.

saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Kumpulan semua pengakuan murtadin situs ini, FFIndonesia, yang meninggalkan Islam.

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby DHS » Thu Aug 05, 2010 7:41 pm

gloriousguy wrote:karena kodokijo dan anda anda ini menyalahkan islamnya ,bukan keluarganya .sedangkan keluarganya kodokijo TIDAK PERNAH SHALAT ,hohoho ngaku2 muslim . seorang muslim dapat dikatakan muslim kalau ia sudah menunaikan ke5 rukun islam ,kecuali haji untuk yang mampu .dan rukun islam yang paling utama adalah shalat .kalau shalat saja tidak pernah ,???

Selama seseorang tetap mengakui dua kalimat shahadat dalam hati dan mulutnya, dia ADALAH MUSLIM.
5 rukun adalah KEJAWIBAN. Jika seseorang TIDAK melakukan kewajibannya, maka sangsinya adalah PAHALA, tetapi BUKAN status keislamannya.


Mengerti sekarang?
User avatar
DHS
 
Posts: 4378
Images: 4
Joined: Sat Jan 05, 2008 7:56 pm

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Thu Aug 05, 2010 9:12 pm

ibadah yang pertama kali diminta pertanggungjawabannya adalah shalat . gerah deh sama orang2 yang ngaku islam tapi ga pada shalat .
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby wongjowo » Thu Aug 05, 2010 9:16 pm

gloriousguy wrote:ibadah yang pertama kali diminta pertanggungjawabannya adalah shalat . gerah deh sama orang2 yang ngaku islam tapi ga pada shalat .


kegerahan sampeyan tidak berarti membuat yg tidak shalat tiba2 mak bedunduk mak cling jadi kafir bro... :finga:
User avatar
wongjowo
 
Posts: 1480
Joined: Sun Sep 06, 2009 7:43 am
Location: Apa Liat-Liat ?!?

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby DHS » Thu Aug 05, 2010 9:54 pm

gloriousguy wrote:ibadah yang pertama kali diminta pertanggungjawabannya adalah shalat . gerah deh sama orang2 yang ngaku islam tapi ga pada shalat .

Anda gerah terhadap sesama muslim yang tidak menjalankan 5 pilar rukun islam, itu adalah masalah subyektif anda, tetapi anda TIDAK DAPAT:

1. Mengatakan bahwa orang tersebut bukan islam jika dia mengucapkan kalimat shahadat, dan

2. Menyalahkan kami yang mengatakan bahwa orang ybs adalah muslim! <<< Ini yang saya tidak terima.

Islam anda damai. Itu baik, namun mereka yang menerapkan kekerasan terhadap sesama manusia karena ajaran islam, sekali lagi: KARENA AJARAN ISLAM, juga berhak untuk menamakan diri sebagai muslim. Justru FFI berfungsi untuk mencerminkan kejadian2 tersebut dan menarik benang lurus antara tindakan2 tsb dengan AJARAN ISLAM. Dan memang kami MEMBUKTIKAN adanya garis lurus itu.

Anda tidak terima? Justru keislaman-damai andalah yang perlu dipertanyakan. Sudah lebih dari dua kali saya meminta dukungan referensi islam di thread lain tentang teori kedamaian-islam anda, namun anda tidak mampu menyodorkannya.

Tolong luangkan waktu untuk mempelajari sejarah invasi islam yang dilakukan oleh Muhammad mulai dari gebrakan awalnya di Mekah sampai imbasnya zaman ini, dan tolong hitung berapa juta jumlah korban nyawa manusia tak bersalah yang diakibatkannya.

Kebetulan saya lagi baca2 ini: akar-terorisme-islam-1-20-t789/

Terima kasih.
User avatar
DHS
 
Posts: 4378
Images: 4
Joined: Sat Jan 05, 2008 7:56 pm

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby frans » Thu Aug 05, 2010 11:23 pm

gloriousguy wrote:jangan ngaku2 Islam,kalau ngga shalat .karena shalat itu wajib .rukun islam pertama !!! kalau shalat saja TIDAK PERNAH bagaimana bisa dia dikatakan seorang muslim ?kenapa menyalahkan islamnya ? kan dia tidak menjalankan perintah wajib dalam islam,yaitu shalat ?

jangan ngaku2 islam... kalau nuduh muslim sebagai kafir... lalu apakah perintah islam hanya shalat?? hehehe... enak bener...
gloriousguy wrote:anda tau dari siapa kalo para teroris shalatnya rajin ?? apa anda pernah menyaksikannya secara langsung ??? keluarga saya yang shalat 5 waktu ga pernah benci sama kafir ,,

keluarga anda juga seharusnya tidak boleh bergaul dengan kafir, karena itu perintah... kenapa anda langgar??
gloriousguy wrote:karena kodokijo dan anda anda ini menyalahkan islamnya ,bukan keluarganya .sedangkan keluarganya kodokijo TIDAK PERNAH SHALAT ,hohoho ngaku2 muslim . seorang muslim dapat dikatakan muslim kalau ia sudah menunaikan ke5 rukun islam ,kecuali haji untuk yang mampu .dan rukun islam yang paling utama adalah shalat .kalau shalat saja tidak pernah ,???

Jangan sok islam sejati.. memang anda muslim yg sempurna?? Apa anda sudah jalankan 5 rukun islam dengan sempurna?? Apa dasar anda menuduh muslim dengan sebutan bukan muslim??
crayon-sinchan wrote:tapi kan tetep tuh, kebenciannya thd kafir adalah pengaruh dari quran toh (banyak ayat2 kebencian thd kafir tuh di quran) ..
gloriousguy wrote:Anda ini . . .kan sudah dijelaskan kalau orang tua kodokijo TIDAK PERNAH MENGAJI darimana mereka tau tentang ayat ayat membenci kafir?mengaji saja tidak pernah . . .apalagi tau terjemahannya ?

hohoho... sekarang ganti jadi mengaji... apa anda sendiri bisa mengaji?? sudah khatam belum?? sudah baca kitab kuning?? ngerti bahasa arab?? fasih berbahasa arab?? sekalipun anda mampu lakukan hal itu, apa anda sudah bisa di katakan muslim sejati?? hehehe... ngomongin orang aja anda masih koq... buktinya sekarang, anda lagi ngomongin orang lain. Mana yg diomongin sesama muslim lagi... fyyuuhh... [-(
gloriousguy wrote:harusnya tau diri dong ,benerin dulu diri mereka sendiri dengan jadi seorang muslim yang beriman baru ada alasan yang lebih masuk akal untuk mempertanyakan anaknya yang mau murtad .nah ini, mereka sendiri ga jelas agamanya apa,kok maen larang2 pindah agama ? pake bawa2 habib lagi .munafikkah mereka?Dan saya juga heran,ada orang pintar ngomongnya sedangkal habib tersebut . . .

apa anda sudah tahu diri?? apa anda sudah koreksi diri?? anda bisa menilai orang lain, apa anda sendiri sudah menilai diri anda sendiri?? jangan2 anda lebih munafik... saya malah lebih percaya habib yg lebih mengerti bahasa arab dibandingkan dengan anda tuh...
gloriousguy wrote:ibadah yang pertama kali diminta pertanggungjawabannya adalah shalat . gerah deh sama orang2 yang ngaku islam tapi ga pada shalat .

lalu kalau seseorang tidak pernah sholat, sedangkan dia sudah mengucapkan shahadat, apa dia bukan muslim?? hukum dari mana?? siapa yg mengangkat diri anda menjadi nabi islam??
frans
 
Posts: 1559
Joined: Wed Mar 03, 2010 1:37 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Fri Aug 06, 2010 6:16 pm

bukannya nuduh . . .hanya mempertanyakan . apakah orangtua kodokijo itu golongan orang MUNAFIK??
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Fri Aug 06, 2010 6:25 pm

Perintah yang mana?? kenapa dilarang bergaul dengan kafir ?? toh,kita ga ikut2an pergi ibadah dengan mereka dan merekapun kafir yang baik ,,bukan kafir yang suka menghina seperti anda ..selama kita ga terima kemudharatan dari para kafir ,berbuat baik saja sama mereka .kalau mereka sudah mulai berani,lebih baik dihindari saja .bukan dimusuhi .
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Fri Aug 06, 2010 6:26 pm

Perintah yang mana?? kenapa dilarang bergaul dengan kafir ?? toh,kita ga ikut2an pergi ibadah dengan mereka dan merekapun kafir yang baik ,,bukan kafir yang suka menghina seperti anda ..selama kita ga terima kemudharatan dari para kafir ,berbuat baik saja sama mereka .kalau mereka sudah mulai berani,lebih baik dihindari saja .bukan dimusuhi .
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby frans » Fri Aug 06, 2010 9:37 pm

gloriousguy wrote:bukannya nuduh . . .hanya mempertanyakan . apakah orangtua kodokijo itu golongan orang MUNAFIK??

apa anda melihat dengan mata kepala anda sendiri jika orang tua kodokijo bukan muslim?? orang tua kekasih yg murtad yg mana orang tua kekasih saya rajin shollat pun pernah berkata kepada kekasih saya, jika lebih baik jadi pembunuh daripada murtad... hukum murtad di islam itu pantas dilaknati. lebih baik jadi pembunuh daripada murtad... anda tidak bisa sangkal hal tsb...
gloriousguy wrote:Perintah yang mana?? kenapa dilarang bergaul dengan kafir ?? toh,kita ga ikut2an pergi ibadah dengan mereka dan merekapun kafir yang baik ,,

apa anda termasuk orang2 beriman??

[3:118]. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang, di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi. Sungguh telah Kami terangkan kepadamu ayat-ayat (Kami), jika kamu memahaminya.
gloriousguy wrote:...bukan kafir yang suka menghina seperti anda

hohohoho... wow... inikah wajah islam yg mulia?? yg ditunjukan oleh anda dengan menuduh saya menghina?? tunjukan buktinya dimana saya menghina?? jika tidak mampu, apa pantas anda dikatakan muslim sejati?? karena anda sudah memfitnah namanya... nih lihat siapa yg meghina... muslimah teman anda sendiri yg anda bela...
frans wrote: perang di timur tengah dengan menggunakan bayi tak berdosa di jadikan perisai oleh orang2 islam di sana sudah sangat sering terjadi...udah di kasih peringatan... udah tahu lewat perbatasan masih nyelonong aja...

vhee wrote: Ironis....kl mmg mereka berperasaan, seharusnya membunuh sesuai sasaran, jgn warga sipil yg dijadikan korban. Wajar jika mereka bersembunyi karena persenjataan mereka tidak imbang. Bukan karena mereka takut mati tp setidaknya, satu nyawa mereka bisa menghabisi sebanyak2nya orang kafir kera hina itu...!!!!

Kamu ini mmg an jing...!!!!

yg mana katanya anda membenci habib riziq, nuduh orang muslim bukan muslim, anda sendiri di depan teman anda di atas berbuat apa??
saya lihat bukti dari anda bukan keindahan islam dari kata2 anda, jika benar islam memang benar seharusnya anda ketika berhadapan dengan teman anda di atas, anda berani menegurnya... tetapi apa yg anda buat?? andalah yg sebenarnya munafik ...:vom: ... bukti postingan anda bisa saya tampilkan disini dan netter2 disini yg akan menilai siapa yg sesungguhnya munafik... netter2 muslim yg lain juga melihat postingan anda sendiri pun mempertanyakan sikap anda... netter muslim loh bukan non muslim...
gloriousguy wrote:..selama kita ga terima kemudharatan dari para kafir ,berbuat baik saja sama mereka .kalau mereka sudah mulai berani,lebih baik dihindari saja .bukan dimusuhi .

hehehehe... apa anda sudah menghindari konfrontasi dengan kafir yg menghina agama anda?? lalu kenapa anda ada disini?? siapa yg memaksa anda tampil di forum ini?? inikah wajah islam yg anda agung2kan?? jelas sekali anda sudah langgar perintah yg seharusnya anda jalani...
Last edited by frans on Sat Aug 07, 2010 2:16 am, edited 1 time in total.
frans
 
Posts: 1559
Joined: Wed Mar 03, 2010 1:37 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby antelove » Sat Aug 07, 2010 1:07 am

Bismillahirrahman

hy....salam kenal buat cc sis (kodokijo)...
saya pribadi mengerti dan paham dgn ap yg selama cc rasakan dan alami. Hampir sama masalah yg di hadapi yg terjadi di Indonesia dan juga di negara2 lain. ada satu atau beberaba anggota keluarga yang beda agama dari agama keluarga umumna, maka dia akan di anggap sesat dan itu pasti menimbulkan kepanikan. Tidak peduli itu Islam / atau yang lain. Tapi di sini yang jadi sorotan cuma ada dua pilhan kan. keluarga muslim sangat concern mengenai ini, apalagi mengenai ada keluarga na yg keluar dari agama islam. Cuma ada dua islam atao non islam. Di mata Pihak Kristen, Hindu, atau budha atau yang lainna , yang jelas bukan Islam., agak lebih toleran. Iya kan. ga pa pa kalo satu keluarga beda agam apa kah itu misal na ayah na katolik, ibuna protestan atau anak konghucu atau atheis sekalian. yang jelas poinnna cuma satu , jangan ada yg ISLAM.

Buat cc Sis ....
kalo cc merasa bahwa pilihan anda untuk keluar dari Islam, dan anda merasa takut khawatir atau berbagai macam perasaaan karena di akibatkan oleh sikap dari tidak faham na keluarga anda terhadap anda itu adalah hal yang lumrah. jadi saya rasa jangan lah terlalu di DRAMATISIR. Seperti yang telah saya katakan di atas. ada juga orang- orang yg seperti anda yang alami kan. beda na pada kalo anda, dari Islam menjadi kristen (non islam) sedangkan yang lainna dari non muslim ke islam. sama juga mangalami tekanan - tekanan.
ok... di sini tidak mau membicarakan mengenai tekanan tekana tersebut. karena di khawatirkan akan menimbulkan pandangan yang subjetif dan cuma berujung pada pembenaran pendapat atau fakta2 sendiri (berdasarkan versi).

Yang saya lebih konsen melihat dari kisah anda adalah "keluarga anda mengalami apa yang dinamakan dengan ujian atau cobaan ". Apa atau kenapa keluarga anda saya sebut begitu, - berdasarkan dari pengakuan anda bahwa keluarga anda tidak taat dalam menjalankan ajaran islam na -. Inilah kunci na, cc sis. Allah SWT memberi teguran yang keras berupa ujian yang berat. Menurut pendapat saya, ujian yang di jalani keluarga anda sangat berat. Kita ketahui bersama, sebagai manusia pasti kita punya yang nama perasaan cinta. baik berupa cinta terhadap materi maupun non material.baik yang terlihat maupun tak terlihat. keluarga anda telah telah kehilangan "sesuatu" yang sangat berharga. bukan uang, bukan harta, bukan pangkat/pekerjaan. tetapi, "sesuatu" yang tidak ternilai harga na yang tidak bisa tergantikan dengan apapun dan siapapun, yaitu kamu. KAMU (kodokijo) sadar atau tidak sadar, yakin atau tidak yakin, sangat - sangat mengharapkan kamu sebagai anak ( mereka) yang baik. Seperti yang telah anda jelaskan, kalo memang kadar keislaman anda lebih baik dari mereka, (logis na) anda mengajak mereka untuk lebih taat, sabagai bukti bahwa orang tua anda tidak sia-sia menyekolahankan anda tinggi.

Sebagai Islam yang baik, izinkan saya untuk untuk mengingatkan kepada keluarga anda- sesama muslim-, bahwa apa yang telah terjadi tidak ada gunanya untuk di sesali, yang terpenting dari peristiwa ini adalah intropeksi mengenai diri kita, bahwa ternyata kita ( keluarga anda) beragama islam tetapi tidak menjalani ajaran agama dengan baik. jangan salahkan anak kita atau orang lain kalo akhir na anak kita ternyata menempuh jalan yang berbeda. Saya rasa yang terpenting adalah keluarga anda harus cepat - cepat memperbaiki aqidah keislamanan na, sebab kalo tidak bisa- bisa keluarga anda jadi target berikut na. Saya rasa satu-satu na yang terbaik bagi keluarga anda tidak lain berdo`a.
Mendo'akan agar anda panjang umur dan diberikan petunjuk dengan sebenar- benar na petunjuk. Amin

Dan sebagai manusia, kalo bole saya saranin. pertimbangkan lah matang- matang keputusan anda. Anda sudah dewasa dan setiap keputusan yang anda buat tentuna harus ada konsekuensi atau pertanggungjawabanna. baik itu kepada diri sendiri, sesama manusia atau kepada Sang Pencipta.

Kalau akhir na anda memilih agama nasrani, maka jadilah umat na yang baik. Masuklah agama nasrani dengan seutuhna. pelajari dengan sebaik-baik na.

~ Semua agama (samawi) itu baik, karena mengajarkan kebaikan. Cuma satu agama yang benar dan di ridhai, yaitu agama yang kita yakini ~

Saya Muslim Indonesia, Saya (ingin) Mukmin Indonesia.

Wassalam
antelove
 
Posts: 30
Joined: Fri Aug 06, 2010 11:19 pm

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby frans » Sat Aug 07, 2010 2:22 am

antelove wrote:Bismillahirrahman

hy....salam kenal buat cc sis (kodokijo)...
saya pribadi mengerti dan paham dgn ap yg selama cc rasakan dan alami. Hampir sama masalah yg di hadapi yg terjadi di Indonesia dan juga di negara2 lain. ada satu atau beberaba anggota keluarga yang beda agama dari agama keluarga umumna, maka dia akan di anggap sesat dan itu pasti menimbulkan kepanikan. Tidak peduli itu Islam / atau yang lain. Tapi di sini yang jadi sorotan cuma ada dua pilhan kan. keluarga muslim sangat concern mengenai ini, apalagi mengenai ada keluarga na yg keluar dari agama islam. Cuma ada dua islam atao non islam. Di mata Pihak Kristen, Hindu, atau budha atau yang lainna , yang jelas bukan Islam., agak lebih toleran. Iya kan. ga pa pa kalo satu keluarga beda agam apa kah itu misal na ayah na katolik, ibuna protestan atau anak konghucu atau atheis sekalian. yang jelas poinnna cuma satu , jangan ada yg ISLAM.

Buat cc Sis ....
kalo cc merasa bahwa pilihan anda untuk keluar dari Islam, dan anda merasa takut khawatir atau berbagai macam perasaaan karena di akibatkan oleh sikap dari tidak faham na keluarga anda terhadap anda itu adalah hal yang lumrah. jadi saya rasa jangan lah terlalu di DRAMATISIR. Seperti yang telah saya katakan di atas. ada juga orang- orang yg seperti anda yang alami kan. beda na pada kalo anda, dari Islam menjadi kristen (non islam) sedangkan yang lainna dari non muslim ke islam. sama juga mangalami tekanan - tekanan.
ok... di sini tidak mau membicarakan mengenai tekanan tekana tersebut. karena di khawatirkan akan menimbulkan pandangan yang subjetif dan cuma berujung pada pembenaran pendapat atau fakta2 sendiri (berdasarkan versi).

Yang saya lebih konsen melihat dari kisah anda adalah "keluarga anda mengalami apa yang dinamakan dengan ujian atau cobaan ". Apa atau kenapa keluarga anda saya sebut begitu, - berdasarkan dari pengakuan anda bahwa keluarga anda tidak taat dalam menjalankan ajaran islam na -. Inilah kunci na, cc sis. Allah SWT memberi teguran yang keras berupa ujian yang berat. Menurut pendapat saya, ujian yang di jalani keluarga anda sangat berat. Kita ketahui bersama, sebagai manusia pasti kita punya yang nama perasaan cinta. baik berupa cinta terhadap materi maupun non material.baik yang terlihat maupun tak terlihat. keluarga anda telah telah kehilangan "sesuatu" yang sangat berharga. bukan uang, bukan harta, bukan pangkat/pekerjaan. tetapi, "sesuatu" yang tidak ternilai harga na yang tidak bisa tergantikan dengan apapun dan siapapun, yaitu kamu. KAMU (kodokijo) sadar atau tidak sadar, yakin atau tidak yakin, sangat - sangat mengharapkan kamu sebagai anak ( mereka) yang baik. Seperti yang telah anda jelaskan, kalo memang kadar keislaman anda lebih baik dari mereka, (logis na) anda mengajak mereka untuk lebih taat, sabagai bukti bahwa orang tua anda tidak sia-sia menyekolahankan anda tinggi.

Sebagai Islam yang baik, izinkan saya untuk untuk mengingatkan kepada keluarga anda- sesama muslim-, bahwa apa yang telah terjadi tidak ada gunanya untuk di sesali, yang terpenting dari peristiwa ini adalah intropeksi mengenai diri kita, bahwa ternyata kita ( keluarga anda) beragama islam tetapi tidak menjalani ajaran agama dengan baik. jangan salahkan anak kita atau orang lain kalo akhir na anak kita ternyata menempuh jalan yang berbeda. Saya rasa yang terpenting adalah keluarga anda harus cepat - cepat memperbaiki aqidah keislamanan na, sebab kalo tidak bisa- bisa keluarga anda jadi target berikut na. Saya rasa satu-satu na yang terbaik bagi keluarga anda tidak lain berdo`a.
Mendo'akan agar anda panjang umur dan diberikan petunjuk dengan sebenar- benar na petunjuk. Amin

Dan sebagai manusia, kalo bole saya saranin. pertimbangkan lah matang- matang keputusan anda. Anda sudah dewasa dan setiap keputusan yang anda buat tentuna harus ada konsekuensi atau pertanggungjawabanna. baik itu kepada diri sendiri, sesama manusia atau kepada Sang Pencipta.

Kalau akhir na anda memilih agama nasrani, maka jadilah umat na yang baik. Masuklah agama nasrani dengan seutuhna. pelajari dengan sebaik-baik na.

~ Semua agama (samawi) itu baik, karena mengajarkan kebaikan. Cuma satu agama yang benar dan di ridhai, yaitu agama yang kita yakini ~

Saya Muslim Indonesia, Saya (ingin) Mukmin Indonesia.

Wassalam

Setidaknya pendapat anda masih lebih baik daripada teman anda di atas sdr.gloriousguy sang munafik karena kebakaran jenggot waktu tahu satu orang murtad... dan saya harap anda bisa menegur teman anda itu utk tidak bersikap munafik dan mengata-ngatai orang...

salam
frans
 
Posts: 1559
Joined: Wed Mar 03, 2010 1:37 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Sat Aug 07, 2010 6:42 pm

Astagfirullahaladzim,benar juga ya apa yang dikatakan oleh Antelove .maaf kak frans ,soalnya anda bilang saya sok islam sejati .kesannya menghina gitu loh...tapi maaf ya...
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby frans » Sat Aug 07, 2010 9:19 pm

gloriousguy wrote:Astagfirullahaladzim,benar juga ya apa yang dikatakan oleh Antelove .maaf kak frans ,soalnya anda bilang saya sok islam sejati .kesannya menghina gitu loh...tapi maaf ya...

Image siipp... and sorry, lebih baik lagi jika anda menyampaikannya untuk sdr. kodokijo...
frans
 
Posts: 1559
Joined: Wed Mar 03, 2010 1:37 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby gloriousguy » Sat Aug 07, 2010 9:28 pm

saudari kodokijo, maaf sekali yah sudah suudzon bilang orangtua kodok atheist. Astagfisullahaladzim . maaf sekali . sekalian saya mau pamit ah... saya mau fokus beribadah di bulan ramadhan . mudah mudahan umat beragama di indonesia dapat hidup bersama secara damai ya.amin.
User avatar
gloriousguy
 
Posts: 564
Joined: Thu Jul 15, 2010 7:08 pm
Location: Small Town

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby pyro » Sun Aug 08, 2010 12:19 am

Khalifah Almahdi wrote:Al-Mumtahanah ayat: 7
Mudah-mudahan Allah menimbulkan kasih sayang antaramu dengan orang-orang yang kamu musuhi di antara mereka. Dan Allah adalah Maha Kuasa. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
:turban:


ini sih allah bukan mengajarkan soal kewajiban mengampuni musuh, tapi pemberitahuan kl allah bisa saja menimbulkan kasih sayang muslim terhadap musuh muslim, bisa juga tidak... so maybe yes, maybe no... tapi yg pasti muslim nggak harus mengampuni... gt 'kan? "silakan kl kalian mau bacok2an sama musuh kalian, it's ok for me, gak ada larangan koq", kata allah
User avatar
pyro
 
Posts: 163
Joined: Sun Nov 29, 2009 1:23 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby pyro » Sun Aug 08, 2010 12:33 am

Khalifah Almahdi wrote:Aduuh enak banget ya..
kristen dapetnya dari islam yg tolol2 dan yg ancur2
sedangkan islam dapetnya dari kristen yg cerdas2, macam proffesor, teolog, dsb
:rolling:


itu sih udah dinubuatkan(diramalkan)... baca soal 'buluh yg terkulai' , juga soal 'hikmat orang2 bijak dipatahkan/dipermalukanNya'... dan memang dari mulanya pengikut Kristen juga bgt... banyak yg dari golongan rakyat kecil biasa, macam nelayan, pengemis, dll

pengampunan cuma dibutuhkan orang yang merasa membutuhkan pengampunan... sama halnya dengan orang yang baru pertama kali ke daerah yang asing tentu membutuhkan seorang guide yg benar2 mengerti wilayah itu, namun ada juga orang yang pertama kali ke sana sudah merasa yakin tidak akan tersesat, jadi dia lbh mengandalkan kemampuannya sendiri, yg terjadi malah dia jadi tersesat karena ternyata hal itu jauh lbh besar dari kemampuan dan pengetahuan yang dimilikinya...
User avatar
pyro
 
Posts: 163
Joined: Sun Nov 29, 2009 1:23 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby pyro » Sun Aug 08, 2010 1:13 am

kodokijo wrote:...
saat ini saya sedang menyiapkan diri, untuk menghadapi bulan puasa. saya harus bisa berkata bahwa saya menolak untuk sahur, saya menolak untuk berpuasa. karna itu bukanlah kemauan hati saya. dan saya tidak mau dipaksa. sesuatu yang di paksakan itu tidak baik bukan?


kayaknya agama baru mbak memperbolehkan puasa koq... cuman tujuannya beda, bukan untuk mngejar pahala.. juga ngga ada kalender/jadwal resminya... plus ngga blh ditunjuk2in kl lagi puasa..."LAGI PUASA NIH... HORMATI GW YA..! AWAS LU MAKAN DI DEPAN GW..!" :lol: :lol:

kl gak salah sih tujuannya antaranya untuk doa permohonan, misalnya diberi kekuatan, kesembuhan, dll. Juga untuk menunjukkan penyesalan...
User avatar
pyro
 
Posts: 163
Joined: Sun Nov 29, 2009 1:23 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby pyro » Sun Aug 08, 2010 1:50 am

AsoyGeboy wrote:Selamat murtad, mbak kodokijo. Semoga tabah menghadapi rintangan. Keputusan mbak sudah sangat tepat. Tapi saya ingin mengajukan beberapa saran.
...
Mbak, mohon dipertimbangkan: apakah tidak sebaiknya mbak tetap merahasiakan hal ini dari orangtua? Mereka akan kaget, sakit hati dan sediiih sekali jika mengetahui hal ini. Biarkan waktu berlalu terlebih dahulu, setidaknya sampai mbak bisa mandiri, cari kerja, dan mencari tempat tinggal baru yang cukup jauh dari rumah orangtua. Jika mbak belum bisa mandiri, sebaiknya rahasia saja kemurtadan mbak. Ini baik untuk masa depan mbak sendiri. Pada intinya yang saya ingin sampaikan adalah: pelan2 dan berhati-hatilah menjaga hubungan dengan orangtua demi masa depanmu sendiri. Sebagai anak, kita juga punya tanggungjawab moral menjaga perasaan orangtua, siapapun mereka, apapun agamanya. Mereka adalah orang2 yang membesarkan Anda sejak bayi dan sangat mencintai Anda.

Ali Sina, pendiri FFI, juga bersikap seperti itu pada awalnya. Tapi selama bertahun-tahun kemudian, dia pelan2 memberi masukan pada kedua orangtuanya tentang wajah Islam yang sebenarnya. Permulaan, tentu saja mereka shock, tapi lama-kelamaan informasi dari Ali Sina masuk juga ke hati nurani mereka, dan kini kedua orangtua Ali Sina sudah murtad. Mbak bisa melakukan teknik yang sama. Ini bagaikan memasukkan obat pelan2 untuk membunuh kanker Islam, dan bukannya membom seluruh tubuh untuk membunuh kanker.


saran dari AsoyGeboy ada benernya jg lho mbak...
kl menurut saya soal iman baru mbak, mbak blh menyatakannya kapan saja mbak siap.. jd kl skrng dirahasiakan sih ok-ok saja. Cuman...

-kl ada orang yg tanya ke mbak perihal iman baru mbak, itulah saat di mana mbak ngga blh merahasiakannya lagi ke orang yg bersangkutan, soalnya kl mbak berbohong, sama saja mbak menyangkal Pengampunan yg sdh mbak terima.. konsekuensinya? baca kitab mbak 'dah...(biar ngga terlalu OOT dan dianggap promosi)

-Juga yg penting mbak pernah menyatakan iman mbak dan setelah itu terus memegang iman itu apapun yg terjadi sampai pada akhir masa hidup mbak di dunia ini....

memang resikonya jadi penganut agama baru mbak itu besar... 'kan memang sudah dituliskan kl jadi muridNYA itu bakalan ditolak dunia... nyawa taruhannya..
tp saya melihatnya dari kacamata 'keistimewaan' yg diberikan kpd mbak.. mksd saya, cawan yg diberikan kepada mbak itu kl mbak dapat meminum isinya sampai hbs, pahala yg mbak dapat jelas lbh besar dari pemeluk2 agama baru mbak yg hidupnya berada dalam "zona aman", krn 'kan mbak tlh menanggung derita dan air mata demi namaNYA?

yaa.. kl memang cinta mbak buat DIA lbh besar dari cinta mbak buat apapun juga yg ada di dunia ini, termasuk masa depan, hidup dan nyawa mbak, ya monggo diminum cawannya...

tapi kl ngga ya, ikuti saja cara main dunia, sangkal namaNYa demi kebahagiaan semua orang.... ya cuma ada 2 pilihan itu sih kl "kepepet" ditanyai soal iman baru mbak..

saran AsoyGeboy blh juga koq mbak soal dirahasiakan dulu, pelan-pelan sampai mbak bisa memantapkan hati mbak..... toh lambat laun ortu mbak akan melihat perubahan perilaku pada diri anaknya.. perbuatan akan lbh berdampak ketimbang pemikiran dan perkataan, karena perbuatan akan meneguhkan pemikiran dan perkataan dan juga sebaliknya perbuatan seseorang juga dapat melawan pemikiran dan perkataannya sendiri...

jadi mbak cobalah berubah menjadi pribadi yg lbh baik lagi, misalnya lbh lagi menghormati ortu, lbh lembut lagi, lbh rajin, mandiri, dll.. biarlah buah-nya yg berbicara dan menjelaskan perihal iman mbak yg baru... susah tapi hrs dicoba bukan saja oleh mbak, tp oleh semua pemeluk agama baru mbak...
User avatar
pyro
 
Posts: 163
Joined: Sun Nov 29, 2009 1:23 am

Re: saya murtad, dan saya dibenci keluarga.

Postby yusah » Sun Aug 08, 2010 2:35 pm

AsoyGeboy wrote:Selamat murtad, mbak kodokijo. Semoga tabah menghadapi rintangan. Keputusan mbak sudah sangat tepat. Tapi saya ingin mengajukan beberapa saran.
...
Mbak, mohon dipertimbangkan: apakah tidak sebaiknya mbak tetap merahasiakan hal ini dari orangtua? Mereka akan kaget, sakit hati dan sediiih sekali jika mengetahui hal ini. Biarkan waktu berlalu terlebih dahulu, setidaknya sampai mbak bisa mandiri, cari kerja, dan mencari tempat tinggal baru yang cukup jauh dari rumah orangtua. Jika mbak belum bisa mandiri, sebaiknya rahasia saja kemurtadan mbak. Ini baik untuk masa depan mbak sendiri. Pada intinya yang saya ingin sampaikan adalah: pelan2 dan berhati-hatilah menjaga hubungan dengan orangtua demi masa depanmu sendiri. Sebagai anak, kita juga punya tanggungjawab moral menjaga perasaan orangtua, siapapun mereka, apapun agamanya. Mereka adalah orang2 yang membesarkan Anda sejak bayi dan sangat mencintai Anda.

Ali Sina, pendiri FFI, juga bersikap seperti itu pada awalnya. Tapi selama bertahun-tahun kemudian, dia pelan2 memberi masukan pada kedua orangtuanya tentang wajah Islam yang sebenarnya. Permulaan, tentu saja mereka shock, tapi lama-kelamaan informasi dari Ali Sina masuk juga ke hati nurani mereka, dan kini kedua orangtua Ali Sina sudah murtad. Mbak bisa melakukan teknik yang sama. Ini bagaikan memasukkan obat pelan2 untuk membunuh kanker Islam, dan bukannya membom seluruh tubuh untuk membunuh kanker.


pyro wrote:saran dari AsoyGeboy ada benernya jg lho mbak...
kl menurut saya soal iman baru mbak, mbak blh menyatakannya kapan saja mbak siap.. jd kl skrng dirahasiakan sih ok-ok saja. Cuman...

-kl ada orang yg tanya ke mbak perihal iman baru mbak, itulah saat di mana mbak ngga blh merahasiakannya lagi ke orang yg bersangkutan, soalnya kl mbak berbohong, sama saja mbak menyangkal Pengampunan yg sdh mbak terima.. konsekuensinya? baca kitab mbak 'dah...(biar ngga terlalu OOT dan dianggap promosi)

-Juga yg penting mbak pernah menyatakan iman mbak dan setelah itu terus memegang iman itu apapun yg terjadi sampai pada akhir masa hidup mbak di dunia ini....

memang resikonya jadi penganut agama baru mbak itu besar... 'kan memang sudah dituliskan kl jadi muridNYA itu bakalan ditolak dunia... nyawa taruhannya..
tp saya melihatnya dari kacamata 'keistimewaan' yg diberikan kpd mbak.. mksd saya, cawan yg diberikan kepada mbak itu kl mbak dapat meminum isinya sampai hbs, pahala yg mbak dapat jelas lbh besar dari pemeluk2 agama baru mbak yg hidupnya berada dalam "zona aman", krn 'kan mbak tlh menanggung derita dan air mata demi namaNYA?

yaa.. kl memang cinta mbak buat DIA lbh besar dari cinta mbak buat apapun juga yg ada di dunia ini, termasuk masa depan, hidup dan nyawa mbak, ya monggo diminum cawannya...

tapi kl ngga ya, ikuti saja cara main dunia, sangkal namaNYa demi kebahagiaan semua orang.... ya cuma ada 2 pilihan itu sih kl "kepepet" ditanyai soal iman baru mbak..

saran AsoyGeboy blh juga koq mbak soal dirahasiakan dulu, pelan-pelan sampai mbak bisa memantapkan hati mbak..... toh lambat laun ortu mbak akan melihat perubahan perilaku pada diri anaknya.. perbuatan akan lbh berdampak ketimbang pemikiran dan perkataan, karena perbuatan akan meneguhkan pemikiran dan perkataan dan juga sebaliknya perbuatan seseorang juga dapat melawan pemikiran dan perkataannya sendiri...

jadi mbak cobalah berubah menjadi pribadi yg lbh baik lagi, misalnya lbh lagi menghormati ortu, lbh lembut lagi, lbh rajin, mandiri, dll.. biarlah buah-nya yg berbicara dan menjelaskan perihal iman mbak yg baru... susah tapi hrs dicoba bukan saja oleh mbak, tp oleh semua pemeluk agama baru mbak...

awas lho kelamaan nanti keburu tobat deh mangkaning sebentar lagi bulan puasa. Bulan puasa adalah bulan pengampunan dosa .... :turban:
sekarang ato tidak sama sekali... he he he :lol:
User avatar
yusah
 
Posts: 2007
Joined: Thu May 29, 2008 12:39 pm
Location: Bumi Allah

PreviousNext

Return to MENGAPA SAYA MURTAD ?



Who is online

Users browsing this forum: No registered users

cron