.

Surah Al-Rebecca: TANTANGAN Mengungguli Hukum Warisan allah!

Pembuktian bahwa Islam bukanlah ajaran dari Tuhan.

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 7:18 pm

Pembawa Pedang wrote:
.>>>>>>>> Tambahan hak waris bagi suami atau istri. Bila pewaris tidak mempunyai ahli waris yang termasuk ashhabul furudh dan 'ashabah


Kalimatnya jangan dipotong..bebal....

Pewaris ada 2 jenis :

1. ashhabul furudh

2. 'ashabah,



Ha...ha..ha masih juga berani berkokok!...baca post gue di atas!...gue ulangi sekali lg!

http://media.isnet.org/islam/Waris/Bentuk.html

E. Rukun Waris
Rukun waris ada tiga:

Pewaris, yakni orang yang meninggal dunia, dan ahli warisnya berhak untuk mewarisi harta peninggalannya.

Ahli waris, yaitu mereka yang berhak untuk menguasai atau menerima harta peninggalan pewaris dikarenakan adanya ikatan kekerabatan (nasab) atau ikatan pernikahan, atau lainnya.

Harta warisan, yaitu segala jenis benda atau kepemilikan yang ditinggalkan pewaris, baik berupa uang, tanah, dan sebagainya.


awas kau kl nggak berani lg masuk thread sini! :lol:
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 7:20 pm

Pewaris kerajaan Saudi siapa coy....
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 7:22 pm

Pembawa Pedang wrote:"Sekolah tinggi...hidayah kurang"...
Ini belom dijawab:
Pewaris kerajaan saudi sopo coy.....


Lha, kl kau udah nggak sekolah, tulil, kumuh, pecundang lg!...mampus kau, pasti tak berani lg kau masuk thread ini, ndul! :lol:
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 7:24 pm

Pembawa Pedang wrote:Pewaris kerajaan Saudi siapa coy....


yang pasti bukan mbahmu! :lol: ...sono protes ke temen seukuwah elo!hehehe

Pembagian Waris Menurut Islam
oleh Muhammad Ali ash-Shabuni
penerjemah A.M.Basamalah
Gema Insani Press, 1995
Jl. Kalibata Utara II No.84 Jakarta 12740
Tel.(021) 7984391-7984392-7988593
Fax.(021) 7984388
ISBN 979-561-321-9
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 7:30 pm

Kita lanjutkan contoh keadilan versi HWR.

Seorang suami kaya raya mati diusia 25 tahun meninggalkan seorang isteri tanpa anak...dan meninggalkan ayah dan ibu....

Pembagian menurut HWR

Isteri = 1/2 ( 3/6 ) + 2/6 = 5/6

Ayah /ibu = 1/6

Udah dapet harta 5/6 si isteri langsung kawin lagi...kek..kek..kek...

Si ibu dan bapa bengong harta anak yang dibesarin lk 25 tahun dibawa kabur menantu....

Sekarang si ibu itu adalah kamu sendiri....gimana ayoooo......
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 7:33 pm

Pewaris kerajaan Saudi siapa coy....

Ngga tahu yah....dasar bebal.....
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 7:40 pm

yah BEBAL itu mulutmu! kau bukan saja tak minta maaf atas ketulilanmu, kau bahkan tutup mata dgn kebenaran!...thread ini tidak membahas kerajaan arab, EGP gitu loh! :lol: ....lihat sekali lagi KETOLOLANmu yang sungguh memalukan di thread ini, GUOBLIK! :D

http://media.isnet.org/islam/Waris/Bentuk.html

E. Rukun Waris
Rukun waris ada tiga:

Pewaris, yakni orang yang meninggal dunia, dan ahli warisnya berhak untuk mewarisi harta peninggalannya.

Ahli waris, yaitu mereka yang berhak untuk menguasai atau menerima harta peninggalan pewaris dikarenakan adanya ikatan kekerabatan (nasab) atau ikatan pernikahan, atau lainnya.

Harta warisan, yaitu segala jenis benda atau kepemilikan yang ditinggalkan pewaris, baik berupa uang, tanah, dan sebagainya.
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 7:48 pm

awlohmu emang tidak mengajarkan minta maaf yah? yang diajarin cuma pemuasan selangkangan dgn polygamy dan birahi pd anak-anak! Ha...ha...ha...sudah gue bilang kau akan semakin menjadi pecundang di thread ini, sampai muslim yang membaca kebodohanmu pun bakal muak lihat tingkahmu yang memalukan itu! Ha...ha..ha :lol:...kau histeris yah melihat kebodohanmu? Mirip tingkah si nabi bejat saat menerima wahyu setan! :lol:
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 7:51 pm

Pembagian menurut HWR

Isteri = 1/2 ( 3/6 ) + 2/6 = 5/6

Ayah /ibu = 1/6

Udah dapet harta 5/6 si isteri langsung kawin lagi...kek..kek..kek...

Si ibu dan bapa bengong harta anak yang dibesarin lk 25 tahun dibawa kabur menantu....

Sekarang si ibu itu adalah kamu sendiri....gimana ayoooo......

SUPER ADIL....HWR
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby mampir » Wed Jun 13, 2007 9:19 pm

Kalau setelah pembagian harta lalu Istri kawin lagi, itu bukan urusan mu dan bukan urusan siapapun selain dia sendiri.
Kalau ditambah dengan seandainya .... apalagi seandainya itu timbul dari pikiran yang negatif dari dirimu, tidak akan abis2nya dan tidak akan ada keadilan.

Kalau "seandainya" ditambahkan kepada HWI, sama saja .... sudah nggak balance, tambah lagi ketidak adilannya !!!!

Bagaimana dengan HWI yang nggak balance ? Kok nggak berani kamu bela atau kasih komentarnya ?
User avatar
mampir
 
Posts: 230
Joined: Fri Sep 16, 2005 1:00 pm

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 9:28 pm

Pembawa Pedang wrote:Udah dapet harta 5/6 si isteri langsung kawin lagi...kek..kek..kek...


ajaran muhammad menjadikan kau berpikiran sempit dan picik begini thd isteri. muhammad memang sangat memandang rendah wanita, lihatlah awlohmu membolehkan polygamy bagi laki-laki, tp untuk perempuan tidak boleh polyandry. Lihat juga ajaran muhammad yang boleh mukul wanita kl salah, tp tak ada ayat quran wanita boleh mukul laki-laki kl salah. Lihat juga ayat quran ttg harta waris laki-laki DUA KALI bagian perempuan.

Pikiran-pikiran sempit dan picik muhammad si nabi bejat tersebut telah menulari pikiranmu. Tentu saja pikiran ini tidak sehat. Kau harus mencintai istrimu seperti dirimu sendiri. Mencintai istrimu seperti dirimu sendiiri berarti kau percaya pada isterimu seperti kau percaya pada mata telinga atau kelaminmu.

HWR memang menekankan PASANGAN HIDUP, suami/istri, mendapatkan PRIORITAS utama dan pertama. Karena dialah temen berbagi, sharing, dan berjuang. Hal ini menunjukan bahwa Harta si pewaris adalah Harta bersama antara si pewaris dan pasangan hidupnya. Ini juga berarti bahwa pasangan hidup si pewaris adalah STAKEHOLDER utama dalam kepemilikan harta waris yang ditinggalkan.

Para isteri, dalam kenyataannya, tidaklah bersikap sebejat nabimu, yang kawin berulang-ulang sepeninggal si janda kaya Khadijah. Kebejatan dan sifat tukang kawin muhamma membuat pikiranmu dan pemahamanmu ttg perkawinan cuma seputar selangkangan dan kelamin. Isteri tentu saja punya pemikiran dan pertimbangan yang jauh lebih besar dr laki-laki untuk menikah lagi. Tidak seperti nabi bejatmu, keinginan sexnya melampaui fantasi segala akal manusia hingga dia birahi pada anak kecil 6thn dan menidurinya pada usia 9thn.

Lihatlah konsep HWI yang dilahirkan dari buah pikiran muhammad SANGAT bias gender. Karena nabi mu adalah laki-laki yang tak pernah mencintai isterinya seperti dirinya sendiri. Nabi bejatmu bahkan TEGA menerima jatah tidur istri tuanya SAUDA untuk diberikan dan dilimpahkan kpd Aisha. Bukankah nabi bejatmu berpikir bahwa justru SAUDA membutuhkan temen sharing di masa-masa tuanya. TP karena otak selangkangan nabimu menguasai segenap pikiran dan fantasinya, tentu saja hal itu tidak dia perhatikan.

Bicara tentang keadilan dalam HWR, tentu hal itu Jauh lebih baik dari HWI buatan muhammad. Kau pasti tahu atau baru tahu bahwa muhammad sendiri tidak melakukan apa yang dia buat sendiri. Dia sendiri bahkan tidak menyerahkan 1/2 dari hartanya untuk Fatimah padahal allahmu sudah menetapkannya!...apakah itu pengecualian lagi seperti masalah kawin yang boleh >4 khusus untuk nabi bejatmu? :D Hanya awloh yang tahu! :D
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby badai » Wed Jun 13, 2007 10:35 pm

HOSANAH Tuhan Memberkati anda Rebeca
User avatar
badai
 
Posts: 37
Joined: Wed Jun 13, 2007 10:07 pm
Location: surabaya

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 10:53 pm

Kalau setelah pembagian harta lalu Istri kawin lagi, itu bukan urusan mu dan bukan urusan siapapun selain dia sendiri.
Kalau ditambah dengan seandainya .... apalagi seandainya itu timbul dari pikiran yang negatif dari dirimu, tidak akan abis2nya dan tidak akan ada keadilan.

Kalau "seandainya" ditambahkan kepada HWI, sama saja .... sudah nggak balance, tambah lagi ketidak adilannya !!!!

Bagaimana dengan HWI yang nggak balance ? Kok nggak berani kamu bela atau kasih komentarnya ?

Hey mampir...maseh hidup loh yah.....udah tahunan maen di debat Islam kristen kok ngga ade kemajuan.... :lol:

Hukum waris digunakan untuk semua manusia...dgn segala kemungkinan bisa terjadi...wong manusia ramai kok....

Kalimat "Seandainya" pada contoh diatas sangat mungkin terjadi karena si isteri maseh muda...gue kira elopun doyang dapet janda muda bawa 5/6 harta mantan suami...

Sementara ayah/ibu yang mengeluarkan biaya sekolah dll.....buat anaknya /simati lk 25 tahun dapat 1/6....

Dimana keadilan?

Elo coba sendirilah menyelesaikan kasus diatas dgn HWI..... mane yg lebih adil...apalagi jika simati mempunyai saudara kandung ( menurut HWR saudara kandung ngga bakalan dapat dlm contoh ini! )....

niscaya elo akan lihat yang mana lebih balance....

tak perlu gue yg menyelesaikan...gue yakin elo bisa kok mengunakan HWI.....udah jenggotan baca Quran....masa ngga bisa...
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 10:58 pm

HWR memang menekankan PASANGAN HIDUP, suami/istri, mendapatkan PRIORITAS utama dan pertama. Karena dialah temen berbagi, sharing, dan berjuang.

Hal ini menunjukan bahwa Harta si pewaris adalah Harta bersama antara si pewaris dan pasangan hidupnya. Ini juga berarti bahwa pasangan hidup si pewaris adalah STAKEHOLDER utama dalam kepemilikan harta waris yang ditinggalkan.

Berjuang moyang loh...tu pasangan baru aje menikah....and si isteri mmg beruntung dapet suami kaya....umur 25 tahun..

Kalo mau elo begitu...mudahan eje kelak anak elo koid and mantu elo kawin lagi.....hartanya diembat suami barunye....
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby Rebecca » Wed Jun 13, 2007 11:11 pm

Pembawa Pedang wrote:Berjuang moyang loh...tu pasangan baru aje menikah....and si isteri mmg beruntung dapet suami kaya....umur 25 tahun..

Kalo mau elo begitu...mudahan eje kelak anak elo koid and mantu elo kawin lagi.....hartanya diembat suami barunye....


Lha, namanya aja hukum. kalau kau mau IMPOSE LAW, maka dia harus CONSISTENT supaya berwibawa!...jangan seperti kata-kata RAJA SETAN berikut ini yang MENCLA-MENCLE!...siapa yang mau percaya kl gitu? :lol:


[2:106] Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?


[16:101] Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada mengetahui.


[13:39] Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Umulkitab (Lohmahfuz).


[17:86] Dan sesungguhnya jika Kami menghendaki, niscaya Kami lenyapkan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu, dan dengan pelenyapan itu, kamu tidak akan mendapatkan seorang pembela pun terhadap Kami,

User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Pembawa Pedang » Wed Jun 13, 2007 11:15 pm

laa....kok lari yah....coba elo selesaikan contoh diatas dgn HWI....kite lihat mane yg lebih adil....and balance tentunye...

katenye elo ahli Quran....gue duduk dulu yah sambil nunggu jawaban elo.....
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

Postby badai » Thu Jun 14, 2007 12:03 am

sepertinya tuan pembawa pedang sudah kelihatan dungu-nya
User avatar
badai
 
Posts: 37
Joined: Wed Jun 13, 2007 10:07 pm
Location: surabaya

Postby alley_shatree » Thu Jun 14, 2007 12:58 am

wow kalo istri bisa dapat 5/6 harta suami....hmm bisa2 para istri berencana bunuh suaminya donk sebelum sempet punya anak.
amit2 si rebec....mau belagak pinter soal waris...ee malah nongol begonya.
User avatar
alley_shatree
 
Posts: 3649
Joined: Wed Jan 31, 2007 9:49 pm

Postby Rebecca » Thu Jun 14, 2007 5:49 am

Tuh otak bunuh keluar! kau sadar nggak itu hasil ajaran muhammad? muhammad emang tidak pernah mengajarkan JANGAN MEMBUNUH. tp si kakek bejat itu mengajarkan, BUNUHLAH KAFIR!...itulah ajaran SETAN, bung.

oya, HWR emang jauh melebihi HWI tidak seperti teori JONGKOK allahmu di sini Ada SEMBILAN Kesalahan Fatal Hukum Warisan ISLAM!. Kau tidak akan pernah bisa mencari kasus HWR mengalami OVERBALANCE! karena aku sudah mengantisipasi semua kombinasi sederhana yang awlohmu jongkok dan tidak bisa memikirkannya! hahha :lol:


Ironis bukan? mosok allah yang kau sembah, tak bisa mengantisipasi OVERBALANCE karena dia tak sanggup memikirkan kombinasi yang perlu prioritas untuk menghindarinya!
User avatar
Rebecca
 
Posts: 3107
Joined: Mon Nov 20, 2006 6:20 pm
Location: muhammad's Phallus RESEARCH HUB

Postby Pembawa Pedang » Thu Jun 14, 2007 5:55 am

Yah...alley...gue juga jijik banget lihat beca...pede bikin HWR yg dipampang dgn url pada signature...nyatanye gue bantah KO...

Sekarang gue nungguin dia....kasus diatas diselesaikan dgn HWI...berani ngga die muncul lagi...

P/S : Mudahan aje anaknya beca kelak dibunuh oleh mantunye agar dapet 5/6 harta warisan....
Pembawa Pedang
 
Posts: 5280
Joined: Fri Mar 16, 2007 1:39 am

PreviousNext

Return to Pandangan Berlawanan Terhadap Islam



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron