.

Tanggung Jawab....

Kumpulan semua pengakuan murtadin situs ini, FFIndonesia, yang meninggalkan Islam.

Re: Tanggung Jawab....

Postby kotak pandora » Sun Sep 11, 2011 8:09 pm

Afand wrote:
Saya tunggu ya... bantuannya untuk menunjukkan link penjelasan tentang ZAKAT/JIZYAH yang bukan dari web yang beraliran kafir. Agar kita bisa belajar dengan lebih benar.
Terima kasih

web yg diberikan om ali sudah saya baca dan sumbernya dari islam.
kamu kelewatan **** kalau kamu bilang itu sumber kafir, hanya karena kafir yg menulis ulang.

kamu kalau ngak tahan dengan ajaran islam sebenarnya ya keluar dr situ, jgn kamu salah2in kafir yang menulis ulang sumber islam. pake istilah madhab lagi. ajaran islam itu hanya satu yaitu ajarannya muhammad dan alloh swt. fpi, taliban, dan muslim kaffah lainnya paham dan respek dengan ajran muhammad itu. jgn ngeles lah. ketahuan kok kamu sedang menjaga keyakinanmu ke islam dengan menipu dirimu sendiri.
kotak pandora
 
Posts: 313
Joined: Sat Jun 11, 2011 2:08 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby [email protected] » Tue Sep 13, 2011 1:43 am

kotak pandora wrote:kamu kalau ngak tahan dengan ajaran islam sebenarnya ya keluar dr situ, jgn kamu salah2in kafir yang menulis ulang sumber islam. pake istilah madhab lagi. ajaran islam itu hanya satu yaitu ajarannya muhammad dan alloh swt. fpi, taliban, dan muslim kaffah lainnya paham dan respek dengan ajran muhammad itu. jgn ngeles lah. ketahuan kok kamu sedang menjaga keyakinanmu ke islam dengan menipu dirimu sendiri.

memang susah mas ngomong sama muslim sakit nalar dan sakit nurani dan logika #-o
User avatar
[email protected]
 
Posts: 748
Joined: Thu May 05, 2011 1:27 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby ekapuri » Tue Sep 13, 2011 3:57 am

yusah wrote:@ atas & @ekapuri
saya merasa kasihan kepada kamu yang sok tahu tentang islam. kafir sih memandangnya sebagai suatu kebenaran padahal jauh dari kenyataan. Saya kasihan bahwa kalian kok tidak mau tahu tentang Tuhan sejati. Kalian tahu tentang islam hanya dari penjelasan yang menyesatkan dari FFI dan memang sesuai dengan keinginan (hati) kalian.


Bung Yusah, saya punya pendapat yang sama dengan netter Jarum Kudus, Walet, dan 5thElement. Saya juga merasa kasihan kepada anda yang membiarkan diri terkurung di dalam islam. Memang saya mengerti kalau anda tidak berani untuk mempertanyakan apa pun yang berhubungan dengan islam, karena mungkin anda mengamalkan ayat di Quran (Qs 5:101-102). Tetapi apakah tidak pernah terpikir oleh anda kenapa anda tidak boleh bertanya? Saya heran kenapa tidak ada alarm yang berbunyi di kepala anda yang memberitahukan bahwa ada hal-hal kritis dalam ajaran islam yang harus dipertanyakan. Kebenaran sejati (kalau ada) akan dapat menjawab semua pertanyaan dan tantangan. Quran yang dikatakan datang dari Tuhan harus mutlak 100% tanpa kekurangan atau kesalahan. Kalau ditemukan satu saja kesalahan, maka Quran bukan datang dari Tuhan.

Saya mengerti juga kalau anda akan berusaha sekuat kemampuan untuk membela yang anda percayai, karena bagaimana pun apa yang anda percayai adalah fundamen hidup anda, sesuatu yang mendasari semua langkah anda. Mungkin saja anda tidak berani menerima jawaban yang tidak sesuai dengan apa yang anda percayai selama ini, sehingga anda memilih untuk bersembunyi saja, dan mengharapkan bahwa semuanya seperti yang anda percayai, dengan demikian kepercayaan anda utuh dan pikiran anda tenang. Anda tidak peduli kalau itu hanya ilusi.

yusah wrote: Tapi apakah perasaan hati kalian itu benar..??? coba deh kalian cari islam yang sebenarnya. janganlah buang buang waktu dengan berdiskusi tentang "kebenaran islam" padahal yang kalian bicarakan hanya pepesan kosong yang jauh dari kebenaran dimaksud. ingat padasaatnya nanti jika kalian tidak merubah diri dan tidak mau berubah ke jalan yang lebih baik kalian akan berkata : "alangkah senangnya jika saya menjadi tanah saja". janganlah anda memperbodoh diri dengan menghina islam.islam bukan untuk dihina. Islam adalah ajaran hidup petunjuk hidup dari Tuhan sejati....camkan itu.


Saya dan kafir lainnya di FFI tidak menghina islam tetapi hanya mencoba membuka pikiran para muslim/ah. Saya sudah mengubah diri ke arah yang lebih baik daripada dulu ketka masih memeluk islam. You have no idea, betapa bahagianya bisa lepas dari islam.

Saya murtad bukan karena FFI, tetapi hasil pencarian sendiri selama beberapa tahun. Saya meninggalkan islam 15 tahun sebelum FFI lahir. Kakek saya (alm.) juga murtad setelah memperdalam islam beberapa tahun.

BTW, anda tahu darimana kalau islam adalah petunjuk hidup dari Tuhan yang sejati?

Salam,
ekapuri
ekapuri
 
Posts: 166
Joined: Sat Jun 18, 2011 4:52 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Sat Sep 17, 2011 11:04 am

@kotak pandora
Dia hanya ingin membohongi dirinya sendiri dan golongannya, termasuk Anda mungkin. Dia sebenarnya bisa mengutip semua sumber rujukan dari buku yang dia ambil, lalu juga menampilkan kesimpulan yang dibuat penulis buku tersebut.
Begini, jika Anda ingin belajar dari Pak Ali, silakan minta pada dia untuk menunjukkan buku yang digunakan sebagai rujukan, trus silakan salin semua rujukan yang digunakan oleh buku tersebut dalam membahas salah satu masalah yang dibahas yang sebagian mencantumkan kutipan yang diambil Pak Ali, dan juga minta kesimpulan yang diambil oleh penulis buku tersebut.
Ok, gitu aja.. sederhana... kalau Pak Ali bukan ikut-ikutan saja, pasti dia tahu telah membohongi dirinya sendiri atas kesimpulan yang dia buat.

Kawan, saya yakin sekali guru-guru kami di kampus kami telah lebih mendalam mempelajari tentang zakat dan jizyah. Dan saya juga banyak membaca buku tentang syariah, termasuk didalamnya tentang jizyah. Kesimpulan mereka berbeda dengan kesimpulan yang dibuat Pak Ali.

Jika Anda ingin belajar yang lebih benar, banyak kok di internet. Yang penting jangan belajar dari Islam madhab kafir yang sudah kita ketahui ajarannya adalah ajaran yang jelek, yang mereka sendiri tidak mau mengikutinya.

@ekapuri
ekapuri wrote:Tetapi apakah tidak pernah terpikir oleh anda kenapa anda tidak boleh bertanya?
Dari tulisan Anda ini saja, sebenarnya Anda sudah tahu jika Andalah yang telah terkurung dalam Islam madhab kafir. Bahwa dalam ajaran mereka para pengikutnya tidak boleh bertanya.
Itu saja.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby ekapuri » Mon Sep 19, 2011 2:43 am

Afand wrote:@ekapuri
Tetapi apakah tidak pernah terpikir oleh anda kenapa anda tidak boleh bertanya?

Dari tulisan Anda ini saja, sebenarnya Anda sudah tahu jika Andalah yang telah terkurung dalam Islam madhab kafir. Bahwa dalam ajaran mereka para pengikutnya tidak boleh bertanya.
Itu saja.


Oh jadi penganut islam tidak boleh bertanya ya. O.k. deh kalau begitu, anda tentu berhak menentukan dan memilih sesuai nurani anda.

FYI saya bukan penganut islam, dan bukan penganut apa yang anda katakan sebagai madhab kafir, saya hanya seorang kafir biasa. Menurut hemat saya hanya ada satu islam, yaitu islam yang berdasarkan Quran dan hadith, dan anda adalah salah seorang penganut islam.
ekapuri
 
Posts: 166
Joined: Sat Jun 18, 2011 4:52 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby tukang ojek » Mon Sep 19, 2011 4:09 am

soleh12 wrote:Bagaimana ini, FFI? Saya murtad dan saya tertekan secara batin. Memang benar apa yang ditulis oleh para netter FFI, tetapi, hasil dari murtad adalah, saya tidak bisa berpikir jernih lagi sekarang.

Saya sedang kuliah, dan perasaan saya campur aduk. Saya tidak bisa belajar dengan benar lagi sekarang.

Dulu, ketika masih menjadi muslim, saya bisa dibilang rajin belajar, mendapat nilai bagus, dan mempunya banyak teman karena saya pintar.
Sekarang, setelah membaca tulisan - tulisan FFI ini, saya seperti orang lain. Saya tidak bisa belajar 100%, mungkin dibawah 50% kemampuan saya berpikir sekarang setelah murtad. Saya perlahan namun pasti, prestasi saya menurun. Dari yang nilainya A atau B, mendadak menjadi C, D, bahkan sekarang saya mendapat satu nilai yang ada huruf E!!! Saya terancam dikeluarkan dari tempat dimana saya belajar!

Saya tidak bisa menyembunyikan nilai ini dari kedua orang tuaku, karena tempat saya kuliah memberikan surat tidak melalui surat elektronik, tetapi juga surat berupa pos.

FFI, saya benar - benar bingung!!! Bagaimana saya bisa menghadap kedua orang tuaku dengan nilai seperti itu?
Ayah saya bekerja keras agar saya bisa kuliah. Sekarang saya harus mengecewakanya!!!

Aku tak tahu lagi apa yang harus saya tulis. FFI, terima kasih telah membuat saya murtad, saya memang bersyukur, dari lubuk hatiku yang terdalam.
Tetapi, sebagai bayaran saya murtad, bagaimana saya menjalani kehidupan saya selanjutnya? Saya harus menyaksikan ayah saya menangis.

....Bahkan saya menangis karena menulis ini....

Sudahlah, apa lagi yang bisa saya tulis lagi? Apa yang harus kulakukan sekarang?

Meratap meminta Tuhan agar saya diberi kesabaran menghadapi cobaan yang saya buat sendiri?
Memohon sambil menangis untuk meminta maaf kepada orang tua saya karena saya mengecewakan orang tua saya?
Saya tahu sikap orang tua saya, mereka tidak akan memberi ampun kepada mereka yang tidak berguna, mereka akan membuang saya karena saya tidak berfungsi lagi. Mereka muslim, dan sejak menjadi lebih dekat denan Islam, kehidupan mereka membaik. Sebaliknya, dalam kasus saya, saya murtad,dan saya semakin tenggelam dalam keputusasaan, depresi, kepercayaan diri yang mengecil, teman yang tidak menganggapku sebagai teman lagi....

FFI, bisakah kalian memberi solusi??? Bagaimana menghadapi ini?



koe bohong atau tidak,aku tidak terlalau memikirkan itu.

jika koe memang keluar dari sana,skrg koe tentu merasa sesuatu yang berat.
aku bisa mengerti itu.
saya minta,kamu tetap tenang dan bersabar,fokus pada tujuan dan kewajiban kamu,yaitu fokus pada studymu.

sedikit ocehan ini semoga membawa banyak pencerahan kepadamu...
koe sekarang seperti kapal di laut,terombang ambing.
yang koe butuhkan skrg tentulah kompas.
penunjuk arah.
kompas itu adalah nurani mu sendiri.
kompas tidak dapat berfungsi dgn baik bila ada medan magnet yang mempengaruhinya.
koe punya kompas,tapi tidak berfungsi dengan baik.
tahukah kamu apakah medan magnet yang mengganggu kinerja kompasmu?
kamu jawab duluan yah..ntar aku sambung lagi ..
maaf,bukan menggantung jawaban,tapi agar ada komunikasi di antara kita dn teman2 di forum ini.
aku tidak mau memberikan jawaban langsung karena aku tidak mau kamu mendapat jawaban awal yang belum tentu selaras dengan akalmu.

terima kasih.
User avatar
tukang ojek
 
Posts: 1524
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Mon Sep 19, 2011 4:18 pm

ekapuri wrote:Oh jadi penganut islam tidak boleh bertanya ya.
Salah.
jika digolongan ajarannya seperti itu, silakan saja.

FYI saya bukan penganut islam, dan bukan penganut apa yang anda katakan sebagai madhab kafir, saya hanya seorang kafir biasa. Menurut hemat saya hanya ada satu islam, yaitu islam yang berdasarkan Quran dan hadith, dan anda adalah salah seorang penganut islam.
ok, salam kenal. Jika ingin mengenal Islam silakan baca di buku-buku Islam dan website Islam, bukan di website yang jelas-jelas mengaku kafir.
Kalau dari website yang jelas mengaku kafir, maka resourcenya adalah madhab kafir. Tentang Islam, jika yang membuat kesimpulan seorang yang jelas mengaku kafir maka, kesimpulan itu adalah kesimpulan dari Islam madhab kafir.

@tukang ojek
kawan kita soleh12, yang terombang-ambing adalah hati nuraninya. dan jika hati nurani itu kompas, atau kapal, atau apapun analogi Anda, maka dia sedang ada masalah, maka perlu dipebaiki.
Silakan berikan obat atau alat untuk memperbaikinya.
Menurut saya, obatnya adalah informasi yang benar tentang Islam. Ada di buku-buku Islam dan website-website muslim.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby dasy_r » Mon Sep 19, 2011 5:42 pm

ok, salam kenal. Jika ingin mengenal Islam silakan baca di buku-buku Islam dan website Islam, bukan di website yang jelas-jelas mengaku kafir.
Kalau dari website yang jelas mengaku kafir, maka resourcenya adalah madhab kafir. Tentang Islam, jika yang membuat kesimpulan seorang yang jelas mengaku kafir maka, kesimpulan itu adalah kesimpulan dari Islam madhab kafir.

@tukang ojek
kawan kita soleh12, yang terombang-ambing adalah hati nuraninya. dan jika hati nurani itu kompas, atau kapal, atau apapun analogi Anda, maka dia sedang ada masalah, maka perlu dipebaiki.
Silakan berikan obat atau alat untuk memperbaikinya.
Menurut saya, obatnya adalah informasi yang benar tentang Islam. Ada di buku-buku Islam dan website-website muslim.


Saya mau tanya, sudah baca semua belum buku islam nya?
Baca mati atau baca pakai hati nurani dan otak?
tebakan saya kamu baca mati
karena kamu tidak murtad, jika mereka baca dengan otak dan hati nurani, saya berani bertaruh sudah pasti mereka akan murtad setelah tahu semua kebenarannya, dan jika pun ada yg tetap ngotot, itu sudah pasti otak nya miring kyk anda ini.

Semoga suatu hari nanti kamu benar2 membaca semua isi alquran dan hadist nya dengan serius pakai hati dan otak, dan menambah deretan panjang murtadin di forum FFI ini, :supz:
User avatar
dasy_r
 
Posts: 72
Joined: Fri Jul 23, 2010 5:57 am

Re: Tanggung Jawab....

Postby tukang ojek » Mon Sep 19, 2011 11:55 pm

Afand wrote:@tukang ojek
kawan kita soleh12, yang terombang-ambing adalah hati nuraninya. dan jika hati nurani itu kompas, atau kapal, atau apapun analogi Anda, maka dia sedang ada masalah, maka perlu dipebaiki.
Silakan berikan obat atau alat untuk memperbaikinya.
Menurut saya, obatnya adalah informasi yang benar tentang Islam. Ada di buku-buku Islam dan website-website muslim.

dasy_r » wrote:Saya mau tanya, sudah baca semua belum buku islam nya?
Baca mati atau baca pakai hati nurani dan otak?
tebakan saya kamu baca mati
karena kamu tidak murtad, jika mereka baca dengan otak dan hati nurani, saya berani bertaruh sudah pasti mereka akan murtad setelah tahu semua kebenarannya, dan jika pun ada yg tetap ngotot, itu sudah pasti otak nya miring kyk anda ini.

Semoga suatu hari nanti kamu benar2 membaca semua isi alquran dan hadist nya dengan serius pakai hati dan otak, dan menambah deretan panjang murtadin di forum FFI ini, :supz:

ya,soleh12 mengalami ketakutan dan bentrok dalam hatinya.
dalm hatinya,soleh merasa tkut akan resiko.
ketakutan inilah yang membuat soleh12 tidak konsen lagi pada studynya.
hari nurani soleh masih hidup,mata hatinya masih terbuka.
leh,jangan takut leh,mungkin usia kamu masih muda,jalan ke depan kita tidak tau kepastiannya.
yang jelas,muda adalah pilihan
tua adalah kepastian.



Catatan Moderator

Kepada netter tukang ojek dan netter FFI lainnya, bilamana anda kesulitan dalam menggunakan phpBB Code seperti quote, imaging, dll, silahkan mampir di topik : tips-cara-memposting-mengquote-scribd-avatar-youtube-t44005/
semua sudah dibahas tuntas disana, silahkan bertanya jika anda menemui kesulitan.

- M -
Last edited by Moderator 4 on Tue Sep 20, 2011 12:08 am, edited 1 time in total.
Reason: perbaikan quote
User avatar
tukang ojek
 
Posts: 1524
Joined: Sun Sep 18, 2011 2:39 am
Location: Di hati kaum muslimin dan muslimah :)

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Tue Sep 20, 2011 9:17 am

dasy_r wrote:Saya mau tanya, sudah baca semua belum buku islam nya?
Baca mati atau baca pakai hati nurani dan otak?
tebakan saya kamu baca mati
karena kamu tidak murtad, jika mereka baca dengan otak dan hati nurani, saya berani bertaruh sudah pasti mereka akan murtad setelah tahu semua kebenarannya, dan jika pun ada yg tetap ngotot, itu sudah pasti otak nya miring kyk anda ini.
logika gampangnya gini loh kawan.
Dalam hal membaca dan mempelajari Quran dan Hadist,
lebih banyak mana sih, belajar dan bacanya antara murtadin dengan Ibnu Katsir, antara Anda dengan At Thabrani, Antara pendiri forum ini dengan Imam Safi'i misalnya.
Para Guru agama Islam makin teguh dan makin dalam imannya dengan begitu hapal dan banyak mempelajari AlQuran dan Hadist.
Jika bagi Anda ajaran yang benar adalah sangat penting, boleh deh Anda belajar besama-sama dengan kami.
Jangan terlalu lama belajar Islam madhab kafir ya, pelajari juga Islam madhab yang lebih lurus.

tukang ojek wrote:ya,soleh12 mengalami ketakutan dan bentrok dalam hatinya.
dalm hatinya,soleh merasa tkut akan resiko.
ketakutan inilah yang membuat soleh12 tidak konsen lagi pada studynya.
hari nurani soleh masih hidup,mata hatinya masih terbuka.
leh,jangan takut leh,mungkin usia kamu masih muda,jalan ke depan kita tidak tau kepastiannya.
yang jelas,muda adalah pilihan
tua adalah kepastian.
Kemungkinan syetan yang dalam bentuk tulisan di web ini telah mengganggu mental soleh12 sehingga terjadi seperti itu, begitulah kerja syetan.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby lara » Tue Sep 20, 2011 10:25 am

Para Guru agama Islam makin teguh dan makin dalam imannya dengan begitu hapal dan banyak mempelajari AlQuran dan Hadist.


Tepat sekali. Semakin baik pula ajarannya. Contohnya:

New postby ali5196 » Mon Jun 06, 2011 9:18 pm
[url]mesir-masuk-islam-bayar-jizyah-atau-perangi-kafir-t44793/[/url]

Ini ulama Mesir, Mazen al-Sarsawi yang dengan gamblang menjelaskan ajaran Muhammad SAW/Sex-After-War dalam rangka Pemukulan Istri sesuai dgn Q4:34.

Image

Al-Sarsawi, memuji lelaki2 'tulen' seperti sobatnya Kalif Abu Bakr, lelaki bernama Zubeir (atau Zubayr alias Zubayr bin 'Awam), yang HEBAT dalam caranya menangani istri2nya:

Ia (Zubayr) punya dua istri dan kapanpun ia marah pada mereka dan ingin memberi mereka pelajaran, ia akan mengikat mereka keduanya pada rambut mereka dan memberi mereka pukulan keras.
Istri pertama lebih pintar dari istri kedua, Asmaa [puteri Abu Bakr/kakak Aisya]. Selama pemukulan itu, istri pertama akan bergerak ke kanan dan kiri sehingga semua pukulan akan jatuh ke Asmaa.

Asmaa marah dan kemudian mengadu kepada ayahnya. TAPI Abu Bakr hanya mengatakan kepadanya: "Kembalilah pada suamimu." Kata Asmaa: "Tapi ia memukuli saya sampai kulit saya memar hitam dan biru, walau saya tidak melakukan apa2. Ia tidak punya alasan dan saya tidak mengatakan apa2. Itu salah istri yang lain. Ayah, kau kenal saya bukan -- saya tidak melakukan apa2, tapi sayalah yang mendapat semua pukulan." TAPI Abu Bakr mengatakan kebadanya: "Kembalilah pada Zubayr. Ia lelaki baik dan ia mungkin akan menjadi suamimu di Surga."




:rolling:

Kalau cara diatas itu tidak tokcer juga untuk menangani 'bandelnya' istri2, maka al-Sarsawi memberi tip sesuai dengan tradisi abad 7 Muslim:

Use the rod on her. If she doesn't behave beat her on the spot . . . restrain her . . . . If she bothers you -- if something annoys you, or if you suspect anything -- beat her on the spot with the rod. Break her head.



TERJEMAHAN:
Pukul dia dengan BATANG KAYU. Kalau si istri tidak patuh juga, pukul dia ditempat ... kekang dia ... kalau dia mengganggumu --atau kalau ada sesuatu yang membuatmu kesal, atau kau mencurigai sesuatu ... PUKUL DIA DITEMPAT DENGAN BATANG KAYU. PATAHKAN KEPALANYA.
lara
 
Posts: 46
Joined: Fri Jun 03, 2011 11:07 am

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Tue Sep 20, 2011 12:03 pm

@lara
Jika Anda suka dengan ajaran itu, silakan dipakai untuk Anda dan golongan Anda sendiri.

Kami punya madhab sendiri, telah jelas dalam AlQuran :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا وَلا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آتَيْتُمُوهُنَّ إِلا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا

أَسْكِنُوهُنَّ مِنْ حَيْثُ سَكَنْتُمْ مِنْ وُجْدِكُمْ وَلا تُضَارُّوهُنَّ لِتُضَيِّقُوا عَلَيْهِنَّ وَإِنْ كُنَّ أُولاتِ حَمْلٍ فَأَنْفِقُوا عَلَيْهِنَّ حَتَّى يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ فَإِنْ أَرْضَعْنَ لَكُمْ فَآتُوهُنَّ أُجُورَهُنَّ وَأْتَمِرُوا بَيْنَكُمْ بِمَعْرُوفٍ وَإِنْ تَعَاسَرْتُمْ فَسَتُرْضِعُ لَهُ أُخْرَى

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

.

Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.

Tempatkanlah mereka (para isteri) di mana kamu bertempat tinggal menurut kemampuanmu dan janganlah kamu menyusahkan mereka untuk menyempitkan (hati) mereka. Dan jika mereka (isteri-isteri yang sudah ditalaq) itu sedang hamil, maka berikanlah kepada mereka nafkahnya hingga mereka bersalin, kemudian jika mereka menyusukan (anak-anak)mu untukmu maka berikanlah kepada mereka upahnya, dan musyawarahkanlah di antara kamu (segala sesuatu) dengan baik; dan jika kamu menemui kesulitan maka perempuan lain boleh menyusukan (anak itu) untuknya.

Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby Topsy KreeT » Tue Sep 20, 2011 12:33 pm

Afand wrote:Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak.


Coba gue mau tahu apa maksud mempusakai di situ! :lol:
User avatar
Topsy KreeT
 
Posts: 2103
Images: 4
Joined: Tue Sep 22, 2009 8:32 pm
Location: Somewhere Far Away

Re: Tanggung Jawab....

Postby lara » Tue Sep 20, 2011 12:48 pm

Kami punya madhab sendiri


Afand, kami itu siapa?
Apakah muslimah boleh memilih apa yang layak ia terima?
lara
 
Posts: 46
Joined: Fri Jun 03, 2011 11:07 am

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Tue Sep 20, 2011 1:57 pm

@Topsy KreeT
jika Anda benar ingin belajar, silakan jalan-jalan ke web muslim
banyak kok. Buku-buku Islam juga banyak.

@lara
Sejak berapa lama Anda jadi muslimah? memang ada yang bisa memaksa Anda?

Jika benar Anda peduli dengan yang saya katakan "kami",
maksud saya adalah, jika Anda mendapat informasi apapun dari yang mengaku kafir, meskipun kafir itu mengaku dan benar-benar mengambil sumber dari Quran dll, maka tetap saja itu ajaran kafir (bukan ajaran kami). Misalnya Anda belajar dari uraian dan kesimpulan dari ali5196, dia kalau tidak salah mengaku kafir, maka apapun yang dia jelaskan dan simpulkan adalah ajaran dia sebagai kafir.

Untuk membantah uraian orang-orang kafir itu gampang kok, Anda bisa melakukan sendiri untuk diri Anda sendiri. Jika misalnya mereka mengambil dari kitab tafsir, maka baca semua uraian pada bahasan itu dan kesimpulan dari penulis kitab tafsir itu (jangan cuma ikuti yang orang-orang kafir kutip). Jika dari AlQuran, maka baca juga ayat sebelum dan sesudahnya. Anda bisa melakukan sendiri.
Jika mereka mengklaim, semakin tahu Islam akan meninggalkan Islam, maka itu juga hanya ajaran dan paham mereka sendiri, karena ulama-ulama Islam yang hapal Quran, dan banyak hadist, mendalam ilmunya tentang Islam, para ulama itu makin cinta dengan Islam, dan menyebarkan Islam sekuat tenaga dengan ikhlas.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby Topsy KreeT » Tue Sep 20, 2011 2:02 pm

Afand wrote:@Topsy KreeT
jika Anda benar ingin belajar, silakan jalan-jalan ke web muslim
banyak kok. Buku-buku Islam juga banyak.

Males saya baca-baca buku islam, setiap saya baca buku islam dan menunjukkannya kepadamu selalu kau bilang "itu untuk golonganmu"

Sekarang saya mau tahu langsung masksud "mempusakai" di situ menurut golonganmu.
User avatar
Topsy KreeT
 
Posts: 2103
Images: 4
Joined: Tue Sep 22, 2009 8:32 pm
Location: Somewhere Far Away

Re: Tanggung Jawab....

Postby lara » Tue Sep 20, 2011 2:45 pm

Afand,
Lara sudah pergi, tadi cuma mampir sebentar. Yah, Lara memang bukan muslimah. Kami belajar dari fakta-fakta di lapangan. Orang bisa bersilat lidah, tapi faktalah yang berbicara. Om Ali selalu menyajikan fakta. Om Ali dan masih banyak murtadin lain dulunya adalah muslim-muslim yang taat. Tapi hati nurani mereka lebih berbicara. Semakin orang mendalami ajaran Islam, hanya ada dua kemungkinan: meninggalkannya atau terus terpuruk di dalamnya dan menumpulkan nuraninya.
Ya, sudahlah. Saya lihat Afand juga masih banyak diskusi dengan yang lain.

--Anne--
lara
 
Posts: 46
Joined: Fri Jun 03, 2011 11:07 am

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Tue Sep 20, 2011 3:28 pm

@Topsy KreeT
di AlQuran terjemahan Depag ada kok penjelasan tentang hal itu.
Kalau mau yang tidak perlu beli, di masjid-masjid biasanya ada kok untuk dibaca-baca.
Sekalian belajar yang lain ya.
Sekalian bandingkan dengan penjelasan dan kesimpulan oleh kafir di forum ini.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

Re: Tanggung Jawab....

Postby Topsy KreeT » Tue Sep 20, 2011 3:30 pm

Afand wrote:@Topsy KreeT
di AlQuran terjemahan Depag ada kok penjelasan tentang hal itu.
Kalau mau yang tidak perlu beli, di masjid-masjid biasanya ada kok untuk dibaca-baca.
Sekalian belajar yang lain ya.
Sekalian bandingkan dengan penjelasan dan kesimpulan oleh kafir di forum ini.


:shock: Mana Penjelasannya ?
Topsy KreeT wrote:
Males saya baca-baca buku islam, setiap saya baca buku islam dan menunjukkannya kepadamu selalu kau bilang "itu untuk golonganmu"

Sekarang saya mau tahu langsung masksud "mempusakai" di situ menurut golonganmu.
User avatar
Topsy KreeT
 
Posts: 2103
Images: 4
Joined: Tue Sep 22, 2009 8:32 pm
Location: Somewhere Far Away

Re: Tanggung Jawab....

Postby Afand » Tue Sep 20, 2011 3:59 pm

lara wrote: Om Ali selalu menyajikan fakta. Om Ali dan masih banyak murtadin lain dulunya adalah muslim-muslim yang taat. Tapi hati nurani mereka lebih berbicara. Semakin orang mendalami ajaran Islam, hanya ada dua kemungkinan: meninggalkannya atau terus terpuruk di dalamnya dan menumpulkan nuraninya.
Begitu ya menurut Lara?
Lara sudah belajar Islam dari buku-buku Islam dan web-web muslim? Berapa banyak perbandingannya dengan belajar dari Om Ali dkk?

Lara, kalau ada muslim yang tidak sholat, bukan berarti sholat tidak wajib lagi bagi muslim, bukan berarti perintah sholat itu salah dan mestinya tidak ada, jika ada muslim berdusta, bukan berarti Islam tidak lagi melarang berdusta.
Jika misalnya teman-teman lara yang Hindu, korupsi, bukan berarti agama Hindu membolehkan korupsi kan?
Jika misalnya banyak teman-teman Lara yang Kristen yang tidak ke Gereja, bukan berarti umat Kristiani tidak perlu ke Gereja kan?
Jadi belajarlah dari sumber ajarannya, untuk menilai ajaran suatu agama, bukan fakta yang dilakukan oleh pemeluknya, juga bukan dari uraian orang yang punya aliran berbeda.
Afand
 
Posts: 414
Joined: Mon Aug 08, 2011 12:44 pm

PreviousNext

Return to MENGAPA SAYA MURTAD ?



Who is online

Users browsing this forum: No registered users