Page 1 of 8

Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Thu Apr 21, 2011 5:40 pm
by Dioni
Nenek saya masih berdarah bangsawan, dan orang tuanya (Kakek buyut) memiliki status sosial yang sangat baik dan seharusnya Nenek saya-pun kehidupannya mapan. Sayangnya Nenek kemudian ditinggal pergi begitu saja sama Kakek (sewaktu Ibu saya masih didalam kandungan), kawin lagi dengan banyak wanita lain. Hal yang lazim dan memang dibenarkan untuk kawin cerai oleh agamanya, Islam. Bukan itu saja penderitaan Nenek dan Ibu saya, karena kemudian harta warisan yang menjadi hak Nenek sayapun kemudian dirampas oleh saudaranya yang lain.

Singkat cerita, dengan segala daya upaya, Ibu saya bisa sekolah. Di suatu sekolah di kota Yogyakarta (BOPKRI), Ibu mengenal ajaran Kekristenan. Dari situlah mengenal agama yang tidak membolehkan kawin cerai, hanya boleh menikah sekali seumur hidup.

Ibu saya kemudian sungguh-sungguh ingin tahu tentang Kristen dan kemudian jatuh cinta dengan ajaran yang baru di kenalnya. Setelah kemudian meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan lulus dari sekolah keguruan, kemudian diangkat menjadi pegawai di suatu kota kecil, Kebumen. Kebetulan ditempat kerjanya yang baru, terdapat gereja dan dari situlah bertemu dengan Ayah saya.

Jadilah Ibu menikah dengan Ayah saya (yang sudah Kristen sejak kecil), nikah secara Kristen. Nenek sayapun kemudian menyusul masuk Kristen.

Ibu saya hanya mengenal wajah sang Ayah (Kakek saya) sewaktu beliau menikah, dan kemudian tidak pernah bertemu lagi. Untungnya Kakekku seorang Muslim - yang telah membuat Nenek dan Ibu saya sengsara - yang kemudian membawa Ibu saya ke pencarian cara hidup yang lain, yang membuat saya mengenal Kristus.

Wassalam.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Thu Apr 21, 2011 7:14 pm
by mbah.erott
Nice story...
Wecome!

:heart:

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Thu Apr 21, 2011 7:52 pm
by saya_cinta_damai
Dioni wrote:Ibu mengenal ajaran Kekristenan. Dari situlah mengenal agama yang tidak membolehkan kawin cerai, hanya boleh menikah sekali seumur hidup.
mungkin ini kali ya titik balik ibu kamu tersadar akan ajaran Islam.
memang nih, semakin banyak aja Muslimah yg murtad akibat pernikahan ala Islam.
kawin gampang tinggal ke KUA atau nikah siri tanpa perlu ada konseling seperti di agama lain,
cerainya apa lagi, lebih gampang, tinggal nyebutin talaq.

wah kacau bener dah Islam

sampe dulu temen gue yg Islam ngakuin bahwa satu hal yg paling dia suka dalam Kristen adalah pernihakahnnya yg suci dan setia. gak kayak Eslam, tapi anehnya itu orang pada waktu itu belum mau murtad hehehe

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Fri Apr 22, 2011 6:00 am
by kuta bali
Makasih sharingnya, tolong sebarkan FFI keteman2mu yang muslim dan non muslim biar mereka tidak terjerumus dalam ajaran sesat Islam.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Sun Apr 24, 2011 10:14 am
by GUNTUR LANGIT
@Dioni

Salam hormat saya kepada nenek dan ibu sampeyan.
Memang siapa yang bisa menyangka/meramalkan jalan hidup seorang selain Tuhan sendiri ?
Kasih Karunia Tuhan menyertai perjalanan hidup Nenek dan ibu sampeyan sehingga beliau berdua dimampukan melalui hidup yang kejam dan gelap.
Salam juga buat kakek sampeyan ,semoga jalan hidupnya dipimpin Tuhan.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Sun Apr 24, 2011 11:13 am
by AlapAlapArab
Selamat..Sela [email protected]
Sampai kapanpun tetaplah bernaung dalam Iman yg Benar.
Sedikit saran juga, di FFI sini kalo bisa jangan terlalu Vulgar untuk info Lokasi/Tempat ...
Hati - hati sajalah Eslamm2 jihadis pemuja setan sangat terangsang / beringas kalo Anda menyertakan info2 Lokasi dsb.Pokoknya Cerdik2lah seperti ular dan tulus seperti merpatilah.....

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Sun Apr 24, 2011 2:15 pm
by ahmad99
Dioni wrote:Nenek saya masih berdarah bangsawan, dan orang tuanya (Kakek buyut) memiliki status sosial yang sangat baik dan seharusnya Nenek saya-pun kehidupannya mapan. Sayangnya Nenek kemudian ditinggal pergi begitu saja sama Kakek (sewaktu Ibu saya masih didalam kandungan), kawin lagi dengan banyak wanita lain. Hal yang lazim dan memang dibenarkan untuk kawin cerai oleh agamanya, Islam. Bukan itu saja penderitaan Nenek dan Ibu saya, karena kemudian harta warisan yang menjadi hak Nenek sayapun kemudian dirampas oleh saudaranya yang lain.

Singkat cerita, dengan segala daya upaya, Ibu saya bisa sekolah. Di suatu sekolah di kota Yogyakarta (BOPKRI), Ibu mengenal ajaran Kekristenan. Dari situlah mengenal agama yang tidak membolehkan kawin cerai, hanya boleh menikah sekali seumur hidup.

Ibu saya kemudian sungguh-sungguh ingin tahu tentang Kristen dan kemudian jatuh cinta dengan ajaran yang baru di kenalnya. Setelah kemudian meneruskan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan lulus dari sekolah keguruan, kemudian diangkat menjadi pegawai di suatu kota kecil, Kebumen. Kebetulan ditempat kerjanya yang baru, terdapat gereja dan dari situlah bertemu dengan Ayah saya.

Jadilah Ibu menikah dengan Ayah saya (yang sudah Kristen sejak kecil), nikah secara Kristen. Nenek sayapun kemudian menyusul masuk Kristen.

Ibu saya hanya mengenal wajah sang Ayah (Kakek saya) sewaktu beliau menikah, dan kemudian tidak pernah bertemu lagi. Untungnya Kakekku seorang Muslim - yang telah membuat Nenek dan Ibu saya sengsara - yang kemudian membawa Ibu saya ke pencarian cara hidup yang lain, yang membuat saya mengenal Kristus.

Wassalam.
Welcome to hell bro...Dark side of your life

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Sun Apr 24, 2011 5:29 pm
by MasTom
ahmad99 wrote: Welcome to hell bro...Dark side of your life
tepat...
jadi kafir memang sumprit...syusyaaaah
meninggal aja dibikin syusyaaaaaah
apalagi masih hidup .... ngasih indomie saja...
dicurigai mau memurtadkan ...mendingan dikasih ke ayam
:-#

contohnya korban cikeusik anggota ahmadiyyah
sudah mati kuburannya saja dibongkar
:green:

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Sun Apr 24, 2011 5:49 pm
by MasTom
ahmad99 wrote: Welcome to hell bro...Dark side of your life
kaum kafir waspadalah...waspadalah
terhadap perilaku muslim
mereka sediakan rancangan neraka hidup bagi anda
mereka rela bermanis-manis muka ketika mengemis hidup dari anda
itu yang namanya taqiyyah...bukan munafik kata hamka :vom: :vom:
http://kongaji.tripod.com/myfile/Ali_Im ... _28_30.htm
Taqiyah

Bersikap lunak-lembut kepada musuh, yang merupakan satu ketundukan dan menyerah, karena musuh itu lebih kuat, itulah yang dinamai sikap taqiyah. Kepala selalu terangguk-angguk merupakan setuju, padahal hati bukan setuju. Mulut senantiasa tersenyum, musuh yang kafir itu menyangka bahwa si Mu'min telah tunduk, padahal bukan tunduk

Orang yang tidak memahami ajaran Islam menyamakan saja sikap begini dengan munafik. Padahal munafik ialah bermulut manis, bersikap lembut dan tersenyum-senyuin di dalam menyembunyikan pendirian yang salah, yang kufur. Seperti orang munafik mengakui di hadapan Rasulullah s.a.w. bahwa mereka telah percaya bahwa beliau memang utusan Allah, padahal hati mereka tidak mengaku. Walaupun yang mereka katakan benar, kalau kata yang benar itu tidak dari hati, mereka tetap berdusta. Itulah orang yang munafik.

Tetapi kalau kita yakin bahwa kita di pihak yang benar, dalam lindungan hukum-hukum Allah dan Rasul, sedang musuh kuat, sehingga kita tidak kuat bertindak menentang musuh Tuhan itu, kalau kita menunjukkan muka manis dan mengangguk-angguk, bukanlah munafik namanya, melainkan taqiyah.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Mon Apr 25, 2011 9:36 am
by Dioni
@ Alap-alap - thanks sarannya.

@ Fayhem - memang memilukan - tetapi happy ending Bro. :finga:

@ GUNTUR LANGIT

Nenek, Ibu dan Ayah saya sudah meninggal - salamnya buat saya saja. :yawinkle: Tentang Kakek, kami bersaudara pernah melacak keberadaan beliau, tetapi nihil. Semoga jalan hidupnya dipimpin Tuhan.

Kami bersyukur atas jalan hidup mendiang leluhur kami, saya meyakini semuanya karena campur tangan Tuhan sendiri. Kami bersaudara tumbuh menjadi 'raksasa rohani', dan FFI sangat memperkaya pengetahuan saya. Thanks to FFI.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Mon Apr 25, 2011 5:35 pm
by MasTom
website myquran?
rasa-rasanya pernah di sana
sekarang aku di-IP-banned :snakeman: :snakeman:

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Mon Apr 25, 2011 10:04 pm
by GUNTUR LANGIT
MasTom wrote :
website myquran?
rasa-rasanya pernah di sana
sekarang aku di-IP-banned
Ngomong opo sih sampeyan, ora nyambung.

Jam 17.00 sore tadi FFI di bann , tapi cuma sebentar.
Ada hubungannya dengan website my quran?

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Wed May 04, 2011 11:38 am
by Jack
Dioni wrote: Singkat cerita, dengan segala daya upaya, Ibu saya bisa sekolah. Di suatu sekolah di kota Yogyakarta (BOPKRI), Ibu mengenal ajaran Kekristenan. Dari situlah mengenal agama yang tidak membolehkan kawin cerai, hanya boleh menikah sekali seumur hidup.

Wassalam.
Apakah semua umat kristiani sudah mentaati aturan dalam ajaran Kristen bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya boleh menikah sekali seumur hidup.....???

Dimana ayatnya di dalam aliktab yang mengatakan bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya diperbolehkan menikah sekali seumur hidup.....???

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Wed May 04, 2011 2:16 pm
by MasTom
Dimana ayatnya di dalam aliktab yang mengatakan bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya diperbolehkan menikah sekali seumur hidup.....???
nggak usah pakai ayat injil,
pakai logika saja bakalan ketemu kalau bercerai itu ndak baik
karena pada dasarnya ...
nggak ada satu pun orang yang mau disakiti hatinya [-(

apalagi, khususnya bagi mereka yang percaya Tuhan,
dan meyakini kalau jodoh pasangan hidup itu pemberian Tuhan
maka bercerai itu sama saja menghina pemberian Tuhan :-"

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Wed May 04, 2011 4:54 pm
by Jack
Dimana ayatnya di dalam aliktab yang mengatakan bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya diperbolehkan menikah sekali seumur hidup.....???
MasTom wrote:nggak usah pakai ayat injil,
pakai logika saja bakalan ketemu kalau bercerai itu ndak baik
karena pada dasarnya ...
nggak ada satu pun orang yang mau disakiti hatinya [-(

apalagi, khususnya bagi mereka yang percaya Tuhan,
dan meyakini kalau jodoh pasangan hidup itu pemberian Tuhan
maka bercerai itu sama saja menghina pemberian Tuhan :-"
Kalau hanya memakai logika, berarti berlaku untuk semua manusia dibawah kolong langit ini.....
Wanita siapapun di dunia ini pasti tidak ada yang mau disakiti.....

Apakah ada pernyataan dari Tuhan bahwa setiap jodoh (pasangan) itu harus sampai mati......?
Bagaimana kalau di dalam keluarga tidak ada lagi kecocokan....., sehingga setiap hari berantam terus dan sudah tidak ada lagi kedamaian di dalam rumah tangga.....?

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Wed May 04, 2011 5:39 pm
by Dudekh
Jack wrote:Apakah semua umat kristiani sudah mentaati aturan dalam ajaran Kristen bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya boleh menikah sekali seumur hidup.....???

Dimana ayatnya di dalam aliktab yang mengatakan bahwa tidak boleh kawin cerai dan hanya diperbolehkan menikah sekali seumur hidup.....???
jawabnya simpel aja jack
kalau mereka tidak taat, berarti mereka melakukan pelanggaran
kalau islam......... mereka didukung oleh tuhannya si allah swt
Jack wrote:Bagaimana kalau di dalam keluarga tidak ada lagi kecocokan....., sehingga setiap hari berantam terus dan sudah tidak ada lagi kedamaian di dalam rumah tangga.....?
nah....hal seperti inilah yg tidak diajarkan dalam islam...mengasihi dan memaafkan.
kalau islam....tabok, kurung jangan berikan nafkah.

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Wed May 04, 2011 8:53 pm
by Akris
Welcome to hell bro...Dark side of your life
lagi2 bang Ahmad.. dengan salam khasnya.. [-( [-( [-( [-(

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Thu May 05, 2011 5:44 am
by MasTom
Apakah ada pernyataan dari Tuhan bahwa setiap jodoh (pasangan) itu harus sampai mati......?
apa perlu?
rasanya Tuhan bukan seperti walikota sekaligus satpol pp
membuat peraturan sekaligus menjadi tukang nyikat kakilima

lo mimpi masuk surga dan hidup selamanya dalam nikmat surga kagak?
lha kalau setiap orang mimpi masuk surga
karena pengin bahagia selama-lamanya
apa setiap orang tidak mempunyai mimpi hidup berkeluarga
yang bahagia sampai kematian memisahkan mereka :finga:

pengin enak waktu istri masih cantik
atau pengin enak waktu suami masih njabat
kalau nggak cantik dan nggak kaya
bikin ribut saja setiap hari ..biar bisa cerai
capeee...deh ...... :rolling:
Bagaimana kalau di dalam keluarga tidak ada lagi kecocokan....., sehingga setiap hari berantam terus dan sudah tidak ada lagi kedamaian di dalam rumah tangga.....?
mulut elo cuman satu
tangan elo cuman dua
waktu elo cuman 24 jam sehari
elo pakai berdoa dan bekerja ...rasanya kudu masih kurang
eh kok malah lo pakai ribut dan pukul-memukul sama istri
sayang rasanya...mendingan lo nggak usah kawin saja :rolling: :green:
nah....hal seperti inilah yg tidak diajarkan dalam islam...mengasihi dan memaafkan.
kalau islam....tabok, kurung jangan berikan nafkah.
tahu kan..dari kutipan di atas (ada ayat qur'annya lho)
kalau ajaran si mamad itu membuktikan melawan akal sehat :rolling: :rolling:

Re: Untungnya Kakekku seorang Muslim

Posted: Thu May 05, 2011 8:04 am
by snipey
Dioni wrote:... - yang telah membuat Nenek dan Ibu saya sengsara - yang kemudian membawa Ibu saya ke pencarian cara hidup yang lain, yang membuat saya mengenal Kristus..
God bless, Dioni, keep the faith :heart:

Banyak ternyata org Indonesia yg dalam beragama gagal mengedepankan kelembutan dan keadilan pada sesama. Santun, pemaaf dan keramahan membuka pintu utk berjumpa dengan TUHAN yg sesungguhnya.

Saat Aa Gym belum poligami, dia salah satu Muslim yg saya sebut dalam doa setiap malam. Ajarannya (bukan ajaran Quran lho ya!) yg membawa kesejukan dan kesederhanaan hidup cocok dgn saya. Kejujurannya menentang korupsi cocok utk Indonesia.

Sayang dia kemudian mengkhianati istrinya yg setia sejak kuliah dulu. Habis sudah kekagumanku.