.

Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Kumpulan semua pengakuan murtadin situs ini, FFIndonesia, yang meninggalkan Islam.

Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby muslimahku » Sun Aug 11, 2013 12:57 pm

Terima Kasih buat admin FFI yang telah mengijinkan saya bergabung di forum ini.

Perkenalkan id saya "Muslimahku" , saya baru mengenal FFI 3 hr yang lalu dan selama 3 hr ini saya telah menghabiskan waktu 3 x 15 jam membaca isi diforum ini (mumpung masih liburan dari pekerjaan) . Benar2 seru dan saya mendapat banyak pengetahuan tentang wajah "Real Islam" dan sangat sangat jelas....

Oke, mudah2an saya tidak membuat post disubforum yang salah (mohon dikoreksi atau dipindahkan kalau salah), dan saya akan mulai bercerita mengenai pengakuan saya sesuai dengan judul thread ini.

Saya adalah kafir sejak lahir dari agama yg menjadi musuh utama kaum ALLAH bergelar SyahWaT.
Umur saya skrng ini udah kepala 4 awal...(mempunyai karir yang lumayan) , dan dalam pencariannya akhirnya menemukan pendamping hidup seorang Janda Cerai Muslimah berumur 20an (karyawati) beranak 1.

Singkat cerita si kafir "terpaksa" menjadi mualaf boongan supaya bisa terlaksana pernikahan ini.

Istri juga tau dan setuju bahwa saya hanya menjadi mualaf boongan demi berlangsungnya pernikahan ini.

Pada perjalanannya (sampe saat ini sudah nikah 8 bulanan)...... saya sungguh kaget, senang dan juga bingung....apalagi setelah dalam 3 hari ini membaca di ffi.

Mengapa??? Ini sebabnya....

1. Enak benar yah yang muslim karna mereka nurut banget sama suami...ibaratnya disuruh muka masuk ke comberan aja mungkin mau kali sepanjang disuruh sama suaminya.

2. Kalo mau buat apa2 walaupun hal sepele aja kalo gak ngmng sama suami gak akan dilakuin takut masuk neraka katanya.....
Contoh dalam urusan pekerjaannya... walau itu memang instruksi kantor dia rela gak jalanin kalo gak diijinin ama suami.

3. Dan hal lain2 nya yg kalo bisa dibilang istilah kasarnya ini istri apa babu yah....

Tapi beruntunglah dia skrng mempunyai suami muslim2an... beruntunglah dia mendapat kafir yang punya otak dan memperlakukan dia sebagai "manusia" sebagai partner hidup dan bukan sebagai objek.

Nah dari hal2 diatas akhirnya hari ini saya memutuskan saya akan Memurtadkan dia.

Mohon bantuan rekan2 kafir step2 apa yang harus saya lakukan...

Oh yah tiap saran dari kawan2 akan saya terapkan dan update hasilnya di thread ini dan apabila berhasil mudah2 an bisa menjadi contoh buat rekan2 kafir lainnya yang ingin memurtadkan pasangannya.

Terima kasih, mohon maaf kalo ada kata2 yang salah.

Mohon koreksi dan tanggapannya.

Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"


FFI Alternative
Faithfreedompedia
User avatar
muslimahku
 
Posts: 9
Joined: Sun Aug 11, 2013 11:39 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby Jarum_Kudus » Sun Aug 11, 2013 2:01 pm

Saya pikir, jika suami ingin dihormati istri, maka suami harus bersikap jujur pada istri. Katakan saja terus terang bahwa dikau tidak bisa menerima ajaran Islam yang begitu merendahkan wanita. Dimulai dari situ dulu. Jika istri lalu bertanya: "apa buktinya?" maka tunjukkan saja buku2 ttg. ngesex dengan puluhan bidadari perawan di surga: (klik)

BUKU ISLAMI : PERSETUBUHAN DENGAN BIDADARI

Beli tuh buku2nya dan baca bersama dengan istri biar dia sadar akan tipu daya si Mamad.

Image

Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
Jarum_Kudus
 
Posts: 1711
Images: 417
Joined: Tue Feb 28, 2006 9:49 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby muslimahku » Sun Aug 11, 2013 2:55 pm

Jarum_Kudus wrote:Saya pikir, jika suami ingin dihormati istri, maka suami harus bersikap jujur pada istri. Katakan saja terus terang bahwa dikau tidak bisa menerima ajaran Islam yang begitu merendahkan wanita. Dimulai dari situ dulu. Jika istri lalu bertanya: "apa buktinya?" maka tunjukkan saja buku2 ttg. ngesex dengan puluhan bidadari perawan di surga: (klik)


Thanks atas tanggapannya, istri saya saat ini sangat2 menghormati saya sebagai suami namun ironisnya saya gak terlalu suka karna terlalu berlebihan .. sangat2 textbook sesuai agamanya takut masuk neraka dan bla bla bla...... bukan menghormati dan menghargai yang sewajarnya.

Saat ini secara tak langsung saya mulai menunjukkan beginilah saya yang kalian anggap kafir.. pernah sekali saya ngajak berhubungan dan seperti biasa dia bersedia melayani.. namun tiba2 saya merasa ada yg berbeda.. gak taunya dia lagi gak sehat langsung saya stop.. eh dianya tiba2 lgsng nangis.. saya tanya kenapa nangis ? Dia bilang iya jangan marahin yah karna dia takut skali gak bisa melayani suaminya. Takut dipukul dan masuk neraka karna gak bisa memuaskan saya.... benar2 ajaran setan sex... langsung saya jelaskan baek2 ke dianya... walaupun dia tetap merasa sangat2 bersalah dan berdosa....
User avatar
muslimahku
 
Posts: 9
Joined: Sun Aug 11, 2013 11:39 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby usmanabdullah » Sun Aug 11, 2013 4:15 pm

Pertama tama saya ucapkan selamat kepada anda bro karna masih punya pikiran waras ala kafir...

Untuk memurtadkan istrimu bro saya setuju dgn bro Jarum Kudus... Jangan sekali kali anda membohongi dan kesannya membodohi istri anda... Perlakukan dia selayaknya Tuhan suruh kita perlakukan istri... Namun anda juga tidak perlu mengatakan bahwa anda harus murtadkan dia... Biarkan keputusan murtad itu datang dari pikiran istri anda sendiri... Jangan menggurui dia namun anda bisa menyajikan fakta2 kebodohan quran, muhammad dan aulo...

God bless u and your family
User avatar
usmanabdullah
 
Posts: 1212
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby muslimahku » Sun Aug 11, 2013 5:11 pm

Jarum_Kudus wrote:Saya pikir, jika suami ingin dihormati istri, maka suami harus bersikap jujur pada istri. Katakan saja terus terang bahwa dikau tidak bisa menerima ajaran Islam yang begitu merendahkan wanita. Dimulai dari situ dulu. Jika istri lalu bertanya: "apa buktinya?" maka tunjukkan saja buku2 ttg. ngesex dengan puluhan bidadari perawan di surga: (klik)


usmanabdullah wrote:Pertama tama saya ucapkan selamat kepada anda bro karna masih punya pikiran waras ala kafir...

Untuk memurtadkan istrimu bro saya setuju dgn bro Jarum Kudus... Jangan sekali kali anda membohongi dan kesannya membodohi istri anda... Perlakukan dia selayaknya Tuhan suruh kita perlakukan istri... Namun anda juga tidak perlu mengatakan bahwa anda harus murtadkan dia... Biarkan keputusan murtad itu datang dari pikiran istri anda sendiri... Jangan menggurui dia namun anda bisa menyajikan fakta2 kebodohan quran, muhammad dan aulo...

God bless u and your family


Thanks atas tanggapannya, istri saya saat ini sangat2 menghormati saya sebagai suami namun ironisnya saya gak terlalu suka karna terlalu berlebihan .. sangat2 textbook sesuai agamanya takut masuk neraka dan bla bla bla...... bukan menghormati dan menghargai yang sewajarnya.

Saat ini secara tak langsung saya mulai menunjukkan beginilah saya yang kalian anggap kafir.. pernah sekali saya ngajak berhubungan dan seperti biasa dia bersedia melayani.. namun tiba2 saya merasa ada yg berbeda.. gak taunya dia lagi gak sehat langsung saya stop.. eh dianya tiba2 lgsng nangis.. saya tanya kenapa nangis ? Dia bilang iya jangan marahin yah karna dia takut skali gak bisa melayani suaminya. Takut dipukul dan masuk neraka karna gak bisa memuaskan saya.... benar2 ajaran setan sex... langsung saya jelaskan baek2 ke dianya... walaupun dia tetap merasa sangat2 bersalah dan berdosa....
User avatar
muslimahku
 
Posts: 9
Joined: Sun Aug 11, 2013 11:39 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby Adadeh » Mon Aug 12, 2013 12:11 am

muslimahku wrote:Thanks atas tanggapannya, istri saya saat ini sangat2 menghormati saya sebagai suami namun ironisnya saya gak terlalu suka karna terlalu berlebihan .. sangat2 textbook sesuai agamanya takut masuk neraka dan bla bla bla...... bukan menghormati dan menghargai yang sewajarnya.

Memang begitulah akibat proses cuci otak Islamiah seumur hidup yang telah dialami istrimu. Untuk memunahkan akibat cuci otak itu, maka dikau harus perlahan-lahan memberinya keterangan tentang keganjilan Islam. Jika terlalu cepat, maka dia akan shock berat dan bisa² rumah tangga jadi hancur berantakan.

Menurut saya, jika sudah berumah tangga, yang harus diutamakan adalah kebahagiaan istri dulu, dan urusan murtad sih nomer dua saja. Maksud saya, proses pemurtadan istri harus mengutamakan perasaan istri. Jika dia tidak bisa menerima penjelasanmu sebagai suami, maka suami sebaiknya menghormati dan menerima sikap istri. Tapi saya yakin, jika pemberitahuan dilakukan secara perlahan, maka lama kelamaan istri akan bersikap lebih terbuka, sampai akhirnya sadar penuh akan kesalahan ajaran Islam.

eh dianya tiba2 lgsng nangis.. saya tanya kenapa nangis ? Dia bilang iya jangan marahin yah karna dia takut skali gak bisa melayani suaminya. Takut dipukul dan masuk neraka karna gak bisa memuaskan saya.... benar2 ajaran setan sex...

Weleh... ini parah banget, bung. :(
Memang benar apa yang dikatakan istri tentang Islam, sebab Muhammad memang mengatakan bahwa nasib istri masuk surga atau neraka itu tergantung dari usahanya membuat suami senang. Baca nih:

Kewajiban Muslimah Melayani Sex

Image

http://lidwa.com/app/?k=ibnumajah&n=1843
Sunan Ibnu Majah 1843:
Telah menceritakan kepada kami Azhar bin Marwan ia berkata; telah menceritakan kepada kami Hammad bin Zaid dari Ayyub dari Al Qasim Asy Syaibani dari Abdullah bin Abu Aufa ia berkata, "Tatkala Mu'adz datang dari Syam, ia bersujud kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam hingga beliau bersabda: "Apa-apaan ini ya Mu'adz! Mu'adz menjawab, "Aku pernah mendatangi Syam, aku mendapatkan mereka sujud kepada para uskup dan komandan mereka. Maka, aku ingin melakukannya terhadapmu." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian melakukannya, kalau saja aku diperbolehkan memerintahkan seseorang untuk bersujud kepada selain Allah, niscaya aku akan perintahkan seorang isteri bersujud kepada suaminya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad di Tangan-Nya, sungguh seorang isteri itu tidak dikatakan menunaikan hak Rabb-nya hingga ia menunaikan hak suaminya. Kalau saja suami memintanya untuk dilayani, sementara ia sedang berada di atas pelana kendaraan, maka ia tidak boleh menolaknya."

Kurang ajar sekali memang Muhammad yang membuat aturan sex gila begitu. Gara² dia, jutaan Muslimah jadi hidup penuh ketakutan ancaman neraka seumur hidup. Saya salut atas usahamu untuk membuka mata istri akan ajaran Islam yang sebenarnya, tapi sebaiknya pelan-pelan saja, bung, agar istri tetap bahagia dan senang berada di sebelahmu.

perlahan-lahan
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
Adadeh
 
Posts: 8461
Images: 414
Joined: Thu Oct 13, 2005 1:59 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby Mahasiswa98 » Mon Aug 12, 2013 2:00 am

muslimahku wrote:Terima Kasih buat admin FFI yang telah mengijinkan saya bergabung di forum ini.

Perkenalkan id saya "Muslimahku" , saya baru mengenal FFI 3 hr yang lalu dan selama 3 hr ini saya telah menghabiskan waktu 3 x 15 jam membaca isi diforum ini (mumpung masih liburan dari pekerjaan) . Benar2 seru dan saya mendapat banyak pengetahuan tentang wajah "Real Islam" dan sangat sangat jelas....



saya hanya mau memberi masukan sedikit sahaja:

1. Saya berharap sungguh sungguh anda sudah terlebih dahulu mengakui kesalahan anda sebagai orang PERCAYA yg telah melakukan cara / trik agar anda bisa menikah dengan istri anda sekarang. pada otoritas yg anda pahami entah seorang IMAM atao Pendeta terserah anda.

bagi saya ini penting sekali anda lakukan terlebih dahulu sehingga anda tidak mempunyai beban atas kesalahan diri anda yg sempat menjadi sementara tidak lagi menjadi orang percaya. artinya selesaikan dahulu masalah pribadi anda dengan TUHAN SEJATI, baru kemudian anda menyelesaikan masalah istri anda.

2. Setelah anda menyelasaikan masalah hubungan pribadi anda pada TUHAN SEJATI. bawalah dalam Doa semua harapan anda pada ISTRI anda. agar PERTAMA TAMA, ROH TUHAN SEJATI yang membimbing anda mengenalkan NYA pada istri anda.

ada kalanya TUHAN SEJATI menjamah hati seseorang sehingga bisa mengenal secara langsung TUHAN SEJATI itu. dan juga bisa melalui kerjasama antara TUHAN SEJATI dengan anak anakNYA. hasilnya sama sahaja. yaitu DAMAI SEJAHTERA.

terimkasih selamat berjuang [-o<


lebih dari itu saya bawa dalam DOA keluarga anda. [-o<
User avatar
Mahasiswa98
 
Posts: 1480
Images: 0
Joined: Wed Mar 28, 2012 6:50 pm
Location: Dalam TerangNya

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby daniel-ntl » Mon Aug 12, 2013 8:08 am

selamat bro :supz: , soal istri yg pikirannya udah dicuci otak sama :turban: maka harus pelan2, hormati istri sama seperti diri kita dulu, ajak diskusi dan dengarkan istri, dengan begitu istri punya "suara" dalam rumah tangga, tanya ttg keganjilan islam seperti berita di tv, contoh soal berita bom lebaran di irak, bom vihara, dll
daniel-ntl
 
Posts: 1676
Joined: Mon Mar 31, 2008 2:03 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby fauzan azima » Mon Aug 12, 2013 8:29 am

Salam dan selamat Bro,banyak sekali untuk membuka borok Islam,sbg contoh misalnya ttg kisah kehidupan Muhammad yg menikahi Aisyah anak yg umur 6th dan merebut mantunya sendiri yg bernama Jainab serta memperkosa pembantunya,saya yakin orang waras tidak akan mungkin tidak kabur dari Islam,jika tlh mengetahui kebejatan Muhammad!
User avatar
fauzan azima
 
Posts: 143
Images: 0
Joined: Wed Feb 20, 2013 11:22 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby prisca » Mon Aug 12, 2013 9:44 am

Image salam kenal..
selamat datang di ffi :yawinkle:

membaca head thread anda, sy jadi teringat video yg diupload oleh salah satu netter ffi di sebuah sub forum..
"jangan sekali2 ngakali Tuhan"
saya baru tahu, ternyata kata2 ini punya dasar yg sangat kuat, bukan hanya kata2 manis untuk dipegang, tetapi diucapkan karena sebuah alasan.
saya tdk tahu jk bnyk yg rela melakukan peralihan agama untuk mendapatkan sebuah legalitas suatu hubungan di Negara tercinta kita.
tidak jauh dari pesan yg disampaikan oleh sdr Mahasiswa98.. sepertinya hubungan anda denganNya dulu lah yg harus anda utamakan untuk perbaiki dahulu. :heart:
semoga kata2 sy tdk disalahartikan, dan membuat anda keberatan, hanya sekedar saran :yawinkle:
I would like to pray for u


terus terang sy shock dengan pengalaman anda dengan istri anda dan penjelasan dari sdr Adadeh .
di jaman modern seperti ini?
dan istri anda dalam usia yg mungkin seusia saya?
mempunyai mindset yg seperti itu? :shock:
saya seperti melihat dunia lain..

ini pengalaman saya, tapi mungkin berbeda karena punya basic yg tdk sama.
namun, sebagai wanita... cara terbaik adalah menyentuh hatinya..
cobalah anda tunjukkan, bahwa Tuhan yg sesungguhnya sangat mencintai ciptaanNya.. tidak akan menjadikan ciptaanNya sebagai budak, malah sebaliknya, Tuhan ingin dan memperlakukan ciptaanNya sebagai anak..



semoga berkat kasihNya selalu melimpah bagi anda dan keluarga anda.
wish u luck..


best wishes,
prisca

Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"
Mirror
Faithfreedom forum static
User avatar
prisca
 
Posts: 791
Joined: Sat Mar 23, 2013 7:28 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby muslimahku » Mon Aug 12, 2013 9:17 pm

adadeh wrote:Kurang ajar sekali memang Muhammad yang membuat aturan sex gila begitu. Gara² dia, jutaan Muslimah jadi hidup penuh ketakutan ancaman neraka seumur hidup. Saya salut atas usahamu untuk membuka mata istri akan ajaran Islam yang sebenarnya, tapi sebaiknya pelan-pelan saja, bung, agar istri tetap bahagia dan senang berada di sebelahmu.


Thanks buat masukannya, memang saat ini saya belum mau membuka borok agama yang dianutnya... saya lebih menunjukkan bahwa begini lah kelakuan orang-orang yang kalian anggap kafir dan murtad.

daniel-ntl wrote:selamat bro , soal istri yg pikirannya udah dicuci otak sama :turban: maka harus pelan2, hormati istri sama seperti diri kita dulu, ajak diskusi dan dengarkan istri, dengan begitu istri punya "suara" dalam rumah tangga, tanya ttg keganjilan islam seperti berita di tv, contoh soal berita bom lebaran di irak, bom vihara, dll


Betul bro gak gampang memang, karena sudah mendarah daging.. apalagi dia termasuk muslimah yang benar2 taat akan ajaran agamanya sejak kecil. Makanya saya pikir pelan2 aja . Dan salah satu keuntungan juga buat rencana saya ini, dia secara langsung bisa membandingkan kelakuan mantan suaminya dengan kelakuan saya.

fauzan azima wrote:Salam dan selamat Bro,banyak sekali untuk membuka borok Islam,sbg contoh misalnya ttg kisah kehidupan Muhammad yg menikahi Aisyah anak yg umur 6th dan merebut mantunya sendiri yg bernama Jainab serta memperkosa pembantunya,saya yakin orang waras tidak akan mungkin tidak kabur dari Islam,jika tlh mengetahui kebejatan Muhammad!


Betul bro... ini yang nanti akan pelan2 saya sampaikan juga kalo waktunya udah siap.

mahasiswa98 wrote:saya hanya mau memberi masukan sedikit sahaja:

1. Saya berharap sungguh sungguh anda sudah terlebih dahulu mengakui kesalahan anda sebagai orang PERCAYA yg telah melakukan cara / trik agar anda bisa menikah dengan istri anda sekarang. pada otoritas yg anda pahami entah seorang IMAM atao Pendeta terserah anda.

bagi saya ini penting sekali anda lakukan terlebih dahulu sehingga anda tidak mempunyai beban atas kesalahan diri anda yg sempat menjadi sementara tidak lagi menjadi orang percaya. artinya selesaikan dahulu masalah pribadi anda dengan TUHAN SEJATI, baru kemudian anda menyelesaikan masalah istri anda.

2. Setelah anda menyelasaikan masalah hubungan pribadi anda pada TUHAN SEJATI. bawalah dalam Doa semua harapan anda pada ISTRI anda. agar PERTAMA TAMA, ROH TUHAN SEJATI yang membimbing anda mengenalkan NYA pada istri anda.

ada kalanya TUHAN SEJATI menjamah hati seseorang sehingga bisa mengenal secara langsung TUHAN SEJATI itu. dan juga bisa melalui kerjasama antara TUHAN SEJATI dengan anak anakNYA. hasilnya sama sahaja. yaitu DAMAI SEJAHTERA.

terimkasih selamat berjuan lebih dari itu saya bawa dalam DOA keluarga anda. [-o<


Thanks bro atas nasihat dan doanya... memang saya akui secara ajaran agama dan dimata tuhan perbuatan saya salah. Namun bagi saya pribadi walaupun secara de jure saya sudah jadi mualaf tapi secara de facto saya adalah kafir. Dan itulah yg ada dihati saya sampai saat ini. Bagi saya hubungan dengan tuhan saya tidak bisa hanya diukur d3ngan "baju agama". Bukankah iman tanpa perbuatan adalah mati ??? Apa yang saya imani adalah apa yang saya lakukan dalam kehidupan saya sehari hari.

prisca wrote:Image salam kenal..
selamat datang di ffi :yawinkle:

membaca head thread anda, sy jadi teringat video yg diupload oleh salah satu netter ffi di sebuah sub forum..
"jangan sekali2 ngakali Tuhan"
saya baru tahu, ternyata kata2 ini punya dasar yg sangat kuat, bukan hanya kata2 manis untuk dipegang, tetapi diucapkan karena sebuah alasan.
saya tdk tahu jk bnyk yg rela melakukan peralihan agama untuk mendapatkan sebuah legalitas suatu hubungan di Negara tercinta kita.
tidak jauh dari pesan yg disampaikan oleh sdr Mahasiswa98.. sepertinya hubungan anda denganNya dulu lah yg harus anda utamakan untuk perbaiki dahulu.
semoga kata2 sy tdk disalahartikan, dan membuat anda keberatan, hanya sekedar saran :yawinkle:
I would like to pray for u

terus terang sy shock dengan pengalaman anda dengan istri anda dan penjelasan dari sdr Adadeh .
di jaman modern seperti ini?
dan istri anda dalam usia yg mungkin seusia saya?
mempunyai mindset yg seperti itu? :shock:
saya seperti melihat dunia lain..

ini pengalaman saya, tapi mungkin berbeda karena punya basic yg tdk sama.
namun, sebagai wanita... cara terbaik adalah menyentuh hatinya..
cobalah anda tunjukkan, bahwa Tuhan yg sesungguhnya sangat mencintai ciptaanNya.. tidak akan menjadikan ciptaanNya sebagai budak, malah sebaliknya, Tuhan ingin dan memperlakukan ciptaanNya sebagai anak..

semoga berkat kasihNya selalu melimpah bagi anda dan keluarga anda.
wish u luck..


Thanks sis buat doanya...betul sis, itulah yang saat ini sedang saya lakukan.
User avatar
muslimahku
 
Posts: 9
Joined: Sun Aug 11, 2013 11:39 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby usmanabdullah » Mon Aug 12, 2013 11:11 pm

Jangan takut untuk bertindak bro...
User avatar
usmanabdullah
 
Posts: 1212
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby kenehwake » Mon Aug 12, 2013 11:12 pm

@ Bro Muslimahku..
Netter2 yg diatas sdh ngasih nasehat,dukungan dan saran yg bagus sekali semuanya...jadi saya hanya bisa ikut mendoakan dgn harapan2 yg baik,semoga menjadi keluarga bahagia dalam kasihNya.
Pls,diupdate kelanjutannya ya...GBU.
User avatar
kenehwake
 
Posts: 280
Joined: Mon Feb 11, 2008 11:44 pm
Location: Planet Earth

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby Mahasiswa98 » Mon Aug 12, 2013 11:15 pm

muslimahku wrote:Thanks bro atas nasihat dan doanya... memang saya akui secara ajaran agama dan dimata tuhan perbuatan saya salah. Namun bagi saya pribadi walaupun secara de jure saya sudah jadi mualaf tapi secara de facto saya adalah kafir. Dan itulah yg ada dihati saya sampai saat ini. Bagi saya hubungan dengan tuhan saya tidak bisa hanya diukur d3ngan "baju agama". Bukankah iman tanpa perbuatan adalah mati ??? Apa yang saya imani adalah apa yang saya lakukan dalam kehidupan saya sehari hari.



saya hanya mengingatkan pada JANJI IMAN itu sendiri dihadapan Tuhan melalui seorang Imam atau pendeta. mereka yang mewakili Tuhan di bumi ini. kalau kita secara sepihak "membatalkan" bukankan kita harus menyelesaikannya? saya tidak tahu pada saat kapan anda di baptis, sejak bayikah ? atau pada saat anak anak atau dewasa? tapi anda sudah " membatalkan" baptis anda. ingat baptis adalah menjadi anggota keluarga kerajaan Allah. semoga anda memahami maksud saya.

selamat berjuang Tuhan menyertai anda sekeluarga.
User avatar
Mahasiswa98
 
Posts: 1480
Images: 0
Joined: Wed Mar 28, 2012 6:50 pm
Location: Dalam TerangNya

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby muslimahku » Tue Aug 13, 2013 9:41 am

kenehwake wrote:@ Bro Muslimahku..
Netter2 yg diatas sdh ngasih nasehat,dukungan dan saran yg bagus sekali semuanya...jadi saya hanya bisa ikut mendoakan dgn harapan2 yg baik,semoga menjadi keluarga bahagia dalam kasihNya.
Pls,diupdate kelanjutannya ya...GBU.


Thanks doanya bro... Akan saya update terus setiap ada perkembangan yang signifikan. Thread ini akan saya tutup setelah Istri saya Murtad.

GBU .

Mahasiswa98 wrote:saya hanya mengingatkan pada JANJI IMAN itu sendiri dihadapan Tuhan melalui seorang Imam atau pendeta. mereka yang mewakili Tuhan di bumi ini. kalau kita secara sepihak "membatalkan" bukankan kita harus menyelesaikannya? saya tidak tahu pada saat kapan anda di baptis, sejak bayikah ? atau pada saat anak anak atau dewasa? tapi anda sudah " membatalkan" baptis anda. ingat baptis adalah menjadi anggota keluarga kerajaan Allah. semoga anda memahami maksud saya.

selamat berjuang Tuhan menyertai anda sekeluarga.


Betul Bro.. saya sangat-sangat memahami itu.. Mudah2an dengan bantuan Tuhan, target Murtad istri saya bisa selesai tahun ini dan saya ingin kami berdua akan bersama-sama mengucapkan janji Baptis kembali dan Pengukuhan Kembali Perkawinan sesuai iman Kafir.

GBU.
User avatar
muslimahku
 
Posts: 9
Joined: Sun Aug 11, 2013 11:39 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby prisca » Tue Aug 13, 2013 10:12 am

muslimahku wrote:Thanks bro atas nasihat dan doanya... memang saya akui secara ajaran agama dan dimata tuhan perbuatan saya salah. Namun bagi saya pribadi walaupun secara de jure saya sudah jadi mualaf tapi secara de facto saya adalah kafir. Dan itulah yg ada dihati saya sampai saat ini. Bagi saya hubungan dengan tuhan saya tidak bisa hanya diukur d3ngan "baju agama". Bukankah iman tanpa perbuatan adalah mati ??? Apa yang saya imani adalah apa yang saya lakukan dalam kehidupan saya sehari hari.

syukurlah jk anda mempunyai keyakinan yg demikian.
hanya sedikit berbagi saja... mohon maaf sebelumnya.
sy pernah mengalami masa yang anda alami, hanya mungkin beda latar belakang, lingkungan, dll(tdk membandingkan, krn sy sadar tdk seorangpun berhak melakukan perbandingan terhadap orang lain, krn kita diciptakan berbeda)
saat saya menemukan titik dimana islam bukanlah ajaran yg layak untuk dipegang, dan status saya mualaf dgn "kemudahan"nya krn lingkungan rekan kerja sebagian muslim yg solid, ada perasaan dimana saya merasa menjadi seorang penipu... mengenakan baju yg tdk sesuai dengan hati saya supaya saya mendapatkan kenyamanan dunia, dengan mengingkari keyakinan di dalam hati.
keyakinan saya, tidaklah dijanjikan bahwa dunia akan bisa menerima saya karena Dia telah lebih dulu ditolak oleh dunia karena kebenaran dan kasihNya, tetapi Dia menjanjikan keselamatan dan kebahagiaan di rumahNya.
masihkah ingin mengingkariNya di hadapan dunia untuk mendapatkan apa yg kita inginkan?
tidak takutkah nanti, kita pun akan disangkal di hadapanNya?
lagipula, saya mengingat tulisan Ali Sina tentang kisah seorang pria yg rela menjadi mualaf karena seorang wanita..dan pendapat beliau tentang peristiwa tersebut. mungkin anda juga bisa membacanya Disini.


benar, hubungan dengan Tuhan memang tdk bisa diukur dengan baju yg kita kenakan, itulah kenapa dari sebuah ajaran dari sebuah agama mengatakan bahwa keselamatan bukan hanya untuk mereka yang ada dalam kotak/kandang tertentu saja, tetapi jg dari kotak2 lain yg melakukan kehendakNya.
tetapi hanya islam yg mempunyai ajaran yg melegalkan "kebohongan"...
yg melegalkan penganutnya untuk tdk mengatakan hitam di atas hitam dan putih di atas putih.
anda tdk mengimani tetapi sedang melakukan salah satu ajaran dari baju nyaman yg sedang anda kenakan?


iman tanpa perbuatan memang mati...
tapi iman sebesar biji sawi bisa memberikan keselamatan kepada sang pengiman. :heart:

Thanks sis buat doanya...betul sis, itulah yang saat ini sedang saya lakukan.

my pleasure. semoga anda selalu diberkati.


sy dan saudara sy pernah menjadi mualaf.
saudara menutupinya dari lingkungannya, tapi saya mengatakannya kepada lingkungan sekitar saya.
begitu juga saat saya kembali ke jalan yg saya pilih, saya mengatakannya kepada lingkungan tempat saya tinggal..karena saya tdk ingin mencari sebuah kenyamanan yg bertentangan dengan keyakinan.
percayalah, jujur... betapapun beratnya itu adalah kebaikan. ini hanya pengalaman hasil membandingkan apa yg saya dan saudara sy lakkukan.
tapi, tentu saja mungkin lingkungan anda adalah lingkungan fanatic yg mungkin membuat anda berpikir dua kali, tidak masalah.
cobalah anda baca tulisan dari Ali Sina..



God bless,
prisca
User avatar
prisca
 
Posts: 791
Joined: Sat Mar 23, 2013 7:28 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby angky » Tue Aug 13, 2013 10:59 am

@Muslimahku

Saya teringat dengan bella saphira yg mualaf karena akan menikahi seorang jenderal berbintang dua. Banyak sekali yg mencaci karena dia mengganti agama demi pernikahannya. Mungkin hal yang sama seperti bro alami, mualaf tapi hati nya kafir.

Saya tidak tahu apa latar belakang agama bro sebelumnya tetapi jika bro Kristen (musuh utama ??kekekkeeke), saat mengucapkan kalimat syahadat, secara tidak langsung bro sudah mengakui ada ilah lain dihadapanNya, walau hanya ucapan. Buang lah ucapan ini dahulu sebelum memurtadkan istri supaya bisa memikul Salib. Baru kemudian sharing apa beda nya auloh swt dengan ALLAH, Yesus dengan ISA dan Muhammad, dan banyak lagi yg bisa bung cari di RC.

Kami kaum kapir bin kolopir bin tapir, akan mendukung bung sepenuh hati baik dalam dukungan melalui posting dan doa.
angky
 
Posts: 3354
Joined: Wed Aug 18, 2010 11:11 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby pigsy » Tue Aug 13, 2013 4:10 pm

Saya pribadi sangat mendukung niat Bro Muslimahku untuk memurtadkan istri dan kemudian memperbaharui janji baptis dan pengukuhan perkawinan secara kafir. Nasehat sudah dipaparkan di atas oleh saudara kafir anda, dan target sudah anda canangkan,...... selamat berjuang. Sampaikan terus perkembangannya di trit ini agar kami bisa tahu sejauh mana progresnya dan siap bantu dengan doa.

Selamat berdamai dengan diri sendiri, Gereja dan Tuhan. Selamat berjuang.
User avatar
pigsy
 
Posts: 220
Joined: Tue Sep 09, 2008 9:48 am

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby usmanabdullah » Tue Aug 13, 2013 5:11 pm

angky wrote:@Muslimahku

Saya teringat dengan bella saphira yg mualaf karena akan menikahi seorang jenderal berbintang dua. Banyak sekali yg mencaci karena dia mengganti agama demi pernikahannya. Mungkin hal yang sama seperti bro alami, mualaf tapi hati nya kafir.

Saya tidak tahu apa latar belakang agama bro sebelumnya tetapi jika bro Kristen (musuh utama ??kekekkeeke), saat mengucapkan kalimat syahadat, secara tidak langsung bro sudah mengakui ada ilah lain dihadapanNya, walau hanya ucapan. Buang lah ucapan ini dahulu sebelum memurtadkan istri supaya bisa memikul Salib. Baru kemudian sharing apa beda nya auloh swt dengan ALLAH, Yesus dengan ISA dan Muhammad, dan banyak lagi yg bisa bung cari di RC.

Kami kaum kapir bin kolopir bin tapir, akan mendukung bung sepenuh hati baik dalam dukungan melalui posting dan doa.


Saya setuju dgn bro Angky...

Mengaku dosa dan berdoalah karena Dia telah mengampunimu bro...
Just do it...
User avatar
usmanabdullah
 
Posts: 1212
Images: 2
Joined: Thu Nov 08, 2012 2:31 pm

Re: Menjadi "Mualaf" dan ingin Memurtadkan "Muslimah"

Postby Mahasiswa98 » Tue Aug 13, 2013 9:03 pm

muslimahku wrote:
Betul Bro.. saya sangat-sangat memahami itu.. Mudah2an dengan bantuan Tuhan, target Murtad istri saya bisa selesai tahun ini dan saya ingin kami berdua akan bersama-sama mengucapkan janji Baptis kembali dan Pengukuhan Kembali Perkawinan sesuai iman Kafir.

GBU.


Saya akan membawa anda dan sekeluarga dalam doa pribadi saya.
saya sangat terharu atas kerinduan anda untuk kembali kepada Tuhan. semoga rencana indah yg sedang anda persiapkan juga sesuai dgn rencana Tuhan.

pesan Tuhan yang selalu saya ingat adalah:

"Jangan takut, Aku menyertaimu sampai akhir zaman"

Selamat berjuang dalam Iman dan perbuatan Tuhan menyertai anda dan sekelurga. Amin.
User avatar
Mahasiswa98
 
Posts: 1480
Images: 0
Joined: Wed Mar 28, 2012 6:50 pm
Location: Dalam TerangNya

Next

Return to MENGAPA SAYA MURTAD ?



Who is online

Users browsing this forum: No registered users