalimat yang pake tanda kurung ya??
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby Jibaok » Tue Jan 29, 2008 3:13 pm

JC_Lover wrote:Ngomong2, kok di Alquran, banyak sekali kalimat yang pake tanda kurung ya??


loe buta atau lagi berkhayal pir ? mana ada tanda kurungan di Al-Quran pir ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby JC_Lover » Tue Jan 29, 2008 3:24 pm

Lha terus, yang anda tulis tadi dalam tanda kurung itu dari mana sumbernya?
Wong nulis sendiri kok balik tanya?!
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby Jibaok » Tue Jan 29, 2008 3:39 pm

pir, pir, mengapa mao menunjukkan kebodohan loe itu ? loe tao gak yang mana Al-Quran dan yang mana terjemahan Al-Quran ? terjemahan Al-Quran bukan Al-Quran pir. duh!
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby Yehuda » Tue Jan 29, 2008 3:41 pm

2:135 Dan mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama yahudi atau asrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". Katakanlah: ""Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".

Inilah yang aneh, ibrahim waktu dipanggil Allah nggak pernah menciptakan agama, dia cuma ikut semua perintah Allah makanya dia disebut bapa orang beriman kok quran bilang agama ibrahim yang lurus, ya ilah ibrahim kok punya agama??? cuma quran yang nulis gitu...

Biarpun Anda belajar quran sampai jenggotan tetap aja nggak akan bisa temukan kebenaran...
User avatar
Yehuda
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Postby Jibaok » Tue Jan 29, 2008 4:34 pm

Yehuda wrote:2:135 Dan mereka berkata: "Hendaklah kamu menjadi penganut agama yahudi atau asrani, niscaya kamu mendapat petunjuk". Katakanlah: ""Tidak, bahkan (kami mengikuti) agama Ibrahim yang lurus. Dan bukanlah dia (Ibrahim) dari golongan orang musyrik".

Inilah yang aneh, ibrahim waktu dipanggil Allah nggak pernah menciptakan agama, dia cuma ikut semua perintah Allah makanya dia disebut bapa orang beriman kok quran bilang agama ibrahim yang lurus, ya ilah ibrahim kok punya agama??? cuma quran yang nulis gitu...


ikut semua perintah Allah dengan menyerah diri kepadaNya itu buka agama ya pir ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby Duladi » Tue Jan 29, 2008 7:04 pm

Jibaok wrote:Muhammad mengakui mengikut agama Ibrahim, menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Muslim mengakui mengikut agama Ibrahim, menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim.

Itu khan ngakunya Muhammad lewat Qurannya, tapi tuhan yang disembah Muslim bukan Tuhan yang disembah Ibrahim.

Lihat ayat bikinan si Mamad ini:

QS 43:26-27
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku."

Jadi, Ibrahim tidak menyembah Allah SWT, melainkan dia menyembah Tuhan tanpa nama. Ibrahim menyebut Tuhan tanpa nama itu dengan sebutan: Tuhan Yang Menjadikanku.

Sedangkan Muslim/Muhammad menyembah berhala Awloh yang ada di dalam Kaabah. Jelas ini tidak boleh dianggap sama.

Tambahan lagi:

QS 2:131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".

Nah, Ibrahim tidak menyebut nama, melainkan Tuhan semesta alam. Di situ juga ditulis: "Tuhannya Ibrahim". Kalau Awloh saja bilang "Tuhannya Ibrahim", maka ini suatu pengakuan jujur dari Awloh bahwa dia bukanlah Tuhan yang disembah Ibrahim, sehingga Awloh menunjuk Sesembahan Ibrahim itu dengan sebutan Tuhannya Ibrahim.

Lihat lagi ayat berikut:

Surat Ibrahim (14):25
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

Mestinya, bila yang memberi buah itu adalah atas seizin Awloh, ayat itu tertulis demikian:

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Aku (=Awloh).

Simak lagi ayat berikutnya:

QS 2:136. Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

Seharusnya, bila yang dimaksud dalam ayat itu adalah Awloh, ayat itu tertulis:

dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Awloh

Di ayat itu tidak tertulis dari Awloh, melainkan dari Tuhannya.

Maka jelaslah sudah, kalau secara tak sengaja (keceplosan bicara), Muhammad mengaku bahwa Tuhannya Ibrahim, Tuhannya Musa, dan Tuhannya Isa adalah berbeda dengan Awloh yang disembah Muhammad. Awloh yg disembah Muhammad adalah salah satu berhala di dalam Kaabah, dewa terfavorit sembahan suku Quraish.

Tuhannya Ibrahim adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang mengutus nabi Musa dan nabi Isa, tapi berbeda dengan Awloh berhala yang disembah Muhammad. Tuhannya Ibrahim adalah JAMAK, bukan Tunggal. Sementara Awloh-nya Muhammad itu tunggal, sehingga untuk menguatkan identitas ketunggalan Awloh tersebut, Muhammad memusnahkan 359 berhala lain di dalam Kaabah supaya Awloh menjadi satu-satunya (tunggal).

Tuhannya Ibrahim memang ESA, tapi bukan esa versinya Awloh.
Tuhannya Ibrahim SATU dalam hakikat, tetapi awloh satu dalam kuantitas.
Tuhannya Ibrahim adalah ROH YG MAHA HIDUP, sementara awloh adalah benda.

ROH tidak bisa dinilai dengan bilangan, ROH tidak terbatas, sama seperti ANGIN. Sebaliknya benda bisa dihitung, itulah hakikat awloh, dan itulah kenapa Muhammad menyatakan awloh itu tunggal (karena bisa dihitung, dan karena awloh bukan ROH YG HIDUP, melainkan wujud/benda).

ROH TUHAN itu SATU dalam hakikat, tidak tercerai berai dan tidak saling bertentangan. Sementara awloh itu cuma benda belaka, ibarat sebatang lidi atau sebuah batu (tunggal).

ROH dapat membagi dirinya dengan tiada terbatas, seperti ANGIN. Jadi tidak salah semisal Tuhan itu dikatakan Jamak atau Tidak Terbatas. Tuhan memang tidak terbatas, dan Dia tidak bisa dibatasi, baik kuasaNya maupun jumlahNya. Sebaliknya, awloh itu terbatas, ibarat batu yang tidak berdaya.

Jadi, Muslim yang menyembah Awloh sama saja menyembah makhluk mati yang tidak berdaya.

Kalau Anda mengaku pengikut agama Ibrahim, mestinya Anda bukan menyembah awloh, tapi menyembah Tuhan tanpa nama itu, yang pada zaman Musa memperkenalkan diriNya dengan nama YHVH.

Jibaok wrote:Apakah loe kafir2 mao mengatakan Tuhan yang disembah Ibrahim itu bukan Tuhan yang sebenarnya ?

Tuhan yang disembah Ibrahim adalah Tuhan yang sebenarnya, sebaliknya Awloh sembahan Muslim adalah mitos, berhala, setan, iblis, jin, dan pribadi Muhammad.
Last edited by Duladi on Tue Jan 29, 2008 7:31 pm, edited 1 time in total.
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby Yehuda » Tue Jan 29, 2008 7:25 pm

"ikut semua perintah Allah dengan menyerah diri kepadaNya itu buka agama ya pir ?"

Islam itu agama, muslim bukan pengikut islam tapi disabotase ama islam...

ente baca quran ente...islam ma muslim beda

Jangan main sini kalau nggak cukup ilmu...
User avatar
Yehuda
 
Posts: 3047
Joined: Fri Jan 18, 2008 8:07 pm
Location: Depok

Postby JC_Lover » Tue Jan 29, 2008 9:24 pm

Yehuda wrote:"ikut semua perintah Allah dengan menyerah diri kepadaNya itu buka agama ya pir ?"

Islam itu agama, muslim bukan pengikut islam tapi disabotase ama islam...

ente baca quran ente...islam ma muslim beda

Jangan main sini kalau nggak cukup ilmu...


di Resource ada ngga thread tentang ISLAM ama MUSLIM itu beda?
Mau dong baca... Thanks. Tuhan memberkati. :)
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby madmo » Tue Jan 29, 2008 9:40 pm

Jibaok wrote:ikut semua perintah Allah dengan menyerah diri kepadaNya itu buka agama ya pir ?
muslim... muslim....
sama aja semua....

apa yang diperintahkan TUHAN untuk Abram?
agama yah? bagus tuh...
Apa yang diperintahkan allah swt untuk islam?
agama yah? bagus? ngaco lo....
gw harus bayar jizah tau ato gw harus nyembah kabah tau ato gw dihina, di lecehkan, dibunuh...
baca quran yah kalo nggak cukup imu.
madmo
 
Posts: 914
Joined: Sat Dec 30, 2006 1:20 pm

Postby Jibaok » Wed Jan 30, 2008 10:32 am

Duladi wrote:
Jibaok wrote:Muhammad mengakui mengikut agama Ibrahim, menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Muslim mengakui mengikut agama Ibrahim, menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim.

Itu khan ngakunya Muhammad lewat Qurannya, tapi tuhan yang disembah Muslim bukan Tuhan yang disembah Ibrahim.


kemana aja akal loe pir ? loe sia yang mao ngaku2 yang lain untuk Muhammad dan umat Islam ? Muhammad sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim, umat Islam sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Jika tidak mengakui menyembah Tuhan yang di sembah Ibrahim bukan Islam namanya. ngerti ?

Duladi wrote:Kalau Anda mengaku pengikut agama Ibrahim, mestinya Anda bukan menyembah awloh, tapi menyembah Tuhan tanpa nama itu, yang pada zaman Musa memperkenalkan diriNya dengan nama YHVH.


apaan nih pir ? Ibrahim sendiri tidak pernah mengaku/mengatakan dia menyembah tuhan bernama YHVH !

Duladi wrote:
Jibaok wrote:Apakah loe kafir2 mao mengatakan Tuhan yang disembah Ibrahim itu bukan Tuhan yang sebenarnya ?

Tuhan yang disembah Ibrahim adalah Tuhan yang sebenarnya, sebaliknya Awloh sembahan Muslim adalah mitos, berhala, setan, iblis, jin, dan pribadi Muhammad.


Muhammad dan umat islam TIDAK PERNAH mengakui menyembah "mitos, berhala, setan, iblis, jin, dan pribadi Muhammad".... itu kan loe kapir sok tao mao membuat perakuan buat umat Islam. loe fikir loe siapa pir ? basic Islam aja loe gak punya. Hakikatnya, Muhammad dan umat Islam mengakui Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang disembah Ibrahim (and that is documented), dan Mumammad dan umat Islam mengakui jika menyembah yang lain itu (selain dari Tuhan yang disembah oleh Ibrahim) bukan Islam namanya.
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby Jibaok » Wed Jan 30, 2008 10:36 am

Yehuda wrote:"ikut semua perintah Allah dengan menyerah diri kepadaNya itu buka agama ya pir ?"

Islam itu agama, muslim bukan pengikut islam tapi disabotase ama islam...


????? apaan nih pir. loe bisa jawab gak pertanyaan gw itu ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby Duladi » Wed Jan 30, 2008 11:32 am

Jibaok wrote:kemana aja akal loe pir ? loe sia yang mao ngaku2 yang lain untuk Muhammad dan umat Islam ? Muhammad sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim, umat Islam sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Jika tidak mengakui menyembah Tuhan yang di sembah Ibrahim bukan Islam namanya. ngerti ?


Itu khan ngakunya Muhammad & kamu, tapi tuhan yang disembah Muslim bukan Tuhan yang disembah Ibrahim.

Lihat ayat bikinan si Mamad ini:

QS 43:26-27
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku."

Jadi, Ibrahim tidak menyembah Allah SWT, melainkan dia menyembah Tuhan tanpa nama. Ibrahim menyebut Tuhan tanpa nama itu dengan sebutan: Tuhan Yang Menjadikanku.

Sedangkan Muslim/Muhammad menyembah berhala Awloh yang ada di dalam Kaabah. Jelas ini tidak boleh dianggap sama.

Baca juga yang ini:

QS 2:131. Ketika Tuhannya berfirman kepadanya: "Tunduk patuhlah!" Ibrahim menjawab: "Aku tunduk patuh kepada Tuhan semesta alam".

Nah, Ibrahim tidak menyebut nama, melainkan Tuhan semesta alam. Di situ juga ditulis: "Tuhannya Ibrahim". Kalau Awloh saja bilang "Tuhannya Ibrahim", maka ini suatu pengakuan jujur dari Awloh bahwa dia bukanlah Tuhan yang disembah Ibrahim, sehingga Awloh menunjuk Sesembahan Ibrahim itu dengan sebutan Tuhannya Ibrahim.

Lihat lagi ayat berikut:

Surat Ibrahim (14):25
pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.

Mestinya, bila yang memberi buah itu adalah atas seizin Awloh, ayat itu tertulis demikian:

pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Aku (=Awloh).

Di ayat itu tidak tertulis Aku (=Awloh), melainkan Tuhannya (Tuhan lain)

Simak lagi ayat berikutnya:

QS 2:136. Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".

Seharusnya, bila yang dimaksud dalam ayat itu adalah Awloh, ayat itu tertulis:

dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Awloh

Di ayat itu tidak tertulis dari Awloh, melainkan dari Tuhannya (=Tuhan lain).

Maka jelaslah sudah, kalau secara tak sengaja (keceplosan bicara), Muhammad mengaku bahwa Tuhannya Ibrahim, Tuhannya Musa, dan Tuhannya Isa adalah berbeda dengan Awloh yang disembah Muhammad. Awloh yg disembah Muhammad adalah salah satu berhala di dalam Kaabah, dewa terfavorit sembahan suku Quraish.

Kalau Anda mengaku pengikut agama Ibrahim, mestinya Anda bukan menyembah awloh, tapi menyembah Tuhan tanpa nama itu, yang pada zaman Musa memperkenalkan diriNya dengan nama YHVH.

Jibaok wrote:apaan nih pir ? Ibrahim sendiri tidak pernah mengaku/mengatakan dia menyembah tuhan bernama YHVH !


Kutipan si Mamat itu jujur, karena pada zaman Ibrahim Tuhan Semesta Alam belum menyatakan namaNya.

Baca sejarah ini:

Keluaran 6:2-3) Selanjutnya berfirmanlah Allah kepada Musa: "Akulah YHVH. Aku telah menampakkan diri kepada Abraham, Ishak dan Yakub sebagai Allah Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku YHVH Aku belum menyatakan diri.

Jadi, Tuhan Semesta Alam, yaitu Tuhan yang menciptakan Ibrahim baru menyatakan diri dengan nama YHVH pada zaman nabi Musa. Itulah kenapa Ibrahim tidak menyebut nama ketika mengatakan siapa sosok yang disembahnya. Baca lagi ayat karangan si Mamat ini:

QS 43:26-27
Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: "Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku."

Ibrahim tiada menyebut nama "ALLAH SWT" sebagai sesembahannya, melainkan Tuhan yang menjadikanku.

Kalau Jibaok mengklaim Allah SWT itu nama lain dari YHVH, maka silakan kamu ke sini:
8 Tabiat yang membuktikan Allah SWT bukanlah YHVH
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=13973

Allah SWT/Awloh adalah salah satu berhala di dalam Kaabah, dewa terfavorit sembahan suku Quraish. Awloh-nya bangsa Arab itu diubah jadi tunggal oleh Muhammad, sehingga untuk menguatkan identitas ketunggalan Awloh tersebut, Muhammad memusnahkan 359 berhala lain di dalam Kaabah supaya Awloh menjadi satu-satunya (tunggal).

Muhammad telah salah mengerti akan maksud dari makna kata ESA. Dikiranya, ESA itu sama dengan tunggal (satu-satunya, sebiji, sebatang), satu secara entitas. Padahal, ESA-nya TUHAN yang disembah Ibrahim, Musa dan Almasih adalah SATU secara hakikat, bukan secara kebendaan.
Sebuah makna ESA yang lebih dalam lagi dan lebih luas, yang tidak bisa digambarkan sebagai wujud benda (bilangan).

Ingat, Tauhid tidak sama dengan ESA-nya TUHAN.
Tauhid dalam bahasa Arab itu artinya Satu-satunya, sebiji, tunggal.
Kata tauhid semestinya tidak boleh disamakan dengan ESA.

Dalam bahasa Ibrani, kata ESA itu adalah 'echad. Sementara tauhid/satu-satunya/tunggal itu kalau dalam bahasa Ibrani adalah yachiyd. Maka, kata at-Tauhidnya Muhammad semestinya tidak boleh diterjemahkan sebagai ESA, karena sama sekali berbeda artinya.

Kata ESA kerap dipakai untuk menyatakan SATU secara maknawi, secara hakikat dan esensinya, bukan untuk menyatakan jumlah entitas. Semisal: Esanya keluarga yang utuh dan harmonis (di dalamnya terdapat ayah, ibu dan anak-anak).

Sementara tauhid/tunggal biasa diterapkan untuk menyatakan anak satu-satunya, anak tunggal, sebiji, sebuah atau sebatang.

Maka dari itu, ajaran Tauhid versi Muhammad adalah sebuah kesalahkaprahan. Muhammad yang botol dan buta rohani itu telah menyesatkan manusia atas pemahaman akan KESATUAN TUHAN.

Jibaok wrote:Muhammad dan umat islam TIDAK PERNAH mengakui menyembah "mitos, berhala, setan, iblis, jin, dan pribadi Muhammad".... itu kan loe kapir sok tao mao membuat perakuan buat umat Islam. loe fikir loe siapa pir ? basic Islam aja loe gak punya. Hakikatnya, Muhammad dan umat Islam mengakui Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang disembah Ibrahim (and that is documented), dan Mumammad dan umat Islam mengakui jika menyembah yang lain itu (selain dari Tuhan yang disembah oleh Ibrahim) bukan Islam namanya.

Itu khan cuma ngaku-ngakunya si Mamad dan Anda, sama seperti Paijo pun juga mengklaim bahwa Tuhan Panjulnya itu adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang disembah Ibrahim. Apa sulitnya kalau cuma ngaku-ngaku dan mengklaim tanpa bukti?
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby M-SAW » Wed Jan 30, 2008 12:17 pm

bang duladi,aku sangat terkesan membaca MAKALAH anda
bagaimana kalau OCEHAn dari rekan2 muslim di tangguhkan dulu,anggap aja topik ini sbg BAHAN MASUKAN bagi KAFIR.

aku masih sangat penasaran dgn KELANJUTAN "ESA" ini.karena setelah kurenung2kan selama 2 hari,kayaknya bener juga cara PENDEFINISIAN anda.

ESA itu beda ama TUNGGAL.

:)
M-SAW
 
Posts: 5244
Joined: Wed Aug 23, 2006 3:59 pm
Location: :)

Postby JC_Lover » Wed Jan 30, 2008 12:49 pm

Muhammad telah salah mengerti akan maksud dari makna kata ESA. Dikiranya, ESA itu sama dengan tunggal (satu-satunya, sebiji, sebatang), satu secara entitas. Padahal, ESA-nya TUHAN yang disembah Ibrahim, Musa dan Almasih adalah SATU secara hakikat, bukan secara kebendaan.
Sebuah makna ESA yang lebih dalam lagi dan lebih luas, yang tidak bisa digambarkan sebagai wujud benda (bilangan).


Wah..... keren banget nih penjelasan mas Duladi hehehe... makasih atas infonya. Wawasan saya jadi bertambah lagi...
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby Jibaok » Wed Jan 30, 2008 1:07 pm

Duladi wrote:
Jibaok wrote:kemana aja akal loe pir ? loe sia yang mao ngaku2 yang lain untuk Muhammad dan umat Islam ? Muhammad sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim, umat Islam sudah mengaku menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Jika tidak mengakui menyembah Tuhan yang di sembah Ibrahim bukan Islam namanya. ngerti ?


Itu khan ngakunya Muhammad & kamu, tapi tuhan yang disembah Muslim bukan Tuhan yang disembah Ibrahim.


Apakah ada agama lain selain Islam yang umatnya memperakui menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim ?

Duladi wrote:
Jibaok wrote:Muhammad dan umat islam TIDAK PERNAH mengakui menyembah "mitos, berhala, setan, iblis, jin, dan pribadi Muhammad".... itu kan loe kapir sok tao mao membuat perakuan buat umat Islam. loe fikir loe siapa pir ? basic Islam aja loe gak punya. Hakikatnya, Muhammad dan umat Islam mengakui Tuhan yang disembah adalah Tuhan yang disembah Ibrahim (and that is documented), dan Mumammad dan umat Islam mengakui jika menyembah yang lain itu (selain dari Tuhan yang disembah oleh Ibrahim) bukan Islam namanya.

Itu khan cuma ngaku-ngakunya si Mamad dan Anda, sama seperti Paijo pun juga mengklaim bahwa Tuhan Panjulnya itu adalah Tuhan yang sama dengan Tuhan yang disembah Ibrahim. Apa sulitnya kalau cuma ngaku-ngaku dan mengklaim tanpa bukti?


siapa bilang itu claim ? Itu perakuan pir, perakuan setiap manusia2 yang beriman yang mahu diperakui sebagai Islam kepada Tuhan. loe kapir2 gak mahu menerima perakuan itu tidak menjadi masaalah bagi umat Islam, peduli apa kami, loe kapir2 bukan tuhan kami. Umat Islam membuat perakuan itu kepada Tuhan, Tuhan yang sama disembah oleh Ibrahim, bukan perakuan kepada loe kapir2 sok tao. sadar diri pir, loe siapa ? ngerti ?
Jibaok
 
Posts: 1335
Joined: Tue Sep 04, 2007 1:08 pm

Postby Duladi » Wed Jan 30, 2008 1:59 pm

Jibaok wrote:Apakah ada agama lain selain Islam yang umatnya memperakui menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim ?

Tuhan yang disembah Ibrahim bukan berhala yang ada di dalam Kaabah. Sementara Anda menyembah berhala "awloh" yang ada di dalam Kaabah. Mau menyangkal? Coba kamu jawab: Sholatmu itu menghadap ke mana?

Dan perlu kamu garis bawahi:
Ibrahim tidak menyebut nama, ketika dia menyatakan keimanannya. Tuhan Ibrahim adalah Tuhan tanpa nama, sama dengan Tuhan yang disembah Almasih/Yesus (sbg Anak Manusia):

Matius 6:9
Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

Jadi, Tuhannya Ibrahim sama dengan Tuhannya Almasih, tetapi tidak sama dengan tuhannya Muhammad. Tuhannya Muhammad bernama "Allah", berhala tertinggi yg ada di dalam Kaabah.

Baik Ibrahim maupun Yesus (selaku Anak Manusia) tidak menyebut nama untuk menunjuk Tuhan Yang Maha Kuasa. Yesus mengajari pengikutnya berdoa kepada Tuhan yg tanpa nama, dengan panggilan BAPA.

Jadi, kalau Anda mengaku pengikut agama Ibrahim, seharusnya Anda tidak menyembah Awloh, tapi menyembah Tuhan yang disembah Ibrahim. Tuhan yang disembah Ibrahim tidak sama dengan tuhan yang Anda sembah saat ini.

Samakah Allah SWT dengan Tuhannya Ibrahim?
http://www.indonesia.faithfreedom.org/f ... hp?t=22064
Duladi
 
Posts: 7103
Joined: Thu Apr 12, 2007 10:19 pm
Location: Samarinda

Postby JC_Lover » Wed Jan 30, 2008 2:06 pm

Terus, ALLAH SWT dengan ALLAH sama atau beda? Kan sama2 ALLAH? Terus, kata ALLAH itu sendiri asalnya dari mana? Di Alquran ALLAH, di Alkitab juga ALLAH, tapi memang di Alkitab tanpa "SWT".

Tanya ama Mas Duladi aja deh, keknya jawabannya keren, berbobot. hehehe.. :D
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

Postby openyourmind » Wed Jan 30, 2008 2:15 pm

Di malaysia kata ALLAH dilarang digunakan untuk agama lain, dalam hal ini Kristen. Nah lhoo?
User avatar
openyourmind
 
Posts: 3051
Joined: Fri Oct 20, 2006 8:42 am

Postby JC_Lover » Wed Jan 30, 2008 2:39 pm

openyourmind wrote:Di malaysia kata ALLAH dilarang digunakan untuk agama lain, dalam hal ini Kristen. Nah lhoo?


Hah???? :shock: :shock: :shock:
Kok bisa gitu? Aneh....
User avatar
JC_Lover
 
Posts: 362
Joined: Sat Jan 19, 2008 5:30 pm

PreviousNext

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users